P. 1
31541529-SKKD-SMK-VOLUME-3

31541529-SKKD-SMK-VOLUME-3

|Views: 76|Likes:

More info:

Published by: Maz MOenir CouTech Untuluwuk on Jun 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2012

pdf

text

original

Citra Education, present

:

1

STANDAR KOMPETENSI & KOMPETENSI DASAR PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SESUAI DENGAN SPEKTRUM 2008 dari : DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL VOLUME 3 (076-121)

Disusun Ulang oleh: SUCARMAN

ebook seri pendidikan www.ebook-murah.com www.citraeducation.com Hak Cipta Pada BNSP Kemendiknas Republik Indonesia

2

TABEL INDEX
Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian 76. Keperawatan 77. Keperawatan Gigi 78. Analisis Kesehatan 79. Farmasi 80. Farmasi Industri 81. Perawatan Sosial 82. Seni Lukis 83. Seni Patung 84. Desain Komunikasi Visual 85. Desain Produk Interior Dan Landscaping 86. Kria Tekstil 87. Kria Kulit 88. Kria Keramik 89. Kria Logam 90. Kria Kayu 91. Seni Musik Klasik 92. Seni Musik Non Klasik 93. Seni Tari 94. Seni Karawitan 95. Seni Pedalangan 96. Seni Teater 97. Usaha Perjalanan Wisata 98. Akomodasi Perhotelan 99. Jasa Boga 100. Patiseri 101. Kecantikan Kulit 102. Kecantikan Rambut 103. Busana Butik 104. Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura 105. Agribisnis Tanaman Perkebunan 106. Agribisnis Pembibitan Dan Kultur Jaringan 107. Agribisnis Ternak Ruminansia 108. Agribisnis Ternak Unggas 109. Agribisnis Aneka Ternak 110. Perawatan Kesehatan Ternak 111. Agribisnis Perikanan 112. Agribisnis Rumput Laut 113. Mekanisasi Pertanian 114. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian 115. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian 116. Penyuluhan Pertanian 117. Kehutanan

Kesehatan

Kesehatan

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Senirupa

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Design dan Produksi Kria

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Seni Pertunjukan

Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Agribisnis dan Agro Teknologi

Pariwisata Tata Boga Tata Kecantikan Tata Busana Agribisnis Produksi Tanaman

Agribisnis dan Agro Teknologi

Agribisnis Produksi Ternak Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Mekanisasi Pertanian Agribisnis Hasil Pertanian Penyuluhan Pertanian Kehutanan

Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi

Bisnis dan Manajemen Bisnis dan Manajemen

Administrasi Keuangan

118. 119. 120. 121.

Administrasi Perkantoran Akuntansi Perbankan Pemasaran

3

Memahami dasar-dasar anatomi.4 5. patologi tubuh secara umum. patologi sebagai sistem tubuh secara umum Menjelaskan konsep dasar homeostasis.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : KESEHATAN : KESEHATAN : KEPERAWATAN (076) A. fisiologi. Membangun hubungan antar manusia Mengoptimalkan komunikasi terapeutik Mengidentifikasi kebutuhan dasar manusia Merencanakan kebutuhan dasar manusia Melaksanakan kebutuhan dasar manusia Mendokumentasikan hasil pelaksanaan kebutuhan dasar manusia sesuai tingkat perkembangan.4 6.2 4. Menjelaskan definisi komunikasi terapeutik Menjelaskan fungsi.3 6.1 2. Menunjukan kemampuan mengasuh bayi.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan anatomi.1 5. Menunjukan kemampuan melayani klien/pasien berpenyakit ringan 4 . 6.1 4.3 5. Memahami jenis pemeriksaan laboratorium dasar yang diperlukan oleh klien/pasien 2.3 5. dan manfaat komunikasi terapeutik Melaksanakan setiap tindakan keperawatan menggunakan komunikasi terapeutik.2 6. balita.2 3. Menjelaskan jenis pemeriksaan laboratorium dasar yang diperlukan oleh klien/pasien Menjelaskan persiapan klien/pasien yang akan diperiksa di laboratorium Mengantarkan klien/pasien untuk periksa di laboratorium.5 5. Membangun hubungan antar manusia Mengoptimalkan komunikasi terapeutik Mengidentifikasi kebutuhan dasar klien/pasien Merencanakan kebutuhan dasar klien/pasien Melaksanakan kebutuhan dasar klien/ pasien Mendokumentasikan hasil pelaksanaan kebutuhan pasien/klien yang penyakit ringan.2 3.3 4.2 2.1 1. anak.1 3. Melaksanakan pemberian obat kepada klien/pasien 3.2 5. 1.5 6. dan lansia sesuai tingkat perkembangan 5. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. dan patogenesis.1 6. fisiologi. Menunjukan kemampuan melakukan komunikasi terapeutik 4. Menjelaskan cara-cara pemberian obat kepada pasien Melakukan pemberian obat kepada pasien sesuai resep dokter.6 6.

Menjelaskan tindakan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan tindakan pelayanan kesehatan utama Menjelaskan peran asisten perawat dalam pemberian perawatan utama.3 1.1 2. Memahami kontinum sehat-sakit 1. Menerapkan Keselamatan. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 7.6 2.4 1.2 1.5 2.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.5 1.3 2.1 7. Memahami peningkatan kesehatan dan pelayanan kesehatan utama 3.3 7. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 7.4 2. Menjelaskan penyakit–penyakit sistem integumen sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem gastro intestinal sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit-penyakit sistem genito urinaria sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem respiratori sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem kardio vaskuler sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem persarafan sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem reproduksi sederhana yang umum di masyarakat.7 2.STANDAR KOMPETENSI 7.7 3. B. Memahami dasar-dasar penyakit sederhana yang umum di masyarakat 2.6 1.2 2.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan keseimbangan tubuh manusia normal Menjelaskan definisi sehat-sakit Menjelaskan model-model sehat dan sakit Menjelaskan nilai-nilai yang mempengaruhi kesehatan Menjelaskan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan faktor-faktor resiko dalam kehidupan manusia Menjelaskan dampak sakit pada klien/pasien dan keluarga. 5 .2 3.1 3.1 1.

1 9.3 10.4 10. Memahami kemampuan interpersonal dan massa 6.5 5.4 7. Menjelaskan teori pertumbuhan dan perkembangan manusia Menjelaskan tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia Menjelaskan tentang konsepsi Menjelaskan proses kelahiran.5 6 .3 5.4 10.STANDAR KOMPETENSI 4.2 9. Menjelaskan perkembangan masa bayi Menjelaskan perkembangan masa balita Menjelaskan perkembangan anak masa usia sekolah Menjelaskan perkembangan masa remaja Menjelaskan perkembangan masa dewasa muda Menjelaskan perkembangan masa dewasa Menjelaskan perkembangan masa lansia.6 6.7 8.3 Menjelaskan kemampuan memberikan obat oral.1 7.2 5.3 6. Menjelaskan konsep stres Menjelaskan adaptasi terhadap stres Menjelaskan respon terhadap stres Menjelaskan proses keperawatan dan adaptasi terhadap stres.2 9.1 10.6 7. Menjelaskan kebutuhan fisiologis manusia Menjelaskan kebutuhan keselamatan dan rasa aman Menjelaskan kebutuhan cinta dan rasa memiliki Menjelaskan kebutuhan penghargaan dan harga diri Menjelaskan kebutuhan aktualisasi diri.2 10. Memahami pemberian obat KOMPETENSI DASAR 4.5 7.1 Menjelaskan nomenklatur dan bentuk obat oral 4. 5. 7.1 5.3 7.3 9.4 5. Memahami prinsip-prinsip perkembangan manusia 5. Memahami sikap pelayanan perawat sesuai dengan tahapan perkembangan 8. Memahami tahap-tahap perkemangan manusia 7. Memahami tentang stres 9.2 Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kerja obat 4.1 8. Memahami kebutuhan dasar manusia 10.2 6. Menjelaskan sikap perawat terhadap klien/pasien sesuai dengan tahap perkembangan Menjelaskan pelayanan perawatan kesehatan komunitas dan panti.4 Menjelaskan berbagai tingkatan komunikasi Menjelaskan proses komunikasi Menjelaskan bentuk-bentuk komunikasi Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi Mendiskusikan komunikasi terapeutik Menjelaskan bantuan dalam berkomunikasi.1 6.2 7.

Memahami tentang kesehatan reproduksi 11.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan konsep kesehatan reproduksi Menjelaskan anatomi dan fisiologi alat reproduksi Menjelaskan masalah yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi.2 14.2 11. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital 13.2 16.1 14. Melakukan pemberian nutrisi 15.2 13. dan kebutuhan spiritual klien tersebut. Melaksanakan tugas sesuai dengan etika keperawatan.4 14. Melaksanakan dokumentasi tindakan keperawatan 17.3 12. Menjelaskan komunikasi multidisiplin dalam tim Membuat dokumentasi sesuai dengan pedoman. Menjelaskan tentang mobilisasi dan pengaturan gerak Menjelaskan gangguan mobilisasi Menjelaskan latihan mobilisasi Menunjukan kemampuan melakukan mobilisasi pasif dan aktif Menjelaskan gangguan mobilisasi.1 16. Menjelaskan pedoman untuk mengukur tanda vital Menjelaskan tentang pengukuran suhu tubuh melaksanakan pengukuran nafas Melaksanakan pengukuran nadi.STANDAR KOMPETENSI 11. 7 .3 13. Menjelaskan pentingnya etika dan hukum keperawatan dalam melaksanakan tugas Melakukan perilaku kinerja asisten perawat sesuai dengan etika dan hukum keperawatan.2 17. Menjelaskan nutrisi seimbang Menunjukan kemampuan memberikan makan peroral pada pasien/klien.1 13. duka cita saat melakukan tindakan keperawatan Menjelaskan bantuan yang diberikan sesuai dengan agama.4 14.1 12.3 14. kematian. Memahami perilaku empatik 12.1 17.5 15. Menjelaskan sikap empatik terhadap kehilangn. dan kaidah hukum 16. Melakukan mobilisasi pasif terhadap klien/pasien 14.1 11.1 15.2 13.

Memahami kebutuhan dasar manusia.4 4. fisiologi dan biokimia organ rongga mulu 2.7 4. fisiologi dan patologi sebagai sistem tubuh secara umum Menjelaskan konsep dasar homeostasis dan patogenesis. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 8 . Memahami dasar-dasar anatomi. patologi tubuh secara umum 1. Menerapkan Keselamatan.1 2.4 3.1 4.1 3.4 4.3 : : : KESEHATAN KESEHATAN KEPERAWATAN GIGI (077) KOMPETENSI DASAR Menjelaskan aspek biologis manusia dari sudut anatomi.2 2.3 5. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.5 3.1 1.2 4. Memahami aspek anatomi. Memahami kontinum sehat sakit 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 4.3 3. Menjelaskan definisi individu Menjelaskan kebutuhan fisiologis manusia Menjelaskan kebutuhan keselamatan dan rasa aman Menjelaskan kebutuhan cinta dan rasa memiliki Menjelaskan kebutuhan penghargaan. dan keluarga 5.2 5.6 4.6 4. Mendeskripsikan definisi sehat-sakit Mendeskripsikan model-model sehat dan sakit Menjelaskan variable yang mempengaruhi keyakinan dan praktik kesehatan Menjelaskan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan faktor-faktor resiko dalam kehidupan manusia Menjelaskan dampak sakit pada klien dan keluarga.2 3.5 4. fisiologi.2 2. 3.8 5.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.1 5. dan harga diri Menjelaskan kebutuhan aktualisasi diri Menjelaskan penerapan teori kebutuhan dasar Menjelaskan keluarga. Menjelaskan struktur anatomi dan fisiologi umum dan perkembangan dari rongga mulut Mengidentifikasi penyakit jaringan keras gigi dan jaringan lunak rongga mulut Mengidentifikasi penatalaksanaan dalam lingkup asuhan keperawatan gigi.

3 6.1 Menjelaskan kebutuhan dasar manusia 2.1 6. Memahami manajemen pelayanan keperawatan gigi 1.1 4.4 7. Menerapkan komunikasi dengan pasien.4 5.1 5.3 2. Memahami prinsip dasar ilmu kedokteran pencegahan Menerapkan edukasi mengenai pencegahan penyakit di masyarakat. diagnosa dan dokumentasi keperawatan gigi 2. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 3. Mengenali berbagai material kedokteran gigi untuk pekerjaan laboratorium dan klinik Mengelola bahan/medikamen sesuai petunjuk pabrik Mengidentifikasi medikamen kedokteran gigi menurut penggunaannya Menyiapkan bermacam bahan tambal menurut penggunaannya.B.2 Melakukan asuhan. Menjelaskan farmakologi dasar Mengidentifikasi bermacam obat dalam lingkup kedokteran dan keperawatan gigi Mengidentifikasi jenis/nama obat.2 5. Melakukan keperawatan komunitas dalam ranah preventif 7.2 4. 3. dosis dan efek sampingnya Mendeskripsikan tingkatan komunikasi Menerapkan komunikasi terapeutik Menerapkan bantuan melalui komunikasi Melakukan komunikasi dalam proses keperawatan.3 Melakukan asuhan keperawatan gigi pasien.1 7.2 6. 4. sejawat tenaga medik/ paramedik lain 6.2 3.3 4. indikasi. 2. Melaksanakan surveilan epidemiologi penyakit gigi dan mulut di masyarakat 3.2 9 . Memahami farmakologi paramedik 5. Menerapkan praktik keperawatan gigi KOMPETENSI DASAR Menjelaskan manajemen pengelolaan kesehatan gigi Menjelaskan manajemen sistem penjaminan kesehatan masyarakat Menjelaskan pengelolaan sistem informasi kesehatan. masyarakat.3 Memahami indikator kesehatan gigi dan mulut Mengidentifikasi pola penyakit gigi dan mulut yang terjadi di masyarakat Melakukan skrining penyakit gigi dan mulut pada sekelompok masyarakat.3 6. Memelihara berbagai bahan dan obatobatan di klinik 4.2 1.1 1.

3 8.1 9.4 9.2 9. Mengidentifikasi kelengkapan dokumentasi keperawatan Melaporkan dokumentasi keperawatan. trauma dan neoplasi Melakukan perawatan sesuai dengan indikasinya Melakukan rujukan vertikal untuk penatalaksanaan kasus-kasus di luar lingkup kompetensi.1 10.1 14. Menjelaskan tindakan menyikat gigi dan lidah.STANDAR KOMPETENSI 8. Mengidentifikasi risiko penularan penyakit Menerapkan proteksi ruang klinik.2 8. Melakukan perawatan luka pasca ekstraksi gigi dan bedah minor.2 13. debridemen luka.3 13. Mengidentifikasi alat-alat kkesehatan gigi Menyiapkan alat kesehatan gigi dalam menangani pasien Mengelola dan merawat alat-alat kesehatan gigi. Melaksanakan pekerjaan laboratoris gigi 14. Melaksanakan dokumentasi tindakan keperawatan 11. perawatan protesa lepasan.2 11.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan penyakit jaringan keras gigi karies dan non karies Mengenal gejala penyakit mulut akibat infeksi. Melaksanakan rekam medik di klinik 9. Menggunakan alat-alat kesehatan gigi 10.1 8. pasien dan operator berdasarkan prinsip asepsis.3 10 .2 14. Menyiapkan bahan cetak alginat Mengisikan gips dalam cetakan Menyiapkan model cast dan mengirim ke dental lab 13.1 12.4 10.1 11. Menerapkan kewaspadaan umum (universal precaution) di klinik 12.3 12.4 13.2 11. Menjelaskan dasar hukum rekam medik Membantu pencatatan rekam medik Melakukan pengelolaan rekam medik Mengevaluasi kebutuhan perawatan pasien berdasarkan rekam medik. alat.2 13. membersihkan plak dan debris pada pasien rawat jalan/rawat inap Melakukan skeling baik dengan alat manual maupun elektrik Melakukan aplikasi topikal fluor dan fissure sealant Melakukan pencabutan gigi sulung dengan anestesi klor etil. melepas benang jahit. Mengenal diagnosis berbagai penyakit gigi dan mulut 8.3 9.1 13. Melaksanakan tindakan medik sederhana dalam keperawatan gigi 14.

Memahami penggolongan obat 11 . Melakukan penatalaksanaan basic life support Melakukan penatalaksanaan kedaruratan gigi dan mulut Memberikan medikamen secara terbatas.2 19.4 16.3 20.STANDAR KOMPETENSI 15. Melaksanakan penatalaksanaan kedaruratan gigi dan mulut 16. 19.3 17.1 16. Memahami herbal dalam keperawatan 17.1 19.1 17. Melaksanakan pekerjaan asistensi praktik klinik 15. Menerapkan swamedikasi 20.2 15. Mengidentifikasi macam-macam herbal/obat tradisional kesehatan gigi dan mulut Mengidentifikasi penggunaan herbal dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut.4 20.4 KOMPETENSI DASAR Menyiapkan ruang praktik.1 15.2 18. Mengidentifikasi penggolongan obat Menjelaskan hasiat obat Mengidentifikasi efek samping obat Melaksanakan cara swamedikasi penggunaan obat.3 15.1 20.1 18. rekam medik dan instrumentasi Menyiapkan bahan dan medikamen di klinik gigi Menyiapkan alat sesuai dengan jenis perawatan gigi Melakukan bantuan komunikasi terapetik kepada pasien.2 16. Memahami ilmu gizi dalam lingkup keperawatan 18.2 19.2 20.3 19. Menjelaskan peran gizi dalam proses tumbuh kembang Mengidentifikasi sumber gizi dan pemanfaatannya bagi kesehatan gigi dan mulut Menjelaskan golongan obat bebas Menjelaskan obat bebas terbatas Menjelaskan obat keras Menjelaskan psikotropika dan narkotika.

Informasi. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Melakukan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari lingkup pekerjaan yang berbeda Menanggapi keluhan konsumen dan masyarakat pengguna. Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 3.4 2.2 3.1 2.1 1. Melaksanakan petunjuk penggunaan.3 1. pemeliharaan dan penyimpanan alat atau instrumen pemeriksaan Melaksanakan petunjuk penggunaan. Melaksanakan pekerjaan dalam lingkup pekerjaan yang berbeda 2. pemeliharaan dan penyimpanan reagen. Melaksanakan dasar-dasar KIE (Komunikasi.5 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 3.1 3. dan Edukasi) 1. : KESEHATAN : KESEHATAN : ANALISIS KESEHATAN (078) 12 .2 3.4 3.2 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan komunikasi di tempat kerja Menjelaskan jenis bantuan kepada kolega dan pelanggan Melaksanakan standar penampilan diri Melakukan kerjasama dalam satu tim.

KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.4 2. Memelihara peralatan laboratorium 6.3 2.4 1. faeces dan cairan tubuh lainnya 7. Menjelaskan prosedur laboratorium Menjelaskan peralatan-peralatan yang digunakan dalam laboratorium klinik Mengoperasikan sentrifuge Mengoperasikan pipet Menggunakan spektrofotometer Menggunakan teknik kromatografi Mengoperasikan otoklaf untuk sterilisasi.3 1.3 3.5 3.4 3. Mengendalikan stok bahan dan peralatan laboratorium Mempersiapkan larutan kerja dan larutan standar Menyimpan reagen dan bahan untuk pengujian. Menjelaskan prosedur penggunaan dan pemeliharaan peralatan Membersihkan peralatan laboratorium Mensterilkan peralatan dan bahan laboratorium.3 6. Melakukan pemeriksaan urin. Melaksanakan pekerjaan laboratorium sesuai standar kesehatan dan keselamatan kerja Menjelaskan cara penanganan bahan toksik dan infeksius.2 3. 1.2 2.2 5.2 7.2 1.1 5.B.1 6. Melaksanakan penanganan bahan dan reagen laboratorium 5.1 3.5 3. Menyiapkan sampel untuk pemeriksaan patologi Mengirim sampel Mendapatkan sampel yang representatif Memproses jaringan Menghitung jumlah sel dalam sampel.1 2.3 7. Melakukan pemeriksaan urin Melakukan pemeriksaan sperma Melakukan pemeriksaan cairan tubuh Melakukan pemeriksaan faeces.2 5. Menggunakan sampel untuk uji laboratorium 2.1 4. Mengoperasikan peralatan laboratorium 3.4 13 .7 4.3 7.5 Menjelaskan penyakit-penyakit sistem kardiovaskuler Menjelaskan penyakit-penyakit sistem respiratori Menjelaskan penyakit –penyakit sistem pencernaan Menjelaskan penyakit-penyakit sistem genitourinaria Menjelaskan penyakit-penyakit metabolik sistemik. Menerapkan prosedur standar keselamatan kerja 4.2 6.1 1. Memahami dasar-dasar penyakit 2.6 3.1 7.

Memahami pemeriksaan non patologis 11.1 9.1 Menjelaskan cara pemeriksaan pada makanan dan minuman secara fisika dan kimia 11.4 11.2 Menjelaskan cara pemeriksaan air minum.2 10.2 Melakukan pemeriksaan darah rutin 8. Menganalisis data hasil pemeriksaan 13.2 9. 9. Menjelaskan morfologi dan daur hidup berbagai parasit Melakukan pemeriksaan helmintologi Melakukan pemeriksaan protozoologi klinik Melakukan pemeriksaan mikologi klinik.1 Melakukan pengambilan darah 8.2 12.3 10.4 9.3 Melakukan pemeriksaan darah lengkap 8.1 10. Memproses data Mengarsipkan data Menggunakan piranti lunak untuk aplikasi laboratorium.5 Melakukan pemeriksaan kimia klinik 8. 12.3 12.2 13.6 Melakukan pemeriksaan faal ginjal 8. air bersih dan air limbah secara fisika dan kimia.1 12.3 14 .7 Melakukan pemeriksaan faal hati.5 Menjelaskan morfologi dan metabolisme bakteri-bakteri patologis Melakukan pemeriksaan mikroskopis bakteriologi klinik Membuat media pembenihan Melakukan pemeriksaan imunoserologi sederhana Melakukan uji aseptik. Menerapkan sistem kualitas dan proses perbaikan berkelanjutan Melaksanakan sistem mutu berkelanjutan Melaksanakan praktek laboratorium sesuai GLP (Good Laboratory Practice) 13.2 14.1 13.4 Melakukan pemeriksaan darah untuk kasus perdarahan 8.3 14. Melakukan pemeriksaan bakteriologi 9. Memahami tentang transfusi darah dan bank darah 12.3 9. Melakukan pemeriksaan parasitologi 10. 10.4 Menjelaskan prosedur pemeriksaan darah donor Menjelaskan cara melakukan pemeriksaan silang pada transfusi darah Menjelaskan cara penyimpanan darah dengan metode FIFO Menjelaskan tentang Bank Darah dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Menerapkan kontrol kualitas prosedur laboratorium 14.STANDAR KOMPETENSI 8. Melakukan pemeriksaan hematologi KOMPETENSI DASAR 8.1 14.

15. 15 .1 15.2 15.STANDAR KOMPETENSI 14. Melakukan promosi kesehatan 15.4 KOMPETENSI DASAR Melakukan kontrol kualitas pada pemeriksaan laboratorium.3 Memelihara dokumen laboratorium Melakukan komunikasi dengan orang lain Menyediakan informasi untuk pelanggan.

Menerapkan Keselamatan. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 5.1 2. dan CPOTB 3.2 4.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : KESEHATAN : KESEHATAN : 1.1 1. Menjelaskan ketentuan CPOB Menjelaskan ketentuan CPKB Menjelaskan ketentuan CPOTB. larutan baku. kapsul. CPKB.1 5. Memahami standar baku pembanding.3 d.2 6. Menerapkan dasar-dasar kerja di laboratoriuman resep dan kimia 2.2 5. Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan yang diperlukan kepada kolega dan pelanggan Melaksanakan standar penampilan diri a.1 6. Memahami dasar-dasar kimia dan prinsip kerja kefarmasian b.1 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 16 . bahan dan penggunaannya Mendeskripsikan cara-cara membuat serbuk. FARMASI INDUSTRI (080) A. krim dengan sarana non industri (lumpang dan alu).3 1.3 e.3 c.3 5. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 3.2 2. sirup. dan larutan pereaksi Memahami CPOB.2 1. Melaksanakan kerja sama dengan kolega dan pelanggan 6.4 Menjelaskan sifat fisika dan kimia bahan obat Melakukan uji kualitatif dan kuantitatif bahan baku Menjelaskan prinsip pembuatan obat sesuai buku panduan resmi Menjelaskan prinsip praktek laboratorium yang baik (Good Laboratory Practice/GPL).2 3. 4. Mendeskripsikan laboratorium resep termasuk alat dan penggunaannya Mendeskripsikan laboratorium kimia termasuk alat. Menjelaskan fungsi standar baku pembanding Menjelaskan fungsi larutan baku Menjelaskan fungsi larutan pereaksi. FARMASI (079) 2.4 f. salep.

17 .STANDAR KOMPETENSI 6.4 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan kerja sama antar rekan kerja.

Memahami dasar-dasar farmakologi 5.3 5.23 tahun 1992 tentang kesehatan Menjelaskan undang-undang narkotika.2 3.4 1. 3.3 2.B. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Menerapkan tata tertib kerja di laboratorium resep 2. Menjelaskan golongan obat bebas dan golongan obat bebas terbatas Menjelaskan golongan obat keras Menjelaskan golongan obat psikotropika Menjelaskan golongan obat narkotika Menjelaskan undang-undang tentang alat kesehatan Menjelaskan jenis dan fungsi alat kesehatan Menjelaskan alat kesehatan Menjelaskan undang-undang tentang peralatan kesehatan rumah tangga (PKRT) Menjelaskan jenis-jenis PKRT Menjelaskan farmakologi Menjelaskan spesialite obat Menjelaskan istilah medis yang berkaitan dengan farmasi Menjelaskan nasib obat dalam tubuh.3 3. undang-undang psikotropika dan undang-undang perlindungan konsumen. Memahami dasar-dasar kefarmasian 2.1 3.3 4. 1.3 1.2 5. Mendeskripsikan penggolongan obat 3.1 5.4 4.4 Mendeskripsikan cara membaca resep Mendeskripsikan cara mengerjakan resep sesuai bentuk obat yang diminta Mendeskripsikan penggunaan etiket atau label sesuai dengan bentuk obat yang dibuat Melaksanakaan pekerjaan di laboratorium resep sesuai tata tertib. Memahami penggolongan PKRT dan alat kesehatan 4.5 Menjelaskan ruang lingkup kefarmasian Menjelaskan cara pembuatan obat yang baik (CPOB) Menjelaskan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) Menjelaskan undang-undang kesehatan no. Farmasi (079) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 1.5 5.2 4.1 1.4 18 .1 4.2 2.1 2.4 4.

3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat simtomatis Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat causal Menjelaskan kelainan penyakit ketagihan/ketergantungan obat.3 11.5 8. Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apoteker 8.4 9. Menjelaskan penggolongan obat berdasarkan penyakit Menjelaskan khasiat obat Menjelaskan efek samping obat Menjelaskan cara penggunaan obat Melakukan pemberian informasi pada pasien untuk obat tanpa resep dokter.2 11. Menjelaskan sifat fisika kimia obat dan sifat fisika kimia bahan tambahan obat Menerapkan cara pencampuran bahan Menjelaskan pengaruh bentuk sediaan terhadap khasiat obat.1 6. etiket dan salinan resep Menghitung dosis obat dalam resep Melakukan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter Menyerahkan obat dan informasi kepada pasien Mengelola perbekalan farmasi berdasarkan penggolongan obat Mengelola alat kesehatan Mengelola PKRT Mengelola obat golongan narkotika dan psikotropika Menerapkan cara-cara pembuatan laporan narkotika dan psikotropika Menerapkan pengelolaan pemasaran obat.4 9.3 8.2 9.3 9.1 8. Memahami dasar-dasar penyakit 6.1 9.3 7.2 8. Menjelaskan kelengkapan resep dokter.1 7. Menerapkan swamedikasi 7.6 10.3 6.1 10. Menerapkan prinsip-prinsip preformulasi 11.4 7. yang ditimbulkan karena akibat memakai narkoba Menjelaskan penyakit cacing.1 11. Membuat neraca rugi laba Mengkalkulasi biaya obat yang dibuat sesuai permintaan resep dokter Membuat laporan keuangan.2 7. Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang farmasi 9.5 9.4 7.2 10. 19 .2 6.STANDAR KOMPETENSI 6. Menerapkan akuntansi dalam bidang farmasi 10.

1 17. dalam skala kecil dan dalam skala industri 12. 13.obat tradisional dan fitofarmaka Menjelaskan pengujian secara mikrobiologis dan organoleptis Menjelaskan pengujian pada hewan uji dan uji klinik.4 14.5 15. Memahami pengujian sediaan obat. obat psikotropika dan narkotika 16.3 15.3 12. Menjelaskan cara-cara pengujian sediaan obat.2 17. Memahami teknik pembuatan sediaan obat. Membuat obat tradisional dan fitofarmaka 15. Menjelaskan asal dan bagian tanaman obat yang mengandung isi berkhasiat Mengklasifikasikan sistematika tanaman obat Melakukan pembuatan simplisia dari tanaman obat Mengidentifikasi simplisia dan tanaman obat Menjelaskan manfaat dan isi khasiat tanaman obat.3 14.1 14.4 17. Menjelaskan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek Melakukan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari apotek ke pasien Menjelaskan distribusi obat keras dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek Melakukan distribusi obat keras dari apotek ke pasien.2 14.STANDAR KOMPETENSI 12.3 14.3 17.1 12.1 13.4 12.2 15. bebas terbatas. Menerapkan distribusi sediaan obat bebas.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik pembuatan sediaan tablet Menjelaskan teknik pembuatan sediaan kapsul Menjelaskan teknik pembuatan sediaan powder(serbuk) Menjelaskan teknik pembuatan sediaan semipadat Menjelaskan teknik pembuatan sediaan obat cair Menjelaskan teknik pembuatan sediaan steril.2 16.2 12. obat tradisional dan fitofarmaka 20 .2 13. Mendeskripsikan obat tradisional dan fitofarmaka Membuat sediaan ekstrak dan tinctura dari campuran bahan obat Membuat sediaan ekstrak/galenika Membuat sediaan obat tradisional Melakukan pembuatan sediaan fitofarmaka.5 12. Menjelaskan ilmu kesehatan masyarakat Menjelaskan epidemiologi Menjelaskan kebutuhan obat berdasarkan epidemiologi dan konsumtif Menjelaskan penularan dan pencegahan penyakit. dan obat keras.3 16.4 15.5 16.6 13.1 15.1 16. Memahami farmakognosi 14. Menerapkan ilmu kesehatan masyarakat 17.

2. Farmasi Industri (080) STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami bahan baku dan bahan pengemas 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 2. Memahami tehnik pembuatan sediaan obat, baik dalam skala kecil maupun dalam skala produksi 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 3. Melaksanakan pengemasan sediaan farmasi nonsteril dan steril 4. Menerapkan sistem mutu 3.1 3.2 4.1 4.2 4.3 5. Melakukan sampling untuk kontrol kualitas produk farmasi 5.1 5.2 5.3 6. Melakukan In Process Control (IPC) 6.1 6.2 6.3 6.4 7. Melakukan kualifikasi dan kalibrasi peralatan 7.1 7.2 7.3 8. Menerapkan perencanaan produksi dan pengendalian inventory 8.1 8.2 8.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan bahan baku aktif Menjelaskan bahan baku obat tradisional Menjelaskan bahan baku tambahan Menjelaskan prosesing aqua untuk produksi Menjelaskan bahan pengemas. Menjelaskanpembuatan sediaan tablet Menjelaskanpembuatan sediaan kapsul Menjelaskanpembuatan sediaan powder Menjelaskanpembuatan sediaan semi padat Menjelaskanpembuatan sediaan cair Menjelaskanteknik pembuatan sediaan steril. Menjelaskan prosedur pengemasan primer Melakukan prosedur pengemasan sekunder. Menjelaskan sistem pengawasan mutu diindustri farmasi Melaksanakan pengawasan mutu Memahami keluhan pelanggan. Menjelaskan prosedur sampling bahan baku Menjelaskan prosedur sampling produk ruahan Melaksanakan prosedur sampling obat jadi. Menjelaskan teknik pengujian produk padat Menjelaskan teknik produk cair Mejelaskan pengujian produk setengah padat Melakukan pengujian produk. Menjelaskan kualifikasi peralatan produksi Menjelaskan kalibrasi peralatan produksi Melakukan kalibrasi peralatan laboratorium. Merencanakan pengadaan bahan obat untuk produksi Melaksanakan pengendalian inventory bahan awal Melaksanakan pengendalian ketersediaan obat jadi.

21

STANDAR KOMPETENSI 9. Melaksanakan pengadaan barang 9.1 9.2 10.1 10.2 10.3 10.4 10.5 11.1 11.2 11.3 11.4 11.5 11.6 12.1 12.2 12.3 12.4 12.5 13.1 13.2 14.1 14.2 14.3 15.1 15.2 15.3 15.4 16.1 16.2 16.3 17.1 17.2 17.3

KOMPETENSI DASAR Memilih bahan sesuai spesifikasi dan deskripsi yang diminta Melaksanakan proses pembelian bahan awal. Menjelaskan bahan awal Menjelaskan bahan setengah jadi Menjelaskan produk jadi Menjelaskan produk kembalian Menjelaskan administrasi pergudangan. Menjelaskan penerimaan barang di gudang Menjelaskan karantina barang Menjelaskan kondisi gudang sesuai dengan bahan yang disimpan Melaksanakan penyimpanan barang di gudang Melaksanakan distribusi bahan untuk produksi Melakukan dokumentasi administrasi gudang. Menetapkan sistem distribusi Melaksanakan verifikasi permintaan barang Melaksanakan distribusi bahan awal Melakukan pengeluaran bahan awal Melaksanakan penimbangan bahan awal. Menjelaskan uji kestabilan produk Melaksanakan prosedur pemusnahan produk yangtidak memenuhi syarat. Menerima barang kembalian Memonitor barang kembalian Memusnahkan barang kembalian yang tidak memenuhi syarat. Menjelaskan penelitian di industri farmasi Menjelaskan pengembangan produk di industri farmasi Melaksanakan registrasi obat Melaksanakan trial produksi. Mengidentifikasikan jenis limbah industri farmasi Melaksanakan pengelolaan limbah industri Melaksanakanpengelolaan limbah khusus (B3, produk beta laktam). Menjelaskan macam macam dokumen di industri Membuat dokumen industri Menjelaskan penatalaksanaan dokumen.

10. Menerapkan manajemen bahan

11. Melaksanakan pergudangan

12. Melakukan distribusi barang

13. Melakukan monitoring barang expired dan pemusnahannya 14. Melakukan penarikan kembali obat jadi

15. Memahami penelitian dan pengembangan produk

16. Melaksanakan pembuangan limbah

17. Melaksanakan sistem dokumentasi farmasi industri

22

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Melakukan kerja sama klien individu/ keluarga/kelompok/ komunitas/masyarakat) 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 2.1 2.2 3. Melakukan pencatatan dan pelaporan (catatan kasus) 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 4.1 4.2 5.1 5.2 5.3 5.4 6. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6.1 6.2 6.3 6.4

: : :

KESEHATAN PERAWATAN SOSIAL PERAWATAN SOSIAL (081)

KOMPETENSI DASAR Melakukan komunikasi dengan klien Menerapkan relasi pertolongan dengan klien Membangun sikap penerimaan dalam kelompok Menerapkan sikap penerimaan dalam masyarakat Merumuskan kontrak pertolongan Membangun komitment pertolongan. Melakukan komunikasi dengan pihak terkait dalam penanganan masalah klien Melakukan jejaring sosial dalam rangka penanganan masalah klien. Merancang format laporan kasus Mengisi format laporan kasus Meringkas laporan kasus dalam catatan ringkas kasus Menyimpan laporan kasus dalam file Menjaga kerahasiaan file klien. Melakukan pertemuan untuk membahas kasus Membuat laporan hasil temu bahas kasus. Mendeskripsikan kode etik dalam menjalani hubungan kerja Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan klien Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan kolega Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan masyarakat. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

2. Melakukan kerja sama di lingkungan sosial klien

4. Melakukan temu bahas kasus 5. Menerapkan kode etik pekerjaan sosial

23

1 2.2 4.3 2.2 6.3 3.6 2.7 4.1 3. Melaksanakan metoda praktek pekerjaan sosial 4. Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga kesehatan Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga koreksional (BAPAS/LAPAS) Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga kesehatan mental 3. Menggunakan teknik pengumpulan data Menggunakan teknik pengolahan/ analisis masalah/ kebutuhan Menggunakan teknik perencanaan program penanganan masalah Menggunakan teknik pelaksanaan program pemecahan masalah Menggunakan teknik evaluasi program pemecahan masalah Menggunakan teknik dinamika kelompok Menggunakan teknik out-bound Menggunakan teknik PRA (Participation Rural Apprisal) Menggunakan teknik FGD ( Focus Group Discussion).B. Menjelaskan peran advokasi Menjelaskan peran perawatan Menjelaskan peran konseling Menjelaskan peran mediasi Menjelaskan peran katalisator pelayanan Menjelaskan peran penjangkauan Menjelaskan peran pengajar. Melakukan fungsi pekerjaan sosial 1.5 4. Memahami peran pekerja sosial 2.2 3.4 4.4 4.6 4. Menerapkan teknik-teknik dalam praktek pekerjaan sosial 5.3 1.1 6. Menjelaskan pengetahuan lokal yang sesuai dengan praktek pekerjaan sosial Menerapkan pengetahuan lokal untuk praktek pekerjaan sosial Menggunakan pengetahuan lokal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Memahami prosedur pelayanan di lembaga pelayanan sosial 6.5 2.3 KOMPETENSI KEJURUAN Melakukan tindakan pencegahan masalah Melakukan tindakan kurasi/ penanganan masalah Melakukan tindakan rehabilitasi dalam praktek pekerjaan sosial Melakukan tindakan pengembangan dalam praktek pekerjaan sosial.3 4. Menggunakan pengetahuan lokal untuk praktek pekerjaan sosial 24 .8 4.9 6.7 3.1 6. Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan individu Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan kelompok Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan masyarakat Menerapkan administrasi pekerjaan sosial.2 1.3 6.2 6.2 2.4 2. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 1.1 4.4 2.

5 9.2 10.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI KEJURUAN 6.2 9.3 9.6 Menjelaskan tujuan intervensi Menjelaskan program/kegiatan pemecahan masalah Memilih metode dan teknik pemecahanmasalah Menyusun langkah-langkah kegiatan Menyusun jadwal waktu pelaksanaan intervensi. 7.2 Melakukan pengumpulan data 7.3 11.1 Melakukan kontak pendahuluan 7.4 Melakukan identifikas kebutuhan dan atau masalah dan sistem sumber 7. Melakukan asesmen 8.5 9.4 25 .8 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada penanggulangan bencana 6.2 11.1 9.7 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi penyandang cacat 6.4 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga pelayanan lanjut usia 6. Melakukan referal 11.1 8. Melakukan terminasi (melakukan pengakhiran hubungan kerja) 10. 7. Menentukan pihak yang akan dirujuk Menjelaskan isi/rekomendasi rujukan dalam bentuk naskah rujukan Melakukan rujukan Menyusun pelaporan akhir pertolongan.2 8.5 Melakukan kesepakatan pertolongan dengan klien. Melaksanakan intervensi 10.4 9.9 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada lanjut usia 6.1 11.10 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada korban tindak kekerasan. 8.3 11.6 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi tuna susila 6.3 Melakukan analisis data 7. Melakukan evaluasi proses dan hasil program/kegiatan Menyusun dokumen terminasi Melaksanakan terminasi.1 10. Menyusun kontrak kerja Melaksanakan jejaring kerja Melaksanakan program/ kegiatan pemecahan masalah Melakukan pengukuran hasil sesuai dengan indikator keberhasilan Melakukan monitoring dan evaluasi Melakukan pencatatan dan pelaporan.4 8. Merancang rencana intervensi 9.5 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi korban napza 6.3 8.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 2. SENI PATUNG (083) 3.1 3. Mendeskripsikan menggambar bentuk Mengidentifikasi bahan dan alat menggambar bentuk Memvisualkan ide dalam bentuk gambar Membuat gambar bentuk geometris Membuat gambar bentuk manusia Membuat gambar bentuk binatang Membuat gambar bentuk tumbuhan. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (084) 4.1 4.5 1.4 4.5 4.3 4.4 26 . SENI LUKIS (082) 2.1 1. 3.2 3. Menggambar sketsa 3. elip. Menerapkan Keselamatan.3 1.1 2. parabola.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan unsur dan prinsip desain tiga dimensi Mendeskripsikan bahan dan alat menciptakan nirmana ruang Menerapkan prinsip dan unsur desain ke dalam nirmana ruang (komposisi tiga dimensi) Membuat komposisi wujud geometris nirmana ruang Membuat komposisi warna nirmana ruang Membentuk efek cahaya melalui komposisi nirmana ruang.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.3 4.2 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Merancang nirmana datar dan ruang 1.2 1.6 2. Mendiskipsikan dasar-dasar gambar teknik Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan gambar teknik Menggambar segi banyak beraturan. DESAIN PRODUK INTERIOR DAN LANDSCAPING (085) A.1 5. Menggambar teknik 2.3 2. hiperbola Menggambar proyeksi benda geometris Menggambar perspektif satu dan dua titik mata obyek geometris.7 5.6 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4.4 1.2 2. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI RUPA : 1.3 5. Menggambar bentuk 5.2 5. Mendeskripsikan menggambar bentuk Menggambar sketsa makhluk hidup dengan warna hitam putih Menggambar sketsa benda mati dengan warna hitam putih.

remaja.2 3.4 5. dan cat minyak Membuat gambar pemandangan alam dan suasana dengan teknik dan bahan tinta. Membuat gambar dasar lukis realistik dengan teknik bahan basah 2.4 1. Membuat lukisan tradisional 3.2 2.1 2. cat air. dewasa.4 6.3 6.3 6.3 4. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 1.2 6. dan cat minyak Membuat lukisan fiksi atau khayalan dengan teknik dan bahan tinta cat air. dan cat minyak.1 5. carcoal. orang tua dengan teknik dan bahan pensil. pensil. Membuat lukisan alam benda (still life) dengan teknik dan bahan arang. cat air.1 3. Membuat lukisan modern 4. dan cat minyak Membuat lukisan flora dan fauna dengan teknik dan bahan arang. dan oil pastel. cat air. dan cat minyak Membuat lukisan pemandangan alam atau suasana dengan teknik dan bahan pensil warna. Membuat sketsa dengan teknik dan bahan tinta Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan tinta. 2. Membuat lukisan realistik dan dekoratif di atas kaca. remaja. orang tua dengan teknik dan bahan tinta. dan cat minyak Membuat gambar flora dan fauna dengan meniru gambar dan obyek langsung dengan teknik dan bahan tinta. cat air. Membuat gambar dasar lukis realistik dengan teknik bahan kering. orang tua dengan teknik dan bahan pensil.1 4.2 1. Membuat sketsa dengan teknik dan bahan pensil dan tinta Membuat lukisan tradisional dengan obyek flora dan fauna menggunakan teknik tinta. cat minyak Membuat lukisan manusia anak-anak. cat air.4 2.3 3. Membuat lukisan kaca 27 . dan cat minyak Membuat lukisan suasana aktivitas manusia dengan teknik dan bahan tinta.5 KOMPETENSI DASAR Membuat sketsa dengan teknik dan bahan pensil dan carcoal Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan carcoal dan pensil Membuat gambar flora dan fauna dengan meniru gambar dan obyek langsung dengan teknik dan bahan carcoal dan pensil Membuat gambar pemandangan alam dan suasana dengan teknik dan bahan pensil warna dan crayon Membuat gambar manusia anak-anak.3 1. Membuat rancangan lukisan mixed media Membuat gambar sketsa lukisan mixed media Membuat lukisan mixed media alami dan non alami.2 4. cat air. Seni Lukis (082) STANDAR KOMPETENSI 1.4 4.3 2. cat air.B.1 6.2 5.5 3. remaja. Membuat lukisan mixed media 5. pensil.cat air. 1. cat minyak Membuat gambar manusia anak-anak. dan cat minyak. cat air. Membuat rancangan lukisan kaca Membuat gambar sketsa lukisan kaca Membuat lukisan dekoratif di atas kaca. cat air. dewasa. dan cat minyak . dewasa.

1 9. Membuat rancangan lukisan teknik cukil kayu Membuat gambar sketsa cukil kayu Membuat lukisan teknik cukil kayu dekoratif.2 10.4 9.1 13. Membuat rancangan lukisan teknik batik Membuat gambar sketsa lukisan teknik batik Membuat lukisan teknik batik dekoratif dan realistis.4 12.2 11.6 12.2 9.3 11.3 13. Melaksanakan pameran seni lukis 13. Membuat final art work Merencanakan kegiatan pameran Membuat publikasi kegiatan pameran Menyajikan karya lukisan dalam kegiatan pameran.3 12.1 10.1 7. Membuat rancangan lukisan teknik sablon Membuat gambar sketsa film sablon Membuat lukisan teknik sablon dekoratif.2 13.4 KOMPETENSI DASAR Membuat rancangan lukisan mosaik Membuat gambar sketsa lukisan mosaik Membuat lukisan mosaik media alami dan non alami.7 13. 8.2 8.1 8.2 7.3 9.2 12.1 12. Membuat lukisan teknik seni grafis 10. Mencetak hasil olahan gambar dan foto dari pemotretan untuk lukisan.1 11.4 9.3 12. Membuat rancangan lukisan air brush Membuat gambar sketsa lukisan air brush Membuat lukisan air brush dekoratif Membuat lukisan air brush realistis. Membuat lukisan teknik batik 11. Membuat gambar lukisan dengan komputer 28 . Mendeskripsikan penggunaan program corel draw Mengaplikasikan menu dan tool program corel draw Mendeskripsikan penggunaan program photoshop Mengaplikasikan menu dan tool program photoshop Menscan gambar Mengolah foto hasil pemotretan dan gambar hasil scan menjadi lukisan. Membuat lukisan mosaik 7. Membuat foto obyek lukisan dengan kamera digital 12.5 12. Membuat lukisan air brush 9. Mendeskripsikan penggunaan kamera digital Mengaplikasikan menu dan tool kamera digital Membuat foto obyek lukisan.5 9.6 10.3 8.STANDAR KOMPETENSI 7.3 8.

sterefoam. remaja.2 6. gips. Membuat gambar dasar mematung 2. dewasa. sterefoam. 1.2 1.1 9. semen. Mengoprasikan komputer dengan program 3 D Max 3.2 5. gips. kayu dan batu padas. Membuat desain relief teknik komputer 5. Mendeskripsikan penggunaan program 3 D Max Mengidentifikasi menu dan tool program 3 D Max Mengaplikasikan menu dan tool program 3 D Max. sterefoam. Mendeskripsikan pembuatan patung teknik pahat Membuat patung dengan alternatif bahan tanah liat.3 9.2 7. gips. Membuat desain patung teknik manual 6. Membuat desain relief binatang dengan teknik komputer Membuat desain relief manusia dengan teknik komputer.3 29 . Membuat relief teknik cetak rusak/ tunggal/ waste model 8.2. Membuat desain/relief teknik manual 4.1 4. pensil. semen. gips. Membuat relief teknik pahat dan modelling 8.1 7.3 3. Membuat desain patung binatang dengan teknik manual Membuat desain patung manusia dengan teknik manual. Membuat gambar binatang Membuat gambar anatomi tubuh manusia Membuat gambar manusia (anak-anak. sterefoam.1 1. Membuat relief rendah dengan alternatif bahan tanah liat.5 Membuat sketsa Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan arang.2 2. orang tua). Membuat patung teknik pahat 10. kayu dan batu padas Tanah liat.2 9.4 10.4 1.1 6.3 1.2 4.1 8.2 7. Membuat relief teknik reproduksi/ ganda/ piece model 9. Membuat rencana teknik komputer 2. Seni Patung (083) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. kayu dan batu padas Membuat relief tinggi bahan alternatif tanah liat.1 2.3 9. Membuat model relief dari lilin dan tanah liat teknik reproduksi Membuat alat cetak cor fiber dengan bahan silikon dan gips teknik reproduksi Membuat alat cetak cor logam dengan bahan gips dari bahan pelumas teknik reproduksi Melakukan pengecoran dari bahan logam atau fiber reproduksi.1 5. Membuat desain patung binatang dengan teknik komputer Membuat desain patung manusia dengan teknik komputer. semen. Membuat desain relief binatang dengan teknik manual Membuat desain relief manusia dengan teknik manual. dan cat air.1 10. semen.2 10.2 8. Membuat model relief dari lilin dan sterefoam Melakukan pembungkusan model relief dari lilin dan sterofoam dengan tanah liat atau gips Mengambil model relief dari lilin atau stereofoam yang telah terbungkus.1 3. kayu dan batu padas.

Melaksanakan pameran seni patung 13. Membuat model patung teknik reproduksi dari lilin dan tanah liat Membuat alat cetak cor fiber dengan bahan silikon dan gips Membuat alat cetak cor logam dengan bahan gips dan bahan pelumas Melakukan pengecoran bahan logam atau fiber.1 11. Melaksanakan proses cetak foto 30 .2 3.3 2.1 1.3 14.2 12. Mempersiapkan pemotretan fotografi 2.1 12. 3.3 14.3 12.2 2.1 13. Melaksanakan proses pemotretan fotografi 3. Membuat patung teknik reproduksi/ ganda/ piece model 12. Mengoprasikan komputer grafis 2.1 4.3 1.4 3.3 4.2 1.3 3.4 4.1 14. 1. Membuat model patung teknik ketok Membuat kerangka patung teknik ketok Membuat patung dengan teknik ketok. Mendeskripsikan kegunaan fotografi untuk desain komunikasi visual Mengidentifikasi fasilitas kamera SLR (Single Lens Reflex) Mengidentifikasi fasilitas dalam kamera digital Mengidentifikasi alat dan usaha pendukung dalam fotografi.2 14.2 13. Menyiapkan perlengkapan pemotretan Menyiapkan objek pemotretan Memotret obyek diam Memotret obyek bergerak dan moment. Desain Komunikasi Visual (084) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.4 13.STANDAR KOMPETENSI 11. Membuat patung dengan teknik ketok (harm modelling) 14. Membuat final art work (tugas akhir) Merencanakan kegiatan pameran Melaksanakan publikasi kegiatan pameran Menyajikan karya patung dalam kegiatan pameran. Membuat patung teknik cetak rusak/ tunggal/ waste model 11. Menyiapkan dan menjelaskan bahan dan alat mencetak foto Melakukan cetak foto di kamar gelap Melakukan cetak foto teknik print.2 4.2 11.4 KOMPETENSI DASAR Membuat model teknik patung dari lilin dan sterefoam Melakukan pembungkusan model patung dari lilin atau sterefoam dengan tanah liat atau gips Melakukan perusakan model patung dari lilin atau sterefoam yang telah terbungkus.1 3.4 Mendeskripsikan operasi komputer Mendeskripsikan menu dan tool program corel draw dan photoshop Mengaplikasikan menu dan tool program corel draw dan photoshop Mentranfer gambar dengan scanner.1 2.3 12.

kertas surat. poster. leaflet.5 7.3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan kegunaan videografi dalam desain komunikasi visual Mengidentifikasi bahan dan alat videografi Menyusun naskah produksi (skenario) film Menggambar storyboard sesuai dengan naskah produksi.1 11.STANDAR KOMPETENSI 5.4 7.5 31 .2 6. Mempersiapkan shoting videografi 5. Mendeskripsikan perintah kerja (job order) Menjalankan perangkat kerja hardware dan software pembuatan produk dari komunikasi visual. buku. Menjelaskan tentang cetak saring (sablon) Membuat desain.2 12.3 7.3 6. neon sign.1 9. dan coaster Membuat iklan produk dan iklan layanan masyarakat di masmedia cetak. Membuat produk desain komunikasi visual mengarah ke media televisi 11. iklan jasa dan iklan layanan masyarakat untuk media televisi Menyusun storyboard Menyusun bahasa iklan Melakukan editing dan sounding/ dubbing. kartu nama.3 12. Mendeskripsikan tentang proses produksi media televisi Merumuskan ide dasar iklan produk.4 6.1 5. Melaksanakan proses editing videografi 10. spanduk. Mendeskripsikan persiapan proses editing Melaksanakan capturing video dari kaset ke format digital Melakukan soft editing video dan hard edit video Mengisi sound recording dan melakukan editing sound Melakukan compositing video dan audio (titel dan color correction) Melakukan proses rendering Melakukan print to tape atau burn to media disc.1 8.1 6. Membuat produk desain komunikasi visual mengarah ke media luar (out door) 12.4 7.2 9. 6.1 7.1 10.3 10.2 9. Mendeskripsikan proses produksi media luar (out door) Membuat iklan dalam bentuk billboard.1 12. building ad.2 7. stop map.4 11.4 12. dan umbul-umbul.2 5. Mempersiapkan pembuatan produk desain komunikasi visual (free design) 9.3 5.6 7.7 8. Membuat produk desain komunikasi teknik saring 8. kemasan. Membuat produk desain komunikasi mengarah ke media dalam (in door) 10. Melaksanakan proses shooting videografi 7. dan mengafdruk Mencetak satu warna dan multi warna dengan teknik cetak saring. kertas memo. Mendeskripsikan proses produksi media dalam (in door) Membuat desain logotype dan logograme Menerapkan corporatte identity ke dalam amplop.2 10. klise.2 12. kelender meja dan dinding. Mendeskripsikan gerak kamera video Mengoperasikan gerak kamera virtual dan live shooting Menyelaraskan gerak kamera virtual dengan gerak kamera live shooting Melakukan shooting film indie.

STANDAR KOMPETENSI 13. Melakukan paska produksi desain komunikasi visual (post design) 13.1 13.2 13.3 14.1 14.2 14.3

KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan bahan dan alat paska produksi Membuat final artwork Melakukan proses packaging. Merancang layout pameran Merancang media komunikasi untuk pameran Melakukan kegiatan pameran.

14. Melaksanakan pameran hasil karya desain komunikasi visual

4.

Desain Produksi Interior dan Landscaping (085) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 1.2 2.1 2.2 2.3 Menjelaskan obyek desain produk interior dan landscaping Menjelaskan karakteristik obyek desain produk interior dan landscaping. Memiliki jenis bahan desain produk interior dan landscaping Menjelaskan karakteristik jenis bahan desain produk interior dan landscaping Membedakan bahan desain produk interior dan landscaping. Mendeskripsikan cara penyususunan rencana pekerjaan bahan kayu, bahan logam, bahan batu Merencanakan proses pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan bahan kayu, logam, dan batu. Menjelaskan cara membuat sketsa obyek desain produk interior dan landscaping Membuat sketsa gambar desain produk interior dan landscaping. Menjelaskan dasar-dasar penggunaan program Autocad; Mengidentifikasi menu dan tool program Autocad Menggambar 2 dimensi bangun sederhana Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping dengan program Autocad Mencetak gambar 2 dimensi program Autocad. Menjelaskan prosedur pembuatan gambar kerja bahan kayu Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping bahan kayu Menggambar detail konstruksi sambungan obyek desain produk interior dan landscaping bahan kayu. Menjelaskan cara pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan kayu Melaksanaka pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan kayu.

1. Memahami desain produk interior dan landscaping 2. Memilih bahan desain produk interior dan landscaping

3. Merencanakan pekerjaan bahan kayu, bahan logam dan bahan batu

3.1 3.2

4. Menggambar sketsa obyek desain produk interior dan landscaping

4.1 4.2

5. Menggambar dengan perangkat lunak (software Autocad)

5.1 5.2 5.3 5.4 5.5

6. Membuat gambar kerja desain produk interior dan landscaping bahan kayu

6.1 6.2 6.3

7. Membuat desain produk interior dan landscaping

7.1 7.2

32

STANDAR KOMPETENSI 8. Melaksanakan finishing desain produk interior dan landscaping bahan kayu 8.1 8.2

KOMPETENSI DASAR Menyiapkan finishing desain produk interior dan landscaping bahan kayu Menyelesaikan desain produk interior dan landscaping bahan kayu. Mendeskripsikan cara pembuatan gambar kerja bahan logam Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping bahan logam Menggambar detail konstruksi sambungan obyek desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menyiapkan pekerjaan penyambungan logam Mengelas logam batangan dan plat Menghaluskan hasil pekerjaan las. Menjelaskan cara pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan logam Melaksanakan pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menjelaskan cara finishing desain produk interior dan landscaping bahan logam Mempersiapkan finishing desain interior dan landscaping bahan logam Melakukan finishing desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menggambar obyek prodfuk interior dan landscaping bahan batu Menggambar detail bagian-bagian obyek produk bahan batu. Menjelaskan cara-cara pekerjaan bahan batu Menyiapkan obyek pekerjaan bahan batu Memahat batu obyek. Menjelaskan finishing pekerjaan bahan batu Menyempurnakan hasil pahatan bahan batu Melakukan pekerjaan bahan batu.

9. Membuat gambar kerja desain produk interior dan landscaping bahan logam

9.1 9.2 9.3

10. Melaksanakan penyambungan logam

10.1 10.2 10.3 11.1 11.2

11. Membuat desain produk interior dan landscaping bahan logam

12. Melaksanakan finishing produk interior dan landscaping bahan logam

12.1 12.2 12.3

13. Membuat gambar kerja obyek desain produk interior dan landscaping bahan batu 14. Melaksanakan pekerjaan batu

13.1 13.2 14.1 14.2 14.3 15.1 15.2 15.3

15. Melaksanakan finishing pekerjaan bahan batu

33

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : SENI, KERAJINAN, DAN PARIWISATA DESAIN DAN PRODUKSI KRIA 1. KRIA TEKSTIL (086) 2. KRIA KULIT (087) 2. KRIA KERAMIK (088) 4. KRIA LOGAM (089) 5. KRIA KAYU (090)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menggambar nirmana 1.1 1.2 1.3 2. Menggambar huruf 2.1 2.2 2.3 3.1 3.2 3.3 14. 15. 16. 17. 5.1 5.2 5.3 5.4 6.1 6.2 7. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 7.1 7.2 7.3 7.4 KOMPETENSI DASAR Menyusun elemen seni rupa (garis, bidang, bentuk, warna, dan tekstur) Membuat eksperimen warna primer, tersier, dan gradasi warna Membuat nirmana datar dan nirmana ruang. Mengidentifikasi jenis huruf Membuat pola huruf Mengggambar huruf, logo, inisial, dan slogan. Menggambar alam benda Menggambar flora fauna Menggambar manusia. Menjelaskan konsep gambar teknik Menggambar proyeksi Menggambar perspektif Menggambar gambar kerja. Menjelaskan berbagai jenis ornamen Menggambar ornamen primitif Menggambar ornamen tradisional dan klasik Menggambar ornamen modern. Menggambar nirmana, huruf bentuk, ornament, dengan program komputer/ perangkat lunak Membuat gambar teknik dengan berbagai program komputer/perangkat lunak. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

3. Menggambar bentuk

4. Menggambar teknik

5. Menggambar ornamen

6. Menggambar dengan program komputer

34

Mewarna pada kain dan serat 3.4 5. Kria Tekstil (086) STANDAR KOMPETENSI 1. Membuat gambar untuk berbagai jenis produk kria tekstil 1.2 6.3 8.2 3.4 9.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan cara menggambar produk kria tekstil Menggambar ragam hias untuk produk kria tekstil Membuat pola gambar sesuai produk kria tekstil Mendukumentasikan desain produk kria tekstil.2 1. 2.3 2.2 8. Menjelaskan teknik membatik cap Membuat batik cap menggunakan motif tradisional Membuat batik cap menggunakan motif modern.4 9. Mendeskripsikan jenis-jenis simpul Membuat kria makrame untuk benda hias Membuat kria makrame untuk benda fungsional.2 5.4 2. Menjelaskan cara membuat kria tekstil teknik cetak saring Membuat kria tekstil cetak saring tanpa film Membuat kria tekstil cetak saring menggunakan film.1 2.2 7. Mendeskripsikan jenis jahit perca Menjahit perca dengan pola beraturan Menjahit perca dengan pola tidak beraturan Membuat kria jahit perca dalam bentuk lembaran untuk berbagai fungsi. Membuat kria tekstil dengan teknik ikat celup 7.1 1.3 6.1 5.B.1 6.3 7.3 8. Menjelaskan cara pewarnaan kain dan serat Mengidentifikasi kain dan serat Mewarna kain dan serat dengan zat pewarna alami Mewarna kain dan serat dengan zat warna sintetis.1 9. Membuat kria tekstil dengan teknik batik cap 6.2 4.3 1.1 3. tulis) Membuat batik klasik Membuat batik modern Membuat batik tulis. Membuat kria tekstil dengan teknik batik 5.6 Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi penambahan renda (lace). 35 . 10.3 9. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit tindas Menjelaskan teknik jahit aplikasi Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi standar (onlay) Membuat kria tekstil teknik potong sisip (inlay) Membuat kria tekstil teknik jahit potong motif (perse) Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi lipat potong (folded) 9. Menjelaskan kria tekstil dengan teknik ikat celup Membuat pola ikatan tekstil teknik ikat celup Membuat kria ikat celup.1 4.2 Membuat kria tekstil jahit tindas bentuk lembaran untuk berbagai fungsi. Menjelaskan cara membuat batik (klasik.1 8. modern.1 7. Membuat kria tekstil dengan teknik cetak saring 4.3 4. Membuat kria tekstil dengan teknik makrame 8. KOMPETENSI KEJURUAN 1.2 9.2 2.1 Menjelaskan teknik jahit tindas 10.3 4. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit aplikasi 10.4 3. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit perca 9.

1 3.2 2. Menjelaskan teknik tenun ATBM Membuat kria tenun teknik tenun polos (plain weave) Membuat kria tenun teknik tenun kepar (twill weave) Membuat kria tenun teknik tenun satin (satin weave). Mengidentifikasi jenis mesin press kulit Menjelaskan cara penggunaan mesin press jahit Melakukan proses cetak kulit dengan mesin press. Mengidentifikasi macam dan jenis jahitan mesin Membentuk jahitan dengan mesin.1 1. Membuat produk kerajinan kulit non alas kaki dan non busana 5.4 2.4 11.1 11. Mencetak kulit dengan mesin press 4.1 5.3 6. Kria Kulit (087) STANDAR KOMPETENSI 1.3 2. 2.4 6. Menyeset kulit dengan pisau seset manual dan seset masinal 6. Menjelaskan teknik tenun tapestri Membuat kria tekstil dengan teknik tapestri.3 13.1 6. 12.2 4.2 6.3 11.2 11. Mengidentifikasi model sandal Melaksanakan pekerjaan macam. Membuat kria tekstil dengan teknik tenun KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi macam dan model sepatu Melaksanakan pekerjaan macam.2 9.2 9. Mengidentifikasi macam dan jenis jahitan tangan Melakukan penjahitan dengan tangan Melakukan penjahitan dekoratif dengan tangan.2 3. Membuat produk alas kaki sandal 3. Menjahit kulit dengan mesin 36 . Mengidentifikasi jenis sesetan Menjelaskan cara menyeset kulit Menyeset kulit dengan pisau seset manual Menyeset kulit dengan mesin seset. Mengidentifikasi model dan jenis produk kulit non alas kaki dan non busana Membuat pola produk kulit non alas kaki dan non busana Memotong pola dengan peralatan manual Memotong pola dengan peralatan masinal Membuat produk jadi sesuai pola desain.3 1.5 4.1 2.3 3.3 5.5 9.4 3.4 3.STANDAR KOMPETENSI 11.2 5. 7.4 6.1 4.macam jahitan Membentukan alas kaki sandal Melaksanakan pekerjaan finishing sandal.macam sesetan kulit Membentuk alas kaki sepatu Melaksanakan pekerjaan finishing sepatu.2 1. Membuat produk alas kaki sepatu 1.1 9. Membuat kria tekstil dengan teknik kristik dan sulam 11. Menjahit kulit dengan tangan 7. Membuat kria tekstil dengan teknik tapestri 2. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik sulam dan kristik Membuat kria tekstil dengan teknik tusuk silang Membuat kria tekstil dengan teknik sulam datar Membuat kria tekstil dengan teknik sulam timbul Membuat kria tekstil dengan teknik sulam terawang.3 5.1 6.

3 12.2 12. 1. Membentuk produk kulit dengan kulit perkamen 10.1 3. Menjelaskan teknik pembentukan keramik dengan tangan langsung Membentuk keramik dengan teknik pijit (pinch) Membentuk keramik dengan teknik pilin (coil) Membentuk keramik dengan teknik lempeng (slab). Membentuk keramik dengan tangan langsung 37 . Membentuk produk kulit dengan teknik tatah sungging 11.1 2.1 4.4 1.4 10. sifat dan fungsi lempung Menyusun resep clay body Mengolah clay body dari lempung alam secara manual basah Mengolah clay body dari lempung alam secara masinal Mengolah clay body untuk pembentukan cetak tuang. Membuat produk kulit bentuk busana. Kria Keramik (088) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 2. jaket kulit 12.3 9.STANDAR KOMPETENSI 8.5 2.1 10. Membuat model cetakan 3.2 1.2 4. Menjelaskan proses pembuatan model Membuat model cetakan gips dengan teknik cetak tekan satu sisi Membuat model cetakan gips dengan teknik cetak tuang dua sisi atau lebih. 9.1 11.3 1. Mengidentifikasi bahan dan alat pembuatan busana dari kulit Membuat pola busana Menjelaskan teknik perakitan komponen secara manual. Memasang asesoris alas kaki 8. dompet.3 9.2 3.2 11.4 4.1 12.3 4. Mengidentifikasi jenis asesoris Membuat asesoris Membuat dompet Membuat gantungan kunci.1 8.2 10.2 8.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi jenis asesoris Menghias asesoris Memasang asesoris.3 12.1 9. Mengolah clay body menjadi tanah liat plastis 2. gantungan kunci 3. Mengidentifikasi teknik tatah sungging Melakukan perakitan komponen secara manual Membuat degredasi warna sunggingan.3 Mengidentifikasi jenis.2 9. Menyiapkan massa gips untuk membuat cetakan Membuat cetakan gips untuk teknik cetak tekan satu sisi Membuat cetakan gips untuk teknik cetak tuang dua sisi atau lebih. Mengidentifikasi bahan dan alat Melakukan pekerjaan teknik tatah Melakukan perakitan komponen secara manual Membuat degredasi warna. Membuat produk kulit bentuk asesoris. Membuat cetakan gips 3.3 4.3 11.1 1.

1 7.1 5.5 9.5 9. Membuat dekorasi keramik pada proses pembentukan 7.1 6. Membentuk keramik dengan teknik putar 5.3 9.3 8.2 10.1 8. Membuat dekorasi keramik clay body leather hard 10.2 9.2 6.5 38 .6 9.2 5.1 9.1 11. 6. Menjelaskan dekorasi glasir benda keramik Menerapkan dekorasi glasir over glaze pada permukaan benda mentah.STANDAR KOMPETENSI 5.4 Menjelaskan cara mendekorasi benda keramik pada proses pembentukan Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik marbling Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik nerikomi Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik agate ware.2 11.4 8.3 7.2 7.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan proses pembuatan benda keramik teknik putar Membentuk keramik dengan teknik putar centering Membentuk keramik dengan teknik putar pilin Membentuk keramik dengan teknik putar tatap.1 10. Membuat dekorasi keramik clay body plastis 8.3 11. Membentuk keramik dengan teknik cetak 7. Menjelaskan cara mendekorasi keramik clay body leather hard Membuat dekorasi keramik clay body leather hard teknik ukir (carving) Membuat dekorasi keramik claybody leather hard teknik toreh (sgraffito) Membuat dekorasi keramik claybody leather hard teknik toreh isi (inlay) Membuat dekorasi clay body leather hard keramik teknik terawang (piercing) Membuat dekorasi keramik dengan teknik gosok (burnish).4 6. Mengglasir benda keramik 11. Menerapkan dekorasi glasir 10. biskuit dan berglasir. 8. Menjelaskan cara mendekorasi keramik clay body plastik Membuat dekorasi clay body plastis dengan teknik faceting Membuat dekorasi clay body plastis dengan teknik combing Membuat dekorasi claybody plastis dengan teknik impress Membuat dekorasi claybody plastis dengan teknik relief.2 8.3 5.3 11. Menjelaskan proses pembuatan benda keramik dengan teknik cetak Membentuk keramik dengan teknik cetak tekan Membentuk keramik dengan teknik cetak tuang. biskuit dan berglasir Menerapkan dekorasi glasir under glaze pada permukaan benda mentah.4 9.4 11. Menjelaskan teknik pengglasiran benda keramik Mengglasir dengan teknik tuang Mengglasir dengan teknik celup Mengglasir dengan teknik semprot Mengglasir dengan teknik kuas.

dengan alat potong manual.1 mm sampai dengan 1. Menjelaskan teknik canai Melakukan pencanaian dengan teknik gilas Melakukan pencanaian dengan teknik tarik.2 3.2 12.1 3. dan masinal Memotong logam pelat ukuran 0.2 5.3 5. dan masinal Memotong logam kawat ukuran 0.5 mm.2 2. dan masinal Memotong logam pipa ukuran 0. 4.3 6.dengan alat potong manual. tapel dan logam Membuat cetakan pengecoran logam dari pasir.5 mm. tapel dan logam Mengecor pada cetakan pasir.2 1. semi masinal. semi masinal. 5. Menjelaskan pengecoran logam teknik cetak pasir.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi jenis tungku pembakaran Menjelaskan teknik pembakaran benda keramik Melaksanakan pembakaran dengan tungku listrik Melaksanakan pembakaran dengan tungku gas. tapel dan logam Menyempurnakan pekerjaan pengecoran hasil teknik cetak pasir. Menjelaskan paduan patri lunak Membuat patri lunak Menjelaskan pematrian logam dengan teknik patri lunak Melakukan pematrian dengan teknik patri lunak.3 1. tapel dan logam.4 3.1 1.3 3.1 6.1 2. dan masinal.3 12. Membakar benda keramik 12. Memotong bahan 2. Membuat keping-keping cetakan (stempel) Mengempa plat logam dengan keping pencetak stempel Mengempa plat logam dengan keping pencetak produk kria logam.1 mm sampai dengan 1. 1. semi masinal. Membuat produk kria logam dengan teknik canai.5 mm.dengan alat potong manual.1 5.2 4. Kria Logam (089) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Melakukan penempaan logam dengan proses pemanasan untuk logam fero Melakukan penempaan logam tanpa pemanasan untuk logam non fero Melakukan pembentukan logam melalui proses pemanasan dan tempa untuk logam fero Melakukan pembentukan logam melalui proses pemanasan dan tempa untuk logam non fero.2 6.STANDAR KOMPETENSI 12.3 3. Melakukan pematrian logam dengan teknik patri lunak 39 .4 Memotong logam batangan ukuran 0. Melakukan pengempaan 2.4 6.1 sampai dengan 10 mm dengan alat potong manual. semi masinal.4 6.1 mm sampai dengan 1.1 12.1 4. Mengecor logam dalam berbagai bentuk 4. Melakukan penempaan dan pembentukan logam 4.3 5.

1 13. Melaksanakan pelipatan bahan logam pelat 12.1 8.2 14. Membuat larutan etsa logam Melakukan proses pemfilman pada kain sekrin Melakukan proses penyablonan pada logam Melakukan pengetsaan logam. 18.2 18.3 17.3 10.2 19. Membuat karya kria logam bahan pelat dengan teknik tekuk Membuat karya kria logam bahan kawat dengan teknik tekuk. Menjelaskan teknik enameling Melakukan pelapisan email pada logam Melakukan pembakaran email.1 10. Mengoperasikan teknik las lisrik pada logam fero dan nonfero 9. dan logam perak. Melakukan pematrian logam dengan teknik patri keras 7. Melakukan kerja perhiasan (jewellery) 15.1 9. Melakukan etsa logam dengan teknik etsa sablon 15. 16. logam tembaga. Membuat karya enameling 19.1 7.2 12. Menjelaskan teknik pengelasan oxyacetylene Melakukan pengelasan dengan teknik las oxyacetylene pada logam fero dan non fero Menyempurnakan hasil pengelasan teknik las oxyacetylene.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan paduan patri keras Membuat patri keras Menjelaskan pematrian logam dengan teknik patri keras Melakukan pematrian dengan teknik patri keras. Menjelaskan teknik finishing kria logam Melakukan pemolesan dengan mesin poles Melakukan pelapisan dengan electroplating pada produk logam. dan logam perak Membuat perhiasan anting dan bross dengan bahan logam kuningan. Membuat karya kria logam dengan bahan pelat dan kawat 11.1 12.2 9.2 Melakukan pengrafiran logam dengan grafir tangan elektrik.1 19.3 9.2 11.3 19. dan logam perak Membuat perhiasan kalung dan liontin dengan bahan logam kuningan.3 14. Melakukan pembubutan logam 17. Melakukan finishing kria logam 18.1 17.2 13.3 14. Menjelaskan teknik ukir pelat logam Membuat pola Mengukir pelat logam dengan teknik ukir tekan ketok. logam tembaga. Melakukan penggrafiran logam dengan grafir tangan dan elektrik 16.STANDAR KOMPETENSI 7.3 40 . Menjelaskan teknik las listrik Melakukan pengelasan dengan teknik las listrik pada logam fero dan nonfero Menyempurnakan hasil pengelasan dengan teknik las listrik.2 17.2 17.1 16.2 13.3 7. Melaksanakan pengeleman dan melipat bahan logam pelat 13.4 Menjelaskan pembubutan logam Melakukan kerja pembubutan logam dengan mesin bubut.1 Menjelaskan teknik pengrafiran logam dengan grafir tangan elektrik 15. Melaksanakan pengelasan dengan oxyacetylene pada logam fero dan nonfero 14.1 11. logam tembaga.1 14.1 18. 8. Menjelaskan pembuatan perhiasan (jewellery) Membuat perhiasan cincin dan gelang dengan bahan logam kuningan.2 7. Mengukir pelat logam 10.2 8.4 8. Menjelaskan cara pelipatan logam pelat Melakukan pelipatan logam pelat Menjelaskan pengeleman lipat logam Mengelem lipat logam pelat.

1 3.3 2.1 6. Menjelaskan alat dan bahan finishing kayu Membuat campuran finishing kayu Melakukan finishing kayu dengan teknik oles Melakukan finishing kayu dengan teknik semprot.1 10.3 10.2 11.4 6.5.2 9.2 10.3 7. Menjelaskan teknik membuat kayu Membuat bubutan luar bentuk lurus Membuat bubutan luar bentuk cekung. Menjelaskan jenis.2 6. Kria Kayu (090) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Melaksanakan teknik kerja bangku 2. Membuat produk kria kayu teknik skrolling 8.2 5. Membuat produk kria kayu dengan peralatan manual 3.2 7. Membuat produk kria kayu dengan teknik raut 5.3 7. Menjelaskan alat dan bahan skrolling Membaut produk kria kayu dengan teknik sekrol luar Membuat produk kria kayu dengan teknik sekrol dalam dan luar Membuat produk kria kayu saling berpasangan dengan sekrol dalam dan luar. sifat dan karakteristik kayu Melakukan pengeringan kayu secara alami Melakukan pengeringan kayu dengan menggunakan mesin oven.3 3. Menjelaskan cara penggunaan mesin tetap Mengoperasikan mesin-mesin kayu Membuat komponen kria kayu dengan peralatan mesin kayu.1 5.4 3.5 3. Membuat komponen produk kria kayu dengan mesin semi masinal 9.6 4.1 8.1 2.4 11.1 7.3 10.2 2. Melakukan pekerjaan finishing kayu 11. 1. Menjelaskan teknik membuat produk raut Membuat produk kayu dengan hiasan inlay Membuat produk kayu dengan hiasan parquetry. Membuat produk kayu dengan teknik ukir 4.1 1. Menjelaskan cara pengemasan mesin portabel Mengoperasikan peralatan kayu semi masinal Membuat komponen kria kayu dengan mesin semi masina.3 Menjelaskan alat-alat dan teknik kerja bangku Mengoperasikan alat-alat kerja bangku Merawat alat-alat kerja bangku.2 8.3 3.3 5. Melakukan pekerjaan pengeringan kayu 41 .4 8.1 11.2 3. Membuat produk kayu dengan teknik inlay 7.2 1. Membuat produk kria kayu dengan teknik bubut 6. Menjelaskan teknik membuat rautan kria kayu Membuat produk rautan kria kayu dua dimensi Membuat produk rautan kria kayu tiga dimensi.3 9. Membuat gambar kerja kria kayu Membuat produk kria kayu tanpa konstruksi sambungan Membuat produk kria kayu dengan konstruksi sambungan.1 4.1 9. dan berprofil Membuat bubutan bentuk mangkokan dan piring.3 5. Menjelaskan berbagai motif ukir Menjelaskan peralatan ukir kayu Menggunakan peralatan ukir kayu Menggambar benda bentuk ukiran Membuat produk ukiran geometris Membuat ukiran motif tradisional. cembung.2 4. Membuat komponen produk kria kayu dengan mesin kayu tetap 10.

Membuat produk kria kayu dengan mengapilkasikan bahan non kayu 12.STANDAR KOMPETENSI 12. 42 .3 12.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan bahan-bahan non kayu yang diaplikasikan pada kayu Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan kaca Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan anyaman Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan logam.1 12.2 12.

1 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 43 . Membaca notasi musik (teori musik) DASAR KOMPETENSI 1.6 3. Mengidentifikasi solfegio 1. Menyusun harmoni SATB 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menirukan ritme membaca ritme Menuliskan ritme Menirukan melodi Membaca melodi Menuliskan melodi.4 Menyebutkan tanda-tanda musik.3 4.2 4.1 Membaca notasi 1. Menerapkan Keselamatan. SENI MUSIK NON KLASIK (092) A.3 2.4 2.2 2. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 3.1 3.5 2.3 Membaca tanda-tanda musik 2.4 2.1 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.2 3.2 Membaca interval 1. Menentukan ambitus suara manusia Menyusun akor Menentukan progresi akor Membuat arransemen. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : 1. SENI MUSIK KLASIK (091) 2. 3.4 4.

3 3.5 5. Memainkan repertoar dalam tangga nada G mayor 3.3 1.3 4. 4.4 4.3 2.1 3.1 2.5 3.1 1. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. 5. Memainkan repertoar dalam tangga nada B minor 2.5 KOMPETENSI KEJURUAN 1. 7.2 2. Memainkan repertoar dalam tangga nada A mayor 3.8.2 1. Seni Musik Klasik (091) STANDAR KOMPETENSI 1. Memainkan repertoar dalam tangga nada D mayor 1.4 1. 6.4 3. Memainkan repertoar dalam tangga nada Fis minor 4.5 4. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.1 4.4 2.2 3. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. 2.2 4. 44 . Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.

8 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 8. Memainkan repertoar dalam tangga nada D minor 10.1 9.3 11.5 11.4 11. Memainkan repertoar dalam tangga nada C mayor 7.4 9.1 11.2 9. 7.4 6.7 6. Memainkan repertoar dalam tangga nada A minor 8.5 9.3 9.3 7.3 8.4 8.5 10.1 7. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.4 7.2 11.4 10. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.2 10.5 45 .2 8. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.STANDAR KOMPETENSI 6.1 10.3 10.1 8.6 6. Memainkan repertoar dalam tangga nada F mayor 9.2 7. Memainkan repertoar dalam tangga nada E minor 6. Memainkan repertoar dalam tangga nada Bes mayor 11.5 6.

2.5. 14. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 16. 13.4. Memainkan tangga nada 17. Memainkan trisuara (triad) 17. 16.5.1 15. Memainkan repertoar dalam tangga nada C minor 16.4. 46 .5 14. Memainkan repertoar dalam tangga nada Es mayor 15. Memainkan trisuara dominan tujuh 17. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada E mayor 13.3.4 2. Memainkan tangga nada kromatik 17.STANDAR KOMPETENSI 12. 16.7 2. 17.3 15.3.6. Memainkan repertoar dalam tangga nada As mayor 17.6 2. Memainkan repertoar dalam tangga nada Cis minor 14. Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.1. 15.4 15. Memainkan repertoar dalam tangga nada G minor 2. 14.3 13.5 2. Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. 16. 16.1.5. 14.4 13.8 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.2.3. Memainkan tangga nada 14.2 15.2 13.4.1 13. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.2.

3 16.2 16.STANDAR KOMPETENSI 18.4 16.1 16. 47 . Memainkan repertoar dalam tangga nada F minor 16.5 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.

Seni Musik Non Klasik (092) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.e. D. F. Dm. Menala instrumen gitar elektrik 2. Mengiringi melodi sederhana (maksimal 8 birama.1 5.1 2. G. F. D.3 4. F. F. dengan tanda ulang) dengan akor-akor IIV-V/V7 -I dari tangga nada C. G.1 8. Menirukan ritme 4. E. Menirukan melodi dua birama Menirukan melodi empat birama Menirukan melodi delapan birama Menirukan melodi enam belas birama. D. dan Gm. D. Memainkan sebuah repertoar/melodi sederhana dari tangga nada C. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada mayor (C. D. Membaca melodi sesuai dengan yang tertulis pada partitur atau tablatur. G. memainkan progresi akor-akor I-IV-V/V7 3.2 4. F. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada tangga nada mayor C.3 5.g) Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada di atas.4 5. Membaca melodi secara spontan dengan benar Memainkan melodi sesuai dengan tanda dinamik dan agogik.1 4.1 6. B.d. G. Memainkan tangga nada C. dan Bes. dan tangga nada pentatoniknya 2. Memainkan melodi secara primavista 7.2. serta tangga nada relative minor-nya.1 7. D. G. D. F.1 1.2 6.4 6. Menirukan melodi 6. Bm.3 5. dan Bes) Memainkan tangga nada minor (a. Mengiringi melodi dengan akor-akor I-IV-V/V7 8.b.dan Bes mayor serta tangga nada relative minor. dan Des serta tangga nada relative minornya. Memainkan sebuah repertoar/ melodi 7. dan Bes) serta tangga nada relative minor-nya Memainkan progresi akor I – IV – V / V7 pada tangga nada mayor (C.2 5.2 8. dan Bes . G. Memainkan tangga nada Mayor (C. dan Bes) dan relative-minor-nya. F.2 4. Menirukan pola ritme dua birama Menirukan pola ritme empat birama Menirukan pola ritme delapan birama Menirukan pola ritme enam belas birama. dan Bes Mengiringi melodi sederhana (maksimal 8 birama. serta tangga nada relative minor-nya Memainkan sebuah repertoar/melodi lanjutan dalam nada dasar dari tangga nada A.As.2 48 .2 1. 1. Es. G. Em.3 Menjelaskan gitar elektrik dan perlengkapannya Menyesuaikan pitch pada gitar dengan nada acuan Menyimak nada acuan dari intrumen (tuning fork atau acuan instrumen elektrik).3 3.2 2. dengan tanda ulang) dengan akor-akor IIV-V/V7-I dari tangga nada Am.1 3.

B. Mengiringi melodi sederhana 8 birama. dengan akor-akor primer. Ces.3 11. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada Mayor (A. Ges.2 12. F. menggunakan interval melangkah dari tangga nada C. Mengimprovisasikan melodi 16 birama. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI. dan Des) Memainkan tangga nada relative minor dari tangga nada (F#m . Besm) Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada di atas.1 13. dengan pola irama (gaya) yang dikuasai. serta tangga nada relative minor dan pentatoniknya 10.1 11. Es. D. G. C#. dan Bes serta tangga nada relative minor-nya Mengimprovisasikan melodi 8 birama. Cm. C#. dengan akor-akor primer.G#m. Es. ditambah akor-akor II-III-VI. E. As. B. G#m. serta tangga nada relative minor dan pentatoniknya 12. F. Ges.C#m. Memainkan tangga nada Mayor mayor F#. B.2 10. As. 9. C#m. dan Des. E. C#. C#. Memainkan tangga nada mayor A. Mengiringi melodi sederhana 16 birama.1 14. Fm. serta tangga nada relative minor-nya .2 11.1 KOMPETENSI DASAR Mengimprovisasikan melodi 8 birama. dan Des mayor Memainkan progresi akor II-III-VI dari tangga nada F#m.1 10. Ces. Mengiringi melodi dengan akor-akor II-III-VI 14. E. B. As. B. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada relative minor dari tangga nada A. Ges. ditambah akor-akor II-III-VI. Ces. menggunakan interval melompat dari tangga nada C. dan Des). Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada mayor F#. As. Fm. Ces. Memainkan tangga nada Mayor (A. E. Ges. D. Es. Besm. Memainkan tangga nada mayor F#. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada tangga nada F#. C#. dan Des mayor Memainkan progresi akor II-III-VI dari tangga nada A. Ces. As.1 12. E. E. C#.As. Ges.Es.4 12.2 9. Ges.2 14. 13.3 11.STANDAR KOMPETENSI 9. Mengimprovisasikan melodi 9.3 13.3 10. Es. dan Bes serta tangga nada relative minor-nya. Ces Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada F#. B. Es. Ges. mayor serta tangga nada relative minor-nya. dan Des. serta tangga nada relative minor-nya dan memainkan progresi akor-akor minor ii – III – vi 11. Cm.2 49 .VII pada tangga nada mayor A. Ces Memainkan tangga nada relative minor dari tangga nada F#. C#. G. serta tangga nada relative minor-nya Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada relative minor dari tangga nada mayor F#.

STANDAR KOMPETENSI 15. aug7).m7. Memainkan repertoar musik dalam berbagai tangga nada dari Memainkan repertoar musik dalam berbagai gaya (style).2 16.dim7.5 15. Mengiringi melodi sederhana 16 birama . dengan akor-akor dasar.m7.3 15. 16. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada Mayor dan tangga nada relative minor-nya. Memainkan progresi akor dengan menggunakan akor-akor 7 (M7. Menuliskan notasi musik dengan menggunakan software aplikasi musik.1 18.3 17.4 15. Mengoperasikan program komputer musik 18. Memainkan modus 15.m7. Membuat arransemen dengan menggunakan software aplikasi musik. 16. Memainkan sebuah repertoar/melodi kompleks 17. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada seluruh tangga nada mayor dan minor dengan tanda mula kres dan mol dan Memainkan progresi akor-akor 7 (M7.dim7.1 KOMPETENSI DASAR Memainkan modus Ionian Memainkan modus Dorian Memainkan modus Phrygian Memainkan modus Lydian Memainkan modus Mixolidian Memainkan modus Aeolian Memainkan modus Locrian.6 15.2 18.7 16. aug7).2 50 . dim7. ditambah akor-akor 7 (M7.2 15.1 17.1 15. aug7) dengan menggunakan tangga nada Mayor / minor.

dan Eropa Menjelaskan fungsi tari nasional dan yang berkembang di masyarakat mancanegara (Asia. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 2. Menggunakan kepekaan ruang pribadi Menggunakan kepekaan ruang umum Menggunakan ruang pribadi dan ruang umum.2 3. Menerapkan kepekaan ruang 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Amerika. Menggunakan kepekaan durasi Menggunakan kepekaan tempo Menggunakan kepekaan ritme. Menggunakan kepekaan berat ringan Menggunakan kepekaan kuat lemah.1 1. Amerika.2 5. dan Eropa Menjelaskan peran tari nasional dan yang berkembang di masyarakat Asia. Afrika.4 KOMPETENSI DASAR Menggunakan kepekaan rangsang gerak Menggunakan kepekaan rangsang irama Menggunakan kepekaan rangsang visual. Australia. : : : SENI.3 4.1 3. Menerapkan kepekaan waktu 4. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 1. Australia.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN 1.1 4. Afrika.1 5. Menerapkan Keselamatan. KERAJINAN DAN PARIWISATA SENI PERTUNJUKAN SENI TARI (093) 2.1 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasikan jenis tari nasional dan yang berkembang di masyarakat Asia.3 3. Menerapkan kepekaan tubuh 1.2 1.3 5.2 2.1 2. 1.3 2.2 5. Menerapkan kepekaan tenaga 5. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 51 . Amerika. dan Eropa). Australia. Memahami perkembangan tari nasional dan internasional (mancanegara) 1. Afrika.

Melakukan apresiasi tari berpasangan nasional dan internasional (mancanegara) 6. dan Eropa Mengapresiasi pertunjukan tari tunggal yang berkembang di Indonesia dan wilayah Asia. Australia.2 3. Amerika. Australia. Australia. dan Eropa Membandingkan keunikan iringan tari Nasional dan salah satu wilayah dari Asia. Amerika. 2. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari berpasangan yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah mancanegara (Asia. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari berkelompok yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah Asia. Afrika. Afrika.2 52 . Afrika. Menerapkantata rias dan tata busana tari nasional dan internasional (mancanegara) 4. Australia. Menjelaskan keunikan iringan tari Nasional dan salah satu wilayah dari Asia. Afrika. Amerika. dan Eropa Mengelompokkan gerak tari berdasarkan genre di Indonesia. Australia. Afrika. Afrika. Menerapkan iringan tari nasional dan internasional (mancanegara) 3.1 4. Australia. Afrika. dan Eropa Mengklasifikasikan keunikan iringan tari berdasarkan genre yang berkembang di Indonesia dan Asia. dan Eropa Melaksanakantata rias dan busana yang mencirikan tari nasional dan tari dari wilayah Asia.2 7. Australia. Mendeskripsikan tari berpasanganyang berkembang di Indonesia dan salah satu wilayah mancanegara (Asia. dan Eropa Melaksanakan iringan yang menjadi ciri khas iringan tari nasional dan dari salah satu wilayah mancanegara (Asia. Amerika. Amerika.1 3. Australia. Afrika. Australia. dan Eropa). dan Eropa). Amerika. Melakukan apresiasi tari berkelompok 7.1 6. Amerika.3 3. Australia. dan Eropa Melakukan gerakan tari yang menjadi ciri khas tari Nasional dan salah satu dari mancanegara (Asia. Australia.Asia. Mendeskripsikan tari tunggal yang berkembang di Indonesia dan wilayah Asia. Afrika.1 7.1 5. Mendeskripsikan tari berkelompokyang berkembang di Indonesia dan salah satu wilayah mancanegara (Asia.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan karakteristik keunikan gerak tari nasional dan yang berkembang di Asia. Amerika.3 3. dan Eropa. Amerika.2 2. Amerika.STANDAR KOMPETENSI 2. Afrika. Amerika. Afrika. Australia. dan Eropa. Australia. Melakukan apresiasi tari tunggal nasional dan internasional (mancanegara) 5. Amerika. Afrika. dan Eropa. Amerika. Menerapkan gerak tari nasional dan internasional (mancanegara) 2. Afrika. Afrika. Amerika.2 5.4 4. Mendeskripsikan tata rias dan busana tari nasional dan tari dari wilayah Asia. Australia.2 6. Afrika. Amerika. Australia. dan Eropa).

4 53 . Afrika atau Eropa.3 9.1 12.2 9. Australia.1 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan tari bercerita yang berkembang di Indonesia dan wilayah mancanegara (Asia. Afrika atau Eropa. Australia. Amerika.3 13.1 13. 8. Amerika. Afrika.3 10. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari bercerita yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah mancanegara (Asia. Afrika atau Eropa). Melaksanakan pergelaran tari berbasis multimedia 13. Melakukan apresiasi tari bercerita 8.4 10. Melakukan ekspresi diri tari tunggal 9.3 11. Australia.1 11.2 12. Menyusun gagasan dalam bentuk tari berkelompok Melakukan eksplorasi geraktari tari berkelompok Melakukan improvisasi gerak tari tari berkelompok Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi berkelompok nasional dan dari salah satu wilayah Asia.2 9.4 12. Menyusun gagasan dalam bentuk tari bercerita Melakukan eksplorasi geraktari bercerita Melakukan improvisasi gerak tari bercerita Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi bercerita nasional dan dari salah satu wilayah Asia.1 10. Afrika. Amerika. Amerika. Menyusun gagasan dalam bentuk tari berpasangan Melakukan eksplorasi geraktari berpasangan Melakukan improvisasi gerak tari berpasangan Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari berpasangan Nasional dan dari salah satu wilayah Asia. Amerika. Australia.2 11. Australia. Afrika atau Eropa. Menyiapkan pertunjukan tari Melaksanakan pertunjukan Mengevaluasi pertunjukan Memanfaatkan multimedia.2 13. Australia.STANDAR KOMPETENSI 8. Melakukan ekspresi diri tari bercerita 12. Menyusun gagasan dalam bentuk tari tunggal Melakukan eksplorasi geraktari tunggal Melakukan improvisasi gerak tari tunggal Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi tunggal Indonesiadan dari salah satu wilayah mancanegara (Asia.2 10. Melakukan ekspresi diri tari berkelompok 11. Amerika.4 13.1 9.3 12. dan Eropa).4 11. Melakukan ekspresi diri tari berpasangan 10.

1 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 2.3 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 2.4 2.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan titi laras Menyusun nada pada titi laras mutlak Menyusun nada pada titi laras relatif Membaca notasi pada laras salendro. Membaca notasi karawitan sunda Membaca interval notasi karawitan sunda Mengidentifikasi tanda-tanda notasi karawitan sunda.2 1. dan pelog.1 1. Menerapkan cara membaca dan menulis notasi da mi na ti la 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 54 .2 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : SENI. Menguasai titi laras da mi na ti la 1.3 3. degung. 2.3 3. Menerapkan Keselamatan. KERAJINAN DAN PARIWISATA SENI PERTUNJUKKAN SENI KARAWITAN (094) A.

1 5.4 1.3 3.2 1.3 6.4 2. Memainkan kacapi 4.2 4.1 2.4 . 55 1.3 5.5 2. Menyanyikan lagu-lagu panambih Mempraktikkan teknik ornamentasi Menerapkan ornamentasi pada melodi lagu Menyanyikan lagu-lagu mamaos (wanda papantunan. Menyanyikan lagu-lagu jalan pada jenis lagu rerenggongan Mempraktikkan teknik ornamentasi Menyanyikan lagu-lagu bawa sekar (bebas wirahma) Menyanyikan lagu-lagu pada embat opat wiletan. jejemplangan.2 3. Mempraktikkan teknik tiupan dan penjarian Mempraktikkan teknik ornamentasi pada lagu Menerapkan ornamentasi pada lagu Memainkan lagu dari mulai pangkat hingga madakeun (akhir).6 2.1 3.3 4.3 KOMPETENSI DASAR Mempraktikkan teknik dasar tabungan waditra gamelan Mempraktikkan motif tabuhan waditra gamelan Memainkan gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal). Memainkan suling 5.3 2.2 5.B.4 4. Menabuh gamelan pelog salendro dalam gending dan sekar gending 1.1 6. Menyanyikan sekar kapasindenan 6. Menyanyikan sekar tembang 6. Mempraktikkan teknik dasar tabuhan kemprangan Memainkan pola tabuhan kemprangan Memainkan ragam tabuhan salancar Memainkan ragam tabuhan rangkepan Mempraktikkan teknik dasar pola tabuhan gumek Memainkan pola-pola tabuhan gumek Memainkan pola tabuhan gumek dari mulai pangkat sampai madakeun. Mempraktikkan teknik pasieupan Mempraktikkan teknik pirigan panambih Memainkan teknik pirigan lagu kawih Memainkan pola aransemen lagu kawih.6 2.4 3. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 4.2 6. dedegungan dan rarancagan).2 2.4 5.1 1.7 3. Menabuh gamelan degung 2. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu rerenggongan dengan pengolahan dinamika tabuhan Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu gede embat opat wilet dengan pengolahan dinamika tabuhan Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu gede embat lalamba dengan pengolahan dinamika tabuhan.5 1.

Menabuh gamelan kreasi 14.STANDAR KOMPETENSI 7.2 14. Mempraktikkan teknik dasar permainan rebab Membawakan ragam keupeulan.3 10. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan ragam tepak kendang dalam gending dan sekar gending dengan pengolahan dinamika dalam embat sawilet.2 11. Melaksanakan kreativitas 56 .2 KOMPETENSI DASAR Mempraktikkan melodi lagu sesuai dengan notasi Menyanyikan lagu-lagu kawih gaya Mang Koko-an Menyanyikan lagu-lagu kawih gaya lainnya.4 12.1 10. dua wilet dan lalamba.1 9.3 11.1 11. kering. Menabuh gambang 7. Memainkan rebab 10.2 14.1 13.1 14. Melaksanakan penataan pangung dan dekorasi Melaksanakan penataan suara (sound system) Melaksanakan penataan cahaya Menggunakan mike-up dan kostum.3 9.1 8. Melaksanakan tata teknik pentas 11. kesetan dan senggol dalam gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal).1 12. Mempraktikkan teknik tabuhan gambang Mempraktikkan motif-motif tabuhan gambang Memainkan teknik iringan pada lagu.2 12. Menabuh gamelan daerah lain 13.2 10.3 14.2 8. Mempraktikkan teknik dasar tabuhan gamelan Jawa dan Bali Mempraktikkan motif tabuhan gamelan Jawa dan Bali Memainkan gending gamelan Jawa dan Bali Memainkan gending gamelan Jawa dan Bali dengan pengolahan dinamika tabuhan.1 7. 9. Memainkan ragam tepak kendang Memainkan ragam tepak kendang dalam gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal). Menyanyikan sekar kawih wanda anyar 8. Memainkan gending kreasi gaya mang koko-an Memainkan gending kreasi gaya lain.2 7.3 8.4 12.3 11. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan ragam kesetan dan senggol dengan menggunakan reureus (ornamentasi). Menabuh kendang 9.3 13. Membuat gending atau sekar pada pola yang sudah baku Membuat gending atau sekar pada pola yang sudah baku dan mencari pola yang baru Membuat gending dengan pola-pola yang baru.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 2.2 3. Memahami jenis dan fungsi wayang 3.2 5. Menerapkan Keselamatan.3 1.1 4. Menggunakan teknik cepengan Menggunakan teknik tancepan Menggunakan teknik bedholan.1 5.1 1.2 1. 2.3 4.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan wayang pada jaman prasejarah Menjelaskan wayang pada jaman Hindu Menjelaskan wayang pada jaman Islam Menjelaskan wayang pada jaman kerajaan.4 5. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : SENI PEDALANGAN (095) A.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Mendeskripsikan sejarah wayang 1. Menggunakan basa krama Menggunakan dasanama.2 3.1 2.3 5. Menerapkan unggah-ungguh basa pedalangan 5.1 3. Menjelaskan jenis-jenis wayang Menjelaskan fungsi wayang. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 57 .2 5. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Menerapkan tehnik gerak wayang 4.

2 5.1 6.2 1. Menjelaskan unsur-unsur tata pentas pedalangan Menjelaskan perangkat-perangkat tata pentas pedalangan Melaksanakan teknik tata pentas pedalangan.B. Menerapkan tehnik gerak wayang 58 .3 8.4 8. Memahami silsilah tokoh wayang 3.6 4. Menggunakan teknik sanggit Menggunakan sanggit janturan Menggunakan sanggit pocapan Menggunakan sanggit swaka Menggunakan sanggit ginem Menggunakan sanggit lakon.2 2.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan warna wayang Menjelaskan bentuk wayang Menjelaskan wanda wayang Menjelaskan karakter wayang Menjelaskan karakter wayang berdasarkan warna.2 8.1 3.2 3. Menjelaskan teknik cepengan. Menerapkan bahasa tembang 6.7 5.4 1.4 6. Menjelaskan struktur bentuk tembang Menjelaskan arti kata dalam tembang Menjelaskan arti kalimat dalam sulukan Memilih kalimat dalam kakawin.3 1.4 4.5 8.4 6.1 5.1 7.6 8. pocapan. Memahami karakter wayang 1.1 9.3 5.2 8. Memahami basa Jawa Kawi 8.3 6.2 6.2 4.5 4. Memperagakan teknik sanggit janturan. Menjelaskan karya sastra tulis zaman kuno Menjelaskan karya sastra tulis zaman pertengahan Menjelaskan karya sastra tulis zaman baru Menjelaskan karya sastra lisan Menjelaskan bentuk geguritan.1 8. tanceban dan bedholan. Menjelaskan kosa kata dalam bahasa Jawa Kawi Menjelaskan sesanti atau wasita adi. Menerapkan teknik sanggit 9. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. 2.3 4. tanceban dan bedholan Memperagakan teknik cepengan. Menerapkan teknik tata pentas pedalangan 4. wanda dan bentuk. Menjelaskan retorika pedalangan Mendeskripsikan dramaturgi pedalangan Mendeskripsikan kalimat dalam antawecana wayang Menjelaskan dramatika adegan kraton Menjelaskan dramatika konflik Melaksanakan dialog wejangan Melaksanakan ulon wayang. swaka.1 2.1 4. Menerapkan dramaturgi pedalangan 5. ginem dan lakon.1 1. Menjelaskan sumber cerita pedalangan Menjelaskan silsilah tokoh-tokoh wayang Mengidentifikasikan tokoh-tokoh wayang berdasarkan sumber cerita dan silsilah.3 4.3 3.5 7.5 2. Memahami sastra pedalangan 7.7 9.

Menjelaskan peran dan fungsi gendhing dalam pedalangan Menjelaskan struktur bentuk gendhing pedalangan Menggunakan jenis-jenis gendhing dalam pedalangan Menggunakan bentuk sajian gendhing-gendhing iringan pedalangan.2 12. Mendeskripsikan wayang padat Menjelaskan struktur adegan wayang padat lakon Resaseputra Menjelaskan alur cerita wayang padat lakon Resaseputra. Menerapkan macam-macam gendhing iringan pedalangan 12.4 14. gecul.1 10. Menerapkan ragam gerak wayang 10. kewan dan raseksa Mendeskripsikan ragam gerak perang senjata Memperagakan ragam gerak wayang tunggal dan ragam gerak wayang berpasangan Memperagakan kelompok ragam gerak dalam adegan sesuai jenis wayang. Menjelaskan jenis-jenis keprakan Menjelaskan fungsi keprakan Memperagakan teknik keprakan Menjelaskan jenis-jenis dhodhogan Menjelaskan fungsi dhodhogan Memperagakan teknik dhodhogan.6 11.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan ragam gerak wayang tunggal Mendeskripsikan ragam gerak wayang berpasangan Mendeskripsikan ragam gerak wayang gagahan.6 14.5 11.3 12. Membuat konsep garap wayang padat Menampilkan wayang padat lakon Resaseputra.3 14. Menerapkan wayang padat 15.4 10.2 13. patet sanga.4 15.2 15. patet wolu. Membuat konsep garap wayang Jangkep Menampilkan wayang jangkep lakon Resaseputra.4 11.3 13. Menerapkan titilaras 11.5 10. Mengungkapkan notasi secara lisan dan tulisan Menjelaskan greget saut Mendeskripsikan macam-macam sendhon dan kombangan dalam laras slendro. 13.1 13.2 14.1 14.2 11.1 12.3 11.4 13.5 15. Mendeskripsikan wayang jangkep Mengidentifikasi struktur adegan wayang jangkep lakon Resaseputra Menjelaskan alur cerita wayang jangkep lakon Resaseputra. alusan.1 11.3 15.4 13. Menerapkan teknik keprakan dan dhodhogan 14. patet serang Memperagakan sendhon dan pelungan Memperagakan kombangan dalam gendhing krucilan dan ayak Memperagakan sulukan gaya lain.5 13.6 12.2 10.3 10. Menerapkan wayang Jangkep 59 .1 15.STANDAR KOMPETENSI 10.

1 3.1 4.3 1.1 5.3 5.2 5.4 3.2 1. Menerapkan dasar olah suara 3.7 4.1 2.2 3.4 Mengidentifikasi fungsi bagian-bagian tubuh Melaksanakan gerak dasar tari Melaksanakan dasar-dasar pantomim Melaksanakan dasar-dasar pencak silat.2 5. Menjelaskan teknik tata pentas Menggunakan teknik tata pentas. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : SENI TEATER (096) 2. Menerapkan dasar teknik tata pentas 5. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 60 .DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.6 3.1 1.4 2.2 2. Menerapkan dasar olah tubuh KOMPETENSI DASAR 1. : SENI. Mendeskripsikan anatomi produksi suara Melakukan olah pernafasan Melakukan olah suara.3 3. Mendeskripsikan ikhtisar sejarah lakon Menjelaskan bentuk-bentuk teater Menjelaskan konflik dalam drama Menjelaskan bahan pokok penulisan naskah Menjelaskan bentuk-bentuk lakon Menjelaskan penyutradaraan Mendemonstrasikan konstruksi dramaturgi.5 3. Menerapkan Keselamatan. Menerapkan dramaturgi 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.

2 2. Memahami lakon drama panjang 8.3 10. Menerapkan pembacaan lakon drama panjang 10. Menjelaskan karakter tokoh dalam drama pendek Membedakan karakter tokoh dalam drama pendek.2 7. Memahami karakter tokoh dalam drama pendek 4. Menjelaskan teknik pemeranan drama pendek Membuat rancangan tata artistik drama pendek Membuat rancangan bloking dan moving drama pendek Membuat rencana anggaran pentas drama pendek. Memerankan tokoh drama panjang sesuai dengan karakter 12.3 1. Memahami lakon drama pendek 3. Menjelaskan kata dalam dialog tokoh drama panjang Mendeskripsikan kalimat dalam dialog tokoh drama panjang Melakukan teknik membaca lakon drama panjang.1 9.1 11.3 4.2 4. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 4.1 10. Menjelaskan teknik pemeranan drama panjang Memainkan drama panjang. Menjelaskan kata dalam dialog tokoh drama pendek Menjelaskan kalimat yang terdapat dalam dialog tokoh drama pendek Melakukan teknik membaca lakon.3 10.1 1. Menjelaskan bentuk-bentuk panggung Menjelaskan alat dan bahan dekorasi Merancang tata panggung Menjelaskan konsep dan gaya pementasan Menggambar rancangan set dekorasi 61 2.2 7.2 5. Melaksanakan tata panggung dan dekorasi .4 5.B.2 12. Membuat konsep garap pementasan drama panjang 11.2 9.3 7. Membuat konsep garap pementasan drama pendek 5.5 2.4 8. Pembacaan lakon drama pendek 6.2 1.3 12.2 9.3 2.4 11. Menjelaskan teknik pemeranan drama panjang Membuat rancangan tata artistik drama panjang Membuat rancangan bloking dan moving drama panjang Membuat rencana anggaran pentas drama panjang.4 3. Menerapkan teknik pemeranan 1.1 3.1 2.2 10. Menjelaskan teknik pemeranan Memainkan drama pendek.1 7.1 4. Memerankan tokoh dalam drama pendek sesuai dengan karakter 7.1 12.3 6.1 8.1 5.4 1.1 6.4 12.2 12. Menganalisis karakter tokoh dalam drama panjang 9. Mendeskripsikan struktur dramatik lakon Menjelaskan bentuk dan gaya lakon drama pendek Menjelaskan periodisasi lakon drama pendek Menjelaskan lakon drama pendek. Menjelaskan struktur dramatik lakon drama panjang Menjelaskan bentuk dan gaya lakon drama panjang Menjelaskan periodisasi lakon drama panjang Menjelaskan lakon drama panjang.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan dasar-dasar pemeranan Melaksanakan pemeranan Melaksanakan improvisasi tunggal Melaksanakan fragmen Mendongeng. Menjelaskan karakter tokoh dalam drama panjang Membedakan karakter tokoh dalam drama panjang.

3 15. Melaksanakan penanganan tata busana 62 . peralatan dan bahan Menjelaskan karakter wajah Merancang tata rias Melaksanakan penataan rias.STANDAR KOMPETENSI 12.4 KOMPETENSI DASAR Membuat maket.6 13. Melaksanakan penanganan tata suara 13.2 14.1 15. Menjelaskan jenis-jenis tata rias.1 14.3 15.1 13. Merancang konsep tata suara Melaksanakan penataan tata suara.2 15. Menjelaskan jenis lampu panggung dan perlengkapanya Merancang tata cahaya Melaksanakan penataan cahaya. Menjelaskan macam-macam peralatan tata suara.3 14.3 16. Melaksanakan penanganan tata cahaya 15.1 16.4 16.2 13. Menjelaskan macam-macam tata busana pentas.2 16. Melaksanakan penanganan tata rias 16. peralatan dan bahannya Menjelaskan periodesasi tata busana pentas Merancang tata busana pentas Membuat busana pentas. 14.

4 2.1 2.1 1. Menangani konflik konsumen 5. Melaksanakan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari latar belakang yang berbeda Menangani kesalahpahaman antar budaya. Mengidentifikasi informasi tentang industri pariwisata Memutakhirkan pengetahuan industri pariwisata. Membuat jurnal keuangan Melakukan penyesuaian rekening. Menerapkan Keselamatan. AKOMODASI PERHOTELAN (098) A.1 1. Usaha Perjalanan Wisata (097) STANDAR KOMPETENSI 1.1 3.3 1.2 5.2 3. Memproses dokumen kantor Memelihara sistem data. Menyusun laporan keuangan 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4.1 5.2 Menjelaskan informasi tentang daerah setempat (lokal) Memperbaharui informasi tentang daerah setempat (lokal).4 4.2 4.2 3. Memperbaharui informasi tentang daerah setempat (lokal) KOMPETENSI DASAR 1. Memutakhirkan informasi industri pariwisata KOMPETENSI KEJURUAN B. Menjelaskan informasi tentang daerah tujuan wisata Menyajikan informasi dan saran tentang daerah tujuan wisata.1 4. KERAJINAN DAN PARIWISATA : PARIWISATA : 1.2 4.1 2.2 5.2 Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan kepada kolega dan pelanggan Menjaga standar penampilan diri Bekerjasama dalam satu tim.1 5.3 .3 5. Melakukan komunikasi melalui telepon 3. Mengidentifikasi situasi konflik Memberikan solusi/pemecahan situasi konflik Menanggapi keluhan konsumen.2 3.3 3. Menjawab panggilan telepon/faximile yang masuk Melakukan panggilan telepon. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Melaksanakan kerjasama dengan kolega dan pelanggan 2.1 3. Menyediakan informasi dan saran mengenai daerah tujuan wisata 5.2 1. 1. Melaksanakan pekerjaan dalam lingkungan sosial yang berbeda 3. Membuat laporan keuangan 63 2. Melakukan prosedur administrasi 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 4. USAHA PERJALANAN WISATA (097) 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.

17. 16.1 Menghitung biaya produk dan jasa wisata 14.1 Mencari informasi produk dan jasa pariwisata 13. Menyiapkan bantuan kedatangan dan keberangkatan 64 .2 Mengemas produk jasa perjalanan wisata.2 Menghitung tarif penerbangan internasional 9.3 Memproses dokumen perjalanan udara domestik.1 KOMPETENSI DASAR Menerima permintaan reservasi / permintaan tempat jasa penerbangan udara 6.3 Memproses dokumen perjalanan udara internasional.1 Menginterpretasikan informasi yang diperlukan dalam memproses dokumen perjalanan 10. Mengemas produk dan jasa pariwisata 14.1 Menerapkan hukum. Melaksanakan tugas kepramuwisataan 17.3 Memproses permintaan konfirmasi layanan 11.2 Memutakhirkan data reservasi (up-date data) 6. susila dan persyaratan keselamatan pramuwisata 16.2 Menterjemahkan informasi produk wisata 12.3 Memberikan saran tentang pengetahuan produk wisata.1 Menginterpretasikan informasi tarif penerbangan internasional 9.2 Memproses reservasi melalui Computerized Reservation System (CRS) 7.3 Memutakhirkan penawaran harga paket wisata.2 Memutakhirkan informasi umum bagi pramuwisata.STANDAR KOMPETENSI 6. Menerbitkan tiket penerbangan internasional (normal dan promosi) 10.1 Mengumpulkan informasi umum bagi pramuwisata 15.2 Meningkatkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan kepramuwisataan. 10.1 Mengidentifikasi keperluan pemesanan jasa-jasa pemasok 11.2 Memintakan (pemesanan jasa) layanan wisata 11. 9.2 Memberikan penawaran harga paket wisata kepada pelanggan 14. Menginterpretasikan informasi produk wisata 13.1 Menggunakan informasi Sistem Reservasi Komputer (CRS) 7.1 Melaksanakan transfer kedatangan untuk wisatawan rombongan atau perorangan 17.1 Menginterpretasikan informasi tiket penerbangan domestik 8.2 Melaksanakan transfer keberangkatan untuk wisatawan rombongan atau perorangan. Memutakhirkan informasi umum bagi pramuwisata 16. 8. Memproses reservasi jasa penerbangan udara 6. 11. 13. Mengkoordinasikan jasa-jasa pemasok 12.4 Melakukan finalisasi pemesanan.2 Memproses dokumen perjalanan. 15. 14.1 Mengakses informasi produk wisata 12. 7. 12. Menerbitkan tiket penerbangan domestik 9. 7.2 Menghitung tarif penerbangan domestik dan rutenya 8. Mengoperasikan sistem reservasi komputer 8. Menyiapkan penawaran harga paket wisata 15. Memproses dokumen perjalanan selain dokumen perjalanan udara 11.3 Memberikan saran kepada orang lain tentang reservasi secara rinci.3 Melakukan komunikasi CRS.

1 Menjelaskan sistem reservasi 3. 5.3 Merapikan trolley serta perlengkapan. Menyediakan layanan porter KOMPETENSI DASAR 1.1 Menata perlengkapan dan trolley 10. 3.2 Menata peralatan 8.2 Membuat draft sederhana korespondensi 7. Menyediakan layanan ruang rapat/seminar (function room) 10.4 Membuat catatan dan laporan front office. Mengelola perjalanan wisata KOMPETENSI DASAR 18. Menyediakan layanan akomodasi reception 5.1 Mengisi jurnal keuangan 5.3 Mengelola rencana perjalanan wisata 18. Akomodasi Perhotelan (098) STANDAR KOMPETENSI 1. 6.2 Memindahkan keuntungan dari register/terminal.STANDAR KOMPETENSI 18. Memelihara catatan keuangan 6.1 Menjawab panggilan telepon/ faximile yang masuk 1.4 Menata dengan rinci ruang rapat/ seminar. 7.2 Melayani penanganan barang-barang bawaan tamu 2.2 Memberikan penjelasan singkat kepada wisatawan 18.1 Memproses tanda terima pembayaran 6. Membersihkan lokasi/area dan peralatan 9.2 Menyajikan komentar pemanduan kepada wisatawan.4 Memberi saran tentang rincian reservasi. Memproses transaksi keuangan 7.4 Menyimpan peralatan pembersih dan bahan kimia.2 Menerima dan mencatat permintaan reservasi 3.3 Mengelola sistem dokumen. Memproses reservasi 4.1 Melayani penanganan kedatangan dan keberangkatan tamu 2. Mempresentasikan komentar pemanduan wisata C.2 Melakukan panggilan telepon.1 Memproses dokumen kantor 7.2 Memproses pemesanan ruang rapat/ seminar 9.1 Merencanakan kegiatan wisata 18. 10. Melakukan komunikasi melalui telepon 2.3 Mengorganisir keberangkatan tamu 4. 19. 3. 19.3 Memperbaharui reservasi 3. Menyiapkan kamar untuk tamu 65 . 2. Melaksanakan prosedur klerikal 8.3 Membersihkan area yang kering dan basah 8.2 Menyambut dan mendaftarkan tamu 4.2 Membersihkan dan merapikan kamar 10. 4. 9.3 Merespon permintaan atas layanan bell-desk.5 Mengatasi peristiwa yang tidak diharapkan.3 Melayani permintaan konsumen 9.4 Memberikan informasi dan bantuan umum 18.1 Mengidentifikasi peralatan sesuai dengan area/lokasi 8.2 Menyesuaikan rekening.1 Menguraikan tata cara mendaftarkan tamu 4.1 Menyiapkan informasi pemanduan untuk disampaikan kepada pelanggan / wisatawan 19.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ruang rapat/seminar 9. 8.

Melayani penanganan linen dan pakaian tamu 11. pakaian tamu Mengemas dan menyimpan cucian tamu. Melayani jasa valet 12.4 13.2 13.1 12.3 66 . Memproses pencucian linen Menata penyimpanan linen Memproses pencucian. 13. Menyediakan layanan housekeeping untuk tamu 12.1 13.STANDAR KOMPETENSI 11.2 12.1 11.3 12.2 KOMPETENSI DASAR Menangani permintaan atas layanan housekeeping Memberi saran tamu mengenai perlengkapan housekeeping. Menampilkan standar valet profesional Tanggung jawab atas harta/barang-barang tamu Mengatur layanan untuk tamu.

2 3. kolega dan pelanggan Melakukan komunikasi dan kerjasama dalam tim atau kelompok Melakukan komunikasi dalam lingkungan yang berbeda Memberikan pelayanan untuk tamu Menjaga standar penampilan personal.6 3.3 2.4 1.3 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. PATISERI (100) A.5 2. Melakukan persiapan pengolahan 67 .4 2.2 1. kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi 1. JASA BOGA (099) 2.5 2. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menunjukkan alur kerja persiapan pengolahan Mengorganisir persiapan pengolahan Melakukan persiapan dasar pengolahan makanan Menggunakan metode dasar memasak Membuat potongan sayuran Membuat garnish dan lipatan daun.1 2. Menjelaskan prinsip-prinsip berkomunikasi Memilih cara berkomunikasi dengan teman kerja.KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA BOGA : 1.5 3.2 2.3 3. Menerapkan keselamatan. kesehatan kerja (K3).1 1. 3. Melakukan komunikasi dalam pelayanan jasa 2. dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur pembersihan area kerja Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.6 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan.1 3.4 3.

5 1.5 6.4 6.3 4. Menjelaskan prinsip pengolahan makanan Indonesia Mengolah salad (gado-gado.3 1.6 1. rujak) Mengolah sup dan soto Mengolah hidangan nasi dan mie Mengolah hidangan sate atau jenis makanan yang dipanggang Mengolah hidangan Indonesia dari unggas.4 2. Menjelaskan jenis – jenis kesempatan khusus Merencanakan menu kesempatan khusus Mengoperasikan peralatan pengolahan makanan Melakukan pengolahan makanan sesuai menu Menyajikan makanan menu khusus. Mengolah makanan Indonesia 3. Mengolah makanan kontinental 1.5 5.2 3. Menjelaskan aturan makan atau diet Mengidentifikasi kebutuhan gizi Membuat rencana menu sesuai kebutuhan gizi Menghitung kandungan gizi bahan makanan Mengevaluasi menu dan makanan yang diolah.2 6.B. melakukan pengolahan makanan untuk kesempatan khusus. Menjelaskan ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman Menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran Menyediakan room service Membuat minuman non alkohol.5 2.2 1. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 2. urap. daging dan seafood Menggunakan peralatan pengolahan makanan.6 2. soup dan sauce Mengolah cold dan hot appetizer atau salad Mengolah sandwich dan hidangan dari sayuran Mengolah hidangan berbahan terigu Mengolah hidangan dari telur.7 2.3 3.1 5.4 4. daging dan seafood Mengoperasikan alat pengolahan makanan.4 5.7 3. Jasa Boga (099) STANDAR KOMPETENSI 1. 6.3 2. Menjelaskan sistem usaha jasa boga Merencanakan usaha jasa boga berdasarkan menu Menghitung kalkulasi harga Menyiapkan makanan untuk buffee Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan prinsip pengolahan makanan kontinental Mengolah stock. 2.3 5. unggas.2 2.1 3.5 6.4 3. Melakukan pengelolaan usaha jasa boga 68 .3 6.1 4. Melakukan perencanaan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan 5.4 1. Melayani makan dan minum 4.1 6.5 4.2 4.1 1.2 5.

Melakukan pelayanan makanan dan minuman 6.5 5.3 3.7 5. Mendeskripsikan coklat dan permen coklat Membuat produk dari coklat dan permen coklat Melapisi kue pastry dan permen dengan coklat Menggunakan peralatan untuk mengolah coklat dan permen coklat Menata dan menyajikan produk kue pastry berlapis coklat.1 Mendeskripsikan pengertian kue Indonesia Membuat kue Indonesia dari serealia dan macam-macam tepung Membuat kue Indonesia dari umbi. Melakukan Pengelolaan usaha produk .2 2.5 4.3 4.5 1.3 5.6 1.7 6. royal icing dan coklat Membuat cake.4 1.6 5.5 2.umbian dan kacangkacangan Membuat kue Indonesia dari agar. Menyiapkan coklat dan permen coklat 4.3 1.4 5.6 4.4 4. dan torten Membuat produk kue patiseri dari adonan cair Membuat produk kue patiseri dari adonan padat Menggunakan peralatan untuk pengolahan kue continental Menata dan menyajikan aneka kue.2 3.1 1.2 4. Membuat hidangan penutup 7.7 2.1 5. Menguraikan pengertian diet khusus Membuat produk kue dan saus rendah lemak Membuat produk kue dan saus rendah kalori Membuat produk kue dan saus rendah gula Membuat produk kue dan saus rendah protein Menggunakan peralatan untuk mengolah diet khusus Menata dan menyajikan produk kue dan saus untuk diet khusus. Menguraikan pengertian kue kontinental Membuat bahan pengisi dan bahan penutup kue dari butter cream.4 2. Mengolah kue Indonesia 2.3 6.3 2. gateaux. Mendeskripsikan pengelolaan usaha produk patiseri 69 1. Membuat produk roti dan kue untuk diet khusus 5.7 3.4 3. Mendeskripsikan pelayanan makanan dan minuman Membuat aneka lipatan serbet Membuat aneka bentuk rangkaian bunga Memberikan layanan makan dan minum Melakukan pelayanan room service sesuai prosedur Menyajikan minuman non alkohol Menggunakan peralatan untuk pelayanan makanan dan minuman.1 3.2 6.4 7. Mengolah kue pastry kontinental 3. Mendeskripsikan defenisi hidangan penutup Membuat hidangan penutup panas dan dingin Menggunakan peralatan untuk membuat hidangan penutup Menata dan menyajikan aneka hidangan penutup panas dan dingin. pastry kontinental.2 1. Patiseri (100) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.5 4.6 2.2.2 5.1 6.agar Membuat kue Indonesia dari adonan beragi Menggunakan peralatan untuk mengolah kue Indonesia Menata dan menyajikan kue Indonesia.1 4.1 2.

7 KOMPETENSI DASAR Merencanakan pengelolan usaha patiseri Melakukan penyimpanan barang persedian Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan di coffe shop Mengelola usaha kue dan roti (coffee shop) Menggunakan peralatan untuk pengelolaan usaha produk patiseri Mengemas bahan makanan yang telah disiapkan.STANDAR KOMPETENSI patiseri 7. 70 .5 7.4 7.2 7.3 7.6 7.

jaringan otot dan saluran sketsal. kesehatan kerja (K3). Memahami SPA 71 . KECANTIKAN RAMBUT (102) A.2 1. Mendeskripsikan produk kosmetik kecantikan kulit Membedakan fungsi berbagai produk kecantikan kulit. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.1 3. Menerapkan keselamatan. Menjelaskan struktur dan fungsi kulit Mengklasifikasikan kelainan-kelainan kulit Menjelaskan anatomi dan fisiologi saluran peredaran darah.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan.1 1.2 2.3 2.2 3.3 5. Memahami anatomi dan fisiologi 4. dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 1.3 4.1 2.1 5.2 5. KECANTIKAN KULIT (101) 2.4 3.4 2. Menjelaskan prinsip berkomunikasi di tempat kerja Memilih cara berkomunikasi dengan kolega dan pelanggan Menjaga standar penampilan personal Melakukan kerja sama dalam tim. KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA KECANTIKAN : 1.1 4. Menjelaskan prinsip-prinsip SPA Mengklasifikasi esensial oil Menggunakan peralatan SPA Menggolongkan jenis-jenis SPA. Memahami kosmetika kecantikan 5. Memahami komunikasi dalam pelayanan jasa 2.2 5. 3.

2 7.1 3. Melakukan perawatan kulit wajah berjerawat/berkomedo dengan teknologi 11. Melakukan perawatan kulit wajah bermasalah secara manual 7.kuku dan mewarnai kuku. 2. Mengidentifikasi kelainan-kelainan kulit wajah Melaksanakan perawatan kulit wajah bermasalah secara manual.2 Menjelaskan tat arias wajah korektif Menjelaskan tentang warna. Melakukan rias wajah panggung 8. Melakukan perawatan kulit kepala secara kering (dry scalp treatment) 2.2 12. Mengidentifikasi kelainan-kelainan kulit wajah rias wajah cikatri Melaksanakan rias wajah cikatri.2 Mengidentifikasi bagian badan yang akan diangkat bulunya Melaksanakan pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki (depilasi) dengan teknik waxing/trading.1 2.1 7.3 72 . kuku dan mewranai kuku.1 5. Kecantikan Kulit (101) STANDAR KOMPETENSI 1. 1 Menjelaskan teknik merias wajah geriatri 8.1 4. 10. Melakukan rias wajah sehari. Melakukan perawatan tangan dan mewarnai kuku 4. Memahami teknik merawat tangan dan mewarnai kuku Melaksanakan perawatan tangan. Menjelaskan cara perawatan kulit kepala dan rambut secara kering Melaksanakan perawatan kulit kepala dan rambut secara kering.3 12.B. Melakukan perawatan kulit wajah tidak bermasalah 1.1 10. 2 Melaksanakan rias wajah panggung.2 8. Melakukan perawatan kaki dan mewarnai kuku 5.2 3. Menjelaskan teknik merawat kaki dan mewarnai kuku Melaksanakan perawatan kaki.2 11.2 5. Melakukan perawatan kulit wajah berpigmentasi dengan teknologi 12.hari 3.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik perawatan kulit wajah Melakukan perawatan kulit wajah tidak bermasalah.1 1. 10. 9. Mengidentifikasi kelainan kulit berjerawat Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah berminyak Melakukan perawatan kulit berjerawat.1 12.1 6.2 4. Melakukan rias wajah geriatri 9. 1 Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah panggung 9. Melakukan pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki (depilasi) 11. 2 Melaksanakan rias wajah geriatri. Mengidentifikasi kelainan kulit berpigmen Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah berpigen Melaksanakan perawatan kulit wajah berpigmentasi dengan teknologi. KOMPETENSI KEJURUAN 1. 6. Melakukan rias wajah cikatri 6.1 11.

3 14. Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah foto/tv/film Menjelaskan teknik rias wajah foto/tv/film Melaksanakan rias wajah foto. Melakukan cuci rambut 1.1 13. Mengindentifikasi kelainan kulit yang menua Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah dehidrasi Melaksanakan perawatan kulit menua (aging skin) dengan teknologi.2 17. Mengidentifikasi tipe bentuk badan Menjelaskan teknik pengoperasian peralatan perawatan badan Mengoperasikan peralatan perawatan badan Melaksanakan perawatan badan secara tradisional Melaksanakan perawatan badan secara modern.4 17.3 KOMPETENSI DASAR Mengindentifikasi kelainan kulit dehidrasi Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah dehidrasi Melaksanakan perawatan kulit dehidrasi dengan teknollogi.2 4. Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah karakter Menjelaskan teknik rias wajah karakter Melaksanakan rias wajah karakter.STANDAR KOMPETENSI 13.1 3.4 1.5 2.5 2. Melakukan perawatan kulit kepala dan rambut 3. Membedakan jenis perawatan rambut Menjelaskan dasar-dasar perawatan kulit kepala dan rambut Menjelaskan teknik merawat kulit kepala dan rambut Merawat kulit kepala dan rambut.3 16. 16.1 17. Kecantikan Rambut (102) STANDAR KOMPETENSI 1.1 1.3 2.2 13.2 2. Merias wajah karakter 17.1 2. Mengidentifikasi alat-alat untuk mengeringkan rambut Menjelaskan teknik-teknik mengeringkan rambut sesuai dengan alat yang digunakan Melakukan pengeringan rambut.1 4. Melakukan perawatan kulit wajah dehidrasi dengan teknologi 13.3 15. Merias wajah foto/tv/film 15.3 4.2 16.1 16.1 14.1 15.2 14.3 17. Merawat kulit wajah menua dengan teknologi 14.2 15. Merawat badan secara tradisional dan modern KOMPETENSI DASAR Membedakan jenis-jenis rambut Menentukan jenis sampo Menjelaskan cara-cara pencucian rambut Menjelaskan teknik mencuci rambut Melaksanakan pencucian rambut.3 1.2 1. Melakukan pengeringan rambut dengan alat pengering 4.2 3. Melakukan pangkas rambut .4 3. Mengidentifikasi alat-alat pemangkasan rambut Menjelaskan teknik-teknik pemangkasan rambut Melakukan pemangkasan rambut sesuai dengan karakter.3 17. 73 2.

Melakukan pewarnaan rambut 13. Melakukan pangkas rambut dengan teknik barber 12.2 Mengidentifikasi alat-alat pengeritingan rambut 6. 14.1 Menjelaskan jenis dan desain sanggul . 13.3 Melakukan penataan sanggul (up style) sesuai dengan karakter. Melakukan penataan sanggul (up style) 10. Melakukan penataan sanggul daerah 11. 10. 6.1 Menjelaskan teknik pemangkasan model rambut pria 11. 11. Melakukan penataan rambut 5.2 Mengidentifikasi pralatan penataan sanggul (up style) 9. Melakukan rebounding rambut 74 .STANDAR KOMPETENSI 5.3 Melakukan pewarnaan rambut sesuai karakter.4 Merawat hair piece.2 Mengidentifikasi alat untuk membentuk hair piece 7. 7. Menjelaskan teknik smoothing pada peluruskan rambut 13.3 Melakukan penataan sanggul daerah. 12.2.1 Menjelaskan teknik –teknik pengeritingan rambut 6.1 Menjelaskan teknik-teknik dan desain pewarnaan rambut 12.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik penataan rambut sesuai dengan alat yang digunakan 5.sanggul daerah 10. Melakukan pengeritingan rambut 7.3 Melaksanakan pemangkasan rambut pria sesuai karakter 11.1 14. Melakukan pelurusan rambut (smooting).4 Membentuk (shaving) kumis dan jenggot. 6.2 Melakukan pratata sesuai dengan disain penataan yang akan dibuat.2 Melakukan tes kepekaan kulit 12. Melakukan smoothing rambut 14.2 Mengidentifikasi peralatan penataan rambut (styling) 8.3 Melakukan pengeritingan rambut sesuai dengan karakter.3 Melakukan penataan rambut (styling) sesuai karakter.2 Mengidentifikasi peralatan pemangkasan rambut dengan teknik barber 11.2 Mengidentifikasikan peralatan untuk penataan sanggul daerah 10. Membuat hair piece 8.3 Membentuk hair piece sesuai desain 7. 8.1.2 Menjelaskan teknik rebounding pada pelurusan rambut Melakukan pelurusan rambut (rebounding). Melakukan penataan rambut (styling) 9.1 Memahami bentuk-bentuk desain hair piece 7. 9.1 Menjelaskan desain penataan rambut (styling) 8.1 Menjelaskan desain penataan sanggul 9.

2 1.4 3.4 2.1 2.1 3.2 3.3 2.3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Melaksanakan pemeliharaan kecil 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 1. Mengidentifikasi jenis-jenis alat jahit Mengoperasikan mesin dan menguji kinerjanya Memperbaiki kerusakan kecil pada mesin Memelihara mesin.2 2.3 1. Melakukan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan untuk pelanggan internal dan eksternal Bekerja dalam satu tim.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Melaksanakan layanan secara prima kepada pelanggan (customer care) 75 . Menerapkan Keselamatan. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1. KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA BUSANA : BUSANA BUTIK (103) A. 2.

2 9. Memilih bahan baku busana 8. Mengelompokkan macam-macam busana wanita Memotong bahan Menjahit busana wanita Menyelesaikan busana wanitadengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan. Membuat busana pria 5.5 6.3 8.4 9.5 KOMPETENSI DASAR Memahami bentuk bagian-bagian busana Mendiskripsikan bentuk proporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia Menerapkan teknik pembuatan desain busana Penyelesaian pembuatan gambar.1 4. Mengawasi mutu busana 76 .1 7.B.3 3.1 1.3 5.1 3. Mengidentifikasi jenis bahan utama dan bahan pelapis Mengindentifikasi pemeliharaan bahan tekstil Menentukan bahan pelengkap.3 9.1 5.5 3.2 3.4 6.4 5.1 9.5 5.2 4.2 9. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 1.2 5.2 6. Memeriksa kualitas bahan utama Memeriksa kualitas bahan pelengkap Memeriksa mutu pola Memeriksa mutu potong Memeriksa hasil jahitan.1 6. Membuat busana bayi 7.5 4.1 8. Mengelompokkan macam-macam busana anak Memotong bahan Menjahit busana anak Menyelesaian busana bayi dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.2 1.3 4. Menguraikan macam-macam teknik pembuatan pola (teknik konstruksi dan teknik drapping) Membuat pola. Membuat busana wanita 4.6 6. Mengklasifikasikan macam-macam busana bayi Memotong bahan Menjahit busana bayi Menyelesaikan busana bayi dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.4 4. 2.4 2.4 3.3 6. Membuat busana anak 6. Membuat Hiasan pada busana (Embroidery) 9.6 4. Membuat pola (Pattern Making) 3.1 2.2 3. Menggambar busana (fashion drawing) 1. Mengelompokkan macam-macam busana pria Memotong bahan Menjahit busana pria Penyelesaian busana pria dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.6 7.2 7.6 5. Mengindentifikasi hiasan busana Membuat hiasan pada kain atau busana.

2 5. Mengidentifikasi tanaman dan pertumbuhannya 1. misalnya kawin silang dan hibridisasi) Melakukan pembiakan tanaman secara generatif Memelihara benih hasil pembiakan secara generatif.2 1.7 3.3 77 .3 1. AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (105) 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN : 1. Mengidentifikasi alat dan mesin sesuai fungsinya Menjelaskan manual prosedur dari alat dan mesin Menyiapkan alat dan mesin Merawat alat dan mesin. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.1 5. AGRIBISNIS PEMBIBITAN DAN KULTUR JARINGAN (106) A.1 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.5 1.4 1. misalnya budaya. 2.2 4.3 5. Menerapkan Keselamatan. Membiakkan tanaman secara vegetatif 5.2 3. Menjelaskan prinsip pembiakan tanaman secara generatif (teknik perbanyak generatif. Mengoperasikan alat dan mesin produksi tanaman 4.2 1.6 1.3 1.1 1.3 3. Mengjelaskan sistem produksi tanaman Menjelaskan tanah sebagai tempat tumbuh tanaman Menjelaskan air sebagai unsur esensial bagi tanaman Menjelaskan cuaca sebagai faktor penting bagi tanaman Menjelaskan biotik-biotik dan abiotik dengan biotik sebagai faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman Menjelaskan hubungan antara tanaman dan pertumbuhannya Menjelaskan sumberdaya spesifik lokasi.4 4.1 3. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (104) 2.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Membiakkan tanaman secara generatif 3.1 1. Menjelaskan prinsip pembiakkan tanaman secara vegetatif Melakukan pembiakkan tanaman secara vegetatif Memelihara bibit hasil pembiakan secara vegetatif.4 1.

5 3.4 2. Menyiapkan media pembibitan Menyapih bibit Memelihara bibit Memindahkan bibit (sapih).2 Menghitung kebutuhan larutan herbisida 7.B. 2.2 4.5 1. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (104) STANDAR KOMPETENSI 1. Mengairi 5.2 Menghitung kebutuhan pupuk 5.1 1. KOMPETENSI KEJURUAN 1.6 2. Menyiapkan media tanam Menanam dengan benih Menanam dengan bibit Menyulam.2 3.4 4.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi karakteristik lahan (topografinya) Mengidentifikasi pengaturan jarak dan jumlah populasi dengan konsep topografi Mengidentifikasi pembuatan bedengan media khusus untuk tanaman tertentu Membersihkan gulma dan sisa tanaman Mengolah tanah Memasang mulsa plastik.1 2. Menyiapkan bibit 4.3 4. Menyiapkan benih 3.3 3. 7.2 1.3 2.2 2.2 Mengidentifikasi teknik irigasi 6. Mengendalikan hama 78 .4 1.1 Menentukan kebutuhan air pada tanaman 6. dan kimiawi 8.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida 8. 7. Menyiapkan lahan 1. 8. Memupuk 6.1 3.1 Mengidentifikasi jenis dan ciri-ciri hama beserta agen pengendali hayatinya 8.1 Mengidentifikasi jenis-jenis dan karakteristik gulma 7. mekanis.3 Mengendalikan gulma secara mekanis dan kimiawi.3 Memberikan air irigasi sesuai dengan kebutuhan tanaman. Mengendalikan gulma 8.1 4. Mengidentifikasi karakteristik benih dom Menguji daya kecambah benih Memberi perlakuan benih terhadap H/P Mengidentifikasi perlakuan benih untuk mencegah dormancy Menyemai benih.4 Mengidentifikasi konsep PHT (Pengendalian Hama terpadu). Menanam 5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan organik 5.3 Mengendalikan hama secara kultur teknis.3 1.3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan (teknik/waktu pemberian pupuk) 6.

17.5 Mengidentifikasi kandungan hara pupuk. Mengoperasikan traktor.5 Mengidentifikasi teknik aplikasi.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ZPT dan karakteristiknya 13.4 Membuat pupuk organik (microbia) 18.2 Menerapkan pemangkasan pada pemeliharaan tanaman 11.1 Mengendalikan mikrobia bermanfaat sebagai stabir pupuk organik dan penyedia hara 18. 18. Memberikan ZPT 14. alat olah tanah. Membumbun 11.4 Merawat sprayer.2 Mengidentifikasi bahan dasar pembuatan pupuk organik 18.2 Mengoperasikan pompa irigasi 17. Mengoperasikan pompa irigasi 18.1 Mengidentifikasi jenis sprayer. 12. gejala dan tanda penyakit 9. Membuat pupuk organik 79 .2 Menghitung konsentrasi larutan ZPT 13.2 Menerapkan pembumbunan pada pemeliharaan tanaman. 16.1 Mengidentifikasi jenis-jenis.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida 9.3 Mengidentifikasi jenis dan sifat bahan pembuatan pupuk organik 18. 16.3 Merawat traktor. biologis.1 Mengidentifikasi pompa dan fungsinya 17.3 Menangani hasil panen 14. 14.1 Menjelaskan ciri-ciri tanaman siap panen 14. mekanis. Mengendalikan penyakit KOMPETENSI DASAR 9. dan kimiawi. 10.STANDAR KOMPETENSI 9.4 Mengidentifikasi potensi produksi.2 Melakukan pemanenan 14.3 Mengidentifikasi karakteristik umur awal pemangkasan. Mengoperasikan sprayer 17.2 Mengoperasikan traktor 15.1 Menjelaskan tujuan dan teknik pembumbunan 10. Melaksanakan panen 15. bagian-bagian sprayer dan fungsinya. alat bantu tebar benih dan pengendalian gulma panen 16.3 Merawat pompa irigasi.1 Menjelaskan berbagai bentuk dan teknik pemangkasan tanaman 11.3 Membuat larutan ZPT 13.3 Mengidentifikasi prosentase naungan yang dibutuhkan.4 Menyemprotkan larutan ZPT 13. 11.2 Mengkalibrasi sprayer 16.2 Memberikan naungan pada tanaman 12. 15. 10. Memberi naungan 13.1 Mengidentifikasi berbagai jenis dan bentuk naungan 12. Memangkas tanaman 12.3 Mengoperasikan sprayer 16.3 Mengendalikan penyakit secara kultur teknis.1 Mengidentifikasi traktor dan fungsinya 15. 13.

3 3.3 19. Mendeskripsikan sumber pangan alternatif 2.3 3.5 19.1 3. Mengidentifikasi potensi sumber daya lokal yang berpotensi sebagai sumber pangan baru Mengidentifikasi pengelolaan sumber daya genetik. Menentukan komoditas tanaman perkebunan yang akan diusahakan 1.5 4.4 6. Membibitkan tanaman perkebunan 4.1 4.1 20.3 5.1 21. Menanam tanaman perkebunan 5.7 20.2 6. Memelihara kesuburan tanah pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 80 .2 5. 20.6 19.1 2. Menyiapkan lahan produksi tanaman perkebunan 3.3 6. Mengidentifikasi kesuburan tanah Mendiagnosis masalah kesuburan tanah Mengidentifikasi metode perbaikan kesuburan tanah Memberikan perlakuan kesuburan tanah. Mengidentifikasi mutu hasil panen Mengelola hasil pertanian Merancang pemasaran.3 1.1 1. Mendeskripsikan sistem pola tanam 22. Melakukan seleksi bibit Mendistribusikan bibit Melakukan teknis penanaman.1 22. 2.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi kesesuaian persyaratan teknis Mengidentifikasi kelayakan ekonomis Mengidentifikasi kelayakan sosial/ hukum Memilih tanaman yang akan diusahakan.STANDAR KOMPETENSI 19.1 5.1 19.2 1. Mengidentifikasi sistem pola tanaman monokultur Mengidentifikasi sistem pola tanaman polykultur.2 2.4 3.4 19. Menyiapkan lahan penanaman Mengidentifikasi pola hubungan tanaman Mengolah tanah dan lubang tanam.3 21. Mengidentifikasi gulma Menghitung kerusakan akibat gangguan gulma Mengidentifikasi metode pengendalian gulma Melakukan pengendalian gulma. Mengendalikan gulma pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 6. Agribisnis Tanaman Perkebunan (105) STANDAR KOMPETENSI 1.2 22.2 4. Membudidayakan tanaman secara hidroponik 19. Menangani pasca panen 21.2 3.2 KOMPETENSI DASAR Menyiapkan lath house (green house) Menyiapkan media tanam Menyiapkan bibit Menyiapkan nutrisi Menanam dan menyulam Memelihara tanamn hidroponik Memanen dan menangani hasil panen.2 19.2 20. Menyiapkan lokasi/pembibitan tanaman Menyiapkan sarana dan prasarana Melakukan pembibitan tanaman Memelihara bibit tanaman Melakukan pemanenan bibit.3 5.4 2.1 6.

3 11.1 1. Mengendalikan Penyakit pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 9.5 14.1 12. Mengatur/ memberikan perlakuan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 11.4 2.1 7. Menilai tanaman siap panen Menyiapkan sarana dan prasarana panen Memanen sesuai kriteria Mencatat hasil panen.4 13.3 7. Menyusun jadwal kegiatan Menghitung kebutuhan sarana prasarana dan tenaga kerja Membagi dan mengawasi pekerjaan Menghitung upah pekerja Menyusun laporan hasil pelaksanaan kerja.2 8. Mengelola Pekerjaan Kebun 14.2 12.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peranan perbenihan tanaman Menjelaskan jenis-jenis dan karakteristik benih tanaman Menjelaskan sifat benih Menjelaskan perlakuan benih. Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan (106) STANDAR KOMPETENSI 1.3 11. Menjelaskan tahapan dan proses pembibitan tanaman 2.1 13.2 7. Menyiapkan peralatan pengangkutan/ pemuatan hasil panen Melakukan pengangkutan/pemuatan hasil panen Mencatat kegiatan pemuatan/pengangkutan hasil panen. Mengidentifikasi penyebab penyakit Mendiagnosa gangguan penyebab penyakit Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit Mengidentifikasi metode pengendalian penyakit Melakukan pengendalian penyakit.1 10. Menyusun Proposal Usaha 3.3 1.STANDAR KOMPETENSI 7.5 9.2 9. Menyusun rencana teknis Menyusun rencana ekonomis 8.2 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi hama Mendiagnosa gangguan hama Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit Mengidentifikasi metode pengendalian hama Melakukan pengendalian hama. Mengangkut Hasil Panen 13. Memanen Hasil Tanaman Perkebunan 12.2 13.3 10.3 13.3 13.1 11.1 9. Mendeskripsikan pembibitan tanaman 81 .4 8. Mengidentifikasi kriteria tanaman menghasilkan Mengidentifikasi peta tanaman menghasilkan Melakukan taksasi produksi.3 8.5 8.4 12.4 7. Mendeskripsikan potensi dan peran perbenihan dalam pertanian 1. Melakukan Sensus Tanaman Produksi 10.1 14. Mengendalikan Hama pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 7. Mengidentifikasi bagian tanaman yang akan diberi perlakukan Menyiapkan bahan dan peralatan pengaturan/perlakuan tanaman Menerapkan metode pengaturan/perlakuan pada TBM dan TM.2 10.2 11.1 8.2 1.

STANDAR KOMPETENSI dan produksi benih 2.2 2.3 2.4 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 4.1 4.2 4.3 5.1 5.2 5.3 5.4 5.5 6.1 6.2 6.3 6.4 6.5 7.1 7.2 7.3 7.4 7.5 8.1 8.2 8.3 8.4 9.1 9.2 9.3 10.1 10.2 10.3 10.4 10.5 10.6 10.7 11.1 11.2 11.3

KOMPETENSI DASAR Menjelaskan prinsip pembibitan tanaman Menjelaskan kriteria lahan dan media pembibitan Menjelaskan ciri dan kriteria bibit yang unggul. Menyiapkan tempat pesemaian Mengecek jaringan irigasi/sumber air Mengecek pengatur intensitas cahaya matahari/shading Mengidentifikasi komposisi media Mendistribusikan media ke lokasi pemeliharaan/ penanaman Menjelaskan transportasi benih. Melakukan pemeriksaan pohon induk Melakukan identifidasi pohon induk Melakukan pemeliharaan rutin. Memisahkan biji dari buah/melakukan ekstraksi buah Melakukan sortasi benih Memberi perlakuan benih Melakukan penyemaian Mengidentifikasi karakteristik benih. Menyiapkan bahan stek Memberi perlakuan khusus pada bahan stek yang siap semai Melakukan penyemaian bahan stek Mengidentifikasi macam – macam sungkup Melakukan penyapihan bibit hasil stek. Menyiapkan entris sebagai bahan sambung pucuk Melakukan sambung pucuk Menyiapkan sungkup komunal Memelihara bibit hasil sambungan. Mengidentifikasi karakteristik balang bawah. Menyiapkan cabang pada pohon induk Menyusukan seedling pada pohon induk Menyapih bibit hasil susuan Memelihara bibit hasil susuan. Menyiapkan entris sebagai bahan mata okulasi Melakukan okulasi Memelihara bibit hasil okulasi. Melakukan sterilisasi (ruang,alat,bahan tanam,dan media) Menyiapkan bahan tanam Menyiapkan media kultur Melakukan inokulasi Menumbuhkan plantlet Melakukan aklimatisasi Mengidentifikasi zat pengatur tumbuh tanaman. Menghitung kebutuhan pupuk Menjelaskan teknik pemupukan pada bibit tanaman Mengidentifikasi pupuk organik

3.

Menyiapkan lahan dan media

4.

Merawat tanaman sebagai pohon Induk

5.

Membiakkan tanaman dengan biji (seedling)

6.

Membiakkan tanaman dengan stek

7.

Membiakkan tanaman dengan cara sambung pucuk

8.

Membiakkan tanaman dengan cara susuan

9.

Membiakkan tanaman dengan cara okulasi

10. Membiakkan tanaman dengan teknik kultur jaringan

11. Melakukan pemupukan pada bibit tanaman

82

STANDAR KOMPETENSI 11.4 11.5 12.1 12.2 12.3 12.4 13.1 13.2 13.3 13.4 13.5 14.1 14.2 14.3 14.4 14.5 15. Mendistribusikan bibit tanaman 15.1 15.2 16.1 16.2 16.3 16.4 17.1 17.2 17.3

KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi waktu yang tepat untuk pemberian pupuk Memupuk bibit tanaman. Menyiapkan alat dan bahan transplanting tanaman Mengidentifikasi teknik transplanting Melakukan seleksi bibit yang siap transplanting Mendisplay bibit di blok pemeliharaan. Menjelaskan maksud dan tujuan pemangkasan Menyebutkan macam-macam pemangkasan Menyiapkan alat pemangkasan (pruning) Melaksanakan pemangkasan Mengidentifikasi jenis-jenis pemangkasan. Menjelaskan pengertian organisme pengganggu tanaman (OPT) Mengidentifikasi jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara kimiawi Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara teknis Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara biologi. Melakukan loading (menata ) bibit tanaman pada alat transportasi Mengangkut bibit tanaman. Mengidentifikasi harga jual Merencanakan sasaran dan target penjualan Mengidentifikasi strategi promosi Mengidentifikasi sistem penjualan. Melalukan pembukuan hasil penjualan Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan.

12. Melakukan transplanting bibit

13. Melakukan pemangkasan (pruning) pada bibit tanaman

14. Mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT)

16. Memasarkan bibit

17. Menganalisis usaha pembibitan tanaman

83

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI TERNAK : 1. AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA (107) 2. AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS (108) 3. AGRIBISNIS ANEKA TERNAK (109) 4. PERAWATAN KESEHATAN TERNAK (110)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menjelaskan potensi sektor peternakan 1. 1 1. 2 1. 3 1. 4 2. 1 2. 2 2. 3 2. 4 2. 5 2. 6 3. Menjelaskan sistem organ tubuh ternak 3. 1 3. 2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan potensi ternak di Indonesia Menjelaskan kontribusi ternak sebagai sumber pangan hewani Menjelaskan potensi ternak secara ekonomi Menjelaskan prospek bisnis ternak. Mengidentifikasi ternak berdasarkan ciri-ciri eksterior Mengidentifikasi pola tingkah laku ternak Menjelaskan prinsip dasar pemberian pakan ternak Menentukan umur ternak Menjelaskan penyebab penyakit ternak, cara mencegah dan mengobatinya Menjelaskan prinsip dasar pemeliharaan ternak.

2. Menjelaskan dasar-dasar budidaya ternak

4. Memahami kandang ternak

5. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

Mengidentifikasi sistem pencernaan ternak Mengidentifikasi sistem reproduksi dan urinaria ternak 3. 3 Mengidentifikasi bagian tubuh ternak. 4.1 Menjelaskan fungsi dan syarat lokasi kandang 4.2 Mengidentifikasi model-model kandang sesuai dengan jenis ternak 4.3 Mengidentifikasi bagian-bagian kandang 4.4 Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan pemeliharaan ternak. 5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 5.2 Melaksanakan prosedur K3 5.3 Menerapkan konsep lingkungan hidup 5.4 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

84

85 .

4. Melaksanakan penanganan ternak 7.2. 8.4.2.2.2.4.1.1. Melaksanakan pemerahan 8.4. Mengidentifikasi pakan hijauan dan konsentrat 5.2. Menjelaskan prosedur pemerahan 7. Menciptakan suasana bersih dan higienis dalam kandang 8.2. Mempersiapkan bahan pakan ternak 4. Menyimpan ransum. Mendiagnosis penyakit ternak 9. Menentukan bakalan ternak potong dan perah. Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi ternak dan nutrisi bahan baku pakan (ruminansia besar dan kecil) 4.3.2.3.2.4. Menghitung kebutuhan sarana produksi penanaman hijauan pakan 2. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Mengidentifikasi macam-macam cara pengawetan hijuan 3. Mencegah ternak sakit 9.3. Menyusun formula ransum (ruminansia besar dan kecil) 4. Memproduksi hijauan pakan ternak 3.2. Membuat ransum 5.1. Merawat ternak sakit 10.6.4. 6. Memberikan makan dan minum pada bibit 2.3.1. Agribisnis Ternak Ruminansia (107) STANDAR KOMPETENSI 1. Menyimpan hasil pengawetan hijauan pakan ternak.2. Memanen hijauan pakan ternak.3. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan ciri-ciri bibit unggul Menjelaskan dasar-dasar pertimbangan pada pemilihan ternak ruminansia 1.4. Memandikan ternak.1. Memberikan pakan 6. Menempatkan pakan ternak.3. Mengawetkan hijauan pakan ternak 3. Menerapkan program biosecurity 8. Menerapkan sanitasi peralatan pemerahan.5.1.5. Menampung susu 7. Menerapkan pemeliharaan ternak di kandang isolasi 9. Mendeskripsikan jenis-jenis obat dan kegunaannya 9. Memilih bibit 1. Mendeskripsikan gejala-gejala ternak yang sakit 8. Mengobati ternak sakit.1. Memindahkan ternak 6. Melakukan pemerahan 7.1.3.1. 4. 10. 7. Membudidayakan hijauan pakan ternak 2. 3. Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi 5. Mengisolasi ternak sakit. Membesarkan bibit 86 . Mencampur bahan pakan ternak 4.1. Menjelaskan sistem pencernaan 4. Mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan (rumput dan leguminosa) 2. Membuat macam-macam tali-temali 6. Mengawetkan hijauan pakan ternak 4.5.3. Mengidentifikasi peralatan pemasok pakan ternak 5. Mengkondisikan alat dan fasilitas untuk pemeliharaan bibit 10. 5. 1. Merawat kuku dan tanduk 6.3.B. Melakukan vaksinasi 8. 2. Menghitung kebutuhan pakan ternak 5. 9.

4. 16.2.5. 10.4.1. Mengkondisikan alat dan kandang untuk pemeliharaan ruminansia beranak Memantau induk-induk menjelang beranak Membantu induk-induk saat melahirkan Merawat anak yang baru lahir. Memantau kesehatan ternak 14. Melakukan analisis usaha. Menangani susu. 11. Memberi pakan dan minum sesuai dengan kebutuhan 14. 12. jeroan. Memproduksi ternak potong 12. 13.1. Menyusun proposal usaha ternak ruminansia 18. KOMPETENSI DASAR Memantau kesehatan bibit Melakukan recording Menyapih bibit.2. Merencanakan sasaran dan target penjualan 18.3. 12. Menentukan profil dan konsep bisnis 17. 13.3.4. 13. Melakukan recording. Melakukan transaksi penjualan 18. Membuat strategi pemasaran 18.3.3. Mengestimasi harga jual 18. 11. 12. 11.1.4. Memproses kotoran menjadi kompos.6. 11. Merinci standar opersional presedure usaha 17. 11.3. Menentukan sistem penjualan.4.5.1. 18. 11. Mengidentifikasi karakteristik proposal 17.3.2.2.3.2. Menjelaskan teknik mengawinkan ternak Mengawinkan ternak Mendiagnosis hasil proses mengawinkan ternak Memelihara ternak bunting.2.1. 11.5.3. 12. 10.2. 13. Mengkondisikan bahan dan peralatan pengolah kotoran 16. Mengolah kotoran ternak 17.3. Menangani daging/karkas 15. Menyusun pengorganisasian usaha 17. 17. Mengkondisikan alat dan fasilitas untuk pemeliharaan bibit Memilih bakalan Menerapkan pemberian antibiotik dan obat cacing Memberikan makan dan minum pada bibit Memantau kesehatan bibit Melakukan recording. Mengelola pasca panen produk ternak 16. Membibitkan ternak 14. Mengumpulkan kotoran ternak 16. Memelihara ternak laktasi 15.1. ekor) 15. Menolong ruminansia beranak 13.1. Melakukan pemerahan sesuai dengan standar operasional 14.4. 87 .4.2.1. 15. Menangani hasil samping (kepala.STANDAR KOMPETENSI 10. kaki.5. Memasarkan hasil 14.5. Mengkondisikan alat dan kandang untuk pemeliharaan ternak laktasi 14.

3 3. 4 3. 4 5. 3 5. 1 1. Agribisnis Ternak Unggas (108) STANDAR KOMPETENSI 1.2 6.3 4. 1 2. 2.3 7.3 6. 2 5.1 6.4 6. Mengidentifikasi kesehatan ternak unggas Menjaga kesehatan dan kenyamanan unggas Menerapkan biosecurity Memberikan pakan berkualitas Melakukan vaksinasi Mengidentifikasi jenis-jenis penyakit unggas dan gejala serangannya Mendiagnosis penyakit unggas Mengidentifikasi jenis-jenis obat unggas Mengisolasi ternak sakit Mengobati unggas sakit Mengecek hasil pengobatan dan tindak lanjutnya. 1 5.6 6. 1 3. Memelihara unggas pedaging 6.2. hen day house).1 7.5 4. 3. Melaksanakan pencegahan penyakit 4. 5 4. Memelihara unggas petelur 7.1 4. Mempersiapkan kandang dan peralatan Melaksanakan pemeliharaan ayam periode starter Melaksanakan pemeliharaan ayam periode finisher Melakukan recording Memanen hasil Mengevaluasi performasi produksi (feed conversion ratio). peralatan dan lingkungan yang optimal bagi bibit Memelihara ayam bibit masa starter Memelihara ayam bibit masa grower Memelihara ayam bibit masa layer Menyeleksi dan mencampur ayam jantan bibit Menangani telur produksi dan telur tetas.5 6. 2 3. Memelihara induk 7.8 KOMPETENSI DASAR Mengoperasikan peralatan farm manual Mengoperasikan peralatan farm otomatis. Mengoperasikan peralatan agribisnis ternak unggas Menetaskan telur 1.4 4.4 7. 3 2. Menyiapkan kandang. dan telur tidak menetas.5 7. Menjelaskan cara pengoperasian mesin tetas Memilih telur untuk ditetaskan Menetaskan telur dengan mesin tetas sederhana Menetaskan telur dengan mesin tetas moderen Melakukan pencatatan telur masuk mesin (setting). Merawat ternak sakit 5. 5 3. 2 2.2 7. 4 2.6 88 . 5 5. 6 6.2 4. Mempersiapkan kandang dan kondisi lingkungan yang optimal bagi unggas petelur Memelihara ayam periode starter Memelihara ayam periode grower Memelihara ayam periode layer Melakukan recording Memanen telur produksi Menangani telur produksi Menghitung performasi produksi (feed conversion ratio.6 5.7 6. 2 2. telur infertile.

4 14. 1 8.5 12. 2 8.2 15. dan peralatan Menerima DOC jantan Memelihara ayam jantan (pakan.4 10. Mengoperasikan kendaraan farm 8. Mempersiapkan peralatan Menyiapkan bahan-bahan yang akan dicampur Membuat pakan broiler Membuat pakan layer Mengemas pakan jadi Menyimpan pakan. BEP.3 14. pemanas.3 10. 9.STANDAR KOMPETENSI 8.4 15.1 13.6 11. Mengelola limbah ternak (litter.1 14. Membuat pakan 11. Cashflow.6 14. Menghitung biaya investasi Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Menghitung hasil usaha (BCR. Mencari data kebutuhan pasar Mencari informasi harga jual rata-rata Menyusun strategi pemasaran Merencanakan target penjualan Melaksanakan pemasaran.1 12. minum. Mengidentifikasi karakter limbah ternak unggas Mengidentifikasi dampak limbah ternak unggas Melaksanakan penangan ilimbah ternak unggas.2 11. laba rugi).7 15. Merancang kandang dan peralatan 14.4 11. 4 9.5 14.2 13. Mengelola ayam jantan petelur 15.4 10.5 KOMPETENSI DASAR Mempersiapkan kendaraan farm Mengopersikan kendaraan farm Mengangkut sarana produksi unggas di dalam farm Mengangkut hasil ternak unggas. sirkulasi udara) Menangani kesehatan ayam Memanen hasil Mencatat pemeliharaan ayam jantan Menhitung hasil usaha.3 15.5 10. Mempersiapkan kandang. Memasarkan hasil ternak 12.3 9.1 15.2 12.1 9. Mengidentifikasi bahan baku pakan Menghitung kebutuhan nutrisi pakan ayam Mengidentifikasi nutrisi pakan Menyusun formula pakan. faeces dll) 89 .3 12. 3 8. Mengidentifikasi tipe kandang dan peralatan Menentukan jenis bahan kandang Menentukan tipe dan lokasi kandang Menghitung kebutuhan luas kandang dan peralatan. lingkungan. Membuat formulasi pakan 10.3 13.4 13.1 11.3 11.1 10.4 14.2 9.2 14. Menentukan kelayakan usaha 13.2 10.

Menyusun perencanaan usaha 3. Menjelaskan jenis-jenis pakan Mengidentifikasi sistem pencernaan Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi ternak Melakukan pemberian pakan ternak.3 9.2 7.3 1.2 5.1 6.3 10.1 1. Membibitkan ternak 9.3 12. Melakukan pencatatan (recording) 8.4 90 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi tipe-tipe kandang dan peralatan Mengidetenfikasi bahan kandang dan peralatan Menentukan tipe dan lokasi kandang Menghitung kebutuhan kandang dan peralatan. 4. Mengidentifikasi anatomi dan fisiologi reproduksi Mengawinkan ternak Melakukan inseminasi buatan Melakukan seleksi bibit bibit. Menjelaskan konsep perencanaaan usaha Menganalisis data dan informasi pasar Menganalisis kebutuhan sarana produksi Menyusun analisa usaha. Melakukan penetasan telur Menerapkan tatalaksana pemeliharaan ternak Menerapkan pencegahan penyakit 5. Merancang kandang ternak dan peralatan 1.4 10.2 12.3.3 2.4 7.3 6.2 4. 6.2 12.1 4.2 1. Mengidentifikasi jenis-jenis obat Mendiagnosis penyakit Mengobati ternak sakit.4 3.5 11.2 9. Menjelaskan jenis-jenis bahan pakan Menyusun formula pakan Menggiling bahan pakan (grinding) Mencampur pakan (mixing) Mengemas dan menyimpan pakan.1 2. Mengidentifikasi jenis-jenis pengawetan hijauan pakan ternak Membuat hay Membuat silase Membuat amoniasi.2 10. Merawat ternak sakit 7.2 8. Agribisnis Aneka Ternak (109) STANDAR KOMPETENSI 1.2 6. Menerapkan pemberian pakan ternak 10.1 3.1 5.3 7.3 7.4 9.4 10.1 7.3 8. . Memproduksi hijauan pakan ternak 12. Membuat pakan ternak 11.1 9.4 2.2 5.1 8.2 2.1 12.1 10. Mengawetkan hijauan pakan ternak.5 8. Mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan ternak Membudidayakan hijauan pakan ternak. Menjelaskan prinsip-prinsip tatalaksana pemeliharaan ayam buras Melakukan pemeliharaan aneka ternak Mengidentifikasi kesehatan ternak Menerapkan biosecurity Melaksanakan vaksinasi. 2.1 11. Menjelaskan recording Menyiapkan format recording Mengisi data teknis recording Menghitung data teknis hasil recording Memanfaatkan data teknis hasil recording (tindak lanjut). Menetaskan telur secara alami Menetaskan telur secara buatan.

1 15. 4 2.2 Mengidentifikasi kapasitas dan pemberdayaan SDM Mengembangkan inovasi dan diseminasi. 4. Melakukan pemanenan 13.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penentuan waktu panen Menjelaskan perlakuan sebelum pemanenan Melaksanakan proses pemanenan Menerapkan transaksi jual beli hasil peternakan.3 16.1 14. Mengolah limbah ternak 16. 1 1. Mengelola hasil produksi 16. 18. Menjelaskan karakteristik produk peternakan Menangani (handling) telur Menangani (handling) daging. 17.2 16.1 13. Membuat fermi kompos. 14. Perawatan Kesehatan Ternak (110) STANDAR KOMPETENSI 1.STANDAR KOMPETENSI 13.4 14. Membedakan ternak sehat dan ternak sakit Mendeskripsikan gejala penyakit 1. 3 2. Menganalisis pemasaran hasil produksi 15. 91 . Menjelaskan gejala penyakit sistem pencernaan Menjelaskan gejala penyakit sistem peredaran darah Menjelaskan gejala penyakit sistem pernafasan Menjelaskan gejala penyakit sistem urinaria dan reproduksi Menjelaskan gejala penyakit sistem syaraf Menjelaskan gejala penyakit kulit ternak. 6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan perubahan-perubahan abnormal pada ternak Mengkategorikan ternak sehat dan ternak sakit. Menenjelaskan konsep pemasaran Mengidentifikasi perilaku konsumen Mengidentifikasi strategi pemasaran.2 14.1 18.1 17. Mengembangakan SDM peternakan 17. 2 2.3 13.1 16.3 15.4 Menjelaskan jenis-jenis limbah ternak Membuat kompos Membuat biogas. 2 2.2 Menganalisis sarana dan prasarana Mengembangkan infrastruktur.2 15. Mengembangan agribisnis peternakan 18. 2. 5 2.2 13. 1 2.

3 5. Menjelaskan penyakit pada ternak ruminansia perah 6.1 11.1 10.1 4. Menjelaskan penyakit bakterial pada hewan kesayangan (pet animals) Menjelaskan penyakit viral pada hewan kesayangan (pet animals) Menjelaskan penyakit parasit pada hewan kesayangan (pet animals).5 5. Menjelaskan penyakit bakteri pada ternak unggas pedaging Menjelaskan penyakit viral pada ternak unggas pedaging Menjelaskan penyakit parasit pada ternak unggas pedaging. Menjelaskan penyakit pada hewan kesayangan 8.3 9. Menerapkan prosedur pemeriksaan klinis 9. 1 3.3 10.3 4. 2 4.4 6.2 6. Menjelaskan penyebab penyakit ternak Menjelaskan penyakit pada ternak ruminansia potong 3.2 11.2 9.2 10.2 8. Melakukan pemeriksaan secara inspeksi Melakukan pemeriksaan secara palpasi Melakukan pemeriksaan secara perkusi Melakukan pemeriksaan secara auskultasi.STANDAR KOMPETENSI 3. Menjelaskan penyakit pada ternak unggas pedaging 7. Menjelaskan penyakit pada ternak unggas petelur 10.1 9. Menjelaskan obat-obatan Menjelaskan vaksin Menjelaskan vitamin. Menerapkan prosedur pemeriksaan laboratorium 11.4 4. Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak ruminansia perah Menjelaskan penyakit viral pada ternak ruminansia perah Menjelaskan penyakit parasit pada ternak ruminansia perah.3 7.4 11.2 4.1 7.4 10.2 5. Menjelaskan penyakit reproduksi Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak unggas petelur Menjelaskan penyakit viral pada ternak unggas petelur Menjelaskan penyakit parasit pada ternak unggas petelur.3 8.2 7. Melakukan cara pengambilan spesimen Melakukan pemeriksaan feces Melakukan pemeriksaan urin Melakukan pemeriksaan darah. Menjelaskan bahan kimia dan biologi 92 .1 6. 4.1 8. 5.3 9.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penyakit infeksious Menjelaskan penyakit non infeksious Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit viral pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit parasit pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit defisiensi nutrisi Menjelaskan penyakit metabolik.1 5.

5 18.2 18.1 16.4 19.1 18.4 17.1 17.3 14.1 14.4 19. 15. Menjelaskan kesehatan masyarakat veteriner 16. Mengaplikasikan bahan kimia dan biologi 13. Menjelaskan penyakit zoonosis Menjelaskan epidemiologi.3 18. Melaksanakan pemeriksaan ternak di rumah potong hewan 17.STANDAR KOMPETENSI 12. Memberikan tindakan pertama pada kondisi darurat 14.3 19.1 13.2 12.4 15.3 17.3 13.2 19.2 17.2 17.5 KOMPETENSI DASAR Menghitung dosis Menjelaskan cara aplikasi bahan kimia dan biologi Menggunakan bahan kimia dan biologi.2. Menjelaskan kelainan reproduksi Menjelaskan periode perkembangan foetus Memahami prinsip pemeriksaan kebuntingan Melaksanakan pemeriksaan umur kebuntingan Menjelaskan proses kelahiran normal Menjelaskan teknik membantu proses kelahiran Membantu proses kelahiran Menjelaskan gangguan kelahiran Melakukan penanganan gangguan kelahiran 15. Menerapkan teknik bantuan proses kelahiran ternak 93 . Memeriksa ternak sebelum dipotong (antemortem) Memeriksa ternak setelah dipotong (postmortem). Menerapkan cara pengendalian penularan penyakit 12.2 14. Menjelaskan tipe pernafasan Melakukan tindakan pertama pada kondisi darurat. 16. Menerapkan inseminasi buatan pada ternak 18.1 12.1. Menjelaskan sistem kekebalan tubuh Menjelaskan prinsip pencegahan penyakit Mengendalikan penyebaran penyakit Menjelaskan prinsip-prinsip biosecurity.1 19. Menerapkan pemeriksaan kebuntingan pada ternak 19.2 14. Mengidentifikasi organ reproduksi ternak Menjelaskan sistem hormonal Mengidentifikasi tanda-tanda birahi Menjelaskan teknik inseminasi buatan Melaksanakan inseminasi buatan.

6 3.2 2.3 2. Menyiapkan peralatan dan bahan yang digunakan dalam identifikasi parameter kualitas air Menjelaskan macam-macam paremeter kualitas air Menjelaskan teknik pengambilan sampel air Mengambil sampel air di lapangan Menjelaskan cara mengukur parameter kualitas air Mengukur parameter kualitas air. Menerapkan Keselamatan.4 2.1 1.1 3.3 3. AGRIBISNIS RUMPUT LAUT (112) A. 3. Mengidentifikasi potensi dan peran budidaya perairan 2.5 2.1 2.2 2. Mengidentifikasi parameter kualitas air 1. AGRIBISNIS PERIKANAN (111) 2.2 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI SUMBERDAYA PERAIRAN : 1. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 94 .4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peranan budidaya perairan secara umum Menjelaskan jenis dan karakteristik komoditas perairan yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

1 7.4 4.6 5. Agribisnis Perikanan (111) STANDAR KOMPETENSI 1.B. Membuat kultur murni Membuat kultur semi massal Membuat kultur massal Menghitung sel pakan alami.5 5.2 9.3 5. Melakukan pembesaran 5.3 7.2 6.2 5.1 2. Merawat telur dan larva 6. Membedakan macam-macam teknik pemijahan ikan Menerapkan teknik pemijahan Melakukan penanganan telur.1 6.2 4.1 4.5 4. Melakukan pendederan 4. Menetaskan telur Memberi pakan larva Mengamati perkembangan larva Menangani hama dan penyakit pada larva. Menjelaskan macam-macam kebutuhan nutrien ikan Menghitung kebutuhan nutrien ikan.2 1. Memijahkan ikan 2.3 1.4 4. Mengidentifikasi jenis-jenis pakan alami 7. 3.4 5. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Merencanakan kegiatan pendederan Menghitung padat penebaran Menebar larva Memelihara larva Memantau pertumbuhan larva Memanen benih. Memilih bahan baku Menghitung formulasi pakan Menghitung kebutuhan bahan baku Membuat pakan ikan Mengemas pakan ikan menyimpan pakan ikan.3 3.2 2.5 2.4 1.6 KOMPETENSI DASAR Memilih induk ikan Menyeleksi induk jantan dan betina Memelihara induk ikan Melakukan pematangan gonad induk Menyeleksi induk siap pijah.3 7.4 8.3 4. Mengelola induk ikan 1. Menghitung kebutuhan nutrient ikan Memproduksi pakan ikan 95 . Membedakan macam-macam phytoplankton Membedakan macam-macam zooplankton Membedakan macam-macam benthos.4 9.1 1. Merencanakan kegiatan pembesaran Menghitung padat penebaran Menebar benih ikan Memelihara benih ikan Memantau pertumbuhan ikan Memanen ikan.1 5.1 3.6 6.3 9.1 8.2 7.3 3. 9.1 9. Membudidayakan pakan alami 8.5 9.2 9.2 3.

4 12. Memberi pakan 13.4 13.2 16. Menjelaskan cara pengambilan sampling Melakukan sampling Menjelaskan cara menghitung hasil produksi ikan yang akan dipanen Menghitung hasil produksi ikan yang akan dipanen. Membuat wadah budidaya 18. pintu pemasukan dan pengeluaran air Mengairi wadah budidaya Menyiapkan peralatan budidaya. Mengambil sampel air Menjelaskan kriteria kualitas air Mengukur parameter kualitas air budidaya Menentukan kelayakan lokasi budidaya Mengendalikan kualitas air budidaya.2 15.4 16.4 12.3 17.2 10. Membuat analisis usaha budidaya ikan 16. Menentukan lokasi Mendesain wadah budidaya Melakukan pembuatan wadah budidaya Mengidentifikasi wadah dan media budidaya ikan Membersihkan atau mengolah dasar wadah budidaya Memupuk dan mengapur dasar kolam Memperbaiki pematang.2 11. waktu dan frekuensi pemberian pakan Menghitung kebutuhan pakan Melakukan sampling. Menyiapkan wadah dan media budidaya ikan 17. 11. Melakukan ujicoba pakan buatan 10. Merencanakan kegiatan pemanenan ikan hasil budidaya Memanen ikan Melakukan sortasi hasil panen Mengemas ikan Menjaga mutu hasil panen.3 15.3 19.3 13. Mengelola kualitas air 14.STANDAR KOMPETENSI 10.2 18. Memanen hasil budidaya ikan 96 . Menentukan jenis dan ukuran pakan Menentukan jumlah.5 KOMPETENSI DASAR Melakukan uji pakan secara fisis Melakukan uji pakan secara khemis Melakukan uji pakan secara biologis.3 15. Mengestimasi hasil produksi 19.2 13.4 19.2 14.1 16.3 18. Merencanakan sasaran dan target pasar Membuat strategi promosi Menentukan sistem penjualan.1 11.3 11.1 10.5 17. Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Menentukan benefit cost ratio Menghitung break even point (titik impas).5 13.3 12.4 19.1 19.1 13.2 17.6 18.1 18.2 12. Mengidentifikasi macam-macam hama dan penyakit ikan Mengambil sampel di lapangan Mengidentifikasi gejala serangan Menentukan jenis penyakit Mengobati ikan sakit.1 14.2 19.1 15. Mengidentifikasi hama dan penyakit ikan 12.5 14.4 17. Memasarkan hasil budidaya 15.1 12.3 17.1 17.3 11.

4. 7. Menjelaskan potensi agribisnis rumput laut.3 4.1. 8. 3.3.1. 1.2 4. Memahami teknik budidaya rumput laut 2. Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode tebar Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode rakit Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode pancang Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode kantong Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode kombinasi.1.3.1 1.3. Menentukan lokasi budidaya 6. 7. 8. 3. 8.4 2. Melaksanakan pembibitan 5.5.2.4. Agribisnis Rumput Laut (112) STANDAR KOMPETENSI 1. 2.3.1. Mengidentifikasi ekologi rumput laut merah Mengidentifikasi ekologi rumput laut coklat Mengidentifikasi ekologi rumput laut hijau.2.2 1. 7. 8. Mengidentifikasi karakteristik alga merah Mengidentifikasi karakteristik alga coklat Mengidentifikasi karakteristik alga hijau. 6. coklat. 5.2.2. 6. 9. Menganalisis sumber daya alam dan budaya Menganalisis data sumberdaya Menentukan jenis rumput laut yang dibudidayakan Menyeleksi bibit rumput laut Menjelaskan metode pembibitan rumput laut Mengembangkan bibit rumput laut sesuai standar kualitas dan kuantitas.2. 3. Menerapkan budidaya rumput laut secara terpadu 9.1 4.2. 8. Menerapkan budidaya 7. 2.1. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peta agribisnis rumput laut di Indonesia Menjelaskan kontribusi rumput laut sebagai bahan baku pangan & pangan fungsional Menjelaskan kontribusi rumput laut sebagai bahan baku non pangan Menjelaskan aspek ekonomi peranan agribisnis rumput laut. 7.3 1. Menjelaskan ekologi pertumbuhan rumput laut 4. 5. Mendeskripsikan rumput laut siap panen Melakukan estimasi skala produksi Menyiapkan sarana. Mengevaluasi rumput laut siap panen: rumput laut merah.2.4 4. 6.3.3. dan hijau 97 . Mengidentifikasi jenis-jenis rumput laut yang dibudidayakan secara terpadu Menentukan metode budidaya Menghitung populasi ikan dan rumput laut Melakukan budidaya. prasarana budidaya sesuai skala produksi Memelihara rumput laut Mengendalikan hama dan penyakit Mengelola lingkungan budidaya rumput laut. Mendeskripsikan karakteristik rumput laut 3.5 5.1.1.4. 7.

4 15.2. Menerapkan pengolahan pasca panen Melakukan pengemasan hasil pengolahan Mengolah rumput laut siap saji.4 14. Mengolah rumput laut dalam kemasan padat Mengolah rumput laut dalam kemasan bubuk.2 15. 11.2 14.3 15. 10.2. Melakukan pengembangan agribisnis rumput laut.1.1. Melakukan pengolahan sistem basah Melakukan sistem kering. Menjelaskan konsep pemasaran Menjelaskan perilaku konsumen Menjelaskan strategi pemasaran Melaksanakan pemasaran.3 13.STANDAR KOMPETENSI 9. 10. 12.1 14. 12. 15.3 13.2 12. 11.2.4 13. Membuat analisis kelayakan usaha agribisnis rumput laut. 14. Melakukan persiapan pengemasan. Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Mengelola akutansi perusahaan Menelaah sistem keuangan perusahaan Menerapkan koordinasi produksi Memahami konsep kapasitas dan pemberdayaan SDM Memahami pengembangan komiditi Meningkatkan inovasi produksi. KOMPETENSI DASAR Memilih teknik pemanenan pada rumput laut Melakukan pemanenan melakukan hasil panen rumput laut. 9.1 15. Mengolah rumput laut dalam kemasan cair. 98 .3 14.1 12. Memasarkan hasil produk pengolahan.2 13. 10.3.1 13. 11. Menjalankan pengemasan.

Memahami sistem penyaluran tenaga 4. Mendeskripsikan bahan yang digunakan pada alat mesin pertanian 6.4 2.2 6.2 6. Menerapkan Keselamatan.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 3.1 4.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI MEKANISASI PERTANIAN MEKANISASI PERTANIAN (113) A.3 6. Menganalisis sifat-sifat fisik tanah 5.4 3. Melaksanakan kerjasama dengan kelompok dan pelanggan 99 .2 2.1 3. Mengambar teknik 3.2 3.4 4.1 5.4 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1. Mengidentifikasi tekstur tanah Mengidentifikasi struktur tanah Mengidentifikasi partikel densitas tanah Mengidentifikasi porositas dan permeabilitas Mengidentifikasi konsistensi tanah Mengidentifikasi temperatur tanah.3 1.6 5.2 4. Menjelaskan prinsip gambar teknik Mengidentifikasi peralatan gambar teknik Menggunakan peralatan gambar teknik Merawat peralatan gambar teknik.3 4. Menjelaskan sistem penyaluran tenaga dengan sabuk Menjelaskan komponen roda gigi.5 4. Mendeskripsikan bahan logam Mendeskripsikan bahan non logam Malakukan tugas dalam kelompok Memberikan bantuan kepada kelompok dan pengguna Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memahami peraturan dan perundangan di dalam dunia kerja.3 2.1 2. 2. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menjelaskan komponen kopling Menjelaskan komponen power take off.1 1.2 1.1 6.

Mengidentifikasi traktor pertanian roda empat Menjelaskan prosedur pengoperasian traktor pertanian roda empat Mengoperasikan traktor pertanian roda empat Merawat traktor pertanian roda empat.4 5.2 1.1 2.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pertanian berkelanjutan Mengidentifikasi kondisi tanah sebagai sumber daya alam Menyediakan sarana dan prasarana lahan pertanian Mengendalikan erosi lahan pertanian Menjaga kelestarian lingkungan lahan pertanian Meningkatkan produktivitas lahan pertanian.3 7.2 3.B. Menjelaskan konsep dasar pengolahan tanah Mengidentifikasi peralatan pengolahan tanah Menjelaskan teknik pengolahan tanah Menyiapkan peralatan dan mesin pengolah tanah Melaksanakan pengolahan tanah pertama dengan bajak Melaksanakan pengolahan tanah kedua dengan alat mesin pengolahan tanah Merawat alat mesin pengolah tanah.6 5.4 3.4 7.3 5. Mengoperasikan traktor pertanian roda empat 5.4 5.1 6. Mengolah tanah pertanian 6.2 7.1 3.5 5.3 1. Mengidentifikasi motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Menyiapkan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Mengoperasikan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Merawat motor tenaga penggerak alat mesin pertanian.2 5.1 1.6 2. Mengoperasikan alat mesin pemeliharaan tanaman 100 .2 6.3 3.5 1.7 6. Mengoperasikan alat mesin penanam 7. Mengidentifikasi alat mesin penanam Menjelaskan prosedur pengoperasian alat dan mesin penanam mengoperasikan alat mesin penanam Merawat alat mesin penanam.4 4. Mengelola lahan pertanian 1. Mengoperasikan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian 3. Mengidentifikasi alat mesin pemeliharaan tanaman Menggandeng alat mesin pemeliharaan tanaman Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pemeliharaan tanaman Mengoperasikan alat mesin pemeliharaan tanaman Merawat alat mesin pemeliharaan tanaman.1 7.4 1.3 6. 2.2 4.2 2.1 5.3 4. Mengidentifikasi traktor pertanian roda dua Menjelaskan prosedur pengoperasian traktor pertanian roda dua Mengoperasikan traktor pertanian roda dua Merawat traktor pertanian roda dua. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 7. Mengoperasikan traktor pertanian roda dua 4.1 4.3 2.

3 13.5 10.4 13. Mengoperasikan alat mesin pasca panen 10. Mengoperasikan alat mesin irigasi 13.3 9.2 11.5 9. Mengoperasikan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian 11.5 12.5 12. Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil pertanian 12.8 14.1 9.5 11. Melaksanakan pengukuran lahan 14.3 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi alat mesin pemanen Menggandeng alat mesin pemanen Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pemanen Mengoperasikan alat mesin pemanen Merawat alat mesin pemanen.3 11. Mengidentifikasi alat mesin pasca panen Memasang alat mesin pasca panen Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pasca panen Mengoperasikan alat mesin pasca panen Merawat alat mesin pasca panen.1 14.4 9.2 8.1 13. Mengidnetifikasi alat mesin irigasi Memasang alat mesin irigasi Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin irigasi Mengoperasikan alat mesin irigasi curah Mengoperasikan alat mesin irigasi tetes Merawat alat mesin irigasi.1 8.4 12.5 13.3 8.6 13.7 13.1 11.6 13. Mengidentifikasi alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Menyiapkan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Mengoperasikan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Merawat alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian.1 12.4 11. Mengidentifikasi alat pengukuran lahan Mempersiapkan alat pengukuran lahan Menjelaskan cara pengoperasian alat pengukuran lahan Melaksanakan Pengukuran beda tinggi Melakukan pengukuran luas lahan Melakukan pengukuran topografi lahan Mengolah data dan menggambar hasil pengukuran Merawat alat pengukuran lahan.3 12.3 10.2 9. Mengoperasikan alat mesin pemanen 8.STANDAR KOMPETENSI 8.2 14. Mengelola unit tata guna lahan .1 10.2 10.4 8.2 12. 101 9.4 10. Memahami bentuk-bentuk unit tata guna lahan Mengidentifikasi kondisi tata guna lahan Merawat sarana tata guna lahan.2 13. Mengidentifikasi alat mesin pengolahan hasil pertanian Memasang alat mesin pengolahan hasil pertanian Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pengolahan hasil pertanian Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil pertanian Merawat alat mesin pengolahan hasil pertanian.

Mengukur kebutuhan air tanaman 19. Mengoperasikan alat mesin perawatan dan perbaikan mesin pertanian. Mengidentifikasi alat mesin perawatan dan perbaikan Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin perawatan dan perbaikan mesin pertanian Mengoperasikan alat mesin perawatan dan perbaikan Melakukan perawatan dan perbaikan.4 KOMPETENSI DASAR Merencanakan jaringan irigasi tetes/ curah Mendesain jaringan irigasi tetes/ curah Membuat jaringan tetes/ curah Mengoperasikan irigasi tetes/ curah Merawat jaringan irigasi tetes/curah. 102 .3 15.4 16.3 16.1 16.3 17.2 15.5 17.4 17.4 15. Mengoperasikan pompa air untuk Irigasi/drainase 17.1 19.3 19. air dan tanaman Mengukur debit air irigasi Mengukur kualitas air irigasi Melakukan tindakan konservasi sumber air irigasi.1 17. Mengukur potensi sumber air irigasi Mengkorelasikan hubungan tanah. Mengelola sumber air irigasi 18.2 19.1 15.STANDAR KOMPETENSI 15.2 16.2 17. Menganalisis konsep kebutuhan air tanaman mengukur kebutuhan air tanaman menentukan saat irigasi. Mengidentifikasi jenis-jenis pompa irigasi Mendeskripsikan karakteristik pompa irigasi Menjelaskan teknik pengoperasian pompa irigasi Mengoperasikan pompa irigasi Merawat pompa irigasi.2 18.3 19. Membuat jaringan Irigasi tetes/curah 15.5 16. 16.5 18.1 18.

Menguji penyimpangan mutu dalam pengolahan bahan hasil 2 Mengidentifikasi karakteristik industri pertanian 3 Menerapkan dasar pengolahan dan pengawetan bahan hasil pertanian 3.4 2.4 4.1 1.2 5. Menguji secara inderawi hasil perlakuan dasar pengolahan. Mengenal kriteria mutu bahan hasil pertanian. TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN (114) 2.1 4. Mengukur pertumbuhan mikroorganisme.4 6.1 6.1 KOMPETENSI DASAR Menggolongkan komoditas hasil pertanian Menguji sifat-sifat komoditas hasil pertanian Mendeskripsikan kerusakan komoditas hasil pertanian Menguji akibat yang timbul oleh kerusakan komoditas hasil pertanian. Mendemonstrasikan sample penggunaan food additive dan food preservatives.1 5.4 3.3 4 Mengidentifikasi karakteristik mikroorganisme 5 Menerapkan Keselamatan. Menyiapkan media pertumbuhan mikroorganisme.3 3.5 3. Mengamati struktur mikroorganisme.2 3.6 5.2 3.6 3.5 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6 Mengenal prinsip-prinsip mutu dalam pengolahan 103 .2 6. Memahami ruang lingkup industri pertanian Mengklasifikasi jenis-jenis industri pertanian. Mengamati kematian mikroorganisme. Menyiapkan biakan mikroorganisme.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI AGRIBISNIS HASIL PERTANIAN 1.3 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Mengenal kaitan mutu produk dengan proses pengolahan. Menjelaskan regulasi tentang penggunaan bahan tambahan makanan (food additive) dan bahan pengawet kimia (food preservatives) Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara fisik Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara khemis Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara mikrobiologis Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara biokhemis.7 4. PENGAWASAN MUTU HASIL PERTANIAN (115) A. Menghitung jumlah mikroorganisme.3 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1 Mengenal komoditas hasil pertanian 1.2 4.3 5.1 2.2 1.

4 6.2 2.3 4.3 3. B. Menerapkan teknik pengeprisan (trimming) bahan hasil panen Menerapkan teknik pengumpulan hasil panen Menerapkan teknik pemisahan hasil panen (sortasi dan gradding) Menerapkan teknik penumpukan hasil panen Menerapkan teknik pengangkutan hasil panen. Menjelaskan konsepsi mutu hasil pertanian cacat dan toleransi.7 8.4 4.2 6. Menjelaskan pengertian dan peranan pengendalian mutu hasil pertanian.4 6.3 6.2 KOMPETENSI DASAR pertanian. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (114) STANDAR KOMPETENSI 1.3 7.2 4. Menerapkan proses pengeringan Menerapkan proses perendaman Menerapkan proses dehydrasi Menerapkan proses rehydrasi.1 7.5 4. Menerapkan proses blanching Menerapkan proses exhausting Menerapkan proses pasteurisasi Menerapkan proses sterilisasi Menerapkan proses pengukusan dan perebusan Menerapkan proses penguapan Menerapkan proses pengentalan.1 1. Menjelaskan prinsip dasar dan teknik penggunaan suhu rendah Menerapkan proses pendinginan 3.1 4.6 7.4 7. Menggunakan mikroorganisme dalam proses pengolahan (fermentasi) 5.1 8.7 7. Menerapkan teknik penggunaan suhu rendah 104 .1 2.2 5.2 3. Menerapkan proses pengecilan ukuran dan bentuk produk/forming Menerapkan proses pencampuran Menerapkan proses emulsifikasi Menerapkan proses filtrasi Menerapkan proses kristalisasi Menerapkan proses ekstraksi Menerapkan proses destilasi.6 6.2 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi persyaratan GMP dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian Menerapkan prosedur praktik yang baik dalam berproduksi. Menerapkan teknik pengolahan dengan suhu tinggi 8. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 6. Menerapkan perlakukan pendahuluan terhadap bahan hasil pertanian pasca panen 4.4 3.1 5.3 2. Mengidentifikasi mikroorganisme yang aktif dalam fermentasi Mengkondisikan bahan sebagai media dalam proses fermentasi Menginokulasikan mikrobia dalam proses fermentasi Mengendalikan lingkungan proses fermentasi Memanen hasil fermentasi.5 5. Menerapkan teknik pengendalian kandungan air dalam pengolahan 6.5 7.1 3. Menerapkan prosedur kerja GMP (Good Manufacturing Procedure) 2. Mengidentifikasi ciri-ciri bahan hasil pertanian siap panen Menentukan saat panen bahan hasil pertanian Menentukan cara dan peralatan panen Memanen bahan hasil pertanian.2 7.2 2. Menerapkan teknik-teknik pemanenan bahan hasil pertanian 1. Menerapkan teknik konversi bahan dalam pengolahan 7.5 6.3 5.4 3.1 7.STANDAR KOMPETENSI 7 Menerapkan konsep mutu hasil pertanian dan pengendalian mutu hasil pertanian 7.

Menyimpan dan menggudangkan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya 16.2 15. bahan dan teknik sanitasi perusahan pengolahan hasil pertanian Menerapkan teknik sanitasi terhadap bahan Menerapkan teknik sanitasi terhadap peralatan Menerapkan teknik sanitasi terhadap ruang pengolahan hasil pertanian dan lingkungannya 105 10.2 10.2 11.4 15.1 9. Mengoperasikan peralatan pengolahan hasil pertanian 13.5 13.1 15.4 KOMPETENSI DASAR Menerapkan proses pembekuan.2 13.1 11.1 14.5 9. Menerapkan pengolahan dengan pemanas vacum.4 15.4 12.3 12. Menjelaskan proses pengolahan hasil pertanian Menerapkan proses pengolahan hasil pertanian Mengendalikan jalannya proses Memantau mutu produk olahan.2 16.3 9.2 12. Mengidentifikasi fungsi dan prinsip kerja peralatan pengolahan hasil pertanian Mengoperasikan peralatan pengolahan Mendiagnosa gangguan peralatan pengolahan Memperbaiki kerusakan ringan pada peralatan pengolahan Merawat peralatan pengolahan.4 14.6 15.4 9.6 10. Mennerapkan pengolahan dengan udara panas.2 9.3 11. Menjelaskan alat-alat.2 14.3 16.1 16. Menerapkan pengolahan dengan irradiasi (sinar gelombang pendek). Menerapkan teknik pengolahan menggunakan media pengahantar panas 12.5 15.STANDAR KOMPETENSI 9. Mengidentifikasi jenis dan sifat berbagai bahan kemasan Memberi perlakuan pra pengemasan Mengemas bahan hasil pertanian Merancang identitas dan informasi produk dalam kemasan(labeling).1 13.7 16. Menjelaskan teknik penyimpanan hasil pertanian dan ghasil olahannya Memilih cara dan peralatan penyimpanan alami Menyimpan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya Menggidentifikasi serangan hama dan penyakit dalam penyimpanan/ penggudangan hasil pertanian Mengendalikan hama dan penyakit dalam penyimpanan/ penggudangan bahan hasil pertanian Mengelola kegiatan penyimpanan dan penggudangan hasil pertanian Menerapkan administrasi penggudangan. Menerapkan teknik perlakuan kimiawi/ enzymatis dalam pengolahan 8. Mengoperasikan proses pengolahan hasil pertanian 14.3 12. Mengemas bahan hasil pertanian dan produk olahan 15.3 14. Menerapkan sanitasi di lingkungan perusahaan pengolahan hasil pertanian .3 9.1 12.1 10.3 13. Menerapkan proses sulfitasi Menerapkan proses karbonatasi Menerapkan proses netralisasi Menerapkan proses hidrolisis Menerapkan proses pemurnian (refining) Menerapkan proses koagulasi.3 15. Menerapkan teknik pemanasan tidak langsung dalam pengolahan 11. Menerapkan penggorengan (deep fraying) Menerapkan penggorengan (surface fraying) Menerapkan penyanggraian.

1 Menganalisis keberhasilan usaha. Mengelola usaha Pengolahan Hasil Pertanian 2.1 Menjelaskan teknik pengelolaan limbah 17. Mengelola limbah pengolahan hasil pertanian KOMPETENSI DASAR 16.1 1.1 2. 19. Mengidentifikasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Mengkalibrasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian.5 Memasarkan produk. Menjelaskan cara-cara pengambilan contoh bahan hasil pertanian 4.4 3.4 2.4 4. Mengendalikan spesifikasi produk 5.5 5.1 KOMPETENSI DASAR Membuat inventarisasi peralatan untuk pengawasan mutu hasil pertanian Membuat SOP penggunaan peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Mensanitasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Merawat peralatan pengawasan mutu hasil pertanian.1 4.3 Mengidentifikasi faktor-faktor produksi dan distribusi 18. Menjelaskan ketentuan umum GLP Menjelaskan organisasi GLP Menyiapkan peralatan laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menyiapkan ruang/bangunan dan fasilitas laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menyiapkan bahan-bahan pengujian di laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menjamin sanitasi dan hygienis laboratorium.2 3.6 4. 17.1 3.4 Menerapkan teknik pengelolaan limbah padat.2 Mengidentifikasi jenis dan jumlah limbah pengolahan hasil pertanian 17. 18.2 Memilih jenis usaha pengolahan berdasar kepada data/informasi 18. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian (115) STANDAR KOMPETENSI 1.2 1. Mengambil contoh bahan hasil pertanian 106 .3 4.3 Menerapkan teknik pengelolaan limbah cair 17.5 3.2 4. Menyiapkan peralatan untuk pengawasan mutu hasil pertanian 1. Mengkalibrasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian 2.4 Merencanakan usaha 18.3 1. 18. Memahami spesifikasi bahan hasil pertanian Mengendalikan spesifikasi bahan dasar (starting materials) Mengendalikan spesifikasi air proses Mengendalikan spesifikasi produk Mengendalikan spesifikasi formulasi master.STANDAR KOMPETENSI 17.2 3. Menerapkan prinsip kerja laboratorium yang baik/Good Laboratory Practice (GLP) 3.5 Menerapkan teknik sanitasi terhadap pekerja.1 Mengumpulkan berbagai data / informasi bisnis 18.3 3.

Menganalisis secara mikroanalis 10. Menganalisis bahan hasil pertanian secara potensiometri 8. 11.1 7. Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji kesukaan Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji perbedaan Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji rangking Menganalisis bahan hasil pertanian menggunakan alat fisik Menganalisis nilai-nilai ukuran bahan hasil pertanian Menganalisis sifat khusus komoditas hasil pertanian Menganalisis secara thermometri/gravimetri.1 6. Menganalisis bahan hasil pertanian secara fisis 7. Membuat reagensia 11. 8.3 8.3 Mengidentifikasi serangga atau bagian/potongan (fragmen) serangga. Menganalisis bahan hasil pertanian secara kimia (analisis proksimat) 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara refraktometri Menganalisis bahan hasil pertanian secara polarimetri Menganalisis bahan hasil pertanian secara spektrofotometri Menganalisis bahan hasil pertanian secara kolorimetri Menganalisis bahan hasil pertanian secara konduktometri 6.1 Mengisolasi benda asing untuk deteksi mikroskopik 9.6.2 Mengidentifikasi benda asing secara mikroskopik 9.2 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan pengambilan contoh bahan hasil pertanian.STANDAR KOMPETENSI 5. Menganalisis bahan hasil pertanian secara khromatografi.7.1 Mengidentifikasi macam dan sifat reagensia untuk pengujian mutu komoditas hasil pertanian 10. 10.1 8.4 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara organoleptik 6.5.3 7.4 8.2 7.5 Membuat reagensia dan larutan khemikalia untuk pengujian 10.3 Menghitung konsentrasi bahan kimia 10.3 7.2 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara fisikokimia (instrumental) 9.6 Merawat khemikalia dan reagensia.1 Menganalisis kandungan karbohidrat 11.2 6.2 Menganalisis kandungan protein 107 .4 Menstandardisasi khemikalia dan reagensia 10. 9.2 Mengidentifikasi komponen utama reagensia 10.

3 16. Menganalisis bahan hasil pertanian secara kimia (mikro komponen) 13.5 13.2 16.6 15.2 15. Mengoperasikan teknik kerja aseptis Mengolah data hasil analisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis.5 14.5 12.3 11.3 14.3 12.3 KOMPETENSI DASAR Menganalisis kandungan lemak Menganalisis kandungan air Menganalisis kandungan abu. Menganalisis air untuk industri PPHP 15. 12.2 12.STANDAR KOMPETENSI 11.2 14.4 108 . Menganalisis sampel air baku boiler dan Chill Water 16. Menganalisis kandungan mineral Menganalisis adanya bahan berbahaya Menganalisis adanya bahan kimia tambahan untuk makanan (food additives) Menganalisis kandungan vitamin Menganalisis kandungan alkaloid.4 12.4 11.1 15. Menganalisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis 14. Menyiapkan pengambilan contoh bahan hasil pertanian atau transfer secara aseptik Memindahkan bahan-bahan secara aseptik Memelihara area kerja dan peralatan pengawasan mutu hasil pertanian dalam usaha mencegah terjadinya infeksi silang dan kontaminasi.1 13.1 16.3 14.1 14.2 13. Menyiapkan larutan contoh uji mikrobiologis sistem pengenceran Mensterilkan alat-alat dan perkakas yang digunakan dalam analisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis Membuat media pertumbuhan mikrobia Menginokulasikan larutan contoh ke dalam media pertumbuhan Mengamati hasil analisis secara mikrobiologis Mengidentifikasi parameter kualitas air baku industri dan air minum Menguji kualitas air untuk industri pengolahan hasil pertanian Menjaga air dari kontaminasi silang sampai digunakan untuk industri pengolahan hasil pertanian.1 12.4 14. Mengidentifikasi parameter kualitas air baku boiler dan chill water Mengidentifikasi metode analisis berbagai jenis parameter kualitas air baku boiler dan chill water Mengidentifikasi peralatan untuk analisis berbagai parameter kualitas air baku boiler dan chill water Menganalisis berbagai parameter kualitas air baku boiler dan chill water.

Menguji sifat bahan kemasan 18. 2 17. 5 17.1 19. Mengendalikan mutu selama proses produksi hasil pertanian 18.1 18.2 19.3 20. Mengelola kegiatan pengendalian mutu hasil pertanian 19. Menguji limbah bahan hasil pertanian 17. Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 9000 Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 14000 Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan Total Quality Management(TQM).3 19.1 20. 4 17. 17. 1 17. 6 KOMPETENSI DASAR Menguji limbah padat Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah padat Menguji limbah cair Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah cair Menguji limbah gas Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah gas.3 20. Mengendalikan mutu pada tahap kritis dengan pendekatan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) Menguji kecukupan sanitasi dan hygiene Mengendalikan mutu bahan di gudang.4 109 . 3 17.2 18. Mengukur sifat fisik plastik Mengukur sifat fisik kertas Mengukur sifat fisik kaleng.STANDAR KOMPETENSI 16.2 20.

2 3. Menerapkan Keselamatan.3 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4. Menjelaskan karakteristik seorang penyuluh Menjelaskan karakteristik penyampaian informasi Menampilkan perilaku sebagi penyuluh. Memahami latar belakang terbitnya UURI No. Menghayati diri sebagai penyuluh 2.2 3.2 1. penyuluhan dan penerangan. Mengkatagorikan masyarakat tani dan pedesaan 1. fungsi. Memahami isi UURI No. 16 tahun 2006 tentang Sistem penyuluhan Pertanian dan Kehutanan 3.2 4.3 3.1 2. 16 tahun 2006 Memahami isi UURI NO 16 tahun 2006.4 110 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian penyuluhan pertanian Menjelaskan tujuan penyuluhan pertanian Menjelaskan falsafah penyuluhan Menjelaskan azas. Mengidentifikasi peran penyuluhan pertanian dalam pembangunan Indonesia 2. Menjelaskan struktur masyarakat pedesaan Mengidentifikasi karakteristik masyarakat tani Menunjukkan perubahan sosial masyarakat tani dan pedesaan Menyatakan tingkat adopsi inovasi pertanian.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.4 1.3 3.2 2.1 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Mendemonstrasikan hand traktor untuk pengolahan tanah Mendemonstrasikan farm traktor untuk pengolahan tanah Mendemonstrasikan peralatan hand sprayer untuk pemeliharaan tanaman Mendemonstrasikan peralatan irigasi 3. Menganalisis hakekat penyuluhan 1.1 1.4 4.2 3.1 2.dari masyarakat.3 1. dan sasaran penyuluhan pertanian Membedakan pendidikan.2 2.1 4. : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI PENYULUHAN PERTANIAN PENYULUHAN PERTANIAN (116) B.1 1.5 2. Mengoperasikan peralatan mekanisasi pertanian .3 4.1 3.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan sejarah penyuluhan pertanian di Indonesia Menjelaskan peran penyuluhan dalam pembangunan pertanian. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.

3 Melaksanakan bisnis tanaman perkebunan 6. Mengelola bisnis tanaman perkebunan 7. Mengoperasikan alat bantu penyuluhan 14.1 Mengidentifikasi kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan 111 .1 Menjelaskan berbagai macam bahan penyuluhan pertanian 11.3 Mengoperasikan slide projector 13. Mempersiapkan bahan penyuluhan pertanian 12. 7.3 Membuat folder.2 Merencanakan bisnis tanaman hortikultura 5.2 Merencanakan bisnis peternakan 7. 9.5 4. dan hasil hutan 9.1 Menjelaskan hutan.3 Melaksanakan bisnis tanaman hortikultura 5. Mengelola bisnis tanaman hortikultura 6. 10. 6. transparansi.4 Menganalisis bisnis tanaman perkebunan. Menyusun program penyuluhan 5.1 Menjelaskan berbagai macam alat bantu penyuluhan 13.2 Menjelaskan system pengelolaan hutan produksi 9. Menguraikan sistem pengelolaan hutan dan kawasan hutan 10.3 4.4 KOMPETENSI DASAR Mendemonstrasikan peralatan pasca panen hasil pertanian.1 Menjelaskan dasar budidaya ikan 8.2 4.2 Menjelaskan kaidah pembuatan folder.3 Menjelaskan system pengelolaan hutan bersama masyarakat.1 Menjelaskan organisasi dan administrasi 10.1 4. Mendirikan kelembagaan petani 11.2 Mengoperasikan overhead projector 13. 14.3 Melaksanakan bisnis peternakan 7. 12. Mengelola bisnis peternakan 8.3 Mengelola koperasi petani.2 Menggolongkan metode penyuluhan pertanian 12.3 Melaksanakan bisnis perikanan 8. 11. Menentukan metode penyuluhan 13. Menjelaskan dasar budidaya tanaman pangan Merencanakan bisnis tanaman pangan Melaksanakan bisnis tanaman pangan Menganalisis bisnis tanaman pangan. 8.2 Merencanakan bisnis perikanan 8.4 Menganalisis bisnis perikanan. dan slide 11.3 Memilih metode penyuluhan pertanian.2 Merencanakan bisnis tanaman perkebunan 6. dan slide transparansi. Mengelola bisnis tanaman pangan 4.1 Menjelaskan dasar budidaya ternak 7. transparansi. kawasan hutan.1 Menjelaskan dasar budidaya tanaman hortikultura 5. Mengelola bisnis perikanan 9.4 Menganalisis bisnis tanaman hortikultura.4 Mengoperasikan komputer.STANDAR KOMPETENSI 3.4 Menganalisis bisnis peternakan.1 Menjelaskan dasar budidaya tanaman perkebunan 6.2 Membuat kelompok usaha bersama para petani 10. 5. 13.1 Menjelaskan berbagai macam metode penyuluhan 12.

STANDAR KOMPETENSI 14.3 Membuat VCD bahan penyuluhan pertanian. Mengakses sumber informasi KOMPETENSI DASAR Merancang kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan Menentukan acara. Mengembangkan bahan penyuluhan pedesaan.1 16.3 Menunjukan pedoman penyelenggaraan siaran 16. Mengevaluasi hasil penyuluhan 18. adat istiadat.2 Membuat power point bahan penyuluhan pertanian 18. Mengidentifikasi karakteristik audien (bahasa.2 14. dan mendengarkan Melaksanakan/ menyampaikan materi penyuluhan Memotivasi audien/ masyarakat tani tersuluh. tempat. dan waktu penyuluhan.2 17.3 16. Menjelaskan umpan balik penyuluhan Mengevaluasi kegiatan penyuluhan komputerisasi 18. penyuluhan pertanian 15.1 Mengidentifikasi sumber informasi dalam 15.2 Menunjukan cara memperoleh informasi pertanian 15.4 17.1 Menjelaskan bahan penyuluhan dengan 18. Melaksanakan penyuluhan 16.3 15. menjawab. dan budaya mastarakat setempat) Menunjukan teknik bertanya. 112 .2 16.1 17.

3 .2 3. 2. pengadaan.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : KEHUTANAN : KEHUTANAN (117) A. 3. 2 6. Melakukan pengukuran hutan 4.2 2. 1 6. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) B. 1 4. 1 3. Menjelaskan perkembangan sejarah hukum perencanaan hutan Mengemukakan peran hukum perencanaan hutan sebagai alat kendali kelestarian hutan Menginplematasikan hukum dan peraturan yang digunakan sebagai landasan operasional perencanaan hutan. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Menerapkan Keselamatan. Menyusun perencanaan hutan 5. 1 Menjelaskan pengertian tanah Menjelaskan tekstur dan struktur tanah hutan Menentukan jenis-jenis tanah hutan. Menjelaskan cara mengukur volume pohon berdiri Mengoperasikan alat-alat ukur hutan. 2 6. 2 4. 2 Mengidentifikasikan alat-alat klimatologi hutan. 2 2. dan penggunaan hutan secara serba guna dan lestari Menentukan pola kegiatan pelaksanaannya menurut ruang dan waktu. Mengidentifikasi jenis tanah hutan KOMPETENSI DASAR 1. Menentukan tipe hutan 2. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 3. 113 3.1 2. 3 3. 2 4.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian hutan Menunjukkan peran dan fungsi hutan. Mengkorelasikan dasar hukum perencanaan hutan 6. Mengidentifikasi iklim mikro hutan 2. Menjelaskan karakteristik pohon hutan Mendeskripsikan morfologi pohon hutan. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. penyediaan.2 3. 3 5. Melakukan pengelolaan hutan 5. Mengidentifikasi jenis pohon hutan 1. Menjelaskan pelaksanaan penyusunan pola peruntukkan. Menjelaskan pengertian perencanaan hutan Membuat kerangka perencanaan hutan Membuat konsep perencanaan hutan.1 3. 1 Menjelaskan pengertian klimatologi hutan 1.1 1. 1 2.

Melakukan pemeliharaan hutan 13. Mentabulasi hubungan perencanaan hutan terhadap manfaat ekonomi-ekologi dan sosial KOMPETENSI DASAR 7. 10. 3 Menentukan pembagian hutan 8. 11. 9. 14. Melakukan perencanaan sumber daya hutan melalui penggunaan teknologi 114 . 13. Melakukan penataan hutan 9.2 Membuat bedeng persemaian tanaman hutan 11. Melakukan pembibitan tanaman hutan 12. Mentabulasi rencana perlindungan hutan 15. 2 Menggambarkan jalur PWH 9.4 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari kerusakan akibat ulah binatang dan hama 14.2 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan kawasan hutan 14.3 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari kerusakan akibat ulah manusia (pencurian dan penjarahan) 14. 3 Mengkomunikasikan secara visual rancangan sarana prasarana PWH 9. Melakukan pembukaan wilayah hutan (PWH) 10.3 Melaksanakan penjarangan hutan.STANDAR KOMPETENSI 7.2 Membuat sampling 10. 4 Memberi tanda batas hutan.2 Merancang sumber daya hutan melalui penggunaan SISDH dan SIG. Mentabulasi rencana produksi dan tebangan 14.1 Menjelaskan pengertian rencana perlindungan hutan 14.2 Mengkategori kegiatan produksi kayu (Timber production) atau menguasai kegiatan tebangan 13. 1 Menjelaskan pengertian PWH 9. 4 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan yang bermanfaat untuk jasa lingkungan atau wisata alam. Melakukan perisalahan (inventarisasi hutan) 11.5 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari bahaya kebakaran. 8.3 Mengkategori kegiatan produksi bukan kayu (Non-timber forest production).1 Menjelaskan pengertian perisalahan 10.3 Menentukan taksiran volume kayu per Ha. 12. 15. 2 Membuat gambar penetapan tata batas 8. 3 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan kemasyarakatan 7.2 Membuat jadwal kegiatan pemeliharaan hutan 12. 1 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan produksi 7. 8.3 Membuat persemaian tanaman hutan.1 Menjelaskan pengertian pemeliharaan hutan 12. 1 Memahami prosedur penataan hutan 8.1 Menjelaskan pengertian rencana produksi dan tebangan 13. 2 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan konservasi dan lindung 7.1 Menjelaskan cara penyemaian tanaman hutan 11.1 Menjelaskan pengertian sistem informasi sumber daya hutan (SISDH) dan sistem informasi geografi (SIG) 15. 4 Membuat petak dan anak petak.

STANDAR KOMPETENSI 16.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian HR dan HTR Mengkalkulasi potensi produksi HR dan HTR Membangun HR dan HTR. Merancang hutan untuk mengatasi pemanasan global 16.3 19.2 19.1 19.3 19.1 16.2 18.1 17.2 18.1 18.3 17. Menjelaskan pengertian hutan kota Mengklasifikasikan struktur hutan kota. Merancang hutan kota 18. Melakukan pemanenan hasil hutan 115 .2 16. Menjelaskan fungsi hutan dalam menghambat pemanasan global Menemutunjukkan pengaruh hutan dalam menciptakan udara segar dan iklim sejuk Mengenali jasa lingkungan hutan untuk wisata alam Menjelaskan teknik pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu Mengoperasikan alat-alat pemanenan hasil hutan Merawat alat-alat pemanenan hasil hutan Mengangkut hasil hutan 19. Mengembangkan hutan rakyat (HR) dan hutan tanaman rakyat (HTR) 17.

3 1.4 3.2 3.1 2. Memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menerapkan Keselamatan.4 1.4 4.1 3.5 2.1 1.3 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan administrasi perkantoran Mendeskripsikan fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi Mengidentifikasi pekerjaan kantor Mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi perkantoran Mengidentifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran. Mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi 2. 3.2 2.1 4.2 1. Mendeskripsikan kerjasama dengan kolega dan pelanggan Menyediakan bantuan kepada pelanggan di dalam dan di luar organisasi Memelihara standar penampilan pribadi Menerapkan bekerja dalam tim.3 2. Mengidentifikasi proses komunikasi Menerima dan menyampaikan informasi Memilih media komunikasi Melakukan komunikasi melalui telepon.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN : ADMINISTRASI : ADMINISTRASI PERKANTORAN (118) A.2 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 116 .3 3. Menerapkan prinsip-prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan 4.

1 12.2 10.1 13. Menangani surat/dokumen kantor 7. Mengelola data/informasi di tempat kerja 117 .2 5. Mengidentifikasi jenis-jenis surat/ dokumen Memproses surat/dokumen Mendistribusikan surat/dokumen Memproses e-mail.1 5. Mengoperasikan aplikasi presentasi 3. Mengelola dana kas kecil 12. Mendeskripsikan pelayanan prima Mengidentifikasi pelanggan dan kebutuhannya Memberikan pelayanan kepada pelanggan. Mendeskripsikan aplikasi presentasi Menggunakan aplikasi presentasi untuk mengolah bahan informasi. Membuat catatan dikte untuk menghasilkan naskah/dokumen Mengidentifikasi kebutuhan dokumen Membuat dokumen Memproduksi dokumen.2 3. Mengelola peralatan kantor 4. Mempersiapkan pertemuan/rapat Menyelenggarakan pertemuan/rapat Membuat catatan hasil pertemuan/ rapat Mendistribusikan hasil pertemuan/ rapat. Mengelola pertemuan/rapat 11.3 12.2 3.1 3.2 2.B.3 13.2 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan aplikasi perangkat lunak Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak dalam mengolah dokumen/ naskah. Mendeskripsikan perjalanan bisnis Melaksanakan penanganan perjalanan bisnis.2 6. Mempersiapkan administrasi kas kecil Membukukan mutasi dan selisih dana kas kecil Mendokumentasikan bukti-bukti kas kecil. Melakukan prosedur administrasi 5.1 9. Memberikan pelayanan kepada pelanggan 13. Membuat dokumen 9. Melakukan prosedur pengadaan peralatan kantor Menggunakan peralatan kantor Memelihara peralatan kantor.4 7. Mengumpulkan data/informasi Melakukan pengolahan data/ informasi 2.4 11.1 4.1 6.3 4.3 7. Memilih jenis penggandaan dokumen yang sesuai Melakukan penggandaan dokumen Mendistribusikan dokumen. Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak 1.1 1.1 7. Menangani penggandaan dokumen 6.3 5.3 10.2 10.4 8. Mengidentifikasi dokumen-dokumen kantor Melakukan surat-menyurat Menata dokumen.3 6. Mengelola sistem kearsipan 8.2 12.2 7.3 8.1 2.1 8. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 11.2 4.3 6. Menentukan sistem kearsipan Menentukan kebutuhan alat dan bahan kearsipan Mengimplementasikan sistem kearsipan Memelihara sistem kearsipan.2 8.1 10. Memproses perjalanan bisnis 10.1 11.4 9.

1 14. 118 .4 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan tata persuratan dan kearsipan Melaksanakan administrasi kepegawaian/ketenagaan Melaksanakan administrasi keuangan Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana.STANDAR KOMPETENSI 14.2 14. Mengaplikasikan administrai perkantoran di tempat kerja 14.3 14.

A.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN : PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KOMPETENSI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN KEUANGAN 1. Menerapkan prinsip profesional bekerja 2.2 3. prosedur.4 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 119 . DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menerapkan Keselamatan. Melaksanakan komunikasi bisnis 3.4 Mengidentifikasi sektor dan tanggung jawab industrI Menerapkan pedoman.3 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 2. PEMASARAN (121) KOMPETENSI DASAR 1. Mengidentifikasi penerima pesan Membuat pesan bisnis Menggunakan media komunikasi yang tersedia Melaksanakan komunikasi bisnis.1 3. dan aturan kerja Mengelola informasi Merencanakan pekerjaan dengan mempertimbangkan waktu dan sumber daya Mengelola kompetensi personal.4 3.3 1. PERBANKAN (120) 3.5 2. AKUNTANSI (119) 2.2 2.3 2.2 1.1 1.

Mendeskripsikan pengelolaan kartu utang Mengidentifikasi data utang Membukukan mutasi utang ke kartu utang Menyusun laporan utang. Mengelola kartu piutang 7.5 4.5 9. Mengelola kartu persediaan 8.1 5.4 6.1 4.2 4. 2. Mengkompilasi biaya Menghitung pembebanan biaya Menyusun laporan biaya.5 7. Memproses dokumen dana kas di bank 4. Mengelola kartu utang 9. Mengelola kartu aktiva tetap 10.3 7. Mempersiapkan pengelolaan buku besar Membukukan jurnal ke buku besar Menyusun daftar saldo akun dalam buku besar. Memproses buku besar 6.3 5. 2.1 8.4 3.1 2.2 8.4 2.3 9.2 3.1.3 3.3 8.3 2. Mendeskripsikan administrasi kas bank Menghitung mutasi kas bank Membukukan mutasi kas bank Menyusun laporan rekonsiliasi bank Membukukan penyesuaian kas di bank.1 10. 1. Akuntansi (119) STANDAR KOMPETENSI 1.2 7. Mendeskripsikan pengelolaan kartu persediaan Mengidentifikasi data mutasi persediaan Membukukan mutasi persediaan ke kartu persediaan Membukukan selisih persediaan Membuat laporan persediaan.2 2.5 8.B.3 Mengidentifikasi dokumen transaksi Memverifikasi dokumen transaksi Memproses dokumen transaksi Mengarsipkan dokumen transaksi.4 10.1 9.2 10. 1. Mendeskripsikan administrasi dana kas kecil Menghitung mutasi dana kas kecil Menghitung selisih dana kas kecil Mengisi dana kas kecil Mencatat mutasi dan selisih dana kas kecil. Mengelola dokumen transaksi KOMPETENSI DASAR 1. Mendeskripsikan pengelolaan kartu aktiva tetap Mengidentifikasi data mutasi aktiva tetap Mengidentifikasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap Membukukan mutasi aktiva tetap ke kartu aktiva tetap Membukukan mutasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap.2 6.4 8.1 6. Memproses dokumen dana kas kecil 3.2 5.1 7. Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang Mengidentifikasi data piutang Membukukan mutasi piutang ke kartu piutang Melakukan konfirmasi saldo piutang Menyusun laporan piutang.2 9. 1.1 3. KOMPETENSI KEJURUAN 1.3 6.3.3 6. Memproses entri jurnal 5. Menyajikan laporan harga pokok produk 120 .2. Mengelompokkan dokumen sumber Menyiapkan jurnal Mengarsipkan dokumen.4 7.5 3.4.

4 14.7 14. Menyiapkan dokumen transaksi pemungutan dan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Menyiapkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan pasal 21 Menyiapkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Menyiapkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan Menyiapkan SPT Masa pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPn-BM). Mengoperasikan paket program pengolah angka/ spreadsheet 13. Menyiapkan surat pemberitahuan pajak 13.1 12.3 12.5 Membukukan jurnal penyesuaian Menyusun laporan keuangan Membukukan jurnal penutup Menyusun daftar saldo akun setelah penutupan.4 14.2 14. Menyusun laporan keuangan KOMPETENSI DASAR 11.2 12.3 13. Mempersiapkan komputer dan paket program pengolah angka Mengentri data Mengolah data dengan menggunakan fungsi-fungsi program pengolah angka Membuat laporan Menyiapkan data awal perusahaan Membuat bagan akun (chart of account) Membuat buku pembantu Mengentri saldo awal Mengentri transaksi Membuat laporan Membuat backup file.4 12.3 14. Mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi 121 .1 13.1 11.2 13. 12.5 14.2 11.STANDAR KOMPETENSI 11.3 11.6 14.1 14.4 12.

Menjelaskan pengertian etika perbankan Menjelaskan implementasi etika perbankan Memahami pentingnya pelayanan nasabah (customer service) Menjelaskan kaitan pelayanan nasabah dengan kepuasan nasabah. 2 3.4 7. 4 4.3 6.4 5. Memahami etika dan pelayanan nasabah 3.3 5.2.1 8.2 4. Memahami pentingnya lalu lintas pembayaran Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran dengan cek Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran dengan giro Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran kliring. Menjelaskan pengertian kredit bank Menjelaskan sasaran dan tujuan kredit bank Menguraikan jenis-jenis kredit Menjelaskan syarat-syarat pemberian kredit Memahami pengertian suku bunga dan angsuran kredit Menghitung bunga dan angsuran kredit.5 8.2 5. Memahami jenis dan operasional bank 2. Memahami kredit bank 5.3 8. Memahami jasa bank lainnya 6.1 7.3 7. Memahami sumber dana bank 4. 1 3.6 8.1 Mendeskripsikan bank sebagai perantara 2.5 6. Memahami bank umum berdasarkan prinsip syariah Mendeskripsikan dana bank Menjelaskan sumber dana modal sendiri Menjelaskan sumber dana deposan Menjelaskan sumber dana pinjaman. 3 3.4 4. Memahami uang dan lembaga keuangan 2.3 Menjelaskan operasional bank.1 5. Perbankan (120) KOMPETENSI DASAR 1. Memahami lalu lintas pembayaran transaksi 7.4 8.3 1.2 1. Mendeskripsikan perbankan syariah Menjelaskan dasar yuridis perbankan syariah Membedakan prinsip dasar operasional bank konvensional dengan bank syariah Menjelaskan latar belakang perbankan syariah Menguraikan keunggulan dan kelemahan bank konvensional Menguraikan keunggulan dan kelemahan bank syariah 122 .1 4.2 7. STANDAR KOMPETENSI 1.4 8.6 5. Menjelaskan jasa pengiriman uang (transfer) Menguraikan jasa kartu bank (bank card) Mengenal pengertian dan fungsi Letter of Credit (LC) Menjelaskan jasa transaksi valuta asing Menjelaskan pengertian dan fungsi bank garansi.2 8.1 1.1 6.4 Menjelaskan sejarah dan fungsi uang Mendeskripsikan bank dan lembaga keuangan bukan bank Menjelaskan perkembangan perbankan Memahami fungsi dan peranan bank serta lembaga keuangan bukan bank. 3.2 Menjelaskan jenis-jenis bank 2.5 4.2 6.3 4.

3 Menjelaskan kegiatan perusahaan asuransi. hukum merek dan hukum cipta di Indonesia 1. 1 Mendeskripsikan koperasi simpan pinjam 14.prinsip bisnis KOMPETENSI DASAR 1. 1 Mendeskripsikan perusahaan dana pensiun 16. 1 Mendeskripsikan usaha kartu plastik 18. 1 Mendeskripsikan perusahaan leasing 10. Memahami koperasi simpan pinjam 15. Memahami pasar valuta asing 14. Pemasaran (121) STANDAR KOMPETENSI Memahami prinsip. Memahami perusahaan asuransi 12. Memahami perusahaan leasing (sewa guna) 11. 3 Menjelaskan kegiatan usaha leasing. 15. 3 Menjelaskan kegiatan koperasi simpan pinjam. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan dana pensiun. 13. 1 Mendeskripsikan perusahaan anjak piutang 15. 2 Menguraikan sejarah perusahaan dana pensiun 16. 123 1. 2 Menguraikan sejarah perusahaan anjak piutang 15. 11. 2 Menguraikan sejarah perusahaan leasing 10. 2 Menguraikan sejarah perusahaan modal ventura 17. 2 Menguraikan sejarah pasar modal di Indonesia 12. 3 Menjelaskan lembaga penunjang pasar modal 12. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan modal ventura. Memahami perusahaan anjak piutang (factoring) 16. . Memahami pasar modal 13. 9. Memahami perusahaan dana pensiun 17. 10. 17.2 Mengidentifikasi hukum paten. Memahami perusahaan modal ventura 18.1 Mendeskripsikan prinsip-prinsip bisnis dan dasar hukum bisnis 1. 3 Menjelaskan operasional pasar valuta asing.4 Mengidentifikasi larangan praktik monopoli 1. 16.7 Menguraikan perkembangan perbankan syariah di Indonesia. 2 Menguraikan sejarah kartu plastik 18.5 Mengidentifikasi peraturan hukum dagang 1. 1 Mendeskripsikan pasar modal 12. 14.1 Mendeskripsikan perusahaan pegadaian 9. 3 Menjelaskan jenis dan usaha kartu plastik. Memahami perusahaan pegadaian 10. Memahami usaha kartu plastik 3.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 8. 2 Menguraikan sejarah pasar valuta asing 13. 18.2 Menguraikan sejarah perusahaan pegadaian 9. 12. 2 Menguraikan sejarah koperasi simpan pinjam 14. 4 Mengidentifikasi instrumen pasar modal.6 Memahami etika bisnis.3 Mengidentifikasi hukum perlindungan konsumen 1. 9. 1 Mendeskripsikan perusahaan asuransi 11. 1 Mendeskripsikan perusahaan modal ventura 17.3 Menjelaskan kegiatan usaha perusahaan pegadaian. 2 Menguraikan sejarah perusahaan asuransi 11. 3 Menjelaskan kegiatan usaha anjak piutang. 1 Mendeskripsikan pasar valuta asing 13.

Melaksanakan negosiasi 4. Melaksanakan konfirmasi keputusan pelanggan Melaksanakan proses administrasi transaksi Melakukan penyerahan/ pengiriman produk .1 Memberikan tangapan terhadap keberatan dari calon pelanggan 3. Melakukan pemasaran barang dan Jasa 124 .4 Menerapkan prinsip prinsip marketing mix 12.1 Mengidentifikasi klausul-klausul perjanjian 7. 3.2 Membedakan klasifikasi dan diferensiasi bisnis ritel 11.2 Mendeskripsikan transaksi 6. 9. Melaksanakan penagihan pembayaran 8. 5. 7. 3.2 Menata display produk 2.2 Mengoperasikan alat hitung 8.4 Melakukan komunikasi dengan pelanggan.2 Menyusun rencana pencapaian target pasar 12.STANDAR KOMPETENSI 2. 10.1 Menyiapkan barang yang akan diserahkan / dikirim 6. 6. 5.4 Menyiapkan dan mengoperasikan alat ukur 8. Menata produk KOMPETENSI DASAR 2.5 Menyiapkan dan mengoperasikan alat bantu verifikasi. PPn BM dan Bea Materai 12.5 Menerapkan sistem informasi dan teknologi penjualan 12. Mengoperasikan peralatan transaksi di lokasi penjualan 9.4 Melakukan riset pemasaran dalam bisnis ritel.3 Menjaga display produk agar tetap sesuai dengan standar perusahaan dan perencanaan. PPh. Membuka usaha eceran/ ritel (expansion store opening) 12.3 Melakukan proses penagihan pembayaran.2 Melakukan proses tawar-menawar dengan calon pelanggan 3. 4.1 Mendeskripsikan perencanaan visual penataan produk 2.1 Mendeskripsikan berkas-berkas administrasi 5.3 Menjelaskan distribusi dalam bisnis ritel 11.3 Memberikan bantuan kepada pelanggan 10. 8. 11.3 Mengoperasikan mesin pembayaran baik tunai maupun non tunai 8.1 Mengoperasikan alat komunikasi 8.1 Mengidentifikasi dasar bisnis ritel 11. 1 Mengidentifikasi sinyal-sinyal dari calon pelanggan 4.2 Melakukan proses penyerahan produk yang dibeli pelanggan 7.3 Memotivasi keyakinan calon pelanggan. 2 Membuat konfirmasi keputusan calon pelanggan.2 Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan prima / service excellent 10.2 Menawarkan produk lain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan 9.7 Menerapkan aturan pokok hukum pertanggungan (asuransi). Melaksanakan pelayanan prima ( service excellent) 11. Menemukan peluang baru dari pelanggan 10.1 Menganalisis hubungan dengan pelanggan 9.1 Mengidentifikasi segmentasi pasar 12. 12.1 Melaksanakan standar penampilan pribadi 10.2 Melakukan kontak dengan pelanggan 7.3 Menyusun rencana pemasaran 12.6 Menghitung PPn.3 Menindaklanjuti permintaan lain dari pelanggan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->