Teknik investigasi audit dan cara penerapannya

Apakah audit investigasi itu? Audit investigasi adalah bagian dari manajemen kontrol yang dilaksanakan dalam kegiatan internal audit, di samping audit lainnya, seperti audit keuangan dan audit kepatuhan atau complience audit. Dalam tata cara pemeriksaan dan sifat pemeriksaannya atau mengikuti kaidah atau metodologi audit internal, audit investigasi lebih dikenal dengan fraud audit atau pemeriksaan kecurangan. Fraud audit adalah kombinasi aspek audit forensik atau investigasi forensik atau uji menyeluruh semua materi pemeriksaan dengan teknik internal kontrol dalam tata cara internal audit. Metodologi Menurut metodologi internal audit, seorang fraud auditor dapat melakukan pengujian atau pemeriksaan beberapa hal yang berkaitan dengan subyek auditnya atau prosedur kerja dan organisasi di mana kecurangan diduga terjadi dan orang yang bersangkutan. Karena menyangkut beberapa hal, termasuk teori penunjang, aturan main, wawancara, pengujian materi atau bahan bukti, peraturan normatif, seorang fraud auditor haruslah sangat cakap di bidangnya. Di mana sebelumnya, dia harus mempunyai bekal pengetahuan yang cukup mengenai bidang apa yang akan dilakukan pengujian olehnya, yang menyangkut material atau uji forensik tersebut. Apabila terjadi dugaan fraud atau kejahatan di bidang logistik, misalnya, seorang fraud auditor harus memiliki pengetahuan tentang kelogistikan, aturan pelaksanaan tender, sistem finansial, termasuk lalu lintas barang, sistem pengangkutan, aturan perdagangan-termasuk impor-ekspor, kontrol kualitas, perpajakan, tarif, pergudangan, bongkar muat, dan sistem ekspedisi sebelum dapat menyelidiki atau melakukan audit investigasi pada bidang logistik tersebut. Teknik investigasi Untuk mendapatkan hasil investigasi yang maksimal, seorang fraud auditor harus juga menguasai beberapa teknik investigasi, antara lain: - teknik penyamaran atau teknik penyadapan, - teknik wawancara, apabila akan menghadapi sang auditee, orang-orang yang diduga memiliki info yang dibutuhkan atau bahkan sang bosnya si auditee, - teknik merayu untuk mendapatkan informasi, apakah dengan memakai kesanggupan sendiri atau dengan bantuan orang lain, - mengerti bahasa tubuh, dalam membaca posisi si auditee, bohong atau jujur, dan - dapat dilakukan dengan bantuan software, seperti CAAT (computer assisted audit tools). Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/accounting/2262370-teknik-investigasiaudit-dan-cara/#ixzz1vlfXRSzl

1

Untuk menjadi seorang wartawan tidak lah terlalu sulit. dengan banyak karakter dan ilmu yang berbeda juga. Tetapi pertanyaan yang paling besar dari segalanya adalah membangun jembatan ke dalam hati menyebut orang seutuhnya. Karena seseorang cenderung malas dengan hal-hal yang menyulitkan. Kita tidak perlu banyak menjawab sebagaimana kita berbincang dengannya. ketimbang kita tidak memulai sama sekali. Jadi jelas ada 2 . Ada penulis dan ada pula seorang reporter. biarlah dia ia hidup. karena dia akan bertemu dengan banyak orang. sebuah media massa mempunyai beberapa bagian penting. Ketika kita terlalu dogmatis. Ini lebih bagus. mungkin kita ingat kejadian yang menimpa Udin. Penulis adalah pembuat tulisan yang ditampilkan menjadi berita. Lagi-lagi tewasnya karena tugas sebagai seorang jurnalis. Gerhard Frost TEKNIK WAWANCARA DAN INVESTIGASI Sebuah pengantar Menjadi seorang wartawan adalah pekerjaan yang mengasyikan. data sebagai bahan-bahan berita bagi si penulis. Sementara reporter adalah orang yang bertugas mencari informasi. Tetapi itu tidaklah menjadi hal baku yang dapat mempersulit kita untuk memulai. Jangan kita terpaku denga hal-hal yang menyulitkan. Tapi terkadang pekerjaan seorang wartawan bisa membahayakan dirinya. Ia adalah benda yang rapuh. Semuanya adalah wartawan. Kapan pun ada pertanyaan. Dan terakhir. Tetapi fungsi dari masing-masing itu berbeda-beda. kita menunjukkan rasa tidak hormat kepada kebenaran dan pertanyaan yang menuju kepadanya. Pertanyaan besar adalah permanen dan bakat yang diberkati dari pemikiran.Jangan pernah membunuh pertanyaan Jangan pernah membunuh pertanyaan. Pertanyaan yang baik pantas untuk hidup. wartawan Bernas di Yogyakarta beberapa tahun silam. Tak boleh ada jawaban yang dirancang untuk membunuh pertanyaan. seorang wartawan Belanda yang tewas mengenaskan di TimorTimur. Dibalik jawaban saya. lebih banyak cahaya yang menunggu untuk masuk dan gelombang makna yang tak ada habis-habisnya siap memecah pantai yang memperluas kebijaksanaan. Hanya saja memang perlu mengetahui ilmuilmu dasar seputar dunia jurnalistik. atau terlalu yakin. Contoh kasus. selalu ada yang lebih. Kuncinya berbuat dulu. baru menilai. Dalam hal teknis. Maka tidak ada kata lain yang dapat kita pakai selain kata memulai. Udin yang dalam tugasnya tewas dibunuh karena mengungkap sebuah kasus.

Tanpa reporter tidak lah mungkin berita dapat ditulis. Catatlah apa yang dinilai penting untuk dicatat. makhluk apa sebenarnya reporter itu. data untuk di jadikan berita. Tergantung dari apa yang kita inginkan. dengar dan kita rasakan itu. 2. Ketiga. Hal-hal yang saya maksud diatas antara lain: 3 . data dan fakta-fakta didapat dari berbagai sumber dilapangan. Untuk menjadi seorang reporter di perlukan kejelian baik itu telinga. informasi dan data itu didapat dari sumber-sumber yang kita anggap perlu. data dan fakta yang kita dapat dilapangan. dimana seharusnya dia berada. data dan fakta-fakta itu didapat. Untuk hal ini. Seorang reporter harus berada dititik-titik informasi. maka yang perlu diperhatikan oleh seorang reporter adalah: 1. Jangan lewatkan sedikit pun dari apa yang kita lihat. Yang terpenting siapkan diri kita dengan beberapa hal yang sederhana. bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. jangan harapkan kita mendapat informasi atau jawaban yang baik juga. jelas sudah bahwa seorang reporter mempunyai peran yang sangat penting. Tidak ada keinginan lain di kepala seorang reporter selain mendapatkan informasi. mata dan ingatan kita. Dalam wawancara yang terpenting adalah menggunakan komunikasi yang baik. Tapi tak ada salahnya kita mengetahui sekedarnya saja. Tanpa adanya komunikasi yang baik. data dan fakta-fakta itulah berita dapat dibuat. secara sederhana dapatlah kita katakan bahwa yang dilakukan oleh seorang reporter adalah mencari. Jadi. Informasi. Oleh karenannya asah terus keingin-tahuan terhadap sesuatu yang kita lihat. dengar dan kita rasakan. Seorang reporter adalah ujung tombak untuk sebuah media massa. 4. Sejelas mungkin atau selengkap mungkin. Tapi. Ada unsur perimbangan. apa yang dilakukan. Lalu. Tapi secara tim. menggali dan melaporkan informasi. kerjasama antar keduanya adalah mutlak diperlukan. Aktual. Memang bila dirunut dari awal terlalu banyak yang bisa kita bahas bila menjawab itu. data-data dan fakta-faktanya. Dengan informasi. sampai-sampai menjadi penting dalam sebuah institusi media massa? Reporter adalah orang yang mencari informasi. serta bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. Keakuratan.perbedaan dari keduanya dalam hal bekerja. Keempat. dimana sebenarnya seorang reporter berada. 3. Dan lain-lain. 5. Kedua. Prinsipnya 5 W. Teknik Wawancara Terlalu formil bila apa yang akan kita lakukan selalu menggunakan teknik. Lantas. dari siapa informasi. Oleh sebab itu tugas reporter adalah bertanya dan terus bertanya. sampai selengkap-lengkapnya. 1 H. Bagi saya teknik adalah sebuah aturan yang membelenggu.

Kita tidak perlu banyak menjawab sebagaimana kita berbincang dengannya. Untuk mendapatkan informasi yang sangat penting atau khusus itu dibutuhkan ketrampilan khusus pula. pendiri The New York Herald). 2. Investigasi Tidaklah semua informasi. tapi ini menjadi penting bila ini kita siapkan. keuletan dan keyakinan dalam menggali informasi yang khusus. Singkatnya. Pertanyaan yang baik pantas untuk hidup. Berdasarkan caranya memperoleh informasi melalui observasi ataupun investigasi inilah maka muncul istilah teknik penulisan reportase ini yaitu "Investigative Reporting". Himpunan Mahasiswa Islam komisariat FE Universitas Gunadarma. Jangan pernah membunuh pertanyaan Jangan pernah membunuh pertanyaan.Lebih baik kita cari tahu karakter dari nara sumber kita. 5. Rusman Disampaikan dalam kegiatan latihan dasar jurnalistik. Ia adalah benda yang rapuh. apa itu investigasi? Investigasi secara pemahaman sederhana adalah pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan. 4 . Posisikan diri kita sejajar dengan nara sumber yang akan kita wawancarai. kita perlu percaya diri. data dan fakta kita dapatkan dengan mudah. Kalau jawaban nara sumber kurang jelas tanyakan kembali sampai sejelas-jelasnya. Siapkan alat-alat bantu seperti bollpoint. Berdasarkan hal inilah. Lantas. Ini adalah hal teknis sekali. Terkadang saking asyiknya kita mewawancarai nara sumber. Kerja ekstra disini adalah melakukan obeservasi atau investigasi langsung ke lapangan. 4. Ini penting dilakukan agar mempermudah kita dalam wawancara. keberanian.1. tergantung informasi apa yang akan kita inginkan. usahakan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu. bloc note (secarik kertas). Prinsip-prinsipnya terus bertanya dan bertanya. data dan fakta yang sulit dan khusus membutuhkan kerja ekstra. maka seorang pakar jurnalistik pernah mengatakan bahwa "pekerjaan seorang wartawan itu sebenarnya separuh detektif separuh diplomat" (James Gordon Bennet. Untuk itu kita harus benar-benar memahami pertanyaannya kita. Itu lebih baik ketimbang kita kebingungan. Untuk mencari informasi. Kadang-kadang kita dipaksakan untuk menyamar menjadi sesuatu. Gunakan bahasa yang sederhana dan sejelas mungkin. Demi upaya menggali informasi yang selengkap-lengkapnya. kita lupa bahwa pertanyaan kita menyimpang dari tema yang kita inginkan. Jangan biarkan pertanyaan kita "terbunuh". 3. tak jarang seorang wartawan melakukan observasi langsung guna mengadakan penyelidikan fakta dan sumber-sumber yang diperkirakan dapat memperkaya informasi. Depok 5-6 Novemver 1999. Sebelum kita melakukan wawancara. Ini sangat penting supaya kita mengetahui bagaimana dan siapa sebenarnya nara sumber kita.

data dan fakta-fakta didapat dari berbagai sumber dilapangan. Gerhard Frost Sebuah pengantar Menjadi seorang wartawan adalah pekerjaan yang mengasyikan. data dan fakta-fakta itu didapat. Dengan informasi. Dalam hal teknis. sebuah media massa mempunyai beberapa bagian penting. data-data dan fakta-faktanya. baru menilai. Penulis adalah pembuat tulisan yang ditampilkan menjadi berita. Tapi secara tim. Maka tidak ada kata lain yang dapat kita pakai selain kata memulai. Hanya saja memang perlu mengetahui ilmuilmu dasar seputar dunia jurnalistik. Seorang reporter adalah ujung tombak untuk sebuah media massa. kita menunjukkan rasa tidak hormat kepada kebenaran dan pertanyaan yang menuju kepadanya. apa yang dilakukan. ketimbang kita tidak memulai sama sekali. seorang wartawan Belanda yang tewas mengenaskan di TimorTimur. Jangan kita terpaku denga hal-hal yang menyulitkan. Ketika kita terlalu dogmatis. Tetapi fungsi dari masing-masing itu berbeda-beda. secara sederhana dapatlah kita 5 . Contoh kasus. dimana seharusnya dia berada. makhluk apa sebenarnya reporter itu. Jadi. dari siapa informasi. serta bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. Tetapi itu tidaklah menjadi hal baku yang dapat mempersulit kita untuk memulai. Untuk menjadi seorang wartawan tidak lah terlalu sulit. Lagi-lagi tewasnya karena tugas sebagai seorang jurnalis. Ini lebih bagus.Pertanyaan besar adalah permanen dan bakat yang diberkati dari pemikiran. Lalu. Kuncinya berbuat dulu. Tanpa reporter tidak lah mungkin berita dapat ditulis. Dibalik jawaban saya. Dan terakhir. kerjasama antar keduanya adalah mutlak diperlukan. dengan banyak karakter dan ilmu yang berbeda juga. Informasi. lebih banyak cahaya yang menunggu untuk masuk dan gelombang makna yang tak ada habis-habisnya siap memecah pantai yang memperluas kebijaksanaan. data sebagai bahan-bahan berita bagi si penulis. Tapi terkadang pekerjaan seorang wartawan bisa membahayakan dirinya. Semuanya adalah wartawan. Tapi. Ada penulis dan ada pula seorang reporter. Memang bila dirunut dari awal terlalu banyak yang bisa kita bahas bila menjawab itu. data dan fakta-fakta itulah berita dapat dibuat. Udin yang dalam tugasnya tewas dibunuh karena mengungkap sebuah kasus. Karena seseorang cenderung malas dengan hal-hal yang menyulitkan. Kapan pun ada pertanyaan. jelas sudah bahwa seorang reporter mempunyai peran yang sangat penting. Sementara reporter adalah orang yang bertugas mencari informasi. biarlah dia ia hidup. mungkin kita ingat kejadian yang menimpa Udin. Tetapi pertanyaan yang paling besar dari segalanya adalah membangun jembatan ke dalam hati menyebut orang seutuhnya. wartawan Bernas di Yogyakarta beberapa tahun silam. Jadi jelas ada perbedaan dari keduanya dalam hal bekerja. selalu ada yang lebih. Lantas. Tak boleh ada jawaban yang dirancang untuk membunuh pertanyaan. karena dia akan bertemu dengan banyak orang. atau terlalu yakin. sampai-sampai menjadi penting dalam sebuah institusi media massa? Reporter adalah orang yang mencari informasi.

usahakan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu. dimana sebenarnya seorang reporter berada. 4. 1 H. dengar dan kita rasakan. Sejelas mungkin atau selengkap mungkin. menggali dan melaporkan informasi. Seorang reporter harus berada dititik-titik informasi. 2. Itu lebih baik ketimbang kita kebingungan. 3. Catatlah apa yang dinilai penting untuk dicatat. Dan lain-lain.katakan bahwa yang dilakukan oleh seorang reporter adalah mencari. 6 . 3. Untuk hal ini. Sebelum kita melakukan wawancara. Kedua. Tergantung dari apa yang kita inginkan. Dalam wawancara yang terpenting adalah menggunakan komunikasi yang baik.Lebih baik kita cari tahu karakter dari nara sumber kita. Aktual. Bagi saya teknik adalah sebuah aturan yang membelenggu. 5. Keakuratan. Siapkan alat-alat bantu seperti bollpoint. Tidak ada keinginan lain di kepala seorang reporter selain mendapatkan informasi. Singkatnya. Prinsipnya 5 W. jangan harapkan kita mendapat informasi atau jawaban yang baik juga. maka yang perlu diperhatikan oleh seorang reporter adalah: 1. bagaimana seorang reporter itu bertugas dalam kesehariannya. Tanpa adanya komunikasi yang baik. Ada unsur perimbangan. Untuk menjadi seorang reporter di perlukan kejelian baik itu telinga. informasi dan data itu didapat dari sumber-sumber yang kita anggap perlu. Posisikan diri kita sejajar dengan nara sumber yang akan kita wawancarai. data untuk di jadikan berita. Untuk itu kita harus benar-benar memahami pertanyaannya kita. Terkadang saking asyiknya kita mewawancarai nara sumber. Jangan biarkan pertanyaan kita "terbunuh". Ini sangat penting supaya kita mengetahui bagaimana dan siapa sebenarnya nara sumber kita. kita perlu percaya diri. kita lupa bahwa pertanyaan kita menyimpang dari tema yang kita inginkan. bloc note (secarik kertas). Keempat. sampai selengkap-lengkapnya. Ini penting dilakukan agar mempermudah kita dalam wawancara. Yang terpenting siapkan diri kita dengan beberapa hal yang sederhana. Ketiga. tapi ini menjadi penting bila ini kita siapkan. 2. dengar dan kita rasakan itu. Oleh karenannya asah terus keingin-tahuan terhadap sesuatu yang kita lihat. Kalau jawaban nara sumber kurang jelas tanyakan kembali sampai sejelas-jelasnya. Teknik Wawancara Terlalu formil bila apa yang akan kita lakukan selalu menggunakan teknik. Jangan lewatkan sedikit pun dari apa yang kita lihat. data dan fakta yang kita dapat dilapangan. 5. mata dan ingatan kita. Oleh sebab itu tugas reporter adalah bertanya dan terus bertanya. Ini adalah hal teknis sekali. Gunakan bahasa yang sederhana dan sejelas mungkin. Hal-hal yang saya maksud diatas antara lain: 1. 4. Prinsip-prinsipnya terus bertanya dan bertanya. Tapi tak ada salahnya kita mengetahui sekedarnya saja.

data dan fakta kita dapatkan dengan mudah. Berdasarkan caranya memperoleh informasi melalui observasi ataupun investigasi inilah maka muncul istilah teknik penulisan reportase ini yaitu "Investigative Reporting". petugas pajak (Direktorat Intelijen dan Penyidikan) . petugas penyelidik. maka seorang pakar jurnalistik pernah mengatakan bahwa "pekerjaan seorang wartawan itu sebenarnya separuh detektif separuh diplomat" (James Gordon Bennet. 2011 by Taripar Doly. Himpunan Mahasiswa Islam komisariat FE Universitas Gunadarma. karena dalam upaya menguak setiap kasus secara professional sangatlah dibutuhkan taktik dan teknik pengungkapannya. Depok 5-6 Novemver 1999. Lantas. SE. tak jarang seorang wartawan melakukan observasi langsung guna mengadakan penyelidikan fakta dan sumber-sumber yang diperkirakan dapat memperkaya informasi. Kadang-kadang kita dipaksakan untuk menyamar menjadi sesuatu. WAWANCARA DAN INVESTIGASI Posted on July 22. dll. Kerja ekstra disini adalah melakukan obeservasi atau investigasi langsung ke lapangan. tergantung informasi apa yang akan kita inginkan. apa itu investigasi? Investigasi secara pemahaman sederhana adalah pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan. Demi upaya menggali informasi yang selengkap-lengkapnya. Untuk mencari informasi. Untuk mendapatkan informasi yang sangat penting atau khusus itu dibutuhkan ketrampilan khusus pula. keuletan dan keyakinan dalam menggali informasi yang khusus. Perlu memahami hal-hal seperti teknik wawancara maupun teknik investigasi yang coba saya kumpulkan dalam tulisan diblog ini.Investigasi Tidaklah semua informasi. Dengan mengetahui taktik dan teknik wawancara serta investigasi 7 . keberanian. pendiri The New York Herald). data dan fakta yang sulit dan khusus membutuhkan kerja ekstra. Berdasarkan hal inilah. MM Bagi para pembaca yang bekerja dalam bidang investigasi baik insan pers. Rusman Disampaikan dalam kegiatan latihan dasar jurnalistik.

Namun tidak ada yang salah jika kita memerlukan hal tersebut walau hanya sekedarnya saja. ada kalanya wartawan perlu mengetahui latar belakang atau sifat orang yang akan diwawancarai agar mudah menyesuaikan diri dengannya ketika berhadapan muka). Wawancara ialah tanya jawab antara pewawancara dengan yang diwawancara untuk meminta keterangan atau pendapat mengenai suatu hal. Ini penting dilakukan agar mempermudah kita dalam wawancara. adalah wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan. Karena itu. Wawancara berdasarkan cara pelaksanaannya dibagi dua yaitu : Wawancara berstruktur adalah wawancara secara terencana yang berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Untuk itu kita harus benar-benar memahami pertanyaannya kita. Hal-hal yang saya maksud diatas antara lain: Sebelum kita melakukan wawancara. informasi dan sejenisnya. Selain itu juga harus memahami betul masalah yang akan ditanyakan. Singkatnya. Teknik Wawancara. jangan harapkan kita mendapat informasi atau jawaban yang baik juga. adalah suatu cara atau kepandaian melakukan tanya jawab untuk memperoleh keterangan. Yang terpenting siapkan diri kita dengan beberapa hal yang sederhana. Tanpa adanya komunikasi yang baik. (Dalam dunia jurnalistik. Wawancara merupakan istilah yang diciptakan dalam bahasa Indonesia untuk menggantikan kata asing Interview (dari bahasa Belanda atau Inggris). Karena pada prinsipnya teknik adalah sebuah aturan yang membelenggu.yang benar sangatlah memudahkan dalam mencari atau menemukan alat bukti hukumnya. Dalam wawancara yang terpenting adalah menggunakan komunikasi yang baik. untuk lebih mantapnya mari kita pahami hal-hal sebagai berikut : TEKNIK WAWANCARA Kadang terkesan terlalu formal jika dalam melakukan sesuatu selalu menggunakan teknik. kita lupa bahwa pertanyaan kita menyimpang dari tema yang kita inginkan. kita perlu percaya diri. dalam hal ini termasuk didalamnya wawancara tersamar (Eliciting). Perbedaan mendasar antara wartawan dan penyidik/interogator jika wartawan untuk menggali informasi untuk diinformasikan ke publik dan bersifat tidak memaksa dan sebaliknya bagi penyidik/interogator. Posisikan diri kita sejajar dengan nara sumber yang akan kita wawancarai. Wartawan harus pula pandai menjaga supaya tidak kehilangan arah dalam wawancara itu agar mendapatkan keterangan yang diinginkannya. Lebih baik kita 8 . Orang yang mewancarai disebut Pewawancara (interviewer) dan yang diwawancarai disebut pemberi wawancara (interviewee) atau disebut juga responden. Terkadang saking asyiknya kita mewawancarai nara sumber. seorang wartawan harus melakukan persiapan yang cukup sebelum mewawancarai seseorang. dan Wawancara tak berstruktur. usahakan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu. yang digunakan oleh pers Indonesia sampai akhir tahun 1950-an.

Kerja ekstra disini adalah melakukan obeservasi atau investigasi langsung ke lapangan. buatlah sendiri daftar pertanyaan untuk menggali informasi yang baru tersebut. dengan menggunakan bahasa yang mudah dan sederhana sehingga mudah dimengerti oleh responden. untuk lebih jelasnya hal-hal yang perlu diperhatikan dalam wawancara setidaknya memahami hal-hal sbb : 1. baik berupa alat pencatat. kamera. 2. 7. penting sekali bagi proses penelitian dengan sikap yang tidak berlebih-lebihan yang justru menimbulkan kesan mengolok-olok si responden. dan lain-lain TEKNIK INVESTIGASI Tidaklah semua informasi. apa itu investigasi? Investigasi secara pemahaman sederhana adalah pekerjaan yang membutuhkan ketrampilan. 4. Demi upaya menggali informasi yang selengkap-lengkapnya. hand phone. keuletan dan keyakinan dalam menggali informasi yang khusus. Untuk mencari informasi. Prinsip-prinsipnya terus bertanya dan bertanya. video casete. tak jarang seorang wartawan melakukan observasi langsung guna mengadakan penyelidikan fakta dan sumber-sumber yang diperkirakan dapat memperkaya informasi. tape recorder. 5. 6. maka seorang pakar jurnalistik pernah mengatakan bahwa “pekerjaan seorang wartawan itu sebenarnya separuh detektif separuh diplomat” (James Gordon Bennet. Jangan biarkan pertanyaan kita “terbunuh”. Ini sangat penting supaya kita mengetahui bagaimana dan siapa sebenarnya nara sumber kita. Kalau jawaban nara sumber kurang jelas tanyakan kembali sampai sejelas-jelasnya. Tidak melakukan wawancara secara tergesa-gesa yang dapat menimbulkan kesan bahwa wawancara yang dilakukan tidak berguna atau tidak penting. pendiri The New York Herald). Berdasarkan caranya memperoleh informasi melalui observasi ataupun investigasi inilah maka muncul istilah teknik penulisan reportase ini yaitu “Investigative Reporting“. Berdasarkan hal inilah. Mulailah mengungkapkan maksud dan tujuan dari diadakannya wawancara tersebut. Berlaku sopan dan ramah dengan menggunakan gaya bahasa yang menarik dan wajar serta tidak dibuat-buat. Bantu responden yang mengalami kesulitan dalam mengeluarkan pendapatnya ke dalam bentuk lisan. Apabila dalam proses wawancara terdapat informasi/data baru yang tidak direncanakan dalam proses wawancara tersebut. Itu lebih baik ketimbang kita kebingungan. 3. data dan fakta yang sulit dan khusus membutuhkan kerja ekstra. Hindari gaya bahasa yang berintonasi memerintah dan menekan serta hal-hal yang dapat menimbulkan perasaan yang tidak menyenangkan lainnya. keberanian. Gunakanlah alat Bantu dalam proses wawancara yang dapat mencatat/merangkum hasil wawancara tersebut. Lantas. 9 .cari tahu karakter dari nara sumber kita. Usahakan proses wawancara yang dilakukan berarti. Untuk mendapatkan informasi yang sangat penting atau khusus itu dibutuhkan ketrampilan khusus pula. data dan fakta kita dapatkan dengan mudah.

jika sudah tertanam sejak dini sikap yakin dengan kemampuan sendiri. Sikap yakin dengan kemampuan sendiri dalam upaya hendak mengungkap suatu kasus yang sedang diinvestigasi. juga diimbangi sikap santun atau rendah hati. Membangun komunitas diperlukan kesabaran dan ketekunan. Pada saat mencari fakta hukum dari berbagai sumber. tergantung informasi apa yang akan kita inginkan. bahwa selama melakukan investigasi sejak awal sudah tertanam niat ikhlas unuk mengungkapkan kebenaran. kesulitan itu tidaklah sesulit seperti yang dibayangkan. juga dapat dilakukan melalui jejaring internet. Disinilah diperlukan pembagian tugas. berbagai hambatan pasti ada dan tidak semulus apa yang diharapkan. memunculkan insting yang membuka kearah mana harus dimulai investigasi itu. tidak semua sumber yang ditemui mau mengambil resiko dengan membeberkan kepada pihak lain fakta atau dokumen hukum yang sebenarnya. Sesulit apapun hambatan yang dihadapi. saksi. membangun komunitas dapat dilakukan secara nyata atau tatap muka.Kadang-kadang kita dipaksakan untuk menyamar menjadi sesuatu. Untuk itu diperlukan taktik dan teknik investigasi seperti di bawah ini :  Confidence. membangun kekompakan. Siapa pelaku. Sebab. yaitu : a. memperkecil hambatan yang dihadapi. atau orang mengatakannya insting yang hidup. sangatlah membantu semangat dalam investigasi. Manfaatnya adalah untuk memudahkan pertukaran informasi dan pengumpulan fakta hukum saat investigasi. karena tidak semua dari pihak yang tergugah niat baiknya berani mengambil resiko yang akan dihadapi karena berbagai faktor yang tidak mungkin untuk dilakukannnya. Apabila sudah tertanam sikap yakin dengan kemampuan sendiri atau orang bilang bersikap optimis. Mengapa kasus itu terjadi = Why f. Langkah pertama yang perlu diketahui oleh investigator untuk memulai menerapkan taktik dan teknik investigasi adalah investigator wajib menjawab 6 pertanyaan berdasarkan fakta kejadian yang sebenarnya. 10  . termasuk juga memperkecil biaya operasional yang dikeluarkan. Karena dengan bersikap yakin dengan kemampuan sendiri secara otomatis pada saat menganalisis fakta yang didapat. maka Tuhan melalui hati nurani akan selalu menuntun kearah mana dan apa yang harus dilakukan untuk mengungkap perkara itu. Kapan kasus itu terjadi = When e. Bagaimana kasus itu dapat terjadi dan akibat yang ditimbulkan = How Langkah berikutnya adalah bagaimana cara mencari dan menemukan jawaban dari 6 pertanyaan tersebut di atas dengan benar berdasarkan fakta yang terjadi. maka semangat dan dorongan untuk berani menemui berbagai pihak yang terkait dalam kasus itu. Dimana kasus itu terjadi = Where c. Apa yang terjadi = What b. dan korban = Who d. kesatuan langkah yang jelas dan tegas akan arah tujuan yang ingin dicapai. membangun komunitas. Perlu diingat. Disinilah diperlukan keuletan yang penuh keyakinan dngan kemampuan sendiri menjadi terang kasus itu. Community. Sikap yakin tersebut perlu ditanamkan secara terus menerus di dalam hati selama proses investigasi.

dan resiko ancaman pisik. Upaya investigasi yang telah dilakukan. Sebagai langkah untuk memperkecil resiko yang akan dihadapi diperlukan cara yang tepat. Resiko itu dapat berupa tuntutan hukum. pada hal maksud hendak menghindari resiko. Untuk itu. akan mempengaruhi sikap waspada dalam setiap langkah dan dapat menekan nafsu tergesa-gesa ingin berhasil. Sikap terburu nafsu dan menganggap lemah pihak yang diinvestigasi untuk memperoleh fakta hukum cenderung akan berakibat fatal kepada diri sendiri. ancaman jiwa dan raga. resiko dituntut balik pihak lawan. Karena perencanaan analisa yang tepat sangatlah membantu langlah perlangkah investigasi yang akan dilakukan untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan resiko yang minimal. Adapun kefatalan tersebut dapat berakibat tercemarnya nama baik pihak lain yang tidak terlibat. Investigasi yang dilakukan diusahakan mendekati dan mencari pihak pemberi informasi yang dapat dipercaya kejujurannya. Kekerabatan yang dibangun di lembaga tersebut sangatlah berguna. dengan maksud agar dapat memberi informasi dan solusi sebagai masukan. Apapun jenis pekerjaan itu akan dihadapkan pada resiko. Untuk itu. Dari informasi yang telah terkumpul. Pihak lawan akan selalu melakukan upaya penjebakan melalui informasi menyesatkan agar investigator terjerat dalam kesalahan atau pelanggaran hukum sehingga tidak sanggup melakukan misinya. perlu berkoordinasi dengan pihak lain yang paham akan situasi yang sedang dihadapi. tujuannya agar informasi yang sudah didapat dengan 11 . Memperkecil resiko saat investigasi sangatlah diperlukan. Waspadai Informasi Menyesatkan. juga resiko yang paling tinggi adalah hilangnya nyawa. Karena pihak lawan tidak akan menghendaki investigator berhasil memperoleh fakta hukum yang valid.Informasi yang disebar pihak lawan melalui orang kepercayaannya cenderung informasi menyesatkan. Manfaatnya sebagai pendukung pada saat kasus sedang dalam proses hukum di lembaga Yudikatif. dan saat proses hukum sedang berlangsung untuk mencapai tujuan akhir. resiko kerugian harta benda. Karena setiap langkah upaya investigasi yang dilakukan akan selalu berhadapan dengan resiko.  Membangun kekerabatan juga perlu dilakukan dengan lembaga pemerintah dan non pemerintah. yaitu bermanfaat pada saat proses investigasi. bahwa keputusan satu orang itu lebih lemah dibandingkan dengan keputusan yang diambil oleh lebih dari satu orang. perlu dilakukan penyaringan dengan cara memilah – milah dan dianalisa akan keakuratannya. adalah dimulai dengan cara memilah – milah sasaran dan tehnik investigasi yang akan dipakai. Setidaknya dapat menekan pihak lain yang berusaha hendak menghentikan kasus tersebut melalui mafia hukum. kerugian harta benda. Adapun perencanaan analisa dan memperhitungkan resiko yang akan ditemui. sebaliknya menghendaki agar investigator kehabisan waktu dan tenaga untuk menemukan bukti hukum tersebut. Dengan pandai memperhitungkan kemungkinan resiko yang akan dihadapi. Memperkecil resiko saat melakukan investigasi adalah hal yang wajar. informasi hasil investigasi benar – benar dicari keterkaitannya secara logis dari kasusnya. Memperkecil resiko saat investigasi. Dalam upaya membentuk opini dan pengawasan oleh publik. Sebagaimana pesan orang bijak. perlu juga membangun kekerabatan dengan pihak media massa. jangan sampai mempengaruhi kegagalan bahkan kemunduran hasil yang hendak dicapai. akan diperoleh berbagai informasi. Dengan membangun kekerabatan bersama pihak media massa. akan tetapi berbalik menjadi hambatan bahkan kegagalan hasil investigasi yang sedang dilakukan. diharapankan endingnya dapat berakhir adanya putusan pengadilan di Pengadilan Hindari resiko. yaitu perlu melakukan perencanaan analisa dan memilih tehnik investigasi yang tepat. Jangan bersikap pesimis berlebihan.

Dan jangan terjebak ke dalam lingkaran konspirasi yang dilakukan pihak lawan. bahkan terbayang secara gamblang apabila upaya investigasi menunjukkan ada kesalahan atau kekeliruan langkah. sedangkan waktu sudah terbuang cukup banyak. dukungan dari komunitas sendiri yang kurang peduli. selesai pelaksanaan investigasi di lapangan agar selalau dilakukan penyaringan fakta hasil investigasi yang diperoleh. Seperti pepatah mengatakan. bahkan mendorong untuk meraih hasil yang maksimal. dan lakukan perbandingan di lapangan dan jangan lupa berpikir yang logis. Waspadai orang kepercayaan dari pihak lawan. maka kegagalan demi kegagalan akan selalu dihadapinya. sikap chek and rechek selalu dilakukan di lapangan. tidaklah mudah terpengaruh untuk segera menyimpulkannya. biasanya ada hubungan kekerabatan dengan orang dekat pihak investigator. sedangkan fakta hukum masih belum lengkap dan meragukan. Sesulit dan seberat apapun permasalahan yang dihadapi. maka hambatan itu sesuatu yang wajar. yang pada akhirnya menunjukkan bahwa telah terjadinya kejahatan / pelanggaran hukum. Yang mana orang kepercayaan pihak lawan itu seolah – olah hendak membantu memberi informasi yang akurat dengan sikapnya yang nampak cukup agresif membantu memberi informasi dan dokumen asli.Tidak emosional atau terburu nafsu. Apabila menyangkut kasus yang suatu saat nanti berdampak cukup mengebohkan. yang pada akhirnya memunculkan kekecewaan dan menyalahkan diri sendiri atau pihak lain. Setiap langkah perlangkah atau 12 . Untuk itu. Pada saat melakukan pengumpulan fakta hukum. Tetapi dalam kenyataannya tidaklah sedemikian mudah dan cepat. dan gencarnya tekanan psikologis dari pihak lain yang sengaja ingin menggagalkan hasil investigasi. tidak emosional. kafilah tetap berlalu. Penyebab utama munculnya sikap pesimis diantaranya adalah hasil investigasi yang diperoleh belum maksimal karena minimnya informasi yang didapat. Kegiatan investigasi membutuhkan semangat dan keikhlasan. Orang kepercayaan pihak lawan. Dengan berpikir positif. jika seorang investigator lebih dipengaruhi cara berpikir pesimis dan negatif dari permasalahan yang dihadapinya. Sebaliknya. hal itu nampak wajar. Hindari berpikir negatif yang berlebihan. Sikap pesimis adalah faktor penghambat pertama kegagalan investigasi yang sedang dialakukan. Bersikap optimis saat melakukan investigasi sangatlah mendukung langkah-langkah yang akan dilakukan. Berpikir positif dan bersikap optimis adalah senjata ampuh untuk meraih hasil maksimal bagi investigator. susah payah tersebut tidak menggagalkan hasil investigasi lanjutannya. baik itu berupa informasi lisan maupun berupa dokumen. pihak lawan akan menyebarkan informasi menyesatkan melalui orang kepercayaannya. karena hal itu sengaja ditanam disekitar komunitas sendiri. Berpikir positif mempengaruhi sikap kehatihatian saat melakukan investigasi. Halangan dan hambatan selalu ada. karena hal itu dapat memperlemah langkah yang akan dilakukan disebabkan terseret skenarionya. Optimis. Lakukan uji kebenaran informasi atau dokumen yang didapat dengan informasi atau fakta lainnya. Kecurigaan yang berlebihan kepada pihak lain itu dapat terjadi karena didorong oleh informasi yang diperoleh menyudutkan pihak tertentu. yaitu segera dapat menyelesaikan suatu pekerjaannya tanpa banyak kesulitan yang dihadapi. Setiap orang mempunyai kehendak. pada hal direncanakan untuk menyesatkan arah investigasi. walaupun anjing menggonggong. Dengan bersikap optimis memudahkan dan mempercepat perolehan hasil investigasi yang dilakukan. seperti mencurigai sesuatu secara berlebihan tanpa didukung fakta yang jelas. Jika pun ada kesulitan memintanya hanya yang wajar – wajar saja. Dengan berpikir positif dan bersikap optimis disertai kesungguhan.

13 . Sebaliknya hati nurani bersikap lebih hati – hati untuk keselamatan semua pihak. akan terpancar pada wajah yang bersinar. Bersikap tidak mudah tergoda untuk mencoba menambahkan atau mengurangkan apa yang sedang dilakukan. Jadi sikap emosinal atau terburu nafsu hanya mengajak kepada untung – untungan atau spekulasi. Keberanian mengambil keputusan selalu mantap dan tegas tanpa keraguan. dengan istilah lainnya terburu nafsu. tanam selalu di dalam hati sikap optimis akan kemampuan diri untuk menyelesaikan pekerjaan yang sedang dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada. Hindari bersikap emosional atau terburu nafsu. yang ada sikap optimis keberhasilan hanya menunggu waktu. Waspada sikap pamer dan sombong. Juga dalam menyampaikan sesuatu pernyataan atau pertanyaan yang berhubungan dengan investigasi yang dilakukannya selalu memperhitungkan untung dan rugi dari fakta yang akan diperolehnya. Setiap langkah yang akan dan sedang dilakukan selalu diperhatikan dengan seksama. kesalahan yang terjadi dan yang akan dihadapi. cenderung merangsang pikiran dan nafsu untuk menonjolkan keberhasilan dan kehebatan diri sendiri. Kegunaannya adalah membiasakan bersikap waspada untuk mencegah kebiasaan buruk yang ada pada diri manusia. yaitu sikap pamer dan sombong. orang yang sedang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya yang bersikap emosional atau terburu nafsu karena ingin cepat sampai ditujuan. meskipun tantangannya cukup berat dan melelahkan. Jika sebaliknya. Keikhlasan pada diri investigator. Dampak dari sikap pamer dan sombong itu dapat mengakibatkan gagalnya reputasi dari investigator tersebut. tahap pertahap membutuhkan kesungguhan dan kesabaran. resiko kecelakaan akan selalu menghantui. kecenderungan bersikap pamer dan sombong. membawa efek positif untuk melawan sikap pamer dan sombong. Yang perlu dilakukan seorang investigator adalah cukup bertanya sesuai dengan yang diperlukan dan sebaliknya menjawab pertanyaan pihak lain hanya seperlunya. kelembutan dan keceriaan saat melakukan investigasi. Keikhlasan yang selalu tertanam di hati. dan nafsu mengajak maunya bagaimana enaknya saja. Pertimbangan akal sehat kurang diperhatikan. yaitu didorong oleh rasa emosional atau terburu nafsu atau juga sering disebut sikap tergesa – gesa. Hasil akhir yang ingin dicapai sangat jelas arahnya. hal itu dapat dilakukan pada rencana berikutnya setelah dilakukan analisa dan evaluasi. Jika terjadi perkembangan di luar rencana. Investigator yang lupa diri. Penyebabnya adalah karena kebiasaan pamer dan sombong yang ia sadar atau tidak sadar melakukannya telah membuka rahasia hasil investigasinya dan juga membahayakan dirinya sendiri. Investigator selalu wasapada dan menelaah setiap menerima pertanyaan dari siapapun. Berjalan sesuai dengan rencana yang sudah dipersiapkan. Bertindak emosional dapat terjadi karena didorong oleh hawa nafsu yang lebih menyukai jalan pintas tanpa mempertimbangkan resiko. bahkan cenderung nafsu membisiki dan mengajak bersikap lebih dari yang sudah dilakukan. maka hasil kerja yang dicapai sangat minimal bahkan mengandung resiko yang lebih besar terhadap diri sendiri dan pihak lain. kewaspadaan melemah. dapat diketahui kegagalannya karena diluar kemampuan manusia untuk menentukannya. Jikapun belum tercapai hasil yang diharapkan pada saat itu. Selalu memperhatikan kekurangan. Efek dari menjawab suatu pertanyaan ataupun mengeluarkan pernyataan dan pertanyaan kepada pihak lain. Prilaku pamer dan sombong tersebut merupakan kelemahan bagi investigator. menurut penilaian orang lain disejajarkan dengan prilaku pamer bin sombong. jika merasa mampu menemukan kelemahan lawan atau mereka yang diinvestigasi. Semisal. Tidak ada rasa kecewa.

Hidup dan kehidupan di dunia apapun jenis.  Sikap Konsisten. dalam upaya menguatkan sikap konsisten atau keteguhan hati nurani itu. yaitu mundur atau meneruskan investigasi. kebencian kepada seseorang. Begitu juga godaan dapat berasal dari pihak lain dalam bentuk ancaman. Seorang investigator. Makhluk yang namanya manusia diberikan kebebasan untuk memilih. adanya hambatan dan kesulitan karena sesuatu hal. sehingga sikap konsisten menjadi luntur. bentuk. Prilaku memeras seseorang yang diduga bersalah juga tidaklah sulit. dan ber-SYUKUR dalam menerima kondisi terkini bagaimanapun keadaannya. Godaan dari diri sendiri dapat disebabkan oleh rasa malas. Hindari Sikap mengadu domba. itu pasti ada dalam kehidupan. Untuk itu. dan lakukanlah apa yang dapat diperbuat saat itu yang penting bermanfaat dengan disertai doa. Keinginan nafsu ingin mengadu domba. jikapun protes tidak akan berguna karena sudah terjadi. gangguan. baik yang berasal dari diri sendiri maupun pihak lain. Hanya tergantung pada individu yang bersangkutan bagaimana menyikapi dan bagaimana cara mengelola kondisi pikiran dan hati nurani pada saat itu. hal itu sangat mempengaruhi sikap konsisten. begitupun dalam menerima musibah atau halangan. keuangan yang kurang mencukupi. Seorang investigator dengan memiliki fakta dan data yang akurat. Investigator yang sudah terbiasa memanfaatkan pekerjaannya untuk mengadu domba dan mencari kelemahan pihak lain untuk diperas adalah perbuatan tercela. atau sebaliknya berupa imbalan materi untuk menghentikan investigasi. kekecewaan pada diri sendiri dalam mengatasi kesulitan. Kesulitan. terjadinya kerusakan akhlak pada seseorang disebabkan hilangnya pertahanan sikap konsisten kebaikan yang ada pada dirinya. tidaklah sulit melampiaskan niat balas dendam dan mendramatisir untuk mengumbar nafsu kebencian bersama pihak lain yang berpandangan sama. keluarga yang kurang mendukung. sikap tidak pernah berubah-ubah. bersikaplah bahwa. Juga. Tindakannya telah mencemarkan dan mempersulit kerja investigator yang berprilaku lurus. diantaranya disebabkan sikap tidak peduli. pada saat tertentu muncul rasa kejenuhan dan perasaan putus asa karena dampak resiko yang akan dihadapi. sudah dilengkapi dengan berpasang-pasangan. dan untuk mendapatkan keuntungan materi sesaat. Sikap konsisten sangat diperlukan saat melakukan investigasi. Sikap konsisten sangat dibutuhkan oleh siapapun bila ingin mencapai hasil yang maksimal. Untuk menguatkan sikap konsisten saat melakukan aktifitas yang ingin dicapai. YAKIN semua sudah diatur oleh Tuhan dan manusia hanya merencanakan. Ia tergoda bisikan setan mencari kepuasan dan kebahagiaan semu dengan mengkhianati kebenaran. sehingga sikap konsisten mengendur. Dengan berpandangan seperti itulah yang akan mempertahankan sikap konsisten dalam diri seseorang dan pantang untuk menyerah. musibah. hati terasa bimbang dihadapkan pada dua pilihan. yakni bila bermanfaat pilihlah atau teruskanlah dan sebaliknya bila tidak bermanfaat maka tinggalkanlah atau mundur. diperoleh kepuasan dan kebahagiaan lahir dan batin karena tanpa beban sebagaimana sifat air yang tetap mengalir mengalir. IKHLAS mengerjakan pekerjaan yang sedang dilakukan. kecewa. jika tidak memiliki hati nurani. karena melalui hal itu Tuhan ingin menguji keimanan makhluknya. kemudian berpaling memanfaatkan peluang yang ada untuk meraih materi. Perilaku suka mengadu domba untuk melakukan pemerasan adalah perilaku orang munafik dan oportunis. dapat berpedoman pada azas manfaat. 14 . Sikap konsisten saat itu betul-betul diuji keteguhannya. sifatnya. meskipun tergoda oleh sesuatu. dan lingkungan yang tidak kooperatif. memiliki pendirian teguh. padahal ia mencari kegelisahan karena was – was dan penderitaan berkepanjangan sebelum berhenti atau bertobat dari kebiasaan buruknya. Sebaliknya.

yaitu keyakinan. untuk dapat menghindar dan mampu bertahan dari godaan meraih keuntungan sesaat. tidak terlepas dari kemampuan mengelolanya. kesungguhan. karena kebocoran data sementara yang didapat dan masih perlu dilengkapi adalah sebagai jembatan pihak lawan membangun skenario untuk menjebak investigator. keberanian. Perhatikan perilaku aneh diantara mereka yang terlihat tidak seperti biasanya. kejelian dan kecermatan disetiap langkah. Investigasi yang dilakukan untuk memperoleh alat bukti. Perhitungkan dengan seksama mana yang harus dipecahkan bersama dan mana yang tidak perlu disampaikan atau diketahui pihak lain. dan prilaku mengadu domba. maka ketahuilah Tuhan Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. meningkat ke arah upaya menekan secara halus untuk mempengaruhi investigator dan keluarganya melalui penyebaran isu. akan mendapat perlawanan dari pihak yang diduga terkait pelanggaran hukum. penguasa. Jangan terjebak strategi (skenario) lawan yang dilakukannya secara tersembunyi ataupun yang dinampakkan dalam bentuk rayuan. untuk menghancurkan seorang pemimpin yang jujur karena dianggap penghalang. Dengan cara mengadu domba itulah upaya mereka menghancurkan lawannya. baik dikalangan sendiri maupun aparatur pemerintah yang berkompeten. Tuhan sudah menghitung sesuai kesanggupan masing – masing makhluk hidup agar tidak celaka. komunitas sendiri. Perlu diperhatikan dan dicamkan pada diri sendiri adalah mengelola kemampuan sendiri. juga mereka yang bergelut di bidang hukum dan menjadi saksi. Untuk itu. dibutuhkan kekuatan spiritual. menjadi saksi karena Tuhan. yang dapat 15 . Investigator oportunis lebih memilih mencari kambing hitam untuk melindungi dirinya dari kecurigaan sementara pihak yang diperas dan diadu domba untuk menghindari jeratan hukum. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin. kejujuran. Seperti pepatah Indonesia ”melempar batu sembunyi tangan. walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. juga tidak terlepas dari incaran pihak lain yang mencari keuntungan sesaat. maka Tuhan lebih tahu kebaikannya. Dan jika kamu memutar balikkan kata-kata atau enggan menjadi saksi. Kelancaran dan keberhasilan strategi investigasi.” Pandai mengelola strategi investigasi. Jika upaya itu tidak berhasil. juga perhatikan lingkungan disekitar. Saling mengadu strategi untuk mencapai hasil yang maksimal dari kedua pihak adalah hal wajar. Masalah kebutuhan rezeki. juga tingkat kesulitan dari permasalahan yang dihadapi kedua belah pihak. dan ikhlas melakukan pekerjaan untuk selamat di dunia maupun hidup sesudah matinya. dan apabila terjadi korban jiwapun dianggap wajar saja. dan mereka yang bergerak dibidang bisnis untuk menghancurkan pesaingnya yang dianggap tangguh dan sukses. merayu memberikan fasilitas. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. dan membuat suatu kejadian seolah – olah telah terjadi musibah / kecelakaan yang berakibat cacat tubuh dan kematian terhadap investigator ataupun keluarganya. Diantara skenario lawan adalah upaya menjebak pihak investigator diantaranya dalam bentuk menawarkan sejumlah uang dan harta benda. yakni membangun komunikasi yang kuat. niat balas dendam. karena didasarkan pada tingkat pertingkat dari strategi yang dilakukan. seperti keluarga. memberi dan menjanjikan sesuatu kepada keluarga dekat. Diperlukan kemampuan mengelola strategi investigasi. Ingatlah pesan Tuhan “Jadilah kamu penegak keadilan. dan sejawat sendiri yang ikut membantu. Seorang investigator yang lurus dan bersungguh – sungguh untuk memperbaiki kondisi yang ada. dan lembaga lainnya. keikhlasan. Khususnya mereka yang mengincar adalah dari kalangan petualang politik. keuletan.” Bagi investigator. perlu mengenal sasaran dan lawan.

Setiap ucapan dan perbuatan selalu meninggalkan rekam jejak. merekam. dan kemudahan itu didapat saat memikirkan dan merenungkan kesulitan itu. akan kemampuan dirinya melakukan pekerjaan itu. yaitu komunitas. Banyak diperjual belikan di pertokoan yang menjual alat. juga dapat memperpendek waktu yang dibutuhkan. sangat bergantung dari keuletan. Alat bantu atau juga disebut alat pendukung kelancaran investigasi diantaranya alat transportasi yang pemakaiannya disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. maka semua soal ujian dapat dijawab dengan benar dan dengan sendirinya lulus itu didapat. Berbuatlah apa yang dapat diperbuat saat itu sesuai dengan kondisi yang ada. Ia hanya menargetkan langkah perlangkah yang akan dilalui untuk mengupulkan alat bukti hukum. Dalam kesulitan itu ada kemudahan. baik dilakukan dengan tidak direncanakan ataupun dilakukan dengan rapi atau terencana. Investigator dalan kondisi tertentu. alat – alat bantu sederhana selain alat bantu yang penggunaannya bersifat khusus dan hanya boleh dipakai oleh aparatur pemerintah. alat penyadapan. Dengan alat bantu tersebut. jangan berkeluh kesah meskipun nampak sulit. Jika alat bantu yang dimiliki sangat terbatas dan ketiadaan biaya untuk membelinya. Bangun komunitas seluas – luasnya. 16 . sebagaimana diuraikan di atas tidak sulit untuk diperoleh. dan alat – alat lainnya sesuai dengan kebutuhan dan tingkat kesulitan yang dihadapi. apapun bentuk pelanggaran yang dilakukan.  mendorong timbulnya keberanian yang logis bukan nekad. Investigator tidak seharusnya menargetkan waktu keberhasilan yang akan dicapai. Jadi setiap makhluk hidup selalu meninggalkan rekam jejak atau menyisakan bekas dalam perbuatannya.alat elektronik dan alat komunikasi. kesabaran. Jejak – jejak yang ditinggalkan jika itu ucapan maka ada pihak lain yang mendengarkan ataupun merekamnya. Sebagaimana ungkapan bijak mengatakan “Janganlah membayangkan lulus dalam ujian tetapi belajarlah dengan tekun dan kuasai materinya. kemampuan pengungkapan suatu kasus sangat tergantung dari keuletan dan kepandaian mengelola strategi investigasi. Alat perekam suara dan gambar dalam bentuk recorder dan kamera. karena penetapan akan sesuatu adalah wilayah Tuhan bukan wilayah manusia. bagi yang keterbatasan alat bantu tidak perlu berkecil hati. lebih memudahkan menjabarkan dari permasalahan yang sedang diinvestigasi. sebagai penggantinya adalah cukup membangun silahturahmi dengan alat bantu hidup. Jika itu perbuatan maka ada pihak lain yang menyaksikan. karena manusia sebatas mengikhtiarkan semaksimal yang dapat dilakukannya. maka akan meninggalkan rekam jejak dari pelanggaran hukum yang telah dilakukannya. Kecermatan dari investigator menemukan rekam jejak pelanggaran hukum yang ditinggalkan oleh pelaku. Cermati rekam jejak pelaku. dan jejak pisik lain yang tertinggal. dan sekaligus investigasi lebih mengerucut kepada sasaran yang dituju. dan keyakinan. Namun demikian.” Alat Bantu investigasi. Penetapan suatu akhir dari pekerjaan (gagal atau berhasil) hanya Tuhan yang Mahatahu dan Mahamengatur kapan waktunya akan terjadi. Prinsip yang harus dipegang oleh investigator mencermati rekam jejak pelaku untuk memperoleh alat bukti hukum adalah kesungguhan dalam pekerjaannya. yaitu pada tingkat kesulitan investigasi yang cukup tinggi sangat diperlukan keberadaan alat bantu khusus. Dengan kemajuan teknologi saat ini. Perbuatan pelanggaran hukum. komunitas yang dibangun terdiri dari berbagai profesi yang menyebar di semua segi kehidupan masyarakat dan dipergunakan kemampuan mereka untuk mendukung investigasi yang dilakukan.

meski tujuan hasil yang hendak dicapai sama. Sehingga sekecil apapun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. akan memunculkan sikap keragu – raguan atau bahasa kerennya “pesimis” untuk berhasil. kemauan untuk berbuat sesuatu. Kegiatan investigasi untuk mencapai hasil yang maksimal memerlukan biaya atau dana pendukung. namun dampak yang ditimbulkan berbeda karena cara yang dilakukan tidak sama. setiap anak bangsa dan setiap warga negara Indonesia yang baik. tetapi kemampuan hati nurani yang bersih adalah sumber ilmu yang tidak pernah kering karena ia mampu menangkap ilham yang diberikan oleh Sang Pencipta. maka sikap pesimis dan ragu-ragu tidak akan terjadi. Pikiran dan hati nurani yang bersih sangat dekat dengan Tuhannya. Karena itu. Merupakan pembawaan alami yg tidak disadari mendorong untuk berbuat sesuatu. Hal itu dikarenakan masih terbatasnya komunitas yang dimiliki dan belum didukung pengalaman tentang bagaimana mengelola taktik dan teknik investigasi. Dana pendukung Investigasi.ada diri suatu sikap Yakin. Bagi individu atau lembaga tertentu yang hendak atau sedang melakukan investigasi. sangat tergantung dari latar belakang kepribadian seseorang. namun dana pendukung yang dimiliki sangatlah terbatas. Sebagaimana prilaku setan. pikiran dan hati nurani tidak terdinding atau terhalang. Investigator yang baru belajar melakukan investigasi dana pendukung yang diperlukan cukup besar. Jadi. Apa bila insting atau naluri yang bersumber dari hati nurani dan dari nafsu kemudian direaksi dalam tindakan. bahwa kemampuan otak sangatlah terbatas. Jangan pernah membunuh pertanyaan 17 . Besar dan kecilnya dana pendukung yang dikeluarkan tergantung dari kemampuan seorang investigator mengelola taktik dan teknik investigasi. Kemunculan insting atau naluri yang dirasakan seperti bisikan. Semakin banyak pengalaman yang dialami. bila tertanam p. Sehingga dorongan hati atau insting mengenai cara penyelesaian suatu masalah sangat cerdas dan halus dengan resiko yang sangat kecil. jika dilaksanakan salah sebaliknya tidak dilaksanakan juga salah. Insting yang bersumber dari nafsu (berharap dapat imbalan) memberi dorongan yang berstandar ganda seperti sisi mata uang saling mengkait. Insting atau juga disebut naluri adalah dorongan hati atau nafsu yang sudah ada sejak dilahirkan. yang dengan sendirinya mempengaruhi dana pendukung yang dibutuhkan. yakni menyesatkan manusia melalui bisikannya diantaranya tercipta konflik / pertengkaran diantara umat manusia. Sebaliknya. dan memberikan manfaat yang sangat besar pada diri sendiri dan lingkungannya. Bantuan yang diberikan bisa dilakukan dengan cara tertulis maupun lisan kepada lembaga yang berwenang menanganinya. Biaya yang dikeluarkan sangatlah relatif sesuai dengan cara investigasi yang dilakukan dan tingkat kesulitan yang dihadapi. dapat segera diperoleh titik terangnya. Insting atau naluri. dengan akibat negatif yang ditimbulkan dapat menimpa diri sendiri dan menciptakan kebencian dari pihak lain atau lingkungan. Tulus dan Penuh ucapan syukur. karena untuk memperoleh alat bukti hukum kecenderungan waktu yang dibutuhkan cukup panjang dan biaya operasionalnyapun membengkak. maka semakin pandai memperhitungkan dan memperpendek waktu investigasi tanpa mengurangi hasil investigasi yang diharapkan. Satu pesan yang perlu diingat. memiliki tanggung jawab dan berkewajiban untuk ikut serta membantu menyampaikan atau mengungkapkan setiap kasus yang ia ketahui. Cara yang diambil untuk menyelesaikan persoalanan / pekerjaan cenderung spekulasi alias untung – untungan dan kasar (mencederai).

lebih banyak cahaya yang menunggu untuk masuk dan gelombang makna yang tak ada habis-habisnya siap memecah pantai yang memperluas kebijaksanaan. selalu ada yang lebih.Jangan pernah membunuh pertanyaan. Ketika kita terlalu dogmatis.html 18 . Ia adalah benda yang rapuh. biarlah dia ia hidup.blogspot. atau terlalu yakin. Tak boleh ada jawaban yang dirancang untuk membunuh pertanyaan. Dibalik jawaban saya. Kita tidak perlu banyak menjawab sebagaimana kita berbincang dengannya. Gerhard Frost Sumber : berbagai sumber diantaranya http://detakkehidupan. Tetapi pertanyaan yang paling besar dari segalanya adalah membangun jembatan ke dalam hati menyebut orang seutuhnya.com/2010/07/taktik-danteknik-investigasi. Kapan pun ada pertanyaan. kita menunjukkan rasa tidak hormat kepada kebenaran dan pertanyaan yang menuju kepadanya. Pertanyaan yang baik pantas untuk hidup. Pertanyaan besar adalah permanen dan bakat yang diberkati dari pemikiran.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.