PERLINDUNGAN RAHASIA DAGANG DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2000 DAN PERBANDINGANNYA DENGAN KETENTUAN AMERIKA SERIKAT

DAN KANADA

A. Pendahuluan Indonesia kini telah memiliki pengaturan tentang rahasia dagang yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang (selanjutnya disebut UU Rahasia Dagang) yang telah diundangkan Pemerintah pada tanggal 20 Desember 2000. UU ini dibuat dalam rangka memajukan industri yang mampu bersaing dalam lingkup perdagangan nasional dan internasional, dimana diperlukan adanya jaminan perlindungan terhadap rahasia dagang, terutama dari tindakan persaingan curang. Lahirnya UU Rahasia Dagang juga penting untuk menjamin perlindungan yang efektif terhadap pemilikan, penguasaan dan penggunaan rahasia dagang sebagai konsekuensi keikutsertaan Indonesia dalam persetujuan tentang Aspek-aspek Dagang dari Hak atas Kepemilikan Intelektual (HaKI).1 B. Pengertian dan Ruang Lingkup Rahasia Dagang Rahasia dagang didefinisikan sebagai berikut :2 "Rahasia dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik rahasia dagang." Hal ini berarti bahwa UU Rahasia Dagang tidak membatasi obyek informasi di bidang teknologi semata tetapi di dalamnya juga mencakup informasi non-teknologi. UU Rahasia Dagang dimaksudkan pula melindungi obyek rahasia dagang tanpa perlu melalui proses pendaftaran ataupun penerapan stelsel deklaratif. Hal ini sejalan dengan pengaturan rahasia dagang di Amerika Serikat yang juga mencakup segala informasi baik yang bersifat teknologi maupun non-teknologi.3

Pengertian Rahasia Dagang disebutkan dalam Pasal 1 Undang-Undang No. 30 Tahun 2000, bahwa Rahasia Dagang merupakan informasi yang tidak diketahui oleh umum di bidang teknologi dan/atau bisnis, mempuyai nilai ekonomi karena berguna dalam kegiatan usaha dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik rahasia dagang. Berdasarkan pengertian tersebut, maka kita dapat melihat bahwa rahasia dagang merupakan sebuah informasi yang sangat berharga untuk suatu perusahaan, karenanya harus dijaga kerahasiaannya. Dan informasi tersebut sangat berharga dan dapat mendatangkan keuntungan ekonomis kepada perusahaan itu sendiri. Undang-Undang Rahasia Dagang No. 30 Tahun 2000 juga memberikan lingkup perlindungan rahasia dagang terhadap metode produksi, metode pengolahan, metode penjualan, atau informasi lainnya di bidang teknologi dan /atau bisnis yang memiliki nilai ekonomi, serta tidak diketahui oleh masyarakat umum. Informasi dalam rahasia dagang itu sendiri dikelompokkan kedalam informasi dibidang teknologi dan informasi dibidang bisnis.

suatu undang-undang yang telah diadopsi oleh 39 negara bagian di Amerika Serikat. Dan khusus terhadap pengalihan hak atas dasar perjanjian. karena yang terpenting adalah selama pemilik rahasia dagang tetap melakukan upaya untuk menjaga kerahasiaan dari informasi. tidak seperti hak milik intelektual lainnya. diperlukan adanya suatu pengalihan hak yang didasarkan pada pembuatan suatu akta. Sedangkan yang dimaksud dalam informasi bisnis. bahwa pemilik rahasia dagang dapat mengalihkan haknya kepada pihak lain melalui cara-cara yang telah ditetapkan dalam undang-undang yakni melalui pewarisan. selain daripada itu rahasia dagang juga memiliki jangka waktu yang tidak terbatas. Dan rahasia dagang dapat dilakukan secara lebih fleksibel karena tidak terikat syarat-syarat formal seperi halnya yang terjadi dalam sistem hukum paten. adalah sebagai berikut :    Informasi tentang penelitian dan pengembangan suatu teknologi. dan sebab-sebab lainnya yang dibenarkan oleh undang-undang (sebagai contoh yakni melalui putusan pengadilan yang mengharuskan pemilik rahasia dagang untuk membuka informasinya). yangmana memerlukan pemenuhan formalitas dan proses pemeriksaan. perjanjian tertulis. Sebagai perbandingan. karena melalui sistem perlindungan seperti ini maka informasi bisnis yang sifatnya sangat strategis dan kompetitif yang tidak terlindungi dengan sistem hukum Hak Milik intelektual lainnya (seperti hak paten dan hak cipta) dapat terlindungi. Dengan adanya unsur kerahasiaan dalam suatu rahasia dagang. Perlindungan terhadap rahasia dagang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam dunia investasi dan perdagangan. maka informasi tersebut masih tetap dalam perlindungan rahasia dagang. dan Informasi tentang administrasi. Dilakukan pembatasan karena dalam prakteknya pemilik rahasia dagang hanya memberikan lisensi pada pihak lain dan bukan berarti akan serta merta membuka seluruh informasi yang dimilikinya. hibah. Disisi lain pemilik rahasia dagang dapat pula mengalihkan haknya melalui suatu perjanjian lisensi. dalam perundang-undangan di Amerika Serikat saat ini pengertian rahasia dagang dalam pengertian luas terdapat dalam Uniform Trade Secret Act (UTSA). Informasi tentang produksi/proses. Berdasarkan Undang-Undang Rahasia Dagang Pasal 5 ayat (1) juga disebutkan.Adapun yang dimasukkan kedalam informasi teknologi. Perjanjian ini hanya diberikan selama jangka waktu tertentu dengan hak yang terbatas untuk pemegang lisensi. maka menyebabkan rahasia dagang tidak memiliki batas jangka waktu perlindungan. Informasi yang berkaitan dengan para langganan. dan Informasi mengenai kontrol mutu. terutama akta otentik. wasiat. Informasi tentang keuangan. adalah sebagai berikut :     Informasi yang berkaitan dengan penjualan dan pemasaran suatu produk.4 .

informasi itu pun harus memiliki nilai ekonomis dan terjaga kerahasiaannya. Informasi itu dianggap bersifat rahasia apabila tidak diketahui secara umum oleh masyarakat atau hanya diketahui secara terbatas oleh pihak-pihak tertentu baik yang menemukan maupun yang menggunakan untuk kegiatan yang menghasilkan keuntungan atau kepentingan yang bersifat komersial. misalnya ketika oleh penemunya informasi tersebut didaftarkan sebagai paten. yang karena pertimbangan tertentu oleh penemunya. Informasi dianggap memiliki nilai ekonomis apabila dengan status kerahasiannya. rahasia dagang dianggap lahir pada saat seseorang menemukan suatu penemuan baru berupa informasi yang mempunyai nilai ekonomis.Rahasia dagang didefinisikan sebagai informasi termasuk suatu rumus. Informasi dianggap dijaga kerahasiaannya apabila pemilik atau pihak-pihak yang menguasainya telah melakukan upaya perlindungan melalui langkah-langkah yang semestinya dan memadai untuk menjaga dan mempertahankan kerahasiaan serta penguasaannya.8 Untuk dapat dikategorikan sebagai rahasia dagang. Terdapat kemungkinan bahwa rahasia dagang itu suatu saat akan berubah menjadi paten. sengaja disimpan sendiri dan dipertahankan sebagai informasi yang bersifat rahasia. Misalnya. teknik. kompilasi. informasi tersebut dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan atau usaha yang bersifat komersial dan meningkatkan keuntungan secara ekonomi. pola rencana. kompilasi. kelayakan. nyata dan potensial.5 Terminologi rahasia dagang sebagai perbandingan dapat dilihat dari Uniform Trade Secret Act (Canada) yang menyatakan bahwa rahasia dagang merupakan setiap informasi yang dapat digunakan dalam suatu perdagangan yang tidak merupakan informasi umum dan memiliki nilai ekonomis.6 Dalam UU Rahasia Dagang Indonesia juga ditegaskan bahwa yang menjadi obyek perlindungan rahasia dagang adalah informasi yang bersifat rahasia yang meliputi metode produksi. dan kepatutan yang harus dilakukan. 7 Rahasia dagang itu pun harus mempunyai nilai ekonomis karena kerahasiaannya dan dipertahankan kerahasiaannya melalui upaya-upaya sebagaimana mestinya. Informasi itu sendiri bukan merupakan informasi yang diketahui umum dan tidak mudah diakses oleh orang lain untuk digunakan sehingga yang bersangkutan mendapat keuntungan ekonomis. Dalam hal suatu informasi yang semula diperlakukan sebagai rahasia dagang telah diungkapkan dalam suatu spesifikasi paten atau permintaan paten maka informasi tersebut dianggap tidak merupakan rahasia dagang lagi. produk. Berbeda dengan paten yang lahir karena pendaftaran. . perangkat atau mekanisme semata-mata. metode pengolahan. metode penjualan. program. Demikian pula dalam ketentuan internal perusahaan dapat ditetapkan bagaimana rahasia dagang itu dijaga dan siapa yang bertanggung jawab atas kerahasiaan itu. Dari ketentuan Uniform Trade Secret Act (Canada) tampak bahwa undang-undang tersebut tidak hanya membatasi bentuk rahasia dagang pada suatu rumus. didalam perusahaan harus ada prosedur baku berdasarkan praktik umum yang berlaku di tempat-tempat lain dan / atau yang dituangkan ke dalam ketentuan internal perusahaan itu sendiri. atau informasi lain di bidang teknologi dan/atau bisnis yang memiliki nilai ekonomi dan tidak diketahui oleh masyarakat umum.9 Penjelasan Pasal 3 UU Rahasia Dagang menyatakan bahwa yang dimaksud dengan "upaya-upaya sebagaimana mestinya" adalah semua langkah yang memuat ukuran kewajaran. program komputer. proses. pola-pola. metoda teknik atau proses yang menghasilkan nilai ekonomis secara mandiri.

atau memerintahkan setiap orang yang terlibat dalam proses penuntutan untuk tidak mengungkapkan rahasia dagang dimaksud tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pengadilan. menggunakan sendiri rahasia dagang yang dimilikinya.11 Hal yang senada dianut pula oleh Kanada yang menetapkan bahwa pengadilan dapat membuat perintah untuk melindungi rahasia dagang.10 Hal yang sama dilakukan pula oleh pengadilan di Amerika Serikat.12 D. Pengalihan Hak dan Lisensi Rahasia Dagang Pasal 1 angka 2 UU Rahasia Dagang menyatakan bahwa hak rahasia dagang adalah hak atas rahasia dagang yang timbul berdasarkan undang-undang rahasia dagang ini (UU No. pemilik rahasia dagang mempunyai hak monopoli untuk menggunakan sendiri rahasia dagang yang dimilikinya dalam kegiatan bisnis untuk memperoleh keuntungan ekonomis. baik dalam perkara perdata maupun perkara pidana.C. sehingga sebagai hak milik. Berdasarkan pasal ini. memberikan lisensi kepada atau melarang pihak lain untuk menggunakan rahasia dagang atau mengungkapkan rahasia dagang itu kepada pihak ketiga untuk kepentingan yang bersifat komersial. Hal ini memang memiliki risiko bahwa rahasia dagang dapat terpublikasi. 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang). Selama dalam proses perkara pengadilan dapat melangsungkan dengar pendapat secara tertutup. Hak dan Kewajiban Pemilik Rahasia Dagang Pasal 4 UU Rahasia Dagang mengatur tentang kewenangan atau hak yang dimiliki oleh pemilik rahasia dagang terhadap rahasia dagangnya untuk : 1. Setiap orang yang terlibat dalam proses litigasi itu pun tidak boleh mengungkapkan rahasia dagang sebelum memperoleh persetujuan dari pengadilan. yaitu harus bersedia mengungkapkan setiap bagian dari rahasia dagang serta proses penggunaannya secara lengkap untuk kepentingan pembuktian di hadapan pengadilan. maka untuk mencegah hal tersebut hakim dapat memerintahkan agar sidang dilakukan secara tertutup atas permintaan para pihak yang bersengketa. Ketentuan ini juga berarti bahwa hanya pemilik rahasia dagang yang berhak untuk memberikan ijin kepada pihak lain untuk menggunakan rahasia dagang yang dimilikinya melalui perjanjian lisensi. di mana pengadilan harus melindungi kerahasiaan suatu rahasia dagang dalam rangka proses pemeriksaan dan proses litigasi pada umumnya. Selain itu. . memerintahkan semua atau beberapa catatan proses penuntutan untuk disegel. Hak rahasia dagang ini diklasifikasikan sebagai hak milik. 2. Di samping hak-hak tersebut dalam UU Rahasia Dagang disebutkan pula bahwa pemilik rahasia dagang juga memiliki kewajiban. rahasia dagang dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain. pemilik rahasia dagang juga berhak melarang pihak lain untuk menggunakan atau mengungkapkan rahasia dagang yang dimilikinya kepada pihak ketiga apabila pengungkapan tersebut dilakukan untuk kepentingan yang bersifat komersial.

pemilik rahasia dagang tetap boleh melaksanakan sendiri atau memberi lisensi kepada pihak ketiga berkaitan dengan rahasia dagang yang dimilikinya. Berdasarkan pertimbangan bahwa sifat rahasia dagang yang tertutup bagi pihak lain. diperlukan adanya suatu pengalihan hak yang didasarkan pada pembuatan suatu akta. wasiat. 13 Berbeda dengan perjanjian yang menjadi dasar pengalihan rahasia dagang. Hal ini berbeda. Ketentuan tentang wajib catat ini tidak akan membuka akses terpublikasinya rahasia dagang. Apabila diinginkan untuk perjanjian lisensi yang bersifat eksklusif. Di samping itu pemilik rahasia dagang atau pemegang hak rahasia dagang juga dapat memberikan lisensi kepada pihak lain berdasarkan perjanjian lisensi untuk melaksanakan atau menggunakan hak rahasia dagang dalam kegiatan yang bersifat komersial. Ketentuan wajib catat ini . baik berbagai bentuk pengalihan hak rahasia dagang maupun perjanjian lisensi rahasia dagang wajib dicatatkan kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). dari pemberian bantuan teknis yang biasanya dilakukan dalam rangka pelaksanaan proyek. lisensi hanya memberikan hak secara terbatas dan dengan waktu yang terbatas pula. atau memuat ketentuan yang mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini penting mengingat aspek yang dijangkau begitu luas dan pelik. perlu dikemukakan pada prinsipnya perjanjian lisensi seharusnya tidak boleh memuat ketentuan yang langsung maupun tidak langsung merugikan perekonomian Indonesia. hibah. lisensi diberikan untuk pemakaian atau penggunaan rahasia dagang dalam jangka waktu tertentu. Dalam mekanisme administrasi atau pencatatan. atau sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan. artinya tetap memberikan kemungkinan kepada pemilik rahasia dagang untuk memberikan lisensi kepada pihak ketiga lainnya.16 Peraturan perundang-undangan dimaksud dalam ketentuan ini adalah Undang-Undang No. perjanjian tertulis. Dengan demikian. pelaksanaan lisensi dilakukan dengan mengirimkan atau memperbantukan secara langsung tenaga ahli yang dapat menjaga rahasia dagang itu. Pengalihan hak rahasia dagang yang disebabkan oleh "sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan" dapat dijelaskan di sini misalnya putusan pengadilan yang menyangkut kepailitan. Pengalihan rahasia dagang dapat dilakukan melalui proses pewarisan. selain untuk menjaga kepentingan masing-masing pihak yang mengadakan perjanjian pengalihan hak atas rahasia dagang tersebut. terutama akta otentik. pengoperasian mesin baru atau kegiatan lain yang khusus dirancang dalam rangka bantuan teknik. 15 Dengan demikian pada prinsipnya perjanjian lisensi bersifat non-eksklusif.UU Rahasia Dagang dalam Pasal 5 ayat (1) menyebutkan peristiwa-peristiwa hukum yang dapat mengakibatkan beralihnya hak rahasia dagang. artinya hak rahasia dagang tidak dapat diberikan lagi kepada pihak ketiga lainnya maka hal tersebut harus dinyatakan secara tegas dalam perjanjian lisensi dimaksud. karena yang dicatatkan bukanlah substansi dari rahasia dagang melainkan hanya data yang bersifat administratif dari dokumen pengalihan hak maupun dokumen perjanjian lisensi. misalnya. 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Sebagai catatan.14 Selama memberikan lisensi. Khusus untuk pengalihan hak atas dasar perjanjian.

terutama akta otentik. dengan tidak mengurangi hak masing-masing atas bagian rahasia dagangnya. Subyek Hukum Rahasia Dagang Dalam UU Rahasia Dagang sama sekali tidak disinggung masalah subyek hukum rahasia dagang. orang yang menghimpunnya. usaha patungan. 17 Hal ini berbeda dengan UTSA yang secara tegas memberikan terminologi tentang apa yang dimaksud pribadi. Khusus untuk pengalihan hak atas dasar perjanjian. diperlukan adanya suatu pengalihan hak yang didasarkan pada pembuatan suatu akta. juga tidak mencantumkan hal-hal yang bersifat substansial melainkan hanya data yang bersifat administratif saja. E. bagian dari pemerintah atau agensi. Apabila dalam suatu kedaan tertentu informasi tersebut ditemukan oleh lebih dari satu orang maka yang dianggap sebagai pemilik ialah orang yang memimpin serta mengawasi kegiatan yang menghasilkan rahasia dagang itu. atau badan hukum atau komersial lainnya. yang dianggap sebagai pemilik rahasia dagang adalah penemu yang secara teknis menguasai rahasia dagang tersebut. perusahaan. padahal masalah ini penting karena menyangkut siapa yang berhak atas informasi tersebut. Hal ini dikecualikan jika ada perjanjian lain antara kedua pihak dengan tidak . yaitu orang-perorangan. atau jika tidak ada orang itu. perkumpulan. kelompok bisnis. selain untuk menjaga kepentingan masing-masing pihak yang mengadakan perjanjian pengalihan hak atas rahasia dagang tersebut. Demikian pula halnya dengan pengumuman yang dilakukan terhadap pengalihan hak rahasia dagang dan perjanjian lisensi dalam Berita Resmi Rahasia Dagang.tercantum dalam Pasal 5 ayat (3) jo Pasal 8 ayat (1) UU Rahasia Dagang. Merek dan Hak Cipta yang ada telah memerintahkan pengaturan hal ini. Baik dokumen pengalihan hak rahasia dagang maupun dokumen perjanjian lisensi yang tidak dicatatkan kepada Direktorat Jenderal HaKI akan mempunyai konsekuensi bahwa tanpa pencatatan maka dokumen dimaksud tidak akan memiliki akibat hukum terhadap pihak ketiga. perhimpunan. persekutuan. Hal ini penting mengingat aspek yang dijangkau begitu luas dan pelik. maka pemiliknya adalah orang yang merancang rahasia dagang itu. Perlindungan Rahasia Dagang Berdasarkan Perjanjian Perlindungan rahasia dagang berdasarkan perjanjian telah dicantumkan secara eksplisit dalam Pasal 5 ayat (1) huruf d UU Rahasia Dagang. F. Dalam kasus tertentu di mana suatu rahasia dagang dirancang seseorang dan diselesaikan oleh orang lain di bawah pimpinan dan pengawasan orang yang merancang. Sebagai tambahan dapat dikemukakan bahwa pemerintah sendiri sampai saat ini belum memiliki peraturan pelaksanaan tentang pencatatan perjanjian lisensi. yang menyatakan bahwa perlindungan rahasia dagang lahir antara lain berdasarkan perjanjian tertulis. Dalam Rancangan Undang-Undang Rahasia Dagang sebelumnya.18 Dalam hal rahasia dagang ditemukan dalam hubungan perjanjian kerja maka maka pihak yang untuk dan dalam dinasnya rahasia dagang itu dihasilkan adalah pemilik rahasia dagang. Hal ini merupakan kelemahan yang sangat mendasar karena UU Paten. pemerintah.

Pasal 13 menyatakan : "Pelanggaran rahasia dagang dapat juga terjadi apabila seseorang dengan sengaja mengungkapkan rahasia dagang.19 Berkaitan dengan hal ini perlu diperhatikan apakah pemilik rahasia dagang seharusnya adalah pihak pemberi pekerjaan di mana karyawan itu bekerja selama tidak diperjanjikan lain. 19 20 Pasal 14 RUU Rahasia Dagang. business trust. yang mengatur subyek paten atas hasil penemuan dalam rangka suatu perjanjian kerja.20 18 Pasal 1 ayat (3) UTSA (USA) selengkapnya berbunyi : "Person" means a natural person. Apabila suatu rahasia dagang dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan. atau b. (4) Imbalan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) dapat dibayarkan : a. kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak. government. estate. trust. gabungan antara jumlah tertentu dan sekaligus dengan hadiah atau bonus. maka pihak yang membuat rahasia dagang itu dianggap sebagai pemilik rahasia dagang. G. corporation. joint venture.mengurangi hak pegawai sebagai pembuatnya apabila penggunaan rahasia dagang itu diperluas keluar hubungan dinas. prosentase. keputusan untuk itu dimintakan kepada Pengadilan Negeri setempat. dalam jumlah tertentu dan sekaligus. (6) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). atau c. (3) Penemu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) berhak untuk mendapatkan imbalan yang layak dengan memperhatikan manfaat ekonomi yang dapat diperoleh dari penemuan tersebut. ayat (2) dan ayat (3) sama sekali tidak menghapuskan hak penemu untuk tetap dicantumkan namanya dalam surat pemberian paten. Pasal 14. atau d. 13 Tahun 1997 selengkapnya berbunyi sebagai berikut : (1) Kecuali diperjanjikan lain dalam suatu perjanjian kerja maka yang berhak memperoleh paten atas suatu penemuan yang dihasilkan adalah orang yang memberi pekerjaan itu. (2) Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) juga berlaku terhadap penemuan yang dihasilkan baik oleh karyawan maupun pekerja yang menggunakan data dan sarana yang tersedia dalam pekerjaannya. or any other legal or commercial entity. gabungan antara prosentase dengan hadiah atau bonus yang besarnya ditetapkan sendiri oleh pihak-pihak yang bersangkutan. partnership. Sebagai perbandingan dapat dirujuk ketentuan dalam UU No. Pelanggaran Rahasia Dagang Ketentuan tentang pelanggaran rahasia dagang diatur dalam Bab VII Pasal 13. 13 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU No. 6 Tahun 1989 tentang Paten. mengingkari kesepakatan atau mengingkari kewajiban tertulis atau tidak tertulis untuk menjaga rahasia dagang yang bersangkutan. Pasal 13 UU No. association. dan Pasal 15 UU Rahasia Dagang. (5) Dalam hal tidak terdapat kesesuaian mengenai cara perhitungan dan penetapan besarnya imbalan. governmental subdivision or agency. sekalipun perjanjian kerja itu tidak mengharuskannya untuk menghasilkan penemuan." .

memotret.Berdasarkan ketentuan tersebut .23 H. maka pelanggaran rahasia dagang dianggap telah terjadi jika terdapat seseorang dengan sengaja mengungkapkan informasi atau mengingkari kesepakatan atau mengingkari kewajiban (wanprestasi) atas perikatan yang telah dibuatnya baik tersurat maupun tersirat untuk menjaga rahasia dagang dimaksud. dan keselamatan masyarakat di samping berlaku pula untuk tindakan rekayasa ulang atas produk yang dihasilkan dari penggunaan rahasia dagang milik orang lain yang dilakukan semata-mata untuk kepentingan pengembangan lebih lanjut produk yang bersangkutan. . Di Amerika Serikat tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran rahasia dagang antara lain berupa tindakan perolehan rahasia dagang secara tidak patut. atau menyembunyikan. pengungkapan atau penggunaan rahasia dagang milik orang lain tanpa izin ataupun pada saat pengungkapan atau penggunaan rahasia dagang tersebut ia mengetahui dan patut menduga bahwa informasi itu telah diperoleh secara tidak patut. memasukkan data. Tindak Pidana Pencurian Rahasia Dagang dan Spionase Ekonomi Dalam UU Rahasia Dagang tidak ada ketentuan yang mengatur tentang tindak pidana pencurian dan spionase ekonomi berkaitan dengan rahasia dagang. atau dengan cara curang memperoleh rahasia dagang. membawa. kesehatan. atau tanpa ijin mengambil untuk diri sendiri.21 Kekecualian terhadap ketentuan pelanggaran rahasia dagang ini diberikan terhadap pengungkapan atau penggunaan rahasia dagang yang didasarkan untuk kepentingan pertahanan keamanan. menggambar. atau dengan penipuan. Tindak-tindak pidana spionase ekonomi merupakan hal yang amat serius bagi negara-negara maju. meniru. tanpa ijin memperbanyak. kelicikan. Ketentuan Pasal 18 tentang dimungkinkannya sidang pengadilan berkaitan dengan rahasia dagang bersifat tertutup (atas permintaan para pihak yang bersengketa) juga tidak secara tegas maupun tersirat bermaksud mengatur pengecualian di atas. Seseorang pun dianggap telah melanggar rahasia dagang orang lain jika ia memperoleh atau menguasai rahasia dagang tersebut dengan cara yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam RUU Rahasia Dagang sebelumnya. merubah. mereplikasi. Spionase ekonomi berkaitan dengan rahasia dagang dapat diartikan sebagai suatu pelanggaran rahasia dagang yang sengaja dilakukan dengan maksud untuk menguntungkan pemerintah asing dikategorikan sebagai tindakan spionase ekonomi. spionase ekonomi ini telah sempat dimasukkan sebagai suatu ketentuan yang perlu diatur. atau diperoleh dari pihak yang seharusnya berkewajiban memelihara rahasia dagang itu.22 Ketentuan tentang pengecualian terhadap pelanggaran rahasia dagang tersebut seharusnya juga dilengkapi dengan ketentuan yang secara tegas mengatur tentang pengungkapan rahasia dagang oleh seseorang di depan sidang pengadilan atas perintah hakim. mencuri. memfoto kopi. Atas perintah hakim. b. memusnahkan. Tindakan spionase ekonomi itu sendiri meliputi tindakan-tindakan sebagai berikut:24 a. mengambil data. seseorang yang mengungkapkan rahasia dagang di depan sidang pengadilan seharusnya juga ditetapkan sebagai suatu kekecualian sehingga yang bersangkutan tidak dianggap telah melakukan pelanggaran rahasia dagang. mensketsa.

mengirim. diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. d. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun. dengan maksud mencuri." Pasal 116 KUHP : "Pemufakatan jahat untuk melakukan kejahatan tersebut dalam Pasal 113 dan 115. 18 U. gambaran atau tiruan surat-surat atau benda-benda rahasia itu.S. atau mengubah tanpa ijin. berusaha untuk melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam huruf a. b. 114." Pasal 114 KUHP : "Barangsiapa karena kelapaannya menyebabkan bahwa surat-surat atau benda-benda rahasia tersebut dalam Pasal 113. atau dengan sengaja memberitahukan atau memberikannya kepada negara asing. membeli. diketahui oleh umum. diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun enam bulan atau kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak tiga ratus rupiah. pidananya ditambah sepertiga. kepolisian atau pamong-praja. Berdasarkan atas laporan yang dipublikasikan. ataupun jatuh dalam tangannya. 113. Patrick . Pasal-pasal tersebut selengkapnya berbunyi : Pasal 112 KUHP :"Barangsiapa dengan sengaja mengumumkan surat-surat. untuk seluruhnya atau sebagian. sedangkan diketahui atau selayaknya harus diduga bahwa benda-benda itu tidak dimaksud untuk diketahui olehnya. Undang-undang Spionase Ekonomi AS disahkan pada tanggal 11 Oktober 1996 oleh Presiden Bill Clinton. atau oleh orang yang tidak wenang mengetahui. Patrick Worthing menyalahgunakan disket.25 24 25 Pasal 32 ayat (2) RUU Rahasia Dagang." Pasal 115 KUHP : "Barangsiapa melihat atau membaca surat-surat atau benda-benda rahasia tersebut dalam Pasal 113." Pasal 113 KUHP : "(1) Barangsiapa dengan sengaja untuk seluruhnya atau sebagian mengumumkan. atau jika tidak menyerahkan benda-benda itu kepada pejabat kehakiman. atau menyampaikan rahasia dagang. 115 dan 116 KUHP. c. untuk seluruhnya atau sebagian." Di Amerika Serikat pencurian rahasia dagang juga dapat dikategorikan sebagai kejahatan federal dengan kualifikasi spionase ekonomi. atau memberitahukan maupun menyerahkan. mengirimkan melalui pos. diancam dengan pidana penjara paling lama tiga tahun. Pasal 1832 (a)(1). dalam hal benda-benda itu jatuh ke tangannya. menerima. (2) Jika adanya surat-surat atau bendabenda pada yang bersalah. yang tentang menyimpan atau menarohnya menjadi tugasnya. kepada orang yang tidak wenang mengetahui.melakukan transmisi. di mana ia mencoba menjual ke pihak kompetitor yaitu Owens Corning pesaing PPG.27 Kasus ini bermula ketika Patrick Worthing bekerja pada pusat penelitian serat optik industri PPG. Patrick Worthing dan saudaranya Daniel Worthing didakwa atau dituntut berdasarkan Undang-undang Spionase Ekonomi. atau pengetahuannya tentang itu karena pencahariannya. Patrick and Daniel Worthing. (3) dan (5).C. membuat atau menyuruh buat teraan. blueprint dan tipe lain dari informasi riset rahasia dagang industri PPG. atau memiliki rahasia dagang.26 Kasus yang diputus berdasarkan Economic Espionage Act of 1996 antara lain adalah kasus United States of America v. begitu pula jika membuat atau menyuruh buat salinan atau ikhtisar dengan huruf atau bahasa apapun juga. surat-surat. berita-berita atau keterangan-keterangan yang diketahui bahwa harus dirahasiakan untuk kepentingan negara. yang ada padanya atau yang isinya. bentuknya atau susunannya benda-benda itu diketahui olehnya. mengenai bentuk atau susunannya. gambar-gambar atau benda-benda yang bersifat rahasia dan bersangkutan dengan pertahanan atau keamanan Indonesia terhadap serangan dari luar. mengkomunikasikan. mengantarkan. memperoleh. rencanarencana. Biarpun Owens Corning bersiap-siap memenangkan gugatan industri PPG dan pemerintahan federal. Di Indonesia sendiri saat ini terdapat beberapa pasal dalam KUHP yang berkaitan dengan informasi yang harus dirahasiakan untuk kepentingan negara seperti yang dimuat dalam Pasal 112. diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. dan c. peta-peta. kepada seorang raja atau suku-bangsa.

J.000. Mekanisme penyelesaian sengketa di bidang rahasia dagang dapat diselesaikan melalui dua sistem penyelesaian sengketa. konsiliasi. Keterkaitan UU Rahasia Dagang dengan TRIPs-WTO Sebagai negara yang telah meratifikasi TRIPs melalui UU No. diajukan ke Pengadilan Negeri. yaitu baik melalui sistem ajudikasi maupun non-ajudikasi. Beberapa Undangundang tentang HAKI tersebut yang saat berlaku seringkali memberi kesan tambal sulam . dan Disain Tata Letak Sirkuit Terpadu yang telah mengakomodasi dan memuat ketentuan-ketentuan pelaksanaan (implementing legislation) dari TRIPs. namun demikian. Penyelesaian Sengketa di Bidang Rahasia Dagang Dalam UU Rahasia Dagang disebutkan mekanisme penyelesaian sengketa yang selengkapnya berbunyi sebagai berikut:28 "(1) Pemegang hak rahasia dagang atau penerima lisensi dapat menggugat siapapun yang dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaiman dimaksud dalam Pasal 4. gugatan ganti rugi. dihukum 5 tahun masa percobaan termasuk 6 bulan tahanan rumah. Pengadilan bukanlah satu-satunya jalan atau cara penyelesaian perkara berkaitan dengan rahasia dagang. I. 30 Tahun 1999 Tentang Alternatif Penyelesaian Sengketa dan Arbitrase.Worthing menjalani hukuman pada 5 Juni 1997 selama 15 bulan setelah didakwa bersalah. Paten. Merek. penghentian semua perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4. serta penerapan prinsip-prinsip penyelesaian sengketa yang optimal pula.29 Sampai saat ini RI telah memiliki perundang-undangan di bidang Hak Cipta. yaitu litigasi maupun non-litigasi. Daniel Worthing. Disain Industri. dan cara-cara lain yang disepakati para pihak) sesuai dengan ketentuan UU No. mediasi. dan/atau b. Indonesia memiliki keterikatan untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan tentang rahasia dagang dan ketentuan-ketentuan HaKI lainnya yang terdapat dalam TRIPs. 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dengan demikian diharapkan bahwa sengketa-sengketa berkaitan dengan rahasia dagang dapat diselesaikan sebaik-baiknya melalui penerapan secara optimal lembaga dan mekanisme penyelesaian sengketa yang ada." Penyelesaian sengketa di bidang rahasia dagang dapat diajukan penyelesaiannya melalui Pengadilan Negeri. Rahasia Dagang. Bahkan dalam mekanisme ajudikasi juga dapat ditempuh dua jalur penyelesaian sengketa. (2) Gugatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). berupa : a. Berdasarkan ketentuan Pasal 12 UU Rahasia Dagang maka penyelesaian perkara berkaitan dengan rahasia dagang dapat pula dilakukan melalui arbitrase atau melalui alternatif penyelesaian sengketa (negosiasi. yang menurut laporan setuju untuk membantu saudaranya malam sebelumnya untuk memberi uang sebesar US $100.

dan Pasal 15 UU Rahasia Dagang. Ketentuan tentang pelanggaran rahasia dagang diatur dalam Bab VII Pasal 13. oleh karenanya lebih baik dibuat suatu undang-undang baru. . sebab jauh sebelum TRIPs disepakati di Indonesia telah ada ketentuan-ketentuan tentang rahasia dagang yang tersebar dalam berbagai perundang-undangan.30 Berkenaan dengan lahirnya UU No. wb… tugas hukum hak kekayaan intelektual tentang rahasia dagang. Pasal 13 menyatakan : “Pelanggaran rahasia dagang dapat juga terjadi apabila seseorang dengan sengaja mengungkapkan rahasia dagang. mengingkari kesepakatan atau mengingkari kewajiban tertulis atau tidak tertulis untuk menjaga rahasia dagang yang bersangkutan. maka pelanggaran rahasia dagang dianggap telah terjadi jika terdapat seseorang dengan sengaja mengungkapkan informasi atau mengingkari kesepakatan atau mengingkari kewajiban (wanprestasi) atas perikatan yang telah dibuatnya baik tersurat maupun tersirat untuk menjaga rahasia dagang dimaksud.karena hanya mengadakan perubahan dalam berbagai pasal yang sebenarnya sangat banyak berbeda.GATT. Pengaturan tentang hal ini sebelumnya tidak berarti sama sekali tidak ada. semoga bermanfaat 1. Mengapa sengketa rahasia dagang bisa terjadi? Sengketa Rahasia dagang dapat terjadi karena seseorang tidak bisa menjaga Rahasia itu dengan baik. Informasi yang dirahasiakan diatur dalam Bab 7 Pasal 39 TRIPs ayat (1) sampai dengan ayat (3). seseorang akan membocorkan Rahasia dagang suatu perusahaan apabila diiming – imingi uang yang berjumlah besar.” Berdasarkan ketentuan tersebut . Pasal 39 ayat (1) dan ayat (2) selengkapnya menyatakan : Assalamualaikum wr. meskipun belum secara tegas mengelompokkan hal itu sebagai bagian dari HaKI yang merupakan implementasi dari TRIPs. Biasanya. 30 Tahun 2000 Tentang Rahasia Dagang. Seseorang pun dianggap telah melanggar rahasia dagang orang lain jika ia memperoleh atau menguasai rahasia dagang tersebut dengan cara yang bertentangan dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Kenyataan ini menurut Sudargo Gautama justru membingungkan dalam penerapannya karena kemungkinan akan menimbulkan kekeliruan dalam penerapannya. Pasal 14. dapat dikatakan merupakan peraturan implementasi dari TRIPs .

Studi Kasus Fakta Hukum Who: Dalam kasus ini yang menjadi terdakwa adalah Danar Dono. Why:  Maret 2007.Kekecualian terhadap ketentuan pelanggaran rahasia dagang ini diberikan terhadap pengungkapan atau penggunaan rahasia dagang yang didasarkan untuk kepentingan pertahanan keamanan. Salah satunya adalah Ketentuan tentang pengecualian terhadap pelanggaran rahasia dagang tersebut seharusnya juga dilengkapi dengan ketentuan yang secara tegas mengatur tentang pengungkapan rahasia dagang oleh seseorang di depan sidang pengadilan atas perintah hakim. 2. Danar Dono membocorkan rahasia perusahaan tempatnya bekerja kepada saingan perusahaannya. kalkulasi harga untuk penyusunan proposal tender pengadaan barang berupa cerobong api di PT. gambar. karyawan PT Kota Minyak Automation yang dituntut oleh PT Kota Minyak Automation. dan keselamatan masyarakat di samping berlaku pula untuk tindakan rekayasa ulang atas produk yang dihasilkan dari penggunaan rahasia dagang milik orang lain yang dilakukan semata-mata untuk kepentingan pengembangan lebih lanjut produk yang bersangkutan. Danar Dono yang bekerja di PT Kota Minyak Automation membuat design. Ketentuan Pasal 18 tentang dimungkinkannya sidang pengadilan berkaitan dengan rahasia dagang bersifat tertutup (atas permintaan para pihak yang bersengketa) juga tidak secara tegas maupun tersirat bermaksud mengatur pengecualian di atas. Sesuai uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa kekurangan dari peraturan perundang – undangan mengenai rahasia dagang adalah rinci dan penjelasan. . kesehatan. Atas perintah hakim. seperti contohnya pasal mengenai pemidanaan. Seharusnya redaksi kata – kata untuk beberapa pasal dapat dibuat lebih jelas lagi agar tidak membingungkan masyarakat. apakah peraturan perundang – undangan sudah dapat mengakomodasi kepentingan pemiliki maupun pengguna rahasia dagang? Dalam beberapa hal. Akan tetapi beberapa ketentuan lain tampak dibuat secara kurang jelas sehingga membingungkan masyarakat. Medco E&P Indonesia. seseorang yang mengungkapkan rahasia dagang di depan sidang pengadilan seharusnya juga ditetapkan sebagai suatu kekecualian sehingga yang bersangkutan tidak dianggap telah melakukan pelanggaran rahasia dagang. 3. dokumentasi. ketentuan dalam perundang – undangan memang telah cukup mengakomodasi. What: Yang menjadi permasalahan dalam kasus ini adalah pembocoran rahasia dagang PT Kota Minyak Automation yang dilakukan oleh Danar Dono.

331. Danar Dono kemudian dengan sengaja membuatkan proposal penawaran PT Kota Minyak Automation dengan harga yang lebih tinggi dengan jumlah penawaran sebesar $ 128. kemudian lalu menuntut Danar Dono di PN Jakarta Utara. Pengadilan Tinggi Jakarta kemudian memutuskan sama dengan PN Jakarta Utara dan menambah kurun waktu pidana penjara Danar Dono menjadi 1 tahun 2 bulan. Perbuatan Danar Dono lalu diketahui oleh PT Kota Minyak Automation berdasarkan file computer terdakwa.      Tanpa diketahui oleh PT Kota Minyak Automation. terdakwa mengungkapkan informasi pada pihak lain yaitu kepada PT Envico sehingga perusahaan PT Kota Minyak Automation tidak dapat memenangkan tender pengadaan cerobong api dan mengalami kerugian. dimana terdapat Purchase Order dari PT Metalindo Perkasa Mandiri yang ditujukan PT Envico atas nama Danar Dono. Putusan judex facti tidak bertentangan dengan hukum dan atau undang – undang. Hakim PN Jakarta Utara memutuskan bahwa Danar Dono telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja tanpa hak mengingkari kesepakatan untuk menjaga rahasia dagang. Analisis . kemudian membebankan pemohon kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi. PT Envico meminta Danar Dono untuk mengerjakan proposal tersebut karena Danar Dono telah mengatakan bahwa ia telah keluar dari PT Kota Minyak Automation. Karena ini PT Kota Minyak Automation mengalami kerugian. Danar Dono juga mengerjakan proposal yang sama untuk perusahaan saingan yaitu PT Envico dengan tujuan memenangkan tender dari PT. juga diatur dan diancam pidana sesuai pasal 323 ayat (1) KUHP. Medco E&P Indonesia yang sedang diikuti oleh PT Kota Minyak Automation.404.00 sedangkan untuk proposal penawaran PT Envico lebih rendah dengan jumlah penawaran sebesar $ 121. sehingga harus ditolak. 30 tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. judex facti tidak salah menerapkan hukum yaitu dalam menerapkan dakwaan yang telah terbukti. Pertimbangan Hakim Alasan pemohon kasasi tidak dapat dibenarkan. dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun. melakukan perbuatan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 13 dan pasal 14 sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 17 ayat (1) UU RI No. Hakim Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari Danar Dono. Danar Dono lalu mengajukan banding terhadap putusan ini. di mana seharusnya tedakwa melindungi kepentingan perusahaan tempatnya bekerja yang telah memberi gaji dan mengikat perjanjian kerja dengan terdakwa.00 dan sengaja membuat PT Kota Minyak Automation tidak memiliki software untuk perhitungan „ground level concentraton‟ sehingga tidak lolos secara tekhnikal sehingga setelah tender dibuka oleh PT Medco E&P Indonesia perwakilan PT Kota Minyak Automation kalah dan PT Envico menjadi pemenang tender. Danar Dono yang masih merasa tidak puas kemudian mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Atas keperluan ini PT Envico membayar 200 juta rupiah pada Danar Dono.

Terjadinya pengungkapan informasi yang dimiliki satu pihak kepada pihak lainnya tanpa diketahui oleh pihak pemilik informasi dapat menimbulkan kerugian bagi pemilik informasi tersebut. Dalam kasus di atas. Untuk masalah hukum kedua. Salah satu kasus yang dapat dijadikan sebagai perbandingan adalah kasus Cohen vs Lindenbaum. tapi disini dapat disimpulkan bahwa sebagai perusahaan yang merugi akibat rahasianya dibocorkan. (3) Informasi dianggap memiliki nilai ekonomi apabila sifat kerahasiaan informasi tersebut dapat digunakan untuk menjalankan kegiatan atau usaha yang bersifat komersial atau dalam meningkatkan keuntungan secaraekonomi. Pasal 14 Seseorang dianggap melanggar Rahasia Dagang pihak lain apabila ia memperoleh atau menguasai Rahasia Dagang tersebut dengan cara yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. . Meski kasus tersebut masuk dalam ranah perdata. Pasal – pasal tersebut berbunyi. sehingga tidak dapat dituntut. Pasal 13 Pelanggaran Rahasia Dagang juga terjadi apabila seseorang dengan sengaja mengungkapkan Rahasia Dagang. maka perusahaan ini berhak menuntut orang yang membocorkan rahasia dagangnya. Pengaturan yang dimaksud disini adalah kewajiban bagi buruh untuk menjaga kerahasiaan informasi yang dimiliki oleh tempat dimana ia bekerja berdasarkan perjanjian yang mengaturnya. tercantum dalam pasal 3 UU No. Dalam kasus ini. maka Lindenbaum berhak mengajukan gugatan terhadap Cohen. mengingkari kesepakatan atau mengingkari kewajiban tertulis atau tidak tertulis untuk menjaga Rahasia Dagang yang bersangkutan. PT Envico tidak bersalah karena tidak mengetahui bahwa Danar Dono masih bekerja dalam perusahaan saingannya. pengungkapan informasi dilakukan oleh buruh dari pemilik informasi dimana sebenarnya masalah ini telah ada pengaturannya. 30 th 2000 tentang Rahasia Dagang. Untuk itu. dan dijaga kerahasiaannya melalui upaya sebagaimana mestinya (2) Informasi dianggap bersifat rahasia apabila informasi tersebut hanya diketahui oleh pihak tertentu atau tidak diketahui secara umum oleh masyarakat. (1) Rahasia Dagang mendapat perlindungan apabila informasi tersebut bersifat rahasia mempunyai nilai ekonomi. memang benar apa yang telah diterapkan oleh PN Jakarta Utara dan PT Jakarta bahwa Danar Dono terbukti telah melakukan pelanggaran Rahasia Dagang yang dimuat dalam UU no. dapat dilihat karena PT Kota Minyak Automation merugi karena rahasianya dibocorkan. 30 th 2000 yaitu yang termasuk dalam rahasia dagang yang dapat dilindungi.Dalam kasus di atas dapat dilihat bahwa Danar Dono telah sengaja membocorkan rahasia perusahaan tempatnya bekerja kepada perusahaan kompetitor sehingga perusahaan kompetitor dapat memenangkan tender yang seharusnya dimenangkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Untuk masalah hukum nomor 3. Dan karena Danar Dono telah melakukan perbuatan membocorkan rahasia tersebut maka ia memang melakukan tindak pidana sehingga harus dipidana. Perjanjian kerja merupakan perjanjian yang memaksa (dwang contract) karena para pihak tidak dapat menentukan sendiri keinginannya dalam perjanjian sebagaimana layaknya dalam hukum perikatan dikenal dengan istilah “kebebasan berkontrak” yang tercantum dalam pasal 1338 KUHPerdata. yaitu prestasi yang harus dilakukan sendiri oleh pihak penerima kerja. pada prinsipnya perjanjian kerja juga merupakan perjanjian sehingga sepanjang mengenai ketentuan yang sifatnya umum. terhadap perjanjian kerja berlaku ketentuan umum. UU No. Tidak adanya peraturan perundangan yang mengatur secara eksplisit mengenai perjanjian antara buruh dengan pengusaha terhadap adanya kewajiban untuk menjaga rahasia dagang perusahaan tempatnya bekerja.3. adanya pekerjaan. Akan tetapi hal ini bukan berarti tidak dapat dibuat suatu kesepakatan lain antara pengusaha dengan buruhnya yang kemudian dapat dituangkan dalam perjanjian kerja tersebut. 2. perjanjian mengenai rahasia dagang ini diatur dalam perjanjian kerja antara buruh dengan pengusaha.(4) Informasi dianggap dijaga kerahasiaannya apabila pemilik atau para pihak yang menguasainya telah melakukan langkah-langkah yang layak dan patut. Dengan adanya perjanjian kerja. Unsur-unsur yang harus ada dalam suatu perjanjian kerja yang ditentukan dalam peraturan perundangan (kaidah heteronom) antara lain: 1. para pihak yang mengadakan perjanjian mempunyai hubungan hukum yang disebut hubungan kerja. dan tidak boleh dialihkan kepada pihak lain (bersifat individual). dengan kata lain tidak bertentangan dengan peraturan perundangan dalam bidang perburuhan yang ditetapkan oleh pemerintah. dan sejak itulah terhadap mereka yang mengadakan perjanjian kerja berlaku hukum perburuhan. . baik dalam UU No. peraturan perundangan di bidang perburuhan. Perjanjian kerja merupakan salah satu dari perjanjian untuk melakukan pekerjaan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 1601 KUHPerdata. Asas kebebasan berkontrak tetap dapat berlaku sejauh mana tidak bertentangan dengan kaidah heteronom dalam hukum perburuhan. adanya unsur di bawah perintah. Dalam prakteknya. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang (UU Rahasia Dagang). bukan berarti tidak ada pengaturan terhadap hal tersebut. Karena proposal yang dibuatkan oleh Danar Dono untuk PT Kota Minyak Automation tidak diketahui umum dan mempunyai nilai ekonomi serta dijaga kerahasiaannya melalui upaya mencantumkan ketentuannya dalam peraturan tata tertib perusahaan maka termasuk kedalam rahasia dagang sehingga harus dilindungi. dimana dengan adanya hubungan kerja yang terbentuk. maupun dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). tercipta pula hubungan subordinasi antara pihak pemberi kerja dengan pihak penerima kerja. Apabila dilihat dan dihubungkan dengan ketentuan pasal 3 tersebut. Sebagai perjanjian yang mempunyai ciri-ciri khusus (yakni mengenai perburuhan). 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (UU Anti Monopoli).

bahwa dengan adanya kesepakatan antara pengusaha dan buruhnya yang menimbulkan kewajiban bagi buruhnya untuk menjaga kerahasiaan informasi perusahaan tempat ia bekerja (rahasia dagang perusahaannya) tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku dan dapat dilakukan oleh pengusaha dalam rangka melindungi informasinya yang berharga. tetapi menggunakan pasal 323 ayat 1. dapat diberikan ijin kepada pengusaha untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh tersebut.. Terhadap pelanggaran rahasia dagang berdasarkan UU No. Dasar hukum yang digunakan adalah pasal 322 ayat 1 KUHP dimana dinyatakan bahwa bagi orang yang dengan sengaja membuka rahasia yang wajib disimpannya karena jabatan atau pekerjaannya baik itu yang sekarang ataupun yang dulu dapat diancam pidana penjara paling lama 9 bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Akhirnya dapat ditarik kesimpulan. hanya dapat dilakukan tuntutan apabila ada aduan dari pihak yang merasa dirugikan (pasal 17(2)). 300. Tuntutan yang dapat dilakukan berdasarkan UU Rahasia Dagang. Pelanggaran terhadap rahasia dagang dalam KUHP masuk ke dalam lingkup kejahatan. Dalam berbagai peraturan perundangan di bidang perburuhan tidak ada ketentuan yang melarang adanya perjanjian untuk menjaga kerahasiaan suatu informasi yang dimiliki oleh suatu perusahaan.000. kerajinan atau pertanian. Secara pidana.adanya upah tertentu. yaitu merupakan imbalan dari pekerjaan yang dilakukan oleh pihak penerima kerja yang dapat berbentuk uang atau bukan uang (in natura) 4.000. dimana ia bekerja atau dahulu bekerja. Selain dari keharusan adanya unsur-unsur di atas. dasar hukumnya adalah pasal 13 dan pasal 17(1). . maka pelanggaran rahasia dagang yang dilakukan oleh buruh dapat mengacu pula pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI (KepmenTK) No. Dalam Kepmen. adanya waktu. dimungkinkan untuk dilakukannya perjanjian lain berdasarkan kesepakatan dari kedua belah pihak mengenai hal-hal lain yang dipandang perlu selama tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku. yang seharusnya dirahasiakan.(tiga ratus juta rupiah). Jika pelanggaran rahasia dagang tersebut dilakukan setelah buruh itu tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut dan ia berada pada waktu dimana ia masih harus menjaga rahasia dagang tersebut maka ketentuan dalam KUHP yang digunakan tidak lagi pasal 322 ayat 1. Dalam pasal 323 ayat 2 disyaratkan pula adanya pengaduan dari pengusaha untuk dapat mengajukan tuntutan (delik aduan). Jadi pelanggaran rahasia dagang merupakan delik aduan. tuntutan dapat dilakukan berdasarkan UU Rahasia Dagang dan Kitab Undangundang Hukum Pidana (KUHP). Melihat pada peraturan perundangan di bidang perburuhan. dinyatakan bahwa buruh yang melakukan tindakan membongkar atau membocorkan rahasia perusahaan atau mencemarkan nama baik pengusaha dan atau keluarga pengusaha yang seharusnya dirahasiakan kecuali untuk kepentingan negara. yaitu adanya suatu waktu untuk melakukan pekerjaan dimaksud atau lamanya pekerja melakukan pekerjaan yang diberikan oleh pemberi kerja. diancam pidana penjara paling lama 9 bulan atau denda paling banyak sembilan ribu rupiah. 30 Tahun 2000 tentang Rahasia Dagang. yaitu diancam pidana penjara paling lama 2 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. TK tersebut pada pasal 18 ayat 1 (j). 150/Men/2000 tanggal 20 Juni 2000. Pasal 323 ayat 1 menyatakan bagi orang yang dengan sengaja memberitahukan hal-hal khusus tentang suatu perusahaan dagang.

atau bukti lain berupa laporan kejadian yang dibuat oleh pihak yang berwenang di perusahaan yang bersangkutan dan didukung oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi. Karena penolakan ini maka Danar Dono harus menjalani pidana yang telah dijatuhkan oleh pengadilan Tinggi. Sesuai uraian di atas. Ketentuan dalam KepmenTK tersebut terdapat pula dalam undang-undang tenaga kerja yang baru.Ijin PHK ini diberikan oleh P4 (Panitia Penyelesaian Perselisihan Perburuhan) Daerah untuk PHK perorangan atau P4 Pusat untuk PHK massal. Kesimpulan Dapat disimpulkan bahwa dalam kasus ini. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam pasal 158 ayat 1(i) dinyatakan bahwa pengusaha dapat memutuskan hubungan kerja terhadap pekerja atau buruh dengan alasan telah dilakukannya kesalahan berat membongkar atau membocorkan rahasia perusahaan yang seharusnya dirahasiakan kecuali untuk kepentingan negara. Karena hakim di kedua pengadilan tingkat sebelumnya tidak salah dalam menerapkan hukum. benar bahwa Danar Dono sebagai karyawan PT Kota Minyak Automation tidak memiliki hak untuk membocorkan rahasia perusahannya karena ia telah terikat perjanjian kerja oleh perusahaan. Dan perusahaan pun berhak menuntut secara pidana Danar Dono karena ia memang terbukti melakukan tindak pidana. Kesalahan berat tersebut harus dibuktikan oleh pengusaha dengan kejadian pekerja atau buruh tertangkap tangan. ada pengakuan dari pekerja atau buruh yang bersangkutan. . apabila dikaitkan dengan kasus. yaitu Undang-Undang No. hakim tidak salah menerapkan hukum dan karena terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pelanggaran rahasia dagang maka ia harus dijatuhkan pidana. maka benar apa yang diterapkan oleh hakim Mahkamah Agung bahwa permohonan kasasi Danar Dono harus ditolak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful