MAKALAH EKONOMI MIKRO PASAR OLIGOPOLI SYARI TRI MULIA 110610009 DOSEN : SUGIS PANCA YANARTI

UNIVERSITAS PUTERA BATAM 2012

PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 1

Adapun saya sebagai penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada dosen mata pelajaran PENGANTAR MANAJEMEN DAN BISNIS karna telah membimbing saya dalam pembuatan membuat makalah ini.karna ini merupakan salah satu tugas yg diberikan oleh dosen.saya sadar makalah ini masih jauh dari sempurna.dan Temanteman.karna telah memberi dukungan dan bimbingan.kepada kedua orang tua.sebagai mata kuliah wajib PENGANTAR MANAJEMEN DAN BISNIS.semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya.KATA PENGANTAR Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat tuhan yang maha kuasa karna atas berkat dan rahmat nya sehingga saya dapat menyusun mkalah ini. PENULIS ( ) PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 2 . Tujuan saya membuat makalah ini.saya berharap kiaranya dosen dapat memberi masukan kepada saya agar dapat menjadi lebih baik.

(14) KELEBIHAN DAN KEKURANGAN …………….DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN ………………………… (4) BAB 2 PEMBHASAN …………………………….(15) PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 3 .(6) KARAKTERISTIK …………………………………(9) FAKTOR PENYEBAB ……………………………...(13) JENIS ……………………………………………….....(11) MODEL …………………………………………….

perubahan harga dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Pasar juga merupakan proses hubungan timbal antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu barang/jasa yang diperjualbelikan. distribusi. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 4 . setiap perusahaan memposisikan dirinya setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan permainan pasar. oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang. khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel (kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga untuk membatasi suplai dan kompetisi). padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi. Dalam pasar oligopoli. dimana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada. baik masyarakat yang berada dikalangan kelas bawah ataupun masyarakat yang berada di kalangan kelas atas.Makalah Pasar Oligopoli (Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi) BAB I PENDAHULUAN 1. Sehingga semua usaha promosi. 5 Tahun 1999. sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebaiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel. ataupun unsur konsumsi. iklan. Dalam Undang-undang No. Semua unsur yang berkaitan dengan hal ekonomi berada di pasar oligpoli mulai dari unsur produksi. Latar Belakang Pasar merupakan tulang punggung perekonomian masyakat. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk ke dalam pasar dan juga perusahaanperusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual. pengenalan produk baru.

Mengetahui contoh-contoh yang berhubungan dengan pasar oligopoli. Mengetahui jenis-jenis pasar oligopoli. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 5 . f. d. Mengenal model-model oligopoli. Mengetahui apa-apa saja faktor-faktor yang menyebabkan terbentuknya pasar oligopoli. Mengetahui hubungan antara perusahaan-perusahaan dalam pasar oligopoli. b. e. Tujuan Penulisan Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : a. i. g. h. Dapat mengenal karakteristik dari pasar oligopoli c. Dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli. Mengetahui hambatan-hambatan dalam persaingan oligopoli. Untuk mengetahui apa pengertian/definisi dari pasar oligopoli.2.

oligopoli dikelompokkan ke dalam kategori perjanjian yang dilarang. dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. khususnya pada barang-barang yang bersifat homogen atau identik dengan kartel. Dalam Undang-undang No. industri semen. Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-industri yang memiliki capital intensive yang tinggi.BAB II PEMBAHASAN Pasar oligopoli adalah pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. iklan. perubahan harga. industri mobil. setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi. sehingga menyebabkan kompetisi harga di antara pelaku usaha yang melakukan praktik oligopoli menjadi tidak ada. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk kedalam pasar. pengenalan produk baru. dan industri kertas. Dalam pasar oligopoli. 5 Tahun 1999. sehingga ketentuan yang mengatur mengenai oligopoli ini sebagiknya digabung dengan ketentuan yang mengatur mengenai kartel PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 6 . Sehingga semua usaha promosi. seperti. dan juga perusahaanperusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal di bawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas. di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.

dimana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung pada tindak-tanduk pesaing mereka. Dalam pasar oligopoli. pengenalan produk baru. Barang yang dijual homogen atau beda corak 3. perubahan harga. Terdapat satu market leader (pemimpin pasar) 6. sehingga semua usaha promosi. iklan. pengenalan produk baru. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh. Terdapat beberapa penjual 2. setiap perusahaan memposisikan dirinya sendiri sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. Di Indonesia pasar oligopoli dapat dengan mudah kita jumpai. dan sebagainya dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.1. di mana keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindak-tanduk pesaing mereka. pasar layanan operator selular. perubahan harga dan sebagainya dapat dilakukan dengan tujuan untuk menjauhkan konsumen dari pesaing mereka. Jika pasar oligopoli hanya terdiri dari dua perusahaan saja maka disebut duopoli. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk masuk ke dalam pasar. Beberapa penjual di dalam konteks ini maksudnya dimana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Pasar oligopoli merupakan suatu struktur pasar dimana hanya terdapat beberapa produsen yang menghasilkan barang-barang yang bersaing. Harga jual tidak mudah berubah PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 7 . pasar otomotif serta pasar yang bergerak dalam industri berat.  1. Sehingga semua usaha promosi. Dalam oligopoli. misalnya pada pasar semen. Pengertian Pasar Oligopoli Istilah oligopoli berarti beberapa penjual. Perusahaan-perusahaan melakukan oligopoli sebagai salah satu usaha untuk menikmati laba normal dibawah tingkat maksimum dengan menetapkan harga jual terbatas sehingga menyebabkan kompetisi harga diantara pelaku usaha yang melakukan praktek oligopoli menjadi tidak ada. Membutuhkan peran iklan 5. Beberapa dapat berarti paling sedikit 2 dan paling banyak 10 sampai 15 perusahaan. Sulit dimasuki perusahaan baru 4.  Pasar Oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang terdapat beberapa penjual dimana salah satu atau beberapa penjual bertindak sebagai pemilik pasar terbesar ( price leader ). setiap perusahaan memposisikan dirinya sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar. iklan.

b. pasar sepeda motor  1. c. kekuatan dari perusahaan-perusahaan dominan terhadap harga. penggunaan persaingan non harga yang ekstensif akibat ketakutan akan perang harga. 1. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi 3. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual. Adanya penerapan teknologi baru. keuntungan dari perusahaan-perusahaan yang bergabung. Oligopoli murni : menjual barang yang homogen. 4. Biasanya banyak dijumpai dalam industri yang menghasilkan bahan mentah. Contoh : pasar semen. Disana mungkin terdapat sejumlah besar perusahaan-perusahaan kecil. Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat bersaing kurang 4. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi 5. 3. b. skala ekonomis yang ada dalam produksi barang-barang tertentu. c. siklus-siklus bisnis yang menyingkirkan pesaing-pesaing lemah. Bisa berkembang ke arah monopoli  Bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan : a. • Penyebab-penyebab Pemusatan Oligopoli • • • a. Sejumlah besar perusahaan-perusahaan dominan. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan 2. 2. Ini berakibat dalam suatu pemusatan industri tinggi dimana hanya 2 sampai 10 perusahaan dengan pangsa pasar yang besar. hambatan-hambatan secara teknologi dan ekonomi untuk menjadi suatu perusahaan yang dominan. Oligopoli diferensial : menjual barang berbeda corak. Contoh : pasar mobil. dengan beberapa yang kecil lainnya. Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru 6. tetapi hanya perusahaan besar yang memiliki kekuatan untuk membalas. Barang seperti itu umumnya adalah barang akhir. d. dan PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 8 . Memberi kebebasan memilih bagi pembeli. •  Suatu bentuk pasar oligopoli dikarakterisasikan berdasarkan kehadiran beberapa perusahaan yang dominan. Suatu produk yang distandarisasikan maupun dibedakan. e. namun ketakutan akan pembalasan. produsen bensin 2 .  1.

b. Dapat juga diukur delapan perusahaan (CR8) atau jumlah lainnya. 2. hambatan-hambatan lainnya seperti perkembangan teknologi dan periklanan. Produk Homogen atau Terdiferensiasi (Homogen or Diferentiated Product) Dilihat dari sifat output yang dihasilkan. pasar oligopoli merupakan peralihan antara persaingan sempurna dengan monopoli. Dalam kasus tertentu hanya terdapat dua perusahaan (duopoli). Pasar suatu industri dinyatakan berstruktur oligopolistik apabila CR4 melebihi 40%. rokok. Hanya Sedikit Perusahaan Dalam Industri (Few Number of Firms) Secara teoristis sulit sekali untuk menetapkan berapa jumlah perusahaan di dalam pasar. Jika dalam pasar persaingan sempurna perusahaan mengatur jumlah output (output strategy) untuk meningkatkan laba. Namun untuk dasar analisis biasanya jumlah perusahaan diasumsikan kurang dari sepuluh. maka dalam pasar oligopoli bentuk persaingan antar perusahaan adalah persaingan harga (pricing strategy) dan non harga (non pricing strategy). Perbedaan sifat output yang dihasilkan akan mempengaruhi perilaku perusahaan dalam mencapai kondisi optimal (laba maksimum).• • d. CR4 yang semakin kecil mencerminkan struktur pasar yang semakin bersaing sempurna. Contoh pasar oligopoli yang menghasilkan produk diferensiasi adalah industri mobil. Jika CR8 80. Sedangkan yang menghasilkan produk PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 9 . Kekuatan perusahaan-perusahaan dalam industri dapat diukur dengan menghitung rasio konsentrasi (concentration ratio). film kamera. berarti 80% penjualan output dalam industri dikuasai oleh delapan perusahaan terbesar. Karakteristik Pasar Oligopoli Dari pengertian yang dikemukakan sebelumnya dapat dilihat beberapa karakter dari pasar oligopoli yaitu sebagai berikut: a. berarti 60% output dalam industri dikuasai oleh empat perusahaan terbesar. Rasio konsentrasi menghitung berapa persen output dalam pasar oligopoli dikuasai oleh perusahaan-perusahaan yang dominan (empat sampai dengan delapan perusahaan). agar dapat dikatakan oligopoli. dalam pasar monopoli hanya satu perusahaan yang mampu mengendalikan harga dan output. Jika rasio konsentrasi empat perusahaan (four firms concentration ratio atau CR4) adalah 60%.

baik yang sudah ada (existing firms) maupun yang masih di luar industri (potensial firms). Faktor-faktor Penyebab Terbentuknya Pasar Oligopoli PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 10 . Informasi-informasi ini sangat penting agar perusahaan dapat memprediksi reaksi pesaing terhadap setiap keputusan yang diambil. pipa. c. Di luar unsur modal. Pengambilan Keputusan Yang Saling Mempengaruhi (Interdependence Decisions) Keputusan perusahaan dalam menentukan harga dan jumlah output akan mempengaruhi perusahaan lainnya. karena pada industri oligopoli dengan produk diferensiasi sangat berkaitan dengan loyalitas konsumen terhadap produk (merek) tertentu. Penggolongan ini mempunyai arti penting dalam menganalisis pasar yang oligopolistik. namun juga non harga. Tidak tertutup kemungkinan perusahaan melakukan kegiatan intelijen industri untuk memperoleh informasi (mengetahui) keadaan. Kompetisi Non Harga (Non Pricing Competition) Dalam upayanya mencapai kondisi optimal. seng dan kertas. d.homogen adalah industri baja. perusahaan makin tidak tergantung pada kegiatan perusahaan-perusahaan lainnya. perusahaan yang sudah ada menempuh strategi menetapkan harga jual terbatas (limiting prices) yang membuat perusahaan menikmati laba super normal di bawah tingkat maksimum. Semakin besar tingkat diferensinya. 3. Adapun bentuk-bentuk kompetisi non harga antara lain dapat berupa sebagai berikut : 1) Pelayanan purna jual serta iklan untuk memberikan informasi 2) Membentuk citra yang baik terhadap perusahaan dan merek 3) Mempengaruhi perilaku konsumen Keputusan investasi yang akurat diperlukan agar perusahaan dapat berjalan dengan tingkat efisiensi yang sangat tinggi. kekuatan dan kelemahan pesaing nyata maupun potensial. Berarti oligopoli dengan produk diferensiasi dapat lebih mudah memprediksi reaksi-reaksi dari perusahaan-perusahaan lawan. paralon. Karenanya guna menahan perusahaan potensial untuk masuk industri. perusahaan tidak hanya bersaing dalam harga. rintangan untuk masuk ke dalam industri oligopoli yang menghasilkan produk homogen lebih sedikit.

kemampuan keuangan yang besar saja tidak cukup sebagai modal untuk bertahan dalam industri. perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam industri mobil. Tidak mengherankan jika dalam pasar oligopoli hanya terdapat sedikit produsen. pupuk dan peralatan mesin umumnya berstruktur oligopoli. kertas. Jika dihitung dengan biaya investasi awal. Efisiensi Skala Besar Dalam dunia nyata. monopoli. maka perusahaan yang ingin memasuki industri mobil harus menyiapkan dana triliunan rupiah. Dalam industri mobil. skala efisiensi baru tercapai jika produksi mobil minimal 50. Oligopoli dengan kesepakatan (Collusive Oligopoly) PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 11 . maka dana yang dibutuhkan untuk memproduksi sebanyak ratusan miliyar rupiah per tahun.000 unit per tahun. Karena itu dalam industri oligopoli. sehingga dalam pasar oligopoli akhirnya hanya terdapat sedikit produsen. output minimal seluruhnya antara 200. Keadaan tersebut merupakan hambatan untuk masuk (barries to entry) bagi perusahaanperusahaan pesaing. semen. Kompleksitas Manajemen Berbeda dengan tiga struktur pasar lainnya (persaingan sempurna. dan persaingan monopolistik). struktur pasar oligopoli ditandai dengan kompetisi harga dan non harga.Ada dua faktor penting yang menyebabkan terbentuknya pasar oligopoli yaitu sebagai berikut : a. Hubungan Antara Perusahaan-perusahaan Dalam Pasar Oligopoli Ada dua macam bentuk hubungan antara perusahaan-perusahaan yang terdapat di dalam pasar oligopoli yaitu sebagai berikut : a.000 – 300.000 unit per tahun. Perusahaan juga harus cermat memperhitungkan setiap keputusan agar tidak menimbulkan reaksi yang merugikan dari perusahaan pesaing. Perusahaan juga harus memiliki kemampuan manajemen yang sangat baik agar mampu bertahan dalam struktur industri yang persaingannya begitu kompleks. Tidak banyak perusahaan yang memiliki kemampuan tersebut. untuk satu jenis. b. Selanjutnya bila biaya produksi per mobil puluhan juta rupiah.000 sampai 100. Bila perusahaan memproduksi tiga jenis mobil saja. Teknologi padat modal (capital intensive) yang dibutuhkan dalam proses produksi menyebabkan efisiensi (biaya rata-rata minimum) baru tercapai bila output diproduksi dalam skala sangat besar. 4.

Kesepakatan antara perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya berupa kesepakatan harga dan produksi (kesepakatan ini kadang disebut sebagai “kolusi” atau “kartel”) dengan tujuan menghindari perang harga yang akan membawa kerugian bagi masingmasing perusahaan pada kondisi tertentu (contoh adalah kesepakatan produksi dan harga pada OPEC). yaitu pembagian produksi yang didasarkan pada banyaknya jumlah permintaan efektif di pasar terhadap jumlah perusahaan yang menghasilkan produk yang sama. maka biasanya langkah ini akan diikuti oleh pesaing dengan menurunkan harga jual produknya. 2) Bila satu perusahaan mulai menurunkan harga jual produknya tanpa menambah jumlah produksinya dengan maksud untuk menguasai pangsa pasar. b. maka langkahnya akan diikuti oleh perusahaan lain. baik dengan cara menurunkan harganya semata atau menurunkan harga dengan cara menjual lebih banyak produknya di pasar. Bentuk persepakatan ini biasanya mengatur tentang banyaknya jumlah produksi yang boleh dihasilkan oleh masing-masing perusahaan berikut dengan harganya yang sama juga. Perbedaan harga dan jumlah produksi (bisa saling berhubungan positif timbal balik) dilakukan dalam rangka ingin mendapatkan jumlah pembeli yang lebih banyak dari sebelumnya (dari pesaingnya). Kesepakatan dalam jumlah produksi dapat berupa pembagian secara merata. Terdapat beberapa hal yang mungkin terjadi dalam pasar persaingan ini sehubungan dengan tingkat harga dan jumlah produksi (produk yang dihasilkan relatif sama) yaitu sebagai berikut : 1) Bila terdapat satu perusahaan yang mencoba memperbanyak jumlah produksinya agar harga jual produknya relatif lebih murah dibandingkan dengan pesaingnya. maka perusahaan lain relatif tidak akan mengikutinya. baik dengan cara langsung pada penurunan harga ataupun dengan cara mengurangi jumlah produksinya. Oligopoli tanpa kesepakatan (Non Collusive Oligopoly) Persaingan antar perusahaan dalam pasar oligopoli biasanya berupa perbedaan harga dan jumlah produk yang dihasilkan. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 12 . 3) Bila satu perusahaan menaikkan harga jual produknya.

. Dalam hal ini para produsen dalam pasar oligopoli saling mempengaruhi. tidak ada satu pun model yang dapat diterima secara umum sebagai model terbaik. Model Stackelberg (Stackelberg Model) Dalam model Stackelberg diasumsikan bahwa di pasar terdapat dua perusahaan. Namun sebaliknya. Dalam pasar duopoli hanya terdapat dua perusahaan yang menjual produk yang homogen.M. Sweezy beranggapan bahwa kalau ada produsen dalam pasar oligopoli yang berusaha menaikkan harga maka ia akan kehilangan langganan karena tak ada produsen lainnya yang bersedia menaikkan harga. Model Cournot (Cournot Model) Model Cournot yang disebut juga duopoli dikembangkan oleh Augustin Cournot seorang ahli ekonomi berkebangsaan Perancis pada tahun 1838. Berikut ini akan disampaikan beberapa model oligopoli yang dikembangkan oleh para ekonom.5. Atas dasar asumsi inilah perusahaan pesaingnya akan menentukan tingkat produksinya. Akibatnya terjadilah perang harga. Model Permintaan Yang Patah (Kinked Demand Model) Model ini dikembangkan oleh P. tetapi tidak melakukan kolusi (kesepakatan). Dalam hal ini para produsen dalam pasar oligopoli saling mempengaruhi pasar oligopoli tidak dapat memperluas pasar dengan menurunkan harga sebab para pesaing akan menurunkan harga dengan tingkat yang lebih rendah lagi. Model Oligopoli Begitu kompleksnya situasi dalam pasar oligopoli. Sweezy (1939). Akibatnya terjadilah perang harga. dengan demikian hanya terdapat satu harga pasar. c. produsen dalam pasar oligopoli tidak dapat memperluas pasar dengan menurunkan harga sebab para pesaing akan menurunkan harga dengan tingkat yang lebih rendah lagi. b. a.aka perusahaan tersebut tidak akan mengubahnya. sehingga para ekonom mengembangkan berbagai model untuk menganalisis perilaku oligopolis. Asumsi utama dari model ini adalah bahwa jika perusahaan telah menentukan tingkat produksinya. Harga pasar ditentukan oleh keseimbangan antara jumlah total output yang dihasilkan oleh dua perusahaan dengan permintaan pasar. Sayangnya. satu bertindak sebagai pemimpin (leader firm) dan satu perusahaan berlaku sebagai pengikut PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 13 .

Yamaha dan Suzuki. Perusahaan yang bertindak sebagai pemimpin mempunyai kewenangan untuk menentukan jumlah output yang akan dihasilkan untuk memperoleh keuntungan maksimum. perusahaan pengikut akan bereaksi sesuai dengan ketentuan pada model Cournot. Dalam model ini juga terdapat perusahaan dominan yang bertindak selaku pemimpin dasar serta perusahaan-perusahaan lain sebagai pengikut. Jenis-jenis Pasar Oligopoli Berdasarkan produk yang diperdagangkan. yaitu akan menerima berapapun harga yang ditetapkan oleh perusahaan pemimpin dan akan menghasilkan output pada kondisi dimana marginal costnya sama dengan tingkat harga. b. melainkan mereka bereaksi seolah-olah mereka berada dalam pasar yang bersaing sempurna. misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral. Atas dasar jumlah output yang telah ditentukan oleh perusahaan pemimpin ini. misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 14 . yaitu menganggap bahwa perusahaan pemimpin tidak akan mengubah tingkat outputnya. Model Perusahaan Dominan (The Dominant Firm Model) Model perusahaan dominan adalah pengembangan lebih lanjut dari model Stackelberg. Perbedaannya adalah bahwa perusahaan-perusahaan pengikut tidak bereaksi mengikuti model Cournut. Dengan demikian perusahaan-perusahaan pengikut bertindak sebagai penerima harga (price taker). yaitu : a. pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis.(follower). 6. Pasar Oligopoli Murni (Pure Oligopoly) Jenis ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik. d. Pasar Oligopoli dengan Pembedaan (Differentiated Oligopoly) Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan.

Struktur pasar ini yang paling memberikan dorongan terbesar dalam mengembangkan teknologi dan inovasi. Hal ini dikarenakan perusahaan mendapat untung yang lebih dari normal dan menekankan persaingan dimana sangat membahayakan kedudukan perusahaan dalam industri. adanya hambatan jangka panjang seperti pemberian hak waralaba oleh pemerintah sehingga perusahaan lain tidak memasuki pasar. Selain itu melakukan pengembangan teknologi dan melakukan persaingan dalam pasar ini. Efisiensi penggunaan sumber daya akan tercapai apabila ongkos marjinal sama dengan harga. dan bila terjadi perang harga. perusahaan yang telah memiliki pelanggan setia akan menyulitkan perusahaan lain untuk menyainginya. sebab perusahaan tidak mungkin melakukan persaingan dalam harga. maka tidak memungkinkan bagi perusahaan lain untuk memproduksi barang sejenis. Selain itu juga dibutuhkan investasi dan modal yang besar untuk memasuki pasar. jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu. konsumen akan diuntungkan serta adanya efisiensi dalam menjalankan produksi dan persaingan di antara perusahaan akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam hal harga dan kualitas barang. Keuntungan yang lebih disebabkan perusahaan baru sulit untuk memasuki pasar ini. Sehngga keuntungan lebih normal berlangsung dalam jangka panjang dan perusahaan memiliki dana yang cukup untuk kepentingan melakukan riset dalam mengembangkan teknologi serta melakukan inovasi. terdapat kemungkinan bahwa perusahaan oligopoli akan memproduksi barang dengan ongkos yang lebih rendah daripada perusahaan yang ada dalam persaingan sempurna.7. Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan biaya investasi yang besar. Kelebihan dan Kekurangan Pasar Oligopoli Tentu saja pasar oligopoli memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan dari pasar oligopoli adalah mendorong perkembangan teknologi dan inovasi. karena adanya skala ekonomi yang telah diciptakan perusahaan sehingga sulit bagi pesaing baru untuk masuk ke dalam pasar. Pada umumnya keadaan ini tidak dicapai pada pasar oligopoli. apabila terdapat perusahaan yang memiliki hak paten atas sebuah produk. akan terjadi perang harga dan produsen dapat melakukan kerja sama (kartel) yang pada akhirnya akan merugikan konsumen. Terdapat rintangan yang kuat untuk dapat masuk ke pasar oligopoli. Adapun kekurangan dari pasar ini adalah tidak adanya efisiensi dalam menggunakan sumber-sumber daaya. Tetapi jika dipandang dari sudut skala ekonomis yang mungkin diperoleh. adanya kemungkinan terjadinya kolusi PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 15 .

8. Oleh karena itu. modal. untuk persaingan oligopoli agaknya sukar bagi perusahaan baru untuk memasukinya.antara perusahaan di pasar yang dapat membentuk monopoli atau kartel yang merugikan masyarakat. Skala Ekonomis Perusahaan yang telah lama berproduksi dan beroperasi relatif lebih memiliki kesempatan untuk menikmati skala ekonomis. Ongkos Produksi yang Berbeda Perusahaan bisa menurunkan biaya produksi dengan membuka kapasitas produksi baru daripada tetap menggunakan kapasitas yang lama dan seterusnya. b. berhubung dengan tingkat kerumitan produk yang dihasilkan membuat perusahaan baru haruslah dengan cermat dan hati-hati mempelajarinya sehingga membutuhkan waktu yang lama. Keistimewaan Hasil Produksi Bagi perusahaan yang telah lama berdiri dan sama lamanya dengan produk yang dihasilkan menyebabkan produk tersebut menjadi dikenal oleh masyarakat dan menciptakan konsumen yang loyal pada produknya. Adapun hambatan-hambatan itu diantaranya adalah sebagai berikut : a. PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 16 . sehingga sangat memungkinkan untuk menurunkan biaya produksi dan relatif akan mampu menjual produksinya dengan harga yang relatif lebih murah bila dibandingkan para pendatang baru. sementara bagi perusahaan baru hal itu dilakukan karena harus mengeluarkan segala macam biaya yang tidak disertai dengan produksi langsung (misalnya biaya pendidikan karyawan agar menjadi terampil). c. baik dari segi pengalaman. sumber daya (manusia dan bahan baku) serta teknologi. karena untuk memperbesar produksinya perusahaan tersebut cukup menambah dari produksi yang sudah ada. Selain itu. Hambatan Dalam Persaingan Oligopoli Biasanya perusahaan yang bermain dalam persaingan oligopoli adalah perusahaan yang telah mapan. terutama pada persaingan yang didalamnya terdapat kesepakatan/kartel.

hanya beberapa dolar saja. sehingga di masa lalu negara mengambil inisiatif dengan memprakarsai lebih dulu melalui pembentukan BUMN. Akan tetapi. namun dengan kemampuan sama dengan pendahulunya (Pentium 1-4). berhubung banyak pemakai komputer (PC) hanya untuk menjalankan operasi-operasi/program biasa seperti pengolah data. Contoh yang Berhubungan dengan Pasar Oligopoli Industrusi transportasi udara dan TELKOM mewarisi struktur pasar monopolioligopoli. Kedua industri ini sangat padat moral. Kita dapat menelepon ke Jakarta sampai kuping panas dengan tarif sangat murah. atau Eropa dan iseng menelepon ke Jakarta. ketika kita berada di negara AS. yaitu Intel Pentium (1-4). Australia. Struktur pasar seperti ini masih menjadi kendala bagi efisiensi pelaku didalamnya dan masih belum berhasil menurunkan tarif telepon sampai setara dengan negara-negara lainnya. Tetapi industri telekomunikasi belum berhasil melakukan transformasi seperti itu.sementara bagi perusahaan lama hal tersebut adalah hal biasa. 9. Misalkan. Industri transportasi udara telah berhasil melakukan transformasi dari pasar monopoli menjadi pasar yang bersaing dengan tekanan pasar yang memaksa terjadinya efisiensi. maka carilah kartu telepon internasional. sebelumnya bersaing dengan Cyrix dan AMD dengan mengandalkan produknya. keistimewaan lain adalah bahwa perusahaan lama menghasilkan produk yang berfungsi sama akan tetapi disesuaikan dengan tingkatan pemakaiannya. konsumen. Telkom di dalam pasar telekomuniasi masih sangat dominan sehingga mekanisme persaingan yang sehat masih belum sepenuhnya terwujud dengan baik. Selanjutnya. Tetapi lambat laun swasta mulai masuk ke dalam pasar tersebut sehingga semakin banyak pesaing-pesaing baru yang terlibat. spreadsheet dan tampilan slide yang hanya membutuhkan procesor biasa yang umumnya diisi oleh Cyrix dan AMD. maka INTEL pun membuat Celeron dengan harga relatif sama dengan pesaingnya. Telkom dalam waktu cepat atau lambat akan mengalami tekanan dari publik. perusahaan penghasil processor terkenal. INTEL. Akhirnya konsumen memperoleh manfaat yang besar karena biaya transportasi udara semakin murah. Sebagai contoh. media dan parlemen untuk masuk ke dalam pasar yang lebih bersaing secara PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 17 . Ini terjadi karena pasar dibuka dan ditransformasikan menjadi pasar yang lebih bersaing dengan banyak pelaku-pelaku pasar di dalamnya.

PUTERA BATAM |EKONOMI MIKRO 18 . Untuk mempertahankan pasarnya Pertaminan harus dapat meningkatkan daya saing dengan melakukan inovasi. Produk Flexi. harga pulsa telepon akan lebih murah. Jadi. yang memberikan tarif cukup murah untuk pemakai layanan internet. efisiensi dan efektivitas dalam kegiatan usahanya.sehat. Lambat laun produk-produk teknologi baru dalam bidang komunikasi ternyata memberi tekanan pada persaingan yang lebih dan semakin terbuka luas. konsumen dan masyarakat luas akan semakin mendapat akses yang lebih banyak pada pasar telekomunikasi. Contoh lainnya adalah masuknya Petronas dan Shell membuat praktek monopoli penjualan BBM di Indonesia berakhir. Esia dan sejenisnya mulai memberi tekanan pada pasar seluler sehingga membuat banyak item biaya yang dikurangi. dengan teknologi dan informasi yang semakin terbuka. Pada gilirannya. Pulsa untuk internet yang mahal mulai mendapat tekanan yang kuat dari produk-produk GPRS. Pertamina kini memiliki pesaing. Pasar telekomunikasi seluler masih bersifat oligopolis dengan tarif yang sangat mahal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful