Citra Education, present

:

1

STANDAR KOMPETENSI & KOMPETENSI DASAR PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) SESUAI DENGAN SPEKTRUM 2008 dari : DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL VOLUME 3 (076-121)

Disusun Ulang oleh: SUCARMAN

ebook seri pendidikan www.ebook-murah.com www.citraeducation.com Hak Cipta Pada BNSP Kemendiknas Republik Indonesia

2

TABEL INDEX
Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Keahlian 76. Keperawatan 77. Keperawatan Gigi 78. Analisis Kesehatan 79. Farmasi 80. Farmasi Industri 81. Perawatan Sosial 82. Seni Lukis 83. Seni Patung 84. Desain Komunikasi Visual 85. Desain Produk Interior Dan Landscaping 86. Kria Tekstil 87. Kria Kulit 88. Kria Keramik 89. Kria Logam 90. Kria Kayu 91. Seni Musik Klasik 92. Seni Musik Non Klasik 93. Seni Tari 94. Seni Karawitan 95. Seni Pedalangan 96. Seni Teater 97. Usaha Perjalanan Wisata 98. Akomodasi Perhotelan 99. Jasa Boga 100. Patiseri 101. Kecantikan Kulit 102. Kecantikan Rambut 103. Busana Butik 104. Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura 105. Agribisnis Tanaman Perkebunan 106. Agribisnis Pembibitan Dan Kultur Jaringan 107. Agribisnis Ternak Ruminansia 108. Agribisnis Ternak Unggas 109. Agribisnis Aneka Ternak 110. Perawatan Kesehatan Ternak 111. Agribisnis Perikanan 112. Agribisnis Rumput Laut 113. Mekanisasi Pertanian 114. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian 115. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian 116. Penyuluhan Pertanian 117. Kehutanan

Kesehatan

Kesehatan

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Senirupa

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Design dan Produksi Kria

Seni, Kerajinan dan Pariwisata

Seni Pertunjukan

Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Seni, Kerajinan dan Pariwisata Agribisnis dan Agro Teknologi

Pariwisata Tata Boga Tata Kecantikan Tata Busana Agribisnis Produksi Tanaman

Agribisnis dan Agro Teknologi

Agribisnis Produksi Ternak Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Mekanisasi Pertanian Agribisnis Hasil Pertanian Penyuluhan Pertanian Kehutanan

Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi Agribisnis dan Agro Teknologi

Bisnis dan Manajemen Bisnis dan Manajemen

Administrasi Keuangan

118. 119. 120. 121.

Administrasi Perkantoran Akuntansi Perbankan Pemasaran

3

Membangun hubungan antar manusia Mengoptimalkan komunikasi terapeutik Mengidentifikasi kebutuhan dasar manusia Merencanakan kebutuhan dasar manusia Melaksanakan kebutuhan dasar manusia Mendokumentasikan hasil pelaksanaan kebutuhan dasar manusia sesuai tingkat perkembangan.1 6. Menjelaskan definisi komunikasi terapeutik Menjelaskan fungsi. Menunjukan kemampuan mengasuh bayi.1 4.2 2.4 5.2 3. Memahami jenis pemeriksaan laboratorium dasar yang diperlukan oleh klien/pasien 2. dan manfaat komunikasi terapeutik Melaksanakan setiap tindakan keperawatan menggunakan komunikasi terapeutik. Menjelaskan cara-cara pemberian obat kepada pasien Melakukan pemberian obat kepada pasien sesuai resep dokter. dan lansia sesuai tingkat perkembangan 5. fisiologi.3 5.2 6.3 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami dasar-dasar anatomi. dan patogenesis.6 6. anak. 1. balita.4 6. fisiologi. Melaksanakan pemberian obat kepada klien/pasien 3. Menunjukan kemampuan melayani klien/pasien berpenyakit ringan 4 .3 6. Menunjukan kemampuan melakukan komunikasi terapeutik 4.2 5.3 5. Menjelaskan jenis pemeriksaan laboratorium dasar yang diperlukan oleh klien/pasien Menjelaskan persiapan klien/pasien yang akan diperiksa di laboratorium Mengantarkan klien/pasien untuk periksa di laboratorium. patologi sebagai sistem tubuh secara umum Menjelaskan konsep dasar homeostasis.5 6.1 5.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : KESEHATAN : KESEHATAN : KEPERAWATAN (076) A. Membangun hubungan antar manusia Mengoptimalkan komunikasi terapeutik Mengidentifikasi kebutuhan dasar klien/pasien Merencanakan kebutuhan dasar klien/pasien Melaksanakan kebutuhan dasar klien/ pasien Mendokumentasikan hasil pelaksanaan kebutuhan pasien/klien yang penyakit ringan.1 1.2 3.5 5. patologi tubuh secara umum.1 3.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan anatomi. 6.2 4.1 2.

Menerapkan Keselamatan.2 3.1 7.7 2. Memahami dasar-dasar penyakit sederhana yang umum di masyarakat 2.2 1.6 1.2 2.1 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 7.5 1. Menjelaskan tindakan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan tindakan pelayanan kesehatan utama Menjelaskan peran asisten perawat dalam pemberian perawatan utama. Memahami peningkatan kesehatan dan pelayanan kesehatan utama 3.3 7.1 2. B. Memahami kontinum sehat-sakit 1.1 1.3 2.6 2.4 2.5 2.2 7. Menjelaskan penyakit–penyakit sistem integumen sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem gastro intestinal sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit-penyakit sistem genito urinaria sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem respiratori sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem kardio vaskuler sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem persarafan sederhana yang umum di masyarakat Menjelaskan penyakit–penyakit sistem reproduksi sederhana yang umum di masyarakat.STANDAR KOMPETENSI 7.3 1. 5 . KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 1.7 3.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan keseimbangan tubuh manusia normal Menjelaskan definisi sehat-sakit Menjelaskan model-model sehat dan sakit Menjelaskan nilai-nilai yang mempengaruhi kesehatan Menjelaskan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan faktor-faktor resiko dalam kehidupan manusia Menjelaskan dampak sakit pada klien/pasien dan keluarga.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

6 7.2 9.1 5.3 9. Menjelaskan konsep stres Menjelaskan adaptasi terhadap stres Menjelaskan respon terhadap stres Menjelaskan proses keperawatan dan adaptasi terhadap stres.3 5. 5. Menjelaskan teori pertumbuhan dan perkembangan manusia Menjelaskan tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia Menjelaskan tentang konsepsi Menjelaskan proses kelahiran. Menjelaskan perkembangan masa bayi Menjelaskan perkembangan masa balita Menjelaskan perkembangan anak masa usia sekolah Menjelaskan perkembangan masa remaja Menjelaskan perkembangan masa dewasa muda Menjelaskan perkembangan masa dewasa Menjelaskan perkembangan masa lansia.3 6.2 6.4 10.STANDAR KOMPETENSI 4.2 Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kerja obat 4.4 Menjelaskan berbagai tingkatan komunikasi Menjelaskan proses komunikasi Menjelaskan bentuk-bentuk komunikasi Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi Mendiskusikan komunikasi terapeutik Menjelaskan bantuan dalam berkomunikasi. Memahami kebutuhan dasar manusia 10.4 10. Memahami kemampuan interpersonal dan massa 6. Menjelaskan sikap perawat terhadap klien/pasien sesuai dengan tahap perkembangan Menjelaskan pelayanan perawatan kesehatan komunitas dan panti.6 6.3 10.5 5.1 9. Memahami sikap pelayanan perawat sesuai dengan tahapan perkembangan 8.1 8.5 7. Memahami tentang stres 9.1 6.2 7.4 5.3 Menjelaskan kemampuan memberikan obat oral.5 6 .1 Menjelaskan nomenklatur dan bentuk obat oral 4. 7. Memahami prinsip-prinsip perkembangan manusia 5. Memahami pemberian obat KOMPETENSI DASAR 4.2 10.4 7. Menjelaskan kebutuhan fisiologis manusia Menjelaskan kebutuhan keselamatan dan rasa aman Menjelaskan kebutuhan cinta dan rasa memiliki Menjelaskan kebutuhan penghargaan dan harga diri Menjelaskan kebutuhan aktualisasi diri.1 7.3 7.2 9.2 5. Memahami tahap-tahap perkemangan manusia 7.1 10.7 8.

1 11. Menjelaskan pedoman untuk mengukur tanda vital Menjelaskan tentang pengukuran suhu tubuh melaksanakan pengukuran nafas Melaksanakan pengukuran nadi.2 11.1 13.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan konsep kesehatan reproduksi Menjelaskan anatomi dan fisiologi alat reproduksi Menjelaskan masalah yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi. Melakukan mobilisasi pasif terhadap klien/pasien 14. Melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital 13.1 12.1 16.4 14.1 17. Menjelaskan sikap empatik terhadap kehilangn. Melaksanakan tugas sesuai dengan etika keperawatan. Memahami perilaku empatik 12.3 14.3 13. dan kebutuhan spiritual klien tersebut. Melaksanakan dokumentasi tindakan keperawatan 17.STANDAR KOMPETENSI 11.2 13. kematian.1 14.2 16.2 17.4 14.2 14. Memahami tentang kesehatan reproduksi 11.2 13. dan kaidah hukum 16.1 15. Menjelaskan tentang mobilisasi dan pengaturan gerak Menjelaskan gangguan mobilisasi Menjelaskan latihan mobilisasi Menunjukan kemampuan melakukan mobilisasi pasif dan aktif Menjelaskan gangguan mobilisasi. Menjelaskan pentingnya etika dan hukum keperawatan dalam melaksanakan tugas Melakukan perilaku kinerja asisten perawat sesuai dengan etika dan hukum keperawatan. 7 .3 12.5 15. Melakukan pemberian nutrisi 15. Menjelaskan komunikasi multidisiplin dalam tim Membuat dokumentasi sesuai dengan pedoman. Menjelaskan nutrisi seimbang Menunjukan kemampuan memberikan makan peroral pada pasien/klien. duka cita saat melakukan tindakan keperawatan Menjelaskan bantuan yang diberikan sesuai dengan agama.

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. dan harga diri Menjelaskan kebutuhan aktualisasi diri Menjelaskan penerapan teori kebutuhan dasar Menjelaskan keluarga. patologi tubuh secara umum 1.1 5.4 3.4 4.1 3.7 4.2 5. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. dan keluarga 5.1 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 8 .6 4. Memahami kontinum sehat sakit 3.2 2.3 5.1 4. Memahami kebutuhan dasar manusia. fisiologi dan patologi sebagai sistem tubuh secara umum Menjelaskan konsep dasar homeostasis dan patogenesis.3 4.6 4.3 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.4 4. Menjelaskan struktur anatomi dan fisiologi umum dan perkembangan dari rongga mulut Mengidentifikasi penyakit jaringan keras gigi dan jaringan lunak rongga mulut Mengidentifikasi penatalaksanaan dalam lingkup asuhan keperawatan gigi.5 3. 3. Memahami aspek anatomi. Memahami dasar-dasar anatomi. Menjelaskan definisi individu Menjelaskan kebutuhan fisiologis manusia Menjelaskan kebutuhan keselamatan dan rasa aman Menjelaskan kebutuhan cinta dan rasa memiliki Menjelaskan kebutuhan penghargaan.8 5.1 1.5 4. fisiologi dan biokimia organ rongga mulu 2.2 3.2 4. Menerapkan Keselamatan. Mendeskripsikan definisi sehat-sakit Mendeskripsikan model-model sehat dan sakit Menjelaskan variable yang mempengaruhi keyakinan dan praktik kesehatan Menjelaskan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit Menjelaskan faktor-faktor resiko dalam kehidupan manusia Menjelaskan dampak sakit pada klien dan keluarga. fisiologi.2 2.3 : : : KESEHATAN KESEHATAN KEPERAWATAN GIGI (077) KOMPETENSI DASAR Menjelaskan aspek biologis manusia dari sudut anatomi.

1 6. Memahami manajemen pelayanan keperawatan gigi 1. dosis dan efek sampingnya Mendeskripsikan tingkatan komunikasi Menerapkan komunikasi terapeutik Menerapkan bantuan melalui komunikasi Melakukan komunikasi dalam proses keperawatan. diagnosa dan dokumentasi keperawatan gigi 2.1 4.1 5.3 2.2 6.2 3.3 4. 4. Melaksanakan surveilan epidemiologi penyakit gigi dan mulut di masyarakat 3. Melakukan keperawatan komunitas dalam ranah preventif 7.2 9 . masyarakat.3 Melakukan asuhan keperawatan gigi pasien.4 5. 2.B. Menerapkan komunikasi dengan pasien.3 Memahami indikator kesehatan gigi dan mulut Mengidentifikasi pola penyakit gigi dan mulut yang terjadi di masyarakat Melakukan skrining penyakit gigi dan mulut pada sekelompok masyarakat. Memahami prinsip dasar ilmu kedokteran pencegahan Menerapkan edukasi mengenai pencegahan penyakit di masyarakat.4 7.2 4. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 1.3 6. Memahami farmakologi paramedik 5. indikasi. Memelihara berbagai bahan dan obatobatan di klinik 4.1 1.3 6.1 Menjelaskan kebutuhan dasar manusia 2.2 5. Menjelaskan farmakologi dasar Mengidentifikasi bermacam obat dalam lingkup kedokteran dan keperawatan gigi Mengidentifikasi jenis/nama obat. Menerapkan praktik keperawatan gigi KOMPETENSI DASAR Menjelaskan manajemen pengelolaan kesehatan gigi Menjelaskan manajemen sistem penjaminan kesehatan masyarakat Menjelaskan pengelolaan sistem informasi kesehatan.1 3.1 7.2 Melakukan asuhan. 3. sejawat tenaga medik/ paramedik lain 6. Mengenali berbagai material kedokteran gigi untuk pekerjaan laboratorium dan klinik Mengelola bahan/medikamen sesuai petunjuk pabrik Mengidentifikasi medikamen kedokteran gigi menurut penggunaannya Menyiapkan bermacam bahan tambal menurut penggunaannya.

Menerapkan kewaspadaan umum (universal precaution) di klinik 12. Mengidentifikasi alat-alat kkesehatan gigi Menyiapkan alat kesehatan gigi dalam menangani pasien Mengelola dan merawat alat-alat kesehatan gigi.1 8. pasien dan operator berdasarkan prinsip asepsis.4 13. perawatan protesa lepasan. Melaksanakan pekerjaan laboratoris gigi 14.2 9. Menjelaskan tindakan menyikat gigi dan lidah.4 10.1 10. Mengidentifikasi kelengkapan dokumentasi keperawatan Melaporkan dokumentasi keperawatan. Melaksanakan dokumentasi tindakan keperawatan 11. alat.STANDAR KOMPETENSI 8. Melaksanakan tindakan medik sederhana dalam keperawatan gigi 14.1 9.2 13.3 13.2 11. Menyiapkan bahan cetak alginat Mengisikan gips dalam cetakan Menyiapkan model cast dan mengirim ke dental lab 13.1 13. Melaksanakan rekam medik di klinik 9. Menjelaskan dasar hukum rekam medik Membantu pencatatan rekam medik Melakukan pengelolaan rekam medik Mengevaluasi kebutuhan perawatan pasien berdasarkan rekam medik.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan penyakit jaringan keras gigi karies dan non karies Mengenal gejala penyakit mulut akibat infeksi. debridemen luka. melepas benang jahit.2 8. membersihkan plak dan debris pada pasien rawat jalan/rawat inap Melakukan skeling baik dengan alat manual maupun elektrik Melakukan aplikasi topikal fluor dan fissure sealant Melakukan pencabutan gigi sulung dengan anestesi klor etil.2 11.2 14. Mengenal diagnosis berbagai penyakit gigi dan mulut 8.3 12.1 11. Melakukan perawatan luka pasca ekstraksi gigi dan bedah minor. trauma dan neoplasi Melakukan perawatan sesuai dengan indikasinya Melakukan rujukan vertikal untuk penatalaksanaan kasus-kasus di luar lingkup kompetensi.1 14.2 13.3 8.1 12.4 9.3 9. Mengidentifikasi risiko penularan penyakit Menerapkan proteksi ruang klinik. Menggunakan alat-alat kesehatan gigi 10.3 10 .

Mengidentifikasi penggolongan obat Menjelaskan hasiat obat Mengidentifikasi efek samping obat Melaksanakan cara swamedikasi penggunaan obat.2 20.2 18. rekam medik dan instrumentasi Menyiapkan bahan dan medikamen di klinik gigi Menyiapkan alat sesuai dengan jenis perawatan gigi Melakukan bantuan komunikasi terapetik kepada pasien.3 17.2 19. Mengidentifikasi macam-macam herbal/obat tradisional kesehatan gigi dan mulut Mengidentifikasi penggunaan herbal dalam perawatan kesehatan gigi dan mulut.4 16.4 KOMPETENSI DASAR Menyiapkan ruang praktik.4 20.1 20.3 19. Melaksanakan penatalaksanaan kedaruratan gigi dan mulut 16.2 16. Memahami penggolongan obat 11 .STANDAR KOMPETENSI 15.3 20. 19.1 19. Melakukan penatalaksanaan basic life support Melakukan penatalaksanaan kedaruratan gigi dan mulut Memberikan medikamen secara terbatas. Menjelaskan peran gizi dalam proses tumbuh kembang Mengidentifikasi sumber gizi dan pemanfaatannya bagi kesehatan gigi dan mulut Menjelaskan golongan obat bebas Menjelaskan obat bebas terbatas Menjelaskan obat keras Menjelaskan psikotropika dan narkotika.2 19.1 18. Menerapkan swamedikasi 20.2 15.1 17. Memahami ilmu gizi dalam lingkup keperawatan 18.1 15. Memahami herbal dalam keperawatan 17. Melaksanakan pekerjaan asistensi praktik klinik 15.3 15.1 16.

3 3. Informasi. Melakukan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari lingkup pekerjaan yang berbeda Menanggapi keluhan konsumen dan masyarakat pengguna.3 1. pemeliharaan dan penyimpanan alat atau instrumen pemeriksaan Melaksanakan petunjuk penggunaan.1 2. dan Edukasi) 1. Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 3. Melaksanakan petunjuk penggunaan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Melaksanakan dasar-dasar KIE (Komunikasi. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 3.1 3.5 3. pemeliharaan dan penyimpanan reagen.2 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.1 1.4 3. Melaksanakan pekerjaan dalam lingkup pekerjaan yang berbeda 2.4 2.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan komunikasi di tempat kerja Menjelaskan jenis bantuan kepada kolega dan pelanggan Melaksanakan standar penampilan diri Melakukan kerjasama dalam satu tim. : KESEHATAN : KESEHATAN : ANALISIS KESEHATAN (078) 12 .2 1.

Mengoperasikan peralatan laboratorium 3.3 7. faeces dan cairan tubuh lainnya 7.5 3.1 4.5 3. Melakukan pemeriksaan urin Melakukan pemeriksaan sperma Melakukan pemeriksaan cairan tubuh Melakukan pemeriksaan faeces.5 Menjelaskan penyakit-penyakit sistem kardiovaskuler Menjelaskan penyakit-penyakit sistem respiratori Menjelaskan penyakit –penyakit sistem pencernaan Menjelaskan penyakit-penyakit sistem genitourinaria Menjelaskan penyakit-penyakit metabolik sistemik.2 2.4 1.1 5.4 3.4 13 . Memelihara peralatan laboratorium 6. Menggunakan sampel untuk uji laboratorium 2.3 1. Memahami dasar-dasar penyakit 2.2 6.7 4.6 3.1 3.2 5.3 3.1 2. 1. Melaksanakan penanganan bahan dan reagen laboratorium 5.1 6. Melakukan pemeriksaan urin.2 5.4 2. Menjelaskan prosedur laboratorium Menjelaskan peralatan-peralatan yang digunakan dalam laboratorium klinik Mengoperasikan sentrifuge Mengoperasikan pipet Menggunakan spektrofotometer Menggunakan teknik kromatografi Mengoperasikan otoklaf untuk sterilisasi. Menerapkan prosedur standar keselamatan kerja 4.2 3.B.3 2.1 7.1 1.2 7. Menjelaskan prosedur penggunaan dan pemeliharaan peralatan Membersihkan peralatan laboratorium Mensterilkan peralatan dan bahan laboratorium.2 1. Menyiapkan sampel untuk pemeriksaan patologi Mengirim sampel Mendapatkan sampel yang representatif Memproses jaringan Menghitung jumlah sel dalam sampel. Melaksanakan pekerjaan laboratorium sesuai standar kesehatan dan keselamatan kerja Menjelaskan cara penanganan bahan toksik dan infeksius.3 6. Mengendalikan stok bahan dan peralatan laboratorium Mempersiapkan larutan kerja dan larutan standar Menyimpan reagen dan bahan untuk pengujian. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.3 7.

12.1 10. Menerapkan kontrol kualitas prosedur laboratorium 14.3 9.1 9.3 10.2 10. Memahami pemeriksaan non patologis 11.1 14.3 14 .7 Melakukan pemeriksaan faal hati.1 12.2 Melakukan pemeriksaan darah rutin 8.5 Menjelaskan morfologi dan metabolisme bakteri-bakteri patologis Melakukan pemeriksaan mikroskopis bakteriologi klinik Membuat media pembenihan Melakukan pemeriksaan imunoserologi sederhana Melakukan uji aseptik. Memproses data Mengarsipkan data Menggunakan piranti lunak untuk aplikasi laboratorium.2 9.1 Menjelaskan cara pemeriksaan pada makanan dan minuman secara fisika dan kimia 11.4 Menjelaskan prosedur pemeriksaan darah donor Menjelaskan cara melakukan pemeriksaan silang pada transfusi darah Menjelaskan cara penyimpanan darah dengan metode FIFO Menjelaskan tentang Bank Darah dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).2 13.6 Melakukan pemeriksaan faal ginjal 8.4 9. Menerapkan sistem kualitas dan proses perbaikan berkelanjutan Melaksanakan sistem mutu berkelanjutan Melaksanakan praktek laboratorium sesuai GLP (Good Laboratory Practice) 13. 10.3 14. Melakukan pemeriksaan parasitologi 10. Melakukan pemeriksaan bakteriologi 9. Melakukan pemeriksaan hematologi KOMPETENSI DASAR 8.4 11. 9.3 12.1 13.5 Melakukan pemeriksaan kimia klinik 8. Memahami tentang transfusi darah dan bank darah 12.1 Melakukan pengambilan darah 8. Menjelaskan morfologi dan daur hidup berbagai parasit Melakukan pemeriksaan helmintologi Melakukan pemeriksaan protozoologi klinik Melakukan pemeriksaan mikologi klinik.2 14.STANDAR KOMPETENSI 8. Menganalisis data hasil pemeriksaan 13. air bersih dan air limbah secara fisika dan kimia.3 Melakukan pemeriksaan darah lengkap 8.4 Melakukan pemeriksaan darah untuk kasus perdarahan 8.2 Menjelaskan cara pemeriksaan air minum.2 12.

15. 15 .3 Memelihara dokumen laboratorium Melakukan komunikasi dengan orang lain Menyediakan informasi untuk pelanggan. Melakukan promosi kesehatan 15.4 KOMPETENSI DASAR Melakukan kontrol kualitas pada pemeriksaan laboratorium.1 15.STANDAR KOMPETENSI 14.2 15.

Menerapkan dasar-dasar kerja di laboratoriuman resep dan kimia 2.2 5. Menjelaskan ketentuan CPOB Menjelaskan ketentuan CPKB Menjelaskan ketentuan CPOTB. Menjelaskan fungsi standar baku pembanding Menjelaskan fungsi larutan baku Menjelaskan fungsi larutan pereaksi.2 2. larutan baku.1 2. dan larutan pereaksi Memahami CPOB. Melaksanakan kerja sama dengan kolega dan pelanggan 6. kapsul. Memahami standar baku pembanding.3 5.2 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. FARMASI (079) 2.1 4. Mendeskripsikan laboratorium resep termasuk alat dan penggunaannya Mendeskripsikan laboratorium kimia termasuk alat. salep.2 6. Menerapkan Keselamatan.4 f.1 6. Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan yang diperlukan kepada kolega dan pelanggan Melaksanakan standar penampilan diri a.3 c.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : KESEHATAN : KESEHATAN : 1.3 16 .3 d.1 3. sirup. FARMASI INDUSTRI (080) A.2 4. krim dengan sarana non industri (lumpang dan alu). 4. bahan dan penggunaannya Mendeskripsikan cara-cara membuat serbuk.3 e. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 5.2 1.1 1. CPKB.1 5.3 1. Memahami dasar-dasar kimia dan prinsip kerja kefarmasian b. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.4 Menjelaskan sifat fisika dan kimia bahan obat Melakukan uji kualitatif dan kuantitatif bahan baku Menjelaskan prinsip pembuatan obat sesuai buku panduan resmi Menjelaskan prinsip praktek laboratorium yang baik (Good Laboratory Practice/GPL). dan CPOTB 3.

STANDAR KOMPETENSI 6. 17 .4 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan kerja sama antar rekan kerja.

1 4.2 4.2 2. 1.4 1.4 4.3 2.4 18 .1 1. Memahami dasar-dasar farmakologi 5. Memahami penggolongan PKRT dan alat kesehatan 4.3 1.23 tahun 1992 tentang kesehatan Menjelaskan undang-undang narkotika. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Farmasi (079) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Menerapkan tata tertib kerja di laboratorium resep 2. Mendeskripsikan penggolongan obat 3. 3.4 Mendeskripsikan cara membaca resep Mendeskripsikan cara mengerjakan resep sesuai bentuk obat yang diminta Mendeskripsikan penggunaan etiket atau label sesuai dengan bentuk obat yang dibuat Melaksanakaan pekerjaan di laboratorium resep sesuai tata tertib.4 4. undang-undang psikotropika dan undang-undang perlindungan konsumen.2 1.2 5.5 Menjelaskan ruang lingkup kefarmasian Menjelaskan cara pembuatan obat yang baik (CPOB) Menjelaskan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) Menjelaskan undang-undang kesehatan no.3 4.3 3.1 3. Memahami dasar-dasar kefarmasian 2.2 3.5 5.1 5. Menjelaskan golongan obat bebas dan golongan obat bebas terbatas Menjelaskan golongan obat keras Menjelaskan golongan obat psikotropika Menjelaskan golongan obat narkotika Menjelaskan undang-undang tentang alat kesehatan Menjelaskan jenis dan fungsi alat kesehatan Menjelaskan alat kesehatan Menjelaskan undang-undang tentang peralatan kesehatan rumah tangga (PKRT) Menjelaskan jenis-jenis PKRT Menjelaskan farmakologi Menjelaskan spesialite obat Menjelaskan istilah medis yang berkaitan dengan farmasi Menjelaskan nasib obat dalam tubuh.B.3 5.1 2.

3 6.4 9.2 8.1 7. Menerapkan manajemen dan administrasi di bidang farmasi 9. Menjelaskan kelengkapan resep dokter. Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apoteker 8.1 8.2 10. yang ditimbulkan karena akibat memakai narkoba Menjelaskan penyakit cacing.4 9.4 7. Membuat neraca rugi laba Mengkalkulasi biaya obat yang dibuat sesuai permintaan resep dokter Membuat laporan keuangan.2 6. Memahami dasar-dasar penyakit 6.3 7. Menerapkan swamedikasi 7.1 9.1 6.1 11.STANDAR KOMPETENSI 6.3 11.2 7.3 8.2 9.1 10.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat simtomatis Menjelaskan penyakit-penyakit yang bersifat causal Menjelaskan kelainan penyakit ketagihan/ketergantungan obat. 19 .3 9. Menjelaskan sifat fisika kimia obat dan sifat fisika kimia bahan tambahan obat Menerapkan cara pencampuran bahan Menjelaskan pengaruh bentuk sediaan terhadap khasiat obat.4 7.6 10. Menerapkan akuntansi dalam bidang farmasi 10.5 8. Menjelaskan penggolongan obat berdasarkan penyakit Menjelaskan khasiat obat Menjelaskan efek samping obat Menjelaskan cara penggunaan obat Melakukan pemberian informasi pada pasien untuk obat tanpa resep dokter.5 9. etiket dan salinan resep Menghitung dosis obat dalam resep Melakukan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter Menyerahkan obat dan informasi kepada pasien Mengelola perbekalan farmasi berdasarkan penggolongan obat Mengelola alat kesehatan Mengelola PKRT Mengelola obat golongan narkotika dan psikotropika Menerapkan cara-cara pembuatan laporan narkotika dan psikotropika Menerapkan pengelolaan pemasaran obat. Menerapkan prinsip-prinsip preformulasi 11.2 11.

5 15.3 14.1 15.3 12.3 16.4 15.1 17. Menjelaskan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek Melakukan distribusi obat bebas dan bebas terbatas dari apotek ke pasien Menjelaskan distribusi obat keras dari industri ke PBF dan dari PBF ke apotek Melakukan distribusi obat keras dari apotek ke pasien.2 14.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik pembuatan sediaan tablet Menjelaskan teknik pembuatan sediaan kapsul Menjelaskan teknik pembuatan sediaan powder(serbuk) Menjelaskan teknik pembuatan sediaan semipadat Menjelaskan teknik pembuatan sediaan obat cair Menjelaskan teknik pembuatan sediaan steril.2 13.obat tradisional dan fitofarmaka Menjelaskan pengujian secara mikrobiologis dan organoleptis Menjelaskan pengujian pada hewan uji dan uji klinik.4 14. obat tradisional dan fitofarmaka 20 . Memahami pengujian sediaan obat.2 16.1 12.2 12. dan obat keras.1 13. obat psikotropika dan narkotika 16.3 17. Memahami teknik pembuatan sediaan obat. Menjelaskan asal dan bagian tanaman obat yang mengandung isi berkhasiat Mengklasifikasikan sistematika tanaman obat Melakukan pembuatan simplisia dari tanaman obat Mengidentifikasi simplisia dan tanaman obat Menjelaskan manfaat dan isi khasiat tanaman obat.3 14. Membuat obat tradisional dan fitofarmaka 15.4 12. Menjelaskan ilmu kesehatan masyarakat Menjelaskan epidemiologi Menjelaskan kebutuhan obat berdasarkan epidemiologi dan konsumtif Menjelaskan penularan dan pencegahan penyakit.1 16. bebas terbatas.STANDAR KOMPETENSI 12.6 13. Menjelaskan cara-cara pengujian sediaan obat.3 15.5 16.5 12. Menerapkan distribusi sediaan obat bebas. 13.1 14.4 17.2 17. Memahami farmakognosi 14. Mendeskripsikan obat tradisional dan fitofarmaka Membuat sediaan ekstrak dan tinctura dari campuran bahan obat Membuat sediaan ekstrak/galenika Membuat sediaan obat tradisional Melakukan pembuatan sediaan fitofarmaka. Menerapkan ilmu kesehatan masyarakat 17.2 15. dalam skala kecil dan dalam skala industri 12.

2. Farmasi Industri (080) STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami bahan baku dan bahan pengemas 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 2. Memahami tehnik pembuatan sediaan obat, baik dalam skala kecil maupun dalam skala produksi 2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 2.6 3. Melaksanakan pengemasan sediaan farmasi nonsteril dan steril 4. Menerapkan sistem mutu 3.1 3.2 4.1 4.2 4.3 5. Melakukan sampling untuk kontrol kualitas produk farmasi 5.1 5.2 5.3 6. Melakukan In Process Control (IPC) 6.1 6.2 6.3 6.4 7. Melakukan kualifikasi dan kalibrasi peralatan 7.1 7.2 7.3 8. Menerapkan perencanaan produksi dan pengendalian inventory 8.1 8.2 8.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan bahan baku aktif Menjelaskan bahan baku obat tradisional Menjelaskan bahan baku tambahan Menjelaskan prosesing aqua untuk produksi Menjelaskan bahan pengemas. Menjelaskanpembuatan sediaan tablet Menjelaskanpembuatan sediaan kapsul Menjelaskanpembuatan sediaan powder Menjelaskanpembuatan sediaan semi padat Menjelaskanpembuatan sediaan cair Menjelaskanteknik pembuatan sediaan steril. Menjelaskan prosedur pengemasan primer Melakukan prosedur pengemasan sekunder. Menjelaskan sistem pengawasan mutu diindustri farmasi Melaksanakan pengawasan mutu Memahami keluhan pelanggan. Menjelaskan prosedur sampling bahan baku Menjelaskan prosedur sampling produk ruahan Melaksanakan prosedur sampling obat jadi. Menjelaskan teknik pengujian produk padat Menjelaskan teknik produk cair Mejelaskan pengujian produk setengah padat Melakukan pengujian produk. Menjelaskan kualifikasi peralatan produksi Menjelaskan kalibrasi peralatan produksi Melakukan kalibrasi peralatan laboratorium. Merencanakan pengadaan bahan obat untuk produksi Melaksanakan pengendalian inventory bahan awal Melaksanakan pengendalian ketersediaan obat jadi.

21

STANDAR KOMPETENSI 9. Melaksanakan pengadaan barang 9.1 9.2 10.1 10.2 10.3 10.4 10.5 11.1 11.2 11.3 11.4 11.5 11.6 12.1 12.2 12.3 12.4 12.5 13.1 13.2 14.1 14.2 14.3 15.1 15.2 15.3 15.4 16.1 16.2 16.3 17.1 17.2 17.3

KOMPETENSI DASAR Memilih bahan sesuai spesifikasi dan deskripsi yang diminta Melaksanakan proses pembelian bahan awal. Menjelaskan bahan awal Menjelaskan bahan setengah jadi Menjelaskan produk jadi Menjelaskan produk kembalian Menjelaskan administrasi pergudangan. Menjelaskan penerimaan barang di gudang Menjelaskan karantina barang Menjelaskan kondisi gudang sesuai dengan bahan yang disimpan Melaksanakan penyimpanan barang di gudang Melaksanakan distribusi bahan untuk produksi Melakukan dokumentasi administrasi gudang. Menetapkan sistem distribusi Melaksanakan verifikasi permintaan barang Melaksanakan distribusi bahan awal Melakukan pengeluaran bahan awal Melaksanakan penimbangan bahan awal. Menjelaskan uji kestabilan produk Melaksanakan prosedur pemusnahan produk yangtidak memenuhi syarat. Menerima barang kembalian Memonitor barang kembalian Memusnahkan barang kembalian yang tidak memenuhi syarat. Menjelaskan penelitian di industri farmasi Menjelaskan pengembangan produk di industri farmasi Melaksanakan registrasi obat Melaksanakan trial produksi. Mengidentifikasikan jenis limbah industri farmasi Melaksanakan pengelolaan limbah industri Melaksanakanpengelolaan limbah khusus (B3, produk beta laktam). Menjelaskan macam macam dokumen di industri Membuat dokumen industri Menjelaskan penatalaksanaan dokumen.

10. Menerapkan manajemen bahan

11. Melaksanakan pergudangan

12. Melakukan distribusi barang

13. Melakukan monitoring barang expired dan pemusnahannya 14. Melakukan penarikan kembali obat jadi

15. Memahami penelitian dan pengembangan produk

16. Melaksanakan pembuangan limbah

17. Melaksanakan sistem dokumentasi farmasi industri

22

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Melakukan kerja sama klien individu/ keluarga/kelompok/ komunitas/masyarakat) 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 2.1 2.2 3. Melakukan pencatatan dan pelaporan (catatan kasus) 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 4.1 4.2 5.1 5.2 5.3 5.4 6. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6.1 6.2 6.3 6.4

: : :

KESEHATAN PERAWATAN SOSIAL PERAWATAN SOSIAL (081)

KOMPETENSI DASAR Melakukan komunikasi dengan klien Menerapkan relasi pertolongan dengan klien Membangun sikap penerimaan dalam kelompok Menerapkan sikap penerimaan dalam masyarakat Merumuskan kontrak pertolongan Membangun komitment pertolongan. Melakukan komunikasi dengan pihak terkait dalam penanganan masalah klien Melakukan jejaring sosial dalam rangka penanganan masalah klien. Merancang format laporan kasus Mengisi format laporan kasus Meringkas laporan kasus dalam catatan ringkas kasus Menyimpan laporan kasus dalam file Menjaga kerahasiaan file klien. Melakukan pertemuan untuk membahas kasus Membuat laporan hasil temu bahas kasus. Mendeskripsikan kode etik dalam menjalani hubungan kerja Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan klien Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan kolega Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan masyarakat. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

2. Melakukan kerja sama di lingkungan sosial klien

4. Melakukan temu bahas kasus 5. Menerapkan kode etik pekerjaan sosial

23

8 4.1 1.9 6.3 3. Menjelaskan pengetahuan lokal yang sesuai dengan praktek pekerjaan sosial Menerapkan pengetahuan lokal untuk praktek pekerjaan sosial Menggunakan pengetahuan lokal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.1 4.2 4.3 2.3 KOMPETENSI KEJURUAN Melakukan tindakan pencegahan masalah Melakukan tindakan kurasi/ penanganan masalah Melakukan tindakan rehabilitasi dalam praktek pekerjaan sosial Melakukan tindakan pengembangan dalam praktek pekerjaan sosial.2 6.B. Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga kesehatan Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga koreksional (BAPAS/LAPAS) Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga kesehatan mental 3.6 4.4 2.3 6.1 6. Melakukan fungsi pekerjaan sosial 1. Melaksanakan metoda praktek pekerjaan sosial 4.5 4. Memahami peran pekerja sosial 2. Menggunakan pengetahuan lokal untuk praktek pekerjaan sosial 24 .4 4.4 4.7 3. Menjelaskan peran advokasi Menjelaskan peran perawatan Menjelaskan peran konseling Menjelaskan peran mediasi Menjelaskan peran katalisator pelayanan Menjelaskan peran penjangkauan Menjelaskan peran pengajar.2 1. Memahami prosedur pelayanan di lembaga pelayanan sosial 6. Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan individu Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan kelompok Menerapkan praktek pekerjaan sosial dengan masyarakat Menerapkan administrasi pekerjaan sosial.2 3.5 2. Menggunakan teknik pengumpulan data Menggunakan teknik pengolahan/ analisis masalah/ kebutuhan Menggunakan teknik perencanaan program penanganan masalah Menggunakan teknik pelaksanaan program pemecahan masalah Menggunakan teknik evaluasi program pemecahan masalah Menggunakan teknik dinamika kelompok Menggunakan teknik out-bound Menggunakan teknik PRA (Participation Rural Apprisal) Menggunakan teknik FGD ( Focus Group Discussion).3 4.1 3. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 6.6 2.7 4.4 2.1 6.3 1. Menerapkan teknik-teknik dalam praktek pekerjaan sosial 5.1 2.2 2.

Melakukan referal 11. Melakukan terminasi (melakukan pengakhiran hubungan kerja) 10.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI KEJURUAN 6.1 11. Melakukan evaluasi proses dan hasil program/kegiatan Menyusun dokumen terminasi Melaksanakan terminasi.4 25 .4 9.10 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada korban tindak kekerasan. Melakukan asesmen 8. Merancang rencana intervensi 9.9 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada lanjut usia 6. 8.3 11.1 Melakukan kontak pendahuluan 7. Melaksanakan intervensi 10.1 9. 7.4 Melakukan identifikas kebutuhan dan atau masalah dan sistem sumber 7.5 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi korban napza 6.3 9.2 9.5 9.6 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi tuna susila 6.5 9.3 8.5 Melakukan kesepakatan pertolongan dengan klien. Menentukan pihak yang akan dirujuk Menjelaskan isi/rekomendasi rujukan dalam bentuk naskah rujukan Melakukan rujukan Menyusun pelaporan akhir pertolongan.8 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial pada penanggulangan bencana 6.3 Melakukan analisis data 7. 7.4 8.2 11.2 Melakukan pengumpulan data 7.1 8.3 11.2 10.1 10.6 Menjelaskan tujuan intervensi Menjelaskan program/kegiatan pemecahan masalah Memilih metode dan teknik pemecahanmasalah Menyusun langkah-langkah kegiatan Menyusun jadwal waktu pelaksanaan intervensi.7 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga rehabilitasi penyandang cacat 6.2 8. Menyusun kontrak kerja Melaksanakan jejaring kerja Melaksanakan program/ kegiatan pemecahan masalah Melakukan pengukuran hasil sesuai dengan indikator keberhasilan Melakukan monitoring dan evaluasi Melakukan pencatatan dan pelaporan.4 Menjelaskan prosedur pelayanan sosial di lembaga pelayanan lanjut usia 6.

2 3.1 1. DESAIN PRODUK INTERIOR DAN LANDSCAPING (085) A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. elip.3 5. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL (084) 4.4 4.7 5.1 4.2 1. Merancang nirmana datar dan ruang 1. Menggambar sketsa 3.2 4.1 5.6 2. SENI LUKIS (082) 2. hiperbola Menggambar proyeksi benda geometris Menggambar perspektif satu dan dua titik mata obyek geometris. 3.4 26 .3 1.2 5. parabola.3 4. Mendeskripsikan menggambar bentuk Mengidentifikasi bahan dan alat menggambar bentuk Memvisualkan ide dalam bentuk gambar Membuat gambar bentuk geometris Membuat gambar bentuk manusia Membuat gambar bentuk binatang Membuat gambar bentuk tumbuhan.6 4. Menggambar bentuk 5. Menggambar teknik 2. SENI PATUNG (083) 3.1 2. Menerapkan Keselamatan. Mendeskripsikan menggambar bentuk Menggambar sketsa makhluk hidup dengan warna hitam putih Menggambar sketsa benda mati dengan warna hitam putih. Mendiskipsikan dasar-dasar gambar teknik Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan gambar teknik Menggambar segi banyak beraturan.4 2.1 3.4 1.5 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 2.5 1.3 4.3 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan unsur dan prinsip desain tiga dimensi Mendeskripsikan bahan dan alat menciptakan nirmana ruang Menerapkan prinsip dan unsur desain ke dalam nirmana ruang (komposisi tiga dimensi) Membuat komposisi wujud geometris nirmana ruang Membuat komposisi warna nirmana ruang Membentuk efek cahaya melalui komposisi nirmana ruang. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI RUPA : 1.

1.B. pensil. dewasa. Membuat sketsa dengan teknik dan bahan tinta Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan tinta. Membuat lukisan realistik dan dekoratif di atas kaca. 2.1 6.2 5. carcoal. Membuat gambar dasar lukis realistik dengan teknik bahan basah 2.3 6. cat minyak Membuat gambar manusia anak-anak. cat air. remaja. KOMPETENSI KEJURUAN 1.3 3. cat air. dan cat minyak Membuat lukisan fiksi atau khayalan dengan teknik dan bahan tinta cat air. dan oil pastel. dan cat minyak Membuat lukisan suasana aktivitas manusia dengan teknik dan bahan tinta. dan cat minyak Membuat lukisan pemandangan alam atau suasana dengan teknik dan bahan pensil warna.1 5.2 2.4 4.4 1. Membuat rancangan lukisan mixed media Membuat gambar sketsa lukisan mixed media Membuat lukisan mixed media alami dan non alami.2 4. cat air. cat air.2 3.1 1. cat air.1 3.2 1. Membuat lukisan kaca 27 . dewasa. dan cat minyak Membuat gambar pemandangan alam dan suasana dengan teknik dan bahan tinta. orang tua dengan teknik dan bahan pensil.1 2.5 3. Membuat gambar dasar lukis realistik dengan teknik bahan kering.cat air. remaja. cat air. orang tua dengan teknik dan bahan pensil. dan cat minyak . Seni Lukis (082) STANDAR KOMPETENSI 1. dan cat minyak. Membuat rancangan lukisan kaca Membuat gambar sketsa lukisan kaca Membuat lukisan dekoratif di atas kaca. cat air. dan cat minyak Membuat gambar flora dan fauna dengan meniru gambar dan obyek langsung dengan teknik dan bahan tinta. dan cat minyak.5 KOMPETENSI DASAR Membuat sketsa dengan teknik dan bahan pensil dan carcoal Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan carcoal dan pensil Membuat gambar flora dan fauna dengan meniru gambar dan obyek langsung dengan teknik dan bahan carcoal dan pensil Membuat gambar pemandangan alam dan suasana dengan teknik dan bahan pensil warna dan crayon Membuat gambar manusia anak-anak. Membuat lukisan mixed media 5. Membuat lukisan modern 4. cat air.3 4. dewasa. Membuat lukisan tradisional 3. dan cat minyak Membuat lukisan flora dan fauna dengan teknik dan bahan arang. cat minyak Membuat lukisan manusia anak-anak.2 6.3 2. Membuat lukisan alam benda (still life) dengan teknik dan bahan arang. pensil.1 4.3 1. orang tua dengan teknik dan bahan tinta.3 6. cat air.4 5.4 6. remaja. Membuat sketsa dengan teknik dan bahan pensil dan tinta Membuat lukisan tradisional dengan obyek flora dan fauna menggunakan teknik tinta.4 2.

Membuat lukisan teknik batik 11.3 12. Mendeskripsikan penggunaan program corel draw Mengaplikasikan menu dan tool program corel draw Mendeskripsikan penggunaan program photoshop Mengaplikasikan menu dan tool program photoshop Menscan gambar Mengolah foto hasil pemotretan dan gambar hasil scan menjadi lukisan.1 11. Membuat rancangan lukisan teknik sablon Membuat gambar sketsa film sablon Membuat lukisan teknik sablon dekoratif. Membuat foto obyek lukisan dengan kamera digital 12. 8.5 9.2 11.3 8. Membuat lukisan air brush 9. Membuat lukisan teknik seni grafis 10.3 12.1 12.STANDAR KOMPETENSI 7. Mencetak hasil olahan gambar dan foto dari pemotretan untuk lukisan.4 9.4 9.6 12.5 12.2 12.4 KOMPETENSI DASAR Membuat rancangan lukisan mosaik Membuat gambar sketsa lukisan mosaik Membuat lukisan mosaik media alami dan non alami.7 13.3 11.3 9.2 8.3 8.2 13.1 13.2 7. Mendeskripsikan penggunaan kamera digital Mengaplikasikan menu dan tool kamera digital Membuat foto obyek lukisan.4 12. Membuat gambar lukisan dengan komputer 28 .2 10.3 13. Membuat final art work Merencanakan kegiatan pameran Membuat publikasi kegiatan pameran Menyajikan karya lukisan dalam kegiatan pameran.1 8.1 10.1 7. Membuat lukisan mosaik 7. Membuat rancangan lukisan teknik cukil kayu Membuat gambar sketsa cukil kayu Membuat lukisan teknik cukil kayu dekoratif. Membuat rancangan lukisan air brush Membuat gambar sketsa lukisan air brush Membuat lukisan air brush dekoratif Membuat lukisan air brush realistis.2 9. Membuat rancangan lukisan teknik batik Membuat gambar sketsa lukisan teknik batik Membuat lukisan teknik batik dekoratif dan realistis.6 10.1 9. Melaksanakan pameran seni lukis 13.

sterefoam. pensil. Mendeskripsikan penggunaan program 3 D Max Mengidentifikasi menu dan tool program 3 D Max Mengaplikasikan menu dan tool program 3 D Max. Membuat desain relief teknik komputer 5. Membuat relief rendah dengan alternatif bahan tanah liat.3 29 .1 1.2 8. Membuat desain/relief teknik manual 4.1 7. dan cat air.2 6. gips.3 1. semen.1 9. 1.1 10. kayu dan batu padas Tanah liat.3 9. kayu dan batu padas. Membuat desain patung binatang dengan teknik komputer Membuat desain patung manusia dengan teknik komputer. kayu dan batu padas.1 5. Membuat rencana teknik komputer 2. Mendeskripsikan pembuatan patung teknik pahat Membuat patung dengan alternatif bahan tanah liat. Membuat desain relief binatang dengan teknik komputer Membuat desain relief manusia dengan teknik komputer. Membuat relief teknik cetak rusak/ tunggal/ waste model 8. sterefoam. sterefoam.2 1. Seni Patung (083) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. semen. Mengoprasikan komputer dengan program 3 D Max 3.3 9. Membuat desain relief binatang dengan teknik manual Membuat desain relief manusia dengan teknik manual. gips. kayu dan batu padas Membuat relief tinggi bahan alternatif tanah liat. sterefoam. Membuat desain patung teknik manual 6. Membuat gambar binatang Membuat gambar anatomi tubuh manusia Membuat gambar manusia (anak-anak. Membuat model relief dari lilin dan sterefoam Melakukan pembungkusan model relief dari lilin dan sterofoam dengan tanah liat atau gips Mengambil model relief dari lilin atau stereofoam yang telah terbungkus. Membuat patung teknik pahat 10. gips.1 2.1 3. remaja.2 9.1 8. semen. Membuat relief teknik pahat dan modelling 8. Membuat gambar dasar mematung 2.5 Membuat sketsa Membuat gambar alam benda (still life) dengan teknik dan bahan arang. semen. dewasa.2 5.2 4. Membuat model relief dari lilin dan tanah liat teknik reproduksi Membuat alat cetak cor fiber dengan bahan silikon dan gips teknik reproduksi Membuat alat cetak cor logam dengan bahan gips dari bahan pelumas teknik reproduksi Melakukan pengecoran dari bahan logam atau fiber reproduksi.3 3.2 7.4 1.2. orang tua).1 6. Membuat desain patung binatang dengan teknik manual Membuat desain patung manusia dengan teknik manual.2 7.1 4.2 2. Membuat relief teknik reproduksi/ ganda/ piece model 9. gips.2 10.4 10.

3 12.1 11. Membuat patung teknik reproduksi/ ganda/ piece model 12.2 1.1 2.1 4. Mempersiapkan pemotretan fotografi 2.3 3.1 13.1 12.3 2. Melaksanakan proses pemotretan fotografi 3.3 12. Desain Komunikasi Visual (084) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.2 11.3 14. 1. Membuat final art work (tugas akhir) Merencanakan kegiatan pameran Melaksanakan publikasi kegiatan pameran Menyajikan karya patung dalam kegiatan pameran. Membuat patung dengan teknik ketok (harm modelling) 14.4 KOMPETENSI DASAR Membuat model teknik patung dari lilin dan sterefoam Melakukan pembungkusan model patung dari lilin atau sterefoam dengan tanah liat atau gips Melakukan perusakan model patung dari lilin atau sterefoam yang telah terbungkus. 3.4 13.2 4.4 3. Membuat patung teknik cetak rusak/ tunggal/ waste model 11.4 4.1 3.3 14. Menyiapkan perlengkapan pemotretan Menyiapkan objek pemotretan Memotret obyek diam Memotret obyek bergerak dan moment.1 14. Mendeskripsikan kegunaan fotografi untuk desain komunikasi visual Mengidentifikasi fasilitas kamera SLR (Single Lens Reflex) Mengidentifikasi fasilitas dalam kamera digital Mengidentifikasi alat dan usaha pendukung dalam fotografi.2 14. Melaksanakan pameran seni patung 13. Membuat model patung teknik ketok Membuat kerangka patung teknik ketok Membuat patung dengan teknik ketok.2 13. Mengoprasikan komputer grafis 2.2 3. Membuat model patung teknik reproduksi dari lilin dan tanah liat Membuat alat cetak cor fiber dengan bahan silikon dan gips Membuat alat cetak cor logam dengan bahan gips dan bahan pelumas Melakukan pengecoran bahan logam atau fiber.STANDAR KOMPETENSI 11. Menyiapkan dan menjelaskan bahan dan alat mencetak foto Melakukan cetak foto di kamar gelap Melakukan cetak foto teknik print.2 2. Melaksanakan proses cetak foto 30 .3 1.4 Mendeskripsikan operasi komputer Mendeskripsikan menu dan tool program corel draw dan photoshop Mengaplikasikan menu dan tool program corel draw dan photoshop Mentranfer gambar dengan scanner.2 12.1 1.3 4.

Membuat produk desain komunikasi teknik saring 8.6 7.5 31 . buku. leaflet. kertas surat. kemasan. neon sign. Mendeskripsikan perintah kerja (job order) Menjalankan perangkat kerja hardware dan software pembuatan produk dari komunikasi visual.2 12.2 5. iklan jasa dan iklan layanan masyarakat untuk media televisi Menyusun storyboard Menyusun bahasa iklan Melakukan editing dan sounding/ dubbing.STANDAR KOMPETENSI 5. Membuat produk desain komunikasi visual mengarah ke media luar (out door) 12.1 6.2 9. Mempersiapkan shoting videografi 5.1 8.7 8.3 10.4 7. kertas memo. 6. Mendeskripsikan tentang proses produksi media televisi Merumuskan ide dasar iklan produk.4 6. Menjelaskan tentang cetak saring (sablon) Membuat desain. kartu nama. Mendeskripsikan gerak kamera video Mengoperasikan gerak kamera virtual dan live shooting Menyelaraskan gerak kamera virtual dengan gerak kamera live shooting Melakukan shooting film indie.3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan kegunaan videografi dalam desain komunikasi visual Mengidentifikasi bahan dan alat videografi Menyusun naskah produksi (skenario) film Menggambar storyboard sesuai dengan naskah produksi.2 7. spanduk.3 6.4 11. klise.2 6.3 7. dan umbul-umbul. Mendeskripsikan proses produksi media luar (out door) Membuat iklan dalam bentuk billboard.1 10. Mempersiapkan pembuatan produk desain komunikasi visual (free design) 9. dan coaster Membuat iklan produk dan iklan layanan masyarakat di masmedia cetak.2 12. kelender meja dan dinding.4 7.1 7. dan mengafdruk Mencetak satu warna dan multi warna dengan teknik cetak saring.1 5.2 10.4 12.2 9. Mendeskripsikan proses produksi media dalam (in door) Membuat desain logotype dan logograme Menerapkan corporatte identity ke dalam amplop.1 9. Melaksanakan proses editing videografi 10.3 12.1 12. poster.3 5.5 7. Mendeskripsikan persiapan proses editing Melaksanakan capturing video dari kaset ke format digital Melakukan soft editing video dan hard edit video Mengisi sound recording dan melakukan editing sound Melakukan compositing video dan audio (titel dan color correction) Melakukan proses rendering Melakukan print to tape atau burn to media disc.1 11. Membuat produk desain komunikasi visual mengarah ke media televisi 11. building ad. Melaksanakan proses shooting videografi 7. stop map. Membuat produk desain komunikasi mengarah ke media dalam (in door) 10.

STANDAR KOMPETENSI 13. Melakukan paska produksi desain komunikasi visual (post design) 13.1 13.2 13.3 14.1 14.2 14.3

KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan bahan dan alat paska produksi Membuat final artwork Melakukan proses packaging. Merancang layout pameran Merancang media komunikasi untuk pameran Melakukan kegiatan pameran.

14. Melaksanakan pameran hasil karya desain komunikasi visual

4.

Desain Produksi Interior dan Landscaping (085) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 1.2 2.1 2.2 2.3 Menjelaskan obyek desain produk interior dan landscaping Menjelaskan karakteristik obyek desain produk interior dan landscaping. Memiliki jenis bahan desain produk interior dan landscaping Menjelaskan karakteristik jenis bahan desain produk interior dan landscaping Membedakan bahan desain produk interior dan landscaping. Mendeskripsikan cara penyususunan rencana pekerjaan bahan kayu, bahan logam, bahan batu Merencanakan proses pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan bahan kayu, logam, dan batu. Menjelaskan cara membuat sketsa obyek desain produk interior dan landscaping Membuat sketsa gambar desain produk interior dan landscaping. Menjelaskan dasar-dasar penggunaan program Autocad; Mengidentifikasi menu dan tool program Autocad Menggambar 2 dimensi bangun sederhana Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping dengan program Autocad Mencetak gambar 2 dimensi program Autocad. Menjelaskan prosedur pembuatan gambar kerja bahan kayu Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping bahan kayu Menggambar detail konstruksi sambungan obyek desain produk interior dan landscaping bahan kayu. Menjelaskan cara pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan kayu Melaksanaka pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan kayu.

1. Memahami desain produk interior dan landscaping 2. Memilih bahan desain produk interior dan landscaping

3. Merencanakan pekerjaan bahan kayu, bahan logam dan bahan batu

3.1 3.2

4. Menggambar sketsa obyek desain produk interior dan landscaping

4.1 4.2

5. Menggambar dengan perangkat lunak (software Autocad)

5.1 5.2 5.3 5.4 5.5

6. Membuat gambar kerja desain produk interior dan landscaping bahan kayu

6.1 6.2 6.3

7. Membuat desain produk interior dan landscaping

7.1 7.2

32

STANDAR KOMPETENSI 8. Melaksanakan finishing desain produk interior dan landscaping bahan kayu 8.1 8.2

KOMPETENSI DASAR Menyiapkan finishing desain produk interior dan landscaping bahan kayu Menyelesaikan desain produk interior dan landscaping bahan kayu. Mendeskripsikan cara pembuatan gambar kerja bahan logam Menggambar obyek desain produk interior dan landscaping bahan logam Menggambar detail konstruksi sambungan obyek desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menyiapkan pekerjaan penyambungan logam Mengelas logam batangan dan plat Menghaluskan hasil pekerjaan las. Menjelaskan cara pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan logam Melaksanakan pembuatan desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menjelaskan cara finishing desain produk interior dan landscaping bahan logam Mempersiapkan finishing desain interior dan landscaping bahan logam Melakukan finishing desain produk interior dan landscaping bahan logam. Menggambar obyek prodfuk interior dan landscaping bahan batu Menggambar detail bagian-bagian obyek produk bahan batu. Menjelaskan cara-cara pekerjaan bahan batu Menyiapkan obyek pekerjaan bahan batu Memahat batu obyek. Menjelaskan finishing pekerjaan bahan batu Menyempurnakan hasil pahatan bahan batu Melakukan pekerjaan bahan batu.

9. Membuat gambar kerja desain produk interior dan landscaping bahan logam

9.1 9.2 9.3

10. Melaksanakan penyambungan logam

10.1 10.2 10.3 11.1 11.2

11. Membuat desain produk interior dan landscaping bahan logam

12. Melaksanakan finishing produk interior dan landscaping bahan logam

12.1 12.2 12.3

13. Membuat gambar kerja obyek desain produk interior dan landscaping bahan batu 14. Melaksanakan pekerjaan batu

13.1 13.2 14.1 14.2 14.3 15.1 15.2 15.3

15. Melaksanakan finishing pekerjaan bahan batu

33

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : SENI, KERAJINAN, DAN PARIWISATA DESAIN DAN PRODUKSI KRIA 1. KRIA TEKSTIL (086) 2. KRIA KULIT (087) 2. KRIA KERAMIK (088) 4. KRIA LOGAM (089) 5. KRIA KAYU (090)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menggambar nirmana 1.1 1.2 1.3 2. Menggambar huruf 2.1 2.2 2.3 3.1 3.2 3.3 14. 15. 16. 17. 5.1 5.2 5.3 5.4 6.1 6.2 7. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 7.1 7.2 7.3 7.4 KOMPETENSI DASAR Menyusun elemen seni rupa (garis, bidang, bentuk, warna, dan tekstur) Membuat eksperimen warna primer, tersier, dan gradasi warna Membuat nirmana datar dan nirmana ruang. Mengidentifikasi jenis huruf Membuat pola huruf Mengggambar huruf, logo, inisial, dan slogan. Menggambar alam benda Menggambar flora fauna Menggambar manusia. Menjelaskan konsep gambar teknik Menggambar proyeksi Menggambar perspektif Menggambar gambar kerja. Menjelaskan berbagai jenis ornamen Menggambar ornamen primitif Menggambar ornamen tradisional dan klasik Menggambar ornamen modern. Menggambar nirmana, huruf bentuk, ornament, dengan program komputer/ perangkat lunak Membuat gambar teknik dengan berbagai program komputer/perangkat lunak. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

3. Menggambar bentuk

4. Menggambar teknik

5. Menggambar ornamen

6. Menggambar dengan program komputer

34

1 7. Menjelaskan cara membuat kria tekstil teknik cetak saring Membuat kria tekstil cetak saring tanpa film Membuat kria tekstil cetak saring menggunakan film. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit perca 9. Membuat kria tekstil dengan teknik cetak saring 4. modern.3 2.2 9.3 8. Membuat kria tekstil dengan teknik batik cap 6.3 6.1 5.B.1 Menjelaskan teknik jahit tindas 10.2 4. Kria Tekstil (086) STANDAR KOMPETENSI 1. Menjelaskan kria tekstil dengan teknik ikat celup Membuat pola ikatan tekstil teknik ikat celup Membuat kria ikat celup.2 8. Mendeskripsikan jenis jahit perca Menjahit perca dengan pola beraturan Menjahit perca dengan pola tidak beraturan Membuat kria jahit perca dalam bentuk lembaran untuk berbagai fungsi.2 Membuat kria tekstil jahit tindas bentuk lembaran untuk berbagai fungsi.1 1.2 6. Membuat kria tekstil dengan teknik batik 5.2 5.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan cara menggambar produk kria tekstil Menggambar ragam hias untuk produk kria tekstil Membuat pola gambar sesuai produk kria tekstil Mendukumentasikan desain produk kria tekstil.2 2. Membuat gambar untuk berbagai jenis produk kria tekstil 1.1 6.3 9. Membuat kria tekstil dengan teknik makrame 8.4 5.2 1. Menjelaskan cara membuat batik (klasik.3 4.1 8.3 1. Membuat kria tekstil dengan teknik ikat celup 7.1 2. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit tindas Menjelaskan teknik jahit aplikasi Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi standar (onlay) Membuat kria tekstil teknik potong sisip (inlay) Membuat kria tekstil teknik jahit potong motif (perse) Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi lipat potong (folded) 9.6 Membuat kria tekstil teknik jahit aplikasi penambahan renda (lace).3 7.1 3. Menjelaskan cara pewarnaan kain dan serat Mengidentifikasi kain dan serat Mewarna kain dan serat dengan zat pewarna alami Mewarna kain dan serat dengan zat warna sintetis.1 9.4 9.1 4. Menjelaskan teknik membatik cap Membuat batik cap menggunakan motif tradisional Membuat batik cap menggunakan motif modern. Membuat kria tekstil dengan teknik jahit aplikasi 10.2 3. tulis) Membuat batik klasik Membuat batik modern Membuat batik tulis. 10. 35 .4 2.4 9.3 8.3 4. KOMPETENSI KEJURUAN 1. 2. Mewarna pada kain dan serat 3.2 7.4 3. Mendeskripsikan jenis-jenis simpul Membuat kria makrame untuk benda hias Membuat kria makrame untuk benda fungsional.

1 6.1 11. Menjahit kulit dengan tangan 7. 12. Mengidentifikasi model dan jenis produk kulit non alas kaki dan non busana Membuat pola produk kulit non alas kaki dan non busana Memotong pola dengan peralatan manual Memotong pola dengan peralatan masinal Membuat produk jadi sesuai pola desain. Membuat produk alas kaki sandal 3.2 11. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik sulam dan kristik Membuat kria tekstil dengan teknik tusuk silang Membuat kria tekstil dengan teknik sulam datar Membuat kria tekstil dengan teknik sulam timbul Membuat kria tekstil dengan teknik sulam terawang.2 4. Mengidentifikasi model sandal Melaksanakan pekerjaan macam.4 2. Mengidentifikasi macam dan jenis jahitan tangan Melakukan penjahitan dengan tangan Melakukan penjahitan dekoratif dengan tangan.4 6.3 6.1 1. Mengidentifikasi jenis sesetan Menjelaskan cara menyeset kulit Menyeset kulit dengan pisau seset manual Menyeset kulit dengan mesin seset.2 6. Menjahit kulit dengan mesin 36 . Membuat produk alas kaki sepatu 1.3 11.4 6. Menyeset kulit dengan pisau seset manual dan seset masinal 6. Menjelaskan teknik tenun tapestri Membuat kria tekstil dengan teknik tapestri.1 9.1 2. Menjelaskan teknik tenun ATBM Membuat kria tenun teknik tenun polos (plain weave) Membuat kria tenun teknik tenun kepar (twill weave) Membuat kria tenun teknik tenun satin (satin weave).2 9.4 3.4 3. Mencetak kulit dengan mesin press 4.1 4.3 5. 7.3 13.3 1. Membuat kria tekstil dengan teknik tapestri 2. Membuat produk kerajinan kulit non alas kaki dan non busana 5.3 2.1 3. Mengidentifikasi macam dan jenis jahitan mesin Membentuk jahitan dengan mesin.3 3.3 5.2 1.4 11. Membuat kria tekstil dengan teknik kristik dan sulam 11.2 9.5 4.macam jahitan Membentukan alas kaki sandal Melaksanakan pekerjaan finishing sandal.2 2.2 3.1 5. Kria Kulit (087) STANDAR KOMPETENSI 1.1 6.2 5. 2.macam sesetan kulit Membentuk alas kaki sepatu Melaksanakan pekerjaan finishing sepatu. Mengidentifikasi jenis mesin press kulit Menjelaskan cara penggunaan mesin press jahit Melakukan proses cetak kulit dengan mesin press.5 9. Membuat kria tekstil dengan teknik tenun KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi macam dan model sepatu Melaksanakan pekerjaan macam.STANDAR KOMPETENSI 11.

dompet.2 1.2 3. Mengidentifikasi jenis asesoris Membuat asesoris Membuat dompet Membuat gantungan kunci. Memasang asesoris alas kaki 8.1 1. 1.2 11.2 4. Mengidentifikasi bahan dan alat pembuatan busana dari kulit Membuat pola busana Menjelaskan teknik perakitan komponen secara manual.3 11.1 11. Membuat cetakan gips 3. Menjelaskan teknik pembentukan keramik dengan tangan langsung Membentuk keramik dengan teknik pijit (pinch) Membentuk keramik dengan teknik pilin (coil) Membentuk keramik dengan teknik lempeng (slab). sifat dan fungsi lempung Menyusun resep clay body Mengolah clay body dari lempung alam secara manual basah Mengolah clay body dari lempung alam secara masinal Mengolah clay body untuk pembentukan cetak tuang. Menjelaskan proses pembuatan model Membuat model cetakan gips dengan teknik cetak tekan satu sisi Membuat model cetakan gips dengan teknik cetak tuang dua sisi atau lebih.4 10.1 10. Menyiapkan massa gips untuk membuat cetakan Membuat cetakan gips untuk teknik cetak tekan satu sisi Membuat cetakan gips untuk teknik cetak tuang dua sisi atau lebih.STANDAR KOMPETENSI 8.4 4.1 3. gantungan kunci 3.3 4.3 9.3 12.5 2.1 12. Mengidentifikasi bahan dan alat Melakukan pekerjaan teknik tatah Melakukan perakitan komponen secara manual Membuat degredasi warna.3 1. Membuat model cetakan 3. Membuat produk kulit bentuk asesoris.2 12.3 9. Mengolah clay body menjadi tanah liat plastis 2.1 8. Membuat produk kulit bentuk busana.1 4.2 2. Kria Keramik (088) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Mengidentifikasi teknik tatah sungging Melakukan perakitan komponen secara manual Membuat degredasi warna sunggingan. Membentuk produk kulit dengan kulit perkamen 10.2 10.3 12.3 4.2 9.1 2.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi jenis asesoris Menghias asesoris Memasang asesoris. Membentuk keramik dengan tangan langsung 37 . 9.1 9.3 Mengidentifikasi jenis.4 1. Membentuk produk kulit dengan teknik tatah sungging 11. jaket kulit 12.2 8.

Membuat dekorasi keramik clay body plastis 8. Membentuk keramik dengan teknik putar 5. Menjelaskan cara mendekorasi keramik clay body leather hard Membuat dekorasi keramik clay body leather hard teknik ukir (carving) Membuat dekorasi keramik claybody leather hard teknik toreh (sgraffito) Membuat dekorasi keramik claybody leather hard teknik toreh isi (inlay) Membuat dekorasi clay body leather hard keramik teknik terawang (piercing) Membuat dekorasi keramik dengan teknik gosok (burnish).5 9. Menjelaskan dekorasi glasir benda keramik Menerapkan dekorasi glasir over glaze pada permukaan benda mentah.3 7.2 11.1 8. 6.3 8.4 Menjelaskan cara mendekorasi benda keramik pada proses pembentukan Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik marbling Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik nerikomi Membuat dekorasi pembentukan dengan teknik agate ware.2 8.1 9. biskuit dan berglasir.2 9.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan proses pembuatan benda keramik teknik putar Membentuk keramik dengan teknik putar centering Membentuk keramik dengan teknik putar pilin Membentuk keramik dengan teknik putar tatap.2 6.1 6.3 11.1 11.6 9.1 10.4 8.3 5. Menjelaskan teknik pengglasiran benda keramik Mengglasir dengan teknik tuang Mengglasir dengan teknik celup Mengglasir dengan teknik semprot Mengglasir dengan teknik kuas. Menjelaskan cara mendekorasi keramik clay body plastik Membuat dekorasi clay body plastis dengan teknik faceting Membuat dekorasi clay body plastis dengan teknik combing Membuat dekorasi claybody plastis dengan teknik impress Membuat dekorasi claybody plastis dengan teknik relief.4 9.4 11.2 5.2 10.1 5. Membentuk keramik dengan teknik cetak 7. Membuat dekorasi keramik clay body leather hard 10. 8.1 7.STANDAR KOMPETENSI 5.2 7. Mengglasir benda keramik 11.4 6.5 9.3 11. biskuit dan berglasir Menerapkan dekorasi glasir under glaze pada permukaan benda mentah.3 9. Menjelaskan proses pembuatan benda keramik dengan teknik cetak Membentuk keramik dengan teknik cetak tekan Membentuk keramik dengan teknik cetak tuang. Membuat dekorasi keramik pada proses pembentukan 7. Menerapkan dekorasi glasir 10.5 38 .

dan masinal.3 12.1 3.1 mm sampai dengan 1. dan masinal Memotong logam pelat ukuran 0.3 1.5 mm. Menjelaskan pengecoran logam teknik cetak pasir.3 5. tapel dan logam Membuat cetakan pengecoran logam dari pasir.2 1. semi masinal.2 4.2 6.4 Memotong logam batangan ukuran 0. Melakukan penempaan dan pembentukan logam 4. 1.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi jenis tungku pembakaran Menjelaskan teknik pembakaran benda keramik Melaksanakan pembakaran dengan tungku listrik Melaksanakan pembakaran dengan tungku gas.1 2.1 1.3 6. Menjelaskan paduan patri lunak Membuat patri lunak Menjelaskan pematrian logam dengan teknik patri lunak Melakukan pematrian dengan teknik patri lunak.1 6. tapel dan logam Mengecor pada cetakan pasir.1 4. 5.1 5. semi masinal.4 6. Kria Logam (089) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. dan masinal Memotong logam kawat ukuran 0.2 12. Membuat keping-keping cetakan (stempel) Mengempa plat logam dengan keping pencetak stempel Mengempa plat logam dengan keping pencetak produk kria logam.5 mm. Mengecor logam dalam berbagai bentuk 4.4 3.3 5. semi masinal. Melakukan pengempaan 2.2 3. 4.5 mm.dengan alat potong manual.dengan alat potong manual.3 3. Menjelaskan teknik canai Melakukan pencanaian dengan teknik gilas Melakukan pencanaian dengan teknik tarik. Melakukan penempaan logam dengan proses pemanasan untuk logam fero Melakukan penempaan logam tanpa pemanasan untuk logam non fero Melakukan pembentukan logam melalui proses pemanasan dan tempa untuk logam fero Melakukan pembentukan logam melalui proses pemanasan dan tempa untuk logam non fero. Memotong bahan 2.4 6. tapel dan logam Menyempurnakan pekerjaan pengecoran hasil teknik cetak pasir. Membuat produk kria logam dengan teknik canai.STANDAR KOMPETENSI 12.1 12.dengan alat potong manual. Membakar benda keramik 12.3 3. semi masinal. tapel dan logam. Melakukan pematrian logam dengan teknik patri lunak 39 .2 5.2 2. dan masinal Memotong logam pipa ukuran 0.1 mm sampai dengan 1.1 mm sampai dengan 1.1 sampai dengan 10 mm dengan alat potong manual.

2 12.4 Menjelaskan pembubutan logam Melakukan kerja pembubutan logam dengan mesin bubut.3 40 . Menjelaskan teknik pengelasan oxyacetylene Melakukan pengelasan dengan teknik las oxyacetylene pada logam fero dan non fero Menyempurnakan hasil pengelasan teknik las oxyacetylene.2 17.1 17. dan logam perak Membuat perhiasan anting dan bross dengan bahan logam kuningan. Mengukir pelat logam 10.2 Melakukan pengrafiran logam dengan grafir tangan elektrik. Melaksanakan pengeleman dan melipat bahan logam pelat 13. Melakukan kerja perhiasan (jewellery) 15. logam tembaga. Menjelaskan cara pelipatan logam pelat Melakukan pelipatan logam pelat Menjelaskan pengeleman lipat logam Mengelem lipat logam pelat.2 13. Menjelaskan pembuatan perhiasan (jewellery) Membuat perhiasan cincin dan gelang dengan bahan logam kuningan.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan paduan patri keras Membuat patri keras Menjelaskan pematrian logam dengan teknik patri keras Melakukan pematrian dengan teknik patri keras.2 7. 8. Membuat larutan etsa logam Melakukan proses pemfilman pada kain sekrin Melakukan proses penyablonan pada logam Melakukan pengetsaan logam.1 11.1 Menjelaskan teknik pengrafiran logam dengan grafir tangan elektrik 15. Menjelaskan teknik finishing kria logam Melakukan pemolesan dengan mesin poles Melakukan pelapisan dengan electroplating pada produk logam.2 17.1 10. dan logam perak Membuat perhiasan kalung dan liontin dengan bahan logam kuningan. Melakukan pematrian logam dengan teknik patri keras 7.2 19.3 14. Melakukan etsa logam dengan teknik etsa sablon 15. 16. Melaksanakan pelipatan bahan logam pelat 12.4 8. Menjelaskan teknik las listrik Melakukan pengelasan dengan teknik las listrik pada logam fero dan nonfero Menyempurnakan hasil pengelasan dengan teknik las listrik.3 17. Mengoperasikan teknik las lisrik pada logam fero dan nonfero 9. Melakukan finishing kria logam 18. Melaksanakan pengelasan dengan oxyacetylene pada logam fero dan nonfero 14.1 13.3 14. dan logam perak.2 18. Membuat karya kria logam dengan bahan pelat dan kawat 11. logam tembaga.2 11. Melakukan penggrafiran logam dengan grafir tangan dan elektrik 16.STANDAR KOMPETENSI 7. Menjelaskan teknik enameling Melakukan pelapisan email pada logam Melakukan pembakaran email.3 10.1 14. logam tembaga.3 9.1 9. Membuat karya enameling 19.2 14.2 8.1 16.2 9.1 19.1 18.1 12. Membuat karya kria logam bahan pelat dengan teknik tekuk Membuat karya kria logam bahan kawat dengan teknik tekuk.1 8.1 7.2 13.3 19. Menjelaskan teknik ukir pelat logam Membuat pola Mengukir pelat logam dengan teknik ukir tekan ketok. Melakukan pembubutan logam 17. 18.3 7.

2 4. Melaksanakan teknik kerja bangku 2.4 8.3 10.3 3. Menjelaskan alat dan bahan finishing kayu Membuat campuran finishing kayu Melakukan finishing kayu dengan teknik oles Melakukan finishing kayu dengan teknik semprot.1 6. Membuat produk kayu dengan teknik ukir 4.2 11.2 6. Menjelaskan teknik membuat produk raut Membuat produk kayu dengan hiasan inlay Membuat produk kayu dengan hiasan parquetry. Menjelaskan teknik membuat rautan kria kayu Membuat produk rautan kria kayu dua dimensi Membuat produk rautan kria kayu tiga dimensi. sifat dan karakteristik kayu Melakukan pengeringan kayu secara alami Melakukan pengeringan kayu dengan menggunakan mesin oven. Kria Kayu (090) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.1 2.3 7.3 Menjelaskan alat-alat dan teknik kerja bangku Mengoperasikan alat-alat kerja bangku Merawat alat-alat kerja bangku. Melakukan pekerjaan finishing kayu 11.3 2. Membuat komponen produk kria kayu dengan mesin semi masinal 9.3 5.2 5. Menjelaskan berbagai motif ukir Menjelaskan peralatan ukir kayu Menggunakan peralatan ukir kayu Menggambar benda bentuk ukiran Membuat produk ukiran geometris Membuat ukiran motif tradisional.3 10. Melakukan pekerjaan pengeringan kayu 41 . 1. Membuat komponen produk kria kayu dengan mesin kayu tetap 10. dan berprofil Membuat bubutan bentuk mangkokan dan piring.2 9.1 5.6 4. Menjelaskan cara pengemasan mesin portabel Mengoperasikan peralatan kayu semi masinal Membuat komponen kria kayu dengan mesin semi masina.2 1.2 10. Membuat produk kria kayu dengan peralatan manual 3.2 7.5 3. Menjelaskan teknik membuat kayu Membuat bubutan luar bentuk lurus Membuat bubutan luar bentuk cekung.4 6. Menjelaskan cara penggunaan mesin tetap Mengoperasikan mesin-mesin kayu Membuat komponen kria kayu dengan peralatan mesin kayu.3 7.5.1 3. Membuat produk kria kayu dengan teknik raut 5.4 11.3 5. Menjelaskan jenis. Membuat gambar kerja kria kayu Membuat produk kria kayu tanpa konstruksi sambungan Membuat produk kria kayu dengan konstruksi sambungan.3 3.1 1.1 10. cembung.1 11.1 4.2 8.2 3.2 2. Menjelaskan alat dan bahan skrolling Membaut produk kria kayu dengan teknik sekrol luar Membuat produk kria kayu dengan teknik sekrol dalam dan luar Membuat produk kria kayu saling berpasangan dengan sekrol dalam dan luar. Membuat produk kria kayu dengan teknik bubut 6.1 8.1 9.1 7. Membuat produk kayu dengan teknik inlay 7. Membuat produk kria kayu teknik skrolling 8.3 9.4 3.

Membuat produk kria kayu dengan mengapilkasikan bahan non kayu 12.1 12.3 12.STANDAR KOMPETENSI 12.2 12.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan bahan-bahan non kayu yang diaplikasikan pada kayu Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan kaca Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan anyaman Membuat produk kria kayu dengan mengaplikasikan bahan logam. 42 .

2 2.1 Membaca notasi 1.6 3.1 2. Menerapkan Keselamatan.3 3. Mengidentifikasi solfegio 1.2 4. 3.4 2.4 Menyebutkan tanda-tanda musik.4 2.1 4.3 4.1 3.2 3. Menentukan ambitus suara manusia Menyusun akor Menentukan progresi akor Membuat arransemen.3 Membaca tanda-tanda musik 2. Menirukan ritme membaca ritme Menuliskan ritme Menirukan melodi Membaca melodi Menuliskan melodi. Menyusun harmoni SATB 4.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.2 Membaca interval 1. SENI MUSIK NON KLASIK (092) A. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 2.4 4.5 2. SENI MUSIK KLASIK (091) 2. Membaca notasi musik (teori musik) DASAR KOMPETENSI 1. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 43 . DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.

5 5.8. 4.1 1.4 4. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada B minor 2. 7.3 1. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada D mayor 1.3 4.5 4.3 3.5 3. 5. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 KOMPETENSI KEJURUAN 1. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.2 3. 2. 44 .1 2. Memainkan repertoar dalam tangga nada G mayor 3.4 3.2 2. Seni Musik Klasik (091) STANDAR KOMPETENSI 1. 6.4 1.1 4.4 2.2 4. Memainkan repertoar dalam tangga nada Fis minor 4.2 1. Memainkan repertoar dalam tangga nada A mayor 3.3 2.1 3.

3 9.5 45 . Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.2 10.2 11.5 8.4 10.2 7. Memainkan repertoar dalam tangga nada E minor 6.2 9.6 6. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.3 10.1 10. 7. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.7 6. Memainkan repertoar dalam tangga nada F mayor 9.3 7. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.4 9.5 11.2 8.1 9.5 6.1 7.1 11.4 6. Memainkan repertoar dalam tangga nada Bes mayor 11.STANDAR KOMPETENSI 6.8 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 9.4 7. Memainkan repertoar dalam tangga nada D minor 10.1 8. Memainkan repertoar dalam tangga nada C mayor 7.4 11.3 11. Memainkan repertoar dalam tangga nada A minor 8. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 10.4 8.3 8.

3.5 16.2. Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.2.4 2. Memainkan repertoar dalam tangga nada E mayor 13. Memainkan repertoar dalam tangga nada Cis minor 14.3 15.3 13. Memainkan repertoar dalam tangga nada C minor 16.4.1 13. Memainkan repertoar dalam tangga nada As mayor 17. 14.4.2 15.2 13.STANDAR KOMPETENSI 12. Memainkan repertoar dalam tangga nada G minor 2. Memainkan trisuara dominan tujuh 17. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. 15.4.5. 17.6. 16.1 15. Memainkan tangga nada kromatik 17. 46 . 16.5.6 2.7 2.5 2. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan tangga nada 14.3.1.5. 13.3. 16. 14. Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.5 14.4 15. Memainkan tangga nada 17. 16. Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada Es mayor 15. Memainkan trisuara (triad) 17.2.8 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan.4 13.1. 14.

2 16. 47 .3 16.1 16.4 16.5 KOMPETENSI DASAR Memainkan tangga nada Memainkan trisuara (triad) Memainkan trisuara dominan tujuh Memainkan tangga nada kromatik Membaca lagu pendek secara spontan dengan memperhatikan tanda-tanda dinamik dan agogik sesuai tingkat kesulitan yang disyaratkan. Memainkan repertoar dalam tangga nada F minor 16.STANDAR KOMPETENSI 18.

G.3 5. F. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada tangga nada mayor C.1 5.2 4. F. G. G. D. Seni Musik Non Klasik (092) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Bm.2 2. F. Memainkan tangga nada Mayor (C. G. Menirukan pola ritme dua birama Menirukan pola ritme empat birama Menirukan pola ritme delapan birama Menirukan pola ritme enam belas birama. G.1 1. Mengiringi melodi dengan akor-akor I-IV-V/V7 8. Membaca melodi secara spontan dengan benar Memainkan melodi sesuai dengan tanda dinamik dan agogik. D. F.b. dan Gm.1 8.4 5.1 4. dan Bes) dan relative-minor-nya.2 48 .3 5. G. dan Bes. dan Bes . Membaca melodi sesuai dengan yang tertulis pada partitur atau tablatur. dan tangga nada pentatoniknya 2.2. Es. Memainkan sebuah repertoar/ melodi 7. dan Bes Mengiringi melodi sederhana (maksimal 8 birama.As. Memainkan tangga nada C. D.2 8.d. D. dan Bes) Memainkan tangga nada minor (a. dengan tanda ulang) dengan akor-akor IIV-V/V7 -I dari tangga nada C. Menirukan melodi 6.2 1. F. D. G. Mengiringi melodi sederhana (maksimal 8 birama. Em.1 6.e. Menala instrumen gitar elektrik 2. Dm.1 7. Menirukan melodi dua birama Menirukan melodi empat birama Menirukan melodi delapan birama Menirukan melodi enam belas birama. dengan tanda ulang) dengan akor-akor IIV-V/V7-I dari tangga nada Am. serta tangga nada relative minor-nya. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada mayor (C. Memainkan melodi secara primavista 7. serta tangga nada relative minor-nya Memainkan sebuah repertoar/melodi lanjutan dalam nada dasar dari tangga nada A.4 6.1 3. Menirukan ritme 4. dan Des serta tangga nada relative minornya. E. D. F.3 3. dan Bes) serta tangga nada relative minor-nya Memainkan progresi akor I – IV – V / V7 pada tangga nada mayor (C.2 6. 1. F.g) Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada di atas. D.2 5.3 4.dan Bes mayor serta tangga nada relative minor.2 4. B. Memainkan sebuah repertoar/melodi sederhana dari tangga nada C.3 Menjelaskan gitar elektrik dan perlengkapannya Menyesuaikan pitch pada gitar dengan nada acuan Menyimak nada acuan dari intrumen (tuning fork atau acuan instrumen elektrik).1 2. memainkan progresi akor-akor I-IV-V/V7 3.

Es. dengan pola irama (gaya) yang dikuasai. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada tangga nada F#. C#. Memainkan tangga nada mayor F#. D. Mengiringi melodi sederhana 8 birama. F. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada Mayor (A.2 12. ditambah akor-akor II-III-VI. Mengiringi melodi dengan akor-akor II-III-VI 14. As.1 11.1 13. Memainkan tangga nada Mayor (A. 13. dan Des mayor Memainkan progresi akor II-III-VI dari tangga nada F#m. ditambah akor-akor II-III-VI. Es. serta tangga nada relative minor-nya dan memainkan progresi akor-akor minor ii – III – vi 11. Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI.3 11. menggunakan interval melompat dari tangga nada C. F. Besm) Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada di atas. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada mayor F#. Ces. Besm.2 11. G#m. Ces Memainkan tangga nada pentatonik dari tangga nada F#. B.3 11. B.VII pada tangga nada mayor A. B. B.As. As. Ges. Ges. menggunakan interval melangkah dari tangga nada C. C#.Es. Memainkan tangga nada Mayor mayor F#. E. B. 9.4 12. As.1 14.1 KOMPETENSI DASAR Mengimprovisasikan melodi 8 birama. C#m. Ges. dan Bes serta tangga nada relative minor-nya.C#m. serta tangga nada relative minor dan pentatoniknya 10. E. serta tangga nada relative minor dan pentatoniknya 12.2 10. E. Ges. serta tangga nada relative minor-nya . C#. Fm. Ces. Es. Ges. C#.2 49 . Cm. Ces Memainkan tangga nada relative minor dari tangga nada F#. E. Ces. Ces. serta tangga nada relative minor-nya Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada relative minor dari tangga nada mayor F#.1 10. mayor serta tangga nada relative minor-nya. Es. Mengiringi melodi sederhana 16 birama.3 10. Fm. Mengimprovisasikan melodi 16 birama. Ces. B. C#. D. C#. dan Des).1 12. As. Ges. C#.3 13. Cm.2 14. dan Bes serta tangga nada relative minor-nya Mengimprovisasikan melodi 8 birama. Es. dan Des. Memainkan tangga nada mayor A. G. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada relative minor dari tangga nada A. dengan akor-akor primer.STANDAR KOMPETENSI 9. E. E. Ges. dan Des mayor Memainkan progresi akor II-III-VI dari tangga nada A. As. dengan akor-akor primer. Mengimprovisasikan melodi 9. dan Des) Memainkan tangga nada relative minor dari tangga nada (F#m . G.2 9. dan Des.G#m.

Memainkan akor-akor I-II-III-IV-V-VI-VII pada seluruh tangga nada mayor dan minor dengan tanda mula kres dan mol dan Memainkan progresi akor-akor 7 (M7. Mengiringi melodi sederhana 16 birama . Memainkan repertoar musik dalam berbagai tangga nada dari Memainkan repertoar musik dalam berbagai gaya (style). Memainkan modus 15. Memainkan sebuah repertoar/melodi kompleks 17. Memainkan progresi akor dengan menggunakan akor-akor 7 (M7. ditambah akor-akor 7 (M7. 16. dengan akor-akor dasar.m7. Menuliskan notasi musik dengan menggunakan software aplikasi musik. aug7).1 15.dim7.1 18.dim7. aug7).2 15.3 17. 16.5 15.4 15.1 17.m7.7 16. Mengoperasikan program komputer musik 18.6 15. Memainkan akor-akor bergerak melangkah pada tangga nada Mayor dan tangga nada relative minor-nya.STANDAR KOMPETENSI 15.m7. Membuat arransemen dengan menggunakan software aplikasi musik. aug7) dengan menggunakan tangga nada Mayor / minor.2 18.2 16.1 KOMPETENSI DASAR Memainkan modus Ionian Memainkan modus Dorian Memainkan modus Phrygian Memainkan modus Lydian Memainkan modus Mixolidian Memainkan modus Aeolian Memainkan modus Locrian. dim7.2 50 .3 15.

Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 2.2 5. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 5.3 5.3 51 . Menggunakan kepekaan durasi Menggunakan kepekaan tempo Menggunakan kepekaan ritme. Memahami perkembangan tari nasional dan internasional (mancanegara) 1. dan Eropa). Australia.1 1. Menerapkan kepekaan tenaga 5. dan Eropa Menjelaskan peran tari nasional dan yang berkembang di masyarakat Asia.1 4. Australia.3 2. Afrika. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. 1. Australia.2 1. Afrika.2 5. Amerika. Afrika. Amerika. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN 1. Menerapkan kepekaan ruang 3.3 3. Amerika. Menggunakan kepekaan ruang pribadi Menggunakan kepekaan ruang umum Menggunakan ruang pribadi dan ruang umum.1 2. Menggunakan kepekaan berat ringan Menggunakan kepekaan kuat lemah. Menerapkan kepekaan tubuh 1.3 4.2 3. : : : SENI. Menerapkan kepekaan waktu 4.1 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasikan jenis tari nasional dan yang berkembang di masyarakat Asia.2 2.1 3. dan Eropa Menjelaskan fungsi tari nasional dan yang berkembang di masyarakat mancanegara (Asia. KERAJINAN DAN PARIWISATA SENI PERTUNJUKAN SENI TARI (093) 2. Menerapkan Keselamatan.2 1.4 KOMPETENSI DASAR Menggunakan kepekaan rangsang gerak Menggunakan kepekaan rangsang irama Menggunakan kepekaan rangsang visual.

Amerika. Amerika. Australia. Amerika. Australia. Australia. Amerika. Mendeskripsikan tari berpasanganyang berkembang di Indonesia dan salah satu wilayah mancanegara (Asia. Afrika. dan Eropa Mengelompokkan gerak tari berdasarkan genre di Indonesia. dan Eropa Mengapresiasi pertunjukan tari tunggal yang berkembang di Indonesia dan wilayah Asia. Australia. Australia. dan Eropa Melaksanakan iringan yang menjadi ciri khas iringan tari nasional dan dari salah satu wilayah mancanegara (Asia.2 2. 2. dan Eropa.1 7. Melakukan apresiasi tari tunggal nasional dan internasional (mancanegara) 5. dan Eropa). Afrika. Melakukan apresiasi tari berkelompok 7. Australia. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari berkelompok yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah Asia. Australia.4 4. Australia. Amerika. Mendeskripsikan tari tunggal yang berkembang di Indonesia dan wilayah Asia. Amerika. Australia. Afrika.2 5. Afrika. Australia. Menerapkantata rias dan tata busana tari nasional dan internasional (mancanegara) 4.2 6. Afrika.2 3. Afrika.Asia. Afrika. Afrika. Amerika. Australia. Australia. Mendeskripsikan tari berkelompokyang berkembang di Indonesia dan salah satu wilayah mancanegara (Asia. Afrika.3 3. Amerika. dan Eropa).1 3.STANDAR KOMPETENSI 2. Mendeskripsikan tata rias dan busana tari nasional dan tari dari wilayah Asia. dan Eropa. Afrika. Amerika.1 5.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan karakteristik keunikan gerak tari nasional dan yang berkembang di Asia. Amerika. Afrika. Amerika. dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari berpasangan yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah mancanegara (Asia. Australia.1 4. dan Eropa. Australia. dan Eropa Melaksanakantata rias dan busana yang mencirikan tari nasional dan tari dari wilayah Asia. Amerika.3 3. Afrika. Menerapkan gerak tari nasional dan internasional (mancanegara) 2.2 7. dan Eropa Mengklasifikasikan keunikan iringan tari berdasarkan genre yang berkembang di Indonesia dan Asia. Afrika.2 52 . Menjelaskan keunikan iringan tari Nasional dan salah satu wilayah dari Asia. dan Eropa). Afrika. Australia. Amerika. dan Eropa Melakukan gerakan tari yang menjadi ciri khas tari Nasional dan salah satu dari mancanegara (Asia. Afrika.1 6. Amerika. Amerika. dan Eropa Membandingkan keunikan iringan tari Nasional dan salah satu wilayah dari Asia. Melakukan apresiasi tari berpasangan nasional dan internasional (mancanegara) 6. Menerapkan iringan tari nasional dan internasional (mancanegara) 3.

dan Eropa) Mengapresiasi pertunjukan tari bercerita yang berkembang di Indonesia dan salah satu dari wilayah mancanegara (Asia. 8.3 13. Australia. Menyiapkan pertunjukan tari Melaksanakan pertunjukan Mengevaluasi pertunjukan Memanfaatkan multimedia.3 9. Melakukan ekspresi diri tari berpasangan 10. Melakukan ekspresi diri tari bercerita 12.3 12. Afrika. Melakukan ekspresi diri tari tunggal 9.1 9.3 10. Afrika atau Eropa. Melaksanakan pergelaran tari berbasis multimedia 13. Afrika.4 12.2 12. Amerika. Afrika atau Eropa.2 10. Afrika atau Eropa).3 11. Australia.4 11. Australia.2 9.1 11. Menyusun gagasan dalam bentuk tari berpasangan Melakukan eksplorasi geraktari berpasangan Melakukan improvisasi gerak tari berpasangan Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari berpasangan Nasional dan dari salah satu wilayah Asia.4 53 . dan Eropa).1 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan tari bercerita yang berkembang di Indonesia dan wilayah mancanegara (Asia.1 13. Menyusun gagasan dalam bentuk tari bercerita Melakukan eksplorasi geraktari bercerita Melakukan improvisasi gerak tari bercerita Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi bercerita nasional dan dari salah satu wilayah Asia. Amerika. Menyusun gagasan dalam bentuk tari tunggal Melakukan eksplorasi geraktari tunggal Melakukan improvisasi gerak tari tunggal Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi tunggal Indonesiadan dari salah satu wilayah mancanegara (Asia.1 10. Menyusun gagasan dalam bentuk tari berkelompok Melakukan eksplorasi geraktari tari berkelompok Melakukan improvisasi gerak tari tari berkelompok Menyusun ragam gerak dalam bentuk tari kreasi berkelompok nasional dan dari salah satu wilayah Asia. Melakukan ekspresi diri tari berkelompok 11. Australia.4 13. Amerika.4 10.2 9.1 12. Australia.2 13.2 11.STANDAR KOMPETENSI 8. Afrika atau Eropa. Melakukan apresiasi tari bercerita 8. Amerika. Amerika. Amerika. Australia.

1 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : SENI. KERAJINAN DAN PARIWISATA SENI PERTUNJUKKAN SENI KARAWITAN (094) A. dan pelog.3 1.1 3.1 1.4 2. Menerapkan cara membaca dan menulis notasi da mi na ti la 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menguasai titi laras da mi na ti la 1.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan titi laras Menyusun nada pada titi laras mutlak Menyusun nada pada titi laras relatif Membaca notasi pada laras salendro. Menerapkan Keselamatan. Membaca notasi karawitan sunda Membaca interval notasi karawitan sunda Mengidentifikasi tanda-tanda notasi karawitan sunda.3 3. 2.3 3.2 3. degung.2 2.2 1. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 54 .

Menabuh gamelan pelog salendro dalam gending dan sekar gending 1. Mempraktikkan teknik dasar tabuhan kemprangan Memainkan pola tabuhan kemprangan Memainkan ragam tabuhan salancar Memainkan ragam tabuhan rangkepan Mempraktikkan teknik dasar pola tabuhan gumek Memainkan pola-pola tabuhan gumek Memainkan pola tabuhan gumek dari mulai pangkat sampai madakeun.1 6.7 3.4 3.6 2. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu rerenggongan dengan pengolahan dinamika tabuhan Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu gede embat opat wilet dengan pengolahan dinamika tabuhan Memainkan gamelan dalam gending dan sekar gending bentuk lagu gede embat lalamba dengan pengolahan dinamika tabuhan.3 6.1 5. jejemplangan. 55 1.2 5.1 1.B.4 .3 3.2 6. Mempraktikkan teknik tiupan dan penjarian Mempraktikkan teknik ornamentasi pada lagu Menerapkan ornamentasi pada lagu Memainkan lagu dari mulai pangkat hingga madakeun (akhir).5 1.1 2. Menyanyikan sekar tembang 6.4 1.1 3. Memainkan suling 5.2 3.6 2.5 2.2 2. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 5.2 1.4 5. Mempraktikkan teknik pasieupan Mempraktikkan teknik pirigan panambih Memainkan teknik pirigan lagu kawih Memainkan pola aransemen lagu kawih. Menyanyikan lagu-lagu jalan pada jenis lagu rerenggongan Mempraktikkan teknik ornamentasi Menyanyikan lagu-lagu bawa sekar (bebas wirahma) Menyanyikan lagu-lagu pada embat opat wiletan. Menyanyikan lagu-lagu panambih Mempraktikkan teknik ornamentasi Menerapkan ornamentasi pada melodi lagu Menyanyikan lagu-lagu mamaos (wanda papantunan. Menabuh gamelan degung 2. Menyanyikan sekar kapasindenan 6.3 4.2 4.3 KOMPETENSI DASAR Mempraktikkan teknik dasar tabungan waditra gamelan Mempraktikkan motif tabuhan waditra gamelan Memainkan gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal).1 4.4 2. Memainkan kacapi 4. dedegungan dan rarancagan).3 2.4 4.

Memainkan ragam tepak kendang Memainkan ragam tepak kendang dalam gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal).3 11.1 14.3 14.1 10.2 14.3 9. Membuat gending atau sekar pada pola yang sudah baku Membuat gending atau sekar pada pola yang sudah baku dan mencari pola yang baru Membuat gending dengan pola-pola yang baru.3 10.2 8.1 11. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan ragam tepak kendang dalam gending dan sekar gending dengan pengolahan dinamika dalam embat sawilet.1 13.1 7.2 11. Menabuh gamelan kreasi 14.1 8. Melaksanakan kreativitas 56 . kesetan dan senggol dalam gending dan sekar gending bagian angkatan wirahma (awal). Mempraktikkan teknik dasar tabuhan gamelan Jawa dan Bali Mempraktikkan motif tabuhan gamelan Jawa dan Bali Memainkan gending gamelan Jawa dan Bali Memainkan gending gamelan Jawa dan Bali dengan pengolahan dinamika tabuhan.2 12.4 12.1 12.3 13. Menabuh gambang 7. Melaksanakan penataan pangung dan dekorasi Melaksanakan penataan suara (sound system) Melaksanakan penataan cahaya Menggunakan mike-up dan kostum.4 12.2 14. 9.2 7. Mempraktikkan teknik tabuhan gambang Mempraktikkan motif-motif tabuhan gambang Memainkan teknik iringan pada lagu. tataran wirahma (tengah) dan pungkasan wirahma (akhir) Memainkan ragam kesetan dan senggol dengan menggunakan reureus (ornamentasi). Menyanyikan sekar kawih wanda anyar 8.2 KOMPETENSI DASAR Mempraktikkan melodi lagu sesuai dengan notasi Menyanyikan lagu-lagu kawih gaya Mang Koko-an Menyanyikan lagu-lagu kawih gaya lainnya. Melaksanakan tata teknik pentas 11. Mempraktikkan teknik dasar permainan rebab Membawakan ragam keupeulan.3 8.3 11. Memainkan rebab 10. Menabuh gamelan daerah lain 13.1 9. dua wilet dan lalamba.STANDAR KOMPETENSI 7. Memainkan gending kreasi gaya mang koko-an Memainkan gending kreasi gaya lain.2 10. Menabuh kendang 9. kering.

Menjelaskan jenis-jenis wayang Menjelaskan fungsi wayang.3 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 57 .1 3.2 1.1 1.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan wayang pada jaman prasejarah Menjelaskan wayang pada jaman Hindu Menjelaskan wayang pada jaman Islam Menjelaskan wayang pada jaman kerajaan.3 5. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 2.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Menggunakan teknik cepengan Menggunakan teknik tancepan Menggunakan teknik bedholan.2 5.2 3.2 3.3 1.2 5.4 5. KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : SENI PEDALANGAN (095) A.1 4. Menerapkan Keselamatan. Menggunakan basa krama Menggunakan dasanama.4 2. Memahami jenis dan fungsi wayang 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. 2. Menerapkan tehnik gerak wayang 4.1 5. Menerapkan unggah-ungguh basa pedalangan 5. Mendeskripsikan sejarah wayang 1.

Memahami sastra pedalangan 7. Menggunakan teknik sanggit Menggunakan sanggit janturan Menggunakan sanggit pocapan Menggunakan sanggit swaka Menggunakan sanggit ginem Menggunakan sanggit lakon.5 2.3 5.1 4.5 4. Memahami basa Jawa Kawi 8. Menerapkan teknik tata pentas pedalangan 4.3 8.2 3.4 4.2 8.2 5.5 8. Menjelaskan unsur-unsur tata pentas pedalangan Menjelaskan perangkat-perangkat tata pentas pedalangan Melaksanakan teknik tata pentas pedalangan.4 6. wanda dan bentuk.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan warna wayang Menjelaskan bentuk wayang Menjelaskan wanda wayang Menjelaskan karakter wayang Menjelaskan karakter wayang berdasarkan warna.3 1.B. ginem dan lakon.1 6.1 5. pocapan.2 8. tanceban dan bedholan Memperagakan teknik cepengan. Menerapkan tehnik gerak wayang 58 .1 3.1 7.1 9. Menjelaskan struktur bentuk tembang Menjelaskan arti kata dalam tembang Menjelaskan arti kalimat dalam sulukan Memilih kalimat dalam kakawin. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 8.1 1. tanceban dan bedholan.2 1. Menerapkan teknik sanggit 9. Memahami silsilah tokoh wayang 3. Menerapkan dramaturgi pedalangan 5.3 4.6 8.7 5.4 8.5 7. Menjelaskan kosa kata dalam bahasa Jawa Kawi Menjelaskan sesanti atau wasita adi. 2.7 9.2 2. swaka.3 4.3 3.6 4. Memahami karakter wayang 1. Menjelaskan karya sastra tulis zaman kuno Menjelaskan karya sastra tulis zaman pertengahan Menjelaskan karya sastra tulis zaman baru Menjelaskan karya sastra lisan Menjelaskan bentuk geguritan.1 2.4 6.3 6. Menjelaskan retorika pedalangan Mendeskripsikan dramaturgi pedalangan Mendeskripsikan kalimat dalam antawecana wayang Menjelaskan dramatika adegan kraton Menjelaskan dramatika konflik Melaksanakan dialog wejangan Melaksanakan ulon wayang.2 4. Memperagakan teknik sanggit janturan.4 1.2 6. Menjelaskan teknik cepengan. Menjelaskan sumber cerita pedalangan Menjelaskan silsilah tokoh-tokoh wayang Mengidentifikasikan tokoh-tokoh wayang berdasarkan sumber cerita dan silsilah. Menerapkan bahasa tembang 6.

3 12.1 10.1 11.1 12. Menerapkan ragam gerak wayang 10.2 13. gecul.3 10.5 10. Membuat konsep garap wayang padat Menampilkan wayang padat lakon Resaseputra.3 14. Menerapkan macam-macam gendhing iringan pedalangan 12.3 11. Mendeskripsikan wayang padat Menjelaskan struktur adegan wayang padat lakon Resaseputra Menjelaskan alur cerita wayang padat lakon Resaseputra. alusan.2 15. Menerapkan wayang Jangkep 59 .4 14. Menerapkan teknik keprakan dan dhodhogan 14.5 13.5 15. Menerapkan titilaras 11.4 10. Mendeskripsikan wayang jangkep Mengidentifikasi struktur adegan wayang jangkep lakon Resaseputra Menjelaskan alur cerita wayang jangkep lakon Resaseputra.5 11.6 12.STANDAR KOMPETENSI 10.4 11.1 13.4 13. kewan dan raseksa Mendeskripsikan ragam gerak perang senjata Memperagakan ragam gerak wayang tunggal dan ragam gerak wayang berpasangan Memperagakan kelompok ragam gerak dalam adegan sesuai jenis wayang.6 14.1 15.2 11. 13. Menerapkan wayang padat 15.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan ragam gerak wayang tunggal Mendeskripsikan ragam gerak wayang berpasangan Mendeskripsikan ragam gerak wayang gagahan. Menjelaskan jenis-jenis keprakan Menjelaskan fungsi keprakan Memperagakan teknik keprakan Menjelaskan jenis-jenis dhodhogan Menjelaskan fungsi dhodhogan Memperagakan teknik dhodhogan.3 13. Mengungkapkan notasi secara lisan dan tulisan Menjelaskan greget saut Mendeskripsikan macam-macam sendhon dan kombangan dalam laras slendro.2 10. patet wolu.4 15. patet serang Memperagakan sendhon dan pelungan Memperagakan kombangan dalam gendhing krucilan dan ayak Memperagakan sulukan gaya lain. Menjelaskan peran dan fungsi gendhing dalam pedalangan Menjelaskan struktur bentuk gendhing pedalangan Menggunakan jenis-jenis gendhing dalam pedalangan Menggunakan bentuk sajian gendhing-gendhing iringan pedalangan.4 13.6 11.2 12.2 14.1 14. patet sanga.3 15. Membuat konsep garap wayang Jangkep Menampilkan wayang jangkep lakon Resaseputra.

1 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.2 2.1 2. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 5.2 3.4 Mengidentifikasi fungsi bagian-bagian tubuh Melaksanakan gerak dasar tari Melaksanakan dasar-dasar pantomim Melaksanakan dasar-dasar pencak silat. Menerapkan dasar teknik tata pentas 5.2 1.2 5.7 4.3 3.6 3. Menerapkan dasar olah suara 3. Menerapkan dramaturgi 4. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 60 . KERAJINAN DAN PARIWISATA : SENI PERTUNJUKAN : SENI TEATER (096) 2.3 3. Mendeskripsikan anatomi produksi suara Melakukan olah pernafasan Melakukan olah suara.4 3.1 5. Menjelaskan teknik tata pentas Menggunakan teknik tata pentas.1 3. : SENI.4 2. Menerapkan dasar olah tubuh KOMPETENSI DASAR 1.3 5.3 1. Menerapkan Keselamatan.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A.5 3. Mendeskripsikan ikhtisar sejarah lakon Menjelaskan bentuk-bentuk teater Menjelaskan konflik dalam drama Menjelaskan bahan pokok penulisan naskah Menjelaskan bentuk-bentuk lakon Menjelaskan penyutradaraan Mendemonstrasikan konstruksi dramaturgi.1 1.

Membuat konsep garap pementasan drama panjang 11.3 10. Menjelaskan karakter tokoh dalam drama panjang Membedakan karakter tokoh dalam drama panjang.2 12.1 12. Memerankan tokoh dalam drama pendek sesuai dengan karakter 7.4 11.2 7. Mendeskripsikan struktur dramatik lakon Menjelaskan bentuk dan gaya lakon drama pendek Menjelaskan periodisasi lakon drama pendek Menjelaskan lakon drama pendek.2 5.2 2. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.3 6.1 6.2 10. Menjelaskan bentuk-bentuk panggung Menjelaskan alat dan bahan dekorasi Merancang tata panggung Menjelaskan konsep dan gaya pementasan Menggambar rancangan set dekorasi 61 2. Melaksanakan tata panggung dan dekorasi . Menjelaskan kata dalam dialog tokoh drama pendek Menjelaskan kalimat yang terdapat dalam dialog tokoh drama pendek Melakukan teknik membaca lakon. Membuat konsep garap pementasan drama pendek 5.1 3.4 3.2 4.2 1. Menerapkan teknik pemeranan 1. Pembacaan lakon drama pendek 6. Menjelaskan struktur dramatik lakon drama panjang Menjelaskan bentuk dan gaya lakon drama panjang Menjelaskan periodisasi lakon drama panjang Menjelaskan lakon drama panjang. Menjelaskan teknik pemeranan Memainkan drama pendek.1 9.3 10.1 8. Menganalisis karakter tokoh dalam drama panjang 9.B. Menjelaskan teknik pemeranan drama pendek Membuat rancangan tata artistik drama pendek Membuat rancangan bloking dan moving drama pendek Membuat rencana anggaran pentas drama pendek.3 7.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan dasar-dasar pemeranan Melaksanakan pemeranan Melaksanakan improvisasi tunggal Melaksanakan fragmen Mendongeng. Memerankan tokoh drama panjang sesuai dengan karakter 12.4 5. Memahami lakon drama panjang 8.4 12.2 4. Menjelaskan teknik pemeranan drama panjang Membuat rancangan tata artistik drama panjang Membuat rancangan bloking dan moving drama panjang Membuat rencana anggaran pentas drama panjang.1 4. Menjelaskan teknik pemeranan drama panjang Memainkan drama panjang.3 2.2 9.1 11.5 2.3 4.1 7. Menjelaskan kata dalam dialog tokoh drama panjang Mendeskripsikan kalimat dalam dialog tokoh drama panjang Melakukan teknik membaca lakon drama panjang.2 12.3 1.4 1.1 5.1 1.4 8.1 10. Memahami lakon drama pendek 3. Menjelaskan karakter tokoh dalam drama pendek Membedakan karakter tokoh dalam drama pendek. Menerapkan pembacaan lakon drama panjang 10.3 12.2 7.2 9.1 2. Memahami karakter tokoh dalam drama pendek 4.

3 15. Menjelaskan macam-macam peralatan tata suara.1 13. Menjelaskan jenis lampu panggung dan perlengkapanya Merancang tata cahaya Melaksanakan penataan cahaya.4 KOMPETENSI DASAR Membuat maket.1 16.1 14.3 16.2 14.6 13. Menjelaskan macam-macam tata busana pentas.2 15.2 16.STANDAR KOMPETENSI 12.3 15. 14.1 15. peralatan dan bahan Menjelaskan karakter wajah Merancang tata rias Melaksanakan penataan rias. Melaksanakan penanganan tata cahaya 15. Melaksanakan penanganan tata suara 13. Menjelaskan jenis-jenis tata rias. Melaksanakan penanganan tata busana 62 .4 16. peralatan dan bahannya Menjelaskan periodesasi tata busana pentas Merancang tata busana pentas Membuat busana pentas. Merancang konsep tata suara Melaksanakan penataan tata suara.2 13. Melaksanakan penanganan tata rias 16.3 14.

1 2.1 2.4 2.2 3.1 4. Menangani konflik konsumen 5. Melakukan komunikasi melalui telepon 3.2 5.1 1.2 4. KERAJINAN DAN PARIWISATA : PARIWISATA : 1. AKOMODASI PERHOTELAN (098) A.3 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. Melaksanakan pekerjaan dalam lingkungan sosial yang berbeda 3.1 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1. Membuat jurnal keuangan Melakukan penyesuaian rekening. Mengidentifikasi situasi konflik Memberikan solusi/pemecahan situasi konflik Menanggapi keluhan konsumen.4 4.1 5. Memutakhirkan informasi industri pariwisata KOMPETENSI KEJURUAN B.1 3.3 5.2 Menjelaskan informasi tentang daerah setempat (lokal) Memperbaharui informasi tentang daerah setempat (lokal). Usaha Perjalanan Wisata (097) STANDAR KOMPETENSI 1. Membuat laporan keuangan 63 2.2 1. Memperbaharui informasi tentang daerah setempat (lokal) KOMPETENSI DASAR 1.2 3.1 4. Melakukan prosedur administrasi 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Menyediakan informasi dan saran mengenai daerah tujuan wisata 5. Melaksanakan kerjasama dengan kolega dan pelanggan 2.1 5. 1. Menerapkan Keselamatan.2 5. Memproses dokumen kantor Memelihara sistem data.2 3. USAHA PERJALANAN WISATA (097) 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4.3 1.2 4. Mengidentifikasi informasi tentang industri pariwisata Memutakhirkan pengetahuan industri pariwisata. Melaksanakan komunikasi dengan kolega dan pelanggan dari latar belakang yang berbeda Menangani kesalahpahaman antar budaya.2 Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan kepada kolega dan pelanggan Menjaga standar penampilan diri Bekerjasama dalam satu tim.3 . Menjawab panggilan telepon/faximile yang masuk Melakukan panggilan telepon. Menyusun laporan keuangan 2.1 3. Menjelaskan informasi tentang daerah tujuan wisata Menyajikan informasi dan saran tentang daerah tujuan wisata.

Menerbitkan tiket penerbangan domestik 9.3 Memberikan saran tentang pengetahuan produk wisata.1 Mengumpulkan informasi umum bagi pramuwisata 15. Menyiapkan bantuan kedatangan dan keberangkatan 64 . susila dan persyaratan keselamatan pramuwisata 16.2 Memutakhirkan informasi umum bagi pramuwisata.STANDAR KOMPETENSI 6.1 Menerapkan hukum.3 Memproses dokumen perjalanan udara internasional.1 Menginterpretasikan informasi tiket penerbangan domestik 8.3 Melakukan komunikasi CRS. Mengemas produk dan jasa pariwisata 14.1 KOMPETENSI DASAR Menerima permintaan reservasi / permintaan tempat jasa penerbangan udara 6.2 Melaksanakan transfer keberangkatan untuk wisatawan rombongan atau perorangan. 14.3 Memutakhirkan penawaran harga paket wisata. Mengoperasikan sistem reservasi komputer 8. Menginterpretasikan informasi produk wisata 13.1 Menggunakan informasi Sistem Reservasi Komputer (CRS) 7. 10.2 Memproses dokumen perjalanan.1 Mengidentifikasi keperluan pemesanan jasa-jasa pemasok 11.1 Menghitung biaya produk dan jasa wisata 14. 15.2 Menterjemahkan informasi produk wisata 12. 11.2 Memproses reservasi melalui Computerized Reservation System (CRS) 7. 16. 8. 9. 7. 7.3 Memberikan saran kepada orang lain tentang reservasi secara rinci.1 Mencari informasi produk dan jasa pariwisata 13. Memproses dokumen perjalanan selain dokumen perjalanan udara 11.2 Menghitung tarif penerbangan internasional 9. Mengkoordinasikan jasa-jasa pemasok 12. Memutakhirkan informasi umum bagi pramuwisata 16.3 Memproses dokumen perjalanan udara domestik.4 Melakukan finalisasi pemesanan. Melaksanakan tugas kepramuwisataan 17.1 Menginterpretasikan informasi tarif penerbangan internasional 9.2 Memutakhirkan data reservasi (up-date data) 6. Memproses reservasi jasa penerbangan udara 6. 12.1 Melaksanakan transfer kedatangan untuk wisatawan rombongan atau perorangan 17.2 Memintakan (pemesanan jasa) layanan wisata 11.2 Menghitung tarif penerbangan domestik dan rutenya 8.2 Memberikan penawaran harga paket wisata kepada pelanggan 14. 17.2 Meningkatkan penguasaan pengetahuan dan keterampilan kepramuwisataan.3 Memproses permintaan konfirmasi layanan 11. Menerbitkan tiket penerbangan internasional (normal dan promosi) 10.2 Mengemas produk jasa perjalanan wisata. Menyiapkan penawaran harga paket wisata 15.1 Menginterpretasikan informasi yang diperlukan dalam memproses dokumen perjalanan 10.1 Mengakses informasi produk wisata 12. 13.

Melakukan komunikasi melalui telepon 2.4 Menyimpan peralatan pembersih dan bahan kimia.1 Mengisi jurnal keuangan 5. 4.1 Melayani penanganan kedatangan dan keberangkatan tamu 2. 10.2 Membersihkan dan merapikan kamar 10.1 Menjelaskan sistem reservasi 3.3 Mengelola sistem dokumen.2 Melayani penanganan barang-barang bawaan tamu 2.1 Menjawab panggilan telepon/ faximile yang masuk 1.4 Membuat catatan dan laporan front office.2 Menyajikan komentar pemanduan kepada wisatawan. 9. Memproses transaksi keuangan 7.1 Merencanakan kegiatan wisata 18.2 Memindahkan keuntungan dari register/terminal.2 Menata peralatan 8. Akomodasi Perhotelan (098) STANDAR KOMPETENSI 1. Memproses reservasi 4.3 Mengorganisir keberangkatan tamu 4.4 Memberikan informasi dan bantuan umum 18.3 Mengelola rencana perjalanan wisata 18.2 Memproses pemesanan ruang rapat/ seminar 9. Membersihkan lokasi/area dan peralatan 9.2 Menyesuaikan rekening.4 Menata dengan rinci ruang rapat/ seminar.3 Membersihkan area yang kering dan basah 8.3 Melayani permintaan konsumen 9.2 Menyambut dan mendaftarkan tamu 4. Menyediakan layanan akomodasi reception 5.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ruang rapat/seminar 9. 19.1 Menata perlengkapan dan trolley 10.3 Merespon permintaan atas layanan bell-desk. 6.5 Mengatasi peristiwa yang tidak diharapkan. 19.1 Mengidentifikasi peralatan sesuai dengan area/lokasi 8. Menyiapkan kamar untuk tamu 65 . 3. 5.3 Memperbaharui reservasi 3. Mengelola perjalanan wisata KOMPETENSI DASAR 18. Mempresentasikan komentar pemanduan wisata C. 8.4 Memberi saran tentang rincian reservasi.1 Memproses tanda terima pembayaran 6.1 Memproses dokumen kantor 7.1 Menguraikan tata cara mendaftarkan tamu 4. 3.2 Menerima dan mencatat permintaan reservasi 3.2 Memberikan penjelasan singkat kepada wisatawan 18.STANDAR KOMPETENSI 18. Menyediakan layanan ruang rapat/seminar (function room) 10.2 Melakukan panggilan telepon.2 Membuat draft sederhana korespondensi 7.1 Menyiapkan informasi pemanduan untuk disampaikan kepada pelanggan / wisatawan 19. 7. 2.3 Merapikan trolley serta perlengkapan. Menyediakan layanan porter KOMPETENSI DASAR 1. Memelihara catatan keuangan 6. Melaksanakan prosedur klerikal 8.

STANDAR KOMPETENSI 11. Melayani jasa valet 12. Melayani penanganan linen dan pakaian tamu 11.1 13.2 KOMPETENSI DASAR Menangani permintaan atas layanan housekeeping Memberi saran tamu mengenai perlengkapan housekeeping.3 12. Memproses pencucian linen Menata penyimpanan linen Memproses pencucian.2 13.3 66 . pakaian tamu Mengemas dan menyimpan cucian tamu. Menampilkan standar valet profesional Tanggung jawab atas harta/barang-barang tamu Mengatur layanan untuk tamu. Menyediakan layanan housekeeping untuk tamu 12.1 11.4 13.2 12. 13.1 12.

6 3. dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur pembersihan area kerja Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.5 2.6 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan.1 3.2 1.4 1.3 2. kesehatan kerja (K3).KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA BOGA : 1.2 2. kolega dan pelanggan Melakukan komunikasi dan kerjasama dalam tim atau kelompok Melakukan komunikasi dalam lingkungan yang berbeda Memberikan pelayanan untuk tamu Menjaga standar penampilan personal. PATISERI (100) A. Menerapkan keselamatan. 3.5 3. Melakukan komunikasi dalam pelayanan jasa 2.1 1.5 2. Menjelaskan prinsip-prinsip berkomunikasi Memilih cara berkomunikasi dengan teman kerja. Melakukan persiapan pengolahan 67 .3 3. JASA BOGA (099) 2. Menunjukkan alur kerja persiapan pengolahan Mengorganisir persiapan pengolahan Melakukan persiapan dasar pengolahan makanan Menggunakan metode dasar memasak Membuat potongan sayuran Membuat garnish dan lipatan daun.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.3 1.4 3. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 3. kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi 1.4 2.1 2.

3 4.2 5.7 3.4 1.2 4. Menjelaskan sistem usaha jasa boga Merencanakan usaha jasa boga berdasarkan menu Menghitung kalkulasi harga Menyiapkan makanan untuk buffee Mengorganisir operasi makanan dalam jumlah besar Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan.7 2. Menjelaskan aturan makan atau diet Mengidentifikasi kebutuhan gizi Membuat rencana menu sesuai kebutuhan gizi Menghitung kandungan gizi bahan makanan Mengevaluasi menu dan makanan yang diolah.3 3.5 6.5 4.3 2.2 3.4 2.5 1. Menjelaskan ruang lingkup pelayanan makanan dan minuman Mengoperasikan peralatan layanan makanan dan minuman Menyediakan layanan makanan dan minuman di restoran Menyediakan room service Membuat minuman non alkohol.4 3. KOMPETENSI KEJURUAN 1. soup dan sauce Mengolah cold dan hot appetizer atau salad Mengolah sandwich dan hidangan dari sayuran Mengolah hidangan berbahan terigu Mengolah hidangan dari telur.1 3.B.1 2.5 5. 6.1 6.3 6. unggas.4 6.2 6. Menjelaskan jenis – jenis kesempatan khusus Merencanakan menu kesempatan khusus Mengoperasikan peralatan pengolahan makanan Melakukan pengolahan makanan sesuai menu Menyajikan makanan menu khusus. 2. Melakukan perencanaan hidangan harian untuk meningkatkan kesehatan 5.1 1.6 1. daging dan seafood Mengoperasikan alat pengolahan makanan.5 2.3 1.6 2. Menjelaskan prinsip pengolahan makanan Indonesia Mengolah salad (gado-gado. rujak) Mengolah sup dan soto Mengolah hidangan nasi dan mie Mengolah hidangan sate atau jenis makanan yang dipanggang Mengolah hidangan Indonesia dari unggas.3 5.4 4. melakukan pengolahan makanan untuk kesempatan khusus.6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan prinsip pengolahan makanan kontinental Mengolah stock.1 5. daging dan seafood Menggunakan peralatan pengolahan makanan.4 5.5 6.2 1.1 4. Jasa Boga (099) STANDAR KOMPETENSI 1. urap. Mengolah makanan kontinental 1.2 2. Melayani makan dan minum 4. Melakukan pengelolaan usaha jasa boga 68 . Mengolah makanan Indonesia 3.

5 4.5 5.2 4. gateaux.4 3.2 1.2 6.3 2.1 2. Membuat produk roti dan kue untuk diet khusus 5.1 6.2 2.2 5.1 Mendeskripsikan pengertian kue Indonesia Membuat kue Indonesia dari serealia dan macam-macam tepung Membuat kue Indonesia dari umbi.5 4.7 5.7 3. Menguraikan pengertian kue kontinental Membuat bahan pengisi dan bahan penutup kue dari butter cream. Patiseri (100) STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 1.6 2.5 1. pastry kontinental. Melakukan pelayanan makanan dan minuman 6. royal icing dan coklat Membuat cake.2 3. Mendeskripsikan pengelolaan usaha produk patiseri 69 1.1 5.7 6.umbian dan kacangkacangan Membuat kue Indonesia dari agar.5 2. Mengolah kue pastry kontinental 3.3 6. dan torten Membuat produk kue patiseri dari adonan cair Membuat produk kue patiseri dari adonan padat Menggunakan peralatan untuk pengolahan kue continental Menata dan menyajikan aneka kue.3 3.3 4. Membuat hidangan penutup 7.6 5.4 7.1 3.agar Membuat kue Indonesia dari adonan beragi Menggunakan peralatan untuk mengolah kue Indonesia Menata dan menyajikan kue Indonesia.3 1. Mengolah kue Indonesia 2. Mendeskripsikan coklat dan permen coklat Membuat produk dari coklat dan permen coklat Melapisi kue pastry dan permen dengan coklat Menggunakan peralatan untuk mengolah coklat dan permen coklat Menata dan menyajikan produk kue pastry berlapis coklat.4 1.2. Menyiapkan coklat dan permen coklat 4.6 4. Mendeskripsikan defenisi hidangan penutup Membuat hidangan penutup panas dan dingin Menggunakan peralatan untuk membuat hidangan penutup Menata dan menyajikan aneka hidangan penutup panas dan dingin.1 1.3 5.4 4.1 4.6 1. Mendeskripsikan pelayanan makanan dan minuman Membuat aneka lipatan serbet Membuat aneka bentuk rangkaian bunga Memberikan layanan makan dan minum Melakukan pelayanan room service sesuai prosedur Menyajikan minuman non alkohol Menggunakan peralatan untuk pelayanan makanan dan minuman. Menguraikan pengertian diet khusus Membuat produk kue dan saus rendah lemak Membuat produk kue dan saus rendah kalori Membuat produk kue dan saus rendah gula Membuat produk kue dan saus rendah protein Menggunakan peralatan untuk mengolah diet khusus Menata dan menyajikan produk kue dan saus untuk diet khusus.7 2. Melakukan Pengelolaan usaha produk .4 2.4 5.

3 7.6 7.4 7.5 7. 70 .2 7.STANDAR KOMPETENSI patiseri 7.7 KOMPETENSI DASAR Merencanakan pengelolan usaha patiseri Melakukan penyimpanan barang persedian Menyediakan penghubung antara dapur dan area pelayanan di coffe shop Mengelola usaha kue dan roti (coffee shop) Menggunakan peralatan untuk pengelolaan usaha produk patiseri Mengemas bahan makanan yang telah disiapkan.

Mendeskripsikan produk kosmetik kecantikan kulit Membedakan fungsi berbagai produk kecantikan kulit. Memahami kosmetika kecantikan 5. KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA KECANTIKAN : 1. Menjelaskan prinsip berkomunikasi di tempat kerja Memilih cara berkomunikasi dengan kolega dan pelanggan Menjaga standar penampilan personal Melakukan kerja sama dalam tim.3 1. kesehatan kerja (K3). 3. Memahami komunikasi dalam pelayanan jasa 2.1 1.1 4. Menerapkan keselamatan.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI.2 1.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan.1 3.2 2. KECANTIKAN KULIT (101) 2. Menjelaskan prinsip-prinsip SPA Mengklasifikasi esensial oil Menggunakan peralatan SPA Menggolongkan jenis-jenis SPA. dan hygiene sanitasi Melaksanakan prosedur K3 dan hygiene sanitasi Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 5. Memahami anatomi dan fisiologi 4.4 2.3 2.2 3.2 5. Memahami SPA 71 . Menjelaskan struktur dan fungsi kulit Mengklasifikasikan kelainan-kelainan kulit Menjelaskan anatomi dan fisiologi saluran peredaran darah.1 5. jaringan otot dan saluran sketsal.1 2.4 3. kesehatan kerja (K3) dan hygiene sanitasi 1. KECANTIKAN RAMBUT (102) A.3 4.3 5.

Melakukan perawatan kulit wajah tidak bermasalah 1.1 5. Melakukan rias wajah geriatri 9. Melakukan rias wajah sehari.2 4. 2. Kecantikan Kulit (101) STANDAR KOMPETENSI 1.1 1. Melakukan pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki (depilasi) 11.3 72 .2 Menjelaskan tat arias wajah korektif Menjelaskan tentang warna. Mengidentifikasi kelainan-kelainan kulit wajah Melaksanakan perawatan kulit wajah bermasalah secara manual. 10.1 12. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 4.1 10. Menjelaskan cara perawatan kulit kepala dan rambut secara kering Melaksanakan perawatan kulit kepala dan rambut secara kering. kuku dan mewranai kuku.B. Melakukan rias wajah panggung 8. 2 Melaksanakan rias wajah panggung.2 5. Melakukan perawatan kulit wajah berjerawat/berkomedo dengan teknologi 11.2 11.1 7.hari 3. 6.2 7. Mengidentifikasi kelainan kulit berpigmen Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah berpigen Melaksanakan perawatan kulit wajah berpigmentasi dengan teknologi. Menjelaskan teknik merawat kaki dan mewarnai kuku Melaksanakan perawatan kaki. Melakukan perawatan kulit wajah bermasalah secara manual 7.2 12. 2 Melaksanakan rias wajah geriatri. Melakukan perawatan kaki dan mewarnai kuku 5. Melakukan perawatan kulit kepala secara kering (dry scalp treatment) 2. 9. Melakukan perawatan tangan dan mewarnai kuku 4.1 6.3 12.1 3. Melakukan perawatan kulit wajah berpigmentasi dengan teknologi 12.kuku dan mewarnai kuku.1 11. 10.2 8.2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik perawatan kulit wajah Melakukan perawatan kulit wajah tidak bermasalah.1 2. Memahami teknik merawat tangan dan mewarnai kuku Melaksanakan perawatan tangan. Mengidentifikasi kelainan kulit berjerawat Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah berminyak Melakukan perawatan kulit berjerawat. 1 Menjelaskan teknik merias wajah geriatri 8.2 3.2 Mengidentifikasi bagian badan yang akan diangkat bulunya Melaksanakan pengangkatan bulu yang tidak dikehendaki (depilasi) dengan teknik waxing/trading. Melakukan rias wajah cikatri 6. 1 Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah panggung 9. Mengidentifikasi kelainan-kelainan kulit wajah rias wajah cikatri Melaksanakan rias wajah cikatri.

5 2.3 16.3 1.2 4. Melakukan pengeringan rambut dengan alat pengering 4. Merawat badan secara tradisional dan modern KOMPETENSI DASAR Membedakan jenis-jenis rambut Menentukan jenis sampo Menjelaskan cara-cara pencucian rambut Menjelaskan teknik mencuci rambut Melaksanakan pencucian rambut. Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah foto/tv/film Menjelaskan teknik rias wajah foto/tv/film Melaksanakan rias wajah foto. Menjelaskan prinsip-prinsip rias wajah karakter Menjelaskan teknik rias wajah karakter Melaksanakan rias wajah karakter.1 13.1 3. Mengindentifikasi kelainan kulit yang menua Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah dehidrasi Melaksanakan perawatan kulit menua (aging skin) dengan teknologi.3 17. Membedakan jenis perawatan rambut Menjelaskan dasar-dasar perawatan kulit kepala dan rambut Menjelaskan teknik merawat kulit kepala dan rambut Merawat kulit kepala dan rambut.3 14.1 14. Merawat kulit wajah menua dengan teknologi 14.5 2. Kecantikan Rambut (102) STANDAR KOMPETENSI 1.STANDAR KOMPETENSI 13.4 17. Melakukan pangkas rambut .1 16.1 4.3 2.3 4. Melakukan perawatan kulit wajah dehidrasi dengan teknologi 13.2 2. Merias wajah karakter 17.1 2.2 15.2 16.4 1.4 3.2 17.3 17.1 17. Mengidentifikasi tipe bentuk badan Menjelaskan teknik pengoperasian peralatan perawatan badan Mengoperasikan peralatan perawatan badan Melaksanakan perawatan badan secara tradisional Melaksanakan perawatan badan secara modern. Mengidentifikasi alat-alat pemangkasan rambut Menjelaskan teknik-teknik pemangkasan rambut Melakukan pemangkasan rambut sesuai dengan karakter. 16.2 3.1 15.2 1. Melakukan cuci rambut 1.3 15. 73 2.2 13.1 1. Merias wajah foto/tv/film 15. Melakukan perawatan kulit kepala dan rambut 3.2 14.3 KOMPETENSI DASAR Mengindentifikasi kelainan kulit dehidrasi Mengoperasikan peralatan perawatan kulit wajah dehidrasi Melaksanakan perawatan kulit dehidrasi dengan teknollogi. Mengidentifikasi alat-alat untuk mengeringkan rambut Menjelaskan teknik-teknik mengeringkan rambut sesuai dengan alat yang digunakan Melakukan pengeringan rambut.

2 Melakukan pratata sesuai dengan disain penataan yang akan dibuat.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan teknik penataan rambut sesuai dengan alat yang digunakan 5.1 Menjelaskan desain penataan sanggul 9.2 Mengidentifikasi alat untuk membentuk hair piece 7.1 Menjelaskan teknik-teknik dan desain pewarnaan rambut 12. 11.1.1 Menjelaskan teknik –teknik pengeritingan rambut 6.1 Memahami bentuk-bentuk desain hair piece 7. 9.2 Mengidentifikasi pralatan penataan sanggul (up style) 9.2 Mengidentifikasikan peralatan untuk penataan sanggul daerah 10. 13.3 Melakukan pewarnaan rambut sesuai karakter.4 Merawat hair piece. 14.3 Melakukan penataan sanggul daerah. 6. Melakukan penataan sanggul (up style) 10. Melakukan smoothing rambut 14.1 Menjelaskan desain penataan rambut (styling) 8.2 Mengidentifikasi alat-alat pengeritingan rambut 6.2 Menjelaskan teknik rebounding pada pelurusan rambut Melakukan pelurusan rambut (rebounding).3 Melakukan penataan sanggul (up style) sesuai dengan karakter. Melakukan penataan sanggul daerah 11.2 Mengidentifikasi peralatan pemangkasan rambut dengan teknik barber 11.STANDAR KOMPETENSI 5. Melakukan pewarnaan rambut 13.4 Membentuk (shaving) kumis dan jenggot.1 Menjelaskan jenis dan desain sanggul . Melakukan pangkas rambut dengan teknik barber 12. 6. 10.sanggul daerah 10. 7.3 Melakukan penataan rambut (styling) sesuai karakter. Melakukan penataan rambut 5. Melakukan rebounding rambut 74 . Membuat hair piece 8.2.3 Membentuk hair piece sesuai desain 7.1 14. 8. Melakukan penataan rambut (styling) 9. 12. Melakukan pengeritingan rambut 7. Melakukan pelurusan rambut (smooting).3 Melaksanakan pemangkasan rambut pria sesuai karakter 11.3 Melakukan pengeritingan rambut sesuai dengan karakter.1 Menjelaskan teknik pemangkasan model rambut pria 11.2 Melakukan tes kepekaan kulit 12.2 Mengidentifikasi peralatan penataan rambut (styling) 8. Menjelaskan teknik smoothing pada peluruskan rambut 13.

Melakukan komunikasi di tempat kerja Memberikan bantuan untuk pelanggan internal dan eksternal Bekerja dalam satu tim.1 3. Mengidentifikasi jenis-jenis alat jahit Mengoperasikan mesin dan menguji kinerjanya Memperbaiki kerusakan kecil pada mesin Memelihara mesin. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 2. Melaksanakan layanan secara prima kepada pelanggan (customer care) 75 .3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.4 3.2 2. Melaksanakan pemeliharaan kecil 3.1 1.3 1.2 3.1 2.2 1.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : SENI. KERAJINAN DAN PARIWISATA : TATA BUSANA : BUSANA BUTIK (103) A. 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.3 2. Menerapkan Keselamatan.

Membuat Hiasan pada busana (Embroidery) 9.2 9.2 7. Mengelompokkan macam-macam busana anak Memotong bahan Menjahit busana anak Menyelesaian busana bayi dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan. Menguraikan macam-macam teknik pembuatan pola (teknik konstruksi dan teknik drapping) Membuat pola.2 3. Memilih bahan baku busana 8.1 5.4 9. Membuat busana pria 5. Memeriksa kualitas bahan utama Memeriksa kualitas bahan pelengkap Memeriksa mutu pola Memeriksa mutu potong Memeriksa hasil jahitan.1 2.5 6. Mengklasifikasikan macam-macam busana bayi Memotong bahan Menjahit busana bayi Menyelesaikan busana bayi dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.6 4.2 3.3 1.3 9. Mengawasi mutu busana 76 .5 3.B. Mengidentifikasi jenis bahan utama dan bahan pelapis Mengindentifikasi pemeliharaan bahan tekstil Menentukan bahan pelengkap.3 4.3 3.4 4. Menggambar busana (fashion drawing) 1.6 7.4 5.2 9.5 5.6 5.2 5.5 KOMPETENSI DASAR Memahami bentuk bagian-bagian busana Mendiskripsikan bentuk proporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia Menerapkan teknik pembuatan desain busana Penyelesaian pembuatan gambar.2 6.1 1.2 4.1 6.6 6.4 2. Membuat busana wanita 4. Mengindentifikasi hiasan busana Membuat hiasan pada kain atau busana.1 9. Mengelompokkan macam-macam busana wanita Memotong bahan Menjahit busana wanita Menyelesaikan busana wanitadengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan. Mengelompokkan macam-macam busana pria Memotong bahan Menjahit busana pria Penyelesaian busana pria dengan jahitan tangan Menghitung harga jual Melakukan pengepresan.1 8.5 4.3 8. Membuat busana bayi 7.2 1.3 5.4 6.1 4. Membuat pola (Pattern Making) 3. 2.1 3.3 6. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Membuat busana anak 6.1 7.4 3.

2 3.6 1. Mengoperasikan alat dan mesin produksi tanaman 4.4 4. misalnya budaya. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Mengidentifikasi tanaman dan pertumbuhannya 1.3 1.5 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan pekerjaan sesuai dengan SOP Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (104) 2.3 5.4 1. Menjelaskan prinsip pembiakkan tanaman secara vegetatif Melakukan pembiakkan tanaman secara vegetatif Memelihara bibit hasil pembiakan secara vegetatif. Menerapkan Keselamatan.1 3.3 3.4 1.5 1. Menjelaskan prinsip pembiakan tanaman secara generatif (teknik perbanyak generatif. 2.2 1.1 4. Mengjelaskan sistem produksi tanaman Menjelaskan tanah sebagai tempat tumbuh tanaman Menjelaskan air sebagai unsur esensial bagi tanaman Menjelaskan cuaca sebagai faktor penting bagi tanaman Menjelaskan biotik-biotik dan abiotik dengan biotik sebagai faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman Menjelaskan hubungan antara tanaman dan pertumbuhannya Menjelaskan sumberdaya spesifik lokasi. Mengidentifikasi alat dan mesin sesuai fungsinya Menjelaskan manual prosedur dari alat dan mesin Menyiapkan alat dan mesin Merawat alat dan mesin. AGRIBISNIS TANAMAN PERKEBUNAN (105) 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN : 1.2 1.1 5.7 3. AGRIBISNIS PEMBIBITAN DAN KULTUR JARINGAN (106) A.3 77 . misalnya kawin silang dan hibridisasi) Melakukan pembiakan tanaman secara generatif Memelihara benih hasil pembiakan secara generatif. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.2 5.1 1.3 1.1 1. Membiakkan tanaman secara vegetatif 5.2 4. Membiakkan tanaman secara generatif 3.

4 Mengidentifikasi konsep PHT (Pengendalian Hama terpadu). Menyiapkan bibit 4.3 Menggunakan berbagai teknik pemupukan (teknik/waktu pemberian pupuk) 6.3 Mengendalikan hama secara kultur teknis.3 4. Menyiapkan lahan 1.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida 8.B. 7.1 3.1 4. Memupuk 6. 8.2 2. dan kimiawi 8.3 3.1 2.4 4.5 3. Menyiapkan benih 3.3 Mengendalikan gulma secara mekanis dan kimiawi.1 Mengidentifikasi jenis-jenis pupuk anorganik dan organik 5. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Mengidentifikasi karakteristik benih dom Menguji daya kecambah benih Memberi perlakuan benih terhadap H/P Mengidentifikasi perlakuan benih untuk mencegah dormancy Menyemai benih.4 1. 2. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (104) STANDAR KOMPETENSI 1. Mengendalikan gulma 8.2 Menghitung kebutuhan larutan herbisida 7.2 1.2 Menghitung kebutuhan pupuk 5. 7.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi karakteristik lahan (topografinya) Mengidentifikasi pengaturan jarak dan jumlah populasi dengan konsep topografi Mengidentifikasi pembuatan bedengan media khusus untuk tanaman tertentu Membersihkan gulma dan sisa tanaman Mengolah tanah Memasang mulsa plastik.3 2. Menyiapkan media pembibitan Menyapih bibit Memelihara bibit Memindahkan bibit (sapih).1 Mengidentifikasi jenis-jenis dan karakteristik gulma 7. Menanam 5.2 4.3 Memberikan air irigasi sesuai dengan kebutuhan tanaman.1 Mengidentifikasi jenis dan ciri-ciri hama beserta agen pengendali hayatinya 8. Menyiapkan media tanam Menanam dengan benih Menanam dengan bibit Menyulam.2 3. Mengendalikan hama 78 .2 Mengidentifikasi teknik irigasi 6.1 Menentukan kebutuhan air pada tanaman 6.5 1. Mengairi 5.6 2.3 1.1 1. mekanis.4 2.

Memangkas tanaman 12.3 Mengidentifikasi prosentase naungan yang dibutuhkan.1 Mengidentifikasi jenis sprayer.4 Mengidentifikasi potensi produksi.1 Mengendalikan mikrobia bermanfaat sebagai stabir pupuk organik dan penyedia hara 18. bagian-bagian sprayer dan fungsinya.2 Menerapkan pembumbunan pada pemeliharaan tanaman. Memberi naungan 13.1 Menjelaskan berbagai bentuk dan teknik pemangkasan tanaman 11. Membumbun 11.1 Mengidentifikasi traktor dan fungsinya 15.1 Mengidentifikasi pompa dan fungsinya 17. alat olah tanah.2 Mengidentifikasi bahan dasar pembuatan pupuk organik 18. Melaksanakan panen 15. 15.2 Menerapkan pemangkasan pada pemeliharaan tanaman 11.4 Membuat pupuk organik (microbia) 18.STANDAR KOMPETENSI 9. Mengendalikan penyakit KOMPETENSI DASAR 9.4 Merawat sprayer.3 Membuat larutan ZPT 13.2 Mengoperasikan pompa irigasi 17.3 Merawat pompa irigasi. 17.5 Mengidentifikasi teknik aplikasi.3 Mengidentifikasi jenis dan sifat bahan pembuatan pupuk organik 18. Membuat pupuk organik 79 . Mengoperasikan pompa irigasi 18. 12.1 Mengidentifikasi jenis-jenis ZPT dan karakteristiknya 13.2 Mengkalibrasi sprayer 16.2 Menghitung konsentrasi larutan ZPT 13. gejala dan tanda penyakit 9. 10. 16.2 Melakukan pemanenan 14. 18.1 Menjelaskan tujuan dan teknik pembumbunan 10.3 Mengidentifikasi karakteristik umur awal pemangkasan. 14. 16.2 Memberikan naungan pada tanaman 12. 10.3 Merawat traktor.1 Mengidentifikasi jenis-jenis.2 Mengoperasikan traktor 15. biologis.1 Mengidentifikasi berbagai jenis dan bentuk naungan 12. dan kimiawi.1 Menjelaskan ciri-ciri tanaman siap panen 14. 11. alat bantu tebar benih dan pengendalian gulma panen 16. Memberikan ZPT 14. mekanis.3 Mengendalikan penyakit secara kultur teknis.3 Menangani hasil panen 14. 13.5 Mengidentifikasi kandungan hara pupuk. Mengoperasikan traktor.2 Menghitung kebutuhan larutan pestisida 9.4 Menyemprotkan larutan ZPT 13. Mengoperasikan sprayer 17.3 Mengoperasikan sprayer 16.

20.1 1. Membibitkan tanaman perkebunan 4.STANDAR KOMPETENSI 19.1 6. Mengidentifikasi mutu hasil panen Mengelola hasil pertanian Merancang pemasaran.4 19.2 20.3 1.2 6.7 20.2 KOMPETENSI DASAR Menyiapkan lath house (green house) Menyiapkan media tanam Menyiapkan bibit Menyiapkan nutrisi Menanam dan menyulam Memelihara tanamn hidroponik Memanen dan menangani hasil panen. Menangani pasca panen 21.3 21.5 19. Menanam tanaman perkebunan 5. Mengendalikan gulma pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 6. Membudidayakan tanaman secara hidroponik 19. 2. Mengidentifikasi sistem pola tanaman monokultur Mengidentifikasi sistem pola tanaman polykultur.3 19.1 3.2 2.1 21.1 19.2 19.1 4. Menyiapkan lahan penanaman Mengidentifikasi pola hubungan tanaman Mengolah tanah dan lubang tanam. Menentukan komoditas tanaman perkebunan yang akan diusahakan 1.6 19. Mendeskripsikan sistem pola tanam 22.2 22.5 4.3 5.3 6.1 22.4 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi kesesuaian persyaratan teknis Mengidentifikasi kelayakan ekonomis Mengidentifikasi kelayakan sosial/ hukum Memilih tanaman yang akan diusahakan.3 3.1 2.2 3. Mendeskripsikan sumber pangan alternatif 2. Mengidentifikasi kesuburan tanah Mendiagnosis masalah kesuburan tanah Mengidentifikasi metode perbaikan kesuburan tanah Memberikan perlakuan kesuburan tanah. Mengidentifikasi gulma Menghitung kerusakan akibat gangguan gulma Mengidentifikasi metode pengendalian gulma Melakukan pengendalian gulma.2 5.3 3.2 4.3 5. Melakukan seleksi bibit Mendistribusikan bibit Melakukan teknis penanaman. Menyiapkan lokasi/pembibitan tanaman Menyiapkan sarana dan prasarana Melakukan pembibitan tanaman Memelihara bibit tanaman Melakukan pemanenan bibit.1 20. Memelihara kesuburan tanah pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 80 .2 1.4 6. Menyiapkan lahan produksi tanaman perkebunan 3. Agribisnis Tanaman Perkebunan (105) STANDAR KOMPETENSI 1.1 5. Mengidentifikasi potensi sumber daya lokal yang berpotensi sebagai sumber pangan baru Mengidentifikasi pengelolaan sumber daya genetik.4 3.4 2.

Menyusun jadwal kegiatan Menghitung kebutuhan sarana prasarana dan tenaga kerja Membagi dan mengawasi pekerjaan Menghitung upah pekerja Menyusun laporan hasil pelaksanaan kerja.1 12.1 8.3 7. Mendeskripsikan potensi dan peran perbenihan dalam pertanian 1. Mengatur/ memberikan perlakuan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 11.3 11.2 8. Mengidentifikasi bagian tanaman yang akan diberi perlakukan Menyiapkan bahan dan peralatan pengaturan/perlakuan tanaman Menerapkan metode pengaturan/perlakuan pada TBM dan TM.3 1.2 10. Mengendalikan Penyakit pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 9.2 13. Mendeskripsikan pembibitan tanaman 81 .1 1.2 9.4 12.3 13.1 9. Mengangkut Hasil Panen 13.3 13.1 14. Memanen Hasil Tanaman Perkebunan 12. Menyusun Proposal Usaha 3. Melakukan Sensus Tanaman Produksi 10.5 8.1 13.STANDAR KOMPETENSI 7.4 13.1 11.3 11.2 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi hama Mendiagnosa gangguan hama Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit Mengidentifikasi metode pengendalian hama Melakukan pengendalian hama.1 10.2 7. Mengidentifikasi kriteria tanaman menghasilkan Mengidentifikasi peta tanaman menghasilkan Melakukan taksasi produksi. Menilai tanaman siap panen Menyiapkan sarana dan prasarana panen Memanen sesuai kriteria Mencatat hasil panen. Menjelaskan tahapan dan proses pembibitan tanaman 2.2 12. Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan (106) STANDAR KOMPETENSI 1.1 7.2 1.5 9. Menyusun rencana teknis Menyusun rencana ekonomis 8.2 11.3 10.1 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peranan perbenihan tanaman Menjelaskan jenis-jenis dan karakteristik benih tanaman Menjelaskan sifat benih Menjelaskan perlakuan benih. Mengelola Pekerjaan Kebun 14. Mengidentifikasi penyebab penyakit Mendiagnosa gangguan penyebab penyakit Menghitung kerusakan akibat gangguan penyakit Mengidentifikasi metode pengendalian penyakit Melakukan pengendalian penyakit.4 8.5 14.3 8. Menyiapkan peralatan pengangkutan/ pemuatan hasil panen Melakukan pengangkutan/pemuatan hasil panen Mencatat kegiatan pemuatan/pengangkutan hasil panen.4 7. Mengendalikan Hama pada Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM) 7.4 2.

STANDAR KOMPETENSI dan produksi benih 2.2 2.3 2.4 3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 4.1 4.2 4.3 5.1 5.2 5.3 5.4 5.5 6.1 6.2 6.3 6.4 6.5 7.1 7.2 7.3 7.4 7.5 8.1 8.2 8.3 8.4 9.1 9.2 9.3 10.1 10.2 10.3 10.4 10.5 10.6 10.7 11.1 11.2 11.3

KOMPETENSI DASAR Menjelaskan prinsip pembibitan tanaman Menjelaskan kriteria lahan dan media pembibitan Menjelaskan ciri dan kriteria bibit yang unggul. Menyiapkan tempat pesemaian Mengecek jaringan irigasi/sumber air Mengecek pengatur intensitas cahaya matahari/shading Mengidentifikasi komposisi media Mendistribusikan media ke lokasi pemeliharaan/ penanaman Menjelaskan transportasi benih. Melakukan pemeriksaan pohon induk Melakukan identifidasi pohon induk Melakukan pemeliharaan rutin. Memisahkan biji dari buah/melakukan ekstraksi buah Melakukan sortasi benih Memberi perlakuan benih Melakukan penyemaian Mengidentifikasi karakteristik benih. Menyiapkan bahan stek Memberi perlakuan khusus pada bahan stek yang siap semai Melakukan penyemaian bahan stek Mengidentifikasi macam – macam sungkup Melakukan penyapihan bibit hasil stek. Menyiapkan entris sebagai bahan sambung pucuk Melakukan sambung pucuk Menyiapkan sungkup komunal Memelihara bibit hasil sambungan. Mengidentifikasi karakteristik balang bawah. Menyiapkan cabang pada pohon induk Menyusukan seedling pada pohon induk Menyapih bibit hasil susuan Memelihara bibit hasil susuan. Menyiapkan entris sebagai bahan mata okulasi Melakukan okulasi Memelihara bibit hasil okulasi. Melakukan sterilisasi (ruang,alat,bahan tanam,dan media) Menyiapkan bahan tanam Menyiapkan media kultur Melakukan inokulasi Menumbuhkan plantlet Melakukan aklimatisasi Mengidentifikasi zat pengatur tumbuh tanaman. Menghitung kebutuhan pupuk Menjelaskan teknik pemupukan pada bibit tanaman Mengidentifikasi pupuk organik

3.

Menyiapkan lahan dan media

4.

Merawat tanaman sebagai pohon Induk

5.

Membiakkan tanaman dengan biji (seedling)

6.

Membiakkan tanaman dengan stek

7.

Membiakkan tanaman dengan cara sambung pucuk

8.

Membiakkan tanaman dengan cara susuan

9.

Membiakkan tanaman dengan cara okulasi

10. Membiakkan tanaman dengan teknik kultur jaringan

11. Melakukan pemupukan pada bibit tanaman

82

STANDAR KOMPETENSI 11.4 11.5 12.1 12.2 12.3 12.4 13.1 13.2 13.3 13.4 13.5 14.1 14.2 14.3 14.4 14.5 15. Mendistribusikan bibit tanaman 15.1 15.2 16.1 16.2 16.3 16.4 17.1 17.2 17.3

KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi waktu yang tepat untuk pemberian pupuk Memupuk bibit tanaman. Menyiapkan alat dan bahan transplanting tanaman Mengidentifikasi teknik transplanting Melakukan seleksi bibit yang siap transplanting Mendisplay bibit di blok pemeliharaan. Menjelaskan maksud dan tujuan pemangkasan Menyebutkan macam-macam pemangkasan Menyiapkan alat pemangkasan (pruning) Melaksanakan pemangkasan Mengidentifikasi jenis-jenis pemangkasan. Menjelaskan pengertian organisme pengganggu tanaman (OPT) Mengidentifikasi jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara kimiawi Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara teknis Mengendalikan jenis–jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) baik secara biologi. Melakukan loading (menata ) bibit tanaman pada alat transportasi Mengangkut bibit tanaman. Mengidentifikasi harga jual Merencanakan sasaran dan target penjualan Mengidentifikasi strategi promosi Mengidentifikasi sistem penjualan. Melalukan pembukuan hasil penjualan Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan.

12. Melakukan transplanting bibit

13. Melakukan pemangkasan (pruning) pada bibit tanaman

14. Mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT)

16. Memasarkan bibit

17. Menganalisis usaha pembibitan tanaman

83

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI TERNAK : 1. AGRIBISNIS TERNAK RUMINANSIA (107) 2. AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS (108) 3. AGRIBISNIS ANEKA TERNAK (109) 4. PERAWATAN KESEHATAN TERNAK (110)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menjelaskan potensi sektor peternakan 1. 1 1. 2 1. 3 1. 4 2. 1 2. 2 2. 3 2. 4 2. 5 2. 6 3. Menjelaskan sistem organ tubuh ternak 3. 1 3. 2 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan potensi ternak di Indonesia Menjelaskan kontribusi ternak sebagai sumber pangan hewani Menjelaskan potensi ternak secara ekonomi Menjelaskan prospek bisnis ternak. Mengidentifikasi ternak berdasarkan ciri-ciri eksterior Mengidentifikasi pola tingkah laku ternak Menjelaskan prinsip dasar pemberian pakan ternak Menentukan umur ternak Menjelaskan penyebab penyakit ternak, cara mencegah dan mengobatinya Menjelaskan prinsip dasar pemeliharaan ternak.

2. Menjelaskan dasar-dasar budidaya ternak

4. Memahami kandang ternak

5. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)

Mengidentifikasi sistem pencernaan ternak Mengidentifikasi sistem reproduksi dan urinaria ternak 3. 3 Mengidentifikasi bagian tubuh ternak. 4.1 Menjelaskan fungsi dan syarat lokasi kandang 4.2 Mengidentifikasi model-model kandang sesuai dengan jenis ternak 4.3 Mengidentifikasi bagian-bagian kandang 4.4 Mengidentifikasi peralatan dan perlengkapan pemeliharaan ternak. 5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 5.2 Melaksanakan prosedur K3 5.3 Menerapkan konsep lingkungan hidup 5.4 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

84

85 .

Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi ternak dan nutrisi bahan baku pakan (ruminansia besar dan kecil) 4. Melakukan vaksinasi 8. Memandikan ternak.5.2. Mencegah ternak sakit 9.4. Menentukan bakalan ternak potong dan perah.2. Mendiagnosis penyakit ternak 9. Menyusun formula ransum (ruminansia besar dan kecil) 4.2. Menyimpan hasil pengawetan hijauan pakan ternak. Memproduksi hijauan pakan ternak 3. Mengidentifikasi pakan hijauan dan konsentrat 5. Mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan (rumput dan leguminosa) 2. Menghitung kebutuhan pakan ternak 5.2. Membuat macam-macam tali-temali 6. Memilih bibit 1.1.3.3.B.2.3.3. 1. 9. Menciptakan suasana bersih dan higienis dalam kandang 8.3.1. Mendeskripsikan gejala-gejala ternak yang sakit 8.4.3.1.1.5. 8. Memberikan makan dan minum pada bibit 2. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan ciri-ciri bibit unggul Menjelaskan dasar-dasar pertimbangan pada pemilihan ternak ruminansia 1.1. Menjelaskan sistem pencernaan 4. 5.5.2.1.3. Merawat kuku dan tanduk 6. Melakukan pemerahan 7. Mendeskripsikan jenis-jenis obat dan kegunaannya 9. Membuat ransum 5. Mengobati ternak sakit. Mengisolasi ternak sakit. Mempersiapkan bahan pakan ternak 4.3. Mengidentifikasi peralatan pemasok pakan ternak 5.4. Mencampur bahan pakan ternak 4.3.2.2. Menempatkan pakan ternak. Menerapkan pemeliharaan ternak di kandang isolasi 9. Membudidayakan hijauan pakan ternak 2. Menerapkan program biosecurity 8. 10. Menyimpan ransum. 7. Mengawetkan hijauan pakan ternak 3. Memberikan pakan 6. Melaksanakan pemerahan 8.1.1. Agribisnis Ternak Ruminansia (107) STANDAR KOMPETENSI 1. Menghitung kebutuhan sarana produksi penanaman hijauan pakan 2.4.2. 3. Menjelaskan prosedur pemerahan 7.4. Merawat ternak sakit 10. Mengidentifikasi macam-macam cara pengawetan hijuan 3. 4. 2. Menerapkan sanitasi peralatan pemerahan. Membesarkan bibit 86 . 6.6. Melaksanakan penanganan ternak 7.1.4. Mengkondisikan alat dan fasilitas untuk pemeliharaan bibit 10. Memanen hijauan pakan ternak.4. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Menampung susu 7. Mengawetkan hijauan pakan ternak 4. Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi 5.1. Memindahkan ternak 6.2.

Membuat strategi pemasaran 18. Menentukan profil dan konsep bisnis 17. 11. Mengelola pasca panen produk ternak 16.4. Memproduksi ternak potong 12. 13. 87 . Menjelaskan teknik mengawinkan ternak Mengawinkan ternak Mendiagnosis hasil proses mengawinkan ternak Memelihara ternak bunting. Melakukan transaksi penjualan 18. Mengkondisikan bahan dan peralatan pengolah kotoran 16. 12. Melakukan recording. 13. 11. Menangani hasil samping (kepala. 16.3. Melakukan pemerahan sesuai dengan standar operasional 14.3.5.5.4. Menyusun proposal usaha ternak ruminansia 18. Mengkondisikan alat dan fasilitas untuk pemeliharaan bibit Memilih bakalan Menerapkan pemberian antibiotik dan obat cacing Memberikan makan dan minum pada bibit Memantau kesehatan bibit Melakukan recording. 10. 10. Menangani susu.2.6. Memasarkan hasil 14. Melakukan analisis usaha. 12.1.2. Menangani daging/karkas 15. Merinci standar opersional presedure usaha 17.2. Mengestimasi harga jual 18. Membibitkan ternak 14.5.3. 13.4. Memproses kotoran menjadi kompos.3.1.3. Memberi pakan dan minum sesuai dengan kebutuhan 14.4. Menyusun pengorganisasian usaha 17.1.5.5. Mengkondisikan alat dan kandang untuk pemeliharaan ruminansia beranak Memantau induk-induk menjelang beranak Membantu induk-induk saat melahirkan Merawat anak yang baru lahir.2.4.2. Menentukan sistem penjualan. 18.2.3. kaki. Merencanakan sasaran dan target penjualan 18.4. 11. 11.1.STANDAR KOMPETENSI 10. Memelihara ternak laktasi 15.2.1. KOMPETENSI DASAR Memantau kesehatan bibit Melakukan recording Menyapih bibit. Mengidentifikasi karakteristik proposal 17. Memantau kesehatan ternak 14.1. 13. 17. jeroan. 12. Mengolah kotoran ternak 17.3. 12.3. Menolong ruminansia beranak 13. ekor) 15.3.1. 11.2. Mengumpulkan kotoran ternak 16. Mengkondisikan alat dan kandang untuk pemeliharaan ternak laktasi 14. 11.1.4. 11. 15.

hen day house).1 6. 2.6 5. dan telur tidak menetas. 1 1. Mempersiapkan kandang dan kondisi lingkungan yang optimal bagi unggas petelur Memelihara ayam periode starter Memelihara ayam periode grower Memelihara ayam periode layer Melakukan recording Memanen telur produksi Menangani telur produksi Menghitung performasi produksi (feed conversion ratio. Mengidentifikasi kesehatan ternak unggas Menjaga kesehatan dan kenyamanan unggas Menerapkan biosecurity Memberikan pakan berkualitas Melakukan vaksinasi Mengidentifikasi jenis-jenis penyakit unggas dan gejala serangannya Mendiagnosis penyakit unggas Mengidentifikasi jenis-jenis obat unggas Mengisolasi ternak sakit Mengobati unggas sakit Mengecek hasil pengobatan dan tindak lanjutnya. 5 3.3 6.2 7.3 7. Memelihara induk 7. peralatan dan lingkungan yang optimal bagi bibit Memelihara ayam bibit masa starter Memelihara ayam bibit masa grower Memelihara ayam bibit masa layer Menyeleksi dan mencampur ayam jantan bibit Menangani telur produksi dan telur tetas. 3. Mengoperasikan peralatan agribisnis ternak unggas Menetaskan telur 1. 2 2. 2 2.1 7.4 7. Menjelaskan cara pengoperasian mesin tetas Memilih telur untuk ditetaskan Menetaskan telur dengan mesin tetas sederhana Menetaskan telur dengan mesin tetas moderen Melakukan pencatatan telur masuk mesin (setting). Memelihara unggas petelur 7. 1 3. 1 5. 4 5. Agribisnis Ternak Unggas (108) STANDAR KOMPETENSI 1. 2 3. 3 5. 5 5. 6 6.5 6. 5 4. telur infertile.8 KOMPETENSI DASAR Mengoperasikan peralatan farm manual Mengoperasikan peralatan farm otomatis.6 88 .7 6. Menyiapkan kandang. Melaksanakan pencegahan penyakit 4.2 6. 1 2.4 4. 3 2. 4 2.2. 3 3.5 7.1 4. 2 5. Memelihara unggas pedaging 6. Mempersiapkan kandang dan peralatan Melaksanakan pemeliharaan ayam periode starter Melaksanakan pemeliharaan ayam periode finisher Melakukan recording Memanen hasil Mengevaluasi performasi produksi (feed conversion ratio).4 6.3 4.5 4. 4 3.2 4.6 6. Merawat ternak sakit 5.

Menentukan kelayakan usaha 13. 1 8. 9.3 11.7 15. Mempersiapkan peralatan Menyiapkan bahan-bahan yang akan dicampur Membuat pakan broiler Membuat pakan layer Mengemas pakan jadi Menyimpan pakan.6 14.2 14.3 15.6 11. Membuat pakan 11. sirkulasi udara) Menangani kesehatan ayam Memanen hasil Mencatat pemeliharaan ayam jantan Menhitung hasil usaha. Cashflow.4 10. Mengidentifikasi tipe kandang dan peralatan Menentukan jenis bahan kandang Menentukan tipe dan lokasi kandang Menghitung kebutuhan luas kandang dan peralatan.1 12. Mempersiapkan kandang.2 15.1 13.3 12.3 13. BEP.5 12.2 10.4 13.2 11. Memasarkan hasil ternak 12. faeces dll) 89 .1 10.STANDAR KOMPETENSI 8. dan peralatan Menerima DOC jantan Memelihara ayam jantan (pakan.3 14.1 14.4 14. Mengelola ayam jantan petelur 15.4 15.1 15. 3 8. Mengidentifikasi bahan baku pakan Menghitung kebutuhan nutrisi pakan ayam Mengidentifikasi nutrisi pakan Menyusun formula pakan. 4 9.2 9.5 KOMPETENSI DASAR Mempersiapkan kendaraan farm Mengopersikan kendaraan farm Mengangkut sarana produksi unggas di dalam farm Mengangkut hasil ternak unggas. Mencari data kebutuhan pasar Mencari informasi harga jual rata-rata Menyusun strategi pemasaran Merencanakan target penjualan Melaksanakan pemasaran.4 10. Membuat formulasi pakan 10.3 10. Mengidentifikasi karakter limbah ternak unggas Mengidentifikasi dampak limbah ternak unggas Melaksanakan penangan ilimbah ternak unggas. pemanas. Menghitung biaya investasi Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Menghitung hasil usaha (BCR.4 14. Mengelola limbah ternak (litter.2 12.3 9.1 11. laba rugi).1 9.5 10. 2 8.2 13. lingkungan.5 14. Mengoperasikan kendaraan farm 8.4 11. Merancang kandang dan peralatan 14. minum.

2 5.2 5.3 7.3 1. Membibitkan ternak 9. Mengawetkan hijauan pakan ternak.1 4.1 11. Memproduksi hijauan pakan ternak 12.1 5. Mengidentifikasi jenis-jenis obat Mendiagnosis penyakit Mengobati ternak sakit. Membuat pakan ternak 11.4 9.2 4. Mengidentifikasi anatomi dan fisiologi reproduksi Mengawinkan ternak Melakukan inseminasi buatan Melakukan seleksi bibit bibit.3 10. Menjelaskan konsep perencanaaan usaha Menganalisis data dan informasi pasar Menganalisis kebutuhan sarana produksi Menyusun analisa usaha. 2.5 8. Mengidentifikasi jenis-jenis pengawetan hijauan pakan ternak Membuat hay Membuat silase Membuat amoniasi.4 10. Menyusun perencanaan usaha 3.1 7.5 11.1 8. 6.2 10. .3 12. Menjelaskan jenis-jenis bahan pakan Menyusun formula pakan Menggiling bahan pakan (grinding) Mencampur pakan (mixing) Mengemas dan menyimpan pakan.1 10. Mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan ternak Membudidayakan hijauan pakan ternak.3 6.2 6. Menjelaskan jenis-jenis pakan Mengidentifikasi sistem pencernaan Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi ternak Melakukan pemberian pakan ternak.1 1.3.2 12.4 90 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi tipe-tipe kandang dan peralatan Mengidetenfikasi bahan kandang dan peralatan Menentukan tipe dan lokasi kandang Menghitung kebutuhan kandang dan peralatan. Melakukan pencatatan (recording) 8. Menerapkan pemberian pakan ternak 10.3 8.2 2. Merancang kandang ternak dan peralatan 1.3 9. Menjelaskan prinsip-prinsip tatalaksana pemeliharaan ayam buras Melakukan pemeliharaan aneka ternak Mengidentifikasi kesehatan ternak Menerapkan biosecurity Melaksanakan vaksinasi. Melakukan penetasan telur Menerapkan tatalaksana pemeliharaan ternak Menerapkan pencegahan penyakit 5.4 10.1 6. 4.2 8.1 12.1 9. Menjelaskan recording Menyiapkan format recording Mengisi data teknis recording Menghitung data teknis hasil recording Memanfaatkan data teknis hasil recording (tindak lanjut). Agribisnis Aneka Ternak (109) STANDAR KOMPETENSI 1. Menetaskan telur secara alami Menetaskan telur secara buatan.3 7.1 3.2 9.4 7.4 2.3 2.2 12.2 1.1 2.2 7. Merawat ternak sakit 7.4 3.

1 17.1 13.1 16. 18. Mengembangan agribisnis peternakan 18.4 Menjelaskan jenis-jenis limbah ternak Membuat kompos Membuat biogas.1 15.2 Menganalisis sarana dan prasarana Mengembangkan infrastruktur.3 15.1 18.2 14.2 15.3 13. 1 1. Mengelola hasil produksi 16. Membedakan ternak sehat dan ternak sakit Mendeskripsikan gejala penyakit 1. 14.2 16.1 14. Mengembangakan SDM peternakan 17. 91 . 1 2.2 13.3 16. 2. 5 2.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penentuan waktu panen Menjelaskan perlakuan sebelum pemanenan Melaksanakan proses pemanenan Menerapkan transaksi jual beli hasil peternakan. Menganalisis pemasaran hasil produksi 15. Menjelaskan gejala penyakit sistem pencernaan Menjelaskan gejala penyakit sistem peredaran darah Menjelaskan gejala penyakit sistem pernafasan Menjelaskan gejala penyakit sistem urinaria dan reproduksi Menjelaskan gejala penyakit sistem syaraf Menjelaskan gejala penyakit kulit ternak.4 14.2 Mengidentifikasi kapasitas dan pemberdayaan SDM Mengembangkan inovasi dan diseminasi. Menenjelaskan konsep pemasaran Mengidentifikasi perilaku konsumen Mengidentifikasi strategi pemasaran. 6 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan perubahan-perubahan abnormal pada ternak Mengkategorikan ternak sehat dan ternak sakit.STANDAR KOMPETENSI 13. 3 2. 2 2. Menjelaskan karakteristik produk peternakan Menangani (handling) telur Menangani (handling) daging. Membuat fermi kompos. 2 2. 4. Perawatan Kesehatan Ternak (110) STANDAR KOMPETENSI 1. 4 2. 17. Mengolah limbah ternak 16. Melakukan pemanenan 13.

2 4.2 7.3 9. Melakukan pemeriksaan secara inspeksi Melakukan pemeriksaan secara palpasi Melakukan pemeriksaan secara perkusi Melakukan pemeriksaan secara auskultasi. Menjelaskan penyakit bakteri pada ternak unggas pedaging Menjelaskan penyakit viral pada ternak unggas pedaging Menjelaskan penyakit parasit pada ternak unggas pedaging.2 6.1 9.5 5. 4.4 10. Menjelaskan penyakit pada ternak unggas pedaging 7.1 6.2 10.1 10.4 4.3 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan penyakit infeksious Menjelaskan penyakit non infeksious Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit viral pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit parasit pada ternak ruminansia potong Menjelaskan penyakit defisiensi nutrisi Menjelaskan penyakit metabolik. Menerapkan prosedur pemeriksaan laboratorium 11. Menjelaskan penyebab penyakit ternak Menjelaskan penyakit pada ternak ruminansia potong 3. Menjelaskan penyakit bakterial pada hewan kesayangan (pet animals) Menjelaskan penyakit viral pada hewan kesayangan (pet animals) Menjelaskan penyakit parasit pada hewan kesayangan (pet animals).1 5. 2 4.2 9.4 11. 1 3. Menjelaskan penyakit reproduksi Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak unggas petelur Menjelaskan penyakit viral pada ternak unggas petelur Menjelaskan penyakit parasit pada ternak unggas petelur.1 7.3 9. Menjelaskan bahan kimia dan biologi 92 . Menjelaskan penyakit pada ternak unggas petelur 10.1 4.3 7.3 8. Menjelaskan penyakit bakterial pada ternak ruminansia perah Menjelaskan penyakit viral pada ternak ruminansia perah Menjelaskan penyakit parasit pada ternak ruminansia perah.3 5. Menerapkan prosedur pemeriksaan klinis 9. Menjelaskan penyakit pada ternak ruminansia perah 6.2 5. Melakukan cara pengambilan spesimen Melakukan pemeriksaan feces Melakukan pemeriksaan urin Melakukan pemeriksaan darah.3 10. Menjelaskan obat-obatan Menjelaskan vaksin Menjelaskan vitamin.4 6.3 4.2 11.1 11. Menjelaskan penyakit pada hewan kesayangan 8. 5.STANDAR KOMPETENSI 3.1 8.2 8.

1 14.1 16.4 17.2 17. 16.2 14.1 17. Menerapkan pemeriksaan kebuntingan pada ternak 19. Menjelaskan penyakit zoonosis Menjelaskan epidemiologi. Menjelaskan sistem kekebalan tubuh Menjelaskan prinsip pencegahan penyakit Mengendalikan penyebaran penyakit Menjelaskan prinsip-prinsip biosecurity.1 13. Menerapkan inseminasi buatan pada ternak 18.4 19.1.3 17.3 14. Memeriksa ternak sebelum dipotong (antemortem) Memeriksa ternak setelah dipotong (postmortem). Melaksanakan pemeriksaan ternak di rumah potong hewan 17. Menjelaskan kesehatan masyarakat veteriner 16.2 19.1 12. Menerapkan teknik bantuan proses kelahiran ternak 93 . Memberikan tindakan pertama pada kondisi darurat 14.4 19.3 19.5 18.5 KOMPETENSI DASAR Menghitung dosis Menjelaskan cara aplikasi bahan kimia dan biologi Menggunakan bahan kimia dan biologi.2 18. Menjelaskan kelainan reproduksi Menjelaskan periode perkembangan foetus Memahami prinsip pemeriksaan kebuntingan Melaksanakan pemeriksaan umur kebuntingan Menjelaskan proses kelahiran normal Menjelaskan teknik membantu proses kelahiran Membantu proses kelahiran Menjelaskan gangguan kelahiran Melakukan penanganan gangguan kelahiran 15.2 12.2.STANDAR KOMPETENSI 12. Mengaplikasikan bahan kimia dan biologi 13.2 17.1 19.3 13. Menerapkan cara pengendalian penularan penyakit 12. Menjelaskan tipe pernafasan Melakukan tindakan pertama pada kondisi darurat.2 14.1 18.4 15. Mengidentifikasi organ reproduksi ternak Menjelaskan sistem hormonal Mengidentifikasi tanda-tanda birahi Menjelaskan teknik inseminasi buatan Melaksanakan inseminasi buatan.3 18. 15.

3.2 2.1 2.4 2.3 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : AGRIBISNIS PRODUKSI SUMBERDAYA PERAIRAN : 1.2 2. Menerapkan Keselamatan. Mengidentifikasi parameter kualitas air 1.5 2.2 3.6 3.3 2. Menyiapkan peralatan dan bahan yang digunakan dalam identifikasi parameter kualitas air Menjelaskan macam-macam paremeter kualitas air Menjelaskan teknik pengambilan sampel air Mengambil sampel air di lapangan Menjelaskan cara mengukur parameter kualitas air Mengukur parameter kualitas air.1 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Mengidentifikasi potensi dan peran budidaya perairan 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 94 .4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peranan budidaya perairan secara umum Menjelaskan jenis dan karakteristik komoditas perairan yang memiliki nilai ekonomis tinggi.1 1. AGRIBISNIS RUMPUT LAUT (112) A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. AGRIBISNIS PERIKANAN (111) 2.

3 9.2 6.4 5.1 3. Membuat kultur murni Membuat kultur semi massal Membuat kultur massal Menghitung sel pakan alami.5 4.2 5. Merencanakan kegiatan pembesaran Menghitung padat penebaran Menebar benih ikan Memelihara benih ikan Memantau pertumbuhan ikan Memanen ikan.3 1. Menjelaskan macam-macam kebutuhan nutrien ikan Menghitung kebutuhan nutrien ikan.1 1.2 2. Membedakan macam-macam phytoplankton Membedakan macam-macam zooplankton Membedakan macam-macam benthos. Merencanakan kegiatan pendederan Menghitung padat penebaran Menebar larva Memelihara larva Memantau pertumbuhan larva Memanen benih.1 8.2 4. Membudidayakan pakan alami 8.3 5. Mengidentifikasi jenis-jenis pakan alami 7.5 2.4 9.1 5.1 7.2 7. KOMPETENSI KEJURUAN 1. Membedakan macam-macam teknik pemijahan ikan Menerapkan teknik pemijahan Melakukan penanganan telur.1 2.3 4.1 4.4 4.1 9.3 3. Memilih bahan baku Menghitung formulasi pakan Menghitung kebutuhan bahan baku Membuat pakan ikan Mengemas pakan ikan menyimpan pakan ikan.2 9. Memijahkan ikan 2.1 6.6 6.2 9.4 8.3 7.5 5.2 1. Mengelola induk ikan 1.3 3. 9.6 KOMPETENSI DASAR Memilih induk ikan Menyeleksi induk jantan dan betina Memelihara induk ikan Melakukan pematangan gonad induk Menyeleksi induk siap pijah.4 1.4 4.3 7. Melakukan pendederan 4. Melakukan pembesaran 5.5 9.B. Menetaskan telur Memberi pakan larva Mengamati perkembangan larva Menangani hama dan penyakit pada larva. Agribisnis Perikanan (111) STANDAR KOMPETENSI 1. Merawat telur dan larva 6. 3.2 3.6 5. Menghitung kebutuhan nutrient ikan Memproduksi pakan ikan 95 .

3 12. Membuat wadah budidaya 18.4 16.4 12.1 12.6 18.1 11.1 19.3 15. Menentukan jenis dan ukuran pakan Menentukan jumlah.4 12.1 17. Membuat analisis usaha budidaya ikan 16.3 11.3 15. Mengestimasi hasil produksi 19. Memberi pakan 13.2 17.1 14.2 12.3 19.2 13.4 19.3 17. Memanen hasil budidaya ikan 96 .2 18. pintu pemasukan dan pengeluaran air Mengairi wadah budidaya Menyiapkan peralatan budidaya.3 18. Menyiapkan wadah dan media budidaya ikan 17.2 10.2 16.3 17.4 19. Mengambil sampel air Menjelaskan kriteria kualitas air Mengukur parameter kualitas air budidaya Menentukan kelayakan lokasi budidaya Mengendalikan kualitas air budidaya.2 14.5 14. Menentukan lokasi Mendesain wadah budidaya Melakukan pembuatan wadah budidaya Mengidentifikasi wadah dan media budidaya ikan Membersihkan atau mengolah dasar wadah budidaya Memupuk dan mengapur dasar kolam Memperbaiki pematang.5 13. Menjelaskan cara pengambilan sampling Melakukan sampling Menjelaskan cara menghitung hasil produksi ikan yang akan dipanen Menghitung hasil produksi ikan yang akan dipanen.2 15. Mengidentifikasi macam-macam hama dan penyakit ikan Mengambil sampel di lapangan Mengidentifikasi gejala serangan Menentukan jenis penyakit Mengobati ikan sakit. Merencanakan sasaran dan target pasar Membuat strategi promosi Menentukan sistem penjualan.2 11. Memasarkan hasil budidaya 15.5 17.STANDAR KOMPETENSI 10.4 17.1 16.3 13.1 18. Merencanakan kegiatan pemanenan ikan hasil budidaya Memanen ikan Melakukan sortasi hasil panen Mengemas ikan Menjaga mutu hasil panen.5 KOMPETENSI DASAR Melakukan uji pakan secara fisis Melakukan uji pakan secara khemis Melakukan uji pakan secara biologis. Mengidentifikasi hama dan penyakit ikan 12. Melakukan ujicoba pakan buatan 10.1 10.2 19.3 11. Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Menentukan benefit cost ratio Menghitung break even point (titik impas). Mengelola kualitas air 14.1 15. waktu dan frekuensi pemberian pakan Menghitung kebutuhan pakan Melakukan sampling.1 13.4 13. 11.

8.4.1.4.3. 3. 9. Mengidentifikasi karakteristik alga merah Mengidentifikasi karakteristik alga coklat Mengidentifikasi karakteristik alga hijau. 1.3 1. 8.1 1. Menjelaskan ekologi pertumbuhan rumput laut 4. 2. 6.2 4. prasarana budidaya sesuai skala produksi Memelihara rumput laut Mengendalikan hama dan penyakit Mengelola lingkungan budidaya rumput laut. Mengevaluasi rumput laut siap panen: rumput laut merah.2.2. Agribisnis Rumput Laut (112) STANDAR KOMPETENSI 1.1. dan hijau 97 .2 1. 7.2. Melaksanakan pembibitan 5. 8.2. Memahami teknik budidaya rumput laut 2. 2.5 5.3. 8. Menerapkan budidaya rumput laut secara terpadu 9. Mengidentifikasi jenis-jenis rumput laut yang dibudidayakan secara terpadu Menentukan metode budidaya Menghitung populasi ikan dan rumput laut Melakukan budidaya. 6. coklat. 4. Mendeskripsikan karakteristik rumput laut 3.3. Mendeskripsikan rumput laut siap panen Melakukan estimasi skala produksi Menyiapkan sarana. 7.4 4. Mengidentifikasi ekologi rumput laut merah Mengidentifikasi ekologi rumput laut coklat Mengidentifikasi ekologi rumput laut hijau. 3.2.3.3. Menerapkan budidaya 7.1 4.1. 5.5. Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode tebar Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode rakit Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode pancang Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode kantong Menjelaskan teknik budidaya rumput laut dengan metode kombinasi.3. Menentukan lokasi budidaya 6.2.3 4.4 2.2.1.1. Menjelaskan potensi agribisnis rumput laut. 7. 7. 3. 5. 7.1. KOMPETENSI DASAR Menjelaskan peta agribisnis rumput laut di Indonesia Menjelaskan kontribusi rumput laut sebagai bahan baku pangan & pangan fungsional Menjelaskan kontribusi rumput laut sebagai bahan baku non pangan Menjelaskan aspek ekonomi peranan agribisnis rumput laut.1. 6. Menganalisis sumber daya alam dan budaya Menganalisis data sumberdaya Menentukan jenis rumput laut yang dibudidayakan Menyeleksi bibit rumput laut Menjelaskan metode pembibitan rumput laut Mengembangkan bibit rumput laut sesuai standar kualitas dan kuantitas. 8.

Melakukan persiapan pengemasan. KOMPETENSI DASAR Memilih teknik pemanenan pada rumput laut Melakukan pemanenan melakukan hasil panen rumput laut.1 15. Melakukan pengolahan sistem basah Melakukan sistem kering. 12. Melakukan pengembangan agribisnis rumput laut. 11. 14. 11. 10.2.3 13.4 15.STANDAR KOMPETENSI 9. 98 .2 13.3. 10.3 13. 10. 12. Membuat analisis kelayakan usaha agribisnis rumput laut.4 13. Mengolah rumput laut dalam kemasan padat Mengolah rumput laut dalam kemasan bubuk. Menghitung biaya produksi Menghitung pendapatan Mengelola akutansi perusahaan Menelaah sistem keuangan perusahaan Menerapkan koordinasi produksi Memahami konsep kapasitas dan pemberdayaan SDM Memahami pengembangan komiditi Meningkatkan inovasi produksi.3 15.3 14. Menjalankan pengemasan.1.4 14.1 12.1 13.2 15. 11. Menerapkan pengolahan pasca panen Melakukan pengemasan hasil pengolahan Mengolah rumput laut siap saji.2.2 14.1. Menjelaskan konsep pemasaran Menjelaskan perilaku konsumen Menjelaskan strategi pemasaran Melaksanakan pemasaran.1 14. Mengolah rumput laut dalam kemasan cair. 15. 9. Memasarkan hasil produk pengolahan.2.2 12.

Menjelaskan komponen kopling Menjelaskan komponen power take off.1 6.5 4.3 4.3 2.1 4.6 5.2 1.2 6.4 4. Menjelaskan sistem penyaluran tenaga dengan sabuk Menjelaskan komponen roda gigi.2 3.4 3. Mendeskripsikan bahan yang digunakan pada alat mesin pertanian 6.4 4.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI MEKANISASI PERTANIAN MEKANISASI PERTANIAN (113) A.3 6.3 1. Menjelaskan prinsip gambar teknik Mengidentifikasi peralatan gambar teknik Menggunakan peralatan gambar teknik Merawat peralatan gambar teknik.2 4. Memahami sistem penyaluran tenaga 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Mendeskripsikan bahan logam Mendeskripsikan bahan non logam Malakukan tugas dalam kelompok Memberikan bantuan kepada kelompok dan pengguna Melaksanakan komunikasi di tempat kerja Memahami peraturan dan perundangan di dalam dunia kerja. Menerapkan Keselamatan.1 2.4 2.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. Menganalisis sifat-sifat fisik tanah 5.2 2.1 3.1 1. Mengambar teknik 3. Mengidentifikasi tekstur tanah Mengidentifikasi struktur tanah Mengidentifikasi partikel densitas tanah Mengidentifikasi porositas dan permeabilitas Mengidentifikasi konsistensi tanah Mengidentifikasi temperatur tanah. Melaksanakan kerjasama dengan kelompok dan pelanggan 99 .1 5. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 1.3 3.2 6. 2.

Mengidentifikasi motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Menyiapkan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Mengoperasikan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian Merawat motor tenaga penggerak alat mesin pertanian.1 4. Mengelola lahan pertanian 1.3 5. 2.3 1.5 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pertanian berkelanjutan Mengidentifikasi kondisi tanah sebagai sumber daya alam Menyediakan sarana dan prasarana lahan pertanian Mengendalikan erosi lahan pertanian Menjaga kelestarian lingkungan lahan pertanian Meningkatkan produktivitas lahan pertanian.4 7.2 3.3 7.2 6.6 5.4 4.5 1.B.4 1. Menjelaskan konsep dasar pengolahan tanah Mengidentifikasi peralatan pengolahan tanah Menjelaskan teknik pengolahan tanah Menyiapkan peralatan dan mesin pengolah tanah Melaksanakan pengolahan tanah pertama dengan bajak Melaksanakan pengolahan tanah kedua dengan alat mesin pengolahan tanah Merawat alat mesin pengolah tanah.1 2. Mengidentifikasi traktor pertanian roda empat Menjelaskan prosedur pengoperasian traktor pertanian roda empat Mengoperasikan traktor pertanian roda empat Merawat traktor pertanian roda empat. Mengidentifikasi alat mesin pemeliharaan tanaman Menggandeng alat mesin pemeliharaan tanaman Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pemeliharaan tanaman Mengoperasikan alat mesin pemeliharaan tanaman Merawat alat mesin pemeliharaan tanaman.4 7.4 5.3 2.1 7.2 7.1 5.5 5.3 3.2 4.3 4.2 2. Mengolah tanah pertanian 6. Mengidentifikasi traktor pertanian roda dua Menjelaskan prosedur pengoperasian traktor pertanian roda dua Mengoperasikan traktor pertanian roda dua Merawat traktor pertanian roda dua. Mengoperasikan motor tenaga penggerak alat mesin pertanian 3. Mengoperasikan alat mesin penanam 7. Mengidentifikasi alat mesin penanam Menjelaskan prosedur pengoperasian alat dan mesin penanam mengoperasikan alat mesin penanam Merawat alat mesin penanam.2 5.7 6.6 2.1 3.1 6. Mengoperasikan traktor pertanian roda empat 5.4 3. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.1 1. Mengoperasikan alat mesin pemeliharaan tanaman 100 . Mengoperasikan traktor pertanian roda dua 4.3 6.2 1.4 5.

5 12. Mengidentifikasi alat pengukuran lahan Mempersiapkan alat pengukuran lahan Menjelaskan cara pengoperasian alat pengukuran lahan Melaksanakan Pengukuran beda tinggi Melakukan pengukuran luas lahan Melakukan pengukuran topografi lahan Mengolah data dan menggambar hasil pengukuran Merawat alat pengukuran lahan.2 14.4 12.3 12.2 9.3 13.1 12.4 11.3 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi alat mesin pemanen Menggandeng alat mesin pemanen Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pemanen Mengoperasikan alat mesin pemanen Merawat alat mesin pemanen. Memahami bentuk-bentuk unit tata guna lahan Mengidentifikasi kondisi tata guna lahan Merawat sarana tata guna lahan.5 13. Mengidnetifikasi alat mesin irigasi Memasang alat mesin irigasi Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin irigasi Mengoperasikan alat mesin irigasi curah Mengoperasikan alat mesin irigasi tetes Merawat alat mesin irigasi.1 8.4 13.4 9. Mengidentifikasi alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Menyiapkan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Mengoperasikan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian Merawat alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian.8 14.2 8.STANDAR KOMPETENSI 8.3 10.4 10. Mengoperasikan alat mesin irigasi 13. Melaksanakan pengukuran lahan 14. Mengoperasikan alat mesin pengangkut sarana produksi dan hasil pertanian 11.3 8.6 13.2 12.1 10. Mengoperasikan alat mesin pemanen 8.6 13.2 11.5 10. 101 9.1 13. Mengidentifikasi alat mesin pasca panen Memasang alat mesin pasca panen Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pasca panen Mengoperasikan alat mesin pasca panen Merawat alat mesin pasca panen.2 13.3 11.4 8. Mengelola unit tata guna lahan .5 11.3 9.1 14.5 9.1 9. Mengoperasikan alat mesin pasca panen 10.1 11.5 12. Mengidentifikasi alat mesin pengolahan hasil pertanian Memasang alat mesin pengolahan hasil pertanian Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin pengolahan hasil pertanian Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil pertanian Merawat alat mesin pengolahan hasil pertanian.2 10.7 13. Mengoperasikan alat mesin pengolahan hasil pertanian 12.

Mengoperasikan pompa air untuk Irigasi/drainase 17.5 16. 16. 102 . air dan tanaman Mengukur debit air irigasi Mengukur kualitas air irigasi Melakukan tindakan konservasi sumber air irigasi.2 15. Mengidentifikasi jenis-jenis pompa irigasi Mendeskripsikan karakteristik pompa irigasi Menjelaskan teknik pengoperasian pompa irigasi Mengoperasikan pompa irigasi Merawat pompa irigasi.2 18.1 15. Mengoperasikan alat mesin perawatan dan perbaikan mesin pertanian.3 19.5 18.2 19.1 17.1 18. Mengukur kebutuhan air tanaman 19.STANDAR KOMPETENSI 15.3 16.3 17. Mengelola sumber air irigasi 18.2 16. Menganalisis konsep kebutuhan air tanaman mengukur kebutuhan air tanaman menentukan saat irigasi.1 16.5 17.4 KOMPETENSI DASAR Merencanakan jaringan irigasi tetes/ curah Mendesain jaringan irigasi tetes/ curah Membuat jaringan tetes/ curah Mengoperasikan irigasi tetes/ curah Merawat jaringan irigasi tetes/curah.2 17. Mengidentifikasi alat mesin perawatan dan perbaikan Menjelaskan cara pengoperasian alat mesin perawatan dan perbaikan mesin pertanian Mengoperasikan alat mesin perawatan dan perbaikan Melakukan perawatan dan perbaikan.3 19. Membuat jaringan Irigasi tetes/curah 15.1 19.4 16.3 15.4 15. Mengukur potensi sumber air irigasi Mengkorelasikan hubungan tanah.4 17.

7 4.1 2. Mengamati kematian mikroorganisme. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 6 Mengenal prinsip-prinsip mutu dalam pengolahan 103 .1 4. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1 Mengenal komoditas hasil pertanian 1.3 4. PENGAWASAN MUTU HASIL PERTANIAN (115) A.4 2. Mengukur pertumbuhan mikroorganisme.2 4. Menyiapkan media pertumbuhan mikroorganisme.5 4.1 1.4 4.3 5.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI AGRIBISNIS HASIL PERTANIAN 1.3 4 Mengidentifikasi karakteristik mikroorganisme 5 Menerapkan Keselamatan. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan. TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN (114) 2.1 KOMPETENSI DASAR Menggolongkan komoditas hasil pertanian Menguji sifat-sifat komoditas hasil pertanian Mendeskripsikan kerusakan komoditas hasil pertanian Menguji akibat yang timbul oleh kerusakan komoditas hasil pertanian.3 1. Mendemonstrasikan sample penggunaan food additive dan food preservatives. Mengamati struktur mikroorganisme. Mengenal kriteria mutu bahan hasil pertanian.2 1. Menghitung jumlah mikroorganisme.4 3. Mengenal kaitan mutu produk dengan proses pengolahan.1 6.2 5.2 6. Menguji penyimpangan mutu dalam pengolahan bahan hasil 2 Mengidentifikasi karakteristik industri pertanian 3 Menerapkan dasar pengolahan dan pengawetan bahan hasil pertanian 3.1 5. Menyiapkan biakan mikroorganisme.6 5.5 3.4 6.6 3. Menjelaskan regulasi tentang penggunaan bahan tambahan makanan (food additive) dan bahan pengawet kimia (food preservatives) Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara fisik Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara khemis Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara mikrobiologis Mendemonstrasikan sample dasar pengolahan dan pengawetan secara biokhemis. Menguji secara inderawi hasil perlakuan dasar pengolahan.3 3.2 3.2 3. Memahami ruang lingkup industri pertanian Mengklasifikasi jenis-jenis industri pertanian.

6 6. Menjelaskan pengertian dan peranan pengendalian mutu hasil pertanian.2 6.4 6.6 7. Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (114) STANDAR KOMPETENSI 1.2 3. Menerapkan teknik pengolahan dengan suhu tinggi 8. Menerapkan teknik penggunaan suhu rendah 104 .3 3. Menerapkan proses pengeringan Menerapkan proses perendaman Menerapkan proses dehydrasi Menerapkan proses rehydrasi.1 1.3 4.4 6.5 7.1 5.3 5. Mengidentifikasi ciri-ciri bahan hasil pertanian siap panen Menentukan saat panen bahan hasil pertanian Menentukan cara dan peralatan panen Memanen bahan hasil pertanian. Mengidentifikasi mikroorganisme yang aktif dalam fermentasi Mengkondisikan bahan sebagai media dalam proses fermentasi Menginokulasikan mikrobia dalam proses fermentasi Mengendalikan lingkungan proses fermentasi Memanen hasil fermentasi. KOMPETENSI KEJURUAN 1.4 3.4 4. Menerapkan teknik-teknik pemanenan bahan hasil pertanian 1.1 7.4 7.3 7.2 4. Menjelaskan prinsip dasar dan teknik penggunaan suhu rendah Menerapkan proses pendinginan 3.2 KOMPETENSI DASAR pertanian. Menjelaskan konsepsi mutu hasil pertanian cacat dan toleransi. Menerapkan prosedur kerja GMP (Good Manufacturing Procedure) 2.2 2.1 7.7 8.1 2.STANDAR KOMPETENSI 7 Menerapkan konsep mutu hasil pertanian dan pengendalian mutu hasil pertanian 7.1 3. Menerapkan teknik pengendalian kandungan air dalam pengolahan 6.5 6.1 6.5 4. Menerapkan teknik pengeprisan (trimming) bahan hasil panen Menerapkan teknik pengumpulan hasil panen Menerapkan teknik pemisahan hasil panen (sortasi dan gradding) Menerapkan teknik penumpukan hasil panen Menerapkan teknik pengangkutan hasil panen. Menggunakan mikroorganisme dalam proses pengolahan (fermentasi) 5.7 7.2 7.1 8. Menerapkan proses blanching Menerapkan proses exhausting Menerapkan proses pasteurisasi Menerapkan proses sterilisasi Menerapkan proses pengukusan dan perebusan Menerapkan proses penguapan Menerapkan proses pengentalan.3 6.2 KOMPETENSI DASAR Mengidentifikasi persyaratan GMP dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian Menerapkan prosedur praktik yang baik dalam berproduksi.3 2.5 5. Menerapkan teknik konversi bahan dalam pengolahan 7.2 5.1 4.4 3.2 2. B. Menerapkan perlakukan pendahuluan terhadap bahan hasil pertanian pasca panen 4. Menerapkan proses pengecilan ukuran dan bentuk produk/forming Menerapkan proses pencampuran Menerapkan proses emulsifikasi Menerapkan proses filtrasi Menerapkan proses kristalisasi Menerapkan proses ekstraksi Menerapkan proses destilasi.

3 12.4 14.4 9. Menerapkan penggorengan (deep fraying) Menerapkan penggorengan (surface fraying) Menerapkan penyanggraian.2 16.1 11. Menjelaskan teknik penyimpanan hasil pertanian dan ghasil olahannya Memilih cara dan peralatan penyimpanan alami Menyimpan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya Menggidentifikasi serangan hama dan penyakit dalam penyimpanan/ penggudangan hasil pertanian Mengendalikan hama dan penyakit dalam penyimpanan/ penggudangan bahan hasil pertanian Mengelola kegiatan penyimpanan dan penggudangan hasil pertanian Menerapkan administrasi penggudangan.6 15.2 11.3 12.1 14. Menerapkan pengolahan dengan irradiasi (sinar gelombang pendek). Menerapkan teknik pengolahan menggunakan media pengahantar panas 12.2 15.3 16.2 13. Menerapkan sanitasi di lingkungan perusahaan pengolahan hasil pertanian .3 14.3 9.1 9. Menjelaskan alat-alat. Menerapkan pengolahan dengan pemanas vacum. Mengemas bahan hasil pertanian dan produk olahan 15.5 13. Mennerapkan pengolahan dengan udara panas.4 15. Menerapkan teknik perlakuan kimiawi/ enzymatis dalam pengolahan 8.3 15.4 12. Mengoperasikan peralatan pengolahan hasil pertanian 13. Mengidentifikasi fungsi dan prinsip kerja peralatan pengolahan hasil pertanian Mengoperasikan peralatan pengolahan Mendiagnosa gangguan peralatan pengolahan Memperbaiki kerusakan ringan pada peralatan pengolahan Merawat peralatan pengolahan.5 9.4 15. Menerapkan teknik pemanasan tidak langsung dalam pengolahan 11. Mengoperasikan proses pengolahan hasil pertanian 14.3 13.4 KOMPETENSI DASAR Menerapkan proses pembekuan. Mengidentifikasi jenis dan sifat berbagai bahan kemasan Memberi perlakuan pra pengemasan Mengemas bahan hasil pertanian Merancang identitas dan informasi produk dalam kemasan(labeling). bahan dan teknik sanitasi perusahan pengolahan hasil pertanian Menerapkan teknik sanitasi terhadap bahan Menerapkan teknik sanitasi terhadap peralatan Menerapkan teknik sanitasi terhadap ruang pengolahan hasil pertanian dan lingkungannya 105 10. Menerapkan proses sulfitasi Menerapkan proses karbonatasi Menerapkan proses netralisasi Menerapkan proses hidrolisis Menerapkan proses pemurnian (refining) Menerapkan proses koagulasi.2 10.1 16. Menjelaskan proses pengolahan hasil pertanian Menerapkan proses pengolahan hasil pertanian Mengendalikan jalannya proses Memantau mutu produk olahan.2 12.STANDAR KOMPETENSI 9.1 13.5 15.7 16.6 10.1 15.2 9.3 9.2 14.1 12. Menyimpan dan menggudangkan bahan hasil pertanian dan hasil olahannya 16.1 10.3 11.

18.2 1. Menjelaskan cara-cara pengambilan contoh bahan hasil pertanian 4. 18.5 Menerapkan teknik sanitasi terhadap pekerja.2 4.1 Mengumpulkan berbagai data / informasi bisnis 18. Menyiapkan peralatan untuk pengawasan mutu hasil pertanian 1.5 3. Mengendalikan spesifikasi produk 5.2 Memilih jenis usaha pengolahan berdasar kepada data/informasi 18.5 Memasarkan produk.1 1.4 3.3 3. Mengelola usaha Pengolahan Hasil Pertanian 2. Mengkalibrasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian 2.3 1.1 Menganalisis keberhasilan usaha.1 Menjelaskan teknik pengelolaan limbah 17. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian (115) STANDAR KOMPETENSI 1. Mengelola limbah pengolahan hasil pertanian KOMPETENSI DASAR 16.2 3.3 4.6 4. Memahami spesifikasi bahan hasil pertanian Mengendalikan spesifikasi bahan dasar (starting materials) Mengendalikan spesifikasi air proses Mengendalikan spesifikasi produk Mengendalikan spesifikasi formulasi master.1 KOMPETENSI DASAR Membuat inventarisasi peralatan untuk pengawasan mutu hasil pertanian Membuat SOP penggunaan peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Mensanitasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Merawat peralatan pengawasan mutu hasil pertanian.1 3. Menjelaskan ketentuan umum GLP Menjelaskan organisasi GLP Menyiapkan peralatan laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menyiapkan ruang/bangunan dan fasilitas laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menyiapkan bahan-bahan pengujian di laboratorium pengawasan mutu hasil pertanian Menjamin sanitasi dan hygienis laboratorium.2 3.4 4.3 Mengidentifikasi faktor-faktor produksi dan distribusi 18. Menerapkan prinsip kerja laboratorium yang baik/Good Laboratory Practice (GLP) 3. 19.2 Mengidentifikasi jenis dan jumlah limbah pengolahan hasil pertanian 17.STANDAR KOMPETENSI 17.4 Merencanakan usaha 18.4 Menerapkan teknik pengelolaan limbah padat.4 2. Mengambil contoh bahan hasil pertanian 106 . Mengidentifikasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian Mengkalibrasi peralatan pengawasan mutu hasil pertanian.1 4.5 5.3 Menerapkan teknik pengelolaan limbah cair 17. 17.1 2.

2 7.STANDAR KOMPETENSI 5. 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara refraktometri Menganalisis bahan hasil pertanian secara polarimetri Menganalisis bahan hasil pertanian secara spektrofotometri Menganalisis bahan hasil pertanian secara kolorimetri Menganalisis bahan hasil pertanian secara konduktometri 6.5. Menganalisis bahan hasil pertanian secara kimia (analisis proksimat) 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara khromatografi.3 8.4 8. Menganalisis bahan hasil pertanian secara organoleptik 6.2 Menganalisis kandungan protein 107 . Menganalisis secara mikroanalis 10.3 7. Membuat reagensia 11. 10. Menganalisis bahan hasil pertanian secara potensiometri 8. 11.3 7.6. Menganalisis bahan hasil pertanian secara fisikokimia (instrumental) 9.1 8.1 Mengisolasi benda asing untuk deteksi mikroskopik 9. Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji kesukaan Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji perbedaan Melakukan pengujian bahan hasil pertanian dengan uji rangking Menganalisis bahan hasil pertanian menggunakan alat fisik Menganalisis nilai-nilai ukuran bahan hasil pertanian Menganalisis sifat khusus komoditas hasil pertanian Menganalisis secara thermometri/gravimetri.1 6.1 7.1 Mengidentifikasi macam dan sifat reagensia untuk pengujian mutu komoditas hasil pertanian 10.4 Menstandardisasi khemikalia dan reagensia 10. Menganalisis bahan hasil pertanian secara fisis 7. 9.1 Menganalisis kandungan karbohidrat 11.3 Menghitung konsentrasi bahan kimia 10.2 6.2 8.2 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan pengambilan contoh bahan hasil pertanian.2 Mengidentifikasi komponen utama reagensia 10.5 Membuat reagensia dan larutan khemikalia untuk pengujian 10.6 Merawat khemikalia dan reagensia.2 Mengidentifikasi benda asing secara mikroskopik 9.7.4 8.3 Mengidentifikasi serangga atau bagian/potongan (fragmen) serangga.

4 14. Menyiapkan pengambilan contoh bahan hasil pertanian atau transfer secara aseptik Memindahkan bahan-bahan secara aseptik Memelihara area kerja dan peralatan pengawasan mutu hasil pertanian dalam usaha mencegah terjadinya infeksi silang dan kontaminasi.2 15.5 13.2 16. Menganalisis sampel air baku boiler dan Chill Water 16.1 16.4 12.5 14. Menyiapkan larutan contoh uji mikrobiologis sistem pengenceran Mensterilkan alat-alat dan perkakas yang digunakan dalam analisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis Membuat media pertumbuhan mikrobia Menginokulasikan larutan contoh ke dalam media pertumbuhan Mengamati hasil analisis secara mikrobiologis Mengidentifikasi parameter kualitas air baku industri dan air minum Menguji kualitas air untuk industri pengolahan hasil pertanian Menjaga air dari kontaminasi silang sampai digunakan untuk industri pengolahan hasil pertanian.3 14.2 14.3 KOMPETENSI DASAR Menganalisis kandungan lemak Menganalisis kandungan air Menganalisis kandungan abu.1 14. 12. Menganalisis bahan hasil pertanian secara kimia (mikro komponen) 13.6 15. Menganalisis kandungan mineral Menganalisis adanya bahan berbahaya Menganalisis adanya bahan kimia tambahan untuk makanan (food additives) Menganalisis kandungan vitamin Menganalisis kandungan alkaloid.3 16.2 13.1 12.4 11. Mengoperasikan teknik kerja aseptis Mengolah data hasil analisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis.3 14.3 11.1 15.4 108 . Menganalisis air untuk industri PPHP 15.1 13.2 12.3 12.5 12.STANDAR KOMPETENSI 11. Mengidentifikasi parameter kualitas air baku boiler dan chill water Mengidentifikasi metode analisis berbagai jenis parameter kualitas air baku boiler dan chill water Mengidentifikasi peralatan untuk analisis berbagai parameter kualitas air baku boiler dan chill water Menganalisis berbagai parameter kualitas air baku boiler dan chill water. Menganalisis bahan hasil pertanian secara mikrobiologis 14.

Mengendalikan mutu selama proses produksi hasil pertanian 18. Menguji sifat bahan kemasan 18. Menguji limbah bahan hasil pertanian 17. Mengendalikan mutu pada tahap kritis dengan pendekatan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) Menguji kecukupan sanitasi dan hygiene Mengendalikan mutu bahan di gudang.1 18. Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Points) dalam kegiatan pengolahan hasil pertanian Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 9000 Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan prinsip-prinsip ISO 14000 Mengendalikan mutu hasil pertanian dengan menerapkan Total Quality Management(TQM). Mengukur sifat fisik plastik Mengukur sifat fisik kertas Mengukur sifat fisik kaleng.2 19.STANDAR KOMPETENSI 16.1 19.3 19. 6 KOMPETENSI DASAR Menguji limbah padat Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah padat Menguji limbah cair Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah cair Menguji limbah gas Memecahkan masalah yang ditimbulkan oleh limbah gas. 3 17. 4 17. 1 17.3 20.2 18. 2 17.4 109 . Mengelola kegiatan pengendalian mutu hasil pertanian 19. 5 17.3 20. 17.1 20.2 20.

4 110 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian penyuluhan pertanian Menjelaskan tujuan penyuluhan pertanian Menjelaskan falsafah penyuluhan Menjelaskan azas. Menganalisis hakekat penyuluhan 1.1 1.2 4.1 3.3 3. dan sasaran penyuluhan pertanian Membedakan pendidikan.1 1. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.4 4.1 3. Mengidentifikasi peran penyuluhan pertanian dalam pembangunan Indonesia 2.2 2. 16 tahun 2006 tentang Sistem penyuluhan Pertanian dan Kehutanan 3. Memahami latar belakang terbitnya UURI No. Mendemonstrasikan hand traktor untuk pengolahan tanah Mendemonstrasikan farm traktor untuk pengolahan tanah Mendemonstrasikan peralatan hand sprayer untuk pemeliharaan tanaman Mendemonstrasikan peralatan irigasi 3. : : : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI PENYULUHAN PERTANIAN PENYULUHAN PERTANIAN (116) B.2 3.3 1. Mengkatagorikan masyarakat tani dan pedesaan 1.4 1.2 3. Menjelaskan karakteristik seorang penyuluh Menjelaskan karakteristik penyampaian informasi Menampilkan perilaku sebagi penyuluh.3 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan sejarah penyuluhan pertanian di Indonesia Menjelaskan peran penyuluhan dalam pembangunan pertanian.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN A. 16 tahun 2006 Memahami isi UURI NO 16 tahun 2006. Mengoperasikan peralatan mekanisasi pertanian .2 2. penyuluhan dan penerangan.1 4.1 2.2 1. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. fungsi.3 4. Menjelaskan struktur masyarakat pedesaan Mengidentifikasi karakteristik masyarakat tani Menunjukkan perubahan sosial masyarakat tani dan pedesaan Menyatakan tingkat adopsi inovasi pertanian.2 3. Menghayati diri sebagai penyuluh 2.5 2. Memahami isi UURI No.3 3.1 2. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 4. Menerapkan Keselamatan.dari masyarakat.

2 Menjelaskan system pengelolaan hutan produksi 9.3 Melaksanakan bisnis tanaman perkebunan 6.2 Merencanakan bisnis peternakan 7.1 Menjelaskan dasar budidaya ikan 8.4 Menganalisis bisnis peternakan.1 Menjelaskan hutan.2 Membuat kelompok usaha bersama para petani 10. 13.3 Melaksanakan bisnis perikanan 8.4 Menganalisis bisnis tanaman perkebunan. 12. 5.2 Mengoperasikan overhead projector 13.1 Menjelaskan berbagai macam bahan penyuluhan pertanian 11.1 Menjelaskan berbagai macam alat bantu penyuluhan 13.1 4.1 Menjelaskan dasar budidaya ternak 7.3 Melaksanakan bisnis tanaman hortikultura 5. 14. transparansi. Menyusun program penyuluhan 5. Menguraikan sistem pengelolaan hutan dan kawasan hutan 10.2 4. Mengoperasikan alat bantu penyuluhan 14.4 KOMPETENSI DASAR Mendemonstrasikan peralatan pasca panen hasil pertanian. transparansi.3 Mengelola koperasi petani.1 Menjelaskan berbagai macam metode penyuluhan 12.STANDAR KOMPETENSI 3. 10.3 Membuat folder.4 Menganalisis bisnis perikanan. 11.2 Merencanakan bisnis tanaman hortikultura 5.3 4. dan slide 11.2 Menggolongkan metode penyuluhan pertanian 12.1 Menjelaskan dasar budidaya tanaman hortikultura 5.3 Melaksanakan bisnis peternakan 7.1 Mengidentifikasi kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan 111 . 9. Mengelola bisnis tanaman hortikultura 6.2 Menjelaskan kaidah pembuatan folder. Menjelaskan dasar budidaya tanaman pangan Merencanakan bisnis tanaman pangan Melaksanakan bisnis tanaman pangan Menganalisis bisnis tanaman pangan.4 Mengoperasikan komputer.4 Menganalisis bisnis tanaman hortikultura.5 4. dan slide transparansi. kawasan hutan. Mendirikan kelembagaan petani 11. Mengelola bisnis peternakan 8.3 Mengoperasikan slide projector 13.2 Merencanakan bisnis perikanan 8. Menentukan metode penyuluhan 13.3 Memilih metode penyuluhan pertanian. dan hasil hutan 9.1 Menjelaskan dasar budidaya tanaman perkebunan 6.3 Menjelaskan system pengelolaan hutan bersama masyarakat. 6. Mempersiapkan bahan penyuluhan pertanian 12. Mengelola bisnis tanaman pangan 4. 8.1 Menjelaskan organisasi dan administrasi 10. Mengelola bisnis perikanan 9. Mengelola bisnis tanaman perkebunan 7. 7.2 Merencanakan bisnis tanaman perkebunan 6.

3 Menunjukan pedoman penyelenggaraan siaran 16.2 Membuat power point bahan penyuluhan pertanian 18. tempat. Menjelaskan umpan balik penyuluhan Mengevaluasi kegiatan penyuluhan komputerisasi 18. Mengevaluasi hasil penyuluhan 18. adat istiadat. Mengidentifikasi karakteristik audien (bahasa.1 17.2 16.3 15. Mengakses sumber informasi KOMPETENSI DASAR Merancang kebutuhan materi kelompok sasaran penyuluhan Menentukan acara. menjawab. dan mendengarkan Melaksanakan/ menyampaikan materi penyuluhan Memotivasi audien/ masyarakat tani tersuluh. 112 . Melaksanakan penyuluhan 16.4 17. dan waktu penyuluhan.1 16. Mengembangkan bahan penyuluhan pedesaan.2 14.1 Mengidentifikasi sumber informasi dalam 15.1 Menjelaskan bahan penyuluhan dengan 18.3 Membuat VCD bahan penyuluhan pertanian.2 Menunjukan cara memperoleh informasi pertanian 15. penyuluhan pertanian 15.2 17. dan budaya mastarakat setempat) Menunjukan teknik bertanya.STANDAR KOMPETENSI 14.3 16.

Melakukan pengukuran hutan 4. 3 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI : KEHUTANAN : KEHUTANAN (117) A.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian hutan Menunjukkan peran dan fungsi hutan. Menjelaskan cara mengukur volume pohon berdiri Mengoperasikan alat-alat ukur hutan. 1 4. 3 . 2 6. 2. Mengidentifikasi jenis tanah hutan KOMPETENSI DASAR 1.2 3. penyediaan. Mengidentifikasi jenis pohon hutan 1. Menerapkan Keselamatan. Menyusun perencanaan hutan 5. Menjelaskan karakteristik pohon hutan Mendeskripsikan morfologi pohon hutan. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) B. Menentukan tipe hutan 2. 3 5. 113 3. Mengidentifikasi iklim mikro hutan 2. 1 Menjelaskan pengertian tanah Menjelaskan tekstur dan struktur tanah hutan Menentukan jenis-jenis tanah hutan. 1 2. 1 6. dan penggunaan hutan secara serba guna dan lestari Menentukan pola kegiatan pelaksanaannya menurut ruang dan waktu. 2 Mengidentifikasikan alat-alat klimatologi hutan.1 2. Melakukan pengelolaan hutan 5. 1 Menjelaskan pengertian klimatologi hutan 1. Mengkorelasikan dasar hukum perencanaan hutan 6. Menjelaskan pengertian perencanaan hutan Membuat kerangka perencanaan hutan Membuat konsep perencanaan hutan. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menjelaskan perkembangan sejarah hukum perencanaan hutan Mengemukakan peran hukum perencanaan hutan sebagai alat kendali kelestarian hutan Menginplematasikan hukum dan peraturan yang digunakan sebagai landasan operasional perencanaan hutan. pengadaan. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.1 3. 3. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1.2 2. 2 2.3 3. 2 6. 1 3.1 1.2 3. 2 4. 2 4. Menjelaskan pelaksanaan penyusunan pola peruntukkan.

4 Memberi tanda batas hutan. 10. 8.STANDAR KOMPETENSI 7.1 Menjelaskan pengertian sistem informasi sumber daya hutan (SISDH) dan sistem informasi geografi (SIG) 15.3 Mengkategori kegiatan produksi bukan kayu (Non-timber forest production).3 Melaksanakan penjarangan hutan.3 Membuat persemaian tanaman hutan. Melakukan perisalahan (inventarisasi hutan) 11. Melakukan perencanaan sumber daya hutan melalui penggunaan teknologi 114 . 2 Membuat gambar penetapan tata batas 8.2 Mengkategori kegiatan produksi kayu (Timber production) atau menguasai kegiatan tebangan 13. Mentabulasi rencana perlindungan hutan 15. 9.1 Menjelaskan pengertian perisalahan 10. 3 Menentukan pembagian hutan 8. 14. Mentabulasi rencana produksi dan tebangan 14. 12. 4 Membuat petak dan anak petak. 11.3 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari kerusakan akibat ulah manusia (pencurian dan penjarahan) 14.5 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari bahaya kebakaran. 1 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan produksi 7.3 Menentukan taksiran volume kayu per Ha.4 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan hutan dari kerusakan akibat ulah binatang dan hama 14. 1 Memahami prosedur penataan hutan 8. 2 Menggambarkan jalur PWH 9.2 Mengkategorisasikan kegiatan perlindungan kawasan hutan 14. Melakukan penataan hutan 9.2 Membuat bedeng persemaian tanaman hutan 11.2 Merancang sumber daya hutan melalui penggunaan SISDH dan SIG. Melakukan pembibitan tanaman hutan 12. Melakukan pembukaan wilayah hutan (PWH) 10. 13. 3 Mengkomunikasikan secara visual rancangan sarana prasarana PWH 9. Melakukan pemeliharaan hutan 13. 2 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan konservasi dan lindung 7. 15.1 Menjelaskan pengertian rencana produksi dan tebangan 13. 8. 3 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan kemasyarakatan 7. 4 Mengkategorisasikan kegiatan pengelolaan hutan yang bermanfaat untuk jasa lingkungan atau wisata alam. Mentabulasi hubungan perencanaan hutan terhadap manfaat ekonomi-ekologi dan sosial KOMPETENSI DASAR 7.2 Membuat jadwal kegiatan pemeliharaan hutan 12.1 Menjelaskan pengertian rencana perlindungan hutan 14.1 Menjelaskan pengertian pemeliharaan hutan 12.2 Membuat sampling 10. 1 Menjelaskan pengertian PWH 9.1 Menjelaskan cara penyemaian tanaman hutan 11.

2 18.1 17.3 19. Merancang hutan untuk mengatasi pemanasan global 16.1 19.2 18.3 19.1 18.2 19.2 16.STANDAR KOMPETENSI 16. Melakukan pemanenan hasil hutan 115 . Mengembangkan hutan rakyat (HR) dan hutan tanaman rakyat (HTR) 17. Merancang hutan kota 18.4 KOMPETENSI DASAR Menjelaskan pengertian HR dan HTR Mengkalkulasi potensi produksi HR dan HTR Membangun HR dan HTR.3 17. Menjelaskan pengertian hutan kota Mengklasifikasikan struktur hutan kota.1 16. Menjelaskan fungsi hutan dalam menghambat pemanasan global Menemutunjukkan pengaruh hutan dalam menciptakan udara segar dan iklim sejuk Mengenali jasa lingkungan hutan untuk wisata alam Menjelaskan teknik pemanenan hasil hutan kayu dan non kayu Mengoperasikan alat-alat pemanenan hasil hutan Merawat alat-alat pemanenan hasil hutan Mengangkut hasil hutan 19.

1 2.2 3. Memahami prinsip-prinsip penyelenggaraan administrasi perkantoran 1. Mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi 2.4 4.1 3.5 2.1 4.2 2. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 116 . Menerapkan prinsip-prinsip kerjasama dengan kolega dan pelanggan 4. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.3 4.1 1.3 2. 3.2 1. Mendeskripsikan kerjasama dengan kolega dan pelanggan Menyediakan bantuan kepada pelanggan di dalam dan di luar organisasi Memelihara standar penampilan pribadi Menerapkan bekerja dalam tim.4 1. Mengidentifikasi proses komunikasi Menerima dan menyampaikan informasi Memilih media komunikasi Melakukan komunikasi melalui telepon.4 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan administrasi perkantoran Mendeskripsikan fungsi pekerjaan kantor dalam organisasi Mengidentifikasi pekerjaan kantor Mengidentifikasi sarana dan prasarana administrasi perkantoran Mengidentifikasi persyaratan personil administrasi perkantoran. Menerapkan Keselamatan.4 3.2 4.3 1.3 3.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG STUDI KEAHLIAN PROGRAM STUDI KEAHLIAN KOMPETENSI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN : ADMINISTRASI : ADMINISTRASI PERKANTORAN (118) A.

2 8.1 12. Mengelola dana kas kecil 12.3 10.3 12. Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak 1.1 1.2 3.4 9. Mengelola data/informasi di tempat kerja 117 . Mengidentifikasi dokumen-dokumen kantor Melakukan surat-menyurat Menata dokumen.2 6.3 6.2 10. Mendeskripsikan aplikasi presentasi Menggunakan aplikasi presentasi untuk mengolah bahan informasi.3 4. Menentukan sistem kearsipan Menentukan kebutuhan alat dan bahan kearsipan Mengimplementasikan sistem kearsipan Memelihara sistem kearsipan. Membuat catatan dikte untuk menghasilkan naskah/dokumen Mengidentifikasi kebutuhan dokumen Membuat dokumen Memproduksi dokumen. Mendeskripsikan perjalanan bisnis Melaksanakan penanganan perjalanan bisnis.3 7. Mempersiapkan administrasi kas kecil Membukukan mutasi dan selisih dana kas kecil Mendokumentasikan bukti-bukti kas kecil. Memberikan pelayanan kepada pelanggan 13. Mengelola sistem kearsipan 8.1 13.1 4.1 7.1 5.1 2. Melakukan prosedur administrasi 5. Memproses perjalanan bisnis 10. Melakukan prosedur pengadaan peralatan kantor Menggunakan peralatan kantor Memelihara peralatan kantor.3 5.B.2 5.2 10.2 2.3 13.1 11.1 6.3 6.4 8. Mengelola pertemuan/rapat 11. Membuat dokumen 9.2 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan aplikasi perangkat lunak Mengoperasikan aplikasi perangkat lunak dalam mengolah dokumen/ naskah. Mempersiapkan pertemuan/rapat Menyelenggarakan pertemuan/rapat Membuat catatan hasil pertemuan/ rapat Mendistribusikan hasil pertemuan/ rapat. Mengelola peralatan kantor 4. Memilih jenis penggandaan dokumen yang sesuai Melakukan penggandaan dokumen Mendistribusikan dokumen.4 11.1 10.2 3. Menangani surat/dokumen kantor 7. Mengidentifikasi jenis-jenis surat/ dokumen Memproses surat/dokumen Mendistribusikan surat/dokumen Memproses e-mail.4 7. Menangani penggandaan dokumen 6. Mengoperasikan aplikasi presentasi 3.1 9.2 11.2 7. Mengumpulkan data/informasi Melakukan pengolahan data/ informasi 2.2 4.1 8.2 12. KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Mendeskripsikan pelayanan prima Mengidentifikasi pelanggan dan kebutuhannya Memberikan pelayanan kepada pelanggan.3 8.1 3.

4 KOMPETENSI DASAR Melaksanakan tata persuratan dan kearsipan Melaksanakan administrasi kepegawaian/ketenagaan Melaksanakan administrasi keuangan Melaksanakan administrasi sarana dan prasarana.3 14. Mengaplikasikan administrai perkantoran di tempat kerja 14.STANDAR KOMPETENSI 14. 118 .2 14.1 14.

2 3.1 2. A. Menerapkan prinsip profesional bekerja 2. PERBANKAN (120) 3. Mengidentifikasi penerima pesan Membuat pesan bisnis Menggunakan media komunikasi yang tersedia Melaksanakan komunikasi bisnis.3 1.3 3.5 2.2 2. dan aturan kerja Mengelola informasi Merencanakan pekerjaan dengan mempertimbangkan waktu dan sumber daya Mengelola kompetensi personal.3 2.4 1. Melaksanakan komunikasi bisnis 3.1 3. Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH) 119 .4 3. Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Melaksanakan prosedur K3 Menerapkan konsep lingkungan hidup Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BIDANG KEAHLIAN : PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KOMPETENSI KEAHLIAN : BISNIS DAN MANAJEMEN KEUANGAN 1.2 1. PEMASARAN (121) KOMPETENSI DASAR 1. prosedur. AKUNTANSI (119) 2.4 Mengidentifikasi sektor dan tanggung jawab industrI Menerapkan pedoman. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN STANDAR KOMPETENSI 1. Menerapkan Keselamatan.1 1.

1 9.2 4.3.2 3. 2.2 2. Memproses entri jurnal 5. Mendeskripsikan pengelolaan kartu utang Mengidentifikasi data utang Membukukan mutasi utang ke kartu utang Menyusun laporan utang. 1.2 5.1 8.4 3.5 8. Mendeskripsikan pengelolaan kartu aktiva tetap Mengidentifikasi data mutasi aktiva tetap Mengidentifikasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap Membukukan mutasi aktiva tetap ke kartu aktiva tetap Membukukan mutasi penyusutan dan akumulasi penyusutan aktiva tetap.3 6.1 3. Memproses buku besar 6.5 7.B.4 2.4.4 8.2. 1.3 7.3 8.3 2.1.1 5.4 10.2 7.2 6. Mengelola dokumen transaksi KOMPETENSI DASAR 1.4 7. Mendeskripsikan administrasi kas bank Menghitung mutasi kas bank Membukukan mutasi kas bank Menyusun laporan rekonsiliasi bank Membukukan penyesuaian kas di bank. 1. Mempersiapkan pengelolaan buku besar Membukukan jurnal ke buku besar Menyusun daftar saldo akun dalam buku besar. KOMPETENSI KEJURUAN 1.1 10.3 5. Mendeskripsikan pengelolaan kartu piutang Mengidentifikasi data piutang Membukukan mutasi piutang ke kartu piutang Melakukan konfirmasi saldo piutang Menyusun laporan piutang.2 10. Mengelola kartu aktiva tetap 10.1 7. 2. Mendeskripsikan pengelolaan kartu persediaan Mengidentifikasi data mutasi persediaan Membukukan mutasi persediaan ke kartu persediaan Membukukan selisih persediaan Membuat laporan persediaan.1 4. Menyajikan laporan harga pokok produk 120 .4 6.1 6.3 9.3 Mengidentifikasi dokumen transaksi Memverifikasi dokumen transaksi Memproses dokumen transaksi Mengarsipkan dokumen transaksi.3 3.2 8.1 2.2 9. Mengelola kartu utang 9. Mengelola kartu piutang 7. Mengelola kartu persediaan 8.5 4.5 9. Mengkompilasi biaya Menghitung pembebanan biaya Menyusun laporan biaya.5 3. Akuntansi (119) STANDAR KOMPETENSI 1. Memproses dokumen dana kas di bank 4. Mendeskripsikan administrasi dana kas kecil Menghitung mutasi dana kas kecil Menghitung selisih dana kas kecil Mengisi dana kas kecil Mencatat mutasi dan selisih dana kas kecil. Memproses dokumen dana kas kecil 3. Mengelompokkan dokumen sumber Menyiapkan jurnal Mengarsipkan dokumen.3 6.

Menyusun laporan keuangan KOMPETENSI DASAR 11.2 11.3 11. Menyiapkan dokumen transaksi pemungutan dan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) Menyiapkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan pasal 21 Menyiapkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Orang Pribadi Menyiapkan SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan Menyiapkan SPT Masa pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan atas barang mewah (PPn-BM).4 12.7 14.1 11. Mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi 121 . Mempersiapkan komputer dan paket program pengolah angka Mengentri data Mengolah data dengan menggunakan fungsi-fungsi program pengolah angka Membuat laporan Menyiapkan data awal perusahaan Membuat bagan akun (chart of account) Membuat buku pembantu Mengentri saldo awal Mengentri transaksi Membuat laporan Membuat backup file.4 12.1 14.STANDAR KOMPETENSI 11.6 14. Mengoperasikan paket program pengolah angka/ spreadsheet 13.4 14.1 13.4 14.2 13.5 14.2 12.1 12.3 12.5 Membukukan jurnal penyesuaian Menyusun laporan keuangan Membukukan jurnal penutup Menyusun daftar saldo akun setelah penutupan. 12. Menyiapkan surat pemberitahuan pajak 13.3 14.3 13.2 14.

Memahami pentingnya lalu lintas pembayaran Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran dengan cek Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran dengan giro Menguraikan pelaksanaan lalu lintas pembayaran kliring.1 Mendeskripsikan bank sebagai perantara 2.2 1. STANDAR KOMPETENSI 1.6 8.2 6.4 8. Memahami uang dan lembaga keuangan 2. Memahami kredit bank 5. Memahami sumber dana bank 4.1 8.5 6. Memahami bank umum berdasarkan prinsip syariah Mendeskripsikan dana bank Menjelaskan sumber dana modal sendiri Menjelaskan sumber dana deposan Menjelaskan sumber dana pinjaman.3 Menjelaskan operasional bank.5 4.6 5.2 4.4 5.1 1. Memahami lalu lintas pembayaran transaksi 7. Menjelaskan pengertian etika perbankan Menjelaskan implementasi etika perbankan Memahami pentingnya pelayanan nasabah (customer service) Menjelaskan kaitan pelayanan nasabah dengan kepuasan nasabah. Memahami jenis dan operasional bank 2.3 5.3 8. Mendeskripsikan perbankan syariah Menjelaskan dasar yuridis perbankan syariah Membedakan prinsip dasar operasional bank konvensional dengan bank syariah Menjelaskan latar belakang perbankan syariah Menguraikan keunggulan dan kelemahan bank konvensional Menguraikan keunggulan dan kelemahan bank syariah 122 .2. 3 3. Menjelaskan pengertian kredit bank Menjelaskan sasaran dan tujuan kredit bank Menguraikan jenis-jenis kredit Menjelaskan syarat-syarat pemberian kredit Memahami pengertian suku bunga dan angsuran kredit Menghitung bunga dan angsuran kredit.3 7.4 8.3 1. Perbankan (120) KOMPETENSI DASAR 1.5 8.1 6.2 5. Menjelaskan jasa pengiriman uang (transfer) Menguraikan jasa kartu bank (bank card) Mengenal pengertian dan fungsi Letter of Credit (LC) Menjelaskan jasa transaksi valuta asing Menjelaskan pengertian dan fungsi bank garansi.2 7.2 8.1 4.1 5.4 7. Memahami etika dan pelayanan nasabah 3.2 Menjelaskan jenis-jenis bank 2. 2 3. 4 4.3 4. 3.4 4.3 6.1 7.4 Menjelaskan sejarah dan fungsi uang Mendeskripsikan bank dan lembaga keuangan bukan bank Menjelaskan perkembangan perbankan Memahami fungsi dan peranan bank serta lembaga keuangan bukan bank. Memahami jasa bank lainnya 6. 1 3.

Memahami perusahaan asuransi 12. 3 Menjelaskan kegiatan usaha leasing. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan modal ventura. 2 Menguraikan sejarah koperasi simpan pinjam 14.1 Mendeskripsikan prinsip-prinsip bisnis dan dasar hukum bisnis 1.3 Mengidentifikasi hukum perlindungan konsumen 1. Pemasaran (121) STANDAR KOMPETENSI Memahami prinsip. 12. 1 Mendeskripsikan perusahaan dana pensiun 16.3 Menjelaskan kegiatan usaha perusahaan pegadaian. 2 Menguraikan sejarah kartu plastik 18. Memahami pasar valuta asing 14. 9. 2 Menguraikan sejarah perusahaan modal ventura 17. 2 Menguraikan sejarah perusahaan asuransi 11. 3 Menjelaskan kegiatan usaha anjak piutang. Memahami perusahaan pegadaian 10.prinsip bisnis KOMPETENSI DASAR 1. 3 Menjelaskan operasional pasar valuta asing. 15. Memahami perusahaan dana pensiun 17. 9. 11. 14.4 Mengidentifikasi larangan praktik monopoli 1. 1 Mendeskripsikan pasar modal 12.2 Mengidentifikasi hukum paten.5 Mengidentifikasi peraturan hukum dagang 1. 1 Mendeskripsikan perusahaan anjak piutang 15. 17. 2 Menguraikan sejarah pasar modal di Indonesia 12. Memahami usaha kartu plastik 3. 13. 123 1. 1 Mendeskripsikan koperasi simpan pinjam 14. Memahami perusahaan anjak piutang (factoring) 16. 1 Mendeskripsikan pasar valuta asing 13.2 Menguraikan sejarah perusahaan pegadaian 9. Memahami perusahaan modal ventura 18. 18. 3 Menjelaskan kegiatan koperasi simpan pinjam. 1 Mendeskripsikan perusahaan modal ventura 17. 1 Mendeskripsikan perusahaan leasing 10. 1 Mendeskripsikan perusahaan asuransi 11. 1 Mendeskripsikan usaha kartu plastik 18. 3 Menjelaskan jenis dan usaha kartu plastik. 2 Menguraikan sejarah pasar valuta asing 13. 3 Menjelaskan lembaga penunjang pasar modal 12. Memahami perusahaan leasing (sewa guna) 11.7 Menguraikan perkembangan perbankan syariah di Indonesia. 10. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan dana pensiun. 3 Menjelaskan kegiatan perusahaan asuransi. 2 Menguraikan sejarah perusahaan dana pensiun 16. Memahami pasar modal 13.1 Mendeskripsikan perusahaan pegadaian 9.STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR 8. 2 Menguraikan sejarah perusahaan anjak piutang 15.6 Memahami etika bisnis. Memahami koperasi simpan pinjam 15. . hukum merek dan hukum cipta di Indonesia 1. 16. 2 Menguraikan sejarah perusahaan leasing 10. 4 Mengidentifikasi instrumen pasar modal.

2 Menyusun rencana pencapaian target pasar 12. PPn BM dan Bea Materai 12.2 Melakukan proses tawar-menawar dengan calon pelanggan 3.3 Menjaga display produk agar tetap sesuai dengan standar perusahaan dan perencanaan.2 Membedakan klasifikasi dan diferensiasi bisnis ritel 11.1 Mendeskripsikan berkas-berkas administrasi 5. Melaksanakan penagihan pembayaran 8. Membuka usaha eceran/ ritel (expansion store opening) 12.3 Memotivasi keyakinan calon pelanggan. 3. Melaksanakan negosiasi 4.3 Menindaklanjuti permintaan lain dari pelanggan.2 Menata display produk 2.7 Menerapkan aturan pokok hukum pertanggungan (asuransi).2 Melakukan kontak dengan pelanggan 7.2 Menerapkan prinsip-prinsip pelayanan prima / service excellent 10.2 Mengoperasikan alat hitung 8.1 Mengidentifikasi dasar bisnis ritel 11.2 Menawarkan produk lain yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan 9. 2 Membuat konfirmasi keputusan calon pelanggan.1 Menyiapkan barang yang akan diserahkan / dikirim 6.4 Menerapkan prinsip prinsip marketing mix 12.1 Melaksanakan standar penampilan pribadi 10. 9. 4. Melaksanakan konfirmasi keputusan pelanggan Melaksanakan proses administrasi transaksi Melakukan penyerahan/ pengiriman produk .5 Menerapkan sistem informasi dan teknologi penjualan 12.1 Mendeskripsikan perencanaan visual penataan produk 2. PPh.1 Mengoperasikan alat komunikasi 8. Mengoperasikan peralatan transaksi di lokasi penjualan 9. Melaksanakan pelayanan prima ( service excellent) 11. 6.3 Melakukan proses penagihan pembayaran. 3.3 Memberikan bantuan kepada pelanggan 10.2 Mendeskripsikan transaksi 6.3 Menjelaskan distribusi dalam bisnis ritel 11. Melakukan pemasaran barang dan Jasa 124 . 11. 1 Mengidentifikasi sinyal-sinyal dari calon pelanggan 4.4 Menyiapkan dan mengoperasikan alat ukur 8.3 Menyusun rencana pemasaran 12. 5.1 Menganalisis hubungan dengan pelanggan 9.1 Mengidentifikasi segmentasi pasar 12.5 Menyiapkan dan mengoperasikan alat bantu verifikasi. Menata produk KOMPETENSI DASAR 2.6 Menghitung PPn.3 Mengoperasikan mesin pembayaran baik tunai maupun non tunai 8. Menemukan peluang baru dari pelanggan 10. 12.STANDAR KOMPETENSI 2. 5.1 Memberikan tangapan terhadap keberatan dari calon pelanggan 3. 8.4 Melakukan riset pemasaran dalam bisnis ritel. 7.2 Melakukan proses penyerahan produk yang dibeli pelanggan 7.4 Melakukan komunikasi dengan pelanggan.1 Mengidentifikasi klausul-klausul perjanjian 7. 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful