P. 1
Hadits Tentang Aturan Pergaulan

Hadits Tentang Aturan Pergaulan

|Views: 1,719|Likes:
Published by Nurul Aie

More info:

Published by: Nurul Aie on May 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

HADITS TENTANG ATURAN PERGAULAN ; LARANGAN BERKHALWAT DAN MACAM –MACAM ZINA ANGGOTA TUBUH

Makalah Ini Ditujukan Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur Mata Kuliah Hadits 2 Dosen Pembimbing : Bapak H.Aji Ahmad Tajudin,M.Ag

Disusun oleh : Kelompok 7 1. SIRMAN 2. WINA ALAWIYAH 3. SITI AISYAH 4. RINA FITRIA Semester 4 D

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM DR.KHEZ MUTTAQIEN PURWAKARTA TAHUN AKADEMIK 2011/2012

Akhirnya hanya kepada Allah lah penyusun berharap. Serta rekan-rekan dan para pencinta Ilmu lainnya yang telah banyak memberikan sumbangan inspirasinya yang memang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.pastilah di dalam penyusunan makalah ini terdapat kesalahan dan kekurangannya. Penyusun .Teriring Shalawat dan salam kami curahkan bagi NabiNya yang mulia Rasulullah Muhammad SAW.KATA PENGANTAR Alhamdulillahirobbil ‘alaamiin.baik dalam segi penulisan.Aji Ahmad Tajudin.Ag selaku dosen Hadits 2 yang telah banyak memberikan bimbingannya.Puji syukur kehadirat ALLAH SWT .Meskipun memang masih jauh dari kesempurnaan.karena hanya dengan karunia-Nya lah penyusunan makalah ini dapat terwujud.M.semoga makalah ini bermanfaat bagi mereka yang mau mempelajari dan mendalaminya.penjabaran materi.Terutama kepada:    Yth.dan kekurangan-kekurangan lainnya yang tidak diketahui.Oleh karena itu penyusun memohon maaf yang sebesar-besarnya bagi para ahli ilmu dan para pencinta ilmu terhadap kekurangan-kekurangan tersebut. Penyusun ucapkan terima kasih kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung dan membantu untuk terselesainya makalah ini. Kepada seluruh keluarga tecinta yang selalu mendukung baik materi maupun moril.Bapak H. Dalam makalah ini penyusun mengetengahkan Judul “HADITS TENTANG ATURAN PERGAULAN YANG MELIPUTI LARANGAN BERKHALWAT DAN MACAM-MACAM ZINA ANGGOTA TUBUH”.Penyusunan makalah ini bertujuan untuk membantu mahasiswa khususnya penyusun dalam mempelajari salah satu materi Hadits 2.selain itu makalah ini juga ditujukan sebagai pemenuhan tugas terstuktur mata kuliah Hadits 2.Dengan segala kerendahan hati penyusun berusaha merangkum dan memberikan gambaran materi ini. Menyadari bahwa penyusun adalah mahluk yang lemah.

......... Hadits Shahih Bukhari Dalam Syarah Al-Karmani ................................................ B................ 2 Sistematika Penulisan ............................................. D.. 2 Tujuan Penulisan ........ 7 B............................... Rumusan Masalah ...................................................................... i Pendahuluan ......................... 13 ......................................................................................... Hadits Riwayat Bukhari Dalam Kitab Nikah ................... 8 BAB III PENUTUP Kesimpulan ................................................................. Hadits Riwayat Ahmad Dalam Kitab Musnad .......................... Hadits Tentang Larangan berkhalwat I... 12 DAFTAR PUSTAKA .......................DAFTAR ISI Kata pengantar .......................................................................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN A.... 2 BAB II PEMBAHASAN A..................................... 2 Metode Penulisan .. C......... 4 II..... Hadits tentang macam-macam zina anggota tubuh .................................................................................. 6 III.............

Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini. E. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan dalam makalah ini adalah untuk mengetahui berbagai Hadits tentang aturan pergaulan dalam islam dengan subtema larangan berkhalwat serta macam-macam zina anggota tubuh. kita sebagai orang yang berilmu agar bisa mencari jalan keluar dari berbagai macam permasalahan dan kemudian kita dapat memprakteknya dalam kehidupan sehari-hari. Agar dalam pergaulan kita tidak melampaui batas yang telah ditetapkan. dosa. Untuk itu perlu rujukannya dalam bertingkah laku.mulai dari matan. A. Hadits tentang larangan berkhalwat (berduaan dengan yang bukan mahram). dan kekhilafan. SistematikaPenulisan Makalah ini terdiri dari beberapa sub-Judul: BAB I PENDAHULUAN. D. Latar Belakang Pada masa modern seperti sekarang ini.sanad hingga penjelasan hadits tersebut.Agar kita tahu derajat kesahihannya untuk dijadikan hujjah. penulis menggunakan metode literatur atau kepustakaan yang berhubungan dengan permasalahan. 2.dan penjelasannya) C. maka kita harus dapat memahami ayat-ayat Al Qursan dan sabda Rasulullah tersebut.Oleh karena itu dalam makalah ini kami akan berusaha sedikit membahasnya. kita tentu mengetahui dengan baik bahwa Allah SWT telah menetapkan batas-batas dalam pergaulan.sanad. dimana mereka sudah tidak memperhatikan lagi nilai-nilai syariat islam itu sendiri.Mulai dari matan. karena risalah pertama yang disampaikan kepada umat Islam adalah tentang akhlak.BAB II PEMBAHASAN. Rumusan Masalah Berdasarkan banyaknya permasalahan dalam ilmu Hadits. ataupun selainnya. seperti hubungan pra nikah yang begitu bebas tanpa batas.dan melalui internet search. penulis membatasi masalah hanya pada permasalahan aturan pergaulan dalam Islam.BAB III PENUTUP.BAB I PENDAHULUAN A.yang menyebabkan terjadinya dekadensi moral. Akan tetapi orang-orang islam sudah banyak yang terkontaminasi oleh budaya luar (negatif). Baik dalam dunia pendidikan. Hadits tentang macam-macam zina anggota tubuh(matan. Hendaknya dalam kehidupan sehari-hari kita mengikuti petunjuk-petunjuk yang telah disampaikan pada kita secara jelas.Sebelumnya kitapun harus terlebih dahulu mengetahui ayat-ayat apa dan sabda rasul yang mana sajakah yang bisa dijadikan hujjah bagi kita. Untuk itulah.diantaranya 1.yaitu melalui Al Quran dan berbagai penjelasan yang lebih rinci melalui hadits-hadits/sabda Rasulullah SAW. . adanya interaksi dua gender tidak dapat terelakkan. pekerjaan. Sebagian umat Islam.sanad hingga penjelasan hadits itu. Yang mana dalam pergaulan terkadang manusia tidak lepas dari kesalahan.

Syariat Islam telah menutup jalan ini dan menghalanginya sehingga diharapkan orang Islam aman darinya. sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. al-Isra‟: 32). Khalwat adalah jalan syetan untuk menggoda manusia dan menjerumuskannya ke dalam perzinahan. HADITS TENTANG LARANGAN BERKHALWAT (BERDUAAN TANPA MAHRAM) Seburuk-buruk orang Islam pasti mengetahui haramnya zina. kembali dan tunaikanlah haji bersama isterimu. hadis: 424. hadis: 2165. Wahai Rasulullah. beliau bersabda: Kalau begitu.166.BAB II PEMBAHASAN A.)  Skema sanad Hadits di atas : Rasulallah (10 H) Ibn Abbas (70 H) . beliau bersabda: Janganlah sekali-kali seorang lakilaki berduaan dengan perempuan kecuali dengan ditemani muhrimnya. Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam bersabda: 1. zina juga diharamkan dengan bentuk yang cukup jelas. hadis 4904: ْ َّ ‫ح اثََْباػيِٜابِْاػبذاَّللاِاحذثََْباسفَٞبُاحذثََْباػَشٌٗاػَِاأَبِٜاٍؼبَذاػَِاابِْا‬ ْ َ َّ َ ُ ْ ُ َّ َ َّ ِ ْ َ ُ ُّ َ ‫َ ذ‬ ِ ْ ٍ َْ ْ ٍ َ ‫ػبَّبطاػَِااىَّْبِٜاصيَّٚاَّللاُاػيَٞٔاٗسيٌَّاقَبهالاَٝخيُُ٘اسخوٌابِبٍشأَةاإِلاٍغارٛا‬ ُ َ َّ َ ْ َ َ َ َ َ ِ ْ َ َّ َ ِّ ِ َ َ َّ ٍ َ ْ ُ ْ َ ‫ٍحْ شًافَقَبًاسخوٌافَقَبهاَٝباسسُ٘هاَّللاِااٍشأَحِٜاخشخجاحبخَّتاٗامخُخِبْجافِٜاغضٗةا‬ ُ َ َ ٍَ َ َ ْ َ َ َ َ ْ َّ َ َ َ َِ ْ َ ‫مزااٗمزااقَبهااسْ خغْافَححَّاٍغااٍشأَحِلَا‬ َ ْ َ َ ُ ِ َ ََ َ ََ Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdullah Telah menceritakan kepada kami Sufyan Telah menceritakan kepada kami Amru dari Abu Ma'bad dari Ibnu Abbas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. (Hadits serupa kami dapati juga dalam Shahih Muslim pada “Kitab al-Hajji” no.” (QS. Firman Allah Ta‟ala: َ ٔ ِّ ‫ِ َ ت َ َ َ ٞل‬ ‫ٗ َ ا حَقشبُ٘ا اىضَّب إَِّّ اُ مبَُا فَبحش ا ٗسبءَا سبِ ا‬ َ ْ ‫َل‬ “Dan janganlah kamu mendekati zina. Dalam Al-Qur‟an. Yaitu menyendirinya seorang laki-laki dengan wanita yang bukan istri dan mahramnya di tempat sepi yang tidak dilihat orang banyak. no. hal. Di antara jalan zina yang berusaha ditutup oleh Islam adalah Khalwat. bukan hanya zinanya saja yang diharamkan. Lalu seorang laki-laki bangkit seraya berkata. Bahkan. sebab-sebab dan sarana yang menghantarkannya juga dilarang. dan Sunan Tirmidzi pada “Kitab al-Fitan” no. Shahih Bukhari dalam Syarah al-Karmani. jilid 9. isteriku berangkat hendak menunaikan haji sementara aku diwajibkan untuk mengikuti perang ini dan ini.

Guru-gurunya antara lain: Nabi Saw. wafat: 234 H. Ibn al-Madani: Tsiqah. . Murid-muridnya antara lain: Imam Bukhari. Wafat: 198 H b. Ibn Qasim.Ibn Ma‟bad (104 H) Amru bin Dinar (126 H) Sufyan bin Uyainah (198 H) Ali bin Abdullah (234 H) Imam Muslim Imam Bukhari (265 H)  Sanad Hadits dalam riwayat Imam Bukhari 1. ibn Ma‟in dan Abu Zar‟ah: Tsiqah. Abbas bin Abd Muthalib. Hatim bin Wardan. b. Abu Ma’bad a. 4. bin Najih Assa‟adi. Abu Zubair. 5. Ayub. Sulaiman al-Ahwal. Ibn Juraij. Nasai dan Ibn Majah. Ibn Abbas a. Sufyan bin Uyainah a. Abu Imamah bin Sahal. Guru-gurunya antara lain: Amru bin Dinar. Guru-gurunya antara lain: Ibn Abbas. Nama lengkapnya: Ali bin Abdullah bin Ja‟far. Abu Dawud. Gurunya: Ibn Abbas c. Nama lengkapnya: Nafidz Abu Ma‟bad. Ibn Hibban: Tsiqah. Qasim bin Abi Bazah. Qatadah. Abdurrahman bin Auf. alA‟masyi. Malik. Ja‟far Shadiq. Derajatnya: Menurut Ahmad bin Hambal. Ali bin Abi Thalib. Mujahid. Umar bin Khattab. Murid-muridnya antara lain: Abu Ma‟bad. Tirmizi. d. c. b. Wafat: 126 H. Abi Dlamrah. Abu Ishaq al-Sabi‟I. Sa‟ad bin Musayyab. Ali bin abdullah a. Derajatnya: tsiqah. Nama lengkapnya: Sufyan bin Uyainah bin Ali Imran abu Muhammad alKufi. Ishaq bin Abdullah. Zuhair bin Harb. Ibn Amru ibn Ash c. Wafat: 70 H b. Derajatnya: menurut al Madani: Tsiqah. Abdul Malik bin Umair. Usman bin Afan. Nama lengkapnya: Amru bin Dinar al-Maki Abu Muhammad. d. Khalid bin Haris. d. d. c. Ata‟. Hamad bin Zaid. Yahya bin Abdullah. Abu Bakar. Guru-gurunya antara lain: Sufyan bin Uyainah. Murid muridnya antara lain: Ibn Abi Syaibah. Wafat: 104 H. Muhammad bin Idris . Menurut Abdiurrahman bin Hakim: Tsiqah. 3. Murid-muridnya antara lain: Sufyan bin Uyainah. b. Amru bin Dinar a. Aswad bin Qais.Jabir bin Abdullah. c. Abu Hurairah. Nama lengkapnya: Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib al Hashimi . Daud Abdurrahman. Ali dan muhammad bin Abdullah bin Abbas. Ibn Juraih. Abu Ma‟bad. Al „Ajli Kufi: Tsiqah Tsubut. Ibn Zubair. 2. Derajatnya: Menurut Imam Ahmad. Murid muridnya: Amru bin Dinar.

bila wanita yang bersangkutan ditemani oleh seorang mahramnya. Tabrani. Ubaidillah bin Musa. Ada yang menyatakan bahwa larangan tersebut sifatnya mutlak. mengetahui dan menghafalnya. Serta merasa bahwa ia akan merepotkan mahramnya setiap kali akan pergi.d. Derajatnya: Menurut Ahmad al-Mawarzi: Ia banyak mencari hadis. Derajatnya Tsiqah. . 6. Nasai. harus disertai mahram. karena hal tersebut merupakan ibadah yang telah di gariskan oleh Allah. Seandainya wanita tersebut dapat menjaga diri dan meyakini tidak akan terjadi apa-apa. larangan wanita mengadakan safar adalah sangat kondisional. Abi Mughirah. d. Nama lengkapnya: Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah alBukhari. Karena tidak sekali-kali seorang laki-laki menyendiri dengan seorang perempuan melainkan setan sebagai orang ketiga. Sedangkan menurut kaidah. Akan tetapi.  kalau dikaji secara mendalam. Dari keterangan di atas dapat dijumpai bahwa seluruh Rawi yang meriwayatkan hadist Bukhari adalah Tsiqah. tidak ada ketaatan kepada makhluk untuk berbuat maksiat terhadap khaliq. perjalanan apa saja.dan si suami tidak boleh melarang istrinya untuk menunaikan ibadah haji “fardhu”. maka bukan khalwat lagi namanya bila ia berada diantara lelaki lain. Abi „Asyim an-Nabil. c. kantor dan lain-lain yang memang sudah biasa dilakukan setiap hari. b. Ada pula yang berpendapat bahwa larangan tersebut ditujukan bagi wanita yang masih muda-muda saja.  Larangan Islam. tetapi lebih dari itu yaitu. Guru-gurunya antara lain: Ali bin Abdullah. baik mahram karena nasab ataupun karena lainnya. Murid-muridnya antara lain: Imam Musli. Derajatnya: Abu Hatim berkata: Ali adalah orang yang sangat mengerti hadis. Misalnya pergi untuk kuliah. bukan wajib. tidak semata-mata untuk membatasi pergaulan.  Nabi Saw memerintahkan kepada suami untuk berangkat bersama istrinya jika istrinya akan menunaikan ibadah haji. terjadi perbedaan pendapat di antara para ulama. Wafat: 256 H. Muhammad bin Abdullah al-Ansari. baik yang dekat maupun yang jauh. Maka perjalanannya dibolehkan. Ibn Main berkata: Ia banyak sekali meriwayatkan hadis. Imam Bukhari a. Dengan demikian. dan dapat diambil kesimpulan bahwa sanad hadis di atas adalah Shahih. Ada yang berpendapat bahwa perjalanan tersebut adalah perjalanan jauh yang memerlukan waktu minimal dua hari. Perintah ini hanya sebagai anjuran belaka.  Adapun tentang wanita yang bepergian tanpa mahram. karena dikhawatirkan setan akan menjerumuskan keduanya kedalam fitnah. Tirmidzi. untuk menyelamatkan peradaban manusia dan sebagai langkah preventif agar tidak melanggar norma-norma hukum yang telah ditetapkan oleh agama dan yang telah disepakati masyarakat.  Penjelasan Hadits ini  Di dalam teks-teks di atas terkandung larangan berkhalwat (menyendiri) dengan laki-laki ataupun perempuan lain yang bukan mahram. sedangkan bagi wanita yang sudah tua diperbolehkan. Derajatnya Tsiqah.

ُْ ْ ِ َ ْ ِ ْ ٍ َ َّ َ ٍ ِ َ ُ َّ َ ْ ‫حذثََْباقُخَٞبَتُابِْاسؼٞذاحذثََْباىَْٞثاػَِاَٝضٝذَابِْاأَبِٜاحبِٞباػَِاأَبٜااىخْٞشاػَِاػقبَتَا‬ ِ ِ ْ ٌ ‫بِاػَبٍشاأَُاسسُ٘هاَّللاِاصيَّٚاَّللاُاػيَٞٔاٗسيٌَّاقَبهاإَِّٝبمٌاٗاىذخ٘هاػيَٚااىِّْسبءا‬ َ َ ُ ُّ َ ْ ُ َ َ َ َ ِ ْ َ َّ َ َّ َ َ َّ ٍ ِ ِ ْ ِ َ ‫فَقَبهاسخوٌاٍِااْلَّصبساٝباسسُ٘هاَّللاِاأَفَشأَْٝجااىحَ٘اقَبهااىحَ٘ااىَْ٘ ثُا‬ َ ْ ُ ْ َ ْ َ َ ْ َ ْ َ َ َّ َ َ َ ِ َ ْ ْ ْ ِ ُ َ َ Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id Telah menceritakan kepada kami Laits dari Yazid bin Abu Habib dari Abul Khair dari Uqbah bin Amir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:” Janganlah kalian masuk ke dalam tempat kaum wanita. sekalipun ia berangkat tanpa mahram. yang menjadi standar adalah kemaslahatan dan keamanan  Fiqih Hadis:  Hukunya haram berkhalwat (menyendir) dengan wanita lain yang bukan muhrimnya.” Kosa Kata ُ ‫إَِّٝبمٌْا‬ : Hindarilah ‫ :اىذخ٘ه اػيَٚااىِّْسبء‬Mengunjungi perempuan lain dengan cara berkhalwat dengan َ َ ُ ُّ َ mereka dalam keadaan tersingkap auratnya.tetapi ia dianggap telah melakukan maksiat karena berangkat sendirian ataun tanpa izin suami. Dengan demikian. Wahai Rasulullah. baik terdiri atas kaum laki-laki ataupun kaum perempuan.  Madzhab Hanafi mengatakan bahwa wanita tidak boleh melakukan perjalanan selama tiga hari atau lebih kecuali bila ditemani oleh mahramnya. keadaannya aman dari fitnah.dan Hadits riwayat Muslim dalam kitab Salam.  Madzhab Hambali dan Syafi‟i mengatakan bahwa seorang wanita tidak boleh bepergian untuk tujuan apapun. Namun ia diperbolehkan melakukan perjalanan yang kurang dari tiga hari tanpa mahram atau tanpa suami.  Wanita dilarang melakukan perjalanan tanpa ditemani mahramnya. Kedudukan mahram dalam keadaan tertentu dapat diganti dengan orang lain bersama rombongan yang dapat dipercaya. sekalipun untuk melakukan ibadah haji bila tidak ditemani oleh suami atau mahramnya.menutup pintu kejahatan dan mencegah terjadinya perzinaan dan berbagai pendorongnya.  Pelajaran dari Hadits ini  Menjelaskan tantang antusiasme Islam terhadap keselamatan mayarakat Islam .  Madzhab Maliki mengatakan bahwa wanita tidak boleh melakukan bepergian selama sehari semalam kecuali bila ditemani oleh mahramnya ataupun bersama jamaah yang dapat dipercaya. 2. Lalu seorang laki-laki dari Anshar berkata. Hadits riwayat Bukhari dalam kitab Nikah.  Ibadah haji wanita sah. . bagaimana pendapat Anda mengenai ipar? beliau menjawab: Ipar adalah maut. dengan syarat.

430 َ ْ َّ َ ‫لَاَٝخيُُ٘اسخوٌابِبٍشأَةاإِلَّامبَُ اثَبىِثََُٖبااىشٞطَبُُا‬ ُ َ َّ َ ْ ٍ َ ْ “Janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan seorang wanita karena sesungguhnya syaitan menjadi orang ketiga di antara mereka berdua.Dan kesemuanya pasti tidak akan pernah terlepas dari namanya kekhilafan.Ucapan ini berkedudukan sebagai larangan keras. semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.karenanya Nabi mengungkapkan seperti kebinasaan atau kematian.lisan. HADITS TENTANG MACAM-MACAM ZINA ANGGOTA TUBUH Allah SWT berfirman : ْ َ َ َ ْ َ َ ْ َّ َّ ُ َ َ ْ َ َْ ‫اإُِااىسَغاٗاىبَصشاٗاىفُؤَ ادَاموُّ اأُٗىَئِلامبَُ اػُْٔاٍسئُ٘ل‬ “.An-Nawawi rahimallahu berkata”Sesungguhnya kekhawatiran dan fitnah terhadap kerabat suami itu lebih besar daripada terhadap orang lain.karena adanya kemungkinan dia bisa bertemu dengan perempuan itu dan berkhalwat dengannya tanpa ada yang mengingkarinya. B.berkhalwat dengan kerabat suami itu mengandung fitnah dan kebinasaan.hingga langkah kaki meski dari hal sekecil apapun. Syetan menambah jeratnya dengan menghiasi kemaksiatan yang mereka lakukan sehingga terlihat indah oleh mereka. Mencegah kerabat-kerabat suami yang bukan mahramnya untuk berkhalwat dengan seorang perempuan. Bab ‫استئذان‬Hadits -12 : ‫مخِباػَيٚاابِْاآدًاَّصٞبُُٔاٍَِ ااىضَّباٍذسكارىِلالَاٍحبىَتَ:ااىؼَْٞبُاصَّبَُٕبااىَّْظَشُ،ا‬ َ َ َ َ ٌ ِ ْ ُ ِّ َ ُ ِ ِْ ََ ِ َ َ ِ ِ َْْ ْ ْ ِ ُ ْ َ ُ َْ ِ ُ َ َ ُ َ ْ ِ ْ َ ِ ِ ُ َ ‫ٗ ْاْلُرَّبُاصَّبَُٕباالسخَِبع،اٗاىيِّسبُاصَّبُٓااىنلًَ،اٗاىَٞذاصَّبُٓااىبَطشُ ،اٗاىشخْ وُاصَّبُٓا‬ ِّ َ ِ ْ ْ َ ُ ِّ َ َ ُ ْ ٔ ِّ َ ُ‫اىخطَب،اَٗااىقَ ْيبُ اَٖٝ٘ٙاَٗٝخَََّْٚ،اُٗٝصذقارىِلَااىفَشْ جُاأَْٗ اُٝنزبُ ا‬ َ َ َْ .”  Penjelasan Hadits Maksud syetan menjadi yang ketiga adalah syetan membisikkan kepada keduanya untuk melakukan kemaksiatan dan membangkitkan gejolak syahwat mereka serta menghilangkan rasa malu dan sungkan dari keduanya.Allah akan bertanya kepada pemiliknya.setiap manusia harus mempertanggungjawabkan mulai dari penglihatan.”(Al Israa‟ :36) Maksudnya. Puncaknya Syetan menyatukan mereka dalam kehinaan berupa zina atau sekurang-kurangnya melakukan perkara yang menghantarkan kepadanya.”Maksudnya.Fitnah yang ditimbulkannya itu lebih banyak.. 3.Apa yang telah dilakukan dengannya.Jadi.Seperti sabda Nabi SAW : Didalam kitab Shahih Bukhari.Sesungguhnya pendengaran.hati.bahkan sudah ditentukan bagian-bagian zina nya.”  Al-Qadhi Iyyad berkata. Hadits Riwayat Ahmad dalam kitab Musnad dan dishahihkan oleh Syaikh AlAlbani dalam As-Shahihah no.. penglihatan dan hati.Ini berbeda dengan laki-laki lain.

“Telah ditentukan atas manusia bagiannya dari zina.yaitu dengan memasukan kemaluan ke kemaluan.dan hati berkeinginan dan berangan-angan dan hal itu dibenarkan atau didustakan oleh kemaluan. susunan sanadnya yaitu: -ٙ‫(اىحَٞذ‬sebagai sanad pertama dan perawi keenam) -ُ‫(سفٞب‬sebagai sanad kedua dan perawi kelima) -‫(ابِاطبٗط‬sebagai sanad ketiga dan perawi keempat) -ٔٞ‫(اب‬sebagai sanad keempat dan perawi ketiga) -‫(ابِاػببط‬sebagai sanad kelima dan perawi kedua) -‫(ابٜإشٝشة‬sebagai sanad keenam dan perawi pertama) -ٌ‫(اىْبٜاصيٚاَّللااػيٞٔاٗسي‬sebagai sumber hadits)  Penjelasan Hadits  Hadits ini mengarahkan untuk meninggalkan zina dan pendorong pendorongnya. “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina.Semua itu termasuk dosa kecil yang Allah anugerahkan untuk mengampuninya jika kemaluan tidak membenarkannya. baik efek psikologi.  Ibnu Baththal berkata dengan mengutip pendapat sebagian ulama “Semua yang telah disebutkan itu .” Melelui kitab Mu‟jam al-Mufahras Li al-Fadz al-Hadis.dan juga didalam kitab shahih muslim bab Takdir‫ا‬hadits -20 dan -21.melangkah menuju perbuatan haram. Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera.yaitu dengan melakukan hal-hal yang telah disebutkan tadi.”  Bertaubat dari Zina Perzinahan merupakan perbuatan yang sangat buruk dan pelakunya diancam dosa besar oleh Allah swt.Hal itu dikarenakan terlalu banyaknya efek yang ditimbulkan dari perzinahan.  Sesuai dengan kitab Shahih Bukhari.merampas dengan cara permusuhan dn kezhaliman.yakni diantaranya ada yang zinanya hakiki.Hadits serupa juga terdapat dalam kitab sunan Ahmad Ibnu Hanbal juz 2.Namun jika kemaluan membenarkannya.Dan adapula yang zina majazi. dan janganlah belas kasihan kepada .Dia pasti memperoleh bagian tersebut. halaman 276 dan halaman 329.  As-Suyuthi berkata “Maksud hadits itu bahwa manusia itu telah ditentukan bagiannya dalam perzinaan.zina lisan adalah ucapan. Untuk itu Islam menetapkan suatu hukuman yang berat bagi seorang pezina dengan cambukan seratus kali dan diasingkan bagi mereka yang belum menikah serta dirajam bagi mereka yang telah menikah.Maka zina kedua mata adalah melihat.diungkapkan dengan kata „zina‟.maka itu menjadi dosa besar”. sebagaimana beberapa dalil berikut ini : 1.karena termasuk pendorongpendorongnya.mendengarkan perkataan yang haram didengarkan.hatinya berkeinginan terjerumus kedalam nafsu syahwat.Yaitu melihat sesuatu yang tak halal dilihat..zina kaki adalah melangkah.zina kedua telinga adalah mendengar.zina tangan adalah merampas. sosial maupun moral.

”Setiap umatku mendapat pemaafan kecuali orang yang menceritakan (aibnya sendiri).” (QS. Firman Allah swt. Keimanan yang menggerakkannya untuk beramal sholeh ini yang kemudian menjadikan Allah swt menutupi dosa dan keburukannya.keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah.”Hai orang-orang yang beriman. dan hari akhirat.‟Ya‟. dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. . Bukhori dan Muslim) 3.” (HR. 2. Taubat Nashuha Tidak ada hal terbaik yang harus dilakukan bagi seorang yang melakukan dosa kepada Allah swt kecuali taubat yang sebenar-benarnya.Mudahmudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (HR. Dengan ini mudah-mudahan Allah swt juga menutupi aib dan kesalahannya ini. Rasulullah saw menanyakan kepada seorang laki-laki yang mengaku berzina. Sesungguhnya diantara perbuatan menceritakan aib sendiri adalah seorang yang melakukan suatu perbuatan (dosa) di malam hari dan sudah ditutupi oleh Allah swt kemudian dipagi harinya dia sendiri membuka apa yang ditutupi Allah itu. Tidak membuka aibnya kepada orang lain Dengan tidak memungkin bagi setiap pelaku zina untuk dicambuk atau dirajam pada saat ini dikarenakan tidak diterapkannya hukum islam maka sudah seharusnya semua menutupi aibnya itu dan tidak menceritakannya kepada siapa pun. Dari Abu Hurairoh ra bahwasanya Rasulullah saw pernah memberikan hukuman kepada orang yang berzina (belum menikah) dengan hukuman dibuang (diasingkan) satu tahun dan pukulan seratus kali. Bahwasanya Nabi saw bersabda. Taubat yang dibarengi dengan penyesalan dan tekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.” (HR Bukhori Muslim) Namun Allah swt adalah Maha Penerima taubat dari setiap hamba-Nya yang mau bertaubat dari segala perbuatan maksiatnya. Kemudian Nabi bersabda lagi. adalah 1.”Apakah engkau seorang muhshon (sudah menikah)? Orang itu menjawab.Karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. An Nuur : 2) 2.‟Bawalah orang ini dan rajamlah. Beribadah dan beramal dengan sungguh-sungguh Amal sholeh yang dilakukan haruslah sungguh-sunguh dan tidak asal-asalan agar bisa menutupi dosa besar yang telah dilakukannya. jika kamu beriman kepada Allah. At Tahrim : 8). Bukhori) 3." (QS. Amal sholeh tersebut juga sebagai bukti masih adanya iman didalam dirinya. Untuk itu yang harus dilakukan oleh mereka yang telah jatuh kedalam perbuatan zina ini dan menginginkan kembali ke jalan Allah swt. bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya).

Bandung.Sayid.mendengarkan perkataan yang haram didengarkan. tidak semata-mata untuk membatasi pergaulan.Islam kita. Yaitu menyendirinya seorang laki-laki dengan wanita yang bukan istri dan mahramnya di tempat sepi yang tidak dilihat orang banyak.ht.blogspot.karena dikhawatirkan setan akan menjerumuskan keduanya kedalam fitnah.yaitu dengan cara taubatan Nasuha. Sumber: www.Ucapan ini berkedudukan sebagai larangan keras..Pustaka At-Tazkia.asysyariah. Dari penafsiran hadits bukhari tadi.beribadah dan beramal dengan sungguh-sungguh..berkhalwat dengan kerabat suami itu mengandung fitnah dan kebinasaan.Pustaka.. no.karenanya Nabi mengungkapkan seperti kebinasaan atau kematian.com/.. hadis 4904 yaitu tentang larangan berkhalwat disebutkan tentang Hukumnya haram berkhalwat (menyendiri) dengan wanita lain yang bukan muhrimnya.tidak membuka aibnya kepada orang lain.       DAFTAR PUSTAKA Ath-Thahthawi.Al-Qadhi Iyyad berkata. jilid 9. Sabiq./hadits-tentang-tata-cara-pergaulan.1994 tsabirel-araby. Allah swt adalah Maha Penerima taubat dari setiap hamba-Nya yang mau bertaubat dari segala perbuatan maksiatnya. Bab ‫اسخئزاُا‬Hadits -12 : mengarahkan untuk meninggalkan zina dan pendorong pendorongnya.297 Larangan dalam islam dan fatwa-fatwa syaikh al-Utsaimin.melangkah menuju perbuatan haram.Syaikh Ali Ahmad Abdul „Aal . Dalam Hadits kitab Shahih Bukhari. Di dalam Hadits Bukhari bab nikah dalam Syarah al-Karmani.166.com . hal. untuk menyelamatkan peradaban manusia dan sebagai langkah preventif agar tidak melanggar norma-norma hukum yang telah ditetapkan oleh agama dan yang telah disepakati masyarakat.2007.”Maksudnya.BAB III PENUTUP Kesimpulan  Di antara jalan zina yang berusaha ditutup oleh Islam adalah Khalwat.Yaitu melihat sesuatu yang tak halal dilihat. tetapi lebih dari itu yaitu. Syetan menambah jeratnya dengan menghiasi kemaksiatan yang mereka lakukan sehingga terlihat indah oleh mereka Larangan Islam.Jakarta.merampas dengan cara permusuhan dn kezhaliman.hatinya berkeinginan terjerumus kedalam nafsu syahwat.

com/awas-jangan-dekati-zina http://goesbas.buletin-alilmu.blogspot.com/2011/12/hadits-tata-pergaulan.html .html aufamaudy0408.http://www.blogspot.com/2011/06/jangan-berduaan-dengan-wanita-yang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->