Memahami Makna Demokrasi secara Lebih Dalam

A. Pengertian Demokrasi Demokrasi secara etimologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu demos dan kratos. Demos berarti rakyat, sedangkan dan kratos dapat diartikan kekuasaan/pemerintahan. Istilah tersebut berasal dari bahasa Yunani: δημοκρατία "pemerintahan rakyat" (dēmokratía), yang diciptakan dari δῆμος (demo) "orang" dan κράτος (Kratos) "kekuatan", di pertengahan abad ke-5-4 SM untuk menunjukkan sistem politik yang ada di beberapa negara-kota Yunani, terutama Athena setelah pemberontakan populer di 508 SM. Meskipun tidak ada definisi khusus yang diterima secara universal, demokrasi, kesetaraan dan kebebasan memiliki telah diidentifikasi sebagai karakteristik penting demokrasi sejak zaman kuno. Prinsip-prinsip ini tercermin dalam semua warga negara yang sama di depan hukum dan memiliki akses yang sama terhadap kekuasaan. Sebagai contoh, dalam demokrasi perwakilan, suara setiap bobot yang sama, tidak ada pembatasan dapat diterapkan kepada siapapun yang ingin menjadi perwakilan, dan kebebasan warganya dijamin oleh hak dilegitimasi dan kebebasan yang pada umumnya dilindungi oleh konstitusi. Berdasarkan pemahaman tersebut, demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, yaitu pemerintahan yang dibentuk dan dijalankan atas kehendak/kedaulatan rakyat. Bentuk politik dalam pemerintahan demokrasi ditandai oleh adanya kekuasaan pemerintahan yang berasal dari rakyat, kekuasaan tersebut dapat diperoleh melalui konsensus (demokrasi konsensus), dengan referendum langsung (demokrasi langsung), atau melalui wakil-wakil terpilih dari rakyat (demokrasi perwakilan).

B.

Pilar/Soko Guru Demokrasi Demokrasi tidak hanya merupakan suatu sistem pemerintahan, tetapi juga suatu gaya

hidup serta tata masyarakat tertentu yang juga mengandung unsur-unsur moral. Pengertian yang terakhir ini semakin berkembang sehingga demokrasi itu bukan hanya tertuju pada aspek pemerintahan dalam negara tetapi sudah menyangkut dengan tata kehidupan masyarakat dalam berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan, pengajaran, organisasi, dan sebagainya. Organisasi mahasiswa sebagai Student Government, dalam alam demokrasi juga harus mengindahkan soko guru atau nilai-nilai demokrasi. Begitu juga dalam pendidikan bahkan dalam pembelajaran di kelaspun dituntut demokratis. Pengetahuan mengenai soko guru demokrasi merupakan salah satu faktor penting bagi pemahaman makna demokrasi seutuhnya. Diane Ravitch (1991: 6) mengemukakan soko guru demokrasi yang berlaku secara umum adalah sebagai berikut:

2. Selain Diane Ravitch. Demokrasi yang berkeadilan sosial C. Di sinilah rakyat memiliki kebebasan secara . 10. Demokrasi dengan kemakmuran 10. Demokrasi Berdasarkan Cara Penyampaian Pendapat a. kerjasama dan mufakat. Hak-hak minoritas. 7. Demokrasi dengan hak asasi manusia 7. 9. Kedaulatan rakyat. Demokrasi dengan otonomi daerah 9. Jenis-Jenis Demokrasi Demokrasi merupakan suatu konsep yang dapat dikaji secara luas dari berbagai sudut pandang dan sisi kehidupan. Nilai-nilai toleransi. 8. 4. Jaminan hak asasi manusia. 6. Demokrasi yang berketuhanan yang Maha Esa 2. pragmatisme. dan 11. Kekuasaan mayoritas. 3. Demokrasi dengan pengadilan yang merdeka 8. Persamaan di depan hukum. Proses hukum yang wajar. Demokrasi dengan pemisahan kekuasaan negara 6. Pemilihan yang bebas dan jujur. ekonomi dan politik. Pluralisme sosial. 1. Pemerintah berdasarkan persetujuan dari yang diperintah. Demokrasi dengan rule of law 5. 5. Pembatasan pemerintah secara konstitusional. Ahmad Sanusi mengutarakan 10 pilar demokrasi konstitusional Indonesia menurut Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yaitu sebagai berikut: 1.1. rakyat diikutsertakan dalam proses pengambilan keputusan untuk menjalankan kebijakan pemerintahan. Demokrasi Langsung Dalam demokrasi langsung. Demokrasi langsung juga dikenal sebagai demokrasi bersih. Berikut ini adalah penjelasan mengenai berbagai jenis demokrasi yang ada di dunia. Demokrasi dengan kecerdasan 3. Demokrasi yang berkedaulatan rakyat 4.

bahkan untuk mengamandemenkan konstitusional dan menetapkan permasalahan publik politik secara langsung tanpa campur tangan representatif. akan tetapi semuanya dipraktekkan oleh para representatif. ( Garner ). Bentuk demokrasi murni ini masih berlaku di Switzerland dan beberapa negara yang didalamnya terdapat referendum dan inisiatif. Rakyat memilih wakilnya untuk membuat keputusan politik. Jenis demokrasi ini dapat dipraktekkan hanya dalam kota kecil dan komunitas yang secara relatif belum berkembang. dimana rakyat tidak secara langsung hadir dalam menyampaikan aspirasi mereka. Rakyat memilih wakilnya untuk duduk di dalam lembaga perwakilan rakyat. Sistem ini berbasis atas ide. di dalam bentuk pemerintahan ini wewenang disangka benar terletak ditangan rakyat. Demokrasi Formal . Bagaimanapun.mutlak memberikan pendapatnya. Demokrasi ini dijalankan oleh rakyat melalui wakil rakyat yang dipilihnya melalui Pemilu. Di dalam negara yang besar dan modern demokrasi tidak bisa berjalan sukses. untuk menanggulangi masalah ini diperlukan sistem demokrasi secara representatif. namun mereka menyampaikan atau menyarankan saran mereka melaui wakil atau representatif. Demokrasi Tidak Langsung atau Demokrasi Perwakilan. b. Demokrasi ini tidak dapat dilaksanakan di dalam masyarakat yang kompleks dan negara yang besar. Demokrasi murni yang masih bisa diambil contoh terdapat di wilayah Switzerland. Demokrasi Berdasarkan Titik Perhatian atau Prioritasnya a. walaupun permasalahan pemerintahan tersebut bersifat kecil. c. Para representatif inilah yang akan menjalankan atau menyampaikan semua aspirasi rakyat di dalam pertemuan. Dimana mereka dipilih oleh rakyat dan berkemungkinan berpihak kepada rakyat. dan semua aspirasi mereka dimuat dengan segera didalam satu pertemuan. Oleh karena itu. Demokrasi Perwakilan dengan Sistem Pengawasan Langsung dari Rakyat Demokrasi ini merupakan campuran antara demokrasi langsung dengan demokrasi perwakilan. tetapi wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya diawasi rakyat melalui referendum dan inisiatif rakyat. Demokrasi langsung berkembang di negara kecil Yunani kuno dan Roma. di mana secara fisik memungkinkan seluruh elektorat untuk bermusyawarah dalam satu tempat. Aspirasi rakyat disalurkan melalui wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat. 2. Beberapa negara ada yang sangat memungkinkan rakyat untuk memulai dan mengadopsi hukum.

Demokrasi ini berupaya menciptakan kesejahteraan seluruh rakyat dengan menempatkan persamaan derajat dan hak setiap orang. demokrasi dibagi dalam: a. tanpa mengurangi kesenjangan ekonomi. Negara yang dibentuk tidak mengenal perebedaan kelas. . Demokrasi Sistem Pemisahan/Pembagian Kekuasaan (Presidensial) Ciri-ciri pemerintahannya: .Kedudukan kepala negara sebagai simbol .Program kebijaksanaan kabinet disesuaikan dengan tujuan politik anggota parlemen. Demokrasi Sistem Parlementer Ciri-ciri pemerintahan parlementer: .Negara dikepalai presiden . 4.Presiden dan DPR mempunyai kedudukan yang sama sebagai lembaga negara.Tidak dapat diganggu gugat. Berdasarkan Wewenang dan Hubungan antar Alat Kelengkapan Negara a. .Menteri bertanggung jawab pada DPR .DPR lebih kuat dari pemerintah. Pemerintah bertindak atas dasar konstitusi (hukum dasar). Semua warga negara mempunyai persamaan dalam hukum dan politik. Demokrasi Campuran Demokrasi ini meruapakan campuran dari kedua demokrasi tersebut di atas. Demokrasi Liberal Demokrasi ini memberikan kebebasan yang luas pada individu. Individu diberi kebebasan yang luas.Demokrasi ini secara hukum menempatkan semua orang pada kedudukan yang sama dalam bidang politik. sehingga demokrasi ini disebut juga demokrasi liberal. Berdasarkan Prinsip Idiologi. b. b. Campur tangan pemerintah diminimalkan bahkan ditolak.Presiden mempunyai kekuasaan mengangkat dan memberhentikan menteri. b. . c. . Demokrasi Material Demokrasi material memandang manusia mempunyai kesamaan dalam bidang sosialekonomi.Menteri tidak bertanggung jawab kepada DPR. 3. . sehingga persamaan bidang politik tidak menjadi prioritas. Demokrasi Rakyat atau Demokrasi Proletar Demokrasi ini bertujuan menyejahterakan rakyat. Demokrasi semacam ini dikembangkan di negara sosialis-komunis. dan tidak dapat saling membubarkan . Tindakan sewenang-wenang pemerintah terhadap warganya dihindari. melainkan kepada presiden.Kekuasaan eksekutif presiden dijalankan berdasarkan kedaulatan yang dipilih dari dan oleh rakyat melalui badan perwakilan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful