KHUTBAH JUMAT PERTAMA

:

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta‟ala, yang telah menjadikan kaum muslimin bersaudara dan saling menyayangi, yang memerintahkan mereka agar saling tolong-menolong dalam kemaslahatan dunia dan agama. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilâh yang haq diibadahi kecuali Allah Subhanahu wa Ta‟ala, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad shallallahu „alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga keselamatan tercurahkan kepadanya, keluarganya, para shahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga hari kiamat.

Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan ukhuwah dan tolong menolong kepada sesama muslim dalam kemaslahatan dunia dan agama. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala, supaya kamu mendapat rahmat. ” (Qs al-Hujurât/ 49:10)
Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda,

“Perumpamaan kaum mukminin satu dengan yang lainnya dalam hal saling mencintai, saling menyayangi dan saling berlemah lembut di antara mereka adalah seperti satu tubuh. Apabila salah satu anggota badan sakit, maka semua anggota badannya juga merasa demam dan tidak bisa tidur ”

”  Mendamaikan mereka. Di antara hak tersebut adalah:  Mencintai karena Allah Subhanahu wa Ta‟ala. hendaknya mereka damaikan dan luruskan perselisihan tersebut dengan adil. Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. kedua: dia mencintai seseorang semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta‟ala. maka kewajiban mereka yaitu jika ada perselisihan atau perpecahan di antara mereka. Nabi shallallahu „alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya “Ada 3 hal.s. . Yaitu tanpa membedakan nasab di antara mereka. Al-Anfal/8: 1) Islâh maknanya adalah meluruskan masalah yang diperselisihkan dan mengembalikannya kepada kaum muslimin serta memperbaiki kedua pihak yang berselisih. ketiga: dia enggan untuk kembali kepada kekafiran setelah diselamatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta‟ala sebagimana dia juga enggan untuk dilemparkan ke dalam api Neraka. Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menganggap perbuatan mendamaikan kaum muslimin sebagai sedekah. Apabila ada perselisihan dan perpecahan di antara mereka. Allah Subhanahu wa Ta‟ala berfirman. pertama: hendaklah Allah Subhanahu wa Ta‟ala dan Rasul-Nya shallallahu „alaihi wa sallam lebih dia cintai dari pada selainnya. Tidak (sempurna) iman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri. dan taatlah kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman. akan tetapi karena Allah Subhanahu wa Ta‟ala semata-mata. juga tanpa egoisme yang membawa mereka kepada sifat tidak baik. sehingga ukhuwah kembali terjalin di antara mereka. bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala dan perbaikilah hubungan antara sesamamu.Apabila ini yang menjadi kewajiban kaum muslimin. barang siapa yang berada padanya ia akan merasakan manisnya iman. maka kewajiban seorang muslim adalah mendamaikannya.” (Q. “Oleh sebab itu. maka ukhuwah ini mewajibkan mereka saling memenuhi hak satu dengan lainnya.

an-Nisâ`/4: 86) Hendaknya kaum muslimin menyebarkan salam di antara mereka. red. apabila dia sakit. apabila dia meminta nasehat kepadamu. engkau akan masuk surga dengan keselamatan. sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta‟ala. tanpa menutupi aib yang ada pada barang yang dijual dan tanpa berbohong dalam harganya.”  Mendoakan kebaikan kepadanya. Muhammad/47: 19) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya.” . lakilaki dan perempuan. hendaknya dia mendahuluinya dengan salam. agar diberi kemaslahatan dunia dan agama.” (Q. atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (Q. Hendaknya mereka bermuamalah dengan jujur. maka iringilah jenazahnya. maka barakah akan dihilangkan dari jual belinya. sebarkanlah salam. sedangkan menjawab salam hukumnya wajib. maka doakanlah. “Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan. “Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin.s. maka jenguklah. maka keduanya akan mendapat barakah dari jual belinya. yaitu apabila engkau bertemu dengannya. apabila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillâh. penuhilah udangannya. Jika keduanya jujur dan berterus terang. “Hak muslim satu dengan lainnya ada 6. Abdullah bin Salam mendengar Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda yang artinya. “ Apabila dua orang muslim bermuamalah jual beli. dan jika keduanya berdusta dan menyembunyikan.). dan apabila dia meninggal.” Pertama: apabila seorang muslim bertemu dengan saudaranya. berilah makan (orang miskin. sambunglah silaturahmi dan shalatlah pada malam hari ketika manusia dalam sedang tidur. Allah Subhanahu wa Ta‟ala berfirman. maka ada khiyar (hak memilih) bagi keduanya. “Wahai manusia. Hendaknya muamalah jual beli tersebut dilakukan atas dasar niat yang baik. berilah salam kepadanya. tidak berkhianat dan tidak menipu dalam jual beli.s. Memulai salam hukumnya sunah. mendoakannya dengan maghfirah. maka nasehatilah. tidak berdusta. Jujur dalam bermuamalah. Nabi shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. apabila dia mengundangmu. maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya. Kejujuran adalah keselamatan.

jangan setiap hari karena hal itu akan memberatkannya. permohonan ampun kepadanya. maka jenguklah. duduk di sampingnya dan mendoakannya. karena mengosongkan udara buruk yang ada di tubuh. ini merupakan nikmat Allah Subhanahu wa Ta‟ala yang perlu disyukuri. “Yarhamukallâh” Kemudian orang yang bersin mengucapkan. merupakan tanda engkau setuju dengan hal tersebut. Keempat: sabda Nabi shallallahu „alaihi wa sallam. Kedua: sabda Nabi shallallahu „alaihi wa sallam. kecuali apabila ada udzur syar`i yang menyebabkan berhalangan hadir atau memberatkanmu.” Hal itu karena ada doa. memberi motivasi kepadanya agar segera sembuh. di antaranya bisa mengurangi beban orang yang sakit dan keluarganya. Mengunjunginya.” Menjenguk orang sakit mengandung kebaikan yang banyak. kecuali dia menginginkannya. “Apabila dia mengundangmu. janganlah engkau menghadirinya. maka engkau wajib datang dan mengubahnya. Di antara adab menjenguk orang sakit. maka hukumnya wajib untuk menjawab orang yang bersin apabila dia memuji Allah Subhanahu wa Ta‟ala. pertama: hendaknya secara berkala. melapangkan bebannya. kecuali dia suka yang demikian. maka penuhilah. hendaknya engkau datang.” Ini merupakan perilaku muslimin yang baik. . apabila dia mengundangmu untuk walimah atau hadir dalam suatu resepsi. Sehingga apabila dia memuji Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Akan tetapi jika tidak mampu mengubahnya. Ketiga: hendaknya jangan berlama-lama duduk di sampingnya agar tidak membebaninya. Akan tetapi jika pada walimah atau resepsi tersebut ada kemungkaran dan engkau mampu mengubah kemungkaran tersebut. Kelima: sabda Nabi shallallahu „alaihi wa sallam. dan menghiburnya.” Maksudnya.” Maksudnya. maka akan membuat dia bahagia dan menguatkan rajâ`-nya kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala. wajib bagi orang yang berada di sisinya untuk mendoakanya dengan mengucapkan. Keenam: sabda Nabi shallallahu „alaihi wa sallam. maka nasihatilah. “Apabila dia sakit. maka iringilah jenazahnya. apabila dia meminta nasihat kepadamu dalam suatu perkara dan meminta pendapat kamu yang baik. “Apabila dia meninggal dunia.Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menggabungkan perintah mengucap salam dan memberi makan (fakir miskin) karena hal itu akan menumbuhkan rasa kecintaan antar kaum muslimin dan menghilangkan kegelisahan. “Apabila dia bersin dan memuji Allah Subhanahu wa Ta‟ala doakanlah dia ” Bersin merupakan nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta‟ala. baik dalam hal yang dia sukai maupun tidak. “Yahdîkumullâh wa yushlih bâlakum. Ketiga: sabda Nabi shallallahu „alaihi wa sallam. Apabila dia bersin. Kedua: mendoakan kesembuhan baginya. maka hendaknya kamu bersungguhsungguh menasihatinya. Kehadiranmu yang tidak bisa mengubah kemungkaran itu. “Apabila dia minta nasihat.

maka dia akan memperoleh pahala satu qirâth. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya.” (Q. bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan jagalah hak-hak saudara kalian. dan bertakwalah kamu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Barang siapa yang menghadiri jenazah. . Wahai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala. Akan tetapi. Wahai hamba Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Ada yang bertanya “Wahai Rasulullah apa itu dua qirâth?” Beliau menjawab “Seperti dua gunung yang besar ” Wahai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala. menyalatkan dan mendoakannya. “Dan tolongmenolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa. hingga dia bisa mengetahui bahwa kamu adalah saudaranya dan engkau sangat memperhatikannya. bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bersemangatlah dalam menunaikan hakhaknya sebagaimana engkau juga meminta agar hak engkau dipenuhi oleh saudaramu.menyenangkan wali dan kerabatnya dan ada unsur memuliakan kedudukan orang yang meninggal. Maka. al-Mâidah/5: 2) KHUTBAH JUMAT KEDUA Amma ba`du. ketahuilah bahwa di antara hak-hak kaum muslimin satu dengan lainnya adalah amar ma`ruf dan nahi munkar. dia akan memperolah 2 qirâth. bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta‟ala. Dan hendaknya engkau menunjukkannya pada kebaikan dan memperingatkannnya dari keburukan.s. Barang siapa menyalatkan dan mengiringinya sampai pemakaman. apabila engkau melihat saudaramu berada dalam kemaksiatan dan penyelisihan kepada syariat atau lainnya engkau tidak boleh mendiamkannya. Hendaknya engkau perbaiki dengan cara yang baik. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala amat berat siksa-Nya. dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. engkau harus menasihatinya secara sembunyisembunyi antara engkau dan dia.

Read more about Khutbah Jumat Pilihan by null .