PEMBAHASAN MATERI UAMBN QUR’AN HADIS MTs SYAROFUL MILLAH 2011/2012

I. Memahami dan mencintai

hidup

Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman

A. Pengertian Al-Qur'an Pengertian Al-Qur’an Menurut Bahasa Al-Qur'an ditinjau dari segi bahasa artinya bacaan atau yang dibaca. Kata AlQur’an adalah bentuk isim masdar dari kata “ ‫ ,“ قرأ‬yaitu : ← ُ ‫قرأ ← يقر أ‬ ََ َ َ َْ ََ َ

‫قرآنًـا‬ ُْ
Pengertian Al-Qur’an Menurut Istilah

ِ ِ َ َ ْ ِ ‫ُ ع َ ْ ِ َ َ ّ َ ْ َ ْ ُ ْب‬ ‫القرآن هو الكتاب المعج ـز المنـ ـزل علــى النـ ـبى ص ـلى ال ـ َلي ـه وس ـلم المكت ـو ُ ف ـى المصــاحف‬ َّ ّ ّ ََ ُ ّ َ ُ ْ ُ ِ ْ ُ ْ ُ َ ِ ْ َ ُ ُ ْ ُ ْ َ . ‫المنقول َليه بالتواترالمـتعبد بتلوته‬ ِ ِ َ َ ِ ِ ُ ّ َ َ ُ ْ ِ ِ َ ّ ِ ِ ْ َ‫ْ َ ْ ُ ْ ُ ع‬
Artinya : “ Al - Qur’an ialah firman Allah yang mengandung mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW (dengan perantara Malaikat Jibril) yang tertulis dalam mushhaf-mushhaf (lembaran-lembaran) yang disampaikan kepada kita secara mutawatir dan membacanya termasuk ibadah. B. Pengertian Hadis
a. b. A -H l adis m enurut lughah / bahasa berasal dari bahasa A rab

ΚΪΤϳϳ ϳ

yang

berarti baru, m uda, cerita, berita dan riw ayat dari N M abi uham ad Saw m .
A dapun pengertian hadis m enurut istilah terdapat beberapa m acam baik m , enurut ahli hadis , ahli ushul hadis , ataupun yang lainnya. D baw ini dipaparkan i ah beberapa pengert ian : A rtinya : “ H adis adalah segala ucapan, perbuatan dan keadaan N abi M uham ad SA “. m W

.

˵ Σ˵˵ ˵ό˵˵͉ ˵ ˵˵ ˵˵˵˵ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵˵˵ ˵˵ ˵ ˵˵ ˵ ΚΪ˵ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵Ύ˵ ˵ ˵ ˵ λ˵ ˵ ˵˵ ˵ ˵γ˵ ϋ˵ ͉˵ ˵ Τ˵

.ΎΤ˵ ˵˵ ˵˵˵˵ ˵˵ ˵ ˵ ˵˵ ˵͉˵ Β˵˵ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵ή˵Η˵ ό˵ ˵˵γ˵ ˵ ͉ ˵˵ ˵˵˵ ο˵͋ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵ ˵˵ ˵˵ ή˵ ˵˵ ˵˵ ϋ˵˵ λ˵ ˵ ˵˵˵˵ ˵˵ ˵ ˵ ˵Ύ ˵ ͉
A rtinya : “ Segala sesuatu yang bersum dari N M ber abi uham ad SAW baik m . perkataan, perbuatan, taqrir ( persetujuan ) ataupun yang sepadannya “.

ϳΑ ˵˵ ˵ή˵˵˵ Ύ˵˵˵˵ ˵˵˵ ˵˵˵ ˵Τ˵ ϳ ˵ ˵˵˵˵˵˵˵˵˵ ˵˵ ˵˵ ˵˵ Κ˵ ˵ ͉˵ Ύ˵ έΎ ό ˵ ˵ ό ˵ Η ˵ ͉ γ˵ ϋ˵ ͉λ ˵˵ Ϊ˵ Θ ˵
A rtinya : “ H adis adalah segala ucapan, perbuatan dan taqrir N abi M uham ad SAW Yang berkaitan dengan hukumkepada kita “. m .

͉

Ύϳϳϳϳϳ ϳϳϳ ΑΣ

C. Fungsi Al-Qur’an a) Sebagai petunjuk, pedoman dan rahmat bagi orang-orang yang meyakininya. Allah SWT. berfirman :                  “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih Lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. (al-Israa : 9) b) Sebagai penawar bagi segala macam penyakit, Firman Allah SWT :         .....  “Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin.........". (Fushshilat : 44) c) Sebagai pembeda antara yang haq (benar) dan yang batil (salah), Allah SWT. Berfirman :

1

Perilaku Orang Yang Mencintai Al-Qur’an dan Hadis Perilaku mencintai Al-Qur’an dan hadis dapat diwujudkan dengan langkahlangkah sebagai berikut : 1. Membatasi keumuman Al-Qur’an d. 3. berusaha dengan sunguh-sungguh untuk dapat memahami isi Al-Qur’an dan hadis dengan benar. berusaha menjaga kemurnian Al-Qur’an dan hadis. Mengukuhkan hukum-hukum yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an b.             . Dalam Kehidupan Bermasyarakat a. bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai hakim dalam menyelesaikan masalah.. 2. sikap saling menghargai antara yang satu dengan yang lain b.. Cara-cara Memfungsikan Al-Qur’an dan Hadis dalam Kehidupan 1. bahwa istri juga merupakan pemimpin dilingkungan rumah tangga suaminya. 2. 2 . Menerapkan Al... 5. manusia. H. Wajib bagi seorang muslim dalam menyelesaikan perselisihan yang terjadi merujuk/kembali kepada petunjuk Al-Qur’an dan hadis. Dalam kehidupan pribadi Menjadi kewajiban bagi setiap muslim adalah menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman hidupnya sehari-hari. 4.Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup umat 1. berusaha menerapkan ajaran Al-Qur’an dan hadis dalam kehidupannya. budaya musyawarah dalam memecahkan suatu persoalan yang menyangkut kepentingan orang banyak Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai hakim dalam menyelesaikan masalah. berusaha untuk dapat membaca Al-Qur’an dan hadis dengan benar. berbuat baik kepada sesama c. Menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang bersifat mujmal (global) c. 5.. tidak suka bila ada orang lain yang meremehkan dan menghina Al-Qur’an dan hadis.. Fungsi Hadis a. F. Menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi.” (al-Baqarah : 185) D. mengikuti secara aktif kegiatan TPQ yang ada dilingkungannya. Mau memberi dan menerima nasihat Dalam kehidupan Berbangsa dan Bernegara a. suami di dalam kehidupan rumah tangga adalah membimbing istri dan anak-anaknya berdasarkan petunjuk Allah SWT. memiliki kepedulian apabila melihat lembaran yang bertuliskan Al-Qur’an dan hadis berceceran dengan mengumpulkan atau membakarnya. Dalam Kehidupan Keluarga a. 2. merintis terwujudnya taman pendidikan Al-Qur’an di lingkungannya ( TPQ ). bermasyarakat. Saling tolong menolong dalam kehidupan b. dan Rasul-Nya. 3.  “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan.. bahwa istri juga merupakan pemimpin dilingkungan rumah tangga suaminya. 7. Cara Mencintai Al-Qur’an dan Hadis 1. berbangsa dan bernegara 2. 6. rajin mendatangi majlis-majlis ilmu yang mempelajari Al-Qur’an dan hadis.. G. Menetapkan hukum yang belum disebutkan dalam Al-Qur’an E. keluarga/rumah tangga. b. 4..

Tauhid Rububiyyah Secara bahasa. takut. Allah SWT. kata rububiyyah (‫ )الر بـو بـيـة‬diambil dari kalimat : Rabb ّ ‫) )الـر‬ ِّ ْ ُ ّ ‫ّب‬ yang berarti : yang pemelihara. dia adalah sesuatu yang menjadi tempat bergantung hati karena cinta dan pengagunggan. Rabb (Tuhan) semesta alam. shalat.  Ayat 5 : Menunjukkan adanya Tauhid Uluhiyyah bahwa hanya Allah-lah yang pantas dan berhak untuk diibadahi dan dimintai pertolongan. Kekuasaan. tawakkal dan berbagai ibadah lainnya. Adapun menurut istilah. karena Allah adalah pencipta dan sumber segala nikmat yang terdapat di alam ini. 5. Mengenai tauhid rububiyyah terkandung pada ayat 1-4. mempelajari Al-Qur’an dan hadis dengan sungguh-sungguh. pemilik. 4. 3 . bahwa segala puji dan ucapan syukur atas suatu nikmat itu bagi Allah. Tauhid adalah meng-Esakan Allah SWT. menjadikan Al-Qur’an dan hadis sebagai dasar dalam segala tindakan dan cara berfikir II. yaitu tauhid/keimananan. 6. Asma’ wa sifat . Berfirman :      “segala puji bagi Allah. Pada hari itu hanya Allahlah yang berkuasa.  Ayat 2 : tegas menunjukkan akan tauhid rububiyah.)وحد ـ يو ّد ـ توحيدا‬yang artinya : mengesakan. Dari pengertian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa tauhid terbagi menjadi tiga bagian yaitu : Tauhid Rububiyyah.  Ayat 1 dan 3 : bahwa Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepada hambaNya. C. dan keangkuhan yang pernah dimiliki manusia ketika di Pada hari itu hanya Allahlah yang berkuasa. Allah SWT. dalam Rububiyyah Uluhiyyah. dan keangkuhan yang pernah dimiliki manusia ketika di dunia tidak berarti lagi. Menerapkan Al-Qur’an surat-surat pendek pilihan dalam kehidupan sehari-hari tentang tauhid rububiyyah dan uluhiyyah Kata Tauhid (‫ )التوحـيد‬ditinjau dari segi bahasa merupakan bentuk masdar dari ُ ِْ ْ ّ kalimat : (‫ .  Ayat 4 : menjelaskan akan adanya hari pembalasan ( hari kiamat). mengharap. memberi rizki dan lain sebagainya. hukum-hukum dan kisah-kisah. bernadzar. memohon pertolongan. Penerapan Surat Al-Fatihah dalam kehidupan sehari-hari Surat Al-Fatihah mengandung beberapa unsur pokok yang mencerminkan seluruh isi Al-Qur’an. Sedangkan menurut istitah. berfirman :    “sembahan manusia.” (An-Naas : 3). Kekuasaan. kegagahan. Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Asma’ wa sifat. pencipta. mengajak orang-orang yang belum mau belajar Al-Qur’an dan hadis. ً ْ ِ ْ َ ُ ‫َ ّ َ ُ َح‬ Sedangkan menurut istilah. thawaf. segala sesuatu tunduk dan patuh kepada kebesarann-Nya. tuan dan pemberi keputusan.3. segala sesuatu tunduk dan patuh kepada kebesarann-Nya. seperti dalam berdo’a. kegagahan. mencipta. tauhid rububiyyah. mau mengajarkan ilmu yang telah dikuasainya kepada orang lain. Tauhid Uluhiyyah Secara bahasa. ialah mengesakan Allah dalam semua perbuatan-Nya seperti menghidupkan. tauhid uluhiyyah ialah mengesakan Allah dalam hal beribadah. menyembelih. mematikan. kata uluhiyyah (‫ )ال لـو هـيـة‬diambil dari kalimat : (‫ . mengatur. A.” (al-Fatihah:2) B.)إ لـه‬yang ِّ ُْ berarti : yang disembah dan ditaati.

An-Nashr                 4 . seruan. 3. Orang yang bertabligh disebut mubaligh. para suhada.panggilan atau undangan. Problematika Dakwah Pengertian Dakwah Secara bahasa kata dakwah berasal dari bahasa arab da’a. da’watan. Secara bahasa tabligh berarti penyampaian. kita juga mengenal kata tabligh. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. III. para siddiqiin. dengan cara yang baik yaitu dengan logika dan retorika yang halus. Orang yang berdakwah disebut dai.S. sedang orang yang menjadi sasaran dakwah disebut mad’u. Metode Dakwah Islam “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah[845] dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. yang berarti ajakan. Metode bil hikmah Metode bil hikmah adalah dakwah dengna cara berdialog dengan kata-kata yang bijak. Sasaran dakwahnya adalah cendekiawan yang memilki pengetahuan tinggi. Secara istilah dakwah berarti mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Tuhan untuk keselamatan dan kebahagiaan mereka di dunia dan di akherat.” (AnNahl:125)                           1. Dalam masyarakat keduanya dianggap sama.Dakwah disampaikan dengan keterangan yang tegas dan jelas. tidak ragu dan bimbang. Metode bil mauidzah hasanah Metode bil mauidzatil hasanah adalah dakwah dengan member nasehat dan prumpamaan yang menyentuh jiwa sesuai dengan taraf pengetahuan yang sederhana. Selain kata dakwah. Ayat 7 : yaitu jalannya orang-orang yang diberi nikmat dan bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalannya orang-orang yang sesat. Metode ini tepat jika sasaran dakwahnya adalah kaum awm. Q. yad’u. 2. lepas dari kekerasan dan umpatan.  Ayat 6 : permohonan kepada-Nya melalui ucapannya “ Tunjukilah kami kepada jalan yang lurus” yaitu Islam. Metode bil jidal Metode bil jidal adalah dakwah dengan perdebatan. karena keduanya mempunyai tujuan sama yaitu menyeru manusia agar mengamalkan ajaran Islam. Secara istilah berarti menyampaikan ajaran Islam kepada umat manusia untuk dijadikan pedoman hidup dan dilaksanakan agar memperoleh kebahagiaan dunia dan akherat. Sasaran dakwahnya ahli kitab dan pemeluk agama lainnya atau kaum terpelajar. Yang dimaksud dengan orang yang diberi nikmat adalah pada nabi.

Sebagai perintah untuk memui syukur dengan me-Mahasucikan Allah atas kemenangannya dan meminta ampun atas segala kesalahan.(1) dan kamu Lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. untukmu agamamu. Maka berbondong-bondonglah kaum quraisy masuk Islam. bersabda: “Aku peringatkan bahwa siksaan Allah yang dahsyat akan datang”.S. IV. dan untukkulah.       “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Setelah memperoleh kemenangan. (3). seandainya aku beri tahu bahwa musuh akan datang besok pagi atau petang. Al-Lahab                             1. pembawa kayu bakar[1608].S. an-Nashr 1-3) turun berkenaan dengan peristiwa itu. Kelak Dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. 3. engkau kumpulkan kami?” Maka turunlah ayat ini (S. (2) Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. 4. (Al-Lahab : 1-5) Asbabul Nuzul Surat Al-Lahab Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa suatu ketika Rasulallah SAW. 5. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan Sesungguhnya Dia akan binasa[1607]. 6. agamaku." (Al-Kafiruun : 1-6) 5 . Rasulullah SAW. Berkata Abu Lahab: “Celaka engkau! Apakah hanya untuk ini. Rasulallah SAW. Toleransi Dalam Kehidupan Q. Q. Khalid bin Walid diperintahkan memasuki kota Makah dari jurusan dataran rendah untuk menggempur pasukan quraisy (yang menyerangnya) serta merampas senjatanya. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir. naik ke bukit Shafa ambil berseru: “Mari kumpul pada pagi hari ini!” Maka berkumpulah kaum Quraisy. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.. al-Kafirun                                 1. 3. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Yang di lehernya ada tali dari sabut. 2.S. 4. 2. Ayat ini (Q. 1 s/d 5) berkenaan dengan peristiwa itu yang melukiskan bahwa kecelakaan itu akan terkena kepada orang yang memfitnah dan menghalang-halangi agama Allah. masuk kota Makah pada waktu fathu makah. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan (begitu pula) istrinya. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. apakah kalian percaya kepadaku?” Kaum Quraisy menjawab: “pasti kami percaya”.bersabda: “Bagaimana pendapat kalian.. 5. (An-Nashr:1-3) Asbabun Nuzul Surat An-Nashr Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ketika Rasulallah SAW. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

al-Bayyinah. Ada juga yang menamainya al-Muqasyqisyah (penyembuh). 2. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. orang-oarang ahli kitab ( Yahudi dan Nasrani ) tidak akan meninggalkan agama mereka sebelum datang bukti yang nyata. Nama lainnya adalah alIbadah.S. Termasuk jenis surah makiyah. al-Kafirun ayat 2-5 menjelaskan tentang wajibnya memiliki fanatisme atau istiqamah dalam beragama. Surat yang ke-19 dari perurutan turunnya dan ke-109 dari perurutan penulisannya Tema utama Tema utamanya adalah penolakan usul kaum musyrikin untuk penyatuan ajaran agama dalam rangka mencapai kompromi.Kandungan Q. 2. al-Kafirun dan al-Bayyinah kedua mempunyai hubungan erat dan saling melengkapi. Al Aswad bin Al Mutahalib dan Umayyah bin Khalaf bertemu dengan Rasulallah SAW. (Al-Bayyinah:1-2) Isi kandungan QS Al Bayyinah Ayat 1 dan 2 sebagai dasar sikap fanatik. Al ‘Ashi bin Wail. Maka Allah menurunkan ayat ini. yang akan membacakan lembaran-lembaran yang suci sebagai pedoman hidup Keterkaitan Isi Kandungan Q. Kepedulian Sosial Al-Kautsar:1-3              1. Q. al-Kafirun dan al-Bayyinah Q. Demikian juga dalam Q. disitu menggambarkan kegigihan kaum ahli kitab dan orang-orang musyrik mempertahankan keyakinan mereka. Dan berkata: “Hai Muhammad! Mari kita bersama menyembah apa yang kami sembah dan kami akan menyembah apa yang engkau sembah dan kita bersekutu dalam segala hal dan engkaulah yang memimpin kami”. Q. Asbabun Nuzul Q. al-Kafirun Nama surah Namanya yang populer adalah surah al-Kafirun. yaitu datangnya Nabi akhir zaman yang mereka dambakan. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Said bin Mina. dan berqurbanlah. surah ad-Din. sambil mengajak agar masing-masing melaksanakan agama dan kepercayaannya tanpa saling mengganggu.S. 6 . (yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaranlembaran yang disucikan (Al Quran).S. al-Kafirun Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Al Walid bin Al Mughirah . Al-Bayyinah                     1. Orang-orang kafir Yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik (mengatakan bahwa mereka) tidak akan meninggalkan (agamanya) sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata. V.S. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu.S.S.S.

5. orang-orang yang berbuat riya. Kedua-duanya mengandung pengajaran agar umat Islam memiliki kepedulian sosial dalam kehidupan. 4. dimana dagingnya diberikan kepada arang lain utamanya kepada fakir miskin. dan Adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. dan tidak menganjurkan memberi Makan orang miskin. Bentuk kepedulian sosial yang dimaksud dalam surat Al-Maa’uun adalah : a. 2. Al-Zalzalah:1-8         7 . 2. VI. 6. al-Kautsar dan al-Maa’uun tentang Kepedulian Sosial 1. 4. b. 3. 8. pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran. tahukah kamu Apakah hari kiamat itu? 4. dan enggan (menolong dengan) barang berguna. Hukum Alam Al-Qari’ah:1-8                                     1. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu Dialah yang terputus. sedangkan surat Al-Maa’uun mengandung ancaman kepada mereka yang tidak memiliki kepedulian sosial dengan dicap sebagai pendusta agama. c. Apakah hari kiamat itu? 3. 5. 7. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. dan Adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya. Keterkaitan QS. Mau membantu orang lain untuk meringankan beban dan kesulitan yang dialaminya. 3. Menyayangi dan menyantuni anak yatim. tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? 2. Memperhatikan nasib orang miskin dengan menganjurkan dan atau memberi bantuan kepada mereka. Itulah orang yang menghardik anak yatim. 7. 6. Al-Ma’un : 1-7                                 1. hari kiamat. dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Surat Al-Kautsar mengandung perintah untuk memiliki kepedulian sosial. Bentuk kepedulian sosial yang dimaksud dalam surat Al-Kautsar adalah penyembelihan hewan qurban.3. Maka Dia berada dalam kehidupan yang memuaskan.

dan menjauhkan diri dari pergaulan yang tercela. Semua fenomena alam terjadi atas kuasa Allah swt. • Al-Qari’ah pada ayat 4 (Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran). Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun. 3.hati dalam bergaul. 8. 6. 1. Keterkaitan Kandungan Surat Al-Qaari’ah dan Al-Zalzalah Al-Qari’ah dan al-Zalzalah meskipun secara bahasa memiliki arti yang berbeda Al-Qari’ah (bahaya besar) sedang al-Zalzalah (guncangan yang dahsyat). apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat). Al-Qari’ah dan al-Zalzalah sama-sama menjelaskan tentang balasan surga bagi yang beramal baik.S. dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?". dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya. pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam Keadaan bermacam-macam. Al-Qari’ah dan al-Zalzalah sama-sama menjelaskan tentang kepanikan manusia pada hari kiamat. Al-Qaari’ah dan al-Zalzalah sama-sama menjelaskan tentang fenomena hancurnya alam semesta. 3. niscaya Dia akan melihat (balasan)nya. 7. niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula. Lebih bersemangat dalam beribadah. dengan demikian akan semakin mempertebal keimanan kita kepada Allah swt. berhati. Menuntut Ilmu dan Menghargai Waktu Al-‘Ashr:1-3              8 . supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. 2. 4. 5. pada hari itu bumi menceritakan beritanya. beramal.Oleh karena itu kita berhati-hati dalam berbuat. tetapi pengertian yang dimaksud sama yaitu tentang hari kiamat. dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun. Al-Zalzalah pada ayat 1-2 (Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya) 3. • Dalam Q. Al-Qari’ah dijelaskan pada ayat 6-9. Meyakini dengan sepenuh hati. dan siksa bagi yang beramal jelek. al-Zalzalah pada ayat 3 (Dan manusia bertanya: "Mengapa bumi (menjadi begini)?") 4. 2. Penerapan Surat al-Qaari’ah dan al-Zalzalah dalam Kehidupan Seharihari 1. karena Sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya. karena semua amal manusia akan dimintai pertanggungjawabannya. Meyakini bahwa alam ini suatu saat akan mengalami kehancuran. bahwa Allah yang mengatur alam semesta ini.                                    1. 2. sedangkan dalam surat AzZalzalah dijelaskan pada ayat 7-8. VII. • Al-Qari’ah pada ayat 5 (gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihamburhamburkan).

2. Hormat kepada guru atau kepada orang-orang yang tinggi ilmunya 5. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam.ashr dan al-Alaq dalam kehidupan sehari-hari 1. Rajin mendatangi majlis ilmu. seperti untuk belajar atau menuntut ilmu sebagaimana yang terungkap dalam surat al-Alaq ayat 1-5 2. ( HR Bukhari ) Hadis 2 َ َ ََ َ َ َ ِ ّ َ ْ ِ ِ ِ َ ْ ُ ِ َ َ َ ََ َ َّ َ ِ ْ ََ ّ ‫عن سهل قال رسول ال صلى ال عليه وسلم وأنا وكافل اليتيم في الجنقة هكقذا وأشققار‬ ُ َّ ّ ُ ُ َ َ َ ٍ ْ َ ْ َ ِ ( ‫بالسبابة والوسطى وفرج بينهما ) رواه مسلم‬ َ ُ َ ْ َ َ ّ َ َ َ ْ ُ ْ َ ِ َ ّّ ِ 9 . kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. Barang siapa membantu kesulitan seorang muslim. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Keterkaitan kandungan surat al. 3. Bacalah. bersabda: ” Muslim yang satu adalah saudara muslim yang lain. demi masa. 2. 3. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Menuntut ilmu membutuhkan kesabaran sehingga membutuhkan waktu yang tidak singkat 3. oleh karena itu ia tidak boleh menganiaya dan mendiamkannya. maksudnya agar kita mampu memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Orang yang berilmu akan mempunyai kedudukan mulia. Bersemangat dalam menuntut ilmu dan rela mengeluarkan biaya untuk kepentingan pendidikan 4. Surat al-ashr berisi perintah agar kita pandai menghargai waktu . Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. 5. dan Tuhanmulah yang Maha pemurah. Barang siapa memperhatikan kepentingan saudaranya.ashr dan al-Alaq tentang menghargai waktu dan menuntut ilmu 1. Al-‘Ashr:1-5                          1. Dan barang siapa menutupi (aib) seorang muslim. bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan. mengabarkan. maka Allah akan membantu kesulitannya dari beberapa kesulitannya nanti pada hari kiamat. bahwa Rasulullah saw. baik ilmu agama maupun ilmu umum   VIII. maka Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat ” . Tolong menolong dan Mencintai Anak Yatim Hadis 1 َ ‫أن عبد ال بن عمر رضي ال عنهما أخبره أن رسول ال صلى ال ق علي قه وس قلم قققا‬ ‫ّ ََ ْ ِ َ َ ّ َ َ ل‬ ُ َّ ّ َ ُ َ ّ َ ُ َ َ ْ َ َ ُ ْ َ ّ َ ِ َ َ َ ُ َ ْ ّ َ ْ َ ّ َ ِ ُ ِ ِ ِ َ َ ِ ّ َ َ ِ ِ َ ِ َ َ ِ َ َ ْ َ َ ُ ُ ِْ ُ َ َ ُ ُ ِْ َ َ ِ ِْ ُ ْ ُ َ ُ ِْ ُ ْ ‫المسلم أخوا المسلم ليظلمه ول يسلمه ومن كان في حاجقة أخيقه كققان الق فققي حققاجته‬ ُ ‫ومن فرج عن مسلم كربة فرج ال عنه كربة من كربات يوم القيامة ومن سققتر مسققلما‬ ً ِ ْ ُ َ َ َ ْ َ َ ِ َ َ ِ ْ ِ ْ َ ِ َ ُ ُ ْ ِ ً َ ْ ُ ُ ْ َ ّ َ ّ َ ً َ ْ ُ ٍ ِْ ُ ْ َ َ ّ َ ْ َ َ ُ ( ‫ستره ال يوم القيامة( رواه البخاري‬ ِ َ َِ ْ َ ْ َ ّ ُ َ ََ ُ Bahwasanya Abdullah bin Umar r. baik dihadapan Allah swt maupun manusia Penerapan kandungan surat al. Tidak menyia-nyiakan waktu dengan bermalas-malasan 3.a.  1. Pandai menggunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat 2. maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. 4.

Muslim dari Abu Hurairah) ‫عن الزبيرابن العوام رض قال رسؤل ال صل ال عليه ؤسلم :لن يأخققذ َأ َ قدكم أحبل‬ َْ ْ ُ ُ ‫ْ َ ُ ِ ح‬ ْ َ َ ِ ْ ُ َ ّ َ ْ َ ْ ْ ِ ٌ ْ َ ُ َ ْ َ ِ ِ ّ ّ ُ َ َ َ ْ ِ َ َ ٍ َ َ ْ ِ ً َ ْ ُ ‫َ َ ْخقذ‬ ‫ًفيأ ُ َِحزمة من حطب فيبيع فيكف ال به وجهه خيقر مقن أن يسققأل النققاس أعطقي أم‬ ُ (‫منع ) رواه البخا رى‬ َ ُِ “Sungguh jika salah seorang diantara kamu membawa seutas tali untuk mencari seikat kayu bakar. Al-Bukhari dari Zubair bin Awwam) Hadis 3 X. bersabda: “Aku dan orang-orang yang memelihara anak yatim di surga seperti ini. Rasulullah SAW. sesuai dengan kemampuan kita. IX. Bersemangatlah kamu mencapai sesuatu yang bermanfaat bagimu. lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain. Mohonlah pertolongan kepada Allah dan janganlah kamu merasa tak berdaya. 7. )رواه الترمذى عن جابر بن عبد ال‬ ِ ّ ِ َْ ِ ْ ِ ِ َ ْ َ ُ َ َ ِ َ ً َ َّ ً ْ َ َ ْ َ ْ َ 10 .Ibnu ’Asakir dari Anas) Hadis 2 Hadis 1 َ ََ ‫المؤمن القوي خير وأحب إلى ال من المؤمن الضعقيف وفي كل خيق قر اح قرصْ عل قى‬ ِ ْ ِ ٌ ْ َ ّ ُ َِ ِ ْ ِ ّ ِ ِ ْ ُ ْ َ ِ ّ ِ َِ ّ َ َ ٌ ْ َ ّ ِ َ ْ ُ ِ ْ ُ ْ ( ‫ما ينفعك واستعن بال ول تعجز ) رواه مسلم عن أبى هريرة‬ ْ َ ْ َ َ َ ّ ِ ْ ِ َْ َ َ ُ َ ْ َ َ ِ “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari pada mukmin yang lemah. sedangkan pada masing-masing ada kebaikannya. Keseimbangan Hidup di Dunia dan Akhirat ُ ‫عن انس رضي ال عنه ان نبي صل ال عليه وسلم قال : ليس بخيرك قم م قن ت قرك‬ ‫َْ َ ِ َْ ِ ُ ْ َ ْ َ َ َ د‬ َ ِ ‫نياه لخرته ول آخرته لدنياه حتى يصيب منهما جميعا فقإ ِِل قد نيققا بلغٌ ال قى الخ قر‬ ‫ِ َ ِ َة‬ َ َ َ ْ ّ ‫ْ َ ُ ِ َ ِ ِ َ َ ِ َ َ ُ ِ ُ َْ ُ َّ ُ ِ ُ ِ ْ ُ َ َ ِ ْ ً َ ن‬ ّ (‫ول تكوْنوا كل على الناس )رواه ابن عساكر‬ ِ ّ َ َ ّ َ ْ ُ َُ َ َ “Bukanlah orang yang baik diantara kamu orang yang meninggalkan kepentingan dunia untuk mengejar akhirat atau meninggalkan akhirat untuk mengejar dunia sehingga dapat memadukan keduanya. (HR. Beliau menunjukkan telunjuk dan jari tengah serta beliau merenggangkan antara keduanya “. Membantu orang lain untuk meringankan beban yang dihadapinya 3. Menjaga harta anak yatim dengan sebaik-baiknya sampai ia bisa mengurus hartanya sendiri 6. ( HR Bukhari ) Penerapan Sikap Tolong-menolong dan Mencintai Anak Yatim dalam Kehidupan Suka membantu orang lain dalam menyelesaikan permasalahan. Janganlah kamu menjaadi beban orang lain.” (HR. Membantu menyelesaikan segala permasalahan anak yatim yang ia belum mampu mengatasinya sendiri. Menyantuni dan menyayangi anak yatim 5. lalu kayu itu dijual sehingga Allah mencukupkan kebutuhan hidupnya dengan hasil jualannya. Sesungguhnya kehidupan dunia mengantarkan kamu menuju kehidupan akhirat. 4. baik diberi maupun ditolak (tidak diberi)”.Dari Sahl.” (HR. Menjaga Kelestarian Alam Hadis 1 (‫من أحيى أرضا ميتة فهي له. Tidak membicarakan aib atau cacat orang lain yang membuat mereka tidak suka bila aibnya itu diketahui orang lain. Membantu segala keperluan hidup anak yatim hingga ia mampu hidup mandiri.

Dengan adanya tumbuhan orang dapat menghirup udara segar memanfaatkannya dalam kehidupan. Dijelaskan bahwa. dengan maksud untuk menghilangkan nafsunya. (‫من حفر بئرا فله أربعون ذراعا عطنا لماشيته )رواه ابن ما جه عن عبدال ابن مغفل‬ ِ ِ َ ِ َ ِ ً َ َ ً َ ِ َ ُ َ ْ َ ُ ََ ً ْ ِ َ َ َ ْ َ “Barang siapa menggali suatu sumur. tetapi kerugian dimasa yang akan datang akan terjadi dikarenakan punahnya hewan ternak. Hadis 2 . Telah banyak kawasan yang dirusak manusia baik itu kawasan hutan.R.‫أن النبي صلى ِعليه وسلم نقهى ص قير ال قرو ِ وع قن إخصققاء البهققائ ِ نق قهيا ش قديدا‬ ً ْ ِ َ ً ْ َ ‫َ ْ ِ ّ ْح َ َ ْ ِ ْ َ ِ ْ َ َ ِم‬ َ َ َ َّ َ ِ ْ ََ ُ ‫َ ّ ّ ِ ّ َّ ال‬ (‫)رواه القبقزر‬ “Sesungguhnya Nabi saw melarang seseorang mengurung setiap yang bernyawa dan mengebiri binatang-binatang dengan larangan yang keras” .“ (H. al-Bazzar dari ibnu Abbas ) Penjelasan hadis 2 Hadis ini menjelaskan larangan mengebiri kuda dan binatang-binatang. siapa menggali suatu sumur. adalah orang yang peduli terhadap lingkungan yang berupa tanah. tandus sehingga sulit untuk ditanami. At-Tirmidzi dari jabir bin Abullah). Maka Rasulullah saw melarang mengebiri binatang. maka ia (berhak) empat puluh hasta sebagai kandang ternaknya. Dari sinilah terbentuk ekosistem. Orang hanya menebang pohon tidak mau menanam. Semua makhluk hidup membutuhkan air. namun dengan menghidupkan bumi berarti manusia akan dapat memperoleh manfaat dari bumi itu. Hadis ini sebagai bukti bahwa Rasulullah saw. binatang ternak memperoleh makanan. hiduplah tumbuh-tumbuhan. yaitu dari air orang dapat hidup. maka bumi itu baginya ( miliknya )”. Lapisan tanah yang gembur terkikis oleh air. namun tidak terawat dengan baik. Manusia hanya memperoleh keuntungan sesaat. Mengebiri binatang adalah menghilangkan alat kelamin binatang tersebut (biasanya untuk jantan).“Barang siapa menghidupkan suatu bumi yang mati. maka ia (berhak) 40 hasta sebagai kandang ternaknya. yaitu hak biologis makhluk hidup. maupun pantai. Kawasan yang semula menjadi resapan air menjadi gersang akibat erosi. Pengertian bumi yang mati bisa berarti tanah yang gersang. Orang yang membuat sumur diberi hak untuk lahan pemeliharaan ternak 40 hasta (kurang lebih 20 m). Dari kotoran ternak tumbuhan 11 Hadis 3 . Rasulullah saw memberikan pedoman hidup kepada kita tentang pemanfaatan sumur. dan binatang. Penjelasan hadis 1 Di dalam hadis ini dijelaskan bahwa. bisa berarti sebenarnya tanah itu subur. Dampak negatif yang akan terjadi pada masa datang ketika mengebiri binatang adalah: Memutuskan perkembang biakan binatang tersebut. domba jika dikebiri akan lebih cepat gemuk. Sedangkan pengertian dia berhak atas bumi itu tidak semata-mata menjadi pemiliknya. lembah. Sebagaimana kita ketahui air adalah sumber kehidupan. Disinilah ketinggian ajaran islam sebagai rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam) dituntunkan. bahkan manusia justru merusaknya. siapa saja yang menghidupkan bumi yang mati maka dia berhak atas bumi itu. (H. Dari sinilah sebenarnya banyak terjadinya bencana alam. Biri-biri.(H. dan Menyalahi kodrat Illahi. Kuda yang dikebiri akan lebih dapat dimaksimalkan tenaganya untuk keperluan manusia.R. pegunungan.R. Ibnu Majjah dari Abdullah bin Mughaffal) Penjelasan hadis 3 Pada hadis ini.

XI.menjadi subur. bahkan yang demikian itu termasuk bagian dari perbuatan syirik. Ibnu majah dari Ali bin Abi thalib ) Hadis 2 Hadis 1 “Allah SWT. ‘ Ini demi Allah dan ini demi pemimpin kalian. tidak sedikitpun karena Allah.” (HR. Barang siapa mempersekutukan Aku dengan yang lain. Iman dan Ibadah ‫اليمان معرفة بالقلب وقول باللسان وع َ ِبالركان )رواه ابققن ماجققة عققن علققى بققن ابققى‬ ِ َ ْ َْ ِ ٌ‫ِ ْ َ ُ َ ْ ِ َ ُ ِ ْ َ ْ ِ َ َ ْ ٌ ِ ّ َ ِ َ َمل‬ (‫طالب‬ “Iman itu ialah dipercaya dalam hati. Ɗ ơ ăǎ ą Ȃ ƌąƊdzăƻÈ ƌ Ǭ Ƣȏ ăǷƫă ȁ ōȏ ĉơ Ǝ ƒƢ ăǸº ąǟ ȋ ơ È ăǺ Ǿ dz ǴȂ ă DZ ą Ƕ ƌ ǰ ĉ ºǿ ą Ȃ Ą Ƴ Ą ȂƢ ĉă dzȀ ċ ǻ Ɯ Ɗą Ƕ ƌ ǰ Êĉ ǿ ą Ȃ Ą Ƴ Ą Ȃ Èĉ ƅºdz ă ȁơ ǧ (ǩ Ƣ Ƹ ǔ dz ơ ) Æƞ ǟ ą Ȉ ăǁ ơNj DŽ Ƣ Ʀă dz ǽ ąơ ơǼ ȁ ǁ ĉ Ǻ Ȁ Hadis riwayat Al-Bazzar memberikan tuntuan di dalam beribadah. agar ibadah seorang muslim itu diterima oleh Allah SWT. Dijelaskan bahwa amal ibadah yang akan diterima oleh Allah SWT. maka tidak ada nilainya karena ibadah yang demikian itu tidak akan diterima. manusia dapat menanam dengan pemupukan yang baik. dan seterusnya.’ Amalan seperti itu hanyalah untuk kehormatan pemimpin kalian. berarti ia telah diserahkan kepada sekutu itu.’ Perbuatan itu hanya karena kekeluargaan. kemudian diaplikasikan dalam kehidupan Mengikhlaskan segala macam bentuk ibadah hanya kepada Allah semata menjauhkan diri dari berbagai bentuk kesyirikan 12 . tidak sedikitpun karena Allah . diucapkan dengan lisan. berfirman. (HR. Kandungan Hadis tentang Iman dan Ibadah dalam Fenomena Kehidupan • Tidak diterima iman seseorang tanpa direalisasikan dalam perbuatan yang bernilai ibadah • Ibadah yang tidak didasari dengan keimanan. Wahai manusia! Beramallah kalian dengan ikhlas karena Allah. Sesungguhnya Allah tidak menerima amal seseorag. adalah ibadah yang dikerjakan dengan rasa ikhlas untuk mencari keridhaan Allah semata. Al-Bazzar dari Ad-Dahaq) Ą Dž º Ƣ ċ Ǽ Ƣ dză Ȁơ Ŏ ȇ Ɗ ơ ă ȇ ĉ Ǯ ą ȇ Ǝ ǂ ċ nj º Ǵ ĉă dz Ą Ȁ ǧ Ƣ Ɩ È Ȃ ƅ Ê Ê Ɗ ơ È ǀ º ǿĄ . kecuali yang didasari keikhlasan kepada-Nya. Selalu mengerjakan amal shalih sebagai perwujudan dari iman Menghindari perbuatan-perbuatan maksiat yang dapat melemahkan iman Mempelajari dan memahami rukun iman. ‘Ini demi Allah dan ini demi keluarga. maka tidak akan diterima oleh Allah SWT • Amal shalih yang bernilai ibadah akan dapat meningkatkan keimanan Menerapkan Isi Kandungan Hadis tentang Iman dan Ibadah.dan diamalkan dengan perbuatan “. “ Aku adalah sebaik-baik sekutu. Janganlah kalian mengucapkan. Amal ibadah yang ditujukan kepada selain Allah. Jangan pula kalian mengucapkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful