Pengukuran sinyal video, Pengukuran sinyal video ini harus menggunakan CRO (Cathode Ray Osciloscope) untuk mengetahui

kualitas sinyal video dari rangkaian video yang ada pada TV Trainer. Beberapa cakupan pengukuran sinyal video adalah sebagai berikut : a. Pengukuran sinyal video peak to peak (VPP) b. Pengukuran frekuensi sinyal video. c. Pengukuran kualitas sinyal video untuk mengetahui gejala cacat silang ataupun cacat-cacat sinyal video yang lain. d. Pengukuran band width dari sinyal video. 4. Pengukuran sinyal warna, Pengukuran ini di pakai untuk mengetahui kualitas sinyal warna. Sinyal ini di pakai untuk pembangkitan dan kualitas penampilan warna pada televisi. Beberapa cakupan pengukuran sinyal warna meliputi : a. Pengukuran sinyal luminan R, G, dan B b. Pengukuran penguatan sinyal warna pada rangkaian video akhir. c. Pengukuran sinyal pembunuh warna (colour killer) 5. Pengukuran sinyal audio, Pengukuran sinyal audio dipakai untuk mengetahui kualitas penampilan audio dari televisi, dengan bantuan penggunaan Osciloscope maka kualitas audio dapat terlihat dengan seksama. Pengukuran audio mencakup beberapa di antaranya : a. Oscilator pembangkit sinyal audio. b. Driver audio. c. Penguat audio awal dan akhir d. Loudspeaker. 6. Pengukuran sinyal IF Pengukuran sinyal IF (Intermediate Frequency) pada sebuah televisi sangatlah penting, hal ini mengingat hampir keseluruhan bagian blok diagram televisi mempunyai sinyal IF. Beberapa di antaranya adalah : a. Sinyal IF Video b. Sinyal IF Audio 7. Pengukuran sinyal RF Pengukuran sinyal RF (Radio Frequency) terkait dengan penerimaan sinyal radio dari pemancar televisi. Pada prakteknya bagian RF ini terwakili dalam bentuk sebuah komponen yang bernama Tuner.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful