Verenigde Oost Indische Compagnie 1602-1799

Makalah Ilmiah

Oleh : Farah Tasya Novana, 1106015402

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya 2011-2012

1

Sejarah Nasional Indonesia IV. sistem perdagangan di wilayah Asia sudah sangat ramai dan wilayah Asia merupakan wilayah yang sangat kaya. Saat Portugis dan VOC tiba di Asia. Kemudia hal itu mulai berubah menjadi perjalanan yang bertahap karena berkembangnya kota-kota emporium di beberapa pelabuhan. hal.5. Perdagangan di Asia sudah berawal pada masa Portugis dan VOC.3 1 2 Marwati Djoened Poesponegoro. 2 .BAB I PENDAHULUAN 1. Kota emporium adalah kota dagang yang besar dan memiliki sarana infrastruktur yang lengkap untuk menunjang kegiatan perdagangan (terdapat gudang-gudang penyimpanan. hanya saja pada abad tersebut perdagangan antar benua hanya dilakukan dengan sekali perjalanan saja. Jalur laut kea rah Timur (Asia) dilakukan bangsa Belanda sejak akhir abad ke-16 karena berhasil memperoleh petapeta dan informasi ke Timur dari bangsa Italia (Venesia) yang banyak berjasa membuat peta ke Timur yang kemudian digunakan oleh bangsa Portugis. Balai Pustaka. penginapan. 29. Jalur darat biasanya di gunakan oleh pedagang-pedangan Cina yang menjual kain sutra sehingga jalur darat dikenal sebagai jalur sutra. dalam masa Modern Awal itu terjadi interaksi dagang antara para penguasa dan para penjajanya di Nusantara dan organisasi-organisasi dagang besar dari Eropa seperti Estado da India.d. Pada abad ke 10 perdagangan antarbenua sudah mulai dilakukan dengan menggunakan jalur laut. Ibid. dan East India Company (EIC) dari Inggris serta Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) dari Belanda. Dengan demikian. hal.l).1 Bangsa Portugis datang ke Nusantara tujuannya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah.l. 3 Ibid.2 Di wilayah Asia terdapat 2 jalur utama perdagangan yaitu jalur darat dan jalur laut.1 Latar Belakang Membicarakan tentang perdagangan di Nusantara maka tidak lepas dari VOC yang merupakan serikat dagang milik Belanda. bahkan telah ada berabad-abad sebelumnya. 2009.

Untuk mengatasi persaingan ini. Pada tanggal 23 Juni 1596 mereka akhirnya tiba di Pelabuhan Banten.Bangsa Portugis yang pertama kali menemukan pusat rempah-rempah di Nusantara kemudian membawa rempah-rempah itu kembali ke Portugis. Rempah – rempah itu kemudian diangkut dari Portugis (Lisabon) oleh pedagang-pedangan Belanda dan kemudian didistribusikan ke seluruh wilayah Eropa.3.1-2. Karena begitu banyaknya pedagangpedagang tersebut maka terjadilah persaingan di antara pedagang-pedagang Belanda. terutama setelah Spanyol berhasil menduduki Portugal pada tahun 1580. akibat pecahnya perang antara Nederland dan Spanyol pada tahun 1568 (yang terkenal dengan ―Perang Delapan Puluh Tahun‖) mengakibatkan perdagangan Belanda di Eropa Selatan menjadi tidak lancar. pedagang-pedagang Belanda sudah sering datang dan mengangkut rempah-rempah dari Nusantara. Oleh karena itu pihak Belanda mulai tergerak untuk mengunjungi tempat pusat rempah-rempah di Nusantara. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah.5 Dalam perjalanan itu mereka membagi tugas Cornelius de Houtman sebagai kepala dalam urusan perdagangan sedangkan Pieter de Keyser sebagai Navigator dan dalam hal pelayaran. 5 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. empat buah kapal bertolak dari pangkalan Tessel (Belanda Utara) di bawah pimpinan Cornelius de Houtman dan Pieter de Keyser. Balai Pustaka. 2000. Hal ini mengakibatkan kegiatan perdagangan di Lisabon tempat Belanda mengambil rempah-rempah menjadi terhenti. Melalui pendistribusian ini pedagang-pedagang Belanda mendapatkan keuntungan yang sangat besar. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Balai Pustaka. Sejak sebelum berdirinya VOC.2 Rumusan Masalah 4 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. Namun. hal. 2000. Johan van Oldebarnevelt mengusulkan untuk membentuk suatu serikat dagang yang besar yang bernama Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC). 1. hal.4 Setelah itu Raja Spanyol melarang kapal-kapal dagang milik Belanda untuk memasuki pelabuhan-pelabuhan di wilayah kekuasaannya. Pada tanggal 2 April 1595. 3 .

3 Mengapa Verenigde Oost Indische Compagnie runtuh? 1.2.2. Kemudian perlawanan apakah yang diberikan oleh penguasa lokal hingga akhirnya bagaimana serikat dagang ini dapat runtuh.2. 4 . maka penulis mengajukan beberapa pertanyaan sebgai berikut : 1.1 Bagaimana awal terbentuknya Verenigde Oost Indische Compagnie? 1.2 Bagaimana reaksi daerah di Nusantara terhadap Verenigde Oost Indische Compagnie? 1.Berdasarkan latar belakang tersebut. 1. Tahun 1602 dijadikan sebagai awal dari isi makalah ini karena pada tahun itulah tepatnya pada tanggal 20 maret 1602 berdiri serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie.4 Tujuan Penelitian Pada dasarnya tujuan dari penulisan makalah mengenai serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie atau yang lebih dikenal dengan sebuta VOC adalah untuk memberi informasi kepada pembaca mengenai bagaimana awal terbentuknya serikat dagang VOC.3 Ruang Lingkup Dalam penulisan makalah ini penulis mengambil ruang lingkup pembahasan mengenai serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie dari tahun 1602-1799. Alasannya karena korupsi yang dilakukan oleh pegawai-pegawai Verenigde Oost Indische Compagnie itu sendiri. Sedangkan sebagai batasan akhir penulis memilih tahun 1799 karena pada tahun itu serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie dibubarkan.

5 Metode Penelitian Dalam penulisan makalah ini penulis menggunakan metode sejarah. yaitu pemberian pendapat penulis mengenai data-data yang telah di beri kritik. Tahap ini terdiri dari pemberian kritik intern yaitu mengenai isi dari data tersebut dan kritik ekstern yaitu pemberian kritik terhadap keaslian data tersebut. Setelah berhasil mengumpulkan data-data yang dibutuhkan. Tahap pertama yaitu heuristik. Metode sejarah terdiri dari 4 tahap. Tahap ketiga dalam metode sejarah adalah interpretasi. Dan tahap terakhir adalah historiografi yaitu tahap penulisan sejarah. tahap kedua yaitu pemberian kritik terhadap data tersebut.1. pada tahap ini penulis mengumpulkan sumber-sumber sekunder tertulis mengenai serikat dagang VOC melalui studi kepustakaan dan melakukan kunjungan ke Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia. 5 .

hingga akhir abad ke-18. 8 Denys Lombard. hal. yang isinya : 1.R. 9.7 VOC merupakan sebuah badan yang kuat. dan kawasan yang merentang dari Tanjung Harapan hingga ke Jepang. yang mengawasi perdagangan Belanda. Pada tahap yang genting dalam perundingan-perundingan (15 Januari 1602) Oldenbarneveldt mengemukakan bahwa ada dua sebab utama yang menyebabkan perlunya dibentuk persatuan perusahaan dagang: ―Guna menimbulkan bencana pda musuh dan guna keamanan tanah air‖. ―de XVII Heeren‖ atau ―ke-17 tuan-tuan‖.hal.8 VOC dipimpin dari Amsterdam oleh sebuah dewan persero. Hak membuat dan mengedarkan uang sendiri.1983. tidak hanya di Nusantara.6 Surat izin berdirinya VOC berlaku selama 21 tahun dan dapat diperbarui. Serikat dagang itu dikelola oleh sebuah badan (Bewindhebbers) yang berjumlah sekitar 70 orang yang mewakili perusahaan-perusahaan lokal yang ada sebelumnya. Nusa Jawa : Silang Budaya 1. Sinar Harapan. Marwati Djoened Poesponegoro.9 Sebagai sebuah serikat dagang. VOC memiliki hak istimewa yang disebut dengan hak Ocktoi.hal. 9 Ibid. 2005. Sejarah Nasional Indonesia IV. 6 .BAB II ISI A. tetapi juga di Srilanka. Berdirinya VOC Pada tanggal 20 Maret 1602 didirikanlah sebuah serikat dagang milik Belanda bernama Verenigde Oostindische Compagnie atau yang lebih dikenal dengan sebutan VOC. Jan Kompeni Dalam Perang dan Damai 1602-1799. Hak Mengadakan perjanjian dengan Negara lain tanpa melalui persetujuan Raja/Ratu Belanda. VOC berhasil terbentuk setelah Dewan Perwakilan melakukan perundingan yang cukup lama. 2. VOC merupakan hasil dari peleburan pedagang-pedagang Belanda. 29.C. Balai Pustaka. 2009. 61. Gramedia Pustaka Utama. 6 7 Boxer.

3. 4. hal. Pada tahun 1619.4. VOC memiliki angkatan perang/militer karena menurut mereka usaha-usaha yang dilakukan melalui perjanjian-perjanjian dengan penguasa lokal tidak cukup dan untuk melawan kekuatan portugis yang saat itu masih ingin menguasai wilayah Nusantara. pusat kedudukan VOC terletak di Ambon. VOC kemudian mencari tempat baru dimana semua kegiatan perdagangan dapat berjalan dengan baik dan aman. 30. Sejarah Nasional Indonesia IV. Jan Pieterszoon Coen terpilih sebagai Gubernur Jenderal VOC. Dalam hal perdagangan untuk memudahkan kegiatan VOC di wilayah kekuasaan-nya. namun karena letaknya yang kurang strategis. Hak menyusun dan memiliki angkatan laut dan angkatan darat sendiri yang dapat bertindak tanpa harus tunduk kepada kerajaan Belanda. dengan kata lain VOC terlihat seperti Negara dalam Negara Belanda. Sistim berdagang yang digunakan oleh VOC yaitu perdagangan yang didasari oleh birokrasi dan tentara serta membina kerjasama dengan penguasa lokal. Balai Pustaka.hal. VOC dikoordinasi oleh seorang goeverneur. 10 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. Sedangan untuk diluar wilayah kekuasaan-nya ditempatkanlah seorang opperhoofd.11 Pada tahun 1610-1619. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Ia berhasil memiliki angkatan perang/militer dan berhasil memonopoli rempah-rempah di Maluku. Pada tahun 1619 nama Jayakarta dirubah menjadi Batavia. Dialah yang menjadikan Jayakarta sebagai tempat pusat kegiatan VOC yang tetap setelah merebut dan mengalahkan Pangeran Wijayakrama. Selama masa pemerintahan Coen. Hak menyatakan perang dengan Negara atau kerajaan lain tanpa harus meminta persetujuan Raja/Ratu Belanda. 11 Marwati Djoened Poesponegoro. 2009. 7 . Sebenarnya Coen ingin mendatangkan orang-orang Eropa khususnya Belanda untuk menjadi penduduk di Batavia.10 Dengan adanya hak istimewa yang dimiliki VOC. Balai Pustaka. namun hal tersebut ditolak oleh Heeren XVII. 2000. Sampai sekitar pertengahan abad ke-16 kemitraan itu berhasil dibangun karena para penguasa lokal membutuhkan VOC untuk memerangi Portugis.

Pada pertengahan abad ke-17 negeri Belanda menjadi Negara perdagangan terbesar di Eropa. Sebenarnya. termasuk di dalamnya de voortplanting der Christelijke religie (tepatnya. hal. hingga menyebarkan agama Kristen Belanda khususnya di Batavia yang menjadi ibukota VOC. mengendalikan penduduk kota. VOC memiliki pengaruh yang sangat besar. berhasil mempengaruhi penguasa lokal melalui perjanjian-perjanjian. 43. 9. Hanya kemudian. 2000. karena kebijaksanaan dengan kekerasan yang diterapkan oleh Coen ternyata memberi keuntungan yang sangat besar. pelaksanaan moral Kristen). hal. Menjadi Indonesia. VOC berhasil memonopoli rempah-rempah. 2007. Balai Pustaka. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. 13 Parakitri T. penguasa tertinggi VOC di Belanda (de Heeren XVII) memerintahkan pejabatnya di Hindia untuk melaporkan pelaksanaan tugas mereka. piagam VOC sendiri sama sekali tidak memasukkan penyebaran agama dalam tugas-tugas VOC. 8 .12 Selama pendudukan VOC di Nusantara. mengusir Portugis yang menjadi saingannya. Simbolon. November 1617.13 12 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. Kompas.

Salah satu daerah tersebut adalah Hitu. Perlawanan ini ternyata menyulitkan posisi VOC sehingga pada tahun 1637 Van Diemen membebaskan Kakiali dan mendudukkannya kembali pada jabatan ―Kapitein Hitoe‖. Pada kenyataanya banyak perlawanan-perlawanan yang dilakukan terhasap VOC dari penguasapenguasa lokal. hal. maka VOC melakukan cara licik yaitu dengan menjebak Kakiali dan menahannya.14 VOC di Ambon di bawah pimpinan Van Diemen kemudian menawarkan perjanjian dengan Raja Ternate yaitu mengakui kedaulatan Ternate atas Seram dan Hitu namun sebagai imbalan VOC boleh memonopoli perdagangan cengkeh dan mengambil wilayah Maluku Selatan. Disana terdapat seorang murid Sunan Giri yang bernama Kakiali. 10. Tawaran ini kemudian ditolak. Namun karena semakin meluasnya perlawanan terhadap VOC dan VOC tidak memiliki kekuatan yang cukup di Ambon.BAB III ISI B. karena pada saat itu VOC melarang penduduk untuk berdagang rempah-rempah. Pada tahun 1641. Reaksi daerah di Nusantara terhadap VOC Berdirinya VOC dengan sistimnya yang semena-mena dan melakukan kolonialisasi di Nusantara tidaklah selalu berjalan dengan lancer. 9 . Para penduduk Hitu mulai memperkuat benteng-benteng. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Namun ternyata langkah yang diambil oleh VOC hanya menyulutkan api. Cara yang ditempuh oleh Kakiali adalah dengan berpura-pura berteman dengan VOC padahal sebenarnya Ia menentang dan mendukung perdagangan rempah-rempah secara illegal. 1. Kakiali 14 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. Balai Pustaka. Perlawanan di Ambon Di Ambon terdapat daerah yang memberikan perlawanan terhadap VOC. 2000. Ia adalah pemimpin masyarakat Hitu di bawah Belanda.

15 Dan VOC seringkali merampok kapal-kapal milik Mataram. Namun Sultan Agung menolaknya. Dengan demikian kedudukan VOC di Ambon semakin kuat dan monopoli rempah-rempah dapat dilakukan dengan lebih bebas. 2. Pada tahun 1614 VOC menawarkan kerjasama dengan Sultan Agung. Setelah meninggalnya Telukabesi masyarakat Hit uterus melakukan perlawanan terhadap VOC tetapi perlawanan yang diberikan oleh masyarakat Hitu tidak memberikan ancaman kepada VOC. Dalam tawaran itu VOC meminta bantuan kepada Mataram untuk membuat loji di daerah Jepara dengan imbalan VOC akan memenuhi semua yang diinginkan oleh Mataram. 10 . 17. 15 Ibid. Perlawanan Kerajaan Mataram Perlawanan yang diberikan oleh pemimpin Mataram yang bernama Sultan Agung diakibatkan karena tindakan-tindakan yang dilakukan oleh VOC sendiri. Setelah itu perlawanan-perlawanan ini berujung dengan terbunuhnya Kakiali oleh orang suruhan VOC yang berkebangsaan Spanyol. VOC seringkali tidak berperikemanusiaan dan mengabaikan hak-hak asasi manusia. menyerahkan diri dan kemudian dihukum mati.yang semula masih melakukan perlawanan secara sembunyi-sembunyi akhirnya melakukan perlawanan secara terang-terangan dengan menyerang benteng VOC. penghinaan yang dilakukan terhadap agama Islam. Tawaran inipun diterima oleh Sultan Agung karena tidak mengganggu kegiatan Kerajaan Mataram. Lalu kemudian VOC tidak merasa puas terhadap bantuan yang diberikan oleh Mataram oleh karena itu VOC mengirim kembali perwakilannya untuk mengadakan perjanjian dengan Sultan Agung yang isinya meminta agar Sultan Agung memberikan kebebasan kepada VOC untuk melakukan kegiatan di Mataram. Dalam melaksanakan kegiatan perdagangan. Perlawanan terus dilakukan oleh masyarakat Hitu namun karena semakin kuatnya VOC sehingga pemimpin terakhir perlawanan masyarakat Hitu setelah ditinggal Kakiali yang bernama Telukabesi. hal.

Dalam serangan kedua ini Mataram mengerahkan 130. Penyerangan dilakukan dengan mengirim mata-mata untuk mengetahui medan lawan dan membagi pasukan ke dalam tiga kelompok. Penyerangan ini berlangsung cukup lama. Puncak penyerangan Banten terhadap VOC terjadi pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. Sebelum penyerangan yang cukup lama ini. perang gerilya. hal.Karena sudah tidak tahan dengan VOC. penyerangan dilakukan. Penyerangan ini dimulai pada tanggal 22 Agustus 1629. Namun penyerangan yang dilakukan oleh Mataram masih belum dapat mengalahkan VOC. Ibid. Perlawanan Kerajaan Banten Pelabuhan Banten juga dikuasai VOC melalui sistem kemitraan. VOC pada akhirnya masih tetap betahan di Batavia. Dan pada tanggal 22 Agustus 1628. 11 . 3. namun menurut Sultan Agung penyerangan ini dianggap kurang berhasil. Sultan Agung kemudian memutuskan untuk melakukan serangan kedua yaitu dengan jalan pengepungan terhadap benteng VOC di Batavia. 24. namun lagi-lagi penyerangan ini sudah lebih dahulu diketahui oleh VOC sehingga terjadilah pertarungan terbuka 16 17 Ibid.000 prajurit dan diperlengkapi dengan meriam. Sultan Agung akhirnya memustuskan untuk menyerang ibukota VOC di Batavia. hal. Pasukan Banten pada tahun 1650 melakukan serangan ke Batavia di pimpin oleh Senopati dan Wangsaraja. 23. dan melakukan pembunuhan.16 Dalam penyerangan ini Gubernur Jenderal Batavia Jan Pieterszoon Coen meninggal dunia. Kerajaan Banten melakukan perlawanan dengan melakukan penyerangan ke kapal-kapal dan pos-pos VOC di daerah Angke. Perlawanan yang dilakukan oleh kerajaan Banten berlangsung dari tahun 1655-1660. sebenarnya orangorang Banten telah merencanakan membunuh Jan Pieterszoon Coen dengan jalan menyelundupkan orang-orang Banten yang bertindak pura-pura sebagai pedagang.17 Rencana tersebut gagal karena VOC telah mengetahui rencana tersebut dari orang-orang Cina.

12 .antara Pasukan Banten dan VOC. Untuk memperkuat kekuasaannya Sultan Haji justru bekerja sama dengan VOC. Perlawanan kerajaan Banten terhadap VOC diakhiri sejak Sultan Ageng Tirtayasa digantikan oleh anaknya yang benama Sultan Haji.

C. 18 R. Penyebabnya ialah banyak terjadinya korupsi dalam tubuh VOC sendiri sehingga VOC mengalami kerugian yang sangat besar. 107. Jan Kompeni Dalam Perang dan Damai 1602-1799. VOC tidak mampu lagi menutupi parahnya kondisi keuangannya hingga pemerintah Belanda ikut turun tangan dan akhirnya. Boxer. diambil alih secara resmi pada tanggal 8 Agustus 1799.hal. Sinar Harapan. Ahli-ahli sejarah masih memperdebatkan sejauh mana VOC benar-benar runtu disebabkan korupsi pada akhir masa ini. 13 . VOC resmi dinyatakan bangkrut dan seluruh miliknya berada di bawah kekuasaan Negara Belanda.18 Hal lain yang menyebabkan VOC mengalami kerugian ialah karena sistem pembukuan ganda dari VOC. Pada tanggal 31 Desember 1799.BAB IV ISI C. Dengan demikian berakhirlah masa VOC di Nusantara. sebagai yang dinyatakan oleh para jenaka masa itu dalam permainan kata menurut huruf-huruf awal ini—V(ergaan) O(nder) C(orruptie)—Runtuh Lantaran Korupsi. Runtuhnya VOC Pada akhir abad ke-18 tepatnya pada tahun 1799 VOC di bubarkan.1983.

14 . serikat dagang ini memiliki hutang yang banyak dan bangkrut akibat korupsi yang dilakukan oleh pegawai-pegawai VOC itu sendiri. Setelah melalui perundingan panjang maka terbentuklah sebuah serikat dagang bernama Verenigde Oost Indische Compagnie pada tanggal 20 Maret 1602. B. Saat berada di Nusantara VOC berhasil memonopoli rempah-rempah.BAB V PENUTUP A. Serikat dagang ini ternyata tidak hanya melakukan perdagangan dan memonopoli rempah-rempah tetapi juga menjajah wilayah Nusantara. penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan baik cara penulisan. mengendalikan penduduk lokal terutama di Batavia. Hingga akhirnya pada tahun 1799. Saran Dalam penulisan makalah ini. pada tanggal 31 Desember 1799 serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie resmi dibubarkan. Dengan begitu berakhirlah masa menjajahan oleh VOC dan mulailah masa penjajahan oleh Hindia-Belanda. Ibukota VOC terletak di kota Batavia karena letaknya yang strategis dekat dengan Selat Sunda. Kesimpulan Serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie milik Belanda terbentuk karena adanya persaingan-persaingan diantara pedagang-pedangan Belanda. dan bahasa yang digunakan. Akhirnya. dan menyebarkan agama Kristen Belanda. Untuk itu penulis mengharapkan saran dari pembaca sehingga penulis dapat memperbaikinya dalam penulisan makalah berikutnya. mengambil hati para penguasa lokal. isi.

kepada Dr. S. Ucapan Terima Kasih Pertama-tama penulis mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Untuk itu tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kedua orang tua penulis yang telah member bantuan moril kepada penulis dalam penulisan makalah ini. 15 .C. M. selaku dosen Sejarah Kerajaan dan Kesultanan. Penulis menyadari dengan adanya bantuan dari berbagai pihak maka makalah ini dapat terselesaikan. dan kepada rekan-rekan yang membantu dalam penulisan makalah ini. Ita Syamtasiyah Ahyat.Hum.S..

R. Simbolon.Daftar Pustaka Poesnegoropo. 1986. Boxer. Lombard. Marwati Djoened. Jakarta: PT Balai Pustaka. 1983. 2005. C. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. Ricklefs. Jan Kompeni Dalam Perang dan Damai 1602-1799. Nugroho. Dordrecht: Foris Publications. Strange Company. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta 16 . Jakarta: Balai Pustaka. 2008. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Blusse. Kedutaan Besar Republik Indonesia. M.. Menjadi Indonesia. 2002. C. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Jakarta: Sinar Harapan. Parakitri T. Nusa Jawa : Silang Budaya 1. 2007. Jakarta: Kompas. Denys. 2009. dan Notosusanto. Leonard. Sejarah Nasional Indonesia IV.

com Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen Sumber : google.Lampiran Lambang VOC Sumber : google.com 17 .

com 18 .Lampiran Mata Uang VOC Sumber : google.