BAB III TATA TERTIB PESERTA,DEWAN HAKIM dan PROTES

Pasal 4 TATA TERTIB PESERTA LOMBA Peserta lomba adalah santri TK Al qur’an,Taman Pendidikan Al qur’an dan Ta’limul Qur’an lil Aulad utusan Lembaga Wilayah yang telah memenuhi syarat-syarat/ ketentuan umum dan telah terdaftar di Panitia FASI VIII serta senantiasa mentaati tata tertib sebagai berikut : 1.Persiapan (sebelum) tampil : a.Peserta lomba sudah berada di arena lomba 30 menit sebelum acara dimulai dan didampingi oleh Lembaga Wilayah yang sudah diberi mandat. b.Peserta lomba dipanggil berdasarkan nomor undian yang bersangkutan. c.Peserta yang belum hadir pada saat pemanggilan pertama (setelah tiga kali pemanggilan), maka akan dipanggil pada urutan terakhir. Dan apabila pemanggilan pada urutan terakhir pun belum hadir juga, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur. d.Peserta lomba diperkenankan memakai pakaian khas daerah, pakaian seragam TKA/ TPA/ TQA atau pakaian yang secara khusus dibuat untuk acara FASI. e.Peserta lomba masuk dan keluar arena lomba melalui jalan/ pintu sebagaimana yang telah ditetapkan Panitia. f.Peserta lomba dilarang meninggalkan arena lomba tanpa seizin Dewan Hakim atau koordinator lomba masing-masing. 2.Ketika Tampil a.Peserta tidak perlu mengucapkan salam baik di awal maupun di akhir penampilan untuk semua cabang lomba kecuali lomba pidato. b.Khusus untuk cabang lomba tartil, tilawah dan tahfidz, bacaan dimulai dengan ta’awudz dan diakhiri dengan tashdiq ( tanpa mengucap salam di awal dan di akhir ). c.Penentuan Maqro’ : 1)Tartil TKA dan TPA a)Pada babak penyisihan maqro dapat diambil pada saat technical meeting. b)Pada babak final maqro dapat diambil 30 menit sebelum lomba dimulai. 2)Tilawah TQA a)Pada babak penyisihan maqro dapat diambil pada saat technical meeting dengan ketentuan sebagai berikut : *QS.Al Baqarah, dimulai ayat 254 *QS.An Nahl dimulai ayat 66 *QS.Al Mu’minun dimulai ayat 23

Apabila protes dilakukan dengan memenuhi ketentuan diatas. Dilakukan secara tertulis yang disertai uang Rp 250. 7. maka Koordinator Lomba wajib memberikan tanggapan atas protes tersebut.Pengajuan protes hanya dapat dilakukan oleh Ketua official cabang lomba yang bersangkutan. Isi protes disidangkan melalui musyawarah panitia bersama Dewan Hakim. 3. 8. 6.Pada saat menjalankan tugas. 2.Setiap anggota Dewan Hakim wajib mengikuti sidang-sidang Dewan Hakim baik sidang Pleno ( sidang bersama ) yang dipimpin oleh Koordinator lomba.Dewan Hakim wajib memakai tanda pengenal khusus Dewan Hakim.Setiap anggota Dewan hakim wajib menjalankan tugasnya sesuai dengan norma. kriteria penilaian yang berlaku.*QS. Pasal 5 TATA TERTIB DEWAN HAKIM 1.000 ( dua ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ) untuk tiap cabang/ jenis lomba. 4.Setiap anggota Dewan Hakim wajib menghormati dan menjunjung tinggi keputusan Dewan Hakim tentang hasil akhir lomba masing-masing serta wajib merahasiakannya sampai pengumuman pemenang dibacakan.Hal–hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian (apabila diperlukan) dengan berdasar pada asas musyawarah mufakat. Formulir protes disediakan Panitia.Lukman dimulai ayat 1 *QS. 5. setiap anggota Dewan Hakim dilarang merokok dan meninggalkan tempat tanpa seizin Ketua Dewan Hakim masing-masing cabang lomba. Jawaban atas protes tersebut disampaikan secara tertulis pula yang .Dewan Hakim harus berpakaian Muslim & Muslimah.Dewan Hakim harus sudah siap di arena lomba 15 menit sebelum lomba dimulai. 2. serta berlaku adil dan tidak memihak. Pasal 6 PROTES 1. 3. peserta harus menyerahkan maqro yang akan dibaca minimal satu jam sebelum tampil.Protes hanya dilakukan apabila terjadi hal-hal yang dianggap melanggar tata tertib lomba.Al-Fath dimulai ayat 27 b)Pada babak final. maupun sidang-sidang masing-masing cabang lomba.Al Isra dimulai ayat 78 *QS.

Cerdas Cermat Al-Qur’an 6. Pidato Bahasa Inggris 8. 4. Lagu-lagu Islami (Nasyid) 4. Tilawah Al-Qur’an 2. Tartil Al Qur’an 2. Adzan dan Iqomah 3. . Ikrar dan Puitisasi Terjemahan Al-Qur’an 5. Kaligrafi 6. Hafalan (Tahfidz) Juz’Amma 3. Adzan dan Iqomah 3. PESERTA dan SISTEM PENILAIAN Pasal 7 JENIS LOMBA TKA 1. Juara I di tingkat Lembaga Wilayah. Ikrar dan Puitisasi Terjemahan Al-Qur’an 5.Peserta : 1)Santri TKA Putra dan Putri. Tarjamah Lafdziyah 4. Pidato Bahasa Indonesia Pasal 8 PESERTA MATERI LOMBA DAN SISTEM PENILAIAN 1. Lagu-lagu Islami (Nasyid) 4. Mewarnai Gambar 7. Pidato Bahasa Arab 7.TARTIL AL-QUR’AN a. Pidato Bahasa Indonesia TQA 1. Pidato Bahasa Indonesia TPA 1. Cerita Islami 5. Cerdas Cermat Al-Qur’an 6.ditandatangani oleh koordinator Lomba dan ketua/ sekretaris Panita. BAB IV JENIS LOMBA. Tartil Al Qur’an 2. Mewarnai Gambar 7.Pihak yang memprotes harus dapat menerima apapun yang menjadi ketetapan panitia.

Bidang 1. Tajwid Nilai Maksimal 35 Nilai Minimal 20 2. Bidang suara dan irama Nilai Maksimal 30 Nilai Minimal 10 Jumlah Nilai Maksimal 100 Jumlah Nilai Minimal 50 .2)Santri TPA Putra dan Putri. Juara I di tingkat Lembaga Wilayah. Fashahah dan adab Nilai Maksimal 35 Nilai Minimal 20 3. terdiri dari: a)Makharijul huruf .20. membaca ayat antara Juz 1 .Sistem Penilaian: Pelaksanaan lomba dinilai oleh 3 orang hakim sesuai dengan bidang dan keahliannya masingmasing yang diatur sebagai berikut : 1)Bidang Tajwid. terdiri dari : a)Al waqfu wal ibtida’ ( ‫) ءادتبالاو فقولا‬ b)Muro’atul Huruf wal Harokat ( ‫) تاكرحلاو فورحلا ةعارم‬ c)Mura’atul Huruf wal ayat ( ‫) تايال او فورحلا ةعارم‬ d)Adabut Tilawah ( ‫) ةو التلا ب د ا‬ 3)Bidang suara dan irama. (‫) فورحلا جر اخم‬ b)Sifatul huruf.10.Materi Lomba : 1)TKA. terdiri dari : a)Keindahan suara b)Irama dan variasi c)Keutuhan dan tempo bacaan d)Pengaturan nafas e)Jumlah lagu f)Lagu pertama dan penutup 4)Aspek dan Score Penilaian : No. c. 2)TPA. ( ‫) فورحلا ماكحا‬ d)Ahkamul Mad Wal Qoshr ( ) 2)Bidang Fashahah dan adab. waktu 5 menit. membaca ayat antara Juz 11 . b. ( ‫) فورحلا ت افص‬ c)Ahkamul huruf. waktu 5 menit.

tingkat Provinsi dan tingkat Nasional. Dan FASI VIII Tingkat Nasional insya Allah akan diselenggarakan pada tahun 2011 di Kalimantan Timur. BAB I PENDAHULUAN Bismillahirahmanirrahim Festival Anak Saleh Indonesia ( FASI ) merupakan pagelaran lomba kreatifitas santri berprestasi.Sebagai media evaluasi kualitas santri di seluruh Indonesia yang selanjutnya akan menjadi umpan balik perbaikan kurikulum termasuk proses pembelajaran. 2 dan 3 dapat ditentukan oleh kesepakatan Dewan Hakim. Wilayah dan Daerah. Untuk mengetahui santri unggulan di Tingkat Nasional. secara bersama-sama melalui Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) yang diselenggarakan pada Desember 2009 di Sawangan Golf Depok Jawa Barat merumuskan dan mengesahkan Panduan FASI VIII.Sebagai wahana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan profesionalisme di setiap jenjang kelembagaan dalam upaya meningkatkan fungsi LPPTKA. paling tidak memiliki fungsi utama.5) Jenis kesalahan-kesalahan : a)Salah dalam bacaan di katagorikan sebagai kesalahan Jally b)Salah dalam tajwid dan fashahah dikatagorikan sebagai kesalahan khafi c)Kesalahan-kesalahan lain di luar poin 1 dan 2 dikatagorikan sebagai kesalahan biasa d)Penilaian terhadap kesalahan sebagaimana dimaksudkan pada poin 1. 2.Sebagai media untuk memperkokoh silaturahim fungsional dalam upaya menopang Ukhuwah Islamiyah terutama di kalangan pengurus LPPTKA BKPRMI. maka FASI VIII diselenggarakan secara berjenjang. Dan panduan ini menjadi acuan yang sah untuk pelaksanaan FASI VIII LPPTKA BKPRMI di semua jenjang penyelenggaraan. guru dan santri TK/TP Al qur’an. dan Ta’limul Qur’an lil Aulad. tingkat Kota/ Kabupaten. para pengelola. baik santri Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an. maka seluruh Pengurus LPPTKA Tingkat Nasional. Diselenggarakan oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia ( LPPTKA BKPRMI ). mulai dari tingkat Kecamatan. yakni : 1. Acara tiga tahunan ini. ( Alternatif tempat ) Guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan FASI VIII yang lebih baik dari FASI sebelumnya. . Taman Pendidikan Al-Qur’an dan santri Ta’limul Qur’an Lil Aulad. seluruh aktivis BKPRMI dan seluruh komponen bangsa yang mencintai Al-Qur’an dan pemerhati serta menyayangi anak-anak. 3.

(informasi secara lengkap menyusul kemudian).Santri TQA. 7.Identitas peserta dilengkapi dengan surat keterangan dari Kepala Unit TKA. kerja tuntas dan kerja mawas serta kerja tuntas.Santri TKA. SANKSI DAN DEWAN HAKIM Pasal 1 PESERTA LOMBA 1.Bagi peserta lomba (santri TKA.Keabsahan mengenai usia peserta dilampiri dengan foto copy Akte Kelahiran/ Surat Kenal Lahir dan atau Ijazah yang mereka miliki dengan memperlihatkan aslinya pada saat daftar ulang. maka peserta yang akan dikirim adalah Juara II ( dua ) atau Juara III ( tiga ) dst. 8. kemudian dilaksanakan oleh semua komponen yang terlibat dengan kerja ikhlas. usia maksimal 7 tahun pada tanggal 1 Juli 2011. Apabila Juara I ( satu ) tidak bisa mengikuti FASI.Peserta Lomba belum pernah menjadi Juara 1 (satu) pada FASI Nasional sebelumnya pada jenjang unit dan bidang lomba yang sama. kerja cerdas.Peserta lomba adalah Juara I FASI VIII Tingkat Wilayah ( Dati I ) dari berbagai bidang lomba yang telah ditentukan oleh LPPTKA BKPRMI Pusat/ Panitia Nasional. sebagai lampiran dari mandat yang dikeluarkan oleh Dirwil LPPTKA BKPRMI yang bersangkutan. 3. usia maksimal 12 tahun pada tanggal 1 Juli 2011. dengan mempertimbangkan resiko gugur sebagaimana Bab III poin 1c.TPA atau TQA asal santri belajar.TPA dan TQA dari seluruh Indonesia 2.Santri TPA.Semoga dengan panduan yang jelas. c. TPA dan TQA ) yang tidak memenuhi ketentuan umum .Peserta lomba adalah santri TKA. ( lihat bab IV tentang ketentuan jumlah peserta ).Untuk semua cabang lomba ( perorangan maupun group ) masing-masing wilayah hanya boleh mengirimkan 1 ( satu ) orang peserta/ 1 group.Usia peserta diatur sebagai berikut : a. BAB II KETENTUAN UMUM PESERTA.Pendaftaran Peserta : a. diharapkan FASI VIII berjalan sukses. Pasal 2 SANKSI–SANKSI 1. usia maksimal 15 tahun pada tanggal 1 Juli 2011. b. 4. 5.Peserta boleh merangkap maksimal dua cabang lomba baik pada tingkat kategori yang sama maupun berbeda selama persyaratan usia terpenuhi. b.Peserta lomba utusan Wilayah didaftar secara kolektif oleh Pengurus Wilayah 1 (satu) bulan sebelum waktu penyelenggaraan. 6.

2. Lembaga Daerah dan Kecamatan diserahkan kepada kebijaksanaan di tingkat Lembaga masing-masing. Pasal 3 DEWAN HAKIM 1.Apabila telah terlanjur menjadi juara.Kegiatan Dewan Hakim untuk seluruh bidang lomba dikoordinir oleh seorang Koordinator Dewan Hakim.Sedangkan rekutmen anggota Dewan Hakim di tingkat Lembaga Wilayah. Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook .Anggota Dewan Hakim di semua jenis lomba dan tingkatan ( baik perorangan maupun group) untuk tingkat Nasional direkrut dari berbagai Lembaga dan atau organisasi bertaraf Nasional dan profesional dalam bidangnya masing-masing. 2.Apabila santri yang bersangkutan telah terlanjur mengikuti lomba. Sedangkan untuk penjurian setiap bidang lomba dipimpin oleh seorang Ketua Dewan Juri cabang Lomba. kemudian peserta yang mendapat rangking berikutnya otomatis akan naik peringkat. maka santri tersebut dinyatakan gugur dan tidak boleh mengikuti lomba tahap berikutnya. 3.sebagaimana ditetapkan oleh lembaga ( panitia ) maka akan ditolak menjadi peserta. maka kejuaraannya akan dicabut ( didiskualifikasi ).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful