LABORATORIUM PRESTASI MESIN LAPORAN PRAKTIKUM PENGKONDISIAN UDARA

Disusun Oleh Nama Npm Kelompok Asisten : Cahyo Diyanto : 3331081417 : D1 : Ari novianto

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA CILEGON – BANTEN 2011

LEMBAR REVISI

REVISI

TANGGAL PENGAMBILAN

TANGGAL KEMBALI

PARAF ASISTEN

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadiran ALLAH SWT yang maha pengasih dan Maha penyayang. enginering. Cilegon. Penulis menyadari dalam penyusunan laporan praktikum ini masih jauh dari kata sempurna oleh karena itu penulis berharap masukan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk lebih menyempurnakan laporan praktikum ini semoga laporan ini berguna bagi kita semua. 07 Juli 2011 penulis . Laporan ini merupakan salah satu syarat dan kewajiban bagi para praktikan yang mengambil praktikum prestasi mesin. karena atas rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan praktikum laboratorium prestasi mesin . khususnya dalam dunia pengetahuan. dan pembaca pada umumnya.

.................................2 Saran .................................................................................................................................................................................................................1 Gamar Alat Praktikum Dan Penjelasannya.................................................................................................................................................................... Blangko Percobaan....................................... ..2 Rumusan Masalah.........................1 Sejarah................... KATA PENGANTAR.................. 3........................................................................................................................................... 2................................................................................................... LEMBAR REVISI................................................................................. 5................. 3........................................................... 1............................... BAB IV PEMBAHASAN...........................................DAFTAR ISI COVER... BAB III METODE PENELITIAN............................................ aplikasi.....................1 Latar Belakang Praktikum................................................................................................................................ 1........................... DAFTAR ISI........................................................... 1................................. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN.....................1 Kesimpulan ............ 2................................................................................................................................................................3 Tujuan Praktikum .............................................2 Teori dasar ( rumus............................................................. DAFTAR PUSTAKA..................... BAB II LANDASAN TEORI.......................................................................................................................................... 5..........................................................2 Langkah – langkah pengambilan Data.....................1 Jawab tugas dari modul.......................................... 4............................ LAMPIRAN................................................................... 2.....3 Perkembangan Alat. BAB 1 PENDAHULUAN................... dll).........

alat angkut. kipas elektrik hingga AC.3 Tujuan Praktikum 1) Memahami siklus kerja pendingin udara (AC).BAB I PENDAHULUAN 1. . 3) Menentukan COP sistem pendingin dari tiap – tiap percobaan.1 Latar Belakang Di era globalisasi ini dunia banyak mengalami berbagai macam perubahan. alat transportasi hingga alat untuk mengawetkan. untuk mempelajari cara kerja dan mengetahui bagian – bagian dari AC maka mahasiswa harus mengikuti praktikum prestasi mesin khususnya AC Konvensional. Dari kipas manual. low watt dan konvensional 1. mulai dari alat angkat. mendinginkan makanan benda atau ruangan sekalipun. Tak luput dari semua itu. 2) Menentukan karakteristik dari sistem mesin pendingin yang bekerja dengan siklus kompresi uap. Maka dari itu banyak orang ingin mengatasi semua itu dari cara tradisional maupun modern. Maka dari itu. produksi barang tersebut besar – besaran dan banyak akibat semua itu salah satunya perubahan suhu lingkungan sekitar.2 Rumusan Masalah Ingin mengetahui untung ruginya menggunakan AC AC seperti apa yang baik untuk kesehatan Berapa besar watt yang diperlukan untuk menghidupkan AC Perbandingan performa AC Converter. 1.

Jhon Gorrie Image adalah yang menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sayangnya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor. Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis. Minnesota. Willis Haviland Carrier Image seorang Insinyur dari New York Amerika menyempurnakan penemuan dari Dr.BAB II LANDASAN TEORI 2.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman.1 Sejarah Pengkondisian Udara Awal dari AC (air Conditioner ) sudah dimulai sejak jaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air yang mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan . Dr. Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday Image menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan dirumah sakit Apalachicola yang berada di Florida Ameika Serikat. . Sistim refrigerasi atau penyejuk AC (R) memindahkan panas dari tangki reservoir rendah energi yang lebih dingin ke tangki reservoir energi tinggi yang lebih hangat (lihat Gambar dibawah).Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya. tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai yang besar hingga yang kecil. Hanya para raja dan orang kaya saja yang dapat membangunnya. tetapi saat itu hanya orang tertentu saja yang bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan yang tidak biasa.2 Teori Dasar Pengkondisian Udara Refrigerasi dan penyejuk AC digunakan untuk mendinginkan produk atau lingkungan gedung. 2.

Refrigerasi untuk proses ini biasanya . memindahkan panas ke luar ruangan. Superheated gas bertekanan tinggi lewat dari kompresor menuju kondenser. Udara dingin kemudian mendinginkan ruangan gedung. sebab bagian energi yang menuju proses kompresi dipindahkan ke refrigeran. o 2 – 3.org Terdapat beberapa putaran/ loop perpindahan panas dalam sistim refrigerasi. udara dalam ruangan digerakkan oleh fan pemasok udara melalui kumparan pendingin.  Putaran/ loop refrigeran. dan pada keluaran evaporator gas ini diberi pemanasan berlebih/ superheated gas. air atau cairan proses lain. o 3 – 4.  Putaran/ loop menara pendingin. Air menyerap panas dari kondenser pendingin.Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia – www.  Putaran/ loop air dingin. kompresor chiller memompa panas dari air dingin/ chilled water ke air kondenser. Energi panas bergerak dari kiri kekanan yang diambil dari ruangan dan dikeluarkan ke luar ruangan melalui lima putaran loops perpindahan panas:  Putaran/ loop udara dalam ruangan. Dengan menggunakan refrigerant perubahan fase. dan pompa air kondenser mengirimkannya ke menara pendingin. biasanya udara. Selama proses ini cairan merubah bentuknya dari cair menjadi gas. air kembali dari kumparan dingin ke penguap pendingin chiller untuk didinginkan ulang. Fan menara pendingin menggerakan udara melintasi aliran terbuka air kondenser panas. Bagian awal proses refrigerasi (3-3a) menurunkan panas superheated gas sebelum gas ini dikembalikan menjadi bentuk cairan (3a-3b). Uap yang diberi panas berlebih masuk menuju kompresor dimana tekanannya dinaikkan. Digerakkan oleh pompa air dingin/ chilled water.energyefficiencyasia. Siklus refrigerasi ditunjukkan dalam Gambar dibawah dan dapat dibagi menjadi tahapan – tahapan berikut: o 1 – 2. Pada loop sebelah kiri. Cairan refrigeran dalam evaporator menyerap panas dari sekitarnya. Suhu juga akan meningkat.  Putaran/ loop air kondenser. yang akan mentransfer panasnya ke air dingin/ chilled water.

sehingga cairan refrigeran didinginkan ke tingkat lebih rendah ketika cairan ini menuju alat ekspansi. Penurunan suhu lebih lanjut terjadi pada pekerjaan pipa dan penerima cairan (3b .dicapai dengan menggunakan udara atau air. dengan demikian suhu dan tekanan uap tersebut menjadi tinggi. .1 Cairan yang sudah didinginkan dan bertekanan tinggi melintas melalui peralatan ekspansi. Kompresor atau pompa hisap tekan berfungsi sebagai pusat sirkulasi yang mengalirkan refrigan ke seluruh sistem pendingin dan mempertahankan perbedaan tekanan dalam sistem. 2004) Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagian-bagian /komponen-komponen AC: Kompresor Kompresor adalah suatu alat mekanis yang bertugas menghisap uap yang bertekanan lebih rendah dari evaporator kemudian menekannya (mengkompres) masuk ke Kondensor. Semakin tinggi temperatur yang dipompakan semakin besar tenaga yang dikeluarkan oleh kompresor. Gambaran skematis siklus refrigerasi termasuk perubahan tekanannya (Biro Efisiensi Energi. o 4 .4). yang mana akan mengurangi tekanan dan mengendalikan aliran.

pipa kondensor didesain berliku dan dilengkapi dengan sirip. dipasang juga katup ekspansi. selain memasang sebuah orifice tube. Fungsi utama pipa kapiler ini sangat vital karena menghubungkan dua bagian tekanan berbeda. Campuran refrigerant kemudian masuk ke . Dalam beberapa sistem. Refrigerant dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah. Pada bagian inilah (pipa kapiler) refrigeran mencapi suhu terendah (terdingin). Orifice Tube Orifice tube merupakan tempat di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah. Agar proses pelepasan kalor bisa lebih cepat. pembersihan sirip-sirip pada kondensor yang dibiarkan dalam kondisi kotor. Sejumlah kalor yang terdapat pada refrigeran dilepaskan ke udara bebas dengan bantuan kipas (fan motor). Kondensor berfungsi sebagai alat penukar kalor. tapi masih mengandung sedikit cairan. dan mengubah wujud refrigeran dari bentuk gas menjadi cari. akan mengakibatkan Ac menjadi kurang dingin. Untuk itu. Pipa kapiler terletak di antara saraingan (filter) dan evaporator. pada kondensor AC menggunakan udara sebagai media pendinginnya (air cooling condensor). yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. menurunkan temperatur refrigeran. Biasanya. Refrigeran bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diuba atau diturunkan tekanannya.Kompresor pada AC sering analogikan dengan jantung pada tubuh manusia sabagai pusat sirkulasi darah yang diedarkan ke seluruh tubuh. Katup ekspansi/Pipa Kapiler Pipa kapiler merupakan komponen pada AC yang berfungsi menurunkan tekanan refrigeran dan mengatur aliran refrigeran menuju evaporator. Kondensor Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi. Akibat dari penurunan tekanan refrigeran menyebabkan penurunan suhu. Evaporator Evaporator atau pendingin merupakan refrigerant menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan.

akumulator/pengering. gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. sehingga udara menjadi dingin. R-22 dan R-502. kipas. Jenis-jenis refrigeran yang digunakan dalam sistim kompresi uap Terdapat berbagai jenis refrigeran yang digunakan dalam sistim kompresi uap. lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi. Pada condenser coil. Pada compressor AC. Biasanya. dan kipas pada jendela luar. Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni. menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan). yang mengalir dalam sistem. Sifat-sifat bahanrefrigeran tersebut diberikan dalam Tabel dibawah: . condenser coil (kumparan penukar panas). yang umumnya adalah fluorocarbon yaitu senyawa organik yang mengandung 1 atau lebih atom Fluorine. refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan. Ketika temperatur naik. disebut juga Freons): R-11. evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigerant. Lempeng ini terbuat dari 2 metal yang memiliki koefisien pemuaian berbeda. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara. Thermostat Thermostat pada air condisioner beroperasi dengan menggunakan lempeng bimetal yang peka terhadap perubahan suhu ruangan. Udara panas dari ruangan melewati filter. metal terluar memuai dahulu sehingga lempeng membengkok dan akhirnya menyentuh sirkuit listrik yang menyebabkan motor AC aktif. Suhu refrigerasi yang dibutuhkan sangat menentukan dalam pemilihan fluida. Refrigeran yang umum digunakan adalah yang termasuk kedalam keluarga chlorinated fluorocarbons (CFCs. dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah compressor (pompa). R-21. menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin. sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. Sebuah thermostat AC mengontrol motor compressor AC untuk mengatur suhu ruangan. yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. R-12. Kunci utama dari air conditioner adalah refrigerant.

Teknologi watt kecil menggunakan kompresor yang lebih kecil. sehingga daya listrik lebih kecil.3 Perkembangan Alat Sudah banyak di dunia ini yang menggunakan AC agar suhu ruangan. salah satu diantaranya adalah dengan memperkuat kipas angin di outdoor unit. tapi kurang mendapat respons dari .2. Dan untuk mencapai kemampuan memindahkan panas yang sama (mis : 1 pk = 9000 BTU/hour). maka panas yang dibuang juga lebih banyak. AC konvensional 1 pk pada umumnya memerlukan daya 800 – 880 watt. Jika volume udara yang ditiup lebih banyak. suhu kamar dan suhu dalam rumah agar tetap stabil dan nyaman untuk tubuh. Lantas LG dengan Hercules S09LPBX meng claim paling hemat 670 watt. inverter sampai berplasma. Maka dari itu berbagai macam jenis AC semakin berdatangan mulai dari low watt. AC Low Wattage Daya listrik pada AC Low Wattage sebagian besar dikonsumsi oleh kompresor AC. Sang Market Leader kategori AC pernah mencoba dengan ALOWA kapasitas ½ pk. Sharp Sayonara Panas 3 type AH/AP 9 KHL dengan kapasitas 1 pk hanya 690 watt .

dengan baterai baru (arus listriknya kuat) akan ngebut. type Low Wattage lebih hemat listrik ± 20% dengan catatan. Bayangkan mobil mainan. Chang Hong) ikut meramaikan pasar AC Low Wattage Dibandingkan AC konvensional. Berbeda dengan kompresor dengan arus AC (Alternating Current: arus bolak balik) yang mempunyai kecepatan putaran motor yang konstant. Bahasa sederhananya. ada hal-hal yang harus diperhatikan :     Instalasi pipa AC yang menghubungkan unit indoor dan outdoor < 10 mtr Selisih ketinggian antara unit outdoor dan indoor < 3 mtr Outdoor lebih berisik Laju pendinginan saat pertama dinyalakan lebih lambat AC Inverter Teknologi inverter sendiri sudah umum dipakai industri dalam proses produksi dengan tujuan “lebih cepat. Kelebihan tersebut juga berlaku pada AC inverter. . Kata kunci yang kedua adalah regulasi (pengaturan). yaitu antara suhu ruangan yang sebenarnya dan suhu yang kita inginkan (suhu yang tertera di remote AC). seperti arus listrik yang dihasilkan oleh batu baterai. Ini adalah kelebihan pertamanya yakni “Lebih Cepat”. jika kamar belum dingin. maka arus menjadi lebih kecil. AC inverter menggunakan kompresor dengan arus DC (Direct Current: arus searah). supaya kompresor bekerja slow down. supaya kompresor bekerja full power. lebih hemat dan lebih akurat” (tapi tentu saja harga lebih mahal).pasar. pada akhirnya kompresor bekerja setengah hati dengan penggunaan arus listrik yang minimal. Jika perbedaan suhunya besar. Parameternya adalah perbedaan suhu. sementara jika baterainya sudah soak (arus listriknya lemah) jadi pelan. Kini bahkan merk merk dari negara Panda pun (GREE. sehingga perbedaan suhunya juga menjadi lebih kecil. Demikian seterusnya. motor DC kompresor mempunyai kecepatan putaran yang dapat diatur oleh seberapa besar arus listrik yang diberikan. yaitu mengatur berapa arus listrik yang diberikan kepada kompresor. ayo dinginkan secepat kamu bisa. Ini kelebihan kedua “Lebih Hemat”. Setelah beberapa saat suhu kamar turun (menjadi lebih dingin). maka arus yang diberikan juga besar.

type AC Inverter lebih hemat listrik ± 60%. suhu kamar lebih stabil. Dalam arti. Selain itu.AC konvensional menggunakan thermostat untuk menjaga suhu kamar yang kita inginkan. Selain penggunaannya dalam produk customer appliances. kompresor menyala kembali. Kelebihan ketiga “Lebih Akurat” Sehingga dibandingkan AC konvensional. robot. maka kompresor mati. seperti lift. Pada AC inverter dengan regulasinya. . suhu yang di set sudah tercapai. kompresor tidak pernah mati-nyala. power steering listrik dan sepeda listrik. Setelah beberapa lama kamar menjadi kurang dingin. Berikut akan dibahas sedikit mengenai penggunaan teknologi inverter pada air conditioner. teknologi ini juga digunakan dalam produk non-motor seperti perangkat memasak elektromagnetik dan lampu neon. teknologi inverter juga digunakan pada bermacam-macam produk yang menggunakan motor.

1 Gambar Alat Praktikum dan penjelasannya AC Konvensional Alat Uji Pengkondisian Udara .BAB III METODE PENELITIAN 3.

 Ubah switch fan kondensor dan evaporator keposisi ON. Anemometer Tingkat keadaan udara sebelum dan sesudah melewati penukar kalor. Di produksi dari indonesia oleh pertamina.2 Langkah – langkah Pengambilan Data  Pemeriksaan sebelum percobaan  Pastikan semua switch pada posisi off sebelum menghubungkan streker dengan rumah streker  Beri sedikit air pada thermometer bola basah di evavorator dan kondensor  Atur posisi switch pengatur tegangan pada posisiON  Caramenjalankan mesin  Hubungkan kabel dengan sumber listrik. Saluran udara mempunyai penampang bujur sangkar dengan ukuran (20X20) cm2.  Ubah posisi main switch keposisi ON.Keterangan : Fluida kerja pendingin (refrigerant) yang digunakan adalah Musicool R-22. Musicool adalah tipe refrigerant hidro carbon (HC) yang ramah lingkungan karena tidak mengandung senyawa chlor dan flourin. Anemometer digunakan untuk mengukur kecepatan aliran udara dalam saluran baik untuk saluran undara kondensor maupun saluran evaporator. Setiap saluran masuk dan keluar komponen – komponen utama sistem pendingin diberi preassure gauge dan thermometer untuk diukur tekanan dan temperatur fluida kerja. .  Ubah posisi sikring yang terdapat dibelakang panel ke posisi ON. Daya yang digunakan dapat dilihat pada ampere meter dan volt meter. Kecepatan aliran udara dapat diatur dengan mengubah kecepatan putar kipas (fan) yaitu mengubah tegangan kerja fan. Kipas udara digunakan untk menghasilkan aliran udara pada saluran tersebut. 3. Kondensor dan evaporator adalah alat penukar kalor dengan jenis coil bersirip. Kompresor yang digunakan tipe screw dengan penggerak motor listrik 3 fasa.

 Amati arus dan tegangan yang bekerja pada kompresor.  Ukur kecepatan udara pada evaporator dan kondensor menggunakan anemometer.  Lakukan percobaan pada berbagai macam kecepatan fan yang berbeda. .  Biarkan mesin bekerja selama 5 menit agar mesin dalam kondisi steady dan siap untuk digunakan. Ubah switch pada regulator ke posisi adjust kemudian atur tegangan sesuai yang ditentukan oleh assisten.  Pengamatan yang dilakukan  Amati tekanan dan temperatur untuk menentukan tingkat keadaan refrigerant pada tiap saluran. Kecepatan fan dipengaruhi oleh tegangan pada regulator.

Methyl klorida CH3Cl juga biasa digunakan sebagaimana CH2Cl2.1 Jawab Tugas 1) Sebutkan dan jelaskan jenis – jenis freon yang anda ketahui. Musicool adalah tipe refrigerant hidro carbon (HC) yang ramah lingkungan karena tidak mengandung senyawa chlor dan flourin.  Hydrocarbons seperti methane CH4. Penguapan Ammonia bersifat mudah terbakar. meledak dan beracun.BAB IV PEMBAHASAN 4. yaitu R11 dan R22. dan propane C3H8 sering digunakan sebagai bahan bakar dan biasa dijual dalam kemasan kaleng.  Freon dan Genetron: para ahli kimia juga telah mencoba menggunakan carbon tetraklorida CCl4 sebagai refrigerant dengan menambahkan dua atom chlorine untuk memproduksi CCl2F2 yang kemudian dikenal dengan keluarga “R”. Di produksi dari indonesia oleh pertamina. SO2 tidak mudah terbakar atau meledak namun bersifat korosif. tidak beracun pada manusia dan secara luas digunakan sampai kemudian diketahui efek buruknya di atmosfer.  Ammonia adalah refrigerant yang paling umum diketahui. Inilah yang sering dimaksud dengan Freon AC. Sistem ini banyak digunakan di Amerika.  Musicool R-22. Ammonia dapat menghasilkan pendinginan dengan mekanisme yang cukup simpel. Refrigerant HFC atau “CFC” tidak bersifat mudah terbakar. isobutane C4H10. Ammonia lebih ringan daripada udara.  Air sebagai refrigerant masih digunakan terus sampai sekarang sebagai media pemindah panas pada sistem air conditioner yang menggunakan cooling tower yang mana bekerja efektif dimana kelembaban lingkungan cukup rendah untuk menghasilkan tingkat penguapan yang bagus.  Sulfur Dioksida (SO2) sudah tidak digunakan dan susah ditemukan penggunaannya kecuali di peralatan pendingin yang sudah tua. .

maka kompresor mati. salah satu diantaranya adalah dengan memperkuat kipas angin di outdoor unit.  AC Konvensional AC Konvensional tentu Anda sudah tahu.  AC Low Watt Daya listrik pada AC Low Wattage sebagian besar dikonsumsi oleh kompresor AC. kompresor tidak pernah mati-nyala.2) Jelaskan perbedaan AC Konvensional (model lama). Pada AC inverter dengan regulasinya. AC konvensional menggunakan thermostat untuk menjaga suhu kamar yang kita inginkan. karena sejak AC dikeluarkan jenis AC ini sudah ada atau istilahnya “Kakek Buyutnya” AC . type AC Inverter lebih hemat listrik ± 60%. Setelah beberapa lama kamar menjadi kurang dingin. sehingga daya listrik lebih kecil. maka panas yang dibuang juga lebih banyak. Dibandingkan AC konvensional. type Low Wattage lebih hemat listrik ± 20% dengan catatan. Kelebihan ketiga “Lebih Akurat” Sehingga dibandingkan AC konvensional. Namun seiring berkembangnya waktu dan adanya kemajuan teknologi. dan AC Inverter. Dan untuk mencapai kemampuan memindahkan panas yang sama (mis : 1 pk = 9000 BTU/hour). Dalam arti. berbagai varian AC bermunculan diantaranya AC Low Wattage dan AC Inverter. suhu yang di set sudah tercapai. Beberapa keuntungan yang Anda dapatkan daripada AC Inverter: . Jika volume udara yang ditiup lebih banyak. kompresor menyala kembali. suhu kamar lebih stabil. ada hal-hal yang harus diperhatikan :  Instalasi pipa AC yang menghubungkan unit indoor dan outdoor < 10 mtr  Selisih ketinggian antara unit outdoor dan indoor < 3 mtr  Outdoor lebih berisik  Laju pendinginan saat pertama dinyalakan lebih lambat  AC Inverter . Teknologi watt kecil menggunakan kompresor yang lebih kecil. AC Low Watt.

"Tarikan" pertama pada listrik 1/3 lebih rendah dibandingkan AC yang tidak menggunakan teknologi inverter. Pada waktu pintu masuk sudah tertutup dimulai langkah tekan. Beberapa merk air conditioner bahkan mengklaim dapat menghemat listrik hingga 60% dibanding AC tanpa inverter. . Fluktuasi temperatur hampir tidak terjadi (lihat gambar). aksial d. sampai katup pengeluaran membuka. memanjang c.   Waktu yang lebih cepat untuk mencapai suhu ruangan yang kita inginkan. Lebih hemat energi dan uang karena teknologi ini menggunakan sumber daya yang 30% lebih kecil dibandingkan AC biasa. 3) Sebutkan dan jelaskan jenis – jenis kompresor AC yang ada di pasaran. sedangkan pada pintu masuk secara bersamaan sudah terjadi langkah hisap. demikan seterusnya. tegak lurus b.   Dapat menghindari beban yang berlebihan pada saat AC dijalankan.  Kompresor Rotary Rotor adalah bagian yang berputar di dalam stator. radial e. Rotor terdiri dari dua balingbaling. 4) Sebutkan dan jelaskan macam – macam dan jenis heat exchanger yang anda ketahui. Secara umum kompresor terdiri dua jenis yaitu sebagai berikut :  Kompresor Torak Kompresor model torak terdiri dari beberapa bentuk gerak torak yakni: a. Langkah hisap terjadi saat pintu masuk mulai terbuka dan berakhir setelah pintu masuk tertutup. menyudut Untuk menghisap dan menekan zat pendingin dilakukan oleh gerakan torak di dalam silinder kompresor.

Contoh: plat to plat heat exchanger dimana masing-masing fluida dipisahkan oleh plat tipis sekaligus sebagai transfer kalor diantara keduanya. tergantung tinjauan manfaat yang dimaksudkan. Pengertian dalam hal ini komponen dapat di fungsikan sebagai pendingin ataupun pemanas. buatlah :  Pola siklus mesin pendingin  Perhitungan .  Air to air heat transfer Pengahantaran sejumlah kalor pada media udara ke udara yang mempunyai perbedaan sejumlah kalor. Contoh: cooling tower. sejumlah udara panas berhembus pada sisi separo dari komponen roda besar yang berputar dimana separo sisi yang lain dialiri oleh udara yang lebih dingin. Komponen roda yang berputar merupakan media penukar kalor diantara keduanaya. mengunakan media udara segar untuk mendinginkan sejumlah air lewat hembusan yang bersinggungan lansung dengan titik-titik air yang dikucurkan dengan maksud memperluas luasan contac pendinginan.  Fluid to air heat transfer Sistem penghantaran kalor yang dapat berlaku sebaliknya.Heat exchanger merupakan alat penukar panas (kalor). Contoh : rotary heat exchanger. System penghantaran panas dapat dilakukan melalui media:  Fluid to fluid heat transfer Penghantaran sejumlah kalor pada media fluida ke media fluida lain dimana masing-masing memiliki nilai kalor yang berbeda. 5) Dari hasil pengamatan.

20984 kg/s ρUdara . A ρUdara .1.775m/s x 0.22 kg/ 2.2 m/s x 0.04 x4.22 km/ Mud kondensor = 1.25376 kg/s x 3.22 km/  Pengujian II Vevaporator = Vkondensor = Mud evaporator = 1.3.23302 kg/s x 3.4 m/s x 0.16104 kg/s = 0. Mencari laju aliran massa udara (Mud) Mud evaporator = Mud kondensor = A= 0.22 km/ x 4.22 km/  Pengujian III Vevaporator = Vkondensor = Mud evaporator = 1. Perhitungan 1.04 x 4. Vkondensor .04 x 5.3 m/s x 0.22 kg/ ρUdara) = 1.04 = 0.4.22 km/ Mud kondensor = 1.2049 kg/s = 0.2 m/s x 0.775m/s x 0. Vevaporator . A  Pengujian IV Vevaporator = .04 = 0.04 = 0.22 km/ Mud kondensor = 1. Masa Jenis Udara Kondensor ( Masa jenis udara kondensor ( ρUdara) = 1.18422 kg/s = 0.04  Pengujian 1 Vevaporator = Vkondensor = Mud evaporator = 1.

8571 kw = 0.435 kJ/kg = 0.16104 (121.7889 kw  Untuk penujian II = 111.25376 ( 121.3877 kw = 0.554 kJ/kg = 121.23302 (121.2074 kg/s = 0.098 ) = 5.554kJ/kg ( ) ( - .20984 ( 121.2376 kw = 0.04 = 0.20496 (121.101 kJ/kg = 121.Vkondensor = Mud evaporator = 1.706) = -17.554 kJ/kg = 88.554 – 88.098 kJ/kg = 188.098) = 4.797 kJ/kg = 0.554 kJ/kg = 88.706 kJ/kg = 0. Untuk mencari energi yang diberikan udara kepada evaporator = ) =  Untuk penujian I = 121.098 kJ/kg = 196.435) = -16.18422 (111.0458 kw  Untuk penujian III = 121.554 kJ/kg = 121.554 – 188.554 kJ/kg = 88.554 – 196.22 km/ Mud kondensor = 1.098 kJ/kg = 194.9717 kw  Untuk penujian IV = 121.098) = 6.04 m/s x 0.797 ) = -15.2562 kg/s 3.22 km/ x x m/s x 0.554 – 88.554 kJ/kg = 121.101 – 88.554 – 194.

829 kj/kg = 427.08366 kg/s = = 0.08286 kg/s .647 kj/kg = 419.554– 188.435) = -17.182 kj/kg = = 0.2074 ( 121.605 kj/kg = 221.08357 kg/s * Untuk pengujian II = 104.256 kj/kg = 52.083 kj/kg = = 0.9387 kw = 0. Mencari laju aliran masa refrigerant ( ): * Untuk pengujian I = 100.11094 kg/s = = 0.2562 (121.435kJ/kg = 0.166 kj/kg = 230.1349 kw 4.889 kj/kg = 54.098) = 6.554 – 88.098 kJ/kg = 188.= 88.

829 kj/kg = 427.325 kj/kg = 217.083 kj/kg = = 0.829 kj/kg = 423.078501 kg/s ) COP = PF = =  Untuk pengujian I = 5. = 0.PF.707 kj/kg = 54.182 kj/kg = = 0.1328 kg/s = 5.* Untuk pengujian III = 104.08251 kg/s * Untuk pengujian IV = 104.3877 kW = 15.605 kj/kg = 209.7889 kW . Untuk mencari efisiensi ( COP.329 kj/kg = 52.13538 kg/s = = 0.

2376 kW = 17.08286 kg/s = 210 volt = 9A = = 210 x 9 = 1890 Watt = 1.605 kj/kg = 0.166 kj /kg = 0.0458 kW = 104.7  Untuk pengujian II = 4.89 kW .829 kj /kg = 427.647 kj/kg = 419.08366 kg/s = 0.08357 kg/s = 210 volt = 9A = = 210 x 9 = 1890 Watt = 1.11094 kg/s = 0.= 100.89 kW = PF = = 18.

= PF = = 14.13538 kg/s = 0.82  Untuk pengujian IV = 6.1349 kW = kj /kg = 427.385 kj /kg = 0.1328 kg/s = 0.0785 kg/s .89 kW = PF = = 22.8571 kW = 16.605 kj /kg = 0.9387 kW = 17.9717 kW = kj /kg = 423.0825kg/s = 210 volt = 9A = = 210 x 9 = 1890 Watt = 1.3  Untuk penguijian III = 6.

9387 17.23302 4.82 13.98 22.2074 0.63 8.8571 16.20496 0.08286 2.9717 0.7889 0.35 18.078501 3.132808 0.24 9.67 9.08366 0.08 2 0.1 22.0458 0.= 210 volt = 9A = = 210 x 9 = 1890 Watt = 1.16104 0.85 8.08251 3.72 13.9 4 0.3 14.18422 0.7 14.15 3 0.2562 6.20984 5.89 kW = PF = = 22.25376 6.13538 0.43 .11094 0.08357 2.3877 15.02 14.2376 17.1349 0.72 Tabel Hasil Perhitungan PENGUJIAN DATA PENGUJIAN (kg/s) Evaporator Kondensor (kW) Evaporator Kondensor (kg/s) Evaporator Kondensor COP PF Efisiensi 1 0.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. di pabrik dan insatalasi pemerintah yang banyak orang bekerja dan mencari ilmupun butuh ruangan yang nyaman.1 Kesimpulan Setelah mengikuti praktikum prestasi mesin khususnya Rifrigant (Pengkondisian Udara) dan alat yang diujicobakan adalah AC Konvensional. Sehingga bisa konsentrasi / fokus pada kerjaan atau pelajaran yang sedang dilakukannya itu. Tak hanya pada ruangan pada praktikum. Setiap modul praktikum seharusnya memiliki ruangan sendiri sehingga praktikum bisa lebih fokus praktikum pada modul tersebut. saya bisa menyimpulkan bahwa betapa pentingnya pengetahuan tentang pengkondisian udara terutama dalam ruangan yang kedap udara (mudah panas tapi susah dingin). melainkan di rumah. 5.2 Saran Ruang praktik kurang besar sehingga hasil dari pada praktik kurang maksimal Alat praktikum terlalu rapat sehingga pada saat pengecekan agak sulit. .

. Cilegon : FT. Jakarta: PT.MSME.2011. www.google.UNTIRTA Sularso.1983. Pradnya paramita.DAFTAR PUSTAKA Asisten laboratirum .com . modul praktikum prestasi mesin.Ir. Pompa dan kompresor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful