D I S U S U N

OLEH : KELOMPOK : II Kelas : XII.IPA.1 Ketua : Rilo Pambudi Anggota : Alif Mardansyah Gali Suka Siwi Lila Hayati Devi Arisanti Orin Apriani Guru Pembimbing : Andi Mediansyah, S. Pd SMA NEGERI 1 TANAH ABANG KABUPATEN MUARA ENIM, PROV. SUMATERA SELATAN 2011/2012

dan apa yang berguna. Ukuran-ukuran yang dipakai untuk mengatasi kemauan pada saat dan situasi tertentun itulah yang dimaksud dengan nilai. bijaksana. Nilai itu ideal bersifat ide. indah (nilai estetika). baik (nilai moral). nilai utilitaris (kegunaan). benar (nilai kebenaran). Nilai sebagai sesuatu yang bergantung pada penangkapan dan perasaan orang (subjektif) Menurut Nietzche. yang memperkaya batin. yang berpengaruh pada pemilihan pola. yaitu: a. benar. Nilai sebagai sesuatu yang ada pada objek itu sendiri (objektif) Merupakan suatu hal yang objektif dan membentuk semacam “dunia lain”. bangsa dan negara. yaitu nilai hedonis (kenikmatan).Pancasila Sebagai Sumber Dan Nilai Paradigma Pembangunan 1. disenangi atau tidak. nilai diri estesis (keindahan. yang berguna. nilai yang dimaksud adalah tingkat atau derajat yang diinginkan oleh manusia. yang menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya. apabila sesuatu itu berguna. Dari beberapa pengertian nilai yang ada. tetapi soal dikehendaki atau tidak. Nilai bersumber pada budi yang berfungsi mendorong. Pembedaan tersebut adalah sebagai berikut: 1 . dapat dipahami bahwa nilai adalah kualitas ketentuan yang bermakna bagi kehidupan manusia perorangan. Nilai bukanlah soal benar salah. nilai biologis (kemuliaan). b. Ada dua pandangan tentang cara beradanya nilai. dan tujuan dari tindakan. sifatnya lebih abstrak dan normal. 2. Nilai yang merupakan tujuan dari kehendak manusia yang benar. nilai adalah sesuatu yang abstrak dan tidak bisa disentuh oleh panca indera. sarana. nilainilai pribadi (sosial. Karena itu. Dari pandangan dan pemahaman tentang nilai baik yang bersifat objektif maupun subjektif. Kluckhoorn Nilai adalah suatu konsepsi yang eksplisit khas dari perorangan atau karakteristik dari sekelompok orang mengenai sesuatu yang didambakan. yang menjadi ukuran tertinggi dari perilaku manusia (menurut filsuf Max Scheller dan Nocolia Hartman). sering di tata menurut susunan tingkatannya yang dimulai dari bawah. yang indah. Pengertian Nilai Sesuatu dikatakan mempunyai nilai.  Laboratorium Pancasila IKIP Malang Nilai adalah sesuatu yang berharga. masyarakat. berikut ini dikemukakan beberapa pengertian tentang nilai:  Kamus Ilmiah Populer Nilai adalah ide tentang apa yang baik. Ciri-Ciri Nilai Pada dasarnya nilai dapat dibedakan berdasarkan cirinya. Nilai merupakan kumpulan sikap dan perasaan-perasaan yang selalu diperlihatkan melalui perilaku oleh manusia. mengarahkan sikap dan perilaku manusia.  Nursal Luth dan Daniel Fernandez Nilai adalah perasaan-perasaan tentang apa yang diinginkan atau tidak diinginkan yang mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu. dan sebagainya. baik).  C. kecantikan). religius (nilai religi). dan yang paling atas adalah nilai religius (kesucian).

 Nilai politik.  Kekayaan (wealth)  Kesehatan (well-being)  Keterampilan (skill)  Kasih sayang (affection)  Kejujuran (rectitude) dan keadilan (rechtschapenheid). antara lain:  Nilai ilmu pengetahuan.  Nilai sosial. Nama Tokoh Alport Pendapat/uraian Mengidentifiksi nilai-nilai yang terdapat di dalam kehidupan masyarakat. Nilai yang dominan Merupakan nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai-nilai lainnya. seperti berikut ini: No 1. Sperange 3. 3) Seoran ayah berani bertarung dengan maut demi menyelamatkan anaknya yang sedang terkurung kobaran api yang membakar rumahnya.  Nilai ekonomi.  Nilai ekonomi.  Nilai estetika. 2) Lamanya nilai itu dirasakan oleh para anggota kelompok. yaitu:  Kekuasaan. Sprange. penalarannya. dan kenyataannya Nilai-nilai ini dapat digunakan untuk mengenal tipe manusia. 3.  Nilai seni.  Pendidikan / pencerahan (enlightenment). dan  Nilai religi. Macam-macam Nilai Koentjaraningrat menjelaskan bahwa “sesuatu sistem nilai budaya biasanya berfungsi sebagai pedoman tertinggi kelakuan manusia”. respek (respect). meskipun akan membahayakan jiwanya. Nilai dapat dibedakan menjadi 6 (enam). yaitu:  Nilai teori. dan  Nilai politik. misalnya: 1) Orang yang taat beragama akan menderita beban mental apabila melanggar salah satu norma agama tersebut. Nilai-nilai yang mendarah daging (internalized value) Yaitu nilai yang telah menjadi kepribadian bawah sadar atau yang mendorong timbulnya tindakan tanpa berpikir lagi.  Nilai sosial. Beberapa ahli telah mengidentifikasikan macam-macam nilai yang selama ini telah tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat. 2) Seorang prajurit di medan perang akan menolong temannya yang terluka. b.a. 2. pertimbangannya. dan  Kesegaran. timbul perasaan malu atau bersalah yang mendalam atau sukar dilupakan. Harold Lasswell 2 . 4) Tingginya kedudukan (prestise) orang-orang yang membawakan nilai tersebut. Bila dilanggar. Beberapa pertimbangan dominan tidaknya nilai tersebut adalah sebagai berikut: 1) Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut. Keterangan Manusia dalam memilih nilai-nilai menempuh berbagai cara yang dapat dibedakan menurut tujuannya. dalam 6 (enam) macam. Mengidentifikasi 8 (delapan) nilai masyarakat barat dalam hubungannya dengan manusia lain.  Nilai agama. 3) Tingginya usaha untuk mempertahankan nilai itu.

Notonegoro. b. Nilai kerohanian dapat dibedakan atas 4 (empat) macam.  Adanya konsep nilai kemanusiaan yang lengkap. Nilai vital. alasan. Prof.  Mengatur hubungan negara dan agama. hubungan manusia dengan Sang Pencipta. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia. 2) Nilai keindahan yang bersumber dari unsur rasa manusia (perasaan dan estesis). Manusia menjadikan nilai sebagai landasan. budi. Kemanusiaan Yang Adil dan terhadap potensi budi nurani dalam Beradap hubungan dengan norma-norma kebudayaan pada umumnya. 3) Nilai moral / kebaikan yang bersumber dari unsur kehendak / kemauan (karsa dan etika). Pancasila Sebagai Sumber Nilai Seputar Nilai dalam Pancasila Bagi bangsa Indonesia. inter. bangsa. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jiwa / rohani manusia. yang dijadikan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat.  Merupakan bentuk kesadaran manusia 2. dan cipta). antara lain: 1) Nilai kebenaran / kenyataan yang bersumber dari unsur akal manusia (rasio. yaitu merupakan nilai ke-Tuhanan. dan 31 UUD 1945. yaitu: a. 4. nilai-nilai dijabarkan dan diwujudkan dalam bentuk kaidah atau norma. dan bernegara adalah Pancasila. a. c.Selain macam-macam nilai yang disebutkan para sarjana diatas. kerohanian yang tinggi dan mutlak yang bersumber dari keyakinan / kepercayaan manusia.  Negara menjamin bagi setiap penduduk untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing. perbuatan.  Dijelmakan dalam pasal 26. 28. Dalam bidang pelaksanaannya. Ketuhanan Yang  Merupakan bentuk keyakinan yang Maha Esa berpangkal dari kesadaran manusia sebagai makhluk Tuhan.  Tidak boleh melakukan perbuatan yang anti ke-Tuhanan dan anti kehidupan beragama. Ini berarti bahwa seluruh tatanan kehidupan masyarakat.  Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak .  Mengembangkan kehidup toleransi baik antar. serta nilai yang menyangkut hak asasi yang paling asasi.  Manusia Indonesia merupakan bagian 3 Keterangan  Dijamin dalam Pasal 29 UUD 1945  Program pembinaan dan pelaksanaan selalu dan dicantumkan dalam GBHN. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktifitas. dan bermutu tinggi karena kemampuannya yang berbudaya. No Sumber Nilai Uraian/Penjelasan Pancasila 1. 30. Nilai kerohanian. menggolongkan nilai kedalam 3 (tiga) bagian. 28 A-J. Pancasila dalam kedudukannya sebagai sumber nilai. dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau norma dan tolok ukur tentang baik buruk dan benar salahnya sikap. berbangsa. atau motivasi dalam segala tingkah laku dan perbuatannya. Nilai material. 27.  Regulasi UU atau Kepmen yang menjamin kelangsungan hidup beragama. maupun antar umat beragama. 4) Nilai religius. secara umum dapat dilihat dalam penjelasan berikut ini. Dr. adil. dan tingkah laku bangsa Indonesia.

sosialbudaya. 35. 3. dan kegotongroyongan. aman. Paham kedaulatan rakyat yang  bersumber kepada nilai kebersamaan. kebudayaan. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak dihasilkan. ekonomis. meyakini adanya prinsip persamaan harkat dan martabat sebagai hamba Tuhan. Adanya nilai patriotik serta penghargaan rasa kebangsaan sebagai realitas yang dinamis. kekeluargaan. Adanya keselarasan. Manifestasi faham kebangsaan yang  memberi tempat bagi keragaman budaya atau etnis. Dijelmakan dalam pasal 1. adil. ekonomi. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dari warga dunia. 5. santun. 20. Menghargai kesukarelaan dan kesadaran dari pada memaksakan sesuatu kepada orang lain. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Menolak adanya kesewenang-wenangan serta pemerasan kepada sesama. Kerakyatan yang  Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan  dalam Permusyawaratan / Perwakilan            5. Tidak adanya golongan tirani minoritas  dan mayoritas. Persatuan Indonesia      4. dan 34. dan sosial. Menegakan nilai kebenaran dan keadilan dalam kehidupan yang bebas. Menghargai sikap etis berupa tanggung jawab yang harus ditunaikan sebagai amanat seluruh rakyat baik kepada manusia maupun kepada Tuhannya. Menghargai keseimbangan antara kepentingan pribadi dan masyarakat. dan keserasian hak dan kewajiban rakyat Indonesia.19. Setiap rakyat Indonesia di perlakukan  dengan adil dalam bidang hukum. 18. dan sejahterah. keseimbangan. Dijelmakan dalam pasal 27. 6. sikap hidup hemat. dihasilkan. 37 Regulasi dalam bentuk peraturan perundanganperundangan sudah banyak di hasilkan. 36 A-C. Mengandung nilai cinta kasih dan nilai etis yang menghargai keberanian untuk membela kebenaran. Dijelmakan dalam pasal 1 (ayat 2) 2. dan 36. 4 . Menghargai hasil karya orang lain. 22 A-B. 7. Mendahulukan kepentingan negara dan masyarakat. 3. sederhana. 11. 22. 21. Regulasi dalam bentuk peraturan perundang-undangan sudah banyak di hasilkan. dan menghormati harkat manusia. 33. 4. Kedermawanan terhadap sesama. Persatuan dan kesatuan dalam arti  ideologis. dan kerja keras. Musyawarah merupakan cermin sikap dan pandangan hidup bahwa kemauan rakyat adalah kebenaran dan keabsahan  yang tinggi. 32. 16. Menjunjung tinggi tradisi kejuangan dan kerelaan untuk berkorban dan membela kehormatan bangsa dan negara. politik. dan keamanan. UUD 1945.

Nilai-nilai pancasila merupakan kebenaran bagi bahasa indonesia karena telah teruji dalam sejarah dan dipersepsi sebagai nilai-nilai subjektif. d. Nilai-nilai pancasila termasuk kedalam nilai kerohanian. serta keadilan sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam wujud yang selalu tumbuh dan berkembang semakin baik. 2). b. 3). 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. baik di daerah-daerah maupun maupun dari peluang yang termuat dalam Pasal 32 UUD 1945. terutama oleh penyelenggara negara. Pengalaman pancasila sebagai Sumber Nilai 1). yang mengakui pentingnya nilai material dan nilai vital secara seimbang (Harmonis). fungsi penyelenggara negara dalam hal ini akan menjadi panutan rakyat banyak. Pendidikan dalam Masyarakat Pendidikan dalam masyarakat amat penting untuk penanaman nilai luhur Pancasila. dalam kurikulum pendidikan dasar sampai perguruan tinggi harus memuat pendidikan kewarganegaraan. c. kesatuan persatuan bangsa. karena waktu disekolah hanya terbatas sehingga waktu yang lebih banyak ada dilingkungan keluarga dan masyarakat maka pergaulan sehari hari dalam masyarakat luas akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan sikap dan kepribadian anak. memuliakan martabat manusia. 5 . pemimpin di tuntut tidak hanya pandai memerintah. Segala tindak tanduk seluruh anggota keluarga harus bersumber dari nilai-nilai luhur Pancasila. serta mengandung kebenarannya yang universal. Pemasyarakatan Nilai Pancasila dalam Sekolah Dalam Undang-Undang No. pastilah masyarakat mengikuti apa yang mereka lakukan. Pancasila jika dikaji dari sudut pandang metafisika. Jadi. Pancasila sebagai Sumber Nilai Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai dasar yang ada sepanjang sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai itu diangkat dari khazanah kebudayaan kita sendiri. Dengan demikian. berlandaskan pada usaha-usaha untuk menemukan kebenaran mengenai alam semesta yang lebih menekankan pemikiran Murni. dimana orang tua akan menjadi teladan bagi anak-anaknya. demokrasi. sebaiknya semua warga negara mampu memahami apa yang termuat dalam pasal 18 dan nilai kurtural dari Pasal 32 UUD 1945. Hal ini dapat di buktikan dengan susunan sila-sila dari pancasila yang tersusun secara sistematis-hirarkis. Nilai-nilai dari sila-sila pancasila mengamanatkan kepada warga negara Indonesia untuk selalu mengingat semangat religi. Jadi. karena pancasila merupakan sumber nilai Indonesia maka semua nilai yang berkembang tidak boleh bertentangan dengan Pancasila. Aparatur Negara sebagai Penyelenggara Nilai-nilai Nilai dasar dan nilai instrumental bersifat abstrak dan baru akan menjadi kenyataan jika sudah dijabarkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dilaksanakannya pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. tetapi pandai menjadi suri tauladan bagi masyarakat luas.Nilai-nilai pancasila itu merupakan Nilai instrinsik yang kebenarannya dapat dibuktikan secara objektif. Di era Reformasi. Pemasyarakatan Nilai Pancasila dalam Keluarga Kehidupan sehari-hari dalam keluarga harus dijiwai nilai-nilai luhur Pancasila.

Terlepas dari semua itu. kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penyusun harapkan guna perbaikan resume dimasa yang akan datang. Oktober 2011 Penyusun ii . Oleh sebab itu. Tanah Abang.KATA PENGANTAR Puji syukur penyusun ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi rahmat dan hidayah-Nya kepada penyusun sehingga penyusun bisa menyelesaikan resume kewarganegaraan ini yang berjudul “Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Paradigma Pembangunan” sebagai tugas guru mata pelajaran pada semester ganjil 2011/2012. Besar harapan penyusun resume ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Ucapan terima kasih tidak lupa penyusun persembahkan kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam penyelesaian resume ini. penyusun menyadari bahwasanya resume ini jauh dari sempurna lantaran keterbatasan ilmu pengetahuan yang dimiliki.

2 3. 2 4. Ciri-ciri Nilai………………………………………………………………………. iii 1. Pengertian Nilai……………………………………………………………………. 1 2. Macam-macam Nilai………………………………………………………………. ii DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………..... Pancasila sebagai Sumber Nilai ……………………………………………………..9 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………..DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………..6 KESIMPULAN…………………………………………………………………………………..10 iii .. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan……………………………………….8 SARAN……………………………………………………………………………………….3 5....

Jakarta: Erlangga. 2007.DAFTAR PUSTAKA Budiyanto. Jakarta: Bumi Aksara. Suprapto.. 10 . Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMA Kelas XII. dkk. Pendidikan Kewarganegaraan SMA/MA. 2007.

SARAN Kami harapkan agar seluruh masyarakat Indonesia lebih menghargai Pancasila. 9 . karena Pancasila mencakup semua nilai-nilai dan aspek kehidupan dan Pancasila berperan penting dalam kemajuan bangsa Indonesia.

atau contoh. kata pembangunan mengandung pemahaman akan adanya penalaran dan pandangan yang logis. 4) Pembangunan dilaksanakan oleh masyarakat dan pemerintah. Hakikat pembangunan nasional Hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya.budaya. bertahap.terpadu. pertahanan keamanan secara berencana. paradigma diartikan sebagai seperangkat unsur bahasa yang sebagian bersifat konstan (tetap) dan yang sebagian berubah-ubah. prinsip dasar atau cara memecahkan masalah yang dianut oleh suatu masyarakat pada masa tertentu.  6 . 2) Pembangunan harus merata untuk seluruh masyarakat dan diseluruh wilayah tanah air. ekonomi. dan kebulatan yang utuh dalam seluruh kegiatan pembangunan. nilai. ciri. Sedangkan kata pembangunan (Inggris: development) adanya pertumbuhan. b. menyeluruh. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Pengertian Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Kata paradigma (Inggris: paradigm) mengandung arti model. terarah. dan negara untuk melaksanakan tugas untuk mewujudkan tujuan nasional Pelaksanaan pembangunan mencakup aspek kehidupan bangsa. Dalam pengertian lain. sosial.5. dan unsur lainnya harus mendapat perhatian yang seimbang. 3) Subjek dan objek pembangunan adalah manusia dan masyarakat Indonesia. Masyarakat adalah pelaku utama pembangunan dan pemerintah berekewajiban untuk mengarahkan. metode-metode. Pembangunan adalah untuk pembangunan dan bukan sebaliknya manusia untuk pembangunan. keserasian. Ini berarti dalam pelaksanaan pembangunan nasional diperlukan hal-hal sebagai berikut: 1) Ada keselarasan. a. dan negara yang sekaligus merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan tujuan nasional. bangsa. serta menciptakan suasana yang menunjang. Arti Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan pancasila dalam paradigma pembagunan sekarang dan di masa akan datang . Dalam pembangunan nasional. dan tujuan yang ingin dicapai disetiap program pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. pola. paradigma adalah asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai) yang merupakan sumber hukum. unsur manusia. akan menjadi suatu kebutuhan sebagai pendorong semangat (drive) pentingnya paradigma pembagunan yang baik dan benar di segala bidang kehidupan. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia. bukanlah lamunan kosong (utopis). unsur sosial-budaya. Paradigma juga dapat diartikan sebagai cara pandang. yaitu aspek politik. c. pembangunan nasional dapat diartikan sebagai rangkaian upaya pembangunan yang berkesinabungan dan meliputi seluruh kehidupan masyarakat. dan berkelanjutan untuk memacu peningkatan kemampuan nasional dalam rangka mewudjukan kehidupan yang sejajar dan sederajat dengan bangsa lain yang lebih maju. metode. keseimbangan. perluasan yang bertalian dengan keadaan yang harus digali dan yang harus dibangun agar dicapai kemajuan dimasa yang akan datang. dan karakter ilmu pengetahuan tersebut. dan tujuan pembagunan nasional Makna pembangunan nasional Pembagunan nasional adalah upaya untuk meningkatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat. bangsa.  Makna. sehingga pembangunan harus berkepribadian Indonesia dan penghasilan manusia dan masyarakat maju yang tetap berkepribadian Indonesia pula. dan optimis. hakikat. Menurut Thomas S. membimbing. nilai-nilai. Kuhn. dinamis. metode serta cara penerapan dalam ilmu pengetahuan sehinga sangat menentukan sifat. Dalam pembangunan dewasa ini.

perdamaian abadi. mandiri maju. kolusi dan nepotisme 11) Perwujudan sistem dan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan bermutu guna memperteguh akhlak mulia. kesehatan. dan ketentraman masyarakat. bersumber daya alam. 12) Perwujudan politik luar negeri yang berdaulat. bertanggung jawab.   7 . beriman dan bertakwa. berwawasan kebangsaan. berkeadilan.hari untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketakwaan tehadap Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan persaudaraan umat beragama yang berahlak mulia. dan keadilan sosial serta mewujudkan citacita bangsa sebagai mana termaktub dalam alinea II pembukaan UUD 1945. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 10) Perwujudan aparatur negara yang berfungsi melayani masyarakat. dan koperasi. sehat. memajukan kesejahteraan umum. inovatif. dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar berkeadilan. 9) Perwujudan kesejateraan rakyat yang ditandai oleh meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan bermatabat serta perhatian utama pada tercukupinya kebutuhan dasar. misi yang diterapkan adalah sebagai berikut. bebas. sandang. berbangsa. berakhlak mulia. kreatis. cinta tanah air. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. mandiri. dan damai. 6) Perwujudan kehidupan sosial-budaya yang berkepribadian. berbangsa. demokratis. mencerdaskan kehidupan bamgsa.dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi. menengah. Visi dan misi pembanguna nasional Visi Terwujud masyarakat Indonesia yang damai. berketampilan. kreatif. 3) Peningkatan pengamalan ajarana agama dalam kehidupan sehari. sertai menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka mengembangkan kualitas manusia Indonesia. dinamis. 2) Penegakan kedaulatan rakyat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat . damai. memiliki etos kerja yang tingi dan disiplin. maju dan sejahtera dalam wadah negara Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat. proaktif bagi kepetingan nasional dalam menghadapi perkembangan global. 5) Perwujudan sistem hukum nasional yang menjamin tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia berlandaskan keadilan dan kebenaran. 1) Pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat. bermanfaat. d. transparan. yaitu…. produktif. terutama pengusaha kecil. Misi Untuk mewujudkan visi bangsa Indonesia masa depan. berkesadaran hukum dan lingkungan. berdaya saing dan berwawasan lingkungan 8) Perwujudan otonomi daerah dalam rangka perkembangan daerah dan pemerataan pertumbuhan dalam wadah Negara Kesatuan Republik indonesia. dan bernegara. dan sumber daya manusia yang produktif. profesioanal. yang bebas dari korupsi. cerdas. Tujuan pembangunan nasional Pembangunan nasional dilaksanakan untuk mewujudkan tujuan nasional seperti termaktub dalam pembukaan UUD 1945 alinea IV. berdisiplin. 7) Pemberdayaan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional. toleran. menguasi ilmu pengetahuan dan teknologi. yaitu pangan. papan. pendidikan dan lapangan kerja. tertip. 4) Penjaminan kondisi aman. dan bernegara. rukun. berdaya guna. berdaya saing.

KESIMPULAN  Nilai adalah suatu yang abstrak dan tidak dapat disentuh oleh panca indra. bangsa. Nursal Luth. dan bernegara adalah Pancasila. masyarakat. berbangsa. dan vital secara seimbang. sumber hukum. Dari beberapa pendapat tersebut dapat dipahami bahwa nilai adalah kualitas ketentuan yang bermakna bagi kehidupan manusia perorangan. material. Dr. prinsip dasar.  Berdasarkan cirinya nilai dapat dibedakan menjadi dua yaitu .Nilai vital . selain Pancasila sebagai sumber nilai Pancasila juga sebagai nilai Paradigma Pembangunan. yang menyatakan nilai adalah suatu hal yang menjadi ukuran tertinggi dari prilaku serta tingkah atau derajat yang diinginkan oleh manusia. metode. Kluckhorn .Nilai yang dominan  Menurut Prof . sumber nilai. 8 . laboratorium pancasila IKIP Malang.Nilai material . cara pandang. dan negara.Nilai yang mendarah daging .  Paradigma mempunyai beberapa pengertian yang dapat disimpulkan. Daniel Fernandes dan C.Notonegoro macam-macam nilai dapat digolongkan menjadi tiga bagian . nilai-nilai Pancasila itu merupakan nilai Intrinsik yang kebenaranya dapat dibuktikan secara objektif serta mengandung kebenaran yang Universal dan telah teruji dalam sejara dan persepsi dalam nilai-nilai subjektif yang juga termasuk kedalam nilai kerohanian. bahwa paradigma adalah suatu gugusan sistem pemikiran.  Makna pembangunan nasional dapat diartikan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan seluruh aspek kehidupan masyarakat.  Ada dua pandangan nilai yaitu secara objektif dan subjektif.Nilai kerohanian dan bagi bangsa Indonesia yang dijadikan sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat. bangsa dan negara yang sekaligu merupakan proses pengembangan keseluruhan sistem penyelenggaraan negara untuk mewujudkan tujuan nasional seperti termaktub dalam pembukaan UUD 1945 alenia IV dan II. Pancasila dapat diartikan sebagai paradigma pembangunan karena mengandung nilainilai luhur yang baik dan menjadi suatu kebutuhan sebagai pedoman kehidupan. sifat. ciri. Selain dari pandangan tersebut ada beberapa pengertian nilai yang dikemukakan Kamus Ilmiah Populer. dan karakter Ilmu Pengetahuan.