MAKALAH TENTANG SISTEM PENDIDIKAN

Disusun Oleh : NAMA NIM PRODI : : : AGUNG PERMADI 5301410028 PEND. TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

3 Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Ilmu pendidikan. .I Latar Belakang Masalah Pendidikan adalah suatu usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik agar berperan aktif dan positif dalam hidupnya sekarang dan yang akan datang. Serta upaya pembaharuannya meliputi landasan yuridis. dan pendidikan nasional Indonesia adalah pendidikan yang berakar pada pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia. 1. Pada hakikatnya penulis mengarahkan Langkah-langkah yang dijadikan pokok permasalahan dalam pembuatan makalah ini agar sasaran yang hendak dicapai dapat terwujud. Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokan sesuai dengan sifat dan kekhususan tujuannya dan program yang termasuk jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan umum. Pendidikan keturunan dan pendidikan lainnya. struktur pendidikan dan tenaga kependidikan.2 Pembahasan Masalah. Kurikulum dan perangkat penunjangnya. Pokok permasalahan tersebut yaitu Bagaimana cara untuk menyiapkan peserta didik agar berperan aktif dan positif dalam hidupnya sekarang dan yang akan datang.BAB I PENDAHULUAN I. I.

2 tahun 1989 Bab I. atau pendidikan pertama/setara sampai tamat Jenjang pendidikan menengah selamanya 3 tahun sesudah¬ pendidikan dasar.1 Kelembagaan Pendidikan kemasyarakatan yang diselenggarakan di luar sekolah melalui kegiatan belajar mengajar yang tidak berjenjang dan tidak berkesinambungan seperti kursuskursus di luar sekolah.1 Kelembagaan Pendidikan nasional dilaksanakan melalui lembaga-lembaga pendidikan baik dalam bentuk sekolah maupun dalam bentuk kelompok belajar. diselenggarakan di SLTA atau satuan pendidikan sederajat. Pasal 1 ayat 5).BAB II SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL 2. disingkat PLS. institut dan Universitas. yang sifatnya tidak formal. pendidikan menengah. 3) Jenjang pendidikan adalah suatu tahap dalam pendidikan berkelanjutan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik serta keluasan dan ke dalam bahan pengajaran (UU RI. . Sifatnya formal. No. Jenjang pendidikan tinggi disebut Perguruan Tinggi yang¬ dapat berbentuk akademik. 2) Jalur pendidikan luar sekolah merupakan pendidikan yang bersifat 2. 1) Jalur pendidikan sekolah melalui kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan (pendidikan dasar. sekolah tinggi. dan pendidikan tinggi). Jenjang pendidikan¬ dasar untuk memberikan bekal dasar. politeknik. Penyelenggaraan SISDIKNAS dilaksanakan melalui 2 jalur yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah.1. diatur berdasarkan ketentuan-ketentuan pemerintah ada keseragaman pola yang bersifat nasional.

2 Tahun 1989). SMA dan Universitas. administrasi. Jenis Program Pendidikan Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokan sesuai dengan sifat dan kekhususan tatanannya (UU RI. Yang termasuk pendidikan umum: SD. SMP. kerajinan.2. dan PLB untuk jenjang pendidikan menengah memiliki program khusus yaitu program untuk anak tuna netra. tuna rungu. Sperti bidang teknik tata boga. menengah dan pendidikan tinggi 1) Pendidikan umum adalah pendidikan yang mengutamakan perluasan b. Pendidikan berfungsi untuk sebagaimana acuan umum bagi jenis pendidikan lainnya. perkantoran dan lainlain lembaga pendidikannya seperti STM.1. dan busana perhotelan. 2) Pendidikan luar biasa merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk peserta didik yang menyandang kelainan fisik/mental yang termasuk pendidikan luar biasa adalah SDLB untuk jenjang dasar. tuna daksa. Kurikulum Program Pendidikan . dan tuna grahita. yang terdiri dari tingkat pendidikan dasar. 2) Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat bekerja pada bidang pekerjaan tertentu. Untuk pendidikan gurunya disediakan SGPIB (Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa) setara dengan Diploma III 3) 4) Pendidikan kedinasan merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan khusus yang mempersiapkan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah dan non departemen peserta didik dalam melaksanakan peranan yang khusus dalam pengetahuan ajaran agama. No. 1) Pendidikan pada umumnya dibagi menjadi 2 yaitu: pengetahuan dan keterampilan peserta didik.2 Program Dan Pengelolaan Pendidikan a. 2 tahun 1989 Bab 1 ayat 4 No.

gelar (Zais. Jadi tuntutan pendidikan nasional diberlakukan untuk semua satuan pendidikan. (e) sehat jasmani dan rohani.Istilah kurikulum asal mulanya dari dunia olah raga pada zaman Yunani Kuno. Faktor penghambat pelaksanaan muatan local Sifat di pelajaran lokal itu sendiri Segi ketenagaan Proses belajar mengajar Sistem ujian akhir dan ijazah yang diselenggarakan di sekolah sebagai berikut: . pendidikan pra sekolah dan pendidikan luar sekolah. pendidikan anak luar biasa. metode/teknik.Untuk muatan lokal unit kecil lazimnya dimulai dari kurikulumnya sedangkan untuk muatan lokal untuk besar dimulai dari muatan lokalnya. 2 tahun 1989 pasal 3 (a) terwujudnya bangsa yang cerdas. Pasal 38 ayat 2 menyatakan: Kurikulum yang berlaku secara nasional ditetapkan oleh Menteri. Pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan pelimpahan wewenang dalam negeri. diploma. 1989: 4) berdasarkan arti yang terkandung kurikulum dalam pendidikan dianalogikan sebagai arena tempat peserta didik berlari untuk mencapai “finish” berupa ijazah. (f) berkepribadian yang mantap dan mandiri. Cara Merancang Pengajaran Cara menjabarkan muatan lokal ke dalam bentuk rancangan pengajaran. pendidikan tinggi. 1992:7) . Dapat digambarkan c. Curir berarti “pelari” dan Curere artinya “tempat terpaku” Kurikulum kemudian diartikan “jarak yang harus ditempuh” oleh pelari (Nana Sujana. 1.Tujuan pendidikan nasional dinyatakan di dalam UU RI No. pendidikan kedinasan dan seterusnya. (g) bertanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. (d) terampil dan berpengetahuan. 1976 yang dikutip oleh Muhammad Ansyar dan Nurtain. (b) manusia yang utuh beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. . sarana. (c) budi pekerti luhur.. strategi belajar. dari pendidikan pra sekolah. Kegiatan ini sudah dimanfaatkan wawasan tentang pendekatan yang digunakan.

kurikulum. mengembangkan. Pembaharuan tenaga kependidikan adalah tenaga yang bertugas menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar. mengelola. Pembaharuan pendidikan yang sangat mendasar ialah pembaharuan yang tertuju pada landasan yuridisnya karena landasan yuridis berhubungan dengan hal-hal yang bersifat mendasari semua kegiatan pelaksanaan pendidikan dan mengenai halhal yang penting seperti komponen struktur pendidikan. memberikan pelayanan teknis dalam bidang pendidikan. struktur pendidikan. Pembaharuan pola masa studi termasuk pendidikan yang meliputi pembaharuan jenjang dan jenis pendidikan serta lama waktu belajar pada suatu satuan pendidikan.Ketenagaan yang bervariasi .2 Pembaharuan Pendidikan Sistem pendidikan selalu menghadapi tantangan baru. ketenagaan. 2. Pembaharuan yang terjadi meliputi landasan yuridis.Sarana cukup banyak . melatih. dan tenaga kependidikan 1.- Sarana penunjang bagi pelaksanaan muatan local 2. Pembaharuan kurikulum yaitu sifatnya mempertahankan dan mengubah 3. Faktor penunjang pelaksanaan muatan local .3 Dasar dan Aspek Legal Pembangunan Pendidikan Nasional Dasar dan Aspek Legal Pembangunan Pendidikan Nasional Berupa ketentuanketentuan yuridis yang sangat mendasar acuan serta mengatur penyelenggaraan . 4. pengelolaan. meneliti.Materi muatan lokal yang sudah tercantum sebagai materi kurikulum dan sudah dilaksanakan secara rutin .Media masa khususnya media komunikasi visual seperti TV. 2. kurikulum dan perangkat penunjangnya. dengan serta merta timbulnya kebutuhan-kebutuhan baru untuk menghadapi tantangan baru itu pendidikan berupaya melakukan pembaharuan dengan jalan menyempurnakan sistemnya. pengawasan. Radio 2.Keinginan dari kebanyakan peserta didik untuk cepat memperoleh bekal dan pekerjaan apapun yang membawa hasil .

27 th 1990 tentang Pendidikan Pra Sekolah . Sejumlah peraturan pemerintah yaitu pasal-pasal tertentu dari UU RI no. yaitu:\ a. UU Organik Pendidikan Peraturan Pemerintah dan lain-lain.PP No.PP No. Peningkatan relevansi pendidikan d.PP No. Program utama pembangunan pendidikan. yakni bahwa: Tiap warga negara mendapat pengajaran Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia Untuk menyongsong laju pembangunan nasional maka upaya penyempurnaan UU Organik bidang pendidikan dilakukan terus dan sebagai hasilnya lahirlah UU RI No. Perjuangan dan penerapan kesempatan mengikuti pendidikan b.PP No.sistem pendidikan nasional seperti Pancasila. 29 th 1990 tentang Pendidikan Menengah . 73 th 1991 tentang Pendidikan Luar Sekolah .PP No. 30 th 1990 tentang Pendidikan Tinggi . 2 tahun 1989 peraturan pemerintah. 38 th 1991 tentang Tenaga Kependidikan . GBHN. tampak pada landasan. yaitu: . 28 th 1990 tentang Pendidikan Dasar .PP No. Pendidikan efisiensi dan efektivitas pendidikan e. 39 th 1992 tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan Pendidikan nasional Indonesia memiliki cirri khas sehingga berbeda dengan sistem pendidikan nasional bangsa lain. Peningkatan mutu pendidikan c. UUD 1945.PP No. dasar penyelenggaraan dan perkembangannya. Sistem pendidikan nasional yang mempunyai misi mencerdaskan kehidupan bangsa. Landasan dan dasarnya menjiwai sistem pendidikan sedangkan pola penyelenggaraan dan perkembangannya memberikan . Pembinaan generasi muda Program pokok pembangunan pendidikan dinyatakan dalam GBHN memberi pedoman bagi upaya merealisasikan pasal 31 dan 32 UUD 1945. Pengembangan kebudayaan f. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Penyelenggaraannya terwujud pada: jalur. jenjang dan jenis pendidikan berfungsi menyiapkan sumber daya manusia untuk pembangunan.warna coraknya. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan . pengembangan sistem pendidikan nasional mesti berdasar kepada aspek legal.

Kurikulum dan perangkat penunjangnya. 2 tahun 1982 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta. Jadi sistem pendidikan nasional merupakan satu keseluruhan yang terpadu dari semua suatu kegiatan pendidikan yang saling berkaitan untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional dan diselenggarakan oleh pemerintah swasta di bawah tanggung jawab Menteri Dikbud dan Menteri lainnya. Serta upaya pembaharuannya meliputi landasan yuridis.2 Saran Dewasa ini sistem pendidikan nasional selalu dianggap sepele padahal sangatlah penting. Jadi kita sebagai pelajar dan peserta didik harus tahu jenis.Pendidikan adalah suatu usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik agar berperan aktif dan positif dalam hidupnya sekarang dan yang akan datang. struktur pendidikan dan tenaga kependidikan 3. Peserta didik mengetahui cara dan bagaimana mengetahui tentang sistem pendidikan nasional. Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokan sesuai dengan sifat dan kekhususan tujuannya dan program yang termasuk jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan umum. Pendidikan keturunan dan pendidikan lainnya. (1990) Jakarta: education Indicator: Indonesia. jalur. dan pendidikan nasional Indonesia adalah pendidikan yang berakar pada pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia. DAFTAR PUSTAKA Center for Informatics office of Education an Cultural Research and Development Ministry of Education an Culture. program sistem pendidikan nasional. . Depdikbud (1989) UU RI No.

UUD P4 dan GBHN . (1989). Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum. Nana Sudjana. Jakarta: P2G Depdikbud.Balai Pustaka.