P. 1
LATAR BELAKANG Diare

LATAR BELAKANG Diare

|Views: 181|Likes:
Published by Nur Ramadani

More info:

Published by: Nur Ramadani on Jun 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2012

pdf

text

original

LATAR BELAKANG

Diare merupakan peningkatan frekuensi dan perubahan konsistensi buang air besar menjadi lembek atau cair. Diare akut berlangsung kurang dari 14 hari, yang biasa diikuti mual, muntah, nyeri peru, gejala sistemik atau malnutrisi. Diare merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian anak dinegara berkembang dan penyebab terpenting kejadian malnutrisi. Di dunia sebanyak 4 sampai 6 juta anak meninggla tiap tahunnya karena diare. Dimana sebagian besar kematian tersebut terjadi di Negara berkembang. Pada tahun 2003, kira-kira 1.87 juta anak dibawah usia lima tahun (balita) meninggal karena diare. Delapan dari sepuluh kematian tersebut terjadi dibawah usia 2 tahun. Berdasarkan laporan WHO, kematian karena diare di Negara berkembang diperkirakan sudah menurun dari 4,6 juta kematian pada tahun 1982 menjadi 2,5 juta kematian pada tahun 2003. Walaupun angka kematian karena diare telah menurun, angka kesakitan karena diare tetap tinggi baik di Negara maju maupun Negara berkembang. Di Indonesia dilaporkan bahwa tiap anak mengalami diare sebanyak 1.3 episode pertahun. Manajemen umum diare akut pada anak dan bayi difokuskan pada pencegahan dan pengobatan dehidrasi dengan memberikan cairan yang cukup, mencegah kekurangan gizi dengan memberikan makanan selama dan setelah diare, mengurangi durasi diare serta mencegah kejadian diare berulang dengan memberikan suplemen zink. Keberadaan oralit sebagai terapi pencegahan dehidrasi telah menurunkan angka kematian diare dari 5 juta anak pertahun menjadi 3,2 juta anak pertahun.. Hanya saja pemberian oralit tidak dapat mengurangi keparahhan diare akut. Selain penggunaan suplemen zink, dalam decade terakhir telah banyak studi mengennai penanganan diare akut, salah satunya adalah penggunaan asam folat. Hasil studi pendahuluan di Afrika Selatan menunjukkan bahwa asam folat oral secara signifikan mengurangi durasi diare akut pada anak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->