Administrasi pendidikan Oleh : Dr. M. Endri Julianto, M, Pd Jl. MT.

Hariyono VI/869 Malang Tujuan mempelajari AP : Supaya pendidikan tertata dengan rapi, terkelola dengan baik, dan benar, efektif dan efisien Tepat sasaran tersistematik, dapat dipertanggungjawabkan, hierarki Sistematis digambarkan administrasi itu adalah cara kerja/belajar yang terdiri dari : Administrasi, organisasi, management dan leadership. Versi-Versi Managemen 1. Versi Eropa, amerika, inggris prancis dan jepang 2. Fersi Australia, dan singapura Pada hakikatnya kedua versi fungsi managemen diatas adalah sama yakni : “untuk menghasilakn suatu yang lebih baik melalui proses managemen/pengelolaan” Pembahasan 1. Fersi 1 (eropa, amerika, inggris, prancis, dan jepang) Dapat digambarkan secara umum alur managemen : Planing (perencanaan) organizing (pengorganisasian) actuating (pelaksanaan) controlling (evaluating) Versi ini digunakan oleh Negara-negara maju sebab : kunci dari seluruh proses managemen adalah pada planning. Pada Negara maju kalau berbicara tentang perencanaan sangatlah detail mulai dari pembicaraan segala bentuk pendukung kepada segala bentuk resiki yang akan dihadapi semuanya secara keseluruhan sudah teridentifikasi sehingga dapat dikatakan “perencanaan yang dilakukan sangat-sangat mendekati sempurna”. Perencanaan merupakan embrio/permulaan sekaligus sebagai pioneer/pimpinan. Segala segala sesuatu yang sifatnya sangat permanen dan berkelanjutan hendaknya direncanakan dengan matang. Karena dalam proses management juga merupakan alur, maka dilakukan tahap kedua yaitu pengorganisasian. Maksud pengorganisasian adalah untuk membuat struktur organisasi job description/pembagian kerja, tugas, dan wewenang. SOP : Standar Oprasinal Prosedur Tanya Jawab : Pada dasarnya management itu ada sejak manusia ada : teori x, y dan z (teori motivasi) mengatakan yakni :

maka dilakukan tahapan ke-3 yakni pelaksanaan /penggerakan. dan dilanjutkan tahap ke-3 . sedangkan yang negative dapat dihilangkan/mungkin disempurnakan menjadi lebih positif. Dalam melakukan pelaksanaan harus tepat beracuan kepada perencanaan dan tidak boleh menyimpang pada tugas dan wewenang yang dilakukan pada pelaksanaan ini menjadi alur sistematik. Dari simpulan itu maka dapat digunakan sebagai pedoman seandainya akan merancang kembali dalam melakukan perencanaan. Apa siapa dan yang akan mengerjakan dan siapa yang bertanggung jawab. Jika sudah mantap secara keseluruhan mka dilakukan tahap ke-2 Dalam pelaksanaan harus beracuan/berpedoman pada perencanaan.IMPROVING Dari gambar diatas dapat diberi penjelasan bahwa : Perencanaan merupakan fungsi utama setelah dilakukannya perencanaan yang matang (pioneer) dalam perencanaan itu sudah termasuk struktur organisasi/job description. Negara Negara maju hal ini sangat dimungkinkan karena didukung SDM dan non SDM yang tercukupi. Pelaksanaan ini harus jelas apa yang dikerjakan dan siapa yang mengerjakan serta bertanggung jawab sehingga benar-benar apa yang dilaksanakan tanpa ada kesalahan. Kesimpulannya adalah yang positif dipertahankan maupun dikembangkan ke arah yang lebih baik.X : manusia pada dasarnya adalah pemalas Y : manusia pada dasarnya adalah giat.maka dibutuhkan teori Z : ternyata manusia itu butuh pengelolaan Contoh job description : Ketua :bertanggung jawab atas senua kegiatan/segala sesuatu dalam organisasi dan pimpinan tertinggi Sekretaris : membantu tugas ketua proses pengadministrasian segala bentuk kegiatan dan bertanggung jawab kepada ketua Setelah pengorganisasian dilakukan dengan tepat dengan prinsip “the right man in the right place (kedudukan seseorang disesuaikan dengan keahliannya) Apabila struktur organisasi dan job-job description pas. maka dilakukan tahap ke-4 pengontrolan/evaluasi. maksudnya adalah untuk mengetahui keunggulan/keuntungan segi positif kinerja yang telah dilakukan dan mengidentifikasi kelemahan/kerugian/hal-hal yang negative dan dari 2 hal tersebut. PLANNING – ACTUATING – CONTROLLING . Jika dalam pelaksanaan dilakukan sebagaimana mestinya yakni berpedoman pada perencanaan dan pengorganisasian sehingga dalam pandangan kita seakan akan sudah sempurna secara keseluruhan. hal ini harus dilakukan sebaik-baiknya baik daris segi bahan maupun yang mengerjakannya baik berupa SDM maupun non SDM setelah pelaksanaan dilakukan sebaiknya.

Problem : suatu masalah yang apabila diselesaikan tidak menimbulkan masalah baru. siapa dan yang bertanggung jawab sudah terdefinisikan secara jelas. 3. keilmuan sehingga masyarakat menganggap orang tersebut memiliki keunggulan. maka kepala sekolah meminta bantuan dengan membuat proposal yang ditujukan kepada dinas. Penyempurnaan apabila pekerjaan belum selesai/setengah-setengah.Evaluasi bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan setelah itu dilakukan diharapkan ada perbaikan yang dilakukan yakni dilakukan pada tahap ke-4 Yaitu improving/penyempurnaan maka dapat dilakukan perencanaan kembali Kesimpulan: Pada versi ke-2 yang penjadi penekanan pada perencanaan karena dalam perencanaan sudah memuat keseluruhan baik apa. dsb sehingga lebih indah sesuai dengan fungsinya. kekuatan magic. 2. PATNERNALISTIK Kepemimpina berdasarkan atas kelebihan seperti : harta. tidak sesuai dengan apa yang direncanakan atausudah direncanakan tapi tidak sesuai maka dilakukan penyempurnaan. Contoh jika suatu sekolah membutuhkan APE. Fungsi utama improving Menyempurnakan hal-hal yang sekiranya sudah baik namun apabila dilakukan suatu penyempurnaan ini akan jauh lebih baik lagi Contoh : membangun masjid sesuai rencana kemudian disempurnakandengan menara. OTOKRATIK/OTORITER Gaya ini diperlukan oleh seorang pemimpin yang tegas dengan cepat dan tepat Bisa dilakukan saat anak buah sulit diatur. . Leadership Dalam islam pemimpin disebut dengan imamah Gaya keterampilan : style Macam-macam gaya kepemimpinan 1. 4. Terdapat pada daerah pedesaan/daerah kerajaan dan suku-suku tertentu. DEMOKRATIS Kepemimpinan selalu melibatkan kebersamaan yaitu susah senang ditanggung bersama. LAIZESFIRE Gaya kepemimpinan yang mendelegasikan tugas dan wewenang kepada beberapa orang yang berkompeten agar dapat menjalankan tugas dengan baik. pagar tempat parker.

Leadership 4. Keterampilan seorang manager. Kisi-kisi UTS : 1. Problem and issue . tetapi masih memunculkan masalah baru. yaitu : • • • Conceptual skill (Kemampuan konsep) → surat resmi Humanical skill ( keterampilan humanis) keterampilan hubungan manusia Technical skill (kemampuan teknis) 3. Versi management 2.Issue : suatu masalah yang telah diselesaikan.