P. 1
materi statistika matematika

materi statistika matematika

|Views: 26,847|Likes:
Published by artawan1st

More info:

Published by: artawan1st on May 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2015

pdf

text

original

Dalam contoh-contoh sebelumnya kita menemukan bahwa barisan peubah acak konvergen se-
cara stokastik ke suatu konstanta. Teorema berikut memberikan kriteria alternatif untuk me-
nunjukkan konvergensi stokastik.

Teorema 6.3 (Konvergen dalam Peluang). Barisan W1,W2,... konvergen secara stokastik ke
c jika dan hanya jika untuk setiap ε > 0,

lim

n→∞

P(|Wnc|< ε) = 1.

(6.17)

Suatu barisan peubah acak yang memenuhi Teorema 6.3 disebut juga konvergen dalam pelu-
ang ke konstanta c, dinotasikan Wn

p

−→c.
Contoh 6.11. Dalam contoh Hukum Bernoulli Bilangan Besar (Bernoulli Law of Large Num-
bers), diperoleh rata-rata dan variansi dari ˆpn adalah E(ˆpn) = p dan var(ˆpn) = pq/n sehingga

P(|ˆpnp|< ε)1 pq
ε2

n

(6.18)

untuk setiap ε > 0. Jadi limn→∞P(|ˆpnp|< ε) = 1.

Teorema 6.4 (Hukum Bilangan-Bilangan Besar). Jika X1,...,Xn adalah suatu sampel acak
dari suatu distribusi dengan rata-rata terbatas (finite) µ dan variansi σ2

, maka barisan rata-rata

sampel konvergen dalam peluang ke µ, yakni

¯

Xn

p

−→µ.

(6.19)

Teorema 6.4 ini menunjukkan bahwa rata-rata sampel memberikan suatu pendugaan yang
bagus dari rata-rata populasi, dalam hal bahwa peluang mendekati 1 sebagaimana secara per-
lahan ¯

Xn dekat µ bila n→∞.
Teorema berikut menunjukkan bahwa suatu barisan peubah acak yang normal asimtotis
konvergen dalam peluang ke rata-rata asimtotis.

Teorema 6.5. Jika Zn =n(Wnm)/c d

−→Z ∼N(0,1), maka Wn

p

−→m.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->