Teknik investigasi audit dan cara penerapannya

Apakah audit investigasi itu? Audit investigasi adalah bagian dari manajemen kontrol yang dilaksanakan dalam kegiatan internal audit, di samping audit lainnya, seperti audit keuangan dan audit kepatuhan atau complience audit. Dalam tata cara pemeriksaan dan sifat pemeriksaannya atau mengikuti kaidah atau metodologi audit internal, audit investigasi lebih dikenal dengan fraud audit atau pemeriksaan kecurangan. Fraud audit adalah kombinasi aspek audit forensik atau investigasi forensik atau uji menyeluruh semua materi pemeriksaan dengan teknik internal kontrol dalam tata cara internal audit. Metodologi Menurut metodologi internal audit, seorang fraud auditor dapat melakukan pengujian atau pemeriksaan beberapa hal yang berkaitan dengan subyek auditnya atau prosedur kerja dan organisasi di mana kecurangan diduga terjadi dan orang yang bersangkutan. Karena menyangkut beberapa hal, termasuk teori penunjang, aturan main, wawancara, pengujian materi atau bahan bukti, peraturan normatif, seorang fraud auditor haruslah sangat cakap di bidangnya. Di mana sebelumnya, dia harus mempunyai bekal pengetahuan yang cukup mengenai bidang apa yang akan dilakukan pengujian olehnya, yang menyangkut material atau uji forensik tersebut. Apabila terjadi dugaan fraud atau kejahatan di bidang logistik, misalnya, seorang fraud auditor harus memiliki pengetahuan tentang kelogistikan, aturan pelaksanaan tender, sistem finansial, termasuk lalu lintas barang, sistem pengangkutan, aturan perdagangan-termasuk impor-ekspor, kontrol kualitas, perpajakan, tarif, pergudangan, bongkar muat, dan sistem ekspedisi sebelum dapat menyelidiki atau melakukan audit investigasi pada bidang logistik tersebut. Teknik investigasi Untuk mendapatkan hasil investigasi yang maksimal, seorang fraud auditor harus juga menguasai beberapa teknik investigasi, antara lain: - teknik penyamaran atau teknik penyadapan, - teknik wawancara, apabila akan menghadapi sang auditee, orang-orang yang diduga memiliki info yang dibutuhkan atau bahkan sang bosnya si auditee, - teknik merayu untuk mendapatkan informasi, apakah dengan memakai kesanggupan sendiri atau dengan bantuan orang lain, - mengerti bahasa tubuh, dalam membaca posisi si auditee, bohong atau jujur, dan - dapat dilakukan dengan bantuan software, seperti CAAT (computer assisted audit tools). Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/accounting/2262370-teknik-investigasiaudit-dan-cara/#ixzz1vlfXRSzl

1

Jangan kita terpaku denga hal-hal yang menyulitkan. Lagi-lagi tewasnya karena tugas sebagai seorang jurnalis. Tetapi pertanyaan yang paling besar dari segalanya adalah membangun jembatan ke dalam hati menyebut orang seutuhnya. Tak boleh ada jawaban yang dirancang untuk membunuh pertanyaan. Kapan pun ada pertanyaan. Hanya saja memang perlu mengetahui ilmuilmu dasar seputar dunia jurnalistik. lebih banyak cahaya yang menunggu untuk masuk dan gelombang makna yang tak ada habis-habisnya siap memecah pantai yang memperluas kebijaksanaan. Tapi terkadang pekerjaan seorang wartawan bisa membahayakan dirinya. Pertanyaan yang baik pantas untuk hidup. Kita tidak perlu banyak menjawab sebagaimana kita berbincang dengannya. Ketika kita terlalu dogmatis. Contoh kasus. selalu ada yang lebih. Dalam hal teknis. dengan banyak karakter dan ilmu yang berbeda juga. Ia adalah benda yang rapuh.Jangan pernah membunuh pertanyaan Jangan pernah membunuh pertanyaan. Tetapi itu tidaklah menjadi hal baku yang dapat mempersulit kita untuk memulai. Pertanyaan besar adalah permanen dan bakat yang diberkati dari pemikiran. Penulis adalah pembuat tulisan yang ditampilkan menjadi berita. biarlah dia ia hidup. Karena seseorang cenderung malas dengan hal-hal yang menyulitkan. baru menilai. Udin yang dalam tugasnya tewas dibunuh karena mengungkap sebuah kasus. Untuk menjadi seorang wartawan tidak lah terlalu sulit. atau terlalu yakin. Tetapi fungsi dari masing-masing itu berbeda-beda. kita menunjukkan rasa tidak hormat kepada kebenaran dan pertanyaan yang menuju kepadanya. mungkin kita ingat kejadian yang menimpa Udin. ketimbang kita tidak memulai sama sekali. Ada penulis dan ada pula seorang reporter. seorang wartawan Belanda yang tewas mengenaskan di TimorTimur. data sebagai bahan-bahan berita bagi si penulis. karena dia akan bertemu dengan banyak orang. Sementara reporter adalah orang yang bertugas mencari informasi. wartawan Bernas di Yogyakarta beberapa tahun silam. Gerhard Frost TEKNIK WAWANCARA DAN INVESTIGASI Sebuah pengantar Menjadi seorang wartawan adalah pekerjaan yang mengasyikan. Maka tidak ada kata lain yang dapat kita pakai selain kata memulai. Jadi jelas ada 2 . Ini lebih bagus. Semuanya adalah wartawan. Kuncinya berbuat dulu. Dibalik jawaban saya. sebuah media massa mempunyai beberapa bagian penting. Dan terakhir.

dimana sebenarnya seorang reporter berada. data dan fakta-fakta didapat dari berbagai sumber dilapangan. data dan fakta-fakta itu didapat. 4. Oleh sebab itu tugas reporter adalah bertanya dan terus bertanya. dengar dan kita rasakan itu. sampai-sampai menjadi penting dalam sebuah institusi media massa? Reporter adalah orang yang mencari informasi. maka yang perlu diperhatikan oleh seorang reporter adalah: 1. Informasi. serta bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. data untuk di jadikan berita. Lalu. mata dan ingatan kita. Tanpa reporter tidak lah mungkin berita dapat ditulis. apa yang dilakukan. Keempat. kerjasama antar keduanya adalah mutlak diperlukan. Teknik Wawancara Terlalu formil bila apa yang akan kita lakukan selalu menggunakan teknik. data-data dan fakta-faktanya. Tergantung dari apa yang kita inginkan. Dan lain-lain. Dengan informasi. menggali dan melaporkan informasi. informasi dan data itu didapat dari sumber-sumber yang kita anggap perlu. 3. Seorang reporter harus berada dititik-titik informasi. Prinsipnya 5 W. Hal-hal yang saya maksud diatas antara lain: 3 . Jadi. makhluk apa sebenarnya reporter itu. Yang terpenting siapkan diri kita dengan beberapa hal yang sederhana.perbedaan dari keduanya dalam hal bekerja. 2. 5. Tapi tak ada salahnya kita mengetahui sekedarnya saja. 1 H. Oleh karenannya asah terus keingin-tahuan terhadap sesuatu yang kita lihat. Lantas. Bagi saya teknik adalah sebuah aturan yang membelenggu. Jangan lewatkan sedikit pun dari apa yang kita lihat. Untuk menjadi seorang reporter di perlukan kejelian baik itu telinga. Keakuratan. Catatlah apa yang dinilai penting untuk dicatat. Tanpa adanya komunikasi yang baik. Aktual. data dan fakta-fakta itulah berita dapat dibuat. Ketiga. Kedua. data dan fakta yang kita dapat dilapangan. Ada unsur perimbangan. Tapi. Untuk hal ini. jangan harapkan kita mendapat informasi atau jawaban yang baik juga. sampai selengkap-lengkapnya. dari siapa informasi. dengar dan kita rasakan. Memang bila dirunut dari awal terlalu banyak yang bisa kita bahas bila menjawab itu. dimana seharusnya dia berada. Dalam wawancara yang terpenting adalah menggunakan komunikasi yang baik. jelas sudah bahwa seorang reporter mempunyai peran yang sangat penting. Seorang reporter adalah ujung tombak untuk sebuah media massa. Tapi secara tim. secara sederhana dapatlah kita katakan bahwa yang dilakukan oleh seorang reporter adalah mencari. Tidak ada keinginan lain di kepala seorang reporter selain mendapatkan informasi. Sejelas mungkin atau selengkap mungkin.

Berdasarkan hal inilah. Siapkan alat-alat bantu seperti bollpoint. Prinsip-prinsipnya terus bertanya dan bertanya. 5. Untuk itu kita harus benar-benar memahami pertanyaannya kita. tak jarang seorang wartawan melakukan observasi langsung guna mengadakan penyelidikan fakta dan sumber-sumber yang diperkirakan dapat memperkaya informasi. Ini adalah hal teknis sekali. Ia adalah benda yang rapuh.1.Lebih baik kita cari tahu karakter dari nara sumber kita. 3. Gunakan bahasa yang sederhana dan sejelas mungkin. kita lupa bahwa pertanyaan kita menyimpang dari tema yang kita inginkan. bloc note (secarik kertas). Kalau jawaban nara sumber kurang jelas tanyakan kembali sampai sejelas-jelasnya. Untuk mendapatkan informasi yang sangat penting atau khusus itu dibutuhkan ketrampilan khusus pula. Terkadang saking asyiknya kita mewawancarai nara sumber. usahakan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu. Himpunan Mahasiswa Islam komisariat FE Universitas Gunadarma. Sebelum kita melakukan wawancara. Kadang-kadang kita dipaksakan untuk menyamar menjadi sesuatu. keuletan dan keyakinan dalam menggali informasi yang khusus. Pertanyaan yang baik pantas untuk hidup. Posisikan diri kita sejajar dengan nara sumber yang akan kita wawancarai. Rusman Disampaikan dalam kegiatan latihan dasar jurnalistik. Berdasarkan caranya memperoleh informasi melalui observasi ataupun investigasi inilah maka muncul istilah teknik penulisan reportase ini yaitu "Investigative Reporting". 4 . Itu lebih baik ketimbang kita kebingungan. Singkatnya. Ini penting dilakukan agar mempermudah kita dalam wawancara. data dan fakta kita dapatkan dengan mudah. data dan fakta yang sulit dan khusus membutuhkan kerja ekstra. Kerja ekstra disini adalah melakukan obeservasi atau investigasi langsung ke lapangan. Depok 5-6 Novemver 1999. 4. Investigasi Tidaklah semua informasi. apa itu investigasi? Investigasi secara pemahaman sederhana adalah pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan. Jangan pernah membunuh pertanyaan Jangan pernah membunuh pertanyaan. Ini sangat penting supaya kita mengetahui bagaimana dan siapa sebenarnya nara sumber kita. Demi upaya menggali informasi yang selengkap-lengkapnya. tapi ini menjadi penting bila ini kita siapkan. Jangan biarkan pertanyaan kita "terbunuh". pendiri The New York Herald). Kita tidak perlu banyak menjawab sebagaimana kita berbincang dengannya. Untuk mencari informasi. keberanian. tergantung informasi apa yang akan kita inginkan. kita perlu percaya diri. 2. Lantas. maka seorang pakar jurnalistik pernah mengatakan bahwa "pekerjaan seorang wartawan itu sebenarnya separuh detektif separuh diplomat" (James Gordon Bennet.

Jadi. apa yang dilakukan. Kapan pun ada pertanyaan. dengan banyak karakter dan ilmu yang berbeda juga. makhluk apa sebenarnya reporter itu. Lalu. wartawan Bernas di Yogyakarta beberapa tahun silam. Dalam hal teknis. lebih banyak cahaya yang menunggu untuk masuk dan gelombang makna yang tak ada habis-habisnya siap memecah pantai yang memperluas kebijaksanaan. data dan fakta-fakta itu didapat. Ini lebih bagus. data dan fakta-fakta didapat dari berbagai sumber dilapangan. kita menunjukkan rasa tidak hormat kepada kebenaran dan pertanyaan yang menuju kepadanya. data-data dan fakta-faktanya. Ketika kita terlalu dogmatis. Tetapi itu tidaklah menjadi hal baku yang dapat mempersulit kita untuk memulai. Penulis adalah pembuat tulisan yang ditampilkan menjadi berita. selalu ada yang lebih. sampai-sampai menjadi penting dalam sebuah institusi media massa? Reporter adalah orang yang mencari informasi. Tapi terkadang pekerjaan seorang wartawan bisa membahayakan dirinya. Lantas. Semuanya adalah wartawan. Dibalik jawaban saya. Hanya saja memang perlu mengetahui ilmuilmu dasar seputar dunia jurnalistik. Jadi jelas ada perbedaan dari keduanya dalam hal bekerja. Contoh kasus. Tetapi pertanyaan yang paling besar dari segalanya adalah membangun jembatan ke dalam hati menyebut orang seutuhnya. secara sederhana dapatlah kita 5 . Tapi. Tetapi fungsi dari masing-masing itu berbeda-beda. Informasi. karena dia akan bertemu dengan banyak orang. Tapi secara tim. data sebagai bahan-bahan berita bagi si penulis. Ada penulis dan ada pula seorang reporter. Udin yang dalam tugasnya tewas dibunuh karena mengungkap sebuah kasus. Untuk menjadi seorang wartawan tidak lah terlalu sulit. seorang wartawan Belanda yang tewas mengenaskan di TimorTimur. dari siapa informasi. Tanpa reporter tidak lah mungkin berita dapat ditulis. mungkin kita ingat kejadian yang menimpa Udin. Lagi-lagi tewasnya karena tugas sebagai seorang jurnalis. sebuah media massa mempunyai beberapa bagian penting. Dengan informasi. atau terlalu yakin. kerjasama antar keduanya adalah mutlak diperlukan. Jangan kita terpaku denga hal-hal yang menyulitkan. Seorang reporter adalah ujung tombak untuk sebuah media massa. Karena seseorang cenderung malas dengan hal-hal yang menyulitkan. Dan terakhir. dimana seharusnya dia berada. Gerhard Frost Sebuah pengantar Menjadi seorang wartawan adalah pekerjaan yang mengasyikan.Pertanyaan besar adalah permanen dan bakat yang diberkati dari pemikiran. serta bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. Memang bila dirunut dari awal terlalu banyak yang bisa kita bahas bila menjawab itu. baru menilai. Tak boleh ada jawaban yang dirancang untuk membunuh pertanyaan. Maka tidak ada kata lain yang dapat kita pakai selain kata memulai. jelas sudah bahwa seorang reporter mempunyai peran yang sangat penting. data dan fakta-fakta itulah berita dapat dibuat. biarlah dia ia hidup. Kuncinya berbuat dulu. ketimbang kita tidak memulai sama sekali. Sementara reporter adalah orang yang bertugas mencari informasi.

Tanpa adanya komunikasi yang baik. Kalau jawaban nara sumber kurang jelas tanyakan kembali sampai sejelas-jelasnya. Prinsipnya 5 W. Jangan biarkan pertanyaan kita "terbunuh". informasi dan data itu didapat dari sumber-sumber yang kita anggap perlu. Bagi saya teknik adalah sebuah aturan yang membelenggu. Sejelas mungkin atau selengkap mungkin. 4. Prinsip-prinsipnya terus bertanya dan bertanya. Itu lebih baik ketimbang kita kebingungan. data dan fakta yang kita dapat dilapangan. Oleh sebab itu tugas reporter adalah bertanya dan terus bertanya. 2. dimana sebenarnya seorang reporter berada. 3. Keempat. Hal-hal yang saya maksud diatas antara lain: 1. Ini sangat penting supaya kita mengetahui bagaimana dan siapa sebenarnya nara sumber kita. 2. Jangan lewatkan sedikit pun dari apa yang kita lihat. Terkadang saking asyiknya kita mewawancarai nara sumber. Untuk itu kita harus benar-benar memahami pertanyaannya kita. Tidak ada keinginan lain di kepala seorang reporter selain mendapatkan informasi.Lebih baik kita cari tahu karakter dari nara sumber kita. menggali dan melaporkan informasi. 3. 5. kita lupa bahwa pertanyaan kita menyimpang dari tema yang kita inginkan. usahakan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu. Dan lain-lain. Untuk hal ini. data untuk di jadikan berita. Seorang reporter harus berada dititik-titik informasi. 5. Siapkan alat-alat bantu seperti bollpoint. Dalam wawancara yang terpenting adalah menggunakan komunikasi yang baik. 1 H. Gunakan bahasa yang sederhana dan sejelas mungkin. Ini adalah hal teknis sekali. jangan harapkan kita mendapat informasi atau jawaban yang baik juga. kita perlu percaya diri. bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. mata dan ingatan kita. Teknik Wawancara Terlalu formil bila apa yang akan kita lakukan selalu menggunakan teknik. dengar dan kita rasakan. 4. Untuk menjadi seorang reporter di perlukan kejelian baik itu telinga. Catatlah apa yang dinilai penting untuk dicatat. Tapi tak ada salahnya kita mengetahui sekedarnya saja.katakan bahwa yang dilakukan oleh seorang reporter adalah mencari. Aktual. Ada unsur perimbangan. Yang terpenting siapkan diri kita dengan beberapa hal yang sederhana. Ini penting dilakukan agar mempermudah kita dalam wawancara. tapi ini menjadi penting bila ini kita siapkan. Ketiga. Sebelum kita melakukan wawancara. Posisikan diri kita sejajar dengan nara sumber yang akan kita wawancarai. Tergantung dari apa yang kita inginkan. Singkatnya. dengar dan kita rasakan itu. Oleh karenannya asah terus keingin-tahuan terhadap sesuatu yang kita lihat. sampai selengkap-lengkapnya. bloc note (secarik kertas). Kedua. 6 . Keakuratan. maka yang perlu diperhatikan oleh seorang reporter adalah: 1.

Berdasarkan caranya memperoleh informasi melalui observasi ataupun investigasi inilah maka muncul istilah teknik penulisan reportase ini yaitu "Investigative Reporting". keuletan dan keyakinan dalam menggali informasi yang khusus. 2011 by Taripar Doly. petugas penyelidik. Dengan mengetahui taktik dan teknik wawancara serta investigasi 7 . karena dalam upaya menguak setiap kasus secara professional sangatlah dibutuhkan taktik dan teknik pengungkapannya.Investigasi Tidaklah semua informasi. pendiri The New York Herald). petugas pajak (Direktorat Intelijen dan Penyidikan) . SE. Perlu memahami hal-hal seperti teknik wawancara maupun teknik investigasi yang coba saya kumpulkan dalam tulisan diblog ini. Rusman Disampaikan dalam kegiatan latihan dasar jurnalistik. data dan fakta yang sulit dan khusus membutuhkan kerja ekstra. Lantas. Himpunan Mahasiswa Islam komisariat FE Universitas Gunadarma. Depok 5-6 Novemver 1999. Untuk mendapatkan informasi yang sangat penting atau khusus itu dibutuhkan ketrampilan khusus pula. maka seorang pakar jurnalistik pernah mengatakan bahwa "pekerjaan seorang wartawan itu sebenarnya separuh detektif separuh diplomat" (James Gordon Bennet. keberanian. MM Bagi para pembaca yang bekerja dalam bidang investigasi baik insan pers. Berdasarkan hal inilah. Kerja ekstra disini adalah melakukan obeservasi atau investigasi langsung ke lapangan. tak jarang seorang wartawan melakukan observasi langsung guna mengadakan penyelidikan fakta dan sumber-sumber yang diperkirakan dapat memperkaya informasi. dll. WAWANCARA DAN INVESTIGASI Posted on July 22. apa itu investigasi? Investigasi secara pemahaman sederhana adalah pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan. tergantung informasi apa yang akan kita inginkan. data dan fakta kita dapatkan dengan mudah. Untuk mencari informasi. Demi upaya menggali informasi yang selengkap-lengkapnya. Kadang-kadang kita dipaksakan untuk menyamar menjadi sesuatu.

Terkadang saking asyiknya kita mewawancarai nara sumber. Namun tidak ada yang salah jika kita memerlukan hal tersebut walau hanya sekedarnya saja. seorang wartawan harus melakukan persiapan yang cukup sebelum mewawancarai seseorang. Untuk itu kita harus benar-benar memahami pertanyaannya kita. Karena pada prinsipnya teknik adalah sebuah aturan yang membelenggu. Selain itu juga harus memahami betul masalah yang akan ditanyakan. adalah wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan. Posisikan diri kita sejajar dengan nara sumber yang akan kita wawancarai. Singkatnya. Orang yang mewancarai disebut Pewawancara (interviewer) dan yang diwawancarai disebut pemberi wawancara (interviewee) atau disebut juga responden. untuk lebih mantapnya mari kita pahami hal-hal sebagai berikut : TEKNIK WAWANCARA Kadang terkesan terlalu formal jika dalam melakukan sesuatu selalu menggunakan teknik. Yang terpenting siapkan diri kita dengan beberapa hal yang sederhana. Wawancara merupakan istilah yang diciptakan dalam bahasa Indonesia untuk menggantikan kata asing Interview (dari bahasa Belanda atau Inggris). dalam hal ini termasuk didalamnya wawancara tersamar (Eliciting).yang benar sangatlah memudahkan dalam mencari atau menemukan alat bukti hukumnya. Wartawan harus pula pandai menjaga supaya tidak kehilangan arah dalam wawancara itu agar mendapatkan keterangan yang diinginkannya. Karena itu. kita lupa bahwa pertanyaan kita menyimpang dari tema yang kita inginkan. Perbedaan mendasar antara wartawan dan penyidik/interogator jika wartawan untuk menggali informasi untuk diinformasikan ke publik dan bersifat tidak memaksa dan sebaliknya bagi penyidik/interogator. jangan harapkan kita mendapat informasi atau jawaban yang baik juga. adalah suatu cara atau kepandaian melakukan tanya jawab untuk memperoleh keterangan. (Dalam dunia jurnalistik. yang digunakan oleh pers Indonesia sampai akhir tahun 1950-an. Lebih baik kita 8 . Dalam wawancara yang terpenting adalah menggunakan komunikasi yang baik. Wawancara ialah tanya jawab antara pewawancara dengan yang diwawancara untuk meminta keterangan atau pendapat mengenai suatu hal. usahakan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu. Teknik Wawancara. Wawancara berdasarkan cara pelaksanaannya dibagi dua yaitu : Wawancara berstruktur adalah wawancara secara terencana yang berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Ini penting dilakukan agar mempermudah kita dalam wawancara. Tanpa adanya komunikasi yang baik. Hal-hal yang saya maksud diatas antara lain: Sebelum kita melakukan wawancara. dan Wawancara tak berstruktur. kita perlu percaya diri. informasi dan sejenisnya. ada kalanya wartawan perlu mengetahui latar belakang atau sifat orang yang akan diwawancarai agar mudah menyesuaikan diri dengannya ketika berhadapan muka).

9 . pendiri The New York Herald). Lantas. untuk lebih jelasnya hal-hal yang perlu diperhatikan dalam wawancara setidaknya memahami hal-hal sbb : 1. Hindari gaya bahasa yang berintonasi memerintah dan menekan serta hal-hal yang dapat menimbulkan perasaan yang tidak menyenangkan lainnya. baik berupa alat pencatat. video casete. keberanian. Jangan biarkan pertanyaan kita “terbunuh”. buatlah sendiri daftar pertanyaan untuk menggali informasi yang baru tersebut. Berdasarkan hal inilah. Bantu responden yang mengalami kesulitan dalam mengeluarkan pendapatnya ke dalam bentuk lisan. Demi upaya menggali informasi yang selengkap-lengkapnya. Mulailah mengungkapkan maksud dan tujuan dari diadakannya wawancara tersebut. dan lain-lain TEKNIK INVESTIGASI Tidaklah semua informasi. Prinsip-prinsipnya terus bertanya dan bertanya. Untuk mencari informasi. Apabila dalam proses wawancara terdapat informasi/data baru yang tidak direncanakan dalam proses wawancara tersebut. Ini sangat penting supaya kita mengetahui bagaimana dan siapa sebenarnya nara sumber kita. maka seorang pakar jurnalistik pernah mengatakan bahwa “pekerjaan seorang wartawan itu sebenarnya separuh detektif separuh diplomat” (James Gordon Bennet. apa itu investigasi? Investigasi secara pemahaman sederhana adalah pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan. 5. data dan fakta kita dapatkan dengan mudah. Berlaku sopan dan ramah dengan menggunakan gaya bahasa yang menarik dan wajar serta tidak dibuat-buat. tape recorder. 2. penting sekali bagi proses penelitian dengan sikap yang tidak berlebih-lebihan yang justru menimbulkan kesan mengolok-olok si responden. 6. Berdasarkan caranya memperoleh informasi melalui observasi ataupun investigasi inilah maka muncul istilah teknik penulisan reportase ini yaitu “Investigative Reporting“. Kerja ekstra disini adalah melakukan obeservasi atau investigasi langsung ke lapangan.cari tahu karakter dari nara sumber kita. Itu lebih baik ketimbang kita kebingungan. data dan fakta yang sulit dan khusus membutuhkan kerja ekstra. 4. Tidak melakukan wawancara secara tergesa-gesa yang dapat menimbulkan kesan bahwa wawancara yang dilakukan tidak berguna atau tidak penting. kamera. 7. keuletan dan keyakinan dalam menggali informasi yang khusus. tak jarang seorang wartawan melakukan observasi langsung guna mengadakan penyelidikan fakta dan sumber-sumber yang diperkirakan dapat memperkaya informasi. 3. dengan menggunakan bahasa yang mudah dan sederhana sehingga mudah dimengerti oleh responden. Untuk mendapatkan informasi yang sangat penting atau khusus itu dibutuhkan ketrampilan khusus pula. Kalau jawaban nara sumber kurang jelas tanyakan kembali sampai sejelas-jelasnya. hand phone. Gunakanlah alat Bantu dalam proses wawancara yang dapat mencatat/merangkum hasil wawancara tersebut. Usahakan proses wawancara yang dilakukan berarti.

Untuk itu diperlukan taktik dan teknik investigasi seperti di bawah ini :  Confidence. berbagai hambatan pasti ada dan tidak semulus apa yang diharapkan. kesatuan langkah yang jelas dan tegas akan arah tujuan yang ingin dicapai. Karena dengan bersikap yakin dengan kemampuan sendiri secara otomatis pada saat menganalisis fakta yang didapat. Disinilah diperlukan keuletan yang penuh keyakinan dngan kemampuan sendiri menjadi terang kasus itu. membangun komunitas. saksi. dan korban = Who d. Sebab. karena tidak semua dari pihak yang tergugah niat baiknya berani mengambil resiko yang akan dihadapi karena berbagai faktor yang tidak mungkin untuk dilakukannnya. tergantung informasi apa yang akan kita inginkan. Pada saat mencari fakta hukum dari berbagai sumber. jika sudah tertanam sejak dini sikap yakin dengan kemampuan sendiri. membangun komunitas dapat dilakukan secara nyata atau tatap muka. Apabila sudah tertanam sikap yakin dengan kemampuan sendiri atau orang bilang bersikap optimis. termasuk juga memperkecil biaya operasional yang dikeluarkan. yaitu : a. Membangun komunitas diperlukan kesabaran dan ketekunan. atau orang mengatakannya insting yang hidup. Langkah pertama yang perlu diketahui oleh investigator untuk memulai menerapkan taktik dan teknik investigasi adalah investigator wajib menjawab 6 pertanyaan berdasarkan fakta kejadian yang sebenarnya. membangun kekompakan. 10  . juga dapat dilakukan melalui jejaring internet.Kadang-kadang kita dipaksakan untuk menyamar menjadi sesuatu. juga diimbangi sikap santun atau rendah hati. memperkecil hambatan yang dihadapi. kesulitan itu tidaklah sesulit seperti yang dibayangkan. Community. bahwa selama melakukan investigasi sejak awal sudah tertanam niat ikhlas unuk mengungkapkan kebenaran. Mengapa kasus itu terjadi = Why f. Manfaatnya adalah untuk memudahkan pertukaran informasi dan pengumpulan fakta hukum saat investigasi. Dimana kasus itu terjadi = Where c. memunculkan insting yang membuka kearah mana harus dimulai investigasi itu. Sikap yakin tersebut perlu ditanamkan secara terus menerus di dalam hati selama proses investigasi. maka semangat dan dorongan untuk berani menemui berbagai pihak yang terkait dalam kasus itu. Sesulit apapun hambatan yang dihadapi. Bagaimana kasus itu dapat terjadi dan akibat yang ditimbulkan = How Langkah berikutnya adalah bagaimana cara mencari dan menemukan jawaban dari 6 pertanyaan tersebut di atas dengan benar berdasarkan fakta yang terjadi. Siapa pelaku. Kapan kasus itu terjadi = When e. sangatlah membantu semangat dalam investigasi. Disinilah diperlukan pembagian tugas. Apa yang terjadi = What b. maka Tuhan melalui hati nurani akan selalu menuntun kearah mana dan apa yang harus dilakukan untuk mengungkap perkara itu. tidak semua sumber yang ditemui mau mengambil resiko dengan membeberkan kepada pihak lain fakta atau dokumen hukum yang sebenarnya. Sikap yakin dengan kemampuan sendiri dalam upaya hendak mengungkap suatu kasus yang sedang diinvestigasi. Perlu diingat.

perlu dilakukan penyaringan dengan cara memilah – milah dan dianalisa akan keakuratannya. Dengan pandai memperhitungkan kemungkinan resiko yang akan dihadapi. pada hal maksud hendak menghindari resiko.  Membangun kekerabatan juga perlu dilakukan dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah. Karena perencanaan analisa yang tepat sangatlah membantu langlah perlangkah investigasi yang akan dilakukan untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan resiko yang minimal. jangan sampai mempengaruhi kegagalan bahkan kemunduran hasil yang hendak dicapai. Setidaknya dapat menekan pihak lain yang berusaha hendak menghentikan kasus tersebut melalui mafia hukum. Pihak lawan akan selalu melakukan upaya penjebakan melalui informasi menyesatkan agar investigator terjerat dalam kesalahan atau pelanggaran hukum sehingga tidak sanggup melakukan misinya. Memperkecil resiko saat investigasi sangatlah diperlukan. kerugian harta benda. Resiko itu dapat berupa tuntutan hukum. Sebagai langkah untuk memperkecil resiko yang akan dihadapi diperlukan cara yang tepat. Karena pihak lawan tidak akan menghendaki investigator berhasil memperoleh fakta hukum yang valid. bahwa keputusan satu orang itu lebih lemah dibandingkan dengan keputusan yang diambil oleh lebih dari satu orang. dengan maksud agar dapat memberi informasi dan solusi sebagai masukan. Memperkecil resiko saat investigasi. tujuannya agar informasi yang sudah didapat dengan 11 . yaitu perlu melakukan perencanaan analisa dan memilih tehnik investigasi yang tepat. juga resiko yang paling tinggi adalah hilangnya nyawa. sebaliknya menghendaki agar investigator kehabisan waktu dan tenaga untuk menemukan bukti hukum tersebut. dan resiko ancaman pisik. Upaya investigasi yang telah dilakukan. akan tetapi berbalik menjadi hambatan bahkan kegagalan hasil investigasi yang sedang dilakukan. Waspadai Informasi Menyesatkan. Untuk itu. Jangan bersikap pesimis berlebihan. akan diperoleh berbagai informasi. akan mempengaruhi sikap waspada dalam setiap langkah dan dapat menekan nafsu tergesa-gesa ingin berhasil. Adapun perencanaan analisa dan memperhitungkan resiko yang akan ditemui. Dalam upaya membentuk opini dan pengawasan oleh publik. yaitu bermanfaat pada saat proses investigasi. ancaman jiwa dan raga. dan saat proses hukum sedang berlangsung untuk mencapai tujuan akhir. Manfaatnya sebagai pendukung pada saat kasus sedang dalam proses hukum di lembaga Yudikatif. adalah dimulai dengan cara memilah – milah sasaran dan tehnik investigasi yang akan dipakai. diharapankan endingnya dapat berakhir adanya putusan pengadilan di Pengadilan Hindari resiko. Sikap terburu nafsu dan menganggap lemah pihak yang diinvestigasi untuk memperoleh fakta hukum cenderung akan berakibat fatal kepada diri sendiri. Apapun jenis pekerjaan itu akan dihadapkan pada resiko. Karena setiap langkah upaya investigasi yang dilakukan akan selalu berhadapan dengan resiko. Investigasi yang dilakukan diusahakan mendekati dan mencari pihak pemberi informasi yang dapat dipercaya kejujurannya. perlu berkoordinasi dengan pihak lain yang paham akan situasi yang sedang dihadapi. Sebagaimana pesan orang bijak. Dengan membangun kekerabatan bersama pihak media massa. Kekerabatan yang dibangun di lembaga tersebut sangatlah berguna. Memperkecil resiko saat melakukan investigasi adalah hal yang wajar. perlu juga membangun kekerabatan dengan pihak media massa. Untuk itu.Informasi yang disebar pihak lawan melalui orang kepercayaannya cenderung informasi menyesatkan. resiko kerugian harta benda. Dari informasi yang telah terkumpul. informasi hasil investigasi benar – benar dicari keterkaitannya secara logis dari kasusnya. resiko dituntut balik pihak lawan. Adapun kefatalan tersebut dapat berakibat tercemarnya nama baik pihak lain yang tidak terlibat.

Dengan bersikap optimis memudahkan dan mempercepat perolehan hasil investigasi yang dilakukan. Untuk itu. karena hal itu sengaja ditanam disekitar komunitas sendiri. Berpikir positif mempengaruhi sikap kehatihatian saat melakukan investigasi. jika seorang investigator lebih dipengaruhi cara berpikir pesimis dan negatif dari permasalahan yang dihadapinya. maka hambatan itu sesuatu yang wajar. Dan jangan terjebak ke dalam lingkaran konspirasi yang dilakukan pihak lawan. Dengan berpikir positif. Pada saat melakukan pengumpulan fakta hukum. maka kegagalan demi kegagalan akan selalu dihadapinya. Waspadai orang kepercayaan dari pihak lawan. yaitu segera dapat menyelesaikan suatu pekerjaannya tanpa banyak kesulitan yang dihadapi. tidak emosional. hal itu nampak wajar. yang pada akhirnya memunculkan kekecewaan dan menyalahkan diri sendiri atau pihak lain. Tetapi dalam kenyataannya tidaklah sedemikian mudah dan cepat. kafilah tetap berlalu. susah payah tersebut tidak menggagalkan hasil investigasi lanjutannya. Dengan berpikir positif dan bersikap optimis disertai kesungguhan. Hindari berpikir negatif yang berlebihan. dukungan dari komunitas sendiri yang kurang peduli. Sebaliknya. bahkan mendorong untuk meraih hasil yang maksimal. pada hal direncanakan untuk menyesatkan arah investigasi. bahkan terbayang secara gamblang apabila upaya investigasi menunjukkan ada kesalahan atau kekeliruan langkah. baik itu berupa informasi lisan maupun berupa dokumen. Halangan dan hambatan selalu ada. Setiap orang mempunyai kehendak. Jika pun ada kesulitan memintanya hanya yang wajar – wajar saja. Penyebab utama munculnya sikap pesimis diantaranya adalah hasil investigasi yang diperoleh belum maksimal karena minimnya informasi yang didapat. selesai pelaksanaan investigasi di lapangan agar selalau dilakukan penyaringan fakta hasil investigasi yang diperoleh. dan gencarnya tekanan psikologis dari pihak lain yang sengaja ingin menggagalkan hasil investigasi. Apabila menyangkut kasus yang suatu saat nanti berdampak cukup mengebohkan. sedangkan waktu sudah terbuang cukup banyak. dan lakukan perbandingan di lapangan dan jangan lupa berpikir yang logis. Bersikap optimis saat melakukan investigasi sangatlah mendukung langkah-langkah yang akan dilakukan. Lakukan uji kebenaran informasi atau dokumen yang didapat dengan informasi atau fakta lainnya. Sikap pesimis adalah faktor penghambat pertama kegagalan investigasi yang sedang dialakukan. Kegiatan investigasi membutuhkan semangat dan keikhlasan. seperti mencurigai sesuatu secara berlebihan tanpa didukung fakta yang jelas. Optimis. Kecurigaan yang berlebihan kepada pihak lain itu dapat terjadi karena didorong oleh informasi yang diperoleh menyudutkan pihak tertentu. yang pada akhirnya menunjukkan bahwa telah terjadinya kejahatan / pelanggaran hukum. sikap chek and rechek selalu dilakukan di lapangan. Seperti pepatah mengatakan. Setiap langkah perlangkah atau 12 . karena hal itu dapat memperlemah langkah yang akan dilakukan disebabkan terseret skenarionya. pihak lawan akan menyebarkan informasi menyesatkan melalui orang kepercayaannya. Yang mana orang kepercayaan pihak lawan itu seolah – olah hendak membantu memberi informasi yang akurat dengan sikapnya yang nampak cukup agresif membantu memberi informasi dan dokumen asli. Berpikir positif dan bersikap optimis adalah senjata ampuh untuk meraih hasil maksimal bagi investigator. walaupun anjing menggonggong. biasanya ada hubungan kekerabatan dengan orang dekat pihak investigator. sedangkan fakta hukum masih belum lengkap dan meragukan. Orang kepercayaan pihak lawan. tidaklah mudah terpengaruh untuk segera menyimpulkannya.Tidak emosional atau terburu nafsu. Sesulit dan seberat apapun permasalahan yang dihadapi.

meskipun tantangannya cukup berat dan melelahkan. yaitu sikap pamer dan sombong. 13 . menurut penilaian orang lain disejajarkan dengan prilaku pamer bin sombong. Penyebabnya adalah karena kebiasaan pamer dan sombong yang ia sadar atau tidak sadar melakukannya telah membuka rahasia hasil investigasinya dan juga membahayakan dirinya sendiri. dapat diketahui kegagalannya karena diluar kemampuan manusia untuk menentukannya. membawa efek positif untuk melawan sikap pamer dan sombong. dengan istilah lainnya terburu nafsu. Keberanian mengambil keputusan selalu mantap dan tegas tanpa keraguan. Setiap langkah yang akan dan sedang dilakukan selalu diperhatikan dengan seksama. kewaspadaan melemah. hal itu dapat dilakukan pada rencana berikutnya setelah dilakukan analisa dan evaluasi. Jika terjadi perkembangan di luar rencana. maka hasil kerja yang dicapai sangat minimal bahkan mengandung resiko yang lebih besar terhadap diri sendiri dan pihak lain. Bersikap tidak mudah tergoda untuk mencoba menambahkan atau mengurangkan apa yang sedang dilakukan. kelembutan dan keceriaan saat melakukan investigasi. Efek dari menjawab suatu pertanyaan ataupun mengeluarkan pernyataan dan pertanyaan kepada pihak lain. Kegunaannya adalah membiasakan bersikap waspada untuk mencegah kebiasaan buruk yang ada pada diri manusia. jika merasa mampu menemukan kelemahan lawan atau mereka yang diinvestigasi. Semisal. resiko kecelakaan akan selalu menghantui. Juga dalam menyampaikan sesuatu pernyataan atau pertanyaan yang berhubungan dengan investigasi yang dilakukannya selalu memperhitungkan untung dan rugi dari fakta yang akan diperolehnya. Prilaku pamer dan sombong tersebut merupakan kelemahan bagi investigator. yang ada sikap optimis keberhasilan hanya menunggu waktu. kesalahan yang terjadi dan yang akan dihadapi. dan nafsu mengajak maunya bagaimana enaknya saja. akan terpancar pada wajah yang bersinar. Pertimbangan akal sehat kurang diperhatikan. Jika sebaliknya. Hindari bersikap emosional atau terburu nafsu. Keikhlasan yang selalu tertanam di hati. Jikapun belum tercapai hasil yang diharapkan pada saat itu. Tidak ada rasa kecewa. cenderung merangsang pikiran dan nafsu untuk menonjolkan keberhasilan dan kehebatan diri sendiri. Waspada sikap pamer dan sombong. Yang perlu dilakukan seorang investigator adalah cukup bertanya sesuai dengan yang diperlukan dan sebaliknya menjawab pertanyaan pihak lain hanya seperlunya. Hasil akhir yang ingin dicapai sangat jelas arahnya. tanam selalu di dalam hati sikap optimis akan kemampuan diri untuk menyelesaikan pekerjaan yang sedang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. kecenderungan bersikap pamer dan sombong. Bertindak emosional dapat terjadi karena didorong oleh hawa nafsu yang lebih menyukai jalan pintas tanpa mempertimbangkan resiko. Investigator yang lupa diri. orang yang sedang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya yang bersikap emosional atau terburu nafsu karena ingin cepat sampai ditujuan. Berjalan sesuai dengan rencana yang sudah dipersiapkan. Jadi sikap emosinal atau terburu nafsu hanya mengajak kepada untung – untungan atau spekulasi. Sebaliknya hati nurani bersikap lebih hati – hati untuk keselamatan semua pihak. Dampak dari sikap pamer dan sombong itu dapat mengakibatkan gagalnya reputasi dari investigator tersebut. bahkan cenderung nafsu membisiki dan mengajak bersikap lebih dari yang sudah dilakukan. Keikhlasan pada diri investigator. Investigator selalu wasapada dan menelaah setiap menerima pertanyaan dari siapapun. Selalu memperhatikan kekurangan. yaitu didorong oleh rasa emosional atau terburu nafsu atau juga sering disebut sikap tergesa – gesa. tahap pertahap membutuhkan kesungguhan dan kesabaran.

Keinginan nafsu ingin mengadu domba. diantaranya disebabkan sikap tidak peduli. dapat berpedoman pada azas manfaat. kemudian berpaling memanfaatkan peluang yang ada untuk meraih materi. diperoleh kepuasan dan kebahagiaan lahir dan batin karena tanpa beban sebagaimana sifat air yang tetap mengalir mengalir. hal itu sangat mempengaruhi sikap konsisten. yakni bila bermanfaat pilihlah atau teruskanlah dan sebaliknya bila tidak bermanfaat maka tinggalkanlah atau mundur. Hanya tergantung pada individu yang bersangkutan bagaimana menyikapi dan bagaimana cara mengelola kondisi pikiran dan hati nurani pada saat itu. Begitu juga godaan dapat berasal dari pihak lain dalam bentuk ancaman. IKHLAS mengerjakan pekerjaan yang sedang dilakukan. keluarga yang kurang mendukung. 14 . sifatnya. Untuk menguatkan sikap konsisten saat melakukan aktifitas yang ingin dicapai. bersikaplah bahwa.  Sikap Konsisten. begitupun dalam menerima musibah atau halangan. jikapun protes tidak akan berguna karena sudah terjadi. Seorang investigator. Ia tergoda bisikan setan mencari kepuasan dan kebahagiaan semu dengan mengkhianati kebenaran. dan lingkungan yang tidak kooperatif. Untuk itu. Makhluk yang namanya manusia diberikan kebebasan untuk memilih. Seorang investigator dengan memiliki fakta dan data yang akurat. padahal ia mencari kegelisahan karena was – was dan penderitaan berkepanjangan sebelum berhenti atau bertobat dari kebiasaan buruknya. dan untuk mendapatkan keuntungan materi sesaat. Hidup dan kehidupan di dunia apapun jenis. sehingga sikap konsisten menjadi luntur. bentuk. dan lakukanlah apa yang dapat diperbuat saat itu yang penting bermanfaat dengan disertai doa. Hindari Sikap mengadu domba. baik yang berasal dari diri sendiri maupun pihak lain. memiliki pendirian teguh. Juga. Perilaku suka mengadu domba untuk melakukan pemerasan adalah perilaku orang munafik dan oportunis. itu pasti ada dalam kehidupan. Prilaku memeras seseorang yang diduga bersalah juga tidaklah sulit. kekecewaan pada diri sendiri dalam mengatasi kesulitan. kebencian kepada seseorang. Sikap konsisten saat itu betul-betul diuji keteguhannya. musibah. yaitu mundur atau meneruskan investigasi. YAKIN semua sudah diatur oleh Tuhan dan manusia hanya merencanakan. sehingga sikap konsisten mengendur. sudah dilengkapi dengan berpasang-pasangan. dan ber-SYUKUR dalam menerima kondisi terkini bagaimanapun keadaannya. Tindakannya telah mencemarkan dan mempersulit kerja investigator yang berprilaku lurus. karena melalui hal itu Tuhan ingin menguji keimanan makhluknya. tidaklah sulit melampiaskan niat balas dendam dan mendramatisir untuk mengumbar nafsu kebencian bersama pihak lain yang berpandangan sama. Sebaliknya. keuangan yang kurang mencukupi. meskipun tergoda oleh sesuatu. gangguan. kecewa. atau sebaliknya berupa imbalan materi untuk menghentikan investigasi. jika tidak memiliki hati nurani. Kesulitan. Sikap konsisten sangat dibutuhkan oleh siapapun bila ingin mencapai hasil yang maksimal. hati terasa bimbang dihadapkan pada dua pilihan. Sikap konsisten sangat diperlukan saat melakukan investigasi. Godaan dari diri sendiri dapat disebabkan oleh rasa malas. Investigator yang sudah terbiasa memanfaatkan pekerjaannya untuk mengadu domba dan mencari kelemahan pihak lain untuk diperas adalah perbuatan tercela. dalam upaya menguatkan sikap konsisten atau keteguhan hati nurani itu. pada saat tertentu muncul rasa kejenuhan dan perasaan putus asa karena dampak resiko yang akan dihadapi. terjadinya kerusakan akhlak pada seseorang disebabkan hilangnya pertahanan sikap konsisten kebaikan yang ada pada dirinya. adanya hambatan dan kesulitan karena sesuatu hal. Dengan berpandangan seperti itulah yang akan mempertahankan sikap konsisten dalam diri seseorang dan pantang untuk menyerah. sikap tidak pernah berubah-ubah.

Seorang investigator yang lurus dan bersungguh – sungguh untuk memperbaiki kondisi yang ada. Investigator oportunis lebih memilih mencari kambing hitam untuk melindungi dirinya dari kecurigaan sementara pihak yang diperas dan diadu domba untuk menghindari jeratan hukum. dan ikhlas melakukan pekerjaan untuk selamat di dunia maupun hidup sesudah matinya. kejelian dan kecermatan disetiap langkah. maka Tuhan lebih tahu kebaikannya.” Pandai mengelola strategi investigasi. keberanian. keikhlasan. juga tingkat kesulitan dari permasalahan yang dihadapi kedua belah pihak.” Bagi investigator. akan mendapat perlawanan dari pihak yang diduga terkait pelanggaran hukum. memberi dan menjanjikan sesuatu kepada keluarga dekat. karena didasarkan pada tingkat pertingkat dari strategi yang dilakukan. Diantara skenario lawan adalah upaya menjebak pihak investigator diantaranya dalam bentuk menawarkan sejumlah uang dan harta benda. dan membuat suatu kejadian seolah – olah telah terjadi musibah / kecelakaan yang berakibat cacat tubuh dan kematian terhadap investigator ataupun keluarganya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. dibutuhkan kekuatan spiritual. Dan jika kamu memutar balikkan kata-kata atau enggan menjadi saksi. Jika upaya itu tidak berhasil. Untuk itu. kejujuran. Perhatikan perilaku aneh diantara mereka yang terlihat tidak seperti biasanya. Jangan terjebak strategi (skenario) lawan yang dilakukannya secara tersembunyi ataupun yang dinampakkan dalam bentuk rayuan. yang dapat 15 . Ingatlah pesan Tuhan “Jadilah kamu penegak keadilan. karena kebocoran data sementara yang didapat dan masih perlu dilengkapi adalah sebagai jembatan pihak lawan membangun skenario untuk menjebak investigator. maka ketahuilah Tuhan Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. keuletan. Seperti pepatah Indonesia ”melempar batu sembunyi tangan. dan sejawat sendiri yang ikut membantu. perlu mengenal sasaran dan lawan. juga perhatikan lingkungan disekitar. dan lembaga lainnya. niat balas dendam. untuk dapat menghindar dan mampu bertahan dari godaan meraih keuntungan sesaat. Khususnya mereka yang mengincar adalah dari kalangan petualang politik. komunitas sendiri. meningkat ke arah upaya menekan secara halus untuk mempengaruhi investigator dan keluarganya melalui penyebaran isu. Kelancaran dan keberhasilan strategi investigasi. untuk menghancurkan seorang pemimpin yang jujur karena dianggap penghalang. Diperlukan kemampuan mengelola strategi investigasi. Investigasi yang dilakukan untuk memperoleh alat bukti. Perlu diperhatikan dan dicamkan pada diri sendiri adalah mengelola kemampuan sendiri. dan apabila terjadi korban jiwapun dianggap wajar saja. menjadi saksi karena Tuhan. juga mereka yang bergelut di bidang hukum dan menjadi saksi. Perhitungkan dengan seksama mana yang harus dipecahkan bersama dan mana yang tidak perlu disampaikan atau diketahui pihak lain. walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. dan mereka yang bergerak dibidang bisnis untuk menghancurkan pesaingnya yang dianggap tangguh dan sukses. juga tidak terlepas dari incaran pihak lain yang mencari keuntungan sesaat. seperti keluarga. baik dikalangan sendiri maupun aparatur pemerintah yang berkompeten. merayu memberikan fasilitas. Saling mengadu strategi untuk mencapai hasil yang maksimal dari kedua pihak adalah hal wajar. Tuhan sudah menghitung sesuai kesanggupan masing – masing makhluk hidup agar tidak celaka. kesungguhan. yaitu keyakinan. Masalah kebutuhan rezeki. penguasa. Dengan cara mengadu domba itulah upaya mereka menghancurkan lawannya. dan prilaku mengadu domba. yakni membangun komunikasi yang kuat. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin. tidak terlepas dari kemampuan mengelolanya.

maka semua soal ujian dapat dijawab dengan benar dan dengan sendirinya lulus itu didapat. Kecermatan dari investigator menemukan rekam jejak pelanggaran hukum yang ditinggalkan oleh pelaku. Investigator tidak seharusnya menargetkan waktu keberhasilan yang akan dicapai. Bangun komunitas seluas – luasnya. Jika itu perbuatan maka ada pihak lain yang menyaksikan. kemampuan pengungkapan suatu kasus sangat tergantung dari keuletan dan kepandaian mengelola strategi investigasi. Prinsip yang harus dipegang oleh investigator mencermati rekam jejak pelaku untuk memperoleh alat bukti hukum adalah kesungguhan dalam pekerjaannya. Dalam kesulitan itu ada kemudahan. akan kemampuan dirinya melakukan pekerjaan itu. merekam. Cermati rekam jejak pelaku. juga dapat memperpendek waktu yang dibutuhkan. dan alat – alat lainnya sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesulitan yang dihadapi. karena penetapan akan sesuatu adalah wilayah Tuhan bukan wilayah manusia. maka akan meninggalkan rekam jejak dari pelanggaran hukum yang telah dilakukannya. Alat perekam suara dan gambar dalam bentuk recorder dan kamera. Berbuatlah apa yang dapat diperbuat saat itu sesuai dengan kondisi yang ada. karena manusia sebatas mengikhtiarkan semaksimal yang dapat dilakukannya. Ia hanya menargetkan langkah perlangkah yang akan dilalui untuk mengupulkan alat bukti hukum. Setiap ucapan dan perbuatan selalu meninggalkan rekam jejak. bagi yang keterbatasan alat bantu tidak perlu berkecil hati. lebih memudahkan menjabarkan dari permasalahan yang sedang diinvestigasi. Jadi setiap makhluk hidup selalu meninggalkan rekam jejak atau menyisakan bekas dalam perbuatannya. Dengan alat bantu tersebut. alat penyadapan. sebagaimana diuraikan di atas tidak sulit untuk diperoleh. Banyak diperjual belikan di pertokoan yang menjual alat.alat elektronik dan alat komunikasi. Namun demikian. jangan berkeluh kesah meskipun nampak sulit. Alat bantu atau juga disebut alat pendukung kelancaran investigasi diantaranya alat transportasi yang pemakaiannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. kesabaran. Sebagaimana ungkapan bijak mengatakan “Janganlah membayangkan lulus dalam ujian tetapi belajarlah dengan tekun dan kuasai materinya. yaitu pada tingkat kesulitan investigasi yang cukup tinggi sangat diperlukan keberadaan alat bantu khusus. apapun bentuk pelanggaran yang dilakukan. Investigator dalan kondisi tertentu. Jika alat bantu yang dimiliki sangat terbatas dan ketiadaan biaya untuk membelinya. Jejak – jejak yang ditinggalkan jika itu ucapan maka ada pihak lain yang mendengarkan ataupun merekamnya. dan kemudahan itu didapat saat memikirkan dan merenungkan kesulitan itu. sangat bergantung dari keuletan. Penetapan suatu akhir dari pekerjaan (gagal atau berhasil) hanya Tuhan yang Mahatahu dan Mahamengatur kapan waktunya akan terjadi.” Alat Bantu investigasi. Perbuatan pelanggaran hukum. sebagai penggantinya adalah cukup membangun silahturahmi dengan alat bantu hidup.  mendorong timbulnya keberanian yang logis bukan nekad. yaitu komunitas. Dengan kemajuan teknologi saat ini. dan sekaligus investigasi lebih mengerucut kepada sasaran yang dituju. dan keyakinan. dan jejak pisik lain yang tertinggal. baik dilakukan dengan tidak direncanakan ataupun dilakukan dengan rapi atau terencana. alat – alat bantu sederhana selain alat bantu yang penggunaannya bersifat khusus dan hanya boleh dipakai oleh aparatur pemerintah. komunitas yang dibangun terdiri dari berbagai profesi yang menyebar di semua segi kehidupan masyarakat dan dipergunakan kemampuan mereka untuk mendukung investigasi yang dilakukan. 16 .

Hal itu dikarenakan masih terbatasnya komunitas yang dimiliki dan belum didukung pengalaman tentang bagaimana mengelola taktik dan teknik investigasi. dengan akibat negatif yang ditimbulkan dapat menimpa diri sendiri dan menciptakan kebencian dari pihak lain atau lingkungan. Sebaliknya. tetapi kemampuan hati nurani yang bersih adalah sumber ilmu yang tidak pernah kering karena ia mampu menangkap ilham yang diberikan oleh Sang Pencipta. Sehingga sekecil apapun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Dana pendukung Investigasi. akan memunculkan sikap keragu – raguan atau bahasa kerennya “pesimis” untuk berhasil. Sehingga dorongan hati atau insting mengenai cara penyelesaian suatu masalah sangat cerdas dan halus dengan resiko yang sangat kecil. Insting atau juga disebut naluri adalah dorongan hati atau nafsu yang sudah ada sejak dilahirkan. Bagi individu atau lembaga tertentu yang hendak atau sedang melakukan investigasi. dapat segera diperoleh titik terangnya. maka sikap pesimis dan ragu-ragu tidak akan terjadi. Cara yang diambil untuk menyelesaikan persoalanan / pekerjaan cenderung spekulasi alias untung – untungan dan kasar (mencederai). maka semakin pandai memperhitungkan dan memperpendek waktu investigasi tanpa mengurangi hasil investigasi yang diharapkan. Jadi. sangat tergantung dari latar belakang kepribadian seseorang. Investigator yang baru belajar melakukan investigasi dana pendukung yang diperlukan cukup besar. memiliki tanggung jawab dan berkewajiban untuk ikut serta membantu menyampaikan atau mengungkapkan setiap kasus yang ia ketahui.ada diri suatu sikap Yakin. bila tertanam p. bahwa kemampuan otak sangatlah terbatas. karena untuk memperoleh alat bukti hukum kecenderungan waktu yang dibutuhkan cukup panjang dan biaya operasionalnyapun membengkak. Sebagaimana prilaku setan. Kegiatan investigasi untuk mencapai hasil yang maksimal memerlukan biaya atau dana pendukung. Biaya yang dikeluarkan sangatlah relatif sesuai dengan cara investigasi yang dilakukan dan tingkat kesulitan yang dihadapi. Bantuan yang diberikan bisa dilakukan dengan cara tertulis maupun lisan kepada lembaga yang berwenang menanganinya. kemauan untuk berbuat sesuatu. meski tujuan hasil yang hendak dicapai sama. dan memberikan manfaat yang sangat besar pada diri sendiri dan lingkungannya. Insting yang bersumber dari nafsu (berharap dapat imbalan) memberi dorongan yang berstandar ganda seperti sisi mata uang saling mengkait. Tulus dan Penuh ucapan syukur. Karena itu. setiap anak bangsa dan setiap warga negara Indonesia yang baik. Satu pesan yang perlu diingat. Merupakan pembawaan alami yg tidak disadari mendorong untuk berbuat sesuatu. namun dampak yang ditimbulkan berbeda karena cara yang dilakukan tidak sama. Semakin banyak pengalaman yang dialami. Kemunculan insting atau naluri yang dirasakan seperti bisikan. pikiran dan hati nurani tidak terdinding atau terhalang. yakni menyesatkan manusia melalui bisikannya diantaranya tercipta konflik / pertengkaran diantara umat manusia. yang dengan sendirinya mempengaruhi dana pendukung yang dibutuhkan. jika dilaksanakan salah sebaliknya tidak dilaksanakan juga salah. Besar dan kecilnya dana pendukung yang dikeluarkan tergantung dari kemampuan seorang investigator mengelola taktik dan teknik investigasi. Jangan pernah membunuh pertanyaan 17 . Pikiran dan hati nurani yang bersih sangat dekat dengan Tuhannya. Insting atau naluri. Apa bila insting atau naluri yang bersumber dari hati nurani dan dari nafsu kemudian direaksi dalam tindakan. namun dana pendukung yang dimiliki sangatlah terbatas.

Jangan pernah membunuh pertanyaan.com/2010/07/taktik-danteknik-investigasi. Gerhard Frost Sumber : berbagai sumber diantaranya http://detakkehidupan. selalu ada yang lebih. Tetapi pertanyaan yang paling besar dari segalanya adalah membangun jembatan ke dalam hati menyebut orang seutuhnya.html 18 . atau terlalu yakin. Kita tidak perlu banyak menjawab sebagaimana kita berbincang dengannya.blogspot. Ketika kita terlalu dogmatis. Kapan pun ada pertanyaan. lebih banyak cahaya yang menunggu untuk masuk dan gelombang makna yang tak ada habis-habisnya siap memecah pantai yang memperluas kebijaksanaan. Tak boleh ada jawaban yang dirancang untuk membunuh pertanyaan. Pertanyaan besar adalah permanen dan bakat yang diberkati dari pemikiran. kita menunjukkan rasa tidak hormat kepada kebenaran dan pertanyaan yang menuju kepadanya. Ia adalah benda yang rapuh. Pertanyaan yang baik pantas untuk hidup. biarlah dia ia hidup. Dibalik jawaban saya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful