Modul PKn kelas XI

BAB I BUDAYA POLITIK A. Pengertian Budaya Politik. Budaya politik adalah merupakan salah satu komponen dalam sistem politik dan juga dapat dipandang sebagai suatu landasan sistem politik yang memberi jiwa atau warna sistem politik atau dengan kata lain memberikan arah pada peran peran politik yang dilakukan oleh struktur politik.berikut ini beberapa pengertian budaya politik : 1. G.A. Almond. Budaya politik adalah sikap orientasi warga negara terhadap sistem politik dan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara di dalam sistem tersebut. 2. Marbun. Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap, orientasi, dan pilihan politik seseorang, dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu siste politik yaitu sikap, sistem kepercayaan, simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat. 3. Larry Diamond. Budaya politik adalah keyakinan, sikap, nilai nilai, ide ide, sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu. 4. Mochtar massoed. Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya. 5. Powel. Budaya politik adalah suatu konsep yang terdiri dari sikap, keyakinan,nilai nilai, dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat, termasuk pola kecenderungan kecenderungan khusus serta pola pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok kelompok dalam masyarakat.

B. Tipe tipe Budaya Politik. Budaya politik memiliki beberapa tipe antara lain sebagai berikut : 1. Budaya Politik Parokial ( Parochial Political Culture ). Budaya politik ini terbatas pada stu wilayah yang ruang lingkupnya kecil dan sempit dan biasanya terdapat dalam masyarakat yang tradisional dan sederhana. Di dalam masyarakat yang seperti ini spesialisasi sangat kecil dan belum banyak berkembang. Masyarakat yang seperti ini orang orangnya sama sekali tidak menyadari atau mengabaikan adanya pemerintahan dan politik. Hal ini dikarenakan di dalam masyarakat tersebut banyak warganya yang buta huruf dan tinggal di tempet tempat yang terpencil. 2. Budaya Politik Subjek ( Subject Political Culture ). Menurut Mochtar Masoed budaya politik subjek ini lebih menunjuk pada orang orang yang secara pasif patuh pada pejabat pejabat pemerintah dan undang undang, tetapi mereka tidak melibatkan diri dalam politik atau memberikan suara dalam pemilihan. 3. Budaya Politik Partisipan ( Participant Political Culture ).

Budaya politik partisipan ini adalah suatu bentuk budaya dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem sebagai keseluruhan dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif. Budaya politik ini ditandai dengan adanya kesadaran masyarakat yang turut aktif dalam kehidupan politik. C. Pengertian Sosialisasi Politik. Pengertian sisialisasi politik banyak sekali tokoh yang memberikan definisinya, berikut pengertian sosialisasi politik menurut beberapa tokoh : 1. Kenneth P. Langton. Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya, dengan memberikan penekanan pada cara masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. 2. G.A. Almond. Sosialisasi politik merupakan proses dimana sikap sikap politik dan pola pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk dan juga merupakan sarana bagi suatu generasi untuk menyampaikan dasar dasar politik dan keyakinan keyakinan politik kepada generasi berikutnya. 3. Richard E. Dawson. Sosialisasi politik dipandang sebagai suatu pewarisan pengetahuan, nilai nilai dan pandangan pandangan politik dari orang tua, guru, dan sarana sarana sosialisasi yang lainnya kepada warga negara yang baru dan mereka yang menginjak dewasa 4. Dennis Kavanagh. Sosialisasi politik merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik. 5. Ramlan Surbakti. Sosialisasi politik merupakan proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakat. D. Fungsi Sosialisasi Politik. Karena sosilisasi politik merupakan suatu cara dalam mengembangkan dan menginformasikan politik maka fungsi yang paling mendasar dari sosialisasi politik ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pebelajaran bagi masyarakat agar mereka paham dan mengetahui secara benar tentang apa yang ada dalam politik, dengan adanya inforasi yang benar maka kelak akan tercipta suatu masyarakat yang anggota anggotanya mempunyai pegetahuan politik yang baik dan diharapkan dengan mempunyai pengetahuan tersebut mereka dapat ikut berperan aktif dalam kegiatan kegaiatan politik sehingga mereka tidak pasif terhadap kondisi politik negaranya. E. Mekanisme Sosialisasi Politik. Di dalam fungsi sosialisasi politik bagi masyarakat dapat mentransmisikn kebudayaan politik suatu bangsa dari generasi tua kepada generasi muda dan juga sebagai sarana memelihara budaya politik dari bangsa itu sendiri. Dalam rangka untuk mencapai hal tersebut maka dalam rangka sosialisasi politik tersebut maka dibutuhkan sarana sarana pendukung sosialisasi yang antara lain sebagai berikut : 1. Keluarga. Kelurga merupakan unit yang paling kecil dalam masyarakat dan disinilah seorang individu berhadapan langsung.di dalam keluarga inilah terjadi pembentukan nilai nilai politik, orang tua akan mendidik anaknya dengan menanamkan kaidah kaidah, nilai nilai, serta keyakinan politiknya kepada anaknya, misalnya anak diajak dalam pengambilan suatu keputusan dalam rapat keluarga, dengan pengalaman ini maka anak dapat meningkatkan kompetensi politik bagi anak. 2. Sekolah.

Media massa merupakan saran yang paling efektif karena media massa dapat memberikan banyak informasi bagi masyarakat luas termasuk politik baik tingkat nasional maupun tingkat internasional. Unsur unsur Budaya Demokrasi. Kontak kontak politik langsung yang dimaksud adalah pengalam nyata terlibat dalam politik entah sebagai pejabat pemerintah. . toleransi. Media Massa. kesederajatan. Tempat Kerja. Misalnya kaum buruh yang bergabung dengan serikat buruh dan berdemonstrasi dari pengalaman tersebut seorang buruh dapat mengerti tentang berpolitik. Kelompok pergaulan dapat menjadi sarana sosialisasi politik karena dalam kelompok pergaulan seorang anak akan bertemu dengan orang lain yang masing masing memiliki kedudukan yang relatif sama dan memiliki ikatan yang erat pula. Karena secara tidak langsung para anggotanya dapat belajar bagaimana cara cara berorganisasi dengan bekal pengalaman ini maka para anggotanya tidak sungkan sungkan untuk bergabung dengan organisasi politik. Kelompok Pergaulan. 3. Unsur unsur budaya demokrasi ada beberapa hal yang antara lain yaitu sebagai berikut : 1. Organisasi formal maupun nonformal serta organisasi politik terbentuk atas dasar pekerjaan. Selain itu sekolah juga dapat membangun kesadaran kepada generasi muda mengenai arti penting hidup bernegara dan cinta terhadap tanah air. Bagi para anggota tepat kerja merupakan tempat yang berfungsi sebagai sarana penyuluhan politik. 5. Kontak kontak Politik Langsung.Sekolah merupakan tempat pendidikan jadi tidak megherankan jika sekolah dapat memberikan pandangan pandangan kongkret tentang politik dan segala hal tentang politik karena sekolah memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang dunia politik. Kebebasan. Dengan adanya hal ini maka suat saat mereka akan dihadapkan dengan suatu permasalahan yang keudian mereka musyawarahkan. dan kompromi. Budaya demokrasi adalah pola pola sikap dan orientasi politik yang bersumber dari nilai nilai dasar demokrasi dan yang sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara dari sistem politik demokrasi. menghargai keanekaragaman. Jadi didalam kelompok ini mereka dapat saling bertukar pendapat dan dapat mengikuti peristiwa peristiwa politik yang memungkinkan mereka tertarik pada politik. 4. BAB II BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI A. Selain itu media massa juga merupakan sarana yang ampuh untuk membentuk sikap sikap dan keyakinan politik dan melalui media ini suatu ideologi dapat ditanamkan kepada masyarakat dan kebijakan kebijakan politik negara dapat disampaikan kepada rakyt melalui media ini. B.oleh sebab itu tempat kerja juga merupakan tempat sosialisasi politik. 6. misalnya dari pelajaran kewarganegaraan. saling percaya. Pengertian Budaya Demokrasi. Sedangkn inti dari budaya demokrasi ini adalah kerjasama. dari proses tersebut maka seorang anak akan dapat belajar menghargai pendapat oarang lain dan juga akan menyesuikan pendapatnya dengan pendapat oarang lain.pengurus partai ataupun yang lainnya entah bersifat positif atau negatif hal ini juga akan dapat merubah pemikiran dan keyakinan politik seseorang.

sikap ini diperlukan dalam memelihara pemerintahan demokratis. Mentelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur dan periodik. 6. Membatasi penggunaan kekerasan sampai batas minimum. Menghormati Kejujuran. Sebagai nilai penghormatan kejujuran akan menubuhkan integritas diri. melainkan berbeda satu sama lainnya. kebiasaan untuk eberikan penalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa banyak alternatif sumber informasi dan ada banyak kemungkinan untuk mencapai tujuan. . Mengakui dan menganggap wajar keanekaragaman. kepercayaan. Mayo. Persamaan. disiplin. 4. membela tindakan tertentu. 5.Kebebasan bukan erupakan kelelusaan untuk melakukan segala hal tanpa batas tetapi kebebasan adalah keleluasaan untuk membuat pilihan atau melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kepentingan bersama atas kehendak sendiri tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Menghormati Penalaran. Nilai nilai tersebut keudian dijabarkan dalam kehidupan politik seperti nilai nilai yang diungkapkan oleh Henry B. Sebagai nilai persamaan dalam berprilaku sebagai rakyat yang berdaulat adalah kita sebagai manusia harus mampu menghargai harkat dan martabat sesama manusia. Sebagai nilai penalaran dapat mendorong tumbuhnya ketebukaan pemikiran sosial dan politik. kelakuan. Berdasar pada nilai nilai ini masyarakat pendukung demokrasi mengembangkan budaya politiknya. dan kesetiaan pada aturan aturan. Prilaku yang beradabadalah prilaku yang mencerminkan perhormatan dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain sebagaimana tercermin dalam sopan santun dalam bertindak. 7. Toleransi. Kedaban adalah tingginy tingkat kecerdasan lahir batin. namun dalam demokrasi berpandangan bahwa manusia yang berbeda beda itu pada hakekatnya sama sederajat. Sebagai nilai solidaritas dapat menumbuhkan sikap batin dan kehendak untuk menempatkan kebaikan bersama diatas kepentingan pribadi. 2. Toleransi adalah sikap dimana kita sebagai manusia hendaknya toleran yang berarti bahwa kita harus menghargai pendapat. nilai nilai tersebut seperti berikut : Menyelesaikan perselisihan secara damai dan melembaga. Penalaran adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. Tuhan menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Kejujuran diperlukan agar hubungan antar pihak berjalan dengan baik tidak menimbulkan benih benih konflik. Oleh sebab itu keadaban ini dijadikan pedoman dala berprilaku sebagai warga negara yang demokrasi dan santun. Kejujuran adalah keterbukaan untuk meyatakan kebenaran. karena nilai demokrasi merupakan pedoman kebebasan untuk prilaku rakyat yang berdaulat. Solidaritas adalah kesediaan untuk memperhtikan kepentingan dan bekerja sama dengan orang lain dalam hal ini manusia sama sama memiliki kebebasan untuk mempertimbangkan kepentingan pihak lain. Menjamin terselenggranya perubahan masyarakat secara damai. Keadaban. Kerena setiap manusia meiliki hal tersebut yang kadang kala berbeda dengan yang kita miliki. Solidaritas. menuntut hal serupa pada orang lain. Selain itu toleransi dapat mendorong tumbuhnya sikap toleran terhadap keanekaragaman. pandangan. kebiasaan. tetapi didepan Allah tetap sama. dsb. Demokrasi tidak berpendirian bahwa manusia itu semuanya sama. 3.

D. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia.S. Pers bebas sehigga banyak variasi isi media massa. Jika DPR mengajukan mosi tidak percaya lagi pada kabinet yang baru maka DPR dibubarkan dan diadakan pemilu.Menjamin tegaknya keadilan. Hikam masyarakat madani adalah masyarakat yang wilayah sosialnya terorganissi dan bercirikan antara lain kesukarelaan. Presiden hanya sebagai kepala negara. Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang segala kebijakan pemerintah berada di tangan . Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh seorang perdana menteri dan bertanggung jawab pada DPR. C. Demokrasi Parlementer pada masa RIS dan berlakunya UUDS 1950. Minoritas cina mendapat perlindungan dari pemerintah. DPR dapat berfungsi dengan baik. DPR dapat memberi mosi tidak percaya jika kabinet dala kinerjnya kurang baik. Kebijakan perdana menteri cenderung menguntungkan kepentingan partainya sendiri. kewadayaan. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966. kemandirian. Kelebihan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer. Masyarakat Madani. Sedikit sekali terjadi keteganga diantara umat beragama. sedangkan kepala pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Cara kerja sistem demokrasi parlementer ini adalah sebagai berikut : Kekuasaan legislatif dijalankan oleh DPR yang dibentuk melalui pemilu multipartai. keswasebadaan. Masa kampanye yang terlalu panjang sehingga dalam masyarakat terjadi ketegangan. Jika kabinet bubar maka presiden akan menunjuk formatur kabinet untuk menyusun kabinet yang baru. Demokrasi Masa Orde Lama. ekonomi dan megendalikan inflasi. Terjadi perdebatan antara Soekarno dengan tokoh masyumi masalah penggantin Pancasila. Pemerintah pusat mendapat tantangan dari daerah yang terwujud dalam beberapa pemberontakan. 1. Pemerintah berhasil melaksanakan program di bidang pendidikan.  Terjadinya hubungan yang tidak harmonis dalam tubuh ABRI sebagan condong kepada kabinet Wilopo dan sebagian lagi condong kepada presiden. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. tinggi terhadap negara dan keterkaitan dengan norma norma dan nilai nilai hukum yang diikuti oleh warga negara. menurut A. Jumlah sekolah bertambah banyak. Badan pengadilan menikmati kebebasan dalam menjalankn fungsinya. Kabinet dan ABRI berhasil mengatasi pemberontakan. Kekurangan dalam pelaksanaan demokrasi parlementer antara lain yaitu : Rata rata kabinet berusia pendek ( terjadi krisis kabinet ) sehingga program jangka panjang tidak terlaksana.

dalam hal ini presiden memegang peran tertinggi dalam pemerintahan yang kadang kala melebihi dari batas kewenangannya. Secara teori demokrasi ini adalah demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Pelampauan batas wewenang. 1. Pemilu. Demokrasi Masa Reformasi. 2. presiden kadang kala mencampuri urusan kehakiman. bahkan dalam bidang pers juga da pembatasan sehingga pers mengalami kemunduran. Kesetaraan bobot suara antara jumlah pemilih dengan jumlah kursi di parlemen. Demokrasi Masa Orde Baru. . Sebagai sarana pendidikan politik bagi rakyat. walaupun secara formal kekusaan dibagi bagi tetapi dalam prekteknya kekuasaan tetap terpusat pada diri presiden.  Pembentukan lembaga negara ekstrakonstitusional. masing masing partai peserta pemilu memiliki hak yang sama dalam kampenye hal itu bisa dilihat semua parpol memperoleh jatah yang sama antara yang satu dengan yang lainnya. 3.  Persamaan hak kapanye. 2. Kebebasan nominasi rakyat bebas menominasikan wakil rakyat yng akan dipilih dalam pemilu. presiden sering membuat suatu keputusan yang melebihi dari kewenangannya. Dalam pelaksanaan demokrasi terpimpin ini ternyata banyak penyelewengan. jumlah partai plitik dibatasi menjadi 3 parpol. Tersedianya pilihan yang signifikan misalnya tentang jumlah calon yang sudah pasti lebih dari satu.dan mekanisme dalam pemilu juga lebih baik lagi E.  Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. hak pilih aktif dan pasif diberikan kepada warga negara dewasa tanpa diskriminasi. Hak pilih umum. Kehidupan politik pada masa orde baru ini jika dibandingkan dengan orde lama ternyata lebih buruk lagi hal itu dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut ini : Pebatasan hak hak politik rakyat. Pemilu yang tidak demokratis aparat peerintahan dan keamanan berusaha melakukan kecurangan agar golkar menang pemilu. Pembentukan lembaga ekstrakonstitusional yang berfungsi mengamankan pihak pihak yang potensial menjadi oposisi penguasa. Ciri ciri Pemilu Demokratis.  Pengekangan hak hak asasi warga negara di bidang politik dala hal berserikat dan berkumpul. Demokrasi pada masa reformasi ini telah mengalami suatu perubahan yang mengarah lebih baik lagi daripada masa orde baru hal itu bisa dilihat dari siste pemerintahannya.presiden. pada masa pelaksanaan demokrsi ini Indonesia bentuk negaranya adalah kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. pemilunya. Sebagai sarana memilih pejabat publik ( Pembentukan pemerintahan ). Penyelewengan itu tampak pada hal hal berikut ini : Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaan kehakiman. Fungsi Pemilu.adalah lembaga diluar dari lembaga peerintahan tetapi kedudukannya sama dengan lembaga pemeritah. Sebagai sarana pertanggungjawaban pejabat publik. Pengutamaan fungsi pimpinan.

 Adanya peluang bagi publik dan pers untuk mendapatkan atau mengakses berbagai dokumen pemerintah. 6. Kejujuran dalam penghitungan suara. Pengertian Keadilan. Penyelenggaraan pemilu secara berkala atau periodik. 2. 9.Kebebasan dalam memberikan suara. dalam hal ini rakyat memperoleh jaminan kebebasan untuk memilih wakilnya tanpa ada paksaan dan ancaman. 1. Ciri ciri Keterbukaan Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Negara. Pada negara negara demokrasi sering kali menerapkan prinsip prinsip keterbukaan karena keterbukaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan suatu negara hal itu disebabkan karena. 5. keterbukaan adalah akses bebas bagi setiap warga negara terhadap sumber informasi dalam hal ini warga negara berhak mengetahui apa saja yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menyelenggarakan pemerintahan B. Keterbukaan atau transparansi adalah sesuatu yang menunjuk pada pada suatu tindakan yang memungkinkan suatu persoalan menjadi jelas. Berorientasi pada Konsensus. dasar penyelenggaraan pemerintahan yaitu atas dasar dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat jadi rakyatlah yang mempunyai kedaulatan dan mereka tidak menginginkan dirugikan oleh pemerintah yang diserahi kekuasaan untuk menjalankan pemerintahan. 8. Pengertian Keterbukaan. Aristoteles. Adanya konsultasi publik yang dilakukan secara sistematik oleh pemerintah. Keterbukaan. 7. Keterbukaan adalah salah satu prinsip dari Good Governance. 3. 4.berikut ini ada delapan prinsip good governance yaitu adalah : 1. kedua. Kesetaraan. pertama. Terbukanya rapat rapat pemerintah bagi publik dan pers. mudah dipahami dan tidak disangsikan lagi kebenarannya. Berkaitan dengan pemerintahan keterbukaan atau transparansi berarti kesediaan pemerintah untuk senantiasa memberikan informasi faktual mengenai berbagai hal yang berkenaan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan. dan banyak negara demokratis yang ingin berusaha mewujudkan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka seperti dalam prinsip good governance. BAB III KETERBUKAN DAN KEADILAN A. Peduli pada Stakeholder. Pemerintah menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan kebijakan yang akan dan sudah dibuatnya. C. Keadilan merupakan tindakan memberikan sesuatu kepada masing masing orang sesuai dengan . Partisipasi Masyarakat. Akuntabilitas. Tegaknya Supremasi Hukum. Visi Strategis. ketiga. Efektifitas dan Efisiensi. kekuasaan sering kali diselewengkan oleh si pemegang kekuasaan yaitu pemerintah.

Pieper. dan kehidupan dari adanya tindakan sewenang wenang. 3. D. 2. 4. Keadilan adalah keadaan antar manusia dimana semua diperlakukan sama sesuai dengan hak dan kewajibannya masing masing. Keadilan adalah memberikansesuatu yang tetap kepada orang lain sesuai dengan haknya. Pemerintahan yang tidak terbuka kadang kala akan menjatuhkan pemerintahan itu sendiri. Keadilan Komutatif. 6. dan yudikatif tidak berfungsi secara optimal bahkan kadang kala kebijakan kebijakan yang mereka keluarkan tidak berpihak pada kepentingan umum dan bahkan lebih menguntungkan kepentingan mereka dan kelopoknya. misalnya : 1. 3. yang menjadi objek dari keadilan legal adalah tata masyarakat. Keadilan Protektif.legisltif. Keadilan adalah sikap yang didasrkan pada kehendak yang tetap untuk mengakui hak masing masing orang.apa yang menjadi haknya. Franz Magnis Suseno. Keadilan Legal. 3. Adalah keadilan yang memberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi haknya. Berbagai kegiatan ekonomi terutama yang bersinggungan dengan birokrasi selalu diwarnai dengan kolusi sehingga akibatnya ekonomi menjadi berbelit belit dan menjadikan para investor enggan berinvestasi. 4. 2. dimana yang menjadi subjek hak adalah individu sedngkan yanh menjadi subjek kewajiban adalah masyarakat. Adalah keadilan yang meberikan kepada masing masing orang bagiannya yaitu berupa kebebasan untuk mencipta dengan kreativitas yang dimilikinya. Bidang Sosial Budaya dan Agama. Para pejabat pemerintah lebih banyak menumpuk kekayaan sebesar besarnya tanpa peduli dengan moral dan etika. 1. Adalah keadilan yang diberikan kepada masing masing orang apa yang menjadi bagiannya. Dampak Penyelenggaraan Pemerintahan yang tidak terbuka. Macam Macam Keadilan. Lembaga lembaga politik seperti eksekutif. Keadilan Vindikatif. Ulpianus. Keadilan Kreatif. Bidang Politik. Adalah keadilan yang berdasarkan undang undang . Adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi pribadi yang ada dalam masyarakat yang berupa keamanan. . 5. Adalah keadilan yang memberikan kepda masing masing orang hukuman atau denda yang sebanding dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukannya. Keadilan Distributif. E. Jika tidak maka akan menyebabkan apa yang dinamakan dengan korupsi politik yang dapat membawa akibat krisis di berbagai bidang kehidupan. Kehidupan sosial budaya diwarnai dengan pendewaan materi dan budaya konsumtif. 2. Bidang Ekonomi. dimana yang diutamakan adalah objek tertentu yang merupakan ha dari seseorang tersebut. oleh sebab itu pemerintahan yang demokratis haruslah diselenggarakan secara terbuka.

adalah hubungan antar bangsa dala segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara untuk mencapai kepentingan nasional negara tersebut. diplomasi. ekonomi maupun hankam. menteri residen merupakan perwakilan tingkat tinggi yang dapat mengadakan hubungan langsung dengan kepala negara asing tempat mereka bertugas atau ditempatkan. B. Bidang Pertahanan dan Keamanan. pola prilaku. maupun politik internasional. Perwakilan diplomatik ( Duta besar ) meilik tugas pokok yang antara lain sebagai berikut : . duta. hukum internasional. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. Penegertian Hubungan Internasional. Dalam hal mengangkat duta dan konsul presiden memperhatikan pertimbangan DPR. Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI ( RENSTRA ). regional. dan kebijakan suatu negara dalam berhubungan dengan negara lain ataupun dunia internaional.4. Selain itu diplomat juga berfungsi sebagai perwakilan yuridis yang resmi dari pemerintah negaranya. • Menciptakan pesahabatan yang baik antar negara dalam mewujudkan pelaksanaan tugas negara perwakilan diplomatik. Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan meperhatikan pertimbangan DPR. sehingga tidak mampu mendeteksi dini tentang gejolak sosial dan gangguan keamanan yang terjadi di dalam masyarakat. BAB IV HUBUNGAN INTERNASIONAL A. Dalam bidang ini terjadi ketertinggalan profesinalitas aparat yang artinya kemampuan aparat tidak sesuai dengan tuntutan perubahan jaman. Perwakilan Diplomatik ( Kedutaan Besar ) 1. perdamaian abadi dan keadilan sosial.Hubungan ini dalam Encyclopedia Americana dilihat sebagai hubungan antar negara atau individu dari negara yang berbeda baik berupa hubungan politis. Di Indonesia sehubungan dengan usaha menjalin hubungan internasional ini didasarkan pada UUD 1945 pasal 13 yang di dalamnya berisi tentang : Presiden mengangkat duta dan konsul. Fungsi Perwakilan Diplomatik. Bagi bangsa Indonesia hubungan internasional ini di dasarkan pada politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dengan tujuan meningkatkan persahabatan dan kerjasama bilateral. Di dalam menjalin hubungan internasional masing masing negara pada umumnya melalui suatu lembaga. Di dalam melaksanakan tugasnya diplomat dapat berfungsi sebagai lambang prestise nasional negaranya di luar negeri dan mewakili kepala negaranya di negara penerima. yaitu lembaga diplomatik. • Mengabdi kepada kepentingan nasional dalam mewujudkan masyrakat adil dan makmur. Jadi fungsi diplomatik dala arti politis adalah sebagai berikut : • Mempertahankan kebebasan Indonesia terhadap imperialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya dengan melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Di dalam menjalin hubungan internasional ini sudah pasti masing masing negara selalu mendasarkan pada politik luar negarinya karena politik luar negeri adalah suatu strategi. konsep ini berhubungan erat dengan subjek subjek seperti organisasi internasional. Tugas pokok perwakilan diplomatik. budaya. Kepala kepala perwakilan diplomatik yang disebut sebagai duta besar.

Menetukan tujuan dengan menggunakan semua daya upaya dan tenaga dalam mencapai tujuan tersebut. Mereka ini pada dasarnya tidak berhak mengadakan pertemuan dengan kepala negara dimana mereka bertugas. Peranan perwakilan diplomatik. 3. 4. Oleh sebab itu perwakilan diplomatik mempunyai peran sebagai berikut : A. Mengadakan perundingan masalah masalah yang dihadapi oleh kedua negara itu dan berusaha untuk menyelesaikannya. . Perangkat perwakilan diplomatik. Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima. B. E. Duta besar merupakan duta yang berada di tingkatan tertinggi dan epunyai kekuasaan penuh dan luar biasa dan biasanya ditepatkan di negara negara yang banyak menjalin hubungan timbal balik. Duta ( Gerzant ). Apabila dianggap perlu dapat bertindak sebagai tempat pencatatan sipil. Menteri residen. Duta besar berkuasa penuh ( Ambassador ). Menentukan apakah tujuan nasional sejalan atau berbeda dengan kepentingan negara lain. Mewakili negara pengirim di dalam negara penerima. D. Dalam membina hubungan internasional diperlukan taktik dan prosedur tertentu untuk mencapai tujuan nasional suatu negara. Kuasa usaha ( Charge de Affair ). dalam menyelesaikan segala persoalan kedu negara dia diharuskan berkonsultasi dengan pemerintahnya. Menyelenggarakan hubungan dengan negara lain atau hubungan kepala negara dengan pemerintah asing. 2. Fungsi perwakilan diplomatik menurut konggres Wina 1961. E. C. dsb. Memelihara hubungan persahabatan antara kedua negara. oleh sebab itu diperlukan diplomasi yang baik. 2. B. D. Mengurus kepentingan negara serta warga negaranya di negara lain. C. Menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional sesuai dengan tenaga dan daya yang ada. Menggunakan sarana dan kesempatan yang ada dan sebaik baikya dalam menjalankan tugas diplomatiknya. C. Kuasa usaha sementara yang melaksanakan pekerjaan dari kepala perwakilan ketika pejabat ini belum atau tidak ada ditempat. paspor. Menteri residen dianggap bukan sebagai wakil pribadi kepala negara. C.A. B. B. A. D. Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima di dalam batas batas yang diijinkan oleh hukum internsional. Atase atase. Adalah wakil diplomatik yang pangkatnya lebih rendah dari duta besar. Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan UU dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim. Kuasa usaha tetap menjabat kepala dari suatu perwakilan. Kuasa usaha yang tidak diperbantukan kepada kepala negara dapat dibedakan atas : 1. Di dalam menjalankan tugas tugasnya perwakilan diplomatik mempunyai beberapa perangkat yang antara lain yaitu : A. dia hanya engurus urusan negara. D.

Perwakilan Nonpolitis. Observasi ( Meneliti setiap kejadian ). Unsur unsur hubungan diplomatik. 3. Hubungan antar bangsa. 5. 2. Perwakilan diplomatik mempunyai tugas umum antara lain yaitu : 1. Dalam arti nonpolitis hubungan diplomatik suatu negara diwakili oleh korps konsuler yang terbagi dalam kepangkatan sebagai berikut : 1. Atase pertahanan. Negosiasi ( Perundingan ). . 5. Bidang ekonomi. Konsul dan Wakil konsul. pelaksanaan perjanjian perdagangan. Yaitu menciptakan tata ekonomi dunia baru dengan enggalakkan ekspor komoditas nonmigas. Di dalam hubungan diplomatik terdapat unsur unsur antara lain yaitu : 1. Atase teknis. mengawasi pelayanan. promosi perdagangan. Wakil konsul diperbantukan kepada konsul atau konsul jenderal yang kadang diserahi pimpinan kantor konsuler. atase ini berkuasa penuh dalam menjalankan tugas tugas teknis sesuai dengan tugas pokok dari departemennya sendiri. Pertukaran misi diplomatik.Atase adalah pejabat pembantu dari duta besar berkuasa penuh. 2. 2. Konsul mengepalai satu kekonsulan yang kadang kadang diperbantukan kepada konsul jenderal. Representasi mewakili negara yang bersangkutan. 3. Agen konsul ini ditugaskan di kota kota yang termasuk kekonsulan. Agen konsul diangkat oleh konsul jenderal dengan tugas untuk mengurus hal hal yang bersifat terbatas dan berhubungan dengan kekonsulan. Tugas umum perwakilan diplomatik. 4. Atase ini dijabat oleh seorang perwira militer yang diperbantukan depertemen luar negeri dan diperbantukan di kedutaan besar serta diberikan kedudukan sebagai seorang diplomat yang bertugas memberikan nasihat di bidang militer dan pertahanan keamanan kepada duta besar berkuasa penuh. Status pejabat diplomatik. Relasi ( Membina hubungan baik ). dll. Kekebalan hukum/ hak ekstrteritorial. 2. 4. 3. Proteksi ( Melindungi ) warga negaranya. Konsul jenderal. Atase ini dijabat oleh seorang pegawai negeri yang tidak bersal dari depertemen luar negeri dan ditepatkan disalah satu kedutaan besar. Tugas tugas yang berhubungan dengan kekonsulan antara lain mencakup bidang bidang sebagai berikut : A. Atase ini terbagi menjadi dua yaitu : 1. Konsul jenderal ebawahi beberapa konsul yang ditempatkan di ibukota negara tempat ia bertugas. Agen konsul. 6.

Tujuan Organisasi Internasional. Hak immunitas adalah hak yang menyangkut diri pribadi seorang diplomat serta gedung perwakilannya. C. C. • Pebebasan pajak setempat. Organisasi internasional adalah suatu lembaga atau badan yang dalam rangka kerjanya atau ruang lingkup kerjanya mencakup dunia atau bersifat internasional jadi tidak terbatas pada suatu negara saja. • Hak Ekstrateritorial. Penegertian Organisasi Internasional. • Hak Immunitas. . Konsul. Bidang bidang lain seperti : a) Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga pengirim dan visa atau dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim. b) Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelenggarakan fungsi adinistratifnya. Organisasi internasional mempunyai peran yang sangat besar bagi suatu bangsa dalam rangka menjembatani kerjasama dengan negara lain dan juga organisasi ini membantu dari negara negara anggota dalam memajukan negaranya serta membantu perjuangan memperoleh kemerdekaan bagi anggota yang masih terjajah.dalam hal ini polisi dan aparat keamanan tidak boleh msuk tanpa ada ijin pihak perwakilan yang bersangkutan. Hak hak Perwakilan Diplomatik. Melakukan pertukaran kebudyaan dan pelajar. mereka juga tidak tunduk kepada yuridiksi di dalam negara tempat mereka bertugas baik dalam perkara perdata maupun pidana. Hak ekstrateritorial adalh hak kebebasan diplomat terhdap daerah perwakilannya termasuk halaman bangunan serta perlengkapannya seperti bendera.dengan hk ini para diplomat mendapat hak istimewa atas keselamatan pribadi serta harta bendanya. Peranan Organisasi Internasional. Bagi para anggota konsuller hak ekstrateritorial biasanya hanya menyngkut diri sendiri dan staffnya. Organisasi internasional ini dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan hubungan kerjasama antar negara dalam rangka memajukan bangsa dan menciptakan perdamaian dunia.B. B. Duta Besar. c) Bertindak sebagai subjek hukum dala praktek dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima. Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan. BAB V ORGANISASI INTERNASIONAL A.surat surat dan dokumen bebas sensor. • Pembebasan kewajiban hadir dalam sidang pengadilan yang berhubungan dengan dinasnya sendiri. yaitu berupa hak : • Kekebalan surat menyurat resmi tanpa sensor beserta arsip arsipnya.lambang negara.

 . PBB dibentuk atas dasar dari piagam Atlantik yang bertujuan untuk menjamin perdamaian dan keamanan internasional. dan jasa untuk meningktkan taraf hidup. Dala hubungan internasional semua anggota harus menjauhi penggunaan ancaman dan kekerasan terhadap negara lain. Persamaan kedaulatan semua anggota anggotanya. Asas Organisasi PBB. Tujuan ASEAN. dan pengembengan kebudayaan di kawsan Asia Tenggara. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. Menjalankan kerjasama secara aktif. Organisasi Organisasi Internasional yang ada sekarang ini. Saling menghormati terhadap kemerdekaan integritas teritorial dan identitas semua bangsa. Tidak menggunakan amcaman dan kekuatan militer. ASEAN. Dewan Keamanan ( Security Council ).  Mengakui hak setiap bangsa untuk penghidupan nasional yang bebas dari campur tangan dan intervensi serta urusan subversi dari luar. Perserikatan Bangsa Bangsa. Sekretaris Jenderal. Struktur Organsasi PBB. Mengembangkan hubungan hubungan persaudaraan antar bangsa bangsa. Menjadikan PBB sebagai pusat usaha mewujudkan tujuan bersama.  Semua anggota harus menyelesaikan persengketaan internasional dengan cara damai tanpa membahayakn perdamaian dan keamanan internasional. Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic And Social Council ). perdagangan. Majelis Umum ( General Assembly ). Menyelesaikan persengketaan secara damai. Meningkatkan penggunaan pertanian. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. Semua anggota harus mematuhi dengan ikhlas semua peraturan dan kewajiban kawajiban sesuai dengan piagam PBB. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah internasional. Meningkatkan kerjasama aktif dalam segala bidang kecuali militer. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. 2. 1. Dewan Perwalian ( Trussteship Council ) Mahkamah Internsional ( International Court Of Justice ). soaial.D. ASEAN adalah sebuah organisasi negara negara di kawasan Asia tenggara yang menganut asas keterbukaan bagi anggota anggotanya. Tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing masing anggota. Tujuan Organisasi PBB. industri. Dasar ASEAN. Asas ASEAN.

  Standing Committee ( badan yang bersidang diantara dua sidang menlu negara ASEAN untuk mengenai masalah masalah yang memerlukan keputusan para menteri ). OPEC. Boards of Governors ( dewan gubernur ) yang bertugas menata pelaksanaan kegiatan organisasi dan keputusan konferensi. 4.Memelihara kerjasama yang erat dan beramanfaat dengan organisasi regional maupun internasional. Secara politik mengtur hubungan dengan perusahaan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara negara konsumen. Mengintegrasikan eropa dengan cara memajukan perekonomian. Sekretariat nasional ASEAN pada setiap negara negara anggota. Tujuan OPEC. Komite komite tetap dan khusus. Menghapuskan semua halangan yang menghambat laju perdagangan internasional. The Court of Justice ( mahkamah peradilan MEE ). Assembly. Organisasi ini didirikan agar masing masing negara anggota penghasil minyak dalam mengambil kebijakan dalam bidang perminyakan dan harga minyak dapat menguntungkan negara negara anggota atau produsen. Masyarakat Ekonomi Eropa. Tujuan MEE. Confference yang mempunyai kekuasaan tertinggi dalam menentukan kebijakan. Dasar Pebentukan MEE. Memajukan perdagangan dan menjamin adanya persaingan bebas dan keseimbangan perdagangan antar negara anggota.  Economic Commission Board ( dewan komisi ekonomi ) yang bertugas mengkaji dan mempersiapkan bahan bahan dan syarat syarat untuk konferensi terutama mengenai hal hal . pada mulanya mereka membentuk ECSC dan EURATON. Memperluas hubngan dengan negara negara di luar PBB. The Councils ( dewan menteri eropa ) Commissions ( badan pengurus harian MEE ). 3. Berdirinya MEE adalah sebagai akibat perang dunia II di belahan Eropa yang menyebabkan negara negara Eropa mengalami kemiskinan dan perpecahan oleh sebab itu kemudian didirikan lembaga yang bergerak untuk memajukan dan membangun kembali negara negara Eropa secara bersama sama. Dasar Pembentukan OPEC. ASEAN Ministrial Meeting ( Sidang tahunan para menteri ). memperbaiki taraf hidup dan memperluas lapangan kerja. Struktur Organisasi MEE. Mempertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga menguntungkan negara negara produsen. Struktur Organisasi OPEC. Struktur Organisasi ASEAN. oleh sebab itu organisasi inilah yang nantinya dapat mencegah persaingan yang tidak sehat dari negara negara penghasil minyak.

 Bdan badan subsider yng bergerak dalam bidang sosial.teknis bidang perminyakan. 5.dan bidang bidang lainnya. Organisasi Konferensi Islam. Mengatur usaha usaha melindungi tempt tempat suci dan membantu perjuangan rakyat Palestina. 7. Gerakan Non-Blok. Menyelesaikan persengketaan secara damai. NATO merupaka organisasi kerjasama bidang militer di kawasan eropa barat. budaya dan bidang bidang yang lainnya. International Secretary dikepalai oleh sekretaris jenderal. Struktur Organisasi NATO. Millitary Comitee dipimpin oleh seorang panglima tertinggi. Sekretariate yang menjalankan tugas sehari hari yang dipimpin oleh seorang sekretaris jenderal.ek. Tujuan NATO. NATO. Mengupyakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan rasialisme.budy. Menyokong segala kegiatan usaha perdamaian dunia.pendidikan.diskriminasi. Memajukan solidaritas islam negara negara anggota. Tujuan OKI. Komite komite khusus. ekonomi. North Atlantic Council merupakan dewan tertinggi. Dasar Pembentukan OKI. Konferensi kepala negara Sekretaris jenderal sebagai badan eksekutif. Membela negara anggota dengan pendirian bahwa ancaman pada satu anggota merupakan ancaman seluruh anggota NATO. Organisasi ini dibentuk dengan alasa atau dasar untuk mempererat solidaritas negara negara islam di dunia. Tidak menggunakan ancaman militer dalam kalangan internasional.dan kolonialisme dalam setiap bentuk. Gerakan non-blok dibentuk atas dasar kerena terjadi persaingan antara dua negera besar beserta .kemandirian dan hak setiap negara islam. Memperkuat perjuangan umat islam untuk melndungi martabat. Membentuk suasana harmonis antar negara negara angota. Dasar Pembentukan NATO. Struktur Organisasi OKI. Dasar Pebentukan GNB. Memperkuat kerjasama antar negara negara anggota dalam bidang sos. organisasi ini dibentuk dalam rangka membendung pengaruh komunis USSR agar tidak meluas sampai kawasan eropa barat. 6.

Dasar Pembentukan APEC. Tujuan APEC. Liga Arab. APEC. rasialisme apartheid. Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antara subjek subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Organisasi ini bermarkas besar di Kairo dengan seorang sekretaris jenderal yang dibantu oleh Council sebagai badan tertinggi. Mengurangi ketegangan antara blok barat dan timur. 2. Perjanjian internasional adalah suatu persetujuan antar negara yang menimbulkan hak dan kewajiban dari pihak pihak yang mengadakan perjanjian. 8. Menjalin kerjasama ekonomi antar bangsa di kawasan asia-pasifik atas dasar saling menguntungkan. Pengertian Perjanjian Inernasional. 9.oleh sebab itu negara negara yang tidak tergabung dalam blok tersebut khawatir kalau persaingan tersebut pecah menjadi perang terbuka oleh sebab itu kemudian mereka memprakarsai terbantuknya GNB untuk mendesak kedua blok agar menghentikan persaingannya. kolonialisme. Pebentukan organisasi ini dikarenakan situasi kawasan asia-pasifik yang tidak menentu akibat perkembangan situasi politik dan ekonomi dunia karena pengaruh perag dingin. Tujuan GNB. Wadah negara negara yang sedang berkembang. Struktur Organisasi Liga Arab.  Mendukung perjungan dekolonialisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialisme. komunikasi dan kebudayaan dan sosial. Oppenheimer-Lauterpacht. 1. BAB VI PERJANJIAN INTERNASIONAL A. Memupuk kerjasama di bidang ekonomi.  Mengkoordinasikan berbagai kegiatan politik para negara angota sehingga terjamin kerjasama dan terpeliharanya kedaulatan setiap anggota. . dan zionisme. Tidk membenarkan meyelesaikan sengketa dengan kekerasan senjata. Dasar Pembentukan Liga Arab. Memperkuat kemampuan masing masing negara anggota untuk memperjuangkan kepentingan bersama termasuk dalam forum internasional.bloknya yaitu blok barat dan blok timur setelah perang dunia II . Schwarzenberger. Melarang menggunakan kekerasan senjata dalampenyelesaian sengketa negara anggota. G. Tujuan Liga Arab. Meningkatkan hubungan kerjasama di bidang ekonomi bagi kemajuan den kesejhteraan bersama. Organisasi ini dibentuk dalam rangka menentang kekuatan militer inggris dan perancis di timur tengah dan zionis israel serta menuntut berdirinya negara palestina yang merdeka.

 Perjanjian di bidang hukum. . Perjanjian antar subjek hukum internasional selain negara. Dr. Perjanjian di bidang kesehatan. Bermaksud membatasi. Pengesahan naskah perjanjian ( authentication of the text ). penandatanganan dan ratifikasi. 1. 1. atau megubah akibt hukum dan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam perjanjian tersebut. Penandatanganan ( signature ). Proses Pembuatan Perjanjian Internasional. Perjanjian yang bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap yaitu perundingan dan penandatanganan. Menurut Hukum Positif Indonesia. B. Menurut Fungsinya. Perjanjian di bidang politik. Penerimaan naskah perjanjian ( adoption of the text ). C. Perjanjian antara negara dengan subjek hukum internasional yang lain misal organisasi internasional. misal IMF. Prof. 2. Unsur unsur Penting. Menurut Konggres Wina 1969. Menurut Isinya. 2. 4. Macam Macam Perjanjian Internasional. 3. Penjajakan. D. Penandatanganan ( signature ). Perjanjian yang bersifat khusus yaitu perjanjian yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi negara negara yang mengadakan perjanjian saja. Proses pembuatan perjanjian internasional menurut kongres Wina tahun 1969 terdiri dari tiga tahap yaitu : Perundingan ( negotiation ). Menurut Proses Pembentukannya. misal penanggulangan AIDS.misal pakta pertahanan. Perumusan naskah perjanjian. Perjanjian di bidang ekonomi. Harus dinyatakan secara resmi dan formal. Perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan antar bangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat akibat hukum tertentu. Pengesahan ( ratification ). 1. Perjanjian yang bersifat penting yang dibuat melelui proses perundingan.  Perjanjian yang membentuk hukum yaitu perjanjian yang yang meletakkan ketentuan ketentuan hukum bagi masyarakat internasional secara keseluruhan. Hal Hal Penting Dalam Perjanjian Internasional. meniadakan. SH. Persyaratan Perjanjian Internasional. misal batas negara. Mochtar Kusumaatmaja. Perjanjian antar negara yang dilakukan oleh banyak negara yang merupakan subjek hukum internasional. Menurut Subjeknya. Perundingan ( negotiation ).3.

 Terdapat penyalahgunaan atau kecurangan baik melalui kelicikan atau penyuapan. biasanya suatu perjanjian internasional dianggap mengikat jika perjanjian tersebut telah di ratifikasi oleh peserta.  Teori Kebulatan Suara yaitu perjanjian internasional itu sah jika diterima oleh semua peserta dalam pembuatan perjanjian tersebut. Ketentun ketentun yang mengatur pengesahan teksnya. Wilayah penerapan ( Teritorial Scope ) suatu perjanjian mengikat wilayah negara peserta kecuali bila ditentukan lain. Adanya unsur kesalahan pada saat perjanjian dibuat. Pembatalan Perjanjian Internasional. Masa berlaku sejak tanggal yang ditentukan atau menurut dari persetujuan dari peserta. 3. .Teori persyaratan Perjanjian Internasional. Perjanjian harus di patuhi dengan dasar asas Pacta Sunt Servada. Penerapan perjanjian.pernyataan persetujuan suatu negara untuk diikat oleh prjanjian. persyaratan. maka perjanjian itu mulai berlaku bagi negara tersebut. 5. Bertentangn dengan suatu kidah hukum internaional. Kedudukan Negara Bukan Peserta Perjanjian Internasional. Adanya unsur paksaan terhadap seorang wakil negara lain . Pelaksanaan Perjanjian Internasional. 4. Bila persetujuan suatu negara untuk diikat oleh perjanjian timbul setelah perjanjian itu berlaku. cara dan tanggal berlakunya.  Daya berlaku surut ( Retroactivity ). pada dasrnya suatu perjanjian internasionaltidak boleh bertentangan dengan perjanjian serupayang mendahuluinya.  Jika tidak ada ketentuan atau persetujuan perjanjian mulai berlaku segera setelah persetujuan diikat dan dinyatakan oleh semua negara perunding.fungsi fungsi penyampinnya dan masalah masalah yang timbul. tetapi jika perjanjian tersebut bersifat multilateral maka negara yang tidak terlibat dapat menyatakan diri terikat dengan perjanjian tersebut. Agar perjanjian memiliki daya guna yang baik maka masing masing negara peserta harus mempunyai penafisiran yang sama dengan negara peserta yang lain agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran. 2. Adanya unsur penipuan dri negara peserta tertentu terhadap negara peserta lain saat perjanjian tesebut dibuat.  Teori Pan Amerika setiap perjanjian itu mengikat negara yang mengajukan dengan menerima segala persyaratan yang ada dalam perjanjian tersebut.  Perjanjian menyusul ( Successive Treaty ). Negara peserta atau wakil kuasa penuh melanggar ketentuan ketentuan hukum nasionalnya. kecuali bila perjanjian tersebut dianggap berlaku sebelum dilaksanakan ratifikasi.paksaan tersebut berupa ancaman atau penggunaan kekerasan.  Kesadaran hukum nasionalnya yang berarti bahwa negara yang menyetujui ketentuan ketentuan perjanjian yang sesuai dengan hkum nasionalnya. Kedudukan negara yang tidak ikut dalam perjanjian internasional tidak memilik hak dan kewajiban. maka perjanjian itu mulai berlaku saat teks perjnjian tersebut disahkan. Penafsiran ketentuan perjanjian. Berlakunya Perjanjian Internasional. Ketaatan terhadap perjanjian.

Pertukaran Nota. 1. Adanya persetujuan dari peserta peserta untuk mengakhiri perjanjian tersebut. 8. Metode tidak resmi yang biasanya dilakukan oleh wakil wakil militer yang mengakibatkan timbul kewajiban kewajiban yang menyangkut mereka. 11. Modus Vivendi Dokumen yang mencatat persetujuan internasional yang bersifat sementara. Merupakan istilah untuk transaksi transaksi yang bersifat sementara. Telah tercapainya tujuan dari perjanjian itu. 4. Berakhirnya Perjanjian Internsional. F. Syarat syarat tentang pengakhiran perjanjian sesuai dengan ketentuan perjanjian telah dipenuhi. Perjanjian internasional yang berupa teraktat dan dokumen tidak resmi. Piagam ( Statute ). Adalah perjanjian yang bersifat khusus karena hanya mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan dua negara. Konvensi ( convention ). 9. Perikatan ( Arrangement ). Perjanjian yang diadakan oleh lebih dari dua negara dan sering disebut sebagai Law Making Treaties karena mengatur hal hal yang menyangkut kepentingan umum. Perjanjian yang bersifat teknis atau administratif 5. Istilah Istilah Dalam Perjanjian Internasional. . Deklarasi ( Declaration ). Protokol ( Protocol ). Adanya perjanjian baru antara peserta yang kemudian meniadakan perjanjian terdahulu. 10. 6. Bilateral. Ketentuan Penutup ( Final act ) Ringkasan hasil konvensi yang menyebutkan negara peserta. 2. Perjanjian paling formal dari dua negara atau lebih dan mencakup bidang politik dan ekonomi. Perjanjian secara sepihak diakhiri oleh salah satu peserta dan pengakhiran itu diterima oleh pihak lain. Jenis Jenis Perjanjian Internasional. Persetujuan ( Agreement ).nama yang diundang dan masalah yang disetujui namun tidak di ratifikasi. 7. 1. Masa berlaku perjanjian tersebut telah berakhir. Himpunan peraturan yang telah ditetapkan oleh persetujuan internasional. Ketentuan Umum ( General act ).6. 12. 2. Traktat ( Treaty ). Salah satu pihak peserta perjanjian menghilang atau punahnya objek perjanjian tersebut. Persetujuan yang tidak resmi dan pada umumnya tidak dibuat oleh kepala negara. Multilateral. Persetujuan formal yang bersifat multilateral dan tidak berurusan dengan kebijakan tingkat tinggi. 3. E. Proses Verbal Catatan catatan konferensi diplomatik atau suatu kemufakatan.

2. Mochtar Kusumaatmaja SH. Sumber hukum dalam arti formal. Persetujuan tentang anggaran dasar BAB VII SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL A. Di dalam hukum internaional mencakup beberapa macam antara lain yaitu hukum perdata internasional yaitu hukum yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain istilah ini sering dikenal dengan hukum antarbangsa. Pengertian hukum internasional banyak sekali tokoh yang mengungkapkan. Persamaannya adalah bahwa kedua hukum ini sama sama mengatur hubungan hubungan antar persoalan persoalan yang melintasi batas batas negara.Traktat yand dapat bersifat resmi dan tidak resmi 13. Sumber Hukum Internasional. Prof.G. Charter.sedangkan hukum publik internasional persoalan berkaitan dengan hukum publik.berikut ini pengertian hukum internasional menurut : 1. Pakta ( pact ) Istilah yang menunjuk suatu persetujuan yang lebih khusus dan membutuhkan ratifikasi. B.Selain hukum perdata internasional masih ada satu lagi yaitu hukum publik internasional yaitu hukum yang mengatur negara yang satu dengan negara yang lainnya dalam hubungan internasional. misalnya negara dengan negara atau negara dengan subjek hukum lainnya. Persamaan hukum perdata internasional dengan hukum publik internasional. 1. Perbedaan hukum perdata internasional dengan hukum publik internasional. Sumber hukum dalam arti material. 14. Sumber hukum dalam arti material ini membahas tentang dasar berlakunya hukum suatu negara.aliran ini berpendapat bahwa kekuatan mengikat dala hukum internasional didasarkan pada hukum alam yang berasal dari tuhan. Covennt. Aliran Positivisme aliran ini maendasarkan bahwa berlakunya hukum internasional berasal dari persetujuan bersama dari negara negara ditabah dengan asas Pacta Sunt Servda.istilah ini serig dikenal dengan istilah hukum antar negara. Sumber hukum internasional dala arti formal adalah sumber hukum yang paling utama dan . 2. Menurut dia hukum internasional adalah keseluruhan kaidah kaidah dan asas asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas batas negara. Perbedaannya adalah dalam hukum perdata internasional peroalan berkaitan dengan hukum perdata.di dalam sumber hukum dalam arti material ini terdapat dua aliran pemikiran yang berbeda dua aliran tersebut yaitu.bahkan istilah tentang hukum internasional telah ada sejak jaman Romawi. oleh karena itu hukum internasional dianggap libih tinggi kedudukannya dari pada hukum nasional. Aliran Naturalis yaitu aliran yang bersandar pada hak asasi atau hak hak alamiah. 15. Istilah dalam perjanjian internasional untuk pendirian badan yang bersifat administratif. Dr. Starke beliau mendefinisikan hukum internasional adalah sekumpulan hukum ( body of law ) yang sebagian besar terdiri dari asas asas dan karena itu biasanya ditaati dala hubungan antar negara. Pengertian Hukum dan Peradilan Internasional. J.

contoh PBB. D. Jadi tanpa hukum internasional maka perdamaian dunia tidak akan tercapai. Tahta suci ( Vatican ) merupakan peninggalan sejak jaman dahulu ketika paus bukan hanya kepala gereja Roma tetapi memiliki kekuasaan duniawi hal ini dibuktikan dengan adanya perwakilan diplomatik di berbagai negara. Palang Merah Internasional. 5. Peranan Peradilan Internasional. Peradilan internasional ini berperan mengadili dan menyelesaikan semua perselisihan yang terjadi antar negara dengan jalan damai yang selaras dengan asas asas keadilan dan hukum internasional. Asas ini didasarkan pada wewenag negara utuk melindungi dan mengatur kepentingan dala kehidupan bermasyarakat. 3. pejanjian internasional. 1. dalam hal ini negara dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan. Peradilan internasional merupakan lembaga peradilan di tingkat internasional yang dibawah kendali dari mahkamah internasional. artinya bahwa hukum dari negara tersebut tetap berlaku bagi awrga negaranya meskipun berada di negara lain. Asas ini mendasarkan diri pada kekuasaan suatu negara atas wilayahnya. Orang Perseorangan ( Individu ). Asas kebangsaan. F. Subjek Hukum Internasional. Asas teritorial. Menurut asas ini setiap warga negara dimanapun dia berada tetap mendapat perlakuan hukum dari negaranya. C.memiliki otoritas tertinggi dan otentik yang dapat digunakan oleh Mahkamah Internsional dalam memutuskan suatu sengketa internasional. contoh sumber hukum dala arti formal. Karena hukum internasional dapat digunkan untuk meyelesaikan suatu sengketa antar negara tanpa harus terjadi suatu peperangan. Negara adalah subjek hukum internasional ini sejalan dengan lahirya hukum internasional itu sendiri yaitu hukum antar negara.negara melakanakan hukum bagi semua orang dan barang yang ada di wilayahnya. E. Tahta Suci. kebiasaan kebiasaan internasional. Asas asas dalam hukum internasional. 4.WHO. Asas ini berdasarkan pada kekuasaan negara untuk warga negaranya.IRC dll. yurisprudensi. Berkaitan dengan peran hukum internasional yang paling essensial adalah bahwa hukum internasional adalah suatu sarana dalam mewujudkan perdamaian internasional atau dunia. Peranan Hukum Internasional. 2. Organisasi Internasional. . Jadi hukum tidak terikat pada batas batas wilayah negara. 2. 3. Organisasi internasional sudah pasti enjadi subjek hukum internasional karena pebentukan organisasi ini didasarkan pada suatu perjanjian. asas asas uu hukum. Jadi terhadap orag atau barang yang berada diluar wilayahnya maka berlaku hukum asing atau internasional. Asas kepentingan umum. Negara. dan pendapat pendapat para ahli hukum terkemuka. Pemberlakuan hukum internasional dala rangka menjalin hubungan antar bangsa harus memperhatikan asas asas berikut ini : 1. Palang merah internasional ini merupakan organisasi internasional yang diperkuat dengan perjanjian iternsional oleh sebab itu organissi ini menjadi subjek hukum internasional.

Komposisi Mahkamah Pidana Internasional. Sistem peradilan internaional ini lebih tepatnya mengarah kepada komponen komponen yang ada dalam lembaga ini dalam rangka mewujudkan keadilan di dunia internasionl.komponen komponen tersebut antara lain yaitu : 1. contoh para penjahat perang. Yang dimaksud dengan yuridiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh mahkamah internasional yang bersumber pada hukum internasional untuk menegakkan hukum. Komposisi Mahkamah Internasional.dan sosial. kejahatan kemanusiaan. Belanda. Mahkamah pidana internasional ini beranggotakan 18 hakim yang bertugas selama 9 tahun . Yuridiksi Mahkamah Internasional. hak menguasai sumber kekayaan alam di wilayah yang mereka kuasai. Menurut hukum perang peberontak dapat memperoleh kedudukan hak sebagai pihak yang bersengketa dan pemberontak dapat menjadi subjek hukum internasional karena mereka juga memiliki hak yang sama untuk menentukan nasibnya sendiri. Ke 15 hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap di bidang hukum internaional. Pemberontak dan Pihak dalam Sengketa. kejahatan perang. . yuridiksi ini meliputi memutuskan perkara perkara pertikaian dan memberikan opini opini yang bersifat nasehat. Yuridiksi dari mahkamah pidana internasional ini adalah memutuskan perkara perkara terbatas terhadap pelaku kejahatan internasional yang antara lain perkara perkara kejahatan genosida. Yuridiksi Mahkamah Pidana Internasional. para hakim ini dipilih dari 2/3 suara majelis negara pihak. 2. Panel Khusus dan Spesial Pidana Internasional ( The International Criminal Tribunals and Special courts ) Panel khusus dan spesial pidana internasional ini adalah lembaga peradilan internasional yang berwenang mengadili para tersangka kejahatan internasional yang bersift tidak permanen ( Ad hoc ) yang berarti bahwa setelah selesai mengadili maka peradilan ini dibubarkan. dan paling tidak mereka berkompeten dalam bidangnya. G. 2 diantaranya merangkap ketua dan wakil ketua mahkamah internasional dengan masa jabatan 9 tahun. Fungsi utama mahkamah internasional adalah menyelesaikan kasus kasus persengketaan internasional yang subjeknya adalah negara secara damai yaitu melalui jalur hukum internasional dan dibawah pengawasan PBB.politik. dan kejahatan agresi. Sistem Peradilan Internsional. Mahkamah Internasional ( The Interntional Court Of Justice ) Mahkamah internasional ini merupakan lembaga kehakiman PBB yang berpusat di Den Haag. Fungsi utama Mahkamah Internsional. hak bebas memilih sistem ekonomi.Perseorangan dapat menjadi subjek hukum internasional karena seseorang tersebut dapat mengajukan atau diajukan kehadapan mahkamah internasional. Mahkamah Pidana Internasional ( The International Criminal Court ) Mahkamah pidana internasional ini bertujuan untuk menegakkan supremasi hukum internasional dan memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional dipidana. Komposisi mahkamah internasional yaitu terdiri dari 15 hakim. 3. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful