MAKALAH MATA KULIAH GELOMBANG “GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK”

Disusun oleh: 1. Fitriyana (NIM. 06091011039) 2. Feni Kurnia (NIM. 06091011035) 3. Dwi Agustine A (NIM. 06091011 4. Indri Pratiwi (NIM. 06091011 5. Dian fatriyani Pertiwi (NIM. 06091011036) 6. Fika Nurul Hidayati (NIM. O6o91011038) 7. Revi Celviani (NIM. 06091011037)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2011

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK Pengertian Gelombang Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat
Medan listrik

walau tidak ada medium. Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang transversal yang gangguannya berupa medan listrik E dan medan magnet B saling tegak lurus dan keduanya tegak lurus arah rambat gelombang. Karena gangguan gelombang elektromagenik adalah medan listrik dan medan magnetik maka gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam vakum. Semua jenis gelombang elektromagnetik merambat dalam vakum dengan kecepatan sama yaitu c = 3 x 108 m/s yang disebut denan tetapan umum. Medan Magnet

Y

Arah Gelombang Z

X

Spektrum Gelombang Elektromagnetik Susunan semua bentuk gelombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinya disebut spektrum elektromagnetik. Gambar spectrum elektromagnetik di bawah disusun berdasarkan panjang gelombang (diukur dalam satuan _m) mencakup kisaran energi yang sangat rendah, dengan panjang gelombang tinggi dan frekuensi rendah, seperti gelombang radio sampai ke energi yang sangat tinggi, dengan panjang gelombang rendah dan frekuensi tinggi seperti radiasi X-ray dan Gamma Ray.
1. Gelombang Radio

Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah

. Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detection and Ranging) RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Muatanmuatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebut osilator. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro. Gelombang mikro Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jumlah sinar inframerah yang dipancarkan bergantung pada suhu dan warna benda. Pesawat radar memanfaatkan sifat pemantulan gelombang mikro. Jadi setiap benda panas pasti memancarkan sinar inframerah. Sinar yang tidak dilihat tetapi dapat dideteksi di atas spektrum merah itu disebut radiasi inframerah. 2. jika kamu memeriksa spektrum yang dihasilkan oleh sebuah lampu pijar dengan detektor yang dihubungkan pada miliampermeter. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar. maka dengan mengamati selang waktu antara pemancaran dengan penerimaan. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas dan dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya. maka makanan menjadi panas dalam selang waktu yang sangat singkat. maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda. Karena cepat rambat glombang elektromagnetik c = 3 X 108 m/s. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula. 3. Kamu tidak dapat mendengar radio secara langsung.atau sebaliknya. maka jarum ampermeter sedikit diatas ujung spektrum merah. Sinar Inframerah Sinar inframerah meliputi daerah frekuensi 1011Hz sampai 1014 Hz atau daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm. Sinar infamerah dihasilkan oleh elektron dalam molekul-molekul yang bergetar karena benda diipanaskan. tetapi penerima radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.

7. 5. Kegunaan cahaya salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat optik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran. yang menyebabkan efek yang ser jika diserap oleh jaringan tubuh. Sinar X Sinar X mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz .lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup dibumi. Sinar Ultraviolet Sinar ultraviolet mempunyai frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz atau dalam daerah panjang gelombagn 10-8 m 10-7 m. kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm. Daya tembus paling besar. gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik.4. Cahaya tampak Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. . meskipun seperti itu tapi sinar X mempunyai daya tembus kuat. 6. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi. panjang gelombangnya sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm. Sinar Gamma Sinar gamma mempunyai frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. dapat menembus buku tebal. Panjang gelombang tampak nervariasi tergantung warnanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10-7 m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10-7 m untuk cahaya merah.

. Perubahan medan listrik dan medan magnet terjadi secara bersamaan. 3. 4. sehingga medan listrik dan medan magnet sefase dan berbanding lurus. Gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang tanpa medium 2. pengutuban (polarisasi).Frekuensi semakin Tinggi Gel radio gel mikro inframerah sinar tampak UV sinar X sinar Panjang gelombang semakin Besar Sifat-Sifat Gelombang Elektromagnetik Gelombang elektromagnetik memiliki sifat-sifat sebagai berikut: 1. pembiasan (refraksi). pelenturan (difraksi). perpaduan (interferensi). 5. Gelombang Elektromagnetik merupakan gelombang transversal. Gelombang elektromagnetik tidak memiliki muatan listrik sehingga bergerak lurus dalam medan magnet maupun medan listrik. Gelombang elektromagnetik dapat mengalami pemantulan (refleksi).

konsekuensinya perubahan medan listrik akan mengakibatkan medan magnet yang juga berubah serta sebaliknya dan keadaan ini akan terus berulang. Bila Hipotesa Maxwell benar. percobaan Faraday yang berhasil membuktikan batang konduktor yang menghasilkan GGL induksi pada kedua ujungnya bila memotong medan magnet c. maka Maxwell mengajukan suatu hipotesa baru : “Jika perubahan fluks magnet dapat menimbulkan medan listrik maka perubahan Fluks listrik juga harus dapat menimbulkan medan magnet” dengan sifat simetri medan listrik dengan medan magnet. Kebenaran Hipotesa Maxwell tentang adanya gelombang elektromagnetik pada akhirnya dibuktikan oleh “ Heinrich Hertz” Hipotesa ini dikenal .Konsep Gelombang Elektromagnetik Keberadaan gelombang elektromagnetik didasarkan pada hipotesis Maxwell “James Clark Maxwell ” dengan mengacu pada 3 fakta relasi antara listrik dan magnet yang sudah ditemukan : a. percobaan Faraday yang menunjukkan perubahan fluks magnetik pada kumparan menghasilkan arus induksi dalam kuparan tersebut Didasarkan pada penemuan Faraday “Perubahan Fluks magnetik dapat menimbulkan medan listrik” dan arus pergeseran yang sudah dihipotesakan Maxwell sebelumnya. Medan magnet atau medan listrik yang muncul akibat perubahan medan listrik atau medan magnet sebelumnya akan bergerak (merambat) menjauhi tempat awal kejadian. percobaan Oersted yang berhasil membuktikan : arus listrik dalam konduktor menghasilkan medan magnet disekitarnya (jarum kompas menyimpang bila di dekatkan pada kawat yang dialiri arus listrik) b. Perambatan medan listrik dan medan magnet inilah yang disebut sebagai gelombang elektromagnetik.

Y+ A E B dx D dy C Vektor medan listrik dar gelombang elektromegnetik sejajar sumbu y Sumbu x merupakan arah rambatgelombang elektromagnetik x+ Z+ . dan keduanya tegak lurus terhadap arah rambatan gelombang.85418 x 10-12 C2N-1m-2 Pada pembicaraan kita mengenai gelombang elektromagnetik. Rumus cepat rambat gelombang elektromagnetik Maxwell: √ c : cepat rambat gelombang elektromagnetik = 2. sedangkan sumbu x adalah arah rambat.99792 x 108 m/s = 3 x 108 m/s : permeabilitas vakum = 4 x 10-7 Wb A-1 m-1 : permitivitas vakum = 8. kita batasi pada gelombang elektromagnetik yang mempunyai medan listrik ⃗ sejajar sumbu Y. induksi magnetik ⃗ sejajar sumbu Z dan ⃗ tegak lurus ⃗ .Maxwell menyatakan bahwa gangguan pada gelombang elektromegnetik berupa meda listrik dan medang magnetik yang selalu saling tegak lurus.

sumbu X mrupakan arah rambat P R S Lihat kontur PQRSP pada bidang X-Z (medan magnet) pada gambar di atas.Ambil kontur : ABCDA pada medan listrik. maka: ∮ ⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ( ) ∮ ⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ ∮ ⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗ Menurut hukum Henry Farady ∮ ⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗ ∮ ⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗ Y+ x+ B Q Z+ Vektor induksi magnetik dari gelombang elektromagnetik sejajar sumbu Z. .

3) menunjukkan bahwa medan listrik merambat sepanjang sumbu x dengan kecepatan: .1) kita turunkan terhadap x: ( ) ( ) Dan (pers.2) kita turunkan tehadap t: ( Kita peroleh: ) ( ) (Pers.∮ ⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∫ ⃗ ⃗⃗⃗ ∮ ⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗⃗⃗ Menurut hukum Ampere.Maxwell: ∮ ⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗ ∮ ⃗⃗⃗ ⃗⃗⃗⃗⃗ ( ) Jika (pers.

Apabila (pers. sama denagn cepat rambat cahaya dalam vakum. (Pers.5) dan (pers.6) masing-masing kita turunkan terhadap x dan t: .4) mempunyai solusi umum : (per.4) menunjukkan bahwa mwwdan magnet merambat sepanjang sumbu x dengan kecepatan √ √ diberi notasi c (cepat rambat cahaya dalam vakum). E dan B adalah amplitudo dari masing-masing gelombang dan mempunyai hubungan sebagai berikut.6) Gelombang dari medan listrik ⃗ dan medan magnet ⃗ mempunyai fase sama. henry Hertz mandapatkan bahwa . karena secara √ eksperimen.2)kita turunkan terhadap x: ( ) ( ) (Pers.1) kita turunkan terhadap t: ( ) ( ) Dan (pers.3) dan (pers.√ Jika (pers. 5) (pers.

Sedangkan menurut (pers. dengan B = Bm cos (kx-ωt) Ket : Em = Nilai maxsimum amplitudo kuat medan listrik Bm = Nilai maxsimum amplitudo kuat medan magnetik Untuk mendapatkan hubungan antara Em dan Bm maka .1) : | | | | Hubungan Antara Amplitudo Kuat Medan Listrik dan Amplitudo Kuat Medan Magnet Berdasarkan persamaan maxwell. solusi terbaik dari gelombang bidang elektromagnetik adalah suatu gelombang E dan B berubah terhadap x dan t seusai dengan persamaan: E = Em cos (kx-ωt) .

Dan didefinisikan oleh persamaan vektor: E E dan B saling tegak lurus 90 ° B S ̅ Karena ̅̅̅ ̅ ̅̅̅ ̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅ ̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅ ̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅ ̅ ̅̅ ̅̅ ̅̅ ̅̅ ̅ ̅ ̅̅ ̅̅ ̅̅ ̅̅ ̅ ̅ ̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅ ̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅̅ .Persamaan Vektor Pointing (S) Laju energi yang dipindahkan melalui gelombang elekrtomagnetik disebut poynting ( lambang S ).

̅ Dimana ̅ vektor poynting P = daya A = luas penampang = kuat medan listrik = kuat medan magnet Intensitas Gelombang Elektromagnetik Kita ketahui rapat energi listrik: |⃗ | Rapat energi magnet: |⃗ | |⃗ | |⃗ | Jadi rapat energi total (rapat energi elektromagnetik): |⃗ | |⃗ | Intensitas gelombang elektromagnetik. maka. |⃗ | Intensitas rata-rata gelombang elektromagnetik adalah. |⃗ | Dalam hal gelombang elektromgnetik harmonik. |⃗ | Jadi intensitas rata-ratanya adalah: |⃗ | .

.3. Cahaya yang melewati sebuah celah sempit yang seukuran dengan panjang gelombang cahaya.… y1 d y1 L n = 1 untuk pita gelap ke – 1. mengalami lenturan atau Difraksi.1.3.….…. n = 2 untuk pita gelap ke – 2. Difraksi Cahaya Difraksi merupakan pembelokan gelombang di sekitar suatu penghalang atau pinggir celah.2. 𝜆 = sin n = 1. Difraksi minimum sin = 𝜆 . Utuk difraksi celah tunggal yang kita amati adalah pita gelap. n = 1 untuk pita terang ke – 1.2. Pita gelap ke – n terjadi jika. Difraksi maksimum 𝜆 n = 0.… n = 0 untuk pita terang pusat.|⃗ | Sedangkan momentum persatuan volumenya | | | | |⃗ | |⃗ | jadi.

disebut kriteria Rayleigh. Perbesaran Sistem Alat Optik dibatasi oleh Difraksi Suatu kriteria yang menyatakan bagaimana bayangan dari dua dua benda titik yang masih dapat dipisahkan dengan baik oleh suatu lensa.θ = sudut simpang (Sudut Deviasi). sehingga persamaan menjadi 𝜆 Jarak pisah terpendek dari dua benda titik dimana bayangan yang dihasilkannya masih dapat ditampilkan sebagai dua titik terpisah yang disebut btas resolusi atau daya urai alat optik (dm) Karena sudut θm sangat kecil maka tan θm ≈ θm ≈ 𝜆 𝜆 . d= lebar celah Lebar pita terang pusat = 2y1. dengan y1 adalah jarak pita gelap ke . dihitung sebagai berikut : Dengan L adalah jarak celah tunggal ke layar. pertama diusulkan oleh Lord Rayleigh (1887-1905). dinyatakan oleh: 𝜆 Karena sudut θm sangat kecil maka sin θm ≈ θm . yang berbunyi sebagai berikut: “Dua benda titik tepat akan dapat pisahkan jika pusat dari pola difraksi benda titik pertama berimpit dengan minimum pertama dari pada difraksi benda titik dua” Ukuran sudut pemisahan agar dua benda titik masih dapat dipisahkan secara tepat brdasarkan kriteria Rayleigh disebut batas sudut resolusi atau sudut resolusi minimum (lambang θm).1 dari titik tengah terang pusat .

3. . 3 𝞹.  Lintasan S1P lebih pendek daripada lintasan S2P... Sedangkan ketika gelombang yang berpadu berlawanan fase ( beda fase: 𝞹. 5 𝞹. 3 𝞹. 2𝞹.. Layar P S1 d Q Sumber cahaya S2 R y o Intensitas cahaya di P adaah resultan intensitas cahaya datang dari S1 dan S2... . karena sefase maka ini terjadi pada pita terang ( interferensi konstruktif) sehingga beda lintasannya./ ½ 𝞹. Apabila S2P dipotong di titik R maka lintasan S1P= RP S2P.Dengan : θm = sudut resolusi minimum (radian) 𝜆 = Panjang gelombang (m) d = Diameter bukaan alat optik (m) = batas resolusi atau daya urai lensa (m) L = jarak benda dari lensa (m) Interferensi Cahaya Ketika kedua gelombang yang berpadu sefase (beda fase 0. 1 ½ 𝞹. 4 𝞹.) maka yang terjadi adalah interferensi destruktif ( saling melemahkan) an gelombang memiliki amplitudo nol..2... 2 𝞹.S1P = S2R adlah 90° (sama)  L  Sudut OQP = sudut S2 S1R karena di depan sudut sehingga nya juga sama..... 𝞹..  Interferensi maksimum terjadi jika fase sama./ 0. Selisihnya disebut beda lintasan. n= 0.) maka yang terjadi adalah interferensi konstruktif9 saling menguatkan) dan gelombang memiliki amplitudo maksimum.. 1...

..  Jarak pita terang dan gelap ke ke-n ke terang pusat  Untuk pita terang  Untuk pita gelap . 2 ½ 𝜆. Polarisasi hanya terjadi pada gelombang transversal. 1 ½ 𝜆. n =1 menyatakan maksimum orde ke-1(garis terang ke-1).. Pemantulan . 2 ½ 𝜆. dan seterusnya.. 1 ½ 𝜆. n = ½ 𝜆. Tetapan kisi garis terang n= 0 menyatakan maksimum orde ke nol atau pusat terang. Polarisasi Cahaya Polarisasi cahaya yaitu merupakan terserapnya sebagian arah getar cahaya. Interferensi minimum terjadi jika berlawana fase (Destruktif) atau beda lintasannya ½ 𝜆. Ada empat cara untuk memperoleh cahaya terpolarisasi: 1. sin ≈ tan ≈ Kisi Difraksi Kisi difraksi merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan pola interferensi yang lebih tajam pada layar yang memiliki celah dengan lebar sama dan jarak antar celah yang berdekatan juga sama. Cahaya yang mempunyai satu arah getar saja disebut cahaya terpolarisasi linear.. Penyerapan selektif 2..

Ada tiga keungkinan yang terjadi pada cahaya yang dipantulkan yaitu: 1. Pembiasan ganda 4. Sinar datang Sinar pantul (terpolarisasi sempurna) <90°) Sudut datang yang menghasilkan sinar pantul terpolarisasi sempurna disebut sudut polarisasi atau sudut Brewster ( . Cahaya pantul terpolarisasi sebagian (sudut datang 0°< 3. Cahaya pantul terpolarisasi sempurna. Menurut hukum malus: Maka intensitas cahaya yang diteruskan oleh sistem polaroid mencapai maksimum kedua sumbu transmisi atau polarisasi adaah sejajar ( = 0°/ 180°) dan mencapai minimum jika kedua sumbu polarisasi saling tegak lurus ( = 90°). Polarisasi dengan pemantulan Malus menemukan cahaya terpolarisasi akibat pemantulan yaitu melalui dua medium.3. 90° Sinar bias (terpolarisasi sebagian) . Cahaya pantul tak terpolarisasi ( sudut datang 0°/90°) 2. Hamburan Arah rambat gelombang Sumbub transmisi Intensitas cahaya terpolarisasi (I0) Bahan polarisasi Intensitas cahaya terpolarisasi (I1) Polarisasi dengan penyerapan selektif.

Kontras dengan gelombang bunyi. . Misalnya.Gunakan persamaan dasar pembiasan: Jika cahaya datang dari udara ( maka. berarti jika terjadi pergerakan sumber cahaya yang menjauh maka spektrum cahaya akan bergeser ke arah warna merah. ) menuju ke bahan dengan indeks bias n Persamaan ini disebut dengan hukum Brewster. Misal: sebuah bintang di langit yang bergerak menjauhi bumi.maka warna bintang akan beralih ke warna merah. Untuk cahaya besar berada pada daerah warna merah. Efek Dopler Pada Gelombang Elektromagnetik Efek dopler pada gelombang elektromagnetik misalnya cahaya adalah perubahan frekuensi jika sumber cahaya bergerak. Frekuensi akan menjadi rendah jika sumber cahaya menjauhi pengamat. berarti tampak. kecepatan bunyi terhadap acuan udara bergerak berbeda dengan kecepatan bunyi terhadap acuan udara diam. kecepatan bunyi berperan penting dan kecepatan ini bergantung pada medium sebagai acuan. menjadi besar. Dalam efek Doppler untuk gelombang bunyi.

1. Radar adalah suatu detektor yang dapat mengukur jarak denganmenggunakan gelombang mikro ( = 3 cm). sumber gelombang. Ketika gelombang elektromagnetik.kecepatan rambat gelombang elektromagnetik juga sama. Radar untuk menentukan kecepatan gerak (radar Doppler) 2. maka untuk vrell << c fp = frekuensi yang di terima pengamat (Hz) fs = frekuensi yang dipancarkan sumber gelombang (Hz) vrel = kecepatan antara sumber dan pengamat saling relatif. yaitu dengan mengukur waktu gema pada saat gelombang dipantulkan kembali. c = kecepatan cahaya dalam vakum efek Doppler terutama digunakan untuk menentukan laju gerak kendaraan. dan pengamat bergerak sepanjang garis lurus yang sama melalui vakum. 3. . baik diukur relatif terhadap pengamat bergerak maupun relatif terhadap pengamat yang bergerak dengan kecepatan tetap. Berikut adalah contoh aplikasi radar. Menentukan posisi pesawat udara atau benda-benada lain(mengukur jarak). Mengamati lalu lintas untuk kendaraan yang melebihi kecepatan maksimum yang diizinkan.

http://www.2011. Riyn. 2011.ac. Mohtar.net/ruypudjo/a1-gel-elektromagnetiksyafira/download. Fisika untuk SMA Kelas XII.net/nurwani/gelombang-elektromagnetik/download. http://www. diakses pada tanggal 22 oktober 2011.multiply. Gelombang elektromagnetik. kanginan. diakses pada tanggal 22 oktober 2011. marthen. Gelombang elektromagnetik ppt.slideshare. http://www. Jakarta: Salembateknika. Abi Ganijanty. 2011. gelombang elektromagnetik.slideshare. diakses pada tanggal 22 oktober 2011.uns. http://riyn. Gelelektromagnetikppt.id. diakses pada tanggal 22 oktober 2011 Syafira.com/journal/item/48/Gelombang_elektromagnetik. Gelombang dan Optika untuk Universitas. Nurwani. 2010.     .Daftar Pustaka   Sarajo. Jakarta : Erlangga. 2010. 2002.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful