BAB 1 Budaya Politik

Standar Kompetensi : 1. Menganalisis budaya politik di Indonesia Kometensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan pengertian budaya politik 1.2. Menganalisis type-type budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indoneisa 1.3. Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya plitik 1.4. Menampilkan peran serta budaya politik partisipan PENDAHULUAN Pada harian Kompas, 15/12/2005, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyinggung soal pentingnya menumbuhkan budaya unggul sebagai identitas dan budaya nasional. Budaya unggul tersebut oleh presiden didefinisikan sebagai semangat dan kultur untuk mencapai kemajuan ,dengan cara kita harus bisa, kita harus berbuat yang terbaik. Salah satu unsur budaya nasional itu adfalah budaya politik. Olehnkarena itu dari sudut ini kita dapat pula kita berbicara mengenai cara menumbuhkan dan menerapkan budaya politik unggul itu dalam kehidupan politik kita. Berikut akan diuraikan mengenai pengertian budaya politik, tipe-tipe budaya politik, budaya politik di Indonesia,pentingnya sosialisasi plitik dalam pengembangan budaya politik, serta penerapan budaya politik partisipatif. PENGERTIAN BUDAYA POLITIK : 1. Samuel Beer, budaya politik adalah nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaiman pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah. 2. Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik adalah suatu sikap orientasi yang khas dari warga negara terhadap sistem politik dengan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga negara yang ada dalam sistem itu. 3. Rusdi Sumintapura, budaya politik adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan plitik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik. 4. Mochtar Masud dan Colin McAndrews, budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya. 5. Larry Diamond, budaya politik adalah keyakinan, sikap, nilai, ide-ide, sentimen, dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negara mereka dan peran masingmasing individu dalam sistem itu. Menurut Almond dan Powell ada 2 orientasi Politik yaitu tingkat Masyarakat dan tingkat Individu :

1. Orientasi individu dalam system politik dapat dilihat dari 3 komponen : a. Orientasi kognitif berbagai keyakinan dan pengetahuan seseorang tentang : - system politik. - tokoh pemerintahan - kebijakan pemerintahan - Simbol-simbol yang dimiliki oleh system politik seperti : ibukota negara, lambang negara, kepala negara, batas negara, mata uang, dll. b. Orientasi Afektif menunjuk pada aspek perasaan atau ikatan emosional individu pada system politik. Seperti – perasaan khusus terhadap aspek system politik tertentu yang membuatnya menerima dan menolak system politik. Orientasi afektif ini dipengaruhi oleh keluarga dan lingkungan. c. Orientasi Evaluatif berkaitan dengan penilaian moral seseorang terhadap sistem politik, kinerja sistem politik, komitmen terhadap nilai dan pertimbangan politik. 2. Orienrtasi Tingkat masyarakat adalah pandangan dan sikap sesama warga negara yang meliputi rasa percaya dan permusuhan antar individu, kelompok maupau golongan. Sikap saling percaya menumbuhkan saling kerja sama sedang sikap permusuhan menimbuklkan konplik TIPE-TIPE BUDAYA POLITIK (ciri-ciri)
1. Budaya Politik Parokial ( parochial Political Culture) : Cirinya : - lingkupnya sempit dan kecil - masyarakatnya sederhana dan tradisional bahkan buta hurup. petani dan buruh tani. - Spesialisasi kecil belum berkembang. - Pemimpin politik biasanya berperan ganda bidang ekonomi, agama dan budaya. - masyarakatnya cenderung tidak menaruh minat terhadap objek politik yang luas. - masyarakatnya tinggal di desa terpencil di mana kontak dengan system politik kecil. 2. Budaya Politik Subjek (subject Political Culture) : Cirinya : - Orang secara pasif patuh pada pejabat pemerintahan dan undangundang. - Tidak melibatkan diri pada politik atau golput. - masyarakat mempunyai minat, perhatian, kesadaran terhadap system politik. - Sangat memperhatikan dan tanggap terhadap keputusan politik, atau output - Rendah dalam input kesadaran sebagai actor politik belum tumbuh.

3. Budaya Politik Partisipan (participant Political culture) : Sebagai insan politik, kegiatan-kegiatan politik yang dapat dilakukan sebagai wujud partisipasi politik, antara lain : a. Membentuk organisasi politik atau menjadi anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dapat mengontrol maupun memberi input terhadap setiap kebijakan pemerintah.

c. dan demonstrasi. b. kebijakan system politik . Menurut Max Weber. yang kebanyakan dari golongan terpelajar. kritikus politik. Wiraswasta Islam Clifford Geertz. petisi. seperti unjuk rasa secara damai tidak anarkis atau merusak. seperti berkampanye. Model Sistem politik otoriter rakyat sebagai subyek yang pasif. Indonesia memiliki 2 budaya politik yang dominan : 1. Kecendrungan Neo Patrimonialistik. Priyayi : golongan yang masih memiliki pandangan hindu budha. dan menjadi anggota perwakilan rakyat. Menurt Muhtar Masoed dan Colin MacAndrews ada 3 model budaya politik : a. Bergabung dalam kelompok-kelompok kepentingan kontemporer. .Kesadaran masyarakat bahwa dirinya dan orang lain anggota aktif dalam kehidupan politik. 3.( Identik dengan budaya politik partisipan). tunduk pada hukumnya tapi tidak melibatkan diri dalam urusan politik dan pemerintahan (Identik dengan budaya politik subjek). Model masyarakat demokratis industrial Yang terdiri dari aktivis politik. budaya politik indonesia memiliki 3 ciri dominan : 1. 2. Kecendrungan Patronage ( hubungan antara orang berkuasa dan rakyat biasa) seperti majikan majikan dengan buruh. Aristokrasi Jawa 2. 3.Dapat menilai dengan penuh kesadaran baik input maupun output bahkan posisi dirinya sendiri. yaitu perilaku negara masih memperlihatkan tradisi dan budaya politik yang berkarakter patrimonial. Menurutnya karakteristik negara patrimonialistik adalah : . Indonesia memiliki 3 subbudaya yaitu : 1. Model masyarakat system demokratis pra –industrial masyarakat pedesaan. golongan atas penduduk kota terutama golongan pegawai.b. Cirinya : . kontak politik sangat kecil.dalam negara yang patrimonialistik penyelenggaraan pemerinbtahan berada dibawah kontrol langsung pimpinan negara. Abangan : yang terdiri dari petani kecil. petani. Santri : pemeluk agama islam yang taat yang terdiri dari pedagang di kota dan petani yang berkecukupan. c. protes. . Afan Gaffar. 2. Hirarki yang tegar/ketat : adanya pemilahan tegas antar penguasa (wong Gedhe) dengan Rakyat kebanyakan ( wong cilik).Melibatkan diri dalam system politik sangat berarti walaupaun hanya sekedar memberikan suara dalam pemilu. menjadi pemilih aktif. Aktif dalam proses pemilu. (budaya politik Parokial). BUDAYA POLITIK DI INDONESIA Herbert Feith.Tidak menerima begitu saja terhadap keputusan. buta hurup.

menyatakan dalam sebuah budaya ciri utama yang menjadi identitas adalah sesuatu nilai atau orientasi yang menonjol dan diakui oleh masyarakat atau bangsa secara keseluruhan. Cenderung mempertukarkan sumber daya yang dimiliki seseorang penguasa kepada teman-temannya.a. sosialisasi politik adalah pewarisan pengetahuan . Richard E. d. e. memamfaatkan kekuasaan orang tuanya dan mendapatkan perlakuan istimewa. Penguasa politik sering kali mengaburkan antara kepentingan umum dan kepentingan publik. Melalui obrolan politik ringan sehingga tak disadarai telah menanamkan nilai-nilai politik kepada anak-anaknya. Ramlan Surbakti. proyek di pegang pejabat. SOSIALISASI POLITIK 1. f. Kenneth P. Alfian. d. Rule of Law lebihbersifat sekunder bila dibandingkan dengan kekuasaan penguasa (rule of man) d. Di lIngkungan Negara. Di masa Orde Baru kekuasaan patrimonialistik telajh menyebabkan kekuasaan tak terkontrol sehingga negara menjadi sangat kuat sehingga peluang tumbuhnya civil society terhambat. b. Sosialisasi politik adalah proses dimana sikap-sikap politik dan pola – pola tingkah laku diperoleh atau dibentuk. Langton. maka budaya politik kita di Indonesia adakah Bhineka Tunggal Ika. anak pejabat memegang posisi strategis baik di pemerintahan maupun politik Nazarudin Samsudin. Dennis Kavanagh. Promosi jabatan tidak melalui prosedur yang berlaku ( surat sakti). . secara hati-hati bisa menyebarkan dan menanamkan ideologi-ideologi resminya. Contoh budaya politik Neo Patrimonialistik adalah : a. nilai dan pandangan politik darimorang tua. Kebijakan sering kali lebih bersifat partikularistik dari pada bersifat universalistik. misalnya: 1). Gabriel A. c. sosialisasi politik adalah proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakatnya. Jadi simbol yang selama initelah diakui dan dikenal masyarakat adalah Bhineka Tunggal Ika.dengan memasukkan pendidikan kewarganegaraan. sosialisasi politik adalah istilah untuk mengganbarkan proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik. b. Pengertian sosialisasi politik : a. c. Almond. sosialisasi Politik adalah usaha sadar untuk mengubah proses sosialisasi politik masyarakat. c. 3). Di Lingkungan Sekolah. b. Anak pejabat menjadi pengusaha besar. 2). guru dan sarana sosialisasi lainnya bagi warga baru dan yang beranjak dewasa. Sosialisasi politik dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dawson. sehingga mereka mengalami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik yang ideal yang hendak dibangun. dan merupakan sarana bagi generasi muda untuk menyampaikan patokan politik dan keyakinan politik. Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya. Dalam Lingkungan Keluarga. Siswa dan guru bertukar informasdi dan berinteraksi dalam membahas topik tentang politik. orang tua bisa mengajarkan kepada anak-anak beberapa cara tingkah laku politik tertentu.

c. f. cinta tanah air. norma dan simbol yang dianggap pihak berkuasa sebagai ideal dan baik. Kelompk bermain yaitu kelompok bermain masa anak-anak yang dapat membentuk sikap politik seseorang. yaitu proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat untuk menerima nilai . serta dapat memelihara kebudayaan politik suatu bangsa. Di Lingkungan Partai politik. kelompok bermain saling memiliki ikatan erat antar anggota bermain. Salah satu fungsi partai politik adalah dapat memainkan perannya sebagai sosioalisasi politik. dapat pula sosialisasi politik dapat mengubah kebudayaan politik. e. rasa tidak aman. Sekolah yaitu sekolah sebagai agen sosialisasi politik memberi pengetahuan bagi kaum muda tentang dunia politik dan peranan mereka di dalamnya. Terdapat 6 sarana atau agen sosialisasi politik menurut Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews. d.4). sosialisasi politik sangant penting karena dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa. Organisasi seperti ini dapat berfungsi sebagai penyuluh di bidang politik. Dari sini anggota masyarakat mempelajari simbol politik negaranya. Keluarga yaitu lembaga pertama yang dijumpai sesorang individu saat lahir.dll. sderikat buruh. penyampaian dari generasi tua ke generasi muda. Seseorang dapat melakukan tindakan tertentu karena temannya melakukan hal itu. BUDAYA POLITIK PARTISIPAN . Tempat kerja yaitu organisasi formal maupun nonformal yang dibentuk atas dasar pekerjaan seperti serikat kerja. Indoktrinasi Politik. Menurut Ramlan Surbakti ada dua macam sosialisasi politik dilihat dari metode penyampaian pesan : a. Dalam upaya pengembangan budaya politik. norma maupun nilai politik. Partai politik harus mampu menciptakan kesan atau image memperjuangkan kepentingan umum. sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa dan mememlihara kebudayaan politik suatu bangsa dengan bentuk penyampaian dari generasi tua kepada generasi muda. Seperti diabaikan partainya. Artinya parpol itu telah merekrut anggota atau kader danpartisipannya secara periodik. ditipu. Menurut Gabriel A. Kontak-kontak politik langsung yaitu pengalaman nyata yang dirasakan oleh seseorang dapat berpengaruh terhadap sikap dan keputusan politik seseorang. Disekolah memberi kesadaran pada anak tentang pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara. adalah : a. Almond. Media massa yaitu informasi tentang peristiwa yang terjadi dimana saja dengan cepat diketahui masyarakat sehingga dapat memberi pengetahuan dan informasi tentang politik. b. b. Dalam keluarga anak ditanamkan sikap patuh dan hormat yang mungkin dapat mempengaruhi sikap seseorang dalam sistem politik setelah dewasa. Pendidikan Politik Yaitu proses dialogis diantara pemberi dan penerima pesan.

3. Sigmund Neuman. Untuk terwujudnya partisipasi itu warga negara harus yakin akan kompetensinya untukterlibat dalam proses politik dan pemerintah memperhatikan kepentingan rakyat agar rakyat tidak kecewa dan apatis terhadap pemerintah. partai politik adalah organisasi tempat kegiatan politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintah serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan melawan suatu golongan atau golongan-golongan lain yang tidak sepaham. yang menopang terwujudnya partisipasi. partai plitik adalah organisasi atau golongan yang berusaha untuk memperoleh dan menggunakan kekuasaan. serangan senjata. Tak langsung yaitu menggunakan pihak lain yang dapat meyakinkan pemerintah.dan ada yang melalui cara –cara diluar prosedur yang wajar (tidak Konvensional) dan berupa kekerasan (violence). Sarana komunikasi politik.dll 3. menggabungkan berbagai macam kepentingan dan merumuskan kepentingan yang menjadi dasar kebijaksanaannya. Perilaku warga negara yang bisa diamati bukan batiniah (sikap dan orientasi). melakukan kontak tatap muka. Kegiatan mempengaruhi pemerintah dapat dilakukan dengan prosedur wajar (konvensional) tidak berupa kekerasan (nonviolence) seperti : ikut memeilih dalam pemilihan umum. partisipasi politik adalah keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya. 2. sikap. budaya politik partisipatif atau disebut juga budaya politik demokrasi adalah suatu kumpulan sistem keyakinan. Kedgiatan mempengaruhui pemerintah dapat dilakukan secara : Langsung yaitu individu tidak menggunakan perantara dalam memepengaruhi pemerintah.mengajukan petisi. dll. Ramlan Surbakti. seperti : demonstrasi (unjuk rasa). PARTAI POLITIK 1. persepsi dan sejenisnya. Upaya Partai politik dalah mencapai fungsi ini adalah : Memperjuangkan aspirasi rakyat agar menjadi kebijaksanaan umum oleh pemerintah Menyebarluaskan rencana-rencana dan kebijaksanaan pemerintah • • . gerakan-gerakan politik. Prof. Carl J. Dr. partisipasi politik adalah kegiatan seseorang dalampartai plitik yang mencakup semua kegiatamnnsukarela dimana seseorang turut dalam proses pemilihan pemimpin plitik dan turut langsung atau tidak lanmgsung dalam pembentukan kebijakan umum.pengaruhi pemerintah (pemegang kebijakan) c. menulis surat. Miriam Budiardjo. Almond dan Sidney Verba. Gabriel A. kudeta. d. Prof. FUNGSI PARTAI POLITIK 1. dan revolusi. makar. partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan penguasaan terhadap pemerintah bagi pimpinan partainya sehingga penguasaan itu memberikan mamfaat kepada anggota partainya baik bersifat ideal maupun material. pembangkangan halus (golput). Kegiatan atau prilaku yang gagal ataupun berhasil termasuk partisipasi politik. Dr. b. Ciricirinya adalah : a.hura-hura. Perilaku atau kegiatan itu mem. Friedrich. • • e.1. mogok. 2. yaitu penyalur aspirasi pendapat rakyat. Miriam Budiardjo. norma.

kemudian walim pemilih itu memilih anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat. (lapisan sosial). sehingga berakibat terjadi pengkotakan politik atau konplik yangbharus segera diselesaikan dengan tuntas. sama-sama mempunyai satu suara dalam pemilihan. • • • • .• • Perantara (broker) dalam suatu bursa ide-ide Bagi pemerintah bertindak sebagai alat pendengar. Sistem Pemilihan Umum (dari segi tujuan pandangan rakyat) : Sistem Pemilihan Mekanis : pemilihan yang melihat rakyat sebagai masa/kelompok individu yang mempunyai hubungan yang sama.pimpinan partai politik harus segera klarifikasi atau diselesaikan dengan baik. Upaya yang dilakukan untuk mencapai fungsi ini adalah : • Penguasaan pemerintah dengan memenangkan setiap pemilu • Menciptakan image bahwa ia memperjuangkan kepentingan umum • Menanamkan solidaritas dan tanggung jawab terhadap para anggotanya maupun anggota lain 3. seperti halnya kelompok keluarga. 2. kelompok cendekiawan. yaitu mengatasi berbagai macam konplik yang muncul sebagai konsekuensi dari negara demokrasi yang di dalamnya terdapat ersaingan dan perbedaan pendapat. Adanya kemungkinsn anggota partai plitik lebih mengejar kepentingan pribadi/golongannya. yaitusarana untuk memmberikan penanaman nilai-nilai. Dengan demikian memperluas partisipasi politik. Sarana Rekrutmen Politik. Upaya yang dilakukan parpol adalah : • Melalui kontak pribadi maupun persuasi • Menarik golongan muda untuk didddik menjadi kader di masa depan 4. Sistem Pemilihan Umum (dari segi tujuan penyelenggaraannya) : Sistem Pemilihan Langsung : pemilihan yang para pemilihnya langsung memilih anggota-anggota Badan Perwakilan Rakyat yang akan mewakilinya. masing-masing individu dianggap sebagai satu-satunya pengendalian hak pilih aktif. Sarana Sosialisasi Politik. 2. WAHANA POLITIK PRAKTIS • • 1. tani. Hal ini mungkin saja dimunculkan oleh kelompok tertentu untukkepentingan ppularitasnya. Persekutuan itulah yang diutamakan sebagai pengendali hak pilih. Sistem Pemilihan Organis : pemilihan yang menempatkan rakyat sebagai sejumlah individu. yaitu mencari dan mengajakorang berbakat untuk turut aktif dalam kegiatan plitik. Sarana Pengatur Konplik. dan sikap serta orientasi terhadap fenomena politik tertentu. norma. kelompok daerah/wilayah. Sistem Pemilihan Bertingkat : Pemilihan yang dalampemilihan tahap pertama memilih wali pemilih. sedangkan bagi warga masyarakat sebagai pengeras suara. lembaga-lembaga lainnya. Biasanya masalah tersebut cukup mengganggu stabilitas nasional. Upaya yang dilakukan partai politik adalah : Bilaanggta partai plitikyang memberikan informasi justru menimbulkan kegelisahan dan perpecahan masyarakat. buruh.

Terbuka kemungkinan terjadi penggabungan partai kecil (koalisi) untuk memperoleh kursi di parlemen. jika satu distrik kalah dalam pemilu. tidak dapat digabungkan Meskipun partai besar berkuasa. 3. maka suaranya tidak terwakili di distrik itu Wakil rakyat yang menang dalamsatu distrik lebih memperhatikan distriknya. Dalam sistem distrik hanya diwakili oleh satu orang dengan suara mayoritas. Sistem Proporsional : Setiaporganisasi peserta pemilu akan memperoleh sejumlah kursi parlemen sesuai dengan jumlah suara pemilu yang di peroleh di seluruh wilayah negara. Sistem Distrik : Dimana negara terbagi dalam dalam daerah-daerah bagian (distrik).Sistem pemilihan mekanis di tinjau dari rakyat pemilih pada umumnya berkisar pada dua prinsip pokok yaitu distrik dimana satu daerah pemilihan memilih satu wakil. proporsional berimbang yaitu satu daerah pemilihan beberapa wakil. No Kelebihan sistem prporsional 1 No Kekurangan sistem proporsional Peranan pemimpin partai sangat menentukan dalam penetapan daftar calon Badan Perwakilan Rakyat Calon-calon yang diikutsertakan dalampemilu kurang atau tidak dikenal oleh pemilih Wakil-wakilrakyat yang duduk di pusat kurang memahami dan memperhatikan kepentingan daerah Lebih demokratis karena semua partai 1 dapat terwakili di parlemen Tidak ada suara yang hilang karena semua digabung secara nasional 2 2 3 Badan Perwakilan Rakyat benar-benar 3 menjadi wadah dan aspirasi seluruh rakyat 5. No Kelebihan sistem distrik 1 2 Rakyat mengenal dengan baik orang yang mewakili daerah (distriknya) Wakil setiap distrik sangat mengenal daerah dan kepentingan rakyat Adanya hubungan yang erat antara wakil distrik dengan rakyatnya No Kekurangan sistem distrik 1 2 Suara dari eserta pemilu yang kalah akan hilang. terkadang mengabaikan kepentingan nasional Golongan minoritas kurang terwakili 3 3 4 Wakil distrik sangat memperhatikan dan 4 memperjuangkan distriknya 4. Sistem gabungan : .

Makna politis yaitu debat harus dapat menjadi wahana pendidikan politik masyarakat. e. tidak kenal kompromi dan tidak mengindahkan orang lain cenderung ingin menang sendiri. berdasarkan hukum atau kekuatan legal untuk mencapai tujuan. Sisa suara pemilu tidak hilang melainkan diperhitungkan dengan jumlah kursi yang dibagi. Menginginkan perubahan progresif dan cepat. d. b. Warga negara biasa yang memiliki hak sarta kewajiban untuk mengajukan tuntutan dan dukungan terhadap aktor yang bertipe pemimpin. PERILAKU POLITIK Perilaku politik adalah tingkah laku politikm para aktor politik dan warganegara atau interaksi antara pemerintah danmasyarakat. Liberal : adalah sikapperilaku politik masyarakat yang berrpikir bebas dan ingin maju terus. Posisi horizontal : Komunikator danmasyarakat terlibat menerima danmemberi relatif seimbang sehingga terjadi sharing. kewenangan untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik. Pola-pola linier: arus komunikasi politiksatu arah yang cenderung vertikal. Moderat : adalah perilaku politik masyarakat yang telah cukup puas dengan keadaan dan bersedia maju. tetapi tidak menerima sepenuhnya perubahan apalagi perubahan yang serba cepat seperti kelompok radikal. 2. Status Quo : adalah sikap politik dari warga negara yang sudah puas dengan keadaan yang ada/berlaku dan berusaha tetap mempertahankan keadaan itu. tanggung jawab. pelaksanaan dan penegakan keputusan politik. Aktor bertipe pemimpin yang mempunyai tugas. Bentuk komuniukasi ini merefleksikan nilai feodalistik dan pola kepemimpinan otoriter. tidak anarkis. Sistem ini membagi wilayah negara dalam beberapa daerah pemilihan. kooperatif dll. Radikal : adalah perilaku warganegara tidak puas terhadap keadaan yang ada serta menginginkan perubahan yang cepat dan mendasar. Aktor politik ada dua macam : a. Macam-macam perilku politik : a. Konservatif : adalah sikap perilaku politik masyarakat yang sudah puas dengan keadaan yang sudah ada dan cenderung bertahan dari perubahan. KOMUNIKASI POLITIK Bentuk-bentuk komunikasi politik ada 2 yaitu : 1. c. 2. Makna sosiologis yaitu debat politik harus mampu mewujudkan kehidupan masyarakat yang senakin sadar hak dan kewajibannya. Momunikasi horizontalini meerefleksikan nilai demokrasi. lembaga-lembaga pemerintah. DEBAT POLITIK Debat politik merupakan proses pendewasaan politik masyarakat melalui tukar pikiran yang mengandung mnakna sebagai berikut : 1. memiliki perilkau politikmsantun. antara kelompok dan individu dalam masyarakat dalam proses pembuatan. . b.Mengabungkan antara sistem distrik dengan sistem proporsional.

berkumpul. kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. yaituKemerdekaan berserikan dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dansebagainya ditetapkan dengan undang-undang.dan mengeluarkan pendapat. U Nomor 9 tahun 1998.Dasar hukum debat politik adalah : asal 28 UUD 1945. . yaitu setiap orang berhak atas kebebasan berserikat. berkumpul. dan mengeluarkan pendapat. disebutkan setiap warga negara secara perorangan atau kelompok bebas menyampaikan pendapat sebagai perwujudan hak dan tanggung jawab berdemokrasi dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. etetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia pada pasal 19 menyatakan setiaporang berhak atas kemerdekaan berserikat. asal 28 E ayat 3 UUD 1945.

orde baru. jumlah penduduk banyak. memandang demokrasi sebagai suatu sistem di mana tak seorangpun dapat memilih dirinya sendiri.1. 5. Pemerintahan demokrasi yang kokoh adalah pemerintahan yang sesuai dengan pandangan hidup. Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani 2. yaitu kata demos artinya rakyat dan cratos/kratein artinya pemerintahan/berkuasa. artinya seluruh rakyat terlibat secara langsung dalam masalah kenegaraan. dan pola tindak warga masyarakat yang sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan. dan reformasi 2. Menganalisis pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama. demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi 2. Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari Pendahuluan Demokrasi berasal dari bahasa Yunani. Giovanni Sartori. Bukan kebebasan untuk melakukan hal tanpa batas.3. dan kompromi. International Commision of Jurist (ICJ). Menganalisis budaya demokrasi menuju masyarakat madani Kompetensi Dasar : 2. Budaya Demokrasi. demokrasi langsung tidak dapat dijalankan karena wilayah negara cukup luas. Kebebasan harus digunakan untukhal yang bermamfaat bagi masyarakat. Pada masa modern. kemudian tidak dapat juga untuk merebut dari kekuasaan lain dengan cara-cara tak terbatas dan tanpa syarat. 2. Abraham Lincoln. pola sikap. demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untuk membuat keputusan-keputusan politik diselenggarakan oleh wn melalui wakil-wakil yg dipilih oleh mereka dan bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yg bebas. kesamaderajatan.4. oleh rakyat dan untuk rakyat. . dengan cara tidak melanggar aturan yang berlaku. Ensiklopedi Populer Politik Pembangunan Panca-sila.2. PENGERTIAN BUDAYA DEMOKRASI 1. adalah pola pikir. persamaan dan persaudaraan antar manusia yang berintikan kerjasama. menghargai keanekaragaman. 3. kepribadian. toleransi. dan falsafah bangsanya. Pada masa Yunani Kunosudah berkembang demokrasi langsung. Hal ini terjadi karena wilayah negara sempit dan penduduknya sedikit. 4.BAB 2 Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani Standar Kmpetensi : 2. rakyat melalui suatu lembaga perwakilan (badan-badan perwakilan rakyat) dapat menyalurkan aspirasinya dalam kenegaraan atau serimng disebut demokrasi perwakilan. demokrasi adalah suatu pola pemerintahan dalam mana kekuasaan untuk memerintah berasal dari mereka yang diperintah. sendiri tanpa tekanan dari pihak manapun. saling percaya. tak seorangpun dapat menginvestasikan dia dgn kekuasaannya.

Kebiasaan memberipenalaran akan menumbuhkan kesadaran bahwa ada banyakalternatif sumber informasi dan ada banyak cara untuk mencapai tujuan. apapun kedudukan. Masing-masing orang bebas berbicara. dan jasajasanya. Pemerintahan berdasar hukuk (konstitusi) d. Hak pilih pasif. agar hubungan antar pihak berjalan baik dan tidak menimbulkan benih-benih konplik di masa depan. Menghormati penalaran. kepercayaan. adalah ketinggian tingkat kecerdasan lahir-batin atau kebaikan budi pekerti. dan tidak ada paksaan. pemilu disebut demokratis manakala semua warga negara dewasa menikmati hak pilih pasif dan aktif. yang memperoleh lebih banyak wakildari warga lainnya. adalah keterbukaan untuk menyatakan kebenaran. Menghormati Kejujuran. Hak pilih aktif.1. Ciri pemilu yang demokratis menurut Austin Ranney. 6. artinya tidak boleh ada sekelompok warga negara. adalah penjelasan mengapa seseorang memiliki pandangan tertentu. Pengambilan keputusan atas musyawarah f. Contoh bila harga . adalah Tuhan menciptakan manusia dengan harkat dan martabat yang sama. dll) yang bertentangan atau berbeda dengan pendirian sendiri. b. Kesetaraan bobot suara. mengeluarkan pendapat. Kedaulatan di tangan rakyat b. kebiasaan. Hak pilih umum. 5. Pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia c. Solidaritas. Pemilu yang demkratis. adalah sikap atau sifat toleran. membela tindakan tertentu. Perilaku yang beradab adalah perilaku yang mencerminkan penghormatan terhadap dan mempertimbangkan kehadiran pihak lain yang tercermin dalam sopan santun. Keadaban. mengembangkan kepribadiannya masing-masing. yaitu hak warga negara untuk dapat dipilih menjadi wakil rakyat yang akan duduk di lembaga perwakilan rakyat.dan menuntut hal serupa dari orang lain. beda pendapat. suara tiap-tiapemilih diberi bobot yang sama. Toleran artinya bersikap menenggang (menghargai. adalah : 1. Peradilan yang bebas dan tidak memihak e. 2. Toleransi. Persamaan. 3. Prinsip-prinsip demokrasi secara umum meliputi : a. yaitu hak setiap warga negara untuk dapat memilih atau menggunakan hak pilihnya dalam pemilu untuk memilih wakilnya yang akan mewakilinya di lembaga perwakilan rakyat. Prinsip-prinsip demokrasi Pancasila adalah : a. Adanya partai plitik dan organisasi sosial politik g. sama haknya untuk menduduki jabatan pemerintahan. pandangan. Di dalam masyarakat manusia memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. membiarkan. kelakuan.politik. dan beradab. 4. Solidaritas sebagai perekat bagi pendukung demokrasi agar tidak jatuh kedalam perpecahan. sejarah kehidupan. membolehkan) pendirian (pendapat. adalah kesediaan untuk memperhatikan kepentingan dan bekerjasama dengan orang lain. 2. Kekuasaan suatu negara sebenarnya berada di tangan rakyat atau kedaulatan ada di tangan rakyat.

hukum. dll. 7. Kejujuran dalam penghitungan suara. MACAM-MACAM DEMOKRASI 1. yaitu kekuasaan pemerintahan terbatas dan tidak banyak campur tangan serta tidak bertindak sewenang-wenang terhadap warga negaranya. Tapi pemilu digunakan untuk sarana penggantian kekuasaan secara damai dan terlembaga. Demokrasi konstitusional (demokrasi liberal). Filipina. Demokrasi ini mencita-citakan kehidupan tanpa kelas sosial dan tanpa kepemilikan pribadi. Kebebasan nominasi. Singapura. 6. Kebebasan dalam memberikan suara. pemecahan masalah yang ditawarkan. 8. Pilihan-pilihan itu harus datang dari rakyat sendiri melalui organisasi atau partai politik yang telah diseleksi untuk memdapatkan calon yang mereka pandang mampu menerjemahkan kebijakan organisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. India. 4. menitikberatkan pada upaya-upaya menghilangkan perbedaann pada bidang ekonomi. Indonesia. demokrasi ada 2 macam : a. kecurangan dalam penghitungan suara akan menggagalkan upaya menjelmakan rakyat ke dalam badan perwakilan rakyat. Penyelenggaraan secara periodik.sebuah kursi parlemen adalah 420. 3. serta program kesejahteraan.000 suara. Dari segi idiologi. b. demokrasi yang menghilangkan kesenjangan ekonomi dan sosial. Demokrasi material (negara-negara komunis). Demokrasi ini tidak mengakui hak asasi warga negaranya. kurang persamaan dalam bidang politik bahkan kadang dihilangkan. demokrasi menjunjung tinggi persamaan dalam bidang politik. sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan hati nuraninya. Demokrasi Rakyat (Proletar) adalah demokrasi yang berlandaskan ajaran komunisme dan marxisme. 2. Persamaan hak kampanye. mandiri. Pemilu tidak boleh digunakan oleh penguasa untuk melanggengkan kekuasaannya. Tersedianya pilihan yang signifikan. Negara adalah alat untuk mencapai komunisme yaitu untuk kepentingan kolektifisme.msaka haruis ada jaminan bahwa tak ada sekelompok warga negarapun yang kurang dari kuota tersebut mendaatkan satu atau bahkan lebih di parlemen. Demokrasi ini bertentangan dengan demokrasi konstitusional. pemilu tidak bolrh dimajukan atau diundurka sekehendak hati penguasa. para pemilih harus dihadapkan pada pilihan-pilihan atau calon-calon wakil rakyat atau partai politik yang berkualitas. persamaan dibidang politik. 2. Penganut demokrasi ini adalah Negara-negara eropa barat. 3. Demokrasi gabungan (negara-negara nonblok). Amerika serikat. tanpa upaya untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. para pemilih dapat menentukan pilihannya secara bebas. Kekuasaan dibatasi oleh konstitusi. Pengelompokan Demokrasi : . 5. pPakistan. Berdasarkan titik perhatiannya demokrasi ada 3 macam : 1. Pemantau independen dapat menopang perwujudan kejujuran dalampenghitungan suara. melalui kampanye mereka memperkenalkan program kerja kepada rakyat pemilih. Demokrasi Formal ( negara-negara liberal).

seperti berkumpul. 2. adalah jaringan kerja yang komplek dan organisasi-organisasi yang dibentuk secara sukarela. keswasembadaan. beroposisi. . Indonesia : 1. berswadaya. 4. Pemerintahan berdasar konstitusi. perlindungan kaum cacat. Adanya kedaulatan rakyat. Adanya jaminan hak asasi manusianya. kemandirian yang tinggi berhadapan dengan negara. c. suku. Pemilihan umum yang bebas dan jujur serta adil.Demokrasi ada 2 macam : 1. adalah kehidupan sisial terorganisasi yang terbuka. 3. otonom dari negara. perlindungan etnis minoritas. Patrick. tapi belum tentu menerapkan prinsip demokrasi dengan baik dan benar. Pengakuan terhadap hak-hak politik. 6. sukarela. Yayasan penyelenggara pendidikan. MASYARAKAT MADANI (Civil Society) Pengertian Masyarakat madani : 1. 7. Adanya saran atau kritik rakyat terhadap kinerja pemerintah melalui media massa sebagai alat penyalur aspirasi rakyat. 5. siapapun melanggar hukum harus mendapat sanksi menurut hukum yang berlaku. korban diskriminasi. b. terikat pada hukum. Gerakanperlindungan konsumen. Demokrasi Terpimpin 3. Negara Liberalis dan Komunis/Sosialis b. Civil Society. dan terikat dengan norma atau hukum yang berlaku. Perkumpulan/jaringan perdagangan. Komunis/Marxisme atau Demokrasi Proletar PRINSIP BUDAYA DEMOKRASI Banyak negara mengaku sebagai negara demokrasi. 2. seperti perlindungan perempuan. dan sebaliknya. 8. merupakan hak dasar yang melekat sejak lahir merupakan anugerah Tuhan YME yang tidak boleh dirampas oleh siapapu termasuk oleh negara. Perkumpulan keagamaan. agar pemerintgah tidak menyalahgunakan kekuasaan seweang-wenang terhadap rakyat. lahir secara mandiri. kepercayaan. Demokrasi Pancasila 2. adalah wilayah kehidupan sosial yang terorganisasi dan bercirikan sukarela. Hikam. 3. Demokrasi Liberal 2. melalui demokrasi itu sendiri. yang berbeda dari lembagalembaga negara yang resmi. bertindak secara mandiri atau dalam bekerjasama dengan lembaga-lembaga negara. Prinsip-prinsip demokrasi antar lain : 1. Konstitusional a. civil society atau masyarakat madani. asosiasi penerbitan d. budaya yang membela hak kolektif. Lary Diamond. Pengawasan atau kontrol rakyat terhadap pemerintah.S. Persamaan kedudukan di depan hukum. agar tidak tewrjadi diskriminasi dan ketidakadilan. Mohammad A. Civil Society. keswadayaan. berserikat dan mengeluarkanpendapat. Contoh menurutnya adalah : a.

Lahir secara mandiri.  Presiden hanya sebagai kepala negara. 3. Kebijakan beberapa perdana menteri cenderung menguntungkan partainya.  Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh badan pengadilan yang bebas. Pers bebas dan banyak kritik di surat kabar.  Jika kabinet bubar maka presiden menunjuk formatur kabinet untuk menyususn kabinet baru. Hal-hal negatif yang terjadi selama berlakunya sistem parlementer : 1. dibentuk oleh masyarakat sendiri tanpa campur tangan negara. Keanggotaan bersifat sukarela. Demokrasi parlementer / liberal (RIS dan UUDS 1950). Sedikit ketegangan diantara umat beragama. Sebagian condong ke kabinet Wilopo sebagian condong ke Presiden Soekarno. . Tunduk pada hukum yang berlaku atau norma yang disepakati bersama. maka DPR atau parlemen dibubarkan dan diadakan pemilihan umum.  Jika DPR atau parlemen mengajukan mosi tak percaya pada kabinet yang baru. DI/TII 5. 2. 3.  Kekuasaan eksekutif dijalankan oleh kabinet/Dewan menteri dibawah pimpinan Perdana menteri dan bertanggung jawab pada parlemen. Cara kerja:  Kekuasaan legislatif dijalankan oleh DPR. Masa Orde Lama : a. PELAKSANAAN DEMOKRASI DI INDONESIA 1. atas kesadaran masing-masing anggota.Ketidak serasian hubungan antara dalam tubuh angkatan bersenjata. Pemerintah pusat mendapat tantangan dari daerah seperti pemberontakan Permesta dan PRRI. Jumlah sekolah bertambah 4. kepala pemerintahan dipegang Perdana Menteri. pada masa ini Indonesia memakai sistemdemokrasi parlementer. Badan peradilan menikmati kebebasannya dalam menjalankan fungsinya. Hal-hal positif yang terjadi dimasa demokrasi parlementer : 1. 2. 4. 5.  Jika DPR atau parlemen menilai kinerja menteri kurang bauik maka parlemen mengajukan mosi tak percaya. maka menteri harus meletakkan jabatannya. Perdebatan terbuka antara Soekarno dengan tokh Masyumi yaitu Isa Anshary tentang penggantian dasar negara yang lebih Islami apakah akan merugikan umat agama lain atau tidak.CIRI-CIRI MASYARAKAT MADANI / CIVIL SOCIETY : 1. partai politik yang menuasai suara mayoritas di DPR membentuk kabinet. Mencukupi kebutuhannya sendiri (swadaya) tidak bergantung bantuan pemerintah. 4. Bebas dan mandiri dari kekuasaan negara sehingga berani mengontrol kebijakan negara. selama kurun waktu 1950 -1959 telah terjadi tujuh kali pergantian kabinet. Kabinat dan ABRI berhasil mengatasi pemberntakan RMS. Masa kampanye jadi panjang (1953-1955). sehingga meningkatnya ketegangan di masyarakat. 6. 2. 3. 5. Usia atau masa kerja kabinet rata-rata pendek.

2. yaitu ulasan surat kabar dibatasi atau tidak boleh menentang kebijakan pemerintah. Berhasil menyatukan Irian Barat kepangkuan Indonesia dari phak Belanda. Keberhasilan yang capai di masa Demokrasi terpimpin. 19 tahun 1964 menyatakan demi kepentingan revolusi. sistem pemerintahannya adalah Demokrasi. Padahal dalam UUD 45 menyatakan Presiden tidak dapat membubarkan DR. Presiden bersama DPR membuat UU. Presiden dibantu para menteri dalam menjalankan kekuasaan Eksekutif dan Kekuasaan Yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya secara independen bebas dari pengaruh lembaga lainnya.Pengutamaan fungsiPresiden seperti :  Pimpinan MPR. 3.21 Mei 1998 . dengan mamakai UUD 1945 oleh sebab itu demokrasi ini didasarkan atas Pancasila dan UUD 1945. dan mengeluarkan pendapat.  Demokrasi tidak dipimpinhikmat kebijaksanaan. MPR harus berfungsi sebagai lembaga tertinggi negara yang memilih dan mengangkat presiden. oleh karena itu presiden wajib tunduk dan bertanggung jawab kepada MPR.6. Pada waktu itu sesuai dengan UUD 1945 maka bentuk negara adalah Kesatuan. Demokrasi Pancasila di Masa Orde Baru 11 Maret 1966 . Minoritas Tionghoa mendapat perlindungan dari pemerintah. Dari kenyataannya demokrasi terpimpin ini menyimpang dari prinsip negara hukum dan demokrasi berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pengekangan hak di bidang politik yaitu berserikat. Demokrasi Terpimpin 5 Juli 1959-1966: Mulai dijalankan sejak dekrit presiden 5 Juli 1959. Presiden berhak mencampuri proses peradilan. Berhasilmenumpas pemberontakan DI/TII yang telah berlangsung 14 tahun. Pembentukan lembaga negara Ekstrakonstitusional ( diluar UUD 1945) seperti pembentukan Front Nasional yang dimamfaatkan oleh partai komunis sebagai ajang mempersiapkan pembentukan negara komunis indonesia. 7.pemerintahannya adalah Republik. tetapi dipimpin oleh presiden selaku panglima tertinggi ABRI. Pelanggaran prinsip kebebasan kekuasaan kehakiman : dimana UU No. bila DPR tidak menyetujui angaran yang diajukan pemerintah maka pemerintah menggunakan anggaran tahun lalu. Dan hal ini bertentangan dengan ketentuan UUD 1945. 5. Dalam UUD 1945 indonesia juga adalah negara hukum. berkumpul. 4. 3. DPR dan lembaga lainnya di setarakan dengan menteri dan berada di bawah Presiden. Banyak hal yang seharusnya diatur dalam UU namun hanya ditetapkan lewat Penetapan Presiden.Pelampauan batas wewenang presiden.  Pembubaran DPR tahun 1960 oleh presiden setelah menolak Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diusulkan pemerintah. Sehingga peradilan sering dijadikan untuk menghukum lawan politik dari pemerintah. Nama baik indonesia di Internasional dan berhasil melaksanakan Konferensi Asia Afrika di Bandung April 1955. 1. 2. 2. Penyimpangai itu antara lain : 1.

MA. Dimasa orde baru ada upaya penanaman nilai Pancasila kepada seluruh rakyat dengan cara indoktrinisasi P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalasn Pancasila). Pemilu yang tidak demokratis. 5. Pemuilu yang tertib dan bersih berhasil dilaksanakan tanggal 7 Juni 1999 diikuti 48 partai politik dan Gus Dur terpilih sebagai presiden dan dicopot tahun 2001 dari presiden fdan digantikan oleh Megawati. umum.Pembentukan lembaga ektrakonstitusional. aparat borokrasi dan militer melakukan cara-cara untuk memenangkan Golkar. jujur dan adil. pers bebas tetapi pemerintah dapat membreidel penerbitan Pers (Tempo.krisis moral. utnuk mengamankan pihak-pinak yang pootensial nejadi oposisi pebnguasa. Hak parpol dan rakyat pemilih dimanipulasi untuk kemenangan Golkar. Golkar. Pegawai negeri dan ABRI harus menmdukung Golkar (partai penguasa). Korupsi. Sejak tahun 1973 jumlah parpol di indonesia hanya 3 (PPP. 3. bebas. Sinar Harapan. sebab demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang dijiwai oleh pancasila terutama sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Pembatasan hak-hak politik rakyat. Tujuan pemilu adalah untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat.sekarang Mundurnya Soeharto yang digantikan BJ. rakyat sengsara. untukmelanggengkan kekuasaannya pemerintah membentuk KOPKAMTIB (Komando Pengendalian Keamanan dan Ketertiban). Dewan Perwakilna Daeara.antara lain : 1. Akibat penggunaan kekuasaan yang terpusat dan tak terkontrol. Pengkritik pemerintah dikucilkan secara politik. DPRD. kepercayaan. 2. I yang merupakan bagian dari pemerintah daerah sebagai bawahan presiden. 4. maka KKN meraja lela. Demokrasi Pancasila di masa transisi/reformasi 22 Mei. Ada perlakuan diskriminatif terhadap anak keturunan PKI. secara formal kekuasaan negara dibagi ke beberapa lembaga negara seperti MPR. PDI). Habibi yang memerintah sekitar 18 bulan.Hal-hal yang terjadi di masa oerde baru adalah : Pelaksanaan demokrasi di indonesia baik di masa Orde baru maupun reformasi sermua menamakannya demokrasi Pancasila.dll). taoi dalam praktiknya presiden dapayt mengendalikan lembaga tersebut. Kehidupan politik di masa orde baru terjadi penyimpangan-penyimpangan dari cita-cita Pancasila dan UUD 1945. Anggota MPR dari Utusan daerah dapat dikendalikan oleh presiden karena dipilih oleh DPRD Tk. Anggota MPR yang diangkat dari ABRI adalah dibawah presiden sebab presiden sebagai panglima tertinggi ABRI. Kolusi dan Nepotisme (KKN). yang berkemanusiaan yang adail dan beradab. DPR. menjerumuskan rakyat kepada krisis multidimensi berkepanjangan. 4. ber Ketuhanan Yang Maha Esa. Jumlah . Pemusatan kekuasaan di tangan presiden. dll). PEMILU WUJUD BUDAYA DEMOKRASI DI INDONESIA Penyelenggaraan pemilu tahun 2004 diatur dalam UU no 12 tahun 2003 tentang pemilu sebagai wujud pelaksanaan pasal 1 ayat 2 UUD 1945. persatuan indonesia dan yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. yang dilaksanakan dengan Langsung. Editor. rahasia.

b. dan DPRD disebutkan sebagai berikut : 1. Menurut UU RI No. sedang hak pasif adalah hak warganegara dalam pemilu untuk dapat dipilih menjadi anggota DPR/MPR. b. DPRD Provinsi terdiri dari anggota partai politik peserta pemilu yang dipilih berdasarkan hasil pemilu : a. Keanggotaan DPD diresmikan oleh keputusan Presiden d. Keanggotaan DPRD diresmikan dengan keputusan Menteri dalamNegeri atas nama presiden c. DPRD TK. Konstitusinil : UUD 1945 3. c. DPR terdiri dari anggpota partai politik peserta pemilu yang dipilih melalui pemilu : a. DPR. DPRD TK I sekurang-kurangnya 35 orang dan paling banyak 100 kursi. b. maka hendaknya masyarakat dapat : a. DPD. Anggota DPD dari setiap provinsi ditetapkan sebanyak 4 kursi b. Menghormati badan permusyawaratan/perwakilan.anggota DPR ditetapkan 550 kursi. Menerima dan melaksanakan hasil keputusan yang telah dilakukan secara demokratis. Anggota DPRD Kabupaten/Kota berdomisili di kota kabupaten bersangkutan. Menggunakan hak memilih dan dipilih sebaik-baiknya. Anggota DPR berjumlah 550 kursi b. dengan itikad baik dan tanggung jawab. Sehubungan denga hak pilih dan memilih. Anggota DPRD Kabupaten/Kota berjumlah minimal 20 kursi dan sebanyak-banyaknya 45 kursi. Operasional : Tap MPR no III/MPR/1998. UU no. Pemilu adalah sarana untuk mewujudkan pelaksanaan UUD pasal 1 ayat 2 yaitu kedaulatan ditangan rakyat dan dilakukan menurut Undang-Undang. Keanggotaanya diresmikan dengan keputusan Gubernur atas nama presiden. Jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh melebihi sepertiga anggota DPR. 12 tahun 2003 tantang Pemilihan Umum. Dalam pemilu rakyat memiliki hask pilih aktif dan pasif. Anggota DPRD Provinsi berjumlah minimal 35 kursi dan sebanyak-banyaknya 100 rang. Keanggotaan DPR diresmikan dengan keputusan presiden c. Landasan Pemilu Di Indoneia : 1. tentang susunan dan kedudukan MPR. II/ Kota sekurang-kurangnya 20 kursi dan paling banyak 45 kursi. UU No. DPD rterdiri atas wakil-wakil daerah provinsi yang dipilih melalui pemilu : a. DPRDD kabupaten/Kota terdiriatas anggota partai politik peserta pemilu yang di[ilih melalui pemilu : a. Anggota DPR berdomisili di ibukota negara RI 2. Anggota DPRD provinsi berdomisili di ibukota provinsi. 4.am pemilu yang akan dudum. Idiil : Pnacasila 2. Aktif adalah hak rakyat untuk dapat memilih wakilnya da. 22 Tahun 2003. 31 tahun 2002 tentang Partai politik. Anggota DPD berdomisili di daerah pemilihannya dan selama bersidang bertempat di ibukota RI 3. . c. c. di DPR.

Negara di tuntut untuk lebih aktif dalam rangka menyaring dan mengendalikan setiap informasi yang masuk. keadilan pada hakikatnya adalah memperlakukan seseorang atau pihak lain sesuai dengan haknya. Seperti Menurut W. dan GBHN. akan memberikan ruang gerak bagi masuknya budaya-budaya barat yang sama sekali berbeda dengan budaya masyarakat Indonesia. Akan tetapi keterbukaan akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan di suatu negara baik dari aspek social budaya. dan mau menerima pendapat dari orang lain. rendah hati.Keadialn Kodrat Alam adalah memberi sesuatu sesuai dengan yang diberikan orang lain kepada kita. Di lihat dari aspek ideology. adil. Maka.Bab 3 Keterbukaan dan Keadilan A. mempunyai arti kejujuran. 3. Pancasila yaitu sila kedua dan kelima 2. keterbukaan akan memberikan ruang bagi tumbuh dan berkembangnya ideologi-ideologi dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian suatu bangsa Indonesia. Keterbukaan dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 1. GBHN 1999-2004 tentang visi Banyak ahli mencoba memberikan pendapat tentang kata “adil” atau keadilan. munculnya era keterbukaan akan membawa dampak yang sangat buruk apabila kita tidak dapat mempersiapkan diri. sepatutnya tidak sewenang-wenang dan tidak memihak. Aritoteles 1. Hakikat keadilan dalam Pancasila. Pengertian Keterbukaan Keterbukaan adalah suatu sikap dan perilaku terbuka dari individu dalam beraktifitas yang merupakan perwujudan sikap jujur.J. UUD 1945.S. dan keikhlasan yang tidak berat sebelah.Keadilan Komutatif adalah perlakuan terhadap seseorang yang tidak melihat jasa-jasa yang dilakukannya. 1. .Keadilan Distributif adalah perlakuan terhadap seseorang sesuai dengan jasa-jasa yang telah dibuatnya. Poerwodarminto kata adil berarti tidak berat sebelah. Pengertian Keadilan Dalam kamus umum bahasa Indonesia. 2. dengan diadakannya keterbukaan akan mengakibatkan hilangnya perbedaan social. 2. kata keadilan berasal dari kata dasar ”adil”. Pembukaan UUD 1945 yaitu alinea II dan IV 3. Sehingga keadilan mengandung pengertian sebagai suatu hal yang tidak berat sebelah atau tidak memihak dan tidak sewenang-wenang. kata adil terdapat pada : 1. Berikut ini beberapa pengertian keadilan menurut para ahli. Oleh sebab itu. ketulusan.

social-budaya. 6.Keadilan Konvensional adalah seseorang yang telah menaati segala peraturan perundangundangan yang telah diwajibkan.Keadilan social. menjadi dasar atau pedoman dalam dialog dan berkomunikasi. 4. mau mengakui kelemahan atau kekurangan dirinya atas segala yang dilakukan. 7. Ciri-ciri Keterbukaan keterbukaan merupakan sikap yang dibutuhkan dalam harmonisasi kehidupan bermasyarakat. 8. toleransi dan tenggang rasa terhadap orang lain. yaitu apabila seseorang telah mampu melaksanakan perbuatan adil berdasarkan tata cara yang telah diterapkan. Berdasarkan panjelasan tersebut. berterus terang dan tidak menutup-nutupi kesalahan dirinya maupun yang dilakukan orang lain. 3. 5. bersikap hati-hati dan selektif dalam menerima dan mengolah informasi dari mana punsumbernya. yaitu suatu perbuatan dapat dikatakan adil secara moral apabila telah mampu memberikan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajibannya. terbuka dalam proses maupun kebijakan public.keadilan individual. mau berkerja sama dan menghargai orang lain. berbangsa. 4.panitia Ad-hoc MPRS 1966 1.yaitu keadilan yang pelaksanaanya tergantung pada struktur yang terdapat pada bidang politik ekonomi. B.4. 3. maka ciri-ciri keterbukaan adalah : 1. sangat menyadari keberagaman dalam berbagai bidang kehidupan.Keadilan Moral. tidak merahasiakan sesuatu yang berdampak pada kecurigaan orang lain. 9. 2. 2. menambahkan keadilan legalitas atau keadilan hukum yaitu suatu keadan dikatakan adil jika sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Keadilan Prosedural.Keadilan Menurut Teori Perbaikan adalah seseorang yang telah berusaha memulihkan nama baik orang lain yang telah tercemar. Plato 1. Keterbukaan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 1. 5. 2. yaitu keadilan yang bergantung pada kehendak baik atau kehendak buruk masing-masing individu. Notonegoro. dan ideologi. Thomas Hobbes menjelaskan suatu perbuatan dikatakan adil apabila telah didasarkan dengan perjanjian yang disepakati. . 2. 5. dan bernegara.

terwujudnya nilai agama dan nilai budaya bangsa. Dalam kehidupan berbangsa. kita harus ikut serta secara aktif dalam upaya meningkatkan jaminan keadilan. Maka untuk mewujudkan sikap terbuka dibutuhkan kondisi sebagai berikut : 1. Sedangkan dalam kehidupan bernegara. 3. ketidakadilan dapat menimbulkan perilaku anarkis dan pertikaian antar golongan. pertentangan. 2. C. Partisipasi secara dua arah diperlukan agar . sikap terbuka harus dilaksanakan oleh setiap warga Negara. termasuk oleh pemerintah. Sikap Terbuka dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam kehidupan brbangsa dan bernegara. Hal ini penting agar keterbukaan tida hanya terjadi di lingkungan masyarakat tetapi lebih jauh lagi keterbukaan harus juga berjalan dalm penyelenggaraan pemerintahan. terwujudnya penyelenggara Negara yang mampu memahami dan mengelola kemajemukan bangsa secara baik dan adil. Jaminan Keadilan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Sebagai warga negara. mau dan mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Sikap terbuka adalah sikap untuk bersedia memberitahukan dan sikap untuk bersedia menerima pengetahuan atau informasi dari pihak lain. 2. Dengan demikian keadilan adalah persyaratan bagi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan negara kita. 2. terwujudnya sila persatuan Indonesia yang merupakan sila ketiga sebagai landasan untuk mempersatukan Indonesia. serta untuk menghindari konflik. Setiap penyelenggaraan pemerintahan harus dilakukan secara terbuka dan dapat di pantau olehwarga Negara.Sikap adil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Ketidakadilan dapat menciptakan kecemburuan. 5. pulihnya kepercayaan masyarakan kepada pemerintah. Dengan dilakukannya hal ini maka kemungkinan terjadinya penyimpangan-penyimpangan dalm penyelenggaraan Negara dapat di perkecil. 4. mempererat hubungan toleransi. sikap terbuka diperlukan terutama dalam hal menjagakeutuhan bangsa. Partisipasi warga negara juga mutlak diperlukan.10. bahkan dalam pertikaian antar suku bangsa dapat menyebabkan perpecahan wilayah. Keadilan dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara 1. kesenjangan dan disintegrasi bangsa. Jaminan keadilan bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. terwujudnya demokrasi yang menjamin hak dan kewajiban masyarakat. perbuatan tidak adil dapat menyebebkan negara mengalami hambatan dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga mengalami keterpurukan dan berdampak pada penderitaan rakyat.

Dengan partisipasi pemerintah dan warga negara dalam meningkatkan jaminan keadilan diharapkan rasa keadilan dapat benar-benar dirasakan oleh warga negara. Partisipasi warga negara dalam upaya peningkatan jaminan keadilan dapat dilakukan dengan melakukan cara-cara berikut ini. asas larangan kesewenang-wenangan. terwujudnya rasa keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diharapkan dapat mendorong terjadinya pemerataan kesejahteraan di Indonesia. Dalam hokum. 1. Dalam rangka jaminan keadilan suatu Negara diperlukan pertauran yang disebut undangndang atau hokum. bahwa hokum harus adil. asas larangan penyalahgunaan wewenang (detoumement de pouvoir). apabila seseorang mendapatkan ketidakadilan. Menaati setiap peraturan yang berlaku di negara Republik Indonesia. Asas yang menghendaki agar sikap dan keputuusan pejabat administrasi Negara yang mana pun tidak boleh menimbulkan keguncangan hukum atau status hukum. Asas ini menyatakan bahwa penyalahgunaan wewenang terjadi bilamana suatu wewenang oleh pejabat yang bersangkutan dipergunakan untuk tujuan yang bertentangan atau menyimpang dari apa yang telah ditetapkan semula oleh undang-undang. 3. asas kepastian hukum (principle of legal security = Rechts zekerheid beginsed) . Keputusan sewenang-wenang adalah keputusan yang tidak mempertimbangkan semua factor yang relevan secara lengkap dan wajar sehingga secara akal kurang sesuai. Asas ini menyatakan bahwa tindakan disiplin yang dijatuhkan oleh pejabat administrasi Negara harus seimbang dengan kesalahan yang dibuatnya. tuntutan keadilan memiliki dua arti : 1. . diantaranya : 1. 4. Tujuan pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial harus terwujud. 3. Pelaksanaan jaminan keadilan di tuntut oleh pemyelenggara Negara yang baik yang di dasarkan kepada beberapa asas umum. 2. asas kesamaan. 5. dalam arti formal. bahwa keadilan menuntut agar hokum berlaku secara umum. Selain itu. Oleh karena itu. ia berhak mengajukan tuntutan. Menghormati setiap keputusan hukum yang dibuat oleh lembaga peradilan. 2. Hal ini sangatlah penting mengingat masih banyak terjadi kesenjangan ekonomi yang cukup mencolok dalam masyarakat. Memahami dan menghormati hak dan kewajiban setiap warga negara.jaminan keadilan dapat berjalan dengan efektif. 5. asas keseimbangan. dalam arti material. 4. 2. Memberikan pengawasan terhadap jalannya proses-proses hukum yang sedang berlangsung. Hokum merupakan system norma yang mengatur kehidupan dalam masyarakat. Memberi dukungan terhadap pemerintah dalam upaya meningkatkan jaminan keadilan. Dalam asas ini dinyatakan bahwa pejabat administrasi Negara menjatuhkan keputusan tanpa pandang bulu.

Asas ini menghendaki adanya pemberian kebebasan yang seluas-lasnya kepada warga masyarakat untuk kebenaran. asas perlakuan yangjujur. undang-undang nomor 39 tahun 2000 tentanghak-hak asasi manusia 7. 9. berhak menuntut ganti kerugian dan rehabilitas{“. undang-undang nomor 26 tahun 2002 tentang pengadilan hak asasi manusia 8. maka keputusan tersebut secaraotomatis menjadi berat. bidang pertahanan Negara (pasal 30) 6. dan mental aparatpenegak hukum (polisi. 7. asas meniadakan akibat suatu keputusan yang batal. dituntut. jaksa dan hakim ) Sangat menentukan jalannya “jaminan keadilan” yang di butuhkan masyarakat bila berurusan dengan hukum agar “tata asas” dan “tata aturan”. undang-undang nomor 35 tahun 1999 tentang kekuasaan kehakiman 6. fisik. undang-undang nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum 5. atau karena kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yang diterapkan. asas bertindak cermat. 4.bidang hak asasi manusia (pasal 28 A -28 J) 4. bidang pendidikan dan kebudayaan (pasal 31 dan 32) 7. undang-undang nomor 3 tahun 2003 tentang pertahanan Negara 10. tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia. bidang keagamaan (pasal 29) 5. undang-undang : 1. undang-undang nomor 31 t ahun 2003 tentang partai politik 9. ditahan. ataupun diadili tanpa alas an yang berdasarkan undang-undang. undang-undang nomor 8 tahun 1981 tentang kitab undang-undang hukum acara pidana (KUHAP) 2.6.bidang politik (pasal 28) 3. Dengan maksud keputusan bahwa centrale raad van beroep. undang-undang tahun 1998 tentang konvensi menentang penyiksaan dan perlakuan atau penghukuman lain yang kejam. yang berbunyi “ seorang yang ditangkap. . yang membuat asas ini memperoleh pengaturanya dalam pasal 9 ayat 1 undang-undang nomor 14 tahun 1970. Merupakan tindakan aktif dan positif pejabat administrasi Negara adalah penyelenggara kepentingan umum. antara lain : a. undang-undang dasar 1945 : 1. undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional. undang-undang nomor 14 tahun 1985 tentang mahkamah agung 3. Jaminan keadilan bagi warga Negara dapat ditemukan dalam beberapa contoh peraturan perundang-undangan.bidang hukum dan pemerintahan (pasal 27) 2. 8. Jika pejabat administrasi Negara telah mengambil keputusan dengan kurang hati-hati sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Kesiapan infrastruktur. asas penyelenggaraan kepentingan umum. bidang kesejahteraan social (pasal 33 dan 34) b.

Jika kita amati lebih jauh keadaan negara kita ini. 2. semua kebijaksanaan publik dan dan peraturannya membutuhkan dukungan masyarakat untuk bisa efektif.Sikap keterbukaan yang di tuntut kepada aparat penegak hukum adalah adanya transparasi. musuh terbesar bangsa adalah ketidakadilan. pertentangan antar suku bangsa dalam perpecahan wilayah bersumber dari ketidakadilan. Berbagai aspirasi yang telah menjadi keputusan bersama dapat menjadikan bangsa ini mudah mencapai suatu keadilan. Pada dasarnya kebijakan publik dan peraturan pelaksanaan yang mengikutinya memuat arahan umum serta ketentuan yang mengatur masyarakat. Persatuan bangsa dan keutuhan negara hanya akan terwujud jika tedapat keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sebaliknya.2 Sikap Yang Dilakukan Untuk Mencapai Keterbukaan dan Jaminan Keadilan Selain keterbukaan dalam hidup berbangsa dan bernegara. kemudian dijadikan suatu keputusan bersama yang bermanfaat. Selain itu. dan peranan yang sama ketebukaan yang mensyaratkan kesediaan semua pihak untuk menerima kenyataan merupakn pluralitas. Keadilan merupakan unsur yang sangat esential dalam kehidupan manusia. Sehubungan dengan itu. Pemerintahan okhlokrasi di gambarkan sebagai suatu pemerintahan yang banyak diwarnai dengan kekacauan. tetapi rakyat tidak tau arahnya sehingga merekaakan mudah kehilangan kendali dan emosianal. Aspirasi dan pendapat itu ditampung dan diseleksi. persatuan akan lebih mudah terwujud. KESIMPULAN DAN PENUTUP KETERBUKAAN DALAM KEHIDUPAN KETERBUKAAN DAN JAMINAN KEADILAN 2. Penentangan oleh masyarakat tehadap sejumlah kebijaksanaan dan peraturan yang ada secar empirik lebih banyak dikarenakan oleh kurangnya keterlibatan publik dalam tahap kebijaksanaan. kesenjangan. Ketidakadilan dapat menciptakan kecemburuan. Jika hal itu dibiarkan begitu saja maka makin besar keinginan rakyat untuk selalu mengadakan pembaharuan.Dalam kehidupan sekarang. Jika masyarakat suatu bangsa telah ikut berperandan munyumbangkan aspirasi dan pendaptnya. Akibatnya. dan profesionalisme dalam bekerja serta hasil kinerja yang optimal. Rakyat cenderung ingin membentuk suatu wadah dengan kebijakan sendiri. masyarakat akan lebih mudah dalam menyampaikan aspirasi dan pendapat yang membangun. Karena diperlakukan . dan korupsi yang merajalela sehingga hukum dan keadilan sulit ditegakkan. tujuan. pertentangandan disintegerasi bangsa. Hal itu dikarenakan mereka merasa mempunyai cita-cita. Semua orang berharap mendapatkan jaminan dan rasa keadilan. tidak kalah pentingnya adalah menciptakan keadilan. kebobrokan. di dalamnya juga muncul perbedaan pendapat. jika keterbukaan dan jaminan keadilan selalu dipupuk dan diperhatikan akan menghasilkan suatu kebijakan publik dan peratruran umum yang mengatur masyarakat dengan baik. timbul konflik yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. akuntabilitas.1 Pentingnya Keterbukaan dan Jaminan Keadilan Dengan keterbukaan dan jaminan keadilan.

.tidak adil. Dengan demikian. keadilan adalah prasyarat bagi terwujudnya persatuan bangsa dan keutuhan negara. antara anak bangsa dapat bertikaidan antar golongan saling berseteru.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful