P. 1
Kapan Timbulnya Ilmu Negara Yang Membahas Tentang Pemikiran Negara Dan Hukum

Kapan Timbulnya Ilmu Negara Yang Membahas Tentang Pemikiran Negara Dan Hukum

|Views: 276|Likes:
Published by Rahayu Gultom

More info:

Published by: Rahayu Gultom on May 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/30/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Saat ini masyarakat banyak sekali yang tidak mengetahui tentang bagaimana teori – teori tentang ilmu negara dan pemikirnya. Oleh karena itu saya mengangkat hal itu kedalam makalah saya. Saya ingin masyarakat memahami bagaimana pemikiran – pemikiran tentang asal mula negara itu timbul dan siapa yang mempelopori teori tersebut.

Tujuan Agar masyarakat umum memahami tentang bagaimana pemikiran – pemikiran tentang asal negara dan pencetus teori tersebut.

Manfaat Masyarakat mengetahui bagaimana pemikiran – pemikiran tentang negara dan pencetus pemikiran tersebut.

Page 1 of 23

BAB II PERMASALAHAN

Rumusan Masalah 1. Apa saja teori tentang asal mula negara ? 2. Siapakah yang mencetuskan teori tersebut ?

Page 2 of 23

dikarenakan genetika negara. Teori Asal Mula Negara Masalah asal mula negara merupakan persoalan yang cukup sulit. 2. Teori – teori tentang asal mula negara dapat dimasukkan kedalam dua golongan besar yaitu : 1. lebih banyak merupakan renungan – renungan dan pemikiran – pemikiran yang teoritis – deduktif daripada uraian – uraian yang empiris – induktif. Karena itu teori tentang terbentuknya negara bercorak speklatif. saat negara pertama kali dibentuk belum terdapat bukti – bukti yang membuktikan.BAB III PEMBAHASAN A. Teori– teori yang spekulatif. abstrak. Teori – teori yang historis ( evousionistis ) Page 3 of 23 .

Immanuel Kant (1724-1804). Bersamaan dengan itu terjadi pula perjanjian yang disebut pactum subiectionis. Pada waktu itu belum ada masyarakat dan peraturan yang mengaturnya sehingga kekacauan mudah terjadi di mana pun dankapan pun. kehidupan manusia tidak berbeda dengan cara hidup binatang buas. Tanpa peraturan.Rousseau (1712Page 4 of 23 . John Locke(1632-1704). Teori perjanjian masyarakat  Thomas Hobbes Teori ini disusun berdasarkan anggapan bahwa sebelum ada negara. J. dibuatlah perjanjian masyarakat (contract social ). Teori Perjanjian Masyarakat diungkapkannya dalam buku Leviathan . Isi pactum subiectionis adalah pernyataan penyerahanhak-hak alami kepada penguasa dan berjanji akan taat kepadanya. Thomas Hobbes (1588-1679). yaitu perjanjian antarkelompok manusia dengan penguasa yang diangkat dalam pactum unionis . Yang termasuk teori spekulatif adalah : 1.J.Penganut teori Perjanjian Masyarakat antara lain: Grotius (1583-1645). Demikianlah akal sehat manusia telah membimbing dambaan suatu kehidupan yangtertib dan tenteram. sebagaimana dilukiskan oleh Thomas Hobbes: Homo homini lupus dan Bellum omnium contra omnes. Maka.Perjanjian antarkelompok manusia yang melahirkan negara dan perjanjian itu sendiridisebut pactum unionis. manusia hidupsendiri-sendiri dan berpindah-pindah. Ketakutan akan kehidupan berciri survival of the fittest itulahyang menyadarkan manusia akan kebutuhannya: negara yang diperintah oleh seorangraja yang dapat menghapus rasa takut.

Maka ia hanya mengakui pactum subiectionis. penguasa mengembalikan hak-hak rakyat dalam bentuk hak warga negara ( civil Page 5 of 23 .Maka John Locke mendalilkan bahwa dalam pactum subiectionis tidak semua hak manusia diserahkan kepada raja. Rousseau Dalam bukunya Du Contract Social berpendapat bahwa setelah menerima mandat dari rakyat. Seharusnya ada beberapa hak tertentu (yangdiberikan alam) tetap melekat padanya. Thomas Hobbes berpihak kepada Raja Charles I yangsedang berseteru dengan Parlemen.J. Hak yang tidak diserahkan itu adalah hak azasi manusia yang terdiri: hak hidup. Ketika menyusun teorinya itu.  John Locke Menyusun teori Perjanjian Masyarakat dalam bukunya Two Treaties on Civil Government bersamaan dengan tumbuh kembangnya kaum borjuis (golonganmenengah) yang menghendaki perlindungan penguasa atas diri dan kepentingannya.  J. Teorinya itu kemudian digunakanuntuk memperkuat kedudukan raja. Sehubungan dengan itulah Thomas. negara sebaiknya berbentuk kerajaan yang berundang-undang dasar atau monarki konstitusional. Hak-hak ituharus dijamin raja dalam UUD negara.1778). hak kebebasan dan hak milik. yaitu pactum yang menyatakan penyerahan seluruh haknya kepada penguasa dan hak yangsudah diserahkan itu tak dapat diminta kembali. Menurut John Locke.

Ciri negarayang menganut teori Ketuhanan dapat dilihat pada UUD berbagai negara yang antaralain mencantumkan frasa: “Berkat Page 6 of 23 . Penguasa sekadar wakil rakyat. “Negara bukan tumbuh disebabkan berkumpulnya kekuatan dari luar. Ia juga menyatakan bahwa negara yang terbentuk olehPerjanjian Masyarakat harus menjamin kebebasan dan persamaan. Demikian pada umumnya negara mengakui bahwa selain merupakan hasil perjuanganatau revolusi. terbentuknya negara adalah karunia atau kehendak Tuhan. sedangkan Hobbes.  Grotius Menganggap bahwaPerjanjian Masyarakat adalah kenyataan sejarah.menjadi bangsa dan kemudian menjadi negara. Kant. penguasa itu dapat diganti. 2. Ia tidak tumbuh disebabkan kehendak manusia. dibentuk berdasarkan kehendak rakyat ( volonte general ). melainkan kehendak Tuhan. para penyusun teorinya sendiri berbeda pendapat. Friederich Julius Stahl (1802-1861) menyatakan bahwa negara tumbuh secara berangsur-angsur melalui proses evolusi. Locke.Mengenai kebenaran tentang terbentuknya negara oleh Perjanjian Masyarakat itu. Segala sesuatu tidak akan terjaditanpa kehendak-Nya. mulai dari keluarga. Maka.” katanya. melainkan karena perkembangan dari dalam.dan Rousseau menganggapnya sekadar khayalan logis. Teori teokratis ( Ketuhanan ) Timbulnya negara itu adalah atas kehendak Tuhan.rights). apabila tidak mampu menjamin kebebasan dan persamaan.

Page 7 of 23 . Teori kekuatan Teori Kekuasaan menyatakan bahwa negara terbentuk berdasarkan kekuasaan. yaitu kelas masyarakat pemilik alat-alat produksi dan yang bukan pemilik. Menurutnya.rahmat Tuhan..” atau “ By the grace of God ”. 3. Adanya hak milik pribadi memecah masyarakat menjadi duakelas yang bertentangan. Mereka memerlukan organisasi paksa yangdisebut negara. Buktinya pada masa itu belum dikenal hak milik pribadi. Doktrin tentang raja yang bertahta atas kehendak Tuhan ( divine right of king ) bertahan hingga abad XVII. Orangkuatlah yang pertama-tama mendirikan negara. untuk mempertahankan pola produksi yang telah memberikan posisiistimewa kepada mereka dan untuk melanggengkan pemilikan atas alat-alat produksi tersebut.  Karl Marx Berpandangan bahwa negara timbul karena kekuasaan. Kelas yang pertama tidak merasa aman dengan kelebihan yangdimilikinya dalam bidang ekonomi. Semua alat produksi menjadi milik seluruh masyarakat. karena dengan kekuatannya itu ia berkuasa memaksakan kehendaknya terhadap orang lain sebagaimana disindir oleh Kallikles dan Voltaire “Raja yang pertama adalah prajurit yang berhasil”.sebelum negara ada di dunia ini telah terdapat masyarakat komunis purba.

Negara menyusun sejumlah peraturan untuk memaksakan ketaatan kepadanegara. sedangkan dalam teori matriarkhal keluarga ditarik dari garis keturunan ibu. Keluarga-keluarga ini kemudian semakin meluas sehingga hubungan antar keluarga juga semakin meluas samapai terbetuntuklah suku.  Leon Duguit Menyatakan bahwa seseorang dapat memaksakan kehendaknya terhadaporang lain karena ia memiliki kelebihan atau keistimewaan dalam bentuk lahiriah(fisik).J. kecerdasan. Page 8 of 23 . Dalam teori patriarkhal hubungan kekeluargaan ditarik dari garis keturunan ayah. ekonomi dan agama. Teori patriarkhal dan matriarchal Keluarga sebagai pengelompokan patriarkhal adalah kesatuan social yang paling utama dalam masyarakat primitif. Laski berpendapat bahwa negara berkewenangan mengatur tingkah lakumanusia. 4. H. Suku-suku yang juga terus berkembang dan diiringi hubungan yang semakin intens antara susku yang satu dengan suku yang lain kemudian menjadi cikal-bakal negara.

sistem organ begitu seterusnya sampai individu. Teori organis Teori organis ini adalah teori yang kemudian menjelaskan tentang asal-usul perkembangan negara mengikuti asal-usul perkembangan individu. Teori ini juga dikenal sebagai doktrin legitimisme dan dikembangkan di Perancis pada abad ke17.5. Page 9 of 23 . kemudian sel berkumpul membentuk jaringan dan jaringan membentuk organ. Pertumbuhan negara juga dalam hal ini seperti itu. Teori ini dianggap sebagai teori tertua tentang negara karena ditarik dari asumsi plato yang mempersamakan individu dengan negara dengan menarik persamaan antara fungsi-fungsi negara dan fungsi-fungsi individu 6. Raja dan organisasinya karena adanya milik yang sudah lama yang kemudian akan melahirkan hak milik. dimulai dari unitas menu ju pluralitas dengan cara sintesis fungsi pada setiap tingkatan unitas. Individu berasal dari sebuah unitas yang disebut dengan sel. Teori daluwarsa Teori daluwarsa menyatakan bahwa raja bertakhta bukan karena jure divino (kekuasaan dari Tuhan) akan tetapi karena jure consuetudinario (kebiasaan).

M. Zaman Yunani Kuno ( Purba ). hidup antar tahun 469 – 399 s. Dalam masa itu terdapat kesempatan yang baik untuk menyatakan pendapat tanpa mendapatkan kekangan. Pembabakan Zaman Para Sarjana 1. ) Filsafah yunani. Penyebutan manusia sebagai zoon politicon adalah bahwa manusia bar dikatakan sempurna apabila hidup dalam ikatan kenegaraan.  Socrates ( 469 – 399 s. Negara adalah organisasi yang rasional dan ethis yang dibentuk untuk menyempurnakan tujuan manusia dalam hidup. karena itu bertugas untuk melaksanakan hukum-hukum yang obyektif termuat “keadilan Page 10 of 23 .M. negara bukanlah organisasi yang dibuat oleh manusia untuk kepentingan sendiri. Teori idealistis ( alamiah ) Teori alamiah adalah teori yang menyatakan bahwa negara dalam kehidupan manusia merupakan sesuatu yang alamiah terjadi dan merupakan esensi dari kemanusiaan itu sendiri. B.7. tetapi negara itu merupakan suatu susunan yang obyektif yang berdasarkan pada sifat hakekat manusia. Pendapat Socrates. Teori ini diperkenalkan oleh Aristoteles yang menyebut manusia sebagai zoon politicon.

bagi umum” dan selalu melayani bagi kebutuhan para penguasa negara yang saling berganti-ganti orangnya. yang menyebabkan mereka harus bekerja sama. Kedhaliman hanya akan memmbawa kesenangan yang palsu. Page 11 of 23 .M. Keadilan sejati yang obyektif itu akan merasakan kenikmatan jiwanya. Karena ajarannya dianggap membahayakan negara maka Socrates meninggal karena dipaksa (dihukum) minum racun. ) Ajarannya mengenai asal mula atau terbentukya negara adalah sangat sederhana yaitu :  Karena adanya kebutuhan dan keinginan manusia yang beraneka macam. Ia selalu menolak dan menentang keras apa yang yang dianggapnya bertentangan dengan ajarannya yaitu menaati undang-undang. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.  Plato ( 429 – 347 s. dengan tidak meninggalkan apa-apa. baik tulisan-tulisan yang telah dibukukan ataupun yang masih berupa tulisan tangan. untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Manusia itu merupakan “ zoon politicon “ .  Aristoteles ( 384 – 322 s. mula – mula. manusia menurut kodratnya hidup berkelompok. hewan dapat hidup mandiri tanpa bantuan hewan lainnya. lalu terjadilah pembagian pekerjaan dimana masing – masing harus menghasilkan lebih dari keperluannya sendiri untuk dipertukarkan. Selanjutnya Aristoteles menjelaskan tentang asal mula negara dalam bukunya “ Politica “. ( masyarakat = negara ). bahwa manusia itu berbeda dengan hewan. ) Asal mula negara menurut Aristoteles. bahwa negara itu merupakan suatu persekutuan yang mempunyai tujuan tertentu. Kemudian desa – Page 12 of 23 . sedang manusia menurut kodratnya hidup selalu membutuhkan bantuan atau hubungan dengan orang lain guna memenuhi kepentingan hidupnya. Karena masing – masing orang itu secara sendiri sendiri tidak mampu memenuhi kebutuhannya .  Antara desa dengan desa terjadi pula hubungan kerja sama maka berdirilah masyarakat negara. Terjadinya negara karena penggabungan keluarga menjadi suatu kelompok yang lebih besar. dan demikian berdirilah desa. kemudian kelompok itu bergabung lagi hingga menjadi suatu desa.M.

dasar kehidupan yang mandiri. Page 13 of 23 . negara diciptakan sebagai alat untuk melangsungkan kehidupan individu.desa itu bergabung lagi hingga timbul negara yang sifatnya masih merupakan suatu kota atau polis. artinya tidak hanya meliputi bangsa yunani saja. ) Ajaran Zeno.  Epicurus ( 384 – 271 s. seperti filsafat aristoteles. Negara tidak mempunyai dasar kehidupa sendiri.  Zeno ( 300 M. dan yang merupakan realita. Manusialah sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat / negara yang mempunyai dasar. Jadi yang diutamakan adalah individunya. yang diciptakan untuk melaksanakan kepentingan anggota – anggotanya. bersifat unversalistis.M. tapi ingin mengajarkan bahwa orang itu harus menyesuaikan dengan susunan dunia internasional. ) Asal mula negara menurut Epicurus adalah merupakan hasil dari perbuatan manusia.

) Mengenai negara. Jadi tidaklah seperti ajaran Epicurus yang menganggap bahwa negara itu adalah merupakan hasil daripada perbuatan manusia. Ajaran Cicero ini sebetulnya meniru dan disesuaikan dengan ajaran kaum stoa.M. Page 14 of 23 . sebenarnya Polybios melanjutkan ajaran Aristoteles ( 384 – 322 s. ) yang dinyatakan bahwa proses perkembangan. revolusi. Zaman Romawi Kuno. pertumbuhan. karena sudah terkandung benih – benih pengerusakan seperti pemberontakan. dan fungsinya hanya sebagai alat saja daripada manusia untuk memenuhi kebutuhannya.2. dan kemerosotan bentuk – bentuk negara secara psikologis sangat bertalian dengan sifat – sifat manusia jadi tiada bentuk negara yang abadi. yaitu yang didasarkan atau menurut hukum alam kodrat.  Polybios ( 204 – 122 s.M. dan sebagainya.  Cicero ( 106 – 43 s. ) Negara menurut Cicero adanya itu adalah merupakan suatu keharusan dan harus didasarkan atas ratio manusia. Pengertian Ratio disini yang dimaksud oleh Cicero adalah ratio murni.M.

 Thomas Aquinas ( 1225 – 1274 ) Ajaran Aquinas hanya dipengaruhi oleh Aristoteles. dan kerajaan dunia itulah yang ia impikan untuk menciptakan perdamaian di dunia. adalah mengadakan undang – undang yang sama bagi semua umat.  Dante Alleghiere ( 1265 – 1321 ) Dalam bukunya dante memimpikan kerajaan dunia untuk mengalahkan kerajaan paus dalam urusan keduniawian. ia sependapat dengan Aristoteles bahwa manusia menurut kodratya merupakan zoon politicon ( makhluk social ) dan karena itu selalu hidup bersama – sama dengan orang lain di dalam masyarakat adalah untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya. Zaman Abad Pertengahan ( abad V – XV )  Agustinus ( 354 – 430 ) Ajaran Agustinus yang bersifat teokratis dikatakan mengatakan bahwa kedudukan gereja yang dipimpin oleh paus adalah lebih tinggi dibandingan kedudukan suatu negara yang dipimpin seorang raja. Sehingga tujuan negara menurut Dante.3. Page 15 of 23 .

 Marsilius vart Padua ( 1270 – 1340 ) Marsillius mengatakan bahwa negara merupakan badan “ iudicialis seu consiliativa “ yang hidup dan bebas dan memiliki tujuan tertinggi. serta dipenuhi keinginan rasional yang destruktif. Tidak ada pemikir yang selalu disalahpahami dari pada Machiavelli. yaitu perdamaian. kejam. 4.  Thomas Morus ( 1478 – 1535 ) Page 16 of 23 . memajukan kemakmuran rakyatnya. Zaman Renaissance ( abad ke XVI )  Niccolo Machiaveli (1469 – 1527 ) Karya-karya Machiavelli mengakibatkan banyak pihak yang menempatkannya sebagai salah satu pemikir brilian pada masa renaissance. sekaligus figur yang sedikit tragis. dan memberikan kebebasan kepada rakyatnya untuk mengembangkan dirinya. Pemikiran Machiavelli berkembang luas pada abad ke-16 dan ke-17 sehingga namanya selalu diasosiasikan penuh liku-liku.

Trdapat empat unsur dalam negara yaitu tatanan yang benar. Kekuasaan berada di tangan rakyat sehingga kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan segala sesuatunya yang menuju kepentingan material maupun spiritual anggota negara. Jean Bodin ( 1530 – 1595 ) Negara sebagai “pemerintahan yang tertata dengan baik dari beberapa keluarga serta kepentingan bersama mereka oleh kekuasaan yang berdaulat”.dan tujuan bersama. Sehingga. o Hotman o Brutus o Buchanan o Mariana Page 17 of 23 . keluarga.  Aliran Monarcho Mancen Aliran Monarchomachen berarti pembenci raja atau musuh raja. kekuasaan yang berdaulat. Karena raja berada di luar undang – undang maka diharuskan bertanggung jawab kepada rakyat atas pelanggarannya terhadap undang – undang. muncul dua hal pokok aliran Monarchomachen : Memberi dasar baru kekuasaan raja dan memberi rakyat sebuah dasar agar ketika raja melakukan penyelewengan dengan semena – mena maka rakyat bisa mengadakan perlawanan.

o Bellarmin ( 1542 – 1621 ) o Francesco Suares ( 1548 – 1617 ) o John Milton o Johanes Althusius 5. berlaku di setiap waktu dan tempat). Hukum alam bukan buatan negara.J.  Abad ke XVII : o Grotius ( Hugo de Groot ) ( 1583 – 1645 ) o Thomas Hobbes ( 1588 – 1645 ) o Benedictus de Spinosa ( 1642 – 1677 ) o John Locke ( 1632 – 1704 )  Abad ke XVIII : o Frederik Yang Agung ( 1712 – 1786 ) o Montequieu ( 1688 – 1755 ) o David Hume ( 1711 – 1766 ) o J. Jaman Berkembangnya Hukum Alam Para penganut teori hukum alam menganggap adanya hukum yang berlaku abadi dan universal (tidak berubah. melainkan hukum yang berlaku menurut kehendak alam. Rousseau ( 1712 – 1778 ) Page 18 of 23 .

Sehingga aliran positivisme mengajarkan agar dalam membicarakan negara dilakukan sebagaiman apa adanya.J. Teori Positivisme Teori positivisme menyatakan bahwa tidak perlu mempersoalkan asal mula negara. sifat serta hakikat negara dan sebagainya.  K. karena kita tidak mengalami sendiri. Timbul atau adanya negara sekarang ini bukanlah merupakan suatu kelahiran yang asli. CV.o Immanuel Kant ( 1724 – 1804 ) 6. tapi hanya merupakan suatu kelahiran kembali dari negara yang telah ada terdahulu. Page 19 of 23 . Oppenheimer ( 1864 – 1943 ) Karl Max ( 1818 – 1883 ) H. Zaman Berkembangnya Teori Kekuatan / Kekuasaan     F.F. seperti halnya NV. Laski Leon Dugult 7. negara adalah suatu badan hukum ( rechtspersoon. PT. juristic person ). von Gerber dan Paul Laband ( 1838 – 1918 ) Menurut dia.

 Logemann Mengatakan bahwa negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang menyatukan kelompok manusia yang kemudian disebut bangsa.  R. Perbedaan pandanganmereka sesungguhnya terletak pada pengertian istilah bangsa. Teori Modern Teori modern menitikberatkan fakta dan sudut pandangan tertentu untuk memerolehkesimpulan tentang asal mula. hakikat dan bentuk negara. sedangkan Logemann lebihmenekankan pengertian rakyat suatu negara dan memperhatikan hubungan antar organisasi kekuasaan dengan kelompok manusia di dalamnya. Kranenburg Mengatakan bahwa pada hakikatnya negara adalah suatu organisasikekuasaan yang diciptakan sekelompok manusia yang disebut bangsa. Bluntschli dan George Jellinek  Hans Kelsen Tiap-tiap negara hanya dapat dipahami di dalam sistem hukumnya sendiri. “ ilmu Hukum tidak perlu lagi mencari dasar terbentuknya negara karena kelahiran negara hanyalah merupakan suatu kenyataan belaka”. Page 20 of 23 . 8. Menurut Kelsen. Kranenburg menitikberatkan pengertian bangsa secara etnologis.

teori kekuasaan. b. Aristoteles berkata bahwa tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri. tidak ada lagi perbedaan antara agama satu dengan agama lain. Teori – Teori yang spekulatif diantaranya adalah Teori perjanian masyarakat. serta teori partriarkhal dan martriarkhal. teori daluarsa. Sedangkan teori yang historis membagi berdasarkan zaman para pemikirnya. namun saya paling setuju dengan Aristoteles dan Dante Alleghiere karena mereka adalah pemikir yang saya rasa paling manusiawi. Saran Sebenarnya semua teori negara bagus dan dapat diterima dengan akal sehat.BAB IV PENUTUP a. teori alamiah. teori organis. Saya tidak setuju Page 21 of 23 . sedangkan Dante berkata ingin membuat undang – undang yang mengatur semua kalangan masyarakat. Sehingga terdapat penyamarataan didalam suatu negara. Kesimpulan Teori asal mula negara di bagi menjadi dua yaitu teori – teori yang spekulatif dan teori – teori yang historis. teori ketuhanan.

dan yang dapat menghukum masyarakat yang melakukan kesalahan adalah kerajaan dunia yang dipimpin oleh raja. Page 22 of 23 . seharusnya kedudukan kerajaan gereja lebih rendah daripada kerajaan dunia.dengan pendapat Agustinus.

Ilmu Negara.wikipedia.com/2008/11/09/terjadinya-negara/ http://hendriyanto-hcl.scribd. 1981 Samidjo. Alumni. Bandung. Ilmu Negara.Daftar Pustaka http://www. SH.shvoong.com/tag/teori-pembentukan-negara/ http://id.com/social-sciences/political-science/2124977-teori-negara-yang-berdaulatjean/#ixzz1c0OY65tA http://id. Armico. Ilmu Negara. CV.com/doc/47869739/TEORI-TERBENTUKNYA-NEGARA https://ryzafardiansyah.org/wiki/Abad_Renaisans#Daftar_tokoh_besar_pada_masa_Renaisans http://ruhcitra. 1980 Solly Lubis. SH.org/wiki/Niccol%C3%B2_Machiavelli http://id.blogspot.wordpress. SH.wikipedia. M. Liberty. Yogyakarta. 2002 Page 23 of 23 .html Soehino.wordpress. Bandung.com/2011/06/teori-positivisme.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->