Sistem Jaringan Tumbuhan

Date Issue :…. 2011 Dosen : Ira Adiyati Rum,S.Si.,M.Si

Jaringan
Jaringan ; Kelompok sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama Jaringan pada tumbuhan :
 

Meristem Non meristem
1. Jaringan dasar
2. Jaringan dermal 3. Jaringan pembuluh

Tipe Jaringan Meristem Meristem Primer Meristem Sekunder / Lateral Meristem Interkalar Meristem Apeks Pucuk Meristem Apeks Akar Kambium Pembuluh Kambium Gabus Nodus Organisasi Tunika Korpus Tunika Korpus .

Meristem Primer ditemukan pada daerah ujung pertumbuhan – pertumbuhan primer – Meristem apeks pucuk (akan membentuk sistem pucuk) • Meristem batang • Primordia/bakal daun • Primordia/bakal tunas – Meristem apeks akar (akan membentuk jaringan pada akar) .1.

– Ujung akar memiliki tudung akar. yang diikuti dengan daerah pemanjangan dan diferensiasi – Ujung batang memiliki meristem apeks seperti kubah sebagai tambahan pada primordia daun dan primordia pucuk yang akan melindungi meristem apeks. .Meristem Apeks • Ditemukan pada ujung akar atau ujung batang. pada ujung meristem apeks. • Bertanggung jawab untuk penambahan tinggi/panjang akar dan batang.

Sel membelah secara antiklinal L1 – L2 • korpus – terdiri atas sekelompok sel di bawah tunika.Organisasi meristem apeks pucuk Organisasi Tunika Korpus – Pembagian meristem didasarkan pada pola bidang pembelahan. membelah ke segala arah L3 . – Meristem terdiri atas dua bagian yang dapat dibedakan dengan jelas : • tunika – terdiri atas 1 –2 lapis sel pada permukaan.

Meristem Sekunder / lateral pertumbuhan sekunder menambah diameter melalui pembentukan kayu dan kulit kayu/kulit batang Kambium Gabus .

• Dua tipe meristem lateral : 1. • menghasilkan lapisan pelindung tumbuhan yang dinamakan gabus Meristem Lateral . Kambium pembuluh • lapisan sel yang membentuk silinder tipis di sekeliling batang/cabang dan akar. Kambium gabus  lapisan sel membentuk silinder di bagian luar daerah kulit kayu. terletak di antara jaringan kayu dan kulit kayu • menghasilkan kayu untuk penguat tumbuhan • menghasilkan kulit kayu/kulit batang untuk pelindung 2.

Karakteristik sel meristem • Bentuk sel isodiametris • Sitoplasma padat kaya dengan organel • Inti besar dan jelas • Dinding sel tipis. hanya memiliki dinding primer • Aktif melakukan pembelahan sel • Vakuola <<< .

Graminae).Meristem interkalar • Daerah pertumbuhan yang terdapat di bagian basal dari nodus • Ditemukan pada banyak tumbuhan yang tidak memiliki kambium pembuluh (ex. .

– Terjadi pada setiap tumbuhan • Pertumbuhan sekunder : penambahan ukuran diameter/lebar tumbuhan – Hanya terjadi pada tumbuhan tertentu (Gymnospermae dan tumbuhan Magnoliophyta berkayu) – Menghasilkan kayu dan kulit kayu .Tipe pertumbuhan • Pertumbuhan primer: penambahan ukuran panjang/tinggi pada tumbuhan.

.

JARINGAN NON MERISTEM Sistem jaringan non meristem pada tumbuhan • Jaringan dasar • Jaringan dermal • Jaringan pembuluh .

.

Pati. kristal dll. • Terdiri atas 3 tipe sel: – Parenkim – Kolenkim – Sklerenkim .Jaringan Dasar • Struktur dan fungsi sel di dlm jaringan dasar jaringan sederhana • Mengisi bagian dalam organ tumbuhan • Fungsi : penyimpanan metabolisme & penyokong (penguat). mis. minyak esensial. pigmen. • Sel menyimpan produk metabolisme.

tetap aktif melakukan metabolisme.Parenkim • Jaringan sederhana yang tersusun atas sel berbentuk isodiametris • Ditemukan pd setiap organ tumbuhan. disebut klorenkim) – Jaringan luka dan untuk regenerasi – Sekresi . memiliki vakuola besar • Setiap sel hanya dilapisi oleh dinding sel primer yang tipis • Fungsi : – Fotosintesis(ada sel parekim yg berfungsi dalam fotosintesis dan berisi klorofil . • Pada saat dewasa sel tetap hidup.

minyak.Fungsi Parenkim.Penyimpanan (pati. garam dll.) . air.

Kolenkim • Jaringan sederhana yang umumnya ditemukan dibawah epidermis pd batang yang masih muda dan tangkai daun • Membentuk sistem penyokong. kolenkim sudut • Sel hidup pada saat dewasa • Tidak mengandung kloroplas . • Sel berbentuk memanjang memiliki penebalan dinding primer yang tidak seragam : kolenkim papan.

Sklereid (sel batu) . • Bentuk sel umumnya memanjang. • Sel mati pada saat dewasa • Tipe sklerenkim 1. Serat (serabut) 2. • Memiliki dinding primer dan sekunder yang mengandung lignin.Sklerenkim • Jaringan sederhana yang terspesialisasi untuk penyokong struktural.

Serat .

Jaringan Dermal Suatu lapisan tunggal sel-sel yang terbungkus rapat yang menutupi dan melindungi semua bagian “kulit” tumbuhan tersebut .

Sistem jaringan dermal (dermal tissue system ) Fungsi Jaringan Dermal : 1. Menjaga dan mengatur suhu tumbuhan   Epidermis memiliki karakteristik tetap yang lebih terspesialisasi dengan fungsi organ tertentu yang ditutupinya. Melindungi tumbuhan terhadap pengeluaran air yang berlebihan 2. . Melindungi tumbuhan terhadap kerusakan mekanis 3.

Kutin .Senyawa-Senyawa dalam epidermis  Di dalam sel dan jaringan epidermis terdapat berbagai senyawa dengan letak & komposisi yang berbeda pd masing-masing tumbuhan.Tumbuhan yg hidup didaerah kering biasanya memiliki kutikula yang lebih tebal .Senyawa berlemak yang terdapat pada dinding luar sel epidermis. Senyawa tersebut antara lain :  1. .Kutin membentuk lapisan khusus yaitu kutikula .

Tamarix & Plumbago . moraceae. graminae. biji tanaman Linum usitatissimum . Graminae. Getah . keping atau sisik .timbunan lilin terjadi dalam bentuk butiran.Lilin pada daun & buah penting untuk mengurangi kebasahan permukaan co.penimbunan garam silika.terbentuk hanya pada tumbuhan tertentu . palmae 4. Apel 3. co.2. eucalyptus 5. Garam . Lilin .Bbrp dinding sel tanaman tertentu menghasilkan getah spt euphorbiaceae.co.penimbunan garam kristal co. Lignin . Conifer.

ukuran sel lebih besar dr sel epidermis. Dinding sel kipas terdiri atas selulosa dan pektin.luar dilapisi kutin . Sel silika & sel gabus . Sel Kipas .sel gabus mengandung zat gabus (suberin) & berisi bahan organik padat 2.Turunan/derivat Jaringan Epidermis 1. bag.sel silika berisi badan silika berbentuk bundar.fungsi sel kipas : membuka daun yg menggulung pada daun muda .bentuk sel tampak seperti kipas berisi banyak air. elips atau spt pelana (graminae & bbrp dikotil) . berdinding tipis & vakuola besar .

trikoma memiliki struktur yg lebih padat spt tonjolan. struktur kelenjar dan duri .Pd epidermis terdapat lubang kecil yg dibatasi oleh 2 sel khusus sel stomata .stomata terdapat pada daun.bbrp tumbuhan. sel stomata mempunyai sel tetangga (stomata apparatus) . batang & rimpang .terdiri atas sel epidermis atau jaringan subepidermis yang disebut emergence .stomata terdapat di lapisan atas & bawah daun atau lap.trikoma dikelompokan mjd trikoma non glandular & trikoma glandular . Sel Stomata (sel penutup) . Trikoma .3. atas saja 4.

Xylem : pengangkutan air dan garam mineral 2. Floem : pengangkutan hasil Fotosintesis .Jaringan Pembuluh  Sistem pembuluh terdiri atas : 1.

tua) cincin.Xylem  Xylem : jaringan kompleks yang terdiri atas berbagai tipe sel Sel terpenting : unsur pembuluh yg berfungsi utk pengangkutan air dan penguat Sel lainnya di dlm xylem : sel sklereid (serabut). pilin (skalariform). sel parenkim (sel penyimpan) dan duktus resin    Prokambium sekunder xylem xylem primer & xylem  Xylem primer : protoxylem & metaxylem Penebalan Protoxylem noktah (bag.  .

Floem  Floem & xylem membentuk sistem pengangkutan dalam tumbuhan berpembuluh Penyusun floem : unsur tapis yang membantu mengangkut hasil fotosintesis Terdapat sel parenkim khusus : sel pengiring & sel beralbumin Tersusun pula oleh sklereid & resin Prokambium metafloem floem primer protofloem &     .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful