TAKHRIJ HADITS TENTANG KEPEMIMPINAN A. Pendahuluan Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat selalu membutuhkan adanya pemimpin.

Di dalam kehidupan rumah tangga diperlukan adanya pemimpin atau kepala rumah tangga, begitu pula halnya di masjid sehingga shalat berjama‟ah bisa dilaksanakan dengan adanya orang yang bertindak sebagai imam, bahkan perjalanan yang dilakukan oleh tiga orang muslim, harus mengangkat salah seorang diantara mereka sebagai pemimpin perjalanan. Ini semua menunjukkan betapa penting kedudukan pemimpin dalam suatu masyarakat, baik dalam skala kecil apalagi skala besar. Untuk tujuan memperbaiki kehidupan yang lebih baik, seorang muslim tidak boleh mengelak dari tugas kepemimpinan. Dalam hadis dijumpai bahwa landasan setiap manusia adalah pemimpin dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpinnya. Namun hadis tersebut belum merinci lebih detail siapa saja yang sebenarnya dikatakan sebagai pemimpin dan bagaimana pemimpin itu mengemban tugas dan tanggungjawabnya. Redaksi hadis dapat diketahui dari kalimat ” kullukum ra‟in wakullukum masulun ”. Hadis dengan redaksi tersebut dapat dijumpai dalam kitab hadis standar dari shahih Al Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, Abu Dawud dan Ahmad. Berangkat dari hal tersebut, makalah ini membahas tentang kepemimpinan dalam Islam meliputi siapa yang termasuk sebagai pemimpin dan apa tugas dan tanggung jawabnya. B. Redaksi Sanad dan Matan 1. Jalur Ahmad

َ:ََ َََ ََ ََ ََ َََ َ ‫َ َثََ َْ ََ َََ َْبََرَ َيَو َ َََْ َ َ َََْ ََ َ َ َ ََ َ ََ ََىَاهللَعلْيو و سلم قال‬ ‫حد ناَإساعْيل أخ ناَأ َبَعن نافعَعن بن عمرَأن النب صل‬ ْ ََ َ ‫ََ َ َْ َر َ َوََ َ َْ َ َ َْؤو َ ََ َْ َْيَ َ َ َ َ َْ َ َ َ َ َ َ َر َ َوَ َ َ َ َْؤو َ َ َ َْ َرَََ َ َوالر‬ ‫كلكم َاع كلكم مسَ َْل فالم ر الذي على الناس َاع َىو مسَ َْل عن َعيتو َ َجل‬
1

‫ر َ َ َ َ ََ َْ َ َبَََ َ َوَ َ َ َ َْؤو َ َواَْ ََرََ َر ََ َ َ َ َ َبََ َ َزو َ َاَوَ َ َ َ َْئَوَ َ َواَْ ََ َ َر ََ‬ ‫َاع على أىل ْيتو َىو مسَ َْل َ لم ْأة َاعية على ْيت ََجه َىي مس َْلة َ لعْبد َاع‬ ‫ْ‬ ‫على مال سيده َىو مسَ َْل أل فكلكم َاع كلكم مسَ َْل‬ ‫َ ََ َ ََ ََ َََوَ ََ َ َْؤو َََ َََ ََ َ ََْر َ َوََ َ ََْ َ َْؤو َ‬
‫‪2. Jalur Al Bukhari‬‬

‫َ َثََ ََ َ َ َْبََرَ ََ َ َ َ َْبََرَ َو َ َ َ َ ََْ َ َْ ََ َ َ َعَ َ َ َْ َ َ َ َ َ َر َ َ َاهللَ‬ ‫حد ناَعْبدانَأخ ناَعْبد اهللَأخ ناَم َْسىَبن عقبةَعن نافع ن ابن عمر َضي‬ ‫َْنَ َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ َََ َ َ َ َ ََ َ ََ َ ََ َ َْ َر َ َوََ َ َْ َ َ َْؤو َ َ َ َْ َرَََ ََ‬ ‫ع هماَقال:َعن النب صلى اهللَعلْيو و سلم قال:َكلكم َاع كلكم مسَ َْل عن َعيتو‬ ‫َْ َْيَ َ َر َ َوالر َ َ َرا َ َ َ َ ََ َْ َ َبََََ َواَْ ََرََ َر َََ َ َ َ َبََ َ َزو َ َاَووَ ََ ََ ََ َ َْ َر ََ‬ ‫الم ر َاع َ َجل َع على أىل ْيتو َ لم ْأة َاعية على ْيت ََجه َ َلده فكلكم َاع‬ ‫ْ‬ ‫كلكم مسَ َْل عن َعيتو‬ ‫َوََ َ ََْ َ َْؤو ََ َ ََْرَََ َ‬
‫‪C. Penelitian Sanad dan Matn‬‬ ‫‪1. Skema Sanad‬‬ ‫‪a. Jalur Ahmad‬‬ ‫‪Nabi SAW‬‬
‫سعت‬ ‫‪Abdullah Ibn Umar Ibn Khatab‬‬ ‫)‪(w. 73 H‬‬ ‫عن‬ ‫‪Nafi‟ Mauli Ibn Umar‬‬ ‫)‪(w. 117 H‬‬ ‫عن‬ ‫‪Ayub Ibn Abi Tamimah‬‬ ‫)‪(w. 131 H‬‬

‫اخبرنا‬
‫‪Ismail Ibn Ibrahim‬‬ ‫)‪(w. 193 H‬‬

‫حدثنا‬
‫‪Ahmad‬‬ ‫)‪(w. 241 H‬‬
‫2‬

141 H) ‫اخبرنا‬ Abdullah (w. 256 H) Skema sanad jalur Ahmad dan Bukhari bertemu pada Nafi Mauli ibn Umar. 117 H) ‫عن‬ Musa ibn Uqbah (w. 181 H) ‫اخبرنا‬ Abdan (w. Jalur Al Bukhari Nabi SAW ‫عن‬ Abdullah Ibn Umar (w.b. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam skema sanad adalah sebagai berikut: 3 . 73 H) ‫عن‬ Nafi‟ (w. 221 H) ‫حدثنا‬ Al Bukhari (w.

256 H) 2. 141 H) ‫اخبرنا‬ Abdullah (w. 117 H) ‫عن‬ ‫عن‬ Ayub Ibn Abi Tamimah (w.Ismail bin Abi Kholid. 181 H) ‫اخبرنا‬ Ismail Ibn Ibrahim (w. 131 H) Musa ibn Uqbah (w. 221 H) ‫حدثنا‬ Ahmad (w. 4 . 73 H) ‫عن‬ Nafi‟ (w. 241 H) ‫حدثنا‬ Al Bukhari (w. 193 H) ‫اخبرنا‬ Abdan (w.dan Ayub bin Abi Tamimah Kisan. Jalur Ahmad Hadits di atas yang diriwayatkan oleh Ahmad diriwayatkan oleh 4 rawi yaitu Ismail ibn ibrahim. Diantara gurugurunya antara lain Ibrahim bin Ulai. Untuk lebih jelasnya tentang ke empat rawi tersebut akan penulis jabarkan sebagai berikut: 1) Isma‟il bin Ibrahim bin Muqosim Nama lengkapnya Ismail bin Ibrahim bin Muqosim. Nafi‟ Mauli Ibn Umar dan Abdullah Ibn Umar ibn Khattab. Ayub ibn Abi Tamimah.Nabi SAW ‫عن‬ Abdullah Ibn Umar (w. Penelitian Sanad a.

Pendapat para ulama tentang periwayatan hadits oleh Ayub bin Abi Tamimah Kisan : . .Diantara murid-muridnya yaitu Ibrohim bin Dinar.Guru-guru beliau yaitu.Aslam maula „Umar.Ahmad bin Ibrohim bin Kasir dan Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asaad. Pendapat ulama tentang periwayatan hadits oleh Ismail bin Ibrahim bin Muqosim : .dan Harits bin Umair.Yahya bin Mu‟iin : Terpercaya dan ma‟mun.Yahya bin Muin menyatakan Ayub terpercaya.Ibrohim bin Said. Sulaiman bin Yasar (Abu Ayub) dan Abdullah ibn „Umar ibn Khattab ibn Nufail (Ibnu „Umar). ia dibesarkan di Basrah dan wafat di Bagdad pada tahun 193 H. 5 .Jarir bin Hasim bin Zaid.Muhammad bin Said : Terpercaya dan pendapatnya kuat. Sedangkan murid-muridnya adalah Aban bin Thariq. nama aslinya adalah Nafi‟ Mauli ibn „Umar.Muhammad bin Said menyatakan Ayub seorang yang adil. . Diantara gurunya antara lain : Ibrahim bin Misroh. Ismail bin Ibrahim bin Muqosim. Ibrahim bin Said.. dan Ayub ibn Tamimah Kisan.Ia dibesarkan di Bashrah dan wafat pada tahun 131 H. Ibrahim bin Abdillah bin Hunain. Murid-muridnya antara lain : Ibrahim bin Thohaman bin Tsu‟bah. Jabir bin Ziyad. Ia mendapat julukan : Abu Basyar Laqobi ibnu „alaih. Anas bin Sirin. .An Nasai menyatakan Ayub seorang terpercaya dan kuat pendapatnya.Ia mendapat julukan Abu Bakar. c) Nafi Mauli ibn Umar Perawi ketiga ini. . hadits tersebut kemudian dirwayatkan oleh Ayub bin Abi Abi Tamimah Kisan.Tsu‟bah bin Hijaj : Ismail seorang pakar hadits. Hasan bin Abi Hasan Yasar dan Nafi‟ Mauli bin Umar. b) Ayub bin Abi Tamimah Kisan Dari Ismail bin Ibrahim bin Muqosim.

Sufyan bin Umayah. Pendapat para ulama tentang Abdullah ibn Usman bin Jublah ibn Abi Rawad adalah: Muhammad ibn Hamduyah mengatakan ia adalah kredibel dan terpercaya. Ibnu Hiban juga berpendapat dia seorang yang kredibel.Abu Ajlan dan Nafi‟ Mauli ibn „Umar. Perawi keempat pada hadits di atas nama aslinya yaitu Abdillah bin Umar bin Khatab bin Nufail.Ibnu Harraj : Nafi dapat dipercaya.Ia mendapat julukan Abu Abdurrahman. Muhammad ibn Yahya ibn Abdul Aziz. . 6 . Diantara guru-gurunya adalah Jarin ibn Abdul Hamid bin Qirut. Ahmad ibn Abdah. 2) Jalur Al Bukhari Hadits di atas yang diriwayatkan oleh Al Bukhari diriwayatkan oleh 5 rawi yaitu Abdan.An Nasai : Nafi orang yang terpercaya . Di antara guru-guru beliau adalah : Usamah bin Ziyad bin Harisah bin Syarnabil (Abu Mahmud). ia termasuk dari pembesar tabiit tabi‟in dengan nama kinayahnya Abu Abdurahman dengan laqobnya Abdan. Abdullah bin Mubarak bin Wadih.Yazid bin „Ataarad. Sedangkan murid-murid beliau adalah Adam bin Ali.Ia dibesarkan di Madinah dan wafat pada tahun 73 H. Dibesarkan di Hams dan wafat pada tahun 221 H. . Abdullah. Sedangkan murid-muridnya adalah Ahmad ibn Siyar ibn Ayub.Hafsah bin Umar bin Khattab. Pernyataan para kritikus hadits tentang dirinya antara lain: . Musa ibn Uqbah. Nafi‟ Mauli Ibn Umar dan Abdullah Ibn Umar ibn Khattab.d) Ibnu „Umar Nama lengkapnya adalah Abdillah bin Umar bin Khatab bin Nufail.Al Ajali : Nafi orang yang terpercaya . Untuk lebih jelasnya tentang ke lima rawi tersebut akan penulis jabarkan sebagai berikut: a) Abdan Nama lengkapnya adalah Abdullah ibn Usman bin Jublah ibn Abi Rawad. Usman bin Jablah bin Abi Ruwad.

dia dibesarkan di Hams dan meninggal di kota Hiroh pada tahun 181 H. Hakim ibn Abi Harrah. Ahmad ibn Hambal. dia dibesarkan di Madinah dan meninggalnya juga di Madinah pada tahun 181 H. Yahya ibn Mu‟in mengatakan ia adalah kredibel. Ali ibn Al Madini ia adalah kredibel dan Abu Hatim Ar Razi ia adalah seorang pemimpin yang terpercaya. Nafi‟ Mauli ibn Umar. Abdullah ibn Musalamah ibn Qa‟ad. Muhammad ibn Sa‟ad juga mengatakan ia adalah orang yang kredibel terpercaya. Sulaiman bin Yasar (Abu Ayub) dan Abdullah ibn „Umar ibn 7 . dia termasuk dari kalangan tabi‟in dengan nama kinayah Ab Muhammad.Guru-guru beliau yaitu. nama aslinya adalah Nafi‟ Mauli ibn „Umar. Abdullah ibn Usman ibn Jablah ibn Abi Ruwad. d) Nafi Mauli ibn Umar Perawi ketiga ini.Aslam maula „Umar. Salim ibn Abi Umayah. Aban ibn Yazid. Musa ibn „Uqbah bin Abi Iyas. Pendapat para ulama tentang Musa ibn „Uqbah bin Abi Iyas adalah Malik ibn Anas berpendapat ia adalah seorang yang kredibel. dia termasuk dari kalangan tabiin. Abdullah ibn Ja‟far ibn Ghilan. diantara muridnya adalah Ibrahim ibn Abi Abbas. nama kinayahnya adalah Abu Abdur Rahman. Murid-muridnya juga banyak. Diantara guru-gurunya adalah Abdan ibn tughlab. c) Musa ibn „Uqbah Nama lengkapnya yaitu Musa ibn „Uqbah bin Abi Iyas. Musa ibn „Uqbah bin Abi Iyas juga mempunyai banyak murid diantaranya Ibrahim ibn Thahman ibn Tsu‟bah. Ismail ibn Mubarak ibn Wadih. Muhammad ibn Zabarqan. Diantara guru-gurunya adalah Ishaq bin Yahya bin Walid. Musa ibn Umair. Ibrahim bin Abdillah bin Hunain..b) Abdullah Nama lengkapnya adalah Abdullah ibn Al Mubarak ibn Wadih. Sedangkan pendapat para ulama tentang beliau adalah : Ahamd ibn Hambal mengatakan ia adalah orang yang kredibel.

2. Sedangkan murid-muridnya adalah Aban bin Thariq.Khattab ibn Nufail (Ibnu „Umar). Ibnu Harraj : Nafi dapat dipercaya. An Nasai : Nafi orang yang terpercaya. Pernyataan para kritikus hadits tentang dirinya antara lain: Al Ajali : Nafi orang yang terpercaya. Abu Ajlan dan Nafi‟ Mauli ibn „Umar. e) Ibnu „Umar Nama lengkapnya adalah Abdillah bin Umar bin Khatab bin Nufail.Hafsah bin Umar bin Khattab.Ia mendapat julukan Abu Abdurrahman. Di antara guru-guru beliau adalah : Usamah bin Ziyad bin Harisah bin Syarnabil (Abu Mahmud). dan Ayub ibn Tamimah Kisan. Sedangkan murid-murid beliau adalah Adam bin Ali.Ia dibesarkan di Madinah dan wafat pada tahun 73 H. Kritik Matn Hadits kepemimpinan di atas yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Al Bukhari memiliki perbedaan redaksi matn. Ibrahim bin Said. Untuk lebih jelasnya tentang perbedaan redaksi matan dapat dilihat dalam tebel berikut : Imam Ahmad Al Bukhari َ‫حدثناَإساعيلَأخربناَأيوبَعنَنافعَعنَبنَعمر‬ َ‫حدثناَعبدانَأخربناَعبدَاهللَأخربناَموسىَبن‬ َ‫عقبةَعنَنافعَعنَابنَعمرَرضيَاهللَعنهماَقال:َ أنَالنبَصلىَاهللَعليوَوَسلمَقالَ:َكلكمَراع‬ َ‫عنَالنبَصلىَاهللَعليوَوَسلمَقال:َكلكمَراعَ كلكمَمسؤولَفالمريَالذيَعلىَالناسَراعَوىو‬ ‫و‬ َ‫كلكمَمسؤولَعنَرعيتوَالمريَراعَوالرجلَراعَ مسؤولَعنَرعيتوَوالرجلَراعَعلىَأىلَبيتوَوىو‬ ‫و‬ َ‫علىَأىلَبيتوَواملرأةَراعيةَعلىَبيتَزوجهاَوولدهَ مسؤولَواملرأةَراعيةَعلىَبيتَزوجهاَوىيَمسئولة‬ َ‫والعبدَراعَعلىَمالَسيدهَوىوَمسؤولَأل‬ ‫فكلكمَر كلكمَمسؤولَعنَرعيتو‬ ‫اعَو‬ ‫فكلكمَر كلكمَمسؤول‬ ‫اعَو‬ 8 . namun secara makna dan kandungannya mempunyai kesamaan yaitu bahwa setiap kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya. Perawi keempat pada hadits di atas nama aslinya yaitu Abdillah bin Umar bin Khatab bin Nufail.Yazid bin „Ataarad.

829.3 Misalnya kata ‫ الزاعى‬dapat diartikan dengan penggembala. & Politik (Makassar. dan kembali. Sosial. sebagai contoh ‫سأل عن حالها‬ "menanyakan tentang keadaannya".2 Dari akar kata itu terbentuklah berbagai kata dengan bermacam-macam makna. Mufradat Garib al-Qur'an (Beirut: Dar al-Fikr.3. 2 Abu al-Qasim al-Husain ibn Muhammad al-Ragib al-Asfahani. jil. h. II (Beirut: Dar alFikr. jil. Ibadah. 3 Sahabuddin…[et al. pada mulanya kata tersebut berarti memelihara binatang. t. h. 1997). op. XIV (Surabaya: Pustaka Progressif. 2007). bisa juga dikonotasikan dengan makna pemimpin. III (Jakarta: Lentera Hati. Namun sebelum lebih jauh mendalami dari kandungan hadis tersebut.رعى – يزعى‬Menurut Mu'jam Maqayis al-Lugah. 196. Pemahaman Hadits a. cet.th).6 Oleh karena kata ‫ هسؤول‬pada hadis di atas berarti "ditanya" atau "dimintai pertanggungjawaban" tentang kepemimpinannya. 198. penulis ingin memulai dari penjelasan beberapa kosa kata yang ada. 409. H.1 Sementara menurut Ragib al-Asfahani. Makna Kosa Kata Hadis yang dikaji ini membahas tentang masalah kepemimpinan dalam berbagai posisi dan tingkatannya. 3) Kata ‫ اإلهام األعظن‬di dalam hadis tersebut dimaknai sebagai ‫اإلهام الذي على الناس‬ yaitu orang yang diangkat sebagai pemimpin masyarakat. 600. cit.].5 Hanya saja ketika kata tersebut diikuti dengan huruf jar 'an ( ‫ ) عن‬maka maknanya menjadi "menanyakan". baik dengan memberikan makanannya maupun dengan melindunginya dari bahaya. 1) Kata ‫ راع‬merupakan bentuk isim fa'il dari kata ‫ . 1979). Kajian Kosa Kata. Ensklopedi al-Qur'an. kata tersebut memiliki dua makna dasar yaitu memelihara atau mengawasi. tetapi semuanya mengandung makna memelihara dan mengawasi. Alauddin University Press. 4 1 9 . 2009). Dengan kata lain ‫ اإلهام األعظن‬adalah orang yang dipercayakan untuk menegakkan atau Abu al-Husain Ahmad ibn Faris ibn Zakariya. Ambo Asse. 250. h. Arab-Indonesia Terlengkap. h.4 2) Kata ‫ هسؤول‬merupakan isim maf'ul dari akar kata ‫ سأل‬yang berarti meminta dan memohon. 6 Ahmad Warson Munawwir. h. 5 Al-Asfahani. yaitu orang yang mengatur dan memberi pelayanan terhadap apa yang menjadi tanggung jawabnya. Hadis Ahkam. Kamus al-Munawwir. Mu'jam Maqayis al-Lugah. h..

persepsi yang selama ini memang terbatas hanya pada orang-orang yang memiliki jabatan dalam organisasi/instansi atau lembaga tertentu. h. setiap orang harus berusaha untuk menjadi pemimpin yang paling baik dalam segala tindakannya tanpa didasari kepentingan pribadi atau kepentingan golongan tertentu sesuai dengan makna kata ra'in dalam hadis tersebut. dan mengontrol perilaku atau anggota badannya. Atau setidaknya setiap individu harus mengendalikan hawa nafsu. 113. XIII. Dengan demikian. Pengertian dan Defenisi Pemimpin Bicara soal “pemimpin”. h. Fath al-Bari Syarh Sahih al-Bukhari. Lihat Ahmad ibn 'Ali ibn Hajar al-'Asqalani. mengawasi. mengarahkan. jil. Ibid. 8 7 10 . yang kesemuanya itu kelak harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Mulai dari tingkatan pemimpin rakyat (pemerintah) sampai pada tingkatan kepemimpinan di rumah tangga. dan menuntun dirinya pada jalan kebaikan dan kebenaran. h. 1379 H). Lihat pula Muh}ammad Syams al-Haq al-'Azim Abadi Abu al-Tayyib.7 b.. pemimpin dapat dimaknai sebagai orang yang diberikan amanah dan kepercayaan oleh Allah untuk melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah swt. Sesungguhnya semua orang adalah pemimpin. memelihara. 1415 H). XIII (Beirut: Dar al-Ma'rifah. dan atau melayani. 113. II. jil. cet. VIII (Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyah. Hal ini kembali mempertegas bahwa manusia sejak ia dilahirkan sudah menjadi pemimpin yang diakui. jil.melaksanakan peraturan/ketentuan (al-hudud) dan menegakkan keadilan di tengah masyarakat.8 Apalagi memang. Karena itulah. 105. Padahal yang disebut pemimpin bukan hanya mereka. 'Aun al-Ma'bud Syarh Sunan Abi Daud. Bahkan dalam klausa hadis kullukum ra'in tersirat bahwa kepemimpinan itu berlaku pula dalam setiap individu untuk memimpin. setiap manusia diciptakan oleh Allah di dunia telah di "lantik" sebagai seorang pejabat yang memiliki tugas ganda sebagaimana disebutkan pada latar belakang di atas yaitu hamba Allah sekaligus menjadi khalifah-Nya. sebagaimana ditegaskan dalam hadis di atas.

رىبانية‬ menurut al-Asfahani.. organisasi. h. yaitu "di belakang".9 Ini berarti bahwa ketika kata pemimpin disebut dengan term al-ra'in maka itu lebih dikonotasikan pada makna tugas dan tanggung jawab pemimpin tersebut. Makna ini mengacu kepada arti asal. seperti ‫( خليفة‬pengganti). yakni pada QS. baik dengan memberikan makanannya maupun dengan melindunginya dari bahaya. kata ri'ayah dihubungkan dengan kata ganti/dhamir ‫ ها‬yang merujuk kepada kata ‫. Namun dalam perkembangan selanjutnya. Hanya saja. cit. Lebih jauh lagi. kata pemimpin dalam bahasa Arab sering digunakan dalam beberapa term. mengawasi. karena tugas pemimpin sebenarnya hampir sama dengan tugas penggembala yaitu memelihara. lahir beberapa kata yang lain. Disebut khalifah 9 Sahabuddin. Al-Hadid [57] : 27. khilaf (‫" ) خالف‬lupa atau keliru". dan khalafa (‫. atau wilayah tertentu. kata tersebut juga dimaknai "pemimpin". 2) Term ‫خليفة‬ Kata khalifah berasal dari akar kata ‫ خلف‬yang berarti "di belakang". yaitu: 1) Term ‫راع‬ Sebagaimana disebutkan di atas bahwa term al-ra'in pada dasarnya berarti penggembala yang bertugas memelihara binatang. op. Sehingga seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya harus memiliki kesadaran akan tanggung jawab tersebut sehingga tugasnya dilaksanakan penuh hati-hati. jil.Terlebih lagi bagi orang yang sudah dipercayakan untuk menjadi pemimpin dalam sebuah kelompok. secara kebahasaan berarti "pengganti". kata ini berarti takut yang disertai dengan usaha memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti.)خلف‬ Khusus untuk kata khalifah. dan melindungi orang-orang yang dipimpinnya. Dari akar kata tersebut. disertai upaya untuk memperbaiki diri sendiri dan orang yang dipimpinnya. 11 . 829. term ri'ayah yang merupakan salah satu bentukan dari akar kata ‫ رعى‬hanya ditemukan satu kali dalam al-Qur'an. Di dalam ayat tersebut. III.

QS. Fiqh Siyasah. 13 Lihat QS. h.karena yang menggantikan selalu berada di belakang atau datang di belakang. 14 A.W. Kencana. seorang khalifah tidak boleh berbuat sewenang-wenang atau mengikuti hawa nafsunya. 91-92.12 Konteks ayat ini menunjukkan bahwa Daud menjadi khalifah yang diberi tugas untuk mengelola wilayah yang terbatas.. Taha [20] : 16. Djazuli. Pertama. tanda.14 Namun pada dasarnya kata amara memiliki lima makna pokok. Melihat penggunaan kata khalifah di dalam kedua ayat tersebut. op. urusan. Kedua. 452. sesudah yang digantikan. op. Implementasi Kemaslahatan Ummat dalam Rambu-rambu Syariah (Bogor. dan sesuatu yang menakjubkan Hanya saja. 11 10 12 . Al-Baqarah [2] : 30. dan ulama". tumbuh atau berkembang. Bahkan orang-orang Syi'ah mengartikan ulil amri dengan imamimam mereka yang maksum.10 Di dalam al-Qur'an sendiri. pemerintah. Ada yang menafsirkan dengan "kepala Negara. 2003). jil. yang ada hanya kata ulil amri yang mengarah kepada makna pemimpin. 15 H. Dalam mengelola wilayah kekuasaan itu. h. Sad [38] : 26. dapat dipahami bahwa kata ini lebih dikonotasikan pada pemimpin yang diberi kekuasaan untuk mengelola suatu wilayah di bumi. di dalam konteks pembicaraan tentang Nabi Daud as. kata khalifah disebut pada dua konteks. yaitu "antonim kata larangan. cit. II. Munawwir. dan QS. bila merujuk ke al-Qur'an. h. meskipun para ulama berbeda pendapat tentang arti ulil amri tersebut. cit. dalam konteks pembicaraan tentang Nabi Adam as.11 Konteks ayat ini menunjukkan bahwa manusia dijadikan khalifah di atas bumi ini bertugas memakmurkannya atau membangunnya sesuai dengan konsep yang ditetapkan oleh Allah sebagai yang menugaskannya. 12 QS. A.. Sad [38] : 26.15 Sahabuddin. kata amir tidak pernah ditemukan di sana. 1466.13 3) Term ‫أهيز‬ Kata amir merupakan bentuk isim fa'il dari akar kata amara yang berarti "memerintahkan atau menguasai".

Seputar Ibadah. 19 H. Jin. op.19 4) Term ‫إهام‬ Kata imam merupakan salah bentukan kata dari akar kata ‫ أم – يأم‬yang ّ ّ berarti "pergi menuju. hadis riwayat al-Bukhari dari Abu Hurairah ra. Yauma nad'u kulla unasin bi imamihim "ingatlah pada suatu hari Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya". H. Praja. h. cit. 18 Fiqh Dusturi adalah salah satu bagian dari fiqh siyasah (fiqh dusturi. barangsiapa yang durhaka kepada amir-ku maka sungguh ia telah durhaka kepadaku". A. sekalipun di dalam al-Qur'an tidak pernah ditemukan. Dan barangsiapa yang taat kepada amir-ku maka sungguh ia telah taat kepadaku. bermaksud kepada. fiqh mali. dan Manusia (Bandung. jil. 17 16 13 . 92 & 118. Remaja Rosdakarya. yakni mereka yang mempunyai urusan dalam kepemimpinan karena memegang kendali masyarakatnya. Sebagaimana firman Allah QS. h.Namun. teladan). op. dan fiqh harbi).20 Akan tetapi menurut Ibn Manzur di dalam Lisan al-'Arab. baik untuk menuju jalan yang lurus maupun untuk menuju jalan yang sesat. cit. 2000). Di antaranya berarti setiap orang yang diikuti oleh suatu kaum.16 Berdasarkan hadis di atas. Tafsir Hikmah. Al-Isra' [17] : 71. Djazuli. dan menyengaja". kata imam mempunyai beberapa arti. Di samping itu. fiqh dauli. 141. Muamalah. 39. term umara atau amir dan ulil amri berkonotasi sama.W..A. 327. yaitu orang yang memegang kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan dan atau mempunyai wewenang membuat undang-undang yang mengikat kepada seluruh ummat di dalam hal-hal yang tidak diatur secara tegas oleh al-Qur'an dan hadis. 20 A. IV. Misalnya saja. Al-Bukhari.. yang mengatur hubungan antara warga Negara dengan lembaga Negara yang satu dan warga Negara dengan lembaga Negara yang lain dalam batas-batas administratif suatu Negara. Juhaya S. ternyata kata amir itu sendiri sering digunakan dalam beberapa hadis. imam juga berarti misal (contoh. h. dan barangsiapa yang durhaka kepadaku maka sungguh ia telah durhaka kepada Allah. َ‫من َأطاعين َفقد َأطاع َاهلل َومن َعصاين َفقد َعصى َاهلل َومن َأطاع َأمريي َفقد َأطاعين َومن‬ ‫عصىَأمرييَفقدَعصاين‬ "Barangsiapa yang mentaatiku maka sungguh ia telah taat kepada Allah..17 Karena itulah. h. op. Djazuli dalam bukunya Fiqh Siyasah menjelaskan bahwa term amir atau ulil amri dari sisi fiqh dusturi18 adalah ahl al-hal wa al-'aqd. cit. Munawwir.

Di mana. dan Allah melarang dari perbuatan keji. yaitu "setiap orang yang diikuti jejaknya dan didahulukan urusannya". Mustafa al-Asabil Halabi.21 Sedangkan Ibn Faris di dalam Maqayis al-Lugah menyebutkan bahwa kata imam memiliki dua makna dasar. menurut Ibn Faris.Imam juga dapat berarti "benang yang dibentangkan di atas bangunan untuk dibangun dan guna menyamakan bangunan tersebut. t. h. 22.th). Lisan al-'Arab. Lihat Ibn Faris. ibadah tersebut melahirkan beberapa makna filosofi. karena itulah Rasulullah saw disebut sebagai imam al-aimmah dan khalifah sebagai pemimpin rakyat sering juga disebut imam al-ra'iyyah atau dalam hadis di atas digunakan kata al-imam ala'zam. mengawasi. t.22 Melihat pengertian di atas. 5. yaitu memelihara. imam juga berarti "benang untuk meluruskan bangunan". Karena memang tugas dasar atau tanggung jawab seorang pemimpin tidak jauh berbeda dengan tugas penggembala..th). "Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan. seorang pemimpin harus betul-betul memperhatikan dan berbuat sesuatu sesuai dengan aspirasi rakyatnya. Abu H{asan al-Mawardi. III (Mesir. Dar Sadir. 23 22 14 . al-Ahkam al-Sultaniyyah wa al-Wilayah al-Diniyyah. juga dengan penggunaan term imam yang dikaitkan dengan ibadah shalat. Oleh karena itu. Sehingga term imam lebih dikonotasikan sebagai orang yang menempati kedudukan/jabatan yang diadakan untuk mengganti tugas kenabian di dalam memelihara agama dan mengendalikan dunia. Sebagaimana diperintahkan oleh Allah swt. di antaranya kedekatan dengan Tuhan. I. h. op. memberi kepada kaum kerabat. cet. jil. Dengan kata lain memiliki aspek spiritual. 21 Lihat Muhammad ibn Mukrim ibn Manzur al-Masri. Di samping itu. cit. Tanggung Jawab Pemimpin Pemimpin dalam segala aspek. XII (Beirut. 28-29.23 3. dan melindungi gembalaannya. jil. di dalam hadis di atas dikenal dengan istilah ‫ الزاعى‬atau penggembala. h. Ibadah tersebut juga mengarah kepada makna jama'ah yang berarti seorang imam haruslah diikuti. mulai dari yang paling bawah sampai yang paling tinggi.

25 24 15 . rakyat akan sengsara. h. Sebaliknya. jil. isteri. t..."24 Ulama tafsir memiliki keragaman pendapat dalam memaknai kata al'adl dan al-ihsan di dalam ayat tersebut.kemungkaran dan permusuhan. apabila raja berlaku semena-mena. harus berusaha untuk berbuat seadil-adilnya dan sebijaksana mungkin sesuai dengan perintah Allah SWT. Sedangkan al-ihsan adalah memberikan kebaikan. sementara al-ihsan adalah ibadah sunnah. penggembala dan siapa saja yang memiliki tanggung jawab dalam memimpin harus berusaha untuk berlaku adil dalam kepemimpinannya sehingga ia mendapat kemuliaan sebagaimana janji Allah swt yang diriwayatkan oleh al-Turmuzi dari Abu Sa'id ra. Fath al-Qadir al-Jami' baina Fanni alRiwayah wa al-Dirayah min 'Ilm al-Tafsir. 2. tampak jelas bahwa ayat di atas memerintahkan untuk berbuat adil kepada setiap pemimpin apa saja dan dimana saja. QS. Dengan kata lain. 906. sementara al-ihsan adalah yang tersembunyi jauh lebih baik daripada yang tampak.27 Begitu pula para suami. Al-'adl bermakna kewajiban. hendaknya kembali ke makna bahasanya. IV (Beirut: Dar Sadir. 27 Ibn Hajar al-'Asqalani. op. Dalam meminpin rakyatnya sehingga rakyatnya hidup sejahtera. Al-Nahl [16] : 90. XIII. bukan didasarkan peraturan yang ada. cit. 26 A. Al-'adl bermakna keseimbangan antara yang tersembunyi dan yang tampak. dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. cit. Al-'adl bermakna tauhid (la ilah illallah). Munawwir. pemaknaan yang paling tepat untuk kedua kata tersebut. sementara al-ihsan adalah melaksanakan kewajiban (al-faraid}). selalu bertindak sesuai kemauannya. 255. Di mana kata al-'adl berarti "perkara yang di tengah-tengah"26 sehingga ia lebih dikonotasikan pada makna kesimbangan di antara dua sisi. Dari pengertian bahasa tersebut. 3. jil. pemimpin harus menciptakan keharmonisan antara dirinya dengan rakyatnya sehingga ada timbal balik diantara keduanya.W. op. 112.25 Hanya saja. h.th). Seorang raja misalnya. Muhammad ibn 'Ali ibn Muh}ammad al-Syaukani. Di antara pendapat tersebut adalah : 1.

tugas dan fungsi pemimpin tidaklah mudah bahkan hal tersebut adalah sesuatu yang sangat berat. 16 . 906. ia akan berusaha memberikan pelayanan yang baik dan menaburkan kerahmatan. Padahal.29 Karena itu.. op. dan sesungguhnya pada hari kiamat akan mendapatkan malu dan penyesalan. Di samping berlaku adil. h. kepemimpinan bukanlah sesuatu yang patut disyukuri. tapi ia tidak mengucapkan tasbih "subhanallah" atau kalimat hauqalah "la haula wala quwwata illa billah". Tidaklah wajar jika ada pemimpin yang dipilih dan diangkat oleh rakyat untuk menerima beban amanah. Al-Anfal [8] : 27. pemimpin harus selalu menyadari dan bersikap mawas diri dalam menanggung beban amanah. cit. Rasulullah saw bersabda: ‫وإهناَأمانةَوإهناَيومَالقيامةَخزيَوندامةَإلَمنَأخذىاَحبقهاَوأدىَالذيَعليوَفيها‬ "Sesungguhnya kepemimpinan itu adalah amanah. dan menyelami kondisi 28 29 A. pemimpin juga harus menyadari amanah yang telah diberikan Allah kepadanya sehingga dengan kesadaran tersebut. tanpa terlibat langsung dalam pekerjaan tersebut secara baik dan efektif. Akan tetapi orang yang paling dibenci oleh Allah dan paling jauh tempatnya dari-Nya adalah pemimpin yang berlaku aniaya. ia justru bersujud syukur dan mengadakan "tasyakkuran" pengangkatannya. III. 1457. Seorang pemimpin tidak hanya duduk-duduk di kursi empuk sambil memerintah pada bawahannya. jil. seorang pemimpin harus dapat memahami. Muslim al-Qusyairi. Dengan demikian. cit.َ‫إن َأحب َالناس َإىل َاهلل َيوم َالقيامة َوأدناىم َمنو َجملسا َإمام َعادل َوأبغض َالناس َإىل َاهلل‬ 28 ‫وأبعدىمَمنوَجملساَإمامَجائر‬ Hadis di atas menjelaskan bahwa orang yang paling dicintai oleh Allah dan paling dekat kedudukannya dengan-Nya adalah pemimpin yang adil. op. Munawwir. tetapi ia adalah hal yang wajib dijalankan sebaik-baiknya dengan bimbingan Allah swt dan Rasul-Nya. menghayati. kecuali orang yang mengambilnya dengan hak dan melaksanakan tugas kewajibannya dengan baik". Namun. 30 QS.W..30 Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kepemimpinannya.

op. cit. pemimpin juga hendaknya melengkapi diri dengan pengetahuan sosiologi sebagai ilmu pelengkap untuk dapat menguasai tehnik dan seni memimpin. 17 . Oleh karena itu. bukanlah pemimpin sejati yang sejati menurut Islam. cit. ada yang sakit.32 Seorang pemimpin hendaknya mempelajari banyak ilmu. selain ilmu psikologi. Bahkan pemimpin yang tidak mampu memelihara. h. h. dan mampu memberikan rasa aman terhadap rakyatnya. 249. op.. Agar pemimpin memperhatikan orang-orang yang dipimpinnya yang memiliki kondisi berbedabeda diisyaratkan pada sabda beliau: َ‫إذا َصلى َأحدكم َللناس َفليخفف َفإنو َمنهم َالضعيف َوالسقيم َوالكبري َوإذا َصلى َأحدكم‬ ‫لنفسوَفليطولَماَشاء‬ "Apabila salah seorang di antara kalian menjadi imam. 248. hendaklah ia shalat menurut yang ia kehendaki". Apabila kalian shalat sendiri. ia harus berusaha memposisikan dirinya sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. kemungkinan dapat berbuat di luar batas-batas kemanusiaan dengan bertindak sewenang-wenang di luar batas kesanggupan manusia yang dipimpin itu.jiwa "gembalaannya" yang berbeda-beda. seorang pemimpin hendaknya jangan menganggap dirinya sebagai manusia super yang bebas berbuat dan memerintah apa saja kepada rakyatnya. jil. dan adapula yang tua. 31 Suatu pelajaran yang berharga dari Rasulullah saw. Al-Bukhari. I. hendaklah ia meringankan shalatnya.. Karena di antara manusia itu ada yang lemah. Rakyat/gembalaan memiliki kapasitas dan kapabilitas tersendiri. Pemimpin yang membuat susah dan sengsara rakyatnya karena tindakan-tindakannya yang sewenang-wenang akan dipersulit 31 32 Rachmat Ramadhana al-Banjari. melindungi. sehingga pemimpin harus terus menggali dan mengembangkan kualitas pemahaman terhadap rakyatnya yang beragam tersebut dengan perspektif psikologi Islam atau psikologi kenabian. Akan tetapi sebaliknya. Pemimpin yang tidak paham dengan kondisi dan eksistensi jiwa rakyatnya.

18 .. memberitakan bahwa Rasulullah saw pernah berdoa: َ‫اللهمَمنَوىلَمنَأمرَأميتَشيئاَفشقَعليهمَفاشققَعليوَومنَوىلَمنَأمرَأميتَشيئاَفرفقَهبم‬ ‫فارفقَبو‬ "Ya Allah. 'Aisyah ra.33 Begitu berat dan besar tanggung jawab seorang pemimpin.dan disengsarakan pula oleh Allah swt. Lihat Ibn Hajar al-'Asqalani. cit. jil. kembali mengulangi kalimat kullukum ra'in yang diawali dengan huruf peringatan (tanbih) yaitu ‫ أال‬sebagai bentuk isyarat yang mengingatkan setiap manusia untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan kepemimpinannya karena semua itu akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah swt. III. h. maka persulitlah baginya. Dan siapa yang mengurusi umatku dan berlemah lembut kepada mereka. XIII. maka permudahlah baginya". sehingga Rasulullah dalam sabdanya di atas yang menjadi kajian utama makalah ini.. cit.34 33 34 Muslim al-Qusyairi. 1458. jil. siapa yang menguasai sesuatu dari urusan umatku lalu mempersulit mereka. op. 113. h. op.

Hadis yang menjadi kajian utama dalam makalah ini. mengawasi. Dengan kesadaran tersebut. penulis tanpa merinci lebih jauh alasannya ingin mempertegas bahwa hadis tersebut berkualitas sahih apalagi diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam kitab sahihnya yang oleh para ulama diakui keabsahannya (asah al-kutub ba'da al-Qur'an). 3. dengan memiliki banyak keutamaan. Dari semua jalur hadis yang ada. setidaknya diriwayatkan oleh dua Imam hadis yaitu al-Bukhari.BAB III PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan penjelasan-penjelasan di atas yang berbicara tentang tanggung jawab pemimpin dalam perspektif hadis Nabi khususnya riwayat kullukum ra>'in. sehingga ini berarti hadis tersebut diriwayatkan secara maknawi (al-riwayah bi al-ma'na). 2. Kepemimpinan tersebut harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Akan tetapi pemimpin adalah setiap individu yang sejak lahirnya memiliki wilayah kepemimpinan sekalipun hanya dalam skala yang kecil. Pemimpin dalam perspektif hadis Nabi secara khusus. dan Ahmad ibn Hanbal. dan atau organisasi tertentu. Hanya saja riwayatriwayat dari masing-masing mukharrij tersebut memiliki perbedaan lafal. maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. instansi. 19 . hadis tersebut hanya diriwayatkan oleh 'Abdullah ibn 'Umar 'ibn al-Khattab yang merupakan salah satu sahabat Nabi yang mulia. akan tetapi terlepas dari perbedaan tersebut. sehingga para sahabat yang lain demikian pula generasi setelahnya sering memuji dan menyebut-nyebut kelebihannya. ia akan bersikap adil dan selalu berupaya memelihara. dan melindungi "gembalaannya" sebagaimana kandungan hadis Nabi kullukum ra'in wa kullukum mas'ulun 'an ra'iyyatihi. sehingga seorang pemimpin harus menyadari amanah yang telah dibebankan kepadanya. bukan semata-mata orang yang memiliki jabatan atau kedudukan pada suatu lembaga.

Dar al-Fikr. Fath al-Bari Syarh Sahih al-Bukhari. Al-Naisaburi. II. al-Jami' al-Sahih wa Huwa Sunan al-Turmuzi. cet. 1403 H. Tahzib al-Kamal fi Asma'i al-Rijal. Mausu'ah al-Risalah. Beirut. I. 1989. Riyadh. Dar ibn Hazm.th. Abu al-Husain Muslim ibn al-Hajjaj ibn Muslim al-Qusyairi. Muhammad ibn 'Ali ibn Muhammad. 'Imad al-Din Abu al-Fida' Isma'il ibn Kasir. Maktabah al-Ma'arif. al-Qaul al-Sadiq fi Ma'rifah al-Khaliq. Kairo. Abu 'Isa Muhammad ibn 'Isa ibn Saurah. Muassasah Qurtubah. Beirut. Refleksi Pemikiran Prof. Al-Masri. Dar al-Fikr. Muhammad ibn Mukrim ibn Manzur. Beirut. Dar al-Ma'rifah. 'Aun al-Ma'bud Syarh Sunan Abi Daud.th. Dar al-Kutub al-'Ilmiyah. Beirut.th. Dar Ihya al-Turas al-'Arabi. Ahmad. Al-Bukhari. Sunan Abi Daud. Jakarta. Beirut. Abdurrahman. t. Al-Banjari. Prophetic Leadership. cet. Mufradat Garib alQur'an. Ambo Dalle. Ahmad ibn 'Ali ibn Hajar. Beirut. t. Sosial. Rachmat Ramadhana.DAFTAR PUSTAKA Abu al-Tayyib. Jamal al-Din Abu Hujjaj Yusuf. 1997. Al-Asfahani. Beirut. H. t. Fath al-Qadir al-Jami' baina Fanni al-Riwayah wa al-Dirayah min 'Ilm al-Tafsir. al-Ahkam al-Sultaniyyah wa al-Wilayah al-Diniyyah. Mustafa al-Asabil Halibi. Ambo Asse. Lisan al-'Arab. 2009.th. 2008. t. Kairo. Arifuddin. Makassar.th. cet. H. 20 . 2000. 2005. Al-Mizzi. t. Dr. Al-Syaukani. Hadis Ahkam.d. & Politik. Dar Sadir. Al-Azadi. al-Matba'ah al-Salafiyyah. Tafsir al-Qur'an al-Azim. Dar Sadir. 'Ulumuhu wa Mustalahuhu. Al-Turmuzi. Abu 'Abdillah Muhammad ibn Isma'il. Ibadah. Yogyakarta. 1962. al-Jami' alSahih. Renaisan. Beirut. Muhammad 'Ajjaj. Abu Hasan. Al-Mawardi. t. Al-Dimasyqi. Mesir. Usul al-Hadis. III. Abu al-Qasim al-Husain ibn Muhammad al-Ragib. Muhammad Syams al-Haq al-'Azim Abadi. 1985. cet. I. al-Jami' al-Sahih} al-Musnad min Hadis\ Rasulillah Sallallahu 'alaihi wa Sallam wa Sunanihi wa Ayyamihi. 1379 H. Al-'Asqalani. Al-Khatib. 1415 H. Abu Daud Sulaiman ibn al-Asy'as al-Sajastani. Paradigma Baru Memahami Hadis Nabi. Muhammad Syuhudi Ismail. Beirut. Alauddin University Press. DIVA Press.

Lentera Hati. H. 2000. Arab-Indonesia Terlengkap. Bogor. 21 . Kajian Kosakata. Tailor. Kairo. John Wiley & Sons. 1995. 2007. Khon. Robert Bogdan dan Steven J. Sahabuddin…[et. Jin. Surabaya. Praja. Ahmad. Juhaya S. dan Manusia. 1997. Implementasi Kemaslahatan Ummat dalam Rambu-rambu Syariah. Kencana. cet. al-Musnad.Djazuli. Muamalah. Ibn Zakariya. Munawwir. Abdul Majid. XIV. Dar al-Fikr. New York. Beirut. Jakarta.]. Ensklopedi al-Qur'an. Pustaka Progressif. A.al. Ahmad Warson. 2008. Introduction to Qualitative Research Methods. Kamus al-Munawwir. 1979. Remaja Rosdakarya. Ulumul Hadis. Dar al-Hadis. 2003. Bandung. Seputar Ibadah. Ibn Hanbal. Fiqh Siyasah. Abu al-Husain Ahmad ibn Faris. Mu'jam Maqayis al-Lugah. Amzah. 1975. Jakarta. Tafsir Hikmah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful