Perkembangan Globalisasi

Di era globalisasi ini, ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menjadi faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan. IPTEK menjadi faktor penentu keberadaan dan kemajuan masyarakat. Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Globalisasi ditandai dengan perkembangan teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Oleh karena itu, globalisasi telah membawa perubahan perilaku terhadap kehidupan masyarakat, baik di bidang politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan remaja. Pengaruh globalisasi terhadap generasi muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak generasi muda kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari remaja sekarang.

1. Perubahan Perilaku Masyarakat Globalisasi telah membawa pengaruh yang luas terutama perubahan perilaku masyarakat dalam berbagai hal. Misalnya, gaya hidup, perjalanan, komunikasi, makanan, pakaian, nilai-nilai, dan tradisi.

a. Gaya Hidup

Arus globalisasi juga berdampak pada gaya hidup, baik itu dampak negatif maupun positif. Mayarakat kita khususnya para remja banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Arus globalisasi berdampak negatif pada masyarakat, misalnya gaya masyarakat sehari-hari cenderung bergaya hidup mewah. Dengan melihat tayangan-tayangan sinetron, telenovela yang ada di TV membuat orang tidak menyesuaikan dengan pendapatan rumah tangganya. Namun juga berdampak positif, misalnya orang sekarang sangat menghargai waktu. “TIME IS MONEY” Ungkapan itu secara mudah berarti waktu adalah uang. Ungkapan yang tak asing lagi bagi kita. Menghargai waktu sangat penting. Begitu pentingnya waktu, mereka menyamakan waktu dengan uang. Jadi waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Oleh karena itu, banyak di kalangan kita yang menghargai waktu. Hal ini berdampak positif bagi bangsa indonesia. karena, dengan adanya ungkapan itu, waktu tidak terbuang dengan sia-sia. b. Transportasi

Inilah dampak positif dari arus globalisasi di bidang transportasi. Dalam abad ke-20 ini pertumbuhan transportasi berkembang pesat sejalan dengan kemajuan teknologi mutakhir. pergerakan orang dan barang makin cepat dan mudah. dan sebagainya. hewan. Hanya saja alat angkut yang dimaksud bukan seperti sekarang ini. dan sumber tenaga dari alam. Sedangkan transportasi udara. yakni pesawat terbang memungkinkan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh yang singkat. Transportasi darat. Pada tahun 1860-1920 telah ditemukan kendaraan bermotor. menempuh jarak yang jauh tidaklah menjadi kendala. pesawat terbang. dalam masa kini angkutan kereta api dan jalan raya memegang peranan penting pula. seperti bus. Teknologi transportasi yang berkembang dengan pesat memberikan pelayanan prima. Dampak negatifnya. Bagi masyarakat sekarang. Antara tahun 1800-1860 transportasi telah mulai berkembang dengan dimanfaatkannya sumber tenaga mekanis seperti kapal uap. Sebelum tahun 1800 alat pengangkutan yang digunakan adalah tenaga manusia. c. mengakibatkan pencemaran udara yang diakibatkan oleh udara kotor dari knalpot. kereta api. Komunikasi . Berbagai sarana angkutan sudah tersedia dari yang sederhana sampai yang canggih. tingginya kemajuan di bidang transportasi mengakibatkan padatnya arus lalu lintas. Di era globalisasi ini.Sejak dahulu kala transportasi telah digunakan dalam kehidupan masyarakat. dengan sistem transportasi multi modal (multi modal system). Pengangkutan barang-barang dalam jumlah kecil serta waktu yang ditempuh lama sekali. Dengan banyak perjalanan yang dilakukan oleh berbagai alat transportasi. Dalam tahun 1920 transportasi telah mencapai tingkat perkembangan pada puncaknya (mature). kereta api. yang banyak digunakan dalam dunia perdagangan.

dan internet yang menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. Terutama bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka seharihari. baik internasional maupun nasional. Semuanya dapat dilakukan hanya dengan sentuhan kecil dan dalam satu genggaman. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. Era globalisasi ini terlihat dari adanya ciri-ciri akan globalisasi itu sendiri. mendengarkan musik atau radio. Dan sekarang ini. Tetapi sekarang telepon genggam memiliki fungsi yang begitu banyak. Dengan satu jari. komunikasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting. masyarakat dapat menjadi lebih cerdas dan kaya akan pengetahuan. Terbukti dari telepon genggam yang dahulunya digunakan untuk menelpon dan sekedar mengirim pesan singkat. televisi satelit. Masyarakat Indonesia dapat mengetahui berbagai berita dan kejadian-kejadian yang ada di penjuru dunia melalui internet. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. antarkelompok. Globalisasi yaitu suatu proses antarindividu. dan antarnegara saling berinteraksi. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? karena sekarang adalah era globalisasi. televisi satelit. Komunikasi tidak mengenal waktu . terkait.Teknologi modern semakin menguasai kehidupan masyarakat Indonesia. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. Misal untuk membuka situs-situs porno. Ciri-cirinya adalah perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Semua dapat dimulai dengan sentuhan kecil. Bahkan ada juga telepon genggam yang mampu mengedit foto dan juga memiliki forum obrolan tersendiri. kita akan mendapat kerugian. bergantung. Yaitu. berbagi foto dan video. Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. internet dan juga menonton televisi. Tetapi jika tidak. Di era global ini. untuk chatting.

Pemakaian HP dalam era globalisasi juga berdampak positif dan negatif. dimana klasik tersebut untuk melihatkan unsur pakaian yang tidak menghilangkan seni pakaian dahulu. sebab cukup dengan kirim SMS atau telepon saja. d. Karena kecilnya. Sebab dengan begitu kita bisa mengikuti perubahan tren pakaian saat ini. misalnya menjadi pemborosan. tetapi kita harus membuat pakaian yang diamana terdapat unsur modern juga. Komunikasi ini cenderung mengurangi pertemuan orang per orang. HP juga berdampak mengurangi silaturahmi (kunjungan antarkeluarga). Pakaian Arus globalisasi juga berdampak pada jenis dan model pakaian. Mereka mengandalkan pertemuan dengan melalui telepon atau HP.dan tempat. tanpa harus takut untuk kehilangan unsur-unsur pakaian dahulu. betapa sudah banyak perubahan tren model pakaian yang mengikuti tren model pakaian saat ini. Semua itu dapat kita rasakan. Contohnya adalah celana jeans. pakaian dengan mode yang sama dipakai oleh orang di berbagai belahan dunia. Dampak negatifnya. teman. Dalam kehidupan sehari-hari. hubungan bisnis dan siapa saja dengan cepat. kelompok keluarga dengan kelompok keluarga lain. sehingga orang dapat berkomunikasi kapan saja meskipun sedang bepergian. Dengan arus globalisasi. jika hanya digunakan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. kenalan. Pesawat telepon seluler/HP ini dapat dibawa ke mana saja. Kita bisa berkomunikasi dengan orang lain kapan saja dan di mana saja. Di samping itu. kita bisa berkomunikasi dengan keluarga. yang menyebabkan semakin lama kelamaan semakin tersingkirkan pakaian yang terdapat di negeri ini. agar supaya orang dapat melihatnya baik dari sisi modern tetapi masih terlihat klasik. di mana saja baik itu . Dampaknya positif dengan cepat di mana saja dan kapan saja. Celana jeans sudah mengglobal. agar semua itu tidak terjadi sebaiknya kita harus membuat tren pakaian yang tidak terlalu jaman dulu.

Jenis pakaian ini sudah menjadi pakaian yang biasa dan dapat ditemukan di mana saja. Padahal dulunya. nasi pecel dan lain-lain. ketupan sayur dan masih banyak lagi. kue cucur. Dari cara berpakaian banyak remaja.remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa. Jenis pakaian ini tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat kita. jenis celana ini hanya digunakan oleh orang-orang tertentu dan di tempat-tempat tertentu. tapai. lontong sayur. Hal ini membuat makanan yang selama ini kita konsumsi semakin langka dan membuat makanan yang baru kembali beranjak semakin luas yaitu makanan siap saji atau di sebut juga jungfood. . nasi gandul. Makanan Perkembangan Globalisasi juga berpengaruh pada aspek makanan.laki-laki atau pun perempuan sudah terbiasa memakai celana jeans. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. bahan atau kualitas dan sebagainya. Kini makanan dapat dibuat dengan cepat. yang lazim disebut T-Shirt. kue putu.jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Masyarakat Indonesia yang ada di kota-kota besar banyak yang mengkonsumsi makanan junk food sebenarnya berasal dari negara lain seperti ayam goreng (Mc Donald). Mereka lebih bangga atau menyukai makanan tersebut daripada makanan khas Indonesia seperti nasi gudeg. seperti membuat tempe. baik itu model. kita dapat dengan mudah mendapatkan berbagai jenis. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Jika di televisi yang sedang ”ngetren” pakaian mini maka banyak masyarakat berpakaian mini. jelas ini akan berdampak negatif. Misalnya. spaghetti. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. tahu. Trend pakaian ini berkembang pesat di kalangan remaja. Kini. arus globalisasi juga berdampak positif. Begitu juga dengan baju kaos. e. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas. Akan tetapi dari jenis pakaian. Yang dulunya makanan dibuat dengan cara sederhana. pizza. dan hamburger dari pada makanan tradisional yang sudah jarang terlihat contohnya. Apakah perubahan orang memakai pakaian akibat globalisasi telah berdampak positif atau negatif? Jenis pakaian di luar contoh di atas masih banyak. orang meniru pakaian yang sedang ”ngetren” saat itu. Atau pakaian yang sedang ramai di kalangan remaja yaitu pakaian yang seharusnya anggota badan itu tertutup.

Mereka hidup dengan sendiri-sendiri. Dampak negatifnya. masyarakat kita sangat menghargai dan menerapkan nilainilai dan norma-norma yang berlaku sebagai masyarakat Timur. nilai-nilai dalam kehidupan kemasyarakatan seperti nilai kerukunan. f. dan damai. Oleh karena itu mulailah banguna resto berdiri ke wilayah-wilayah atau daerah yang membuat makanan tradisional terhapus dengan adanya jungfood. Apalagi di kota-kota besar nilai-nilai semacam ini sudah jarang ditemui. tata krama. friedchiken. kerukunan dan sebagainya. Bukan hanya makanan tradisional yang menghilang sekarang pun sudah banyak berdiri supermarket yang menjual segala bahan makanan yang ingin di konsumsi. Nilai dan norma yang ditanamkan oleh nenek moyang kita adalah nilai-nilai dan norma-norma yang luhur. dan yang lainnya. nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku mulai bergeser. pizza. Namun di pedesaan nilai-nilai seperti itu masih nampak. Oleh sebab itu pasar tradisional sudah jarang kita temui di wilayah kota. alamiah. gotong royong sekarang ini sudah mulai luntur. Akibat pengaruh teknologi dan budaya asing. masyarakat cenderung lebih bersifat individual. Padahal makan atau bahan-bahan masakan yang ingin kita nikmati tidak mengandung zat-zat kimia yang akan merusakan kesehatan kita.Masyarakat yang beralih selera ke junk food Berawal dari masakan luar yang masuk ke Indonesia seperti halnya burger. steak. Nilai-nilai Sebelum terjadi berbagai kemajuan pesat akibat pengaruh globalisasi. . Setelah terjadi arus globalisasi. seperti sopan santun. Oleh karena itu. kehidupan masyarakat berlangsung secara teratur. Kemudian segala masakan yang berasal dari daerah lain pun semakin ditinggalkan.

banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Misalnya tradisi ”tedak siti” bagi bayi yang mulai berlatih berjalan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidak pedulian antarperilaku sesama warga. masyarakat khususnya generasi muda cenderung menyukai adat dan tradisi asing. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. g. Upacara adat pernikahan banyak dipengaruhi budaya asing. generasi muda lebih suka memakai pakaian ala barat daripada pakaian tradisional. lebih disukai daripada lagu daerah atau lagu nasional. Mereka banyak yang menyukai pakaian pengantin bergaya Eropa. Tradisi ini berlangsung pada suku Jawa! Sebaliknya. Tradisi Tradisi yang berlangsung di masyarakat lama kelamaan luntur. Contohnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.Hal ini mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. Masyarakat sudah tidak begitu mengikuti tradisi yang ada. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Dilihat dari sikap. Misalnya. lagu pop dari Eropa atau Amerika. Demikian juga pakaian. . yaitu mulai menempelkan kakinya di tanah.

olah raga tradisional. congklak. seni lukis tradisional. wayang kulit. sehingga dampak ini dapat juga memperkaya unsur-unsur kebudayaan di negara Indonesia. Sebab permainan saat ini sudah banyak yang mengunakan teknologi canggih. Nilai-nilai budaya yang ada di tiap-tiap negara dapat dinikmati oleh negara-negara lain di dunia. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya anak-anak suatu negara untuk belajar ke negara yang sudah maju dan banyak mendatangkan tenaga-tenaga ahli dalam pembangunan suatu negara. Pola hidup sederhana yang terwujud dalam karya-karya seni warisan leluhur sudah banyak ditinggalkan oleh generasi yang “menganggap dirinya modern”. Dimana sewaktu jaman orang tua kita lakukan. Dampak Positif Globalisasi membawa dampak positif dan negatif. Banyak generasi muda Indonesia yang salah dalam menyerap arti globalisasi. main lompat tali. Dunkin Donat yang semula jenis makanan lokal sekarang menjadi makanan internasional. kini telah berubah menjadi sesuatu yang tak bernilai lagi. bola bekel dan masih banyak lagi. seperti mobil-mobilan dengan menggunakan remot control. mereka lebih mengarah dan terpengaruh dengan “westernisasi”. Yang semula seni tradisi dijadikan kebanggaan bangsa. b. dapat kita rasakan betapa berkurangannya anak-anak saat ini yang mengenal permainan jaman dahulu yang juga merupakan keanekaragaman tradisi bangsa Indoneisa. Arus globalisasi telah banyak merubah pola pikir dan pandangan generasi muda Indonesia terhadap nilai-nilai seni tradisional. Padahal jika ditilik lebih dekat. kalau saja kita sebagai penerus bangsa tidak dapat melestarikannya kembali. semua itu menyebabkan permainan dahulu menjadi punah dan menjadi langka. dan itu hanya beberapanya saja yang sekarang masih di sering kita lihat dan permainkan. dan beberapa seni tradisi lain sudah jarang diminati. Selain itu berjuta-juta orang di dunia bersama-sama menyaksikan pertandingan sepak bola melalui media yang sama yaitu TV. . Dampak positif dari arus globalisasi. 2. perampokan dan sebagainya. seperti Indonesia yang belum maju dapat terpacu untuk lebih meningkatkan pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. antara lain : 1) lunturnya nilai-nilai dan tradisi lama. tawuran antarpelajar. lambat laun telah tergeser dengan perkembangan zaman. Selain itu pula semakin majunya perkembangan jaman saat ini. antara lain : 1) Memperkaya unsur-unsur kebudayaan Sebagai dampak dari derasnya arus informasi dan komunikasi telah membuat makin globalnya nilai-nilai budaya. Kesenian dalam perwujudan karya yang memiliki nilai estetika tinggi seperti seni ludruk. Hanya sedikit orang yang masih mempertahankan seni tradisi dengan tujuan agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman. Negara berkembang. seperti petak umpet. 2) mempengaruhi tingkah laku yang cenderung negatif. 2) Meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan adanya globalisasi maka negara yang sudah maju dapat terlihat oleh negara lain. Dampak Globalisasi a. semua jenis seni tradisi merupakan bagian dari jiwa masyarakatnya. KFC. Dampak Negatif Dampak negatif dari arus globalisasi.Seni tradisi yang berpangkal pada kebiasaan hidup dan budaya masyarakat Indonesia. tetapi semua itu makin lama akan semakin tergerus oleh jaman. PSP dan sebagainya. Tetapi perkembangan jaman semakin maju. tarian tradisional. seperti demo.

Tidak ada sekat yang menghalangi terjadinya komunikasi antarindividu. 3. Sikap Kita terhadap Globalisasi Globalisasi telah membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat dunia.3) mempengaruhi gaya hidup menjadi bergaya hidup mewah. . Kita harus pandai atau arif menyikapinya. dan 4) semangat belajar anak-anak menurun. bisa juga berdampak negatif. Bagaimana sikap kita terhadap globalisasi ini? Globalisasi bisa berdampak positif. Informasi atau film dari luar yang baik (positif) kita ambil. sebab mereka cenderung melihat TV dengan berbagai acara yang menarik. Globalisasi juga telah menyuguhkan banyak informasi yang berasal dari negara lain. Kita harus pandai-pandai dalam memilih informasi termasuk film-film dari luar. sedangkan informasi atau film yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita (negatif) kita buang. Banyak hal positif dari pertukaran arus informasi ini kita dapat. Berbagai macam informasi mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Namun juga tidak sedikit hal yang negatif yang terkandung di dalamnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful