PENDIDIKAN ISLAM PADA ZAMAN BANI ABBASIYAH

A.Pendahuluan Sejak lahirnya agama islam, lahirlah pendidikan dan pengajaran islam, pendidikan dan pengajaran islam itu terus tumbuh dan berkembang pada masa khulafaurasyidin dan masa bani Umayyah. Pada permulaan masa Abbasiyah pendidikan dan pengajaran berkembang dengan sangat hebatnya di seluruh negara islam. Sehingga lahir sekolah-sekolah yang tidak terhitung banyaknya, tersebar di kota sampai ke desa-desa. Anak-anak dan pemuda berlomba-lomba untuk menuntut ilmu pengetahuan, pergi kepusat-pusat pendidika, meninggalkan kampung halamannya karena cinta akan ilmu pengetahuan. Kerajaan islam di Timur yang berpusat di Bagdad dan Cordova telah menunjukan dalam segala cabang ilmu pengetahuan sehingga kalau kita buka lembaran sejarah dunia pada masa keemasan, yang bermula dengan berdirinya kerajaan Abbasiyah di Bagdad, pada tahun 750 M dan berakhir dengan kerajaan Abbasiyah pada tahun 1258 Masehi. B.Pendidikan Islam dan Segala Aspeknya Kekuasaan dinasti bani abbas, sebagaimana disebutkan melanjutkan kekuasaan dinasti bani Umayyah. Dinamakan khilafah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa dinasti ini adalah keturunan Al-Abbas paman Nabi Muhammad Saw, dinasti didirikan oleh Abdullah Alsaffah Ibnu Muhammad Ibn Ali Ibn Abdullah Ibn Al- Abbas.1 Dinasti Abbasiyah merupakan dinasti islam yang sempat membawa kejayaan umat islam pada masanya. Zaman keemasan islam dicapai pada masa dinasti-dinasti ini berkuasa. Pada masa ini pula umat islam banyak melakukan kajian kritis terhadap ilmu pengetahuan. Akibatnya pada masa ini banyak para ilmuan dan cendikiawan bermunculan sehinnnngga membuat ilmu pengetahuan menjadi maju pesat. Popularitas daulah Abbasiyah mencapai puncaknya di zaman khalifah Harun Al-Rasyid (786-809 M) dan puteranya Al-Ma’mum (813-833 M). Kekayaan yang dimanfaatkan Harun Arrasyid untuk keperluan sosial, rumah sakit, lembaga pendidikan, dokter, dan farmasi didirikan, pada masanya sudah terdapat paling tidak sekittar 800 orang dokter. Disamping itu, pemandian-pemandian umum juga dibangun. Tingkat kemakmuran yang paling tinggi terwujud pada zaman khalifah ini. Kesejahteraan sosial, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan serta kesusasteraan berada pada zaman keemasannya.pada masa inilah Negara islam menempatkan dirinya sebagai Negara terkuat dan tak tertandingi. Al- Ma’mun pengganti Al- Rasyid, dikenal sebagai khalifah yang sangat cinta kepada ilmu. Pada masa pemerintahannya, penerjemahan buku-buku asing digalakan, untuk menerjemahkan buku-buku Yunani, ia mengkaji penerjemah-penerjemah dari golongan kristen dan penganut golongan lain yang ahli. Ia juga banyak mendirikan sekolah, salah satu karya besarnya yang terpenting adalah pembangunan Bait AlHikmah, pusat penerjemah yang berfungsi sebagai perguruan tinggi dengan
1 Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002), h. 49

1

h.Lembaga-lembaga pendidikan sebelum madrasah Adapun lembaga-lembaga pendidikan islam yang sebelum kebangkitan madrasah pada masa klasik. hal ini mencakup pengajaran membaca dan menulis. Balkan. a. cendikiawan dan para filosof dalam menyeminarkan dan mengkaji ilmu yang mereka geluti. khususnya yang berkaitan dengan Nabi SAW. dalam perkembangan berikutnya. Raja Grafika Persada. •Kuttab. Kuttab atau maktab berasal dari kata dasar yang sama. kedokteran. Sejarah Kebudayaan Islam.Lembaga-lembaga Pendidikan. Naisabur dan lain-lain. tempat pertemuan para pujangga. para ulama. gramatikal bahasa arab. Sedangkan kuttab atau maktab berarti tempat untuk menulis atau tempat dimana dilangsungkan kegiatan tulis menulis. Pada masa Al-Ma’mun inilah Bagdad mulai menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Philip K.2 1. Tabaristan.Kuttab atau maktab. dan pada masa ini pula kota Bagdad dapat memancarkan sinar kebudayaan dan peradaban islam keberbagai penjuru dunia. sekolah shuffah juga menawarkan pelajaran dasar-dasar menghitung. 2004). •Majlis Munadharah. Bangunan madrasah tersebut tersebar luas di kota Bagdad. 32-42 2 . yang didirikan oleh seorang perdana menteri bernama Nidzamul Muluk (456-486 M). Sejarah Nabi hadits. (Jakarta: PT. 1994). kaligrafi. yaitu kataba yang artinya menulis. (Bandung: CV Amirco. ilmuan. Bahkan dalam perkembangan kuttab dibedakan menjadi dua. astronomi. Muro.Suffah Pada masa Rasulullah SAW. Sejarah Pendidikan Islam. geneologi dan ilmu filsafat. yaitu kuttab yang mengajarkan pengetahuan non agama (secular learning) dan kuttab 2 Mahrus As’ad. gedung perpustakaan pusat. adalah3: 1. suffah adalah suatu tempat yang dipakai untuk aktivitas pendidikan biasanya tempat ini menyediakan pemondokan bagi pendatang baru dan mereka yang tergolong miskin disini para siswa diajari membaca dan menghafal al-qur’an secara benar dan hukum islam dibawah bimbingan langsung dari Nabi. yakni tempat belajar bagi para siswa sekolah dasar dan menengah. h. kekota inilah para pencari datang berduyun-duyun. 25-26 3 Abuddin Nata. Hitti mengatakan bahwa kurikulum pendidikan dikuttab ini berorientasi kepada al-qur’an sebagai suatu tex book. •Darul Hikmah. Diantara bangunan-bangunan atau sarana untuk penndidikan pada masa Abbasiyah yaitu: •Madrasah yang terkenal ketika itu adalah madrasah Annidzamiyah. 2.perpustakaan yang besar dan menjadi perpustakaan umum dan diberi nama ”Darul Ilmi” yang berisi buku-buku yang tidak terdapat di perpustakaan lainnya.

Majlis al-adab g. termasuk filsafat.Majlis al-tadris c.Masjid Semenjak berdirinya di zaman Nabi SAW. Istilah majlis telah dipakai dalam pendidikan sejak abad pertama islam. hal ini menyebabkan karakteristik masjid berkembang menjadi dua bentuk yaitu mesjid sebagai tempat sholat jum’at atau jami dan masjis biasa. Kegiatan di halaqah ini tidak khusus untuk megajarkan atau mendiskusikan ilmu agama.Majlis. Dengan adanya perubahan kurikulum tersebut dapat dikatakan bahwa kuttab pada awal perkembangan merupakan lembaga pendidikan yang tertutup dan setelah adanya persentuhan dengan peradaban helenisme menjadi lembaga pendidikan yang terbuka terhadap pengetahuan umum.Khan. atau memberikan komentar atas karya pemikiran orang lain.yang mengajarkan ilmu agama (religius learning). sebagai berikut: a. 6. masjid telah menjadi pusat kegiatan dan informasi berbagai masalah kaum muslimin. seperti. Namun.Majlis al-manazharah d.Majlis muzakarah e. yang lebih penting adalah sebagai lembaga pendidikan. 3 .Majlis al-hadits b. Pada perkembangan berikutnya disaat dunia pendidikan islam mengalami zaman keemasan.Halaqah. majlis digunakan sebagai kegiatan transfer ilmu pengetahuan sebagai majlis banyak ragamnya. Urgensi masyarakat terhadap masjid menjadi semakin kompleks. Halaqah artinya lingkaran. baik yang menyangkut pendidikan maupun sosial ekonomi. termasuk filsafat. khotib dan iman masjid. terlebih lagi pada saat masyarakat islam mengalami kemajuan. Seiring dengan perkembangan pengetahuan dalam islam.Majlis al-syu’ara f. Artinya proses belajar mengajar disini dilaksanakan dimana murid dan meringkari gurunya.Majlis al-fatwa dan al-nazar 5. 3. Seorang guru biasanya duduk dilantai menerangkan. qodhi. membacakan karangannya. menurut Muniruddin Ahmad ada 7 (tujuh) macam majlis. 4. tetapi juga ilmu pengetahuan umum. mulanya ia merujuk pada arti tempat-tempat pelaksanakan belajar mengajar. majlis berarti sesi dimana aktivitas pengajaran atau berlangsung. Perkembangan masjid sangat signifikan dengan perkembangan yang terjadi di masyarakat. Kurikulum pendidikan dimasjid biasanya merupakan tumpuan pemerintah untuk memperoleh pejabat-penjabat pemerintah.

9. b. Rumah sebenarnya bukan temapat yang nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. salah seorang wajir dinasti saljuk sejak 456 H/1068 M 4 . Rumah sakit juga merupan tempat praktikum sekolah kedoteran yang didirikan diluar rumah sakit.Rumah sakit. seperti. 485 H/1092 M). Rumah sakit pada zaman klasik bukan saja berfungsi sebagai tempat merawat dan mengobati orang-orang sakit. tetapi juga mendidik tenaga-tenaga yang berhungan dengan perawatan dan pengobatan. 8.Sejarah dan motivasi pendirian madrasah Beberapa paradigma dapat digunakan dalam memandang sejarah dan motivasi pendirian madrasah. namun para ulama dizaman klasik banyak yang mempergunakan rumahnya secara ikhlas untuk kegiatan belajar mengajar dan pengembangan ilmu pengetahuan. Ribath adalah tempat kegiatan kaum sufi yang ingin menjauhkan diri dari kehidupan duniawi dan mengkonsentrasikan diri untuk sematamata ibadah. Sehingga banyak anak-anak khulifah. perpustakan juga memilki peranan penting dalam kegiatan transfer keilmuan islam.Madrasah 1. Pada masa itu. ulama-ulama dan para ahli ilmu pengetahuan pergi kebadiah-badiah dalam rangka mempelajari bahasa dan kesusastraan arab. Dengan begitu badiah-badiah telah berfungsi sebagai lembaga pendidikan.Madrasah selalu dikaitkan dengan nama nidzam al-mulk (W. rumah sakit juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan . khan al narsi yang berlokasi di alun-alun karkh di bagdad. dusun tempat tinggal badui) Badiah merupakan sumber bahasa arab yang asli dan murni. Oleh karena itu badiah-badiah menjadi pusat untuk pelajaran bahasa arab yang asli dan murni.Badiah (padang pasir.Toko-toko buku dan perpustakaan. percabaan dalam bidang kedokteran dan obat-oibatan dilaksanakan sehingga ilmu kedoteran dan obat-obatan cukup pesat. Disamping tokobuku. Toko-toko buku memiliki peranan penting dalam kegiatan keilmuan islam. bahkan pertemuan rutin sering dirancang dan dilaksanakan disitu. 11. dan mereka tetap mempertahankan keaslian dan kemurnian bahasa arab. pada awalnya memang hanya manjual buku-buku. tetapi berikutnya menjadi sarana untuk berdiskusi dan berdebat.Khan biasanya difungsikan sebagai penyimpanan barang-barang dalam jumlah besar atau sebagai sarana komersial yang memiliki banyak toko. 7.Ribarth. Paling tidak ada 3 teori tentang timbulnya madrasah: a.Rumah – Ulama. 10.

maka pendidikan islam mesasuki periode baru.sampai dengan wafatnya. Pemerintah atau penguasa ikut terlibat didalam menentukan tujuan. tenaga pengajar. Yaitu pendidikan menjadi fungsi bagi negara dan madrasahmadrasah dilembagakan untuk tujuan pendidikan sektarian dan indoktrinasi politik.Madrasah Nizhamiyah. madrasah tyersebut berada diwilayah Persia. Meskipun madrasah sebagai lembaga pendidikan dan pengajaran didunia islam baru timbul sekitara abad ke-14 H. ini bukan berarti bahwa sejak awal perkembangannya islam tidak mempunyai lembaga pendidikan dan pengajaran. 2. Disisi lain. misalnya madrasah albaihaqiyah. Pada awal telah berdiri madrasah yang menjadi cikal bakal munculnya madrasah nizamiyah. Dari informasi diterima diatas dapat diketahui bahwa madrasah yang pertama di Nisyapur. c. Tetapi keterkaitan dengan standarisasi dan pelestarian ajaran kurang mampu menunjang pengembangan ilmu dan penelitian yang inofatif. Agar tidak kegiatan ibadah. Kendati madrasah nizhamiyah mampu melestarikan tradisi keilmuan dan menyebarkan ajaran islam dalam persi tertentu.Menurut al-makrizi.Madrasah sudah eksis semenjak awal islam seperti bait al-hikmah yang didirikan Al-Makmun di Bagdad abad ke-3 H. Madrasah nizhamiyah merupakan pertotipe awal bagi lembaga pendidikan tinggi. syalabi mengemukakan bahwa perkembangan dari masjid ke madrasah terjadi secara tidak langsung. sarana fisik dan lain-lain. ia berasumsi bahwa madrasah pertama adalah madrasah nizhamiyah yang didirikan tahun 457 H. kurikulum. dan merupakan karakteristik tradisi pendidikan islam sebagai suatu lembaga pendidikan resmi dengan sistem asrama. 3. Lahirnya lembaga pendidikan formal dalam bentuk madrasah merupakan pengembangan dari sistem pengajaran dan pendidikan yang pada awalnya berlangsung di mesjid-mesjid. menurutnya madrasah sebagai konsekuensi logis dari semakin ramainya pengajian di masjid yang fungsi utamanya adalah ibadah. Namun demikian. b. dengan usahanya membangun madrasah nizhamiyah diberbagai kota utama daerah kekuasaan saljuk begituh dominannya peran nidzam al-mulk adalah orang pertama yang membangun madrasah. madrasah sa’idiyah dan madrasah yang terdapat di Khusan. madrasah itu kurang dikenal mengingat motivasi pendirian madrasah itu sendiri pada waktu itu masih bersifat ahliyah (keluarga) berdasarkan wakaf keluarga dan sejarah baru mencatat sesuatu bila telah menjadi fenomena yang meluas. Dengan berdirinya madrasah.Madrasah di Mekah dan Madinah. ia juga dianggap sebagai tonggak baru dalam penyelenggaraan pendidikan islam. tepatnya di daerah Nisyapur. Informasi tentang madrasah mendapat dukungan banyak dari 5 . pendanaan. dibuatlah tempat khusus untuk belajar yang dikenal madrasah.

Op Cit. mu’addib. 2. madrasah muzhafariah. mengenakan tutup kepala Persia. penghormatan kepada guru semakin tinggi terhadap guru sekolah menengah dan pendidikan tinggi. mudarris.Kehidupan guru a.Guru dalam pendidikan muslim4. Namun sayang para sejarawan tidak cukup tertarik berbicara madrasan di Mekah dan Madinah. 2. tradisi ini dilanjutkan kedalam periode islam. Maliki. adalah julukan untuk guru-guru sekolah dasar dan menengah. belum lagi termasukguru pribadi dan para muaiyyid atau asisten (guruguru yunior). Ia sama dengan asisten profesor dan membantu mahasiswa menjelaskan hal-hal yang sulit mengenai kuliah yang diberikan profesornya. 152 6 . madrasah ursufiyah. mudarris adalah satu julukan propesional untuk seorang murid atau pembantu. Lebih lanjut secara kuantitatif madrasah di Mekah lebih banyak dibandingkan di Madinah. mu’addib. didirikan oleh Sultan Mamluk di Mesir. celana lebar. Guru-guru sekolah dasar kurang dihargai karena pengetahuannya yang amat sederhana dan karena tingkat pendidikan tampaknya sudah menjadi daya tarik. Semuanya ditutup dengan jubah atau aba mantel luar dan taylasan diatas surban.Tipe-tipe guru. b. ustad. 4 Abuddin Nata. di Persia: penghormatan kepada guru merupakan suatu tradisi lama dalam pendidikan zoroastrian. Tinggi rendahnya penghormatan terhadap guru pada awal abad-abad pendidikan muslim tergantung atas dua faktor. imam. h. syaikh. Hal ini mengakibatkan pelacakan informasi tentang permasalahan tersebut kurang lengkap. sedangkan madrasah megah yang dijumpai di Mekah adalah madrasah qoi’it bey.Tempat dimana dia mengajar. Biasanya. yaitu: 1. Diantara madrasah Abu Hanifah. syaikh atau guru besar adalah julukan khusus yang menggambarkan keunggulan akademis atau teologis.Pakaian guru Selama pemerintahan abbasiyah para guru mengikuti gaya Persia. imam adalah guru agama tertinggi. rok. c. dan jaket.berbagai leteratur. Ada enam tipe guru yaitu muallim. Muallim biasanya julukan bagi guru sekolah dasar. rompi. arti harfiyahnya orang yang beradab atau guru adab.Tingkatan dimana ia belajar.

yaitu pola keikhlasan. interaksi yang terjadi antara guru dan siswa tidak hanya terjadi pada proses belajar mengajar. pola kekeluargaan. pola kesederajatan dan pola uswatun hasanah. artinya mereka mempunyai tanggung jawab yang penuh dalam pendidikan tersebut. 2003). karena guru terhimpun dalam suatu organisasi yang mempunyai fower yang dapat mengendalikan kepentingan kholifah.d.Pola interaksi guru dan siswa pada pendidikan islam klasik a. (Surabaya: Risalah Gusti. Pola kesederajatan Guru dalam interaksinya senantiasa memunculkan sikap tawadhu terhadap siswanya. •Guru tidak bersikap pilih kasih. h. Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat. 76-77 7 . dan mencurahkan kasih sayang seperti menyayangi anak sendiri. •Bijaksana dalam memberikan pujian atau hadiah dan hukuman pada anak. Pola al uswah al hasanah Pada pendidikan islam klasik. tetapi berlangsung juga di tengah masyarakat. khususnya dalam hal pengangkatan dan pemberian izin untuk menjadi pengajar di masjid. Pada pola ini guru senantiasa bersikap: •Lemah lembut dalam proses belajar mengajar. Dengan demikian pola yang dimunculkan bernuansa demokratis. Pola keikhlasan Pola keikhlasan mengandung makna bahwa interaksi yang berlangsung bertujuan agar siswa dapat menguasai ilmu pengetahuan yang diajarkan tanpa mengharap ganjaran materi dari interaksi tersebut.Organisasi guru5 Keberadaan guru mempunyai pengaruh yang penting dalam suatu pemerintahan. Pola kekeluargaan Pada masa ini guru memposisikan dirinya dan siswa seperti orang tua dan anak. dan menganggap interaksi itu berlangsung sesuai dengan panggilan jiwa dan untuk mengabdikan diri kepada Allah SWT. bahkan kekuasaannya mempunyai andil yang besar dalam kekuasaan kholifah. 3. dimana guru menjadi agen moral sekaligus model 5 Mehdi Nakosteen. Bentuk pola sikap guru pada pendidikan islam klasik berdasarkan pada nilainilai hubungan yang ada pada pola bentuk sikap Rasulullah dan Sahabat dalam mendakwahkan islam. pola interaksi seperti ini membuat guru menghargai potensi yang dimiliki anak. guru memberikan kesempatan pada siswa untuk menyampaikan sesuatu yang belum dimengerti.Pola sikap guru terhadap siswa dalam interaksi edukatif pada pendidikan islam klasik.

siswa dan siswa. karena menurut Ibnu Miskawaih. tetapi cukup menunggu diluar. dilembaga kuttab biasanya diajarkan membaca dan menulis disamping al- 8 . a. Pola banyak arah Pola ini komunikasi terjadi tidak hanya antara guru dan siswa. Gambaran ketaatan siswa dalam interaksinya dengan guru dibagi 2 (dua). Pendidikan islam pada masa ini sudah mengenal beberapa bentuk komunikasi dalam proses belajar mengajar. menghormati guru dan semua orang yang mempunyai ikatan keluarga dengan guru.Kurikulumpendidikan islam sebelum berdirinya madrasah.Pola ketaatan Ketaatan seorang siswa terhadap gurunya membawa barokah dalam proses pencarian ilmu. jika bertamu kerumah guru hendaknya tidak mengetuk pintu. 3. tetapi siswa dan guru. yaitu: a)Ketaatan terhadap guru secara langsung. Tidak ada kurikulum khusus yang diikuti oleh seluruh umat islam. Ini berlangsung dalam diskusi dan perdebatan masalah-masalah ilmiah. seorang guru bertindak sebagai instruktur dan senantiasa mendorong siswa untuk lebih menghapal. maka siswa dalam interaksi dengan guru merupakan upaya mencari ridhonya (kerelaan hatinya). Kurikulum pendidikan islam 1. b.Pola komunikasi guru dan siswa dalam proses belajar mengejar pada pendidikan islam klasik. kewajiban antara siswa terhadap guru berada diantara cinta terhadap Allah dan cinta kepada orang tua. yaitu jangan berjalan didepan guru. yaitu: Pola satu arah Pada pola komunikasi terjadi hanya satu arah.Pola sikap siswa terhadap guru dalam interaksi edukatif 1. tetapi hanya satu tingkat yang bermula dikuttab dan berakhir didiskusi halaqah.Kurikulum pendidikan rendah Sebelum berdirinya madrasah. b)Ketaatan terhadap keluarga guru.Pola kasih sayang Menurut ibn naiskawaih. Untuk itu.dari moral yang diajarkan. tidak ada tingkatan dalam pendidikan islam. guru merupakan penyebab eksistensi hakiki kita dan penyebab kita memperoleh kebahagiaan sempurna. dan lain-lain. 2.

satra. 2. aktivitas-aktivitas kebudayaan pendidikan islam tidak mengizinkan teologi dan dugma membatasi ilmu pengetahuan mereka. kesustraan. seni. aritmatika dan hukum-hukum geometri. merupakan sumbangan islam bagi 9 . cara bergaul dengan masyarakat disamping pengetahuan pokok. ilmu kitabah (sekretaris). Ikhwan Al-Ahafa mengklasifikasikan ilmu-ilmu umum kepada: 1)Disiplin-disiplin umum: tulis baca. logika. ilmu arudh. geometri. mendirikan madrasah dianggap krusial. logika. Pendirian lembaga pendidikan tinggi islam ini terjadi di bawah patronase wazir Nizam Al-Mulk (1064 M). sulap. ilmu nahwu. sejarah. syair dan bahasa. filsafat. Kurikulum pendidikan tinggi.Kurikulum setelah berdirinya madrasah. historiografi. matematika. ilmu kalam. berpariasi tergantung pada syaikh yang mau mengajar para mahasiswa tidak terikat untuk mempelajari mata pelajaran tertentu. ekonomis masyarakat yang melingkupinya. 2) Ilmu-ilmu filosofis: matematika. kedokteran. arti baca gramatika. ilmu tentang tanda dan isyarat. Sejalan dengan perkembangan zaman dan tingkat kebutuhan. mereka meyelidiki setip cabang ilmu pengetahuan manusia. astronomi.qur’an. dan lain-lain. kimia. Sedangkan kurikulum yang ditawarkan oleh Ibnu Sina untuk tingkat ini adalah mengajari al-qur’an. pada satu sisi. karena sebuah kurikulum dibuat tidak akan pernah lepas dari faktor sosiologis. jimat. Kurikulum pendidikan tingkat ini dibagi kepada dua jurusan. Umpamanya Nuruddin Mahmud bin Zanki telah mendirikan di Damaskus dan Halab beberapa madrasah untuk mazhab Hanafi dan Syafi’i dan telah dibangun juga sebuah madrasah untuk mazhab ini di kota Mesir. musik. tahun 976) meringkas kurikulum agama sebagai berikut: Ilmu Fiqih. ilmu sihir. hukum. ada perbedaan antara kuttab-kuttab yang diperuntukanbagi masyarakat umum yang ada diistana. seperti al-qur’an. arsitektur. politis. ilmu hitung. Kurikulum pada tingkat ini bervariasi tergantung pada tingkat kebutuhan masyarakat. Namun demikian. baik psikologi. Berdirinya madrasah. karena anak-anak dari segi fisik dan mental telah siap menerima pendiktean. teologi. dagang. dan sebagainya. Al-Khuwarazmi (Yusuf al-kutub.Kurikulum pendidikan tinggi. b. demikian juga guru tidak mewajibkan kepada mahasiswa untuk mengikuti kurikulum tertentu. peperanganpeperangan. Biasanya sebuah madrasah dibangun untuk seorang ahli fiqih yang termasyhur dalam suatu mazhab yang empat. Di istana orang tua (para pembesar istana) adalah yang membuat rencana pelajaran tersebut sesuai dengan anaknya dan tujuan yang dikehendaki. sejarah. dan sebagainya. etika. Rencana pelajaran untuk pendidikan istana ialah pidato. Pada zaman keemasan islam. jurusan ilmu-ilmu agama dan jurusan ilmu pengetahuan. sosiologi. kadang diajarkan bahasa nahwu dan arudh. ilmu angkaangka.

dan hadis merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an. Abu Yusuf. penulisan hadis juga berkembang pesat pada masa bani Abbas. Aliran teologi sudah ada sejak masa bani Umayah. ”pemakruhan” penggunaan nalar setelah runtuhnya Mu’tazilah. pada masa pemerintahan bani Abbas banyak mujtahid mutlak lain yang mengeluarkan pendapatnya secara bebas dan mendirikan mazhabnya pula. Berbeda dengan Abu Hanifah. imam Malik (713-795 M) banyak menggunakan hadis dan tradisi masyarakat madmah. menjadi Qodhi Al-Qudhal dizaman Harun Al-Rasyid. Disamping empat pendiri mazhab besar tersebut. sangat dipengaruhi oleh perkembangan pemikiranfilsafat dan ilmu pengetahuan. pertama. Dalam bidang tafsir. tapi pada sisi lain membawa dampak yang buruk bagi dunia pendidikan setelah hegomoni negara terlalu kuat terhadap madrasah ini. Teologi rasional mu’tazilah muncul diujung pemerintahan bani Umayah. bukan saja membawa kemajuan dibidang ilmu pengetahuan umum. Namun pemikirannya yang sudah kompleks dan sempurna baru dirumuskanpada masa pemerintahan bani Abbas periode pertama. sejak awal sudah dikenal dua metode penafsiran. C. dan terutama dalam ilmu teologi perkembangan logika dikalangan umat islam sangat mempengaruhi perkembangan dua bidang ilmu tersebut. dan mu’tazilah. Imam-imam mazhab hukum yang empat hidup pada masa pemerintahan Abbasiyah pertama. 10 . Pendapat dua tokoh mazhab hukum ditengahi oleh imam Syafi’i (767-820 M) dan imam Ahmad ibn Hambal (780855 M). akan tetapi perkembangan pemikirannya masih terbatas. Imam Abu Hanifah (700-767 M) dalam pendapat-pendapat hukumnya di pengaruhi ole perkembangan yang terjadi di Kuffah. Kedua. Selain itu dalam bidang sastra. Muridnya dan sekaligus pelanjutnya. ilmuilmu profan yang sangat dicurigai dihapus dari kurikulum madrasah. seperti khawarij. tafsir bi al-ra’yi yaitu metode rasional yang lebih banyak bertumpu kepada pendapat dan pikiran dari pada hadis dan pendapat sahabat.Perkembangan Ilmu Keislaman Pengaruh dari kebudayaan bangsa yang sudah maju. terutama melalui gerakan terjemahan. hal yang sama juga terlihat dalam ilmu fiqh. Akibatnya kurikulum madrasah ini dibatasi hanya pada wilayah hukum (fiqih) dan teologi. murji’ah. mereka yang punya minat besar terhadap ilmu-ilmu ini terpaksa belajar sendiri-sendiri. karena itu mazhab ini lebih banyak menggunakan pemikiran rasional dari pada hadis. Karenanya ilmu-ilmu profan banyak berkembang di lembaga nonformal.peradaban sesudahnya. interpretasi tradisional dengan mengambil interpretasi dari Nabi SAW dan para sahabatnya. sehingga memudahkan para pencari dan penulis hadis bekerja. Kedua metode ini memang berkembang pada masa pemerintahan Abbasiyah. Tetapi juga ilmu pengetahuan agama. Hal itu mungkin terutama disebabkan oleh tersedianya pasilitas dan transportasi. akan tetapi jelas sekali bahwa tafsir dengan metode bi al ra’yi (tafsir rasional). tafsir bi al-ma’tsur yaitu. akan tetapi karena pengikutnya tidak berkembang pemikiran dan mazhab itu hilang bersama berlalunya zaman. kota yang berada ditengah-tengah kebudayaan Persia yang hidup kemasyarakatannya telah mencapai tingkat kemajuan yang lebih tinggi.

juga ilmu-ilmu lai.juga sebagai ajang peraktek para dokter dan calon dokter. dan lain-lain. Diantaranya sekolah tinggi kedokteran yang terkenal: •Sekolah tinggi kedokteran di Yunde Shafur (Iran) •Sekolah tinggi kedokteran di Harran (Syria) •Sekolah tinggi kedokteran di Bagdad. Ibnu Sina berhasil menemukan sistem peredaran darah pada manusia diantara karyanya adalah Al.dalam ilmu bahasa ini didalamnya mencakup ilmu nahwu. yakni selain mengasai ilmu kedokteran. ma’any. •Hunain bin Ishak (194-264 H/ 810-878 M) seoranng ahli penyakit mata ternama. daulah Abbasiyah telah melahirkan banyak dokter ternama.Qur’an fi al rhibb yang merupakan ensiklopedi kedokteran paling besar dalam sejarah. •Abu Zakaria Ar-Razy kepala rumah sakit di Bagdad dan seorang dokter ahli penyakit campak dan cacar. seperti filsafat dan sosiologi. •Sabur bin sahal. Sebab itulah lahirla filsafat islam yang akhirnya menjadi bintangnya dunia filsafat diantara para ahli filsafat 6 Ahmad Tafsir.Perkembangan Ilmu-ilmu Non Keislaman (Kedokteran. Ia seorang ilmuan yang multi dimensi. Adapun para dokter yang populer pada masa itu antara lain: •Abu Zakaria Yuhana bin Miskawaih.7 b.Dan pada zaman bani Abbasiyah juga ilmu tasawuf dan ilmu bahasa mengalami kemajuan.Filsafat Melalui proses penerjemahan buku-buku filsafat yang berbahasa Yunani para ulama muslim banyak mendalami dan mengkaji filsafat serta mengadakan perubahan serta perbaikan sesuai dengan ajaran islam. karena bahasa arab semakin berkembang memerlukan ilmu bahsa yang menyeluruh. seorang ahli formasi di rumah sakit Yunde Shafur. Astronomi. badi’. Para Ilmuan Muslim dan Kepakarannya a. Inti ajarannya adalah tekun beribadah dengan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dan meninggalkan kesenangan perhiasan dunia dan bersembunyi diri beribadah. Sekolah-sekolah tinggi kedokteran banyak didirikan diberbagai tempat. ilmu kedokteran juga sempat mencapai masa keemasannya. ilmu tasawuf adalah ilmu syari’at. Opcit 11 . direktur rumah sakit Yunde Shafur. Ilmu bahasa pada daulah bani Abbasiyah berkembang dengan pesat. bayan. h. 60 7 Mahrus As’ad. shorof. dan dia juga orang pertam yang menyusun buku mengenai kedokteran anak. Ilmu Pendidikan dalam Persepektif islam. •Ibnu Sina (370-428 H/ 980-1037 M).6 D. dan lain-lain). arudl. (Bandung: Remaja Rosdakarya 2000). Filsafat.Kedokteran Seiring dengan ilmu-ilmu lain. begitulah rumah-rumah sakit besar yang berfungsiselain sebagai perawatan para pasien.

26-27 12 . Ihyaulumuddin •Ibnu Rusyd di barat lebih dikenal dengan nama Averoes. etika.Ilmu Matematika Bidang ilmu matematika juga mengalami kemajuan pesat. para khalifah telah banyak membangun observatorium diberbagai kota. jalan kesatu dan kedua telah ditemukan oleh ilmuan yang berkebangsaan Yunani. d. yakni dari suku kindah. seorang astronomi. Al Munqidz Minadlalal e.Ilmu Astronomi Ilmu astronomi atau perbintangan berkembang dengan baik. India. beliau dijuluki sebagai hujjatul islam. Dan ilmu falak arab jahiliyah. •Al-Fazzari. Dan dia juga yang menemukan angka nol. bahkan sampai mencapai puncaknya. seorang pencipta atrolobe. •Abul Wafak. Mereka menggodok dan mempersatukan aliran-aliran ilmu bintang yang berasal atau dianut oleh Yunani. •Abu Nasr Al-Faraby (390 H/961 M). sehingga disana terdapat aliran yang disebut averroisme. jiwa. Persia. kaum muslimin pada masa bani Abbasiyah mempunyai modal yang terbesar dalam mengembanngkan ilmu perhitungan. logika. Untuk mendukung perkembangan ilmu ini. dan c. yakni alat pengukur tinggi dan jarak bintang. Ilmu bintang memegang peranan penting dalam menentukan garis politik para khalifah dan amir. •Al-Khawarizmi. karyanya tidak kurang dari 70 buah diantaranya: a. banyak berpengaruh di barat dalam bidang filsafat. Mizanul Amal g.yang terkenal pada waktu itu adalah: •Abu Ishak Al-Kindi (1994-260 H/809-873 M). •Rahyan Al Bairuny. seorang pakar matematika muslim yang mengarang buku AlGebra (Al-jabar). seorang ahli ilmu falaq. disamping observatorium milik pribadi ilmuan. seorang ahli astronomi yang terkenal dimasanya. seorang menemukan jalan ketiga dari bulan. 8 Ibid. Tahafutul Falasifah f. •Abu Mansyur Al Falaky. Maqashidul Falasifah d. seorang insinyur dan arsitek kota Bagdad. Mahkun Nazar b. diantara para tokohnya yaitu: •Umar Al Farukhan. Al Farabi banyak menulis buku tentang filsafat. Diantara para ahli ilmu astronomi pada masa ini adalah: •Al-battani atau Albatagnius. karya-karyanya tidak kurang dari 236 buah buku.8 c. h. kenegaraan. Kaldan. dan interpretasi terhadap filsafat Aristoteles dan karyanya tak kurang dari 12 buah buku. •Al-Ghazali (450-505 H/1058-1101 M). ia adalah satu-satunya filosof berkebangsaan asli arab. Miyazul Ilmi.

Sejarah Peradaban Islam. tetapi yang paling terkenal adalah ibnu Baithar. Ilmu Pendidikan Islam.Ilmu Farmasi dan Kimia Pakar ilmu farmasi dan kimia pada masa dinasti Abbasiyah sebenarnya sangat banyak. Ia adalah seorang ilmuan farmasi yang produktif menulis. Bandung: Amico. dkk. 1994 Badri Yatim. Asas-asas Pendidikan Islam. 2000 As’ad Mahrus.e. Serang: IAIN ”SMH” Banten. Jakarta: Alhusna Zikra. 2004 Ahmad Tafsir. karyanya adalah Almughni (memuat tentang obat-obatan) dan lain-lain. DAFTAR PUSTAKA Abuddin Nata. Jakarta: PT. Raja Grafika Persada. 2001 Hasan Langgulung. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2000 13 . 2002 Djazimi. Sejarah Kebudayaan Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Sejarah Pendidikan Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful