Contoh Proposal Penelitian

OPINI | 26 November 2010 | 04:39 Dibaca: 81276 Komentar: 3 Nihil

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Belajar mengajar pada dasarnya merupakan proses interaksi edukatif antara guru dan siswa. Tujuan dari interaksi edukatif tersebut meliputi tiga aspek, yakni aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Untuk mencapai tujuan secara baik, diperlukan peran maksimal dari seorang guru, baik dalam penyampai materi, penggunaan metode, pengelolaan kelas dan sebagainya. Selain itu, diharapkan kepada guru untuk lebih kreatif untuk melakukan kegiatan pendukung pembelajaran didialam kelas salah satu kegiatan pendukung yang dimaksud adalah kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan “kegiatan yang dilaksanakan diluar jam pelajaran”[1]. Kegiatan ekstrakurikuler ini dapat dilakukan disekolah maupun diluar sekolah tergantung dengan kebutuhan dan kesesuaian jenis kegiatan ekstrakurikuler.

Khusus untuk mata pelajaran PAI, jenis kegiatan ekstrakurikuler yang sering dilaksanakan disekolah maupun diluar sekolah. Seperti pesantren kilat, perkampungan muslim, santri ramadhan, peringatan maulid Nabi, pengajian Al-Qur’an, calisa dan sebagainya.

Dari paparan singkat diatas bahwa kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dapat menunjangkegiatan belajar siswa, termasuk kegiatan yang dapat menunjang aktivitas belajar siswa dikelas. Dugaan ini terbukti dari hasil prasurvey yang peneliti lakukan di SMA X tersebut. Dari prasurvey tersebut, peneliti menemukan sebagian siswa yang sering mengikuti kegiatan OSIS, pesantern kilat, pramuka, peringatan PHBI, dan sebagainya juga aktif berpartisifasi dalam keiatan belajar di kelas.١

D. maka dapat dirumuskan permasalahannya dalam penelitian diatas sebagai berikut: 1. Apakah ada pengarauh terhadap perstasi belajar sisiwa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Isalam setelah mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler Pengajian Al-Quran? 2. Pembatasan Masalah Karena keterbatsan dari segi waktu.Berdasarkan hasil prasurvey diatas terlihat adanya pengaruh yang positif dari kegiatan ekstrakurikuler terhadap aktivitas belajar siswa dikelas. maka penilitian ini hanya membahas tentang pengaruh dan hubungan antara kegiatan ekstrakulikuler dengan prestasi belajar sisiwa kelas x SMA X kota cirebon. B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dan prasurvey diatas. kesempatan dan kemampuan peneliti. Untuk membuktikan dugaan dari prasurvey tersebut peneliti merasa tertrik untuk menelitinya dengan judul: Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an terhadap Aktivitas Belajara Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA X. Identifikasi masalah Merujuk pada Latar belakang maslah di atas maka dapat di identifikasi beberapa masalah yang berkaitan dengan latar belakang diatas : 1. Bagaimana Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an Siswa Kelas satu pada Mata Pelajaran PAI di SMA X ? . Apakah terdapat hubungan antara kegiatan Ekstarkulikuler pengajian Al-Quran pada prestasi belajar Siswa? C.

3. Aktivitas belajar siswa kelas 1 pada mata pelajaran PAI di SMA X. 2. Bagaimana Aktivitas Belajar Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA X ? 3.2. b) Kegunaan Penelitia . Namun secara spesifik tujuan penelitian ini bertujuan umtuk memperoleh informasi dan kejelasan tentang: 1. Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA X. Apakan terdapat Pengaruh yang Signifikant antara Kegiatan Ekstrakulikuler Pengajian AlQuran terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA X ? ٢ E. Pengaruh yang signifikant antara kegiatan terhadap aktivitas belajar siswa kelas 1 pada mata pelajaran PAI di SMA X. Tujuan Dan Kegunaan Penelitian a) Tujuan Penelitian Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menemukan Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA X.

hasil penelitian ini diharapkan yang bermanfaat bagi guru PAI sebagai bahan evaluasi sekaligus sebagai masukan dalam meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mempengaruhi secara positif terhadap aktivitas belajar siswa di kelas. Pengertian Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an (PAI) . Memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka pengembangan ilmu pendidikan terutama dikaitkan dengan hal-hal yang mempengaruhi keberhasilan belajar anak.1. Manfaat Praktis 1. Kerangka Teori 1.2.1. Secara praktis. Manfaat Teoritis 2. 2. ٣ BAB II KERANGKA TEORI DAN KERANGKA BERFIKIR A.Adapun manfaat penelitian ini dapat peneliti rangkum kedalalam 2 bagian yaitu: 1. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai sumbangan pemikiran dalam rangka penyempurnaan konsep maupun implementasi praktik pendidikan sebagai upaya yang strategis dalam pengembangan kualitas sumberdaya manusia. 1. Kegiatan Ekstrakurikuler a.

. Berdasarkan pebgertian diatas. 2. memahami. Adapun pengertian pengajian Al-qur’an (PAI) adalah “usaha sadar untuk menyiapkan siswa dalam meyakini. Prinsip-prinsip Program Ekstrakurikuler٤ Dengan berpedoman pada maksud dan tujuan kegiatan ekstrakurikuler disekolah maka dapat dikemukakan prinsip-prinsip kegiatan ekstrakurikuler. memahami. latihan dengan memperhatikan tuntunan untuk menghormati agama lain dalam kerukunan antar umat beragama”. Suharsimi Arikunto mendefinisikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai “kegiatan tambahan diluar struktur program yang pada umumnya merupakan program pilihan[2]“. b. guru dan personil administrasi sekolah hendaknya ikut serta dalam usaha meningkatkan program. Semua siswa. 3. menghayati dan mengamalkan agama islam melalui kegiatan bimbingan. pengajaran. Selain itu. dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud kegiatan ekstrakurikuler pengajian Al-Qur’an adalah kegiatan tambahan yang dilaksankan diluar jam tambahan biasa dengan tujuan agar kegiatan tambhan tersebut dapat membantu manyiakan siswa yang meyakini. dan mengamalkan agama Islam dengan memperhatikan tuntunan untuk menghormati agama lain dalam hubungan kerukunan antar umat beragama.Kegiatan ekstrakurikuler adalah “kegiatan yang dilaksanakan disekolah atau dilingkungan masyarakat untuk menunjang program pengajaran”. Kerjasama dalam team adalah fundamental. prinsip kegiatan ekstrakurikuler adalah sebagai berikut[3]: 1. menghayati. Perbuatan untuk partisipasi hendaknya dibatasi.

5. aktivitas yang berhubungan dengan kemampuan siswa dalam berkonsentrasi menyimak pelajaran. 3) Listening Aktivities. Aktivitas Belajar Siswa a.4. Proses lebih penting daripada hasil. melafazkan. 2. mengamat. 2) Oral Activities. yaitu aktivitas yang berhubungan dengan kemampuan siswa dalam mengucapkan. yakni segala keterampilan jasmani siswa untuk mengekspresikan bakat yang dimilikinya. Diatas jenis-jenis aktivitas yang dimaksud dapat digolongkan menjadi: 1) Visual Activities. Jenis Aktivitas Belajar Siswa Berdasarkan pengetahuan tentang prinsip-prinsip diatas. Program hendaknya memperhitungkan kebutuhan khusus sekolah. diharapkan kepada guru untuk dapat mengembangkan aktivitas siswa. dan memperhatikan. nilai-nilai sikap. Pengertian Aktivitas Belajar Siswa Aktivitas belajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan perubhan pengetahuan-pengetahua. dan berfikir. 4) Motor Activities. b. yaitu segala kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas siswa dalam melihat. . dan keterampilan pada siswa sebgai latihan yang dilaksanakan secara sengaja.

Penelitian Yang Relevan Sebelum melakukan penelitian ini. Dari beberapa contoh judul penelitian terdahulu memang memiliki keterkaitan dari segi masalah yaitu mencari tau tentang hubungan dan pengaruh akan tetapi objek dan sasarannya yang berbeda. Oleh karena itu peneliti memilih masalah tentang Pengaruh Kegiatan Ekstrakulikuler pada aktivitas belajar siswa SMA X kota Cirebon kelas x. . terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran PAI (variabel y). D. Lalu denagn diketahui pengaruhnya sehingga memungkinkan kemudahan bagi guru untuk menyusun rencana kerja yang berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler tersebut. C. Kerangka Berfikir٥ Berdasarkan gambar diatas maka akan diketahui apakah ada pengaruh yang ditimbulkan kegiatan ekstrakurikuler mata pelajaran PAI (variabel x).B. Hipotesis Penelitian Menurut Arikunto mendefinisikan hipotesis sebagai “suatu jawaban yang besifat sementara terhadap masalah penelitian sampai terbukti melalui data yang akan terkumpul[4]“. Berdasarkan pendapat diatas maka akan peneliti rumuskan bahwa terdapat Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an terhadap Aktivitas Belajar siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA Islamiyah Pontianak. peneliti telah menelusuri beberapa hasil penelitian terdahulu yang memiliki keterkaitan dengan penenlitian yang peneliti lakukan ini.

Penelitian ini bertempat di SMA X Kota Cirebon. mulai dari bulan Agustus dan berakhir pada bulan Februari. Waktu dan Lokasi Penelitian Yang menjadi sasaran pada penelitian ini adalah sisiwa SMA X kelas 1 kota Cirebon.٦ BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metodologi Penelitian Untuk menemukan Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA Islamiyah Pontianak. B. alasan memilih SMA x kelas 1 kota Cirebon dikarenakan faktor lokasi dan keadaan dimana penelitia merasa perlu melakukan penelitian ini. . Sasaran. Rencana dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian ini selama 6 bulan.

Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Berdasarkan karakteristik tersebut maka jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 146 orang. 1B dan 1C. C. tujuan dan manfaat penelitian. dan (c) bukan siswa tidak naik kelas. (b) bukan siswa pindahan. Populasi Populasi merupakan keseluruhan subjek sebagai sumber data yang meminlki cirriciri/karakteristik tertentu dalam suatu penelitian. Karakteristik dalam penelitian ini adalah. ٧ Distribusi Siswa Kelas 1 Di SMA Islamiyah Pontianak NO KELAS JUMLAH SISWA 1 1A 48 2 . (a) siswa kela 1A. maka digunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan determinatif yaitu denagn mencari pengaruh yang ditimbulkan oleh kegiatan ekstrakurikuler pengajian Al-Qur’an terhadap mata pelajaran PAI oleh siswa kelas 1 SMA X Kota Cirebon.dengan unsur pokok yang harus ditemukan sesuai dengan butir-butir rumusan masalah.

peneliti akan menggunakan Nomogran Hari King[5] dengan tingkat kesalahan 5 %. Berdasarkan ketentuan tersebut. Sampel Untuk menetapkan besarnya jumlah sampel.1B 49 3 1C 49 TOTAL 146 2.1 dibulatkan menjadi 51).35 x 146 = 51. diperoleh sample sebesar 51 (0. Untuk menentukan sample pada masing-msing kelas peneliti menggunkan perhitungan persentase yang lebih lengkap dapat dilihat dalam tabel berikut: NO KELAS POPULASI SAMPEL KETERANGAN 1 1A 48 17 .

Alasannya karena peneliti mengetahui nama atau identifikasi dari satuan-satuan individu populasi melalui daftar hadir siswa dimasing-masing kelas.Sampel diperoleh dari hsil perkalian seperti contoh 48 x 51: 146 = 16.77 dibulatkan menjadi 17 orang 2 1B 49 17 3 1C 49 17 JUMLAH 146 51 ٨ Teknik sampling yang akan peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling maksudnya adalah “teknik yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap unsure atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sample”[6]. Selanjutnya untuk penentuan sample yang digunakan adalah teknik sistematik random sampling. Instrument Penelitian (termasuk uji coba instrumen) . D.

Turun E. Teknik Pengumpulan Data Untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler pada mata pelajaran PAI maka peneliti akan menggunkan teknik langsung terjun kelapangan yang berupa observasi. 1 kali C. Karena dengan instrument pengumpulan data semacam ini peneliti rasa data yang akan dikumpulkan lebih akurat bila kita mengamati sendiri apa yang akan terjadi dilapangan tersebut. Bagaimana prestasi belajar anda setelah mengikuti kegiatan Ekstrakulikuler ini? A. Pernah B. 2 kali 3. Pernahkah anda mengikuti kegiatan ekstrakulikuler? A. Tidak Pernah B. Adapun contoh-contoh kuesionernya yaitu: 1. Naik B. F. Belum pernah 2. Berpakali dalam satu semester anda mengikuti kegiatan ekstrakulikuler? A.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrument yaitu berupa kuesioner untuk mendapatkan hasil-yang akurat. Tidak Pernah C. Teknik Analisias Data Teknik analisis data yang akan dipakai untuk menjawab masalah 1 dan 3 adalah analisis prosentase dengan rumus: Keterangan: . Tetap C.

. Dan pengaruh yang dihasilkan sangat signifikan.Me : Mean (rata-rata) : Epsilon (baca: jumlah)٩ Mengenai jenis kegiatan ekstrakurikuler dan jenis aktivitas belajar siswa akan dianalisis dengan memaparkan dalam bentuk kalimat. Hipotesis Statistik Berdasarkan uraian dari laporan penelitian yang penliti lakukan pada SMA X Kota Cirebon tentang pengaruh pengaruh kegiatan ekstrakurikuler pengajian Al-qur’an terhadap aktivitas belajar siswa. Sedangkan mengenai Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-Qur’an terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran PAI di SMA X kota Cirebon akan digunakan rumus regresi sebagai berikut: Keterangan: n : Jumlah sampel Xi : Jumlah score variabel X Yi : Jumlah score variabel Y G.

١١ KATA PENGANTAR Bismilahirrohmannirrohim Segala puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT. Dan terimakasih kami ucapkan kepada dosen pengampu. dan teman-teman yang ikut serta dalam penysunan Proposal yang mengambil judul atau kajian tentang Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Pengajian Al-qur’an Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas 1 Pada Mata Pelajaran PAI di SMA X Kota Cirebon. Proposal Penelitian ini disusun untuk memenuhi tugas mandiri dari mata Kuliah Metodologi Penelitian. Amien ya Robal’alamin. Kami berharap makalah ini sedikit banyaknya memberikan manfaat khususnya bagi penyusun sendiri umum ya bagi semuanya. Karena dengan izin dan ridho-Nya Proposal Penelitian Prasurvey ini dapat penyusun rampungkan. yang telah membawa kedamaian dan rahmat bagi semesta alam. . Semoga apa yang kami susun bermanfaat. Besar harapan kami atas masukan guna perbaikan isi materi dari makalah ini. kalau sampai terjadi kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Akhirnya kepada Allah jua penyusun memohon ampun. Sholawat dan salam semoga tetap dilimpahkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.

. …. Perumusan Masalah……………………………………………………………. ii BAB I : PENDAHULUAN A. 2 D.i Cirebon.15 November 2010 i DAFTAR ISI KATA PENGANTAR………………………………………………………………………. Pembatasan Maslah…………………………………………………………….. Latar Belakang Maslahh……………………………………………………….. Identifikasi Maslah……………………………………………………………… 2 C. i DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………. 1 B. ….. 2 .

Hipotesis Penelitian…………………………………………………………….E.. Teknik Analisis Data…………………………………………………………… 9 G. Sasaran. 10 . 7 C.. Waktu dan Lokasi Penelitian…………………………………… 7 B. Instrumen Penelitian ( termasuk uji coba instrumen)………………. Teknik Pengumpulan Data…………………………………………………… 9 F. Penelitian Yang Relevan……………………………………………………… 6 D. Hipotesis Statistik……………………………………………………………….. Tujuan dan Kegunaan Penelitian…………………………………………… 3 BAB II : KERANGKA TEORI DAN KERANGKA BERFIKIR A. Metodologi Penelitian…………………………………………………………. Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel……………………………… 7 D. Kerangak Berfikir………………………………………………………………. Kerangka Teori…………………………………………………………………… 4 B. 6 BAB III : METODOLOGI PENELITIAN A. 5 C. 9 E.

Penilaian Program Pendidikan..1997 Nasir. 1988 Arikunto. Bandung : Alpabeta. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………. 2007 PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PENGAJIAN AL-QUR’AN TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS 1 PADA MATA PELAJARAN PAI . Manajemen Penelitian. Jakarta: Kalam Mulia. 2002 Arikunto. Cet 3. Jakarta: Rineka Cipta. Jakarta: Bina Aksara. 1995 Sugiyono. Suharsimi. Suharsimi. Peranan Pendidikan Agama Terhadap Pemecahan Problem Remaja. Jakarta: Rineka Cipta. ii DAFTAR PUSTAKA Suryosubroto B. A Sahilun. Proses Belajar Mengajar di Sekolah.

DI SMA X KOTA CIREBON .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful