Sistem dan Sistem Lingkungan Sistem merupakan sekumpulan unsur atau elemen yang saling berkaitan, berinteraksi dan

saling memengaruhi dalam melakukan suatu kerja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sistem dibagi menjadi tiga golongan utama yaitu sistem terbuka (open system), sistem tertutup (closed system), dan sistem terisolasi (isolated system) yang berinteraksi secara mekanik, biologis, maupun sosial. Sistem lingkungan adalah suatu kumpulan dari beberapa unsure yang ditinjau dan dibatasi oleh lingkungan sekitar tertentu, di dalam sistem terjadi interaksi antar unsur-unsur penyusun sistem dan interaksi antara sistem dengan lingkungan sekitar (Purwanto, Tanpa Tahun). Sedangkan keadaan sistem dibagi menjadi:   Steady state : keadaan tunak (mantap), keadaan tetap tidak tergantung waktu. Steady berkelanjutan --> Static (statis) Unsteady state : keadaan tak tunak, keadaan dipengaruhi oleh waktu

Sistem Lingkungan dibagi menjadi tiga berdasarkan , yaitu: 1. Sistem Terbuka (Open System) Pengertian Sistem terbuka (open system of ecology) adalah suatu sistem dimana memungkinkan terjadinya pertukaran energi dan materi. Berbeda dengan system tertutup, pada system terbuka memungkinkan terjadi perpindahan kedua unsure – materi dan energi, sedangkan pada system tertutup hanya terjadi perpindahan/pertukaran energi. Pertukaran ini terjadi antar sistem, sehingga energi menuju keseimbangan. thermodinamika I, yaitu : “Kenaikan energi internal dari suatu sistem sebanding dengan jumlah energi dan materi dapat keluar dan masuk ke dalam sistem terbuka (open system) merujuk pada hukum

Sistem

panas yang ditambahkan ke dalam sistem dikurangi dengan kerja yang dilakukan oleh sistem terhadap lingkungannya” Prinsip tersebut dituangkan dalam sebuah rumus sebagai berikut : ∆U = Q-W

berupa oksigen dan karbohidrat (materi) dan panas (sebagai perubahan dari energi matahari). Cahaya matahari yang memasuki ekosistem sungai mentransfer energi bagi fitoplankton (produsen yang melakukan fotosintesis).Keterangan : ∆U = perubahan energi Q = Kalor (energi panas) W = Kerja Contoh dari Sistem Terbuka a. Zooplankton kemudian dimakan oleh ikan. memasuki dan keluar dari ekosistem sungai. merupakan ekosistem yang terdiri dari komponen biotic dan abiotik dan saling berinteraksi dengan lingkungan. energi flow and ecosystem function) . Begitu seterusnya hingga mencapai pada konsumen puncak atau predator. (web. kemudian energi matahari tersebut diubah menjadi oksigen dan karbohidrat yang kemudian dimanfaatkan oleh zooplankton (konsumen I). dan selanjutnya ikan juga memperoleh energi dan materi dari zooplankton. melalui proses memakan-dimakan. Dalam ekosistem sungai terjadi perpindahan materi dan energi dari satu komponen ke komponen lain. Sungai Sungai merupakan sub system dari bumi. Zooplankton menerima baik energi maupun materi yang dihasilkan dari fitoplankton tersebut.

Begitu juga dengan energi yang diperoleh dari makanan. 2001). Tanpa Tahun). Makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia merupakan bentuk materi dan menghasilkan energi untuk melakukan pekerjaan.b. keduanya mengalami perpindahan dalam system terbuka. perpindahan energi biasa dalam benuk panas (kalor) dan kerja. berubah menjadi panas yang dikeluarkan oleh tubuh manusia. (Berger. maka dapat dipastikan bahwa energi tersebut merupa kerja. namun energy tersebut bukan termasuk panas. . Tubuh manusia Tubuh manusia juga merupakan salah satu contoh system terbuka. gravitasi. 2. Jika suatu sistem memiliki interaksi dengan lingkungannya dan energy dapat melintasi batas sistem. tetapi menghasilkan residu berupa kotoran. Sistem Tertutup (Closed System) Pengertian Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. percepatan. dan lain-lain (Sudjito. Terdapat komponen yang masuk dan keluar dari system (tubuh manusia) dan terjadi pertukaran energi dan materi dari system ke lingkungan. namun tetap mengupayakan keseimbangan dalam system (dalam hal ini adalah ekosistem sungai dan tubuh manusia). dimana ada penambahan dan pengurangan energi dan materi. Pertukaran energi dan materi dapat dicontohkan ketika manusia memenuhi kebutuhan makan. Sebagai contoh bentuk kerja antara lain kerja listrik. massa yang berada dalam sistem tidak berubah dan tidak ada pertukaran massa benda antar sistem dengan lingkungannya tetapi tidak menutup kemungkinan volume benda dapat berkurang hal ini dikarenakan adanya perpindahan energy yang masuk dan keluar dari sistem. Materi ini tidak keseluruhannya terserap dalam tubuh manusia. Dalam sistem tertutup. Baik energi maupun materi. Ada pertukaran energi tetapi tidak terjadi pertukaran massa atau pertukaran kerja sistem dengan lingkungannya (Berger 2001). Dari contoh diatas dapat diketahui bahwa proses perpindahan/pertukaran energi dan materi dapat terjadi melalui proses memakan-dimakan.

yang ada hanyalah sistem yang secara relatif tertutup (relatively closed system). dan tidak ada transfer energi atau massa. Antara bumi dan angkasa tidak ada pertukaran materi/ massa tetapi ada pertukaran energi yaitu berupa panas(Heat transfer). Jadi tidak ada aliran apapun baik dari lingkungan ke sistem ataupun sebaliknya. radiasi. karena. seperti halnya perbedaan kepadatan. 3. Sistem Terisolasi (Isolated System) Pengertian Sistem isolasi merupakan kebalikan dari sistem terbuka. Sistem fisik yang benar-benar terisolasi tidak ada dalam kenyataan. Massa dan energi tetap konstan dalam sistem. karena dalam sistem ini tidak terjadi pertukaran energi (panas dan kerja) ataupun pertukaran benda dengan lingkungannya. perbedaan internal dalam sistem cenderung tidak ada. dan gaya gravitasi diantara keduanya. misalnya. Pada sistem isolasi tidak memungkinkan terjadinya perpindahan kalor serta perpindahan massa baik dari lingkungan ke sistem ataupun sebaliknya. tekanan dan suhu cenderung sama. Namun. Tanpa Tahun). matahari. selain itu adanya gaya gravitasi bumi.Contoh dari Sistem Tertutup Sebenarnya didunia ini tidak ada sistem yg benar-benar tertutup. panas matahari masuk ke bumi dan mengkibatkan suhu bumi menjadi hangat dan bumi sendiri akan memantulkan radiasi berupa gelombang panjang ke ruang angkasa(American Meteorologycal Society 2011). Sebuah sistem terisolasi merupakan sistem yang lebih terbatas dari sistem tertutup karena tidak berinteraksi dengan lingkungannya dengan cara apapun. Sebagai contoh dari sistem tertutup (closed system) adalah bumi ini sendiri. Bumi menerima radiasi matahari semacam sinar ultraviolet. dan benda angkasa lain yang saling tarik menarik merupakan contoh lain yang menunjukan adanya interaksi energi antara bumi dan angkasa (Sudjito. selalu ada gravitasi antara sistem dengan massa di tempat lain. Di dalam bumi tidak ada yang memiliki sistem tertutup tetapi bumi secara global menerapkan sistem tertutup. sistem nyata . Pada sebuah sistem yang terisolasi. Sebuah sistem di mana semua proses penyetaraan telah praktis untuk penyelesaian dianggap berada dalam keadaan kesetimbangan termodinamika.

energi internal adalah konstan dan entropi tidak pernah menurun. Dalam analisisnya.mungkin berperilaku hampir sama dengan sebuah sistem yang terisolasi sangatlah terbatas. energi dengan ligkungannya. Bahan adiabatic secara ideal menghambat atau tidak memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara sistem dengan lingkungannya. Hukum kedua termodinamika untuk menyatakan sistem terisolasi. bahkan dalam wadah terisolasi seperti tabung gas. Sistem terisolasi tidak dapat bertukar materi atau energi dengan lingkungan sekitar mereka. Konsep sebuah sistem yang terisolasi dapat berfungsi sebagai model yang berguna untuk digunakan pada situasi dunia nyata. Entropi pada sistem tertutup dapat diturunkan misalnya ketika panas diekstrak dari sistem. Sistem tertutup tidak dapat bertukar materi dengan lingkungan. dalam sistem terisolasi. Hal itu dikarenakan adanya tabung kaca yang hampa udara sehingga tidak memungkinkannya untuk dipengaruhi oleh lingkungan di luar termos. mendekati nilai maksimum pada kesetimbangan. yaitu bahwa entropi dari sebuah sistem terisolasi yang tidak dalam kesetimbangan. tetapi dapat bertukar energi. Konsep ini dapat digunakan dalam membangun model matematika dari fenomena alam tertentu. Dalam termos terdapat proses adiabatic . Sehingga energi yang tersisa dalam sistem ini adalah nol. atau bisa dikatakan seperti tidak ada pertukaran benda. Penting untuk dicatat bahwa sistem terisolasi tidak setara dengan sistem tertutup. pada sistem isolasi biasanya energi yang masuk sama dengan energi yang keluar. Walaupun pada kenyataannya sebuah sistem tidak mungkin terisolasi sepenuhnya dari pertukaran energi. Termos menggunakan bahan yang bersifat adiabatic. Termos merupakan alat atau komponen yang digunakan untuk menyimpan air dengan suhu air yang terdapat dalam termos tetap terjaga. dan dengan demikian hanya teoritis dan tidak ada dalam kenyataan. Secara keseluruhan. akibatnya. tidak terjadi pertukaran temperature. Contoh dari Sistem Terisolasi Penerapan sistem isolasi ini dapat dijumpai pada termos. Karena pada dasarnya tetap ada gaya gravitasi bumi dalam wadah tersebut. cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Dalam Diktat Termodinamika Dasar (hal. S.id/1145/1/model_pembuatan. usaha yang dilakukan gas sama dengan perubahan energi dalamnya. dari Universitas Diponegoro: eprints. 2001. Malang: Universitas Brawijaya. Permodelan Lingkungan. Bluffton.ac. tidak ada perpindahan kalor antara sistem dalam termos dengan lingkungannya. dan Umpan Balik dalam Ekosistem. REFERENSI American Meteorological Society. 2010. (Tanpa Tahun). Hukum Termodinamika I: Sistem Tertutup. Fatich.J. Steady State. The Physical Basis for Earth’s Climate System. . Dengan demikian. Web.yaitu tidak ada kalor yang masuk (diserap) ataupun keluar (dilepaskan) oleh sistem. Karena itulah tidak terjadi perubahan temperatur. Identifikasi Sistem Tertutup dan Terbuka. 2012. (Tanpa Tahun). sehingga tidak memungkinkan terjadinya interaksi antara sistem dengan lingkungannya. Thermodynamics System. Web Purwanto. Berger. Energy Flow and Ecosystem Function. D.undip. Available online : the AMS Climate studies website.PDF Sudjito. 2011. Ubaidillah. B. Diakses Mei 21. 19-28).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful