Abstract Windowing Toolkit dan Swing

Pemrograman Visual 05/04/2010

Tujuan
 Memahami persamaan dan perbedaan antara AWT dan Swing  Perbedaan antara komponen dan kontainer.  Mendesain aplikasi GUI menggunakan AWT.  Mendesain aplikasi GUI menggunakan Swing.  Menjelaskan tentang flow layout, border layout, dan grid layout dalam komponen GUI  Membuat tampilan yang komplek dalam mendesain aplikasi GUI.

Abstract Windowing Toolkit (AWT) vs. Swing
 The Java Foundation Class (JFC), merupakan bagian penting dari Java SDK, yang termasuk dalam koleksi dari API dimana dapat mempermudah pengembangan aplikasi JAVA GUI. JFC termasuk diantara 5 bagian utama dari API yaitu AWT dan Swing. Tiga bagian yang lainnya dari API adalah Java2D, Accessibility, dan Drag dan Drop. Semua itu membantu pengembang dalam mendesain dan mengimplementasikan aplikasi visual yang lebih baik. AWT dan Swing menyediakan komponen GUI yang dapat digunakan dalam membuat aplikasi Java dan Applet Swing menyediakan implementasi platform-independent dimana aplikasi yang dikembangkan dengan platform yang berbeda dapat memiliki tampilan yang sama. Begitu juga dengan AWT menjamin tampilan look and feel pada aplikasi yang dijalankan pada dua mesin yang berbeda menjadi terlihat sama. Swing API dibangun dari beberapa API yang mengimplementasikan beberapa jenis bagian dari AWT. Kesimpulannya, komponen AWT dapat digunakan bersama komponen Swing.

Komponen GUI pada AWT  Window Classes Fundamental .

setVisible(true).setSize(100. sf. public class SampleFrame extends Frame { public static void main(String args[]) { SampleFrame sf = new SampleFrame().Contoh : import java. //Coba hilangkan baris ini } } . //Coba hilangkan baris ini sf.awt. 100).*.

Anda akan belajar tentang event handling pada modul selanjutnya. .Contoh(2)  perhatikan bahwa tombol tutup pada frame tidak akan bekerja karena tidak ada mekanisme event handling yang ditambahkan di dalam aplikasi.

Dibawah ini adalah daftar dari beberapa method .Grafik  Beberapa method grafik ditemukan dalam class Graphic.

Grafik(2)  Hubungan dari class ini adalah class Color. . dimana memiliki tiga constructor.

} public static void main(String args[]) { Frame f = new Frame("Testing Graphics Panel").PLAIN.setFont(new Font("Helvetica".0f.0)). 100. //red g.0)). f. //hijau g.setVisible(true).add(gp).setColor(new Color(0. 300).setColor(new Color(1. f. 30.Grafik(3) //Contoh : import java. 10).255.*.setSize(600. public class GraphicPanel extends Panel { GraphicPanel() { setBackground(Color.0.drawString("Hello GUI World!". g.awt.fillRect(30. g. //Konstanta dalam class Color } public void paint(Graphics g) { g. f.black). } } . 150.Font. GraphicPanel gp = new GraphicPanel().16)). 100).

Beberapa komponen AWT Berikut adalah aplikasi membuat sebuah frame dengan kontrol yang telah dimasukkan di dalamnya. .

600).add(new Label("Labe")). class FrameWControls extends Frame { public static void main(String args[]) { FrameWControls fwc = new FrameWControls(). fwc.add(new TextField()).*. .Contoh Frame dengan Control import java.awt. fwc. fwc.add(new Button("Test Me!")).setLayout(new FlowLayout()). fwc.setSize(600. //akan dibahas lebih //detail pada pembahasan berikutnya fwc.

add("Britney").add(chooser). fwc.add(new Checkbox("chk3". Choice chooser = new Choice(). } } . false)).add("Avril"). list. List list = new List(3.add("Monica").add(new Scrollbar()). false)).add("MTV"). cbg. fwc.add("V"). fwc. list. cbg. fwc. false).add(new Checkbox("chk2".Contoh Frame dengan Control(2) CheckboxGroup cbg = new CheckboxGroup(). chooser.setVisible(true). chooser. chooser.add(list). fwc.add(new Checkbox("chk1". cbg. true)). fwc. fwc.

Berikut ini beberapa layout manager yang terdapat di dalam Java. Layout manager mengatur tampilan dari komponen di dalam kontainer.GridLayout 4.CardLayout .Layout Manager Posisi dan ukuran suatu komponen ditentukan oleh layout manager.FlowLayout 2.BorderLayout 3. Beberapa Layout Manager : 1.GridBagLayout 5.

Method ini dapat ditulis sebagai berikut.Layout Manager(2)  Layout manager dapat diatur menggunakan method setLayout dari class Container. void setLayout(LayoutManager mgr) .

FlowLayout Manager  FlowLayout Manager adalah default manager untuk class Panel dan subclassnya. termasuk class applet. . Cara meletakkan komponen dari FlowLayout Manager dimulai dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. dimulai dari pojok kiri atas.

FlowLayout Manager(2) .

FlowLayout.CENTER 3.LEFT 2.FlowLayout Manager(3)  Gap dapat dikatakan sebagai jarak antara komponen dan biasanya diukur dengan satuan pixel.FlowLayout. Posisi argumen mengikuti penulisan sebagai berikut : 1.RIGHT .FlowLayout.

100).awt.10. class FlowLayoutDemo extends Frame { public static void main(String args[]) { FlowLayoutDemo fld = new FlowLayoutDemo(). fld.add(new Button("TWO")).10)). fld.setLayout(new FlowLayout(FlowLayout.add(new Button("ONE")).RIGHT. fld.setSize(100.*. fld. fld.Bagaimanakah output dari program berikut? import java. fld.add(new Button("THREE")).setVisible(true). } } .

Region utara dan selatan membentuk jalur horizontal sedangkan region timur dan barat membentuk jalur vertikal. barat. Dan region tengah berada pada perpotongan jalur horizontal dan vertikal.BorderLayout Manager  BorderLayout membagi kontainer menjadi lima bagian diantaranya utara. termasuk object dari subclass Window yaitu tipe Frame dan Dialog. dan tengah. Setiap komponen dimasukkan ke dalam region yang spesifik. selatan. Tampilan ini adalah bersifat default untuk object Window. . timur.

BorderLayout Manager(2) .

BorderLayout.CENTER . Berikut ini adalah daftar dari kelima region. Menambahkan lebih dari satu komponen pada kontainer yang bersangkutan. BorderLayout. parameter hgap dan vgap disini juga menjelaskan jarak antara komponen dengan kontainer.WEST 5. Untuk menambahkan komponen kedalam region yang spesifik. BorderLayout.BorderLayout Manager(3)  Seperti pada FlowLayout Manager. gunakan method menambahkan dan melewatkan dua argumen yaitu : komponen yang ingin dimasukkan ke dalam region dan region mana yang ingin dipakai untuk meletakkan komponen. 1. BorderLayout. Perlu diperhatikan bahwa hanya satu komponen yang dapat dimasukkan dalam satu region. maka komponen yang terakhir ditambahkan yang akan ditampilkan.NORTH 2.SOUTH 3. BorderLayout.EAST 4.

add(new Button("NORTH").WEST).SOUTH).contoh program import java. BorderLayout.*.awt. //may remove bld. BorderLayout.add(new Button("CENTER"). BorderLayout. bld. 10)).setVisible(true).CENTER). BorderLayout. bld.NORTH). bld. bld.setLayout(new BorderLayout(10.add(new Button("WEST"). bld. class BorderLayoutDemo extends Frame { public static void main(String args[]) { BorderLayoutDemo bld = new BorderLayoutDemo(). bld.add(new Button("EAST").add(new Button("SOUTH").setSize(200. } } . BorderLayout.EAST). bld. 200).

GridLayout Manager  Dengan GridLayout manager. Hal tersebut tidak mempedulikan ukuran sebenarnya dari komponen. GridLayout manager membagi kontainer menjadi baris dan kolom. Berikut ini adalah daftar dari constructor untuk class GridLayout. komponen juga diposisikan dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah seperti pada FlowLayout manager. . Semua region memiliki ukuran yang sama.

. Ingatlah bahwa panel adalah kontainer dan komponen pada saat yang sama. Anda dapat memasukkan komponen ke dalam panel dan kemudian menambahkan panel ke dalam region yang Anda inginkan di dalam kontainer.Panel dan Tampilan kompleks  Untuk membuat tampilan yang lebih lengkap. Anda dapat menggabungkan layout manager yang berbeda dengan menggunakan panel.

Panel panelNorth = new Panel(). Panel panelCenter = new Panel(). panelNorth. .add(new Button("TWO")).add(new Button("ONE")).*. class ComplexLayout extends Frame { public static void main(String args[]) { ComplexLayout cl = new ComplexLayout(). panelNorth.awt.add(new Button("THREE")).Panel dan Tampilan kompleks(2) Perhatikan teknik yang digunakan pada contoh berikut import java. /* Panel utara */ //Panel menggunakan FlowLayout sebagai default panelNorth. Panel panelSouth = new Panel().

panelSouth.4)).add(new TextField("2nd")).add(new Checkbox("Choose me!"). panelCenter. BorderLayout.EAST).add(new Checkbox("I'm here!"). panelSouth. /* Panel selatan */ panelSouth. panelCenter. panelCenter. BorderLayout.WEST).setLayout(new GridLayout(4. panelCenter.Panel dan Tampilan kompleks(3) /* Panel tengah */ panelCenter. .CENTER). panelSouth.add(new Checkbox("Pick me!").add(new TextField("3rd")).add(new TextField("1st")).setLayout(new BorderLayout()).add(new TextField("4th")). BorderLayout.

SOUTH).CENTER). cl.add(panelSouth. cl.NORTH).Panel dan Tampilan kompleks(4) /* Menambahkan panel pada container Frame*/ //Frame menggunakan BorderLayout sebagai default cl. cl.setVisible(true). BorderLayout. BorderLayout.300). cl.setSize(300.add(panelNorth.add(panelCenter. } } . BorderLayout.

program GUI ditulis menggunakan banyak class dari package Swing yang mempunyai tampilan look and feel yang sama meski dijalankan pada paltform yang berbeda. Package tersebut dapat ditemukan di javax.Komponen Swing  Seperti pada package AWT. Perbedaan utama antara keduanya adalah komponen Swing ditulis menyeluruh menggunakan Java.swing. package dari Swing menyediakan banyak class untuk membuat aplikasi GUI. . Lebih dari itu. Swing menyediakan komponen yang lebih menarik seperti color chooser dan option pane. Kesimpulannya.

Perbedaan jelas terdapat pada penamaan komponen. Berikut adalah daftar dari komponen Swing. Sebagai contoh. nama komponen tersebut menjadi Jbutton class. satu komponen dalam AWT adalah button class. Sedangkan pada Swing. nama komponen Swing sama dengan nama komponen AWT tetapi dengan tambahan huruf J pada prefixnya. Pada dasarnya. .Komponen Swing(2) Nama dari komponen GUI milik Swing hampir sama persis dengan komponen GUI milik AWT.

Komponen Swing(3) .

Komponen Swing(4) .

pertama-tama Anda telah mendapatkan content pane dari kontainer. Ini adalah syarat menambahkan komponen ke dalam kontainer. Anda akan menggunakan method getContentPane dari container. top-level containers seperti Jframe dan Japplet dalam Swing sangat tidak cocok dengan AWT.Setting Up Top-Level Containers  Seperti disebutkan diatas. Jika Anda ingin menambahkan langsung sebuah komponen kedalam kontainer sebagai kontainer AWT. Untuk melakukan hal tersebut. .

awt. . panel = new JPanel(). JPanel panel. void launchFrame() { /* inisialisasi */ frame = new JFrame("My First Swing Application").swing.getContentPane(). contentPane = frame.Contoh Jframe import javax.*. button = new JButton("Click me!"). public class SwingDemo { JFrame frame. JButton button. JTextField textField. import java.*. Container contentPane. textField = new JTextField("Default text").

//menyebabkan ukuran frame menjadi dasar pengaturan komponen frame. frame. /* menambahkan komponen-komponen contentPane– menggunakan BorderLayout */ contentPane. sd. } } . } public static void main(String args[]) { SwingDemo sd = new SwingDemo().launchFrame(). BorderLayout.Contoh Jframe(2) /* menambahkan komponen-komponen ke panel– menggunakan FlowLayout sebagai default */ panel.add(panel.setVisible(true).add(textField).add(button).pack(). panel.CENTER).

". public class JOptionPaneDemo { JOptionPane optionPane. } } .exit(0).launchFrame()..showMessageDialog(null."Nice to meet you. "Greeting. String name = optionPane. optionPane. what's your name?")..showInputDialog("Hi. System.PLAIN_MESSAGE). optionPane. " + name + ".Contoh JOptionPane import javax. void launchFrame() { optionPane = new JOptionPane(). } public static void main(String args[]) { new JOptionPaneDemo().".*.swing.