PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Proses adalah pembentukan ,belajar adalah menambah pengalaman baik akademik

dan non akademik .Jadi proses belajar anak SD adalah pembentukan pola pikir anak sekolah dasar dengan menambah pengalaman baik akademik dan non akademik sehingga akan dihasilkan anak yang cerdas,kreatif,inovatif. Belajar itu merupakan proses terpadu artinya belajar itu saling berkaitan antara yang satu dengan yang lain jadi dalam prosesnya itu tidak sendiri – sendiri meliputi semua aspek kehidupan baik fisik,social,emosional,intelektual,moral[multidisipliner].Contohnya apabila anak belajar IPS ,maka anak tersebut secara tidak langsung akan mengenal keadaan alam yang ada disekitarnya dan akan menambah nilai positif bagi anak tersebut. Proses Belajar Mengajar merupakan inti proses pada setiap sistem persekolahan. Oleh karena itu, di Sekolah Dasar dapat dikatakan baik bila di dalamnya terjadi proses belajar mengajar yang baik, sehingga proses belajar mengajar harus menjadi perhatian utama dalam setiap upaya peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Dasar. Dengan kata lain, target akhir setiap upaya peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Dasar adalah terciptanya proses belajar mengajar yang baik. Sehubungan dengan peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Dasar, pemerintah telah mengembangkan 3 (tiga) model yang dapat digunakan sebagai pendekatan yang dapat digunakan sebagai pendekatan dalam menentukan baik-tidaknya suatu Proses Belajar Mengajar di Sekolah Dasar. Ketiga model tersebut adalah sebagai beriktu: 1. Model Pencapaian Tujuan Proses belajar mengajar dapat dipandang baik dan bermutu bilamana mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Biasanya tingkat pencapaian ditandai dengan prestasi lulusan sekolah dalam bidang keterampilan dasar yang diukur melalui kompetences (kemampuan). Bilamana standar kompetensi ini digunakan, maka prestasi kemampuan siswa yang ditandai dengan prestasi memainkan peranan penting dalam menerapkan baik-tidaknya sebuah sekolah. Pemerintah menekankan bahwa peningkatan kemampuan Baca, Tulis dan Berhitung hendaknya menjadi prioritas dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar.

Model Sistem Model sistem dikenal juga dengan pendekatan proses. Disamping itu.Penguasaan ketiga kemampuan tersebut sangat diperlukan siswa dalam rangka menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. melainkan konsistensi internal. kualitas proses belajar mengajar bukan dilihat dari tingkat pencapaian tujuannya. 2. kreativitas dan kemandirian siswa. keduanya saling melengkapi satu sama lain. · Dalam menghasilkan lulusan yang dikehendaki tersebut di atas. Sehingga diperlukan kombinasi yang dapat menghasilkan satu konsep tentang proses belajar mengajar yang baik. Model ini memandang sekolah sebagai sistem terbuka yang terdiri dari masukan. sosialisasi dan transformasi yang baik pula dalam bentuk proses belajar mengajar yang bermutu. Perpaduan Model Pencapaian Tujuan dan Model Sistem Kedua model di atas bukan untuk dipertentangkan. transformasi. Dengan standar sistem atau proses. . Dengan demikian proses belajar mengajar dapat dikatakan baik apabila: · Menghasilkan lulusan yang terdidik (berbudi pekerti luhur) memiliki kedewasaan mental dan sosial serta memiliki kemampuan baca-tulis-hitung yang membuatnya siap memasuki jenjang selanjutnya. melalui proses edukasi. efisiensi penggunaan semua sumber yang ada dan kesuksesan dalam mekanisme kerjanya. kegiatan belajar mengajar yang bermutu adalah kegiatan belajar mengaja yang berbasis kompetensi yang berorientasi kepada keaktifan. dn keluaran.

Guru sebagai pembimbing adalah guru yang saling membelajarkan antara dirinya dengan sesama dan siswanya. Suara yang baik menurut Depdikbud ( 1983:25 ) adalah suara yang relatif rendah tetapi cukup jelas dengan volume suara yang penuh dan kedengarannya rileks akan mendorong siswa untuk memperhatikan pelajaran. Guru sebagai perencana adalah guru yang ahli dalam bidangnya. Kedua sikap yaitu apatis dan agresif ini merupakan sumber problema manajemen. Kepemimpinan Peranan guru. Kondisi sosioemosional tersebut meliputi beberapa hal-hal berikut ini : 1. Tipe kememimpinan yang paling berat pada otoriter akan menghasilkan sikap siswa yang submissive atau apatis. Centra (dalam Rachman 1997:132) Guru sebagai model adalah guru yang tidak menuntut banyak disiplin kaku melainkan sebagai model. Tetapi di pihak lain juga menghasilkan sikap yang agresif. Suara Guru Suara guru walaupun bukan faktor yang besar. Dalam upaya menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal. Dengan kepemimpinan yang otoriter siswa hanya aktif kalau ada guru dan kalau guru tidak mengawasi maka semua aktivitas menjadi menurun. Guru sebagai fasilitator adalah guru yang menyadari bahwa pekerjaannya merespon tujuan para siswa sekalipun tujuan itu bervariasi. Sikap Guru Sikap guru dalam menghadapi siswa yang melanggar peraturan sekolah hendaknya tetap sabar.Kondisi sosio-emosional akan mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap proses belajar mengajar. 3. baik yang sifatnya individual maupun kelompok kelas sebagai keseluruhan. pengembang. 4. Pembinaan Hubungan Baik . Tipe kepemimpinan guru yang lebih menekankan kepada sikap demokratis lebih memungkinkan terbinanya sikap persahabatan guru dan siswa dengan dasar saling mempercayai. pembimbing. tipe kepemimpinan guru atau administrator akan mewarnai suasana emosional di dalam kelas. mengatur kelas sebagai tata ruang belajar. perencana. Guru sebagai pengembang adalah guru yang ahli dalam melaksanakan tugas dengan format benar dan tepat. dan fasilitator. kegairahan siswa dan efektivitas tercapainya tujuan pengajaran. Rachman (1997:132) 2. guru harus menempatkan diri sebagai: model. turut mempunyai pengaruh dalam belajar. dan tetap bersahabat dengan suatu kenyakinan bahwa tiangkah laku siswa akan dapat diperbaiki.

semangat. dan realistik dalam kegiatan belajar yang sedang dilakukan serta terbuka terhadap hal-hal yang ada pada dirinya. Dengan penerapan proses belajar yang bbaik dan benar pada anak SD akan sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.Pembinaan hubungan baik antara guru dan siswadalam masalah pengelolaan kelas adalah hal yang sangat penting. Yang sedang dipelajari hal – hal positif 2.operan conditioning.Misalnya dengan proses belajar yang baik maka KBM akan berjalan lancer dengan prestasi yang tidak mengecewakan tentunya .kemampuan berpikir yang sesuai [tidak dipaksakan sesuai perkembangan] dan menggunakan media baik cetak maupun elektronikyang memadai sehingga akan memperoleh hasil yang baik.serta peniruan ].[classical conditioning. Yang ketiga dilihat dari perkembangan kognitif lalu dengan pemrosesan informasi yang baik . Dalam belajar harus menggunakan prinsip 1. Pada waktu belajar dengan keadaan sadar 3.Apabila anak itu tidak belajar dia merasakan ada yang kurang pada dirinya .Yang baik dan benar maksudnya sesuai antara isis kurikulum dengan kemampuan berpikir anak . penuh gairah. diharapkan siswa senantiasa gembira.pembentukan kebiasaan . Belajar yang baik akan didukung oleh lingkungan yang baik . Yang dipelajari adalah hal – hal nyata [pengalaman nyata ] 4. Menggunakan bahasa yang baik dalam proses belajar mengajar Proses psykologi belajar anak dapat dipahami dari tingkah laku.Yang kedua yaitu dengan cara atau dengan ukuran tingkat kecerdasan [kognitif]. Dengan belajar efektif 5. bersikap optimis. Dengan terciptanya hubungan baik guru-siswa.Sehingga proses psykologi belajar pada anak perlu dibentuk sejak kecil agar anak itu terbiasa belajar .

Hakikat Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar M. Kurikulum SD memuat 8 Mata Pelajaran. Pengembangan Diri bertujuan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat (Tim Pengembangan MKDK . 2000:193). bakat. Kegiatan Pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial. Bimbingan ialah penolong individu agar dapat mengenal dirinya dan supaya individu itu dapat mengenal serta dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi di dalam kehidupannya (Oemar Hamalik. Muatan Lokal dan Pengembangan Diri. dan minat setiap peserta didik sesuai kondisi sekolah. Proses belajar harus didukung oleh kedua belah pihak baik dari pihak sekolah maupun dari pihak orangtua .dan dari pihak orangtua harus member dukungan dan teladan yang baik bagi anaknya. BIMBINGAN KONSELING SEKOLAH DASAR Berdasarkan Lampiran Permendiknas RI No.Jadi pembelajaran harus sesuai dengan perkembangan anak .Sehingga proses belajar dapat dikatakan berhasil . Bimbingan adalah suatu proses yang terus-menerus untuk membantu perkembangan individu dalam rangka mengembangkan kemampuannya secara maksimal untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya.Sebagai pihak formal harus menyediakan sarana dan prasarana sesuai dengan perkembangan masyarakat. Surya (1988:12) berpendapat bahwa bimbingan adalah suatu proses pemberian atau layanan bantuan yang terus menerus dan sistematis dari pembimbing kepada yang dibimbing agar tercapai perkembangan yang optimal dan penyesuaian diri dengan lingkungan.dan sebaliknya dengan proses yang kurang baik maka hasilnya sudah dapat ditebak tentunya akan menghambat KBM. belajar dan pengembangan kirir peserta didik. 22 Tahun 2006 tentang Standar isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik sebuah inti sari bahwa bimbingan merupakan suatu bentuk bantuan yang diberikan kepada individu agar dapat mengembangkan kemampuannya seoptimal mungkin. . mengarahkan dirinya (self direction). 1986:39). Dari pengertian tersebut. yaitu: meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. dapat dirangkum ciri-ciri pokok konseling. Konseling adalah proses pemberian yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli kepada individu yang sedang mengalami suatu masalah yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien (Prayitno. 1997:106). setidaknya ada tiga hal utama yang melatar belakangi perlunya bimbingan yakni tinjauan secara umum. Perlunya Bimbingan dan Konseling di SD jika ditinjau secara mendalam. untuk dimanfaatkan olehnya dan memperbaiki tingkah lakunya pada masa yang akan datang (Mungin Eddy Wibowo. (2) proses pemberian bantuan dilakukan dengan wawancara konseling. dan merealisasikan dirinya (self realization). Secara umum. sosio kultural dan aspek psikologis. latar belakang perlunya bimbingan berhubungan erat dengan pencapaian tujuan pendidikan nasional. menerima dirinya (self acceptance). 1990:11). berbudi pekerti luhur. dan membantu siswa agar memahami dirinya (self understanding).IKIP Semarang. Konseling merupakan upaya bantuan yang diberikan kepada seseorang supaya dia memperoleh konsep diri dan kepercayaan pada diri sendiri. yaitu: (1) adanya bantuan dari seorang ahli. (3) bantuan diberikan kepada individu yang mengalami masalah agar memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri dalam mengatasi masalah guna memperbaiki tingkah lakunya di masa yang akan datang.

b. salah satunya komponen bimbingan. memilih jenis sekolah lanjutan/sambungan ataupun lapangan kerja yang sesuai dengan bakat. memilih jurusan sekolah. sementara laju lapangan pekerjaan relatif menetap. cerdas dan terampil serta sehat jasmani dan rohani. Menurut Tim MKDK IKIP Semarang (1990:5-9) ada lima hal yang melatarbelakangi perlunya layanan bimbingan di sekolah yakni: (1) masalah perkembangan individu. berdisiplin. Bila dicermati dari sudut sosio kultural. bekerja keras. tangguh. dan (5) masalah belajar Fungsi Bimbingan dan Konseling di SD. Sugiyo dkk (1987:14) menyatakan bahwa ada tiga fungsi bimbingan dan konseling. Fungsi penyaluran (distributif) Fungsi penyaluran ialah fungsi bimbingan dalam membantu menyalurkan siswa-siswa dalam memilih program-program pendidikan yang ada di sekolah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut sudah barang tentu perlu mengintegrasikan seluruh komponen yang ada dalam pendidikan. citacita dan ciri. minat. (3) masalah kebutuhan individu.berkepribadian. Di samping itu fungsi ini meliputi pula bantuan untuk memiliki kegiatan-kegiatan di sekolah antara lain membantu menempatkan anak dalam kelompok belajar. bertanggung jawab. dan lain-lain. yaitu: a. Fungsi penyesuaian (adjustif) Fungsi penyesuaian ialah fungsi bimbingan dalam membantu siswa untuk memperoleh . mandiri. Hal tersebut semakin diperparah dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. (4) masalah penyesuaian diri dan kelainan tingkah laku. (2) masalah perbedaan individual.ciri kepribadiannya. yang melatar belakangi perlunya proses bimbingan adalah adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat sehingga berdampak disetiap dimensi kehidupan.

c. Bimbingan pada prinsipnya diarahkan pada suatu bantuan yang pada akhirnya orang yang dibantu mampu menghadapi dan mengatasi kesulitannya sendiri.1997:219). Sikap dan tingkah laku seseorang sebagai pencerminan dari segala kejiwaannya adalah unik dan khas. sebagai berikut: a. c. Tiap individu mempunyai perbedaan serta mempunyai berbagai kebutuhan. sikap dan tingkah laku seseorang. Dalam berbagai teknik bimbingan khususnya dalam teknik konseling. 1987:14) Prinsip-prinsip Bimbingan Konseling di SD. Dalam fungsi ini pembimbing menyampaikan data tentang ciri-ciri. siswa dibantu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah dan kesulitankesulitannya. Fungsi adaptasi (adaptif) Fungsi adaptasi ialah fungsi bimbingan dalam rangka membantu staf sekolah khususnya guru dalam mengadaptasikan program pengajaran dengan ciri khusus dan kebutuhan pribadi siswasiswa. Prinsip bimbingan adalah memperhatikan keunikan. Oleh karenanya dalam memberikan bimbingan agar dapat efektif perlu memilih teknik-teknik yang sesuai dengan perbedaan dan berbagai kebutuhan individu. Sehingga para siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan bakat. Fungsi ini juga membantu siswa dalam usaha mengembangkan dirinya secara optimal. Dengan data ini guru berusaha untuk merencanakan pengalaman belajar bagi para siswanya. b.penyesuaian pribadi yang sehat. Berikut ini prinsipprinsip bimbingan konseling yang diramu dari sejumlah sumber. . cita-cita. Prinsip merupakan paduan hasil kegiatan teoretik dan telaah lapangan yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan sesuatu yang dimaksudkan (Prayitno. Keunikan ini memberikan ciri atau merupakan aspek kepribadian seseorang. kebutuhan dan minat (Sugiyo. dalam memberikan layanan perlu menggunakan cara-cara yang sesuai atau tepat. kebutuhan minat dan kemampuan serta kesulitan-kesulitan siswa kepada guru.

h. Hal ini merupakan keharusan karena usaha bimbingan mempunyai peran untuk memperlancar jalannya proses pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan. g. Sehingga proses bimbingan pada prinsipnya berpusat pada orang yang dibimbing. Program bimbingan dan konseling di sekolah hendaknya senantiasa diadakan penilaian secara teratur. Berdasarkan Pedoman Kurikulum Berbasis Kompetensi bidang Bimbingan Konseling (2004) . Prinsip ini. Untuk menangani masalah tersebut perlu diserahkan kepada petugas atau lembaga lain yang lebih ahli. Prinsip referal atau pelimpahan dalam bimbingan perlu dilakukan. Pada tahap awal dalam bimbingan pada prinsipnya dimulai dengan kegiatan identifikasi kebutuhan dan kesulitan-kesulitan yang dialami individu yang dibimbing. Maksud penilaian ini untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan program bimbingan.d. Kegiatan BK dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. sebagai tahap evaluasi dalam layanan bimbingan konseling nampaknya masih sering dilupakan. 1997:219). Ini terjadi apabila ternyata masalah yang timbul tidak dapat diselesaikan oleh sekolah (guru bimbingan). mempunyai banyak inisiatif. Proses bimbingan pada prinsipnya dilaksanakan secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan yang dibimbing serta kondisi lingkungan masyarakatnya. Padahal sebenarnya tahap evaluasi sangat penting artinya. f. di samping untuk menilai tingkat keberhasilan juga untuk menyempurnakan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling (Prayitno. Dalam pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah hendaklah dipimpin oleh seorang petugas/guru yang benar-benar memiliki keahlian dalam bidang bimbingan. Program bimbingan dan konseling di sekolah harus sejalan dengan program pendidikan pada sekolah yang bersangkutan. e. i. Dalam suatu proses bimbingan orang yang dibimbing harus aktif . Di samping itu ia mempunyai kesanggupan bekerja sama dengan petugas-petugas/guru lain yang terlibat. j.

(2) bidang belajar. memelihara dan meningkatkan progam bimbingan secara menyeluruh. dan konsultasi. Layanan ini lebih bersifat preventif atau mungkin kuratif. (4) bidang pribadi. adalah kegiatan-kegiatan manajemen yang bertujuan memantapkan. (3) bidang sosial. Layanan dasar bimbingan Layanan dasar bimbingan adalah bimbingan yang bertujuan untuk membantu seluruh siswa mengembangkan perilaku efektif dan keterampilan-keterampilan hidup yang mengacu pada tugas-tugas perkembangan siswa SD.dinyatakan bahwa kerangka kerja layanan BK dikembangkan dalam suatu program BK yang dijabarkan dalam 4 (empat) kegiatan utama. karir. Layanan perencanaan individual adalah layanan bimbingan yang membantu seluruh peserta didik dan mengimplementasikan rencana-rencana pendidikan. Layanan responsif adalah layanan bimbingan yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan yang dirasakan sangat penting oleh peserta didik saat ini. yakni: a. c. konseling kelompok. (5) bidang karir. Dukungan sistem. Hal itu dilaksanakan . memantau pertumbuhan dan memahami perkembangan sendiri. b. d. dan kehidupan sosial dan pribadinya. (8) bidang perilaku sosial. (6) bidang tata tertib SD. Tujuan utama dari layanan ini untuk membantu siswa. Strategi yang digunakan adalah konseling individual. Isi layanan responsif adalah: (1) bidang pendidikan. (7) bidang narkotika dan perjudian. dan (9) bidang kehidupan lainnya.

Sardiman (2001:142) menyatakan bahwa ada sembilan peran guru dalam kegiatan BK. jadwal pelajaran dan lain- c. 2005:21). lain. Peran Guru Kelas dalam kegiatan BK di SD Implementasi kegiatan BK dalam pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi sangat menentukan keberhasilan proses belajar-mengajar. manajemen program. hubungan masyarakat dan staf. laboratorium. yakni: (1) layanan pengumpulan data. yaitu: a. guru diharapkan sebagai pelaksana cara mengajar informatif.melalui pengembangan profesionalitas. masyarakat yang lebih luas. dan sumber informasi kegiatan akademik maupun umum. studi lapangan. (2) layanan informasi. b. dan (6) layanan penilaian dan tindak lanjut (Nurihsan. penelitian dan pengembangan (Thomas Ellis. (4) layanan konseling. (5) layanan referal/melimpahkan ke pihak lain. konsultasi dengan guru. menumbuhkan swadaya (aktivitas) dan daya cipta . Oleh karena itu peranan guru kelas (bagi sekolah tanpa guru bimbingan) dalam pelaksanaan kegiatan BK sangat penting dalam rangka mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran yang dirumuskan. silabus. Organisator. guru harus mampu merangsang dan memberikan dorongan serta reinforcement untuk mendinamisasikan potensi siswa. guru sebagai pengelola kegiatan akademik. staf ahli/penasihat. (3) layanan penempatan. Informator. Motivator. 1990) Kegiatan utama layanan dasar bimbingan yang responsif dan mengandung perencanaan individual serta memiliki dukungan sistem dalam implementasinya didukung oleh beberapa jenis layanan BK.

guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar siswa sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. manajemen itu dapat diartikan sebagai aktivitas memadukan sumbersumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya Manajemen pendidikan ialah proses perencanaan. Director. peng-organisasian. Transmitter. d. sumber daya pendidikan untuk mencapai tuju an pendidikan. guru mempunyai otoritas untuk menilai prestasi anak didik dalam bidang akademik maupun tingkah laku sosialnya. guru sebagai pencetus ide dalam proses belajar-mengajar. g. berbudi pekerti . bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. h. mengembangkan manusia seutuhnya. Mediator. i. guru bertindak selaku penyebar kebijaksanaan dalam pendidikan dan pengetahuan. memimpin. guru sebagai penengah dalam kegiatan belajar siswa. e. sehingga dapat menentukan bagaimana anak didiknya berhasil atau tidak ADMINISTRASI Administrasi pendidikan dapat diartikan sebagai keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personil dan materil yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien….(kreativitas) sehingga akan terjadi dinamika di dalam proses belajar-mengajar. mengendalikan tenaga pendidikan. f. mencerdaskan kehidupan bangsa. Evaluator. Inisiator. Fasilitator. Dalam pendidikan. yaitu manusia yang beriman. guru akan memberikan fasilitas atau kemudahan dalam proses belajar-mengajar.

Mendefinisikan administrasi pendidikan tidak begitu mudah. fungsi administrasi pendidikan merupakan alat untuk mengintegrasikan peranan seluruh sumberdaya guna tercapainya tujuan pendidikan dalam suatu konteks sosial tertentu. keterampilan.000 masalah yang mungkin timbul dalam pelaksanaan administrasi pendidikan. mandiri. murid. memiliki pengetahuan. Kita dapat melihat bagian-bagian tubuhnya. serta bertanggung jawab kemasyarakat dan kebangsaan Manajemen pendidikan ialah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana menata sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara produktif dan bagaimana menciptakan suasana yang baik bagi manusia yang turut serta di dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama dengan memperhatikan pengertian di atas nampak bahwa manajemen/administrasi pendidikan pada prinsipnya merupakan suatu bentuk penerapan manajemen atau administrasi dalam mengelola. ini berarti bahwa bidang-bidang yang dikelola mempunyai kekhususan yang berbeda dari manajemen dalam bidang lain. sekolah. karena ia menyangkut pengertian yang luas. mengatur dan mengalokasikan sumber daya yang terdapat dalam dunia pendidikan. struktur tulangnya. Administrasi pendidikan seringkali di salah artikan sebagai semata-mata ketatausahaan pendidikan. guru.yang luhur. Culberston (1982) mengatakan bahwa Schwab pada tahun enam puluhan telah mendiskusikan bagaimana kompleksnya administrasi pendidikan sebagai ilmu. Salah satu cara yang dapat kita tempuh adalah meninjaunya dari keadaan fisik manusia itu. . kepribadian yang mantap. peredaran darahnya. seperti masyarakat. Namun dari uraian berikut ini akan diketahui bahwa pengertian administrasi pendidikan sebenarnya adalah bukan sekedar itu. Angka ini ia perkirakan dari berbagai fenomena yang ada kaitannya dengan administrasi pendidikan. kesehatan jasmani dan rohani. Ia memperkirakan bahwa ada sekitar 50. susunan ototototnya. orang tua dan variabel yang berhubungan dengan itu.

. Pengarahan diperlukan agar kegiatan yang dilakukan bersama itu tetap melalui “jalur” yang telah ditetapkan. administrasi pendidikan mengandung pengertian proses untuk mencapai tujuan pendidikan.Dengan menggunakan analogi pengertian administrasi pendidikan akan diterangkan dengan meninjaunya dari berbagai aspeknya. dokter Puskesmas. Pengkoordinasian mengandung makna menjaga agar tugas-tugas yang telah dibagi itu tidak dikerjakan menurut kehendak yang mengerjakannya saja. Pengorganisasian diartikan sebagai kegiatan membagi tugas-tugas kepada orang yang terlibat dalam kerjasama pendidikan tadi. kepala kantor Departemen P dan K. Kerjasama dalam menyelenggarakan sekolah itu harus dibina sehingga semua yang terlibat dalam urusan sekolah tersebut memberikan sumbangannya secara maksimal. pemantauan dan penilaian. tergantung lingkup dan tingkat pengertian pendidikan mana yang dimaksud. bagaimana mencapai. tidak terjadi penyimpangan yang dapat menimbulkan terjadinya pemborosan. Perencanaan ini dibuat sebelum suatu tindakan dilaksanakan. Tujuan yang demikian itu tidak dapat dicapai oleh satu orang saja. murid. kepala sekolah. pengarahan. administrasi pendidikan mempunyai pengertian kerja sama untuk mencapai tujuan pendidikan. sebagai salah satu bentuk kerjasama dalam mendidikan misalnya. Proses itu dimulai dari perencanaan. dengan segala aspek kerumitannya. tetapi menuruti aturan sehingga menyumbang terhadap pencapaian tujuan yang telah ditetapkan atau disepakati. Pertama. tujuan pendidikan itu merentang dari tujuan yang sederhana sampai dengan tujuan yang kompleks. Untuk mencapai tujuan pendidikan disekolah itu diperlukan kerjasama di antara semua personel sekolah (guru. Seperti kita ketahui. Pada tingkat sekolah. tetapi harus melalui kerja sama dengan orang lain. Perencanaan meliputi kegiatan menetapkan apa yang ingin dicapai. pengorganisasian. Kedua. staf tata usaha) dan orang di luar sekolah yang ada kaitannya dengan sekolah (orang tua. beberapa lama. Administrasi pendidikan dari berbagai aspeknya kita dapat memahaminya dengan lebih baik. beberapa orang yang diperlukan dan beberapa banyak biayanya. dan lain-lain). terdapat tujuan sekolah.

dan c) keluaran. Dengan perkataan lain. dan kesulitan apa yang ditemui dalam pelaksanaan itu. a) masukannya. Ketiga. Mutu lulusan akan sangat tergantung kepada mutu masukan. dan proses itu sendiri. yakni masukan yang telah „diolah‟ melalui proses tertentu. saran dan prasarana. suatu kerjasama juga memerlukan proses pemantauan (monitoring). Dalam melihat sekolah itu sebagai suatu sistem kita harus melihat. Mutu itu juga sangat tergantung kepada mutu guru. administrasi pendidikan dapat dilihat dengan kerangka berpikir sistem.Disamping pengarahan. uang maupun waktu. Penilaian ini dapat berubah penilaian proses kegiatan atau penilaian hasil kegiatan itu. guru dengan guru. sebagai masukan instrumental. baik tenaga. . keadaan orang tua murid sebagai sebagai masukan mentah. tetapi sebenarnya tidak demikian. Sumber ini seringkali dinamakan masukan instrumental. Dalam hal ini berupa lulusan. Sekolah dasar itu merupakan suatu keseluruhan yang memproses murid menjadi lulusan. dan kalau tidak apakah hambatan-hambatannya. Pemantauan dilakukan untuk mendapatkan bukti-bukti atau data dalam menetapkan apakah tujuan tercapai atau tidak. latar belakang murid. Untuk melaksanakan proses ini harus ada sumber. serta guru dengan kepala sekolah. masukan instrumental. Dengan demikian kemampuan awal murid. yaitu bahan mentah yang berasal dari luar sistem (lingkungan) yang akan diolah sistem. yaitu kegiatan sekolah beserta aparatnya untuk mengolah masukan menjadi keluaran. mutu dan iklim kerjasama diantara guru dengan murid. mutu sarana dan prasarana. Pengertian ini kelihatannya sulit. Sistem adalah keseluruhan yang terdiri dari bagian-bagian dan bagian-bagian itu berinteraksi dalam suatu proses untuk mengubah masukan menjadi keluaran. b) prosesnya. dalam sistem sekolah dasar masukan ini adalah anak-anak yang masuk sekolah dasar itu. yaitu suatu kegiatan untuk mengumpulkan data dalam usaha mengetahui sudah sampai seberapa jauh kegiatan pendidikan telah mencapai tujuannya. Proses kerjasama pendidikan itu akhirnya harus dinilai untuk melihat apakah tujuan yang telah ditetapkan tercapai. kegiatan pemantauan atau monitoring adalah kegiatan untuk mengumpulkan data tentang penyeleggaraan suatu proses pencapaian tujuan.

ia dapat melaksanakan „tut wuri handayani. maka kita berusaha melihat bagianbagian sistem itu serta interaksinya satu sama lain. dan ia harus memecahkan masalah itu. uang. Upaya harus dicari dalam memanfaatkan sumber yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Bagian-bagian itu sering juga disebut dengan komponen. administrasi pendidikan juga dapat dilihat dari segi kepemimpinan. Kita tahu bahwa melakukan yang mudah. Setiap guru harus mengambil keputusan apa yang terbaik bagi muridnya. Kelima. Sudah barang tentu administrator yang ingin berhasil harus memahami teori dan praktek kepemimpinan. Administrasi pendidikan merupakan ilmu yang dapat menuntut pengambilan keputusan pendidikan yang baik.Jika kita melihat administrasi pendidikan sebagai sistem. Dengan perkataan lain bagaimana ia menggerakan dan mengawasi. perhatian tertuju kepada usaha untuk melihat apakah pemanfaatan sumbersumber yang ada dalam mencapai tujuan pendidikan itu sudah mencapai sasaran yang ditetapkan dan apakah dalam pencapaian tujuan itu tidak terjadi pemborosan. Sumber yang dimaksud dapat berupa sumber manusia. Keenam. Seringkali saran dan prasarana yang ada dalam proses belajar mengajar. Jika administrasi dilihat dari sudut lain. . Untuk memecahkan masalah tersebut diperlukan kemampuan dalam mengambil keputusan. Setiap saat kegiatan sekelompok orang bukanlah pekerjaan yang mudah. Setiap saat administrator dihadapkan kepada bermacam-macam masalah. Keempat. belum dimanfaatkan secara baik seperti buku paket atau bantuan alat-alat seperti mikroskop di sekolah hanya menjadi pajangan saja. serta mampu dan mau untuk melaksanakan pengetahuan dan kemauannya itu. ing ngarso mangun karso dan ing ngarso sung tulodo” dalam pencapaian tuuan pendidikan. maka guru harus mempelajari bagaimana mengambil keputusan yang baik. administrasi pendidikan juga dapat dilihat dari proses pengambilan keputusan. yaitu memilih kemungkinan tindakan yang terbaik dari sejumlah kemungkinan-kemungkinan tindakan yang dapat dilakukan. Administrasi pendidikan dilihat dari kepemimpinan merupakan usaha untuk menjawab pertanyaan bagaimana dengan kemampuan yang dimiliki administrator pendidikan itu. sarana dan prasarana maupun waktu. administrasi pendidikan juga dapat dilihat dari segi manajemen. bekerjasamasama dan memberi contoh. Karena mengambil keputusan selalu ada resikonya.

mendokumentasikan kegiatan. dan kita juga mengerti apa yang dimaksudkan orang lain. sebenarnya kerjasama itu tidak ada dan oleh karena itu administrasi pun tidak ada. selalu memerlukan kegiatan pencatatan. Bila hal itu terjadi. kegiatan tata usaha itu tidak seluruhnya mencerminkan pengertian administrasi dalam arti seperti yang dipaparkan pada butir-butir satu sampai tujuh di atas.Ketujuh. Hanya yang perlu diingat. maka orang yang bekerjasama itu saling tidak mengetahui apa yang dikerjakan atau apa yang dimaui teman sekerjanya. . Komunikasi dapat diartikan secara sederhana sebagai usaha untuk membuat orang lain mengerti apa yang kita maksudkan. Jika dalam kerjasama pendidikan tidak ada komunikasi. Kedelapan. serta mempersiapkan laporan. Pengertian yang demikian tidak terlalu salah. administrasi pendidikan juga dilihat dari segi komunikasi. menyelenggarakan surat menyurat dengan segala aspeknya. administrasi seringkali diartikan dalam pengertian yang sempit yaitu kegiatan ketatausahaan yang intiny adalah kegiatan rutin catat-mencatat. karena setiap aspek kegiatan administrasi dengan pengertian di atas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful