LEMBAR PENGESAHAN

Lembar pengesahan ini saya buat untuk menunjukkan bahwa makalah ini sudah saya berikan dan yang disetujui yang bertanda tangan dibawah ini:

Hari, Tanggal Waktu Tempat

: ............................................................. 2012 : ..... : ..... : ......................................................................

Disetujui,

Siswa

Guru Mata Pelajaran

Matheus Nathanael
NIS 111210113

Drs. Priyadi

1 Gempa Bumi – Matheus Nathanael

Daftar Isi
Lembar Pengesahan…..………………………………………………………………………………………………….1 Daftar Isi..………………………………………………………………………………………………………………………2 Kata Pengantar..…………………………………………………………………………………………………………….3 Pengertian Atmosfer – Artikel Lengkap Atmosfer………………………………………...………………4 Sejarah Singkat ......................................................................................................5 Lapisan-Lapisan Atmosfer .....................................................................................6 Keseimbangan yang Penting..................................................................................6 Atmosfer dan Lapisan - Lapisannya.......................................................................7 Troposfer...............................................................................................................7 Stratosfer...............................................................................................................8 Mesosfer................................................................................................................8 Termosfer...............................................................................................................9 Ionosfer..................................................................................................................9 Eksosfer................................................................................................................10 Komposisi Atmosfer Bumi....................................................................................10 Litosfer.................................................................................................................11 Material Pembentuk Litosfer...............................................................................12 Struktur Lapisan Kerak Bumi................................................................................13 Gempa..................................................................................................................14 Parameter Gempa................................................................................................15 Karakteristik Gempa Bumi....................................................................................15 Jenis Gempa Bumi................................................................................................15 Jenis Gempa Berdasarkan Kedalaman Hiposentrum...........................................21 Jenis Gempa Berdasarkan Jarak Episentrum........................................................22 Jenis Gempa Berdasarkan Gelombang / Getaran Gempa....................................22 Daftar Pustaka………………………………....................................……….…………………………………23

2 Gempa Bumi – Matheus Nathanael

baik bagi saya maupun untuk pembaca-pembaca sekalian. Penulis menyadari bahwa penulisan dan penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu. mengingat keterbatasan kemampuan serta pengetahuan yang penulis miliki. penulis mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing.KATA PENGANTAR Salam Sejahtera. Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat serta karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini. dan Temanteman yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuannya sehingga tugas makalah ini dapat diselesaikan. Terima kasih. Bandung. Guru Bimbingan Konseling. Keluarga. Mei 2012 Penulis 3 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Mudah-mudahan makalah ini berguna. Wali Akademik. Pada kesempatan ini. penulis mohon maaf sebesar-besarnya apabila banyak kekurangan dalam makalah ini.

dibom oleh meteor-meteor tanpa henti. makin renggang atmosfernya. 4 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Atmosfer melindungi makhluk hidup dari beraneka ancaman mematikan tersebut. makhluk hidup tidak akan mampu bertahan. angin dan badai menyebarkan panas yang diterima dari matahari. Tanpa atmosfer. termasuk bumi. dan partikel-partikel lain hingga setebal 300 km. Gaya gravitasi menahan atmosfer agar tidak terlepas ke ruang angkasa. Makin tinggi suatu tempat. dan terpapar suhu lingkungan yang ekstrem. Di area atmosfer lapis bawah. dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Atmosfer melindungi kita dari berbagai pengaruh ruang angkasa yang ekstrem. uap air. menjaga suhu lingkungan tetap hangat. Atmosfer melingkupi bumi dengan lapisan pengaman berisikan campuran gas. dan mengatur daur cuaca. Atmosfer di dekat permukaan bumi berkerapatan tinggi. sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi.Pengertian Atmosfer – Artikel Lengkap Atmosfer S Selubung gas yang disebut atmosfer menutupi bumi. Di Bumi. Menurut wikipedia pengertian Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet. Di lapisan-lapisan yang lebih tinggi. molekul-molekul penyusun atmosfer bertumbukan dengan meteor dan radiasi yang datang dari ruang angkasa. Mereka akan segera binasa karena selalu dihujani oleh radiasi matahari dan kosmis. atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah.

keseimbangan pun tercapai. kemudian dengan paru-paru. kondisi atmosfer masih sangat berlainan dari yang kita rasakan sekarang ini. 5 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . tetapi sulit terlepas keluar. Ketika pengaruh cahaya matahari kian menguat. karbon dioksida. Mula-mula mereka menghirup oksigen lewat insang. atmosfer terdiri dari campuran nitrogen. mereka mulai memanfaatkan karbon dioksida dari atmosfer. Kurang lebih sejak semiliar tahun silam. konsentrasi oksigen di dalam atmosfer telah cukup stabil. Ini berarti bahwa jenis-jenis hewan akan dapat bertahan hidup dengan menghirup oksigen. dan uap air. Pada masa itu makhluk hidup mulai melepaskan gas baru.Sejarah Singkat Selama beberapa miliar tahun pertama kehidupan di bumi. Karbon dioksida dikenal sebagai gas rumah kaca. yaitu oksigen. Awalnya. Panas matahari dapat masuk ke dalam atmosfer. yang dapat memerangkap panas matahari di atmosfer bumi. Ketika makhluk hidup pertama berevolusi. Karbon dioksida berperan sebagai selimut yang menjaga ‘si orok’bumi tetap dalam keadaan hangat.

terhitung hingga ketinggian 15 kilometer dan memuat 80 persen dari seluruh massa atmosfer. karena dirusak oleh bahan-bahan kimia yang dilepaskan dari berbagai aktivitas manusia. Sementara itu. akibat aktivitas manusia. maka planet bumi tempat kita hidup sekarang mungkin tidak akan nyaman lagi untuk didiami di masa yang akan datang. hewan menyerap oksigen dalam proses yang disebut pernapasan. di mana atom-atomnya panas (sampai 2. tetapi sangat renggang sehingga tidak akan membakar badan kita. tumbuhan menyerap karbon dioksida dan melepas oksigen. Keseimbangan Yang Penting Atmosfer berada dalam kondisi keseimbangan dinamis yang sangat rawan. Jika kita terus-menerus mengganggu keseimbangan atmosfer. Ini membuka jalan bagi radiasi matahari yang berbahaya untuk mencapai permukaan bumi. Lapisan berikutnya adalah stratosfer. Proses ini menyebabkan iklim dunia menghangat. Letusan gunung api yang dahsyat dapat menghamburkan debu dan gas asam hingga ke lapisan stratosfer. dan sangat penting untuk jaringan komunikasi radio global. Sebaliknya. 6 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Pada posisi tersebut masih ada atmosfer. Salah satu satelit ruang angkasa beredar pada jarak lebih dari 300 kilometer di atas permukaan bumi. Dalam proses fotosintesis. yaitu mesosfer.000 derajat Celcius). Cuaca dunia mutlak dipengaruhi oleh lapisan troposfer. mencapai ketinggian hingga 15 kilometer di atas permukaan bumi. Di sinilah terdapat lapisan lain. Atom-atom pada lapisan mesosfer terionisasi. Troposfer adalah lapisan atmosfer terdekat ke permukaan bumi.Lapisan – Lapisan Atmosfer Batas antarlapisan di dalam atmosfer tidaklah jelas. Kawasan ini dinamakan termosfer. lapisan ozon juga menipis dengan cepat. walaupun sangat renggang sehingga hampir mendekati kondisi hampa udara. Lapisan ini bersuhu lebih dingin dan ditempati oleh lapisan ozon. Lapisan termosfer mencapai ketinggian hingga 80 kilometer di atas permukaan bumi. Dewasa ini aktivitas manusia telah mengalihkan sejumlah besar karbon yang semula tersimpan di dalam batuan ke dalam atmosfer. Atom-atom mesosfer mampu memantulkan pancaran radio gelombang pendek. dan mengembalikan karbon dioksida dan gas-gas lain seperti metana ke atmosfer. yaitu kehilangan banyak elektron. Kini kondisi lapisan ozon sungguh memprihatinkan. sebuah lapisan yang berperan sebagai tirai pelindung radiasi ultraviolet yang berbahaya dari matahari. Area ini sering dinamakan ionosfer.

fenomena pembiasan sinar matahari saat terbit dan tenggelam. kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang atmosfer berikut fenomena-fenomena yang terjadi di dalamnya. perubahan suhu yang mendadak. yang dinamai menurut fenomena yang terjadi di lapisan tersebut. Setiap kenaikan 100m suhu berkurang 0. campuran gasnya paling ideal untuk menopang kehidupan di bumi. Atmosfer tersusun atas beberapa lapisan. termasuk bumi.97%). dan gas lainnya. karbondioksida (variabel. atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km di atas permukaan tanah. suhu semakin turun. Transisi antara lapisan yang satu dengan yang lain berlangsung bertahap.Atmosfer dan Lapisan – Lapisannya Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. Di Bumi. sampai dengan sekitar 560 km dari atas permukaan Bumi. Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78. dan semakin naik ke atas. Dibandingkan dengan lapisan atmosfer yang lain. tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar. Studi tentang atmosfer mula-mula dilakukan untuk memecahkan masalah cuaca. dengan sediki argon (0. angin. serta kelapkelipnya bintang. tekanan dan kelembaban yang kita rasakan sehari-hari berlangsung. Dalam lapisan ini. tetapi sekitar 0. angin. Troposfer Lapisan ini berada pada level yang terendah. Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak. Dalam lapisan ini kehidupan terlindung dari sengatan radiasi yang dipancarkan oleh benda-benda langit lain. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet. musim salju. tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian. hampir semua jenis cuaca.0357%). 7 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . uap air.61 derajat Celsius (sesuai dengan Teori Braak). Dengan peralatan yang sensitif yang dipasang di wahana luar angkasa.17%) dan oksigen (20. kemarau. Pada lapisan ini terjadi peristiwa cuaca seperti hujan. lapisan ini adalah yang paling tipis (kurang lebih 15 kilometer dari permukaan tanah). dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Suhu udara pada permukaan air laut sekitar 27 derajat Celsius.9%). dan sebagainya.

Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar pada ketinggian sekitar 40 km. Lapisan stratopause memisahkan stratosfer dengan lapisan berikutnya. suhu udara akan berkurang secara tunak (steady). Pada lapisan ini. Udara yang di sini akan mengakibatkan pergeseran berlakudengan objek yang datng dari angkasa dan menghasilkan suhu yang tinggi. terdapat lapisan transisi menuju lapisan mesosfer. Di antara stratosfer dan troposfer terdapat lapisan yang disebut lapisan Tropopause. hingga menjadi sekitar (dekat bagian atas dari lapisan ini. yang terbentuk dari kristal es. dari sekitar 17℃ sampai -52℃. Biasanya. Kebanyakan meteor yang sampai ke bumi terbakar lapisan ini. saat suhunya berkurang dari 290 K hingga 200 K. Awan tinggi jenis cirrus kadangkadang terjadi di lapisan paling bawah. Stratosfer Perubahan secara bertahap dari troposfer ke stratosfer dimulai dari ketinggian sekitar 11 km. Lapisan ini juga merupakan tempat terbangnya pesawat. Pada permukaan bumi yang tertentu. Hal ini dikarenakan bertambahnya lapisan dengan konsentrasi ozon. termosfer. Suhu serendah ini memungkinkan terjadi awan noctilucent.Ketinggian yang paling rendah adalah bagian yang paling hangat dari troposfer. di mana suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian hingga lapisan keempat. Mesosfer Adalah lapisan udara ketiga. Dari bagian tengah stratosfer keatas. yang membatasi lapisan troposfer dengan stratosfer. jika ketinggian bertambah. Kurang lebih 25 mil atau 40km di atas permukaan bumi. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah relatif stabil dan sangat dingin yaitu atau sekitar . yaitu kurang lebih 81 km di atas permukaan bumi). pola suhunya berubah menjadi semakin bertambah seiring kenaikan ketinggian. 8 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . suhu kembali turun ketika ketinggian bertambah. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu. Antara lapisan Mesosfer dan lapisan Atmosfer terdapat lapisan perantara yaitu Mesopause. karena permukaan bumi menyerap radiasi panas dari matahari dan menyalurkan panasnya ke udara. Lapisan ozon ini menyerap radiasi sinar ultra violet. namun tidak ada pola cuaca yang signifikan yang terjadi pada lapisan ini. seperti daerah pegunungan dan dataran tinggi dapat menyebabkan anomali terhadap gradien suhu tersebut.

yaitu : 1. materi-materi berada dalam bentuk atom. Lapisan ozon Terletak antara 80 – 150 km dengan rata-rata 100 km dpl. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultra violet. Lapisan ini tempat terjadinya proses ionisasi tertinggi. Suhu pada lapisan ini akan meningkat dengan meningkatnya ketinggian. Jika ukurannya sangat besar dan tidak habis terbakar di lapisan udara ionosfer ini. Lapisan udara F Terletak antara 150 – 400 km. Lapisan ini menerima panas langsung dari matahari. Lapisan udara atom Pada lapisan ini. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer. Ionosfer Lapisan ionosfer yang terbentuk akibat reaksi kimia ini juga merupakan lapisan pelindung bumi dari batu meteor yang berasal dari luar angkasa karena ditarik oleh gravitasi bumi. Pada lapisan ionosfer ini. yang dapat memantulkan gelombang radio. Letaknya lapisan ini antara 400 – 800 km. Sebelum munculnya era satelit. Pengertian Lapisan Termosfer sebagai Lapisan Atmosfer Lapisan Termosfer Berada di atas mesopouse dengan ketinggian sekitar 75 km sampai pada ketinggian sekitar 650 km. mempunyai sifat memantulkan gelombang radio. 2. oleh karenanya lapisan ini sering juga disebut lapisan ionosfer. 9 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Pada lapisan ini. Fenomena aurora yang dikenal juga dengan cahaya utara atau cahaya selatan terjadi pada lapisan ini. gas-gas akan terionisasi. Ionosfer dibagi menjadi tiga lapisan lagi. Dinamai termosfer karena terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi pada lapisan ini yaitu sekitar . dan diduga suhunya mencapai 1200° C . Molekul oksigen akan terpecah menjadi oksegen atomik di sini. Lapisan ini dinamakan juga lapisan ozon. Proses pemecahan molekul oksigen dan gas-gas atmosfer lainnya akan menghasilkan panas. maka akan jatuh sampai ke permukaan bumi yang disebut Meteorit. Lapisan ini dinamakan juga lapisan udara appleton. lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio. yang akan menyebabkan meningkatnya suhu pada lapisan ini. Suhu udara di sini berkisar – 70° C sampai +50° C . batu meteor terbakar dan terurai.Termosfer Transisi dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 81 km. 3.

Eksosfer Eksosfer adalah lapsan bumi yang terletak paling luar. Pada lapisan ini terdapat refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik. Cahaya matahari yang dipantulkan tersebut juga dikenal sebagai cahaya Zodiakal. Komposisi dari Atmosfer Bumi Gas-gas penyusun atmosfer Atmosfer tersusun oleh: Nitrogen ( Oksigen ( Argon ( Air ( Ozon ( Karbondioksida ( ) ) ) ) ) ) 10 Gempa Bumi – Matheus Nathanael .

Litosfer berasal dari kata Yunani. Litosfer Bumi meliputi kerak dan bagian teratas dari mantel Bumi yang mengakibatkan kerasnya lapisan terluar dari planet Bumi. yang merupakan bagian yang lebih lemah. dan sphere artinya lapisan. lebih panas. Ide ini lalu dikembangkan oleh Daly pada tahun 1940. yaitu Litosfer atas (merupakan daratan dengan kira-kira 35% atau 1/3 bagian) dan Litosfer bawah (merupakan lautan dengan kira-kira 65% atau 2/3 bagian). Secara harfiah litosfer adalah lapisan Bumi yang paling luar atau biasa disebut dengan kulit Bumi. Meski teori tentang litosfer dan astenosfer berkembang sebelum teori lempeng tektonik dikembangkan pada tahun 1960. konsep mengenai keberadaan lapisan kuat (litosfer) dan lapisan lemah (astenosfer) tetap menjadi bagian penting dari teori tersebut. Litosfer terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik yang mengakibatkan terjadinya gerak benua akibat konveksi yang terjadi dalam astenosfer. Batas antara litosfer dan astenosfer dibedakan dalam hal responnya terhadap tegangan: litosfer tetap padat dalam jangka waktu geologis yang relatif lama dan berubah secara elastis karena retakan-retakan. dan sphere (σφαῖρα) yang berarti padat. konsep yang berdasarkan pada keberadaan anomali gravitasi yang signifikan di atas kerak benua. yang lalu ia memperkirakan keberadaan lapisan kuat (yang ia sebut litosfer) di atas lapisan lemah yang dapat mengalir secara konveksi (yang ia sebut astenosfer). yang menulis serangkaian paper untuk mendukung konsep itu. 11 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Litosfer berasal dari kata lithos artinya batuan. lithos (λίθος) yang berarti berbatu. dan telah diterima secara luas oleh ahli geologi dan geofisika. Konsep litosfer sebagai lapisan terkuat dari lapisan terluar Bumi dikembangkan oleh Barrel pada tahun 1914.Litosfer Litosfer adalah kulit terluar dari planet berbatu. Pada lapisan ini pada umumnya terjadi dari senyawa kimia yang kaya akan Si02. itulah sebabnya lapisan litosfer sering dinamakan lapisan silikat dan memiliki ketebalan rata-rata 30 km yang terdiri atas dua bagian. dan lebih dalam dari mantel. sednagkan astenosfer berubah seperti cairan kental. Litosfer ditopang oleh astenosfer.

andesit. Kerak benua dibedakan dengan lapisan mantel atas karena keberadaan lapisan Mohorovicic Material Pembentuk Litosfer Litosfer tersusun atas tiga macam material utama dengan bahan dasar pembentukannya adalah Magma dengan berbagai proses yang berbeda-beda. Contoh batuan beku luar adalah : basalt. batuan beku dibagi menjadi tiga macam. Magma yang meresap di antara lapisanlapisan litosfer mengalami proses pembekuan yang berlangsung lebih cepat. yang berhubungan dengan kerak benua Litosfer samudra memiliki ketebalan 50-100 km. 12 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . . Batuan Beku (Igneous Rock) Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku menjadi padat. diotit. scoria. Contoh batuan beku dalam adalah granit. . dan gabbro. yang berhubungan dengan kerak samudra dan berada di dasar samdura Litosfer benua. .Terdapat dua tipe litosfer   Litosfer samudra. Campuran kristal mineral yang besarnya tidak sama merupakan ciri batuan beku korok. dengan sekitar 80% material batuan yang menyusun batuan kerak Bumi adalah batuan beku. sementara litosfer benua memiliki kedalaman 40-200 km. obsidin. diorit.Batuan Beku Luar Batuan beku luar terjadi dari magma yang keluar dari dapur magma membeku di permukaan Bumi (seperti magma hasil letusan gunung berapi). batuan apung (pumice).Batuan Beku Dalam (Plutonik/Abisik) Batuan beku dalam terjadi dari pembekuan magma yang berlangsung perlahan-lahan ketika masih berada jauh di dalam kulit Bumi. Berikut merupakan material batuan penyusun litosfer. sehingga kristal mineral yang terbentuk tidak semua besar.Batuan Beku Gang/Korok Batuan beku korok terjadi dari magma yang membeku di lorong antara dapur magma dan permukaan Bumi. Berdasarkan tempat terbentuknya magma beku.

Batuan Sedimen Klastik 2. Amphibol. Dolomit (CaMgCOT3). Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen. senyawanya dalam bentuk SiO2 dan Al2O3. Olivin (Mg. Batuan Sedimen Organik Berdasar tenaga yang mengangkutnya Batuan Sedimen terdiri atas. dan Limonit (Fe3OH2O). Kalsit (CaC03). Batuan Sedimen Aeris atau Aeolis Batuan Sedimen Glasial Batuan Sedimen Aquatis Batuan Sedimen Marine Batuan Malihan (Metamorf) Batuan Malihan terbentuk karena terjadinya penambahan suhu atau penambahan tekanan yang tinggi dan terjadi secara bersamaan pada batuan sedimen. granit.Batuan Sedimen (Sedimentary Rock) Batuan Sedimen merupakan batuan mineral yang telah terbentuk dipermukaan Bumi yang mengalami pelapukan. Biotit atau Mika Cokelat (K-Fe-Al-Silikat). dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. 1. 2. Batuan Sedimen berdasar proses pembentukannya terdiri atas. Batuan Sedimen Kimiawi 3. 4. 3. 13 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Mineral pembentuk batuan yang penting. maupun oleh gletser yang kemudian terendapkan atau tersedimentasi dan terjadilah proses diagenesis yang menyebabkan endapan tersebut mengeras dan menjadi bantuan sedimen. Struktur Lapisan Kerak Bumi Di dalam litosfer terdapat lebih dari 2000 mineral dan hanya 20 mineral yang terdapat dalam batuan. jenis-jenis batuan metamorf. angin. andesit. Batuan pembentuk kulit Bumi selalu mengalami siklus atau daur. Lapisan Sial yaitu lapisan kulit Bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium. Bijih Besi Hematit (Fe2O3). yaitu Kuarsa (Si02). Bagian . Selain itu. Mika Putih (K-Al-Silikat). yaitu lapisan Sial dan lapisan Sima. Fe). litosfer juga terdiri atas dua bagian. 1. Khlorit. Magnetik (Fe3O2). Feldspar.bagian yang lepas dari hasil pelapukan tersebut terlepas dan ditansportasikan oleh aliran air. Lapisan Sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit Bumi yang tersusun oleh logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar daripada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Piroksen.

skala richter adalah skala yang di laporkan oleh observatorium seismologi nasional yang di ukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer.0 atau lebih besar adalah 9. Akumulasi energi penyebab terjadinya gempabumi dihasilkan dari pergerakan lempeng-lempeng tektonik. dan kembali lagi menjadi magma. batuan malihan. Gempa Bumi Gempabumi adalah peristiwa bergetarnya bumi akibat pelepasan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu. moment magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa Bumi terjadi untuk seluruh dunia. Parameter Gempabumi    Waktu terjadinya gempabumi (Origin Time .0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 (per Maret 2011). Frekuensi suatu wilayah. Intensitas getaran diukur pada modifikasi Skala Mercalli.OT) Lokasi pusat gempabumi (Episenter) Kedalaman pusat gempabumi (Depth) 14 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . tergantung pada kedalaman gempa. Gempa Bumi besar terakhir besarnya 9. Gempa Bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9. Energi yang dihasilkan dipancarkan kesegala arah berupa gelombang gempabumi sehingga efeknya dapat dirasakan sampai ke permukaan bumi. gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besar nya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas. kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid.yaitu batuan mengalami perubahan wujud dari magma. batuan beku. batuan sedimen. meskipun tidak ada batasan besarnya. dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai.

Lempeng Tektonik 15 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . tetapi akibat yang ditimbulkan dapat dikurangi Jenis Gempa Bumi Jenis gempa bumi dapat dibedakan berdasarkan: Berdasarkan Penyebab Gempa Bumi Tektonik Gempa Bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik. getaran gempa Bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian Bumi. Kekuatan Gempabumi (Magnitudo) Karakteristik Gempa Bumi       Berlangsung dalam waktu yang sangat singkat Lokasi kejadian tertentu Akibatnya dapat menimbulkan bencana Berpotensi terulang lagi Belum dapat diprediksi Tidak dapat dicegah. yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh pelepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di Bumi.

gunung berapi dan pembentukan dataran tinggi. saling mendekati(collision) dan saling geser (transform). Daerah perbatasan lempeng-lempeng tektonik. Lempeng tektonik yang merupakan bagian dari litosfir padat dan terapung di atas mantel ikut bergerak satu sama lainnya. Lempeng tektonik adalah segmen keras kerak bumi yang mengapung diatas astenosfer yang cair dan panas. merupakan tempattempat yang memiliki kondisi tektonik yang aktif. Ada tiga kemungkinan pergerakan satu lempeng tektonik relatif terhadap lempeng lainnya. sehingga dapat bergerak sesuai dengan proses pendistribusian panas yang kita kenal sebagai aliran konveksi. Teori lempeng tektonik merupakan kombinasi dari teori sebelumnya yaitu: Teori Pergerakan Benua (Continental Drift) dan Pemekaran Dasar Samudra (Sea Floor Spreading). maka lempeng tektonik ini bebas untuk bergerak dan saling berinteraksi satu sama lain. yang menyebabkan gempa bumi. Di bawah lapisan ini terdapat batuan yang jauh lebih panas yang disebut mantel. yaitu litosfir. Oleh karena itu. Lapisan ini sedemikian panasnya sehingga senantiasa dalam keadaan tidak kaku.  Lapisan paling atas bumi. 16 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . permukaan bumi terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik besar. yaitu apabila kedua lempeng saling menjauhi (spreading).Menurut teori lempeng tektonik. merupakan batuan yang relatif dingin dan bagian paling atas berada pada kondisi padat dan kaku.

sementara lempeng Pasifik bergerak relatip ke arah barat. gerakan ini berlangsung lambat dan tidak dapat dirasakan oleh manusia namun terukur sebesar 0-15cm pertahun. Mengingat terdapat selang waktu antara terjadinya gempabumi 17 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . maka sangat diperlukan upaya-upaya mitigasi baik ditingkat pemerintah maupun masyarakat untuk mengurangi resiko akibat bencana gempabumi dan tsunami. saling mendekati atau saling bergeser. keduanya dapat bergerak saling menjauhi. Lempeng Indo-Australia bergerak relatip ke arah utara dan menyusup kedalam lempeng Eurasia. Belajar dari pengalaman kejadian gempabumi dan tsunami di Aceh. dan lempeng Pasifik. Umumnya. Jalur pertemuan lempeng berada di laut sehingga apabila terjadi gempabumi besar dengan kedalaman dangkal maka akan berpotensi menimbulkan tsunami sehingga Indonesia juga rawan tsunami. Jika dua lempeng bertemu pada suatu sesar. lempeng Eurasia. Kadang-kadang. Pangandaran dan daerah lainnya yang telah mengakibatkan korban ratusan ribu jiwa serta kerugian harta benda yang tidak sedikit. yaitu: Lempeng Indo-Australia. Jalur Gempabumi Dunia  Indonesia merupakan daerah rawan gempabumi karena dilalui oleh jalur pertemuan 3 lempeng tektonik. gerakan lempeng ini macet dan saling mengunci. sehingga terjadi pengumpulan energi yang berlangsung terus sampai pada suatu saat batuan pada lempeng tektonik tersebut tidak lagi kuat menahan gerakan tersebut sehingga terjadi pelepasan mendadak yang kita kenal sebagai gempa bumi.

dengan tsunami maka selang waktu tersebut dapat digunakan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mitigasi bencana tsunami dengan membangun Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesia Tsunami Early Warning System / InaTEWS). 1) Proses Terjadinya Gempa Vulkanik Gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya proses dinamik dari magma dan cairan yang bersifat hidrotermal (peka terhadap panas). Proses fluida (cairan) dinamis yang terjadi karena adanya gradien suhu dan tekanan magma dapat menimbulkan gelombang gempa yang berasal dari proses resonansi 18 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Magma yang berada pada kantong di bawah gunung tersebut mendapat tekanan dan melepaskan energinya secara tiba-tiba sehingga menimbulkan getaran tanah. 1993). Gempa jenis ini dapat menimbulkan tanah longsor dan retakan tanah yang luas. yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Gempa ini dapat terjadi karena batuan bergerak untuk mengisi ruang-ruang dimana magma sudah kosong. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut. Gempa Bumi Vulkanik (gunung api) Gempa Bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma. Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh kegiatan gunung api. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempa Vulkanik Tektonik Gempa vulkanik tektonik terjadi akibat perubahan tekanan pada batuan padat yang oleh injeksi atau tarikan magma (Chouet. sehingga dapat dipakai sebagai tanda-tanda awal peningkatan keaktifan gunung api. Gempa vulkano tektonik bukan merupakan gejala gunung api akan meletus tapi dapat terjadi sewaktu-waktu. Ada dua katagori gempa yang terjadi pada gunung api: A.

2) Karakteristik Gempa Vulkanik Gempa vulkanik biasanya terjadi di daerah sekitar gunung api dan magnitudenya pada umumnya kecil rata rata kurang dari 5 Skala Richter. Dengan peningkatan magma menyebabkan tekanan terhadap batuan di sekitar kantong magma yang menimbulkan getaran seismik. Disebabkan oleh sesar atau mendatar Frekuensi dominant antara 1-5 Hz. 1993). Gempa Vulkanik dan Gunung Api 1) Hubungan Gempa Vulkanik dan Gunung Api Sebelum terjadi letusan gunung api. Alat Rekam Gempa Vulkanik Alat untuk merekam tinggi-rendahnya getaran gempa namanyaseismograf. Para ahli menggunakan seismograf untuk mencatat signal dari gempagempa yang disebut dengan tremor (getaran frekuensi tinggi ) (Chouet. Gempa Periode Panjang Gempa periode panjang ditimbulkan oleh injeksi magma ke dalam batuan di sekitarnya. Gempa vulkanik dengan magnitude 5-6 sangat jarang terjadi. selain frekuensi rendah lainnya. kegiatan magma meningkat. Tremor adalah sinyal yang kontinyu dengan durasi menit sampai beberapa hari. Tipe Gempa Frekuensi Tinggi Frekuensi Rendah Keterangan Frekuensi dominant berkisar antara 5-15 Hz. Keaktifan gempa tipe ini menandakan bahwa gunung api akan meletus. Kedalaman gempa vulkanik berkisar antara 0-40 km.retakan yang terisi cairan magma. 3) B. Penyebab karena proses tekanan cairan (fluida) C. gerakan salju. Frekuensi dominant 1-5 Hz Periode Sangat Panjang Periodenya dari 3 sampai 20 detik yang disertai dengan letusan gas belerang Dangkal Proses bukan vulkanik yang dapat menimbulkan gelombang gempa. Contoh. Dengan 19 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . D. sehingga timbul tekanan terhadap batuan yang pada akhirnya timbul gempa . Frekuensi gempa vulkanik yang dominan berkisar antara 1 sampai 5 Hz. Multifase Ledakan Tremor Mengandung frekuensi rendah dan tinggi yang merupakan proses kombinasi Disebabkan oleh letusan yang sifatnya explosive. Sinyal mengandung gelombang udara juga gelombang tanah.

Di luar Indonesia juga terjadi gempa sewaktu letusan . Dampak Sekunder yaitu terjadi tsunami. Berikut adalah penjelasan dan contoh dari dampak gempa vulkanik: a. Ada dua dampak gempa vulkanik yang berbahaya.walaupun hubungan ini tidak selalu terjadi.demikian bila gempa vulkanik meningkat dapat ditandai bahwa gunung api akan meletus. Gempa Bumi Tumbukan Gempa Bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke Bumi. Dampak Gempa Vulkanik Tipe gempa vulkanik adalah tipe gempa yang sering membahayakan jiwa dan raga manusia. yaitu dampak primer dan dampak skunder. baik sebelum maupun sesaat terjadi letusan gunung api. Gunung Semeru di Jawa Timur. E . rel kereta api. penyakit dan sebagainya. bendungan dan lain lain. jenis gempa Bumi ini jarang terjadi Gempa Bumi Runtuhan Gempa runtuhan adalah gempa yang terjadi akibat runtuhnya massa batuan dan tanah. Dampak primer yaitu getaran gempa itu sendiri yang sampai ke permukaan bumi dan kalau getarannya cukup besar dapat merusak bangunan dan infra struktur lainnya seperti jalan dan jembatan. tanah yang menjadi cairan kental (liquefaction). Gempa Bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun 20 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . juga kerugian harta benda. Gunung St. b. kebakaran. 2) Beberapa Letusan Gunung Api yang Disertai Getaran Gempa Beberapa gunung api yang meletus biasanya diikuti dengan getaran gempa.misalnya. misalnya: Gunung Merapi di Jawa Tengah. Helen di Amerika. sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Misalnya pada saat penancapan tiang pancang beton (untuk membangun ruko/kantor). Contohnya adalah gempa yang terjadi saat suatu gua runtuh atau gempa akibat longsor.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa. seperti peledakan dinamit. Gempa Bumi Buatan Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia. Daerah yang dipengaruhi gempa ini sangat sempit. paling-paling hanya 1-2 km. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar. Gempa ini tidak begitu kuat dan radiusnya pendek. Gempa bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya. Gempa Bumi Dangkal Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. . Gempa Bumi Menengah Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi. 21 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Jenis-Jenis Gempa Berdasarkan Kedalaman Hiposentrum Gempa Bumi Dalam Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi. gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal. nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. hanya 1-100 meter.pada daerah pertambangan.

jika jarak terjauh gempa terasa >10.  Gelombang Sekunder Gelombang sekunder (gelombang transversal) adalah gelombang atau getaran yang merambat.Jenis-Jenis Gempa Berdasarkan Jarak Episentrum 1. Gempa sangat jauh.000 km dari episentrumnya 3. Gempa jauh. jika jarak terjauh gempa terasa kurang lebih 10. Gempa setempat. jika jarak terjauh gempa terasa <1000 km dari episentrumnya 2.000 km dari episentrumnya Berdasarkan Gelombang/Getaran Gempa  Gelombang Primer Gelombang primer (gelombang lungitudinal) adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh bumi dengan kecepatan antara 7-14 km/detik.yakni 4-7 km/detik. seperti gelombang primer dengan kecepatan yang sudah berkurang. 22 Gempa Bumi – Matheus Nathanael . Gelombang sekunder tidak dapat merambat melalui lapisan cair. Getaran ini berasal dari hiposentrum.

wikipedia.org id.Daftar Pustaka en.wikipedia.us 23 Gempa Bumi – Matheus Nathanael .kaskus.org www.