BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Saat ini masyarakat banyak sekali yang tidak mengetahui tentang bagaimana teori – teori tentang ilmu negara dan pemikirnya. Oleh karena itu saya mengangkat hal itu kedalam makalah saya. Saya ingin masyarakat memahami bagaimana pemikiran – pemikiran tentang asal mula negara itu timbul dan siapa yang mempelopori teori tersebut.

Tujuan Agar masyarakat umum memahami tentang bagaimana pemikiran – pemikiran tentang asal negara dan pencetus teori tersebut.

Manfaat Masyarakat mengetahui bagaimana pemikiran – pemikiran tentang negara dan pencetus pemikiran tersebut.

Page 1 of 23

BAB II PERMASALAHAN

Rumusan Masalah 1. Apa saja teori tentang asal mula negara ? 2. Siapakah yang mencetuskan teori tersebut ?

Page 2 of 23

saat negara pertama kali dibentuk belum terdapat bukti – bukti yang membuktikan. Teori– teori yang spekulatif. abstrak. Karena itu teori tentang terbentuknya negara bercorak speklatif. 2. Teori – teori tentang asal mula negara dapat dimasukkan kedalam dua golongan besar yaitu : 1. lebih banyak merupakan renungan – renungan dan pemikiran – pemikiran yang teoritis – deduktif daripada uraian – uraian yang empiris – induktif. dikarenakan genetika negara. Teori – teori yang historis ( evousionistis ) Page 3 of 23 . Teori Asal Mula Negara Masalah asal mula negara merupakan persoalan yang cukup sulit.BAB III PEMBAHASAN A.

Penganut teori Perjanjian Masyarakat antara lain: Grotius (1583-1645). Teori Perjanjian Masyarakat diungkapkannya dalam buku Leviathan . Pada waktu itu belum ada masyarakat dan peraturan yang mengaturnya sehingga kekacauan mudah terjadi di mana pun dankapan pun. Immanuel Kant (1724-1804). Maka. Yang termasuk teori spekulatif adalah : 1. Tanpa peraturan. Bersamaan dengan itu terjadi pula perjanjian yang disebut pactum subiectionis. Demikianlah akal sehat manusia telah membimbing dambaan suatu kehidupan yangtertib dan tenteram. manusia hidupsendiri-sendiri dan berpindah-pindah. Teori perjanjian masyarakat  Thomas Hobbes Teori ini disusun berdasarkan anggapan bahwa sebelum ada negara.Rousseau (1712Page 4 of 23 . yaitu perjanjian antarkelompok manusia dengan penguasa yang diangkat dalam pactum unionis . Isi pactum subiectionis adalah pernyataan penyerahanhak-hak alami kepada penguasa dan berjanji akan taat kepadanya. dibuatlah perjanjian masyarakat (contract social ). sebagaimana dilukiskan oleh Thomas Hobbes: Homo homini lupus dan Bellum omnium contra omnes.Perjanjian antarkelompok manusia yang melahirkan negara dan perjanjian itu sendiridisebut pactum unionis. John Locke(1632-1704). Thomas Hobbes (1588-1679).J. Ketakutan akan kehidupan berciri survival of the fittest itulahyang menyadarkan manusia akan kebutuhannya: negara yang diperintah oleh seorangraja yang dapat menghapus rasa takut. kehidupan manusia tidak berbeda dengan cara hidup binatang buas. J.

Rousseau Dalam bukunya Du Contract Social berpendapat bahwa setelah menerima mandat dari rakyat.  J. negara sebaiknya berbentuk kerajaan yang berundang-undang dasar atau monarki konstitusional.  John Locke Menyusun teori Perjanjian Masyarakat dalam bukunya Two Treaties on Civil Government bersamaan dengan tumbuh kembangnya kaum borjuis (golonganmenengah) yang menghendaki perlindungan penguasa atas diri dan kepentingannya. hak kebebasan dan hak milik. Menurut John Locke. Maka ia hanya mengakui pactum subiectionis. Sehubungan dengan itulah Thomas.Maka John Locke mendalilkan bahwa dalam pactum subiectionis tidak semua hak manusia diserahkan kepada raja. Seharusnya ada beberapa hak tertentu (yangdiberikan alam) tetap melekat padanya. Hak-hak ituharus dijamin raja dalam UUD negara. Thomas Hobbes berpihak kepada Raja Charles I yangsedang berseteru dengan Parlemen. Teorinya itu kemudian digunakanuntuk memperkuat kedudukan raja. yaitu pactum yang menyatakan penyerahan seluruh haknya kepada penguasa dan hak yangsudah diserahkan itu tak dapat diminta kembali. Ketika menyusun teorinya itu. Hak yang tidak diserahkan itu adalah hak azasi manusia yang terdiri: hak hidup. penguasa mengembalikan hak-hak rakyat dalam bentuk hak warga negara ( civil Page 5 of 23 .1778).J.

terbentuknya negara adalah karunia atau kehendak Tuhan.menjadi bangsa dan kemudian menjadi negara. Demikian pada umumnya negara mengakui bahwa selain merupakan hasil perjuanganatau revolusi. Maka. sedangkan Hobbes.dan Rousseau menganggapnya sekadar khayalan logis. Friederich Julius Stahl (1802-1861) menyatakan bahwa negara tumbuh secara berangsur-angsur melalui proses evolusi.” katanya. Kant. mulai dari keluarga. 2.  Grotius Menganggap bahwaPerjanjian Masyarakat adalah kenyataan sejarah. penguasa itu dapat diganti. apabila tidak mampu menjamin kebebasan dan persamaan. Segala sesuatu tidak akan terjaditanpa kehendak-Nya. melainkan karena perkembangan dari dalam. Ia tidak tumbuh disebabkan kehendak manusia. Ciri negarayang menganut teori Ketuhanan dapat dilihat pada UUD berbagai negara yang antaralain mencantumkan frasa: “Berkat Page 6 of 23 . Ia juga menyatakan bahwa negara yang terbentuk olehPerjanjian Masyarakat harus menjamin kebebasan dan persamaan. Teori teokratis ( Ketuhanan ) Timbulnya negara itu adalah atas kehendak Tuhan. Penguasa sekadar wakil rakyat. melainkan kehendak Tuhan.Mengenai kebenaran tentang terbentuknya negara oleh Perjanjian Masyarakat itu.rights). “Negara bukan tumbuh disebabkan berkumpulnya kekuatan dari luar. Locke. para penyusun teorinya sendiri berbeda pendapat. dibentuk berdasarkan kehendak rakyat ( volonte general ).

yaitu kelas masyarakat pemilik alat-alat produksi dan yang bukan pemilik. Menurutnya. 3. Mereka memerlukan organisasi paksa yangdisebut negara. Kelas yang pertama tidak merasa aman dengan kelebihan yangdimilikinya dalam bidang ekonomi. Teori kekuatan Teori Kekuasaan menyatakan bahwa negara terbentuk berdasarkan kekuasaan.” atau “ By the grace of God ”. karena dengan kekuatannya itu ia berkuasa memaksakan kehendaknya terhadap orang lain sebagaimana disindir oleh Kallikles dan Voltaire “Raja yang pertama adalah prajurit yang berhasil”. untuk mempertahankan pola produksi yang telah memberikan posisiistimewa kepada mereka dan untuk melanggengkan pemilikan atas alat-alat produksi tersebut.rahmat Tuhan. Doktrin tentang raja yang bertahta atas kehendak Tuhan ( divine right of king ) bertahan hingga abad XVII..  Karl Marx Berpandangan bahwa negara timbul karena kekuasaan. Orangkuatlah yang pertama-tama mendirikan negara. Adanya hak milik pribadi memecah masyarakat menjadi duakelas yang bertentangan.sebelum negara ada di dunia ini telah terdapat masyarakat komunis purba. Semua alat produksi menjadi milik seluruh masyarakat. Page 7 of 23 . Buktinya pada masa itu belum dikenal hak milik pribadi.

kecerdasan. H.  Leon Duguit Menyatakan bahwa seseorang dapat memaksakan kehendaknya terhadaporang lain karena ia memiliki kelebihan atau keistimewaan dalam bentuk lahiriah(fisik). 4. Laski berpendapat bahwa negara berkewenangan mengatur tingkah lakumanusia. Teori patriarkhal dan matriarchal Keluarga sebagai pengelompokan patriarkhal adalah kesatuan social yang paling utama dalam masyarakat primitif. sedangkan dalam teori matriarkhal keluarga ditarik dari garis keturunan ibu. Negara menyusun sejumlah peraturan untuk memaksakan ketaatan kepadanegara.J. Page 8 of 23 . Suku-suku yang juga terus berkembang dan diiringi hubungan yang semakin intens antara susku yang satu dengan suku yang lain kemudian menjadi cikal-bakal negara. Dalam teori patriarkhal hubungan kekeluargaan ditarik dari garis keturunan ayah. ekonomi dan agama. Keluarga-keluarga ini kemudian semakin meluas sehingga hubungan antar keluarga juga semakin meluas samapai terbetuntuklah suku.

Individu berasal dari sebuah unitas yang disebut dengan sel. dimulai dari unitas menu ju pluralitas dengan cara sintesis fungsi pada setiap tingkatan unitas.5. sistem organ begitu seterusnya sampai individu. Pertumbuhan negara juga dalam hal ini seperti itu. Teori daluwarsa Teori daluwarsa menyatakan bahwa raja bertakhta bukan karena jure divino (kekuasaan dari Tuhan) akan tetapi karena jure consuetudinario (kebiasaan). Raja dan organisasinya karena adanya milik yang sudah lama yang kemudian akan melahirkan hak milik. Page 9 of 23 . kemudian sel berkumpul membentuk jaringan dan jaringan membentuk organ. Teori organis Teori organis ini adalah teori yang kemudian menjelaskan tentang asal-usul perkembangan negara mengikuti asal-usul perkembangan individu. Teori ini dianggap sebagai teori tertua tentang negara karena ditarik dari asumsi plato yang mempersamakan individu dengan negara dengan menarik persamaan antara fungsi-fungsi negara dan fungsi-fungsi individu 6. Teori ini juga dikenal sebagai doktrin legitimisme dan dikembangkan di Perancis pada abad ke17.

Dalam masa itu terdapat kesempatan yang baik untuk menyatakan pendapat tanpa mendapatkan kekangan. Negara adalah organisasi yang rasional dan ethis yang dibentuk untuk menyempurnakan tujuan manusia dalam hidup. Teori ini diperkenalkan oleh Aristoteles yang menyebut manusia sebagai zoon politicon. negara bukanlah organisasi yang dibuat oleh manusia untuk kepentingan sendiri.  Socrates ( 469 – 399 s. Pembabakan Zaman Para Sarjana 1. hidup antar tahun 469 – 399 s. Zaman Yunani Kuno ( Purba ).7. ) Filsafah yunani. karena itu bertugas untuk melaksanakan hukum-hukum yang obyektif termuat “keadilan Page 10 of 23 . B. Pendapat Socrates. Teori idealistis ( alamiah ) Teori alamiah adalah teori yang menyatakan bahwa negara dalam kehidupan manusia merupakan sesuatu yang alamiah terjadi dan merupakan esensi dari kemanusiaan itu sendiri.M. tetapi negara itu merupakan suatu susunan yang obyektif yang berdasarkan pada sifat hakekat manusia. Penyebutan manusia sebagai zoon politicon adalah bahwa manusia bar dikatakan sempurna apabila hidup dalam ikatan kenegaraan.M.

M.  Plato ( 429 – 347 s. Karena ajarannya dianggap membahayakan negara maka Socrates meninggal karena dipaksa (dihukum) minum racun. dengan tidak meninggalkan apa-apa. untuk memenuhi kebutuhan mereka. Keadilan sejati yang obyektif itu akan merasakan kenikmatan jiwanya. Ia selalu menolak dan menentang keras apa yang yang dianggapnya bertentangan dengan ajarannya yaitu menaati undang-undang. Page 11 of 23 . baik tulisan-tulisan yang telah dibukukan ataupun yang masih berupa tulisan tangan. Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. ) Ajarannya mengenai asal mula atau terbentukya negara adalah sangat sederhana yaitu :  Karena adanya kebutuhan dan keinginan manusia yang beraneka macam. yang menyebabkan mereka harus bekerja sama.bagi umum” dan selalu melayani bagi kebutuhan para penguasa negara yang saling berganti-ganti orangnya. Kedhaliman hanya akan memmbawa kesenangan yang palsu.

mula – mula. Manusia itu merupakan “ zoon politicon “ . sedang manusia menurut kodratnya hidup selalu membutuhkan bantuan atau hubungan dengan orang lain guna memenuhi kepentingan hidupnya. dan demikian berdirilah desa. hewan dapat hidup mandiri tanpa bantuan hewan lainnya. ) Asal mula negara menurut Aristoteles.M. Selanjutnya Aristoteles menjelaskan tentang asal mula negara dalam bukunya “ Politica “. Kemudian desa – Page 12 of 23 . lalu terjadilah pembagian pekerjaan dimana masing – masing harus menghasilkan lebih dari keperluannya sendiri untuk dipertukarkan. kemudian kelompok itu bergabung lagi hingga menjadi suatu desa.  Antara desa dengan desa terjadi pula hubungan kerja sama maka berdirilah masyarakat negara. ( masyarakat = negara ). Terjadinya negara karena penggabungan keluarga menjadi suatu kelompok yang lebih besar. manusia menurut kodratnya hidup berkelompok.  Aristoteles ( 384 – 322 s. bahwa manusia itu berbeda dengan hewan. bahwa negara itu merupakan suatu persekutuan yang mempunyai tujuan tertentu. Karena masing – masing orang itu secara sendiri sendiri tidak mampu memenuhi kebutuhannya .

bersifat unversalistis. Jadi yang diutamakan adalah individunya. seperti filsafat aristoteles.  Epicurus ( 384 – 271 s. ) Ajaran Zeno. yang diciptakan untuk melaksanakan kepentingan anggota – anggotanya.desa itu bergabung lagi hingga timbul negara yang sifatnya masih merupakan suatu kota atau polis. Manusialah sebagai individu dan sebagai anggota masyarakat / negara yang mempunyai dasar. ) Asal mula negara menurut Epicurus adalah merupakan hasil dari perbuatan manusia. Page 13 of 23 .  Zeno ( 300 M. negara diciptakan sebagai alat untuk melangsungkan kehidupan individu.dasar kehidupan yang mandiri. artinya tidak hanya meliputi bangsa yunani saja. Negara tidak mempunyai dasar kehidupa sendiri. dan yang merupakan realita.M. tapi ingin mengajarkan bahwa orang itu harus menyesuaikan dengan susunan dunia internasional.

Pengertian Ratio disini yang dimaksud oleh Cicero adalah ratio murni. sebenarnya Polybios melanjutkan ajaran Aristoteles ( 384 – 322 s.  Cicero ( 106 – 43 s. Jadi tidaklah seperti ajaran Epicurus yang menganggap bahwa negara itu adalah merupakan hasil daripada perbuatan manusia.M. dan fungsinya hanya sebagai alat saja daripada manusia untuk memenuhi kebutuhannya. dan kemerosotan bentuk – bentuk negara secara psikologis sangat bertalian dengan sifat – sifat manusia jadi tiada bentuk negara yang abadi. yaitu yang didasarkan atau menurut hukum alam kodrat.M. dan sebagainya.) Mengenai negara. revolusi.  Polybios ( 204 – 122 s. pertumbuhan.M. Zaman Romawi Kuno. Ajaran Cicero ini sebetulnya meniru dan disesuaikan dengan ajaran kaum stoa. ) Negara menurut Cicero adanya itu adalah merupakan suatu keharusan dan harus didasarkan atas ratio manusia. ) yang dinyatakan bahwa proses perkembangan. karena sudah terkandung benih – benih pengerusakan seperti pemberontakan.2. Page 14 of 23 .

Sehingga tujuan negara menurut Dante.  Thomas Aquinas ( 1225 – 1274 ) Ajaran Aquinas hanya dipengaruhi oleh Aristoteles. dan kerajaan dunia itulah yang ia impikan untuk menciptakan perdamaian di dunia. Zaman Abad Pertengahan ( abad V – XV )  Agustinus ( 354 – 430 ) Ajaran Agustinus yang bersifat teokratis dikatakan mengatakan bahwa kedudukan gereja yang dipimpin oleh paus adalah lebih tinggi dibandingan kedudukan suatu negara yang dipimpin seorang raja. adalah mengadakan undang – undang yang sama bagi semua umat. ia sependapat dengan Aristoteles bahwa manusia menurut kodratya merupakan zoon politicon ( makhluk social ) dan karena itu selalu hidup bersama – sama dengan orang lain di dalam masyarakat adalah untuk mencapai tujuan yang sesungguhnya.  Dante Alleghiere ( 1265 – 1321 ) Dalam bukunya dante memimpikan kerajaan dunia untuk mengalahkan kerajaan paus dalam urusan keduniawian. Page 15 of 23 .3.

Zaman Renaissance ( abad ke XVI )  Niccolo Machiaveli (1469 – 1527 ) Karya-karya Machiavelli mengakibatkan banyak pihak yang menempatkannya sebagai salah satu pemikir brilian pada masa renaissance.  Thomas Morus ( 1478 – 1535 ) Page 16 of 23 . Pemikiran Machiavelli berkembang luas pada abad ke-16 dan ke-17 sehingga namanya selalu diasosiasikan penuh liku-liku. Marsilius vart Padua ( 1270 – 1340 ) Marsillius mengatakan bahwa negara merupakan badan “ iudicialis seu consiliativa “ yang hidup dan bebas dan memiliki tujuan tertinggi. memajukan kemakmuran rakyatnya. yaitu perdamaian. kejam. sekaligus figur yang sedikit tragis. serta dipenuhi keinginan rasional yang destruktif. Tidak ada pemikir yang selalu disalahpahami dari pada Machiavelli. dan memberikan kebebasan kepada rakyatnya untuk mengembangkan dirinya. 4.

Karena raja berada di luar undang – undang maka diharuskan bertanggung jawab kepada rakyat atas pelanggarannya terhadap undang – undang.dan tujuan bersama. o Hotman o Brutus o Buchanan o Mariana Page 17 of 23 . kekuasaan yang berdaulat. muncul dua hal pokok aliran Monarchomachen : Memberi dasar baru kekuasaan raja dan memberi rakyat sebuah dasar agar ketika raja melakukan penyelewengan dengan semena – mena maka rakyat bisa mengadakan perlawanan.  Aliran Monarcho Mancen Aliran Monarchomachen berarti pembenci raja atau musuh raja. Sehingga. Kekuasaan berada di tangan rakyat sehingga kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi untuk menyelenggarakan segala sesuatunya yang menuju kepentingan material maupun spiritual anggota negara. Jean Bodin ( 1530 – 1595 ) Negara sebagai “pemerintahan yang tertata dengan baik dari beberapa keluarga serta kepentingan bersama mereka oleh kekuasaan yang berdaulat”. Trdapat empat unsur dalam negara yaitu tatanan yang benar. keluarga.

melainkan hukum yang berlaku menurut kehendak alam. Hukum alam bukan buatan negara.J. berlaku di setiap waktu dan tempat). Jaman Berkembangnya Hukum Alam Para penganut teori hukum alam menganggap adanya hukum yang berlaku abadi dan universal (tidak berubah.  Abad ke XVII : o Grotius ( Hugo de Groot ) ( 1583 – 1645 ) o Thomas Hobbes ( 1588 – 1645 ) o Benedictus de Spinosa ( 1642 – 1677 ) o John Locke ( 1632 – 1704 )  Abad ke XVIII : o Frederik Yang Agung ( 1712 – 1786 ) o Montequieu ( 1688 – 1755 ) o David Hume ( 1711 – 1766 ) o J.o Bellarmin ( 1542 – 1621 ) o Francesco Suares ( 1548 – 1617 ) o John Milton o Johanes Althusius 5. Rousseau ( 1712 – 1778 ) Page 18 of 23 .

Laski Leon Dugult 7. juristic person ). Oppenheimer ( 1864 – 1943 ) Karl Max ( 1818 – 1883 ) H. Page 19 of 23 . PT. karena kita tidak mengalami sendiri. Zaman Berkembangnya Teori Kekuatan / Kekuasaan     F. negara adalah suatu badan hukum ( rechtspersoon. von Gerber dan Paul Laband ( 1838 – 1918 ) Menurut dia. sifat serta hakikat negara dan sebagainya.o Immanuel Kant ( 1724 – 1804 ) 6.F. Timbul atau adanya negara sekarang ini bukanlah merupakan suatu kelahiran yang asli. CV. seperti halnya NV. Sehingga aliran positivisme mengajarkan agar dalam membicarakan negara dilakukan sebagaiman apa adanya. Teori Positivisme Teori positivisme menyatakan bahwa tidak perlu mempersoalkan asal mula negara. tapi hanya merupakan suatu kelahiran kembali dari negara yang telah ada terdahulu.J.  K.

Teori Modern Teori modern menitikberatkan fakta dan sudut pandangan tertentu untuk memerolehkesimpulan tentang asal mula. Bluntschli dan George Jellinek  Hans Kelsen Tiap-tiap negara hanya dapat dipahami di dalam sistem hukumnya sendiri. Page 20 of 23 . Kranenburg menitikberatkan pengertian bangsa secara etnologis. Kranenburg Mengatakan bahwa pada hakikatnya negara adalah suatu organisasikekuasaan yang diciptakan sekelompok manusia yang disebut bangsa. sedangkan Logemann lebihmenekankan pengertian rakyat suatu negara dan memperhatikan hubungan antar organisasi kekuasaan dengan kelompok manusia di dalamnya. Menurut Kelsen. “ ilmu Hukum tidak perlu lagi mencari dasar terbentuknya negara karena kelahiran negara hanyalah merupakan suatu kenyataan belaka”. 8.  Logemann Mengatakan bahwa negara adalah suatu organisasi kekuasaan yang menyatukan kelompok manusia yang kemudian disebut bangsa.  R. Perbedaan pandanganmereka sesungguhnya terletak pada pengertian istilah bangsa. hakikat dan bentuk negara.

b. Sedangkan teori yang historis membagi berdasarkan zaman para pemikirnya.BAB IV PENUTUP a. teori daluarsa. serta teori partriarkhal dan martriarkhal. Aristoteles berkata bahwa tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri. Sehingga terdapat penyamarataan didalam suatu negara. teori ketuhanan. namun saya paling setuju dengan Aristoteles dan Dante Alleghiere karena mereka adalah pemikir yang saya rasa paling manusiawi. teori kekuasaan. teori organis. tidak ada lagi perbedaan antara agama satu dengan agama lain. teori alamiah. sedangkan Dante berkata ingin membuat undang – undang yang mengatur semua kalangan masyarakat. Kesimpulan Teori asal mula negara di bagi menjadi dua yaitu teori – teori yang spekulatif dan teori – teori yang historis. Teori – Teori yang spekulatif diantaranya adalah Teori perjanian masyarakat. Saran Sebenarnya semua teori negara bagus dan dapat diterima dengan akal sehat. Saya tidak setuju Page 21 of 23 .

dan yang dapat menghukum masyarakat yang melakukan kesalahan adalah kerajaan dunia yang dipimpin oleh raja. seharusnya kedudukan kerajaan gereja lebih rendah daripada kerajaan dunia. Page 22 of 23 .dengan pendapat Agustinus.

Yogyakarta.wikipedia.html Soehino.Daftar Pustaka http://www. 2002 Page 23 of 23 . Bandung.com/tag/teori-pembentukan-negara/ http://id. Ilmu Negara. 1981 Samidjo.wordpress.wikipedia.scribd.shvoong.com/social-sciences/political-science/2124977-teori-negara-yang-berdaulatjean/#ixzz1c0OY65tA http://id. 1980 Solly Lubis. Ilmu Negara. Alumni. Liberty.blogspot. Armico. Ilmu Negara. SH.com/2008/11/09/terjadinya-negara/ http://hendriyanto-hcl. CV.org/wiki/Niccol%C3%B2_Machiavelli http://id.wordpress. SH. Bandung.com/2011/06/teori-positivisme.com/doc/47869739/TEORI-TERBENTUKNYA-NEGARA https://ryzafardiansyah. SH.org/wiki/Abad_Renaisans#Daftar_tokoh_besar_pada_masa_Renaisans http://ruhcitra. M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful