Pembiakan dan Pertumbuhan Mikroorganisme Pada bahasan berikut ini dititikberatkan pada metode/prosedur untuk menumbuhkan (membiakan

) mikroorganisme di laboratorium. Terdapat beberapa mikroorganisme memerlukan keadaan yang sangat khusus, misalnya tidak ada O2 sama sekali (kondisi an aerob), sedikit O2 (microaerofilik), mutlak ada O2 (aerob), ada/tidak ada O2 (fakultatif). Selain itu, biasanya mikroorganisme di alam masih terdapat dalam bentuk campuran, dengan kata lain terdiri dari beberapa jenis mikroorganisme atau belum murni. Oleh karena itu, di dalam penelaahan terhadap suatu mikroorganisme, selain ditumbuhkan juga perlu dilakukan isolasi. Berikut ini akan dibahas tentang beberapa teknik isolasi mikroba dan pertumbuhan/pembiakannya. A. Isolasi Mikroba Beratus-ratus spesies mikroba dapat menghuni berbagai macam bagian tubuh kita, misal: mulut, saluran pencernaan, kulit, dll. Sekali bersin dapat menyebarkan beribu-ribu mikroorganisme. Satu gram kotoran manusia/hewan dapat mengandung jutaan bakteri. Udara, air, tanah, juga dihuni oleh sekumpulan mikroorganisme. Populasi mikroorganisme tersebut pada umumnya terdapat dalam populasi campuran. Amat jarang mikroorganisme tersebut dijumpai sebagai satu spesies tunggal. Di sisi lain, untuk mencirikan dan mengidentifikasikan suatu spesies mikroorganisme tertentu, yang pertama harus dilakukan adalah memisahkannya dari organisme lain, hingga diperoleh biakan murni. Biakan murni adalah biakan yang sel-selnya berasal dari pembelahan satu sel tunggal. 1) Isolasi pada agar cawan Prinsip pada metode isolasi pada agar cawan adalah mengencerkan mikroorganisme sehingga diperoleh individu spesies yang dapat dipisahkan dari organisme lainnya. Setiap koloni yang terpisah yang tampak pada cawan tersebut setelah inkubasi berasal dari satu sel tunggal. Terdapat beberapa cara dalam metode isolasi pada agar cawan, yaitu: Metode gores kuadran, dan metode agar cawan tuang Metode gores kuadran. Bila metode ini dilakukan dengan baik akan menghasilkan terisolasinya mikroorganisme, dimana setiap koloni berasal dari satu sel. Metode agar tuang. Berbeda dengan metode gores kuadran, cawan tuang menggunakan medium agar yang dicairkan dan didinginkan (50oC), yang kemudian dicawankan. Pengenceran tetap perlu dilakukan sehingga pada cawan yang terakhir mengandung koloni-koloni yang terpisah di atas permukaan/di dalam cawan.

2) Isolasi pada medium cair Metode isolasi pada medium cair dilakukan bila mikroorganisme tidak dapat tumbuh pada agar cawan (medium padat), tetapi hanya dapat tumbuh pada kultur cair. Metode ini juga perlu dilakukan pengenceran dengan beberapa serial pengenceran. Semakin tinggi pengenceran peluang untuk mendapatkan satu sel semakin besar.

Bila bakteri diinokulasikan ke dalam medium baru. dan kemudian ditumbuhkan sesuai tujuan. yang dilakukan secara aseptis. Telah dijelaskan pada bahasan sebelumnya. Pada kurva pertumbuhan dikenal beberapa fase pertumbuhan. Kemudian sel tersebut dipisahkan dengan menggunakan pipet kapiler yang sangat halus ataupun micromanipulator. Sel mikroorganisme dilihat dengan menggunakan perbesaran sekitar 100 kali. pembiakan tidak segera terjadi tetapi ada periode penyesuaian pada lingkungan yang dikenal dengan pertumbuhan. Pada periode ini dapat teramati ciri-ciri sel yang aktif. Isolasi Mikroba Setelah diperoleh biakan murni (koloni yang berasal dari sel tunggal). bahwa sistem reproduksi bakteri adalah dengan cara pembelahan biner melintang. B. ada yang hanya memerlukan 20 menit bahkan ada yang memerlukan sampai berjam-jam atau berhari-hari. mikroorganisme tersebut siap dilakukan telaah dan identifikasi. Fase cepat Fase cepat merupakan periode pembiakan yang cepat. Waktu generasi pada setiap bakteri tidak sama. Kemudian akan memperbanyak diri (replikasi) dengan laju yang konstan. Pada fase . Waktu generasi pada setiap bakteri dapat ditentukan pada fase cepat ini. satu sel membelah diri menjadi 2 sel anakan yang identik dan terpisah. sehingga akan diperoleh kurva pertumbuhan. Selang waktu yang dibutuhkan bagi sel untuk membelah diri menjadi dua kali lipat disebut sebagai waktu generasi. sehingga tidak ada pertambahan jumlah sel bahkan kadang-kadang jumlah sel menurun. yaitu: 1) fase lamban/lag phase/fase adaptasi 2) fase cepat/fase log/eksponensial 3) fase statis 4) fase kematian Fase lamban Fase lamban merupakan periode awal dan merupakan fase penyesuaian diri (adaptasi). Pertumbuhan pada mikroorganisme diartikan sebagai penambahan jumlah atau total massa sel yang melebihi inokulum asalnya.3) Isolasi sel tunggal Metode isolasi sel tunggal dilakukan untuk mengisolasi sel mikroorganisme berukuran besar yang tidak dapat diisolasi dengan metode agar cawan/medium cair.

maka secara keseluruhan jumlah sel tetap konstan. dan yang lainnya lagi selesai membelah. Metode piringan goresan (streak-platemetod) Medium agar steril dicairkan. Teknik tersebut dikenal dengan Isolasai Mikroba. (Pelczar. Terdapat berbagai cara mengisolasi mikroba. Mikroorganisme dibiakkan dilaboratorium pada bahan nutrien yang disebut medium. macamnya yang dipakai bergantung pada beberapa faktor salah satu diantaranya ialah macam organisme yang akan ditumbuhkan. 2006 : 20). 1986 :85) Tehnik biakkan murni dapat dilakukan dengan : a. misalnya telaah dan identifikasi mikroorganisme. Metode piringan tuangan (pour-plate metod) (Volk. Apabila laju pembiakan sama dengan laju kematian. Apabila laju kematian melampaui laju pembiakan. Banyak sekali medium yang tersedia. didinginkan pada suhu 450C. piaraan pertama disebut primary culture dan sifatnya murni. yaitu: 1) isolasi pada agar cawan. Fase kematian Fase kematian merupakan fase dimana proses pembiakan telah berhenti. (ermila.tersebut dapat terlihat beberapa sel mulai membelah. memerlukan suatu populasi yang hanya terdiri dari satu macam mikroorganisme saja. Sumber buku Mikrobiologi Karya Inggit Winarni Proses pemisahan/pemurnian dari mikroorganisme lain perlu dilakukan karena semua pekerjaan mikrobiologis. dimana dalam cawan petri steril dan dibiarkan sampai menjadi padat. Hal ini dapat disebabkan karena berkurangnya nutrien ataupun terbentuknya produk metabolisme yang cenderung menumpuk mungkin menjadi racun bagi bakteri yang bersangkutan. Piaraan semacam ini dapat disimpan tetapi harus . (populasi sel yang semuanya berasal dari satu sel individu). yang lainnya setengah membelah. Sel-selnya sudah mati. 1990 :36) Pertama kali mengadakan piaraan biasanya diperoleh dari piaraan campuran. 2) isolasi pada medium cair. b. maka jumlah sel sebenarnya menurun. Fase statis Pada fase statis pembiakan mulai berkurang dan beberapa sel mati. yang kemudian akan diikuti dengan proses lisis. dan 3) Isolasi sel tunggal Isolasi mikroba berarti memisahkan satu jenis mikroba dari biakkan campuran menjadi biakan murni.

Universitas Hasanuddin. Makassar. (Dwidjoseptro.Mengetahui ciri pertumbuhan dari mikroorganisme pada media agar. .jenis nutrien yang disyaratkan bakteri dan juga macam ligkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhan bakteri tersebut (Pelczar.Mengetahui teknik isolasi mikroba di sekitar kita (isolasi mikroba dari kotoran gigi. Untuk melakukan hal ini. Jurusan Biologi. Selain teknik pertumbuhan bakteri atau teknik isolasi di atas.agar tegak dan miring. Berdasarkarkan hal tersebut di atas maka dilakukanlah praktikum ini untuk mengetahui teknik dari isolasi dan inokulasi bakteri. haruslah di mengerti jenis. jarum inokulasi disterilkan dengan membakarnya. Sebelum diinokulasi tangan dan tempat kerja disemprot dengan alkohol dengan menggunakan metode aseptik.3 Waktu dan Tempat Percobaan Praktikum ini dilaksanakan pada hari Rabu. untuk dapat menelaah bakteri khususnya dalam skala laboratorium. (Pelzcur. BAB I PENDAHULUAN I.2 Tujuan Percobaan Adapun tujuan dari percobaan ini adalah : . I. 2003 :36) Persyaratan utama bagi isolasi dan kultivasi fage ialah harus adanya kondisi optimum untuk pertumbuhan organisme inangnya. I.diadakan peremajaan dengan memindahkannya ke medium baru yang disebut piaraan turunan (Subculture) yaitu piaraan yang diperoleh dari piaraan pertama. substrak padat. dikenal juga adanya teknik isolasi mikroba yaitu inokulasi yang merupakan suatu teknik pemindahan suatu biakan tertentu dari medium yang lama ke medium yang baru dengan tujuan untuk mendapatkan suatu biakan yang murni tanpa adanya kontaminasi dari mikroba yang lain yang tidak diiinginkan. Biakkan murni tersebut dikatakan berhasil jika mikroba yang diisolasi sama dengan aslinya baik warna/ciri-ciri yang lainnya. maka terlebih dahulu kita harus dapat menumbuhkan mereka dalam suatu biakan yang mana di dalamnya hanya terdapat baktri yang kita butuhkan tersebut tanpa adanya kontaminasi dari mikroba lain. Kesimpulan Mikroorganisme dibiakkan dilaboratorium pada bahan nutrien yang disebut medium. Biakan yang semacam ini biasanya dikenal dengan istilah biakan murni. 1986).1 Latar Belakang Di dalam bidang ilmu mikrobiologi. Untuk mendapatkan biakkan murni dan biakkan campuran dengan cara mengisolasi dan biakkan campuran. . 18 Maret 2009 dan bertempat di Laboratorium Mikrobiologi. 2005 :275). taburan. isolasi mikroba dari kulit kepala dan isolasi mikroba dari kotoran belakang leher) serta isolasi mikroorganisme dari substrak cair. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. dengan api sampai jarum tersebut pijar V. isolasi dengan cara penuangan.Mengetahui taknik pemindahan/ inokulasi biakan mikroorganisme . Isolasi bakteri artinya memisahkan satu jenis bakteri dari biakkan campuran menjadi biakan murni yaitu biakkan yang hanya terdiri dari satu jenis mikrorganisme.

kemungkinan besar kita akan mendapatkan beberapa koloni yang akan tumbuh dalam mdium tersebut.1905) mempunyai metode yang lain.kira 1 mL untuk diencerkan lebih lanjut. suubstrat yang berupa bahan pangan. Dalam hal yang demikian ini dapat kita jadikan piaraan murni. Jika kita belum yakin. Dengan penuangan Robert Koch (1843.benar biakan murni (Dwidjoseputro. Ia berhasil memelihara Streptococcus lactis dalampiraan murni yang diisolasi dari sampel susu Yang sudah masam. Alam di sekitar kita. akan tetapi mungkin juga kita hanya akan memperoleh satu koloni saja. 1986). Jenis mikroorganismenya dapat berupa bakteri. menjadi spsies yang berbeda.Penelitian yang layak mengenai mikroorganisme dalam berbagai habitat ini memerlukan teknik untuk memisahkan populasi campuran yang rumit ini. Mereka terdapat dalam jumlah yang cukup basar. Suatu sampel dari suatu suspensi yang berupa campuran bermacam. tanah. maka kita dapat mengulang pengenceran dengan menggunakan koloni ini sebagai sampel. 2. Terlebih dahulu kita harus mengusahakan agar semua alat. air. tanaman dan hewan. Biakan murni in teerdiri dari satu populasi sel yang semuanya berasal dari satu sel induk (Pelczar. Atau untuk mengetahui mikroba yang dipakai untuk bioremediasi holokarbon (Ferdiaz.1 mL untuk disebarkan pada suatu medium padat. khamir. atau yang biasanya dikenal dengan istilah biakan campuran. Kerap kali bakteri patogen kedapatan bersama. dan sampel ini kemudian di sebar di dalam suatu medium yang terbuat dari kaldu dan gelatin encer. P emindahan bakteri dari medium lama ke medium yang baru atau yang dikenal dengan istilah inokulasi bakteri ini memerluakn banyak ketelitian. 1990) : 1. maupunudara juga dihuni oleh kumpulan mikroorganisme.macam spesies diencerkan dalam suatu tabung yang tersendiri. udara. Jika dari pengenceran yang ketiga ini diambil 0. Beratus spesies mikroba menguasai setiap bagian tubuh kita. Sebagai contoh. 1990). Untuk menyendirikan suatu spesies dikenal beberapa cara.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Populasi mikroorganisme yang ada di alam sekitar kita ini ssangatlah besar dan cukup kompleks. Bahwa koloni tunggal yang kita peroleh tersebut merupakan koloni yang murni.beda yang bikenal dengan istilah biakan murni. Koloni yang tunggal ini kemudian yang akan diperbanyak untuk suatu tujuan penelitian misalnya untuk menngisolasi DNA mikroba yang dapat mendeteksi mikroba yang telah resisten terhadap suatu antibiotik. 1992). Mikroorganisme dapat diperoleh dari lingkungan air. Di dalam keadaaan yang sebenarnya dapat dikatakan bahwa tidak ada bakteri yang hidup secara tersendiri terlepas dari spesies yang lainnya. Dari hasil pengenceran ini kemudian di ambil kira. Dengan demikian dia memperoleh suatu piaraan adukan.ribu mikroorganisme.sama dengan bakteri saprob. Satu gram tinja dapat mengandung jutaan bakteri. Degan pengenceran Cara ini pertama kali dilakukan oleh Lister pada tahun 1865. yaitu (Dwidjoseputro. Populasi dari mikroba yang ada di linkungan ini sangatlah beraneka ragam sehinga dalam mengisolasi diperlukan beberapa tahap penanaman sehingga berhasil diperoleh koloni yang tunggal. sekali kita bersin dapat mnebarkan beribu. Setelah medium tersebut mengental maka selang beberapa jam kemudian nampaklah . Hal ini untuk menghindari terjadinya kkontaminasi.alat yang akan digunakan untuk pengerjaan medium dan pengerjaan inokulasi benarbenar steril. kapng dan sebagainya. baik itu tanah. yaitu dengan mengambil sedikti sampel campuran bakteri yang mudah diencerkan. yaitu masuknya mikrooba lain yang tidak diinginkan sehingga biakan yang tumbuh di dalam medium adalah benar.

yaitu (Admin. Terdapat berbagai cara mengisolasi mikroba. dimana setiap koloni berasal dari satusel. 2008) : 1) Isolasi pada agar cawan Prinsip pada metode isolasi pada agar cawan adalah mengencerkan mikroorganisme sehingga diperoleh individu spesies yang dapat dipisahkan dari organisme lainnya. Metode ini juga perlu dilakukan pengenceran dengan beberapa serial pengenceran. Metode ini memboroskan waktu dan bahan namun tidak memerlukan keterampilan yang terlalu tinggi. memerlukan suatu populasi yang hanya terdiri dari satu macam mikroorganisme saja. VI. misalnya telaah dan identifikasi mikroorganisme. Metode cawan tuang Cara lain untuk mempeeroleh biakan koloni murni dari populasi campuran mikroorganisme ialah dengan mengencerkan eksperimen dalam medium agar yang telah dicairkan dan didinginkan yang kemudian di cawankan. Teknik tersebut dikenal dengan Isolasai Mikroba. Setiap koloni yang terpisah yang tampak pada cawan tersebut setelah inkubasi berasal dari satu sel tunggal. Pengenceran tetap perlu dilakukan sehingga pada cawcawan yang terakhir mengandung koloni-koloni yang terpisah di atas permukaan/di dalamcawan.Metode gores kuadran. dan metode agar cawantuang.koloni yang masing. yaitu: Metode gores kuadran. Bila metode ini dilakukan dengan baik akan menghasilkan terisolasinya mikroorganisme. tetapi hanya dapat tumbuh pada kultur cair. 1994) : 1. Metode agar tuang. Terdapat beberapa cara dalam metode isolasi pada agar cawan. Metode cawan gores yang dilakukan dengan baik kebanyakan akan menyebabkan terisolasinya mikroorganisme yang diinginkan. Semakin tinggi pengenceran peluang untuk mendapatkan satu sel semakin besar. 2) Isolasi pada medium cair Metode isolasi pada medium cair dilakukan bila mikroorganisme tidak dapat tumbuh pada agar cawan (medium padat). Dengan mengulang pekerjaan di atas. yang kemudian dicawankan.koloni. cawan tuang menggunakan medium agar yang dicairkan dan didinginkan (50oC). maka pengenceran perlu dilakukan beberapa tahap sehingga sekurangkurangnyya satu di antara cawan – cawan tersebut mengandung koloni.2 . yang dilakukan secara aseptis.masing dapat dianggap murni. Karena konsentrasi sel. maka akhirnya akan diperoleh piaraan murni yang lebih terjamin.baiknya untuk digores sehingga pengenceran mikroorganisme menjafi kurang lanjut dan cenderung untuk menggunakan inokulum terlalu banyak sehingga menyulitkan pemisahan sel. Kemudian sel tersebut dipisahkan dengan menggunakan pipet kapiler yang sangat halus ataupun micromanipulator. Metode cawan gores Metode ini mempunyai dua keuntungan yaitu menghemat bahan dan waktu. 3) Isolasi sel tunggal Metode isolasi sel tunggal dilakukan untuk mengisolasi sel mikroorganisme berukuran besar yang tidak dapat diisolasi dengan metode agar cawan/medium cair.sel mikroba di dalam eksperimen pada umumnya tidak diketahui sebelumnya. Ada beberapa metode yang biasanya dilakukan untuk menanam biakan di dalam medium diantaranya adalah (Lay. Dua macam kesalahan yang umum sekali dilakukan adalah tidak memanfaatkan permukaan medium dengan sebaik. Namun untuk memperoleh hasil yang baik diperlukan keterampilan yang lumayan yang biasanya diperoleh dari pengalaman. Proses pemisahan/pemurnian dari mikroorganisme lain perlu dilakukan karena semua pekerjaan mikrobiologis.koloni terpisah baik di atas permukaan maupun di dalam agar. Sel mikroorganisme dilihat dengan menggunakan perbesaran sekitar 100 kali. 2.sel yang digores. Berbeda dengan metode gores kuadran.

memiliki dua macam bentuk koloni yaitu berbentuk circular (bulat) dengan tipe entire dan berbentuk irregular ( tidak beraturan) dengan tipe lobate. memiliki bentuk tepi lobate dan permukaan raised. dan rhizoid . Pada koloni kedua bentuknya irregular dengan bentuk tepi lobate dan permukaan flat.Warna : putih . setelah dilamkukan pengerjaan dan diinkubasi selama 24. irregular.ciri koloni berupa : . Isolasi mikroba dengan metode tuang. Isolasi bakteri kultur campuran Pada percobaan isolasi bakteri dengan kultur campuran.Bentuk : Irregular . Filamentous . Setelah melakukan pengerjaan dan diinkubasi selama 24. Isolasi mikroba dari substrak cair.tepi. Isolasi mikroba dari substrat cair Pada percobaan isolasi mikroba dari substrat cair. dan kotoran belakang lehet. Pada koloni pertama bentuknya Circular dengan bentuk tepi entire dan permukaan raised.28 jam di inkubator. bentuk bakteri. BAB V PENUTUP V.ciri koloni berupa : . Cawan petri yang berisi kotoran gigi berjumlah 26 koloni memiliki bentuk koloni circular (bulat) dengan tepi entire. Warna koloninya putih kehijauan. Cawan petri yang berisi mikroba dari kotoran belakang leher berjumlah 24 koloni memiliki dua macam bentuk koloni yaitu filamentous. Warna kedua koloni putih dan memiliki permukaan raised.Tepi : Entire. Sedangkan warna bakteri putih.48 jam di inkubator. serta permukaannya tidak jelas. bakteri yang berkoloni jumlahnya tidak bisa untuk dihitung (TBUD). di dapatkan ciri. Setelah melakukan pengerjaan dan di inkubasi selama 24. Warna kedua koloni bakteri putih. 2. Setelah dilakukan pengerjaan dan di inkubasi selama 1-2 x 24 jam. terdapat 12 koloni bakteri dengan dua macam bentuk bakteri dengan tepi dan permukaan berbeda. lobate. digunakan medium NA (Nutrient Agar) dengan mengisolasi mikroba yang berasal dari kiotoran giggi. isolasi mikroba dengan metode tabur terdapat 8 koloni bakteri dengan bentuk irregukar.1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang diperoleh dari percobaan ini adalah : 1.48 jam di inkubator. didapatkan ciri. dan raised 2. pertumbuhan bakteri pada medium agar tegak berbentuk villous sedangkan pertumbuhan bakteri pada medium agar miring berbentuk beaded. Warna kedua koloni putih dan memiliki permukaan convex (cembung). 4.Bentuk : Circular.Pembahasan 1. Medium agar tegak dan agar miring Pada percobaan ini digunakan agar tegak dan agar miring dengan menggunakan bakteri Escherichia coli. Isolasi mikroba di sekitar kita. diperoleh hasil bahwa cawan petri yang berisi mikroba dari kotoran kulit kepala berjumlah 21 koloni. dilakukan dengan metode tuang dan metode tabur menggunakan bakteri Escherichia coli. kotoran kulit kepala.Permukaan : Convex. Warna koloni putih dan permukaan convex. 3. Isolasi mikroba disekitar kita Pada percobaan isolasi mikroba di sekitar kita.

Tepi : Entire. Mikrobiologi Pangan. dan putih kehijauan . Mikrobiologi Pangan.Circular. Dwidjoseputro. dan irregular .Warna : Putih. Pelczar. 2008.php?judul=Sejarah.Tepi : lobate . Isolasi kultur campuran. Michael.Warna : Putih . Universitas Indonesia. 1986.ciri koloni berupa : . di dapatkan ciri. Jakarta. Diakses pada tanggal 08 maret 2009. Raja Grafindo Persada. DIarsipkan di bawah: microBIOLOGY . Ferdias. Jakarta. Lay.Permukaan : Raised 3.. Jakarta. 1992. B. J. Jakarta...id/menulengkap.ubb. Gramedia Pustaka Utama.Dasar Mikrobiologi. dan lobate . Analisis Mikroba di Laboratorium.Permukaan : Raised dan flat DAFTAR PUSTAKA Admin.ac. 1992. Dasar. Makassar. http://www. S. Gramedia Pustaka Utama.Perkembangan-Mikrobiologi. 1994.... S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful