P. 1
Metode Iterasi Titik Tetap

Metode Iterasi Titik Tetap

|Views: 435|Likes:
Published by AmaliaFikriUtami

More info:

Published by: AmaliaFikriUtami on May 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/22/2014

pdf

text

original

METODE ITERASI TITIK TETAP

disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Metode Numerik Dosen Pengampu : Dr. Rochmad, M.Si. Rombel 3

oleh: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Marinda Ditya Putriari Jefri Mahendra Kisworo Arum Nur Wulandari Ula Himatul Aliyah Amalia Fikri Utami Taulia Damayanti (4101409015) (41014090) (4101409030) (4101409033) (4101409049) (4101409050)

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2012

√ ) ( ) √( ).000000 2 .METODE ITERASI TITIK TETAP A. Kesederhanaan metode ini karena pembentukan prosedur lelarannya mudah dibentuk sebagai berikut: Susunlah persamaan menjadi prosedur lelaran ( ) dan tentukanlah sebuah nilai awal ( ) | | dan s = g(s). a. sedemikian sehingga Kondisi lelaran berhenti apabila atau bila menggunakan galat relatif hampiran | | telah ditetapkan sebelumnya. Lalu. metode langsung. | | . Prosedur lelarannya adalah . Gunakan Penyelesaian : dengan metode lelaran titik Terdapat beberapa kemungkinan prosedur lelaran yang dapat dibentuk. Ambil terkaan awal Tabel lelarannya: 0 4. bentuklah konvergen ke suatu titik s. ( ) dengan Contoh 1 dan Carilah akar persamaan tetap. | | - . lalu hitung nilai yang ( ) menjadi bentuk ( ). √( Dalam hal ini. Metode Iterasi Titik Tetap Metode iterasi titk tetap disebut juga metode lelaran sederhana. atau metode sulih beruntun.

001270 3.000001 3.000010 0.500000 5.000282 0.069362 0.212877 0.000016 3.000000 0.000094 0.500000 -6. ( ) ( ) ( ).108269 ).103748 3.888158 0.000031 0.263158 -0.683375 0. (konvergen monoton) b.000005 3.000003 0. ( ) ( Dalam hal ini.000047 3. Ambil terkaan awal Tabel lelarannya: 3 .919355 -1.000847 0.027624 | 2.343803 0.000000 -0.000001 0.000423 3.500000 7.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 3.375000 -1.034385 3.316625 3. | 0 1 2 3 4 5 6 4.000000 Hampiran akar x = 3.007629 0.002541 0. Prosedur lelarannya adalah .625000 0.000002 3.000141 3.011440 3.000000.003811 3.022945 0.000000 1.

000000 -1..998984 -1.500000 13.999987 -1.000452 0. | .036748 0.000000.000000 0.003051 -0..990876 -1.004066 0.000004 -0.999887 -1.000017 0.000050 0. Lelarannya divergen.000038 -0.000339 -0.000006 0. 2.000001 Hampiran akar x = -1.000151 0. (konvergen berisolasi) c.001355 0.070313 18252. Prosedur lelarannya adalah Tabel lelarannya: Kriteria Konvergensi Diberikan prosedur lelaran ( ) sehingga ( ) dan ( ). 4..625000 191.999999 -1. ( ) ( ) . Misalkan x = s adalah solusi ( ) Selisih antara dan adalah 4 .125000 171..012175 0.432159 .000000 6.500000 19.445313 18061.000002 0.361847 .. Ambil terkaan awal | 0 1 2 3 4 .7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 -0..

3. . Sehingga dapat disimpulkan: Di dalam selang I = [s-h. maka lelaran konvergen monoton. yaitu s-h < x < s+h. haruslah dipenuhi kondisi | | | | | disini | | | | | Kondisi tersebut hanya berlaku jika untuk Teorema Misalkan g(x) dan g’(x) menerus di dalam selang [a. ) . yaitu maka galat setiap lelaran berkurang. jika g’(x) < -1 untuk setiap . Pada kasus ini s disebut juga titik atraktif. Jika | ( )| maka lelaran ( ) akan divergen dari s. jika 0 < g’(x) < 1 untuk setiap . Jadi. . dengan s titik tetap.( ) ( ( ) ) ( ) (*) Terapkan teorema nilai rata-rata pada persamaan (*) sehingga ( )( yang dalam hal ini (r+1) adalah dan maka persamaan dapat ditulis menjadi ( ) atau dalam tanda mutlak | | | ( )|| | | |. | |. maka lelaran divergen bersosilasi. maka lelaran divergen monoton. jika -1 < g’(x) < 0 untuk setiap bersosilasi. maka Jika lelaran konvergen di dalam selang tersebut. s+h]. menuju s. maka lelaran konvergen 2. b] = [s-h. ( ) . jika g’(x) > 1 untuk setiap 4. . Jika ( ) akan konvergen untuk semua maka lelaran ke s. Karena K<1. 1. 5 . s+h] yang mengandung titik tetap s dan nilai awal | ( )| untuk semua dipilih dalam selang tersebut. Misalkan galat pada lelaran ke-r dan lelaran ke- Misalkan dan x berada dalam selang sejauh 2h dari s.

Hal tersebut ditunjukkan oleh gambar sebagai berikut: y y=x y = g(x) s x Konvergen monoton: 0 < g’(x) < 1 y y=x y = g(x) s x Konvergen berisolasi: -1 < g’(x) < 0 y y = g(x) y=x s x Divergensi monoton: g’(x) > 1 6 .

y y=x y = g(x) s x Divergensi berosilasi: g’(x) < -1 Analisis pencarian akar persamaan x2 – 2x – 3 = 0 dan pencarian akar persamaan x3 + 6x – 3 = 0 dengan bermacam-macam prosedur lelaran dan tebakan awal terkadang konvergen dan divergen. Prosedur lelaran pertama: xr 1  2 xr  3 g ( x)  (2 x  3) g ' ( x)  1 (2 x  3) Terlihat bahwa |g’(x)| < 1 untuk x di sekitar titik tetap s = 3. 2 (8  3) 3 . Karena itu. xr  2 Prosedur lelaran kedua: xr 1  g ( x)  3 x2 3 ( x  2) 2 g ' ( x)   7 . pengambilan tebakan awal x0 = 4 akan menghasilkan lelaran yang konvergen sebab |g’(4)|= 1  0.1508  1.

g ( x)  8 .Terlihat bahwa |g’(x)| < 1 untuk x di sekitar titik tetap s = 3.5 dan x0 = 2.7 terlalu jauh dari titik tetap sehingga lelarannya divergen. tentukan selang sehingga prosedur lelaran xr 1  ( xr  3) konvergen. x0 = 2.75  1. (  x r  3) Prosedur lelaran pada 6 3 g ( x)  ( x 3  3) 6  x2 2 g ' ( x)  Terlihat bahwa |g’(x)| < 1 untuk x di sekitar titik tetap s = 0.2 memang nilai |g’(x0)| > 1 tetapi lelarannya masih tetap konvergen. Contoh 2 Pada persamaan x3 + 6x – 3 = 0. Untuk x0 = 1. Karena itu.5 akan menjamin lelaran konvergen sebab |g’(x0)|< 1. Namun. pengambilan tebakan awal x0 = 4 akan menghasilkan lelaran yang konvergen sebab |g’(4)|= 3  0. (4  2) 2 2 x 3 Prosedur lelaran ketiga xr 1  r 2 x2 3 2 g ' ( x)  x g ( x)  Terlihat bahwa |g’(x)| > 1 untuk x di sekitar titik tetap s = 3.48. pengambilan tebakan awal x0 = 4 akan menghasilkan lelaran yang divergen sebab |g’(4)|=|4|= 4 >1. 6 3 Penyelesaian: ( x 3  3) 6 2 x g ' ( x)  2 Syaratkonvergenadalah g ' ( x) 1. Pemilihan x0 = 0. Karena itu.

  1   x2 1 2  2  x 2  2   2 x2  2 Urai satu per satu: x2 > -2 (tidak ada x yang memenuhi) x2 < 2. Contoh 3 Hitunglah akar ( ) dengan metode lelaran titik tetap. prosedur lelaran x r 1  ( x 3  3) konvergen di dalam selang  2  x  2 .500000 | 9 . dipenuhi oleh  x2  20  2  x 2 Jadi. 6 Dapat dipilih x0 dalam selang tersebut yang menjamin lelaran akan konvergen.  x2 1 2 Jadi. Gunakan Tebakan awal akar Penyelesaian: Salah satu prosedur lelaran yang dapat dibuat √ √ Tabel lelarannya | 0 0.

000593 0.602453 0.000180 0.000805 ( ) melalui beberapa prosedur ) . b.000000 Contoh 4 Carilah akar persamaan berikut: a. ( ) Penyelesaian: a.605266 0.574234 0.007642 0.080765 .605010 0. c. | 0.605244 0.072317 0.000000 3.605267. Dalam hal ini ( ( ) ( ) .021714 0.074234 0.072317 3.604416 0. 0.595948 0.000005 0.000016 0.1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Hampiran akar x = 0.001963 0.605265 0. Prosedur lelarannya adalah dan | 0 1 2 3 3.006506 0.605260 0.000054 0. Ambil terkaan awal Tabel lelarannya: 10 .605189 0.079959 3.000002 0.605267 0.

666667 1.116371 3.084986 3.080857 3.080916 3.081342 3.001892 0.401680 2.016156 0.000647 0.079450 3.080849 3.000003 0.000001 .068831 3.4 5 6 Hampiran akar .068347 0.421840 0.000009 0.000000 2. Prosedur lelarannya adalah dan .333333 3.000221 0.080695 3.000026 0.000009 0.136531 0.000076 0.080866 3.080860 3. Dalam hal ini ( ) Ambil terkaan awal Tabel lelarannya: .080859 0. 3.080840 3.080859 .080858 3.047541 0.000001 b. | | 0.005537 0.979840 3. 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Hampiran akar 3. 11 .000085 0.

080904 3.000176 0. Algoritma Proses iterasi titik tetap: 1.084149 3. 12 . Prosedur lelarannya adalah dan .000021 0.000001 B.080859 .c.000007 0.037860 0.000060 0.081244 3.000516 0.012883 0. ) .080728 3.079736 3.080860 3.000000 3. Kemudian tentukan sebuah nilai awal iterasi ( ) untuk menyelesaikan harus melakukan algoritma berikut ini.004413 0.109126 3. | 0.080858 3.109126 0.001508 0.000002 0.080844 3.071266 3.080865 3. Ubahlah ( ) ke dalam bentuk ( ) kemudian jika suatu fungsi ( ) telah terpilih maka kita 3. Tentukan ( ) 2. Ambil terkaan awal Tabel lelarannya: | 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Hampiran akar 3. Dalam hal ini ( ( ) ( ) .

Untuk titik tolak yang diberikan . Lakukanlah ( ) Agar algoritma ini berguna harus dibuktikan bahwa a. Kondisi lelaran berhenti apabila | ( ) atau bila dan | | menggunakan galat relatif hampiran : | telah ditetapkan sebelumnya. yakni | | .Algoritma titik tetap. b. Limit dari titik adalah suatu titik tetap dari 4. Barisan . Diketahui suatu fungsi interasi ( ) dan suatu titik tolak Untuk Hitung dst. …… konvergen pada suatu titik s ( ). dengan C. . Diagram Alur MULAI 13 . . kita dapat hitung berturut-turut c.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->