PENDAHULUAN Ilmu bisa berarti proses memperoleh pengetahuan, atau pengetahuan terorganisasi yang diperoleh lewat proses tersebut

. Proses keilmuan adalah cara memperoleh pengetahuan secara sistematis tentang suatu sistem Perolehan sistematis ini umumnya berupa metode ilmiah, dan sistem tersebut umumnya adalah alam semesta. Dalam pengertian ini, ilmu sering disebut sebagai sains.
Baterai adalah suatu alat penyimpan energi listrik yang dapat diisi (charge) setelah energi yang digunakan. Kapasitas atau kemampuan menyimpaan energi ditentukan oleh semua komponen didalam batere seperti jenis material yang digunakan dan jenis elektrolitenya sehingga dikenal batere asam dan batere alkali.

Ion adalah atom atau sekumpulan atom yang bermuatan listrik. Ion bermuatan negatif, yang menangkap satu atau lebih elektron, disebut anion, karena dia tertarik menuju anoda. Ion bermuatan positif, yang kehilangan satu atau lebih elektron, disebut kation, karena tertarik ke katoda. Proses pembentukan ion disebut ionisasi. Atom atau kelompok atom yang terionisasi ditandai dengan tikatas n+ atau n-, di mana n adalah jumlah elektron yang hilang atau diperoleh. Ion pertama kali diteorikan oleh Michael Faraday sekitar tahun 1830, untuk menggambarkan bagian melekul yang bergerak ke anoda atau katoda. Namun, mekanisme peristiwa ini baru dideskripsikan pada 1884 oleh Svante August Arrhenius dalam disertasi doktornya di University of Uppsala. Pada mulanya, teori ini tidak diterima (ia memperoleh gelarnya dengan nilai minimum), tetapi disertasinya memenangi Hadiah Nobel Kimia pada 1903. Elektrokimia adalah ilmu yang mempelajari aspek elektronik dari reaksi kimia. Elemen yang digunakan dalam reaksi elektrokimia dikarakterisasikan dengan banyaknya elektron yang dimiliki. Elektrokimia secara umum terbagi dalam dua kelompok, yaitu sel galvanik dan sel elektrolisis. Sel Volta/Galvania: a. terjadi perubahan : energi kimia energi listrik, b. anode = elektroda negatif (-), dan c. katoda = elektroda positif (+). Sel Elektrolisis: a. terjadi perubahan : energi listrik energi kimia, b. anode = elektroda positif (+), dan c. katoda = elektroda neeatif (-). Sel volta terdiri dari beberapa macam, antara lain: 1. Sel Kering atau Sel Leclance yang meliputi: a. Katoda : Karbon, b. Anoda :Zn, dan c. Elektrolit : Campuran berupa pasta : MnO2 + NH4Cl +

Dalam prakteknya. Zn. Jembatan garam: menyetimbangkan ion-ion dalam larutan. Bahan Bakar : H2 dan O2 . Sehingga oksidasi lebih baik didefinisikan sebagai peningkatan bilangan oksidasi. Sn. mudah dioksidasi sukar direduksi. K. Ia dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut: Oksidasi menjelaskan pelepasan elektron oleh sebuah molekul. Katoda : NiO2 dengan sedikit air. Anoda terjadi reaksi oksidasi . (H). Li. Oksidasi dan reduksi tepatnya merujuk pada perubahan bilangan oksidasi karena transfer elektron yang sebenarnya tidak akan selalu terjadi. transfer elektron akan selalu mengubah bilangan oksidasi. Ni. atau ion Reduksi menjelaskan penambahan elektron oleh sebuah molekul. Elektrolit : Larutan KOH. yaitu reduksi dan oksidasi. Ba. mudah direduksi sukar dioksidasi serta sebaliknya Makin ke kiri. dan c. Fe. Pt. Sel Aki yang meliputi: a. Mg. Ca. Hal ini dapat berupa proses redoks yang sederhana seperti oksidasi karbon yang menghasilkan karbon dioksida. Gambar Ilustrasi sebuah reaksi redoks Walaupun cukup tepat untuk digunakan dalam berbagai tujuan. 4.sedikit Air. ataupun ia dapat berupa proses yang kompleks seperti oksidasi gula pada tubuh manusia melalui rentetan transfer elektron yang rumit. Na. Elektroda : Ni. Istilah redoks berasal dari dua konsep. Redoks Redoks (singkatan dari reaksi reduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia. atom. Ag. Anoda : Cd Konsep-konsep sel volta adalah: 1. dan b. atom. Sel Bahan Bakar yang meliputi: a. Au. dan 2. namun terdapat banyak . 3. Cu. Hg. b. dan b. dan d. dan c. Katoda terjadi reaksi reduksi. Makin ke kanan. Arus listrik : katoda anoda. Arus elektron : anoda katoda . atau ion. Al. 2. Mn. Baterai Ni – Cd yang meliputi: a. Elektrolit: Larutan H2SO4. Anoda : Pb. c. Sel sekunder. b. A. penjelasan di atas tidaklah persis benar. b. Pb. Prinsip yang meliputi: a. Katoda: PbO2. atau reduksi karbon oleh hidrogen menghasilkan metana(CH4). Deret Volta/Nerst yang meliputi: a. dan reduksi sebagai penurunan bilangan oksidasi.

Oleh karena ia ―mendonorkan‖ elektronnya. atau nikel. Metode reduksi lainnya yang juga berguna melibatkan gas hidrogen (H2) dengan katalis paladium. Reduktor melepaskan elektronnya ke senyawa lain. Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan untuk mereduksi senyawa lain dikatakan sebagai reduktif dan dikenal sebagai reduktor atau agen reduksi. Pasangan oksidator dan reduktor yang terlibat dalam sebuah reaksi disebut sebagai pasangan redoks. Sehingga dalam reaksi. Gambar Besi berkarat Gambar Pembakaran terdiri dari reaksi redoks yang melibatkan radikal bebas B. Cr2O72−. reduktor mentransfer elektronnya ke oksidator. Senyawa-senyawa yang berupa reduktor sangat bervariasi. Reaksi non-redoks yang tidak melibatkan perubahan muatan formal (formal charge) dikenal sebagai reaksi metatesis. dan Al dapat digunakan sebagai reduktor. Logam-logam ini akan memberikan elektronnya dengan mudah. . Mg. Na. Unsur-unsur logam seperti Li. MnO4−. Reduksi katalitik ini utamanya digunakan pada reduksi ikatan rangkap dua ata tiga karbon-karbon. CrO3. klorin.reaksi yang diklasifikasikan sebagai ―redoks‖ walaupun tidak ada transfer elektron dalam reaksi tersebut (misalnya yang melibatkan ikatan kovalen). Oksidator dan reduktor Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan untuk mengoksidasi senyawa lain dikatakan sebagai oksidatif dan dikenal sebagai oksidator atau agen oksidasi. OsO4) atau senyawa-senyawa yang sangat elektronegatif. dan oksidator mendapatkan elektron dan tereduksi. Fe. sehingga dapat mendapatkan satu atau dua elektron yang lebih dengan mengoksidasi sebuah senyawa (misalnya oksigen. sehingga dirinya sendiri tereduksi. reagen-reagen ini digunakan dengan luas dalam kimia organik[1][2]. Zn. misalnya NaBH4 dan LiAlH4). terutama dalam reduksi senyawa-senyawa karbonil menjadi alkohol. fluorin. ia juga disebut sebagai penderma elektron. reduktor melepaskan elektron dan teroksidasi. ia juga disebut sebagai penerima elektron. Oleh karena ia ―menerima‖ elektron. dan bromin). Oksidator bisanya adalah senyawa-senyawa yang memiliki unsur-unsur dengan bilangan oksidasi yang tinggi (seperti H2O2. Reduktor jenus lainnya adalah reagen transfer hidrida. sehingga ia sendiri teroksidasi. Oksidator melepaskan elektron dari senyawa lain. platinum. Cara yang mudah untuk melihat proses redoks adalah.

Bagian-bagianUtamaBaterai Gambar 1. Bagian-bagian Baterai .1.48.12.

pemutar MP3 dan kamera digital. Moritz von Jacobi.B. Baterai alkalin ukuran ini memiliki tegangan 1. AAA adalah baterai berukuran panjang 44. Baterai Nikel logam hidrida (NiMH) ukuran ini dapat menyimpan sampai 1000 mAh dengan tegangan 1. Baterai tersebut terdiri atas suatu silinder seng yang berisi pasta dari campuran batu kawi MnO2. Reaksi yang terjadi adalah sebagai Anode : Zn (s) + berikut 2OH (aq)—-> Zn(OH)2 + : 2e Katoda : 2MnO2(s) + 2H2O (l) +2e—-> 2MnO(OH)(s) + 2OH. UM4. Baterai AAA juga memiliki kode lainnya seperti LR03 (IEC). MN2400.5 mm dan memiliki berat sekitar 11.5 mm dan diameter 10. Seng berfungsi sebagai anode dan grafit yang dicelupkan ditengah-tengah pasta sebagai elektroda inert yang merupakan katode.5 gram.155 Ampere.5 volt.2 Volt. Dia membuat sebuah penampung muatan. salmiak NH4Cl karbon C dan sedikit air. Seperti gambar di bawah ini: Lalu pertanyaan selanjutnya ialah bagaimana electron itu dapat di hasilkan ? Sekitar tahun 1866. Namun sel Leclanche tidak dapat di isi kembali. Baterai berukuran AAA umum digunakan dalam alat elektronik kecil seperti remote control. Slavoljub Penkala. Thomas Edison. Baterai pertama di buat oleh Alessandro Volta pada tahun 1800.5 volt dan kuat arus dari 900 sampai 1. Reaksi rumit tersebut di sederhanakan menjadi: Anoda: Zn(s)—-> Zn2+ (aq) + 2e Katoda : 2MnO2 (s) + 2NH4+ (aq) + 2e —->Mn2O3 (s) + 2NH3 (aq) + H2O (l) Zn(s) + 2NH4+(aq) + 2MnO2 (s)—-> Zn2+ (aq) + Mn2O3 (s)+ 2NH3 (aq) + H2O (l) Potensial satu sel Leclanche adalah 1.Potensial dari baterai ―alkaline‖ juga 1. Nikola Tesla Alessandro Volta. Georges Leclanché. Pasta itu sendiri berfungsi sebagai oksidator. Sejarah Baterai Orang ( penemu ) yang berjasa terhadap perkembangan baterai: John Frederic Daniell. AM4. atau mikro. tetapi baterai ini dapat bertahan lebih lama. 24A (ANSI/NEDA). . HP16.5 volt. Baterai kering jenis ―alkaline‖ pada dasarnya sama dengan sel Leclanche tapi bersifat basa karena menggunakan KOH menggantikan NH4Cl dalam pasta. Luigi Galvani. R03. Leclanche membuat sebuah baterai kering.

Amonium klorida. Merupakan jenis baterai yang banyak digunakan sejak beberapa puluh tahun yng lalu. Kadmium. oleh sebab itu penyimpanan batere ini harus ditempat yang bersuhu rendah. Memiliki kapasitas satu cell 1. Sedangkan electron akan mengalir dari ktoda menuju anoda. Prinsip Kerja Baterai Baterai adalah perangkat yang mampu menghasilkan tegangan DC.5 volt. Elektroda positif disebut anoda yang berfungsi sebagai penerima elektron. Air raksa. Kutub negatip (Katoda) menggunakan MnO2 Pada suhu tingi kapasitas sel leclanche akan turun dengan drastic. Kutub negatif (Katoda) menggunakan MnO2. Merupakan jenis batere yang memiliki konstruksi serupa dengan batere seng. Proses Pengisian : Proses pengubahan energi listrik menjadi energi kimia. Litium. Batere terdiri dari beberapa sel listrik. Kutub positif (Anoda) mengunakan Zn. yaitu dengan cara mengubah energi kimia yang terkandung didalamnya menjadi energi listrik melalui reaksi elektro kima. Proses Pengosongan : Proses pengubahan energi kimia menjadi energi listrikE. Redoks (Reduksi – Oksidasi). Baterai Leclenche (Zn MnO2) baterai sel kering /Dry Cell. dan setelah habis isi (Recharge). Nitrogliserin.5 volt. Rubidium D. 2. a. Bahan Kimia Yang Digunakan dalam Pembuatan Belerang. Hidrida logam nickel. Antara anoda dan katoda akan mengalir arus yaitu dari kutub positif (anoda) ke kutub negatif (katoda). Sel batere tersebut elektroda – elektroda. Elektroda negatif disebut katoda. Nikel. Satu sel batere berkapasitas 1.Baterai sel kering Magnesium (MgMnO2). Asam sulfat. Antimon. sel listrik tersebut menjadi penyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia. Hidrida. Baterai ini memiliki kelebihan kapasitas umur 2x sel kering dan stabil pada . Jenis Baterai Baterai dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu : 1. Kutub positip (Anoda) menggunakan Mg. Terdapat 2 proses yang terjadi pada baterai 1.C. b. Baterai Primer yaitu batere yang hanya digunakan satu kali. Kobalt. Seng. yang berfungsi sebagai pemberi elektron. Mangan. Perak.

d. e.3 – 0.temperature tinggi.5 inchi. Batere ini memiliki kelebihan yaitu : · Pada proses pemakaian akan tetap pada rating yang dimiliki meskipun pemakaiannya tak menentu. yang biasa digunakan pada tegangan referensi. Teganagan pada Open Circuit yaitu1. zinc-alcaline manganese oxide mempunyai umur (waktu hidup yang lama). alat bantu pendengaran dan jam elektronik. Kapasitas dari batere ini dapat sampai 1. c.35 volt. dan tahanan dalamnya lebih kecil. Dari segi ukuran berdiameter dari 3/8.namun daur hidupnya lebih pendek dari pada batere sekunder lainnya.1 inchi. hanya memiliki perbedaan pada segi konstruksi. · Sangat baik dioperasikan pada temperature rendah sampai -25 derajat celcius.5 volt. Baterai yang sering digunakan adalah zinc-alcaline manganese oxide. Kapasitas maksimal stabil yaitu 1.5 volt apabila katodanya oksida merkuri atau oksida mangan. zinc-alcaline manganese oxide memberikan daya olebih per penggunaannya dibandingkan batere sekunder. Baterai MnO2 Alkaline. elektrolitnya. Rechargeable alcaline Baterai alcaline mempunyai umur(waktu hidup) yang panjang . Biasa digunakan untuk kamera. Adapun kekurangannya yaitu. . Dari segi ukuran batere ini sebesar 0. tidak bisa dibuat sekecil mungkin. mampu memberikan umur pelayanan 2 – 10 kali pemakaian dari sel leclanche. · Pada pembebanan tingi dan terus menerus. Pada keadaan kerja akan timbul Reaksi Parasitik akibat dari pembuangan gas hydrogen.4 volt bila katodanya Oxida Merkuri atau Oxida Mangan.6 volt dan tegangan nominal pada beban sebesar 1.Sel Merkuri.Sel oksida perak (AgO2). Baterai ini pada Anoda menggunakan Zn dan pada katoda menggunakan Oksida Merkuri. Sama seperti dua jenis baterai diatas dan memiliki kapasitas 1. Baterai ini pada Katoda menggunakan serbuk elektroloit alkaline dan pada Anoda menggunakan oksida perak. Dan pada elektrolit menggunakan Alkaline.

7 volt. Contoh baterai: .9 volt atau 3. Penggunaan litium sangat terbatas. Baterai Litium. Jenis baru dari sel primer. Tegangan out put tanpa beban sebesar 2. ringan dan kecil. yang mempunti tegangan out put yang tinggi. karena apabila tidak hatihati dalam penggunaan bisa meledak.f. biasa digunakan dalam bidang militer. tergantung dari elektrolit yang digunakan. Sehingga baterai ini digunakan untuk pemakaian khusus.memiliki umur yangf panjang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful