Tugas Perencanaan Pengajaran Nama : Dianita Puspa Ayu Wardani NIM : 2501409040

Pendidikan Seni Tari

Macam-Macam Metode Pembelajaran
Metode adalah cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Metode Pembelajaran Ceramah adalah penerangan secara lisan atas bahan pembelajaran kepada sekelompok pendengar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dalam jumlah yang relatif besar. Kelebihan metode ceramah adalah : a. Guru mudah menguasai kelas. b. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar c. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar. d. Mudah dilaksanakan (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

Kekurangan metode ceramah adalah : a. Membuat siswa pasif b. Mengandung unsur paksaan kepada siswa c. Mengandung daya kritis siswa ( Daradjat, 1985) d. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya. Metode Pembelajaran Diskusi adalah proses pelibatan dua orang peserta atau lebih untuk berinteraksi saling bertukar pendapat, dan atau saling mempertahankan pendapat dalam pemecahan masalah sehingga didapatkan kesepakatan diantara mereka. metode diskusi merupakan pembelajaran yang bersifat interaktif (Gagne & Briggs. 1979: 251). Kelebihan metode diskusi sebagai berikut : a. Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan b. Menyadarkan ank didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik. c. Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya dan membiasakan bersikap toleransi. (Syaiful Bahri Djamarah, 2000) Kelemahan metode diskusi sebagai berikut : a. tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar. b. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas. c. Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. d. Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

2000). Tidak semua benda dapat didemonstrasikan. 2). 2000). b. b. Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama. Metode ceramah plus diskusi dan tugas (CPDT). Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan. bertanggung jawab dan berdiri sendiri (Syaiful Bahri Djamarah. Kelemahan metode resitasi sebagai berikut : a. c. yaitu : 1). Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut : a. diantaranya yaitu: a. c. 3). Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas (CPTT). Pemberian peluang bertanya jawab antara guru dan siswa. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL). Metode ini adalah metode mengajar gabungan antara ceramah dengan tanya jawab dan pemberian tugas. Metode Pembelajaran Ceramah Plus adalah metode pengajaran yang menggunakan lebih dari satu metode. Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif. 2000). Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya.Metode Pembelajaran Demontrasi adalah metode pembelajaran yang sangat efektif untuk menolong siswa mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Bagaimana cara mengaturnya? Bagaimana proses bekerjanya? Bagaimana proses mengerjakannya. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual (Syaiful Bahri Djamarah. b. Memudahkan berbagai jenis penjelasan. c. 2000). Penyampaian materi oleh guru. Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful Bahri Djamarah. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atu kerja suatu benda. Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. Metode ini dalah merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan dan latihan (drill). b. . Ada tiga macam metode ceramah plus. Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri. Metode campuran ini idealnya dilakukan secar tertib. Kelebihan metode resitasi sebagai berikut : a. Metode Pembelajaran Resitasi adalah suatu metode pengajaran dengan mengharuskan siswa membuat resume dengan kalimat sendiri. drngan menghadirkan obyek sebenarnya (Syaiful Bahri Djamarah. Pemberian tugas kepada siswa. yakni metode ceramah yang dikombinasikan dengan metode lainnya. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret. yaitu pertama guru menguraikan materi pelajaran. b. dan akhirnya memberi tugas. kemudian mengadakan diskusi. Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut : a. c.

c. b. Kelebihan metode karyawisata sebagai berikut : a. terutama karyawisata jangka panjang dan jauh. Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama. Kekurangan metode karyawisata sebagai berikut : a. Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak. d. Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang. Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan ekperimen. fungsi.Metode Pembelajaran Eksperimental adalah suatu cara pengelolaan pembelajaran di mana siswa melakukan aktivitas percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri suatu yang dipelajarinya. Kekurangan metode percobaan sebagai berikut : a. Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku. c. e. Kelebihan metode latihan keterampilan sebagai berikut : a. Menurut Roestiyah (2001:80) Metode Pembelajaran Study Tour (karya wisata) adalah metode mengajar dengan mengajak peserta didik mengunjungi suatu objek guna memperluas pengetahuan dan selanjutnya peserta didik membuat laporan dan mendiskusikan serta membukukan hasil kunjungan tersebut dengan didampingi oleh pendidik. sedangkan unsur studinya terabaikan. c. b. Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama. seperti menulis. f. Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik. kegunaan dan manfaat sesuatu (misal: membuat tas dari mute). Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris. Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi. Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan. melafalkan huruf. c. Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi. b. b. Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak. membuat dan menggunakan alat-alat. Biayanya cukup mahal. . Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia. Metode Pembelajaran Latihan Keterampilan (drill method) adalah suatu metode mengajar dengan memberikan pelatihan keterampilan secara berulang kepada peserta didik. Kelebihan metode percobaan sebagai berikut : a. anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran. dan mengajaknya langsung ketempat latihan keterampilan untuk melihat proses tujuan.

Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.Biasanya salah seorang pendidik ditunjuk sebagai kordinator. Beberapa pokok bahasan sangat sulit untuk menerapkan metode ini. penjumlahan. tanda-tanda/simbol. pembagian. 2. Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain. Metode pembelajaran beregu adalah suatu metode mengajar dimana pendidiknya lebih dari satu orang yang masing-masing mempunyai tugas. Misal terbatasnya alat-alat laboratorium menyulitkan siswa untuk melihat dan mengamati serta akhirnya dapat menyimpulkan kejadian atau konsep tersebut. Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis 4. Melalui metode ini. dan keterampilan dengan terpadu.b. 2. Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan. Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dari pengertian. Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyuluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan. c. Dapat untuk memperoleh kecakapan mental. 3. d. anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan. yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari. Kekurangan metode latihan keterampilan sebagai berikut : a. sebabdalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya yang dimulaidengan mencari data sampai pada menarik kesimpulan. Kelebihan metode problem solving sebagai berikut: 1. Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan. 6. Kadang-kadang latihan tyang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan. yaitu suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri. tetapi juga merupakan suatu metode berpikir. Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan. Dapat menimbulkan verbalisme. dan sebagainya. c. khususnya dunia kerja. Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan. Kelebihan metode perancangan sebagai berikut : a. seperti dalam perkalian. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan. Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat. b. Metode Pembelajaran Project Method adalah metode perancangan adalah suatu metode mengajar dengan meminta peserta didik merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian. pengurangan. 7. Berpikir dan bertindak kreatif. b. 5. Kelemahan metode problem solving sebagai berikut: 1. Metode Pembelajaran Peer Theaching sama juga dengan mengajar sesama teman. . sikap. Metode pembelajaran Problem Solving (metode pemecahan masalah) bukan hanyasekadar metode mengajar.

belum menunjang pelaksanaan metode ini. Kelemahan metode discovery Suryosubroto (2002:2001) adalah: a. sebelum sampai kepada generalisasi Suryosubroto (2002:192). kemudian siswa meresume apa yang dapat mereka serap atau ambil intisaridari materi tersebut. atau dalam usahanya menyusun suatu hasil penemuan dalam bentuk tertulis. Dipersyaratkan keharusan adanya persiapan mental untuk cara belajar ini. d. menemukan keberhasilan dan kadang-kadang kegagalan. Organisasi bahan pelajaran. Strategi penemuan membangkitkan gairah pada siswa. . Membantu perkembangan siswa menuju skeptisssisme yang sehat untuk menemukan kebenaran akhir dan mutlak. c. metode ini menyebabkan siswa mengarahkan sendiri cara belajarnya sehingga ia lebih merasa terlibat dan bermotivasi sendiri untuk belajar. dalam arti pendalaman dari pengertian retensi dan transfer. sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini. Pengetahuan diperoleh dari strategi ini sangat pribadi sifatnya dan mungkin merupakan suatu pengetahuan yang sangat kukuh. Dapat memungkinkan siswa sanggup mengatasi kondisi yang mengecewakan. f. jadi seseorang belajar bagaimana belajar itu. Siswa yang lebih pandai mungkin akan memonopoli penemuan dan akan menimbulkan frustasi pada siswa yang lain. d. dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan. metode ini memberi kesempatan kepada siswa untuk bergerak maju sesuai dengan kemampuannya sendiri. atau menemukan saling ketergantungan antara pengertian dalam suatu subyek. Kelebihan metode discovery seperti diungkapkan oleh Suryosubroto (2002:200) sebagai berikut : a. Kekuatan dari proses penemuan datang dari usaha untuk menemukan. Misalnya siswa yang lamban mungkin bingung dalam usanya mengembangkan pikirannya jika berhadapan dengan hal-hal yang abstrak. Metode Pembelajaran Teileren Method adalah suatu metode mengajar dengan menggunakan sebagian-sebagian. e. misalnya memberi kesempatan pada siswa dan guru berpartisispasi sebagai sesame dalam situasi penemuan yang jawaban nya belum diketahui sebelumnya. cukup fasilitas. perencanaan. g. manipulasi obyek dan lain-lain. Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas. dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru. c. andaikata siswa itu dilibatkan terus dalam penemuan terpimpin. paling sedikit pada suatu proyek penemuan khusus. baik secara vertikal maupun horizontal. h.Kekurangan metode perancangan sebagai berikut : a. Dianggap membantu siswa mengembangkan atau memperbanyak persediaan dan penguasaan ketrampilan dan proses kognitif siswa. misalnya siswa merasakan jerih payah penyelidikannya. Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini. b. Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik.misalnya ayat per ayat kemudian disambung lagi dengan ayat lainnya yang tentusaja berkaitan dengan masalahnya Metode Pembelajaran Global adalah suatu metode mengajar dimana siswa disuruh membaca keseluruhan materi. Metode discovery dapat membantu memperkuat pribadi siswa dengan bertambahnya kepercayaan pada diri sendiri melalui proses-proses penemuan. Strategi ini berpusat pada anak. b. Metode Pembelajaran Discovery adalah suatu prosedur mengajar yang mementingkan pengajaran perseorangan.

Langkah – langkah : 1. c. f. Konsep atau prinsip yang harus ditemukan oleh peserta didik melalui kegiatan tersebut perlu dikemukakan dan ditulis secara jelas. Guru harus memberikan jawaban dengan tepat dengan data serta informasi yang diperlukan peserta didik. 3. Guru memberikan penjelasan. Langkah-langkah sebagai berikut: a. e. Sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif peserta didik. . Sedangkan sikap dan ketrampilan diperlukan untuk memperoleh pengertian atau sebagai perkembangan emosional sosial secara keseluruhan.Guru memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang mungkin membingungkan peserta didik. demikian pula proses-proses di bawah pembinaannya. e. d. Kelebihan metode belajar teknik inquiry sebagai berikut : a. 2003:234). h. harus tersedia alat dan bahan yang diperlukan. 2. Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi proses belajar yang baru. j. i. bersifat jujur. sehingga siswa dapat mengerti tentang konsep dasar ide-ide dengan lebih baik. f. dan terbuka. d. mungkin tidak ada. g. Memberi kepuasan yang bersifat intrinsik. 4. Strategi ini mungkin tidak akan memberi kesempatan untuk berpikir kreatif. atau menemukan bagaimana ejaan dari bentuk kata-kata tertentu. c. Mendorong siswa untuk berpikir intuitif dan merumuskan hipotesanya sendiri. Mengajar dengan penemuan mungkin akan dipandang sebagai terlalu mementingkan memperoleh pengertian dan kurang memperhatikan diperolehnya sikap dan ketrampilan. yang jawabannya bisa didapatkan pada proses pembelajaran yang dialami siswa. Memberi kebebasan siswa untuk belajar sendiri. d. fasilitas yang dibutuhkan untuk mencoba ide-ide. mendorong siswa untuk berfikir dan bekerja atas inisiatifnya sendiri. Dalam beberapa ilmu. Metode ini kurang berhasil untuk mengajar kelas besar. kalau pengertianpengertian yang akan ditemukan telah diseleksi terlebih dahulu oleh guru. Resitasi untuk menanamkan fakta-fakta yang telah dipelajari sebelumnya. Misalnya sebagian besar waktu dapat hilang karena membantu seorang siswa menemukan teori-teori. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk menjawab pertanyaan. instruksi atau pertanyaan terhadap materi yang akan diajarkan. Menghindarkan diri dari cara belajar tradisional. Inquiry menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar yang aktif (Mulyasa . Situasi pembelajaran lebih menggairahkan. Guru harus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengumpulkan data. Sususnan kelas diatur sedemian rupa sehingga memudahkan terlibatnya arus bebas pikiran peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar. Harapan yang ditumpahkan pada strategi ini mungkin mengecewakan guru dan siswa yang sudahy biasa dengan perencanaan dan pengajaran secara tradisional. g. Adanya masalah yang akan dipecahkan. Dapat memberikan waktu kepada siswa secukupnya sehingga mereka dapat mengasimilasi dan mengakomodasi informasi. c. b. Dapat membentuk dan mengembangkan konsep dasar kepada siswa. Dapat mengembangkan bakat atau kecakapan individu. e. f. Macam-macam metode pembelajaran Metode Pembelajaran Inquiry adalah metode yang mampu menggiring peserta didik untuk menyadari apa yang telah didapatkan selama belajar.b. obyektif. b.

Metode Pembelajaran Berdasarkan Masalah Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini Langkah-langkah: 1. 2005:236). Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan. 1. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Melatih pendengaran. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya. peran guru menyajikan masalah. ketelitian / kecermatan. hipotesis. 3. jadwal. 5. 2. 2. . Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai. 2.5 Siswa merangkum dalam bentuk rumusan sebagai kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan (Mulyasa. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. 2. Setiap siswa mendapat peran. 4. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh. Metode Pembelajaran Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih. dll.) 3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Dapat memperoleh dari berbagai sumber. 3. tugas. Membutuhkan banyak waktu dan dana. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai. 4. pemecahan masalah. Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar diserapnya dengan baik. pengumpulan data. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda. Kekurangan meode pembelajaran berdasarkan masalah sebagai berikut: 1. Kelebihan metode Role Playing: Melibatkan seluruh siswa dapat berpartisipasi mempunyai kesempatan untuk memajukan kemampuannya dalam bekerjasama. Metode Pembelajaran Cooperative Script Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari. Kelebihan metode pembelajaran berdasarkan masalah sebagai berikut: 1. mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog. 3. 2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain. Kelebihan metode cooperative script sebagai berikut : 1. melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan. Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik.

Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan. Kekurangan metode picture and picture : 1. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar. 2. Melatih berpikir logis dan sistematis. 3. 2. Memakan banyak waktu. Kelebihan metode numbered heads together : 1. Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa. Dari alasan / urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep / materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Kesimpulan guru. Metode Pembelajaran Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis. Metode Pembelajaran Numbered Heads Together adalah suatu metode belajar dimana setiap siswa diberi nomor kemudian dibuat suatu kelompok kemudian secara acak guru memanggil nomor dari siswa. Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut). 3. 2. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya. Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu 2. 6. Menyajikan materi sebagai pengantar. Kekurangan metode cooperative script sebagai berikut : 1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. 6. Kesimpulan / rangkuman. 4. 2. 5. serta lakukan seperti di atas. 2. 3. dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Guru menanyakan alas an / dasar pemikiran urutan gambar tersebut. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin. Langkah-langkah: 1. 7. Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai. Langkah-langkah: 1. 5. 7. Bertukar peran. Kelebihan metode picture and picture: 1. 4. Banyak siswa yang pasif. Guru menunjukkan / memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi. Guru membagi siswa untuk berpasangan. Penutup.3. . Guru menunjuk / memanggil siswa secara bergantian memasang / mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis. Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh. Setiap siswa menjadi siap semua. Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan. semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya.

Contoh-contoh dapat dari kasus / gambar yang relevan dengan KD. 4. Roymond H. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran. guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai.Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan / menganalisa gambar. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka. Sumber – Sumber : Simamora. Kesimpulan. Jakarta : EGC Baharudin.html . setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor. 3. 2. Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa contoh gambar.net/2010/10/macam-macam-metode-pembelajaran. Siswa dibagi dalam kelompok. Langkah-langkah: 1. 6. 6.com/art05-65. 2010. hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya. Jogjakarta : ARRuzz Media http://re-searchengines. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya. Memakan waktu yang lama. BUKU AJAR PENDIDIKAN DALAM KEPERAWATAN. 3. Esa Nur Wahyuni. 2. 3. 2. 5. dipanggil lagi oleh guru. Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar. 4. Kekurangan metode examples non examples : 1. Kesimpulan. Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya. Kemungkinan nomor yang dipanggil.tokoblog. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan lewat OHP. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa. 7. Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar. Mulai dari komentar / hasil diskusi siswa.html http://www. Tanggapan dari teman yang lain. 2009. TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN. 5.Kelemahan: 1. 2. Kelebihan metode examples non examples : 1. Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru Langkah-langkah: 1. 2. Metode Pembelajaran Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contohcontoh. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya. kemudian guru menunjuk nomor yang lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful