Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan

KOMPETENSI I
MENGAKTUALISASIKAN SIKAP DAN PERILAKU WIRAUSAHA

Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi sikap dan perilaku wirausaha Indikator : 1. Disiplin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovasi, mandiri dan selalu bekerja dengan berprestasi 2. Kebeberhasilan dan kegagalan wirausahawan diidentifikasi berdasarkan sikap dan perilakunya dalam keseharian Tujuan : Setelah mempelajari kompetensi dasar ini diharapkan siswa mampu: 1. 2. Menjelaskan pengertian kewirausahaan, wirausaha dan wirausahawan Mengidentifikasikan dan mengimplementasikan karakteristik wirausahawan yang meliputi : displin, komitmen tinggi, jujur, kreatif dan inovatif, mandiri dan realitis dalam kehidupan keseharian di sekolah dan lingkungan siswa Mengidentifiikasi 10 kegagalan dan keberhasilan seseorang berdasarkan karakteristik wirausahawan dalam keseharian siswa di sekolah dan lingkungan Menyimpulkan karakteristik wirausahawan yang berhasil dan yang gagal Menghargai karya dan pengalaman orang lain sebagai masukan bagi pengembangan diri

3.

4. 5.

Uraian Materi Pembelajaran A. Pengertian Istilah kewirausahaan berasal dari kata wirausaha. Kata wirausaha merupakan gabungan dua kata yang menjadi satu yaitu kata wira dan usaha. Wira artinya pahlawan, laki-laki, sifat jantan, perwira. Usaha artinya kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud. Usaha juga berarti pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu. Usaha dibidang perdagangan (dengan maksud mencari keuntungan) berarti perdagangan, perusahaan. Dalam bahasa Inggris istilah wirausaha dikenal dengan istilah entrepreneur (lihat Kamus Dagang, Savary – 1723). Pada mulanya enterpreneur atau wirausaha diartikan sebagai orang yang membeli barang dengan harga pasti, meskipun orang itu belum mengetahui berapa harga barang (atau guna ekonomi) itu akan dijual. Disamping itu, ada pula yang mengartikan wirausaha sebagai berikut :  sebagai orang yang berani menanggung resiko  sebagai orang yang memobilisasi dan mengalokasikan modal  sebagai orang yang menciptakan barang baru.  sebagai orang yang mengurus perusahaan. Dalam perkembangannya istilah entrepreneur atau wirausaha didefinisikan sebagai orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatankesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat guna memastikan sukses.

By. Bambang Dwi Ariyanto, S.Pd. 1

Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan

B. Mengidentifikasi Sikap dan Perilaku Wirausaha 1. Karakteristik Wirausaha Karakteristik yang dimaksud dalam konteks materi disini (wirausaha) adalah sesuatu yang berhubungan dengan cirikhas, watak, perilaku tabiat, sikap seseorang (wirausaha) terhadap perjuangan hidup untuk mencapai kebahagiaan lahir dan batin. Menurut Geoffrey G. Meredith dalam bukunya “Kewirausahaan”, ciri-ciri profil wirausaha adalah sebagai berikut : Ciri-ciri : -. Percaya diri -. Berorientasikan tugas dan hasil -. Pengambil resiko -. Kepemimpinan -. Keorisinilan -. Berorientasi ke masa depan Watak : -. Keyakinan, ketidaktergantungan, induviduali-tas, optimisme. -. Kebutuhan akan prestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, mempunyai dorongan kuat, energitic, inisiatif. -. Kemampuan mengambil resiko, suka pada tantangan. -. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menanggapi saran saran dan kritik. -. Inovatif dan kreatif, fleksibel, punya banyak sumber, serba bisa, mengetahui banyak. -. Pandangan ke depan, perseptis. Sedangkan Bygrave merumuskan 10 sifat dari wirusaha yang terkenal dengan istilah 10 D yaitu : a) Dream (mimpi) Seorang wirausaha mempunyai bisi keinginan terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan impiannya. b) Decisiveness (cepat mengambil keputusan) Seorang wirausaha adalah orang yang tidak bekerja lambat. Mereka membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan adalah faktor kunci dalam kesuksesan bisnis. c) Doers (pelaku) Seorang wirausaha dalam membuat keputusan akan langsung menindaklanjuti. Mereka melaksanakan kegiatannya secepat mungkin. Seorang wirausaha tidak mau menunda-nunda kesempatan yang baik dalam bisnisnya. d) Determination (ketetapan hati) Seorang wirausaha, melaksanakan kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan tidak mau menyerah, walaupun dihadapkan pada kalangan dan rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi. e) Dedication (dedikasi) Seorang wirausaha memiliki dedikasi yang tinggi terhadap bisnisnya, kadang-kadang mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara. Wirausaha di dalam melaksanakan pekerjaannya tidak mengenal lelah. Semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnisnya. f) Devotion (kesetiaan) Seorang wirausaha mencintai pekerjaan bisnisnya dan produk yang dihasilkannya. Hal inilah yang mendorong keberhasilan yang sangat efektif untuk menjual produknya. g) Detail (rincian) Seorang wirausaha sangat memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci. Dia tidak mau mengabaikan faktor-faktor kecil yang dapat menghambat kegiatan usahanya. h) Destiny (nasib) Seorang wirausaha bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Dia merupakan orang yang bebas dan tidak mau tergantung kepada orang lain. i) Dollars (uang) Seorang wirausaha tidak mengutamakan mencapai kekayaan, motivasinya bukan karena masalah uang. Uang dianggap sebagai ukuran kesuksesan bisnisnya. Ia berasumsi jika berhasil dalam bisnis maka ia pantas mendapat laba, bonus, atau hadiah.

By. Bambang Dwi Ariyanto, S.Pd. 2

Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan

j)

Distribute (distribusi) Seorang wirausaha bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya itu yaitu orang-orang yang kritis dan mau diajak mencapai sukses dalam bidang bisnisnya.

Untuk mewujudkan karakteristik (ciri, watak dan sifat) diatas dibutuhkan : a. Kerja Keras Artinya kegiatan yang dikerjakan secara sungguh-sungguh tanpa mengenal lelah atau berhenti sebelum target kerja tercapai dan selalu mengutamakan/memperhatikan kepuasan hasil pada setiap kegiatan yang dilakukan. Contoh : Seorang penjahit harus memenuhi janji kepada pelanggan, sesuai waktu yang ditetapkan walaupun harus dikerjakan siang dan malam. b. Disiplin Artinya sikap yang selalu tepat waktu dan tepat janji. Sehingga orang lain mempercayainya, modal utama dalam berwirausaha adalah “perolehan kepercayaan dari orang lain”. Contoh : Seorang pengusaha warung harus selalu tepat dan disiplin dalam membuka dan menutup warungnya, karena pembeli sudah memperkirakan sesuai dengan kebijaksanaan buka/tutupnya warung. Seandainya pengusaha tidak disiplin dalam membuka dan menutup warung, pembeli kecele (salah menduga) dan enggan untuk datang membeli.

By. Bambang Dwi Ariyanto, S.Pd. 3

Persaingan Bebas dalam bidang tenaga kerja menurut sumber daya manusia yang memiliki daya saing yaitu berbudaya juang tinggi dan memiliki komperensi keahlian kejuruan tertentu. S. Dalam persaingan bebas hanya ada tiga kemungkinan yaitu menang . jumlah penduduk yang besar bila merupakan sumber daya manusia yang berkualitas biasa merupakan potensi bangsa. dengan demikian orang yang berperilaku kerja prestatif akan memancarkan sifat yang terpuji. Hakikat persaingan bebas adalah lpersaingan dalam segala bidang misalnyasektor ekonomi. orang yang selalu ingin maju harus mau belajar banyak serta mempunyai keyakinan yang kuat dalam usahanya. Sekolah . Bambang Dwi Ariyanto.Pd. Maka dari itu calon wirausahaan harus memiliki sikap sebagai berikut: 1) Membentuk sikap yang dapat bersifat teknis.dan masyarakat. 2) Terampil dalam memanfaatkan kesempatan dan menyesuaikan diri dalam menghadapi perubahan keadaan yang cepat berubah ubah. Orang yang mempunyai daya juang tingi akan berpeluang dalam persaingan dan merupakan modal utama untuk dapat menang dalam persainaan atau setidak tidaknya dapat bertahan dalam persaingan semakin ketat.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KOMPETENSI II MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF (SELALU INGIN MAJU) Kerja prestatif dalam kehiduan keseharian di lingkungan keluarga. Adapun ciri-ciri millennium ketiga adalah : 1) persaingan bebas 2) perubahan semakin cepat 3) deras arus informasi yang semakin mengglobal tanpa mengenal batas Negara. Apabila bangsa kita tidak siap menghadapi arus globalisasi maka kita akan tegilas oleh arus globalisasi yang ujungnya akan menjadi budak dari Negara sendiri. Untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang presentatif yang diharapkan mampu bersaing era mampu bertahan dalan segala kondisi maka diperlukan sumber daya manusia yg dilengkapi dengan motivasi yang tinggi dan harus di bekali dengan hal-hal sebagai berikut : 1) Penguasaan diri dalam bentuk penuh inisiatif dapat dipercaya prestarif dapat menemukan dan memecahkan masalh dan mengambil keputusan tepat. Negara Indonesia dilihat dari jumlah penduduknya termasuk Negara yang padat dengan sebagian besar penduduknya termasuk usia produktif. Bentuk perilaku kerja pretatif antara saru orang dengan yang lainnya tidakalah sama meskipun tidak sama bila ia mampu menggunakan potensi potensi yang dimilikinya akan menjadikan sesuatu yang produktif. sector nirlaba termmasuk pemerintahan. Perilaku kerja prestatif dapat dimulai dari lingkungan keluarga. 2) Membentuk sikap yang mempunyuai kompetensi keahlian kejuruan sesuai bidang garapannya 3) Membentuk sikap yang prestatif selalu ingin maju Ciri-ciri khusus perilaku kerja prestatif ialah selalu ingin maju di segala bidang . Memasuki melenium ketiga Negara kita memasuki era perdagangan bebas dengan cara membuka dan memperluas lapangan kerja baru dengn cara mempersiapkan sumber daya manusia yang siap kerja. By.bertahan atau tergilas. Perubahan yang makin cepat disegala bidang terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan semakin derasnya arus informasi menuntut sikap dan perilaku kerja yang prestatif dan keinginan selalu ingin maju. 4 . lingkungan sekolah maupun dari lingkungan masyarakt hal itu merupakan salah satu kemampuan manusia yang dapat memberi kepuasan dan keberhasilan dalam hidup sehingga manusia dapat mengktualisasikan dirinya ke dalam lingkungan dimana dia berada.

Bentuk bentuk kerja prestatif (selalu ingin maju) Telah dijelaskan bhwa cirri khusus perilaku kerja prestatif ialah elalu ingin maju disegala bidang dengan demikjian orang yang berperilaku kerja prestatif akam memancarkan sifat terpuji . Tugas tugas untuk siwa bias diberikan di berikan di sekolah bias juga diberikan sebagai tugas rumah untuk mengamati lingkungan sekitarnya sekaligus memberi penilaian dan kesan sehingga siswa terbiasa untuk berfikir menganalisa .sehingga peranannya sangat menentukan pembentukan kerja prestatif pada anak.lingkungan ini cukup besar pengaruhnya terhadap kemampluan berpikir anak untuk menghasilkan pola pikir prestatif. Lingkungan sekolah merupakan kelanjuran bagi lingkungan keluarga . 3) independent will atau pandangan mandiri untuk bekal bertindak 4) creative imagination atau berpikir megarah serta adaptasi yang tepat. S. Perilaku kerja prestatif dapat dilihat dalam sikap-sikap berikut : a) kerja ikhlas kerja ikhlas adalah bekerja dengan bersungguh sungguh dapat menghasilkan sesuatu yang baik dan dilandasi dengan hati yang tulus “seseorang buruh pabrik yang bekerja dengan gaji pas pasan namun tetap bekerja dengan baik melaksanakan pekerjaan dengan tulus dan semata mata merupakan pengbdiak kepada pekerjannya yang menghasilkan uang untuk keperluan hidup keluarga” By.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Dalam lilngkungan keluarga orang tua adalah pemegang otoritas.kegiatan kegiatan dalam masyarakat baik yang digerakkan oleh perorangan ataupun oleh lembga kemasyarakatan banyak yang dapat membantu mendorong timbulnya pola piker kreatif anggota masyarakat kegiatan sosialnya yang bertujuan membantu sesame ataupun kegiatan untuk mencapai perbaikan hidup harus didasari dengan perilakui kerja prestatif. Menurut Stephen covey dalam bukunya first things first ada empat sisi potensi yang dimiliki manusia untuk maju yaitu: 1) self awarness atau sikap mawas diri. Bambang Dwi Ariyanto. Pengaruh pola piker prestatif tersebut berasal daru guru dan kawan kawan sekolahnya selain bertugas mengajar guru diharpaknan dapat mendidik dan memberi serta mengkoordinasi tiap tiap seswa agar termotivasi untuk memiliki perilaku kerja prestatif salah satu caranya adalah dengan memberi tugas tugas yang ada kaitannyaja dengan materi pelajaran sekaligus mendorong pola pikir prestatif.dengan penanaman disiplin dan ketegasan dalam mendisdik anak akan memotibasi anak untuk berperilaku prestatif dalam menjalankan kehidupan sehari hari di lingkungan keluarga.orang yang senang tidak akan membuang buang waktu sehingga lebih sukses dalam usah serta selalu ingin maju dalam berwirausaha. Dilingkungan masyarakat pola pikir prestatif bias dibentuk dan dilantik oleh masing masing anggotanya . Tugas tugasyang ada kaitannya dengan materi pelajaran sekaligus mendorong pola pikir prestatif.contoh yang baik dari orang tua tidak kalah penting dalm pembentukan kerja prestatif tersebur pengaturan dan pembagian pekerjaan dalam rumah yang diatur secara proposional pada masing masing anggota keluarga sangat berperan penting dalam pembentukan sikap prestatif pada seorang anak. 2) conscience atau mempertajan suara hati. Hamper semua kegiatan manusia mulai dari pendidikan desehatan keagamaan dan kegiatan social lainnya bisa membentuk pola piker presttif sehingga akan tercipta tatanan masyarakat yang harmonis dan serasi. dan selalu ingin maju.Pd.orang selalu ingin maju harus mau belajar banyak serta memlpumuai keyakinan yang kuat dalam usahanya seseorang cinta akan pekarjaannya akan mendoroang orang itu senang bekerja. 5 .

“seorang pemimpin perisahaan dirumah mempunyai masalha pribadi dengan keluarganya ditempat kerja ada bawahannya yangmembuaat masalh yang merugikan perusahaan perusahaan ssebagai pimpinan yang bijaksana maka pimpinan tersebut harus dapat membedakan urusan pribsd dengan urusan perusahaan cara pemevahan masalahnya harus tetap rasional dan tidak emosional” c) kerja cerdas Kerja cerdas ialah bahwa di dalam bekerja harus pandai memperhitungkan resiko mampu melihat peluang dan dapat mendari solusi sehingga dapat mencapai keuntungan yang diharapkan .saluran atau media komunikasi yang sudah bisas dipergunkan oleh masyarakat umum antara lain media creak dan media elektronik. untuk mempersiapakan kata-kata atau kalimat permulaan yang baik diperlukan pemikiran dan ketekunan. Kemampuan komunikasi sangan menentukan dalam proses komunikasi . Factor kejelasan sangat penting dalam proses komunikasi kejelasan itu meliputi kejelasa berita kejelasan yang hendak dicapai dan kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi .selanjutnya komunikan memberi readsi atau respon keopada komunikator.pikiran dan lperasaanya melalui ucapan kata kata yang baik dan benar sesuai dengan kaidah kebahasaan.dalam hal ini pengiriman berita atau pesan peerlu disesuaikan dengan tingkat pengetahuan dan penglamam pihak penerima berita. Saluran atau sasrana yang dipergunakan dalam pengiriman berita merupakan factor yang penting dalam komunikasi. S. 6 . By. “perulaku sikap pekerja cerdas dalam melakukan setiap pekerjaannya menggunakan teknologi yang tepat menggunakan konsep hitung menghitung matematika memakai meggunakkan bahasa global pandai bernegosiasi berkomuikasi dan pandai pula mengelola informasi. Agar proses komunikasi dapat berlangsung perlu dipakai saluran atau media komunikasi yang sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat umum.mereka dapat memanfaatkan waktu yang optimal sehingga kadang kadang .Pd.oleh karena itu komunikator harus menghindari penggunan istilah-istilah yang sukar untuk dipahami oleh komunikan. belum dipenuhi masalah sehingga setiap ucapan pembicara dapat diteriama dengan baik kalimat pendahuluan dari pembicara tentunya akan memberi kesan.” d) kerja keras Arti kerja keras ialah bahwa dalam bekerja kita harus mempunyai sifat mampu kerja atau gila kerja untuk mencapai sasaran yangj ingin di capai . Bambang Dwi Ariyanto.. Bagian yang dianggap penting dalam plembicaraan adalah permulaan pembicaraan yang menarik perhatian pendengar.sehinggan apa-apa yang di ucapkan dapat di mengerti oleh lawan bicara.. Komunikasi dapat berlangsusng jika tejadi kesinambungan dan konsitensi hubungan dari kedua belah pihak. Komunikasi harus bisa menimbulkan rasa puas dari kedua belah pihak.dalam hal ini komunkasi yang disampaikan jangan saling bertentangan .wirausahan akan bisa mengutarakan pendapat. Pilihlah kata atau kalimat yang baik dalam berbicara. Perlu disadari bahwa pikiran dan perasaan para pendengar pada permulaan pembicaraan masih segar. kepuasan akan tercapai apabila berita atau pesan yang dikirim oleh komunikator dapat diterima dan dimengerti oleh komunikan .Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan b) kerja mawas terhadap emosional kerja mawas terhadap emosional adalah bekerja dengan tidak terpengaruh oleh perasaan kemarahan yang edang melanda jiwanya.

Sebab. Orang menghormati mereka yang berorientasikan tindakan dan bersedia membela keputusan yang telah ditetapkannya. Memberikan bimbingan dalam menyelesaikan tugas yang dibebankan pada siswa g. Memiliki reward yang dapat ditunjukkan setelah mempelajari modul ini. Hal ini ditandai dengan memahami karakterisitik bagaimana merumuskan masalah dan membuat keputusan bagi wirausaha dan kemampuan menerapkan sikap dan perilaku kewirausahaan. Merencanakan tenaga ahli/pendamping yang membantu tugas guru f. e. Modul ini diikuti dengan pemahaman bahwa merumuskan masalah dan membuat keputusan adalah kemampuan managerial yang menuntut kesadaran tinggi dari pembacanya. Bagi guru : a. 7 . d. Membantu siswa dalam menggunakan buku bantu tambahansebagai sumber belajar e. c. Hal yang dimaksudkan adalah mengembangkan bagaimana merumuskan masalah dengan tepat dan benar dan membuat keputusannya secara tepat dengan hasil yang optimal. Melakukan penilaian hasil kegiatan belajar sebagai proses keberhasilan dan kemajuan siswa. Bambang Dwi Ariyanto. Baca dengan cermat maksud dan tujuan bagian pendahuluan modul ini dengan memahami bagaimana mempelajari modul ini dengan tepat dan benar. C. Prasyarat Modul ini diikuti setelah memahami modul sebelumnya dengan tingkat keterukuran yang dipersyaratkan. Hal-hal mengembangkan bagaimana wirausaha merumuskan masalah dan membuat keputusannya dengan tepat dan hasil yang optimal sikap dan disiplin managerial yang tidak bisa dihindari. S. Petunjuk penggunaan modul 1. b. Sekali keputusan ditetapkan. Manajemen dan Bisnis. b. 2. Untuk itu. Memberikan bantuan bagi siswa dalam mempersiapkan membaca modul ini c. Kepribadian dan sikap wirausaha dalam melaksanakan sebuah keputusan mempengaruhi hasil akhirnya. Akhirnya siswa SMK mampu ikut dalam kegiatan ekonomi secara luas. Siswa SMK yang memiliki kekhasan kompetensi tertentu dipersiapkan sebagai tenaga praktek medium untuk memasuki dunia industri dan teknologi. pengenalan secara dini kepada siswa SMK dalam mengembangkan dan mengenalkan kewirausahaan dalam dirinya melalui pengembangan diri dalam berani mengumpulkan masalah dan mampu memecahkan adalah mengejar tujuan-tujuan yang berhubungan dengan Kiat Mengambil Keputusan. Pamahami langkah-langkah belajar yang harus dilakukan siswa dengan benar. anda hendaknya jangan ragu menerapkan. Deskripsi Modul ini mengungkapkan aktualisasi sikap dan perilaku kewirausahaan yang harus dimiliki melalui pemahaman masalah.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KOMPETENSI III MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH A. merumuskan masalah adalah perencanaan dan keputusan yang strategis. Pamahami keterukuran hasil yang dapat dilakukan siswa. serta mengembangkan kesejahteraan sosial dan pariwisata masyarakat. Bagi siswa : a. d. B. Baca dengan cermat bagian pendahuluan modul ini dengan memahami bagaimana mempelajari modul ini secara tepat dan benar. By. Membantu siswa dalam memahami konsep-konsep dalam modul ini. Kelengkapan bantu yang harus dipersiapkan bila membaca modul ini.Pd. merumuskan masalah dan mengambil keputusan dengan tepat dan benar.

seperti perubahan produk. Untuk itu melakukan identifikasi masalah menjadi penting untuk diketahui secara dini sebelum putusan ditetapkan. dan sebagainya. Tujuan akhir a. Sub kompetensi yang diharapkan adalah Merumuskan solusi masalah dan membuat keputusan dalam mengembangkan aktualisasi perilaku wirausaha secara dini dan mampu dikembangkan pada diri sendiri. Apakah yang anda pikirkan tentang keputusan ? 5. dingin. seperti masalah berat. tekanan. temperatur. Membuat keputusan (decion making) adalah suatu proses memilih alternatif tertentu dari beberapa alternatif yang ada. By.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan D.Pd. menggali dan meneliti masalah dengan menggunakan pendekatan penelitian yang sesuai dengan kajian ilmu yang ditekuni 3. 2. Hasil mempelajari modul ini adalah siswa memahami isi modul dengan alat keterukuran yang dimilki b. panas. Data kuantitatif biasanya tersedia untuk mengambil keputusan rutin. F. kecepatan. Janganlah ragu-ragu melaksanakan hasil-hasil keputusan. Apakah yang anda pikirkan berkaitan dengan suatu masalah ? 2. Siswa dapat melakukan dalam kehidupan secara luas E. S. 4. Mengapa keputusan yang telah ditetapkan penting bagi wirausaha ? Glosarium 1. Siswa dapat melakukan dalam kehidupan sehari-hari dalam menjalankan bisnisnya d. Pada umumnya semakin penting keputusan yang anda ambil. Masa depan organisasi ditentukan oleh rumusan masalah dan putusan anda. Sebutkan ciri-ciri seseorang mampu mengambil keputusan dengan baik ? 6. jumlah. Bambang Dwi Ariyanto. Informasi kuantitatif berisi masukan nilai yang dapat dihitung. Mengapa solusi masalah penting bagi wirausaha ? 4. mutu produk. `Informasi kualitatif berisi masukan nilai yang dapat dirasa. dan sebagainya. 8 . Cek kemampuan 1. Siswa mulai mampu memberikan solusi dan putusan bisnisnya c. semakin sedikit informasi yang relevan tersedia. Metode ilmiah. Apakah solusi yang anda pikirkan berkaitan dengan solusi masalah tersebut ? 3. Sehingga mendapatkan keterangan yang lebih lengkap dan jelas dalam mengambil keputusan serta dapat dikembangkan lebih lanjut. tetapi fakta dan angka kerap tidak berarti bagi keputusan tingkat puncak yang mempengaruhi masa depan organisasi. Kompentensi Modul ini berkompetensi mengaktualisasikan sikap dan prilaku kewirausahaan yang harus imilki siswa sebagai bentuk ketercapaian hasil proses kegiatan belajar yang dapat dikembangkan bagi seorang wirausaha dan kehidupan di masyarakat.

By. Jika persoalan-persoalan sudah ditentukan dan semua informasi serta datadata masalah sudah dikumpulkan. mengolahnya. kenalilah persoalannya secara umum. Meskipun persoalan tidak mempunyai masalah yang benar. Di bawah ini dikemukakan kriteria yang mungkin sangat berguna. Pemecahan masalah itu merupakan kegiatan yang amat penting di dalam usaha atau bisnis. b. akan menjadi bekal di dalam pemecahan masalah dalam kegiatan usaha atau bisnis.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan BAB II PEMBELAJARAN A. sedangkan pemecahan masalah yang lainnya yang lainnya dapat dikesampingkan. MASALAH USAHA 1. e. Jika kelompok karyawan perusahaan mengurangi jumlah pilihan masalannya.Pd. b. Bambang Dwi Ariyanto. b. maka beberapa pemecahan itu dapat digabungkan. TEMPAT KEGIATAN WAKTU/TAHAP TANDA KEGIATAN Mengkaji Mandiri 3 x 45 menit Di Sekolah Berdiskusi 2 x 45 menit Di Sekolah Latihan dan simulasi 2 x 45 menit Di Sekolah Pengamatan lapangan 3 x 45 menit Dunia Usaha B. menganalisis. Keterampilan yang diperoleh para Wirausaha. 9 . menginterpretasi dan menarik kesimpulan dari penganalisisan tersebut. namun keputusan terakhir untuk menentukan pemecahan masalah yang paling baik terserah kepada Wirausaha sendiri. Rencana Belajar Mempelajari modul ini dapat dilakukan dengan rincian kegiatan sebagai berikut ini. di sini Wirausaha harus mempertimbangkan masalahnya. Apakah ada masalah yang tidak dapat diselesaikan ? Apakah pemecahan masalah itu dapat diterapkan dengan baik? Apakah pemecahan masalah dapat didasarkan teori. c. rumuskan persoalan dengan tepat dan benar. seorang Wirausaha harus mengidentifikasi semua cara pemecahan masalah yang dapat dilaksanakan. jika seorang Wirausaha ingin mengevaluasi pemecahan masalah yang diusulkannya. dengan langkahlangkahnya dilaksanakan dengan menggunakan metode ilmiah sebagai berikut: a. Pemecahan masalah dan cara penyelesaiannya dalam usaha atau bisnis. Jika seorang Wirausaha di dalam usaha atau bisnisnya meninjau lagi semua pemecahan masalah yang mungkin terdapat di dalam daftar. Para Wirausahawan hendaknya dapat menganalisis dengan mengumpulkan data-data. Kegiatan Belajar 1 a. logika dan pengalaman ? Apakah pemecahan masalah itu sudah logis? Apakah persoalan tambahan yang timbul dari hasil pemecahan masalah dapat diselesaikan dengan baik? Adapun prosedur pemecahan masalah. d. Kemampuan pemecahan masalah (solusi) usaha Salah satu tanggungjawab terpenting para Wirausahawan adalah berusaha memecahkan masalah secara ilmiah dalam bisnis. Uraian materi 1 A. sebenarnya tidak begitu sukar jika seorang Wirausaha sudah banyak pengalaman di dalam lingkungan usaha atau bisnisnya. a. Seorang Wirausaha harus memandang sebuah permasalahan dari pelbagai sudut dan mencari cara baru untuk memecahkan masalahnya. agar menjadi luas dan mendalam. S. Tujuan pembelajaran 1 Siswa dapat mengenal masalah usaha dan mengembangkan kemampuan memecahkan masalah usaha sebagai salah satu tanggung jawab usaha.

c. Permasalahan yang dihadapi oleh para Wirausaha.Pd. e. b. dan kebutuhan. Menguji alternatif itu dengan mempertimbangkan hukum sebab akibat. sehingga jangkauan permasalahan lebih luas (aspek makro) yang mempengaruhi penetapan masalah dan pemecahan masalah. Bambang Dwi Ariyanto. perubahan moneter dan perubahan hubungan antar negara termasuk bencana-bencana alam yang mempengaruh kegiatan pembangunan nasional. e. berorientasi pada tujuan. baik secara induktif maupun deduktif. Menguji hipotesis dengan mengumpulkan data faktual sebagai usaha menemukan cara pemecahan masalah. serta menggunakan metode tertentu untuk memecahkan masalah. keinginan. Memilih alternatif yang dirasa paling tepat. Mengolah fakta-fakta deengan pola berpikir tertentu. baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. bingung. g. Anda harus punya kepercayaan diri yang teguh dan yakin bahwa telah menetapkan pemecahan-pemecahan yang tepat. Menghimpun informasi relevan yang berhubungan dengan masalah yang dipikirkan. sehingga ketegangan atau kebimbangan dapat diatasi. dan kesulitan. Pemecahan masalah tidak selamanya menempuh pola kerja pikir yang teratur dan tetap. f. Pilihlah jalan keluar yang dapat dilaksanakan dengan baik. Pengalaman tiap-tiap Wirausaha di dalam memecahkan masalah yang sama. Pemecahan seperti itu erupakan salah satu penerapan teori Dewey tentang berpikir reflektif. d. Langkah-langkah pemecahan masalah usaha. Pada garis besarnya. 3. c. Kondisi yang lebih luas dari seorang wirausaha diharuskan memperhatikan perkembangan otonomi daerah di mana berada. d. d. identifikasikan persoalan utama yang ingin dipecahkan secara terkait. kadang-kadang berbeda-beda. Menurut Dewey. S. Merasa bimbang. Berikut ini dikemukakan langkah-langkah dalam pemecahan masalah. baik secara lisan maupun tulisan. hendaknya berupa masalah-masalah aktual dan menarik. atau buktibukti eksperimental yang valid dan menolak kesimpulan yang tidak didukung oleh data yang valid. h. g. yakni: By. pemikiran secara ilmiah dapat berlangsung di dalam memecahkan masalah dengan langkah-langkah sebagai berikut. e. Mengembangkan ide untuk memperoleh pemecahan yang terbaik melalui penataran. Tentukan teori dan pendekatan pemecahan masalahnya Pertimbangkanlah pelbagai kemungkinan jalan keluar dari problem tersebut. seorang Wirausaha yang berpikir reflektif itu hendaknya: a. Ciri-ciri permasalahan usaha Seorang wirausaha harus kreatif terutama dalam mengambil dan menetapkan permasalahan. Menghimpun fakta-fakta obyektif yang berhubungan dengan masalah yang dipikirkan. 2. 10 . Mencetuskan gagasan itu. Menemukan dan meyakini gagasan.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan c. Merumuskan tujuan. Tentukan fakta-fakta dan data-data penting yang berkaitan dengan masalah. Permasalahan hendaknya mengandung beberapa kemungkinan alternatif tindakan di antara beberapa alternatif pilihan dalam pemecahan masalah. apakah cara penyelesaian masalah tersebut sudah tepat. b. Merumuskan permasalahan yang berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan. Merumuskan masalah yang ingin dipecahkan untuk mengatasi kebimbangan dan kebingungan tersebut. f. Periksalah. Seperti adanya perubahan kebijakankebijakan Pemerintah. a. h. Langkah berpikir secara ilmiah dapat dilakukan dengan langkahlangkah yang sistematis. i. Mengambil kesimpulan yang didukung oleh fakta-fakta.

g. tekanan. Dalam dunia bisnis dan teknologi. 2) Informasi kualitatif Informasi kualitatif berisi masukan nilai yang dapat dirasa. formasi-informasi merupakan landasan untuk mengamati bentuk dan usaha atau bisnis pada masa mendatang. seorang Wirausaha sangat membutuhkan sumber-sumber informasi bisnis yang lengkap dan akurat. menganalisis. dan sebagainya. menegaskan bahwa informasi dan kebutuhan untuk menggunakan sumber-sumber informasi dapat menciptakan peluang bisnis yang amat banyak. Pada era globalisasi. Sistem pemasaran harus dapat memberikan informasi serta menentukan bagaimana kecenderungan pasar dan konsumen. separuh dari pekerja-pekerja di bidang jasa. Macam-macam informasi yang diperlukan. d. Sumber-sumber informasi yang dapat dipercaya adalah yang informasinya menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan erusahaan. maka di dalam pengambilan keputusan dan kesimpulan. Pengambilan keputusan. Bambang Dwi Ariyanto. Jr. sistem prosuksi akan memberikan informasi kepada bagian pemasaran. Direktur Pusat Studi KeWirausahaan. Aplikasi kesimpulan. dan menjual informasi-informasi bisnis. Alfred Osborne. model. dan berapa jumlah produk yang harus diproduksi. misalnya pemerian petunjuk: apakah suatu perubahan variabel produk. seperti masalah berat. tepat dan dapat dipercaya kebenarannya. f. bagaimana mutunya. sumber-sumber informasi itu juga harus dapat dipercaya. Analisis data e. misalnya petunjuk dalam rambu-rambu bisnis. Dr. Mengkaji masalah dan merumuskan masalah. 11 . di Universitas California. mutu produk. Interpretasi dan verifikasi data. SUMBER-SUMBER INFOMASI USAHA. harus lengkap. 4) Informasi simbol Informasi simbol. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan para Wirausaha itu. Sumber-sumber informasi itu merupakan sumber yang dapat memberi keterangan jumlah data dan fakta yang berhubungan dengan kebijakan produk dan pemasarannya. dan sebagainya. a. Kegiatan produk memerlukan informasi tentang apa yang akan diproduksi. akan bergerak dalam kegiatan mengumpulkan. seperti perubahan produk. jumlah. Mengumpulkan data-data. b. Apabila sumber-sumber informasi itu datanya kurang lengkap. 1) Informasi kuantitatif Informasi kuantitatif berisi masukan nilai yang dapat dihitung. S. Di samping harus lengkap. atau desain. Kebutuhan terhadap sumber-sumber informasi. B.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan a. c. menyimpan.Pd. sangat berkembang untuk menghasilkan banyak informasi yang berhubungan dengan pemasaran produk. Syarat sumber-sumber informasi Untuk dapat mengambil keputusan yang tepat. dapat berjalan normal atau tidak. tentang apa yang akan dilakukan untuk disampaikan ke pasaran. 3) Informasi kontrol Informasi kontrol. Sebaliknya. bagaimana sifat dan persyaratannya. By. serta saran-saran yang akan dikemukakan kemungkinan kurang sempurna. dingin. kecepatan. 1. Adapun macam informasi yang diperlukan di antaranya sebagai berikut. Menyadari dan memutuskan masalah. temperatur. panas.

b. Bambang Dwi Ariyanto. pembayaranpembayaran dalam usaha. dan sebagainya. Informasi atas orang. a.  Sumber dan data yang dapat dipercaya. termasuk juga informasi pokok yang dituntut: gaji/upah dan jamainan keselamatan kerja dan hidup.  Pesaing  Seluk-beluk pemasaran. dan prilaku konsumen. Informasi yang diperlukan dalam keputusan Informasi adalah keberhasilan pengambilan keputusan. d.  Perawatan peralatan produksi. pengembangan produk. Mencari informasi tidak dibutuhkan dan tidak diinginkan wirausaha. Mencari informasi yang dibutuhkan. tetapi belum tersedia. c. c. tetapi tidak tersedia. Kecepatan memperoleh dan menerima akses informasi sangat dibutuhkan oleh para wirausaha. advertensi. Pencarian informasi memerlukan pengamatan yang cermat dan teliti terutama berkaitan dengan hal-hal berikut. b. Informasi atas keseluruhan investasi dan investasi per devisi: pandangan masa depan bisnis.  Manajemen survai pemetaan.Pd. Sumber-sumber bisnis yang dikumpulkan dan diperlukan. data-datanya yang dipercaya.nformasi yang dibutuhkan oleh para Wirausaha adalah sebagai berikut.  Studi kelayakan. a. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan para Wirausaha. Mencari informasi yang dibutuhkan dan diinginkan wirausaha. produk saingan. data-datanya dapat dipergunakan. pesaingan. e. antara lain meliputi informasi mengenai konsumen. permintaan dan penawaran. c. kekayaan/utang. data-datanya harus lengkap. Semakin rumit bisnis. Fakta dan data untuk pendukung bisnis dan cara yang memungkinkan.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan 2. d. 12 . gudang. neraca rugi dan laba sebenarnya. promosi. d. keberlanjutan bisnis. Wirausaha mengambil keputusan mengenai perluasan usaha: pesaing. bagaimana bentuk informasi yang dibutuhkan para Wirausaha ? Informasi. Mencari informasi yang dibutuhkan dan tersedia walaupun tak dikehendaki. konstruksi. pemasaran. persyaratannya yaitu. tetapi tersedia. S.  Seluk-beluk manajemen yang diperlukan. data-datanya masih berlaku. By. b. Adapun urutan prioritas tindakan dalam mengumpulkan informasi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut. tetapi tak dikehendaki dan belum tersedia. a. produk. Akan tetapi.  Perkembangan Arsitektur dan sipil  Pengelolaan dan pengendalian keuangan  Pengalaman dan penelitian usaha.  Informasi harga.  Perkembangan teknologi  Akuntansi dan auditing. maka sistem informasi itu semakin diperlukan oleh seorang irausaha. dan distribusi. struktur modal. pabrik.  Perkembangan pariwisata  Perkembangan paket-paket wisata  Administrasi dan pembukuan. Mencari informasi yang dibutuhkan dan diinginkan wirausaha. desain. Informasi dalam operasi sehari-hari: penerimaan kas.

3. terampil. Para pesaing. 4) Para penjual sendiri. Pelayanan. terletak dalam memperoleh dan mengelola informasi dan bukan terletak pada banyaknya informasi. Sistem nilai para Wirausaha. Hukum Dengan perkataan lain. Kunci keberhasilan berwirausaha. h. Motivasi konsumen h. S. a. l. Keberhasilan wirausaha yang berhubungan dengan informasi dalam bisnisnya. sebagai berikut. 3) Transfortasi 8) Warna dan merk produk. d. 10)Harga produk. m. sumber-sumber informasi tersebut dapat dibagi menjadi 2 (dua) kelompok. Daya beli konsumen. Kondisi ekonomi (daya beli masyarakat) c. d. g. konsumen. 13 . Pengalaman Wirausaha dalam bisnis. c. Risiko kebutuhan konsumen n. Sikap dan perilaku konsumen. 4) Kualitas produk. Media massa. k.Pd. 2) Tenaga kerja 7) Jenis dan ukuran produk. Perubahan selera konsumen. Pemerintah dan peraturannya. j. o. Wilayah niaga. antara lain mengenai: 1) Bahan baku. i. Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan Wirausaha Sumber-sumber informasi yang dibutuhkan Wirausaha dalam rangka menunjang kebijakan bisnis adalah sebagai berikut. g. i. Peluang bisnis. Sumber informasi data primer Sumber infomasi data primer. dan pandai berkomunikasi dan tidak mudah putus asa serta cepat tidak puas diri. dan distributor. j. Kedudukan perusahaan di pasar. Harapan masa depan bisnis. Hambatan dan rintangan bisnis. 9) Manfaat dan bungkus produk. k. diantaranya: 1) Hasil riset 2) Konsumen sendiri. Pembeli. Kondisi Sumberdaya Manusia e. cekatan. Pesaing l. Realitas bisnis. 6) Model produk. f. Manager produksi. Kelancaran di dalam berkomunikasi ditentukan oleh keterampilan pada ketepatan cara mengekspresikan diri. a. f. Kebijakan pemerintahan. Hasil penelitian pasar b. Bagian keuangan. diantaranya: a. Bambang Dwi Ariyanto. By. e.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Mencari dan mengumpulkan informasi relatif mudah apabila para Wirausaha cerdas. Kekuatan dan kelemahan bisnis. b. berpengalaman. 3) Pedagang perantara. 5) Desain produk.

Dari penjelasan uraian di atas. Untuk itu kuasailah dan cari sebanyak-banyaknya informasi. 8) KADIN. Sementara orang-orang bisnis mengatakan:”Untuk dapat mengelola bisnis dengan baik. Memilih dan membuat produk yang bermutu laku dijual. Tabloid). pemasaran. Memilih dan membuat produk yang lebih baik dengan harga relatif murah. dialah yang paling berkuasa”. dapat diambil kesimpulan bahwa dengan adanya sumbersumber informasi. Adanya teknologi informasi akan menyebabkan orang-orang dengan cepat mengetahui berita dan dengan cepat pula dapat mengirim berita. dan harga bersaing. melainkan pada relevansinya. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan. Bambang Dwi Ariyanto. peran teknologi informasi harus dioptimalkan penggunaannya. ? Keberhasilan wirausaha dalam mengelola informasi. Pembuatan produk c. b. Dengan adanya sumber-sumber informasi. Perluasan kompetisi bisnis. By. dalam rangka memajukan dan membesarkan usaha atau bisnis. diantaranya: 1) Hasil-hasil penelitian 2) Jurnal-jurnal 3) Perusahaan lain dalam kelompok sejenis. untuk mengetahui masa depan. 14 . yang mana kemampuan untuk mendapatkan dan menggunakan sumber informasi merupakan aktiva yang terbesar. f. salah satunya faktor pasar. Orang-orang politik bilang: “Siapa yang memiliki informasi paling banyak. 9) Media Massa (Majalah. 5) Perusahaan pendukung. Memilih dan membuat desain baru atau kombinasi. distribusi. Ketenagakerjaan. e. akan mengarahkan perusahaan pada cara kerja perusahaan. para Wirausaha akan melaksanakan perubahan atau perbaikan hal-hal berikut. Orang-orang politik bilang “informasi adalah kekuasaan”. Koran. 4) Pemerintah. dan lainlainnya. Sumber informasi data sekunder Sumber informasi data sekunder. maka para Wirausaha akan mengetahui bahwa informasi itu sangat penting untuk bahan masukan bagi pengambilan suatu keputusan dalam bisnis. e. pasarkan sesuatu untuk masa depan. Sebelum memutuskan membuat suatu produk perlu mempertimbangkan banyak faktor. penjualan. perluasan kompetisi. 6) Biro Pusat statistik. Oleh karena itu. d. 10)Televisi 4. S. promosi. bukan terletak pada banyaknya informasi yang ia miliki. Informasi semakin sedikit yang relevan. Sementara orang-orang bisnis bilang “untuk mengetahui masa depan bisnis. Zaman sekarang dikenal abad informasi. Memilih produk. Manfaat sumber-sumber informasi usaha Pemanfaatan teknologi informasi. kuasailah sebanyak-banyaknya informasi” Dengan memanfaatkan sumber-sumber informasi. d. b. maka para Wirausaha akan dapat: a.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan b.Pd. Pemasaran dan penjualan produk. c. 7) Asosiasi profesi. a. Cara mengelola bisnis. Pemakaian teknologi informasi banyak menimbulkan perubahan pada berbagai segi kegiatan dalam perusahaan. Memilih dan membuat produk dengan lebih cepat dan lebih murah.

Anda diharapkan membaca kemabali modul ini dan minta bantuan dengan guru/ pembimbing serta diskusikan dengan teman. Jurgen Habermas (1990) mengusulkan suatu gagasan pencerahan atas kegagalan usaha Weber dan Marcuse menterjemahkan rasionalitas. seorang Wirausaha sangat membutuhkan sumber-sumber informasi bisnis yang engkap dan akurat. sebenarnya Habermas telah melanjutkan proyek Marcuse untuk tidak hanya sekadar menyusun teori baru. S. lebih melihat modernisasi sebagai suatu konsekuensi dari usaha manusia yang rasional tujuan/instrumen. Namun. Apabila sumber-sumber informasi itu datanya kurang lengkap. Untuk dapat mengambil keputusan yang tepat. identifkasi masalah dan mampu memecahkannya adalah mengejar tujuan-tujuan yang berhubungan dengan kemampuan-kemampuan dan keterampilanketerampilan yang dimiliki. Untuk itu. sumber-sumber informasi itu juga harus dapat dipercaya. Dia pun mengusulkan sebuah usaha ‘rasionalisasi dari bawah’ yang digerakkan oleh rasionalitas komunikatif sebagai alternatif ‘rasionalisasi dari atas’ yang selama ini terjadi. akan menjadi bekal di dalam pemecahan masalah dalam kegiatan usaha atau bisnis. Hal yang dimaksudkan adalah mengembangkan bagaimana merumuskan masalah dengan tepat dan benar dan membuat keputusannya dengan tepat dan hasil yang optimal. pengenalan siswa SMK mengembangkan dan mengenalkan kewirausahaan dalam dirinya melalui pengembangan diri untuk berani mengumpulkan masalah. maka di dalam pengambilan keputusan dan kesimpulan. Apabila masih mengalami kesulitan memahami modul ini. Mengambil Risiko dalam Rasionalitas yang. menginterpretasi dan menarik kesimpulan dari penganalisisan tersebut. Pemecahan masalah itu merupakan kegiatan yang amat penting di dalam usaha atau bisnis. By. Rangkuman Salah satu tanggungjawab terpenting para Wirausahawan adalah berusaha memecahkan masalah secara ilmiah dalam bisnis. katanya. Bab III PENUTUP Modul ini mengungkapkan aktualisasi sikap dan perilakukewirausahaan yang harus dimiliki berkaitan dengan pemahamanterhadap masalah. Usaha itu diawalinya dengan memisahkan dua bentuk tindakan rasional. dan mengabaikan rasionalitas komunikatif sebagai solusi atas paradoks modernitas.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan c. merumuskan masalah dan mengambil keputusan dengan tepat dan benar. Orang menghormati mereka yang berorientasikan tindakan dan bersedia membela keputusan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu Sekali keputusan ditetapkan anda hendaknya jangan ragu menerapkannya. Hal ini ditandai dengan memahami karakterisitik bagaimana merumuskan masalah dan membuat keputusan bagi wirausaha dan kemampuan menerapkan sikap dan perilaku kewirausahaan. di balik kritiknya atas Marcuse (dan Weber). ahli dan guru. Para Wirausahawan hendaknya dapat menganalisis dengan engumpulkan data-data. 15 . yaitu rasional tujuan/instrumental dan rasional komunikatif. Habermas menilai Marcuse hanya mandeg pada analisis bahwa ilmu dan teknik sebagai buah dari rasionalitas ternyata telah menjadi ideologi baru bagi para pengguna rasionalitas.Pd. Kesimpulan ini pulalah yang menjelaskan tentang Marcuse yang ragu-ragu bahkan cenderung mempertanyakan makna di balik merelatifkan rasionalitas ilmu dan teknik sebagai suatu ‘rencana’ untuk memperbaiki. serta juga para ilmuwan Marxian. menganalisis. yang melahirkan ilmu dan teknik dalam masyarakat modern (h. serta saran-saran yang akan dikemukakan emungkinan kurang sempurna. namun menyusun metodologi yang secara prinsipil berbeda. Keragu-raguan Marcuse dilandasi kekhawatirannya bahwa rasionalitas akan melahirkan irasionalitas. 57). Akhirnya mampu mengembangkan diri mencari sumber-sumber informasi yang baik dalam menetapkan keputusan yang tepat. Di samping harus lengkap. Keterampilan yang diperoleh para Wirausaha. Irasional Lewat “Teknik dan Ilmu sebagai ‘Ideologi’”. Dalam dunia bisnis dan teknologi. informasi-informasi merupakan landasan untuk mengamati bentuk dan usaha atau bisnis pada masa mendatang. Pada modul ini siswa diharapkan mampu memahami materi dengan baik. Bambang Dwi Ariyanto. mengolahnya. Habermas melihat baik Weber dan Marcuse.

atas nama ‘kebenaran’ rasionalitas telah dipolitisasi. saya ingin melontarkan suatu pertanyaan yang sama seperti dilontarkan mahasiswa kepada saya satu minggu yang lalu untuk kita diskusikan pada hari ini. adalah rasional. Sementara. menghasilkan uang semata. ‘Rasionalisasi’ kemudian tak lebih dari “suatu bentuk tertentu kekuasaan politik terselubung atas nama rasionalitas. secara eksplisit sudah dijawab Habermas dalam “Teknik dan Ilmu sebagai Ideologi”. II Minggu lalu seorang mahasiswa datang menemui saya. sosiologi juga berguna untuk memahami masyarakat. mengapa kita mempelajarinya? Jawaban atas pertanyaan itu dapat dimulai dengan menjawab pertanyaan berikut. atau yang disebut Habermas sebagai ‘rasionalisasi dari bawah’. perlulah diulang sejenak tentang konsep ‘kerja’ dan ‘interaksi’ menurut Habermas. atau penciptaan dan penggunaan instrumen-instrumen yang dipercaya bakal mengatasi segala masalah masyarakat. serta pembahasannya tersebut. dalam ‘rasionalisasi’ yang dimaksudkan Weber telah meninggalkan ‘rasionalitas’ yang sebenarnya. yang menurutnya suatu pilihan rasional selepas bangku SMA. apakah sosiologi akan digunakan sebagai sarana menyesuaikan diri dengan aturan-aturan teknis? Ataukah sosiologi juga akan digunakan untuk saling memahami antar-elemen dalam masyarakat? Kesadaran akan irasionalitas mempelajari sosiologi akan dengan mudah muncul ketika pemelajar sosiologi hanya menempatkan ilmu itu sebagai sebuah sarana untuk menyesuaikan diri dengan aturan-aturan teknis. akan sangat irasional bagi kita mendiskusikan dimensi sosial teknologi saat kita tidak yakin bahwa yang kita pelajari. III Atas dasar review artikel “Teknik dan Ilmu sebagai Ideologi”. masih sedikit mahasiswa sosiologi yang menyadari kepentingan dari ilmu yang dipelajarinya itu. setiap kali membaca buku bukan keyakinan baru yang muncul. Untuk itu. kembali pada pertanyaan mahasiswa tadi. S. namun setelah dipelajarinya ternyata justru mengarah pada suatu gejala-gejala irasionalitas. 59-60). membangun ‘kepercayaan’ antar-individu sebagai modal bagi berkembangnya masyarakat. Bambang Dwi Ariyanto. menjadi jelas mengapa Habermas kemudian menggolongkan sosiologi pada rumpun ilmu tindakan-emansipatoris. wacana-wacana tersebut adalah hal yang irasional. sosiologi merupakan ilmu emansipatoris. melainkan ketidakyakinan bahkan penyangkalan atas gagasan-gagasan yang disampaikan dalam buku tersebut. baru kemudian dikontekstualisasikan pada permasalahan yang diungkapkan oleh mahasiswa tersebut. 16 . Masalahnya. sosiologi akan menjadi sebuah disiplin yang irasional jika sosiologi hanya berhenti pada rasionalitas instrumental saja. dan tidak menyentuh pada masalah rasionalitas komunikatif. By. Bahwa semua itu hanyalah wacana. Hanya saja. Di sinilah. ‘Kerja’ atau tindakan bertujuan rasional. Kemudian bertanyalah saya. Dia mengaku. interaksi atau tindakan komunikatif. Jadi. telah di-depolitisasi oleh rasionalitas itu sendiri. tanpa disadari. mengikuti usul Habermas tentang dua tindakan rasional. Padahal sosiologi bukanlah ilmu teknik yang memang berhenti pada pencapaian tujuan rasional instrumental. idealis dan tidak mungkin terwujud. jika semua ini adalah irasional. Bagi Marcuse. merupakan tindakan untuk menyesuaikan diri pada norma-norma yang berlaku wajib (h. Lalu. yaitu “Untuk apa saya belajar sosiologi?” Bagi saya. Habermas ingin menunjukkan bahwa usaha modernisasi bukan semata dapat selesai dengan ‘kerja’ (gerakan ekonomi-politik). yaitu bertujuan memberdayakan masyarakat. yang menjadikan masyarakat sebagai ‘subjek’ yang aktif sebagai penggerak utama perubahan. “Untuk apa saya belajar sosiologi?” Sosiologi. Sementara masih banyak yang memperlakukan masyarakat sebagai ‘objek’ yang hanya pasif menerima seperangkat instrumen yang diciptakan secara rasional oleh para ahli sebagai landasan dasar dan arah perubahan (‘rasionalisasi dari atas’). Bagi Habermas. Sosiologi bukanlah semata sebuah ilmu yang bisa digunakan sebagai modal untuk mencari kerja. merupakan tindakan untuk menyesuaikan diri pada aturanaturan tehnis.” Artinya. apakah sosiologi merupakan sebuah ilmu yang irasional? Jawaban saya. Habermas mengkritik aksi protes mahasiswa dan pelajar karena.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Pada akhir esainya itu. “Untuk apa saya belajar sosiologi?”. proses ini berjalan tanpa sadar oleh mereka yang katanya ‘rasional’ itu. sosiologi. namun yang tak kalah pentingnya dan sering dilupakan sosiologi sebagai ilmu untuk semakin memahami masyarakat. Baginya.Pd. Dia bertanya. Menggunakan kerangka pikir Habermas. dan Habermas ingin membongkar itu semua. namun bisa dilakukan juga melalui ‘interaksi’ (komunikasi).

Jika hal ini dikaitkan dengan gelaran CAFTA yang banyak mengundang opini pro dan kontra. “Ia bercakap dengan saya selama satu jam. "Kita harus bisa mendapatkan. dan sikap (attitude). "Padahal. dan tidur di gudang. Tapi saya tetap bergabung dengan Sam. dan ketika melihat saya. bukan untuk bekerjasama.” Demikian diungkapkan oleh Sandi Kusnadi. yang akan dibarter dengan penghargaan yang dinilai dengan uang. ‘Ingat Willard. keterampilan (skill). Fayetteville. karena tidak seperti yang diduga sebelumnya. dan Anda mau tak mau akan memercayai Sam”. kalau ia harus mengeluarkan modal. Calon mitra usaha itu kemudian merasa lega. ada satu faktor lagi yang tak kalah penting. MBA. Itu pun umumnya lebih menitikberatkan pada hard skill atau keterampilan teknikal saja. yaitu sikap atau attitude. yang setiap hari bekerja di sana sampai kami semua pulang. tetapi sekaligus juga sumber dana. Kompetensi yang saya maksudkan ini terdiri dari pengetahuan (knowledge).T. Nick Robson. Bud dan Sam sedang mengunjungi toko suatu hari. Modal yang perlu dikeluarkannya cukup hanya dengan tenaga dan waktu. Kemudian ia menelpon dan menawarkan pekerjaan sebagai manajer toko di Fayetteville yang baru dibukanya. pertanyaan mendasar yang segera terdengar. PISMA Group Surabaya dalam Kuliah Umum "Penyiapan SDM Industri Manufaktur: Peluang dan Tantangan Era CAFTA" di Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (TK FTI UII). dan hal ini menarik bagi saya. Dunia pendidikan Indonesia. Kata-kata itu diucapkan di hadapan seseorang yang awalnya memang sangat berminat bekerja karena tuntutan kehidupan. dan mengembangkan SDM yang berkompetensi tinggi. pada saat mengawali usaha kue-kue coklat yang berlokasi pada salah satu konter di kawasan wisata kuda De Ranch. masih kurang komplit dalam membekali mahasiswa. persentase dari nol adalah nol. pengakuan Willard. 17 . menempatkan. Saya yakin perusahaan ini akan berhasil. Ketika saya mengundurkan diri dari TG&Y.’ Ia mengatakan bahwa saya memercayai perusahaan ini lebih dari dia sendiri.. Bud berkata. ‘Willard. manajer pertama dari Walton’s Five and Dime. By. menanyakan banyak hal. Selanjutnya Willard mengatakan. SDM Indonesia harus siap berubah. Cara pandangnya segera berubah saat Sandi mengatakan bahwa meskipun demikian. “Kemudian setelah ada banyak Wal-Mart dan kami go public. perguruan tinggi saat ini membekali mahasiswanya hanya dari sisi pengetahuan dan skill saja. Ia menjanjikan bagian dari keuntungan. Perusahaan industri Indonesia sudah seharusnya menjadikan manusia atau pegawai mereka sebagai partner strategis perusahaan. berkunjung ke toko TG & Y Dime Store yang dikelola Willard di Tulsa. S. siapkah masyarakat Indonesia menyambut pasar bebas CAFTA ini? Siapkah sumber daya manusia negeri ini diadu dengan negara lain? "Jika sikap dan kesiapan Indonesia tetap begini-begini saja.Pd. dan pergi. beberapa waktu lalu. Dalam sebuah organisasi. mudah-mudahan perhitunganmu tidak meleset. Pasalnya. Tanti Syachroni. ia masih tetap akan dihargai berdasarkan prestasi yang ditunjukkan pada saat mengawali usaha yang digelutinya." ujar Dra. vice preseidentnya berujar." tutur Tanti memberikan ungkapan yang sesuai dengan bidang yang ia geluti saat ini. beberapa waktu lalu. bekerja setengah hari tanpa bayaran sampai toko dibuka. manusia Indonesia harus menjadi aktor. bukan sekedar faktor pelengkap keberhasilan sebuah industri. Sam Walton. saya yakin Indonesia akan kalah bersaing. salah satu toko awal dari grup raksasa Wal-Mart yang didirikan oleh raksasa ritel Amerika. tetapi saya mencari partner yang mau membangun usaha ini bersama saya. dan saya tak mengingatnya lagi. menurutnya. Padahal tidak demikian. Itu adalah kualitas manusia sebagai sumber daya. saya meminjam banyak sekali uang untuk membeli sahamnya. Ia menyingsingkan lengan baju dan bekerja tiap hari sampai toko itu berhasil dibangun dari nol”. Saya teringat akan kisah Willard Walker. Falsafahnya masuk akal.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KOMPETENSI IV MEMBANGUN JIWA DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN “Saya tidak mencari pekerja atau karyawan. S. Bahkan tidak hanya menjadi sumber daya. Bambang Dwi Ariyanto. Saya harus pindah ke sana. Ada catatan mendasar yang menjadi kunci keberhasilan dalam mengawali wirausaha. Willard menceritakan bahwa ketika pertama kali bertemu dengan Sam Walton ketika Sam dan kakak iparnya. Direktur HRD & GA PT.

5. Ciputra. Apakah Anda tahu cara mendanai ide usaha baru Anda dengan biaya termurah. S. menggeluti dan menekuninya sampai berhasil. ciptakan perbedaan. ini hanya menjadi beban perusahaan untuk melengkapi dan mengembangkan mereka ketika diterima bekerja. Bahkan bisa digunakan untuk membangun kesejahteraan." ujar Tanti yang masih tercatat sebagai mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Narotama Surabaya.Pd. Bambang Dwi Ariyanto.? 3. Yang justru diperlukan dalam menghadapi pasar bebas ini.Ir. Apakah anda punya produk inovatif yang sulit ditolak oleh prospek anda? Apa “kuda Troya” Anda? 4. By. kita sirami. Sebagian besar orang membeli karena murah. berkembang. resiko terendah & hasil yang terbaik? Misalnya dengan: modal sendiri.. kita kembangkan. Apakah anda mampu memenangkan persaingan secara efektif? Jadilah yang lebih baik bukan hanya di barisan belakang. bukan hanya tenaga-tenaga yang hanya sekedar menjadi partner usaha atau karyawan/pegawai. ia memberikan jawaban bagaimana entrepreneurship sebagai faktor kunci bisa kembali diraih dan digunakan oleh seseorang maupun sebuah bangsa untuk membuka pintu keluar dari masalah pengangguran dan kemiskinan. tetapi sebaliknya menciptakan kemandirian. Nah. modal ventura. kata Dr. tetapi yang benar-benar mampu terjun ke bidang wirausaha. mitra. 1. Inilah yang harus dipikirkan dengan seksama oleh para pengelola perguruan tinggi kita. Pertanyaan-pertanyaan itu perlu direnungkan dan terus menerus dicari digali untuk mendapatkan jawaban bagi masingmasing entrepreneur muda. baik melalui kuliah langsung maupun pelatihan-pelatihan dan seminar. Dalam berbagai cara sosialisasi. pendiri Universitas Ciputra. berbuah berlimpah-limpah. berani menanggung resiko gagal dan rugi? Perlu juga disiapkan mentalitas. Apakah anda berhasrat besar menjadi seorang entrepreneur? Anda dapat memberikan pernyataan-pernyataan utuk dapat meyakinkan orang lain bahwa Anda benar-benar memiiki hasrat besar untu menjadi wirausahawan. 2. Jika Anda tidak dapat menjadi lebih baik. Keunggulan kompetensi manusia Indonesia ini sering diungkap oleh berbagai media maupun para pakar. Ciputra mengajukan 7 macam pertanyaan mendasar untuk membangun dan memicu jiwa kewirausahaan. sampai pada akhirnya bertumbuh. Apakah anda siap menghadapi tuntutan kerja keras. kita pupuk. baik sebagai individu maupun bangsa..Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Di perguruan tinggi Indonesia. atau mencicil? 7. bahwa sukses dan gagal memiliki nilai yang sama. “Entrepreneurship (kewirausahaan) adalah sebuah faktor kunci yang hilang”. 7 pertanyaan itu kita manfaatkan sebagai pelajaran untuk mengembangkan jiwa dan semangat entrepreneurship yang secara terus menerus perlu kita tumbuhkan. Oleh karena itulah. sehingga mereka tidak menciptakan ketergantungan pada pihak lain. Jiwa dan semangat wirausaha itu yang perlu ditumbuhkan di kalangan generasi muda kita. 6. Bagaimana Entrepreneurship Dapat Mengubah Masa Depan Anda dan Masa Depan Bangsa. kini muncul berbagai macam lembaga pendidikan maupun pelatihan yang bertujuan menumbuhkembangkan jiwa dan semngat kewirausahaan itu. Apakah anda melihatkesempatan besar untuk melayani pasar? Apakah kita melihat sebuah peluang besar yang belum dilakukan orang lain. bank. Apakah Anda bisa menghasilkan produk dan memasarkannya dengan cara yang paling efisien? Sebagian kecil orang membeli karena mahal. untuk keterampilan personal atau sikap. Akhirnya. Dalam buku Quantum Leap. 18 . justru harus digali sendiri oleh mahasiswanya.

Setiap lembar kerja atau tugas membaca yang diberikan guru adalah kesempatan untuk melakukannya.  Percaya Diri Percaya diri merupakan salah satu bentuk sikap yang dapat mempengaruhi semangat seseorang untuk melakukan kegiatan tertentu. By.Pd. Menurut pengertian kata” semangat wirausaha” bahwa lahirnya semangat pada diri seseorang dimungkinkan adanya faktor dari dalam diri seseorang yang merupakan dorongan jiwa untuk melakukan kegiatan dan faktor dari luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi untuk melakukan kegiatan. Yang terpenting adalah tindakan ini adalah tindakan Kita sendiri dan bukan tindakan orang lain. Demikian halnya untuk berpikir tentang memulai sebuah bisnis di masa mendatang adalah langkah pertama. Di atas semuanya. maka yang ada pada pikirannya dan diucapkan . Adalah juga penting untuk memiliki target dan harapan yang pasti sehingga akan mendorong Kita mengikuti dunia kewirausahaan. S. Mereka sering "menundanunda" pekerjaan. Jika seseorang Merasa mampu menyelesaikan apapun yang ingin dilakukan. dan pelajar yang memainkan peran aktif dalam kegiatan-kegiatan sekolah atau membantu tugas di rumah. Pelajar yang menyampaikan pidato dengan baik atau menulis karya yang baik adalah mereka yang tengah membangun rasa percaya diri. tanpa memandang seberapa kecil atau mudahnya tugas tersebut. Setiap kali pelajaran diberikan dengan baik. Menurut kepercayaan orang dahulu semangat itu dapat memberi kekuatan. Mereka merasa tidak sebaik orang lain. Menyadari atau menerima kegagalan kadang-kadang tak dapat dielakkan dan ada beberapa pelajaran penting yang dapat dipelajari dari setiap kegagalan. Belajar tidak bersifat statis karena sifat dinamis dari dunia dimana kita tinggal dan mengadakan bisnis. Mereka tampak takut untuk mencoba pekerjaan yang sulit. karena ada banyak langkah lain sebelum seorang wirausaha dapat dikatakan benar-benar sukses."SAYA BISA" Sebagian dari kita mengenal orang-orang yang memperlihatkan sikap kurang percaya diri. dan akan menghindari atau jika mungkin tidak mau mengerjakan pekerjaan tersebut. ia tidak boleh menyerah. diselesaikan dengan balk dan secara tepat waktu. Tujuan Peserta dapat Memahami faktor-faktor yang menyebabkan seseorang bersemangat untuk Wirausaha. Demikian pula halnya dengan pelajar yang bekerja secara jujur. Jika ia gagal dan patah semangat. Dia harus melakukan pekerjaannya dengan keyakinan bahwa ia akan meraih sukses. Keberhasilan mengerjakan hal yang kecil akan menimbulkan keberanian untuk mencoba hal yang lebih sulit. Bambang Dwi Ariyanto. Memahami Semangat Wirausaha 1. Ia harus mencoba menyelesaikan setiap tugas dengan berhasil. Demikian halnya semangat wirausaha adalah merupakan jiwa wirausaha yang merupakan kekuatan dalam menjalankan wirausaha agar kegiatan wirausaha sukses sesuai dengan visi yang ditetapkan. Mereka kadang-kadang malu dan segan karena mereka merasa orang lain lebih mampu dari mereka. Orang yang kurang percaya diri. 19 .Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan A. kita harus mengembangkan filsafat usaha yang sangat jelas dan dapat berfungsi sebagai motivator Kita dan menjaga Kita agar tetap di jalur yang tepat. akan menumbuhkan rasa percaya diri. Uraian Materi “Semangat” dapat diartikan sebagai ruh kehidupan yang menjiwai segala makluk. pertamatama harus berusaha untuk mempercayai diri sendiri bahwa ada beberapa hal yang dapat ia lakukan dengan baik. 2. Mereka memberi alasan yang bermacam-macam kepada teman maupun diri mereka sendiri. baik yang hidup maupun yang mati. Anak laki-laki atau perempuan yang ingin memanfaatkan pelatihan secara optimal akan mengambil setiap kesempatan untuk mengembangkan rasa percaya diri. Keberhasilan dan kegagalan menjadi seorang wirausaha tergantung pada diri Kita sendiri sedangkan orang lain hanya dapat mendukung keputusan Kita.

dalam kondisi santai dan sedang dalam beristirahat. Terkadang barang yang keluar tidak sesuai dengan uang yang diterima alias merugi yang ujung-ujungnya usaha menjadi gulung tikar. Buatlah secara detail setiap transaksi uang atau barang yang masuk dan keluar. anak. “pemicunya” adalah visualisasi akan bisnis masa depan. Sementara inovatif adalah sifat seseorang untuk selalu mengembangkan inovasi. tanggung jawab akan pelaksanaan bisnis yang dijalani. atau keluarga yang tinggal satu rumah. Kita bertemu orang-orang ini ketika kita pulang ke tempat tinggal kita. jadi Kita tidak harus merealisasikannya. Melalui sistem pendekatan ini. mertua. Profesioanallah dalam pencatatan. Atau bisa kita memasarkan langsung kepada pemakai sehingga dapat mengurangi biaya dan sebagainya. Kualitas Dan Mutu Produk Dalam banyak hal seseorang dalam membeli lebih mementingkan kualitas atau mutu sebuah produk di bandingkan harga (price). Bekerjalah untuk mencapai hasil-hasil yang menyenangkan diri Kita dan orang lain. Dari mulai mencari bahan baku hingga memasarkan produk kita langsung pada pemakai. Buatlah agar semua usaha Kita bermakna dan tafsirkan usaha-usaha ini dalam konteks bagaimana usaha-usaha ini dapat meningkatkan keinginan Kita untuk berwirausaha.     Dalam kehidupan ada tiga kelompok orang yang dimungkinkan bisa mendorong atau menghambat untuk menjalankan usaha. sehingga dalam melakukannya Kita akan terhindar dari perasaan frustasi yang berlebihan. juga akan memberikan aspek yang positif. Sifat Kreatif Dan Inovatif Kreatif adalah melibatkan upaya untuk tidak malu dengan ide-idenya sendiri. dalam banyak hal. Semakin kuat motivasi seseorang maka semakin kuat pula untuk melakukan ide dan hal ini dapat dikatakan sebagai semangat melakukan tindakan.Pd. Misalkan di manakah kita bisa mendapatkan bahan baku yang termurah namun kualitas baik selain pada tempat yang selama ini kita beli. 20 . Profesioanallah Dalam Pencatatan Sering kali kelemahan seseorang dalam berwirausaha adalah menggampangkan sisi administrasi dan pencatatan. Ketika Kita dapat menjaga dengan konsisten mutu sebuah produk maka Kita telah memposisikan diri pada kepercayaan mendapatkan barang yang berkualitas. Kelompok orang-orang ini akan mungkin mendorong atau By. Cermatilah setiap peluang yang ada di sekitar kita serta sejauh mana kita dapat memasuki peluang tersebut. Bambang Dwi Ariyanto.  Kelompok orang terdekat Orang terdekat adalah istri/suami. Memupuk Semangat Berwirausaha Dalam mengembangkan usaha perlu adanya semangat yang terus menerus harus dipupuk. (Lihat modul 1). Terlebih lagi bagi mereka yang baru memulai untuk berwirausasha sangat labil karena adanya pengaruh dari kanan kiri akan bisa mendorong atau menghambat untuk menjalankan usaha. Kita diharapkan dapat menikmati semua aspek kegiatan Kita sehari-hari. rajin dan ulet dalam menjalaninya. Memiliki perilaku yang positif dan mental yang baik tentang kehidupan akan membantu Kita agar tidak bingung atau berkecil hati.  Motivasi diri Motivasi adalah dorongan tindakan seseorang untuk mengeluarkan ide dan melakukannya (lihat modul 1). Perlu juga diingat bahwa kesempurnaan adalah hal yang ideal.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Melalui usaha keras Kita akan meraih apa yang Kita inginkan. Untuk menumbuhkan motivasi diri. kondisi usaha terasa nyaman dan disukai. karena bahkan aspek negatif yang kadang-kadang Kita hadapi. S.

disinilah kita bisa dengan bebas menentukan siapa saja orang-orang yang masuk kesini. datanglah kesana. ketika kita sudah bisa menunjukkan bagaimana ide kita bisa membuahkan hasil.  Kelompok orang yang ketemu secara rutinitas Adalah orang-orang yang akan ketemu secara rutinitas disiang hari. Kita bisa memilih dengan siapa kita pergi tiap akhir pekan. siapa yang kita undang untuk pergi mengail ikan. Boleh-boleh saja untuk berbicara panjang lebar mengenai visi besar kita sebagai seorang wirausaha. Ingat. hanya untuk yang mendukung kita. kolega bisnis.  Kelompok orang yang ketemu disela-sela waktu Adalah orang-orang yang bisa kita temui di sela-sela aktifitas kita. Minimalkan. apalagi untuk mengubahnya. Bambang Dwi Ariyanto. Tidak perlu terlalu pusing memikirkan bagaimana harus meyakinkan mereka. serta selalu mensupport dan menghibur kita apabila kita gagal dalam bisnis kita. .Percayalah. tapi jangan sampai terlalu banyak membuang-buang waktu disini. Pilihlah orang-orang yang akan mendukung visi dan misi kita sebagai pengusaha.Yakinkanlah orang-orang pada kelompok orang-orang terdekat kita untuk selalu mendukung kita. S. Yakinlah. hambatan mental oleh ketiga kelompok ini terjadi sangat besar hanya ketika di awal kita ‘banting stir’ jadi seorang pengusaha. akan lebih efektif dan efisien untuk memupuk jiwa dan semangat wirausaha kita. Berkumpullah dengan para pengusaha juga. . Ini bisa berisi rekan kerja. 21 . ataupun bahkan pengarang yang bukunya selalu kita baca. . Jika kita melihat atau mendengar para pengusaha mengadakan acara. seluruh semesta akan mendukung kita. Keamanan dipastikan ada bagi seorang pekerja dibanding sebagai seorang pengusaha. Oleh karenanya kita harus bisa meyakinkan dan mendapatkan dukungan dari orangorang terdekat. Kita bertemu orang-orang ini dengan waktu yang lebih sedikit. . dan kita bisa memilih untuk baca buku apa diwaktu luang kita. By. Sesungguhnya adalah kekawatiran kelompok orang terdekat karena belum adanya kepastian. sekretaris ataupun karyawan kita jika kita berstatus sebagai pengusaha. Kalau mereka tidak terlalu mendukung kita atau sekedar tidak peduli. Ingat. Ini bisa berarti teman main golf kita. Ikutlah pertemuan antar pengusaha. atau bahkan buanglah orang-orang yang akan menghambat ataupun berpotensi untuk tidak mendukung jiwa wirausaha kita. Sehingga hampir bisa dipastikan akan (atau sudah) menjadi wirausaha yang sukses apabila dikelilingi oleh orang-orang terdekat yang mendukung visi dan misi kita. Jalinlah relasi bisnis dengan kolega yang akan mendukung usaha kita. janganlah terlalu dipikirkan. tapi justru pengaruhnya besar untuk kita.Janganlah terlalu banyak membuang waktu dan energi untuk memikirkan apa pendapat kelompok orang yang ketemu secara rutinitas kita. Dengan cara begini. pimpinan. ketika kita bekerja ataupun beraktivitas.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan menghambat pemikiran untuk mengembangkan usaha. bahwa kita sudah mengalaminya.Pilihlah orang-orang yang ketemu disela-sela waktu. bersama kelompok ini kuantitas waktu bertemu kita hanya sedikit.Pd. Sering terjadi bahwa kelompok orangorang ini adalah menghambat pemikiran untuk mengembangkan usaha pada saat memulai usaha. ataupun siapa yang menjadi partner main bulu tangkis kita. tapi pengaruhnya ke mindset kita lebih tinggi. Buanglah yang tidak perlu.

Kelompok ini adalah mereka yang menjalankan bisnis atau infestor. apa yang harus dipikirkan.Pd.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan “ Semangat ” merupakan kekuatan yang mampu mendorong diri seseorang untuk melakkan sesuatu hingga mencapai kesuksesan.Faktor dari dalam diri seseorang yang merupakan dorongan jiwa untuk melakukan kegiatan. Kelompok orang orang ini memilih karena keamanan atau resiko yang ditanggungnya adalah kecil. S. Semangat wirausaha adalah merupakan jiwa wirausaha yang merupakan kekuatan dalam menjalankan wirausaha agar kegiatan wirausaha sukses sesuai dengan visi wirausaha.Kelompok orang yang ketemu disela-sela waktu Dengan demikian kita bisa memilih dan mempengaruhi.Kreatifitas dan Inovatif . ingin merubah pola hidupnya untuk menjadi wirausaha. Padahal pendapatan atau gajih yang diperoleh secara rutin setiap bulan adalah sudah mencapai 5 juta rupiah. dilakukan. siapa yang bisa menimbulkan semangat untuk melakukan kegiatan kita dalam berwirausaha.Kelompok orang yang ketemu secara rutinitas . Hal ini dimungkinkan adanya tiga kelompok lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap perbedaan tersbut. Beberapa hal yang berpengaruh dan dapat menimbulkan semangat wirausaha adalah: . dan dikembangkan baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan keluarga. Berkaitan dengan semangat wirausaha.Faktor dari luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi untuk melakukan kegiatan. Pak Ahmad adalah seorang pekerja di sebuah perusahaan tepung terkenal didaerahnya.Kelompok orang terdekat . dan keterampilan yang diperoleh selama bekerja diperusahaan pak Ahmad bertekat merubah pola hidup ini untuk kebebasan tidak tergantung perusahaan.Percaya diri .Motivasi . pengetahuan. Tiga kelompok tersebut adalah: . Kuadran kanan adalah kelompok orang-orang yang ingin kebebasan dan tidak mau diatur oleh orang lain. Pada awal usaha pak Ahmad selalu berfikir apakah bisa merubah pola hidup dari seorang pekerja menjadi wirausaha sukses. Bambang Dwi Ariyanto. dan teman yang ketemunya secara berkala atau hanya sewaktu-waktu? By.Kualitas produk Pencatatan yang baik dan rapi Mungkin setiap individu memiliki semangat yang berbeda untuk melakukan setiap kegiatan. Semangat wirausaha ditentukan oleh: . Dengan pengalaman. Kuadran kiri adalah kelompok orang orang yang bekerja dibayar oleh pihak lain. Menurut Robert Tiosaki bahwa kelompok bekerja untuk mendapatkan uang itu ada dua kelompok besar yang disebutnya kuadran kiri dan kanan. 22 . . teman sekerja.

D. sopan santun. Seorang wirausaha yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang mentaati dan memenuh janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya sampai berhasil. uang dapat dicari dan diperoleh kembali. Para siswa di biasakan sehari-harinya untuk menggunakan tepat janji. Melaksanakan tata karma yang baik c. Tepat waktu merupakan organisas b. C. Faktor – factor tersebut antara lain : a. Melaksanakan sopan santun d. Tepat waktu merupakan nila uang d. Terampil di dalam belajar dalam berusaha.Pd. bukan semata – mata membuat ide. Bermoral tinggi dalam menepati janji b. Penampilan Jika di fokuskan kepada orangnya maka seorang wirausaha dimana saja dia berada.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KOMPETENSI V MEMAHAMI KOMITMEN TINGGI BAGI DIRINYA DAN ORANG LAIN A. a. b. kita harus menghasilkan sesuatu dan dalam waktu yang pendek itu juga kita akan menerima kerugian. dipercaya dan dsenangi. tetapi waktu berlalu terus dan tidak dapat kembal lagi. Membiasakan mendidik diri sendiri dalam belajar. Faktor – Faktor Komtmen Tinggi Dalam waktu yang terbatas. pada siswa di lingkungan sekolah sebagai berikut : a. Tepat waktu merupakan kekuasaan c. S. mempunyai kejujuran dengan tujuan agar disenangi. Bersikap mental tinggi dalam menempati janji c. c. yaitu kalau berkata harus jujur dan kalau berjanji dengan teman-teman harus di tepati. tegas dan fair b. Penerapan tepat janji. Konsisten. Di dalam penampilannya seorang wirausaha. Waktu adalah sesuatu yang tidak dapat ditabung. Menunjukkan komitmen tinggi. Mercusuar c. Meningkatkan disiplin diri sendiri untuk membiasakan budaya menepati janji. melainkan terkait adanya factor-faktor pendudkung yang betul-betul memanfaatkan komitmen tingg. Menerapkan Prilaku Tepat Waktu Dalam waktu yang sangat pendek kita akan menemukan kemungkinan-kemungkinan untuk maju / mendapatkan suatu keberhasilan. tepat janji merupakan sfat yang perlu di miliki oleh setiap siswa di sekolah karena sifat ini akan mendapat rasa keperccayaan. Memberi contoh suri teladan yang baik e. Apa yang dapat kita kerjakan semalam harus kita lakukan sekarang dan jangan di tunggu sampi hari esok. Tolong menolong dengan sesama anggota masyarakat By. Bambang Dwi Ariyanto. diharapkan : a. Menerapkan Prilaku Tepat Janji Modal utama bagi para siswa di sekolah. Konsentrasi pada manusia B. semakin sore sungguh semakin kehilangan waktu. Bermoral / berakhlaq baik dan jujur b. haruslah dapat menunjukan penampilan yang baik. mempunyai tata karma. Ciri-ciri kepribadian seorang siswa sebagai calon wira usaha yaitu : a. 23 . Tepat waktu merupakan ukuran Mereka yang dapat mengatur dan menggunakan waktu adalah mereka yang berhasil dlam berwirausha.

Hormat menghormati sesama anggoata masyarakat i. 6. 24 . Menampilkan produk juga dapat dipengaruhi oleh warnanya. E. Seorang wira usaha yang baik selalu berserah diri dan tawakal kepada Allah. akan melahirkan mental yang kuat dan tdak mudah menyerah walaupun dalam keadaan yang sulit. Adapun konsep dasar penerapn disiplin para siswa di lingkungan sekolah ialah menyiapkan suasana belajar yang menyenangkan. 3. Disiplin terhadap diri sendiri merupakan hasil dari kemauan dan memerlukan waktu yang cukup lama. Berbusana yang sopan j. Disiplin terhadap diri sendiri tidak mungkin dimiliki hanya dengan cara memnta dan pelaksanaannya tdak begitu mudah. Mengembangkan kebasaan melalu rencana dan tujuan 8. 4. kemelaratan dan nasib buruk. Bambang Dwi Ariyanto. seorang wrausaha harus dapat menampilkan hasilnya dengan suatu gatra dan usaha – usaha untuk menentukan sejenis produk yang sesuai dengan keinginan para konsumen.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan f. Mengamankan dari perasaan takut. berarti seorang pimpinan di sekolah dapat mengambil suatu tindakan kepada para siswa para guru. S. Untuk mengatasi bermacam cobaan. dan tabah belajar meskipun menghadapi cobaan dan godaan demi kesuksesan dalam berwira usaha. dapat menciptakan suasana bisnis yang mennyenangkan. Mengontrol batin dan mengarahkannya pada tujuan 7. Melaksanakan norma-norma anggota masyrakat h. 5. para pegawai yang melanggar peraturan disiplin di lngkungan sekolah. Perkataan disiplin mempunyai arti latihan dan kataan pada aturan.Pd. yaitu : 1. penampilan bungkus produk turut ambil bagan untuk menentukan keberhasilan perusahaan. Membentuk pola pikir logis. Displin itu merupakan suatu karakter yang bersifat perseorangan dan datang dari diri sendiri. Menolong kita untuk mengontrol sikap mental. Akan tetapi. Didalam dunia usaha. Penampilan produk diharapkan dan dihadapkan pada 3 pilihan. Rajin. By. Penerapan disiplin di lingkungan sekolah. Kemauan kerja keras yang kita peroleh dari disiplin. Menentukan keberhasilan dalam memimpin. 2. Disiplin diri sendiri memberikan kekuatan-kekuatan. Mengatasi kegagalan. yaitu : produk dan pelayanannya harus dapat menampilkan. Menguasai keadaan penghdupan. Disiplin Disiplin berasal dari bahasa inggris “disciple” yang col pengkut atau murid. Penerapan disiplin bagi siswa di lingkungan sekolah mempunyai makna mengajak untuk melakukan kebiasaan yang baik berdasarkan kesadaran diri siswa sendiri tanpa adanya paksaan. Sekarang penampilan bungkus produk merupakan alat yang sangat ampuh untuk meningkatkan omzet penjualan. Semua kesulitan dan gangguan itu kita kembalikan kepada kekuasaan tuhan. karena semuanya di anggap bareal dari tuhan juga. ulet. tentu saja keuletan itu harus di tunjang oleh perjuangan. tekun. kita harus melatih ketabahan antara lan dengan memelhara pendirian bahwa kita harus sukses harus maju untuk mencapai tujuan. pengorban dan kepercayaan kepada diri sendri. niscaya dalam usahanya akan berhasil. mereknya dan bungkusnya. Berbicara yang baik Jika dii fokuskan pada mutu produknya. Tenggang rasa dengan sesama anggota masyarakat g.

1. serta sangs-sangsi hukumnya. bekerja. Dengan keluarga sendiri 2). 25 . yaitu sebagai berikut : 1. 5. e) Konsep disiplin harus berisi bimbingan belajar. Bambang Dwi Ariyanto. dapat disimpulkan bahwa pentingnya disiplin belajar. 2. Kerja Sama Para wira usaha harus bisa hidup dengan tidak merugikan orang lain.Pd. Disiplin merupakan keta’atan dan kesetian di dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. akan terbinalah saling membantu dan saling menolong serta bekerja sama : 1). f) Konsep disiplin harus dapat memberikan motivasi belajar. pegawai. 3. berkarya dan berpartisipan yang menyenangkan. Ada bimbingan kepada siswa. Peran aktif siswa dalam meningkatkan tata tertib merupakan jaminan bagi terselenggaranya proses belajar mengajar F. berkarya dan berpartisipasi. Dengan masyarakat 4). berkarya dan berpartisipasi. sehngga akan mudah bekerja sama dalam mencapai tujuan. Menghargai usaha-usaha secara aktif dan produktif Adanya hormat menghargai semua pihak warga sekolah Suasana lingkungan sekolah yang menyenangkan Konsep disiplin dapat diterima semua pihak warga sekolah. Berdasarkan penjelaskan diatas.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Konsep-konsep penerapan dsiplin di lingkungan sekolah pada umumnya selalu memperhatkan : a) Peraturan – peraturan yang jelas dan tegas. Dengan orang-orang yang sepropesi 3). berkarya dan berpartisipasi. Tata aturan disiplin harus disepakati bersama serta dijalankan secara baik dan konsikuen. By. bekerja. bagaimana untuk memenuhi ukuran pelaksanaan disiplin. 2. 6. b) Konsep disipln yang diterapkan phak sekolah harus masuk akal serta dapat d paham semua pihak. c) Peraturan-peraturan yang akan di tentukan phak sekolah harus masuk akal serta dapat di pahami semua pihak d) Konsep disiplin yang dibuat sekolah adalah untuk kepentingan keadilan dan kesejahteraan bersama. guru. Meningkatkan prestasi belajar. bekerja. Ia selalu berperilaku menyenangkan bagi semua orang yang ada di lingkungan sekolah. 4. Menciptakan iklim belajar. Pada hakekatnya kekuatan manusia terletak pada kemampuan untuk bekerja sama dengan manusia lainnya Dengan sikap dan sifat demikian. Dengan pemerintah Seorang siswa di lingkungan sekolah yang selalu melaksanakan kerja sama. S. mudah bergaul dan selalu disenangi semua pihak. bekerja. pendidkan dan dapat mencptakan klm belajar.

Memiliki kesabaran dan ketabahan di dalam berusaha d. d. Percaya kepada diri sendiri dalam menghadapi tugas dan pekerjaan di dalam berwirausaha g. seorang wira usaha selain sadar sekecil apapun tugasnya memiliki kontribusi yang berart bagi tercapainta suatu tujuan. Pentingnya Komitmen Tinggi a. Mampu mendayagunakan waktu sebaik-baiknya dalam berwirausaha Berdasarkan penjelasan materi diatas akhrinya dapat diambil kesimpulan pentingnya komitmen tinggi bagi seorang wirausaha. Menerapkan komitmen tinggi Seorang wirausahawan apabila memliki skap positif dan komtmen tinggi biasanya akan cepat maju didalam kegiatan usahanya. yaitu : a. Menerapkan dan meningkatkan serta memajukan perusahaannya. Meningkatkan etos semangat kerja bagi peribadinya dalam berwira usaha 2. Seorang wirausahawan selan memperhatikan hal – hal kecil yang diperlukan untuk mencapai tujuan dalam tim kerja yang efektif. Kesabaran dan ketabahan di dalam berwirausaha f. Kemerdekaan batin itu dtandai oleh adanya kesselarasan antara keinginan dan pandangan dalam diri sendiri. Kemauan keras untuk maju di dalam berwira usaha c. Bekerja dan berusaha dengan telti dan cermat di dalam berusaha. Sikap ini ialah sikap komitmen tinggi yang dijalankan seorang wirausahawan. Seorang wira usahawan yang berkomitmen tinggi di dalam berwira usaha setidak-tidaknya harus memiliki tujuh kekuatan yang dapat membangun kepribadan. Memiliki motivasi tnggi untuk mencapaii tujuan berwirausaha c.Pd. Ketekunan dan keuletan di dalam berwirausaha e. By. Dapat menggunakan sumber daya secara lebih efesien c. Mengerti akan tujuan berwirausaha b. Menngkatkan rasa kepercayaan dalam berwira usaha f. ulet dan tabah dalam berwirausaha h. Kejujuran dan tanggung jawab di dalam berwirausaha Berikut ini ada beberapa komitmen tinggi yang harus di miliki seorang wirausahawan. diharapkan : Pantang menyerah terhadap keadaan atau situasi apapun. 26 . Ketahan fisik dan mental d dalam berwirausaha g. f. Keyakinan yang kuat untuk maju di dalam berwira usaha b.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KESIMPULAN PENTINGNYA KOMITMEN TINGGI BAGI SEORANG WIRA USAHAWAN 1. Seorang wira usahawan yang memiliki komitmen tinggi di dalam usahanya. e. yaitu : a. S. Selalu bekerja. Tidak suka menunda-nunda tugas dan pekerjaan di dalam berwirausaha. Meningkatkan kesuksesan dalam berwirausaha e. Berkemauan keras untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaannya di dalam berwrausaha d. yaitu : a. Seorang wira usahawan yang berkomitmen tinggi akan memiliki kemerdekaan batin. Bisa mendapatkan hasil maksimal dengan sumber daya minimal b. Memiliki semangat dan tahan uji dari sebab tantangan penderitaan. Pemikiran yang konstruktif dan kreatif di dalam berwirausaha d. Bambang Dwi Ariyanto. b. baik lahir maupun batin. Selalu rajin tekun. c. berjuang dan berkorban.

Seorang wira usahawan melakukan kegiatan usaha – usahanya dengan gaya yang smart ( cerdas. Membuat komitmen yang tnggi terhadap peluang perusahaan. Melaksanakan komitmen tinggi dengan konsekwen dan konsisten berarti menghindari upaya – upaya tertentu. Pentingnya komitmen tnggi dengan dukungan para karyawan perusahaan akan menngkatkan kesuksesan didalam berwirausaha. dan melakukan pekerjaan dengan keyakinannya akan memperoleh keberhasilan sesuai dengan keinginannya. Apa sebabnya ?. efektif dan efesien guna mencapai hasil usaha semaksimal mungkin. 4. Tanda orang maju. Kalau tidak anda tidak akan berhasil. S. tepat janji dan tepat waktu didalam bekerja b. Anda harus berada d tempat dan waktu yang tepat.sebaliknya perusahaan yang mempunyai Action. Kurangnya mengikutsertakan baik secara individu. daya penggerak diri.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Orang yang percaya pada komitmennya sendiri. displin. semangat dan kebutuhan mereka untuk mencapai tujuan. Orientation akan membuat klaim lebih dahulu terhadap pelanggan dan pegawai perusahaan ini disebut sebagai perusahaan yang memliki pola tingkah laku kewira usahaan. keuletan dan bekerjasama didalam bekerja d. konsepsi dan ikrar ) 3. (Wirausaha orientasi. optimis.Pd. pintar dan bijak) bukan bergaya sepert mandor a bekerja prestatf. konssten terhadap tujuan ddalam berwirausaha c. Sebabnya wirausaha tersebut dapat menerapkan dan melaksanakan : a.(Cicero) By. Komitmen tinggi yang diterapkan seorang wirausahawan harus di dukung oleh pihak – pihak terkait di perusahaan yang bersangkutan. kelompok maupun departemen atau bagian akan menmbulkan rasa kurang bertanggung jawab. 27 . kaya dan berhasil yang umumnya orang lupa melihatnya. Stevenson menjelaskan para wira usaha akan berusaha membuat omitmen tingg untuk mendapatkan hasil maksimal dengan sumberdaya minmal. Membuat komitmen tinggi terhadap sumberdaya. yatu motvasi mereka. suri tauladan kepada dirnya dan kepada karyawannya. Komitmen tinggi yang di jalankan seorang wirausahawan harus diikuti oleh employed an involvemen. Ini disebut perusahaan dan tingkah laku administrasi . Para pelaku ekonomi menyediakan lebih banyak sumber daya sesuai dengan kebutuhan untuk sebuah system perencanaan yang lebih konserpatif. Bambang Dwi Ariyanto. positif. kekuatan watak dan keyakinan. Pekerjaan pekerjaan besar bukanlah yang dlakukan oleh tarkan otot atau keterampilan jasmani melainkan oleh pengalaman.

Bambang Dwi Ariyanto. maka masalah ketepatan waktu pasokan dan kecepatan pelayanan dapat memberi kepuasan bagi para konsumen. Apakah usaha di bidang manufaktur atau jasa. Perencanaan ini di lakukan sebagai langkah awal untuk mencapai kebersihan usaha itu diri. Selain itu juga diperlukan peraturan baku (SOP) yang memuat kewajiban dan hak-hak karyawan. seorang wirausahawan selayaknya melakukan perencanaan terlebih dahulu. sehingga dapat mengantisipasi peluang terjadinya kesalah pahaman antara pihak manajemen perusahaan dengan para karyawannya. maka secara tidak langsung akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KOMPETENSI VI MENGAMBIL RESIKO USAHA Untuk mendirikan suatu usaha. S. alam perencanaan ini terdiri dari langkah2 mengenai penetpan tujuan. 28 . Diantara resiko usaha tersebut dapat bersumber dari faktor internal maupun eksternal perusahaan. karena tentu saja pada masing2 jenis usaha tersebut memiliki strategi pengelolaan yang berbeda. strategi biaya yang di keluarkan bahkan sampai kebijakan-kebijakannya. Apabila pihak produsen kurang memanfaatkan perkembangan teknologi. * Resiko Eksternal Usaha a) Resiko Buyer/Supplier Dalam melakukan pemasaran hasil produksi perusahaan harus lebih berkonsentrasi kepada kwalitas layanan dan selalu melakukan kegiatan peningkatan kualitas dan kontinuitas kepada buyer potensial yang menjadi pelanggan perusahaan. yang pada akhirnya akan kalah dalam bersaing di pemasaran.terlebih dahulu seorang wirausahawan menentukan jenis usaha apa yang akan di jalankan. Selain masalah produksi. * Resiko Internal Usaha Dalam menjalankan usaha setiap perusahaan memerlukan perangkat untuk mendukung jalannya usaha tersebut diantaranya adalah sumberdaya berupa modal dan personil yang handal sesuai dengan kebutuhan. 1 RESIKO USAHA Dalam menjalankan kegiatan pembangunan dan pengembangan usaha tentunya akan menghadapi beberapa resiko yang dapat mempengaruhi hasil usahanya yang apabila tidak diantisipasi dan dipersiapkan penanganannya. disamping kondisi ekonomi makro juga cukup berpengaruh terhadap volume kegiatan usaha c) Resiko Perkembangan Teknologi Kemajuan teknologi yang pesat dapat membantu pihak pengelola dalam hal peningkatan kualitas dan kuantitas produksi. By. petunjuk pelaksanaan. Memburuknya kondisi perekonomian akan dapat mengakibatkan daya beli masyarakat menurun. sosial dan politik baik lokal.Pd. nasional maupun internasional dapat berakibat kurang baik terhadap dunia usaha pada umumnya. sasaran. Agar usaha dapat di kelola dg baik. b) Resiko Perekonomian Faktor resiko yang berasal dari luar kegiatan usaha antara lain disebabkan oleh kondisi ekonomi. Penyusunanan perencanaan yg matang ini merupakan salah satu pengelolaan usaha yang kemudian di lanjutkan dg pengorganisasian pengarahan dan pengendalian usaha.

Pd. Dalam menjaga hubungan itu pemerintah mengatur melalui berbagai peraturan. 29 . Hal ini bisa saja terjadi apabila perusahaan lalai dalam hal mengelola perijinan usahanya. ketepatan waktu supplier dan tingkat harga yang ditawarkan dipasaran. Terutama bidang usaha yang mempunyai hubungan timbal balik dengan lingkungan fisik (ekosistem) diantara dua atau lebih faktor-faktor lingkungan. f) Resiko Perubahan Peraturan dan Kebijakan Pemerintah Setiap usaha berhubungan dengan konsumen dan produsen yang mensupplai kebutuhan usahanya. perubahan peraturan atau kebijakan pemerintah yang secara langsung maupun tak langsung berkaitan bidang usaha bagi konsumen akhir dapat mempengaruhi kegiatan usaha perusahaan yang pada akhirnya akan mempengaruhi pendapatan perusahaan. antara lain: By. biologis. yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Dengan demikian patut diperhatikan bahwa pada setiap aktifitas kegiatan pembangunan. baik berupa pemeliharaan. Sejalan dengan itu. tentunya setiap bidang usaha perlu melakukan kegiatan fisik sewaktu melakukan kegiatan operasional. Hal ini berhubungan dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengusaha dalam menjalankan usahanya dan perlindungan terhadap hak-hak konsumen. 2 RESIKO LINGKUNGAN USAHA Evaluasi dan Penanganan Dampak Lingkungan Lingkungan hidup sesungguhnya merupakan suatu sistem yang sangat kompleks dan berbagai faktor. sosial. dan upaya menjalin keserasian hubungan timbal balik. Apabila perusahaan melakukan pelanggaran atas ketentuan yang berlaku maka terdapat kemungkinan sebagian atau seluruh ijin usaha perusahaan dapat dibekukan sementara. seperti faktor fisik. Kegagalan perusahaan dalam mengantisipasi peraturanperaturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah dapat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan produksi dan pemasarannya. S. g) Resiko Tidak Tercapainya Target Proyeksi Bila proyeksi produksi dan penerimaan yang dibuat tidak tercapai. Disamping itu. e) Resiko Persaingan Usaha Setiap usaha tidak terlepas dari persaingan bisnis dengan perusahaan lainnya yang bergerak pada bidang yang sama. ekonomi dan budaya. maka akan berakibat kepada kemampuan perusahaan dalam memberikan return (pengembalian) kepada investor maupun kepada pemegang saham serta keterlambatan dalam melunasi kewajiban pinjamannya sesuai dengan jadwal. Dalam hal ini setiap bidang usaha harus lebih mempertimbangkan masalah kualitas atau standar produk yang ditawarkan.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan d) Resiko Penghentian Ijin Usaha Persyaratan perijinan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk dapat melakukan kegiatan usaha. khususnya antara manusia dengan sumber daya alam berikut lingkungan hidupnya tidak dapat diabaikan begitu saja. Agar tidak menyebabkan terjadi perusakan lingkungan maka kegiatan usaha hendaknya tetap diarahkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. ataupun dicabut sehingga dapat menghambat dan atau mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi. kimiawi. Bambang Dwi Ariyanto. Berbagai jenis tindakan manusia terhadap lingkungan tersebut dapat melahirkan dampak Iingkungan yang kompleks pula.

Kegiatan usaha yang direncanakan akan tetap disesuaikan dengan ketentuan yang sudah disetujui oleh instansi pemerintah yang terkait. By. baik menurut jenisnya. yaitu melalui pemahaman secara menyeluruh terhadap hubungan antara manusia dengam alam lingkungan hidupnya. Adapun hasil pengevaluasian terhadap penanganan dampak lingkungan adalah dimaksudkan untuk: a) Dapat diketahui seberapa besar pengaruh dampak yang akan ditimbulkan sehubungan dengan kegiatan proyek yang akan direncanakan. yang secara tepat dan pasti dapat menentukan bobot dampak lingkungan yang paling mengancam terhadap lingkungan sekitarnya. 30 . agar hal tersebut perlu dipahami secara umum. berikut pencegahan dampak yang bersifat merugikan menurut tingkat intensitas kejadiannya. b) Mampu memberi masukan mengenai cara-cara terbaik untuk memperkecil pengaruh dampak lingkungan seandainya hal tersebut sukar atau tidak dapat dihindari. Mencakup prakiraan dampak berikut alternatif penanganan.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan a. Hubungan di antara keduanya akan terjadi interaksi yang sangat kuat dan membentuk suatu sistem ekologis. Mengingat kedudukan dan kegiatan usaha. b) Mampu mengajukan tanggapan bahwa pengajuan saran/usulan pencegahan bagi kemungkinan terjadinya dampak lingkungan yang lebih besar dari akibat kegiatan operasional usaha. yang menggambarkan kemungkinan yang akan timbul akibat kegiatan usaha tersebut. maka perlu dilakukan identifikasi lingkungan secara tersendiri sebab setiap lingkungan usaha adalah merupakan suatu lingkungan alam yang terdiri dari unsur alam dan manusia berada didalamnya. Evaluasi penanganan dampak lingkungan ini akan memberikan gambaran bagi upaya pemecahan masalah yang mungkin timbul sebagai akibat dari kegiatan proyek. baik yang bermukim disekitar wilayah kegiatan usaha. termasuk pengendalian elemen-elemen yang mendorong proses percepatan kegiatannya. Bambang Dwi Ariyanto. c) Besarnya dampak lingkungan yang ditimbulkan tersebut akan dapat diperkirakan. Selanjutnya dengan cara pengendalian tersebut akan dapat dimanfaatkan hasilnya dalam perencanaan berikutnya.Pd. Demikian juga dengan dikembangkannya usaha di atas. bahan sebagai acuan atau pedoman didalam melakukan tahapan operasional serta pada tahap pengelolaan kegiatanya. yaitu: a) Mampu memberikan informasi kepada masyarakat sedini mungkin. yang menyediakan sumber daya yang memiliki serba keterbatasan. ekonomi dan budaya masyarakat yang ada disekitarnya. b. Dengan demikian evaluasi penanganan dampak lingkungan akan mencakup mengenai elemen analisa dampak. arah pedoman pemecahan masalah. Dampak kelestarian hubungan ekosistem yang serasi dan seimbang antara manusia sebagai pengguna sumber daya alam dengan lingkungannya. berarti akan terjadi suatu perubahan/penambahan kegiatan baru yang secara langsung dan tak langsung akan turut mempengaruhi kegiatan fisik. sosial. c) Kesemuanya itu kemudian dijadikan sebagai suatu cara atau isyarat pemberi tanda bahaya. c. S. kualitas dan kuantitasnya. sehingga langkah-langkah pencegahan sedini mungkin dapat dilakukan.

Model keputusan probabilistik . yg jelas harus alternatif yg terbaik (the best alternative)  terletak dlm perumusan berbagai alternatif tindakan sesuai dg yg sedang dlm perhatian & dlm pemilihan alternatif yg tepat.Pd.Model Inventori .pembatasan-pembatasan suatu negara berupa “quota” 2.Model “network” . .Model Antrian probabilistik Analisis keputusan dlm keadaan ketidakpastian Teori permainan (game theory) Ada risiko (Risk) Probabilistik Tdk ada kepastian (Uncertainty) Ada konflik (Conflict) Tak diketahui Tergantung tindakan lawan By. 31 . Analisis persoalan (Problem Analysis) : dari pola pikir sebab-akibat 3.Linear Programming . mengenai peristiwa yg mungkin terjadi & yg dapat terjadi Inti pengambilan keputusan:  berarti memilih alternatif.mutu barang rendah . Bambang Dwi Ariyanto.Model Transportasi .alam .Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KOMPETENSI VII MEMBUAT KEPUTUSAN Teori pengambilan keputusan dengan Pola dasar berpikir dalam konteks organisasi: 1. setelah suatu evaluasi/penilaian mengenai efektifitasnya dlm mencapai tujuan yg dikehendaki pengambil keputusan Lingkungan situasi keputusan: 1.Model Penugasan . Analisis persoalan potensial (Potential Problem Analysis) : didasarkan pada perhatian kita mengenai peristiwa masa depan.Model Inventori probabilistik . lingkungan eksternal: . Analisis keputusan (Decision Analysis) : didasarkan pada pola berpikir mengambil pilihan 4.pelayanan konsumen tdk memuaskan .Model Antrian .kurangnya promosi . S. Penilaian situasi (Situational Approach) : untuk menghadapi pertanyaan “apa yg terjadi?” 2. lingkungan internal.sales/agen tdk bergairah Beberapa teknik yg digunakan dlm pengambilan keputusan: Situasi keputusan Ada kepastian (Certainty) Pemecahan Deterministik Teknik .politik .ekonomi .budaya .sosial .

Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Beberapa teknik yg digunakan dlm pengambilan keputusan:    Certainty: Jika semua informasi yg diperlukan untuk membuat keputusan diketahui secara sempurna & tdk berubah Risk: Jika informasi sempurna tidak tersedia. Memilih alternatif yg terbaik 6. tidak ada hubungannya dg pengalaman sebelumnya 6. Cari alternatif tindakan 4. Bambang Dwi Ariyanto. alokasi modal. Penekanan pd perencanaan & pencapaian tujuan jangka panjang memerlukan pengambilan keputusan dg data hasil ramalan (forecast data)  By. bahkan menjadi sangat penting 5. Persoalan manajemen sangat kompleks. sasaran bagi keputusan 3. mengembangkan kriteria khusus untuk mencapai tujuan. risk & uncertainty yg aktif hanya pengambil keputusan Tujuan analisis keputusan (Decision Analysis): Mengidentifikasi apa yg harus dikerjakan. S. Teknologi yg digunakan suatu perusahaan semakin lama semakin canggih 2. mencakup banyak faktor (ex: produksi & pengendalian mutu. Kumpulkan informasi yg relevan 3. Persoalan manajemen bukan hanya kompleks. pernyataan keputusan 2. Persoalan yg dihadapi manajer sering baru sama sekali. Laksanakan keputusan & evaluasi hasilnya Peranan ilmu manajemen dlm peng kep disebabkan oleh bbrp faktor: 1. pengolahan informasi konsumen. Makin berkurangnya persediaan energi & material kritis lainnya. mengevaluasi alternatif yg tersedia yg berhubungan dg kriteria & mengidentifikasi risiko yg melekat pd keputusan tsb Unsur-unsur analisis keputusan: 1. dll) 4. 32 . tetapi tanpa mengetahui probabilitasnya masing-masing Certainty Risk Uncertainty Conflict: Jika kepentingan dua/lebih pengambil keputusan berada dlm pertarungan aktif diantara kedua belah pihak. Rumuskan / definisikan persoalan keputusan 2. sementara keputusan certainty. alternatif 4. Analisis alternatif yg feasible 5. tetapi seluruh peristiwa yg akan terjadi besarta probabilitasnya diketahui Uncertainty: Jika seluruh informasi yg mungkin terjadi diketahui. sehingga perlu dikelola secara efisien 3. manajemen modal kerja. konsekuensi pilihan Langkah-langkah dlm pengambilan keputusan manajemen: 1.Pd.

faktor sosial.manajemen modal & material yg efektif . perubahan situasi pasar. berarti sangat pesimis/optimis 0 (MAXIMIN) Atau a : optimis 1-a : pesimis Kelemahan: sulit menentukan nilai a yang tepat mengabaikan beberapa informasi yang tersedia (ex: prospek ekonomi sedang diabaikan) E. Peningkatan perhatian pd perilaku kelompok 6. sehingga hasil keputusan dikalikan dengan koefisien optimistic untuk mengukur optimisme pengambil keputusan. berarti optimis total (MAXIMAX) a : 0. selera konsumen. S. Kriteria MINIMAX REGRET / PENYESALAN (L. energi & material yg efisien 7. atau memilih nilai minimum dari regret maksimum. Kriteria-kriteria yang digunakan dalam kondisi ini adalah: A. Dalam suasana ketidakpastian pengambil keputusan sadar akan hasil-hasil alternatif dalam bermacam-macam peristiwa.Pd. Kriteria LAPLACE / BOBOT YANG SAMA (Equal Likelihood) Asumsi: semua peristiwa mempunyai kemungkinan yang sama untuk terjadi Contoh: Kasus By. Kriteria MAXIMIN / WALD (Abraham Wald) Kriteria untuk memilih keputusan yang mencerminkan nilai maksimum dari hasil yang minimum Asumsi: pengambil keputusan adalah pesimistik /konservatif/risk avoider tentang masa depan Kelemahan: tidak memanfaatkan seluruh informasi yang ada.J. lingkungan. dimana koefisien optimisme (a) = 0  a  1 Dengan a : 1. yang merupakan cirri pengambil keputusan modern B. pesaing.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan Management Science akan berperan dlm hal: 1. cocok bagi investor yang risk taker Kelemahan: mengabaikan banyak informasi yang tersedia C. dll) KEPUTUSAN DALAM UNCERTAINTY (KETIDAKPASTIAN) Pengambilan keputusan dalam ketidakpastian menunjukkan suasana keputusan dimana probabilitas hasil-hasil potensial tidak diketahui (tak diperkirakan). Pengambilan keputusan berdasarkan informasi & analisis 3. Pengambilan keputusan untuk tujuan ganda 4. situasi internasional. 33 . namun pengambil keputusan tidak dapat menetapkan probabilitas peristiwa. Penekanan yg meningkat pd produktivitas: .produktivitas SDM . Lebih beraksi dg faktor eksternal (ex: pemerintah. Kriteria HURWICZ / kompromi antara MAXIMAX dan MAXIMIN (Leonid Hurwicz) Kriteria dimana pengambil keputusan tidak sepenuhnya optimis dan pesimis sempurna. Bambang Dwi Ariyanto. Manajemen ttg segala kemungkinan yg lebih sistematis 8. Pengambilan keputusan berdasarkan tujuan 2.proses pengambilan keputusan yg efisien 5. dimana: Jumlah regret/opportunity loss = Pay off max – pay off alternatif pd peristiwa tertentu D. Savage) Kriteria untuk menghindari penyesalan yang timbul setelah memilih keputusan yang meminimumkan maksimum penyesalan/keputusan yang menghindari kekecewaan terbesar. ekonomi. Kriteria MAXIMAX (Vs MAXIMIN) Krietria untuk memilih alternatif yang merupakan nilai maksimum dari pay off yang maksimum Asumsi: pengambil keputusan adalah optimistic. Manajemen modal.

34 . dan ini bukan suatu kebetulan karena kedua metode ini selalu memberikan hasil yang sama. S. N-persons games 2. Pengelompokan Game Theory: 1. c. Fokus pembahasan: 5. Two-persons.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan KEPUTUSAN DALAM SUASANA RISK ( DENGAN PROBABILITA ) Tahap-tahap: 1. Diawali dengan mengidentifikasikan bermacam-macam tindakan yang tersedia dan layak 2. Kriteria Utility dalam suasana risk EV max / EOL min tidak selalu digunakan sebagai pedoman dalam mengambil keputusan. Expected Value of Perfect Information (EVPI) Merupakan perluasan dari criteria EV dan EOL. yang rasional. Pay off untuk suatu tindakan dan peristiwa tertentu ditentukan Teknik yang digunakan: a. dengan menggunakan teori Bayes. Hanya criteria ini sangat tergantung pada perkiraan probabilita yang akurat. hal ini terjadi karena: 1. Orang lebih memilih mendapatkan/memperoleh rejeki nomplok daripada mempertahankan sedikit yang dimiliki PERSOALAN INVENTORI SEDERHANA DALAM KEADAAN ADA RISIKO Kriteria nilai harapan (expected value) yang telah digunakan di atas juga diterapkan untuk memecahkan persoalan inventori sederhana. Peristiwa-peristiwa yang mungkin dan probabilitas terjadinya harus dapat diduga 3. Expected Opportunity Loss ( EOL ) Untuk meminimumkan kerugian yang disebabkan karena pemilihan alternatif keputusan tertentu. Cooperative games b. e. Berdasarkan Strategi yang dipilih: a. Non cooperative games 4. zero and constan sum games 6. EVPI sama dengan EOL minimum (terbaik). karena EOL mengukur selisih EV terbaik keputusan dalam suasana risk dan certainty. Keputusan yang direkomendasikan criteria expected value dan expected opportunity loss adalah sama. Non zero and non constan sum games 3. Orang lebih memilih terhindar dari musibah potensial daripada mewujudkan keuntungan dalam jangka panjang 2. d. tanggap dan bertujuan memenangkan persaingan/kompetisi. perhatikan contoh soal berikut: GAME THEORY (Pengambilan Keputusan Dalam Suasana Konflik) Adalah memusatkan analisis keputusan dalam suasana konflik dimana pengambil keputusan menghadapi berbagai peristiwa yang aktif untuk bersaing dengan pengambil keputusan lainnya. berdasarkan Jumlah Pemain: a. Asumsi dalam game theory: By. Untuk lebih jelasnya. sehingga cukup salah satu yang dipakai.Pd. Expected Value (Nilai Ekspektasi) b. Two-persons games b. Expected Value of Sample Information (EVSI) Merupakan harapan yang diinginkan dengan tambahan informasi untuk dapat mengubah /memperbaiki keputusan. Bambang Dwi Ariyanto. Zero and constan sum games b. tergantung tujuannya. Berdasarkan Jumlah Pay off: a. atau dengan kata lain informasi yang didapat pengambil keputusan dapat mengubah suasana risk menjadi certainty (membeli tambahan informasi untuk membantu pembuat keputusan).

Peranan Dominasi Suatu strategi dikatakan mendominasi apabila selalu menghasilkan pay off lebih tinggi dibandingkan dengan strategi yang lain. Pendekatan EV / EG (expected Gain) b. Probabilita berlaku bagi setiap siapa saja dalam system 3. maka games itu merupakan “pure strategy” 2. Asumsi: 1.Kewirausahaan Kelas X SMK Semua Jurusan a. maka disebut matriks games mempunyai saddle point atau value of games senilai saddle point tersebut. Aturan dominasi dapat diterapkan untuk mengurangi ukuran matriks sebelum analisis terakhir untuk menentukan solusi optimum. tetapi memberikan informasi probabilita situasi keputusan yang dapat membantu pengambil keputusan untuk membuat keputusannya. Probabilita baris berjumlah sama dengan 0 2. Bila setiap pemain tidak berkeinginan merubah satu strategi yang telah dipilih. Pendekatan EOL c. Probabilita konstan sepanjang waktu 4. 35 . Setiap pemain mengetahui dengan tepat pay off setiap kemungkinan kombinasi strategi yang tersedia. Prinsip Maximin dan Minimax Karena nilai maximin = minimax. S. Menentukan nilai permainan ANALISIS MARKOV Analisis ini tidak memberikan keputusan rekomendasi. 3. Strategi yang didominasi dapat dibuang dari matriks pay off karena pemain tidak pernah memilihnya. Caranya: 1. Konsep dominasi berguna untuk matriks pay off ukuran besar. Merupakan kejadian-kejadian yang berdiri sendiri (independen) Contoh: kasus By. Mixed Strategy Menentukan probabilitas (kemungkinan) strategi yang ada yang digunakan dalam pertarunngan (kalau tidak ada “pure strategy/tidak ada saddle point”) Caranya: a. dengan kata lain bahwa analisis markov bukan merupakan teknik optimasi. tetapi merupakan teknik deskriptif yang menghasilkan informasi probabilita.Pd. Bambang Dwi Ariyanto.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful