BAHAYA PENGGUNAAN BORAKS PADA BAKSO DAN ALTERNATIF PENGAWET YANG AMAN Karya Tulis Ini Diajukan untuk

Memenuhi Tugas Bahasa Indonesia Semester Genap

Oleh : Bastian Manurung Dewi Andriani Ilham Ramadhan Soka Pengestiti Venty Fania

ANALISIS KIMIA DIREKTORAT PROGRAM DIPLOMA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012

Diantaranya. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dalam proses pembuatan karya ilmiah ini. Mei 2012 . semoga bermanfaat untuk pembaca. Penulis Bogor.serta teman-teman yang telah berkontribusi baik secara langsung ataupun tidak langsung. Tujuan pembuatan karya tulis yaitu melengkapi tugas akhir Bahasa Indonesia.orang tua. suatu permasalahan yang sering terjadi pada masyarakat Indonesia karena bakso sebagai salah makanan umum yang sering dikonsumsi. dosen pembimbing Bahasa Indonesia Bu Laksmi dan Bu Yeni.Kata Pengantar Puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT karena dengan rahmad-Nya penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Bahaya Penggunaan Boraks dalam Bakso dan Alternatif Pengawet yang Aman ”. Demikian karya tulis ini kami buat.

.......................... 4 Rumusan Masalah ...............................Ciri Bakso yang Mengandung Boraks.................................. 6 3................................................................................3 Latar Belakang Masalah .................... 7 5......................................................................... 6 3................................................ 8 ...................................................................2 Efek Boraks terhadap Kesehatan ................................1 Kesimpulan ................................................................ 7 BAB IV ...........................................................................................................................2 1................................................................................1 1....................................................................................................................3 Bahan Pengawet yang Baik sebagai Pengganti Boraks .................... 4 BAB II ...................................................................................................................................... 7 PENUTUP .............................................................................................................. 7 5........................................................................................ ............................... 8 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................................................................................... 6 PEMBAHASAN .................................................. 2 DAFTAR ISI .............................................................. 4 Tujuan ............. 5 BAB III ......... 4 1.............. 6 3................................................................ 4 PENDAHULUAN ........................................................................................... 5 TINJAUAN PUSTAKA .DAFTAR ISI Kata Pengantar .....1 Ciri.............................................. 3 BAB I ............................................................2 Saran ...................................................................................................................................................

Penggunaan bahan kimia akan memberikan efek samping yang sangat merugikan terhadap kesehatan. Salah satu bahan pengawet yang sering digunakan dalam industri makanan saat ini adalah boraks. bakso yang mengandung bahan kimia berbahaya masih banyak beredar dan tetap dikonsumsi.BAB I PENDAHULUAN 1.2 Rumusan Masalah      Apakah yang disebut dengan boraks? Apakah faktor pendorong pedagang menggunakan boraks pada bakso? Bagaimana mengetahui suatu bakso mengandung bahan pengawet boraks? Apakah akibat dari penggunaan boraks secara berlebihan pada bakso? Apakah bahan pengawet yang tepat untuk pengganti boraks pada bakso? 1. Mengetahui bahan pengawet yang aman sebagai pengganti boraks . antiseptik kayu. ragi maupun jamur dengan cara menghambat.1 Latar Belakang Masalah Bakso merupakan makanan yang merakyat. 1. proses pembusukan fermentasi dari bahan makanan (W. Norman 1988). bakso. tahu. dan pengontrol kecoa. bahkan dalam pembuatan kecap. Bahan pengawet merupakan bahan kimia yang berfungsi untuk menghambat kerusakan makanan baik yang disebabkan oleh mikroba pembusuk. mencegah. Boraks sering sekali ditemukan dalam makanan seperti mie basah. sosis. bakteri. Buktinya. lontong. boraks adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet kayu. ketupat. menghentikan. Mengetahui dampak penggunaan boraks pada bakso. Dalam kehidupan sehari-hari salah satu kegunaan bahan kimia adalah sebagai bahan pengawet pada makanan.3 Tujuan     Mengetahui cara mengidentifikasi bakso yang mengandung boraks. Mengetahui penyebab penggunaan boraks pada bakso. namun pengetahuan masyarakat mengenai bakso yang aman dan baik untuk dikonsumsi masih kurang. Bahan kimia dapat digunakan untuk membuat pekerjaan manusia menjadi lebih efektif dan efisien. Pada penggunaan sehari-hari. Zat kimia ini merupakan bahan beracun dan bahan berbahaya bagi manusia sehingga sangat dilarang digunakan sebagai bahan baku makanan.

Boraks (Na2B4O7. . Cara tersebut tidak dibenarkan karena boraks dan formalin merupakan bahan kimia yang membahayakan kesehatan. dan bahkan kematian. begitu pula dengan rasanya. tekstur dan rasa. kegagalan sistem sirkulasi akut. Protein daging dalam bakso berperan dalam pengikatan hancuran daging selama pemasakan dan pengemulsi lemak sehingga produk menjadi empuk. Bahan pengisi dalam pembuatan bakso adalah tepung pati. penyakit kulit.10H2O) dan asam borat (H3BO3) digunakan untuk deterjen. Ketika asam borat masuk ke dalam tubuh. Umumnya bakso berbentuk bulat. bakso adalah jenis makanan yang sangat populer. sakit perut. mengurangi kesadahan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Menurut Usmiati. Popularitas bakso pernah merosot lantaran isu penggunaan boraks dan formalin untuk mengawetkan bakso. Bakso biasanya disajikan bersama mie atau bihun. sehingga peraturan pangan tidak membolehkan boraks untuk digunakan dalam pangan. seperti rhodamin B. namun proteinnya rendah. Bakso dapat dibuat dari berbagai jenis daging. sayuran.boraks. dan kuah. Komponen daging yang terpenting dalam bakso adalah protein. Boraks bersifat sangat beracun. diare. kompak dan kenyal. serta bahan tambahan makanan yang diizinkan. Jika tertelan 5-10g boraks oleh anak-anak bisa menyebabkan shock dan kematian. muntah. dapat menyebabkan mual. seperti daging sapi. Bahan pengisi mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi. Bakso kadang dibuat dengan menambahkan bahan kimia berbahaya seperti boraks dan formalin agar lebih awet. misalnya tepung tapioka atau tepung pati aren. sering ditemui mulai dari restoran hingga pedagang keliling. dapat disimpulkan bahwa masih ada pangan olahan yang menggunakan bahan kimia berbahaya. Badan POM secara rutin mengawasi pangan yang beredar di Indonesia untuk memastikan apakah pangan tersebut memenuhi syarat. Dari hasil analisis sampel yang dikirimkan oleh beberapa laboratorium Balai POM antara Februari 2001 hingga Mei 2003. kerusakan ginjal. kerbau atau kelinci dan istilah bakso tersebut diikuti dengan nama jenis dagingnya. Namun saat ini bentuk bakso makin bervariasi. Boraks disalahgunakan untuk pangan dengan tujuan memperbaiki warna. Bakso dibuat dari campuran daging yang jumlahnya tidak kurang dari 50% dan pati atau tepung serealia. Bahan tersebut tidak dapat mengemulsi lemak tetapi memiliki kemampuan dalam mengikat air. dan formalin. dan antiseptik lemah.

lontong dan bakso. kebingungan. 3. dan apatis (gangguan yang bersifat sarafi). Boraks yang terdapat dalam makanan akan diserap oleh tubuh dan disimpan secara kumulatif dalam hati.Ciri Bakso yang Mengandung Boraks. obat oles mulut dan obat pencuci mata. Pada dosis cukup tinggi. Bakso yang mengandung boraks memiliki struktur yang kenyal dan lebih keras. atau testis (buah zakar). Warnanya tidak kecoklatan seperti warna daging namun lebih cenderung keputihan dan teksturnya sangat kenyal dibanding bakso tanpa boraks. cara yang paling mudah mendeteksi bakso yang mengandung boraks adalah menggunakan makhluk hidup seperti lalat.BAB III PEMBAHASAN 3. bila dosis dalam tubuhnya mencapai 5 gram atau lebih. anemia. Bakso yang aman berwarna abu-abu segar merata di semua bagian. Bagi anak kecil dan bayi. koma bahkan kematian. Secara lokal boraks dikenal sebagai ’bleng’ (berbentuk larutan atau padatan/kristal) dan ternyata digunakan sebagai pengawet misalnya pada pembuatan mie basah. kerusakan ginjal. dan biasa digunakan oleh industri farmasi sebagai ramuan obat misalnya dalam salep. . kebodohan. anuria. baik di pinggir maupun tengah.2 Efek Boraks terhadap Kesehatan Boraks merupakan senyawa kimia dengan nama natrium tetraborat dan berbentuk kristal lunak. kejang. otak. pingsan. koma. Bila bakso tersebut digigit akan kembali ke bentuk semula. Bakso tersebut memiliki daya tahan lebih lama dan mampu bertahan sampai lima hari. depresi. maka dapat dicurigai bakso tersebut mengandung boraks. Boraks dapat menimbulkan efek racun pada manusia. Menurut Murtini. Bau terasa tidak alami dan ada bau lain yang muncul. Toksisitas boraks yang terkandung di dalam makanan tidak langsung dirasakan oleh konsumen atau bersifat akumulasi (penumpukan). Boraks bila dilarutkan dalam air akan terurai menjadi natrium hidroksida serta asam borat.Baik boraks maupun asam borat memiliki sifat antiseptik.1 Ciri. depresi. Pemakaian dalam jumlah banyak dapat menyebabkan demam. Pada orang dewasa. gangguan pencernaan. nafsu makan berkurang. boraks dalam tubuh akan menyebabkan demam. tetapi mekanisme toksisitasnya berbeda dengan formalin. radang kulit. Bila dilemparkan ke lantai akan memantul seperti bola bekel. larutan kompres. bedak. Jika bakso tidak dihinggapi lalat lebih dari enam jam. akan menyebabkan kematian. kematian akan terjadi jika dosisnya telah mencapai 10 – 20 g atau lebih.

dapat disimpulkan bahwa: 1. Bahan tambahan tersebut berisiko tinggi menimbulkan penyakit berbahaya bagi konsumen. Termasuk sebagai pengawet dan pengikat air pada pembuatan nugget ayam dan bakso. BAB IV PENUTUP 5. Hingga saat ini . ada beberapa alternatif pemilihan bahan pengawet untuk bakso yang lebih aman dan tidak memberikan efek bahaya pada kesehatan serta dapat meningkatkan produksi. sebagaimana disimpulkan Effendi Abustam dkk dari Laboratorium Teknik Hasil Ternak Universitas Hasanuddin dalam satu studi mereka. Padahal.3. Bakso yang mengandung boraks memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan bakso yang tidak mengandung boraks. Penurunan biaya produksi sebagai alasan penggunaan pengawet boraks pada bakso. agar kualitas makanan senantiasa terjaga sesuai dengan harapan konsumen. penstabil emulsi dan pembentuk gel yang larut dalam air. dapat digunakan bahan pengikat air dan pengawet menggantikan boraks dan formalin pada pembuatan bakso daging sapi. . tanpa mengindahkan dampaknya terhadap kesehatan konsumen. Juga bisa berfungsi untuk lebih mengempukkan daging. Boraks memiliki dampak yang sangat berbahaya terhadap kesehatan karena bersifat racun. Contoh kasus pelanggaran aturan kesehatan yakni penggunaan bahan tambahan pangan boraks dalam pembuatan bakso. 4. 3. 2. pengawet diperlukan dalam pengolahan makanan. Asap cair. penggunaan pengawet yang tidak sesuai masih sering terjadi dan sudah sedemikian luas. dan rasa. Salah satu bahan pengganti yang aman sebagai pengawet untuk bakso adalah asap cair. Diantara alternatif yang sudah ditawarkan pasar secara luas ialah asap cair yang berasal dari kayu atau tempurung kelapa.3 Bahan Pengawet yang Baik sebagai Pengganti Boraks Bahan pengawet memang dibutuhkan untuk mencegah aktivitas mikroorganisme ataupun mencegah proses peluruhan yang terjadi sesuai dengan pertambahan waktu. Namun para pembuat bakso beralasan penambahan boraks digunakan untuk menurunkan biaya produksi. Dengan demikian.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan karya tulis ini. pengental. Asap cair merupakan bahan yang penggunaannya belakangan ini banyak dikembangkan pada produk pangan. dapat dilihat dari segi struktur. namun kita harus tetap mempertimbangkan keamanannya. Asap cair yang mengandung ratusan senyawa kimia itu juga potensial untuk berfungsi sebagai perekat. warna.

[11 Mei 2012] Desrosier. Jakarta: Universitas Indonesia. 2004. Usmiati. suci.pdf. Surabaya: Trubus Agrisarana. penulis menyarankan: 1.go. DAFTAR PUSTAKA Badan POM RI.Boraks. 2.id/publikasi/wr316098.litbang. http://pustaka. yaitu asap cair. Bakso Sehat. . Alternatif Pengganti Formalin pada Produk Pangan.pdf. Penggunaan bahan pengawet yang lebih aman dibanding boraks.id/surv/events/foodwatch%201st%20edition. Formalin dan Rhodamin B.5.deptan. 2009. Bahan Tambahan Ilegal . W. Penghentian penggunaan boraks terhadap makanan karena efeknya yang sangat berbahaya terhadap kesehatan. Teknologi Pengawetan Pangan.2 Saran Berdasarkan pembahasan. [11 Mei 2012] Widyaningsih dan Murtini. http://www.go. 1988.pom. 2006. Norman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful