P. 1
proses TUMBUH KEMBANG

proses TUMBUH KEMBANG

|Views: 310|Likes:
Published by Bagus Yudha Pratama

More info:

Published by: Bagus Yudha Pratama on Jun 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2014

pdf

text

original

Oleh : Bagus Yudha Pratama

PERTUMBUHAN

PERKEMBANGAN

Bertambahnya besar, jumlah tingkat sel yang menghasilkan penambahan ukuran dan berat secara keseluruhan atau sebagian. Dapat diukur dengan ukuran

Bertambah sempurnanya fungsi alat tubuh, ,meningkat dan meluasnya kapasitas seseorang melalui kematangan dan kedewasaan, dan pembelajaran. Sistematis, progresif dan berkesinambungan dalam aspek fisik, intelektual dan emosional

sosial •kemandirian . halus) •kognitif (pengetahuan. raba. lihat. kecerdasan) •komunikasi / berbahasa •emosi . cium) •motorik (gerak kasar.PERTUMBUHAN Berat Badan  Tinggi Badan  Lingkar Kepala  Lingkar Lengan  PERKEMBANGAN •sensorik (dengar. rasa.

 Faktor  Faktor  Faktor  Faktor  Faktor  Genetik Status Sosial Ekonomi Nutrisi Kesehatan Lingkungan Lingkungan Pranatal  Lingkungan Postnatal .

yang terjadi secara bersama-sama  Dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan  Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak. . Tumbuh kembang adalah proses yang berkelanjutan sejak di dalam kandungan sampai dewasa. tapi kecepatannya berbeda antara anak satu dengan lainnya  Lenyapnya tanda-tanda lama diiringi dengan munculnya tanda-tanda baru.

. Tumbuh kembang adalah suatu yang terarah dan berlangsung terus menerus.Perkembangan merupakan hal yang teratur dan mengikuti arah rangkaian tertentu. dalam pola : Cephalocaudal. yaitu pertumbuhan berlangsung terus dari kepala ke arah bawah bagian tubuh.

yaitu perkembangan berlangsung terus dari arah pusat tubuh ke arah luar tubuh  Differentiation.Proximodistal. yaitu tumbuh kembang berlangsung terus menerus dari yang mudah ke arah yang lebih kompleks  .

Tahap perinatal Tahap neonatal Tahap bayi Tahap Todler Tahap prasekolah Tahap sekolah Tahap remaja Tahap dewasa Usia Pertengahan Tahap Usia Lanjut : mulai konsepsi s/d lahir : mulai lahir s/d 4 minggu : mulai 1 bulan s/d 1 tahun : mulai 1 tahun s/d 3 tahun : milai 3 tahun s/d 6 tahun : mulai 6 tahun s/d 12 tahun : mulai 12 tahun s/d 18 tahun : mulia 18 tahun s/d 40 tahun : mulai 40 tahun s/d 60 tahun : usia di atas 60 tahun .

 BB  TB/PB  LK  LLA .

 Deteksi penyimpangan perkembangan harus dilakukan sedini mungkin. terpadu dan berkelanjutan  Skrining  Diagnosis  Tatalaksana (stimulasi) . untuk itu perlu pelayanan deteksi dini yang menyeluruh.  Masa balita adalah masa emas. kritis dan peka terhadap penyimpangan perkembangan.

 Asuh  Asih  Asah .

Neonatus (lahir – 28 hari)  Pada tahap ini.1. 12 . terjadi penyesuaian neonatus terhadap lingkungan.

Bayi (1 bulan – 1 tahun) Bayi usia 1-3 bulan :  mengangkat kepala  mengikuti obyek dengan mata  melihat dengan tersenyum  bereaksi terhadap suara atau bunyi  mengenal ibunya dengan penglihatan.2. pendengaran dan kontak  menahan barang yang dipegangnya  mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh 13 . penciuman.

Bayi usia 3-6 bulan : • mengangkat kepala sampai 90° • mengangkat dada dengan bertopang tangan • belajar meraih benda-benda yang ada dalam jangkauannya atau diluar jangkauannya • menaruh benda-benda di mulutnya. • berusaha memperluas lapang pandang • tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak bermain • mulai berusaha mencari benda-benda yang hilang 14 .

Bayi 6-9 bulan : duduk tanpa dibantu tengkurap dan berbalik sendiri merangkak meraih benda atau mendekati seseorang memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk bergembira dengan melempar benda-benda mengeluarkan kata-kata tanpa arti mengenal muka anggota keluarga dan takut pada orang lain mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan 15 .

Bayi 9-12 bulan : berdiri sendiri tanpa dibantu berjalan dengan dituntun menirukan suara mengulang bunyi yang didengarnya belajar menyatakan satu atau dua kata mengerti perintah sederhana atau larangan minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda-benda ke mulutnya berpartisipasi dalam permainan 16 .

3. Todler (1-3 tahun) peningkatan kemampuan psikososial dan perkembangan motorik Anak usia 12-18 bulan : mulai mampu berjalan dan mengeksplorasi rumah serta sekeliling rumah menyusun 2 atau 3 kotak dapat mengatakan 5-10 kata memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing 17 .

Anak usia 18-24 bulan : mampu naik turun tangga menyusun 6 kotak menunjuk mata dan hidungnya menyusun dua kata belajar makan sendiri menggambar garis di kertas atau pasir mulai belajar mengontrol buang air besar dan buang air kecil menaruh minat kepada apa yang dikerjakan oleh orang yang lebih besar memperlihatkan minat kepada anak lain dan bermain-main dengan mereka 18 .

melompat dengan satu kaki  membuat jembatan dengan 3 kotak  mampu menyusun kalimat  mempergunakan kata-kata saya  Bertanya  mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya  menggambar lingkaran  bermain dengan anak lain  menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya 19 .Anak usia 2-3 tahun :  anak belajar meloncat. memanjat.

Selama bermain. anak mencoba pengalaman baru dan peran sosial. 20 . Pre sekolah (3-6 tahun) Dunia pre sekolah berkembang. Pertumbuhan fisik lebih lambat. Anak usia 3-4 tahun: berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga berjalan pada jari kaki belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri menggambar garis silang menggambar orang (hanya kepala dan badan) mengenal 2 atau 3 warna bicara dengan baik bertanya bagaimana anak dilahirkan mendengarkan cerita-cerita bermain dengan anak lain menunjukkan rasa sayang kepada saudarasaudaranya dapat melaksanakan tugas-tugas sederhana.4.

lengan dan badan dapat menghitung jari-jarinya mendengar dan mengulang hal-hal penting dan cerita minat kepada kata baru dan artinya memprotes bila dilarang apa yang diinginkannya membedakan besar dan kecil menaruh minat kepada aktivitas orang dewasa. 21 .Anak usia 4-5 tahun : mampu melompat dan menari menggambar orang terdiri dari kepala.

Anak usia 6 tahun: • ketangkasan meningkat • melompat tali • bermain sepeda • menguraikan objek-objek dengan gambar • mengetahui kanan dan kiri • memperlihatkan tempertantrum • mungkin menentang dan tidak sopan 22 .

Anak usia 8-9 tahun:  kecepatan dan kehalusan aktivitas motorik meningkat  menggunakan alat-alat seperti palu  peralatan rumah tangga  ketrampilan lebih individual  ingin terlibat dalam segala sesuatu  menyukai kelompok dan mode  mencari teman secara aktif 23 .

5. Anak usia 6-7 tahun :  membaca seperti mesin  mengulangi tiga angka mengurut ke belakang  membaca waktu untuk seperempat jam  anak wanita bermain dengan wanita  anak laki-laki bermain dengan laki-laki  cemas terhadap kegagalan  kadang malu atau sedih  peningkatan minat pada bidang spiritual 24 . Usia sekolah (6-12 tahun) Kelompok teman sebaya mempengaruhi perilaku anak. kognitif dan sosial meningkat. Anak meningkatkan kemampuan komunikasi. Perkembangan fisik.

Anak usia 10-12 tahun: • pertambahan tinggi badan lambat • pertambahan berat badan cepat • perubahan tubuh yang berhubungan dengan pubertas mungkin tampak • mampu melakukan aktivitas seperti mencuci dan menjemur pakaian sendiri • memasak. menggergaji. ilmu pengetahuan 25 . mengecat • menggambar. senang menulis surat atau catatan tertentu • membaca untuk kesenangan atau tujuan tertentu • teman sebaya dan orang tua penting • mulai tertarik dengan lawan jenis • sangat tertarik pada bacaan.

kesukaan seksual mulai terlihat menyesuaikan diri dengan standar kelompok anak laki-laki lebih menyukai olahraga.6.berat badan Stres meningkat terutama saat terjadi konflik Anak wanita mulai mendapat haid. suasana hati berubah-ubah (emosi labil). anak wanita suka bicara tentang pakaian. makeup hubungan anak-orang tua mencapai titik terendah. mulai melepaskan diri dari orang tua 26 . tampak lebih gemuk Berbicara lama di telepon. Remaja (12-18/20 tahun) Konsep diri berubah sesuai dengan perkembangan biologi Mencoba nilai-nilai yang berlaku Pertambahan maksimum pada tinggi.

membentuk hubungan yang menetap. mengejar karir.Pada akhir masa remaja : mencapai maturitas fisik. identitas seksual terbentuk. lebih nyaman dengan diri sendiri. kelompok sebaya kurang begitu penting. emosi lebih terkontrol. 27 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->