Khotbah

Pengertian Khotbah
Kata khotbah berasal dari bahasa Arab dan merupakan kata dasar ( masdar ). Khotbah jum’at adalah pidato atau ceramah yang wajib dilaksanakan oleh seorang khatib sebelum shalat jum’at dimulai. Khotbah Jumat termasuk kegiatan dakwah. Hukum malakukan khotbah adalah wajib, sebagaimana firman Allah SWT Q.S Ali Imran, 3: 104 yang berbunyi :

Artinya : “ Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung.”

Ketentuan Khotbah
a. Khatib Orang yang menyampaikan khotbah Jumat disebut Khatib Jumat. Intisari khotbah Jumat itu berupa kabar gembira kepada orang yang bertaqwa dan kabar duka bagi orang yang durhaka. Tujuan utamanya adalah agar jamaah Jumat menjadi muslimin yang betul-betul bertaqwa kepada Allah SWT. Syarat-syarat khatib Jumat : a. Mengetahui ajaran Islam agar khatib trewilajeidak menyampaikan ajaran yang sesat dan menyesatkan. b. Mengetahui berbagai hal tentang khotbah Jumat terutama tentang syarat, rukun dan sunnah-sunnahnya.

f. c. Membaca syahadat yakni syahadat tauhid dan syahadat rasul.c. Khatib. berakhlak baik. dan bukan orang munafik. Berdoa pada khotbah kedua agar kaum muslimin memperoleh ampunan dosa dan rahmat dari Allah SWT. Rukun Khotbah : a. f. juga sanggup berbicara dimuka umum dengan jelas dan mudah dipahamai. dengan harapan agar jamaah mengingatnya atau kalau mungkin menghafalnya. Berwasiat atau memberi nasihat tentang taqwa dan menyampaikan ajaran tentang akidah. Orang yang dipandang terhormat. akhlak dan mu’amalah yang bersumber kepada Al Qur’an dan Hadist. dan hadist dengan baik dan benar. Khatib hendaknya mengawali khotbahnya dengan memberi salam.tidak terlalu panjang. tidak melakukan perbuatan maksiat. Setelah itu. Fungsi Khotbah : a. e. Al Quran. Khatib hendaknya berdiri diatas mimbar atau ditempat yang tinggi dan letak mimbar disebelah kanan tempat berdiri imam shalat. Orang yang sudah baligh dan bertaqwa kepada Allah. e. c.. . d. d. salawat dan nasehat agar bertaqwa. Menertibkan tiga rukun yaitu puji-pujian. syahadat. duduk sebentar sambil mendengarkan muezzin berazan. Khotbah Jumat digunakan untuk menyampaikan ayat-ayat Al-Qur’an kepada jamaah. dan tidak terlalu pendek. salawat. d. Membaca surat Al-Ikhlas sewaktu duduk antara dua khotbah. Sunah Khotbah Jumat : a. disegani. Khotbah hendaknya jelas. dihormati. b. Dapat membaca hamdalah. didalam khotbahnya hendaknya menghadap kepada jamaah Jumat dan jangan berputar-putar karena yang demikian itu tidak disyariatkan. Membaca salawat atas Nabi Muhammad SAW. e. Membaca ayat Al Qur’an pada salah satu dari dua khotbah. mudah dipahami. ibadah. Membaca hamdalah atau puji-pujian kepada Allah SWT. b.

Misalnya pada khotbah kedua dengan dipimpin oleh khatib. Khatib harus suci dari dua hadast. Khatib harus melaksanakan khotbah dengan berturut-turut antara khotbah pertama dan khotbah kedua dan antara dua khotbah dengan shalat Jumat. Khotbah Jumatdapat digunakan untuk menyampaikan pelajaran-pelajaran yang diperlukan bagi jamaah Jumat. Adapun selain rukun boleh dengan bahasa daerah masing-masing. f. Khatib harus menutup auratnya.b. Pakaian khatib harus suci dari najis. Khotbah Jumat merupakan media dakwah untuk menyampaikan berita gembira bagi kaum muslimin yang menempuh jalan lurus (bertaqwa) dan menyampaikan berita duka bagi mereka yang durhaka kepada Allah SWT. d. Khotbah Jumat merupakan media untuk mempersatukan umat Islam. i. Khotbah harus dilaksanakan pada waktu zuhur sesudah matahari terbit. Khatib harus mengeraskan suaranya waktu berkhotbah sekira dapat didengan oleh hadirin minimal 40 orang. baik urusan agama maupun urusan dunia. Syarat-syarat khotbah : a. . c. h. Khatib harus menyampaikan rukun-rukun khotbah dengan bahasa Arab. Khatib harus duduk sebentar dengan tumakninah diantara dua khotbah. seluruh jamaah membaca doa bersama untuk kebaikan bersama. e. c. b. Khatib harus berdiri bilamana sanggup. d. g. hal ini disebabkan karena khotbah Jumat itu sendiri mengandung kebersamaan dan persatuan.