Citra Education, present

:

1

STANDAR KOMPETENSI & KOMPETENSI DASAR PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SESUAI DENGAN SPEKTRUM 2008 dari : DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL VOLUME 3 (076-121)

Disusun Ulang oleh: SUCARMAN

ebook seri pendidikan www.ebook-murah.com www.citraeducation.com Hak Cipta Pada BNSP Kemendiknas Republik Indonesia

2

TABEL INDEX
Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian 76. Keperawatan 77. Keperawatan Gigi 78. Analisis Kesehatan 79. Farmasi 80. Farmasi Industri 81. Perawatan Sosial 82. Seni Lukis 83. Seni Patung 84. Desain Komunikasi Visual 85. Desain Produk Interior Dan Landscaping 86. Kria Tekstil 87. Kria Kulit 88. Kria Keramik 89. Kria Logam 90. Kria Kayu 91. Seni Musik Klasik 92. Seni Musik Non Klasik 93. Seni Tari 94. Seni Karawitan 95. Seni Pedalangan 96. Seni Teater 97. Usaha Perjalanan Wisata 98. Akomodasi Perhotelan 99. Jasa Boga 100. Patiseri 101. Kecantikan Kulit 102. Kecantikan Rambut 103. Busana Butik 104. Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura 105. Agribisnis Tanaman Perkebunan 106. Agribisnis Pembibitan Dan Kultur Jaringan 107. Agribisnis Ternak Ruminansia 108. Agribisnis Ternak Unggas 109. Agribisnis Aneka Ternak 110. Perawatan Kesehatan Ternak 111. Agribisnis Perikanan 112. Agribisnis Rumput Laut 113. Mekanisasi Pertanian 114. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian 115. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian 116. Penyuluhan Pertanian 117. Kehutanan

Kesehatan

Kesehatan

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Senirupa

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Design dan Produksi Kria

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Seni Pertunjukan

Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Agribisnis dan Agro Teknologi

Pariwisata Tata Boga Tata Kecantikan Tata Busana Agribisnis Produksi Tanaman

Agribisnis dan Agro Teknologi

Agribisnis Produksi Ternak Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Mekanisasi Pertanian Agribisnis Hasil Pertanian Penyuluhan Pertanian Kehutanan

Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi

Bisnis dan Manajemen Bisnis dan Manajemen

Administrasi Keuangan

118. 119. 120. 121.

Administrasi Perkantoran Akuntansi Perbankan Pemasaran

3

fisiologi.2 3. Melaksanakan pemberian obat kepada klien/pasien 3.3 6.3 5.3 5. dan manfaat komunikasi terapeutik Melaksanakan setiap tindakan keperawatan menggunakan komunikasi terapeutik. fisiologi.1 5.4 5.1 4.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : KESEHATAN : KESEHATAN : KEPERAWATAN (076) A. Menjelaskan jenis pemeriksaan laboratorium dasar yang diperlukan oleh klien/pasien Menjelaskan persiapan klien/pasien yang akan diperiksa di laboratorium Mengantarkan klien/pasien untuk periksa di laboratorium.2 2. Menunjukan kemampuan mengasuh bayi.2 4. Menunjukan kemampuan melakukan komunikasi terapeutik 4. balita.2 5. dan patogenesis.2 6.5 5.1 1.1 2. Memahami jenis pemeriksaan laboratorium dasar yang diperlukan oleh klien/pasien 2.6 6.2 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 6.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan anatomi. Membangun hubungan antar manusia Mengoptimalkan komunikasi terapeutik Mengidentifikasi kebutuhan dasar klien/pasien Merencanakan kebutuhan dasar klien/pasien Melaksanakan kebutuhan dasar klien/ pasien Mendokumentasikan hasil pelaksanaan kebutuhan pasien/klien yang penyakit ringan. 6. Menjelaskan definisi komunikasi terapeutik Menjelaskan fungsi.4 6.5 6. patologi sebagai sistem tubuh secara umum Menjelaskan konsep dasar homeostasis. Menunjukan kemampuan melayani klien/pasien berpenyakit ringan 4 . patologi tubuh secara umum. Memahami dasar-dasar anatomi. 1.1 3. Membangun hubungan antar manusia Mengoptimalkan komunikasi terapeutik Mengidentifikasi kebutuhan dasar manusia Merencanakan kebutuhan dasar manusia Melaksanakan kebutuhan dasar manusia Mendokumentasikan hasil pelaksanaan kebutuhan dasar manusia sesuai tingkat perkembangan. Menjelaskan cara-cara pemberian obat kepada pasien Melakukan pemberian obat kepada pasien sesuai resep dokter. dan lansia sesuai tingkat perkembangan 5.3 4. anak.

1 7.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 2.4 1.5 1. Menjelaskan tindakan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan tindakan pelayanan kesehatan utama Menjelaskan peran asisten perawat dalam pemberian perawatan utama. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 7.3 7.7 2. Menerapkan Keselamatan. Menjelaskan penyakit–penyakit sistem integumen sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem gastro intestinal sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit-penyakit sistem genito urinaria sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem respiratori sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem kardio vaskuler sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem persarafan sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem reproduksi sederhana yang umum di masyarakat.2 1.6 1.1 2.1 3. Memahami peningkatan kesehatan dan pelayanan kesehatan utama 3.2 2.2 7.2 3.7 3.4 2.6 2.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan keseimbangan tubuh manusia normal Menjelaskan definisi sehat-sakit Menjelaskan model-model sehat dan sakit Menjelaskan nilai-nilai yang mempengaruhi kesehatan Menjelaskan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan faktor-faktor resiko dalam kehidupan manusia Menjelaskan dampak sakit pada klien/pasien dan keluarga. B. Memahami kontinum sehat-sakit 1. Memahami dasar-dasar penyakit sederhana yang umum di masyarakat 2.3 1. 5 .1 1.STANDAR KOMPETENSI 7. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.5 2.

Memahami tentang stres 9. Menjelaskan teori pertumbuhan dan perkembangan manusia Menjelaskan tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia Menjelaskan tentang konsepsi Menjelaskan proses kelahiran. 7.3 9. Memahami kebutuhan dasar manusia 10. Menjelaskan perkembangan masa bayi Menjelaskan perkembangan masa balita Menjelaskan perkembangan anak masa usia sekolah Menjelaskan perkembangan masa remaja Menjelaskan perkembangan masa dewasa muda Menjelaskan perkembangan masa dewasa Menjelaskan perkembangan masa lansia.5 5.2 7.3 6.1 Menjelaskan nomenklatur dan bentuk obat oral 4.6 7.2 6. Memahami kemampuan interpersonal dan massa 6.2 Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kerja obat 4. Menjelaskan sikap perawat terhadap klien/pasien sesuai dengan tahap perkembangan Menjelaskan pelayanan perawatan kesehatan komunitas dan panti.1 7. Memahami tahap-tahap perkemangan manusia 7.7 8.3 5. Memahami pemberian obat KOMPETENSI DASAR 4.5 6 .4 Menjelaskan berbagai tingkatan komunikasi Menjelaskan proses komunikasi Menjelaskan bentuk-bentuk komunikasi Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi Mendiskusikan komunikasi terapeutik Menjelaskan bantuan dalam berkomunikasi. Memahami sikap pelayanan perawat sesuai dengan tahapan perkembangan 8.4 7.1 10.1 8.5 7. Menjelaskan konsep stres Menjelaskan adaptasi terhadap stres Menjelaskan respon terhadap stres Menjelaskan proses keperawatan dan adaptasi terhadap stres.2 9.3 7.1 5. Memahami prinsip-prinsip perkembangan manusia 5.4 10.4 5. Menjelaskan kebutuhan fisiologis manusia Menjelaskan kebutuhan keselamatan dan rasa aman Menjelaskan kebutuhan cinta dan rasa memiliki Menjelaskan kebutuhan penghargaan dan harga diri Menjelaskan kebutuhan aktualisasi diri.4 10.2 9. 5.3 10.2 5.1 9.1 6.3 Menjelaskan kemampuan memberikan obat oral.STANDAR KOMPETENSI 4.6 6.2 10.

4 14.1 13. Memahami tentang kesehatan reproduksi 11.3 12. Melakukan pemberian nutrisi 15. Menjelaskan tentang mobilisasi dan pengaturan gerak Menjelaskan gangguan mobilisasi Menjelaskan latihan mobilisasi Menunjukan kemampuan melakukan mobilisasi pasif dan aktif Menjelaskan gangguan mobilisasi. Menjelaskan komunikasi multidisiplin dalam tim Membuat dokumentasi sesuai dengan pedoman. dan kebutuhan spiritual klien tersebut.3 14. duka cita saat melakukan tindakan keperawatan Menjelaskan bantuan yang diberikan sesuai dengan agama.2 16.STANDAR KOMPETENSI 11.2 17. kematian.4 14. Menjelaskan pentingnya etika dan hukum keperawatan dalam melaksanakan tugas Melakukan perilaku kinerja asisten perawat sesuai dengan etika dan hukum keperawatan. Menjelaskan sikap empatik terhadap kehilangn.1 11.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan konsep kesehatan reproduksi Menjelaskan anatomi dan fisiologi alat reproduksi Menjelaskan masalah yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi.2 13. Melaksanakan dokumentasi tindakan keperawatan 17.2 14.2 13. 7 . Melakukan mobilisasi pasif terhadap klien/pasien 14. Menjelaskan pedoman untuk mengukur tanda vital Menjelaskan tentang pengukuran suhu tubuh melaksanakan pengukuran nafas Melaksanakan pengukuran nadi.1 12.2 11.1 14.1 16.5 15.1 17. Melaksanakan tugas sesuai dengan etika keperawatan. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital 13.3 13.1 15. Memahami perilaku empatik 12. dan kaidah hukum 16. Menjelaskan nutrisi seimbang Menunjukan kemampuan memberikan makan peroral pada pasien/klien.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. fisiologi dan biokimia organ rongga mulu 2. Menjelaskan struktur anatomi dan fisiologi umum dan perkembangan dari rongga mulut Mengidentifikasi penyakit jaringan keras gigi dan jaringan lunak rongga mulut Mengidentifikasi penatalaksanaan dalam lingkup asuhan keperawatan gigi.3 4.4 3.7 4.5 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. Mendeskripsikan definisi sehat-sakit Mendeskripsikan model-model sehat dan sakit Menjelaskan variable yang mempengaruhi keyakinan dan praktik kesehatan Menjelaskan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan faktor-faktor resiko dalam kehidupan manusia Menjelaskan dampak sakit pada klien dan keluarga.3 5.1 2. patologi tubuh secara umum 1. Memahami kontinum sehat sakit 3. Memahami aspek anatomi.2 4.1 5.4 4.6 4. 3. Memahami dasar-dasar anatomi.6 4.1 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.5 4.8 5.2 5.4 4. Memahami kebutuhan dasar manusia.1 3. fisiologi dan patologi sebagai sistem tubuh secara umum Menjelaskan konsep dasar homeostasis dan patogenesis.1 1.3 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 8 . Menerapkan Keselamatan.2 3. Menjelaskan definisi individu Menjelaskan kebutuhan fisiologis manusia Menjelaskan kebutuhan keselamatan dan rasa aman Menjelaskan kebutuhan cinta dan rasa memiliki Menjelaskan kebutuhan penghargaan. dan harga diri Menjelaskan kebutuhan aktualisasi diri Menjelaskan penerapan teori kebutuhan dasar Menjelaskan keluarga.2 2.2 2. dan keluarga 5. fisiologi.3 : : : KESEHATAN KESEHATAN KEPERAWATAN GIGI (077) KOMPETENSI DASAR Menjelaskan aspek biologis manusia dari sudut anatomi.

Menerapkan praktik keperawatan gigi KOMPETENSI DASAR Menjelaskan manajemen pengelolaan kesehatan gigi Menjelaskan manajemen sistem penjaminan kesehatan masyarakat Menjelaskan pengelolaan sistem informasi kesehatan. Memahami prinsip dasar ilmu kedokteran pencegahan Menerapkan edukasi mengenai pencegahan penyakit di masyarakat. Menerapkan komunikasi dengan pasien.3 Melakukan asuhan keperawatan gigi pasien.2 6. Melakukan keperawatan komunitas dalam ranah preventif 7.4 7.1 1.1 5. indikasi. Melaksanakan surveilan epidemiologi penyakit gigi dan mulut di masyarakat 3. Memahami farmakologi paramedik 5.2 5.1 4. Mengenali berbagai material kedokteran gigi untuk pekerjaan laboratorium dan klinik Mengelola bahan/medikamen sesuai petunjuk pabrik Mengidentifikasi medikamen kedokteran gigi menurut penggunaannya Menyiapkan bermacam bahan tambal menurut penggunaannya.4 5. 4.2 9 .3 6. Menjelaskan farmakologi dasar Mengidentifikasi bermacam obat dalam lingkup kedokteran dan keperawatan gigi Mengidentifikasi jenis/nama obat.3 2. diagnosa dan dokumentasi keperawatan gigi 2.1 Menjelaskan kebutuhan dasar manusia 2. Memahami manajemen pelayanan keperawatan gigi 1. 3.3 6.1 6. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 3. dosis dan efek sampingnya Mendeskripsikan tingkatan komunikasi Menerapkan komunikasi terapeutik Menerapkan bantuan melalui komunikasi Melakukan komunikasi dalam proses keperawatan.2 4.3 Memahami indikator kesehatan gigi dan mulut Mengidentifikasi pola penyakit gigi dan mulut yang terjadi di masyarakat Melakukan skrining penyakit gigi dan mulut pada sekelompok masyarakat.2 3.3 4.B. masyarakat. 2.2 1.1 7. sejawat tenaga medik/ paramedik lain 6. Memelihara berbagai bahan dan obatobatan di klinik 4.2 Melakukan asuhan.

Menggunakan alat-alat kesehatan gigi 10.2 13. alat. Menjelaskan tindakan menyikat gigi dan lidah.2 11.1 13. Melaksanakan dokumentasi tindakan keperawatan 11. membersihkan plak dan debris pada pasien rawat jalan/rawat inap Melakukan skeling baik dengan alat manual maupun elektrik Melakukan aplikasi topikal fluor dan fissure sealant Melakukan pencabutan gigi sulung dengan anestesi klor etil.3 10 .2 9. pasien dan operator berdasarkan prinsip asepsis. Melaksanakan rekam medik di klinik 9.1 10. Mengenal diagnosis berbagai penyakit gigi dan mulut 8. Mengidentifikasi risiko penularan penyakit Menerapkan proteksi ruang klinik.1 12.2 14.4 10. Melaksanakan tindakan medik sederhana dalam keperawatan gigi 14.1 14.3 12. Mengidentifikasi kelengkapan dokumentasi keperawatan Melaporkan dokumentasi keperawatan.1 9.4 13.2 11.4 9. perawatan protesa lepasan. trauma dan neoplasi Melakukan perawatan sesuai dengan indikasinya Melakukan rujukan vertikal untuk penatalaksanaan kasus-kasus di luar lingkup kompetensi.3 9. Melakukan perawatan luka pasca ekstraksi gigi dan bedah minor. Menjelaskan dasar hukum rekam medik Membantu pencatatan rekam medik Melakukan pengelolaan rekam medik Mengevaluasi kebutuhan perawatan pasien berdasarkan rekam medik. debridemen luka.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan penyakit jaringan keras gigi karies dan non karies Mengenal gejala penyakit mulut akibat infeksi. melepas benang jahit.1 11. Mengidentifikasi alat-alat kkesehatan gigi Menyiapkan alat kesehatan gigi dalam menangani pasien Mengelola dan merawat alat-alat kesehatan gigi.3 8.1 8.2 8.3 13. Menerapkan kewaspadaan umum (universal precaution) di klinik 12. Menyiapkan bahan cetak alginat Mengisikan gips dalam cetakan Menyiapkan model cast dan mengirim ke dental lab 13.STANDAR KOMPETENSI 8. Melaksanakan pekerjaan laboratoris gigi 14.2 13.

3 17. Mengidentifikasi penggolongan obat Menjelaskan hasiat obat Mengidentifikasi efek samping obat Melaksanakan cara swamedikasi penggunaan obat.3 20.2 18.1 16.2 19.4 16.4 20.4 KOMPETENSI DASAR Menyiapkan ruang praktik.1 20. rekam medik dan instrumentasi Menyiapkan bahan dan medikamen di klinik gigi Menyiapkan alat sesuai dengan jenis perawatan gigi Melakukan bantuan komunikasi terapetik kepada pasien.1 17.3 19.2 16. Menerapkan swamedikasi 20. Melaksanakan penatalaksanaan kedaruratan gigi dan mulut 16.1 19. Memahami penggolongan obat 11 .2 15. 19.1 15. Mengidentifikasi macam-macam herbal/obat tradisional kesehatan gigi dan mulut Mengidentifikasi penggunaan herbal dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut.STANDAR KOMPETENSI 15.1 18.2 20. Melaksanakan pekerjaan asistensi praktik klinik 15. Memahami herbal dalam keperawatan 17. Melakukan penatalaksanaan basic life support Melakukan penatalaksanaan kedaruratan gigi dan mulut Memberikan medikamen secara terbatas.2 19.3 15. Memahami ilmu gizi dalam lingkup keperawatan 18. Menjelaskan peran gizi dalam proses tumbuh kembang Mengidentifikasi sumber gizi dan pemanfaatannya bagi kesehatan gigi dan mulut Menjelaskan golongan obat bebas Menjelaskan obat bebas terbatas Menjelaskan obat keras Menjelaskan psikotropika dan narkotika.

2 1.5 3. Melaksanakan dasar-dasar KIE (Komunikasi.2 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. dan Edukasi) 1.1 2. Informasi.3 1.2 3. Melaksanakan petunjuk penggunaan.1 3. Melakukan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari lingkup pekerjaan yang berbeda Menanggapi keluhan konsumen dan masyarakat pengguna.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan komunikasi di tempat kerja Menjelaskan jenis bantuan kepada kolega dan pelanggan Melaksanakan standar penampilan diri Melakukan kerjasama dalam satu tim.4 2. Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 3. Melaksanakan pekerjaan dalam lingkup pekerjaan yang berbeda 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. : KESEHATAN : KESEHATAN : ANALISIS KESEHATAN (078) 12 .4 3. pemeliharaan dan penyimpanan alat atau instrumen pemeriksaan Melaksanakan petunjuk penggunaan.3 3. pemeliharaan dan penyimpanan reagen. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 1.

Mengoperasikan peralatan laboratorium 3.4 2. Memahami dasar-dasar penyakit 2.7 4.5 3.2 5.3 6.1 5.3 7.1 7.6 3. Memelihara peralatan laboratorium 6. faeces dan cairan tubuh lainnya 7.3 1.2 6. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3 7. Menyiapkan sampel untuk pemeriksaan patologi Mengirim sampel Mendapatkan sampel yang representatif Memproses jaringan Menghitung jumlah sel dalam sampel.1 3. Melakukan pemeriksaan urin.4 13 .2 7. Menerapkan prosedur standar keselamatan kerja 4. Menjelaskan prosedur laboratorium Menjelaskan peralatan-peralatan yang digunakan dalam laboratorium klinik Mengoperasikan sentrifuge Mengoperasikan pipet Menggunakan spektrofotometer Menggunakan teknik kromatografi Mengoperasikan otoklaf untuk sterilisasi. 1.3 3.5 Menjelaskan penyakit-penyakit sistem kardiovaskuler Menjelaskan penyakit-penyakit sistem respiratori Menjelaskan penyakit –penyakit sistem pencernaan Menjelaskan penyakit-penyakit sistem genitourinaria Menjelaskan penyakit-penyakit metabolik sistemik.2 1. Melakukan pemeriksaan urin Melakukan pemeriksaan sperma Melakukan pemeriksaan cairan tubuh Melakukan pemeriksaan faeces.1 2.3 2.1 1.4 3.4 1.1 4.2 5.B.1 6.2 3. Mengendalikan stok bahan dan peralatan laboratorium Mempersiapkan larutan kerja dan larutan standar Menyimpan reagen dan bahan untuk pengujian. Melaksanakan penanganan bahan dan reagen laboratorium 5. Menggunakan sampel untuk uji laboratorium 2.2 2. Menjelaskan prosedur penggunaan dan pemeliharaan peralatan Membersihkan peralatan laboratorium Mensterilkan peralatan dan bahan laboratorium.5 3. Melaksanakan pekerjaan laboratorium sesuai standar kesehatan dan keselamatan kerja Menjelaskan cara penanganan bahan toksik dan infeksius.

Menerapkan sistem kualitas dan proses perbaikan berkelanjutan Melaksanakan sistem mutu berkelanjutan Melaksanakan praktek laboratorium sesuai GLP (Good Laboratory Practice) 13.4 Melakukan pemeriksaan darah untuk kasus perdarahan 8.2 13.4 Menjelaskan prosedur pemeriksaan darah donor Menjelaskan cara melakukan pemeriksaan silang pada transfusi darah Menjelaskan cara penyimpanan darah dengan metode FIFO Menjelaskan tentang Bank Darah dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).3 14 .5 Melakukan pemeriksaan kimia klinik 8. Memahami tentang transfusi darah dan bank darah 12.2 10.1 10.7 Melakukan pemeriksaan faal hati.2 Melakukan pemeriksaan darah rutin 8.2 Menjelaskan cara pemeriksaan air minum. Melakukan pemeriksaan hematologi KOMPETENSI DASAR 8. Melakukan pemeriksaan parasitologi 10.STANDAR KOMPETENSI 8.4 9.3 9. 10.6 Melakukan pemeriksaan faal ginjal 8.1 14.2 12.1 12.1 Melakukan pengambilan darah 8. Menerapkan kontrol kualitas prosedur laboratorium 14. Menganalisis data hasil pemeriksaan 13.2 14. 9. 12. air bersih dan air limbah secara fisika dan kimia.3 12.2 9.1 13.5 Menjelaskan morfologi dan metabolisme bakteri-bakteri patologis Melakukan pemeriksaan mikroskopis bakteriologi klinik Membuat media pembenihan Melakukan pemeriksaan imunoserologi sederhana Melakukan uji aseptik.3 Melakukan pemeriksaan darah lengkap 8.3 10.1 9.3 14. Memproses data Mengarsipkan data Menggunakan piranti lunak untuk aplikasi laboratorium. Menjelaskan morfologi dan daur hidup berbagai parasit Melakukan pemeriksaan helmintologi Melakukan pemeriksaan protozoologi klinik Melakukan pemeriksaan mikologi klinik.4 11.1 Menjelaskan cara pemeriksaan pada makanan dan minuman secara fisika dan kimia 11. Memahami pemeriksaan non patologis 11. Melakukan pemeriksaan bakteriologi 9.

STANDAR KOMPETENSI 14.4 KOMPETENSI DASAR Melakukan kontrol kualitas pada pemeriksaan laboratorium. Melakukan promosi kesehatan 15.1 15. 15 .2 15. 15.3 Memelihara dokumen laboratorium Melakukan komunikasi dengan orang lain Menyediakan informasi untuk pelanggan.

1 2. CPKB.4 Menjelaskan sifat fisika dan kimia bahan obat Melakukan uji kualitatif dan kuantitatif bahan baku Menjelaskan prinsip pembuatan obat sesuai buku panduan resmi Menjelaskan prinsip praktek laboratorium yang baik (Good Laboratory Practice/GPL). Melaksanakan kerja sama dengan kolega dan pelanggan 6. Mendeskripsikan laboratorium resep termasuk alat dan penggunaannya Mendeskripsikan laboratorium kimia termasuk alat. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. dan larutan pereaksi Memahami CPOB. salep.4 f.2 4.2 6.3 c. krim dengan sarana non industri (lumpang dan alu). Menjelaskan ketentuan CPOB Menjelaskan ketentuan CPKB Menjelaskan ketentuan CPOTB. Menjelaskan fungsi standar baku pembanding Menjelaskan fungsi larutan baku Menjelaskan fungsi larutan pereaksi.3 e. Memahami dasar-dasar kimia dan prinsip kerja kefarmasian b.3 1.1 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : KESEHATAN : KESEHATAN : 1. kapsul. dan CPOTB 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 5. Menerapkan Keselamatan. Memahami standar baku pembanding.2 5.3 16 .1 3. sirup. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. FARMASI INDUSTRI (080) A.3 5.2 2.1 5. bahan dan penggunaannya Mendeskripsikan cara-cara membuat serbuk.1 4.2 3. Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan yang diperlukan kepada kolega dan pelanggan Melaksanakan standar penampilan diri a. 4. Menerapkan dasar-dasar kerja di laboratoriuman resep dan kimia 2.1 6.2 1. FARMASI (079) 2. larutan baku.3 d.

4 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan kerja sama antar rekan kerja. 17 .STANDAR KOMPETENSI 6.

undang-undang psikotropika dan undang-undang perlindungan konsumen. Menjelaskan golongan obat bebas dan golongan obat bebas terbatas Menjelaskan golongan obat keras Menjelaskan golongan obat psikotropika Menjelaskan golongan obat narkotika Menjelaskan undang-undang tentang alat kesehatan Menjelaskan jenis dan fungsi alat kesehatan Menjelaskan alat kesehatan Menjelaskan undang-undang tentang peralatan kesehatan rumah tangga (PKRT) Menjelaskan jenis-jenis PKRT Menjelaskan farmakologi Menjelaskan spesialite obat Menjelaskan istilah medis yang berkaitan dengan farmasi Menjelaskan nasib obat dalam tubuh.4 4.2 1. 1.5 Menjelaskan ruang lingkup kefarmasian Menjelaskan cara pembuatan obat yang baik (CPOB) Menjelaskan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) Menjelaskan undang-undang kesehatan no.2 4. Memahami dasar-dasar kefarmasian 2.3 1. Memahami penggolongan PKRT dan alat kesehatan 4.B.5 5. Farmasi (079) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3 2.3 3.1 2.4 1. 3.3 5.4 18 .1 4.2 5.2 2.4 4.1 1. KOMPETENSI KEJURUAN 1.23 tahun 1992 tentang kesehatan Menjelaskan undang-undang narkotika.2 3. Menerapkan tata tertib kerja di laboratorium resep 2.1 3. Mendeskripsikan penggolongan obat 3. Memahami dasar-dasar farmakologi 5.4 Mendeskripsikan cara membaca resep Mendeskripsikan cara mengerjakan resep sesuai bentuk obat yang diminta Mendeskripsikan penggunaan etiket atau label sesuai dengan bentuk obat yang dibuat Melaksanakaan pekerjaan di laboratorium resep sesuai tata tertib.3 4.1 5.

1 9. Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang farmasi 9.2 11.3 9. etiket dan salinan resep Menghitung dosis obat dalam resep Melakukan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter Menyerahkan obat dan informasi kepada pasien Mengelola perbekalan farmasi berdasarkan penggolongan obat Mengelola alat kesehatan Mengelola PKRT Mengelola obat golongan narkotika dan psikotropika Menerapkan cara-cara pembuatan laporan narkotika dan psikotropika Menerapkan pengelolaan pemasaran obat.2 7.1 8.6 10. Menerapkan akuntansi dalam bidang farmasi 10.5 8. Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apoteker 8. Menjelaskan kelengkapan resep dokter. Menjelaskan sifat fisika kimia obat dan sifat fisika kimia bahan tambahan obat Menerapkan cara pencampuran bahan Menjelaskan pengaruh bentuk sediaan terhadap khasiat obat.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat simtomatis Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat causal Menjelaskan kelainan penyakit ketagihan/ketergantungan obat.2 10.4 7.3 11.STANDAR KOMPETENSI 6.3 7. yang ditimbulkan karena akibat memakai narkoba Menjelaskan penyakit cacing.1 7. Membuat neraca rugi laba Mengkalkulasi biaya obat yang dibuat sesuai permintaan resep dokter Membuat laporan keuangan.2 8.1 10.4 9.2 9. 19 .5 9.4 9.3 6.2 6.3 8.1 6.4 7. Menjelaskan penggolongan obat berdasarkan penyakit Menjelaskan khasiat obat Menjelaskan efek samping obat Menjelaskan cara penggunaan obat Melakukan pemberian informasi pada pasien untuk obat tanpa resep dokter. Menerapkan swamedikasi 7. Memahami dasar-dasar penyakit 6. Menerapkan prinsip-prinsip preformulasi 11.1 11.

Memahami pengujian sediaan obat.3 14.6 13.5 15.1 14.3 17.3 12.4 14. Memahami teknik pembuatan sediaan obat. obat psikotropika dan narkotika 16.2 15.5 12. Menjelaskan ilmu kesehatan masyarakat Menjelaskan epidemiologi Menjelaskan kebutuhan obat berdasarkan epidemiologi dan konsumtif Menjelaskan penularan dan pencegahan penyakit.1 13.5 16.2 17.2 13. obat tradisional dan fitofarmaka 20 .1 12.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik pembuatan sediaan tablet Menjelaskan teknik pembuatan sediaan kapsul Menjelaskan teknik pembuatan sediaan powder(serbuk) Menjelaskan teknik pembuatan sediaan semipadat Menjelaskan teknik pembuatan sediaan obat cair Menjelaskan teknik pembuatan sediaan steril.4 17.1 17. Menjelaskan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek Melakukan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari apotek ke pasien Menjelaskan distribusi obat keras dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek Melakukan distribusi obat keras dari apotek ke pasien.1 15.4 12.STANDAR KOMPETENSI 12. Membuat obat tradisional dan fitofarmaka 15.3 15.1 16.4 15.3 14.obat tradisional dan fitofarmaka Menjelaskan pengujian secara mikrobiologis dan organoleptis Menjelaskan pengujian pada hewan uji dan uji klinik. 13.2 14. Menerapkan distribusi sediaan obat bebas. Memahami farmakognosi 14. dalam skala kecil dan dalam skala industri 12. Menjelaskan cara-cara pengujian sediaan obat.2 16. Menerapkan ilmu kesehatan masyarakat 17. Menjelaskan asal dan bagian tanaman obat yang mengandung isi berkhasiat Mengklasifikasikan sistematika tanaman obat Melakukan pembuatan simplisia dari tanaman obat Mengidentifikasi simplisia dan tanaman obat Menjelaskan manfaat dan isi khasiat tanaman obat. Mendeskripsikan obat tradisional dan fitofarmaka Membuat sediaan ekstrak dan tinctura dari campuran bahan obat Membuat sediaan ekstrak/galenika Membuat sediaan obat tradisional Melakukan pembuatan sediaan fitofarmaka. bebas terbatas.3 16.2 12. dan obat keras.

2. Farmasi Industri (080) STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami bahan baku dan bahan pengemas 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 2. Memahami tehnik pembuatan sediaan obat, baik dalam skala kecil maupun dalam skala produksi 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 3. Melaksanakan pengemasan sediaan farmasi nonsteril dan steril 4. Menerapkan sistem mutu 3.1 3.2 4.1 4.2 4.3 5. Melakukan sampling untuk kontrol kualitas produk farmasi 5.1 5.2 5.3 6. Melakukan In Process Control (IPC) 6.1 6.2 6.3 6.4 7. Melakukan kualifikasi dan kalibrasi peralatan 7.1 7.2 7.3 8. Menerapkan perencanaan produksi dan pengendalian inventory 8.1 8.2 8.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan bahan baku aktif Menjelaskan bahan baku obat tradisional Menjelaskan bahan baku tambahan Menjelaskan prosesing aqua untuk produksi Menjelaskan bahan pengemas. Menjelaskanpembuatan sediaan tablet Menjelaskanpembuatan sediaan kapsul Menjelaskanpembuatan sediaan powder Menjelaskanpembuatan sediaan semi padat Menjelaskanpembuatan sediaan cair Menjelaskanteknik pembuatan sediaan steril. Menjelaskan prosedur pengemasan primer Melakukan prosedur pengemasan sekunder. Menjelaskan sistem pengawasan mutu diindustri farmasi Melaksanakan pengawasan mutu Memahami keluhan pelanggan. Menjelaskan prosedur sampling bahan baku Menjelaskan prosedur sampling produk ruahan Melaksanakan prosedur sampling obat jadi. Menjelaskan teknik pengujian produk padat Menjelaskan teknik produk cair Mejelaskan pengujian produk setengah padat Melakukan pengujian produk. Menjelaskan kualifikasi peralatan produksi Menjelaskan kalibrasi peralatan produksi Melakukan kalibrasi peralatan laboratorium. Merencanakan pengadaan bahan obat untuk produksi Melaksanakan pengendalian inventory bahan awal Melaksanakan pengendalian ketersediaan obat jadi.

21

STANDAR KOMPETENSI 9. Melaksanakan pengadaan barang 9.1 9.2 10.1 10.2 10.3 10.4 10.5 11.1 11.2 11.3 11.4 11.5 11.6 12.1 12.2 12.3 12.4 12.5 13.1 13.2 14.1 14.2 14.3 15.1 15.2 15.3 15.4 16.1 16.2 16.3 17.1 17.2 17.3

KOMPETENSI DASAR Memilih bahan sesuai spesifikasi dan deskripsi yang diminta Melaksanakan proses pembelian bahan awal. Menjelaskan bahan awal Menjelaskan bahan setengah jadi Menjelaskan produk jadi Menjelaskan produk kembalian Menjelaskan administrasi pergudangan. Menjelaskan penerimaan barang di gudang Menjelaskan karantina barang Menjelaskan kondisi gudang sesuai dengan bahan yang disimpan Melaksanakan penyimpanan barang di gudang Melaksanakan distribusi bahan untuk produksi Melakukan dokumentasi administrasi gudang. Menetapkan sistem distribusi Melaksanakan verifikasi permintaan barang Melaksanakan distribusi bahan awal Melakukan pengeluaran bahan awal Melaksanakan penimbangan bahan awal. Menjelaskan uji kestabilan produk Melaksanakan prosedur pemusnahan produk yangtidak memenuhi syarat. Menerima barang kembalian Memonitor barang kembalian Memusnahkan barang kembalian yang tidak memenuhi syarat. Menjelaskan penelitian di industri farmasi Menjelaskan pengembangan produk di industri farmasi Melaksanakan registrasi obat Melaksanakan trial produksi. Mengidentifikasikan jenis limbah industri farmasi Melaksanakan pengelolaan limbah industri Melaksanakanpengelolaan limbah khusus (B3, produk beta laktam). Menjelaskan macam macam dokumen di industri Membuat dokumen industri Menjelaskan penatalaksanaan dokumen.

10. Menerapkan manajemen bahan

11. Melaksanakan pergudangan

12. Melakukan distribusi barang

13. Melakukan monitoring barang expired dan pemusnahannya 14. Melakukan penarikan kembali obat jadi

15. Memahami penelitian dan pengembangan produk

16. Melaksanakan pembuangan limbah

17. Melaksanakan sistem dokumentasi farmasi industri

22

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Melakukan kerja sama klien individu/ keluarga/kelompok/ komunitas/masyarakat) 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 2.1 2.2 3. Melakukan pencatatan dan pelaporan (catatan kasus) 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 4.1 4.2 5.1 5.2 5.3 5.4 6. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6.1 6.2 6.3 6.4

: : :

KESEHATAN PERAWATAN SOSIAL PERAWATAN SOSIAL (081)

KOMPETENSI DASAR Melakukan komunikasi dengan klien Menerapkan relasi pertolongan dengan klien Membangun sikap penerimaan dalam kelompok Menerapkan sikap penerimaan dalam masyarakat Merumuskan kontrak pertolongan Membangun komitment pertolongan. Melakukan komunikasi dengan pihak terkait dalam penanganan masalah klien Melakukan jejaring sosial dalam rangka penanganan masalah klien. Merancang format laporan kasus Mengisi format laporan kasus Meringkas laporan kasus dalam catatan ringkas kasus Menyimpan laporan kasus dalam file Menjaga kerahasiaan file klien. Melakukan pertemuan untuk membahas kasus Membuat laporan hasil temu bahas kasus. Mendeskripsikan kode etik dalam menjalani hubungan kerja Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan klien Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan kolega Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan masyarakat. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

2. Melakukan kerja sama di lingkungan sosial klien

4. Melakukan temu bahas kasus 5. Menerapkan kode etik pekerjaan sosial

23

2 6. Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga kesehatan Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga koreksional (BAPAS/LAPAS) Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga kesehatan mental 3.1 2.7 4.1 6.5 2.2 2.6 2. Menggunakan pengetahuan lokal untuk praktek pekerjaan sosial 24 .5 4.3 2.4 2.1 6.4 2.8 4. Menjelaskan peran advokasi Menjelaskan peran perawatan Menjelaskan peran konseling Menjelaskan peran mediasi Menjelaskan peran katalisator pelayanan Menjelaskan peran penjangkauan Menjelaskan peran pengajar. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami peran pekerja sosial 2.6 4.4 4. Menjelaskan pengetahuan lokal yang sesuai dengan praktek pekerjaan sosial Menerapkan pengetahuan lokal untuk praktek pekerjaan sosial Menggunakan pengetahuan lokal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Menerapkan teknik-teknik dalam praktek pekerjaan sosial 5.3 4. Menggunakan teknik pengumpulan data Menggunakan teknik pengolahan/ analisis masalah/ kebutuhan Menggunakan teknik perencanaan program penanganan masalah Menggunakan teknik pelaksanaan program pemecahan masalah Menggunakan teknik evaluasi program pemecahan masalah Menggunakan teknik dinamika kelompok Menggunakan teknik out-bound Menggunakan teknik PRA (Participation Rural Apprisal) Menggunakan teknik FGD ( Focus Group Discussion).3 3. Melakukan fungsi pekerjaan sosial 1.2 4.3 6.4 4.3 1.3 KOMPETENSI KEJURUAN Melakukan tindakan pencegahan masalah Melakukan tindakan kurasi/ penanganan masalah Melakukan tindakan rehabilitasi dalam praktek pekerjaan sosial Melakukan tindakan pengembangan dalam praktek pekerjaan sosial.1 3. Melaksanakan metoda praktek pekerjaan sosial 4.2 3.B.2 6.9 6. Memahami prosedur pelayanan di lembaga pelayanan sosial 6.1 1. Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan individu Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan kelompok Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan masyarakat Menerapkan administrasi pekerjaan sosial.7 3.2 1.1 4.

3 11.4 Melakukan identifikas kebutuhan dan atau masalah dan sistem sumber 7.2 Melakukan pengumpulan data 7.1 11.7 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi penyandang cacat 6. Merancang rencana intervensi 9. Melaksanakan intervensi 10.4 8.8 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada penanggulangan bencana 6.3 8.3 11. 8.10 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada korban tindak kekerasan. Melakukan evaluasi proses dan hasil program/kegiatan Menyusun dokumen terminasi Melaksanakan terminasi.5 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi korban napza 6.2 8.3 9. 7.1 8.6 Menjelaskan tujuan intervensi Menjelaskan program/kegiatan pemecahan masalah Memilih metode dan teknik pemecahanmasalah Menyusun langkah-langkah kegiatan Menyusun jadwal waktu pelaksanaan intervensi.2 9. Melakukan referal 11.1 Melakukan kontak pendahuluan 7.2 10. Menyusun kontrak kerja Melaksanakan jejaring kerja Melaksanakan program/ kegiatan pemecahan masalah Melakukan pengukuran hasil sesuai dengan indikator keberhasilan Melakukan monitoring dan evaluasi Melakukan pencatatan dan pelaporan. Menentukan pihak yang akan dirujuk Menjelaskan isi/rekomendasi rujukan dalam bentuk naskah rujukan Melakukan rujukan Menyusun pelaporan akhir pertolongan.4 9.4 25 . 7.5 9.9 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada lanjut usia 6.3 Melakukan analisis data 7.5 Melakukan kesepakatan pertolongan dengan klien.1 9. Melakukan terminasi (melakukan pengakhiran hubungan kerja) 10.4 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga pelayanan lanjut usia 6. Melakukan asesmen 8.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI KEJURUAN 6.2 11.6 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi tuna susila 6.1 10.5 9.

3 2.1 2. Menerapkan Keselamatan. DESAIN PRODUK INTERIOR DAN LANDSCAPING (085) A.2 1.5 4. Mendiskipsikan dasar-dasar gambar teknik Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan gambar teknik Menggambar segi banyak beraturan. Mendeskripsikan menggambar bentuk Menggambar sketsa makhluk hidup dengan warna hitam putih Menggambar sketsa benda mati dengan warna hitam putih.1 5. Menggambar sketsa 3. Mendeskripsikan menggambar bentuk Mengidentifikasi bahan dan alat menggambar bentuk Memvisualkan ide dalam bentuk gambar Membuat gambar bentuk geometris Membuat gambar bentuk manusia Membuat gambar bentuk binatang Membuat gambar bentuk tumbuhan.3 4.2 3. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (084) 4. hiperbola Menggambar proyeksi benda geometris Menggambar perspektif satu dan dua titik mata obyek geometris.1 4.3 1.1 1.6 4. parabola. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4. elip.2 4.4 2.5 1. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.4 26 .3 4.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan unsur dan prinsip desain tiga dimensi Mendeskripsikan bahan dan alat menciptakan nirmana ruang Menerapkan prinsip dan unsur desain ke dalam nirmana ruang (komposisi tiga dimensi) Membuat komposisi wujud geometris nirmana ruang Membuat komposisi warna nirmana ruang Membentuk efek cahaya melalui komposisi nirmana ruang.2 5.3 5.4 4.4 1. 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI RUPA : 1. SENI LUKIS (082) 2.1 3.2 2. Merancang nirmana datar dan ruang 1. Menggambar bentuk 5. Menggambar teknik 2.7 5.6 2. SENI PATUNG (083) 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.

4 1. Membuat lukisan realistik dan dekoratif di atas kaca.3 6. Membuat rancangan lukisan kaca Membuat gambar sketsa lukisan kaca Membuat lukisan dekoratif di atas kaca.5 KOMPETENSI DASAR Membuat sketsa dengan teknik dan bahan pensil dan carcoal Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan carcoal dan pensil Membuat gambar flora dan fauna dengan meniru gambar dan obyek langsung dengan teknik dan bahan carcoal dan pensil Membuat gambar pemandangan alam dan suasana dengan teknik dan bahan pensil warna dan crayon Membuat gambar manusia anak-anak. Membuat gambar dasar lukis realistik dengan teknik bahan basah 2.cat air. Membuat rancangan lukisan mixed media Membuat gambar sketsa lukisan mixed media Membuat lukisan mixed media alami dan non alami. dan cat minyak Membuat lukisan suasana aktivitas manusia dengan teknik dan bahan tinta. dan cat minyak Membuat gambar pemandangan alam dan suasana dengan teknik dan bahan tinta. cat air. cat minyak Membuat lukisan manusia anak-anak. dan cat minyak Membuat lukisan pemandangan alam atau suasana dengan teknik dan bahan pensil warna. carcoal. cat air.2 5. cat air. dan cat minyak. Membuat sketsa dengan teknik dan bahan pensil dan tinta Membuat lukisan tradisional dengan obyek flora dan fauna menggunakan teknik tinta.1 1. orang tua dengan teknik dan bahan tinta.1 5. dewasa.B. orang tua dengan teknik dan bahan pensil.2 2. remaja. cat air. Membuat gambar dasar lukis realistik dengan teknik bahan kering.1 2. dan cat minyak Membuat gambar flora dan fauna dengan meniru gambar dan obyek langsung dengan teknik dan bahan tinta. Membuat sketsa dengan teknik dan bahan tinta Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan tinta. Membuat lukisan alam benda (still life) dengan teknik dan bahan arang. Membuat lukisan kaca 27 . remaja.4 4. dan cat minyak . Membuat lukisan modern 4. dewasa. 1. cat air.3 2.4 2. cat minyak Membuat gambar manusia anak-anak. pensil. cat air.4 6. dan cat minyak Membuat lukisan flora dan fauna dengan teknik dan bahan arang.3 4.5 3.1 6. cat air. cat air. remaja. pensil.2 6.3 1.2 1.2 3. dewasa.3 3. dan cat minyak. Membuat lukisan tradisional 3. Seni Lukis (082) STANDAR KOMPETENSI 1. dan cat minyak Membuat lukisan fiksi atau khayalan dengan teknik dan bahan tinta cat air.4 5. cat air. Membuat lukisan mixed media 5.1 3.1 4. dan oil pastel. KOMPETENSI KEJURUAN 1.2 4. orang tua dengan teknik dan bahan pensil.3 6. 2.

7 13.1 11. Membuat foto obyek lukisan dengan kamera digital 12. Membuat rancangan lukisan teknik batik Membuat gambar sketsa lukisan teknik batik Membuat lukisan teknik batik dekoratif dan realistis. Membuat lukisan teknik batik 11.5 12.2 9.1 8.6 12. Membuat gambar lukisan dengan komputer 28 .1 10. Membuat lukisan mosaik 7.4 9.2 13.3 9.3 13.2 7.3 12.5 9.4 KOMPETENSI DASAR Membuat rancangan lukisan mosaik Membuat gambar sketsa lukisan mosaik Membuat lukisan mosaik media alami dan non alami.4 9.2 12. Membuat rancangan lukisan teknik cukil kayu Membuat gambar sketsa cukil kayu Membuat lukisan teknik cukil kayu dekoratif.1 12. Mendeskripsikan penggunaan kamera digital Mengaplikasikan menu dan tool kamera digital Membuat foto obyek lukisan.4 12.6 10. Membuat lukisan air brush 9.1 13. Membuat final art work Merencanakan kegiatan pameran Membuat publikasi kegiatan pameran Menyajikan karya lukisan dalam kegiatan pameran.3 8. Membuat rancangan lukisan air brush Membuat gambar sketsa lukisan air brush Membuat lukisan air brush dekoratif Membuat lukisan air brush realistis. Membuat lukisan teknik seni grafis 10.STANDAR KOMPETENSI 7.3 11. Mendeskripsikan penggunaan program corel draw Mengaplikasikan menu dan tool program corel draw Mendeskripsikan penggunaan program photoshop Mengaplikasikan menu dan tool program photoshop Menscan gambar Mengolah foto hasil pemotretan dan gambar hasil scan menjadi lukisan. Membuat rancangan lukisan teknik sablon Membuat gambar sketsa film sablon Membuat lukisan teknik sablon dekoratif.3 8.1 7.1 9.2 11. Mencetak hasil olahan gambar dan foto dari pemotretan untuk lukisan.3 12.2 10. 8.2 8. Melaksanakan pameran seni lukis 13.

Membuat desain relief teknik komputer 5. semen. semen.2 4. remaja. Membuat patung teknik pahat 10. kayu dan batu padas.4 1. 1. sterefoam.3 9. semen.2 1. Membuat relief teknik reproduksi/ ganda/ piece model 9. Membuat gambar binatang Membuat gambar anatomi tubuh manusia Membuat gambar manusia (anak-anak. Membuat desain relief binatang dengan teknik komputer Membuat desain relief manusia dengan teknik komputer. Mendeskripsikan penggunaan program 3 D Max Mengidentifikasi menu dan tool program 3 D Max Mengaplikasikan menu dan tool program 3 D Max. Membuat desain/relief teknik manual 4.1 3. Seni Patung (083) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. pensil.2 7.1 6.2 6. gips. sterefoam.1 5.1 9. sterefoam. gips. Membuat relief teknik pahat dan modelling 8. kayu dan batu padas.1 2.2 7. gips.2 5. Membuat gambar dasar mematung 2.3 3.3 9.4 10. Mengoprasikan komputer dengan program 3 D Max 3. semen.5 Membuat sketsa Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan arang.1 8.1 10. Membuat relief rendah dengan alternatif bahan tanah liat. Membuat rencana teknik komputer 2. Membuat model relief dari lilin dan sterefoam Melakukan pembungkusan model relief dari lilin dan sterofoam dengan tanah liat atau gips Mengambil model relief dari lilin atau stereofoam yang telah terbungkus. Membuat desain patung teknik manual 6. gips. dewasa. dan cat air. orang tua). Membuat model relief dari lilin dan tanah liat teknik reproduksi Membuat alat cetak cor fiber dengan bahan silikon dan gips teknik reproduksi Membuat alat cetak cor logam dengan bahan gips dari bahan pelumas teknik reproduksi Melakukan pengecoran dari bahan logam atau fiber reproduksi.1 7. sterefoam. Membuat desain patung binatang dengan teknik manual Membuat desain patung manusia dengan teknik manual.1 1. Membuat desain patung binatang dengan teknik komputer Membuat desain patung manusia dengan teknik komputer. kayu dan batu padas Membuat relief tinggi bahan alternatif tanah liat. kayu dan batu padas Tanah liat.2 10.2 8.3 29 . Membuat desain relief binatang dengan teknik manual Membuat desain relief manusia dengan teknik manual.3 1.2 9.1 4.2 2. Membuat relief teknik cetak rusak/ tunggal/ waste model 8.2. Mendeskripsikan pembuatan patung teknik pahat Membuat patung dengan alternatif bahan tanah liat.

3 3. Menyiapkan dan menjelaskan bahan dan alat mencetak foto Melakukan cetak foto di kamar gelap Melakukan cetak foto teknik print. Membuat model patung teknik reproduksi dari lilin dan tanah liat Membuat alat cetak cor fiber dengan bahan silikon dan gips Membuat alat cetak cor logam dengan bahan gips dan bahan pelumas Melakukan pengecoran bahan logam atau fiber. Melaksanakan proses pemotretan fotografi 3. Membuat model patung teknik ketok Membuat kerangka patung teknik ketok Membuat patung dengan teknik ketok.4 Mendeskripsikan operasi komputer Mendeskripsikan menu dan tool program corel draw dan photoshop Mengaplikasikan menu dan tool program corel draw dan photoshop Mentranfer gambar dengan scanner. Membuat patung dengan teknik ketok (harm modelling) 14.3 14. 1.3 4.2 14. Membuat final art work (tugas akhir) Merencanakan kegiatan pameran Melaksanakan publikasi kegiatan pameran Menyajikan karya patung dalam kegiatan pameran. Membuat patung teknik reproduksi/ ganda/ piece model 12.3 1. Desain Komunikasi Visual (084) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Mendeskripsikan kegunaan fotografi untuk desain komunikasi visual Mengidentifikasi fasilitas kamera SLR (Single Lens Reflex) Mengidentifikasi fasilitas dalam kamera digital Mengidentifikasi alat dan usaha pendukung dalam fotografi.2 3. Melaksanakan proses cetak foto 30 .2 11.4 4.1 4.1 12.4 13.1 1. Mempersiapkan pemotretan fotografi 2. Membuat patung teknik cetak rusak/ tunggal/ waste model 11.1 13.3 14.4 KOMPETENSI DASAR Membuat model teknik patung dari lilin dan sterefoam Melakukan pembungkusan model patung dari lilin atau sterefoam dengan tanah liat atau gips Melakukan perusakan model patung dari lilin atau sterefoam yang telah terbungkus.2 1.1 11.1 14.2 12.3 2.4 3. Menyiapkan perlengkapan pemotretan Menyiapkan objek pemotretan Memotret obyek diam Memotret obyek bergerak dan moment.1 2.2 4. Melaksanakan pameran seni patung 13. 3.2 2.2 13.3 12.3 12. Mengoprasikan komputer grafis 2.1 3.STANDAR KOMPETENSI 11.

Mendeskripsikan gerak kamera video Mengoperasikan gerak kamera virtual dan live shooting Menyelaraskan gerak kamera virtual dengan gerak kamera live shooting Melakukan shooting film indie. buku. kelender meja dan dinding.2 9. kertas memo.2 5.5 7.7 8.1 11.5 31 . dan coaster Membuat iklan produk dan iklan layanan masyarakat di masmedia cetak. dan mengafdruk Mencetak satu warna dan multi warna dengan teknik cetak saring.1 8. kemasan. building ad.4 11.2 10. Melaksanakan proses shooting videografi 7.3 10.2 6.2 12.1 9. Membuat produk desain komunikasi teknik saring 8. kartu nama. Mendeskripsikan perintah kerja (job order) Menjalankan perangkat kerja hardware dan software pembuatan produk dari komunikasi visual.1 12.3 6.3 5. Mendeskripsikan tentang proses produksi media televisi Merumuskan ide dasar iklan produk. Mempersiapkan shoting videografi 5.2 7.3 7.4 6.2 9.4 7. Mempersiapkan pembuatan produk desain komunikasi visual (free design) 9.1 5. iklan jasa dan iklan layanan masyarakat untuk media televisi Menyusun storyboard Menyusun bahasa iklan Melakukan editing dan sounding/ dubbing. Menjelaskan tentang cetak saring (sablon) Membuat desain. neon sign. leaflet. stop map. klise.4 7. Melaksanakan proses editing videografi 10.3 12. Mendeskripsikan proses produksi media luar (out door) Membuat iklan dalam bentuk billboard.1 7.1 10.1 6.6 7. kertas surat. poster. Membuat produk desain komunikasi visual mengarah ke media luar (out door) 12.3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan kegunaan videografi dalam desain komunikasi visual Mengidentifikasi bahan dan alat videografi Menyusun naskah produksi (skenario) film Menggambar storyboard sesuai dengan naskah produksi. Membuat produk desain komunikasi visual mengarah ke media televisi 11.4 12. Mendeskripsikan persiapan proses editing Melaksanakan capturing video dari kaset ke format digital Melakukan soft editing video dan hard edit video Mengisi sound recording dan melakukan editing sound Melakukan compositing video dan audio (titel dan color correction) Melakukan proses rendering Melakukan print to tape atau burn to media disc.2 12. dan umbul-umbul. Membuat produk desain komunikasi mengarah ke media dalam (in door) 10. 6. Mendeskripsikan proses produksi media dalam (in door) Membuat desain logotype dan logograme Menerapkan corporatte identity ke dalam amplop. spanduk.STANDAR KOMPETENSI 5.

STANDAR KOMPETENSI 13. Melakukan paska produksi desain komunikasi visual (post design) 13.1 13.2 13.3 14.1 14.2 14.3

KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan bahan dan alat paska produksi Membuat final artwork Melakukan proses packaging. Merancang layout pameran Merancang media komunikasi untuk pameran Melakukan kegiatan pameran.

14. Melaksanakan pameran hasil karya desain komunikasi visual

4.

Desain Produksi Interior dan Landscaping (085) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 1.2 2.1 2.2 2.3 Menjelaskan obyek desain produk interior dan landscaping Menjelaskan karakteristik obyek desain produk interior dan landscaping. Memiliki jenis bahan desain produk interior dan landscaping Menjelaskan karakteristik jenis bahan desain produk interior dan landscaping Membedakan bahan desain produk interior dan landscaping. Mendeskripsikan cara penyususunan rencana pekerjaan bahan kayu, bahan logam, bahan batu Merencanakan proses pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan bahan kayu, logam, dan batu. Menjelaskan cara membuat sketsa obyek desain produk interior dan landscaping Membuat sketsa gambar desain produk interior dan landscaping. Menjelaskan dasar-dasar penggunaan program Autocad; Mengidentifikasi menu dan tool program Autocad Menggambar 2 dimensi bangun sederhana Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping dengan program Autocad Mencetak gambar 2 dimensi program Autocad. Menjelaskan prosedur pembuatan gambar kerja bahan kayu Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping bahan kayu Menggambar detail konstruksi sambungan obyek desain produk interior dan landscaping bahan kayu. Menjelaskan cara pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan kayu Melaksanaka pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan kayu.

1. Memahami desain produk interior dan landscaping 2. Memilih bahan desain produk interior dan landscaping

3. Merencanakan pekerjaan bahan kayu, bahan logam dan bahan batu

3.1 3.2

4. Menggambar sketsa obyek desain produk interior dan landscaping

4.1 4.2

5. Menggambar dengan perangkat lunak (software Autocad)

5.1 5.2 5.3 5.4 5.5

6. Membuat gambar kerja desain produk interior dan landscaping bahan kayu

6.1 6.2 6.3

7. Membuat desain produk interior dan landscaping

7.1 7.2

32

STANDAR KOMPETENSI 8. Melaksanakan finishing desain produk interior dan landscaping bahan kayu 8.1 8.2

KOMPETENSI DASAR Menyiapkan finishing desain produk interior dan landscaping bahan kayu Menyelesaikan desain produk interior dan landscaping bahan kayu. Mendeskripsikan cara pembuatan gambar kerja bahan logam Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping bahan logam Menggambar detail konstruksi sambungan obyek desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menyiapkan pekerjaan penyambungan logam Mengelas logam batangan dan plat Menghaluskan hasil pekerjaan las. Menjelaskan cara pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan logam Melaksanakan pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menjelaskan cara finishing desain produk interior dan landscaping bahan logam Mempersiapkan finishing desain interior dan landscaping bahan logam Melakukan finishing desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menggambar obyek prodfuk interior dan landscaping bahan batu Menggambar detail bagian-bagian obyek produk bahan batu. Menjelaskan cara-cara pekerjaan bahan batu Menyiapkan obyek pekerjaan bahan batu Memahat batu obyek. Menjelaskan finishing pekerjaan bahan batu Menyempurnakan hasil pahatan bahan batu Melakukan pekerjaan bahan batu.

9. Membuat gambar kerja desain produk interior dan landscaping bahan logam

9.1 9.2 9.3

10. Melaksanakan penyambungan logam

10.1 10.2 10.3 11.1 11.2

11. Membuat desain produk interior dan landscaping bahan logam

12. Melaksanakan finishing produk interior dan landscaping bahan logam

12.1 12.2 12.3

13. Membuat gambar kerja obyek desain produk interior dan landscaping bahan batu 14. Melaksanakan pekerjaan batu

13.1 13.2 14.1 14.2 14.3 15.1 15.2 15.3

15. Melaksanakan finishing pekerjaan bahan batu

33

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : SENI, KERAJINAN, DAN PARIWISATA DESAIN DAN PRODUKSI KRIA 1. KRIA TEKSTIL (086) 2. KRIA KULIT (087) 2. KRIA KERAMIK (088) 4. KRIA LOGAM (089) 5. KRIA KAYU (090)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menggambar nirmana 1.1 1.2 1.3 2. Menggambar huruf 2.1 2.2 2.3 3.1 3.2 3.3 14. 15. 16. 17. 5.1 5.2 5.3 5.4 6.1 6.2 7. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 7.1 7.2 7.3 7.4 KOMPETENSI DASAR Menyusun elemen seni rupa (garis, bidang, bentuk, warna, dan tekstur) Membuat eksperimen warna primer, tersier, dan gradasi warna Membuat nirmana datar dan nirmana ruang. Mengidentifikasi jenis huruf Membuat pola huruf Mengggambar huruf, logo, inisial, dan slogan. Menggambar alam benda Menggambar flora fauna Menggambar manusia. Menjelaskan konsep gambar teknik Menggambar proyeksi Menggambar perspektif Menggambar gambar kerja. Menjelaskan berbagai jenis ornamen Menggambar ornamen primitif Menggambar ornamen tradisional dan klasik Menggambar ornamen modern. Menggambar nirmana, huruf bentuk, ornament, dengan program komputer/ perangkat lunak Membuat gambar teknik dengan berbagai program komputer/perangkat lunak. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

3. Menggambar bentuk

4. Menggambar teknik

5. Menggambar ornamen

6. Menggambar dengan program komputer

34

3 9. Membuat kria tekstil dengan teknik ikat celup 7. Mewarna pada kain dan serat 3.2 2.6 Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi penambahan renda (lace).3 8.2 Membuat kria tekstil jahit tindas bentuk lembaran untuk berbagai fungsi. Menjelaskan cara pewarnaan kain dan serat Mengidentifikasi kain dan serat Mewarna kain dan serat dengan zat pewarna alami Mewarna kain dan serat dengan zat warna sintetis. modern. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit tindas Menjelaskan teknik jahit aplikasi Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi standar (onlay) Membuat kria tekstil teknik potong sisip (inlay) Membuat kria tekstil teknik jahit potong motif (perse) Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi lipat potong (folded) 9.1 8. Kria Tekstil (086) STANDAR KOMPETENSI 1. 2.1 6.4 3.4 9.2 4. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit perca 9. Menjelaskan cara membuat kria tekstil teknik cetak saring Membuat kria tekstil cetak saring tanpa film Membuat kria tekstil cetak saring menggunakan film.3 4.2 1.2 7.4 2. Membuat kria tekstil dengan teknik batik cap 6. 35 .1 5.1 1.3 6. Membuat kria tekstil dengan teknik makrame 8.4 9. Mendeskripsikan jenis-jenis simpul Membuat kria makrame untuk benda hias Membuat kria makrame untuk benda fungsional. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Menjelaskan kria tekstil dengan teknik ikat celup Membuat pola ikatan tekstil teknik ikat celup Membuat kria ikat celup.3 8.2 6. 10.1 7.3 7.1 3.B.1 9.3 4.2 5.2 8.3 2. Menjelaskan cara membuat batik (klasik. Mendeskripsikan jenis jahit perca Menjahit perca dengan pola beraturan Menjahit perca dengan pola tidak beraturan Membuat kria jahit perca dalam bentuk lembaran untuk berbagai fungsi.2 9.3 1. Membuat gambar untuk berbagai jenis produk kria tekstil 1.1 2. Menjelaskan teknik membatik cap Membuat batik cap menggunakan motif tradisional Membuat batik cap menggunakan motif modern.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan cara menggambar produk kria tekstil Menggambar ragam hias untuk produk kria tekstil Membuat pola gambar sesuai produk kria tekstil Mendukumentasikan desain produk kria tekstil. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit aplikasi 10.4 5. Membuat kria tekstil dengan teknik cetak saring 4. tulis) Membuat batik klasik Membuat batik modern Membuat batik tulis.1 4. Membuat kria tekstil dengan teknik batik 5.1 Menjelaskan teknik jahit tindas 10.2 3.

1 6.1 11. Mengidentifikasi macam dan jenis jahitan tangan Melakukan penjahitan dengan tangan Melakukan penjahitan dekoratif dengan tangan.5 9.3 1.4 11.4 3. Mencetak kulit dengan mesin press 4.4 6.1 4.1 5.2 9. Membuat kria tekstil dengan teknik tenun KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi macam dan model sepatu Melaksanakan pekerjaan macam.1 3. Mengidentifikasi jenis mesin press kulit Menjelaskan cara penggunaan mesin press jahit Melakukan proses cetak kulit dengan mesin press.2 9. Menjahit kulit dengan tangan 7.2 3. 2. 7. Mengidentifikasi model sandal Melaksanakan pekerjaan macam.STANDAR KOMPETENSI 11. Membuat produk alas kaki sandal 3. Menjelaskan teknik tenun ATBM Membuat kria tenun teknik tenun polos (plain weave) Membuat kria tenun teknik tenun kepar (twill weave) Membuat kria tenun teknik tenun satin (satin weave).1 1.3 2.1 9. Membuat kria tekstil dengan teknik kristik dan sulam 11. Menjahit kulit dengan mesin 36 .2 11.2 4. Kria Kulit (087) STANDAR KOMPETENSI 1.4 6.2 1. Mengidentifikasi model dan jenis produk kulit non alas kaki dan non busana Membuat pola produk kulit non alas kaki dan non busana Memotong pola dengan peralatan manual Memotong pola dengan peralatan masinal Membuat produk jadi sesuai pola desain. Mengidentifikasi jenis sesetan Menjelaskan cara menyeset kulit Menyeset kulit dengan pisau seset manual Menyeset kulit dengan mesin seset.3 6.macam jahitan Membentukan alas kaki sandal Melaksanakan pekerjaan finishing sandal.4 2.1 6. Membuat kria tekstil dengan teknik tapestri 2.3 3. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik sulam dan kristik Membuat kria tekstil dengan teknik tusuk silang Membuat kria tekstil dengan teknik sulam datar Membuat kria tekstil dengan teknik sulam timbul Membuat kria tekstil dengan teknik sulam terawang. Mengidentifikasi macam dan jenis jahitan mesin Membentuk jahitan dengan mesin. 12. Membuat produk kerajinan kulit non alas kaki dan non busana 5.4 3.3 5.3 5.2 6.2 2. Membuat produk alas kaki sepatu 1. Menjelaskan teknik tenun tapestri Membuat kria tekstil dengan teknik tapestri.3 13.macam sesetan kulit Membentuk alas kaki sepatu Melaksanakan pekerjaan finishing sepatu.1 2.5 4.2 5.3 11. Menyeset kulit dengan pisau seset manual dan seset masinal 6.

Menyiapkan massa gips untuk membuat cetakan Membuat cetakan gips untuk teknik cetak tekan satu sisi Membuat cetakan gips untuk teknik cetak tuang dua sisi atau lebih.STANDAR KOMPETENSI 8.3 1.2 8.2 3.1 9. Menjelaskan teknik pembentukan keramik dengan tangan langsung Membentuk keramik dengan teknik pijit (pinch) Membentuk keramik dengan teknik pilin (coil) Membentuk keramik dengan teknik lempeng (slab).4 4.2 4.2 10.3 4.4 1. Memasang asesoris alas kaki 8. Mengolah clay body menjadi tanah liat plastis 2.3 Mengidentifikasi jenis. 9.2 2. Membuat produk kulit bentuk asesoris.1 8. sifat dan fungsi lempung Menyusun resep clay body Mengolah clay body dari lempung alam secara manual basah Mengolah clay body dari lempung alam secara masinal Mengolah clay body untuk pembentukan cetak tuang. Membentuk keramik dengan tangan langsung 37 .1 1. Mengidentifikasi jenis asesoris Membuat asesoris Membuat dompet Membuat gantungan kunci.3 11. Membentuk produk kulit dengan kulit perkamen 10. Membuat model cetakan 3.3 9.3 12. Membentuk produk kulit dengan teknik tatah sungging 11.2 11.2 1. 1.1 3.1 4.3 9.1 2.1 11. Mengidentifikasi bahan dan alat pembuatan busana dari kulit Membuat pola busana Menjelaskan teknik perakitan komponen secara manual.1 12.2 9. Membuat produk kulit bentuk busana.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi jenis asesoris Menghias asesoris Memasang asesoris.1 10. dompet.2 12. Mengidentifikasi bahan dan alat Melakukan pekerjaan teknik tatah Melakukan perakitan komponen secara manual Membuat degredasi warna. Mengidentifikasi teknik tatah sungging Melakukan perakitan komponen secara manual Membuat degredasi warna sunggingan.5 2.4 10. Menjelaskan proses pembuatan model Membuat model cetakan gips dengan teknik cetak tekan satu sisi Membuat model cetakan gips dengan teknik cetak tuang dua sisi atau lebih. Kria Keramik (088) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. gantungan kunci 3. Membuat cetakan gips 3.3 4.3 12. jaket kulit 12.

3 11.1 6.2 5. Menjelaskan proses pembuatan benda keramik dengan teknik cetak Membentuk keramik dengan teknik cetak tekan Membentuk keramik dengan teknik cetak tuang. Membentuk keramik dengan teknik cetak 7.STANDAR KOMPETENSI 5. biskuit dan berglasir Menerapkan dekorasi glasir under glaze pada permukaan benda mentah. biskuit dan berglasir.1 7. Menerapkan dekorasi glasir 10. Menjelaskan dekorasi glasir benda keramik Menerapkan dekorasi glasir over glaze pada permukaan benda mentah.1 9.3 11. Membuat dekorasi keramik pada proses pembentukan 7.3 5. 8. Membuat dekorasi keramik clay body leather hard 10.5 9.1 11.3 9. Menjelaskan cara mendekorasi keramik clay body leather hard Membuat dekorasi keramik clay body leather hard teknik ukir (carving) Membuat dekorasi keramik claybody leather hard teknik toreh (sgraffito) Membuat dekorasi keramik claybody leather hard teknik toreh isi (inlay) Membuat dekorasi clay body leather hard keramik teknik terawang (piercing) Membuat dekorasi keramik dengan teknik gosok (burnish).2 7. Menjelaskan teknik pengglasiran benda keramik Mengglasir dengan teknik tuang Mengglasir dengan teknik celup Mengglasir dengan teknik semprot Mengglasir dengan teknik kuas.2 8.2 6. Membentuk keramik dengan teknik putar 5. Menjelaskan cara mendekorasi keramik clay body plastik Membuat dekorasi clay body plastis dengan teknik faceting Membuat dekorasi clay body plastis dengan teknik combing Membuat dekorasi claybody plastis dengan teknik impress Membuat dekorasi claybody plastis dengan teknik relief.3 7.1 5.1 10.4 6.2 9.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan proses pembuatan benda keramik teknik putar Membentuk keramik dengan teknik putar centering Membentuk keramik dengan teknik putar pilin Membentuk keramik dengan teknik putar tatap. Membuat dekorasi keramik clay body plastis 8. Mengglasir benda keramik 11. 6.2 11.4 9.5 9.4 Menjelaskan cara mendekorasi benda keramik pada proses pembentukan Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik marbling Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik nerikomi Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik agate ware.3 8.6 9.1 8.2 10.5 38 .4 11.4 8.

STANDAR KOMPETENSI 12.3 6.1 sampai dengan 10 mm dengan alat potong manual. dan masinal Memotong logam pelat ukuran 0. tapel dan logam Menyempurnakan pekerjaan pengecoran hasil teknik cetak pasir.3 5.dengan alat potong manual.2 6. Menjelaskan pengecoran logam teknik cetak pasir. Membakar benda keramik 12. Kria Logam (089) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 12.2 3.1 1.4 Memotong logam batangan ukuran 0. Melakukan penempaan logam dengan proses pemanasan untuk logam fero Melakukan penempaan logam tanpa pemanasan untuk logam non fero Melakukan pembentukan logam melalui proses pemanasan dan tempa untuk logam fero Melakukan pembentukan logam melalui proses pemanasan dan tempa untuk logam non fero.1 2.2 4. semi masinal.3 3. semi masinal.4 6. Mengecor logam dalam berbagai bentuk 4. dan masinal Memotong logam kawat ukuran 0. Menjelaskan paduan patri lunak Membuat patri lunak Menjelaskan pematrian logam dengan teknik patri lunak Melakukan pematrian dengan teknik patri lunak. Menjelaskan teknik canai Melakukan pencanaian dengan teknik gilas Melakukan pencanaian dengan teknik tarik.5 mm.3 3. 5. Membuat keping-keping cetakan (stempel) Mengempa plat logam dengan keping pencetak stempel Mengempa plat logam dengan keping pencetak produk kria logam. Melakukan pengempaan 2.1 6.1 12. 4.1 mm sampai dengan 1.5 mm.4 3.2 5.1 mm sampai dengan 1. tapel dan logam Membuat cetakan pengecoran logam dari pasir. 1.2 2.5 mm. dan masinal Memotong logam pipa ukuran 0.1 mm sampai dengan 1.2 1.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi jenis tungku pembakaran Menjelaskan teknik pembakaran benda keramik Melaksanakan pembakaran dengan tungku listrik Melaksanakan pembakaran dengan tungku gas.3 12. tapel dan logam. Melakukan penempaan dan pembentukan logam 4. Melakukan pematrian logam dengan teknik patri lunak 39 .dengan alat potong manual.3 1.3 5. semi masinal.1 3. semi masinal.dengan alat potong manual. dan masinal.1 4. Membuat produk kria logam dengan teknik canai.4 6.1 5. Memotong bahan 2. tapel dan logam Mengecor pada cetakan pasir.

logam tembaga.2 19.1 Menjelaskan teknik pengrafiran logam dengan grafir tangan elektrik 15. Melaksanakan pengeleman dan melipat bahan logam pelat 13. Membuat karya kria logam bahan pelat dengan teknik tekuk Membuat karya kria logam bahan kawat dengan teknik tekuk.3 10. dan logam perak Membuat perhiasan anting dan bross dengan bahan logam kuningan. Menjelaskan teknik pengelasan oxyacetylene Melakukan pengelasan dengan teknik las oxyacetylene pada logam fero dan non fero Menyempurnakan hasil pengelasan teknik las oxyacetylene. Melakukan etsa logam dengan teknik etsa sablon 15. Menjelaskan pembuatan perhiasan (jewellery) Membuat perhiasan cincin dan gelang dengan bahan logam kuningan. Membuat larutan etsa logam Melakukan proses pemfilman pada kain sekrin Melakukan proses penyablonan pada logam Melakukan pengetsaan logam.STANDAR KOMPETENSI 7.3 19.1 18.2 9.2 17. Membuat karya enameling 19.1 19.1 8.3 17. Melaksanakan pelipatan bahan logam pelat 12.1 13.1 10.2 18.2 7.2 8. 16. Menjelaskan teknik enameling Melakukan pelapisan email pada logam Melakukan pembakaran email.3 9. logam tembaga.3 14.1 12.1 7. Menjelaskan teknik las listrik Melakukan pengelasan dengan teknik las listrik pada logam fero dan nonfero Menyempurnakan hasil pengelasan dengan teknik las listrik. dan logam perak Membuat perhiasan kalung dan liontin dengan bahan logam kuningan. 8.4 Menjelaskan pembubutan logam Melakukan kerja pembubutan logam dengan mesin bubut.2 17. Melakukan pematrian logam dengan teknik patri keras 7. Mengoperasikan teknik las lisrik pada logam fero dan nonfero 9.2 14. Melakukan finishing kria logam 18. Menjelaskan cara pelipatan logam pelat Melakukan pelipatan logam pelat Menjelaskan pengeleman lipat logam Mengelem lipat logam pelat. dan logam perak.1 11. Membuat karya kria logam dengan bahan pelat dan kawat 11.3 14.2 11.2 13. Menjelaskan teknik finishing kria logam Melakukan pemolesan dengan mesin poles Melakukan pelapisan dengan electroplating pada produk logam. Melakukan kerja perhiasan (jewellery) 15. Melakukan penggrafiran logam dengan grafir tangan dan elektrik 16.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan paduan patri keras Membuat patri keras Menjelaskan pematrian logam dengan teknik patri keras Melakukan pematrian dengan teknik patri keras.3 40 . Melaksanakan pengelasan dengan oxyacetylene pada logam fero dan nonfero 14. 18.4 8.2 13. logam tembaga.2 12. Mengukir pelat logam 10. Melakukan pembubutan logam 17.1 14.3 7.1 9.2 Melakukan pengrafiran logam dengan grafir tangan elektrik. Menjelaskan teknik ukir pelat logam Membuat pola Mengukir pelat logam dengan teknik ukir tekan ketok.1 17.1 16.

dan berprofil Membuat bubutan bentuk mangkokan dan piring.4 8. cembung.2 11. Melaksanakan teknik kerja bangku 2.3 Menjelaskan alat-alat dan teknik kerja bangku Mengoperasikan alat-alat kerja bangku Merawat alat-alat kerja bangku.3 7. Membuat produk kria kayu dengan teknik raut 5.1 6.3 10. Kria Kayu (090) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 4.1 9. Menjelaskan alat dan bahan skrolling Membaut produk kria kayu dengan teknik sekrol luar Membuat produk kria kayu dengan teknik sekrol dalam dan luar Membuat produk kria kayu saling berpasangan dengan sekrol dalam dan luar.1 2.2 5.4 6.1 8.1 3.2 3.2 9.2 8. Membuat produk kayu dengan teknik ukir 4.3 3. Menjelaskan teknik membuat rautan kria kayu Membuat produk rautan kria kayu dua dimensi Membuat produk rautan kria kayu tiga dimensi.3 3.3 10.3 5. Melakukan pekerjaan finishing kayu 11.2 2. Menjelaskan cara pengemasan mesin portabel Mengoperasikan peralatan kayu semi masinal Membuat komponen kria kayu dengan mesin semi masina. Menjelaskan teknik membuat kayu Membuat bubutan luar bentuk lurus Membuat bubutan luar bentuk cekung. Membuat komponen produk kria kayu dengan mesin semi masinal 9.1 11. sifat dan karakteristik kayu Melakukan pengeringan kayu secara alami Melakukan pengeringan kayu dengan menggunakan mesin oven.5 3.1 7.4 3.1 10.3 5. Membuat produk kria kayu dengan peralatan manual 3.5. 1. Melakukan pekerjaan pengeringan kayu 41 .2 10. Membuat produk kria kayu teknik skrolling 8.1 1.2 6. Menjelaskan berbagai motif ukir Menjelaskan peralatan ukir kayu Menggunakan peralatan ukir kayu Menggambar benda bentuk ukiran Membuat produk ukiran geometris Membuat ukiran motif tradisional. Membuat produk kayu dengan teknik inlay 7. Menjelaskan jenis.2 1. Membuat produk kria kayu dengan teknik bubut 6. Menjelaskan alat dan bahan finishing kayu Membuat campuran finishing kayu Melakukan finishing kayu dengan teknik oles Melakukan finishing kayu dengan teknik semprot. Menjelaskan cara penggunaan mesin tetap Mengoperasikan mesin-mesin kayu Membuat komponen kria kayu dengan peralatan mesin kayu. Menjelaskan teknik membuat produk raut Membuat produk kayu dengan hiasan inlay Membuat produk kayu dengan hiasan parquetry. Membuat komponen produk kria kayu dengan mesin kayu tetap 10.3 7.3 9.2 4.2 7.6 4. Membuat gambar kerja kria kayu Membuat produk kria kayu tanpa konstruksi sambungan Membuat produk kria kayu dengan konstruksi sambungan.4 11.3 2.1 5.

Membuat produk kria kayu dengan mengapilkasikan bahan non kayu 12.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan bahan-bahan non kayu yang diaplikasikan pada kayu Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan kaca Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan anyaman Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan logam.3 12. 42 .2 12.1 12.STANDAR KOMPETENSI 12.

KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : 1.4 Menyebutkan tanda-tanda musik. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 3.2 Membaca interval 1. SENI MUSIK NON KLASIK (092) A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 2.3 Membaca tanda-tanda musik 2.4 4.3 3.1 2. 3.2 4. Menyusun harmoni SATB 4. Mengidentifikasi solfegio 1.3 2.5 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.1 Membaca notasi 1.6 3.3 4. Membaca notasi musik (teori musik) DASAR KOMPETENSI 1.2 2. Menentukan ambitus suara manusia Menyusun akor Menentukan progresi akor Membuat arransemen.2 3. SENI MUSIK KLASIK (091) 2. Menirukan ritme membaca ritme Menuliskan ritme Menirukan melodi Membaca melodi Menuliskan melodi.4 2.1 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 43 . Menerapkan Keselamatan.

2 4.3 4.1 4. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. 44 . Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.4 1. Memainkan repertoar dalam tangga nada Fis minor 4.3 3.5 KOMPETENSI KEJURUAN 1.5 3.3 1.5 5.3 2. 4.2 3. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada B minor 2.2 1.8. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada A mayor 3. Memainkan repertoar dalam tangga nada D mayor 1. Seni Musik Klasik (091) STANDAR KOMPETENSI 1.1 1.1 2.4 3. 2.5 4.1 3. 7.4 2. Memainkan repertoar dalam tangga nada G mayor 3. 5.2 2. 6.5 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.4 4.

3 10. Memainkan repertoar dalam tangga nada E minor 6.7 6.2 8. Memainkan repertoar dalam tangga nada C mayor 7.4 6. Memainkan repertoar dalam tangga nada F mayor 9.1 9.5 6.3 11.5 10. Memainkan repertoar dalam tangga nada D minor 10. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.8 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada Bes mayor 11. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 9.4 9.4 10. 7.5 8.STANDAR KOMPETENSI 6.6 6. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada A minor 8.1 10.3 9.1 8.4 7.2 11.1 11.5 11.2 10.2 9.4 11.4 8.3 7.2 7.5 45 .1 7. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.3 8.

3. Memainkan trisuara dominan tujuh 17. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5. Memainkan repertoar dalam tangga nada Cis minor 14.STANDAR KOMPETENSI 12. Memainkan tangga nada 17. 14. Memainkan repertoar dalam tangga nada C minor 16.4 13. 46 . Memainkan trisuara (triad) 17.2.3.1 15.2. 16.2 13. 17.1.6.3 15. Memainkan repertoar dalam tangga nada E mayor 13. Memainkan tangga nada kromatik 17.6 2.3 13.4. Memainkan repertoar dalam tangga nada G minor 2. 16.5. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.1.4 15.5 16. 13.3.4. Memainkan repertoar dalam tangga nada Es mayor 15. Memainkan repertoar dalam tangga nada As mayor 17.5 2. 16. 16. Memainkan tangga nada 14. 14.8 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 14.2.4. Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.4 2.2 15. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.7 2.5.1 13. 15. 14. Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.

3 16. Memainkan repertoar dalam tangga nada F minor 16.4 16. 47 .1 16.2 16.STANDAR KOMPETENSI 18.5 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.

Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada mayor (C.3 5. Memainkan sebuah repertoar/melodi sederhana dari tangga nada C. B. Menirukan melodi dua birama Menirukan melodi empat birama Menirukan melodi delapan birama Menirukan melodi enam belas birama.1 8.3 5. dengan tanda ulang) dengan akor-akor IIV-V/V7-I dari tangga nada Am. D.2 2.2 4. Memainkan melodi secara primavista 7. dan Bes) dan relative-minor-nya. G. G.1 7.As.e. D. F. D.g) Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada di atas.3 4. dan Bes) serta tangga nada relative minor-nya Memainkan progresi akor I – IV – V / V7 pada tangga nada mayor (C. dan tangga nada pentatoniknya 2. F. G. Menirukan melodi 6.3 3. G. Menirukan ritme 4.1 2. Bm. dengan tanda ulang) dengan akor-akor IIV-V/V7 -I dari tangga nada C.2 4. D. G.1 5.d. Memainkan tangga nada C.2.4 5. Memainkan tangga nada Mayor (C. G.1 6. Menirukan pola ritme dua birama Menirukan pola ritme empat birama Menirukan pola ritme delapan birama Menirukan pola ritme enam belas birama. D. F. dan Bes.dan Bes mayor serta tangga nada relative minor. serta tangga nada relative minor-nya. dan Gm. D.3 Menjelaskan gitar elektrik dan perlengkapannya Menyesuaikan pitch pada gitar dengan nada acuan Menyimak nada acuan dari intrumen (tuning fork atau acuan instrumen elektrik). Menala instrumen gitar elektrik 2. dan Bes Mengiringi melodi sederhana (maksimal 8 birama. Seni Musik Non Klasik (092) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. dan Bes .1 1. dan Bes) Memainkan tangga nada minor (a.2 1. F. Es.b. Mengiringi melodi sederhana (maksimal 8 birama.2 48 . Membaca melodi secara spontan dengan benar Memainkan melodi sesuai dengan tanda dinamik dan agogik. Membaca melodi sesuai dengan yang tertulis pada partitur atau tablatur. Memainkan sebuah repertoar/ melodi 7.2 6. Mengiringi melodi dengan akor-akor I-IV-V/V7 8. E.1 3. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada tangga nada mayor C. F. F. G. Dm. D. F. Em. memainkan progresi akor-akor I-IV-V/V7 3. dan Des serta tangga nada relative minornya. 1.4 6.2 5.1 4. serta tangga nada relative minor-nya Memainkan sebuah repertoar/melodi lanjutan dalam nada dasar dari tangga nada A.2 8.

Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada tangga nada F#. serta tangga nada relative minor-nya dan memainkan progresi akor-akor minor ii – III – vi 11. C#. E. C#. B. dan Bes serta tangga nada relative minor-nya.Es. G#m. D. serta tangga nada relative minor-nya . ditambah akor-akor II-III-VI. menggunakan interval melangkah dari tangga nada C. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada relative minor dari tangga nada A.3 11. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada mayor F#.2 9. As. ditambah akor-akor II-III-VI. 13. Besm. 9. C#. D. C#.2 49 . dan Des. G. Ces. Memainkan tangga nada Mayor (A. Ges. B. Es.2 11. Ges. dan Des) Memainkan tangga nada relative minor dari tangga nada (F#m . Fm. Cm. menggunakan interval melompat dari tangga nada C. Besm) Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada di atas. E.1 10. Ges. Es.2 12.3 10. Ges. serta tangga nada relative minor dan pentatoniknya 10. B. Cm. Es. As.1 KOMPETENSI DASAR Mengimprovisasikan melodi 8 birama. Ces Memainkan tangga nada relative minor dari tangga nada F#. Ces. serta tangga nada relative minor-nya Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada relative minor dari tangga nada mayor F#. Ges.C#m.STANDAR KOMPETENSI 9.VII pada tangga nada mayor A. Memainkan tangga nada mayor F#. dan Des mayor Memainkan progresi akor II-III-VI dari tangga nada A. Memainkan tangga nada Mayor mayor F#. serta tangga nada relative minor dan pentatoniknya 12.4 12.1 11. dengan akor-akor primer. Mengiringi melodi sederhana 8 birama. E. Ces Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada F#. As. Ges.1 13. Es.2 14. Mengiringi melodi dengan akor-akor II-III-VI 14. Ces. dan Des mayor Memainkan progresi akor II-III-VI dari tangga nada F#m.3 13. dan Bes serta tangga nada relative minor-nya Mengimprovisasikan melodi 8 birama. B. As.1 14. Ges. C#. As.2 10. dan Des. Mengimprovisasikan melodi 9. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI. E. C#. mayor serta tangga nada relative minor-nya. C#m. dan Des). Mengimprovisasikan melodi 16 birama. Memainkan tangga nada mayor A. dengan akor-akor primer.3 11. E. Ces. E. F. B. Mengiringi melodi sederhana 16 birama. Fm.G#m. Es. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada Mayor (A.1 12. B. Ces. F. dengan pola irama (gaya) yang dikuasai.As. G. C#.

m7.3 15.3 17. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada Mayor dan tangga nada relative minor-nya.1 15. dengan akor-akor dasar. 16.1 18. dim7.2 50 . aug7) dengan menggunakan tangga nada Mayor / minor. Memainkan sebuah repertoar/melodi kompleks 17. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada seluruh tangga nada mayor dan minor dengan tanda mula kres dan mol dan Memainkan progresi akor-akor 7 (M7.4 15.dim7. Membuat arransemen dengan menggunakan software aplikasi musik.m7.1 17.2 18. Mengiringi melodi sederhana 16 birama .m7. Menuliskan notasi musik dengan menggunakan software aplikasi musik.2 15. aug7).1 KOMPETENSI DASAR Memainkan modus Ionian Memainkan modus Dorian Memainkan modus Phrygian Memainkan modus Lydian Memainkan modus Mixolidian Memainkan modus Aeolian Memainkan modus Locrian.7 16. 16.2 16. Memainkan progresi akor dengan menggunakan akor-akor 7 (M7. ditambah akor-akor 7 (M7.6 15. Mengoperasikan program komputer musik 18. aug7). Memainkan repertoar musik dalam berbagai tangga nada dari Memainkan repertoar musik dalam berbagai gaya (style).STANDAR KOMPETENSI 15.5 15.dim7. Memainkan modus 15.

Menggunakan kepekaan berat ringan Menggunakan kepekaan kuat lemah.3 3. Amerika.1 3.1 4.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN 1. Menerapkan Keselamatan.1 2. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 51 .1 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasikan jenis tari nasional dan yang berkembang di masyarakat Asia. Menerapkan kepekaan tenaga 5. dan Eropa Menjelaskan fungsi tari nasional dan yang berkembang di masyarakat mancanegara (Asia.2 1.3 5. dan Eropa). Memahami perkembangan tari nasional dan internasional (mancanegara) 1. Menerapkan kepekaan tubuh 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 2.2 2.1 5.2 3.3 4. Menerapkan kepekaan ruang 3. 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 5. Menggunakan kepekaan durasi Menggunakan kepekaan tempo Menggunakan kepekaan ritme. Australia.1 1. dan Eropa Menjelaskan peran tari nasional dan yang berkembang di masyarakat Asia.3 2. Australia. Afrika. Australia. Afrika. Afrika. KERAJINAN DAN PARIWISATA SENI PERTUNJUKAN SENI TARI (093) 2. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Amerika. Menerapkan kepekaan waktu 4. : : : SENI.2 5.4 KOMPETENSI DASAR Menggunakan kepekaan rangsang gerak Menggunakan kepekaan rangsang irama Menggunakan kepekaan rangsang visual.2 1. Menggunakan kepekaan ruang pribadi Menggunakan kepekaan ruang umum Menggunakan ruang pribadi dan ruang umum. Amerika.

3 3. dan Eropa Melaksanakantata rias dan busana yang mencirikan tari nasional dan tari dari wilayah Asia. Australia. Amerika. dan Eropa Mengelompokkan gerak tari berdasarkan genre di Indonesia. Australia. Amerika. Melakukan apresiasi tari berpasangan nasional dan internasional (mancanegara) 6. Amerika. Melakukan apresiasi tari tunggal nasional dan internasional (mancanegara) 5.1 6. Afrika. Amerika. Amerika. dan Eropa Membandingkan keunikan iringan tari Nasional dan salah satu wilayah dari Asia. Melakukan apresiasi tari berkelompok 7. Afrika. Australia.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan karakteristik keunikan gerak tari nasional dan yang berkembang di Asia.2 2. Menjelaskan keunikan iringan tari Nasional dan salah satu wilayah dari Asia.1 4. Afrika. Australia.1 7.2 6. dan Eropa. Menerapkantata rias dan tata busana tari nasional dan internasional (mancanegara) 4. Amerika. Afrika. Afrika. Afrika. Amerika. Mendeskripsikan tari tunggal yang berkembang di Indonesia dan wilayah Asia. Australia. Amerika. Afrika.2 52 .1 5.Asia. Menerapkan gerak tari nasional dan internasional (mancanegara) 2.STANDAR KOMPETENSI 2. dan Eropa Mengapresiasi pertunjukan tari tunggal yang berkembang di Indonesia dan wilayah Asia. Amerika. Afrika. dan Eropa). dan Eropa). Amerika.1 3. dan Eropa Melaksanakan iringan yang menjadi ciri khas iringan tari nasional dan dari salah satu wilayah mancanegara (Asia. Australia. Australia.4 4. dan Eropa Mengklasifikasikan keunikan iringan tari berdasarkan genre yang berkembang di Indonesia dan Asia. Australia. Mendeskripsikan tari berkelompokyang berkembang di Indonesia dan salah satu wilayah mancanegara (Asia. Mendeskripsikan tari berpasanganyang berkembang di Indonesia dan salah satu wilayah mancanegara (Asia.2 5. Australia. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari berpasangan yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah mancanegara (Asia. Amerika. Mendeskripsikan tata rias dan busana tari nasional dan tari dari wilayah Asia. Australia. Afrika. Afrika. Australia. dan Eropa Melakukan gerakan tari yang menjadi ciri khas tari Nasional dan salah satu dari mancanegara (Asia. Australia. Afrika. Afrika. Afrika. Australia.2 7. dan Eropa). Afrika.2 3. Amerika. Australia. Amerika. 2.3 3. Australia. Menerapkan iringan tari nasional dan internasional (mancanegara) 3. dan Eropa. dan Eropa. Amerika. Amerika. Afrika. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari berkelompok yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah Asia.

Afrika atau Eropa.STANDAR KOMPETENSI 8. Melakukan ekspresi diri tari berpasangan 10.4 10. 8. Australia.3 12.1 9. dan Eropa). Menyusun gagasan dalam bentuk tari tunggal Melakukan eksplorasi geraktari tunggal Melakukan improvisasi gerak tari tunggal Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi tunggal Indonesiadan dari salah satu wilayah mancanegara (Asia. Australia.2 9.3 10. Australia.3 13. Melakukan ekspresi diri tari tunggal 9. Melakukan ekspresi diri tari berkelompok 11.4 13. Menyusun gagasan dalam bentuk tari bercerita Melakukan eksplorasi geraktari bercerita Melakukan improvisasi gerak tari bercerita Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi bercerita nasional dan dari salah satu wilayah Asia.2 12.4 12. Melaksanakan pergelaran tari berbasis multimedia 13. Afrika atau Eropa.1 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan tari bercerita yang berkembang di Indonesia dan wilayah mancanegara (Asia.2 10. Melakukan ekspresi diri tari bercerita 12.1 11. Menyiapkan pertunjukan tari Melaksanakan pertunjukan Mengevaluasi pertunjukan Memanfaatkan multimedia.4 11.3 11. Amerika.2 13. Menyusun gagasan dalam bentuk tari berpasangan Melakukan eksplorasi geraktari berpasangan Melakukan improvisasi gerak tari berpasangan Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari berpasangan Nasional dan dari salah satu wilayah Asia. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari bercerita yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah mancanegara (Asia. Amerika. Amerika. Amerika.2 11. Australia. Amerika. Melakukan apresiasi tari bercerita 8.2 9. Australia. Amerika. Afrika atau Eropa). Afrika.1 12.1 10.1 13. Menyusun gagasan dalam bentuk tari berkelompok Melakukan eksplorasi geraktari tari berkelompok Melakukan improvisasi gerak tari tari berkelompok Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi berkelompok nasional dan dari salah satu wilayah Asia.4 53 .3 9. Afrika. Australia. Afrika atau Eropa.

Membaca notasi karawitan sunda Membaca interval notasi karawitan sunda Mengidentifikasi tanda-tanda notasi karawitan sunda.1 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 54 .2 1. degung. Menerapkan cara membaca dan menulis notasi da mi na ti la 3.1 2.2 2.3 3.3 1. 2.2 3.3 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : SENI. KERAJINAN DAN PARIWISATA SENI PERTUNJUKKAN SENI KARAWITAN (094) A. dan pelog. Menguasai titi laras da mi na ti la 1.4 2.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan titi laras Menyusun nada pada titi laras mutlak Menyusun nada pada titi laras relatif Membaca notasi pada laras salendro.1 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menerapkan Keselamatan.

1 3.5 1. Menyanyikan sekar tembang 6.1 1.2 4. Menabuh gamelan degung 2.3 6.1 2. Memainkan suling 5.1 6.B. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 3.4 1.6 2.1 5.1 4. Mempraktikkan teknik tiupan dan penjarian Mempraktikkan teknik ornamentasi pada lagu Menerapkan ornamentasi pada lagu Memainkan lagu dari mulai pangkat hingga madakeun (akhir).2 2.5 2.4 3. Menabuh gamelan pelog salendro dalam gending dan sekar gending 1.4 . Mempraktikkan teknik pasieupan Mempraktikkan teknik pirigan panambih Memainkan teknik pirigan lagu kawih Memainkan pola aransemen lagu kawih. jejemplangan. Menyanyikan sekar kapasindenan 6.6 2. Menyanyikan lagu-lagu jalan pada jenis lagu rerenggongan Mempraktikkan teknik ornamentasi Menyanyikan lagu-lagu bawa sekar (bebas wirahma) Menyanyikan lagu-lagu pada embat opat wiletan. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu rerenggongan dengan pengolahan dinamika tabuhan Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu gede embat opat wilet dengan pengolahan dinamika tabuhan Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu gede embat lalamba dengan pengolahan dinamika tabuhan.2 1.2 5. dedegungan dan rarancagan).7 3.4 4.3 5.4 5. Memainkan kacapi 4. 55 1. Menyanyikan lagu-lagu panambih Mempraktikkan teknik ornamentasi Menerapkan ornamentasi pada melodi lagu Menyanyikan lagu-lagu mamaos (wanda papantunan.4 2. Mempraktikkan teknik dasar tabuhan kemprangan Memainkan pola tabuhan kemprangan Memainkan ragam tabuhan salancar Memainkan ragam tabuhan rangkepan Mempraktikkan teknik dasar pola tabuhan gumek Memainkan pola-pola tabuhan gumek Memainkan pola tabuhan gumek dari mulai pangkat sampai madakeun.2 6.3 4.3 KOMPETENSI DASAR Mempraktikkan teknik dasar tabungan waditra gamelan Mempraktikkan motif tabuhan waditra gamelan Memainkan gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal).2 3.3 2.

4 12. Memainkan rebab 10.3 13. Melaksanakan kreativitas 56 . Memainkan gending kreasi gaya mang koko-an Memainkan gending kreasi gaya lain. kering.3 11.2 12.3 9. Mempraktikkan teknik tabuhan gambang Mempraktikkan motif-motif tabuhan gambang Memainkan teknik iringan pada lagu.2 KOMPETENSI DASAR Mempraktikkan melodi lagu sesuai dengan notasi Menyanyikan lagu-lagu kawih gaya Mang Koko-an Menyanyikan lagu-lagu kawih gaya lainnya.1 10. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan ragam kesetan dan senggol dengan menggunakan reureus (ornamentasi).1 13.2 14. Mempraktikkan teknik dasar tabuhan gamelan Jawa dan Bali Mempraktikkan motif tabuhan gamelan Jawa dan Bali Memainkan gending gamelan Jawa dan Bali Memainkan gending gamelan Jawa dan Bali dengan pengolahan dinamika tabuhan. Melaksanakan penataan pangung dan dekorasi Melaksanakan penataan suara (sound system) Melaksanakan penataan cahaya Menggunakan mike-up dan kostum.1 9.STANDAR KOMPETENSI 7.1 12.1 11. dua wilet dan lalamba. Menabuh gambang 7.1 8. Menabuh kendang 9.2 7.1 7. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan ragam tepak kendang dalam gending dan sekar gending dengan pengolahan dinamika dalam embat sawilet. Memainkan ragam tepak kendang Memainkan ragam tepak kendang dalam gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal).3 14.1 14.3 8. kesetan dan senggol dalam gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal).3 10.2 8. Mempraktikkan teknik dasar permainan rebab Membawakan ragam keupeulan.3 11. 9. Membuat gending atau sekar pada pola yang sudah baku Membuat gending atau sekar pada pola yang sudah baku dan mencari pola yang baru Membuat gending dengan pola-pola yang baru. Melaksanakan tata teknik pentas 11.2 11.4 12.2 14. Menyanyikan sekar kawih wanda anyar 8. Menabuh gamelan kreasi 14.2 10. Menabuh gamelan daerah lain 13.

1 3.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan wayang pada jaman prasejarah Menjelaskan wayang pada jaman Hindu Menjelaskan wayang pada jaman Islam Menjelaskan wayang pada jaman kerajaan.4 5.2 5.4 2. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : SENI PEDALANGAN (095) A. Menggunakan basa krama Menggunakan dasanama. Menggunakan teknik cepengan Menggunakan teknik tancepan Menggunakan teknik bedholan.1 2.3 1.1 1. 2.3 5.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 1. Mendeskripsikan sejarah wayang 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 57 .3 4. Menerapkan Keselamatan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 4.2 3. Menerapkan tehnik gerak wayang 4.1 5. Memahami jenis dan fungsi wayang 3.2 5. Menerapkan unggah-ungguh basa pedalangan 5. Menjelaskan jenis-jenis wayang Menjelaskan fungsi wayang.2 3.

1 4.4 6.5 2.5 8. Memperagakan teknik sanggit janturan. Menerapkan tehnik gerak wayang 58 .1 3.3 5.7 5. tanceban dan bedholan Memperagakan teknik cepengan. Menjelaskan struktur bentuk tembang Menjelaskan arti kata dalam tembang Menjelaskan arti kalimat dalam sulukan Memilih kalimat dalam kakawin.2 2. Memahami sastra pedalangan 7. Menjelaskan teknik cepengan.6 8. Menjelaskan kosa kata dalam bahasa Jawa Kawi Menjelaskan sesanti atau wasita adi.2 8. swaka. ginem dan lakon. pocapan.3 8.1 6. Memahami karakter wayang 1.5 4. Menjelaskan karya sastra tulis zaman kuno Menjelaskan karya sastra tulis zaman pertengahan Menjelaskan karya sastra tulis zaman baru Menjelaskan karya sastra lisan Menjelaskan bentuk geguritan. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 2.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan warna wayang Menjelaskan bentuk wayang Menjelaskan wanda wayang Menjelaskan karakter wayang Menjelaskan karakter wayang berdasarkan warna.4 8. Memahami silsilah tokoh wayang 3. Menggunakan teknik sanggit Menggunakan sanggit janturan Menggunakan sanggit pocapan Menggunakan sanggit swaka Menggunakan sanggit ginem Menggunakan sanggit lakon.B.1 9.4 6. 2.2 1. Menjelaskan sumber cerita pedalangan Menjelaskan silsilah tokoh-tokoh wayang Mengidentifikasikan tokoh-tokoh wayang berdasarkan sumber cerita dan silsilah.2 6. Menerapkan teknik sanggit 9. Menjelaskan retorika pedalangan Mendeskripsikan dramaturgi pedalangan Mendeskripsikan kalimat dalam antawecana wayang Menjelaskan dramatika adegan kraton Menjelaskan dramatika konflik Melaksanakan dialog wejangan Melaksanakan ulon wayang. Menjelaskan unsur-unsur tata pentas pedalangan Menjelaskan perangkat-perangkat tata pentas pedalangan Melaksanakan teknik tata pentas pedalangan. tanceban dan bedholan.3 1.3 4.2 4.1 7.4 1.2 3.6 4.2 8.2 5.3 6.7 9. Menerapkan dramaturgi pedalangan 5.1 5. Menerapkan bahasa tembang 6.3 3.1 8.5 7. wanda dan bentuk.4 4. Memahami basa Jawa Kawi 8. Menerapkan teknik tata pentas pedalangan 4.3 4.1 1.

Mendeskripsikan wayang jangkep Mengidentifikasi struktur adegan wayang jangkep lakon Resaseputra Menjelaskan alur cerita wayang jangkep lakon Resaseputra.5 15.1 11.2 11.4 10.1 13.2 13.2 14.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan ragam gerak wayang tunggal Mendeskripsikan ragam gerak wayang berpasangan Mendeskripsikan ragam gerak wayang gagahan.1 15. alusan.3 11.1 10.5 10. patet wolu.1 14.4 13.3 15. patet serang Memperagakan sendhon dan pelungan Memperagakan kombangan dalam gendhing krucilan dan ayak Memperagakan sulukan gaya lain. Membuat konsep garap wayang Jangkep Menampilkan wayang jangkep lakon Resaseputra. gecul. Menerapkan teknik keprakan dan dhodhogan 14.2 12. 13. patet sanga.4 15.3 13.1 12. Menerapkan ragam gerak wayang 10.6 12. Menerapkan macam-macam gendhing iringan pedalangan 12.2 15.6 14.6 11. Membuat konsep garap wayang padat Menampilkan wayang padat lakon Resaseputra. Menerapkan wayang Jangkep 59 . Menerapkan wayang padat 15. Mendeskripsikan wayang padat Menjelaskan struktur adegan wayang padat lakon Resaseputra Menjelaskan alur cerita wayang padat lakon Resaseputra.4 13.5 11.4 11. Menerapkan titilaras 11. kewan dan raseksa Mendeskripsikan ragam gerak perang senjata Memperagakan ragam gerak wayang tunggal dan ragam gerak wayang berpasangan Memperagakan kelompok ragam gerak dalam adegan sesuai jenis wayang. Menjelaskan jenis-jenis keprakan Menjelaskan fungsi keprakan Memperagakan teknik keprakan Menjelaskan jenis-jenis dhodhogan Menjelaskan fungsi dhodhogan Memperagakan teknik dhodhogan. Mengungkapkan notasi secara lisan dan tulisan Menjelaskan greget saut Mendeskripsikan macam-macam sendhon dan kombangan dalam laras slendro.STANDAR KOMPETENSI 10.3 14.4 14. Menjelaskan peran dan fungsi gendhing dalam pedalangan Menjelaskan struktur bentuk gendhing pedalangan Menggunakan jenis-jenis gendhing dalam pedalangan Menggunakan bentuk sajian gendhing-gendhing iringan pedalangan.2 10.3 10.3 12.5 13.

2 3. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : SENI TEATER (096) 2.2 1.7 4.4 3.3 5.3 1. Mendeskripsikan anatomi produksi suara Melakukan olah pernafasan Melakukan olah suara. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 60 .5 3.3 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menerapkan dasar teknik tata pentas 5.1 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.6 3. Menerapkan dramaturgi 4.1 2.1 5. Menjelaskan teknik tata pentas Menggunakan teknik tata pentas.4 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. Menerapkan dasar olah tubuh KOMPETENSI DASAR 1.3 3. Menerapkan Keselamatan.2 5.1 4. Mendeskripsikan ikhtisar sejarah lakon Menjelaskan bentuk-bentuk teater Menjelaskan konflik dalam drama Menjelaskan bahan pokok penulisan naskah Menjelaskan bentuk-bentuk lakon Menjelaskan penyutradaraan Mendemonstrasikan konstruksi dramaturgi.1 1.4 Mengidentifikasi fungsi bagian-bagian tubuh Melaksanakan gerak dasar tari Melaksanakan dasar-dasar pantomim Melaksanakan dasar-dasar pencak silat.2 2. Menerapkan dasar olah suara 3. : SENI.2 5.

KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menganalisis karakter tokoh dalam drama panjang 9. Menjelaskan kata dalam dialog tokoh drama pendek Menjelaskan kalimat yang terdapat dalam dialog tokoh drama pendek Melakukan teknik membaca lakon. Menerapkan teknik pemeranan 1. Memerankan tokoh drama panjang sesuai dengan karakter 12.5 2. Memahami karakter tokoh dalam drama pendek 4. Menjelaskan teknik pemeranan drama panjang Membuat rancangan tata artistik drama panjang Membuat rancangan bloking dan moving drama panjang Membuat rencana anggaran pentas drama panjang. Menjelaskan teknik pemeranan drama pendek Membuat rancangan tata artistik drama pendek Membuat rancangan bloking dan moving drama pendek Membuat rencana anggaran pentas drama pendek.1 10. Memahami lakon drama panjang 8.2 12.2 9.2 7. Menjelaskan teknik pemeranan drama panjang Memainkan drama panjang.3 6.2 4.2 1.1 2.2 2.2 5.4 5. Menjelaskan kata dalam dialog tokoh drama panjang Mendeskripsikan kalimat dalam dialog tokoh drama panjang Melakukan teknik membaca lakon drama panjang. Membuat konsep garap pementasan drama panjang 11.1 9.1 12.1 8.3 1.1 6.4 3. Menjelaskan karakter tokoh dalam drama panjang Membedakan karakter tokoh dalam drama panjang.1 11.1 3.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan dasar-dasar pemeranan Melaksanakan pemeranan Melaksanakan improvisasi tunggal Melaksanakan fragmen Mendongeng.4 11.2 12. Membuat konsep garap pementasan drama pendek 5.4 12.3 12.3 2.3 4.B.2 10.1 7.1 1.2 9. Menjelaskan bentuk-bentuk panggung Menjelaskan alat dan bahan dekorasi Merancang tata panggung Menjelaskan konsep dan gaya pementasan Menggambar rancangan set dekorasi 61 2.4 1. Melaksanakan tata panggung dan dekorasi .1 5.3 10.4 8. Menjelaskan karakter tokoh dalam drama pendek Membedakan karakter tokoh dalam drama pendek.2 7. Memahami lakon drama pendek 3. Mendeskripsikan struktur dramatik lakon Menjelaskan bentuk dan gaya lakon drama pendek Menjelaskan periodisasi lakon drama pendek Menjelaskan lakon drama pendek. Pembacaan lakon drama pendek 6. Memerankan tokoh dalam drama pendek sesuai dengan karakter 7.3 7.3 10.2 4. Menerapkan pembacaan lakon drama panjang 10. Menjelaskan struktur dramatik lakon drama panjang Menjelaskan bentuk dan gaya lakon drama panjang Menjelaskan periodisasi lakon drama panjang Menjelaskan lakon drama panjang.1 4. Menjelaskan teknik pemeranan Memainkan drama pendek.

3 16.STANDAR KOMPETENSI 12.2 16.1 16. peralatan dan bahannya Menjelaskan periodesasi tata busana pentas Merancang tata busana pentas Membuat busana pentas.1 14. 14.3 15. peralatan dan bahan Menjelaskan karakter wajah Merancang tata rias Melaksanakan penataan rias. Merancang konsep tata suara Melaksanakan penataan tata suara. Melaksanakan penanganan tata rias 16.1 13.6 13.1 15. Melaksanakan penanganan tata suara 13.2 14.4 16. Menjelaskan macam-macam peralatan tata suara. Menjelaskan jenis-jenis tata rias. Menjelaskan macam-macam tata busana pentas.4 KOMPETENSI DASAR Membuat maket.2 15. Melaksanakan penanganan tata busana 62 . Melaksanakan penanganan tata cahaya 15.3 14.3 15.2 13. Menjelaskan jenis lampu panggung dan perlengkapanya Merancang tata cahaya Melaksanakan penataan cahaya.

1 4.1 5.2 3.2 1. Membuat laporan keuangan 63 2. Menyediakan informasi dan saran mengenai daerah tujuan wisata 5.1 3.2 3. USAHA PERJALANAN WISATA (097) 2. Usaha Perjalanan Wisata (097) STANDAR KOMPETENSI 1. AKOMODASI PERHOTELAN (098) A. Memutakhirkan informasi industri pariwisata KOMPETENSI KEJURUAN B.1 5.3 1.3 5. Melakukan komunikasi melalui telepon 3.2 4.2 3.2 5. Menerapkan Keselamatan. Menyusun laporan keuangan 2.4 2. Melakukan prosedur administrasi 4.2 5.3 . Membuat jurnal keuangan Melakukan penyesuaian rekening.1 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Menangani konflik konsumen 5. Mengidentifikasi situasi konflik Memberikan solusi/pemecahan situasi konflik Menanggapi keluhan konsumen.1 2. Melaksanakan kerjasama dengan kolega dan pelanggan 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4.1 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 4.4 4. Memperbaharui informasi tentang daerah setempat (lokal) KOMPETENSI DASAR 1.1 2. Melaksanakan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari latar belakang yang berbeda Menangani kesalahpahaman antar budaya.2 Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan kepada kolega dan pelanggan Menjaga standar penampilan diri Bekerjasama dalam satu tim. Mengidentifikasi informasi tentang industri pariwisata Memutakhirkan pengetahuan industri pariwisata.3 3.1 1. Melaksanakan pekerjaan dalam lingkungan sosial yang berbeda 3.2 Menjelaskan informasi tentang daerah setempat (lokal) Memperbaharui informasi tentang daerah setempat (lokal). 1. Menjawab panggilan telepon/faximile yang masuk Melakukan panggilan telepon. Menjelaskan informasi tentang daerah tujuan wisata Menyajikan informasi dan saran tentang daerah tujuan wisata. KERAJINAN DAN PARIWISATA : PARIWISATA : 1. Memproses dokumen kantor Memelihara sistem data.2 4.

16. 7.2 Mengemas produk jasa perjalanan wisata. Menerbitkan tiket penerbangan internasional (normal dan promosi) 10. Mengkoordinasikan jasa-jasa pemasok 12. Memutakhirkan informasi umum bagi pramuwisata 16. Melaksanakan tugas kepramuwisataan 17. 17. 15. Memproses reservasi jasa penerbangan udara 6.3 Melakukan komunikasi CRS.1 KOMPETENSI DASAR Menerima permintaan reservasi / permintaan tempat jasa penerbangan udara 6.1 Menerapkan hukum.2 Meningkatkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan kepramuwisataan. susila dan persyaratan keselamatan pramuwisata 16.3 Memproses dokumen perjalanan udara internasional.1 Menginterpretasikan informasi tiket penerbangan domestik 8.2 Memproses dokumen perjalanan. 9.2 Menghitung tarif penerbangan domestik dan rutenya 8. 7. Menyiapkan bantuan kedatangan dan keberangkatan 64 .1 Mengidentifikasi keperluan pemesanan jasa-jasa pemasok 11.2 Memintakan (pemesanan jasa) layanan wisata 11.3 Memproses dokumen perjalanan udara domestik. Memproses dokumen perjalanan selain dokumen perjalanan udara 11.2 Melaksanakan transfer keberangkatan untuk wisatawan rombongan atau perorangan. Menginterpretasikan informasi produk wisata 13. 12.3 Memutakhirkan penawaran harga paket wisata. Mengemas produk dan jasa pariwisata 14.1 Menghitung biaya produk dan jasa wisata 14. 8.STANDAR KOMPETENSI 6. 13.3 Memberikan saran tentang pengetahuan produk wisata.2 Memberikan penawaran harga paket wisata kepada pelanggan 14.2 Memproses reservasi melalui Computerized Reservation System (CRS) 7.1 Mencari informasi produk dan jasa pariwisata 13.2 Memutakhirkan data reservasi (up-date data) 6. 11.2 Menterjemahkan informasi produk wisata 12.2 Menghitung tarif penerbangan internasional 9.1 Melaksanakan transfer kedatangan untuk wisatawan rombongan atau perorangan 17.1 Mengakses informasi produk wisata 12. 14. 10.1 Menginterpretasikan informasi tarif penerbangan internasional 9.3 Memberikan saran kepada orang lain tentang reservasi secara rinci.4 Melakukan finalisasi pemesanan. Mengoperasikan sistem reservasi komputer 8.1 Mengumpulkan informasi umum bagi pramuwisata 15.3 Memproses permintaan konfirmasi layanan 11.1 Menggunakan informasi Sistem Reservasi Komputer (CRS) 7.1 Menginterpretasikan informasi yang diperlukan dalam memproses dokumen perjalanan 10.2 Memutakhirkan informasi umum bagi pramuwisata. Menerbitkan tiket penerbangan domestik 9. Menyiapkan penawaran harga paket wisata 15.

Menyediakan layanan akomodasi reception 5. Menyiapkan kamar untuk tamu 65 . Menyediakan layanan porter KOMPETENSI DASAR 1.1 Melayani penanganan kedatangan dan keberangkatan tamu 2.4 Membuat catatan dan laporan front office. Menyediakan layanan ruang rapat/seminar (function room) 10. 5. Melakukan komunikasi melalui telepon 2. Mempresentasikan komentar pemanduan wisata C. 9.3 Mengorganisir keberangkatan tamu 4.2 Membuat draft sederhana korespondensi 7.1 Menguraikan tata cara mendaftarkan tamu 4. 3.2 Melakukan panggilan telepon.3 Merapikan trolley serta perlengkapan.2 Memindahkan keuntungan dari register/terminal.1 Menjelaskan sistem reservasi 3. 7.1 Mengidentifikasi peralatan sesuai dengan area/lokasi 8.4 Menyimpan peralatan pembersih dan bahan kimia.2 Menata peralatan 8. Mengelola perjalanan wisata KOMPETENSI DASAR 18.1 Memproses dokumen kantor 7. Akomodasi Perhotelan (098) STANDAR KOMPETENSI 1. 10.1 Menjawab panggilan telepon/ faximile yang masuk 1.2 Menyajikan komentar pemanduan kepada wisatawan. Melaksanakan prosedur klerikal 8.1 Merencanakan kegiatan wisata 18.5 Mengatasi peristiwa yang tidak diharapkan.3 Melayani permintaan konsumen 9.STANDAR KOMPETENSI 18.2 Membersihkan dan merapikan kamar 10. 19.3 Mengelola sistem dokumen.4 Memberi saran tentang rincian reservasi. 19.2 Menyesuaikan rekening.2 Melayani penanganan barang-barang bawaan tamu 2.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ruang rapat/seminar 9. 8. Membersihkan lokasi/area dan peralatan 9.3 Mengelola rencana perjalanan wisata 18.1 Memproses tanda terima pembayaran 6. Memelihara catatan keuangan 6.3 Merespon permintaan atas layanan bell-desk.1 Mengisi jurnal keuangan 5. 4.1 Menyiapkan informasi pemanduan untuk disampaikan kepada pelanggan / wisatawan 19.4 Menata dengan rinci ruang rapat/ seminar. 2.4 Memberikan informasi dan bantuan umum 18. Memproses reservasi 4.1 Menata perlengkapan dan trolley 10.2 Menyambut dan mendaftarkan tamu 4.2 Menerima dan mencatat permintaan reservasi 3. 3.2 Memproses pemesanan ruang rapat/ seminar 9. 6.2 Memberikan penjelasan singkat kepada wisatawan 18.3 Membersihkan area yang kering dan basah 8. Memproses transaksi keuangan 7.3 Memperbaharui reservasi 3.

STANDAR KOMPETENSI 11.1 12. 13. Menampilkan standar valet profesional Tanggung jawab atas harta/barang-barang tamu Mengatur layanan untuk tamu.4 13.1 13. Melayani jasa valet 12.3 66 .3 12.2 12. Memproses pencucian linen Menata penyimpanan linen Memproses pencucian.1 11.2 KOMPETENSI DASAR Menangani permintaan atas layanan housekeeping Memberi saran tamu mengenai perlengkapan housekeeping.2 13. Melayani penanganan linen dan pakaian tamu 11. pakaian tamu Mengemas dan menyimpan cucian tamu. Menyediakan layanan housekeeping untuk tamu 12.

4 1. kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi 1.2 2. PATISERI (100) A. kesehatan kerja (K3).KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA BOGA : 1. Melakukan persiapan pengolahan 67 . Menerapkan keselamatan.6 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan.5 2.3 2.5 3.2 1.3 3.3 1.4 2.1 1.1 3. Menunjukkan alur kerja persiapan pengolahan Mengorganisir persiapan pengolahan Melakukan persiapan dasar pengolahan makanan Menggunakan metode dasar memasak Membuat potongan sayuran Membuat garnish dan lipatan daun.2 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Melakukan komunikasi dalam pelayanan jasa 2. dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur pembersihan area kerja Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. kolega dan pelanggan Melakukan komunikasi dan kerjasama dalam tim atau kelompok Melakukan komunikasi dalam lingkungan yang berbeda Memberikan pelayanan untuk tamu Menjaga standar penampilan personal. JASA BOGA (099) 2.1 2.6 3.4 3.5 2. Menjelaskan prinsip-prinsip berkomunikasi Memilih cara berkomunikasi dengan teman kerja. 3.

KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 6. daging dan seafood Menggunakan peralatan pengolahan makanan.2 3. rujak) Mengolah sup dan soto Mengolah hidangan nasi dan mie Mengolah hidangan sate atau jenis makanan yang dipanggang Mengolah hidangan Indonesia dari unggas. Menjelaskan jenis – jenis kesempatan khusus Merencanakan menu kesempatan khusus Mengoperasikan peralatan pengolahan makanan Melakukan pengolahan makanan sesuai menu Menyajikan makanan menu khusus.2 2.5 1.1 4.3 3. urap.5 6.1 5.1 2.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan prinsip pengolahan makanan kontinental Mengolah stock.4 6. unggas.4 5. Menjelaskan sistem usaha jasa boga Merencanakan usaha jasa boga berdasarkan menu Menghitung kalkulasi harga Menyiapkan makanan untuk buffee Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan.3 5.6 2. 2.5 4.4 2.3 2.7 2.5 2. daging dan seafood Mengoperasikan alat pengolahan makanan.3 6.6 1.4 3. Menjelaskan prinsip pengolahan makanan Indonesia Mengolah salad (gado-gado. Menjelaskan aturan makan atau diet Mengidentifikasi kebutuhan gizi Membuat rencana menu sesuai kebutuhan gizi Menghitung kandungan gizi bahan makanan Mengevaluasi menu dan makanan yang diolah.4 1. Melakukan pengelolaan usaha jasa boga 68 .5 6.2 4. melakukan pengolahan makanan untuk kesempatan khusus. Melayani makan dan minum 4.5 5.7 3. 6.2 1.4 4. Melakukan perencanaan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan 5.1 3.1 1.2 5. Menjelaskan ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman Menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran Menyediakan room service Membuat minuman non alkohol.B.3 4. Jasa Boga (099) STANDAR KOMPETENSI 1. Mengolah makanan Indonesia 3. Mengolah makanan kontinental 1. soup dan sauce Mengolah cold dan hot appetizer atau salad Mengolah sandwich dan hidangan dari sayuran Mengolah hidangan berbahan terigu Mengolah hidangan dari telur.3 1.2 6.

5 4. dan torten Membuat produk kue patiseri dari adonan cair Membuat produk kue patiseri dari adonan padat Menggunakan peralatan untuk pengolahan kue continental Menata dan menyajikan aneka kue. Mendeskripsikan pelayanan makanan dan minuman Membuat aneka lipatan serbet Membuat aneka bentuk rangkaian bunga Memberikan layanan makan dan minum Melakukan pelayanan room service sesuai prosedur Menyajikan minuman non alkohol Menggunakan peralatan untuk pelayanan makanan dan minuman.umbian dan kacangkacangan Membuat kue Indonesia dari agar.1 Mendeskripsikan pengertian kue Indonesia Membuat kue Indonesia dari serealia dan macam-macam tepung Membuat kue Indonesia dari umbi.agar Membuat kue Indonesia dari adonan beragi Menggunakan peralatan untuk mengolah kue Indonesia Menata dan menyajikan kue Indonesia. Patiseri (100) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 1.6 5.4 2. Menguraikan pengertian kue kontinental Membuat bahan pengisi dan bahan penutup kue dari butter cream.3 1. Melakukan pelayanan makanan dan minuman 6. Mengolah kue Indonesia 2.7 3.7 5.2. Menguraikan pengertian diet khusus Membuat produk kue dan saus rendah lemak Membuat produk kue dan saus rendah kalori Membuat produk kue dan saus rendah gula Membuat produk kue dan saus rendah protein Menggunakan peralatan untuk mengolah diet khusus Menata dan menyajikan produk kue dan saus untuk diet khusus. Mengolah kue pastry kontinental 3.3 2.5 2.6 1. Membuat produk roti dan kue untuk diet khusus 5. Menyiapkan coklat dan permen coklat 4.4 4.3 5.4 7. Mendeskripsikan pengelolaan usaha produk patiseri 69 1.2 5. royal icing dan coklat Membuat cake.1 3.6 2. Mendeskripsikan coklat dan permen coklat Membuat produk dari coklat dan permen coklat Melapisi kue pastry dan permen dengan coklat Menggunakan peralatan untuk mengolah coklat dan permen coklat Menata dan menyajikan produk kue pastry berlapis coklat. Melakukan Pengelolaan usaha produk .1 4.2 6.4 5.5 5.2 3.7 2.4 3.2 4.3 3.6 4. pastry kontinental. Membuat hidangan penutup 7.1 2. Mendeskripsikan defenisi hidangan penutup Membuat hidangan penutup panas dan dingin Menggunakan peralatan untuk membuat hidangan penutup Menata dan menyajikan aneka hidangan penutup panas dan dingin.1 6.7 6.5 1.3 6.2 2.3 4.5 4.1 5.4 1. gateaux.1 1.

2 7. 70 .4 7.7 KOMPETENSI DASAR Merencanakan pengelolan usaha patiseri Melakukan penyimpanan barang persedian Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan di coffe shop Mengelola usaha kue dan roti (coffee shop) Menggunakan peralatan untuk pengelolaan usaha produk patiseri Mengemas bahan makanan yang telah disiapkan.STANDAR KOMPETENSI patiseri 7.6 7.3 7.5 7.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 2. jaringan otot dan saluran sketsal. Menjelaskan struktur dan fungsi kulit Mengklasifikasikan kelainan-kelainan kulit Menjelaskan anatomi dan fisiologi saluran peredaran darah.4 2. KECANTIKAN KULIT (101) 2.1 1. Menerapkan keselamatan.2 2. Menjelaskan prinsip-prinsip SPA Mengklasifikasi esensial oil Menggunakan peralatan SPA Menggolongkan jenis-jenis SPA.3 1.1 4. kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi 1.2 1.2 3.1 5. Memahami kosmetika kecantikan 5.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan. dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 5.1 2. kesehatan kerja (K3). 3. Memahami komunikasi dalam pelayanan jasa 2.3 4.3 5. KECANTIKAN RAMBUT (102) A. KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA KECANTIKAN : 1.1 3. Menjelaskan prinsip berkomunikasi di tempat kerja Memilih cara berkomunikasi dengan kolega dan pelanggan Menjaga standar penampilan personal Melakukan kerja sama dalam tim.4 3. Memahami SPA 71 . Memahami anatomi dan fisiologi 4. Mendeskripsikan produk kosmetik kecantikan kulit Membedakan fungsi berbagai produk kecantikan kulit.2 5.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.

1 4.2 5.3 12. Melakukan perawatan tangan dan mewarnai kuku 4. Menjelaskan teknik merawat kaki dan mewarnai kuku Melaksanakan perawatan kaki.1 6. Melakukan rias wajah sehari.2 7. Melakukan pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki (depilasi) 11.2 Mengidentifikasi bagian badan yang akan diangkat bulunya Melaksanakan pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki (depilasi) dengan teknik waxing/trading. 9. 6.2 3. 2. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 10.2 4.1 11. Melakukan perawatan kulit wajah bermasalah secara manual 7.1 12. 1 Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah panggung 9.3 72 . Mengidentifikasi kelainan kulit berjerawat Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah berminyak Melakukan perawatan kulit berjerawat.kuku dan mewarnai kuku. 10. Melakukan perawatan kulit wajah berpigmentasi dengan teknologi 12.2 12.2 8.2 11. kuku dan mewranai kuku. 1 Menjelaskan teknik merias wajah geriatri 8. Memahami teknik merawat tangan dan mewarnai kuku Melaksanakan perawatan tangan. 2 Melaksanakan rias wajah geriatri. Mengidentifikasi kelainan kulit berpigmen Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah berpigen Melaksanakan perawatan kulit wajah berpigmentasi dengan teknologi. Melakukan rias wajah cikatri 6.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik perawatan kulit wajah Melakukan perawatan kulit wajah tidak bermasalah. 10. 2 Melaksanakan rias wajah panggung. Melakukan rias wajah panggung 8.1 1. Mengidentifikasi kelainan-kelainan kulit wajah Melaksanakan perawatan kulit wajah bermasalah secara manual. Mengidentifikasi kelainan-kelainan kulit wajah rias wajah cikatri Melaksanakan rias wajah cikatri.1 3. Melakukan perawatan kulit wajah berjerawat/berkomedo dengan teknologi 11.1 5.B.hari 3. Melakukan rias wajah geriatri 9.2 Menjelaskan tat arias wajah korektif Menjelaskan tentang warna. Menjelaskan cara perawatan kulit kepala dan rambut secara kering Melaksanakan perawatan kulit kepala dan rambut secara kering.1 7. Kecantikan Kulit (101) STANDAR KOMPETENSI 1.1 2. Melakukan perawatan kulit wajah tidak bermasalah 1. Melakukan perawatan kaki dan mewarnai kuku 5. Melakukan perawatan kulit kepala secara kering (dry scalp treatment) 2.

Melakukan pangkas rambut .2 1.3 KOMPETENSI DASAR Mengindentifikasi kelainan kulit dehidrasi Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah dehidrasi Melaksanakan perawatan kulit dehidrasi dengan teknollogi.2 13.3 14.1 2.1 4.3 17.2 3.3 17. Mengidentifikasi alat-alat untuk mengeringkan rambut Menjelaskan teknik-teknik mengeringkan rambut sesuai dengan alat yang digunakan Melakukan pengeringan rambut.2 4. Melakukan pengeringan rambut dengan alat pengering 4. Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah foto/tv/film Menjelaskan teknik rias wajah foto/tv/film Melaksanakan rias wajah foto.1 16. Membedakan jenis perawatan rambut Menjelaskan dasar-dasar perawatan kulit kepala dan rambut Menjelaskan teknik merawat kulit kepala dan rambut Merawat kulit kepala dan rambut.2 17. Melakukan perawatan kulit wajah dehidrasi dengan teknologi 13. Mengidentifikasi tipe bentuk badan Menjelaskan teknik pengoperasian peralatan perawatan badan Mengoperasikan peralatan perawatan badan Melaksanakan perawatan badan secara tradisional Melaksanakan perawatan badan secara modern. Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah karakter Menjelaskan teknik rias wajah karakter Melaksanakan rias wajah karakter.1 17. Kecantikan Rambut (102) STANDAR KOMPETENSI 1.3 15. 16.1 1. Merawat badan secara tradisional dan modern KOMPETENSI DASAR Membedakan jenis-jenis rambut Menentukan jenis sampo Menjelaskan cara-cara pencucian rambut Menjelaskan teknik mencuci rambut Melaksanakan pencucian rambut.1 13.2 16. Mengindentifikasi kelainan kulit yang menua Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah dehidrasi Melaksanakan perawatan kulit menua (aging skin) dengan teknologi.2 2. 73 2.4 1.3 4.5 2. Mengidentifikasi alat-alat pemangkasan rambut Menjelaskan teknik-teknik pemangkasan rambut Melakukan pemangkasan rambut sesuai dengan karakter.5 2.2 15.4 17.2 14. Merawat kulit wajah menua dengan teknologi 14.3 16.STANDAR KOMPETENSI 13.1 14. Merias wajah foto/tv/film 15. Melakukan perawatan kulit kepala dan rambut 3.3 1. Melakukan cuci rambut 1.1 3.3 2.1 15.4 3. Merias wajah karakter 17.

Melakukan penataan sanggul daerah 11. Menjelaskan teknik smoothing pada peluruskan rambut 13.2 Mengidentifikasi alat-alat pengeritingan rambut 6. Melakukan smoothing rambut 14.2 Mengidentifikasikan peralatan untuk penataan sanggul daerah 10.1 Menjelaskan desain penataan sanggul 9.4 Merawat hair piece. 13. 11. Membuat hair piece 8. 7.2 Menjelaskan teknik rebounding pada pelurusan rambut Melakukan pelurusan rambut (rebounding). Melakukan pewarnaan rambut 13.2 Mengidentifikasi peralatan penataan rambut (styling) 8. 6.1 Menjelaskan desain penataan rambut (styling) 8.2 Mengidentifikasi alat untuk membentuk hair piece 7.1 Menjelaskan teknik-teknik dan desain pewarnaan rambut 12. Melakukan pangkas rambut dengan teknik barber 12.2 Melakukan pratata sesuai dengan disain penataan yang akan dibuat. 9.3 Melaksanakan pemangkasan rambut pria sesuai karakter 11. 12.3 Melakukan penataan sanggul daerah.4 Membentuk (shaving) kumis dan jenggot. Melakukan penataan rambut 5.2 Mengidentifikasi pralatan penataan sanggul (up style) 9.1 14.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik penataan rambut sesuai dengan alat yang digunakan 5.3 Melakukan penataan sanggul (up style) sesuai dengan karakter. Melakukan penataan sanggul (up style) 10.2 Melakukan tes kepekaan kulit 12.1 Menjelaskan jenis dan desain sanggul . Melakukan penataan rambut (styling) 9.STANDAR KOMPETENSI 5.3 Melakukan penataan rambut (styling) sesuai karakter.3 Membentuk hair piece sesuai desain 7.1 Menjelaskan teknik pemangkasan model rambut pria 11.1.1 Menjelaskan teknik –teknik pengeritingan rambut 6. 10.1 Memahami bentuk-bentuk desain hair piece 7. 8. Melakukan pelurusan rambut (smooting). Melakukan pengeritingan rambut 7. 14.sanggul daerah 10.2. Melakukan rebounding rambut 74 .3 Melakukan pewarnaan rambut sesuai karakter.2 Mengidentifikasi peralatan pemangkasan rambut dengan teknik barber 11. 6.3 Melakukan pengeritingan rambut sesuai dengan karakter.

3 2. Melakukan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan untuk pelanggan internal dan eksternal Bekerja dalam satu tim.2 3.2 1.3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 3. 2. KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA BUSANA : BUSANA BUTIK (103) A. Menerapkan Keselamatan. Melaksanakan layanan secara prima kepada pelanggan (customer care) 75 .1 2.4 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Melaksanakan pemeliharaan kecil 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.2 2. Mengidentifikasi jenis-jenis alat jahit Mengoperasikan mesin dan menguji kinerjanya Memperbaiki kerusakan kecil pada mesin Memelihara mesin.3 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 2.1 1.

2 3. Membuat busana anak 6.5 3.6 7.3 6. Membuat busana bayi 7.1 3.5 4.6 5.1 9.1 4.3 8.2 3. Memeriksa kualitas bahan utama Memeriksa kualitas bahan pelengkap Memeriksa mutu pola Memeriksa mutu potong Memeriksa hasil jahitan. Membuat pola (Pattern Making) 3.2 9. Mengindentifikasi hiasan busana Membuat hiasan pada kain atau busana.5 6.3 1. Memilih bahan baku busana 8.6 4.2 7. Menguraikan macam-macam teknik pembuatan pola (teknik konstruksi dan teknik drapping) Membuat pola.4 9.1 7.1 1.4 2.3 3.1 5.3 9.2 4.3 5.2 9.2 6. 2.4 4.3 4. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 5.4 3. Mengidentifikasi jenis bahan utama dan bahan pelapis Mengindentifikasi pemeliharaan bahan tekstil Menentukan bahan pelengkap. Membuat Hiasan pada busana (Embroidery) 9.6 6. Menggambar busana (fashion drawing) 1. Mengelompokkan macam-macam busana pria Memotong bahan Menjahit busana pria Penyelesaian busana pria dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.5 5.1 8.4 5. Membuat busana pria 5.1 6.2 1. Mengawasi mutu busana 76 . Membuat busana wanita 4.B. Mengelompokkan macam-macam busana anak Memotong bahan Menjahit busana anak Menyelesaian busana bayi dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan. Mengelompokkan macam-macam busana wanita Memotong bahan Menjahit busana wanita Menyelesaikan busana wanitadengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.5 KOMPETENSI DASAR Memahami bentuk bagian-bagian busana Mendiskripsikan bentuk proporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia Menerapkan teknik pembuatan desain busana Penyelesaian pembuatan gambar.4 6. Mengklasifikasikan macam-macam busana bayi Memotong bahan Menjahit busana bayi Menyelesaikan busana bayi dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.1 2.

1 3. Menjelaskan prinsip pembiakan tanaman secara generatif (teknik perbanyak generatif.6 1.3 77 . AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (104) 2.2 1. Menjelaskan prinsip pembiakkan tanaman secara vegetatif Melakukan pembiakkan tanaman secara vegetatif Memelihara bibit hasil pembiakan secara vegetatif.3 3. Membiakkan tanaman secara vegetatif 5.3 1.5 1.1 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN : 1. Mengoperasikan alat dan mesin produksi tanaman 4.2 3.2 1. Mengidentifikasi tanaman dan pertumbuhannya 1. misalnya budaya.4 1.1 1. 2. AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (105) 3. misalnya kawin silang dan hibridisasi) Melakukan pembiakan tanaman secara generatif Memelihara benih hasil pembiakan secara generatif.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.7 3. Mengidentifikasi alat dan mesin sesuai fungsinya Menjelaskan manual prosedur dari alat dan mesin Menyiapkan alat dan mesin Merawat alat dan mesin. Membiakkan tanaman secara generatif 3.3 1.4 1.1 5. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 4.2 4.1 1.2 5. Menerapkan Keselamatan. AGRIBISNIS PEMBIBITAN DAN KULTUR JARINGAN (106) A.3 5. Mengjelaskan sistem produksi tanaman Menjelaskan tanah sebagai tempat tumbuh tanaman Menjelaskan air sebagai unsur esensial bagi tanaman Menjelaskan cuaca sebagai faktor penting bagi tanaman Menjelaskan biotik-biotik dan abiotik dengan biotik sebagai faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman Menjelaskan hubungan antara tanaman dan pertumbuhannya Menjelaskan sumberdaya spesifik lokasi.

KOMPETENSI KEJURUAN 1. Menyiapkan media pembibitan Menyapih bibit Memelihara bibit Memindahkan bibit (sapih). Menyiapkan media tanam Menanam dengan benih Menanam dengan bibit Menyulam.2 4.1 Mengidentifikasi jenis-jenis dan karakteristik gulma 7.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi karakteristik lahan (topografinya) Mengidentifikasi pengaturan jarak dan jumlah populasi dengan konsep topografi Mengidentifikasi pembuatan bedengan media khusus untuk tanaman tertentu Membersihkan gulma dan sisa tanaman Mengolah tanah Memasang mulsa plastik.4 1.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida 8. Menyiapkan lahan 1.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan organik 5.1 2.3 1.2 1.3 Mengendalikan gulma secara mekanis dan kimiawi.6 2.4 2.2 Menghitung kebutuhan larutan herbisida 7. Menanam 5.3 3.3 Mengendalikan hama secara kultur teknis. 7.2 Mengidentifikasi teknik irigasi 6. dan kimiawi 8. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (104) STANDAR KOMPETENSI 1.1 3.1 4. Mengidentifikasi karakteristik benih dom Menguji daya kecambah benih Memberi perlakuan benih terhadap H/P Mengidentifikasi perlakuan benih untuk mencegah dormancy Menyemai benih.2 3. Menyiapkan benih 3. 7. 8. Mengairi 5. 2.4 4. mekanis.5 3.1 Menentukan kebutuhan air pada tanaman 6. Mengendalikan gulma 8.1 Mengidentifikasi jenis dan ciri-ciri hama beserta agen pengendali hayatinya 8. Menyiapkan bibit 4.B.4 Mengidentifikasi konsep PHT (Pengendalian Hama terpadu). Mengendalikan hama 78 .3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan (teknik/waktu pemberian pupuk) 6.3 4.3 Memberikan air irigasi sesuai dengan kebutuhan tanaman.2 Menghitung kebutuhan pupuk 5. Memupuk 6.1 1.2 2.3 2.5 1.

16.3 Mengidentifikasi karakteristik umur awal pemangkasan. Mengendalikan penyakit KOMPETENSI DASAR 9.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ZPT dan karakteristiknya 13.2 Melakukan pemanenan 14. alat olah tanah.1 Menjelaskan ciri-ciri tanaman siap panen 14.1 Mengidentifikasi jenis sprayer.1 Mengidentifikasi berbagai jenis dan bentuk naungan 12. 17.4 Menyemprotkan larutan ZPT 13. Mengoperasikan sprayer 17.2 Memberikan naungan pada tanaman 12. bagian-bagian sprayer dan fungsinya. 14.2 Mengoperasikan pompa irigasi 17.2 Menghitung konsentrasi larutan ZPT 13.4 Merawat sprayer. 11. alat bantu tebar benih dan pengendalian gulma panen 16.4 Mengidentifikasi potensi produksi.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida 9. 15. 10.1 Mengendalikan mikrobia bermanfaat sebagai stabir pupuk organik dan penyedia hara 18.3 Mengoperasikan sprayer 16.2 Mengidentifikasi bahan dasar pembuatan pupuk organik 18. mekanis.STANDAR KOMPETENSI 9.2 Menerapkan pemangkasan pada pemeliharaan tanaman 11.2 Mengoperasikan traktor 15. Membuat pupuk organik 79 .3 Mengidentifikasi prosentase naungan yang dibutuhkan.5 Mengidentifikasi kandungan hara pupuk.3 Membuat larutan ZPT 13. 10.3 Merawat traktor. dan kimiawi.3 Menangani hasil panen 14.5 Mengidentifikasi teknik aplikasi. 12. Melaksanakan panen 15. biologis.3 Mengendalikan penyakit secara kultur teknis. 18.3 Merawat pompa irigasi. 13.1 Mengidentifikasi jenis-jenis.1 Menjelaskan tujuan dan teknik pembumbunan 10. 16. Membumbun 11. Memberi naungan 13.1 Mengidentifikasi traktor dan fungsinya 15.1 Menjelaskan berbagai bentuk dan teknik pemangkasan tanaman 11.2 Menerapkan pembumbunan pada pemeliharaan tanaman.1 Mengidentifikasi pompa dan fungsinya 17.3 Mengidentifikasi jenis dan sifat bahan pembuatan pupuk organik 18.2 Mengkalibrasi sprayer 16. Memangkas tanaman 12.4 Membuat pupuk organik (microbia) 18. gejala dan tanda penyakit 9. Mengoperasikan traktor. Mengoperasikan pompa irigasi 18. Memberikan ZPT 14.

1 19.1 21. Mengidentifikasi mutu hasil panen Mengelola hasil pertanian Merancang pemasaran.2 22.3 1.3 3.1 1.2 19.3 6.2 2.3 5. Menentukan komoditas tanaman perkebunan yang akan diusahakan 1. Mengendalikan gulma pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 6.2 20.2 KOMPETENSI DASAR Menyiapkan lath house (green house) Menyiapkan media tanam Menyiapkan bibit Menyiapkan nutrisi Menanam dan menyulam Memelihara tanamn hidroponik Memanen dan menangani hasil panen.5 19.1 6.2 3.2 6. Mendeskripsikan sistem pola tanam 22.1 4.1 22. Mengidentifikasi kesuburan tanah Mendiagnosis masalah kesuburan tanah Mengidentifikasi metode perbaikan kesuburan tanah Memberikan perlakuan kesuburan tanah. Mendeskripsikan sumber pangan alternatif 2.4 19. 2.3 21.2 4.2 1. Mengidentifikasi sistem pola tanaman monokultur Mengidentifikasi sistem pola tanaman polykultur.7 20. Mengidentifikasi gulma Menghitung kerusakan akibat gangguan gulma Mengidentifikasi metode pengendalian gulma Melakukan pengendalian gulma.3 19.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi kesesuaian persyaratan teknis Mengidentifikasi kelayakan ekonomis Mengidentifikasi kelayakan sosial/ hukum Memilih tanaman yang akan diusahakan.5 4. Mengidentifikasi potensi sumber daya lokal yang berpotensi sebagai sumber pangan baru Mengidentifikasi pengelolaan sumber daya genetik. Membudidayakan tanaman secara hidroponik 19. Membibitkan tanaman perkebunan 4. Menyiapkan lahan produksi tanaman perkebunan 3.1 2.3 3.1 5. Memelihara kesuburan tanah pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 80 . Agribisnis Tanaman Perkebunan (105) STANDAR KOMPETENSI 1.4 3.4 6. 20. Menyiapkan lahan penanaman Mengidentifikasi pola hubungan tanaman Mengolah tanah dan lubang tanam.3 5. Menyiapkan lokasi/pembibitan tanaman Menyiapkan sarana dan prasarana Melakukan pembibitan tanaman Memelihara bibit tanaman Melakukan pemanenan bibit.1 20.STANDAR KOMPETENSI 19. Menangani pasca panen 21. Menanam tanaman perkebunan 5.2 5. Melakukan seleksi bibit Mendistribusikan bibit Melakukan teknis penanaman.6 19.1 3.4 2.

Mendeskripsikan potensi dan peran perbenihan dalam pertanian 1.2 10.1 8.1 13.1 14.STANDAR KOMPETENSI 7. Menilai tanaman siap panen Menyiapkan sarana dan prasarana panen Memanen sesuai kriteria Mencatat hasil panen. Menyusun rencana teknis Menyusun rencana ekonomis 8. Menyusun jadwal kegiatan Menghitung kebutuhan sarana prasarana dan tenaga kerja Membagi dan mengawasi pekerjaan Menghitung upah pekerja Menyusun laporan hasil pelaksanaan kerja. Mengidentifikasi penyebab penyakit Mendiagnosa gangguan penyebab penyakit Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit Mengidentifikasi metode pengendalian penyakit Melakukan pengendalian penyakit. Memanen Hasil Tanaman Perkebunan 12. Mengidentifikasi bagian tanaman yang akan diberi perlakukan Menyiapkan bahan dan peralatan pengaturan/perlakuan tanaman Menerapkan metode pengaturan/perlakuan pada TBM dan TM.2 13. Mengidentifikasi kriteria tanaman menghasilkan Mengidentifikasi peta tanaman menghasilkan Melakukan taksasi produksi.4 2.5 8.3 11. Menjelaskan tahapan dan proses pembibitan tanaman 2.3 7. Menyiapkan peralatan pengangkutan/ pemuatan hasil panen Melakukan pengangkutan/pemuatan hasil panen Mencatat kegiatan pemuatan/pengangkutan hasil panen.5 14.2 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi hama Mendiagnosa gangguan hama Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit Mengidentifikasi metode pengendalian hama Melakukan pengendalian hama. Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan (106) STANDAR KOMPETENSI 1.3 13. Melakukan Sensus Tanaman Produksi 10.1 9.4 12.2 11.3 8. Menyusun Proposal Usaha 3.1 10. Mendeskripsikan pembibitan tanaman 81 .2 7.4 8.1 7. Mengelola Pekerjaan Kebun 14.2 12. Mengendalikan Penyakit pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 9.1 1. Mengatur/ memberikan perlakuan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 11.4 13.3 13. Mengendalikan Hama pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 7.3 1.1 12.3 10.2 1.1 11.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peranan perbenihan tanaman Menjelaskan jenis-jenis dan karakteristik benih tanaman Menjelaskan sifat benih Menjelaskan perlakuan benih.2 9.4 7.3 11.2 8. Mengangkut Hasil Panen 13.5 9.

STANDAR KOMPETENSI dan produksi benih 2.2 2.3 2.4 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 4.1 4.2 4.3 5.1 5.2 5.3 5.4 5.5 6.1 6.2 6.3 6.4 6.5 7.1 7.2 7.3 7.4 7.5 8.1 8.2 8.3 8.4 9.1 9.2 9.3 10.1 10.2 10.3 10.4 10.5 10.6 10.7 11.1 11.2 11.3

KOMPETENSI DASAR Menjelaskan prinsip pembibitan tanaman Menjelaskan kriteria lahan dan media pembibitan Menjelaskan ciri dan kriteria bibit yang unggul. Menyiapkan tempat pesemaian Mengecek jaringan irigasi/sumber air Mengecek pengatur intensitas cahaya matahari/shading Mengidentifikasi komposisi media Mendistribusikan media ke lokasi pemeliharaan/ penanaman Menjelaskan transportasi benih. Melakukan pemeriksaan pohon induk Melakukan identifidasi pohon induk Melakukan pemeliharaan rutin. Memisahkan biji dari buah/melakukan ekstraksi buah Melakukan sortasi benih Memberi perlakuan benih Melakukan penyemaian Mengidentifikasi karakteristik benih. Menyiapkan bahan stek Memberi perlakuan khusus pada bahan stek yang siap semai Melakukan penyemaian bahan stek Mengidentifikasi macam – macam sungkup Melakukan penyapihan bibit hasil stek. Menyiapkan entris sebagai bahan sambung pucuk Melakukan sambung pucuk Menyiapkan sungkup komunal Memelihara bibit hasil sambungan. Mengidentifikasi karakteristik balang bawah. Menyiapkan cabang pada pohon induk Menyusukan seedling pada pohon induk Menyapih bibit hasil susuan Memelihara bibit hasil susuan. Menyiapkan entris sebagai bahan mata okulasi Melakukan okulasi Memelihara bibit hasil okulasi. Melakukan sterilisasi (ruang,alat,bahan tanam,dan media) Menyiapkan bahan tanam Menyiapkan media kultur Melakukan inokulasi Menumbuhkan plantlet Melakukan aklimatisasi Mengidentifikasi zat pengatur tumbuh tanaman. Menghitung kebutuhan pupuk Menjelaskan teknik pemupukan pada bibit tanaman Mengidentifikasi pupuk organik

3.

Menyiapkan lahan dan media

4.

Merawat tanaman sebagai pohon Induk

5.

Membiakkan tanaman dengan biji (seedling)

6.

Membiakkan tanaman dengan stek

7.

Membiakkan tanaman dengan cara sambung pucuk

8.

Membiakkan tanaman dengan cara susuan

9.

Membiakkan tanaman dengan cara okulasi

10. Membiakkan tanaman dengan teknik kultur jaringan

11. Melakukan pemupukan pada bibit tanaman

82

STANDAR KOMPETENSI 11.4 11.5 12.1 12.2 12.3 12.4 13.1 13.2 13.3 13.4 13.5 14.1 14.2 14.3 14.4 14.5 15. Mendistribusikan bibit tanaman 15.1 15.2 16.1 16.2 16.3 16.4 17.1 17.2 17.3

KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi waktu yang tepat untuk pemberian pupuk Memupuk bibit tanaman. Menyiapkan alat dan bahan transplanting tanaman Mengidentifikasi teknik transplanting Melakukan seleksi bibit yang siap transplanting Mendisplay bibit di blok pemeliharaan. Menjelaskan maksud dan tujuan pemangkasan Menyebutkan macam-macam pemangkasan Menyiapkan alat pemangkasan (pruning) Melaksanakan pemangkasan Mengidentifikasi jenis-jenis pemangkasan. Menjelaskan pengertian organisme pengganggu tanaman (OPT) Mengidentifikasi jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara kimiawi Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara teknis Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara biologi. Melakukan loading (menata ) bibit tanaman pada alat transportasi Mengangkut bibit tanaman. Mengidentifikasi harga jual Merencanakan sasaran dan target penjualan Mengidentifikasi strategi promosi Mengidentifikasi sistem penjualan. Melalukan pembukuan hasil penjualan Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan.

12. Melakukan transplanting bibit

13. Melakukan pemangkasan (pruning) pada bibit tanaman

14. Mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT)

16. Memasarkan bibit

17. Menganalisis usaha pembibitan tanaman

83

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI TERNAK : 1. AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA (107) 2. AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS (108) 3. AGRIBISNIS ANEKA TERNAK (109) 4. PERAWATAN KESEHATAN TERNAK (110)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menjelaskan potensi sektor peternakan 1. 1 1. 2 1. 3 1. 4 2. 1 2. 2 2. 3 2. 4 2. 5 2. 6 3. Menjelaskan sistem organ tubuh ternak 3. 1 3. 2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan potensi ternak di Indonesia Menjelaskan kontribusi ternak sebagai sumber pangan hewani Menjelaskan potensi ternak secara ekonomi Menjelaskan prospek bisnis ternak. Mengidentifikasi ternak berdasarkan ciri-ciri eksterior Mengidentifikasi pola tingkah laku ternak Menjelaskan prinsip dasar pemberian pakan ternak Menentukan umur ternak Menjelaskan penyebab penyakit ternak, cara mencegah dan mengobatinya Menjelaskan prinsip dasar pemeliharaan ternak.

2. Menjelaskan dasar-dasar budidaya ternak

4. Memahami kandang ternak

5. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

Mengidentifikasi sistem pencernaan ternak Mengidentifikasi sistem reproduksi dan urinaria ternak 3. 3 Mengidentifikasi bagian tubuh ternak. 4.1 Menjelaskan fungsi dan syarat lokasi kandang 4.2 Mengidentifikasi model-model kandang sesuai dengan jenis ternak 4.3 Mengidentifikasi bagian-bagian kandang 4.4 Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan pemeliharaan ternak. 5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 5.2 Melaksanakan prosedur K3 5.3 Menerapkan konsep lingkungan hidup 5.4 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

84

85 .

Membudidayakan hijauan pakan ternak 2. 7. 4. 3. Memberikan makan dan minum pada bibit 2. Menjelaskan sistem pencernaan 4. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan ciri-ciri bibit unggul Menjelaskan dasar-dasar pertimbangan pada pemilihan ternak ruminansia 1. Menerapkan pemeliharaan ternak di kandang isolasi 9. Menyusun formula ransum (ruminansia besar dan kecil) 4.3.2.2. Menyimpan ransum. Merawat ternak sakit 10.4.1. Mendiagnosis penyakit ternak 9. Mengawetkan hijauan pakan ternak 3. 8.2. Mengisolasi ternak sakit.3.1.2. Menempatkan pakan ternak.4.4.2.5.1. Memberikan pakan 6. Membuat ransum 5. Membesarkan bibit 86 . Melaksanakan pemerahan 8. 10. Mengawetkan hijauan pakan ternak 4. Mengidentifikasi pakan hijauan dan konsentrat 5.3. Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi ternak dan nutrisi bahan baku pakan (ruminansia besar dan kecil) 4. Mencampur bahan pakan ternak 4.3.1.1. Mengobati ternak sakit.4. Memindahkan ternak 6.4. Menyimpan hasil pengawetan hijauan pakan ternak. 6.4. Agribisnis Ternak Ruminansia (107) STANDAR KOMPETENSI 1. Mendeskripsikan jenis-jenis obat dan kegunaannya 9. Menghitung kebutuhan sarana produksi penanaman hijauan pakan 2. 9.1.3.3. 2. 1. Memanen hijauan pakan ternak. KOMPETENSI KEJURUAN 1.6. Memproduksi hijauan pakan ternak 3.1. Menghitung kebutuhan pakan ternak 5.2.3.1. Mengidentifikasi peralatan pemasok pakan ternak 5.3. Mendeskripsikan gejala-gejala ternak yang sakit 8. Memilih bibit 1.5. Membuat macam-macam tali-temali 6. Melakukan vaksinasi 8.B.2.1.2.3. Mengidentifikasi macam-macam cara pengawetan hijuan 3. Melaksanakan penanganan ternak 7. Menciptakan suasana bersih dan higienis dalam kandang 8. 5. Mempersiapkan bahan pakan ternak 4. Menerapkan program biosecurity 8. Memandikan ternak.1. Menerapkan sanitasi peralatan pemerahan. Menentukan bakalan ternak potong dan perah. Merawat kuku dan tanduk 6. Mengkondisikan alat dan fasilitas untuk pemeliharaan bibit 10. Menampung susu 7.2. Menjelaskan prosedur pemerahan 7. Melakukan pemerahan 7.4.5. Mencegah ternak sakit 9. Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi 5. Mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan (rumput dan leguminosa) 2.2.

Menangani daging/karkas 15. 18. ekor) 15.6.2. Membibitkan ternak 14. Menentukan sistem penjualan. Mengkondisikan alat dan kandang untuk pemeliharaan ruminansia beranak Memantau induk-induk menjelang beranak Membantu induk-induk saat melahirkan Merawat anak yang baru lahir. 13. 17.4.3. 11. Menangani hasil samping (kepala. Mengestimasi harga jual 18.4. Mengumpulkan kotoran ternak 16. Memberi pakan dan minum sesuai dengan kebutuhan 14. 13. 11. 11. Menolong ruminansia beranak 13. 11. Membuat strategi pemasaran 18. kaki.5. Mengkondisikan alat dan kandang untuk pemeliharaan ternak laktasi 14. KOMPETENSI DASAR Memantau kesehatan bibit Melakukan recording Menyapih bibit. 15.STANDAR KOMPETENSI 10. Mengidentifikasi karakteristik proposal 17.5.1. Merinci standar opersional presedure usaha 17. 12. 10. Memantau kesehatan ternak 14.4.4.2. Melakukan analisis usaha. 11. Menangani susu. Mengelola pasca panen produk ternak 16.3. Melakukan transaksi penjualan 18.1. 12. 16. Mengkondisikan bahan dan peralatan pengolah kotoran 16.3.1. Melakukan pemerahan sesuai dengan standar operasional 14.2. Menyusun pengorganisasian usaha 17.2.5. Memproses kotoran menjadi kompos.1. Memproduksi ternak potong 12.2. Memasarkan hasil 14. 10. Menjelaskan teknik mengawinkan ternak Mengawinkan ternak Mendiagnosis hasil proses mengawinkan ternak Memelihara ternak bunting. 11.4. 12.5.1.4. Menentukan profil dan konsep bisnis 17. Mengkondisikan alat dan fasilitas untuk pemeliharaan bibit Memilih bakalan Menerapkan pemberian antibiotik dan obat cacing Memberikan makan dan minum pada bibit Memantau kesehatan bibit Melakukan recording.1. 12. Menyusun proposal usaha ternak ruminansia 18. Memelihara ternak laktasi 15. 13.2.2.1. Melakukan recording.5.2. 87 . 13.1.3.3.4. Mengolah kotoran ternak 17.3.3.3.3. Merencanakan sasaran dan target penjualan 18. jeroan. 11.

Mempersiapkan kandang dan kondisi lingkungan yang optimal bagi unggas petelur Memelihara ayam periode starter Memelihara ayam periode grower Memelihara ayam periode layer Melakukan recording Memanen telur produksi Menangani telur produksi Menghitung performasi produksi (feed conversion ratio. Menjelaskan cara pengoperasian mesin tetas Memilih telur untuk ditetaskan Menetaskan telur dengan mesin tetas sederhana Menetaskan telur dengan mesin tetas moderen Melakukan pencatatan telur masuk mesin (setting). Mengidentifikasi kesehatan ternak unggas Menjaga kesehatan dan kenyamanan unggas Menerapkan biosecurity Memberikan pakan berkualitas Melakukan vaksinasi Mengidentifikasi jenis-jenis penyakit unggas dan gejala serangannya Mendiagnosis penyakit unggas Mengidentifikasi jenis-jenis obat unggas Mengisolasi ternak sakit Mengobati unggas sakit Mengecek hasil pengobatan dan tindak lanjutnya. hen day house).2 7.5 7.1 7. 1 5.2.4 6. 5 3.4 4. 2 5. Melaksanakan pencegahan penyakit 4. telur infertile. Mempersiapkan kandang dan peralatan Melaksanakan pemeliharaan ayam periode starter Melaksanakan pemeliharaan ayam periode finisher Melakukan recording Memanen hasil Mengevaluasi performasi produksi (feed conversion ratio). peralatan dan lingkungan yang optimal bagi bibit Memelihara ayam bibit masa starter Memelihara ayam bibit masa grower Memelihara ayam bibit masa layer Menyeleksi dan mencampur ayam jantan bibit Menangani telur produksi dan telur tetas.2 4. 1 2.6 5.8 KOMPETENSI DASAR Mengoperasikan peralatan farm manual Mengoperasikan peralatan farm otomatis.7 6. Memelihara unggas petelur 7. Memelihara induk 7.6 88 . Mengoperasikan peralatan agribisnis ternak unggas Menetaskan telur 1.4 7. 2 3. 1 1.3 4.1 4. 2 2. 3.5 4. 5 5. 1 3.1 6. 6 6.3 6. 3 5.5 6. Memelihara unggas pedaging 6. 2. 4 2.6 6. Agribisnis Ternak Unggas (108) STANDAR KOMPETENSI 1. 2 2. 4 5. 3 2. 3 3. 5 4.2 6.3 7. 4 3. Menyiapkan kandang. Merawat ternak sakit 5. dan telur tidak menetas.

4 9.3 9. Mengidentifikasi tipe kandang dan peralatan Menentukan jenis bahan kandang Menentukan tipe dan lokasi kandang Menghitung kebutuhan luas kandang dan peralatan.4 11. Menentukan kelayakan usaha 13. Mengidentifikasi karakter limbah ternak unggas Mengidentifikasi dampak limbah ternak unggas Melaksanakan penangan ilimbah ternak unggas. Merancang kandang dan peralatan 14.3 12. Menghitung biaya investasi Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Menghitung hasil usaha (BCR.6 11. dan peralatan Menerima DOC jantan Memelihara ayam jantan (pakan. Mengidentifikasi bahan baku pakan Menghitung kebutuhan nutrisi pakan ayam Mengidentifikasi nutrisi pakan Menyusun formula pakan. faeces dll) 89 .3 15. Membuat formulasi pakan 10.2 10.1 10. pemanas. Mencari data kebutuhan pasar Mencari informasi harga jual rata-rata Menyusun strategi pemasaran Merencanakan target penjualan Melaksanakan pemasaran. 1 8.STANDAR KOMPETENSI 8.1 13. Memasarkan hasil ternak 12. 3 8. Cashflow.2 14.6 14.1 14. Mempersiapkan kandang. Mengelola limbah ternak (litter. laba rugi).4 14. 2 8. Mengoperasikan kendaraan farm 8.2 15.5 10.2 13. BEP.3 14. minum.3 13. Membuat pakan 11.4 15.5 KOMPETENSI DASAR Mempersiapkan kendaraan farm Mengopersikan kendaraan farm Mengangkut sarana produksi unggas di dalam farm Mengangkut hasil ternak unggas. 9.4 10.4 13.4 10.2 12.7 15. Mengelola ayam jantan petelur 15. lingkungan. sirkulasi udara) Menangani kesehatan ayam Memanen hasil Mencatat pemeliharaan ayam jantan Menhitung hasil usaha.1 9. Mempersiapkan peralatan Menyiapkan bahan-bahan yang akan dicampur Membuat pakan broiler Membuat pakan layer Mengemas pakan jadi Menyimpan pakan.1 12.5 12.2 11.3 11.1 15.1 11.3 10.5 14.4 14.2 9.

4 3.3 9.3 8. Mengidentifikasi anatomi dan fisiologi reproduksi Mengawinkan ternak Melakukan inseminasi buatan Melakukan seleksi bibit bibit. Mengidentifikasi jenis-jenis pengawetan hijauan pakan ternak Membuat hay Membuat silase Membuat amoniasi.3 10. Melakukan pencatatan (recording) 8. 2. Merawat ternak sakit 7. 4. Mengidentifikasi jenis-jenis obat Mendiagnosis penyakit Mengobati ternak sakit.1 10.2 5.1 6. Mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan ternak Membudidayakan hijauan pakan ternak. Memproduksi hijauan pakan ternak 12.4 10. Menerapkan pemberian pakan ternak 10.4 90 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi tipe-tipe kandang dan peralatan Mengidetenfikasi bahan kandang dan peralatan Menentukan tipe dan lokasi kandang Menghitung kebutuhan kandang dan peralatan.2 2.1 9.2 12.4 7. Menetaskan telur secara alami Menetaskan telur secara buatan.3.2 5.1 7.2 10.1 4.2 1. Menjelaskan konsep perencanaaan usaha Menganalisis data dan informasi pasar Menganalisis kebutuhan sarana produksi Menyusun analisa usaha.4 9. .5 8.1 12.2 7.5 11. 6.2 8.3 7.3 7. Menjelaskan recording Menyiapkan format recording Mengisi data teknis recording Menghitung data teknis hasil recording Memanfaatkan data teknis hasil recording (tindak lanjut).1 11.1 8. Menyusun perencanaan usaha 3. Agribisnis Aneka Ternak (109) STANDAR KOMPETENSI 1. Melakukan penetasan telur Menerapkan tatalaksana pemeliharaan ternak Menerapkan pencegahan penyakit 5. Membuat pakan ternak 11.2 9.4 10.1 3. Menjelaskan jenis-jenis pakan Mengidentifikasi sistem pencernaan Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi ternak Melakukan pemberian pakan ternak.3 12.2 4. Membibitkan ternak 9. Menjelaskan jenis-jenis bahan pakan Menyusun formula pakan Menggiling bahan pakan (grinding) Mencampur pakan (mixing) Mengemas dan menyimpan pakan.1 5. Mengawetkan hijauan pakan ternak.1 2.3 1. Menjelaskan prinsip-prinsip tatalaksana pemeliharaan ayam buras Melakukan pemeliharaan aneka ternak Mengidentifikasi kesehatan ternak Menerapkan biosecurity Melaksanakan vaksinasi.2 6.3 6.2 12.4 2.1 1. Merancang kandang ternak dan peralatan 1.3 2.

6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan perubahan-perubahan abnormal pada ternak Mengkategorikan ternak sehat dan ternak sakit. 4. Mengolah limbah ternak 16.2 Menganalisis sarana dan prasarana Mengembangkan infrastruktur. Menganalisis pemasaran hasil produksi 15. 14.1 18. 91 . 18.2 Mengidentifikasi kapasitas dan pemberdayaan SDM Mengembangkan inovasi dan diseminasi.STANDAR KOMPETENSI 13. Menenjelaskan konsep pemasaran Mengidentifikasi perilaku konsumen Mengidentifikasi strategi pemasaran. 1 2. Mengembangan agribisnis peternakan 18. 1 1. 4 2. Membuat fermi kompos.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penentuan waktu panen Menjelaskan perlakuan sebelum pemanenan Melaksanakan proses pemanenan Menerapkan transaksi jual beli hasil peternakan. Perawatan Kesehatan Ternak (110) STANDAR KOMPETENSI 1.1 14.1 16.2 14.1 13.2 13. 17.4 Menjelaskan jenis-jenis limbah ternak Membuat kompos Membuat biogas. 2 2. 3 2. Melakukan pemanenan 13. Menjelaskan karakteristik produk peternakan Menangani (handling) telur Menangani (handling) daging.2 16.3 13.1 15.3 16. Menjelaskan gejala penyakit sistem pencernaan Menjelaskan gejala penyakit sistem peredaran darah Menjelaskan gejala penyakit sistem pernafasan Menjelaskan gejala penyakit sistem urinaria dan reproduksi Menjelaskan gejala penyakit sistem syaraf Menjelaskan gejala penyakit kulit ternak. 2.4 14. 5 2.1 17. Mengembangakan SDM peternakan 17.3 15. Membedakan ternak sehat dan ternak sakit Mendeskripsikan gejala penyakit 1. Mengelola hasil produksi 16.2 15. 2 2.

2 9.1 5. Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak ruminansia perah Menjelaskan penyakit viral pada ternak ruminansia perah Menjelaskan penyakit parasit pada ternak ruminansia perah.2 4. Menjelaskan penyakit bakteri pada ternak unggas pedaging Menjelaskan penyakit viral pada ternak unggas pedaging Menjelaskan penyakit parasit pada ternak unggas pedaging.4 11.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penyakit infeksious Menjelaskan penyakit non infeksious Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit viral pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit parasit pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit defisiensi nutrisi Menjelaskan penyakit metabolik.4 6. 5.1 7.4 4.2 7.2 8. Menjelaskan obat-obatan Menjelaskan vaksin Menjelaskan vitamin.1 10.2 11. 2 4.3 5.1 9.1 8. Menjelaskan penyakit bakterial pada hewan kesayangan (pet animals) Menjelaskan penyakit viral pada hewan kesayangan (pet animals) Menjelaskan penyakit parasit pada hewan kesayangan (pet animals).2 6. Menjelaskan penyakit pada ternak unggas petelur 10. Menjelaskan penyebab penyakit ternak Menjelaskan penyakit pada ternak ruminansia potong 3. Menjelaskan penyakit pada hewan kesayangan 8.3 9. Menjelaskan penyakit pada ternak unggas pedaging 7.2 10.1 11.3 4.3 7.3 10. Menjelaskan penyakit reproduksi Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak unggas petelur Menjelaskan penyakit viral pada ternak unggas petelur Menjelaskan penyakit parasit pada ternak unggas petelur.1 4. Melakukan cara pengambilan spesimen Melakukan pemeriksaan feces Melakukan pemeriksaan urin Melakukan pemeriksaan darah.3 9.2 5.3 8. Menerapkan prosedur pemeriksaan laboratorium 11. Menjelaskan penyakit pada ternak ruminansia perah 6.STANDAR KOMPETENSI 3. 4. 1 3.1 6. Menjelaskan bahan kimia dan biologi 92 . Menerapkan prosedur pemeriksaan klinis 9.5 5.4 10. Melakukan pemeriksaan secara inspeksi Melakukan pemeriksaan secara palpasi Melakukan pemeriksaan secara perkusi Melakukan pemeriksaan secara auskultasi.

2 12.5 18.1 12.1.2 18. Mengidentifikasi organ reproduksi ternak Menjelaskan sistem hormonal Mengidentifikasi tanda-tanda birahi Menjelaskan teknik inseminasi buatan Melaksanakan inseminasi buatan. Menjelaskan kelainan reproduksi Menjelaskan periode perkembangan foetus Memahami prinsip pemeriksaan kebuntingan Melaksanakan pemeriksaan umur kebuntingan Menjelaskan proses kelahiran normal Menjelaskan teknik membantu proses kelahiran Membantu proses kelahiran Menjelaskan gangguan kelahiran Melakukan penanganan gangguan kelahiran 15. Menjelaskan tipe pernafasan Melakukan tindakan pertama pada kondisi darurat. Menerapkan cara pengendalian penularan penyakit 12.4 15.2 19. Memeriksa ternak sebelum dipotong (antemortem) Memeriksa ternak setelah dipotong (postmortem).2 17.2 14.4 19.5 KOMPETENSI DASAR Menghitung dosis Menjelaskan cara aplikasi bahan kimia dan biologi Menggunakan bahan kimia dan biologi.3 14.2 17. Menjelaskan kesehatan masyarakat veteriner 16.2.3 19.1 19. 16.4 17. Menerapkan inseminasi buatan pada ternak 18. Menerapkan teknik bantuan proses kelahiran ternak 93 . Melaksanakan pemeriksaan ternak di rumah potong hewan 17. Mengaplikasikan bahan kimia dan biologi 13. Menerapkan pemeriksaan kebuntingan pada ternak 19.4 19. Menjelaskan penyakit zoonosis Menjelaskan epidemiologi.1 16.1 17.3 18.1 14.1 18.2 14.1 13. Memberikan tindakan pertama pada kondisi darurat 14.STANDAR KOMPETENSI 12.3 13. 15.3 17. Menjelaskan sistem kekebalan tubuh Menjelaskan prinsip pencegahan penyakit Mengendalikan penyebaran penyakit Menjelaskan prinsip-prinsip biosecurity.

2 2.1 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI SUMBERDAYA PERAIRAN : 1.4 2. Menerapkan Keselamatan.3 3. Menyiapkan peralatan dan bahan yang digunakan dalam identifikasi parameter kualitas air Menjelaskan macam-macam paremeter kualitas air Menjelaskan teknik pengambilan sampel air Mengambil sampel air di lapangan Menjelaskan cara mengukur parameter kualitas air Mengukur parameter kualitas air. Mengidentifikasi parameter kualitas air 1. 3.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peranan budidaya perairan secara umum Menjelaskan jenis dan karakteristik komoditas perairan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.6 3. Mengidentifikasi potensi dan peran budidaya perairan 2.1 1.2 2.5 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 94 .1 2.3 2. AGRIBISNIS RUMPUT LAUT (112) A. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 3. AGRIBISNIS PERIKANAN (111) 2.

B. Membudidayakan pakan alami 8.5 5.2 2.3 7.6 6.1 2.4 9.6 KOMPETENSI DASAR Memilih induk ikan Menyeleksi induk jantan dan betina Memelihara induk ikan Melakukan pematangan gonad induk Menyeleksi induk siap pijah.1 6.3 5.1 1.1 4. Mengidentifikasi jenis-jenis pakan alami 7. Membedakan macam-macam teknik pemijahan ikan Menerapkan teknik pemijahan Melakukan penanganan telur.2 9.1 7. Menetaskan telur Memberi pakan larva Mengamati perkembangan larva Menangani hama dan penyakit pada larva. Memilih bahan baku Menghitung formulasi pakan Menghitung kebutuhan bahan baku Membuat pakan ikan Mengemas pakan ikan menyimpan pakan ikan.3 7.2 3.2 4.1 3. Menghitung kebutuhan nutrient ikan Memproduksi pakan ikan 95 .5 2.2 5.6 5. Merencanakan kegiatan pendederan Menghitung padat penebaran Menebar larva Memelihara larva Memantau pertumbuhan larva Memanen benih.4 4.4 8.3 1. 3.3 3.3 3. Menjelaskan macam-macam kebutuhan nutrien ikan Menghitung kebutuhan nutrien ikan.1 8.4 4. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 5. Membuat kultur murni Membuat kultur semi massal Membuat kultur massal Menghitung sel pakan alami.5 9. Melakukan pendederan 4. Melakukan pembesaran 5. Mengelola induk ikan 1.2 9.1 9.3 9. 9.2 1. Merawat telur dan larva 6.3 4.4 1. Memijahkan ikan 2.2 7. Membedakan macam-macam phytoplankton Membedakan macam-macam zooplankton Membedakan macam-macam benthos. Merencanakan kegiatan pembesaran Menghitung padat penebaran Menebar benih ikan Memelihara benih ikan Memantau pertumbuhan ikan Memanen ikan.4 5.5 4.2 6. Agribisnis Perikanan (111) STANDAR KOMPETENSI 1.

Menentukan jenis dan ukuran pakan Menentukan jumlah. Membuat analisis usaha budidaya ikan 16. Membuat wadah budidaya 18.3 11. Memanen hasil budidaya ikan 96 .2 18.3 11.3 19.4 19. waktu dan frekuensi pemberian pakan Menghitung kebutuhan pakan Melakukan sampling.1 13.2 11.4 12. Mengestimasi hasil produksi 19.2 19.1 19.3 17.1 14.3 15.1 11.2 16.5 KOMPETENSI DASAR Melakukan uji pakan secara fisis Melakukan uji pakan secara khemis Melakukan uji pakan secara biologis.5 13.1 12. Mengidentifikasi macam-macam hama dan penyakit ikan Mengambil sampel di lapangan Mengidentifikasi gejala serangan Menentukan jenis penyakit Mengobati ikan sakit.2 14. pintu pemasukan dan pengeluaran air Mengairi wadah budidaya Menyiapkan peralatan budidaya.2 15.4 12.3 18. Memasarkan hasil budidaya 15. Menyiapkan wadah dan media budidaya ikan 17. Memberi pakan 13. 11.2 13.2 17.3 17. Merencanakan sasaran dan target pasar Membuat strategi promosi Menentukan sistem penjualan. Melakukan ujicoba pakan buatan 10. Menjelaskan cara pengambilan sampling Melakukan sampling Menjelaskan cara menghitung hasil produksi ikan yang akan dipanen Menghitung hasil produksi ikan yang akan dipanen.4 19.6 18. Mengelola kualitas air 14. Mengambil sampel air Menjelaskan kriteria kualitas air Mengukur parameter kualitas air budidaya Menentukan kelayakan lokasi budidaya Mengendalikan kualitas air budidaya.5 14. Mengidentifikasi hama dan penyakit ikan 12.1 18.STANDAR KOMPETENSI 10. Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Menentukan benefit cost ratio Menghitung break even point (titik impas).3 13. Merencanakan kegiatan pemanenan ikan hasil budidaya Memanen ikan Melakukan sortasi hasil panen Mengemas ikan Menjaga mutu hasil panen.2 12.1 17.1 15.2 10.3 12.1 10.4 17.3 15. Menentukan lokasi Mendesain wadah budidaya Melakukan pembuatan wadah budidaya Mengidentifikasi wadah dan media budidaya ikan Membersihkan atau mengolah dasar wadah budidaya Memupuk dan mengapur dasar kolam Memperbaiki pematang.4 16.5 17.4 13.1 16.

4. 9. 7. 7. 6.1.2 4.1. 2. 7.1 1. coklat.1.1.3. 7. Mengidentifikasi jenis-jenis rumput laut yang dibudidayakan secara terpadu Menentukan metode budidaya Menghitung populasi ikan dan rumput laut Melakukan budidaya. 4. Melaksanakan pembibitan 5. 6. 8. Memahami teknik budidaya rumput laut 2.2.3.2 1.3.2. 8.3. 8.4 4. Mendeskripsikan karakteristik rumput laut 3.2. 5. Menganalisis sumber daya alam dan budaya Menganalisis data sumberdaya Menentukan jenis rumput laut yang dibudidayakan Menyeleksi bibit rumput laut Menjelaskan metode pembibitan rumput laut Mengembangkan bibit rumput laut sesuai standar kualitas dan kuantitas. 2.1. 3. Menjelaskan potensi agribisnis rumput laut.5.2. prasarana budidaya sesuai skala produksi Memelihara rumput laut Mengendalikan hama dan penyakit Mengelola lingkungan budidaya rumput laut. 3.3.4. Agribisnis Rumput Laut (112) STANDAR KOMPETENSI 1. Mengevaluasi rumput laut siap panen: rumput laut merah. Menjelaskan ekologi pertumbuhan rumput laut 4.2. Menerapkan budidaya rumput laut secara terpadu 9. 3.2. 7.3. 5. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peta agribisnis rumput laut di Indonesia Menjelaskan kontribusi rumput laut sebagai bahan baku pangan & pangan fungsional Menjelaskan kontribusi rumput laut sebagai bahan baku non pangan Menjelaskan aspek ekonomi peranan agribisnis rumput laut.1. Mengidentifikasi karakteristik alga merah Mengidentifikasi karakteristik alga coklat Mengidentifikasi karakteristik alga hijau.3 4. 6. 8.1.5 5. Menentukan lokasi budidaya 6. dan hijau 97 .1 4. 8.2. Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode tebar Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode rakit Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode pancang Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode kantong Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode kombinasi.3 1. 1. Mengidentifikasi ekologi rumput laut merah Mengidentifikasi ekologi rumput laut coklat Mengidentifikasi ekologi rumput laut hijau. Menerapkan budidaya 7.4 2. Mendeskripsikan rumput laut siap panen Melakukan estimasi skala produksi Menyiapkan sarana.

15. Membuat analisis kelayakan usaha agribisnis rumput laut. 14.3 14.4 14.2. Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Mengelola akutansi perusahaan Menelaah sistem keuangan perusahaan Menerapkan koordinasi produksi Memahami konsep kapasitas dan pemberdayaan SDM Memahami pengembangan komiditi Meningkatkan inovasi produksi. Melakukan pengembangan agribisnis rumput laut.2 13.1 15.3.STANDAR KOMPETENSI 9. Mengolah rumput laut dalam kemasan cair. Memasarkan hasil produk pengolahan. Menerapkan pengolahan pasca panen Melakukan pengemasan hasil pengolahan Mengolah rumput laut siap saji.2 12.1 12. 98 .3 15. Menjelaskan konsep pemasaran Menjelaskan perilaku konsumen Menjelaskan strategi pemasaran Melaksanakan pemasaran. 12. 10.2.1. 11.3 13. 11.2 14.4 13. KOMPETENSI DASAR Memilih teknik pemanenan pada rumput laut Melakukan pemanenan melakukan hasil panen rumput laut.1 14.2 15. Mengolah rumput laut dalam kemasan padat Mengolah rumput laut dalam kemasan bubuk.3 13. 11.1 13. Menjalankan pengemasan. 9. 12.2.4 15.1. Melakukan pengolahan sistem basah Melakukan sistem kering. Melakukan persiapan pengemasan. 10. 10.

3 6. 2.4 3.3 4. Melaksanakan kerjasama dengan kelompok dan pelanggan 99 . Memahami sistem penyaluran tenaga 4.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Mengambar teknik 3. Menjelaskan prinsip gambar teknik Mengidentifikasi peralatan gambar teknik Menggunakan peralatan gambar teknik Merawat peralatan gambar teknik.4 2. Mengidentifikasi tekstur tanah Mengidentifikasi struktur tanah Mengidentifikasi partikel densitas tanah Mengidentifikasi porositas dan permeabilitas Mengidentifikasi konsistensi tanah Mengidentifikasi temperatur tanah. Menjelaskan sistem penyaluran tenaga dengan sabuk Menjelaskan komponen roda gigi. Mendeskripsikan bahan yang digunakan pada alat mesin pertanian 6. Menjelaskan komponen kopling Menjelaskan komponen power take off.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI MEKANISASI PERTANIAN MEKANISASI PERTANIAN (113) A.1 4.1 3.6 5. Menganalisis sifat-sifat fisik tanah 5.1 2.1 1.2 1.3 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.1 5.4 4. Mendeskripsikan bahan logam Mendeskripsikan bahan non logam Malakukan tugas dalam kelompok Memberikan bantuan kepada kelompok dan pengguna Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memahami peraturan dan perundangan di dalam dunia kerja.3 2.4 4.3 1.2 3.2 6. Menerapkan Keselamatan.2 6.2 4.2 2.5 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 6.

1 7.7 6.3 3. Mengidentifikasi motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Menyiapkan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Mengoperasikan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Merawat motor tenaga penggerak alat mesin pertanian.1 4.1 2. Menjelaskan konsep dasar pengolahan tanah Mengidentifikasi peralatan pengolahan tanah Menjelaskan teknik pengolahan tanah Menyiapkan peralatan dan mesin pengolah tanah Melaksanakan pengolahan tanah pertama dengan bajak Melaksanakan pengolahan tanah kedua dengan alat mesin pengolahan tanah Merawat alat mesin pengolah tanah. Mengidentifikasi traktor pertanian roda empat Menjelaskan prosedur pengoperasian traktor pertanian roda empat Mengoperasikan traktor pertanian roda empat Merawat traktor pertanian roda empat. Mengoperasikan traktor pertanian roda dua 4.2 2.5 5.2 1.1 6.3 6.1 5. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 7. Mengidentifikasi traktor pertanian roda dua Menjelaskan prosedur pengoperasian traktor pertanian roda dua Mengoperasikan traktor pertanian roda dua Merawat traktor pertanian roda dua.4 5.3 5.5 1. Mengelola lahan pertanian 1.2 6. Mengoperasikan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian 3.4 1.4 5.1 1. Mengidentifikasi alat mesin penanam Menjelaskan prosedur pengoperasian alat dan mesin penanam mengoperasikan alat mesin penanam Merawat alat mesin penanam.6 2.4 7.4 3.3 7.2 5. Mengolah tanah pertanian 6.3 4.2 7.1 3.3 1.4 4. Mengoperasikan alat mesin penanam 7.3 2. Mengoperasikan traktor pertanian roda empat 5.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pertanian berkelanjutan Mengidentifikasi kondisi tanah sebagai sumber daya alam Menyediakan sarana dan prasarana lahan pertanian Mengendalikan erosi lahan pertanian Menjaga kelestarian lingkungan lahan pertanian Meningkatkan produktivitas lahan pertanian.6 5.2 4.2 3. Mengidentifikasi alat mesin pemeliharaan tanaman Menggandeng alat mesin pemeliharaan tanaman Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pemeliharaan tanaman Mengoperasikan alat mesin pemeliharaan tanaman Merawat alat mesin pemeliharaan tanaman. Mengoperasikan alat mesin pemeliharaan tanaman 100 .B. 2.

4 13.3 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi alat mesin pemanen Menggandeng alat mesin pemanen Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pemanen Mengoperasikan alat mesin pemanen Merawat alat mesin pemanen. Mengoperasikan alat mesin pasca panen 10.6 13. Mengidentifikasi alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Menyiapkan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Mengoperasikan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Merawat alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian. Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil pertanian 12.2 9.5 9.4 10. Mengoperasikan alat mesin irigasi 13.1 8.3 11.2 14.2 8.3 13. Melaksanakan pengukuran lahan 14.STANDAR KOMPETENSI 8.2 12. Mengidentifikasi alat mesin pasca panen Memasang alat mesin pasca panen Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pasca panen Mengoperasikan alat mesin pasca panen Merawat alat mesin pasca panen.1 13.5 13.5 10. Mengoperasikan alat mesin pemanen 8.6 13. Mengidentifikasi alat mesin pengolahan hasil pertanian Memasang alat mesin pengolahan hasil pertanian Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pengolahan hasil pertanian Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil pertanian Merawat alat mesin pengolahan hasil pertanian.7 13.5 12.1 9. Mengelola unit tata guna lahan .3 10. Memahami bentuk-bentuk unit tata guna lahan Mengidentifikasi kondisi tata guna lahan Merawat sarana tata guna lahan. Mengoperasikan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian 11.3 9.4 8.3 8.2 11.5 11.3 12.2 13.1 10.2 10.4 11.1 11.1 12.4 12. Mengidnetifikasi alat mesin irigasi Memasang alat mesin irigasi Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin irigasi Mengoperasikan alat mesin irigasi curah Mengoperasikan alat mesin irigasi tetes Merawat alat mesin irigasi. Mengidentifikasi alat pengukuran lahan Mempersiapkan alat pengukuran lahan Menjelaskan cara pengoperasian alat pengukuran lahan Melaksanakan Pengukuran beda tinggi Melakukan pengukuran luas lahan Melakukan pengukuran topografi lahan Mengolah data dan menggambar hasil pengukuran Merawat alat pengukuran lahan.8 14. 101 9.5 12.1 14.4 9.

5 17. 102 . Mengidentifikasi jenis-jenis pompa irigasi Mendeskripsikan karakteristik pompa irigasi Menjelaskan teknik pengoperasian pompa irigasi Mengoperasikan pompa irigasi Merawat pompa irigasi.3 19.5 16.4 16.5 18.1 15. Mengidentifikasi alat mesin perawatan dan perbaikan Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin perawatan dan perbaikan mesin pertanian Mengoperasikan alat mesin perawatan dan perbaikan Melakukan perawatan dan perbaikan.3 15. 16.STANDAR KOMPETENSI 15.1 17.3 17.1 16. Membuat jaringan Irigasi tetes/curah 15.4 15.3 16. Mengelola sumber air irigasi 18.2 15. Mengoperasikan pompa air untuk Irigasi/drainase 17.2 18.2 16.2 19.2 17.1 19. Mengukur kebutuhan air tanaman 19. Mengoperasikan alat mesin perawatan dan perbaikan mesin pertanian. Mengukur potensi sumber air irigasi Mengkorelasikan hubungan tanah. Menganalisis konsep kebutuhan air tanaman mengukur kebutuhan air tanaman menentukan saat irigasi.1 18. air dan tanaman Mengukur debit air irigasi Mengukur kualitas air irigasi Melakukan tindakan konservasi sumber air irigasi.4 17.3 19.4 KOMPETENSI DASAR Merencanakan jaringan irigasi tetes/ curah Mendesain jaringan irigasi tetes/ curah Membuat jaringan tetes/ curah Mengoperasikan irigasi tetes/ curah Merawat jaringan irigasi tetes/curah.

Menyiapkan biakan mikroorganisme. Mengamati struktur mikroorganisme.1 1. Mengenal kaitan mutu produk dengan proses pengolahan.5 3.4 2. Menghitung jumlah mikroorganisme.4 3. Menjelaskan regulasi tentang penggunaan bahan tambahan makanan (food additive) dan bahan pengawet kimia (food preservatives) Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara fisik Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara khemis Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara mikrobiologis Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara biokhemis. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6 Mengenal prinsip-prinsip mutu dalam pengolahan 103 . Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 2. Mengamati kematian mikroorganisme.4 4.1 5.7 4.3 5.6 3.2 6. Menguji secara inderawi hasil perlakuan dasar pengolahan.1 4.6 5.2 1. TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN (114) 2. PENGAWASAN MUTU HASIL PERTANIAN (115) A.3 1.3 3.2 5. Menyiapkan media pertumbuhan mikroorganisme.3 4.4 6. Mengukur pertumbuhan mikroorganisme.2 4.1 KOMPETENSI DASAR Menggolongkan komoditas hasil pertanian Menguji sifat-sifat komoditas hasil pertanian Mendeskripsikan kerusakan komoditas hasil pertanian Menguji akibat yang timbul oleh kerusakan komoditas hasil pertanian. Memahami ruang lingkup industri pertanian Mengklasifikasi jenis-jenis industri pertanian. Mendemonstrasikan sample penggunaan food additive dan food preservatives. Menguji penyimpangan mutu dalam pengolahan bahan hasil 2 Mengidentifikasi karakteristik industri pertanian 3 Menerapkan dasar pengolahan dan pengawetan bahan hasil pertanian 3.1 6.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI AGRIBISNIS HASIL PERTANIAN 1.5 4. Mengenal kriteria mutu bahan hasil pertanian.2 3.2 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1 Mengenal komoditas hasil pertanian 1.3 4 Mengidentifikasi karakteristik mikroorganisme 5 Menerapkan Keselamatan.

Menerapkan teknik konversi bahan dalam pengolahan 7. Menjelaskan pengertian dan peranan pengendalian mutu hasil pertanian.4 3. Mengidentifikasi ciri-ciri bahan hasil pertanian siap panen Menentukan saat panen bahan hasil pertanian Menentukan cara dan peralatan panen Memanen bahan hasil pertanian.1 1.3 5.1 7.3 4.3 6.2 KOMPETENSI DASAR pertanian.2 2.5 5. Menerapkan teknik pengendalian kandungan air dalam pengolahan 6. Menerapkan prosedur kerja GMP (Good Manufacturing Procedure) 2. B.6 6. Menerapkan teknik pengolahan dengan suhu tinggi 8.1 8. Menerapkan teknik-teknik pemanenan bahan hasil pertanian 1.1 3.3 2.6 7.2 3.1 7.2 6.STANDAR KOMPETENSI 7 Menerapkan konsep mutu hasil pertanian dan pengendalian mutu hasil pertanian 7.7 8.2 2.3 7. Menerapkan proses pengecilan ukuran dan bentuk produk/forming Menerapkan proses pencampuran Menerapkan proses emulsifikasi Menerapkan proses filtrasi Menerapkan proses kristalisasi Menerapkan proses ekstraksi Menerapkan proses destilasi.1 4.5 4.1 6. Menerapkan teknik penggunaan suhu rendah 104 . Menerapkan proses blanching Menerapkan proses exhausting Menerapkan proses pasteurisasi Menerapkan proses sterilisasi Menerapkan proses pengukusan dan perebusan Menerapkan proses penguapan Menerapkan proses pengentalan. KOMPETENSI KEJURUAN 1.5 6.2 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi persyaratan GMP dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian Menerapkan prosedur praktik yang baik dalam berproduksi. Menjelaskan prinsip dasar dan teknik penggunaan suhu rendah Menerapkan proses pendinginan 3. Menggunakan mikroorganisme dalam proses pengolahan (fermentasi) 5.4 7.2 4.4 4.4 6. Menerapkan proses pengeringan Menerapkan proses perendaman Menerapkan proses dehydrasi Menerapkan proses rehydrasi. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (114) STANDAR KOMPETENSI 1.2 7.2 5.1 5.4 3.7 7. Mengidentifikasi mikroorganisme yang aktif dalam fermentasi Mengkondisikan bahan sebagai media dalam proses fermentasi Menginokulasikan mikrobia dalam proses fermentasi Mengendalikan lingkungan proses fermentasi Memanen hasil fermentasi.3 3. Menerapkan teknik pengeprisan (trimming) bahan hasil panen Menerapkan teknik pengumpulan hasil panen Menerapkan teknik pemisahan hasil panen (sortasi dan gradding) Menerapkan teknik penumpukan hasil panen Menerapkan teknik pengangkutan hasil panen.4 6.1 2. Menerapkan perlakukan pendahuluan terhadap bahan hasil pertanian pasca panen 4.5 7. Menjelaskan konsepsi mutu hasil pertanian cacat dan toleransi.

Menerapkan teknik perlakuan kimiawi/ enzymatis dalam pengolahan 8.2 12. Menerapkan teknik pengolahan menggunakan media pengahantar panas 12.2 11.4 15. Menyimpan dan menggudangkan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya 16.STANDAR KOMPETENSI 9.3 13.5 13.3 9.3 9.1 13.2 14. Menjelaskan alat-alat.1 9.5 9.4 9. Menjelaskan proses pengolahan hasil pertanian Menerapkan proses pengolahan hasil pertanian Mengendalikan jalannya proses Memantau mutu produk olahan. Menerapkan pengolahan dengan irradiasi (sinar gelombang pendek). Menerapkan sanitasi di lingkungan perusahaan pengolahan hasil pertanian .3 12. Mengidentifikasi jenis dan sifat berbagai bahan kemasan Memberi perlakuan pra pengemasan Mengemas bahan hasil pertanian Merancang identitas dan informasi produk dalam kemasan(labeling).1 11.3 16.2 10.5 15.4 KOMPETENSI DASAR Menerapkan proses pembekuan. bahan dan teknik sanitasi perusahan pengolahan hasil pertanian Menerapkan teknik sanitasi terhadap bahan Menerapkan teknik sanitasi terhadap peralatan Menerapkan teknik sanitasi terhadap ruang pengolahan hasil pertanian dan lingkungannya 105 10. Mennerapkan pengolahan dengan udara panas.4 14. Menjelaskan teknik penyimpanan hasil pertanian dan ghasil olahannya Memilih cara dan peralatan penyimpanan alami Menyimpan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya Menggidentifikasi serangan hama dan penyakit dalam penyimpanan/ penggudangan hasil pertanian Mengendalikan hama dan penyakit dalam penyimpanan/ penggudangan bahan hasil pertanian Mengelola kegiatan penyimpanan dan penggudangan hasil pertanian Menerapkan administrasi penggudangan.7 16.6 10.1 14.2 16.3 12.4 15.3 14. Mengoperasikan proses pengolahan hasil pertanian 14.2 9. Mengoperasikan peralatan pengolahan hasil pertanian 13. Menerapkan penggorengan (deep fraying) Menerapkan penggorengan (surface fraying) Menerapkan penyanggraian.1 15. Mengemas bahan hasil pertanian dan produk olahan 15. Menerapkan pengolahan dengan pemanas vacum.4 12.3 11.1 12.6 15.3 15.2 13.1 10. Menerapkan teknik pemanasan tidak langsung dalam pengolahan 11.1 16.2 15. Menerapkan proses sulfitasi Menerapkan proses karbonatasi Menerapkan proses netralisasi Menerapkan proses hidrolisis Menerapkan proses pemurnian (refining) Menerapkan proses koagulasi. Mengidentifikasi fungsi dan prinsip kerja peralatan pengolahan hasil pertanian Mengoperasikan peralatan pengolahan Mendiagnosa gangguan peralatan pengolahan Memperbaiki kerusakan ringan pada peralatan pengolahan Merawat peralatan pengolahan.

4 Merencanakan usaha 18. Menyiapkan peralatan untuk pengawasan mutu hasil pertanian 1.4 3.6 4.1 1. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian (115) STANDAR KOMPETENSI 1.2 1.3 3. Mengelola limbah pengolahan hasil pertanian KOMPETENSI DASAR 16. Mengidentifikasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Mengkalibrasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian. Memahami spesifikasi bahan hasil pertanian Mengendalikan spesifikasi bahan dasar (starting materials) Mengendalikan spesifikasi air proses Mengendalikan spesifikasi produk Mengendalikan spesifikasi formulasi master.1 2.5 Memasarkan produk.1 4.2 Mengidentifikasi jenis dan jumlah limbah pengolahan hasil pertanian 17.STANDAR KOMPETENSI 17. Mengkalibrasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian 2. Mengambil contoh bahan hasil pertanian 106 .2 4.4 Menerapkan teknik pengelolaan limbah padat.3 Mengidentifikasi faktor-faktor produksi dan distribusi 18.1 Menjelaskan teknik pengelolaan limbah 17.5 5.1 Menganalisis keberhasilan usaha. 19.4 2. Mengendalikan spesifikasi produk 5. 18.1 KOMPETENSI DASAR Membuat inventarisasi peralatan untuk pengawasan mutu hasil pertanian Membuat SOP penggunaan peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Mensanitasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Merawat peralatan pengawasan mutu hasil pertanian.2 3.2 Memilih jenis usaha pengolahan berdasar kepada data/informasi 18. 18.1 3.2 3.4 4. Menjelaskan ketentuan umum GLP Menjelaskan organisasi GLP Menyiapkan peralatan laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menyiapkan ruang/bangunan dan fasilitas laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menyiapkan bahan-bahan pengujian di laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menjamin sanitasi dan hygienis laboratorium. 17. Menerapkan prinsip kerja laboratorium yang baik/Good Laboratory Practice (GLP) 3.1 Mengumpulkan berbagai data / informasi bisnis 18.3 Menerapkan teknik pengelolaan limbah cair 17.5 3. Mengelola usaha Pengolahan Hasil Pertanian 2.3 1.5 Menerapkan teknik sanitasi terhadap pekerja. Menjelaskan cara-cara pengambilan contoh bahan hasil pertanian 4.3 4.

5 Membuat reagensia dan larutan khemikalia untuk pengujian 10.2 Mengidentifikasi komponen utama reagensia 10.7. Menganalisis bahan hasil pertanian secara refraktometri Menganalisis bahan hasil pertanian secara polarimetri Menganalisis bahan hasil pertanian secara spektrofotometri Menganalisis bahan hasil pertanian secara kolorimetri Menganalisis bahan hasil pertanian secara konduktometri 6.6.2 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan pengambilan contoh bahan hasil pertanian. 10.1 Mengidentifikasi macam dan sifat reagensia untuk pengujian mutu komoditas hasil pertanian 10. 11. Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji kesukaan Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji perbedaan Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji rangking Menganalisis bahan hasil pertanian menggunakan alat fisik Menganalisis nilai-nilai ukuran bahan hasil pertanian Menganalisis sifat khusus komoditas hasil pertanian Menganalisis secara thermometri/gravimetri.1 7.1 8. 8.2 6. Menganalisis bahan hasil pertanian secara khromatografi.2 Mengidentifikasi benda asing secara mikroskopik 9.3 Menghitung konsentrasi bahan kimia 10. Menganalisis bahan hasil pertanian secara fisikokimia (instrumental) 9.STANDAR KOMPETENSI 5.1 Mengisolasi benda asing untuk deteksi mikroskopik 9.2 7. 9.3 7.1 Menganalisis kandungan karbohidrat 11. Membuat reagensia 11. Menganalisis bahan hasil pertanian secara potensiometri 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara fisis 7.4 8. Menganalisis secara mikroanalis 10.3 7.2 8.3 8.5.4 8.3 Mengidentifikasi serangga atau bagian/potongan (fragmen) serangga. Menganalisis bahan hasil pertanian secara kimia (analisis proksimat) 8.4 Menstandardisasi khemikalia dan reagensia 10.1 6.6 Merawat khemikalia dan reagensia.2 Menganalisis kandungan protein 107 . Menganalisis bahan hasil pertanian secara organoleptik 6.

2 14.4 108 .1 14.2 13.5 13. 12.2 12. Menganalisis kandungan mineral Menganalisis adanya bahan berbahaya Menganalisis adanya bahan kimia tambahan untuk makanan (food additives) Menganalisis kandungan vitamin Menganalisis kandungan alkaloid.4 14.1 15.2 15.2 16. Menganalisis air untuk industri PPHP 15.5 12. Menyiapkan pengambilan contoh bahan hasil pertanian atau transfer secara aseptik Memindahkan bahan-bahan secara aseptik Memelihara area kerja dan peralatan pengawasan mutu hasil pertanian dalam usaha mencegah terjadinya infeksi silang dan kontaminasi.4 11.6 15. Menyiapkan larutan contoh uji mikrobiologis sistem pengenceran Mensterilkan alat-alat dan perkakas yang digunakan dalam analisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis Membuat media pertumbuhan mikrobia Menginokulasikan larutan contoh ke dalam media pertumbuhan Mengamati hasil analisis secara mikrobiologis Mengidentifikasi parameter kualitas air baku industri dan air minum Menguji kualitas air untuk industri pengolahan hasil pertanian Menjaga air dari kontaminasi silang sampai digunakan untuk industri pengolahan hasil pertanian.5 14. Menganalisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis 14.1 12.3 12. Mengoperasikan teknik kerja aseptis Mengolah data hasil analisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis. Menganalisis sampel air baku boiler dan Chill Water 16. Mengidentifikasi parameter kualitas air baku boiler dan chill water Mengidentifikasi metode analisis berbagai jenis parameter kualitas air baku boiler dan chill water Mengidentifikasi peralatan untuk analisis berbagai parameter kualitas air baku boiler dan chill water Menganalisis berbagai parameter kualitas air baku boiler dan chill water.3 14.1 16. Menganalisis bahan hasil pertanian secara kimia (mikro komponen) 13.3 KOMPETENSI DASAR Menganalisis kandungan lemak Menganalisis kandungan air Menganalisis kandungan abu.4 12.3 14.1 13.STANDAR KOMPETENSI 11.3 11.3 16.

Mengendalikan mutu pada tahap kritis dengan pendekatan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) Menguji kecukupan sanitasi dan hygiene Mengendalikan mutu bahan di gudang.2 19. 17. 5 17. 3 17. 1 17.3 19.3 20. Menguji limbah bahan hasil pertanian 17.2 20. 6 KOMPETENSI DASAR Menguji limbah padat Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah padat Menguji limbah cair Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah cair Menguji limbah gas Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah gas. Mengendalikan mutu selama proses produksi hasil pertanian 18.4 109 . Mengelola kegiatan pengendalian mutu hasil pertanian 19.STANDAR KOMPETENSI 16.1 19.1 20. 4 17.3 20. Menguji sifat bahan kemasan 18. Mengukur sifat fisik plastik Mengukur sifat fisik kertas Mengukur sifat fisik kaleng. 2 17.1 18. Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 9000 Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 14000 Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan Total Quality Management(TQM).2 18.

2 3. Mengkatagorikan masyarakat tani dan pedesaan 1.2 2.1 1.3 1. Menjelaskan struktur masyarakat pedesaan Mengidentifikasi karakteristik masyarakat tani Menunjukkan perubahan sosial masyarakat tani dan pedesaan Menyatakan tingkat adopsi inovasi pertanian.1 3.3 3.2 1.2 3. Menjelaskan karakteristik seorang penyuluh Menjelaskan karakteristik penyampaian informasi Menampilkan perilaku sebagi penyuluh. penyuluhan dan penerangan.2 2. Menghayati diri sebagai penyuluh 2.5 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.2 4.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan sejarah penyuluhan pertanian di Indonesia Menjelaskan peran penyuluhan dalam pembangunan pertanian. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4.1 4. Menganalisis hakekat penyuluhan 1. : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI PENYULUHAN PERTANIAN PENYULUHAN PERTANIAN (116) B.dari masyarakat.1 3.1 1. fungsi.3 3.4 110 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian penyuluhan pertanian Menjelaskan tujuan penyuluhan pertanian Menjelaskan falsafah penyuluhan Menjelaskan azas. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 1. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. 16 tahun 2006 tentang Sistem penyuluhan Pertanian dan Kehutanan 3.1 2. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami latar belakang terbitnya UURI No. dan sasaran penyuluhan pertanian Membedakan pendidikan. Mengoperasikan peralatan mekanisasi pertanian .3 4.3 3. Memahami isi UURI No.2 3. 16 tahun 2006 Memahami isi UURI NO 16 tahun 2006. Menerapkan Keselamatan.1 2.4 4. Mendemonstrasikan hand traktor untuk pengolahan tanah Mendemonstrasikan farm traktor untuk pengolahan tanah Mendemonstrasikan peralatan hand sprayer untuk pemeliharaan tanaman Mendemonstrasikan peralatan irigasi 3. Mengidentifikasi peran penyuluhan pertanian dalam pembangunan Indonesia 2.

2 Menjelaskan kaidah pembuatan folder.2 Merencanakan bisnis tanaman perkebunan 6.1 Menjelaskan organisasi dan administrasi 10.3 Memilih metode penyuluhan pertanian.STANDAR KOMPETENSI 3.5 4. Mengoperasikan alat bantu penyuluhan 14. Menentukan metode penyuluhan 13. Mengelola bisnis perikanan 9.3 Melaksanakan bisnis perikanan 8. Mendirikan kelembagaan petani 11.1 Menjelaskan hutan.3 Mengoperasikan slide projector 13.3 Melaksanakan bisnis peternakan 7.2 Merencanakan bisnis perikanan 8. 13.2 Mengoperasikan overhead projector 13. Mengelola bisnis tanaman hortikultura 6.2 Membuat kelompok usaha bersama para petani 10.1 Menjelaskan berbagai macam alat bantu penyuluhan 13. 6.2 Menjelaskan system pengelolaan hutan produksi 9.1 Menjelaskan dasar budidaya ternak 7. Mempersiapkan bahan penyuluhan pertanian 12. 7.2 Menggolongkan metode penyuluhan pertanian 12. 8.1 Menjelaskan dasar budidaya tanaman hortikultura 5.1 Menjelaskan berbagai macam bahan penyuluhan pertanian 11.4 KOMPETENSI DASAR Mendemonstrasikan peralatan pasca panen hasil pertanian. kawasan hutan.1 Menjelaskan berbagai macam metode penyuluhan 12.4 Menganalisis bisnis peternakan. Mengelola bisnis tanaman pangan 4.2 Merencanakan bisnis peternakan 7. transparansi. dan slide transparansi. Mengelola bisnis tanaman perkebunan 7. 9. 5. 14.3 Melaksanakan bisnis tanaman hortikultura 5. Menyusun program penyuluhan 5.1 4. transparansi.4 Mengoperasikan komputer. Menjelaskan dasar budidaya tanaman pangan Merencanakan bisnis tanaman pangan Melaksanakan bisnis tanaman pangan Menganalisis bisnis tanaman pangan.4 Menganalisis bisnis tanaman perkebunan. 10.4 Menganalisis bisnis perikanan.3 Membuat folder.2 Merencanakan bisnis tanaman hortikultura 5.4 Menganalisis bisnis tanaman hortikultura. dan slide 11. Menguraikan sistem pengelolaan hutan dan kawasan hutan 10.3 Menjelaskan system pengelolaan hutan bersama masyarakat.2 4. dan hasil hutan 9.1 Menjelaskan dasar budidaya ikan 8.3 Melaksanakan bisnis tanaman perkebunan 6. Mengelola bisnis peternakan 8.1 Mengidentifikasi kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan 111 . 12. 11.3 Mengelola koperasi petani.1 Menjelaskan dasar budidaya tanaman perkebunan 6.3 4.

tempat.1 17. Mengidentifikasi karakteristik audien (bahasa.1 Mengidentifikasi sumber informasi dalam 15. adat istiadat.3 Menunjukan pedoman penyelenggaraan siaran 16.1 16. penyuluhan pertanian 15.2 17. Melaksanakan penyuluhan 16.3 15.STANDAR KOMPETENSI 14. Mengembangkan bahan penyuluhan pedesaan.3 Membuat VCD bahan penyuluhan pertanian. Menjelaskan umpan balik penyuluhan Mengevaluasi kegiatan penyuluhan komputerisasi 18.4 17.3 16.2 Menunjukan cara memperoleh informasi pertanian 15. Mengakses sumber informasi KOMPETENSI DASAR Merancang kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan Menentukan acara.1 Menjelaskan bahan penyuluhan dengan 18. 112 . menjawab.2 14. dan budaya mastarakat setempat) Menunjukan teknik bertanya. Mengevaluasi hasil penyuluhan 18. dan waktu penyuluhan. dan mendengarkan Melaksanakan/ menyampaikan materi penyuluhan Memotivasi audien/ masyarakat tani tersuluh.2 Membuat power point bahan penyuluhan pertanian 18.2 16.

2 6. Menjelaskan pelaksanaan penyusunan pola peruntukkan. Menjelaskan pengertian perencanaan hutan Membuat kerangka perencanaan hutan Membuat konsep perencanaan hutan. Menentukan tipe hutan 2. 1 Menjelaskan pengertian klimatologi hutan 1. 1 Menjelaskan pengertian tanah Menjelaskan tekstur dan struktur tanah hutan Menentukan jenis-jenis tanah hutan. 1 4.1 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) B. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. 2 4. 1 2. 3. 3 .2 2.1 1. Melakukan pengukuran hutan 4. Mengidentifikasi jenis pohon hutan 1. 2. 3 5. 1 3. Menjelaskan perkembangan sejarah hukum perencanaan hutan Mengemukakan peran hukum perencanaan hutan sebagai alat kendali kelestarian hutan Menginplematasikan hukum dan peraturan yang digunakan sebagai landasan operasional perencanaan hutan.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : KEHUTANAN : KEHUTANAN (117) A. Melakukan pengelolaan hutan 5. 2 2.2 3. Menjelaskan cara mengukur volume pohon berdiri Mengoperasikan alat-alat ukur hutan. pengadaan.2 3. 3 3. Menyusun perencanaan hutan 5. penyediaan. 113 3. 2 Mengidentifikasikan alat-alat klimatologi hutan. dan penggunaan hutan secara serba guna dan lestari Menentukan pola kegiatan pelaksanaannya menurut ruang dan waktu. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Mengkorelasikan dasar hukum perencanaan hutan 6. Mengidentifikasi jenis tanah hutan KOMPETENSI DASAR 1. 2 4.3 3.1 3. Menjelaskan karakteristik pohon hutan Mendeskripsikan morfologi pohon hutan. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. 1 6.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian hutan Menunjukkan peran dan fungsi hutan. 2 6. Menerapkan Keselamatan. Mengidentifikasi iklim mikro hutan 2.

3 Mengkomunikasikan secara visual rancangan sarana prasarana PWH 9.3 Mengkategori kegiatan produksi bukan kayu (Non-timber forest production).1 Menjelaskan pengertian perisalahan 10. 2 Membuat gambar penetapan tata batas 8. Melakukan pembukaan wilayah hutan (PWH) 10. 8. Melakukan perisalahan (inventarisasi hutan) 11. 1 Menjelaskan pengertian PWH 9. Melakukan pemeliharaan hutan 13.2 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan kawasan hutan 14. 15. 4 Memberi tanda batas hutan. 1 Memahami prosedur penataan hutan 8.2 Membuat jadwal kegiatan pemeliharaan hutan 12. 10.3 Membuat persemaian tanaman hutan.4 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari kerusakan akibat ulah binatang dan hama 14.3 Menentukan taksiran volume kayu per Ha. 11. 8. Melakukan perencanaan sumber daya hutan melalui penggunaan teknologi 114 .1 Menjelaskan pengertian rencana produksi dan tebangan 13.1 Menjelaskan pengertian rencana perlindungan hutan 14. 3 Menentukan pembagian hutan 8. 13. 12.1 Menjelaskan pengertian sistem informasi sumber daya hutan (SISDH) dan sistem informasi geografi (SIG) 15.5 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari bahaya kebakaran. Mentabulasi rencana produksi dan tebangan 14. 2 Menggambarkan jalur PWH 9. 2 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan konservasi dan lindung 7.2 Membuat bedeng persemaian tanaman hutan 11.2 Mengkategori kegiatan produksi kayu (Timber production) atau menguasai kegiatan tebangan 13. Mentabulasi rencana perlindungan hutan 15. 3 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan kemasyarakatan 7.1 Menjelaskan pengertian pemeliharaan hutan 12. Mentabulasi hubungan perencanaan hutan terhadap manfaat ekonomi-ekologi dan sosial KOMPETENSI DASAR 7.1 Menjelaskan cara penyemaian tanaman hutan 11. 4 Membuat petak dan anak petak.3 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari kerusakan akibat ulah manusia (pencurian dan penjarahan) 14. 1 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan produksi 7. 14. 9.STANDAR KOMPETENSI 7.2 Membuat sampling 10. Melakukan penataan hutan 9.3 Melaksanakan penjarangan hutan. Melakukan pembibitan tanaman hutan 12. 4 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan yang bermanfaat untuk jasa lingkungan atau wisata alam.2 Merancang sumber daya hutan melalui penggunaan SISDH dan SIG.

Melakukan pemanenan hasil hutan 115 .2 16.1 16.3 17.1 18. Merancang hutan kota 18. Menjelaskan fungsi hutan dalam menghambat pemanasan global Menemutunjukkan pengaruh hutan dalam menciptakan udara segar dan iklim sejuk Mengenali jasa lingkungan hutan untuk wisata alam Menjelaskan teknik pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu Mengoperasikan alat-alat pemanenan hasil hutan Merawat alat-alat pemanenan hasil hutan Mengangkut hasil hutan 19.2 19. Merancang hutan untuk mengatasi pemanasan global 16. Menjelaskan pengertian hutan kota Mengklasifikasikan struktur hutan kota.1 19.3 19. Mengembangkan hutan rakyat (HR) dan hutan tanaman rakyat (HTR) 17.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian HR dan HTR Mengkalkulasi potensi produksi HR dan HTR Membangun HR dan HTR.2 18.3 19.2 18.1 17.STANDAR KOMPETENSI 16.

1 2.4 1. Menerapkan Keselamatan. Menerapkan prinsip-prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan 4.3 3. Memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN : ADMINISTRASI : ADMINISTRASI PERKANTORAN (118) A.5 2.3 4.2 3.1 1.2 4.3 2. Mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi 2. 3.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan administrasi perkantoran Mendeskripsikan fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi Mengidentifikasi pekerjaan kantor Mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi perkantoran Mengidentifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 116 .4 4. Mengidentifikasi proses komunikasi Menerima dan menyampaikan informasi Memilih media komunikasi Melakukan komunikasi melalui telepon.3 1.1 4.2 1.4 3.2 2.1 3. Mendeskripsikan kerjasama dengan kolega dan pelanggan Menyediakan bantuan kepada pelanggan di dalam dan di luar organisasi Memelihara standar penampilan pribadi Menerapkan bekerja dalam tim. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.

1 10. Melakukan prosedur pengadaan peralatan kantor Menggunakan peralatan kantor Memelihara peralatan kantor. Mempersiapkan pertemuan/rapat Menyelenggarakan pertemuan/rapat Membuat catatan hasil pertemuan/ rapat Mendistribusikan hasil pertemuan/ rapat.1 6. Memproses perjalanan bisnis 10.2 3.1 7.1 4. Menentukan sistem kearsipan Menentukan kebutuhan alat dan bahan kearsipan Mengimplementasikan sistem kearsipan Memelihara sistem kearsipan.2 6.3 10.3 6.3 7.1 2.4 9.2 4. Menangani surat/dokumen kantor 7. Membuat catatan dikte untuk menghasilkan naskah/dokumen Mengidentifikasi kebutuhan dokumen Membuat dokumen Memproduksi dokumen. Mengelola peralatan kantor 4. Mengumpulkan data/informasi Melakukan pengolahan data/ informasi 2.1 3.2 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan aplikasi perangkat lunak Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak dalam mengolah dokumen/ naskah.1 8. Mendeskripsikan pelayanan prima Mengidentifikasi pelanggan dan kebutuhannya Memberikan pelayanan kepada pelanggan. Mengelola pertemuan/rapat 11.3 8.3 6. Mengelola data/informasi di tempat kerja 117 .1 12.3 4. Memberikan pelayanan kepada pelanggan 13. Mengelola dana kas kecil 12.B.2 11.4 8.3 13.1 1. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak 1. Menangani penggandaan dokumen 6. Mempersiapkan administrasi kas kecil Membukukan mutasi dan selisih dana kas kecil Mendokumentasikan bukti-bukti kas kecil. Melakukan prosedur administrasi 5.4 7.3 5.2 8.2 3.2 2.4 11.2 10.1 13. Membuat dokumen 9. Mengelola sistem kearsipan 8. Mendeskripsikan perjalanan bisnis Melaksanakan penanganan perjalanan bisnis. Memilih jenis penggandaan dokumen yang sesuai Melakukan penggandaan dokumen Mendistribusikan dokumen.2 12. Mendeskripsikan aplikasi presentasi Menggunakan aplikasi presentasi untuk mengolah bahan informasi.1 11.3 12. Mengidentifikasi dokumen-dokumen kantor Melakukan surat-menyurat Menata dokumen.1 5.1 9. Mengidentifikasi jenis-jenis surat/ dokumen Memproses surat/dokumen Mendistribusikan surat/dokumen Memproses e-mail.2 10. Mengoperasikan aplikasi presentasi 3.2 5.2 7.

118 .3 14.4 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan tata persuratan dan kearsipan Melaksanakan administrasi kepegawaian/ketenagaan Melaksanakan administrasi keuangan Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana.2 14. Mengaplikasikan administrai perkantoran di tempat kerja 14.STANDAR KOMPETENSI 14.1 14.

3 2. Mengidentifikasi penerima pesan Membuat pesan bisnis Menggunakan media komunikasi yang tersedia Melaksanakan komunikasi bisnis. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. PEMASARAN (121) KOMPETENSI DASAR 1. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. A. Menerapkan prinsip profesional bekerja 2. Menerapkan Keselamatan.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN : PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KOMPETENSI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN KEUANGAN 1. Melaksanakan komunikasi bisnis 3.2 1.1 2.3 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 119 . dan aturan kerja Mengelola informasi Merencanakan pekerjaan dengan mempertimbangkan waktu dan sumber daya Mengelola kompetensi personal.2 3.2 2.3 1.1 3. prosedur.4 Mengidentifikasi sektor dan tanggung jawab industrI Menerapkan pedoman.5 2. AKUNTANSI (119) 2.1 1. PERBANKAN (120) 3.4 1.4 3.

2 7. Mengelola dokumen transaksi KOMPETENSI DASAR 1.4 10.1 5. Mengelompokkan dokumen sumber Menyiapkan jurnal Mengarsipkan dokumen. Memproses dokumen dana kas kecil 3. KOMPETENSI KEJURUAN 1.4 3.3 6. 2.5 7. Mengelola kartu aktiva tetap 10.4 6.4 7.1 6.1 10.2 10.1. Memproses dokumen dana kas di bank 4.4 8.2 8.1 3.2 5. Mendeskripsikan pengelolaan kartu utang Mengidentifikasi data utang Membukukan mutasi utang ke kartu utang Menyusun laporan utang.2 3.2 9.5 8. Mengkompilasi biaya Menghitung pembebanan biaya Menyusun laporan biaya.3 5.2 2. Menyajikan laporan harga pokok produk 120 .5 3.3 Mengidentifikasi dokumen transaksi Memverifikasi dokumen transaksi Memproses dokumen transaksi Mengarsipkan dokumen transaksi.1 4. Memproses buku besar 6.3.3 7. 1.3 2.5 9. Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang Mengidentifikasi data piutang Membukukan mutasi piutang ke kartu piutang Melakukan konfirmasi saldo piutang Menyusun laporan piutang.3 8. Mendeskripsikan pengelolaan kartu aktiva tetap Mengidentifikasi data mutasi aktiva tetap Mengidentifikasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap Membukukan mutasi aktiva tetap ke kartu aktiva tetap Membukukan mutasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap.2.1 8.1 2. Mendeskripsikan administrasi kas bank Menghitung mutasi kas bank Membukukan mutasi kas bank Menyusun laporan rekonsiliasi bank Membukukan penyesuaian kas di bank. 1. Mengelola kartu piutang 7.4. Mempersiapkan pengelolaan buku besar Membukukan jurnal ke buku besar Menyusun daftar saldo akun dalam buku besar.B. Akuntansi (119) STANDAR KOMPETENSI 1.3 6.2 4. Mengelola kartu utang 9. Mendeskripsikan administrasi dana kas kecil Menghitung mutasi dana kas kecil Menghitung selisih dana kas kecil Mengisi dana kas kecil Mencatat mutasi dan selisih dana kas kecil. 2. Memproses entri jurnal 5.2 6.1 7. 1.5 4. Mengelola kartu persediaan 8.3 3.3 9. Mendeskripsikan pengelolaan kartu persediaan Mengidentifikasi data mutasi persediaan Membukukan mutasi persediaan ke kartu persediaan Membukukan selisih persediaan Membuat laporan persediaan.1 9.4 2.

STANDAR KOMPETENSI 11.2 13.2 11. Mempersiapkan komputer dan paket program pengolah angka Mengentri data Mengolah data dengan menggunakan fungsi-fungsi program pengolah angka Membuat laporan Menyiapkan data awal perusahaan Membuat bagan akun (chart of account) Membuat buku pembantu Mengentri saldo awal Mengentri transaksi Membuat laporan Membuat backup file.7 14. Mengoperasikan paket program pengolah angka/ spreadsheet 13.2 12.5 14.5 Membukukan jurnal penyesuaian Menyusun laporan keuangan Membukukan jurnal penutup Menyusun daftar saldo akun setelah penutupan. Menyiapkan dokumen transaksi pemungutan dan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Menyiapkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan pasal 21 Menyiapkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Menyiapkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan Menyiapkan SPT Masa pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPn-BM). Mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi 121 . Menyiapkan surat pemberitahuan pajak 13. 12.4 12.1 13.3 14. Menyusun laporan keuangan KOMPETENSI DASAR 11.4 14.1 12.4 14.1 14.3 12.2 14.4 12.1 11.6 14.3 11.3 13.

6 8. Menjelaskan jasa pengiriman uang (transfer) Menguraikan jasa kartu bank (bank card) Mengenal pengertian dan fungsi Letter of Credit (LC) Menjelaskan jasa transaksi valuta asing Menjelaskan pengertian dan fungsi bank garansi. Memahami sumber dana bank 4.1 4. 3 3.3 7.4 7.1 1.6 5.2 1. Mendeskripsikan perbankan syariah Menjelaskan dasar yuridis perbankan syariah Membedakan prinsip dasar operasional bank konvensional dengan bank syariah Menjelaskan latar belakang perbankan syariah Menguraikan keunggulan dan kelemahan bank konvensional Menguraikan keunggulan dan kelemahan bank syariah 122 .4 8. 4 4.3 Menjelaskan operasional bank. 3.2 4. Memahami jasa bank lainnya 6. Menjelaskan pengertian kredit bank Menjelaskan sasaran dan tujuan kredit bank Menguraikan jenis-jenis kredit Menjelaskan syarat-syarat pemberian kredit Memahami pengertian suku bunga dan angsuran kredit Menghitung bunga dan angsuran kredit.2 8. Memahami lalu lintas pembayaran transaksi 7.2 6. Memahami pentingnya lalu lintas pembayaran Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran dengan cek Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran dengan giro Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran kliring.4 5.2 5.3 1.3 5. Memahami etika dan pelayanan nasabah 3.4 Menjelaskan sejarah dan fungsi uang Mendeskripsikan bank dan lembaga keuangan bukan bank Menjelaskan perkembangan perbankan Memahami fungsi dan peranan bank serta lembaga keuangan bukan bank.3 8.5 8. Memahami uang dan lembaga keuangan 2.2 7.4 8. 1 3. Memahami bank umum berdasarkan prinsip syariah Mendeskripsikan dana bank Menjelaskan sumber dana modal sendiri Menjelaskan sumber dana deposan Menjelaskan sumber dana pinjaman.1 5. Perbankan (120) KOMPETENSI DASAR 1. Memahami kredit bank 5.1 6.3 4.5 6.3 6.5 4.1 Mendeskripsikan bank sebagai perantara 2. Menjelaskan pengertian etika perbankan Menjelaskan implementasi etika perbankan Memahami pentingnya pelayanan nasabah (customer service) Menjelaskan kaitan pelayanan nasabah dengan kepuasan nasabah.2 Menjelaskan jenis-jenis bank 2.4 4. 2 3.1 8. STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami jenis dan operasional bank 2.1 7.2.

Memahami perusahaan dana pensiun 17. 2 Menguraikan sejarah perusahaan asuransi 11. Memahami koperasi simpan pinjam 15. 2 Menguraikan sejarah perusahaan modal ventura 17. 1 Mendeskripsikan pasar valuta asing 13.5 Mengidentifikasi peraturan hukum dagang 1.1 Mendeskripsikan perusahaan pegadaian 9. 1 Mendeskripsikan perusahaan modal ventura 17.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 8. 10. 1 Mendeskripsikan perusahaan anjak piutang 15. 3 Menjelaskan kegiatan usaha leasing. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan dana pensiun. hukum merek dan hukum cipta di Indonesia 1. 2 Menguraikan sejarah kartu plastik 18. Memahami perusahaan pegadaian 10. 123 1. 1 Mendeskripsikan pasar modal 12. Memahami perusahaan leasing (sewa guna) 11. Memahami pasar modal 13. Memahami perusahaan anjak piutang (factoring) 16. 15. 1 Mendeskripsikan perusahaan dana pensiun 16. Memahami pasar valuta asing 14. 16. 17. 11. 14. 1 Mendeskripsikan usaha kartu plastik 18. 2 Menguraikan sejarah perusahaan leasing 10. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan asuransi. Memahami perusahaan modal ventura 18. 3 Menjelaskan lembaga penunjang pasar modal 12.prinsip bisnis KOMPETENSI DASAR 1. 3 Menjelaskan jenis dan usaha kartu plastik.4 Mengidentifikasi larangan praktik monopoli 1.7 Menguraikan perkembangan perbankan syariah di Indonesia. 18. 1 Mendeskripsikan perusahaan leasing 10.3 Mengidentifikasi hukum perlindungan konsumen 1. 3 Menjelaskan operasional pasar valuta asing. 4 Mengidentifikasi instrumen pasar modal. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan modal ventura. 1 Mendeskripsikan perusahaan asuransi 11. Memahami perusahaan asuransi 12. 3 Menjelaskan kegiatan koperasi simpan pinjam. 2 Menguraikan sejarah perusahaan dana pensiun 16. 12.1 Mendeskripsikan prinsip-prinsip bisnis dan dasar hukum bisnis 1.2 Menguraikan sejarah perusahaan pegadaian 9.2 Mengidentifikasi hukum paten. Pemasaran (121) STANDAR KOMPETENSI Memahami prinsip. 9. 9. 2 Menguraikan sejarah pasar valuta asing 13. 13. . 2 Menguraikan sejarah pasar modal di Indonesia 12. 1 Mendeskripsikan koperasi simpan pinjam 14. Memahami usaha kartu plastik 3. 3 Menjelaskan kegiatan usaha anjak piutang. 2 Menguraikan sejarah koperasi simpan pinjam 14.3 Menjelaskan kegiatan usaha perusahaan pegadaian.6 Memahami etika bisnis. 2 Menguraikan sejarah perusahaan anjak piutang 15.

7.1 Mengidentifikasi klausul-klausul perjanjian 7.1 Mengoperasikan alat komunikasi 8.2 Menyusun rencana pencapaian target pasar 12.2 Membedakan klasifikasi dan diferensiasi bisnis ritel 11. Membuka usaha eceran/ ritel (expansion store opening) 12. 9.2 Melakukan proses tawar-menawar dengan calon pelanggan 3. 6.3 Menindaklanjuti permintaan lain dari pelanggan.1 Memberikan tangapan terhadap keberatan dari calon pelanggan 3. 8.1 Melaksanakan standar penampilan pribadi 10.3 Memotivasi keyakinan calon pelanggan.1 Menyiapkan barang yang akan diserahkan / dikirim 6.3 Mengoperasikan mesin pembayaran baik tunai maupun non tunai 8.2 Mendeskripsikan transaksi 6. 2 Membuat konfirmasi keputusan calon pelanggan.1 Mendeskripsikan perencanaan visual penataan produk 2. 4. PPh.6 Menghitung PPn.5 Menyiapkan dan mengoperasikan alat bantu verifikasi. PPn BM dan Bea Materai 12.3 Memberikan bantuan kepada pelanggan 10. 3.4 Melakukan komunikasi dengan pelanggan. 11.3 Melakukan proses penagihan pembayaran.3 Menjelaskan distribusi dalam bisnis ritel 11.5 Menerapkan sistem informasi dan teknologi penjualan 12. Melaksanakan konfirmasi keputusan pelanggan Melaksanakan proses administrasi transaksi Melakukan penyerahan/ pengiriman produk .2 Menata display produk 2.3 Menyusun rencana pemasaran 12. Menemukan peluang baru dari pelanggan 10. 5.1 Mendeskripsikan berkas-berkas administrasi 5.2 Menawarkan produk lain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan 9.2 Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan prima / service excellent 10.4 Menerapkan prinsip prinsip marketing mix 12.2 Mengoperasikan alat hitung 8. 12.4 Menyiapkan dan mengoperasikan alat ukur 8.7 Menerapkan aturan pokok hukum pertanggungan (asuransi). Melakukan pemasaran barang dan Jasa 124 . Melaksanakan penagihan pembayaran 8. Melaksanakan negosiasi 4. Menata produk KOMPETENSI DASAR 2. Melaksanakan pelayanan prima ( service excellent) 11.1 Menganalisis hubungan dengan pelanggan 9.STANDAR KOMPETENSI 2. 3.3 Menjaga display produk agar tetap sesuai dengan standar perusahaan dan perencanaan. 5.2 Melakukan kontak dengan pelanggan 7.2 Melakukan proses penyerahan produk yang dibeli pelanggan 7.1 Mengidentifikasi dasar bisnis ritel 11.4 Melakukan riset pemasaran dalam bisnis ritel. 10.1 Mengidentifikasi segmentasi pasar 12. Mengoperasikan peralatan transaksi di lokasi penjualan 9. 1 Mengidentifikasi sinyal-sinyal dari calon pelanggan 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful