askeb Serviks

BAB III TINJAUAN KASUS Pada bab ini diuraikan asuhan kebidanan pada Ny “I” dengan kanker serviks

stadium IIa di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Tanggal 25-27 Februari 2011, dimana asuhan yang diberikan kepada klien meliputi 7 langkah varney. No.register Tgl. Masuk Tgl pengkajian : 11650365 : 24 februari 2011, jam 13.00 WIB : 25 februari 2011, jam 11.00 WIB

STEP I IDENTIFIKASI DATA DASAR A. Identitas Istri / Suami Nama Umur Suku Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat Golongan darah : Ny “I” / Tn“A” : 65 tahun / 65 tahun : Sunda / Sunda : Islam / Islam : SD / SD : IRT / pedagang : Jln. Lembang paeger maneh :A/-

1

Biaya dan perawatan ditanggung oleh keluarga E. Pengambilan keputusan dalam keluarga diambil melalui musyawarah bersama keluarga. sosial dan spiritual 1. Data Biologis / Fisiologis 1. riwayat perdarahan pervaginan. Ibu selalu bertanya-tanya dengan keadaannya 4. Menikah 3x I = umur 14 tahun lamanya 8 tahun II = umur 23 tahun lamanya 4 tahun III = umur 27 tahun lamanya 38 tahun 2. Ibu tidak menderita penyakit menular 3. Ibu sangat khawatir dengan kondisinya 3. merah. Data Psikologis. Ibu tidak mempunyai riwayat alergi makanan. Riwayat social ekonomi 1.B. keputihan yang tidak gatal . Riwayat Keluhan Utama Riwayat perdarahan dari jalan lahir 6 bulan yang lalu sebelum masuk Rumah Sakit. berbau amis. Ekspresi wajah tampak cemas 2. udara dan obat-obatan D. Ibu tidak mempunyai penyakit keturunan 2. Riwayat Kesehatan / Penyakit Lalu 1. C. 2 .

Pola aktifitas sehari-hari 1. Dismenorhea : Tidak ada G. Kebutuhan nutrisi a. Kebiasaan : BAK / BAB Warna Bau Konsistensi b. buah : 6 – 7 gelas / hari b. sayur. Menarche 2. Klien dan keluarga menerima dengan baik atas apa yang telah dialaminya dan senantiasa berdoa untuk keselamatannya. Lamanya haid 4. Kebiasaan : 1) Frekuensi makan 2) Jenis makanan 3) Frekuensi minum : 3x sehari : nasi. Siklus haid : 13 tahun : 28 tahun : 5 – 7 hari 3. Riwayat Reproduksi 1. Selama di RS : Belum ada yang berubah 2./ Lunak .5. ikan. F. Selama di RS : 1) Ibu belum pernah BAB dari tanggal 24 sampai tanggal pengakajian 3 : 3 – 4x / hari / 1x / hari : Kuning muda : Amoniak / : . Kebutuhan eliminasi a.

Personal Hygiene a. Kebiasaan : Ibu tidak pernah tidur siang Tidur malam jam 22. Pemeriksaan Fisik 1.7oC P : 20x / i . Ekspresi wajah tampak cemas dan meringis c.00 b. Kulit kepala tampak bersih dan rambut tidak kotor b.00 s/d 05. Keadaan bibir bersih dan gigi tampak caries 4 : ibu sering tidur S : 36. Kepala a. Kesadaran komposmentis 3. keramas. Selama di RS H. 4. klien hanya menggunakan kain basah untuk lap badan. TTV = TD : 140 / 90 mmHg N : 84x / menit 4. Selama di RS : Belum pernah mandi. Keadaan umum baik 2. Kebiasaan : 1) Mandi 1x sehari memakai sabun 2) Keramas 3x seminggu memakai shampo 3) Sikat gigi memakai pasta gigi sehabis makan b. Pola tidur a.2) Terpasang kateter dengan urine 100 cc dalam bag urine 3.

Laboratorium Hb : 10. 8. Abdomen : Tidak ada luka operasi. tidak ada pengeluaran 7.5. Trombosit: 320.5 gr/dl b. Refleks patella kiri dan kanan (+) c. 200 / mm c. pembuluh limfe dan vena juqularis. dan tidak ada benjolan. Perdarahan pervaginam berwarna merah dan bau amis 9.000 / mm3 5 . Tidak Oedema c. L : 5. Tidak ada Varices b. Simetris : kiri dan kanan b. Tidak ada oedema d. ada nyeri tekan dan ada benjolan di perut. Genitalia : a. Tidak ada Massa d. Pada leher tidak ada pembesaran kelenjar tyroid. 6. Kuku kaki bersih 10. Data penunjang a. Payudara simetris kiri dan kanan. Pengeluaran pervaginam e. Ekstremitas tangan dan kaki a.

riwayat perdarahan pervaginan. Hasil pap smear : Sel-sel menunjukkan kelamin ringan. menyebar ke jaringan yang lebih dalam dari vagina. Hasil pap smear : Sel-sel menunjukkan keatas kelamin tapi ringan. merah. Analisa dan Interpretasi Data Tanda dan gejala yang muncul pada kanker serviks ada pada tahap Pre. cerviks stadium IIA Ds : Ibu mengatakan keluar darah dari jalan lahir 6 bulan yang lalu Do : Riwayat perdarahan dari jalan lahir 6 bulan yang lalu sebelum masuk Rumah Sakit. Cerviks Stadium IIA dengan masalah kecemasan.d. keputihan yang tidak gatal . belum penyebarannya meluas sampai vagina. Namun perubahan tidak terlihat ini dapat dideteksi secara dini dengan pemeriksaan pap smear yaitu Sel-sel menunjukkan kelamin ringan. 6 . Ca. penyebarannya meluas sampai keatas vagina. tapi belum menyebar ke jaringan yang lebih dalam dari vagina. STEP II IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL Diagnosa : Ca. 1. Kanker atau perkembangan sebelum berkembang menjadi kanker tidak ditemukan gejala-gejala yang tidak berarti. berbau amis.

7 . berbau busuk. tapi belum menyebar ke jaringan yang lebih dalam dari vagina. sebagai respon terhadap apa yang dialami kemudian diekspresikan melalui wajah yang cemas. merah. Sel-sel yang mulai mengalami perubahan kearah yang abnormal seperti keputihan. perdarahan dua siklus menstruasi dan perdarahan pervaginam spontan. Sehingga dari hasil pap smear yang ditemukan pada sel-sel abnormal ini dapat di diagnosa kanker serviks stadium II A. berwarna cokelat. berdampak psikologis berupa kecemasan sehingga klien bertanya-tanya tentang keadaan dirinya.penyebarannya meluas sampai keatas vagina. Kecemasan Ds : Khawatir dengan kondisinya Ibu selalu bertanya-tanya dengan keadaannya Do : Ekspresi wajah tampak cemas Analisa dan interpretasi data Timbulnya kesenjangan antara sesuatu yang diharapkan dengan apa yang dialami klien. 2.

Ca. Cerviks teratasi 8 . STEP IV TINDAKAN EMERGENCY/KOLABORASI 1. Analisa dan Interpretasi Data Dari hasil pap smear yaitu Sel-sel menunjukkan kelamin ringan. tapi belum menyebar ke jaringan yang lebih dalam dari vagina. Potensial terjadinya Ca. penyebaran hanya ke perametrium uni atau bilateral. belum sampai dinding panggul. Rencana Histerektomi oleh dokter Histerektomi radikal tanggal 28 februari 2011 STEP V INTERVENSI / RENCANA TINDAKAN Tujuan : a. Cerviks Stad lanjut Ds : Ibu mengatakan keluar darah dari jalan lahir 6 bulan yang lalu Do : Hasil pap smear : sel-sel menunjukkan kelainan ringan. penyebarannya meluas sampai keatas vagina. Jika tidak mendapat pengobatan yang tepat akan berpotensi terjadi kanker serviks stadium lanjut.STEP III IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL 1.

Tidak ada perdarahan dari jalan lahir Intervensi 1. Kecemasan teratasi Kriteria a. Keadaan umum baik ditandai tanda-tanda vital dalam batas normal TD : Sistole 110 – 130 mmHg Diastole 60 – 80 mmHg N : 60 – 80x / menit C : 36.5oC P : 20 – 24x / menit c.5oC – 37.b. Meminta persetujuan kepada klien untuk penatalaksanaan tindakan media kepada keluarga Rasional : Klien berhak mendapatkan informasi dan menyetujui / wewenang kepada dokter atau petugas memberkan 9 . Beri penjelasan pada Ibu tentang keadaannya Rasional : Dengan mengetahui keadaannya. Ekspresi wajah Ibu tenang dan dapat menerima keadaannya b. Ibu lebih dapat tenang dalam menerima keadaannya sehingga Ibu dapat menjalaninya dengan sabar 2. Hasil pap smear normal d.

Observasi cairan infus Rasional : Tubuh membutuhkan cairan dengan jumlah yang cukup. petugas dapat mengetahui banyaknya kehilangan darah sehingga petugas kesehatan dapat menentukan tindakan segera yang harus dilakukan 6. Kaji tingkat kecemasan Rasional : Dengan mengetahui tingkat kecemasan klien dapat melakukan penilaian sehingga dapat memudahkan memudahkan penentuan tindakan selanjutnya. kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi. keadaan umum Ibu dapat diketahui sehingga memudahkan untuk mengambil keputusan untuk melakukan suatu tindakan 7. 4. Anjurkan klien untuk mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat tinggi protein Rasional : Makanan yang tinggi akan karbohidrat dan protein sangat bermanfaat untuk dapat 10 memperoleh energy akibat . Observasi tanda-tanda vital Rasional : Dengan mengobservasi tanda-tanda vital.kesehatan lainnya untukl melakukan tindakan yang akan dilakukan. 3. Observasi perdarahan pervaginam klien Rasional : Dengan mengobservasi perdarahan. 5.

perdarahan pervaginam yang dialaminya sehingga dapat memperbaiki keadaan umum klien 8. Anjurkan pada ibu untuk istirahat yang cukup Rasional : Istirahat yang cukup dapat memperlancar peredaran darah dan mengurangi beban jantung. Beri dukungan moril terhadap ibu dan keluarga Rasional : Adanya dorongan moril yang diberikan pada ibu dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri ibu dan merasa diperhatikan sehingga ibu lebih kooperatif dengan petugas melakukan tindakan STEP VI IMPLEMENTASI Terlampir dalam pendokumentasian dalam bentuk SOAP STEP VII EVALUASI Terlampir dalam pendokumentasian dalam bentuk SOAP 11 . 9.

PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN (SOAP I) No. Masuk Tgl.00 WIB : 25 Februari 2011. Keputihan yang tidak gatal.00 WIB Identitas Istri / Suami Nama Umur Suku Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat Golongan darah Data Subyektif (S) 1. Ibu khawatir dengan kondisinya 2. Register Tgl. jam 11. Pengkajian : 11650365 : 24 Februari 2011. Lembang paeger maneh :A/- 12 . jam 13. Perdarahan pervaginam ± 6 bulan yang lalu 3. berwarna hijau dan berbau busuk sejak 5 bulan yang lalu : Ny “I” / Tn“A” : 65 tahun / 65 tahun : Sunda / Sunda : Islam / Islam : SD / SD : IRT / pedagang : Jln.

L : 5.30 – 13.Data Obyektif (O) 1. Jam 11.7oC P : 20x / i TD : 140 / 90 mmHg N : 84x / menit 5. Rencana histerektomi radikal oleh Dokter Perencanaan Histerektomi radikal tanggal 28 Februari 2011 13 . Laboratorium Hb : 10.5 gr/dl b. 200 / mm c.00 wib. Ibu tampak cemas TTV : S : 36. terpasang infus RL botol I dengan tetesan 18 tetes/menit Assesment (A) Kanker serviks stadium IIA dengan kecemasan Potensial kanker serviks stadium lanjut Planning (P) Jam 11. Kesadaran composmentis 4.00 wib 1. Ibu selalu bertanya-tanya tentang keadaannya 2. Trombosit: 320.000 / mm3 d. Laboratotium a. Keadaan umum baik 3.

Memberi penjelasan pada ibu tentang keadaannya Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan dan menerima dengan tabah atas apa yang dialami sekarang 3. Anjurkan pada ibu untuk istirahat yang cukup Ibu mengerti dan mau melaksanakannya 10. Meminta persetujuan kepada klien untuk penatalaksanaan tindakan media kepada keluarga Ibu menyetujui persetujuan yang diberikan 4. Observasi tanda-tanda vital 8. Observasi perdarahan pervaginam klien Perdarahan ± 20 cc 7. Beri dukungan moril terhadap ibu dan keluarga 14 .2. Anjurkan klien untuk mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat tinggi protein Ibu mengerti dan mau melaksanakannya 9. Kaji tingkat kecemasan Tingkat kecemasan ibu sedang 6. Observasi cairan infus Terpasang infus RL 18 tetes/menit 5.

Perdarahan dari jalan lahir ± 20 cc Assesment (A) Kanker serviks stadium IIA dengan kecamasan Potensial kanker serviks stadium lanjut 15 .PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN (SOAP II) Tanggal 26 Februari 2011. Ekspresi wajah tampak tenang 6. Masih ada perdarahan dari jalan lahir Data Obyektif (O) 1. TTV. Ibu masih khawatir dengan keadaannya 2. Keadaan umum baik 3. jam 08. TD N P S : 130/80 mmHg : 80 × / i : 20 × / i : 36.00 WIB Data Subyektif (S) 1. Kesadaran composmentis 4.5oC 5. Ibu masih bertanya tentang keadaannya 2.

Informed consent dan informed coice. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup Ibu bersedia melaksanakan anjuran yang diberikan. Memberi penjelasan pada ibu tentang keadaannya. jam 08. Mengobservasi TTV jam 13. Ibu setuju tindakan histerektomi.. ibu menandatangani surat persetujuan 4.00 sampai jam 12.00 wib Perdarahan sudah mulai berkurang ± 15 cc 5. Ibu mengerti dan keadaannya lebih baik dari kemarin.Planning (P) Tanggal 26 Februari 2011.30 wib TD : 130/70 mmHg N P S : 80 × / i : 20 × / i : 37 oC 16 . 3.30 1. Mengobservasi perdarahan pervaginam klien pada jam 08. 2.

00 WIB Data Subyektif (S) 1. jam 08. TD N P S : 140/80 mmHg : 72 × / i : 22 × / i : 37oC 4. Perdarahan dari jalan lahir ± 20 cc Assesment (A) Kanker serviks stadium IIA dengan kecamasan Potensial kanker serviks stadium lanjut 17 . Kesadaran composmentis 3. Keadaan umum baik 2. Ekspresi wajah tampak tenang 5. TTV. Kekhawatiran ibu sudah mulai berkurang 2. Masih ada perdarahan dari jalan lahir Data Obyektif (O) 1.PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN (SOAP III) Tanggal 27 Februari 2011.

Mengobservasi TTV jam 13. 3.30 wib TD : 130/70 mmHg N P S : 80 × / i : 20 × / i : 37oC 18 . jam 08. Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan dengan menu gizi seimbang Ibu bersedia mengkonsumsi makanan seperti sayur-sayuran dan buahbuahan 4. Mempersiapkan klien untuk dilakukan histerektomi Ibu bersedia untuk dilakukan histerektomi 5. Memberi penjelasan pada ibu tentang keadaannya.30 1.Planning (P) Tanggal 27 Februari 2011. 2. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup Ibu bersedia melaksanakan anjuran yang diberikan. Ibu mengerti dan keadaannya lebih baik dari kemarin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful