P. 1
Tafsiran Kitab Yesaya

Tafsiran Kitab Yesaya

5.0

|Views: 12,899|Likes:
Published by Jonathan Tamonob

More info:

Published by: Jonathan Tamonob on Jun 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2013

pdf

text

original

4

(8)”Negerinya penuh berhala-berhala, mereka sujud menyembah kepada buatan
tangannya sendiri dan kepada yang dikerjakan oleh tangannya.”
(9)”Maka manusia ditundukkan dan orang direndahkan – janganlah ampuni mereka.”
(11)”Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan
ditundukkan; dan hanya Tuhan sajalah yang maha tinggi pada hari itu.”

Allah punya kuasa untuk merendahkan dan meninggikan kita.

Allah yang kita sembah adalah Allah yang menuntun kita.
Dia mempunyai kuasa untuk meninggikan kita bukan merendahkan kita.
Dia meninggikan:

1.apa yang kita kerjakan akan sukses akan berhasil
2.kita akan menang dalam menghadapi setiap masalah, pergumulan akan diatasi
3.kita akan melihat banyak mukjizat, tidak akan hidup kekurangan.

Jika kita hidup dalam dosa, Tuhan merendahkan kita
1. apa saja yang kita buat goyah, agar mau bertobat.
2.berbagai penyakit akan menyerang kita
3.banyak penderitaan yang kita derita dan tidak ada damai
4.kita akan hidup kekurangan
5.banyak kehancuran kita alami dalam hidup kita, rumah tangga hancur karena kita
melupakan Tuhan. Kalaupun kita mau berbalik, Tuhan akan memulihkan rumah
tangga kita.

Kapan Tuhan merendahkan kita
1.Jika kita sombong, karena kesombongan – susah direndahkan, merasa kita mampu.
tidak bisa hidup dalam kasih . Janganlah sombong
2.Jika kita hidup dalam penyembahan berhala (lihat bintang2, honshui, fungsui,
pengobatan alternative, belajar yoga) (kita harus hidup dalam kebenaran). Hiduplah
dalam takut akan Tuhan
3.Jika kita membelakangi kebaikan Tuhan dengan kejahatan, tidak ucapkan syukur.
4.Kalau kita mendengar firman Tuhan dan tak mau bertobat. (Jangan keraskan hatimu
jika mendengar firman-Nya)

Yesaya 2 : 12-24

“Jangan berharap pada manusia”

(22)”Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan
sebagai apakah ia dapat dianggap?”

Setiap manusia dimuka bumi ini, berkeinginan khususnya, orang yang
hidup mempunyai harapan2
1.yang yang negative, yang sering mengkhayal, misalnya agar orang itu mendapat

celaka

2.orang yang berharap pada pertolongan manusia yang pernah ditolong

5

3.orang yang menaruh harapan pada Allah. Kalaupun harapan kita benar, kita
bersemangat. Kalau harapan2 negatif pada manusia kita kehilangan semangat. Kita
hendaknya berharap pada Tuhan daripada berharap pada manusia. Terkutuklah
orang yang menghandalkan pada manusia

Mengapa kita jangan berharap pada manusia, karena
1.cenderung jadi orang sombong, orang yang bangga.. Merasa dia orang kaya,
pangkat. Orang yang sombong akan direndahkan
2.cenderung menjauh dari Tuhan
3.cenderung jadi budak dari orang diharapkan tersebut, direndahkan oleh manusia.
pada achirnya sering kecewa pada orang2 tsb . Tuhan berkata: “Marilah kepadaku-
semua yg letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.”

Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih daripada hembusan nafas. Kita
berharap pada Tuhan kita akan mendapat mahkota kemenangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->