Acuan Pengembangan KTSP, Manfaat bagi Guru dan Sekolah

OPINI | 10 February 2011 | 23:29 Latar Belakang Dibaca: 1915 Komentar: 1 Nihil

Peningkatan mutu pendidikan sangat diperlukan bagi semua pihak terutama dalam memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas. Usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan diantaranya adalah dengan menyusun kurikulum pendidikan yang dijalankan dalam proses pembelajaran. Sebagaimana tercantum dalam Undang – Undang (UU) No. 20 Tahun 2003 Pasal 35 yang menyebutkan bahwa pengembangan kurikulum merupakan bagian dari penjabaran Standar Nasional Pendidikan. Dari dasar hukum yang ada, pemerintah selanjutnya mengembangkan pendidikan berdasarkan sebuah acuan tertentu yang berupa kurikulum. Kurikulum dipakai oleh sekolah di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali. Namun, isi dan penggunaannya dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah berdasar dengan kemampuan masing – masing. KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing – masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan dan silabus. Tujuan dan Prinsip Pengembangan KTSP Tujuan acuan pengembangan KTSP sesuai dengan undang – undang dan peraturan pemerintah yang berlaku yaitu UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Lebih lanjut, tujuan KTSP di sekolah adalah agar diadakan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi. Hal tersebut mencakup program pendidikan, program pembelajaran, program remedial, dan program pengayaan. Program pendidikan yaitu pemilihan mata pelajaran, pemilihan kegiatan pengembangan diri, penentuan pendidikan kecakapan hidup, Prinsip

nilai kultural. (5) menyeluruh dan berkesinambungan. dan seni. olah raga dan kesehatan. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.pengembangan pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. dan kemajemukan bangsa. Pendidikan Struktur dan Muatan Kurikulum Struktur kurikulum adalah pola dan susunan mata pelajaran yang ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran. (2) beragam dan terpadu. (3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri juga termasuk dalam isi kurikulum. KTSP dikembangkan dengan berbagai prinsip. nilai keagamaan. (6) belajar sepanjang hayat. (7) seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. (1) berpusat pada potensi. (2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungan. Kalender Pendidikan . perkembangan. Muatan KTSP merupakan sejumlah mata pelajaran yang merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan tertentu. Disebutkan pula dalam PP No. (4) relevan dengan kebutuhan kehidupan. Dalam PP No. (5) Kelompok mata pelajaran jasmani. (1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. (4) Kelompok mata pelajaran estetika. Kompetensi tersebut dapat berupa pemenuhan standar kompetensi dan kompetensi dasar proses pembelajaran yang dilaksanakan. pada Pasal 6 Ayat 1 disebutkan bahwa Struktur dan Muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada jenjang pendidikan dasar dan menengah meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut. teknologi. 19 Tahun 2005 bahwa kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi di setiap tingkat dan semester. Struktur Kurikulum dapat meliputi substansi pembelajaran dalam jenjang pendidikan selama enam tahun mulai dari kelas satu sampai dengan kelas enam. (3) tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Dengan demikian tidak terjadi percepatan pembelajaran dikarenakan waktu yang direncanakan tidak cukup untuk menyelesaikan materi. mulok. Kepentingan dan Manfaat bagi Guru dan Penyelenggara Pendidikan. 20 Tahun 2006 tentang Standar Isi. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. cakap. penyusunan KTSP mengacu pada beberapa UU. (1) UU No. dan menjadi warga negara yang demokratis serta penuh tanggung jawab. Dokumen 1 berisi penyusunan visi. berakhlak mulia. Mengapa harus ada dalam dokumen 1 KTSP? KTSP terdiri dari dua yaitu Dokumen 1 dan Dokumen 2. Dokumen 2 berisi silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran serta evaluasi. (3) Peraturan Menteri No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. tenaga pendidikan sarana dan prasarana. dan pembiayaan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. mandiri. PP. (2) Peraturan Pemerintah No. Lebih lanjut. dan Permin sebagai berikut. berilmu. (5) Peraturan Menteri No. 24 Tahun 2006 tentang pelaksanaan PP No. kreatif. misi. 19 Tahun 2005. sehat. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa tujuan pendidikan adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME. ketuntasan belajar. tujuan madrasah. struktur dan muatan kurikulum (mata pelajaran. (4) Peraturan Menteri No. pengembangan diri. guru dapat menyesuaikan pembelajaran peserta didik. . kenaikan/kelulusan serta kalender pendidikan) yang disesuaikan dengan satuan pendidikan. Acuan Pengembangan KTSP Pengembangan KTSP mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum.Pengetahuan guru mengenai kalender pendidikan sangat penting mengingat efektivitas proses pembelajaran di kelas. pengelolaan. Dengan waktu yang tepat dan jelas. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (6) Panduan dari BSNP. Di awal tahun pelajaran dapat diberikan lebih banyak materi yang kemudian pada akhir tahun pelajaran disiapkan untuk menghadapi ujian kenaikan kelas maupun ujian nasional.

upi. Kemudian yang paling penting adalah mengubah paradigma mengajar dalam pembelajaran. “Manfaat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan“ diakses dari http://belajardanberamal-naser. Oleh karena itu. Mulyasa. 14 Tahun 2005 Pasal 14 tentang Hak dan Kewajiban Guru dan Dosen diantaranya disebutkan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan. Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.Kepentingan dari KTSP yaitu memberikan pengertian dan pemahaman yang baik bagi guru untuk menjalankan tugas sebagai pengajar yang baik di kelas. KTSP turut serta memberi kebebasan bagi sekolah untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan peserta didik. guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. Dalam UU No.sch.id/ pada tanggal 9 Februari 2011. 2008. manfaat KTSP adalah mendorong guru untuk lebih kreatif dalam penyelenggaraan program pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.com/ pada tanggal 9 Februari 2011. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual.sdlempuyangwangi. 2010.edu/ pada tanggal 9 Februari 2011. memiliki kesempatan untuk berperan dalam penentuan kebijakan pendidikan. 2008. Masnur. Pengajar yang baik merupakan guru yang tidak hanya menguasai materi pelajaran namun juga mampu mengatur suasana kelas menjadi kondusif untuk proses pembelajaran. “Struktur dan Muatan Kurikulum“ diakses dari http://www. guru juga berfungsi sebagai fasilitator di dalam kelas untuk membantu proses pembelajaran. Selain itu. Naser. Muslich. . Kemandirian Guru dan Kepala Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara “Pengembangan KTSP“ diakses dari http://file. Referensi E.blogspot. serta memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya.