P. 1
Kontribusi Pendidikan Dalam Mewujudkan Integrasi Sosial

Kontribusi Pendidikan Dalam Mewujudkan Integrasi Sosial

|Views: 170|Likes:
Published by Anam El Ersy

More info:

Published by: Anam El Ersy on May 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

KONTRIBUSI PENDIDIKAN DALAM MEWUJUDKAN INTEGRASI SOSIAL

Pendahuluan Pada zaman penjajahan Belanda, dampak dari pelaksanaan politik pecah belah, devide at impera, bangsa Indonesia pernah kehilangan mutiara yang sangat berharga yaitu jiwa persatuan dan kesatuan. Kata persatuan dan kesatuan ini identik dengan integrasi. Sebab semangat persatuan dan kesatuan merupakan landasan bagi terwujudnya integrasi, tanpa adanya persatuan dan kesatuan yang muncul adalah desintegrasi, bukan integrasi. Dalam masyarakat yang bersifat plural dan heterogen, bangsa Indonesia mengenal bermacam-macam suku bangsa, adat istiadat, bahasa daerah, agama, dan pandangan politik, serta taraf kemajuan daerah yang berbeda. Heterogenitas ini dapat menimbulkan suatu kerawanan apabila tidak diantisipasi secara dini. Menyadari akan pentingnya hal itu, bangsa Indonesia mempunyai semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Untuk merealisasikan semboyan tersebut, sekolah sebagai lembaga formal mempunyai peran yang sangat strategis untuk mewujudkan dan terbinanya integrasi sosial. Pengertian Integrasi Sosial Istilah integrasi berasal dari kata integrare, artinya memberi tempat dalam suatu keseluruhan. Dari kata kerja itu dibentuk kata benda menjadi integritas, artinya keutuhan atau kebulatan. Dari kata yang sama itu dibentuk kata sifat integral, artinya utuh, maka istilah integrasi berarti membuat unsur-unsur tertentu menjadi satu

kesatuan yang bulat dan utuh. memupuk dan membina masyarakatnya agar memiliki sikap integrasi sosial yang baik. Proses Integrasi Sosial Indonesia adalah negara yang majemuk.[3] Dengan demikian integrasi sosial bermakna sebagai proses penyatuan dari unsur-unsur sosial agar tercapai kesatuan sosial yang harmonis dan serasi bagi kehidupan bermasyarakat. [2] Menurut Yad Mulyadi. Seperti diketahui bahwa dalam kehidupan di masyarakat akan terjadi integrasi antara komponen-komponen yang ada. yang memiliki beraneka ragam budaya. yaitu: 1. baik secara langsung maupun tidak langsung. integrasi sosial adalah adanya proses persesuaian diantara unsur-unsur yang paling berbeda sehingga menghasilkan pola kehidupan yang serasi fungsinya bagi masyarakat. dan agama. Fase kerja sama atau cooperation . integrasi sosial merupakan kerjasama dari seluruh anggota masyarakat mulai dari individu. keluarga dan masyarakat secara keseluruhan sehingga menghasilkan persatuan-persatuan berupa konsensus nilai-nilai yang dijunjung tinggi bersama. Oleh karena itu bangsa Indonesia sangat melestarikan. Integrasi sosial berarti membuat masyarakat menjadi satu keseluruhan yang bulat. [1] Sedangkan Raga berpendapat. Dalam mewujudkan integrasi sosial ini dapat dikembangkan melalui beberapa fase. bahasa.

Kedua.Hal ini akan terwujud apabila anggota masyarakat memiliki kepentingan yang sama. Tujuan akomodasi antara lain pertama. Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu secara temporer. Akomodasi di sini bertujuan untuk menghasilkan suatu sintesa antara kedua pendapat tersebut. meskipun belum tentu bersama. 2.[4] Akomodasi sebenarnya suatu cara untuk menyelesaikan suatu pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan. Sebagai suatu proses. Ketiga. Fase akomodasi Menurut Soerjono Soekanto. yaitu. Oleh karena itu. sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. akomodasi menunjuk pada usahausaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan. Keempat. berarti adanya suatu keseimbangan. agar menghasilkan suatu pola yang baru. untuk menunjuk pada suatu keadaan. equilibrium dalam interaksinya antara orang perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan untuk menunjuk pada suatu proses. usaha-usaha untuk mencapai kestabilan. untuk memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok-kelompok sosial yang hidupnya terpisah sebagai akibat faktor-faktor sosial psikologis dan kebudayaan. untuk mengurangi pertentangan antara perorangan atau kelompok-kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham. fase ini merupakan langkah pertama dalam menuju integrasi sosial. Mengusahakan . Akomodasi yang menunjuk pada suatu keadaan. istilah akomodasi dapat dipergunakan pada dua arti yaitu.

Apabila seseorang melaksanakan asimilasi ke dalam suatu kelompok manusia atau masyarakat. maka dia tidak lagi membedakan dirinya dengan kelompok tersebut yang mengakibatkan mereka dianggap sebagai orang asing.peleburan antara kelompok-kelompok sosial yang terpisah. Akomodasi dan integrasi sosial. dalam proses asimilasi ini mereka mengidentifikasikan dirinya dengan kelompok kepentingan serta tujuan kelompok. dengan adanya proses asimilasi para pihak lebih saling mengenal dan dengan timbulnya benih-benih toleransi mereka lebih mudah untuk saling mendekati. Secara singkat proses asimilasi ditandai dengan pengembangan sikap-sikap yang sama. Akomodasi membuka jalan ke arah asimilasi. atau paling sedikit mencapai integrasi dalam organisasi fikiran dan tindakan. Proses ini akan timbul bila ada. misalnya melalui perkawinan campuran. sikap dan prosesproses mental dengan memperhatikan kepentingan-kepentingan dan tujuan bersama. Asimilasi Asimilasi merupakan proses sosial yang ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan yang terdapat antar individu atau kelompok manusia. b) orang perorangan sebagai warga kelompok yang saling bergaul . telah mempunyai kontribusi yang cukup banyak dalam menghindarkan masyarakat dari benih-benih pertentangan laten yang akan melahirkan pertentangan baru. a) kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya. walau kadangkala bersifat emosional dengan tujuan untuk mencapai kesatuan.[5] 3. dan juga meliputi usaha-usaha manusia untuk mempertinggi kesatuan tindak.

b) kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi. Hal ini sejalan dengan Ogburn dan Nimkof yang menyatakan bahwa Integrasi adalah. a) toleransi. Apabila keadaan demikian itu tercapai maka kelangsungan hidup kelompok masyarakat banyak sedikit akan terjamin. The procces where by individual or groups once disimilar become similar. dan e) adanya musuh yang sama dari luar. Proses asimilasi bukan merupakan proses yang searah atau sepihak. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan mudah terjadinya asimilasi yaitu.Norma Dalam Integrasi Integrasi sebagai salah satu proses dan produk kehidupan sosial merupakan sarana yang bertujuan untuk mengadakan suatu keadaan kebudayaan yang dinamik. c) kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia yang masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri. c) sikap menghargai orang asing dan kebudayaaannya. become identified in their interst and outlook.[6] Norma. karena norma merupakan unsur yang mengatur perilaku.[7] Dalam integrasi. dengan mengadakan tuntutan tentang . melainkan merupakan suatu two-way procces karena menyangkut pihak yang diintegrasikan. d) sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat. dan kelompok atau anggota-anggota lain yang mengintegrasikan. Dalam hubungan dan usaha ini maka asimilasi merupakan tahap yang paling mendekati makna integrasi dalam bentuk idealnya.secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama. norma merupakan landasan ikatan.

dan tidak berubahubah. bagaimana tujuan masyarakatnya dicapai. maka anggota masyarakat akan juga senang dan betah tinggal di dalam komunitas tersebut.bagaimana orang harus berperilaku. Demikian pula apabila terdapat kesesuaian faham tentang norma-norma yang berlaku. b. Anggota masyarakat merasa bahwa mereka telah berhasil mengisi kebutuhan antara individu yang satu dengan yang lainnya. Pentingnya dicapai sistem norma adalah agar anggota masyarakat mengetahui apa yang diharapkan atau dituntut dari padanya oleh sesama anggota masyarakat. konsisten. Apabila telah tercapai semacam konsensus mengenai norma-norma sosial. Apabila anggota masyarakat merasa bahwa mereka tidak dirugikan dalam kehidupan kelompoknya ataupun merasa keuntungan yang diperoleh daripadanya masih lebih besar dibanding kerugiannya. dan karenanya dapat mengarahkan perilakunya ke arah . Di samping itu. maka kehidupan dalam kelompok akan berjalan stabil dan anggota masyarakat akan suka tinggal atau krasan di dalamnya. maka dengan sendirinya anggota masyarakat itu akan tinggal dalam kehidupan kelompok yang bersangkutan. Oleh karena itu stabilitas kelompok dan kelangsungan hidup kelompok akan lebih terjamin dibanding apabila norma itu berubah-ubah dan tidak stabil. Oleh karena itu integrasi sosial akan berjalan dengan baik apabila: a. Apabila norma-norma yang telah berlaku cukup lama. terutama tentang apa dan bagaimana seharusnya orang berperilaku. c. apabila norma-norma yang berlaku cukup konsisten dan membentuk suatu struktur yang pasti dan jelas.

pendidikan sekolah mempunyai peran yang strategis untuk mewujudkan integrasi sosial. Kontribusi Pendidikan Dalam Integrasi Sosial Dalam masyarakat yang bersifat heterogen dan pluralistik ini. tanpa menghilangkan bahasa lokal. dan dewasa.realita tuntutan yang telah dibuat dan disepakati. Sekolah mengajarkan bahasa nasional. dengan adanya sistem norma di dalam suatu masyarakat atau kelompok. Dengan media bahasa nasional ini kita dapat berkomunikasi lintas daerah. Dengan pengalaman itu akan menimbulkan sikap dan norma dalam diri anak. Sehingga apabila lembaga pendidikan ini difungsikan untuk sosialisasi dan pemupukan semangat integrasi sosial adalah sangat efektif. Secara kuantitas lembaga pendidikan tersebar di seluruh pelosok tanah air. sekolah juga mengajarkan materi-materi yang berkaitan dengan integrasi sosial. Pengajaran bahasa nasional ini merupakan cara yang paling tepat untuk menjamin integrasi sosial. suku. Dengan kata lain. maka dengan sendirinya gaya sentripental adalah lebih besar dibanding gaya sentrifugal. dan golongan secara efektif. yaitu bahasa Indonesia. dari mulai anak-anak. . remaja. pendidikan mencakup keseluruhan usia warga. Sekolah mengajarkan pengalaman-pengalaman yang sama kepada anak melalui kurikulum dan buku-buku pelajaran dan bacaan. Dari aspek kurikulum. baik lembaga pendidikan swasta atau negeri. atau perilaku integrasi lebih dominan dibanding disintegrasi. antara lain: 1. Dari segi kronologis usia. 2.

Sebab lembaga pendidikan di sampingsecara kuantitas tersebar di seluruh pelosok daerah. 1960 Soerjono Soekanto. Sosiologi Dan Anthropologi. Cet. 1994. 1994. 1990. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan dan IKIP Muhammadiyah Jakarta Press. Ogburn dan Nimkof. 2001. remaja. peringatan hari besar nasional. Jakarta: Raja Grafindo Persada. A Hand Of Sociology. upacara-upacara bendera. [2]. lagu-lagu nasional. dan lain sebagainya. DAFTAR PUSTAKA Mochtar Buchori. Sosiologi Suatu Pengantar. Hendro Puspito OC. dari mulai anak-anak. Dengan pengenalan kepribadian nasional akan membangkitkan sikap nasionalisme dan patriotisme. dan dewasa. Penutup Lembaga pendidikan mempunyai peran yang strategis untuk mewujudkan integrasi sosial. sekolah juga mengajarkan materi-materi yang berkaitan dengan integrasi sosial. Jakarta: PT. I. Cet. Yad Mulyadi. 375. Sosiologi Sistematik. Sosiologi dan Antropologi. London. Jogjakarta: Kanisius. Rineka Cipta. Pengantar Sosiologi Politik. Sekolah mengajarkan kepada anak corak kepribadian nasional melalui pelajaran sejarah dan geografi nasional. I. Jakarta: Erlangga. . Rafaul Raga Manar. hlm. dan akhirnya akan mengarah pada tercapainya integrasi sosial. juga mencakup keseluruhan usia warga. Jakarta: Erlangga. hlm. [1].3. Yad Mulyadi. 184 [3]. 1989. Tranformasi Pendidikan . 1995. Dari aspek kurikulum.

London. [5]. http://andiirawan68. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 1960. Ibid.html . A Hand Book of Sociology. 83.blogspot. 89 [7]. Ogburn . 1990. hlm. 82.[4] Soerjono Soekanto. [6]. hlm. hal.com/2011/12/kontribusi-pendidikan-dalam-mewujudkan. 107. hlm. Ibid.. Sosiologi Suatu Pengantar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->