Asam nitrat

Asam nitrat

Gambar Gambar

Identifikasi Nomor CAS Nomor RTECS SMILES Sifat Rumus molekul Massa molar Penampilan Densitas Titik leleh Titik didih
(120.5 °C (larutan 68%))

[7697-37-2] QU5775000
O[N+](=O)[O-]

HNO3 63,012 g/mol Cairan bening tidak berwarna 1,51 g/cm³, cairan tidak berwarna

Kelarutan dalam air Viskositas Momen dipol

tercampurkan ? cP at ? °C 2,17 ± 0,02 D

Garam dari asam nitrat disebut sebagai garam nitrat (contohnya seperti kalsium nitrat atau barium nitrat). data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25°C. dan dapat dibagi menjadi dua jenis asam. S26. S36. R35 (S1/2). Di dalam air. asam nitrat berbentuk uap berwarna merah atau kuning. S45 tidak tersedia Oksidan (O) Korosif (C) Kecuali dinyatakan sebaliknya. dan merupakan asam beracun yang dapat menyebabkan luka bakar. yaitu asam nitrat berasap putih dan asam nitrat berasap merah. yaitu ion nitrat NO3− dan ion hidronium (H3O+). Larutan asam nitrat dengan kandungan asam nitrat lebih dari 86% disebut sebagai asam nitrat berasap. yang juga menemukan distilasi modern dan proses kimiawi dasar lainnya yang masih digunakan sekarang ini. . Asam nitrat dan garam nitrat adalah seseatu yang berbeda dengan asam nitrit dan garamnya. Sejarah Asam nitrat pertama kali disintesis sekitar 800 M oleh alkimiawan Jabir ibnu Hayyan. Dalam temperatur ruangan. asam ini terdisosiasi menjadi ion-ionnya. garam nitrit. 100 kPa) Sangkalan dan referensi Senyawa kimia asam nitrat (HNO3) adalah sejenis cairan korosif yang tak berwarna.Bahaya Klasifikasi EU NFPA 704 Frasa-R Frasa-S Titik nyala Senyawa terkait Senyawa terkait Asam nitrit Dinitrogen oksida Dinitrogen pentoksida . S23. Kimia Asam nitrat adalah larutan asam kuat yang mempunyai nilai pKa sebesar -2.

dan warna yang dijelaskan di atas). perkaratan (korosi) tingkat berat bisa terjadi. Terdapat dua hidrat padat yang diketahui. dan hal ini dapat menimbulkan sejumlah variasi yang tak dapat diabaikan pada tekanan uap di atas cairan karena nitrogen oksida yang diproduksi akan terlarut sebagian atau sepenuhnya di dalam asam. suhu didih. atau merah pada suhu yang lebih tinggi. seperti amonium nitrat. yaitu monohidrat (HNO3·H2O) dan trihidrat (HNO3·3H2O). asam nitrat hampir sepenuhnya (93% pada 0. Karena memiliki sifat mengoksidasi.522 kg/m³. dan karbonat untuk membentuk garam. asam nitrat bereaksi dengan alkali. Asam nitrat memiliki tetapan disosiasi asam (pKa) 1.1 mol/L) terionisasi menjadi ion nitrat NO3 dan proton terhidrasi yang dikenal sebagai ion hidronium. asam dengan nitrogen dioksida terlarut mengeluarkan uap berwarna coklat kemerah-merahan. HNO3 + H2O → H3O+ + NO3- . Ia membeku pada suhu -42 °C. Nitrogen dioksida (NO2) tetap larut dalam asam nitrat yang membuatnya berwarna kuning. Ketika mendidih pada suhu kamar. H3O+. ia tidak membebaskan hidrogen) pada reaksi dengan logam dan garam yang dihasilkan biasanya berada dalam keadaan teroksidasi yang lebih tinggi. terdapat dekomposisi (penguraian) sebagian dengan pembentukan nitrogen dioksida sesudah reaksi: 4HNO3 → 2H2O + 4NO2 + O2 (72 °C) yang berarti bahwa asam nitrat anhidrat sebaiknya disimpan di bawah 0 °C untuk menghindari penguraian. oksida basa.Karenanya. Nitrogen oksida (NOx) larut dalam asam nitrat dan sifat ini memengaruhi semua sifat fisik asam nitrat yang tergantung pada konsentrasi oksida (seperti tekanan uap di atas cair. Peningkatan konsentrasi asam nitrat dipengaruhi oleh dekomposisi termal maupun cahaya. Perkaratan bisa dicegah dengan penggunaan logam ataupun aloi anti karat yang tepat. Manakala asam murni cenderung mengeluarkan asap putih ketika terpapar ke udara. Asam nitrat bercampur dengan air dalam berbagai proporsi dan distilasi menghasilkan azeotrop dengan konsentrasi 68% HNO3 dan titik didih 120. membentuk kristal-kristal putih. yang membuatnya dijuluki "asam berasap merah" atau "asan nitrat berasap".Sifat Asam nitrat murni (100%) merupakan cairan tak berwarna dengan berat jenis 1. asam nitrat pada umumnya tidak menyumbangkan protonnya (yakni. Asam nitrat berasap juga dirujuk sebagai asam nitrat 16 molar (bentuk paling pekat asam nitrat pada temperatur dan tekanan standar). dan mendidih pada 83 °C.4: dalam larutan akuatik.5 °C pada 1 atm. Sifat-sifat asam Sebagai mana asam pada umumnya.

mangan (Mn).→ Cu+2 + 2NO2 + 2H2O Sifat-sifat asam cenderung mendominasi pada asam nitrat encer. biasanya ia akan mengoksidasi non-logam tersebut ke keadaan oksidasi tertinggi dengan asam nitrat menjadi nitrogen dioksida untuk asam pekat dan nitrogen monoksida untuk asam encer. suhu. Produk akhirnya bisa bervariasi tergantung pada konsentrasi asam. hidrogen (H2) jarang terbentuk. asam pekat akan membentuk sebuah lapisan logam oksida yang melindungi logam dari oksidasi lebih lanjut. reaksi oksidasi utamanya terjadi dengan asam pekat. serta reduktor. (Fe). Hal ini disebut dengan pemasifan. dan kalsium (Ca) yang bereaksi dengan asam nitrat dingin dan encer yang dapat menghasilkan hidrogen: Mg(s) + 2HNO3(aq) → Mg(NO3)2(aq) + H2(g) Asam nitrat mampu menyerang dan melarutkan semua logam yang ada pada tabel periodik. Cu + 4H+ + 2NO3. asam nitrat bereaksi dengan hebat dengan sebagian besar bahan-bahan organik dan reaksinya dapat bersifat eksplosif. Reaksi dengan non-logam Ketika asam nitrat bereaksi dengan berbagai unsur non-logam. kecuali emas dan platina. terkecuali silikon serta halogen. dan (Al) akan terlarut dalam asam nitrat yang encer. C + 4HNO3 → CO2 + 4NO2 + 2H2O . 3Cu + 8HNO3 → 3Cu(NO3)2 + 2NO + 4H2O Karena asam nitrat merupakan oksidator. Reaksi dapat terjadi dengan semua logam kecuali deret logam mulia dan aloi tertentu. memfavoritkan pembentukan nitrogen dioksida (NO2). Konsentrasi pemasifan yang umum berkisar dari 18% sampai 22% berat. diikuti dengan pembentukan nitrogen oksida (NO) yang lebih diutamakan.Sifat-sifat oksidasi Reaksi dengan logam Sebagai sebuah oksidator yang kuat. Sebagai kaidah yang umum. Karakteristik ini membuat asam nitrat menjadi agen yang umumnya digunakan dalam uji asam. Hanya magnesium (Mg). Pemasifan Kendati (Cr).

Asam nitrat juga digunakan di bagian metalurgi dan pengilangan karena dapat bereaksi dengan metal. trinitrotoluena (TNT) dan Siklotrimetilenatrinitramin (RDX). satu dari sedikit reagen yang dapat melarutkan emas dan platinum. Ketika dicampurkan dengan asam klorida.ataupun 3C + 4HNO3 → 3CO2 + 4NO + 2H2O Sintesis dan produksi Asam nitrat dibuat dengan mencampur nitrogen dioksida (NO2) dengan air. Produksi komersial dari asam nitrat melalui proses Ostwald yang ditemukan oleh Wilhelm Ostwald. Larutan ini juga dipakai untuk memproduksi bahan-bahan yang meledak seperti nitrogliserin. di tabung reaksinya. dan juga untuk pembuatan amonium nitrat. Asam nitrat dapat dibuat dengan mereaksikan 200 gram potasium nitrat (KNO3) ke dalam larutan asam sulfat (H2SO4) 96% 106 ml. Pranala luar •International Chemical Safety Card 0183 •NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards •National Pollutant Inventory . maka campuran ini akan membentuk aqua regia. Menghasilkan asam nitrat yang sangat murni biasanya melibatkan distilasi dengan asam sulfat. Penggunaan Asam nitrat biasanya digunakan di laboratorium sebagai reagen. kemudian mendistilasi campuran ini di titik didih asam nitrat (83 °C) sampai hanya tersisa kristal putih potasium hidrogen sulfat (KHSO4). karena asam nitrat membentuk sebuah azeotrop dengan air dengan komposisi 68% asam nitrat dan 32% air.Nitric Acid Fact Sheet . Asam nitrat kualitas komersial biasanya memiliki konsentrasi antara 52% dan 68% asam nitrat. Asam nitrat juga merupakan komponen dari hujan asam.