MAKALAH EKONOMI MIKRO PASAR OLIGOPOLI SYARI TRI MULIA 110610009 DOSEN : SUGIS PANCA YANARTI

UNIVERSITAS PUTERA BATAM 2012

PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 1

saya sadar makalah ini masih jauh dari sempurna.dan Temanteman.karna telah memberi dukungan dan bimbingan.semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya. PENULIS ( ) PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 2 .sebagai mata kuliah wajib PENGANTAR MANAJEMEN DAN BISNIS.karna ini merupakan salah satu tugas yg diberikan oleh dosen.saya berharap kiaranya dosen dapat memberi masukan kepada saya agar dapat menjadi lebih baik. Adapun saya sebagai penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen mata pelajaran PENGANTAR MANAJEMEN DAN BISNIS karna telah membimbing saya dalam pembuatan membuat makalah ini.kepada kedua orang tua. Tujuan saya membuat makalah ini.KATA PENGANTAR Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat tuhan yang maha kuasa karna atas berkat dan rahmat nya sehingga saya dapat menyusun mkalah ini.

.(6) KARAKTERISTIK …………………………………(9) FAKTOR PENYEBAB ……………………………..(14) KELEBIHAN DAN KEKURANGAN …………….(11) MODEL ……………………………………………...(15) PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 3 .(13) JENIS ……………………………………………….DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN ………………………… (4) BAB 2 PEMBHASAN ……………………………...

Makalah Pasar Oligopoli (Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi) BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pasar merupakan tulang punggung perekonomian masyakat. dimana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang. Sehingga semua usaha promosi. pengenalan produk baru. 5 Tahun 1999. sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada. iklan. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk ke dalam pasar dan juga perusahaanperusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 4 . Dalam Undang-undang No. Dalam pasar oligopoli. Semua unsur yang berkaitan dengan hal ekonomi berada di pasar oligpoli mulai dari unsur produksi. distribusi. ataupun unsur konsumsi. baik masyarakat yang berada dikalangan kelas bawah ataupun masyarakat yang berada di kalangan kelas atas. perubahan harga dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel (kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga untuk membatasi suplai dan kompetisi). Pasar juga merupakan proses hubungan timbal antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang/jasa yang diperjualbelikan. setiap perusahaan memposisikan dirinya setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan permainan pasar. sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebaiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel. padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi.

d. e.2. b. Dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli. f. Mengetahui apa-apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terbentuknya pasar oligopoli. Untuk mengetahui apa pengertian/definisi dari pasar oligopoli. Mengetahui jenis-jenis pasar oligopoli. Mengetahui hambatan-hambatan dalam persaingan oligopoli. g. Mengetahui contoh-contoh yang berhubungan dengan pasar oligopoli. Mengenal model-model oligopoli. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : a. Mengetahui hubungan antara perusahaan-perusahaan dalam pasar oligopoli. i. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 5 . Dapat mengenal karakteristik dari pasar oligopoli c. h.

Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar. iklan. padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi. sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 6 . seperti. perubahan harga. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi. di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. 5 Tahun 1999. dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Sehingga semua usaha promosi. oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang. industri mobil. dan industri kertas. pengenalan produk baru. khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel. Dalam Undang-undang No. dan juga perusahaanperusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas. industri semen. Dalam pasar oligopoli. sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada.BAB II PEMBAHASAN Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan.

 Pasar Oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pasar terbesar ( price leader ). pasar layanan operator selular. Jika pasar oligopoli hanya terdiri dari dua perusahaan saja maka disebut duopoli. dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Beberapa dapat berarti paling sedikit 2 dan paling banyak 10 sampai 15 perusahaan. Terdapat satu market leader (pemimpin pasar) 6. iklan. Sehingga semua usaha promosi.1. Sulit dimasuki perusahaan baru 4. Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita jumpai. Dalam oligopoli. Terdapat beberapa penjual 2. Perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal dibawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada. Barang yang dijual homogen atau beda corak 3. dimana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung pada tindak-tanduk pesaing mereka. sehingga semua usaha promosi. perubahan harga dan sebagainya dapat dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Beberapa penjual di dalam konteks ini maksudnya dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Pasar oligopoli merupakan suatu struktur pasar dimana hanya terdapat beberapa produsen yang menghasilkan barang-barang yang bersaing. Harga jual tidak mudah berubah PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 7 . perubahan harga. pasar otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat. pengenalan produk baru. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Pengertian Pasar Oligopoli Istilah oligopoli berarti beberapa penjual. misalnya pada pasar semen. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk ke dalam pasar.  1. iklan. pengenalan produk baru. setiap perusahaan memposisikan dirinya sendiri sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Dalam pasar oligopoli. Membutuhkan peran iklan 5.

e. Bisa berkembang ke arah monopoli  Bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan : a. 3. Sejumlah besar perusahaan-perusahaan dominan. •  Suatu bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan kehadiran beberapa perusahaan yang dominan. penggunaan persaingan non harga yang ekstensif akibat ketakutan akan perang harga. b. produsen bensin 2 . 2. Biasanya banyak dijumpai dalam industri yang menghasilkan bahan mentah. Barang seperti itu umumnya adalah barang akhir. • Penyebab-penyebab Pemusatan Oligopoli • • • a. Contoh : pasar semen. 1. 4. dengan beberapa yang kecil lainnya. Oligopoli diferensial : menjual barang berbeda corak. c. Disana mungkin terdapat sejumlah besar perusahaan-perusahaan kecil. Oligopoli murni : menjual barang yang homogen. hambatan-hambatan secara teknologi dan ekonomi untuk menjadi suatu perusahaan yang dominan. c. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan 2. dan PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 8 . d. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi 3.  1. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi 5. Ini berakibat dalam suatu pemusatan industri tinggi dimana hanya 2 sampai 10 perusahaan dengan pangsa pasar yang besar. Contoh : pasar mobil. kekuatan dari perusahaan-perusahaan dominan terhadap harga. Adanya penerapan teknologi baru. skala ekonomis yang ada dalam produksi barang-barang tertentu. keuntungan dari perusahaan-perusahaan yang bergabung. pasar sepeda motor  1. tetapi hanya perusahaan besar yang memiliki kekuatan untuk membalas. siklus-siklus bisnis yang menyingkirkan pesaing-pesaing lemah. b. Memberi kebebasan memilih bagi pembeli. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual. Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang 4. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk. Suatu produk yang distandarisasikan maupun dibedakan. namun ketakutan akan pembalasan. Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru 6.

Perbedaan sifat output yang dihasilkan akan mempengaruhi perilaku perusahaan dalam mencapai kondisi optimal (laba maksimum). pasar oligopoli merupakan peralihan antara persaingan sempurna dengan monopoli. film kamera. dalam pasar monopoli hanya satu perusahaan yang mampu mengendalikan harga dan output. berarti 80% penjualan output dalam industri dikuasai oleh delapan perusahaan terbesar. Sedangkan yang menghasilkan produk PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 9 . Karakteristik Pasar Oligopoli Dari pengertian yang dikemukakan sebelumnya dapat dilihat beberapa karakter dari pasar oligopoli yaitu sebagai berikut: a. Jika CR8 80. Namun untuk dasar analisis biasanya jumlah perusahaan diasumsikan kurang dari sepuluh. CR4 yang semakin kecil mencerminkan struktur pasar yang semakin bersaing sempurna. 2. Jika rasio konsentrasi empat perusahaan (four firms concentration ratio atau CR4) adalah 60%. Hanya Sedikit Perusahaan Dalam Industri (Few Number of Firms) Secara teoristis sulit sekali untuk menetapkan berapa jumlah perusahaan di dalam pasar. Jika dalam pasar persaingan sempurna perusahaan mengatur jumlah output (output strategy) untuk meningkatkan laba.• • d. Produk Homogen atau Terdiferensiasi (Homogen or Diferentiated Product) Dilihat dari sifat output yang dihasilkan. rokok. Dapat juga diukur delapan perusahaan (CR8) atau jumlah lainnya. Kekuatan perusahaan-perusahaan dalam industri dapat diukur dengan menghitung rasio konsentrasi (concentration ratio). berarti 60% output dalam industri dikuasai oleh empat perusahaan terbesar. maka dalam pasar oligopoli bentuk persaingan antar perusahaan adalah persaingan harga (pricing strategy) dan non harga (non pricing strategy). Rasio konsentrasi menghitung berapa persen output dalam pasar oligopoli dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang dominan (empat sampai dengan delapan perusahaan). Contoh pasar oligopoli yang menghasilkan produk diferensiasi adalah industri mobil. b. Dalam kasus tertentu hanya terdapat dua perusahaan (duopoli). hambatan-hambatan lainnya seperti perkembangan teknologi dan periklanan. agar dapat dikatakan oligopoli. Pasar suatu industri dinyatakan berstruktur oligopolistik apabila CR4 melebihi 40%.

baik yang sudah ada (existing firms) maupun yang masih di luar industri (potensial firms). c. kekuatan dan kelemahan pesaing nyata maupun potensial. Penggolongan ini mempunyai arti penting dalam menganalisis pasar yang oligopolistik. Faktor-faktor Penyebab Terbentuknya Pasar Oligopoli PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 10 . Informasi-informasi ini sangat penting agar perusahaan dapat memprediksi reaksi pesaing terhadap setiap keputusan yang diambil. Pengambilan Keputusan Yang Saling Mempengaruhi (Interdependence Decisions) Keputusan perusahaan dalam menentukan harga dan jumlah output akan mempengaruhi perusahaan lainnya. d.homogen adalah industri baja. seng dan kertas. paralon. karena pada industri oligopoli dengan produk diferensiasi sangat berkaitan dengan loyalitas konsumen terhadap produk (merek) tertentu. Karenanya guna menahan perusahaan potensial untuk masuk industri. pipa. Di luar unsur modal. Adapun bentuk-bentuk kompetisi non harga antara lain dapat berupa sebagai berikut : 1) Pelayanan purna jual serta iklan untuk memberikan informasi 2) Membentuk citra yang baik terhadap perusahaan dan merek 3) Mempengaruhi perilaku konsumen Keputusan investasi yang akurat diperlukan agar perusahaan dapat berjalan dengan tingkat efisiensi yang sangat tinggi. Tidak tertutup kemungkinan perusahaan melakukan kegiatan intelijen industri untuk memperoleh informasi (mengetahui) keadaan. perusahaan tidak hanya bersaing dalam harga. perusahaan makin tidak tergantung pada kegiatan perusahaan-perusahaan lainnya. perusahaan yang sudah ada menempuh strategi menetapkan harga jual terbatas (limiting prices) yang membuat perusahaan menikmati laba super normal di bawah tingkat maksimum. Berarti oligopoli dengan produk diferensiasi dapat lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan-perusahaan lawan. 3. namun juga non harga. Semakin besar tingkat diferensinya. rintangan untuk masuk ke dalam industri oligopoli yang menghasilkan produk homogen lebih sedikit. Kompetisi Non Harga (Non Pricing Competition) Dalam upayanya mencapai kondisi optimal.

kertas. Selanjutnya bila biaya produksi per mobil puluhan juta rupiah. skala efisiensi baru tercapai jika produksi mobil minimal 50. pupuk dan peralatan mesin umumnya berstruktur oligopoli. perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri mobil.000 unit per tahun. dan persaingan monopolistik). Keadaan tersebut merupakan hambatan untuk masuk (barries to entry) bagi perusahaanperusahaan pesaing. b. struktur pasar oligopoli ditandai dengan kompetisi harga dan non harga. Karena itu dalam industri oligopoli. sehingga dalam pasar oligopoli akhirnya hanya terdapat sedikit produsen. Efisiensi Skala Besar Dalam dunia nyata. Perusahaan juga harus cermat memperhitungkan setiap keputusan agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan dari perusahaan pesaing. Dalam industri mobil. Perusahaan juga harus memiliki kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industri yang persaingannya begitu kompleks.Ada dua faktor penting yang menyebabkan terbentuknya pasar oligopoli yaitu sebagai berikut : a. maka dana yang dibutuhkan untuk memproduksi sebanyak ratusan miliyar rupiah per tahun. semen. Tidak banyak perusahaan yang memiliki kemampuan tersebut.000 – 300. monopoli. Hubungan Antara Perusahaan-perusahaan Dalam Pasar Oligopoli Ada dua macam bentuk hubungan antara perusahaan-perusahaan yang terdapat di dalam pasar oligopoli yaitu sebagai berikut : a.000 sampai 100. Jika dihitung dengan biaya investasi awal. Kompleksitas Manajemen Berbeda dengan tiga struktur pasar lainnya (persaingan sempurna. untuk satu jenis. 4. Tidak mengherankan jika dalam pasar oligopoli hanya terdapat sedikit produsen.000 unit per tahun. maka perusahaan yang ingin memasuki industri mobil harus menyiapkan dana triliunan rupiah. output minimal seluruhnya antara 200. kemampuan keuangan yang besar saja tidak cukup sebagai modal untuk bertahan dalam industri. Oligopoli dengan kesepakatan (Collusive Oligopoly) PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 11 . Teknologi padat modal (capital intensive) yang dibutuhkan dalam proses produksi menyebabkan efisiensi (biaya rata-rata minimum) baru tercapai bila output diproduksi dalam skala sangat besar. Bila perusahaan memproduksi tiga jenis mobil saja.

Oligopoli tanpa kesepakatan (Non Collusive Oligopoly) Persaingan antar perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya berupa perbedaan harga dan jumlah produk yang dihasilkan. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 12 . maka langkahnya akan diikuti oleh perusahaan lain. 3) Bila satu perusahaan menaikkan harga jual produknya. maka biasanya langkah ini akan diikuti oleh pesaing dengan menurunkan harga jual produknya. Perbedaan harga dan jumlah produksi (bisa saling berhubungan positif timbal balik) dilakukan dalam rangka ingin mendapatkan jumlah pembeli yang lebih banyak dari sebelumnya (dari pesaingnya). 2) Bila satu perusahaan mulai menurunkan harga jual produknya tanpa menambah jumlah produksinya dengan maksud untuk menguasai pangsa pasar. baik dengan cara menurunkan harganya semata atau menurunkan harga dengan cara menjual lebih banyak produknya di pasar. yaitu pembagian produksi yang didasarkan pada banyaknya jumlah permintaan efektif di pasar terhadap jumlah perusahaan yang menghasilkan produk yang sama. Terdapat beberapa hal yang mungkin terjadi dalam pasar persaingan ini sehubungan dengan tingkat harga dan jumlah produksi (produk yang dihasilkan relatif sama) yaitu sebagai berikut : 1) Bila terdapat satu perusahaan yang mencoba memperbanyak jumlah produksinya agar harga jual produknya relatif lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya.Kesepakatan antara perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya berupa kesepakatan harga dan produksi (kesepakatan ini kadang disebut sebagai “kolusi” atau “kartel”) dengan tujuan menghindari perang harga yang akan membawa kerugian bagi masingmasing perusahaan pada kondisi tertentu (contoh adalah kesepakatan produksi dan harga pada OPEC). Bentuk persepakatan ini biasanya mengatur tentang banyaknya jumlah produksi yang boleh dihasilkan oleh masing-masing perusahaan berikut dengan harganya yang sama juga. b. baik dengan cara langsung pada penurunan harga ataupun dengan cara mengurangi jumlah produksinya. maka perusahaan lain relatif tidak akan mengikutinya. Kesepakatan dalam jumlah produksi dapat berupa pembagian secara merata.

Sweezy beranggapan bahwa kalau ada produsen dalam pasar oligopoli yang berusaha menaikkan harga maka ia akan kehilangan langganan karena tak ada produsen lainnya yang bersedia menaikkan harga. c. produsen dalam pasar oligopoli tidak dapat memperluas pasar dengan menurunkan harga sebab para pesaing akan menurunkan harga dengan tingkat yang lebih rendah lagi. b. Asumsi utama dari model ini adalah bahwa jika perusahaan telah menentukan tingkat produksinya. Atas dasar asumsi inilah perusahaan pesaingnya akan menentukan tingkat produksinya. Model Permintaan Yang Patah (Kinked Demand Model) Model ini dikembangkan oleh P. Dalam hal ini para produsen dalam pasar oligopoli saling mempengaruhi. Model Cournot (Cournot Model) Model Cournot yang disebut juga duopoli dikembangkan oleh Augustin Cournot seorang ahli ekonomi berkebangsaan Perancis pada tahun 1838. a. Dalam hal ini para produsen dalam pasar oligopoli saling mempengaruhi pasar oligopoli tidak dapat memperluas pasar dengan menurunkan harga sebab para pesaing akan menurunkan harga dengan tingkat yang lebih rendah lagi. Sayangnya.5.aka perusahaan tersebut tidak akan mengubahnya. satu bertindak sebagai pemimpin (leader firm) dan satu perusahaan berlaku sebagai pengikut PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 13 . Model Oligopoli Begitu kompleksnya situasi dalam pasar oligopoli. Harga pasar ditentukan oleh keseimbangan antara jumlah total output yang dihasilkan oleh dua perusahaan dengan permintaan pasar. Model Stackelberg (Stackelberg Model) Dalam model Stackelberg diasumsikan bahwa di pasar terdapat dua perusahaan.M. Akibatnya terjadilah perang harga. tidak ada satu pun model yang dapat diterima secara umum sebagai model terbaik. sehingga para ekonom mengembangkan berbagai model untuk menganalisis perilaku oligopolis. tetapi tidak melakukan kolusi (kesepakatan). Namun sebaliknya. Akibatnya terjadilah perang harga. Sweezy (1939). Dalam pasar duopoli hanya terdapat dua perusahaan yang menjual produk yang homogen. Berikut ini akan disampaikan beberapa model oligopoli yang dikembangkan oleh para ekonom. dengan demikian hanya terdapat satu harga pasar. .

6. Dalam model ini juga terdapat perusahaan dominan yang bertindak selaku pemimpin dasar serta perusahaan-perusahaan lain sebagai pengikut. yaitu : a. Pasar Oligopoli dengan Pembedaan (Differentiated Oligopoly) Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan. Perusahaan yang bertindak sebagai pemimpin mempunyai kewenangan untuk menentukan jumlah output yang akan dihasilkan untuk memperoleh keuntungan maksimum. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 14 . yaitu menganggap bahwa perusahaan pemimpin tidak akan mengubah tingkat outputnya. b. Atas dasar jumlah output yang telah ditentukan oleh perusahaan pemimpin ini. perusahaan pengikut akan bereaksi sesuai dengan ketentuan pada model Cournot. Yamaha dan Suzuki. d. Pasar Oligopoli Murni (Pure Oligopoly) Jenis ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik. Dengan demikian perusahaan-perusahaan pengikut bertindak sebagai penerima harga (price taker). Perbedaannya adalah bahwa perusahaan-perusahaan pengikut tidak bereaksi mengikuti model Cournut. misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda. melainkan mereka bereaksi seolah-olah mereka berada dalam pasar yang bersaing sempurna. Jenis-jenis Pasar Oligopoli Berdasarkan produk yang diperdagangkan. Model Perusahaan Dominan (The Dominant Firm Model) Model perusahaan dominan adalah pengembangan lebih lanjut dari model Stackelberg. pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis. yaitu akan menerima berapapun harga yang ditetapkan oleh perusahaan pemimpin dan akan menghasilkan output pada kondisi dimana marginal costnya sama dengan tingkat harga. misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral.(follower).

konsumen akan diuntungkan serta adanya efisiensi dalam menjalankan produksi dan persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang. Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan biaya investasi yang besar. akan terjadi perang harga dan produsen dapat melakukan kerja sama (kartel) yang pada akhirnya akan merugikan konsumen. Terdapat rintangan yang kuat untuk dapat masuk ke pasar oligopoli. adanya kemungkinan terjadinya kolusi PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 15 . karena adanya skala ekonomi yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar. Sehngga keuntungan lebih normal berlangsung dalam jangka panjang dan perusahaan memiliki dana yang cukup untuk kepentingan melakukan riset dalam mengembangkan teknologi serta melakukan inovasi. adanya hambatan jangka panjang seperti pemberian hak waralaba oleh pemerintah sehingga perusahaan lain tidak memasuki pasar.7. Kelebihan dari pasar oligopoli adalah mendorong perkembangan teknologi dan inovasi. Efisiensi penggunaan sumber daya akan tercapai apabila ongkos marjinal sama dengan harga. Selain itu juga dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar. Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli Tentu saja pasar oligopoli memiliki kelebihan dan kekurangannya. jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu. sebab perusahaan tidak mungkin melakukan persaingan dalam harga. Pada umumnya keadaan ini tidak dicapai pada pasar oligopoli. Keuntungan yang lebih disebabkan perusahaan baru sulit untuk memasuki pasar ini. Tetapi jika dipandang dari sudut skala ekonomis yang mungkin diperoleh. perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya. Hal ini dikarenakan perusahaan mendapat untung yang lebih dari normal dan menekankan persaingan dimana sangat membahayakan kedudukan perusahaan dalam industri. maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis. apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk. terdapat kemungkinan bahwa perusahaan oligopoli akan memproduksi barang dengan ongkos yang lebih rendah daripada perusahaan yang ada dalam persaingan sempurna. Selain itu melakukan pengembangan teknologi dan melakukan persaingan dalam pasar ini. dan bila terjadi perang harga. Adapun kekurangan dari pasar ini adalah tidak adanya efisiensi dalam menggunakan sumber-sumber daaya. Struktur pasar ini yang paling memberikan dorongan terbesar dalam mengembangkan teknologi dan inovasi.

sementara bagi perusahaan baru hal itu dilakukan karena harus mengeluarkan segala macam biaya yang tidak disertai dengan produksi langsung (misalnya biaya pendidikan karyawan agar menjadi terampil).antara perusahaan di pasar yang dapat membentuk monopoli atau kartel yang merugikan masyarakat. Selain itu. Oleh karena itu. Skala Ekonomis Perusahaan yang telah lama berproduksi dan beroperasi relatif lebih memiliki kesempatan untuk menikmati skala ekonomis. b. sehingga sangat memungkinkan untuk menurunkan biaya produksi dan relatif akan mampu menjual produksinya dengan harga yang relatif lebih murah bila dibandingkan para pendatang baru. c. untuk persaingan oligopoli agaknya sukar bagi perusahaan baru untuk memasukinya. baik dari segi pengalaman. modal. karena untuk memperbesar produksinya perusahaan tersebut cukup menambah dari produksi yang sudah ada. Ongkos Produksi yang Berbeda Perusahaan bisa menurunkan biaya produksi dengan membuka kapasitas produksi baru daripada tetap menggunakan kapasitas yang lama dan seterusnya. 8. berhubung dengan tingkat kerumitan produk yang dihasilkan membuat perusahaan baru haruslah dengan cermat dan hati-hati mempelajarinya sehingga membutuhkan waktu yang lama. sumber daya (manusia dan bahan baku) serta teknologi. Adapun hambatan-hambatan itu diantaranya adalah sebagai berikut : a. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 16 . terutama pada persaingan yang didalamnya terdapat kesepakatan/kartel. Keistimewaan Hasil Produksi Bagi perusahaan yang telah lama berdiri dan sama lamanya dengan produk yang dihasilkan menyebabkan produk tersebut menjadi dikenal oleh masyarakat dan menciptakan konsumen yang loyal pada produknya. Hambatan Dalam Persaingan Oligopoli Biasanya perusahaan yang bermain dalam persaingan oligopoli adalah perusahaan yang telah mapan.

sementara bagi perusahaan lama hal tersebut adalah hal biasa. Telkom dalam waktu cepat atau lambat akan mengalami tekanan dari publik. Kita dapat menelepon ke Jakarta sampai kuping panas dengan tarif sangat murah. sebelumnya bersaing dengan Cyrix dan AMD dengan mengandalkan produknya. Telkom di dalam pasar telekomuniasi masih sangat dominan sehingga mekanisme persaingan yang sehat masih belum sepenuhnya terwujud dengan baik. hanya beberapa dolar saja. Contoh yang Berhubungan dengan Pasar Oligopoli Industrusi transportasi udara dan TELKOM mewarisi struktur pasar monopolioligopoli. maka carilah kartu telepon internasional. namun dengan kemampuan sama dengan pendahulunya (Pentium 1-4). ketika kita berada di negara AS. Kedua industri ini sangat padat moral. spreadsheet dan tampilan slide yang hanya membutuhkan procesor biasa yang umumnya diisi oleh Cyrix dan AMD. Selanjutnya. INTEL. Sebagai contoh. Akhirnya konsumen memperoleh manfaat yang besar karena biaya transportasi udara semakin murah. 9. yaitu Intel Pentium (1-4). maka INTEL pun membuat Celeron dengan harga relatif sama dengan pesaingnya. Akan tetapi. konsumen. berhubung banyak pemakai komputer (PC) hanya untuk menjalankan operasi-operasi/program biasa seperti pengolah data. Tetapi lambat laun swasta mulai masuk ke dalam pasar tersebut sehingga semakin banyak pesaing-pesaing baru yang terlibat. perusahaan penghasil processor terkenal. sehingga di masa lalu negara mengambil inisiatif dengan memprakarsai lebih dulu melalui pembentukan BUMN. Ini terjadi karena pasar dibuka dan ditransformasikan menjadi pasar yang lebih bersaing dengan banyak pelaku-pelaku pasar di dalamnya. Tetapi industri telekomunikasi belum berhasil melakukan transformasi seperti itu. atau Eropa dan iseng menelepon ke Jakarta. Struktur pasar seperti ini masih menjadi kendala bagi efisiensi pelaku didalamnya dan masih belum berhasil menurunkan tarif telepon sampai setara dengan negara-negara lainnya. keistimewaan lain adalah bahwa perusahaan lama menghasilkan produk yang berfungsi sama akan tetapi disesuaikan dengan tingkatan pemakaiannya. Australia. media dan parlemen untuk masuk ke dalam pasar yang lebih bersaing secara PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 17 . Industri transportasi udara telah berhasil melakukan transformasi dari pasar monopoli menjadi pasar yang bersaing dengan tekanan pasar yang memaksa terjadinya efisiensi. Misalkan.

Pasar telekomunikasi seluler masih bersifat oligopolis dengan tarif yang sangat mahal. efisiensi dan efektivitas dalam kegiatan usahanya. Produk Flexi. Lambat laun produk-produk teknologi baru dalam bidang komunikasi ternyata memberi tekanan pada persaingan yang lebih dan semakin terbuka luas. Pada gilirannya.sehat. Contoh lainnya adalah masuknya Petronas dan Shell membuat praktek monopoli penjualan BBM di Indonesia berakhir. Pulsa untuk internet yang mahal mulai mendapat tekanan yang kuat dari produk-produk GPRS. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 18 . Untuk mempertahankan pasarnya Pertaminan harus dapat meningkatkan daya saing dengan melakukan inovasi. Pertamina kini memiliki pesaing. dengan teknologi dan informasi yang semakin terbuka. yang memberikan tarif cukup murah untuk pemakai layanan internet. Esia dan sejenisnya mulai memberi tekanan pada pasar seluler sehingga membuat banyak item biaya yang dikurangi. harga pulsa telepon akan lebih murah. Jadi. konsumen dan masyarakat luas akan semakin mendapat akses yang lebih banyak pada pasar telekomunikasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful