P. 1
Makalah Sejarah Kerajaan Dan Kesultanan - Farah Tasya Novana

Makalah Sejarah Kerajaan Dan Kesultanan - Farah Tasya Novana

|Views: 145|Likes:
Published by Farah Tasya Novana

More info:

Published by: Farah Tasya Novana on May 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2015

pdf

text

original

Verenigde Oost Indische Compagnie 1602-1799

Makalah Ilmiah

Oleh : Farah Tasya Novana, 1106015402

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya 2011-2012

1

Perdagangan di Asia sudah berawal pada masa Portugis dan VOC. sistem perdagangan di wilayah Asia sudah sangat ramai dan wilayah Asia merupakan wilayah yang sangat kaya. hal. 29.d. Jalur darat biasanya di gunakan oleh pedagang-pedangan Cina yang menjual kain sutra sehingga jalur darat dikenal sebagai jalur sutra. 3 Ibid. 2 . Dengan demikian.3 1 2 Marwati Djoened Poesponegoro. Balai Pustaka. Jalur laut kea rah Timur (Asia) dilakukan bangsa Belanda sejak akhir abad ke-16 karena berhasil memperoleh petapeta dan informasi ke Timur dari bangsa Italia (Venesia) yang banyak berjasa membuat peta ke Timur yang kemudian digunakan oleh bangsa Portugis. 2009.BAB I PENDAHULUAN 1. Ibid.5. hal. dan East India Company (EIC) dari Inggris serta Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) dari Belanda.2 Di wilayah Asia terdapat 2 jalur utama perdagangan yaitu jalur darat dan jalur laut. hanya saja pada abad tersebut perdagangan antar benua hanya dilakukan dengan sekali perjalanan saja.1 Bangsa Portugis datang ke Nusantara tujuannya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah. bahkan telah ada berabad-abad sebelumnya.l). Kota emporium adalah kota dagang yang besar dan memiliki sarana infrastruktur yang lengkap untuk menunjang kegiatan perdagangan (terdapat gudang-gudang penyimpanan. Saat Portugis dan VOC tiba di Asia.1 Latar Belakang Membicarakan tentang perdagangan di Nusantara maka tidak lepas dari VOC yang merupakan serikat dagang milik Belanda.l. Kemudia hal itu mulai berubah menjadi perjalanan yang bertahap karena berkembangnya kota-kota emporium di beberapa pelabuhan. Pada abad ke 10 perdagangan antarbenua sudah mulai dilakukan dengan menggunakan jalur laut. dalam masa Modern Awal itu terjadi interaksi dagang antara para penguasa dan para penjajanya di Nusantara dan organisasi-organisasi dagang besar dari Eropa seperti Estado da India. penginapan. Sejarah Nasional Indonesia IV.

VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. 5 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. terutama setelah Spanyol berhasil menduduki Portugal pada tahun 1580. akibat pecahnya perang antara Nederland dan Spanyol pada tahun 1568 (yang terkenal dengan ―Perang Delapan Puluh Tahun‖) mengakibatkan perdagangan Belanda di Eropa Selatan menjadi tidak lancar.3.2 Rumusan Masalah 4 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag.4 Setelah itu Raja Spanyol melarang kapal-kapal dagang milik Belanda untuk memasuki pelabuhan-pelabuhan di wilayah kekuasaannya. Pada tanggal 23 Juni 1596 mereka akhirnya tiba di Pelabuhan Banten. Pada tanggal 2 April 1595. hal.Bangsa Portugis yang pertama kali menemukan pusat rempah-rempah di Nusantara kemudian membawa rempah-rempah itu kembali ke Portugis. Hal ini mengakibatkan kegiatan perdagangan di Lisabon tempat Belanda mengambil rempah-rempah menjadi terhenti. 1. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah.1-2. 3 . Untuk mengatasi persaingan ini. Sejak sebelum berdirinya VOC. Melalui pendistribusian ini pedagang-pedagang Belanda mendapatkan keuntungan yang sangat besar. 2000. hal. Balai Pustaka. Oleh karena itu pihak Belanda mulai tergerak untuk mengunjungi tempat pusat rempah-rempah di Nusantara. Johan van Oldebarnevelt mengusulkan untuk membentuk suatu serikat dagang yang besar yang bernama Verenigde Oost Indische Compagnie (VOC).5 Dalam perjalanan itu mereka membagi tugas Cornelius de Houtman sebagai kepala dalam urusan perdagangan sedangkan Pieter de Keyser sebagai Navigator dan dalam hal pelayaran. pedagang-pedagang Belanda sudah sering datang dan mengangkut rempah-rempah dari Nusantara. Rempah – rempah itu kemudian diangkut dari Portugis (Lisabon) oleh pedagang-pedangan Belanda dan kemudian didistribusikan ke seluruh wilayah Eropa. Namun. empat buah kapal bertolak dari pangkalan Tessel (Belanda Utara) di bawah pimpinan Cornelius de Houtman dan Pieter de Keyser. Balai Pustaka. Karena begitu banyaknya pedagangpedagang tersebut maka terjadilah persaingan di antara pedagang-pedagang Belanda. 2000.

2. Tahun 1602 dijadikan sebagai awal dari isi makalah ini karena pada tahun itulah tepatnya pada tanggal 20 maret 1602 berdiri serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie. Alasannya karena korupsi yang dilakukan oleh pegawai-pegawai Verenigde Oost Indische Compagnie itu sendiri. Sedangkan sebagai batasan akhir penulis memilih tahun 1799 karena pada tahun itu serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie dibubarkan.2. maka penulis mengajukan beberapa pertanyaan sebgai berikut : 1.Berdasarkan latar belakang tersebut.2 Bagaimana reaksi daerah di Nusantara terhadap Verenigde Oost Indische Compagnie? 1. Kemudian perlawanan apakah yang diberikan oleh penguasa lokal hingga akhirnya bagaimana serikat dagang ini dapat runtuh. 1.2.3 Ruang Lingkup Dalam penulisan makalah ini penulis mengambil ruang lingkup pembahasan mengenai serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie dari tahun 1602-1799.3 Mengapa Verenigde Oost Indische Compagnie runtuh? 1.1 Bagaimana awal terbentuknya Verenigde Oost Indische Compagnie? 1. 4 .4 Tujuan Penelitian Pada dasarnya tujuan dari penulisan makalah mengenai serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie atau yang lebih dikenal dengan sebuta VOC adalah untuk memberi informasi kepada pembaca mengenai bagaimana awal terbentuknya serikat dagang VOC.

Metode sejarah terdiri dari 4 tahap. yaitu pemberian pendapat penulis mengenai data-data yang telah di beri kritik.1. 5 . pada tahap ini penulis mengumpulkan sumber-sumber sekunder tertulis mengenai serikat dagang VOC melalui studi kepustakaan dan melakukan kunjungan ke Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia. Setelah berhasil mengumpulkan data-data yang dibutuhkan.5 Metode Penelitian Dalam penulisan makalah ini penulis menggunakan metode sejarah. Tahap pertama yaitu heuristik. tahap kedua yaitu pemberian kritik terhadap data tersebut. Dan tahap terakhir adalah historiografi yaitu tahap penulisan sejarah. Tahap ini terdiri dari pemberian kritik intern yaitu mengenai isi dari data tersebut dan kritik ekstern yaitu pemberian kritik terhadap keaslian data tersebut. Tahap ketiga dalam metode sejarah adalah interpretasi.

Gramedia Pustaka Utama. 6 . 2005. hal.BAB II ISI A. Sinar Harapan.hal.1983. VOC merupakan hasil dari peleburan pedagang-pedagang Belanda.8 VOC dipimpin dari Amsterdam oleh sebuah dewan persero. 2009. tidak hanya di Nusantara. ―de XVII Heeren‖ atau ―ke-17 tuan-tuan‖. yang isinya : 1. tetapi juga di Srilanka.9 Sebagai sebuah serikat dagang. 8 Denys Lombard. 9 Ibid. Hak Mengadakan perjanjian dengan Negara lain tanpa melalui persetujuan Raja/Ratu Belanda. Nusa Jawa : Silang Budaya 1. Marwati Djoened Poesponegoro. VOC memiliki hak istimewa yang disebut dengan hak Ocktoi. Serikat dagang itu dikelola oleh sebuah badan (Bewindhebbers) yang berjumlah sekitar 70 orang yang mewakili perusahaan-perusahaan lokal yang ada sebelumnya.R. Balai Pustaka. 9. Jan Kompeni Dalam Perang dan Damai 1602-1799.7 VOC merupakan sebuah badan yang kuat.C.hal. Sejarah Nasional Indonesia IV. hingga akhir abad ke-18. VOC berhasil terbentuk setelah Dewan Perwakilan melakukan perundingan yang cukup lama. 29. Berdirinya VOC Pada tanggal 20 Maret 1602 didirikanlah sebuah serikat dagang milik Belanda bernama Verenigde Oostindische Compagnie atau yang lebih dikenal dengan sebutan VOC. Pada tahap yang genting dalam perundingan-perundingan (15 Januari 1602) Oldenbarneveldt mengemukakan bahwa ada dua sebab utama yang menyebabkan perlunya dibentuk persatuan perusahaan dagang: ―Guna menimbulkan bencana pda musuh dan guna keamanan tanah air‖. Hak membuat dan mengedarkan uang sendiri. dan kawasan yang merentang dari Tanjung Harapan hingga ke Jepang. 6 7 Boxer. 61.6 Surat izin berdirinya VOC berlaku selama 21 tahun dan dapat diperbarui. 2. yang mengawasi perdagangan Belanda.

VOC kemudian mencari tempat baru dimana semua kegiatan perdagangan dapat berjalan dengan baik dan aman.4. hal. Pada tahun 1619 nama Jayakarta dirubah menjadi Batavia. Balai Pustaka. Dalam hal perdagangan untuk memudahkan kegiatan VOC di wilayah kekuasaan-nya.10 Dengan adanya hak istimewa yang dimiliki VOC. Sistim berdagang yang digunakan oleh VOC yaitu perdagangan yang didasari oleh birokrasi dan tentara serta membina kerjasama dengan penguasa lokal. 30. 2000. Jan Pieterszoon Coen terpilih sebagai Gubernur Jenderal VOC. VOC memiliki angkatan perang/militer karena menurut mereka usaha-usaha yang dilakukan melalui perjanjian-perjanjian dengan penguasa lokal tidak cukup dan untuk melawan kekuatan portugis yang saat itu masih ingin menguasai wilayah Nusantara. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Sampai sekitar pertengahan abad ke-16 kemitraan itu berhasil dibangun karena para penguasa lokal membutuhkan VOC untuk memerangi Portugis. namun hal tersebut ditolak oleh Heeren XVII. Sedangan untuk diluar wilayah kekuasaan-nya ditempatkanlah seorang opperhoofd.11 Pada tahun 1610-1619. Balai Pustaka. pusat kedudukan VOC terletak di Ambon. dengan kata lain VOC terlihat seperti Negara dalam Negara Belanda. Pada tahun 1619. 7 . 10 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. 2009. Dialah yang menjadikan Jayakarta sebagai tempat pusat kegiatan VOC yang tetap setelah merebut dan mengalahkan Pangeran Wijayakrama. VOC dikoordinasi oleh seorang goeverneur. Sebenarnya Coen ingin mendatangkan orang-orang Eropa khususnya Belanda untuk menjadi penduduk di Batavia.hal. Hak menyusun dan memiliki angkatan laut dan angkatan darat sendiri yang dapat bertindak tanpa harus tunduk kepada kerajaan Belanda. 4. Sejarah Nasional Indonesia IV. Ia berhasil memiliki angkatan perang/militer dan berhasil memonopoli rempah-rempah di Maluku.3. namun karena letaknya yang kurang strategis. Hak menyatakan perang dengan Negara atau kerajaan lain tanpa harus meminta persetujuan Raja/Ratu Belanda. 11 Marwati Djoened Poesponegoro. Selama masa pemerintahan Coen.

hingga menyebarkan agama Kristen Belanda khususnya di Batavia yang menjadi ibukota VOC. karena kebijaksanaan dengan kekerasan yang diterapkan oleh Coen ternyata memberi keuntungan yang sangat besar. 8 .12 Selama pendudukan VOC di Nusantara. Sebenarnya. pelaksanaan moral Kristen). VOC memiliki pengaruh yang sangat besar.13 12 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. November 1617. 13 Parakitri T. Balai Pustaka. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. 9. Simbolon. penguasa tertinggi VOC di Belanda (de Heeren XVII) memerintahkan pejabatnya di Hindia untuk melaporkan pelaksanaan tugas mereka. termasuk di dalamnya de voortplanting der Christelijke religie (tepatnya. mengusir Portugis yang menjadi saingannya. 2000. 43. 2007. mengendalikan penduduk kota. Kompas. VOC berhasil memonopoli rempah-rempah.Pada pertengahan abad ke-17 negeri Belanda menjadi Negara perdagangan terbesar di Eropa. piagam VOC sendiri sama sekali tidak memasukkan penyebaran agama dalam tugas-tugas VOC. hal. Menjadi Indonesia. Hanya kemudian. hal. berhasil mempengaruhi penguasa lokal melalui perjanjian-perjanjian.

Balai Pustaka. Pada kenyataanya banyak perlawanan-perlawanan yang dilakukan terhasap VOC dari penguasapenguasa lokal. 9 . Perlawanan ini ternyata menyulitkan posisi VOC sehingga pada tahun 1637 Van Diemen membebaskan Kakiali dan mendudukkannya kembali pada jabatan ―Kapitein Hitoe‖. maka VOC melakukan cara licik yaitu dengan menjebak Kakiali dan menahannya.14 VOC di Ambon di bawah pimpinan Van Diemen kemudian menawarkan perjanjian dengan Raja Ternate yaitu mengakui kedaulatan Ternate atas Seram dan Hitu namun sebagai imbalan VOC boleh memonopoli perdagangan cengkeh dan mengambil wilayah Maluku Selatan. hal. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Pada tahun 1641. Ia adalah pemimpin masyarakat Hitu di bawah Belanda. Disana terdapat seorang murid Sunan Giri yang bernama Kakiali. Perlawanan di Ambon Di Ambon terdapat daerah yang memberikan perlawanan terhadap VOC. karena pada saat itu VOC melarang penduduk untuk berdagang rempah-rempah. 10.BAB III ISI B. Cara yang ditempuh oleh Kakiali adalah dengan berpura-pura berteman dengan VOC padahal sebenarnya Ia menentang dan mendukung perdagangan rempah-rempah secara illegal. Namun ternyata langkah yang diambil oleh VOC hanya menyulutkan api. Para penduduk Hitu mulai memperkuat benteng-benteng. 1. Tawaran ini kemudian ditolak. Salah satu daerah tersebut adalah Hitu. Namun karena semakin meluasnya perlawanan terhadap VOC dan VOC tidak memiliki kekuatan yang cukup di Ambon. Kakiali 14 Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag. Reaksi daerah di Nusantara terhadap VOC Berdirinya VOC dengan sistimnya yang semena-mena dan melakukan kolonialisasi di Nusantara tidaklah selalu berjalan dengan lancer. 2000.

menyerahkan diri dan kemudian dihukum mati. penghinaan yang dilakukan terhadap agama Islam. Setelah itu perlawanan-perlawanan ini berujung dengan terbunuhnya Kakiali oleh orang suruhan VOC yang berkebangsaan Spanyol.15 Dan VOC seringkali merampok kapal-kapal milik Mataram. Perlawanan Kerajaan Mataram Perlawanan yang diberikan oleh pemimpin Mataram yang bernama Sultan Agung diakibatkan karena tindakan-tindakan yang dilakukan oleh VOC sendiri. 15 Ibid.yang semula masih melakukan perlawanan secara sembunyi-sembunyi akhirnya melakukan perlawanan secara terang-terangan dengan menyerang benteng VOC. Dalam tawaran itu VOC meminta bantuan kepada Mataram untuk membuat loji di daerah Jepara dengan imbalan VOC akan memenuhi semua yang diinginkan oleh Mataram. 17. Tawaran inipun diterima oleh Sultan Agung karena tidak mengganggu kegiatan Kerajaan Mataram. VOC seringkali tidak berperikemanusiaan dan mengabaikan hak-hak asasi manusia. Perlawanan terus dilakukan oleh masyarakat Hitu namun karena semakin kuatnya VOC sehingga pemimpin terakhir perlawanan masyarakat Hitu setelah ditinggal Kakiali yang bernama Telukabesi. 2. Pada tahun 1614 VOC menawarkan kerjasama dengan Sultan Agung. Dalam melaksanakan kegiatan perdagangan. Namun Sultan Agung menolaknya. Setelah meninggalnya Telukabesi masyarakat Hit uterus melakukan perlawanan terhadap VOC tetapi perlawanan yang diberikan oleh masyarakat Hitu tidak memberikan ancaman kepada VOC. Lalu kemudian VOC tidak merasa puas terhadap bantuan yang diberikan oleh Mataram oleh karena itu VOC mengirim kembali perwakilannya untuk mengadakan perjanjian dengan Sultan Agung yang isinya meminta agar Sultan Agung memberikan kebebasan kepada VOC untuk melakukan kegiatan di Mataram. Dengan demikian kedudukan VOC di Ambon semakin kuat dan monopoli rempah-rempah dapat dilakukan dengan lebih bebas. hal. 10 .

hal. Ibid. Sebelum penyerangan yang cukup lama ini. penyerangan dilakukan. Namun penyerangan yang dilakukan oleh Mataram masih belum dapat mengalahkan VOC. Sultan Agung kemudian memutuskan untuk melakukan serangan kedua yaitu dengan jalan pengepungan terhadap benteng VOC di Batavia. 11 . Sultan Agung akhirnya memustuskan untuk menyerang ibukota VOC di Batavia. dan melakukan pembunuhan.000 prajurit dan diperlengkapi dengan meriam. Dan pada tanggal 22 Agustus 1628. hal. Penyerangan ini berlangsung cukup lama. Perlawanan yang dilakukan oleh kerajaan Banten berlangsung dari tahun 1655-1660. Penyerangan dilakukan dengan mengirim mata-mata untuk mengetahui medan lawan dan membagi pasukan ke dalam tiga kelompok. 24. Penyerangan ini dimulai pada tanggal 22 Agustus 1629. Perlawanan Kerajaan Banten Pelabuhan Banten juga dikuasai VOC melalui sistem kemitraan. namun lagi-lagi penyerangan ini sudah lebih dahulu diketahui oleh VOC sehingga terjadilah pertarungan terbuka 16 17 Ibid.Karena sudah tidak tahan dengan VOC. namun menurut Sultan Agung penyerangan ini dianggap kurang berhasil.17 Rencana tersebut gagal karena VOC telah mengetahui rencana tersebut dari orang-orang Cina. Puncak penyerangan Banten terhadap VOC terjadi pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. VOC pada akhirnya masih tetap betahan di Batavia. 23. 3. Dalam serangan kedua ini Mataram mengerahkan 130. Kerajaan Banten melakukan perlawanan dengan melakukan penyerangan ke kapal-kapal dan pos-pos VOC di daerah Angke. perang gerilya.16 Dalam penyerangan ini Gubernur Jenderal Batavia Jan Pieterszoon Coen meninggal dunia. Pasukan Banten pada tahun 1650 melakukan serangan ke Batavia di pimpin oleh Senopati dan Wangsaraja. sebenarnya orangorang Banten telah merencanakan membunuh Jan Pieterszoon Coen dengan jalan menyelundupkan orang-orang Banten yang bertindak pura-pura sebagai pedagang.

Untuk memperkuat kekuasaannya Sultan Haji justru bekerja sama dengan VOC. Perlawanan kerajaan Banten terhadap VOC diakhiri sejak Sultan Ageng Tirtayasa digantikan oleh anaknya yang benama Sultan Haji. 12 .antara Pasukan Banten dan VOC.

diambil alih secara resmi pada tanggal 8 Agustus 1799. Runtuhnya VOC Pada akhir abad ke-18 tepatnya pada tahun 1799 VOC di bubarkan. Jan Kompeni Dalam Perang dan Damai 1602-1799. VOC resmi dinyatakan bangkrut dan seluruh miliknya berada di bawah kekuasaan Negara Belanda. Sinar Harapan. Boxer. 107. C. Ahli-ahli sejarah masih memperdebatkan sejauh mana VOC benar-benar runtu disebabkan korupsi pada akhir masa ini. 18 R.hal. Pada tanggal 31 Desember 1799. Penyebabnya ialah banyak terjadinya korupsi dalam tubuh VOC sendiri sehingga VOC mengalami kerugian yang sangat besar. sebagai yang dinyatakan oleh para jenaka masa itu dalam permainan kata menurut huruf-huruf awal ini—V(ergaan) O(nder) C(orruptie)—Runtuh Lantaran Korupsi.BAB IV ISI C.1983. Dengan demikian berakhirlah masa VOC di Nusantara. VOC tidak mampu lagi menutupi parahnya kondisi keuangannya hingga pemerintah Belanda ikut turun tangan dan akhirnya.18 Hal lain yang menyebabkan VOC mengalami kerugian ialah karena sistem pembukuan ganda dari VOC. 13 .

dan menyebarkan agama Kristen Belanda.BAB V PENUTUP A. Hingga akhirnya pada tahun 1799. Ibukota VOC terletak di kota Batavia karena letaknya yang strategis dekat dengan Selat Sunda. Serikat dagang ini ternyata tidak hanya melakukan perdagangan dan memonopoli rempah-rempah tetapi juga menjajah wilayah Nusantara. B. mengendalikan penduduk lokal terutama di Batavia. Kesimpulan Serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie milik Belanda terbentuk karena adanya persaingan-persaingan diantara pedagang-pedangan Belanda. Saran Dalam penulisan makalah ini. isi. pada tanggal 31 Desember 1799 serikat dagang Verenigde Oost Indische Compagnie resmi dibubarkan. penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan baik cara penulisan. Untuk itu penulis mengharapkan saran dari pembaca sehingga penulis dapat memperbaikinya dalam penulisan makalah berikutnya. dan bahasa yang digunakan. Akhirnya. 14 . Dengan begitu berakhirlah masa menjajahan oleh VOC dan mulailah masa penjajahan oleh Hindia-Belanda. Setelah melalui perundingan panjang maka terbentuklah sebuah serikat dagang bernama Verenigde Oost Indische Compagnie pada tanggal 20 Maret 1602. Saat berada di Nusantara VOC berhasil memonopoli rempah-rempah. mengambil hati para penguasa lokal. serikat dagang ini memiliki hutang yang banyak dan bangkrut akibat korupsi yang dilakukan oleh pegawai-pegawai VOC itu sendiri.

kepada Dr. Ita Syamtasiyah Ahyat. Ucapan Terima Kasih Pertama-tama penulis mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena makalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Penulis menyadari dengan adanya bantuan dari berbagai pihak maka makalah ini dapat terselesaikan.Hum. 15 .C. Untuk itu tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kedua orang tua penulis yang telah member bantuan moril kepada penulis dalam penulisan makalah ini.. S. M. dan kepada rekan-rekan yang membantu dalam penulisan makalah ini. selaku dosen Sejarah Kerajaan dan Kesultanan.S.

Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta 16 . 2002. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Strange Company. Kedutaan Besar Republik Indonesia. M. C. Dordrecht: Foris Publications. Jakarta: PT Balai Pustaka. Blusse. Menjadi Indonesia. VOC di Kepulauan Indonesia : berdagang dan menjajah. Leonard. Boxer. Marwati Djoened. 1986.Daftar Pustaka Poesnegoropo. Jakarta: Kompas. Jan Kompeni Dalam Perang dan Damai 1602-1799. Denys. Nusa Jawa : Silang Budaya 1. 1983. Parakitri T. 2008. Lombard. dan Notosusanto. 2005. Nugroho. 2009. C.. Jakarta: Sinar Harapan. Jakarta: Balai Pustaka. Sejarah Nasional Indonesia IV. Ricklefs. Simbolon. Sejarah Indonesia Modern 1200-2008. 2007. R.

com Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen Sumber : google.com 17 .Lampiran Lambang VOC Sumber : google.

Lampiran Mata Uang VOC Sumber : google.com 18 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->