P. 1
Makalah Urine

Makalah Urine

|Views: 6,577|Likes:
Published by IPutu Muhammad

More info:

Published by: IPutu Muhammad on May 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2013

pdf

text

original

MAKALAH URINE

BIOKIMIA
Dosen: Sudirin Amd

Disusun Oleh :

Disusun Oleh : Nama : I Putu M Istanuddin NIM : 04.11.2951 Kelas : D/KP/II Kelompok : 7 D

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SURYA GLOBAL YOGYAKARTA 2012

Semoga makalah ini memenuhi kriteria penilaian dan bermanfaat bagi pembaca. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas praktikum BIOKIMIA. Mei 2012 Penulis . kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul URINE tepat pada waktunya. Mungkin makalah ini belum sepenuhnya sempurna oleh karna itu saran beserta kritik tentang makalah ini sangat saya harapkan agar nantinya saya dapat lebih memperbaiki makalah ini.KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karuniaNya. Terima kasih penulis ucapkan kepada sumber-sumber yang telah membantu saya dalam menyelesaikan makalah ini. Yogyakarta.

............................................ Fungsi urine .................................................................. B....................................... D....................... F............................................ Fungsi urine ......................................................... Pandangan awal tentang urine .....DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................... Sistematika Penulisan ............................................................ Komposisi urin............ Pemerikasaan Urine ........................................................ B........................... Pengertian Urine .................................. DAFTAR ISI ........................................................................................... BAB III PEMBAHASAN ....... ...................... BAB I PENDAHULUAN .......................................................... A................... BAB III PENUTUP ........ D.......................... Tujuan Penulisan ..... KATA PENGANTAR ............................................................................................. DAFTAR PUSTAKA .......................................... Pengertian Urine . A............................... BAB II LANDASAN TEORI A....................................... C.................. E........................................................................................................... C.................... Kesimpulan .. C...................................................................... B............................. D....................................................................................................................................... URINE A............................................. B............................................................................................................................................................................................. Batasan Masalah ......................................................................... Latar Belakang .......................................... Komposisi urine .......................................... Sejarah urine ...... Uji coba urine melalui benedict dan heller ............................................................................ Saran-saran .......................................

Sistematika penulisan Makalah ini tersusun atas BAB I PENDAHULUAN yang tersusun dari Latar Belakang. Latar Belakang Kita telah mengetahui bahwa manusia sebagai makhlum yang unik dengan kemampuan pengetahuan serta cara berfikirnya. Batasan Masalah Apa yang dimaksud dengan urine ? Apa kandungan urine ? Mengapa urine berwarna – warni ? Apa fungsi urine ? Bagaimana pemeriksaan urine ? C. Tujuan. dan Sejarah Urine. Fungsi Urine. Fungsi urine. Sistematika Penulisan BAB I DASAR TEORI yang tersusun atas Pergertian Urine. D. kita dapat mengetahui dan meneliti urine sebagai semple untuk mengetahui tingkat kesehatan atau gangguan-gangguan yang terjadi didalam tubuh manusia. dan fungsi urine sebagai petunjuk akan cermin kesehatan seseorang dan mampu melakukan uji coba mengenai urine. Uji Coba Urine. . Tujuan Dengan membaca makalah ini diharapkan kita mengetahui lebih banyak akan kandungan urine. Sebagai media pembuangan zat-zat sisa sisa serta racun di dalam tubuh. BAB III PENUTUP Terdiri dari Kesimpulan dan Daftar Pustaka. Komposisi Urine.BAB I PENDAHULUAN A. BAB II PEMBAHASAN Terdiri dari pengertian Urine. . Kita mengetahui bahwa urine merupakan hasil pembuangan dari hasil sisa metabolisme serta zat-zat racun didalam tubuh yang dimana urine di produksi di ginjal. B. Rumusan Masalah. Komposisi Urine.

Namun jika urin berasal dari ginjal dan saluran kencing yang sehat. Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial. Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Penderita dehidrasi akan mengeluarkan urin berwarna kuning pekat atau cokelat. garam terlarut. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan urin tersebut berasal dari ginjal atau saluran kencing yang terinfeksi. Bangsa Romawi kuno menggunakan urin sebagai pemutih pakaian. dan materi organik. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. . Ayurveda. diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Anggapan umum menganggap urin sebagai zat yang “kotor”. Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh. urin dijual untuk dibuat menjadi pupuk. Dukun Aztec menggunakan urin untuk membasuh luka luar sebagai pencegah infeksi dan diminum untuk meredakan sakit lambung dan usus. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. terutama bau amonia yang dihasilkan dari urea. Orang yang tidak menderita dehidrasi akan mengeluarkan urin yang bening seperti air. Sejarah      Terapi urin Amaroli adalah salah satu usaha pengobatan tradisional India.BAB II LANDASAN TEORI A. Namun. Pengertian Urine Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Hanya saja. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat. beberapa saat setelah meninggalkan tubuh. misal glukosa. Komposisi Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea). C. dibawa melalui ureter menuju kandung kemih. Urin dapat menjadi penunjuk dehidrasi. secara medis urin sebenarnya cukup steril dan hampir tidak berbau ketika keluar dari tubuh. Di Siberia. ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. bakteri akan mengkontaminasi urin dan mengubah zat-zat di dalam urin dan menghasilkan bau yang khas. D. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos. B. orang Kroyak meminum urin orang yang telah mengkonsumsi fly agaric (sejenis jamur beracun yang menyebabkan halusinasi bahkan kematian) atau sejenisnya untuk berkomunikasi dengan roh halus. Urin disaring di dalam ginjal. sehingga urinnya pun akan mengandung bakteri. Fungsi Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Dahulu di Jepang. akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.

ahli kimia Perancis. dan Steve McQueen. Para ahli kimia menghabiskan banyak waktu untuk mengekstrak emas dari urin yang akhirnya justru menghasilkan white phosporous. diantara mereka adalah Mohandas Gandhi. . Hennig Brand di tahun 1669 ketika ia sedang mendistilasi urin yang difermentasikan. Hilaire Rouelle. yang ditemukan oleh ahli kimia Jerman. Jim Morrison.  Penggunaan urin sebagai obat telah dilakukan oleh banyak orang. Warna kuning keemasan dalam urin pernah dianggap berasal dari emas. menemukan urea ketika ia mendidihkan urin hingga kering. Pada tahun 1773.

Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial. Kuning jernih Urin berwarna kuning jernih merupakan pertanda bahwa tubuh Anda sehat. Oranye Mengindikasikan penyakit hepatitis atau malaria. 3. ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. Pengertian Urine Urin atau air seni maupun air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. bakteri akan mengontaminasi urin dan mengubah zat dalam urin sehingga menghasilkan bau yang khas. Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Urin merupakan cairan yang dihasilkan oleh ginjal melalui proses penyaringan darah. urin cenderung berbau manis. akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra. segera periksakan diri Anda ke dokter karena merupakan tahap awal penyakit liver. diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. bau urin juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. urinnya cenderung berbau menyengat. coli. Kuning tua atau pekat Warna ini disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan cairan. Namun bisa juga karena mengonsumsi obat pencahar maupun rifampisin secara berlebihan. Selain warna. Kondisi ini bisa menandakan gangguan batu ginjal dan kandung kemih. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Urin ini tidak berbau. Meskipun tidak selalu bisa dijadikan pedoman namun Ada baiknya Anda mengetahui hal ini untuk berjaga-jaga. Kemerahan Urin merah. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat. dibawa melalui ureter menuju kandung kemih. misal glukosa. C. beberapa saat setelah meninggalkan tubuh. dan materi organik. Urin disaring di dalam ginjal. Hanya saja. Misalnya pada penderita diabetes dan busung lapar. Namun. Pandangan Awal Mengenai Warna 1. . B. Dari urin kita bisa memantau penyakit melalui perubahan warnanya. Komposisi Urine Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea). Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. garam terlarut. 4. Pyridium. Oleh kaena itu kelainan darah dapat menunjukkan kelainan di dalam urin. Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh. Namun bila terjadi terus. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos.BAB III PEMBAHASAN URINE A. antibiotik yang biasa digunakan untuk infeksi kandung kemih dan saluran kencing juga dapat mengubah warna urin menjadi oranye. sementara jika seseorang mengalami infeksi bakteri E. 2.

Bangsa Romawi Kuno menggunakan urin sebagai pemutih pakaian. Rata-rata didaerah tropik volume urin dalam 24 jam antara 800--1300 ml untuk orang dewasa. deman edema. dan untuk menentukan kelainan dalam keseimbangan cairan badan. Anggapan umum menganggap urin sebagai zat yang "kotor". keadaan ini mungkin didapat pada diarrhea. Dahulu di Jepang. mikroskopik dan kimia urin yang meliputi pemeriksaan protein dan glukosa. urobilinogen. suhu badan. Orang yang tidak menderita dehidrasi akan mengeluarkan urin yang bening seperti air. Hal ini mungkin dijumpai pada shock dan kegagalan ginjal . sehingga urinnya pun akan mengandung bakteri. warna. muntah -muntah.1 Pemeriksaan Makroskopik Yang diperiksa adalah volume. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan urin tersebut berasal dari ginjal atau saluran kencing yang terinfeksi. iklim dan aktivitas orang yang bersangkutan. Pemeriksaan Makroskopik adalah pemeriksaan yang meliputi : a) Volume urin Banyak sekali faktor yang mempengaruhi volume urin seperti umur. bau dan pH urin. Sedangkan yang dimaksud dengan pemeriksaan urin lengkap adalah pemeriksaan urin rutin yang dilengkapi dengan pemeriksaan benda keton. Bila volume urin selama 24 jam 300--750 ml maka keadaan ini dikatakan oliguri. Di Siberia. Terapi urin Amaroli adalah salah satu usaha pengobatan tradisional India. bilirubin.D. Fungsi Urin Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Penderita dehidrasi akan mengeluarkan urin berwarna kuning pekat atau cokelat. jenis kelamin. berat badan. di antara mereka adalah Mohandas Gandhi. secara medis urin sebenarnya cukup steril dan hampir bau yang dihasilkan berasal dari urea. Penggunaan urin sebagai obat telah dilakukan oleh banyak orang. dan Steve McQueen. urin dijual untuk dibuat menjadi pupuk. kejernihan. Namun jika urin berasal dari ginjal dan saluran kencing yang sehat. Sehingga bisa diakatakan bahwa urin itu merupakan zat yang steril . berat jenis. E. Fungsi dari urine yang di kenal dimasyarakat menjadi lebih sering kita jumpai meski punya kontrofersi dan menjadi hal yang tabu namun dibelahan negara lain juga tidak kalah dengan hal yang ada di indonesia sepertii : Dukun Aztec menggunakan urin untuk membasuh luka luar sebagai pencegah infeksi dan diminum untuk meredakan sakit lambung dan usus. Urin dapat menjadi penunjuk dehidrasi. orang Kroyak meminum urin orang yang telah mengkonsumsi fly agaric (sejenis jamur beracun yang menyebabkan halusinasi bahkan kematian) atau sejenisnya untuk berkomunikasi dengan roh halus. Anuri adalah suatu keadaan dimana jumlah urin selama 24 jam kurang dari 300 ml. Jim Morrison. makanan dan minuman. Pengukuran volume urin berguna untuk menafsirkan hasil pemeriksaan kuantitatif atau semi kuantitatif suatu zat dalam urin. Bila didapatkan volume urin selama 24 jam lebih dari 2000 ml maka keadaan itu disebut poliuri. Pemeriksaan Urine Yang dimaksud dengan pemeriksaan urin rutin adalah pemeriksaan makroskopik. nefritis menahun. darah samar dan nitrit. E. Ayurveda.

bau buahbuahan seperti pada ketonuria. Warna normal urin berkisar antara kuning muda dan kuning tua yang disebabkan oleh beberapa macam zat warna seperti urochrom. Cara enzimatik lebih sensitif dibandingkan dengan cara reduksi. Reagens pita (strip) dari berbagai pabrik telah banyak beredar di Indonesia. sedangkan pada infeksi dengan kuman Proteus yang dapat merombak ureum menjadi atnoniak akan menyebabkan urin bersifat basa E. . dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan memakai falling drop. Reagens pita ini dapat dipakai untuk pemeriksaan pH. Bau yang berlainan dapat disebabkan oleh makanan seperti jengkol.8. bilirubin. c) Berat jenis urin Pemeriksaan berat jenis urin bertalian dengan faal pemekatan ginjal. fruktosa. merah. kuning bercampur merah. laktosa. urobilin dan porphyrin. d) Bau urin Bau urin normal disebabkan oleh asam organik yang mudah menguap. putih susu dan sebagainya.5 .0.3 Pemeriksaan Kimia Urin Di samping cara konvensional. menggunakan pikno meter. Cara enzimatik dapat mendeteksi kadar glukosa urin sampai 100 mg/dl.2 Pemeriksaan Mikroskopik Yang dimaksud dengan pemeriksaan mikroskopik urin yaitu pemeriksaan sedimen urin. hijau. obat yang dimakan maupun makanan. sedangkan pada cara reduksi hanya sampai 250 mg/dl. pentosa.b) Warna urin Pemeriksaan terhadap warna urin mempunyai makna karena kadang-kadang dapat menunjukkan kelainan klinik. formalin. spesifik dan sensitif yaitu memakai reagens pita. Selain itu penetapan glukosa dapat dilakukan dengan cara reduksi ion cupri menjadi cupro. protein. Ini penting untuk mengetahui adanya kelainan pada ginjal dan saluran kemih serta berat ringannya penyakit E. kuning. Warna urin dinyatakan dengan tidak berwarna. coklat. vitamin C. Pada infeksi oleh Escherichia coli biasanya urin bereaksi asam. kuning tua. e) pH urin Penetapan pH diperlukan pada gangguan keseimbangan asam basa. kuning muda. refraktometer dan reagens 'pita'. salisilat. kerena dapat memberi kesan tentang keadaan dalam badan. keton. glukosa. Warna urin dipengaruhi oleh kepekatan urin. Dengan cara reduksi mungkin didapati hasil positip palsu pada urin yang mengandung bahan reduktor selain glukosa seperti : galaktosa. pemeriksaan kimia urin dapat dilakukan dengan cara yang lebih sederhana dengan hasil cepat. tepat. gravimetri. darah. a) Pemeriksaan glukosa Dalam urin dapat dilakukan dengan memakai reagens pita. Selain itu penetapan pH pada infeksi saluran kemih dapat memberi petunjuk ke arah etiologi. glukuronat dan obat-obatan seperti streptomycin. petai. urobilinogen dan nitrit. obat-obatan seperti mentol. pH urin normal berkisar antar 4.

5 ml larutan benedict dengan 4 tetes urine . Dalam keadaan normal tidak terdapat darah dalam urin. Garam diazonium terdiri dari p-nitrobenzene diazonium dan p-toluene sulfonate. Dengan pemeriksaan ini dapat dideteksi adanya 150-450 ug hemoglobin per liter urin.1 Uji Benedict Tujuan : Menetapkan kadar gula dalam urine secara semikuantitatif Bahan – bahan : Urine yang akan di uji Larutan benedict Peralatan : Tabung reaksi Pipet mohr 10 ml Pipete tetes Penangas air atau pemanas Pelaksanaan : Campurlah dengan tabung reaksi 2. metabolit levodopa dan pengawet 8-hidroksi-quinoline yang berlebihan. Peningkatan ekskresi urobilinogen urin mungkin disebabkan oleh kelainan hati.0 Ehrlich unit per dl urin. F. maka urin yang diperiksa harus segar. Pemeriksaan benda keton dengan reagens pita ini dapat mendeteksi asam asetoasetat lebllh dari 5--10 mg/dl. adanya darah dalam urin mungkin disebabkan oleh perdarahan saluran kemih atau pada wanita yang sedang haid. Uji Coba Urine Melalui Benedict dan Heller F. yang menimbulkan warna biru atau ungu tua.05-1 mg/dl urin akan memberikan basil positif dan keadaan ini menunjukkan kelainan hati atau saluran empedu.b) Benda. kelainan metabolisme lemak didalam urin didapatkan benda keton dalam jumlah yang tinggi. Dalam keadaan normal kadar urobilinogen berkisar antara 0. Adanya bilirubin 0. Karena aseton mudah menguap. Hasil positif palsu dapat terjadi bila dalam urin terdapat mefenamic acid. tetapi cara ini kurang peka untuk aseton dan tidak bereaksi dengan asam beta hidroksi butirat. Hasil positif palsu mungkin didapat bila urin mengandung bromsulphthalein. Dalam keadaan normal pemeriksaan benda keton dalam urin negatif. Hasil negatif palsu bila urin mengandung vitamin C lebih dari 10 mg/dl. chlorpromazine dengan kadar yang tinggi sedangkan negatif palsu dapat terjadi bila urin mengandung metabolit pyridium atau serenium. sedangkan asam yang dipakai adalah asam sulfo salisilat.benda keton Dalam urin terdiri atas aseton. Tes ini lebih peka terhadap hemoglobin daripada eritrosit yang utuh sehingga perlu dilakukan pula pemeriksaan mikroskopik urin.1. Hasil positif palsu didapatkan bila urin mengandung oksidator seperti hipochlorid atau peroksidase dari bakteri yang berasal dari infeksi saluran kemih atau akibat pertumbuhan kuman yang terkontaminasi.1 . Pada keadaan puasa yang lama. c) Pemeriksaan bilirubin Dalam urin berdasarkan reaksi antara garam diazonium dengan bilirubin dalam suasana asam. kelainan metabolisme karbohidrat seperti pada diabetes mellitus. saluran empedu atau proses hemolisa yang berlebihan di dalam tubuh. asam asetoasetat dan asam 13-hidroksi butirat. d) Pemeriksaan urobilinogen Dengan reagens pita perlu urin segar.

2 Uji Heller Tujuan : Memeriksa adanya protein dalam urine Gambaran mekanisnya : Protein dalam urine mengalami denaturasi oleh asam nitrat pekat yang tampak sebagai cincin putih pada perbatasan kedua cairan Bahan : Urine Asam nitrat pekat Peralatan : Buret Pipet tetes Pipet mohr Tabung reaksi Pelaksanaan : Masukan 3ml asam nitrat pekat kedalam tabung reaksi melalui dinding tabung yang dimiringkan Tambahkan 3ml urine dengan menggunakan pipete mohr melalui dinding tabung sehingga kedua cairan tidak langsung bercampur Perhatikan cincin putih yang terbentuk. asam urat.5 % Kuning kehijauan atau kuning +2 0.0 % Jingga +3 1.0 – 2 % Merah +4 Lebih dari 2 % F. dan garamnya.Panaskan campuran tadi yang didalam tabung selama 5 menit pada penangas air atau 2 menit pada pemanas Dingikan perlahan Perhatikan warna yang terbentuk Warna Nilai Konsentrasi Biru / hijau keruh .Hijau/ hijau kekuningan +1 Kurang dari 0.5 – 1. Cincin putih menunjukan adanya urea. .

Filtrat tersebut akan mengalami reabsorpsi. Dari 1200 ml darah yang melalui glomeruli permenit akan terbentuk filtrat 120 ml per menit. pankreas. Oleh sebab itu kami mengharapkan dan membuka lebar kritik maupun saran yang membangun dari para pembaca untuk kemajuan dan sempurnanya makalah kami. Kesimpulan Urine merupakan hasil metabolisme tubuh yang dikeluarkan melalui ginjal. Indikan berasal dari pembusukan priptofan dalam usus. Saran Tidak ada sesuatu yang sempurna di dunia ini demikian pula makalah yang kami buat. Triptofan oleh bakteri usus diubah menjadi indol yang kemudian mengalami penyerapan kembali kedalam darah dan dibawa ke hati. Semoga makalah ini berguna dan bermanfaat bagi para pembaca terutama para mahasiswa kebidanan.BAB III PENUTUP A. Kami menyadari masih banyak kekurangan pada makalah yang kami buat ini. difusi dan ekskresi oleh tubuli ginjal yang akhirnya terbentuk 1 ml urin per menit. Dalam uji coba ada beberapa cara misalnya uji benedict untuk menguji adanya glukosa urin dan uji heller untuk mengetahui adanya protein ataupun garam urea urine. Jumlah indikan urine menggambarkan proses pembusukan dalam usus. korteks adrenal. Di dalam hati indol mengalami oksidasi dan konjugasi menjadi indoksil sulfat ( indikan ). uterus dan lain-lain. Secara umum dapat dikatakan bahwa pemeriksaan urin selain untuk mengetahui kelainan ginjal dan salurannya juga bertujuan untuk mengetahui kelainan-kelainan diberbagai organ tubuh seperti hati. Salah satu komponen urine adalah indikan yang merupakan bagian terpenting dari sulfat eterial urine. B. saluran empedu. .

KDPK Kebidanan : Teori dan Aplikasi. 2000. Tri. Aziz. Praktikum Urine. Musrifatul dan Alimul. Yogyakarta : Nuha Medika http://belibis-a17. Jakarta. .org/wiki/Urin http://aseppopy.net/kesehatan/sekilas-tentang-urin http://www.com/kesehatan/795-penilaian-hasil-pemeriksaan-urine Uliyah. Eny Retna dan Sunarsih. Penuntun Praktikum Biokimia. Widya Medika.smallcrab. Jakarta: Penerbit Salemba Medika wilmar musram.wikipedia. Keterampilan Dasar Praktik Klinik. 2009.DAFTAR PUSTAKA Ambarwati. 2008.com/2008/04/25/pemeriksaan-protein-urine-kualitatif/ http://id.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->