BUDIDAYA DAN PROSPEK LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DI KOTA PONTIANAK

Reyna Dhinar Sukowati
1)

1) Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fak Pertanian Universitas Jember, Jember, email: reynads@ymail.com

ABSTRACT
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan berpotensi serta sangat strategis untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian. Komoditas lidah buaya adalah salah satu peluang investasi di sektor pertanian yang dikembangkan dewasa ini. Lidah buaya merupakan komoditas unggulan andalan Kalimantan Barat yang memiliki keunggulan komparatif, terutama di Kota Pontianak. Lidah buaya sudah dikenal sejak dahulu merupakan tanaman yang kaya akan manfaat. Kandungan dalam lidah buaya yang merupaknan komposisi terbesar dari gel lidah buaya adalah air, yaitu 96 %. Pada budidaya lidah buaya, terdapat empat faktor yang sangat terkait, antara lain: penyediaan bibi, jarak tanam, penanaman, dan pemeliharaan. Lidah buaya termasuk tanaman fungsional, karena semua bagian tanaman dapat digunakan yaitu daun, eksudat dan gel. Beberapa manfaat dan khasiat lidah buaya antara lain dapat dimanfaatkan untuk membantu melancarkan saluran pencernaan, sulit buang air besar, batuk, radang tenggorokan, diabetes melitus meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi cacingan dan menyembuhkan luka. Potensi lidah buaya sangat besar, sayangnya salah satu komoditi yang mempunyai keunggulan komparatif tersebut belum diusahakan secara optimal padahal peluang lahan masih sangat luas. Mengingat manfaat dan nilai ekonomis yang cukup tinggi maka diharapkan pengembangan lidah buaya semakin ditingkatkan. Adapun pengembangan lidah buaya salah satunya yang dapat dilakukan yaitu peningkatan nilai ekonomis bagi lidah buaya yang juga perlu diperhatikan dengan cara menciptakn industri besar ataupun kecil dan diversifikasi produk olahan dengan bahan baku lidah buaya yang semakin berkembang dewasa ini. Keywords: Lidah Buaya, Pontianak, Kandungan lidah buaya, Manfaat dan Khasiat. Budidaya. Diversifikasi 1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sumber daya alam merupakan sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat dimana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan, dan lainnya. Sumber daya alam merupakan salah satu modal dasar pembangunan. Sebagai modal dasar, sumber daya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya dengan cara tidak merusak. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan berpotensi serta sangat strategis untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian dan merupakan salah satu negara bahari. Hal tersebut didukung dengan letak Indonesia yang berada di daerah tropis, dimana sepanjang tahun mendapatkan penyinaran sinar matahari yang cukup serta suhu dan iklim yang mendukung dalam pengembangan usaha pertanian. Oleh karenanya Indonesia dikenal sebagai negara agraris sebab sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Pertanian Indonesia mampu menghasilkan berbagai jenis produk, baik itu komoditas tanaman pangan, hortikultura, perkebuanan, kelautan, dan kehutanan. [10] Pertanian adalah suatu jenis kegiatan produksi yang berlandaskan proses pertumbuhan dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Pertanian dalam arti sempit dinamakan pertanian rakyat sedangkan pertanian dalam arti luas meliputi pertanian dalam arti sempit, kehutanan, peternakan, dan perikanan. Semua itu merupakan hal yang penting. Secara garis besar, pengertian pertanian dapat diringkas menjadi empat komponen yang tidak terpisahkan. Keempat komponen yang ada di dalam pertanian tersebut meliputi: (1). Proses produksi; (2). Petani atau pengusaha; (3). Tanah tempat usaha; (4). Usaha pertanian (farm business). Pertanian dapat diberikan dalam arti terbatas dan arti luas. Dalam arti terbatas, pertanian adalah pengolahan tanaman dan lingkungannya agar memberikan suatu produk. Pertanian yang baik ialah pertanian yang dapat memberikan produk jauh lebih baik daripada apabila tanaman, ternak, atau ikan tersebut dibiarkan hidup secara alami.[6] Bidang pertanian dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu komoditas tanaman pangan, komoditas tanaman hortikultura, dan komoditas perkebunan. Komoditas tanaman pangan dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu komoditas beras (padi sawah, padi gogo) dan komoditas palawija (jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ketela pohon, dan ketela rambat). Komoditas tanaman hortikultura terdiri dari tanaman buah,

artinya jenis dan mutu produk yang akan dihasilkan didasarkan atas permintaan pasar. dan efisien. merupakan tanaman yang telah lama dikenal oleh masyarakat sebagai tumbuhan obat yang biasa ditanam di pekarangan rumah. memperluas kesempatan kerja dan mendorong pemerataan kesempatan berusaha. Pembangunan pertanian sebagai salah satu unsur penting dari pembangunan nasional memainkan peranan yang strategis dalam meningkatkan gerak pembangunan. (3) besarnya penduduk yang menggantungkan hidupnya pada sektor ini. Dewasa ini tanaman lidah buaya terkenal sebagai bahan baku kosmetika. sementara sektor lain pertumbuhannya negatif. Pengembangan sektor agribisnis sendiri diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan petani. Menyikapi kondisi tersebut maka perlu ada gerak yang lebih dinamis dari pembangunan pertanian Indonesia. Potensi pertanian besar namun mayoritas dari petani banyak yang termasuk golongan miskin adalah sangat ironis terjadi di Indonesia.tanaman sayuran. tanaman hias. meningkatkan pendapatan petani. Visi pembangunan pertanian nasional masa depan adalah membangun pertanian modern yang berbudaya industri dalam rangka membangun industri pertanian berbasis pedesaan. Berbicara mengenai pengembangan pertanian maka kajian tiddak akan terlepas dari visi dan misi pembangunan pertanian. peranan sektor pertanian dalam pembangunan di Indonesia tidak diragukan lagi. dan secara tradisional bermanfaat untuk melebatkan dan menghitamkan rambut. tetepi harus memberikan prioritas terhadap komoditi yang lain. apalagi semenjak sektor pertanian ini menjadi penyelamat perekonomian nasional karena justru pertumbuhannya meningkat.). Dengan sistem agribisnis pembangunan pertanian dihela oleh pasar. mulai beragamnya kegunaan lidah buaya sebagai bahan baku obat dan kosmetika menyebabkan nilai guna tanaman ini semakin meningkat. maju. tanaman buah. Beberapa alasan yang mendasari pentingnya pertanian di Indonesia : (1) potensi sumberdayanya yang besar dan beragam. bukan tanaman utama. meningkatkan ekspor. GBHN-pun telah memberikan amanat bahwa prioritas pembangunan diletakkan pada pembangunan bidang ekonomi dengan titik berat pada sektor pertanian. Hal ini didasarkan karena pada saat ini ada kecenderungan di masyarakat untuk beralih konsumsi ke bahanbahan alami. Pembangunan pertanian diarahkan untuk meningkatkan produksi pertanian guna memenuhi kebutahan pengan maupun kebutuhan industri dalam negeri. bahan baku industri dan sumber pendapatan petani. Komoditas lidah buaya adalah salah satu peluang investasi di sektor pertanian. . Di samping itu.[1] Salah satu industri pengolahan hasil pertanian dan termasuk komoditas hortikultura yang sekarang ini sedang marak dikembangkan adalah industri pengolahan komoditas lidah buaya. Menurut Lestari (2002) perkembangan agribisnis atau agroindustri memberikan gambaran akan masih banyaknya peluang kegiatan bisnis industri pertanian di pedesaan yang dapat dilakukan. (c) Peningkatan aktivitas ekonomi pedesaan. karet. Pasar menjadi ujung tombak usahatani. maupun sub sistem off farm hilir. maka diperlukan spesialisasi industri berdasarkan komoditas strategis yang dapat memeberikan nilai tambah. Komoditas tanaman perkebunan terdiri atas tembakau. terutama tanaman obat yang berpeluang besar sebagai komoditi perdagangan yang meningkat. dan (d) penciptaan kondisi yang menjamin pembangunan pertanian berkelanjutan. Pembangunan pertanian yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada tanaman pangan saja. Lidah buaya (aloe vera L. dan tanaman hias atau bunga. pendalaman dan peningkatan daripada pembangunan pertanian saat ini sebagai upaya mewujudkan pertanian yang tanggunh. Agar diperoleh keterkaiatan pertanian dan industri. (4) menjadi basis pertumbuhan di pedesaan. serta tanaman obat-obatan. dan kakao. Komoditi hortikultura yang dikembangkan meliputi tanaman sayuran. Adanya homeindustri/industri pada berbagai subsistem. (b) Pemanfaatan sumberdaya pertanian secara optima. khususnya tanaman pangan hortikultura yang sangat prospek untuk dikembangkan karena permintaan pasar terhadap komoditas tersebut semakin meningkat. Seluruh komoditas ini mempunyai nilai stategis dari segi peranannya sebagai bahan makanan. kopi. Hal ini mengindikasikan bahwa pemerintah bukan saja kurang memberdayakan petani tetapi sektor pertanian keseluruhan. disamping meningkatan penyerapan tenaga kerjaserta kenaikan perolehan devisa negara.makna yang dapat ditangkap dari visi tersebut adalah bahwa pembangunan pertanian mendatang adalah pada hakekatnya merupakan kelanjutan. (2) pangsa terhadap pendapatan nasional cukup besar. Dalam pengembangan agribisnis lidah buaya harus didorong terciptanya aktifitas usaha yang mengarah pada homeindustri/industri baik pada sub sistem off farm hulu. maka bangunan sistem agribisnis akan semakin kokoh. Sementara misi pembangunan pertanian adalah dirumuskan sebagai suatu: (a) Pendekatan agribisnis. Industri hilir yang perlu dikembangkan adalah usaha pembuatan bahan-bahan organik. sub sistem on farm.[3] Pembangunan Pertanian di Indonesia tetap dianggap terpenting dari keseluruhan pembangunan ekonomi. Manfaat produk hortikultura bagi manusia diantaranya adalah sebagai sumber pangan dan gizi. obat dan minuman seingga permintaannya selalu meningkat. Salah satunya adalah pengembangan beberapa jenis komoditas hortikultura mengingat kontribusi hortikultura terhadap manusia dan lingkungan sangat besar.

kimia. Bahkan kini ada suguhan cemilan baru yaitu kerupuk lidah buaya. teh. antara lain: 1. Penganeka-ragaman produknya sangat beragam dari mulai makanan dan minuman. sedangkan selebihnya diekspor. Sayangnya salah satu komoditi yang mempunyai keunggulan komparatif tersebut belum diusahakan secara optimal. Sedangkan industri hulu. terutama di Kota Pontianak (Siatan) dan Kabupaten Pontianak (Rasau Jaya). maupun dikonsumsi untuk minuman segar. salah satu produsen aneka olahan minuman juga memperoleh bahan baku dari daerah tersebut. Produksi lidah buaya di daerah Pontianak hampir 80% hasil panen dipasok untuk memenuhi kebutuhan industri lokal. Nilai tambah akan diperoleh jika tanaman lidah buaya diolah menjadi produk yang dibutuhkan industri sebagai bahan baku industri lanjutan. dan radang ginjal. bahan baku kosmetika. khususnya tanaman pangan hortikultura yang sangat berprospek untuk dikembangkan karena permintaan pasar terhadap komoditas tersebut semakin meningkat. Hingga saat ini sebagian besar tanaman lidah buaya diolah menjadi makanan dan minuman atau diekspor dalam bentuk pelepah segar ke negara tetangga. Berbagai olahan lidah buaya itu seperti manisan. Sebagai bahan baku. tetapi harus diolah dahulu menjadi gel (aloe gel) atau tepung (aloe powder). sehingga dapat memperluas lapangan kerja di pedesaan. penyubur atau pertumbuhan rambut. 2. selai. nata de aloe. hanya sedikit masyarakat yang tahu manfaat dan khasiat tanaman ini. juice. Lidah buaya merupakan komoditas unggulan andalan Kalimantan Barat yang memiliki keunggulan komparatif. dll. Padahal. 3. Khasiat lendir dari daun digunakan sebagai bahan pencuci rambut yang berguna sebagai. Tanaman lidah buaya yang sangat bermanfaat ini mempunyai masa depan yang cerah. Potensi pemanfaatan lidah buaya sendiri tidak hanya untuk industri farmasi (obat-obatan). dawet. Apabila potensi yang terkandung dalam lidah buaya dapat benar-benar dimanfaatkan untuk keperluan berbagai industri makanan. Cara pembudidayaan lidah buaya relatif mudah. obat kulit. minuman. Pengembangan agribisnis lidah buaya memiliki prospek sangat bagus dilihat dari segi keterlibatan masyarakat dan manfaat yang ditimbulkannya. sangat besar. Lidah buaya di daerah tersebut dibudidayakan secara organik. tentunya ada peluang bisnis masa depan yang menguntungkan dari budidaya dan pengolahan lidah buaya. Lidah buaya juga banyak diusahakan di Pulau Jawa. minuman segar.Pengembangan lidah buaya di Jawa Barat berada di daerah Bogor dan Parung. kandungan di dalam lidah buaya tidak sekedar untuk mencuci rambut. gel. Walapun sudah dikenal lama. menyuburkan rambut. seperti Singapura. tanaman berlendir ini dapat dijadikan lahan bisnis baru. Mendorong tumbuhnya industri pedesaan baik sektor hulu maupun sektor hilir.000 ha. kosmetik. dan industri pangan. misalnya industri pengolahan lidah buaya seperti powdering. kosmetik. Sebagai gambaran Wong Coco. dodol. Permintaan produk olahannya mempunyai pasar yang bagus. Di Kota Pontianak saja berpotensi 1. Dengan berbagai keunggulan yang dikandungnya. kenyataan ini akan meningkatkan pasokan bahan baku. Peluang pengembangan tanaman ini ke kabupaten lain. untuk kecantikan sebagai bahan kosmetik maupun untuk bahan pangan sebagai bahan pembuatan minuman ataupun jenis jajanan. Malaysia dan Brunai Darussalam. luka memar. Lidah buaya memang tanaman yang sarat akan manfaat mulai untuk kesehatan seperti bahan untuk obat-obatan. Nilai tambah produk hilirnya cukup besar. cacingan muntah darah. Apabila dikaitkan dengan semakin meningkatnya permintaan lidah buaya dan masih sedikitnya pesaing yang ada. Industri lanjutan yang berbahan baku tanaman lidah buaya antara lain industri farmasi dan kosmetika. yang agroekosistemnya sama lahan gambut. jadi sangat potensial dalam pembudidayaan lidah buaya di wilayah ini. 5. sebab dewasa ini masyarakat kembali memanfaatkan tanaman baik sebagai obat. atau sebagai minuman dan makanan kesehatan. tanaman lidah buaya tidak bisa digunakan secara langsung dalam bentuk pelepah segar. Komoditas lidah buaya adalah salah satu peluang investasi di sektor pertanian. akan tetapi juga dalam industri kosmetika. tetapi skala usahanya relatif sempit dan lokasinya terpencar. Dengan demikian akan semakin terbuka peluang bagi masyarakat untuk dapat dibudidayakan dan melakukan kegiatan pengolahan lidah buaya dalam skala komersial.Industri on farm misalnya usahatani pola kemitraan atau model inti plasma. Tumbuh dengan baik pada lahan gambut. Hasil produksinya digunakan sebagai bahan baku pembuatan minuman kesehatan lidah buaya. dll. sirup.100 ha dari 450. dan bahan baku obat-obatan. sehingga bias menjadi tanaman agroindustri Salah satu industri pengolahan hasil pertanian yang sekarang ini sedang dikembangkan adalah industri pengolahan komoditas lidah buaya. makanan. Hasil olahan yang terbatas dan ekspor dalam bentuk bahan baku hanya memberikan sedikit nilai tambah.[7] Tanaman lidah buaya yang mudah tumbuh dengan baik di lahan gambut sekitar khatulistiwa dapat dijadikan sebagai komoditi unggulan mengingat manfaat dan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Hal ini ditunjang dengan masih tersedianya tanah dan tenaga kerja yang masih belum dimanfaatkan secara optimal kesempatan untuk masuk ke dalam bisnis lidah buaya ini sangat terbuka lebar dan manfaat yang bisa diambil selain dari segi ekonomi sebagai . radang tenggorokan. menghaluskan kulit. 4. tetapi juga bias mengobati penyakit.

2 Perumusan Masalah 1. Bagaimana prospek lidah buaya dilihat dari manfaat. India. Kota Pontianak mempunyai suhu rata-rata 26.2 Sejarah dan Perkembangan Lidah Buaya Lidah buaya sebagi bahan baku industri farmasi dan kosmetika telah digunakan sejak lama dan telah dikenal sejak 6000 tahun silam oleh bangsa Mesir sebagai tanaman yang kaya khasiat.sumber penghasialan juga bahwa produk tersebut ketegori bahan yang menyehatkan manusia. Bagaimana budidaya lidah buaya yang tepat sebagai subsistem usahatani? 2. Memberikan nilai tambah ekonomis bagi komoditi lidah buaya dengan adanya diversifikasi produk yang semakin berkembang. Eropa. Ini mengindikasikan bahwa motivasi petani untuk membudidayakan lidah buaya cukup tinggi. pariwisata. Marokko.5–0. Kondisi tersebut juga memberikan anugerah yang besar berupa potensi sumber daya alam yang bervariasi yang meliputi berbagai sektor antara lain : pertanian. lidah buaya telah digunakan sebagai pembasuh kulit sangat mujarab sehingga dapat dijadikan bahan baku kosmetika yang penting. dan berfungsi dalam kekebalan tubuh manusia terhadap penyakit. sekaligus mengilustrasikan bahwa usahatani lidah buaya memberikan intensif yang cukup baik. Lidah buaya juga banyak diusahakan di Pulau Jawa. perdagangan. Letak Kota Pontianak memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan kota-kota lain yang ada di Indonesia. Arab. Pengembangan agribisnis lidah buaya di Indonesia terpusat di Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. Pada jaman Raja Mesir. kehewanan dan peternakan. sampai dengan saat ini merupakan Ibukota dari Propinsi Kalimantan Barat dengan luas wilayah 107. Cleopatra. 2. India. industri pengolahan lidah buaya serta diversivikasi produk? 1. Pengembangan agribisnis lidah buaya di Indonesia terpusat di Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. 3. kelautan dan perikanan. Keadaan geografis pada daerah Pontianak ini yang menjadi alasan cocoknya daerah dengan pembudidayaan lidah buaya. sangat berkhasiat bermanfaat bagi tubuh manusia. dan Cina menunjukkan telah banyak penggunaan Aloe vera baik untuk pengobatan maupun kosmetika. Dokumen-dokumen sejarah orang Mesir. Mengetahui prospek lidah buaya di masa mendatang. Lidah buaya mulai diusahakan sekitar tahun 1980. di Indonesia disebut lidah buaya. 1. Asia Timur dan Asia Tenggara termasuk Indonesia. perkebunan. TIJAUAN PUSTAKA Di Indonesia. Tanaman lidah buaya dapat tumbuh di daerah padas dan berhawa kering seperti Afrika. Romawi. Paling hanya sesekali dimanfaatkan sebagai obat luka bakar atau untuk mengatasi kebotakan. Algeria. tongues. khasiat. di Spanyol disebut salvila. di Malaysia disebut jadam. Lidah buaya dikenal dengan berbagai nama.08%. Portugal dan Jerman disebut aloe. 2.1 Gambaran Umum Daerah Kota Pontianak yang didirikan oleh Sultan Syarief Abdurrahman Alkadrie pada hari Rabu tanggal 23 Oktober 1771 bertepatan dengan tanggal 14 Radjab 1185. sekaligus daerah beriklim dingin serta memiliki daya adaptasi dan kegunaan yang tinggi. diInggris disebut crocodiles. penelitian tentang lidah buaya masih belum berkembang pasat sehingga informasi tentang potensi dan pemanfaatan lidah buaya ini sangat terbatas. Kalimantan Barat merupakan pasar yang besar sekaligus tempat peluang investasi yang menjanjikan. Seperti pada umumnya daerah tropis. di Cina disebut lu hui. tetapi skala usahanya relatif sempit dan lokasinya terpencar. Perkembangannya mendapat sambutan dari masyarakat yang dibuktikan dengan meningkatnya luas tanam dan produksi selama 6 tahun (1996-2001) rata-rata peningkatan luas tanam sebesar 43. dan di Prancis. Dengan demikian terlihat wajar jika jarang yang mengetahui bahwa lidah buaya ternyata dapat dikonsimsi dengan aman. Yunani. Tanaman lidah buaya ini di duga oleh para ahli berasal dari kepulauan Canary di sebelah barat Afrika kemudian menyebar ke Arab. ini dikarenakan Kota Pontianak berada di posisi garis khatulistiwa yaitu 00 02’ 24” Lintang Utara sampai 00 05’ 37” Lintang Selatan dan 1090 16’ 25” Bujur Timur sampai 1090 23’ 24” Bujur Timur. Baru . Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Landak dengan lebar rata-rata setiap permukaan sungai ± 400 meter dan kedalaman air antara 12–16 meter.82 Km2 dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Pontianak serta Kabupaten Kuburaya. 2. kehutanan.[7] Sedangkan Lidah buaya pertama kali masuk ke Indonesia sekitar abad ke-17.75 m di atas permukaan laut menyebabkan Kota Pontianak rentan terhadap genangan yang disebabkan air pasang maupun hujan. Dengan jumlah penduduk sekitar 4 juta jiwa (+ 28 jiwa / Km2). Mengetahui dan mempelajari budidaya lidah buaya yang baik dan tepat. tanaman ini pada mulanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias yang ditanam sembarangan di pekarangan rumah. pertambangan.3 Tujuan dan Manfaat Tujuan yang ingin dicapai melalui kajian ini adalah 1. Kedudukan Kota Pontianak pada dataran delta di Muara Suangai Kapuas yang merupakan dataran rendah diaman fluktuasi ketinggian antara 0.1 C dengan kelembaban udara berkisar antara 86%-92% serta lama penyinaran matahari berkisar antara 34%-78%. 2. Keunikan lainnya adalah Kota Pontianak berada tepat dipersimpangan Sungai Kapuas Besar. Tunisia.

vitamin. Aloe berarti “senyawa pahit yang bersinar”. yaitu Aloe vera chinensis. tahan hama dan penyakit serta kaya zat gizi. 7. serta. dan dimanfaatkan sebagai obat luka bakar 2. penyembuh luka (luka bakar/tersiram air panas). artinya dapat meluruhkan atau mengeluarkan cacing. 2. menghitamkan rambut dan menghindari kerontokan rambut. Di antara ketiga jenis tersebut. imunomodulator (pembangkit sistem kekebalan). Di Amerika bagian barat daya lidah buaya ditanam sebagai tanaman hias di perkarangan rumah. asam amino. Getah lidah buaya bersifat antelmintik. Lidah buaya telah lama dijuluki sebagai medical plant (tanaman obat) atau master healing plant (tanaman penyembuh utama). susah buang air besar (sembelit). Sebagai shampo untuk membersihkan kulit kepala. susah kencing. Kegunaan lidah buaya antara lain penyubur rambut. kosmetik dan dikenal sebagai tanaman obat. meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat penuaan dini. Lidah buaya merupakan salah satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang telah dikembangkan oleh negara-negara maju seperti Amerika. gel lidah buaya dapat dimanfaatkan sebagai pelembab(moisturizing cream) dan menghilangkan jerawat. Tumbuhan ini menyerupai kaktus. Tanaman lidah buaya ini termasuk keluarga liliaceae yang diduga mempunyai 4000 jenis tanaman terbagi dalam 240 marga dan 12 anak suku dengan penggolongan kloasifikaso tanaman sebagai berikut: Divisi : Spermatophyta (tumbuhan biji) Subdivisi : Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup) Kelas : Monocotyledoneae Bangsa : Liliflorae (Liliales) Genus : Aloe Spesias : Aloe vera [23] Di seluruh dunia terdapat sedikitnya 350 jenis lidah buaya. menurunkan kolesterol dan penyakit jantung koroner. termasuk minyak essensial. Khasiat hebat yang dimiliki aloevera sangat terkait dengan 75 komponen tersebut secara sinergis. 6. tetapi dalam perdagangan Internasional hanya 3 jenis lidah buaya yang dipakai. tanaman yang tumbuh subur di Pontianak dan sekitarnya. Lidah Buaya yang juga dikenal dengan nama Mutiara Hijau atau Aloevera adalah. karena cairan yang terdapat dalam daunnya terasa pahit. bersifat getas dengan tepi bergerigi. yang paling banyak digunakan adalah jenis Aloe vera berbadensis karena tekstur pelepahnya yang keras. diabetes mellitus. enzim dan glikoprotein. pangkal memeluk batang. enzim-enzim. Kandungan dalam lidah buaya yaitu Gel lidah buaya tersusun oleh 96 persen air dan 4 persen padatan yang terdiri dari 75 komponen senyawa berkhasiat. berdaun lancip. Lidah buaya dapat tumbuh subur hampir di semua benua. dan Aloe vera ferox. seperti Indonesia. dalam daging lidah buaya terkandung bermacam-macam mineral. hepatoprotektor (pelindung hati). Tanaman ini kaya akan manfaat. Australia dan negara di benua Eropa sebagai bahan baku industri farmasi dan pangan. lebih dari 23 negara menggunakan si “Mutiara Hijau” sebagai bahan baku obat-obatan Aloevera. obat bisul. tebal berdaging dan mudah patah serta mengandung getang jernih. banyak hasilnya. tidak berbatang dan tumbuh dekat dengan tanah. batuk. cepat tumbuh. terutama di daerah beriklim panas.3 Karakteristik Lidah buaya Tanaman lidah buaya mengandung 95% air. 3. Menurut Sudarto (1997) secara umum lidah buaya memiliki banyak manfaat. Gel atau lendir lidah buaya jiak diminum dapat melegakan tenggorokan serta mencegah batuk. 5. 4. Lidah buaya merupakan tanaman liar yang tumbuh di daerah panas berbatang bulat dan tidak berkay. Sebagai bahan kosmetik. selebihnya adalah bahan aktif. mulai dari yang beracun sampai yang memilki nilai ekonomis. jerawat/noda hitam. tahan musim kering. 2. Bahkan komoditi ini telah digunakan oleh manusia sejak dahulu kala. Secara umum dapat menstabilkan kadar kolesterol darah. Beberapa manfaat komponen nutrisi lidah buaya untuk tubuh antara lain: .4 Kandungan Lidah Buaya Tanaman lidah buaya mudah tumbuh di pekarangan rumah-rumah. Nama aloe berasal dari bahasa Arab alloeh yang berarti pahit. daun tunggal berbentuk taji. pelembab alam. melembabkan kulit sehingga merangsang pertumbuhan rambut. Aloe vera berbadensis. Daunnya meruncing berbentuk taji. berisi dan tebal sehingga menguntungkan bagi industri karena diperoleh daging yang lebih banyak dan pengupasan kulitnya pun akan lebih mudah. serta berbagai zat bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Lidah buaya berarti daun yang berdaging tebal dan mengandung banyak air. bagian dalamnya bening. Gel lidah buaya dapat ditutupkan pada luka bakar untuk mendinginkan dan mengurangi rasa sakit. antipenuaan.pada dekade 1990-an tanaman ini mulai dilirik industri makanan. Begitu pentingnya lidah buaya sebagai bahan baku industri pada saat ini dan masa mendatang adalah didasarkan pada manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. asam amino. sisi tajam. mineral. antiperadangan. obat cacingan. Gel lidah buaya bermanfaat untuk mengobeti penyakit amandel dan mengurangi rasa sakit pada penyakit bisul. minuman. vitamin. diantaranya sebagai berikut: 1. radang tenggorokan.

enzim dan glikoprotein. Tyrozine. asam aspartic. Zinc & Chromium Amylase. Asam Aspartat. valine.0. Kalium merupakan mineral yang paling banyak terdapat dalam gel lidah buaya.58 20. galaktosa dan xylosa. bradykinase) dan asam amino (arginin. Kalium berperan penting dalam memelihara kekencangan muka dan otot tubuh c. magnesium.002 0.30 0.004 0. jumlahnya hampir sebanyak dalam bayam. E. karboksipeptidase.00 .06 2. gel lidah buaya juga kaya akan asam glutamat dan asam aspartat. mineral (kalsium. Nutrien yang terkandung dalam gel lidah buaya terutama terdiri atas karbohidrat.920 . Manganese. tyrozyne. mangan.8 1.038 .a. Potasium. Enzym Carboxypedidas dan Carboxyphelolase Arginine. Cairan bening seperti jeli diperoleh dengan membelah batang lidah buaya. Glutamic. Catalase. Vitamin dalam lidah buaya larut dalam lemak. Secara kuantitatif. B1. B12. dan anti bengkak seperti yang terdapat dalam aspirin. leusin dan isoleusine).3 1. Kandungan besinya lebih tinggi 30 % dari susu. besi. analine.040 9. B12. vitamin dan kalsium seperti yang tercantum pada Tabel: Komponen Gel Lidah Buaya Kadar air Karbohidrat (g) Kalori (kal) Lemak (g) Protein (g) Vitamin A (IU) Vitamin C (mg) Thiamin (mg) Riboflavin (mg) Niasin (mg) Kalsium (mg) Besi (mg) Sumber: Setiabudi. 4.18 60. Daun lidah buaya sebagian besar berisi pulp atau daging daun yang mengandung getah bening dan lekat. serine. Choline Inositol. silikon. katalase. Analine. Daun lidah buaya mengandung gel yang apabila daun tersebut dikupas akan terlihat lendir yang mengeras yang merupakan timbunan cadangan makanan. Dmanosa.05 .001 . threonine. proline. Asam folat berguna untuk kesehatan kulit dan rambut b. Chloride.0. yaitu 96 %. yaitu 0.73 . selulose. histidine. protein dalam lidah buaya ditemukan dalan jumlah yang cukup kecil. Monosakaridanya berupa D-glukosa. karboksihelolase. maka akan keluar getah yang berwarna agak kekuningan di bagian yang terluka. 3. Iron.2. yaitu mono dan polisakarida dan mengandung beberapa bahan aktif (active ingredients) seperti: minyak esensial. potasium. Cooper. Vitamin A berguna untuk oksigenasi jaringan tubuh terutama kulit dan kuku.09 0. Valine.003 . licyne. Vitamin A. Polisakarida gel lidah buaya terutama terdiri dari glukomanan serta sejumlah kecil arabinan dan galaktan. mineral. aspargin. chromium). B2. B1. lisin. Kalsium. 2. zat peredam sakit. phenylalanine.0. B3. C.01 . Mineral Sodium.0.060 .920 0. Asam folat. Cellulose. Jika daun dilepas dari tanaman. Jeli ini mengandung zat anti bakteri dan anti jamur yang dapat menstimulasi fibroblast yaitu sel-sel kulit yang berfungsi menyembuhkan luka. sodium. Mineral lainnya berupa belerang 0. Folic Acid). akan tetapi secara kualitatif protein lidah buaya kaya akan asam-asam amino esensial terutama leusin.320 valin dan histidin. Leucine dan Isoleucine Sumber: Setiabudi.19.4 Komponen tersebut terdapat dalam cairan bening yang seperti jeli dan cairan yang berwarna kekuningan. glycine.20 0. Ferrum berperan sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh d. seng.50-4. Lycine.Proline. Theorinine. Komposisi terbesar dari gel lidah buaya adalah air. Asparagin. jeli lidah buaya juga mengandung salisilat. nutrisi yang terkandung dalam lidah buaya antara lain vitamin (A. Selain kaya akan asam-asam amino esensial.1 0. Inositol. C dan E Kolin. glutamin. enzim (amilase.0. Serine.04 797 84. B2. asam amino. Histidine. Sisanya adalah padatan yang terutama terdiri dari karbohidrat.11 1. vitamin. 2008 .2% dan sejumlah kecil fosfor. 2008 4. Kandungan mineral pada lidah buaya dapat dilihat pada Tabel. Sedangkan bagian luar daun berupa kulit tebal yang berklorofil. Unsur Kadar (ppm) Kalsium Phosphor Tembaga Besi Magnesium Mangan Kalium Natrium Sumber: Setiabudi. Nutrisi dalam Lidah Buaya 1. alumunium. Asam amino Glycine. 2008 96 % 0. selain itu juga terdapat asam folat dan kholin dalam jumlah kecil.07-0.0.60 0.4. Magnesium. Selain kedua zat tersebut. boron dan barium.32 mg/100 g gel. arabinosa. Phenylalanine.

(e) subsistem sarana dan prasarana. Sebaliknya bila kegiatan pengolahan hasil dilakukan. yaitu: (a) subsistem pengadaan dan penyaluran sarana produksi. salah satu tujuan pengolahan hasil pertanian adalah meningkatkan kualitas. sering ditemukan bahwa hanya petani yang memiliki sense of business (kemampuan memanfaatkan peluang bisnis bidang pertanian) yang melaksanakan kegiatan pengolahan hasil pertanian. organisasi dan manajemen usahanya secara rasional dirancang untuk mendapatkan nilai tambah komersial barang atau jasa yang diminta pasar. Banyak harapan telah ditumpukan kepada agroindustri dan agribisnis. konsekuensi logis dari hasil olahan yang lebih baik akan menyebabkan total penerimaan yang lebih tinggi dari petani produsen. Meningkatkan kualitas hasil. baik dalam susunan pertumbuhan. dengan pengolahan yang baik maka nilai tambah barang pertanian menjadi meningkat. pendekatan pembangunan pertanian dan pedesaan yang terpadu dan berkelanjutan serta pendekatan basis sumber daya pertanian. faktual. Variabel-variabel yang diteliti terbatas atau tertentu saja. 4. pengolahan. Meningkatkan nilai tambah. Meningkatnya pendapatan produsen.1 Konsep Agribisnis Secara konsepsional sistem agribisnis dapat diartikan sebagai semua aktivitas mulai dari pengadaan dan penyaluran sarana produksi sampai pada pemasaran produk yang dihasilkan oleh usahatani dan agroindustri yang salaing terkait antara satu dengan yang lainnya. faktual. dan teliti. (c) subsistem pengolahan hasil atau agroindustri. maka nilai barang menjadi lebih tinggi dan keinginan konsumen menjadi terpenuhi. pasca panen. namun harapan besar tersebut tentunya lebih melekat pada potensi yang ada. Dalam agribisnis. baik pasar domestik maupun pasar luar negeri. dan (f) subsistem pembinaan. dimana fakta-fakta dan sifatsifatnya dipelajari selengkapnya secara mendalam tetapi hanya pada satu unit tertentu saja. Meningkatkan penyerapan tenaga kerja. maka tindakan ini akan mematikan pentyerapan tenaga kerja yang ingin bekerja pada kegiatan pengolahan yang semestinya dapat dilakukan. 2. teknologi dan pengembangan sumberdaya pertanian. maupun data sekunder lainnya sehingga tidak terjun langsung ke lapang atau menggunakan data primer. barang tersebut mampu menembus pasar. teknologi dan aspek pemasarannya. Menurut Soekartawi (1994) komponen pengolahan hasil pertanian menjadi penting karena pertimbanganpertimbangan sebagai berikut: 1. 4. Metodologi penelitan deskriptif merupakan metode yang bertujuan membuat pencanderaan atau lukisan atau deskripsi mengenai kata-kata dan sifat-sifat suatu populasi atau daerah tertentu secara sistematis. Pengolahan hasil pertanian merupakan komponen kedua dalam kegiatan agribisnis setelah komponen produksi pertanian. yang satu sama lainnya tidak terpisahkan yaitu pendekatan sistem agribisnis. PEMBAHASAN Pencapaian tujuan pembangunan pertanian dilaksanakan melalui tiga pendekatan. Banyak pula dijumpaipetani yang tidak melakukan pengolahan hasil yang disebabkan oleh berbagai hal. METODOLOGI 3. Biasanya penelitian semacam ini disebut survai (jadi berbeda dengan studi kasus. Sistem agribisnis merupakan suatu sistem yang terdiri dari berbagai subsistem. dengan ketrampilan mengolah hasil. tetapi dilakukan secara meluas pada suatu populasi atau daerah.1 Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan studi pustaka. dan sampai kepada dukungan kegiatan lainnya seperti penyediaan sarana dan prasaran. pemerataan maupun stabilitas. maka akan terjadi peningkatan keterampilan secara kumulatif. maka akan banyak tenaga kerja yang dapat diserap. bila petani langsung menjual hasil pertaniannya tanpa diolah terlebih dahulu. artikel. 3. akurat mengenai fakta-fakta. . budidaya. jaza lembaga keuangan. Dengan menggunakan pendekatan sistem agribisnis artinya memperhatikan secara utuh keseluruhan rantai kegiatan usaha pertanian sejak masa pra produksi. padahal disadari bahwa kegiatan pengolahan ini dianggap penting karena meningkatkan nilai tambah. 5. Data sekunder yang diambil dalam makalah ini data yang digunakan adalah menggunakan data yang diperoleh dari pustaka baik buku.3. Untuk kemudian mengubahnya menjadi kenyataan harus dikaji lebih lanjut apakah agroindustri dan agribisnis yang akan dikembangkan tersebut dapat menjelaskan peranannya. Sumber data yang digunakan untuk pengumpulan data adalah berupa data sekunder. Agribisnis sebagai motor penggerak pembangunan sektor pertanian diharapkan dapat peranan penting dalam kegiatan pembangunan nasional. (b) subsistem budidaya atau usahatani. Metode deskriptif merupakan suatu metode yang memberikan gambaran atau lukisan secara sistematis. jurnal. Dengan kualitas hasil yang lebih baik. (d) subsistem pemasaran hasil pertanian. 4. sehingga pada akhirnya akan diperoleh hasil penerimaan usahatani lebih besar. Bagi pengusaha berskala besar kegiatan pengolahan hasil dijadikan kegiatan utama dalam mata rantai bisnisnya. Meningkatkan keterampilan produsen. sifat-sifat serta hubungan antara fenomena dan variabel-variabel yang diselidiki.

Selama pemeliharaan. Untuk membuka pangsa pasar baru bagi lidah buaya segar dapat ditempuh dua cara. Pemeliharaan a. 50 x 50 cm.85% dari total potensi produksi. dan profesionalisme dalam aktifitas bisnis. Penanaman Penanaman lidah buaya sebaiknya menggunakan bibit yang sudah dideder agar tingkat kematiannya rendah. Penyulaman Sesudah penanaman. Bila tidak ada hujan. Adapun pemupukan fosfat. atau 50 x 100 cm. kakena tanaman lidah buaya akan dipelihara dalam waktu yang lama. yang terpenting adalah lokasi budidaya harus terbuka dan mendapat sinar matahari penuh. Jarak tanam yang digunakan untuk memperoleh hasil yang maksimal adalah dengan baris tunggal yaitu 50 x 75 cm atau 50 x 100 cm.5 – 6 dan sistem drainase yang baik. yaitu permintaan untuk konsumsi rumah tangga.94 ton. Kemampuan ekspor lidah buaya rata-rata per bulan adalah 48. 2. Tanaman induk penghasil bibit ini dipelihara secara khususpada bedengan. Selanjutnya bibit ditanamkan ke dalam lubang dan tanah di sekitar perakaran dipadatkan agar tanah dederan menyatu dengan tanah bedengan. pertumbuhan vegetatif tanaman dan pembentukan jaringan tanaman. 4. Agar tanaman baru dapat mengejar pertumbuhan baru tanaman lainnya maka penyulaman harus dilakukan 1-3 minggu setelah tanam. atau polybag dengan mencampur media tanah dengan pupuk kandang atau kompos. PH tanah 5. Lidah buaya dapat ditanam pada setiap musim. Untuk bedengan lebar dapat digunakan jarak tanam 60 x 60 cm. Selama pemeliharaan. Jarak tanam yang digunakan adalah 50 x 75 cm. 50 x 80 cm. mencakup beberapa segmen pasar. perlu dilakukan pengembangan lidah buaya ini ke kabupaten lain di Kalimantan Barat. sisanya 93.2 Usahatani Lidah Buaya Lidah Buaya (Aloe vera L. Jarak Tanam Jarak tanam yang sering digunakan adalah jarak tanam baris tunggala yang memudahkan pemeliharaan dan pemanenan.Menurut masalah mendasar dalam sistem agribisnis lidah buaya adalah pemasaran. selain pupuk buatan . Tiap batang induk dapat menghasilkan 5-8 batang yang beradda di sekeliling tanaman. tanaman baru harus disiram sampai tanaman kuat. karena mereka mempunyai instink bisnis tinggi. juga banyak ditanam sebagai tanama obat-obatan.60 ton/bulan (tahun 2001).) selain digemari sebagai tanaman hias. Permintaan luar Kalimantan Barat hanya 6. sedangkan pada musim kering tanaman mati karena kekeringan. Permintaan lidah buaya di Kalimantan Barat cukup baik. tanaman harus dijaga kelembabannya dengan melakukan penyiraman secara kontinyu sampai akar tanaman tumbuh. Sementara utuk pemupukan ada baiknya diberikan pupuk yang mengandung bahan organik seperti kambing dan ternak unggas. Sedangkan sisanya ditunda panen. industri minuman kemasan dan ekspor (Malysia. akan tetapi potensi pangsa pasar lidah buaya yang belum tergali baik di dalam negeri maupun di luar negeri cukup potensial. Taiwan dan Hongkong). b. jika ada tanaman yang mati atau pertumbuhannya tidak baik harus segera diganti dengan tanaman yang baru. Untuk penanaman dalam jumlah banyak perlu dipersiapkan kebun bibit yang khusus menghasilkan bibit. Tanaman lidah buaya ini tumbuh di berbagai daerah yang memiliki spektrum tumbuh dengan agroklimat beragam. salon kecantikan. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan lidah buaya segar secara kontinyu.15% ditunda panen. atau tergenang air cukup lama.[4] 4. dan mendorong masuknya investor untuk membangun industri pengolahan lidah buaya (pangsa pasarlokal). Penanaman dilakukan dengan membuat lubang pada bendengan kirakira sedalam mata cangkul. Hal ini diindikasikan oleh kecilnya lidah buaya segar yang dapat di pasarkan.59% dari total produksi. Lidah buya tidak mempunyai tajuk yang rimbun sehingga penanamannya dapat menggunakan jarak yang rapat.26%. Pengaturan jarak tanam berpengaruh terhadap peeliharaan. Pemupukan Pertumbuhan lidah buaya memerlukan unsurunsur nitrogen dan kalium untuk pembentukan zat hijau daun. Bibit tanaman dilepas dari polybag dengan hati-hati agar tidak terlalu banyak akar yang rontok. Lokomotif dalam suatu sistem agribisnis adalah dunia usaha. Menurut Sudarto (1997) dalam berusahatani lidah buaya paling tidak harus memperhatikan hal-hal sebagi berikut: 1. yaitu mendorong masuknya eksportir baru untuk menambah pangsa pasar di luar negeri. tanaman ini tidak menghendaki kondisi lahan basah. pot. tanaman yang pertumbuhannya tidak baiak harus segera diganti dengan tanaman yang baru. Pendederan atau pembibitan ini dilakukan sampai akar tanaman kuat untuk dipindahkan ke lapangan. yaitu 6. Pangsa pasar riil yang dinikmati petani masih sangat terbatas. Secara umum a. Pada musim hujan kendalanya adalah tanaman lebih mudah terserang jamur. sedangkan permintaan lokal hanya 0. 3. tapi sebaiknya ditanam pada awal musim hujan atau akhir musim kemarau. Untuk perbaikan struktur tanah. Ia menyukai daerah beriklim basah. Jumlah tersebut masih jauh lebih kecil dibanding kemampuan produksi (supply) yaitu 742. Penyediaan Bibit Anakan yang layak untuk dijadikan bibit berukuran kira-kira sebesar ibu jari dengan panjang antara 10-20 cm. bercurah hujan tinggi dan memiliki struktur tanah yang padat. restoran. diharapkan dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar. Lama pendederan bisa mencapai 3-4 minggu.

serta mengobati berbagai macam penyakit. karena bernilai ekonomi cukup tinggi. apalagi lidah buaya diusahakan beberapa tahun. Akan tetapi. Sedangkan penyakit yang menyerang terutama busuk basah akibat cendawan/bakteri pada daun. d. tanaman sudah mulai tumbuh subur. berwarna kuning dan rasanya pahit. Untuk itu pengendalian secara kontinyu sejak gulma masih kecil dan belum merugikan yaitu dengan mencabuti (manual). Gel. Eksudat. Pembumbunan Pada umur 3 bulan. Penyemprotan pestisida hanya dilakukan bila serangan hama dan penyakit cukup mengganggu. Eksudat berbentuk kental. Akar tanaman sudah mulai menjalar ke sekitar bendengan. Hal ini mengundang pertumbuhan gulma yang tumbuh liar. Anakan ini perlu disobek dan dipisahkan untuk dijadikan bibit. lidah buaya banyak dimanfaatkan untuk diolah menjadi berbagai . baik untuk perawatan tubuh maupun untuk mengobati berbagai penyakit.3 Manfaat dan Khasiat Lidah buaya (aloe vera) merupakan salah satu sumberdaya alam yang mudah ditemui di Indonesia. Pembudidayaan tanaman dapat dilakukan secara intensif. bahkan diakui pula keunggulannya di dunia. baik secara tradisional maupun dalam bentuk eksudat. Gel dapat berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. 3. dan walaupun tahu. 4. menghilangkan stress. juga diberikan pupuk organik berupa kompos dan pupuk kandang yang berasl dari kotoran hewan. Selain itu juga bias berfungsi sebagai pendorong pertumbuhan sel-sel yang tadinya rusak karena luka dan menciutkan jaringan sel Dalam perkembangannya. bahan pembersih tubuh. c. Hingga saat ini. mengeluarkan bahan kimia serta pengharum buatan dari dalam tubuh. Hama dan Penyakit pada tanaman lidah buaya tidak menjadi masalah yang besar hal ini dikarenakan. Kendala produksi dapat terjadi jika tanaman tersebut ditanam di luar wilayah adaptasinya. Untuk mendekatkan makanan. Pada keadaan lembab sering juga ditemui hama yang menyerang akar dan batang lidah buaya. Berikut adalah bagian lidah buaya yang dimanfaatkan untuk pengobatan : 1. Eksudat dapat berfungsi sebagai bahan pencahar. Tetapi komoditas lidah buaya termasuk tahan terhadap hama. mengontrol tekanan darah. menghilangkan keletihan. menurunkan kadar gula dalam darah. Manfaat lidah buaya (aloe vera) di antaranya adalah sebagai bahan baku pembuatan sabun atau shampoo.c. dicangkul dan mendangir. Apalagi tanaman lidah buaya ini juga tergolong tanaman yang tanan lama da tingkat resiko kegagalannya rendah. Gel sangat mudah rusak karena mengandung bahan aktif dan enzim yang sangat sensitive terhadap suhu. tanaman lidah buaya yang berasal dari Pontianak merupakan varietas terunggul di Indonesia. Terkadang ulat atau belalang menyerang daun lidah buaya. menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker. tanaman perlu dibumbun dengan cara menaikkan tanah di sekitarnya dan dipadatkan ke sekitar batang tanaman. kendala juga akan terjadi jika varietas yang ditanam bukan yang berasal dari Pontianak. keseluruhan daun dapat langsung digunakan. serta dapat digunakan sebagai nutrisi bagi penderita HIV. mereka kurang berminat untuk menggunakannya. antibakteri. sebagai bahan baku dalam industri makanan dan minuman kesehatan. serta bersifat mendinginkan. banyak masyarakat Indonesia tidak mengetahui tentang manfaat dan pemanfaatan bahan-bahan alami tersebut. Pengendalian hama Tanaman lidah buaya tidak memeiliki daun yang rimbun sehingga tanah di sekitar pertanaman terbuka. adalah getah yang keluar dari daun saat dilakukan pemotongan. 2. membantu menyembuhkan dan menguatkan fungsi-fungsi tubuh. Hal ini dikarenakan penggunaan bahan-bahan alami tersebut dianggap kurang praktis. Dilaporkan bahwa upaya penyebarluasan tanaman lidah buaya asal Pontianak ke daerah lain hingga saat ini belum menghasilkan produk daun lidah buaya dengan mutu yang setara dengan yang dicapai di Pontianak. udara dan cahaya. Sehingga masyarakat Indonesia lebih suka menunggu bahan-bahan alami tersebut diolah oleh pihak lain. terutama saat pembibitan. Penyobekan Pada umur 5-6 bulan tanaman sudah mengelurkan anakan deri batang yang terpendam dalam tanah. e. Lidah buaya (aloe vera) merupakan tanaman yang fungsional karena semua bagian dari tanaman tersebut dapat dimanfaatkan. Jika anakan dibiarkan akan membebani dan menghambat pertumbuhan induknya sehingga tanaman menjadi kerdil. Sebaliknya. hama yang menyerang lidah buaya relatif sedikit. Lidah buaya (aloe vera) merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat bertahan hidup di daerah kering pada musim kemarau dengan cara menutup stomatanya rapat-rapat. Selain itu tanaman lidah buaya dapat dipanen secara berlaka untuk menghasilkan daun-daun yang siap dipenen. menggemburkan tanah dan memperkokoh berdirinya tanaman. adalah bagian berlendir yang diperoleh dengan cara menyayat bagian dalam daun setelah eksudat dikeluarkan. Daun lidah buaya berfungsi sebagai antijamur. Daun. Lidah buaya merupakan tanaman yang fungsional karena semua bagian dari tanaman dapat dimanfaatkan.

atau lahan gambut yang berdrainase baik. Saat ini lidah buaya merupakan komoditas unggulan sekaligus andalan Provinsi Kalimantan barat yang mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif. Berikut tabelnya: Tabel Rencana Pengembangan Komoditas Lidah Buaya di Kalimantan barat.588. Sehingga produksinya lebih tinggi. Mengingat lahan gambut merupakan lahan kering yang kurang subur.711 ha.4 Potensi Lahan Lidah buaya bisa tumbuh di daerah dengan ketinggian 0-1500 m di atas permukaan laut. 2. karena daging dari pelepah daun ternyata juga enak untuk dikonsumsi. Pemerintah daerah kalimantan Barat khususnya pemerintah kota Pontianak menaruh perhatian serius terhadap prospek pengembangan komoditas lidah buaya ini di masa depan. baik untuk bahan baku kosmetika maupun . Di samping itu. bersifat asam dan miskin hara. dan jagung. Daerah yang masuk kategori tersebut di Indonesia relatif sangat luas. tetapi harus diolah dahulu menjadi gel (aloe gel) atau tepung (aloe powder). Nilai tambah akan diperoleh jika tanaman lidah buaya diolah menjadi produk yang dibutuhkan industri sebagai bahan baku industri lanjutan.680. 3. khususnya Pontianak. Malaysia dan Brunai Darussalam. Tanaman tersebut sangan adaptif. Makanan dan minuman hasil olahan lidah buaya sangat berpotensi sebagai makanan/minuman kesehatan. Pontianak. hutan. Tanah yang sesuai adalaha tanah yang berstruktur gembur. bisa tumbuh subur di lahan gambut di Kalimantan Barat. Pengembangan tanaman lidah buaya di lahan gambut merupakan suatu upaya terobosan untuk memanfaatkan potensi lahan tidur menjadi lahan produktif yang diharapkan membantu meningkatkan pemberdayaan ekonomi di daerah. seperti Singapura. serta industri farmasi. Baker pada tahun 1877. Dibandingkan dengan lidah buaya di daerah lain.G. Pontianak kodya Pontianak Kalimantan Barat 3 4. Selanjutnya tanaman ini mulai dikembangkan dengan skala yang lebih luas pada tahun 1997 di daerah Siantan hulu. sehingga diperlukan suatu pengelolaan yang baik agar dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. Lidah buaya Pontianak yang banyak di budidayakan di Indonesia. Kalimantan Barat memiliki potensi sumberdaya lahan seluas 14. Di Kalimantan Barat. Industri lanjutan yang berbahan baku tanaman lidah buaya antara lain industri farmasi dan kosmetika. Melihat potensi dan nilai ekonominya yang cukup tinggi. Karenanya. kisaran suhu 16-330C dan curah hujan tahunan antara 1. Hingga saat ini. Padahal luas potensi wilayah pengembangannya adalah 19. rawa. Aloe Chinencis pertama kali di perkenalkan oleh J. Sebagai bahan baku. lidah buaya yang ditanam di Kalimantan Barat ternyata daun dan pelepahnya lebih besar dan lebih lebar. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut: 1. Hasil olahan yang terbatas dan ekspor dalam bentuk bahan baku hanya memberikan sedikit nilai tambah.000 mm per tahun.makanan dan minuman. Di pihak lain. tidak semua jenis tanaman bisa tumbuh dan beradaptasi. perkebunan. areal penanaman lidah buaya di Kalimantan Barat baru mencapai 50 ha yang sebagian besar ditanam petani di kotamadya pontianak. dan lahan lainnya. Rencana Sentra No Wilayah Kecamatan pengembangan (ha) (ha) Tujuh belas 3550 Kab. untuk meningkatkan pendapatan petani produk-produk yang dipasarkan harus dalam bentuk olahan.950 ha.0003. tanaman lidah buaya tidak bisa digunakan secara langsung dalam bentuk pelepah segar.5 Peluang Pasar Selama ini produk lidah buaya sebagian besar masih dijual dalam bentuk pelepah segar dan dalam bentuh hasil olahan yang sangat sederhana. makanan dan minuman kesehatan. sehingga ketersediaan lahan juga sangat mendukung pengembangan lidah buaya. Hingga saat ini sebagian besar tanaman lidah buaya diolah menjadi makanan dan minuman atau diekspor dalam bentuk pelepah segar ke negara tetangga. lidah buaya. tanaman ini awalnya di tanamn di pekarangan tanah gambut oleh petani keturunan China dengan skala yang sangat terbatas. 4. berpasir. Tanaman lidah buaya mempunyai prospek pasar yang cukup bagus terutama untuk industri kosmetika.700 ha yyang terdiri dari lahan sawah. Meskipun namanya “berbau” China namun tanaman ini bukan tanaman asli dari China tetapi tanaman yang berasal dari Afrika. merupakan jenis Aloe Chinencis. Lahan ini merupakan lahan kering yang cukup luas dan cocok untuk pengembnagan komoditas buah-buahan dan hortikultura seperti: pepaya. di Kalimantan Barat terdapat lahan yang belum dimanfaatkan seluas 1. 1 Sambas Roban 2550 Sei Ambawang Sei Kakap Mempawah Hilir Pontianak Utara 4250 2350 2750 50 50 4500 19950 2 Kab. potensi lahan gambut yang dapat dikembangkan cukup besar. khususnya di Kalimantan barat.

Proporsi antar kelas mutu diperkirakan 90 persen mutu A. dan produk farmasi.000 ton per bulan daun segar lidah buaya. 7.[2] Persaingan pasar produk lidah buaya belum terasa menyulitkan para petani pada saat ini. Lidah buaya dapat diproses menjadi aneka produk berupa gel. Lidah buaya segar (setelah dikupas kulitnya) dapat digunakan sebagai obat. bahkan kulitnya pun dapat digunakans sebagai substitusi teh. potensi penawaran yang demikian besar ini memerlukan strategi pengembangan lidah buaya yang sistemik. Kualifikasi daun berkelas mutu A mulus. dilakukan secara bertahap di seluruh subsistem agribisnis lidah buaya. hasil daun segar minimal 0. daun berkelas mutu C berkualifikasi di bawah kelas mutu B asalkan tidak terserang hama penyakit sebagian besar helaiannya. dan kelas mutu C. jika didekati dari luas sentra lidah buaya yang kini ada di Provinsi Kalimantan Barat. sedangkan penggolongan mutu ke dalam tiga kelas memberikan kelas mutu A (mutu ekspor). seperti sari lidah buaya. daun berkelas mutu B tampak mulus dengan bobot 0. seperti tepung. para petani telah memiliki pembeli produknya atau pedagang pengumpul langganannya masing-masing.4 06 kg/helai atau daun cacat atau sedikit terserang hama-penyakit dengan bobot di atas 0. yakni 50 ha. Ada beberapa spesifikasi daun lidah buaya yang diinginkan oleh pasar luar negeri antara lain: • Bobot daun lebih dari 1 kg • Lebar daun lebih dari 10 cm • Bentuk daun helai rata. termasuk yang akan mengekspornya ke luar negeri. semakin berkembang industri pengolahan lidah buaya di dalam dan di luar indonesia akan semakin meningkat kebutuhan suplai bahan bakunya. sebagian besar (90 persen) dari kelas mutu A.5 persen mutu C. 4. Permintaan potensial minimal tersebut terdiri dari 55 ton per bulan untuk diperdagangkan antarpulau dan diekspor dan 445 ton per bulan untuk konsumsi masyarakat setempat. Dengan demikian. Kliasifikasi mutu Terdapat perbedaan persepsi petani dalam penggolongan kelas mutu tanaman ini. Hal ini disebabkan pasar merupakan lokomotif penarik untuk berkembangnya suatu komoditas pertanian. 3. permintaan potensial daun lidah buaya itu tidak kurang dari 500 ton per bulan. sampai yang memerlukan teknologi dan investasi yang lebih tinggi. Masyarakat setempat mengkonsumsi produk minuman dari lidah buaya yang belakangan dianggap sebagai minuman khas Kalimantan Barat.dan pasar-pasar swalayan. harga daun lidah buaya segar berkisar dari Rp 800 hingga Rp 1500 per kilogram di tingkat petani atau pedagang pengumpul. dan frekuensi panen 2 kali per bulan. tanpa cacat atau serangan hama penyakit daun. Peluang pasar lidah buaya dianggap besar dengan alasan sebagai berikut. Besaran permintaan saat ini untuk seorang pedagang pengumpul yang mampu membeli rata-rata 11 ton per bulan.industri farmasi yang akan memberikan nilai tambah.[2] Harga produk daun lidah buaya segar bervariasi menurut mutu produk dan cara penanganannya.8 kg/helai. yang dijual di kedai-kedai. kelas mutu B. Berdasarkan perhitungan Dinas Urusan Pangan potensi penawaran untuk komoditas lidah buaya sebanyak 200. sehingga setiap tahun harus mengimpor dari Amerika Serikat atau Australia dengan harga Rp. dan menjualnya antarpulau (ke Jakarta) dan ekspor (ke Hongkong) atas nama suatu perusahaan swasta.5 persen mutu B. Meskipun di sekitar lahannya juga tersebar lahanlahan lidah buaya milik petani lainnya. Dari yang sederhana. tidak cekung • Ketebalan daging lebih dari 2 cm (dalam Negeri). dan berbobot minimal 0. pembudidayaan tanaman akan berkembang. 1. dan pupuk daun. dengan asumsi moderat dari Dinas Urusan Pangan Kota Pontianak bahwa populasinya 10000 pohon per ha. lebih dari 3 cm (luar negeri) • Kekerasan daging keras (relatif) • Serat lembut dan tidak berwarna. Persaingan pasar antarpedagang pengumpul juga tidak ada karena status mereka yang hanya merupakan "tangan-tangan" atau konsultan mutu pengekspor belaka.5 kg per panen. dan 2. kosmetik.000 per kg. Pada umumnya petani menghasilkan daun lidah buaya berkelas A atau B. Namun. Secara pukul rata. Harga daun lidah segar kelas mutu A di tingkat petani atau pengumpul adalah Rp 1200/kg jika belum dibungkus dengan kertas koran dan menjadi Rp1300/kg jika telah dibungkus kertas koran (biaya pembungkusan dengan kertas koran Rp 100/kg daun lidah buaya segar). kosmetika. besaran permintaan nyata lidah buaya itu adalah 55 ton per bulan. 2. Jika pasar terjamian. konsentrat/ekstrak atau bubuk yang selanjutnya menjadi bahan baku dalam industri farmasi. Hingga saat ini pedagang lidah buaya dianggap belum mampu memenuhi permintaan pasar luar . toko-toko. Pasar merupakan komponen terpenting dalam suatu pengembangan suatu komoditas. Permintaan tepung lidah buaya di dalam negeri untuk bahan kosmetika dan obat-obatan cukup tinggi. Kualifikasi kelas mutu ini sesuai dengan permintaan dari pembeli daun lidah buaya. Harga produk di tingkat pengekspor tidak terjangkau oleh survei ini. Tidak sedikit produk turunan yang dapat dihasilkan atau diolah dari lidah buaya. Namun. Harga kelas mutu B adalah Rp 800 setelah dibungkus koran dan kelas mutu C Rp 500/kg. Terdapat dua atau tiga kelas mutu produk komoditi ini yang dikenal di lapangan. Penggolongan mutu produk ke dalam dua kelas memberikan kelas mutu A dan kelas mutu B.000-Rp 900.8 kg/helai. 700.

penggunaan lidah buaya pada umumnya dalam bentuk bubuk atu tepung lidah buaya (aloe powder). Polymannoacetate.negeri seperti Singapura. Pengembangan lidah buaya di Jawa Barat berada di daerah Bogor dan Parung. (2) mendorong tumbuhnya industri pedesaan baik sektor hulu maupun sektor hilir. dewasa ini telah berkembang industri-industri kimia. Alovex dan Carrisyn. Budidaya komersial dan perluasan penggunaan untuk bahan baku produk minuman dimulai pada tahun 1900-an. laksatif.1 1190. imunomodulator dan hepatoprotector.0 73.0 Sumber: Sulaeman. sebagai pupuk. produk yang langsung dikonsumsi dan flavour 2). Lidah buaya juga banyak diusahakan di Pulau Jawa. Adanya homeindustri/industri pada berbagai subsistem.5 Sept – Des (Ton) 2001 206.2 2742. dan Australia secara kontinu. (4) nilai tambah produk hilirnya cukup besar. ide-ide dan kreatifitas masyarakat baik industri besar maupun kecil juga semakin berkembang. sebagai makanan tambahan (food supplement). Menurut Bungaran dalam Pemerintah KalBar Berita (2004). meningkatkan kualitas proses dan produknya sehingga lebih menarik minat dan animo konsumen. Agribisnis dengan berbasis tanaman lidah buaya dimaksud adalah pengusahaan komoditi lidah buaya mulai dari budidaya. dan (5) permintaan produk olahannya mempunyai pasar yang bagus. suplemen untuk media kultur jaringan dan penambah nutrisi pakan ternak.5 505. Industri pertanian. 4). suplemen hidroponik. anti oksidan.1 270. Pemerintah daerah menganggap lidah buaya sebagai produk unggulan daerah sehingga dapat memberikan jaminan bagi petani mengenai prioritas pengembangannya di masa depan.2 21. 2006. Khusus yang diolah secara moderen. Dewasa ini tanaman . Tabel Ekspor Lidah Buaya dari Pontianak Tujuan 2000 Malaysia Hongkong Jakarta Total 52. Taiwan.0 705. Penggunaan tanaman lidah buaya dalam industri secara garis besar dapat dibagi menjadi empat jenis industri.5 278. anti kanker. antara lain: (1) Cara pembudidayaan lidah buaya relatif mudah. diantaranya akan dapat mencegah terjadinya perebutan bahan baku yang dapat berakibat mematikan industri hilir. sampo dan lipstik. lipstik. agroindustri (industri pengolahan) dan pemasaran hasil produk akhirnya.7 2002 603. Kondisi tersebut justru akan memberikan jaminan kepastian pasar bagi hasil panennya selain dimungkinkan adanya bantuan sarana produksi dan pendampingan dalam penggunaan teknologi. baik diolah secara moderen maupun sederhana.1 557. anti mikrobial dan molusisidal.0 0.6 92. Kosmetika berbahan baku lidah buaya yang cukup banyak diproduksi Amerika antara lain: lotion. Seiring majunya teknologi yang berkembang. Industri kosmetika. Hasil produksinya digunakan sebagai bahan baku pembuatan minuman kesehatan lidah buaya. makanan dan minuman yang bahan bakunya berasal dari lidah buaya.5 161. sehingga dapat memperluas lapangan kerja di pedesaan. CARN 750. Lidah buaya banyak digunakan oleh manusia sejak lama. Dalam pengembangan agribisnis lidah buaya harus didorong terciptanya aktifitas usaha yang mengarah pada homeindustri/industri baik pada sub sistem off farm hulu. sub sistem on farm.6 Industri dan Diversifikasi Produk Industri yang semakin maju dan berkembang akan menimbulkan persaingan di antara pera produsen untuk senantiasa mengembangkan bahan baku. (3) penganeka-ragaman produknya sangat beragam dari mulai makanan dan minuman. Malaysia. 5. yaitu: 1). ditandai dengan dibukanya lahan lidah buaya di Kalimantan Barat tepatnya di kota Pontianak. kini berkembang semakin luas. maka bangunan sistem agribisnis akan semakin kokoh. maupun sub sistem off farm hilir. sebagai bahan baku lotion.7 545. Demikian pula halnya dengan produk tanaman lidah buaya yang sebelumnya hanya dikenal sebagai penyubur dan perawatan rambut serta sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. bahan baku kosmetika. tetapi skala usahanya relatif sempit dan lokasinya terpencar. pengembangan agribisnis lidah buaya memiliki prospek sangat bagus dilihat dari segi keterlibatan masyarakat dan manfaat yang ditimbulkannya.7 2003 117. baik dalam indistri kosmetika maupun farmasi. krem. 3).6 206. Bisnis lidah buaya yang mengkaitkan industri dan budidaya yang didukung dengan kehadiran institusi yang kuat. shampo dan kondisioner.6 1605. Industri pangan.1 Total 1006. Pengembangan agribisnis lidah buaya di Indonesia terpusat di Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. sebagai anti inflamasi. Penggunaan tanaman lidah buaya yang cukup besar didalam industri dikarenakan komponen-komponen yang dimilikinya cukup lengkap dan bermanfaat. 4. Aliminase. Paten yang telah dilakukan beberapa negara maju antara lain: CAR 1000. dan bahan baku obat-obatan. bahan jadi seperti sabun (aloe soap) dan produk lainnya seperti sari dan gel lidah buaya yang telah distabilkan 100% agar tidak mengalami kerusakan enzimatis. Lidah buaya di daerah tersebut dibudidayakan secara organik. Industri farmasi dan kesehatan.

berupa sejenis jeli. Contoh diversifikasi produk olahan agroindustri lidah buaya yang semakin banyak berkembang dan tersebar di Indonesia saat ini. dan pemeliharaan.5 kg dan panjang 70 cm. Perusahan-perusahan tersebut menghasilkan produk dalam bentuk bahan baku setengah jadi sampai dengan bentuk produk akhir. 1995. antara lain:  Kosmetik  Obat obatan  Tepung lidah buaya  Teh lidah buaya  Manisan lidah buaya  Dawet/cendol lidah buaya  Dodol lidah buaya  Jelly lidah buaya  Sirup lidah buaya  Nata de aloe  Krupuk lidah buaya  Selai lidah buaya  Shampo  Pasta gigi  Kondisioner          Rendang daun lidah buaya Sop lidah buaya Cake multi gizi lidah buaya Masker Hand body Penguat rambut. KEPUSTAKAAN [1] Ashari. minuman segar sejenis jus. Sumber Aloe Vera. dan industri pertanian 6. penanaman. Sisanya adalah padatan yang terutama terdiri dari karbohidrat dan mengandung beberapa bahan aktif. Niramas dengan merek dagang Inaco dan PT. Hortikultura Aspek Budidaya. 2008. kosmetik. baik oleh perusahan di luar negeri maupun dalam negeri. 2. dari daun. Budidaya lidah buaya di Pontianak (Kalimantan Barat) mampu menghasilkan produksi 8. kemudian dikenal menjadi tanaman obat-obatan dan dewasa ini kekembangkan dalam bentuk produk olahan makanan dan minuman. UI-Press.lidah buaya menjadi salah satu komoditas pertanian yang punya peluang sangat besar untuk dikembangkan di Indonesia sebagal usaha agribisnis. Agroindustri dengan bahan baku lidah buaya yang berkembang saat ini mencakup industri pangan. karena adanya kombinasi kandungan zat gizi dan non gizi yang memiliki khasiat untuk mendongkrak kesehatan. S. serta banyak yang sedang diuji coba oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Lidah Buaya Nasional (Aloe vera Center) di Pontianak. Usahatani lidah buaya harus memperhatikan: penyediaan bibit. dodol. Jakarta.id/NR/rdonlyres/. yaitu 96 %. Lidah buaya awalnya dijadikan sebagai tanaman hias. Keong Nusantara Abadi yang menggunakan merek Wong Coco sedangkan eksportir pelepah segar yang tercatat diantaranya adalah PT. kripik.bi. Maka diversifikasi produk semakin marak berkembang. Kandungan dalam lidah buaya terdiri dari: komposisi terbesar dari gel lidah buaya adalah air. nata de aloe. selai. www. Produsen dalam skala industri yang telah mengolah pelepah daun lidah buaya menjadi makanan siap santap (dalam bentuk coktail) adalah PT. Makanan dan minuman hasil olahan lidah buaya sangat berpotensi sebagai makanan/minuman kesehatan. sunsilk Vaseline Shampoo biokos Hairtonic. industri farmasi dan kesehatan. Dalam prakteknya telah banyak barang diproduksi dengan bahan baku yang berasal dari lidah buaya. Pemanfaatan lidah buaya semakin lama semakin berkembang. dan masih banyak yang lainnya.1 Simpulan 1. Besarnya potensi komoditi lidah buaya telah mendorong munculnya industri pengolahan lidah buaya dengan produk yang semakin beragam. minuman dalam bentuk serbuk serta kosmetik. Diakses tanggal 30 Maret 2011. 5. gel dan eksudat/getah.000 kg/ha dengan berat pelepah mencapai 1. 5. dodol. Lidah buaya merupakan tanaman yang fungsional karena semua bagian dari tanaman dapat dimanfaatkan. [2] Bank Indonesia. Kalimantan Barat. mulai dari usaha besar sampai dengan usaha kecil. dan lainlain.2 Rekomendasi Melihat besarnya potensi lidah buaya dan prospek lidah buaya di masa mendatang juga sangat luas. 3. Besarnya potensi komoditi lidah buaya telah mendorong munculnya industri pengolahan lidah buaya sebagai produk pangan dan obat-obatan. dengan mengupayakan munculnya diversifikasi produk yang nantinya semakin berkembang sehingga potensi sehingga prospek lidah buaya dapat dimanfaatkan dengan optimal. dawet. maka lebih baiknya apabila penelitian dan pengembangan lidah buaya terus ditingkatkan dan memperhatikan agroindustri komoditas lidah buaya dalam skala kecil maupun skala besar di Indonesia pada daerah Pontianak juga daerah-daerah lainnya selain itu. jarak tanam. 5 SIMPULAN DAN REKOMENDASI 5. Budidaya Lidah Buaya. seperti dalam bentuk teh.go. . Beberapa daerah terutama di Pulau Jawa dan Kalimantan telah membuktikan keberhasilan produksi lidah buaya. 4. Daun lidah buaya dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman. industri kosmetik.

dkk. Diakses tanggal 30 maret 2011. BPTP Kalimantan Barat. SP. 1997. Jakarta. RajaGrafindo Persada. 2008.blogspot. [18] Purwaningrum. Model Pengembangan Agribisnis Komoditi Lidah Buaya (Aloe Vera). Jakarta.id/. Jember. [17] Hendrawati. Bayumedia. Rancang Bangun Industri Tepung lidah Buaya (Aloe vera) Terpadu. PT. PT. 2009.wordpress. Bogor. 2002. Manajemen Agribisnis.com/kajian/. [6] Soetriono dkk. T. Lidah Buaya. 2002. [21] Siregar. Vol. Diakses tanggal 30 Maret 2011. Malang. Jurnal.com/. [8] Sulaeman. 2008. [23] Setiabudi. Diakses tanggal 25 Maret 2011. [15] Sudarto. www. M yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada saya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. 2002. Ekonomi dan Lingkungan.deptan. 2009. Pengantar Ilmu Pertanian. 2006. Dosen Pembimbing Mata Kuliah Kapita Selekta Bapak Rudi Hartadi. . 2003. 17: 12-22. 2004. Dinas Tanaman Pangan. Diakses tanggal 30 Maret 2011. [5] Soekartawi. Kalimantan Barat. Jurnal.[3] Lestari.smecda. Kanisius. Profil Buah-Buahan Unggulan Propinsi Kalimantan Barat. Institut Pertanian Bogor. Bumi Aksara. Teknik Industri Pertanian.com. 2008. Y.litbang. Malang [10] Tambunan. Teman-teman seangkatan 2008 yang telah memberikan semangat dan dukungannya sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat waktu.). Litbang Pertanian. Agribisnis.Rur.id/2010/10/07/ manfaat-lidah-buaya/. [11] Zulkarnain. http://grazia. Yogyakarta. Jurnal.ac. Dasar Dasar Hortikultura. Mengebunkan Lidah Buaya secara Intensif. 2005. Usaha kecil Lidah buaya di kabupaten Bogor: Sebuah Analisis sosial. Dosen Pengampu Mata Kuliah Kapita Selekta Bapak Ir. 2010. Prospek Agribisnis Tepung Lidah Buaya. Manfaat Lidah buaya. [13] Suisnaya. 1997. Yogyakarta. 2006. 5 No. Libe Bumi Abadi. Universitas Jember. Kajian Prospek dan Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Aloe Vera pada PT. Prospek Pengembangan Agribisnis Lidah Buaya (Aloe Vera L. dkk. www. [4] Musyafak. Kanisius. Pemanfaatan Lidah Buaya (Aloe Vera) dalam Pembuatan Sabun Organik Serbaguna di Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar. Vol 24(2). http://soulkeeper28. Agribisnis Lidah Buaya di Kalimantan Barat. Y. [16] Hendri.umm. Diakses tanggal 30 Maret 2011. Yogyakarta. Ghalia Indonesia. 2010. http://hendriwd. Perkembangan Sektor Pertanian di Indonesia. [7] Sudarto. Universitas Malang. yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan kepada saya sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan baik. 1: 33-39. 2003. Bayumedia. 2010. R. Lidah Buaya. M. [20] Sulaeman. Peneliti pada Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK [9] Sutawi. Lidah buaya. 2001.go. A. 2. Model Pengembangan Agribisnis Komoditi lidah buaya (aloevera). [14] Dinas Pertanian Kalimantan Barat. [19] Winarti. Peluang Tanaman Rempah dan Obat sebagai Sumber Pangan Fungsional. MP. Joni Murti Mulyo Aji. Skripsi. Manajemen Agribisnis. Malang.files. Vol. Kanisius. Skripsi. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih saya tujukan kepada: 1. [22] Grasia.student. [12] Wahjono. S. Kalimantan Barat. Jakarta. Peneliti pada Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful