P. 1
Pembahasan Hakikat Manusia Dalam Islam 110525022733 Phpapp02

Pembahasan Hakikat Manusia Dalam Islam 110525022733 Phpapp02

|Views: 42|Likes:
Published by Dadang Reborn

More info:

Published by: Dadang Reborn on Jun 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/02/2012

pdf

text

original

Bab III Pembahasan A)Siapa sebenarnya manusia itu?

Manusia secara bahasa disebut juga insan yang dalam bahasa arabnya, yang berasal dari kata nasiya yang berarti lupa dan jika dilihat dari kata dasar al-uns yang berarti jinak. Kata insan dipakai untuk menyebut manusia, karena manusia memiliki sifat lupa dan jinak artinya manusia selalu menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru disekitarnya. Manusia cara keberadaannya yang sekaligus membedakannya secara nyata dengan mahluk yang lain. Seperti dalam kenyataan mahluk yang berjalan diatas dua kaki, kemampuan berfikir dan berfikir tersebut yang menentukan manusia hakekat manusia. Manusia juga memiliki karya yang dihasilkan sehingga berbeda dengan mahluk yang lain. Manusia dalam memiliki karya dapat dilihat dalam seting sejarah dan seting psikologis situasi emosional an intelektual yang melatarbelakangi karyanya. Dari karya yang dibuat manusia tersebut menjadikan ia sebagai mahluk yang menciptakan sejarah. Manusia juga dapat dilihat dari sisi dalam pendekatan teologis, dalam pandangan ini melengkapi dari pandangan yang sesudahnya dengan melengkapi sisi trasendensi dikarenakan pemahaman lebih bersifat fundamental. Pengetahuan pencipta tentang ciptaannya jauh lebih lengkap dari pada pengetahuan ciptaan tentang dirinya. Dan sebagaimana yang telah Allah jelaskan bahwa manusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia di antara makhluk yang lain. Berbicara tentang manusia maka yang tergambar dalam fikiran adalah berbagai macam perfektif, ada yang mengatakan masnusia adalah hewan rasional (animal rasional) dan pendapat ini dinyakini oleh para filosof. Sedangkan yang lain menilai manusia sebagai animal simbolik adalah pernyatakan tersebut dikarenakan manusia mengkomunikasikan bahasa melalui simbol-simbol dan manusia menafsirkan simbol-simbol tersebut. Ada yang lain menilai tentang manusia adalah sebagai homo feber dimana manusia adalah hewan yang melakukan pekerjaan dan dapat gila terhadap kerja. Manusia memang sebagai mahluk yang aneh dikarenakan disatu pihak ia merupakan “mahluk alami”, seperti binatang ia memerlukan alam untuk hidup. Dipihak lain ia berhadapan dengan alam sebagai sesuatu yang asing ia harus menyesuaikan alam sesuai dengan kebutuh-kebutuhannya. Manusia dapat disebut sebagai homo sapiens, manusia arif memiliki akal budi dan mengungguli mahluk yang lain. Manusai juga dikatakan sebagai homo faber hal tersebut dikarenakan manusia tukang yang menggunakan alat-alat dan menciptakannya. Salah satu bagian yang lain manusia juga disebut sebagai homo ludens (mahluk yang senang bermain). Masalah manusia adalah terpenting dari semua masalah. Peradaban hari ini didasarkan atas humanisme, martabat manusia serta pemujaan terhadap manusia. Ada pendapat bahwa agama telah menghancurkan kepribadian manusia serta telah memaksa mengorbankan dirinya demi tuhan. Agama telah memaksa ketika berhadapan dengan kehendak Tuhan maka manusia tidak berkuasa. Manusia menurut Paulo Freire mnusia merupakan satu-satunya mahluk yang memiliki hubungan dengan dunia. Manusia berbeda dari hewan yang tidak memiliki sejarah, dan hidup dalam masa kini yang kekal, yang mempunyai kontak tidak kritis dengan dunia, yang hanya berada dalam dunia. Itulah berbagai jawaban ketika ditanya siapa manusia itu sebenarnya. Banyak jawaban berbeda yang akan kita dapatkan.Dan terkadang bisa jadi antara pendapat satu dengan yang lain saling bertentangan.Ada yang mengatakan bahwa manusia dengan kekuatannya sendiri dapat melakukab segalanya.Namun di sisi lain ada juga yang berpendapat bahwa manusia hanya mengikuti takdir yang berlaku pada dirinya.Kedua pendapat yang bertentangan itu akan membingungkan jika tidak kita hadapi dengan bijak. Menurut Islam,manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia di antara makhluk ciptaan-Nya yang lain yang dipercaya untuk menjadi khalifah di muka bumi.Dengan segala usaha,kerja keras,dan do’a manusia dapat menemukan jalan kehidupannya sendiri,kecuali pada beberapa ketetapan yang tak bisa diubah(rezeki,mati,jodoh). Sebagaimana firman Allah dalam Surat Ar’ad ayat 11 “…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum,maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung mereka selain Dia.” B. KONSEP MANUSIA 1. Pengertian Manusia Menurut Al-Qur’an Apa dan siapa sebenarnya manusia itu? Manusia adalah makhluk ciptaan Allah; ia berkembamg dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungannya; ia berkecenderungan beragama. Itulah antara lain hakikat wujud manusia yang lain ialah bahwa manusia itu adalah makhluk utuh yang terdiri atas jasmani, akal, dan rohani sebagai potensi pokok. Dalam Alqur'an ada 3 kata yang digunakan untuk menunjukan arti manusia, yaitu 1. insan / ins / annas 2. basyar 3. bani adam / dzurriyat adam Sedangkan yang paling banyak di jelaskan dalam alquran adalah Basyar dan insan . kata Basyar menunjukan manusia dari sudut lahiriyahnya ( fisik) serta persamaanya dengan manusia seluruhnya , sepeti firman Allah dalam surat Al-Anbiya : 34-35 "kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu ( Muhamad ) maka apabila kamu mati apakah mereka akan kekal ? tiap - tiap yang berjiwa akan mati. kami akan menguji kamu dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada kami kamu dikembalikan "

1

Chapter: Hakikat Manusia

dan lain-lainnya perlu dilibatkan. meneliti dan menghayati alam dalam rangka memperoleh ilmu pengetahuandan kesejahteraan . " akan tetapi Orang . Pada zaman dahulu tenaga yang memungkinkan terjadinya sintesa cukup banyak dan terdapat di manamana seperti panas dan sinar ultraviolet. Untuk memahami informasi tersebut secara mendalam. dan Sualalah. Akan tetapi ada sebagian umat islam yang berpendapat bahwa Adam bukan manusia pertama. yaitu nafsu . Sedangkan kalau dikatakan sebagai tembikar yang dibakar . Sedangkan dalam Hubungan social Alqur’an memberikan istilah Annas yang merupakan jamak dari kata insane dan perwujudan kualitas keinsanian manusia ini tidak terlepas dari konteks sosialnya dengan lingkungan. Oleh karena itu bahan-bahan pembuk manusia yang disebut dalam al-Quran hanya merupakan petunjuk manusia yang disebut dalam alQuran . Berdasarkan pengamatan yang mendalam dapat diketahui bahwa manusia dilahirkan ibu dari rahimnya yang proses penciptaannya dimulai sejak pertemuan antara permatozoa dengan ovum. umumnya dipahami secara lahiriah. Perbedaan pendapat tentang apakah adam manusia pertama atau tidak. kata khalifah berasal dari kata khalafa yakhlifu khilafatan atau khalifatan yang berarti meneruskan. estetika dan agama. Ditiupakn Ruh (Qs Alhijr : 29 ) 4. menthe. Hal itu seperti pernyataan bahwa tumbuh-tumbuhan bahan makanannya dari tanah. Hal ini dimungkinkan karena segala sesuatu yang ada didunia juga mengalami prosi yang seperti dinyatakan antara lain dalam surat al-A’la 1-2 dan Nuh 14. maka Adam lahir pula dari sesuatu yang hidup sebelumnya. prosesnya dapat diamati meskipun secara bersusah payah. jasmani dan rohani. Konsep basyar dan insan merupakan konsep islam tentang manusia sebagai individu . hanya merupakan petunjuk dimana sebenarnya bahan-bahan pembentuk manusia yaitu ammonia. ( Qs Al Hijr : 28 ) 2. sebagaimana Firman Allah dalam surat as-Syam 8 : " maka allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) esesatan dan ketakwaan " Akal sebagai potensi intelegensi berfungsi sebagai filter yang menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah yang didorong oleh nafsu akal akan membawa manusia untuk memahami . " Sesungguhnya orang yang mengatakan : tuhan kami adalah Allah. nafsu merupakan tenaga potensial yang berupa dorongan untuk berbuat kreatif dan dinamis yang yang dapat berkembang kepada dua arah . dengan asumsi karena Tuhan berkuasa . ahli-ahli kimi. jangan-jangan hanya akan menghabiskan waktu dan tidak sempat lagi memikirkan tentang status dn tugas yang telah ditetapkan Allah pada manusia al-Quran cukup lengkap dalam memberikan informasi tentang itu. bukan ayat yang menjamin bahwa setiap yang dikehendaki Allah pasti akan terwujud seketika. seperti : Turab. dan air terdapat. segumpal daging. Status manusia sebagai khalifah . segumapl darah. sehingga kata 2 Chapter: Hakikat Manusia . Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari bermacam-macam unsure kimiawi yang terdapat dari tanah.Sebelum ruh ditiupkan . karena tidak semua unsur kimia yang ada dalam tanah ikut diserap oleh tumbuh-tumbuhan. diharapkan menjadi khalifah ( pemilih atau penerus ajaran Allah ). kemudian mereka berIstiqomah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka" (Qs Al Ahqaf : 13) Ketiga potensi Dasar diatas membentuk Struktur kerohaniahan yang berada Di dalam diri manusia yang kemudian akan membentuk manusia sebagai insan. 12-14 ) 3. Hal ini itu menimbulkan pendapat bahwa manusia benar-benar dari tanah.nilai etika. maka segala sesuatu dapat terjadi. Thien. biologi. yaitu kebaikan dan kejahatan. tetapi sebagian saja. diciptakan langsung atau melalui suatu proses tampaknya tidak akan ada ujungnya karena masing-masing akan teguh pada pendiriannya. yaitu maryam. maka dapat menimbulkan pemikiran bahwa apabila isa lahir dari sesuatu yang hidup. Dalam hal ini harus dibedakan antara kalimat kun fayakun dengan kun fa kana. Ayat yang menyatakan ( zahir ayat ) bahwa jika Allah menghendaki sesuatu jadi maka jadilah ( kun fayakun ). yaitu pada tanah. Berasal dari saripati tanah. maka maksudnya adalah bahwa proses kejadiannya melalui oksidasi pembakaran. ketika masih di alam ruh manusia telah berjanji mentauhidkan Allah (Qs Al A’raf : 172 ) Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal tanah dengan mempergunakan bermacam-macam istilah. agar dalam memahami ayat-ayat tersebut tidak secara harfiah. Yang perlu diingatkan sekarang adalah bahwa manusia oleh Allah. dinyatakan dalam albaqarah 30. Jika polemik ini senantiasa diperpanjang. Ayat-ayat yang menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari tanah. Shal-shal. dapat juga berarti suatu proses. untuk kemudian bereaksi kimiawi.Orang yang lalim itu mengikuti hawanafsunya tanpa ilmu pengetahuan " ( Qs Arrum : 29 ) sedangkan rasa merupakan potensi yang mengarah kepada nilai .kata insan digunakan untuk menunjuk manusia dengan segala totalitasnya . Manusia diciptakan Allah Swt. Manusia yang sekarang ini. Pendapat tersebut didasarkan atas asumsi bahwa: Ayat-ayat yang menerangkan bahwa manusia diciptakan dari tanah tidak berarti bahwa semua unsure kimia yang ada dalam tanah ikut mengalami reaksi kimia.Dari segumpal tanah lalu menjadi nutfah ( didalam rahim ). akal dan rasa. tulang dibungkus dengan daging dan akhirnya menjadi makhluk yang paling sempurna (Qs Almukminun . al-Quran tidak menjelaskan secara rinci. Apa yang dikehendaki Allah pasti terwujud dan terwujudnya mungkin saja melalui suatu proses. Adapun tahapan-tahapan dalam proses selanjutnya. Hal itu karena kata “tsumma” yang berarti kemudian. Jika diperhatikan surat Ali Imran 59 dimana Allah menyatakan bahwa penciptaan Isa seperti proses penciptaan Isa seperti proses penciptaan Adam. fisik psikis. 2. Jika dinyatakan istilah “Lumpur hitam yang diberi bentuk” (mungkin yang dimaksud adalah bahan-bahan yang terdapat pada Lumpur hitam yang kemudian diolah dalam bentuk reaksi kimia). di dalam diri manusia terdapat tiga kemampuan yang sangat potensial untuk membentuk struktur kerohaniahan . Proses Kejadian Manusia Di dalam Alqur’an Proses kejadian Manusia dapat di jelaskan sebagai berikut : 1.

Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. karena malaikat tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Kelebihan-kelebihan itu membedakan manusia dengan makhluk lainnya. al-Anfal 22. Jika demikian pengertian khalifah. Ruh (al-Hijr 29. “mereka itu seperti binatang ( ulaaika kal an’aam ). Kebanyakan umat Islam menerjemahkan dengan pemimpin atau pengganti. baik didarat. bahkan lebih buruk dari binatang ( bal hum adhal ). Walaupun ada binatang yang bergerak didarat dan dilaut. malaikat melihat ada makhluk dan jenis makhluk yang dilihat adalah jenis yang selalu merusak alam dan bertumpah darah. yang berarti aku adalah pelanjut sunah rasulillah. Jika manusia hidup dengn ilmu selain ilmu Allah. pemahaman ayat akan lebih sempurna jika ditunjang dengan ilmu pengetahuan. suka melampaui batas ( al-‘Alaq 6 ) suka terburu nafsu ( al-Isra 11 ) dan lain sebagainya. Kelebihan manusia adalah kemampuan untuk bergerak dalam ruang yang bagaimanapun. Pemahaman seperti ini konsisten dengan ungkapan malaikat yang menyatakan “ apakah engkau akan menjadikan di bumi mereka yang merusak alam dan bertumpah darah?” ungkapan malaikat tersebut memberi pengertian bahwa sebelum adam diciptakan. tetapi ia khalifah pertama. air yang kotor yang keluar dari tulang sulbi. Dalam keadaan demikian manusia bermartabat rendah ( at-Tiin : 4 ). Dengan demikian al-Quran tidak berbicara tentang proses penciptaan manusia pertama. Aqal ( al-Baqarah 76. Pada waktu itu beliau mengucapkan inni khalifaur rasulillah. maka tidak setiap manusia mampu menerima atau melaksanakan kekhalifahannya. Adanya pengertian seperti itu dimungkinkan. dan Qolb adalah daya rasa. Dalam pidatonya setelah diangkat oleh umat islam. jika ada penemuan baru. kemudian lahir ke dunia setelah berproses dalam rahim ibu. Biarkanlah para saintis berbicara tentang asal-usul manusia dengan usaha pembuktian yang berdasarkan penemuan fosil. Yang dibicarakan secara terinci namun dalam ungkapan yang tersebar adalah proses terciptanya manusia dari tanah. As-Sajadah 9. Hal itu semua merupakan produk dari nafs . Mengenai kelebihan manusia atas makhluk lain dijelaskan surat al-Isra’ ayat 70. Yang dapat mengendalikan adalah wahyu. Jasad adalah bentuk lahiriah manusia. manusia diberi akal dan hati. Disamping itu. Perlu diingat bahwa istilah khalifah pernah dimunculkan Abu bakar pada waktu dipercaya untuk memimpin umat islam. C)Tujuan manusia diciptakan Untuk apakah manusia diciptakan Tuhan di dunia ini ? Menurut Al-Qur’an Tuhan berfirman : Adz-Dzaariyaat (51 ayat 56) : 3 Chapter: Hakikat Manusia . Shad : 34 ). Allah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik-baiknya (at-Tiin : 95:4). berkembang menjadi mudgah. Tetapi jika hanya dengan aqal dan qolb. Shaffat 84 dan lain-lain ). sehingga dapat memahami ilmu yang diturunkan Allah. dilaut. Namun demikian. karena subyektif. kecenderungan tersebut belum sepenuhnya dapat terkendali. Aqal adalah daya fakir. ditiupkannya ruh. Semua itu bersifat sekedar pengayaan saint untuk menambah wawasan pendekatan diri pada Allah. maka luruskanlah saya”. Berdasarkan ungkapan pada surat al-Baqarah 30 terlihat suatu gambaran bahwa Adam bukanlah manusia pertama. Dalam keadaan demikian manusia disamakan dengan binatang. manusia tidak bermartabat lagi. Dengan demikian. kata yang dipakai adalah jaa’ilun dan bukan khaaliqun. namun tetap saja mempunyai keterbatasan dan tidak bisa melampaui manusia. Ali Imran 185 dan lain-lain ) . Ayat berserak. Hasil pembuktian para saintis hanya bersifat relatif dan pada suatu saat dapat disanggah kembali. Ruh adalah daya hidup.khalifah dapat diartikan sebagai pemilih atau penerus ajaran Allah. saripati makanan. Nafs adalah jiwa . manusia akan tetap bermartabat mulia kalau mereka sebagai khalifah ( makhluk alternatif ) tetap hidup dengan ajaran Allah ( QS. Hal itu karena kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua orang mau memilih ajaran Allah. Persamaan dan perbedaan manusia dengan makhluk lain Dibanding makhluk lainnya manusai mempunyai kelebihan-kelebihan. Kata khalaqa mengarah pada penciptaan sesuatu yang baru. sedang kata ja’ala mengarah pada sesuatu yang bukan baru. tetapi apabila saya menyimpang .dengan arti kata “ memberi bentuk baru”. Al-anbiya’ :91 dan lain-lain). yaitu ilmu yang obyektif dari Allah. Dalam penciptaannya manusia dibekali dengan beberapa unsure sebagai kelengkapan dalam menunjang tugasnya. tetapi dengan bantuan ilmu pengetahuan dapat dipahami urutannya. maka ikutilah saya. Di samping itu manusia juga disertai dengan sifat-sifat yang negatif seperti lemah ( an-Nisa 28 ). suka bernuat zalim dan ingkar ( ibrahim 34). Karena ilmunya itulah manusia dilebihkan ( bisa dibedakan ) dengan makhluk lainny. 3. Dalam ayat tersebut. Oleh karena al-Quran tidak bicara tentang manusia pertama. sedang yang dapat mengendalikan kecenderungan negatif adalah aqal dan qolb. al-Mulk 10 dan lain-lain). Nafs (alBaqarah 48. alaqah. abu bakar antara lain menyatakan “selama saya menaati Allah. sebab yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan hanya Allah. dan Qolb ( Ali Imran 159. berupa al-Quran menurut sunah rasul. baik pimpinan yang termasuk khulafaurrasyidin maupun di masa Muawiyah-‘Abbasiah. suka membantah ( al-kahfi 54 ). Kemampuan seseorang untuk dapat menetralisasi kecenderungan negatif tersebut ( karena tidak mungkin dihilangkan sama sekali ) ditentukan oleh kemauan dan kemampuan dalam menyerap dan membudayakan wahyu. Sedangkan binatang bergerak diruang yang terbatas. Al-An’am : 165 ). Unsurunsur tersebut ialah : jasad ( al-Anbiya’ : 8. Al-Ara’f 179. yang biasanya dihubunkan dengan jabatan pimpinan umat islam sesudah Nabi Muhammad saw wafat . suka berkeluh kesah ( al-Ma’arif 19 ). maupun diudara.

selain untuk mengingat adalah lebih baik dari adalah kunci bertafakur untuk tentang membuka Alloh pintu dan kekuasaanMa’rifat dan Ketahuilah bahwa bebas dari kesibukan lain demi tenggelamnya ibadah dapat terjadi bila memiliki waktu yang luang dan hati masih kosong . itu dilakukan menganggap dengan ibadah tak bersungguh-sungguh sebagai menghalangi atau apa Namun ibadah semacam itu bukan saja spiritual. yang dimaksud waktu luang’ adalah kita harus menyisihkan waktu kita khusus untuk Ibadah di mana kita harus mencurahkan diri semata-mata untuk ibadah tanpa di ganggu pemikiran atau kesibukan lain. dan melaksanakannya. dan ini merupakan salah satu hal amat penting ibadah. ibadah yang penting. tidak akan memperhatikan waktu waktu ibadahnya dalam dia akan memperhatikan waktu-waktu shalat. Yang pertama adalah memiliki waktu yang luang dan hati yang masih belum disibukan oleh apapun. Berikut ini kami mencoba menjelaskan pokok persoalan ini. memikirkan pekerjaan lain selama waktu- keadaan yang dengan waktu itu. dan beribadah dari tidak Alloh. Bekerjalah untukku. Sebenarnya bertafakur pada beribadah selama satu tahun Sebaik-baiknya Ibadah Nya. karena yang dibayangkannya sebagai tugas penting. Engkau harus mengerti bahwa pekerjaan apapun yang ini hal itu telah terkait dengan tuhan (Alloh) penguasa tertinggi di Dunia. Orang yang saleh tentu apapun. Aku berlindung kapada Alloh memberikan makna yang sepatutnya kepada shalat. Tafakur merupakan mempelajari Rohani yang tersembunyi. Tentu saja merupakan tindakan sebaik-baiknya. memiliki kecemerlangan dan orang seperti meremehkan Shalat dan dari tidak kepada tuhan yang benar. Arti ibadah : tafakur satu dan jam berdiam lamanya diri. yang tampa hal ini kehadiran hati tidak mungkin terjadi. asal-asalan saja.. ibadah yang dilakukan tampa kehadiran hati tidak ada nilainya. Sedangkan yang ke dua adalah membuat hati memahami penting ibadah.” tidak aku jadikan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah Awal ibadah ialah Alloh. dalam yang dalam dan Yang membuat hati hadir itu ada dua. Dan bila beribadah. D)Untuk siapa manusia hidup? Ada caranya untuk mengabdi beribadah kepada tuhan dapat dibagi dalam tiga tahap : Tahap I. namun juga patut mendapat murka itu adalah orang yang meremehkan shalat dan mengabaikannya.“dan kepada-Ku. Al-Insaan (76 Ayat 30 ): kau lakukan di karena Dia dunia adalah 4 Chapter: Hakikat Manusia .

“Sesungguhnya Shalatku. hidup dan matiku Jadi. Tanggungjawab manusia secara umum digambarkan oleh Rasulullah SAW di dalam hadis berikut. Tanggungjawab Manusia Sebagai Hamba. Siapakah engkau sebenarnya ? kerjakan tidak kau lakukan yang di kendaki Alloh.mati. Prinsip taqwa yang memancar dari lubuk hati ini harus menjiwai setiap perbuatan. Manusia di antara makhluk Allah dan menjadi hamba Allah SWT. Seorang isteri adalah pengembala di rumah suaminya dan akan ditanya tentang pengembalaannya. Seorang laki-laki adalah pengembala dalam keluarganya dan akan ditanya tentang pengembalaannya.Hal ini akan terjadi bila engkau beranggapan bahwa segala sesuatu yang kau lakukan. adalah sebutan untuk ROH. perkataan dan pikiran. (hanyalah) untuk Alloh.seluruh kehidupan kita ini sebenarnya hanyalah untuk Allah. 2.dan semuanya hanyalah untuk Allah. untuk kebaikan untuk dirimu Tuhan berkata : “Akulah timbul dari yang Esa. TANGGUNG JAWAB MANUSIA SEBAGAI HAMBA DAN KHALIFAH 1. ibadahku. meliputi semua keadaan dan tugas yang ditentukan kepadanya. yang bersinar dalam dirimu” kata Aku ini “Apapun yang kau lakukan. kerja. Apabila pengakuan terhadap kenyataan dan hakikat wujudnya hari pembalasan telah dibuat maka tugas yang diwajibkan ke atas dirinya perlu dilaksanakan. Allah SWT dengan kehendak kebijaksanaanNya telah mencipta makhluk-makhluk yang di tempatkan di alam penciptaanNya. “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Semua orang dari engkau sekalian adalah pengembala dan dipertanggungjawabkan terhadap apa yang digembalainya. demi Aku.“Dan tiadalah kamu berkehendak kecuali Sesungguhnya Alloh adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.Dan semua itu memang milik Allah semata. katakana dan pikirkan. Manusia dicipta untuk dikembalikan semula kepada Allah dan setiap manusia akan ditanya atas setiap usaha dan amal yang dilakukan selama ia hidup di dunia.shalat. 5 Chapter: Hakikat Manusia . Tuhan semesta alam”.” (Muttafaq ‘alaih) Allah mencipta manusia ada tujuan-tujuannya yang tertentu. E. Apapun yang kau sendiri. sebagai alat-Ku. sadarlah bahwa aemua Aku. Semata-mata demi aku.belajar. Tidur. Manusia Sebagai Khalifah Allah.Emosi yang dinamakan taqwa memancar dari ROH. Ibadah. Disini kata “Milik-Ku atau “Aku” yang kau menunjukan lakukan ROH.Bakti adalah pernyataan taqwa.” Tahap II. Kerjakanlah semua atas nama-KU. Tahap III. Sebagai hamba Allah tanggungjawab manusia adalah amat luas di dalam kehidupannya. makan dan berbagai kegiatan dalam kehidupan sahari-hari kau lakukan karena cinta kepada Aku dan Aku timbul dari ROH.Seorang khadam juga pengembala dalam harta tuannya dan akan ditanya tentang pengembalaannya. dari ROH itu sendiri. Bertindaklah hanyalah demi bukan badan Jasmani. Dari Ibnu Umar RA katanya.Taqwa yang sebenarnya berarti bakti. Al-An’aam (6 ayat 162) Katakanlah. Maka semua orang dari kamu sekalian adalah pengembala dan akan ditanya tentang pengembalaannya. hanya kau perbuat untuk menyenangkan Tuhan saja. Berbaktilah Hanya Kepada-Ku Engkau harus mengerti petunjuk ini. lakukanlah bagi kepuasan-Ku.

Firman Allah SWT : “Sesungguhnya Kami telah kemukakan tanggungjawab amanah (Kami) kepada langit dan bumi serta gunung-ganang (untuk memikulnya). Artinya manusia harus bisa berlaku normal sebagaimana adanya. Bahkan yang percaya dan beriman dengannya pun. manakala yang tidak bertanggung jawab akan ke Neraka. Sekarang kita bisa melihat hasilnya yaitu dengan adanya kapal. akibat pengaruh industrialisasi. kebaikan.” (Al-Baqarah:30) Di kalangan makhluk ciptaan Allah. binatang. Ini sudah tentu kerana manusia merupakan makhluk yang paling istimewa. optimalisasi sebenarnya dimaksudkan untuk mengatur semaksimal mungkin perihal pengelolaan alam. dan teknologi lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk kemashlahatan makhluk. Sesungguhnya hal tersebut tidak harus terjadi apabila manusia taat dan patuhpada perintah Allah. Optimalisasi alam bukanlah dengan tindakan mengeruk sebanyak-banyaknya potensi alam semesta. menghapuskan kemungkaran serta penyelewengan dan penyimpangan dari jalan Allah. Karena itulah Allah Taala berfirman dalam surat Saba 13 : Artinya: “Sedikit sekali daripada hamba-hamba-Ku yang bersyukur. Sehingga tidak terjadi ketidakseimbangan ekosistem. manusia telah dipilih oleh Allah melaksanakan tanggungjawab tersebut. angin. maka mereka enggan memikulnya dan bimbang tidak dapat menyempurnakannya (kerana tidak ada pada mereka persediaan untuk memikulnya). Dengan lisan manusia diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Sesungguhnya semua fasilitas yang sudah tersedia di dunia secara gratus seperti tumbuhan. Dengan ini manusia berkewajipan menegakkan kebenaran. Dari hal-hal tersebut di atas maka jelaslah bahwa optimalisasi kemampuan tercermin dari optimalisasi potensi materi yang dimiliki oleh manusia dari Allah. manusia diharapkan memiliki kemampuan mencipta. air dan apapun adalah untuk manusia. mobil. Akan tetapi. kejadian sekarang ini. janganlah pernah melampaui batas. udara. Dengan potensi otak manusia telah diberi akal untuk berpikir bagaimana menyeimbangakan segala potensi kehidupan dan alam semesta. ramai yang tidak dapat benar-benar memperhambakan diri kepada Allah dan gagal menjadi khalifah-Nya yang mentadbir dan mengurus dunia ini dengan syariatNya. pesawat terbang. 6 Chapter: Hakikat Manusia . Walaupun Al Quranul Karim telah memberitahu tugas dan tanggungjawab manusia di dunia ini dan diberitahu mereka yang menunaikan tanggung jawab akan masuk ke Syurga. Dengan tangan. Allah mengatakan bahwasanya potensi-potensi alam itu tidak akan pernah habis tetapi hal tersebut berlaku apabila manusia memnafaatkan dengan sewajarnya. Dengan otak manusia diharapkan kehidupan di bumi secara umum dapat berkembang dengan baik dan terjaga dari kerusakan. Manusia diberikan kelebihan fisik tersebut guna memasimalkan tugas kekhalifahan di bumi.” (Al-Ahzab: 72) Optimalisasi Kemampuan Dengan berbagai kelebihan tersebut. namun tidak semua manusia percaya berita ini serta beriman dengannya. karena tidak mampu melawan nafsu serta mempunyai kepentingan-kepentingan peribadi. hewan. mewujudkan kedamaian. Optimalisasi kemampuan tercermin dalam pemanfaatan kemampuan dari manusia itu sendiri terhadap potensi-potensi yang dimilikinya. Allah berkali-kali mengatakan bahwa dalam melakukan sesuatu hal.” (Saba’: 13) Keoptimalan peran manusia sebagai khalifah dibumi akan tercapai dengan sempurna apabila manusia dapat memanfaatkan segala pikiran hebatnya yang dianugerahkan dari Allah dengan menciptakan teknologi yang canggih dengan berdasarkan nilainilai keilahiyahan (sifat-sifat Allah -Asmaul Husna-) dan keislaman dengan kemampuan seni mengatur keseimbangan potensi alam dan lainnya dengan dipimpin oleh seorang khalifah yang robbani yang memerintah berdasarkan Syariat Islam. Firman Allah SWT : Artinya : “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat: Sesungguhnya Aku jadikan di bumi seorang Khalifah. Namun. dan tumbuhan. sedangkan kami sentiasa bertasbih dan bertaqdis dengan memuji Engkau? Jawab Allah: Aku lebih mengetahui apa yang kamu tidak ketahui. seluruh potensi alam hampir habis di serap untuk kepentingan manusia tanpa berpikir baik buruknya sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam ekosistem. dan (pada ketika itu) manusia (dengan persediaan yang ada padanya) sanggup memikulnya. Berkata Malaikat: Adakah Engkau hendak jadikan di muka bumi ini orang yang melakukan kerusakan dan menumpahkan darah. motor. sangat penting bagi manusia untuk dapat mengembangkan diri dan mengoptimalkan kemampuanya. Hutan tidak akan habis hanya oleh karena alasan industrialisasi atau perluasan masalah tempat tinggal. (Ingatlah) sesungguhnya tabiat kebanyakan manusia adalah suka melakukan kezaliman dan suka pula membuat perkara-perkara yang tidak patut dikerjakan. Janganlah melampaui batas.Antara anugerah utama Allah kepada manusia ialah pemilihan manusia untuk menjadi khalifah atau wakilNya di bumi. dalam arti memnafaatkan potensi sumber daya dari Allah.manusia. Tentunya hal tersebut dimaksudkan untuk membantu kekhalifahan manusia di bumi.

sudah sepatutnya manusia mensyukuri anugrah tersebut dengan berbagai cara. perbanyaklah sedekah dan janganlah kamu meninggalkan shalat serta Zakat. sebab shalat dan zakat adalah tiket menuju jalan kebenaran dan kebaikan.Dia pernah memberi amanat kepada bumi tapi bumi tak sanggup untuk memikulnya.Apabila hal-halk tersebut tidak tercapai seluruhnya maka tidak pula tercapai keoptimalisasian peran kekhalifahan manusia. F)TUGAS MANUSIA DI BUMI Manusia dipercaya Allah untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini. Kalaupun terjadi. B.begitu juga dengan gunung.Dan akhirnya manusialah yang dipercaya unutuk mengemban amanat itu.Allah.dan dengan lingkungan kehidupannya. Saran Setiap manusia memiliki hak dan kewajiban yang berbeda-beda.dengan sesama manusia. 7 Chapter: Hakikat Manusia . diantaranya dengan memaksimalkan semua potensi yang ada pada diri kita. Wallahu ‘alam bishawab BAB IV PENUTUP A. maka hal tersebut belum dan tidak maksimal. Jadi.manusia salah satu tugas manusia adalah untuk menjaga keseimbangan kehidupan di bumi ini. mentaati peraturanya dan menjauhi laranggannya.supaya menjadi manusia yang berguna didunia dan diakhirat.Serta menjalin hubungan dengan Allah. pada dasarnya setiap umat manusia mengemban tugas yang maha penting untuk memerankan kekhalifhan di bumi. Kita juga dituntut untuk terus mengembangkan potensi tersebut dalam rangka mewujudkan tugas dan tanggung jawab manusia sebagai makhluk dan khalifah di bumi.maka penulis menyarankan agar bagi setiap umat manusia harus saling tolong menolong. Kesimpulan Sebagai makhluk yang dibekali dengan berbagai kelebihan jika dibandingan denagn makhluk lain.dan jangan lupa bagi umat muslim kita harus selalu beribadah kepada allah SWT. janganlah kalian bercerai berai. taatilah peraturan undang-undang dan hukum yang berlaku di setiap negara. Sebagai wakil Allah di bumi ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->