P. 1
Doping Semikonduktor

Doping Semikonduktor

|Views: 72|Likes:
Published by Anggi Deathline

More info:

Published by: Anggi Deathline on Jun 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

Dalam produksi semikonduktor, doping menunjuk ke proses yang bertujuan menambah ketidakmurnian (impuritya) kepada semikonduktor sangat murni

(juga disebut intrinsik) dalam rangka mengubah sifat listriknya. Ketidakmurnian ini tergantung dari jenis semikonduktor. Beberapa dopant biasanya ditambahkan ketika boule ditumbuhkan, memberikan setiap wafer doping awal yang hampir seragam. Untuk membedakan unsur sirkuit, wilayah terpilih (biasanya dikontrol oleh photolithografi) didop lebih lanjut dengan proses difusi atau implantasi ion, metode kedua lebih populer dalam produksi skala besar karena kemudahan pengontrolannya. Jumlah atom dopant yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah perbedaan dalam kemampuan sebuah semikonduktor sangat kecil. Bila sejumlah kecil atom dopant ditambahkan (dalam order 1 setiap 100.000.000 atom), doping ini disebut rendah atau ringan. Ketika lebih banyak atom dopant ditambahkan (dalam order 10.000) doping ini disebut sebagai berat atau tinggi. Hal ini ditunjukkan sebagai n+ untuk dopant tipe-n atau p+ untuk doping tipe-p. Semikonduktor adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara insulator dan konduktor. Semikonduktor disebut juga sebagai bahan setengah penghantar listrik. Sebuah semikonduktor bersifat sebagai insulatorpada temperatur yang sangat rendah, namun pada temperatur ruangan besifat sebagai konduktor. Bahan semikonduksi yang sering digunakan adalah silikon, germanium, dan gallium arsenide. Semikonduktor sangat berguna dalam bidang elektronik, karena konduktansinya yang dapat diubah-ubah dengan menyuntikkan materi lain (biasa disebut pendonor elektron).

Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata atau mencapai keadaan kesetimbangan dimana perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi.

Maka. Lambat laun cairan menjadi manis. dan salah satunya adalah difusi. semakin cepat kecepatan difusinya.Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Difusi seperti ini tidak memerlukan energi atau ATP [Adenosine Tri-Phosphate].  Suhu. Semakin besar jarak antara dua konsentrasi. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diam dari solid atau fluida. Semakin tinggi suhu. yaitu difusi biasa dan difusi khusus. semakin cepat pula kecepatan difusinya. semakin lambat kecepatan difusinya. Difusi biasa terjadi ketika sel ingin mengambil nutrisi atau molekul yang hydrophobic atau tidak berpolar / berkutub. Difusi khusus terjadi ketika sel ingin mengambil nutrisi atau molekul yang hydrophilic atau berpolar dan ion. Protein-protein yang turut campur dalam difusi khusus ini biasanya berfungsi untuk spesifik partikel. Semakin besar luas area.[2]  [sunting]Difusi dan biologi Dalam mengambil zat-zat nutrisi yang penting dan mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan. Hal ini dilakukan karena partikel-partikel tersebut tidak dapat melewati membran plasma dengan mudah. Ada dua jenis difusi yang dilakukan. semakin lambat kecepatan difusi.  Jarak. sel melakukan berbagai jenis aktivitas.  Ketebalan membran. Semakin tebal membran. Molekul dapat langsung berdifusi ke dalam membran plasma yang terbuat dari phospholipids.Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. semakin cepat partikel itu akan bergerak. Semakin kecil ukuran partikel. . Ada beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan difusi. Difusi seperti ini memerlukan protein khusus yang memberikan jalur kepada partikel-partikel tersebut ataupun membantu dalam perpindahan partikel. partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. yaitu:[1] Ukuran partikel.  Luas suatu area. sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara.

kertas. menghasilkan arus listrik. yaitu . ebonit. •  Konduktor atau penghantar dapat berarti: Konduktor listrik: material yang dapat menghantarkan arus listrik dengan mudah .• Konduktivitas listrik adalah ukuran dari kemampuan suatu bahan untuk menghantarkan arus listrik. Jika suatu beda potensial listrikditempatkan pada ujung-ujung sebuah konduktor. • Insulator adalah materi yang dapat mencegah penghantaran panas. tanah. ataupun muatan listrik. adalah konduktor. muatan-muatan bergeraknya akan berpindah. Pada beberapa jenis bahan dimungkinkan terdapat konduktivitas listrik yang anisotropik. Lawan dari insulator. Konduktivitas listrik didefinsikan sebagai ratio dari rapat arus terhadap kuat medan listrik : . seperti plastik. dsb. Adapun contoh-contoh bahan insulator adalah bahan-bahan non logam. tubuh manusia. Lawan dari konduktivitas litrik adalah resistivitas listrik atau biasa disebut sebagai resistivitas saja. yaitu materi yang dapat menghantar panas ataupun muatan listrik dengan baik. air.

Doping sejumlah besar ke semikonduktor dapat meningkatkan konduktivitasnya dengan faktor lebih besar dari satu milyar. Ketidakmurnian ini disebut dopan. karena kesalahan dalam struktur kristal (seperti dislokasi. Tingkat kemurnian kimia yang diperlukan sangat tinggi karena adanya ketidaksempurnaan. semakin sulit mencapai kesempurnaan yang diperlukan.[rujukan?] Dalam sirkuit terpadu modern.Doping Semikonduktor Distribusi Fermi-Dirac sebagai dasar struktur pita dalam semikonduktor Salah satu alasan utama kegunaan semikonduktor dalam elektronik adalah sifat elektroniknya dapat diubah banyak dalam sebuah cara terkontrol dengan menambah sejumlah kecil ketidakmurnian. dan retak tumpukan) mengganggu properti semikonduktivitas dari material. bahkan dalam proporsi sangat kecil dapat memiliki efek besar pada properti dari material. Kristal dengan tingkat kesempurnaan yang tinggi juga diperlukan. misalnya. Retakan kristal merupakan penyebab utama rusaknya perangkat semikonduktor. kembaran. [sunting]Persiapan bahan semikonduktor Semikonduktor dengan properti elektronik yang dapat diprediksi dan handal diperlukan untukproduksi massa. polycrystalline silicon didop-berat seringkali digunakan sebagai pengganti logam. Semakin besar kristal. Proses produksi massa saat ini menggunakan ingot (bahan dasar) kristal .

metode khusus telah dikembangkan untuk memproduksi bahan semikonduktor awal. yaitu panjang dari struktur kristal yang berulang. Langkah tambahan yang dapat digunakan untuk lebih meningkatkan kemurnian dikenal sebagaiperbaikan zona. sebagian dari kristal padat dicairkan. sedangkan material yang diinginkan mengkristal kembali sehingga menghasilkan bahan lebih murni dan kristal dengan lebih sedikit kesalahan. Impuritas cenderung berkonsentrasi di daerah yang dicairkan.dengan diameter antara empat hingga dua belas inci (300 mm) yang ditumbuhkan sebagai silinder kemudian diiris menjadi wafer. penting untuk menentukan kompatibilitas antar bahan. Dalam pembuatan perangkat semikonduktor yang melibatkan heterojunction antara bahan-bahan semikonduktor yang berbeda. Dalam perbaikan zona. . konstanta kisi. Sebuah teknik untuk mencapai kemurnian tinggi termasuk pertumbuhan kristal menggunakan proses Czochralski. Karena diperlukannya tingkat kemurnian kimia dan kesempurnaan struktur kristal untuk membuat perangkat semikonduktor.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->