MAKALAH PLH

NAMA : Fadhli Al Fajri KELAS : XI IPA 3

1

Bencana dapat disebabkan oleh beberapa faktor. aliran lava). letusan gunung api. yang mengakibatkan bencana alam. apalagi kerugian harta benda dan kerusakan-kerusakan sarana/prasarana lain. Bencana yang disebabkan oleh proses alam ini adalah bencana akibat proses geologis. Namun apabila kejadian alam itu tidak sampai mengakibatkan korban dan penderitaan manusia. Namun di sini saya hanya akan membahas tentang bencana yang berasal dari luar (hazards of exogenic origin) dan bencana yang berasal dari dalam (hazard of endogenic origin) 2 .PENDAHULUAN Suatu kejadian alam dikatakan sebagai bencana (disaster) apabila mengakibatkan korban dan penderitaan manusia.  Gempa bumi akibat pembangunan dam. seperti: gempa bumi. kerusakan lingkungan. longsoran. Bencana alam sebenarnya merupakan proses alam dengan intensitas yang melebihi normal. longsoran. adalah:  Banjir. Sedangkan yang termasuk dalam bencana asal dalam (hazards of endogenic origin). proses geomorfologis dan proses klimatologis. maka kejadian alam itu disebut sebagai fenomena alam biasa. Dari bencana alam-bencana alam tersebut di atas. dan akibat ulah manusia (dalam rangka pengembangan wilayah yang tidak berwawasan lingkungan). adalah:  Gempa bumi.  Penggundulan hutan yang berakibat pada bencana kekeringan. baik oleh alam.  Gerakan tanah.  Kekeringan. yang termasuk di dalam bencana asal luar (hazards of exogenic origin). kerugian harta benda. prasarana.  Letusan gunung api (hujan abu. dan utilitas umum serta menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan dan masyarakat. dan hazards of endogenic origin (bencana alam asal dalam).  Penurunan tanah/lahan (amblesan/tanah terban). erosi/banjir. aliran lahar. adalah:  Degradasi lingkungan. dan gelombang badai. Adapun bencana yang diakibatkan oleh aktivitas manusia (hazards of anthropogenic origin). yakni: hazards of exogenic origin (bencana alam asal luar). kerusakan sarana.  Debris avalanches.  Gelombang pasang (tsunami). yang masih dibagi lagi menjadi dua faktor penyebab.  Erosi.

.........................DAFTAR ISI Gempa Bumi ......... 10 Gunung Meletus ............................................................................................................... 6 Banjir ............. 14 Penutup .................................................................................................... 16 3 ...................... 15 Daftar Pustaka ................. 4 Tanah Longsor .......................................................................................................................................................................................................

Gempa bumi dahsyat berkekuatan 9. Bencana alam ini telah merenggut lebih dari 220. getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi.0 skala richter yang sebelumnya direvisi dari 8. Gempa Bumi Tektonik Gempa bumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik. Dari sekian banyak bencana gempa bumi yang terjadi di abad 20 – 21. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Pengertian Gempa Bumi Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. 2. pada kesempatan ini duniabaca.com akan sedikit membahas tentang pengertian gempa bumi.9 SR. Lapisan tersebut begerak 4 .000 jiwa (Daftar Gempa Bumi/Tsunami di Abad 20-21). dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan Tipe – Tipe Gempa Bumi: 1. Gempa Bumi Vulkanik (Gunung Api) Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik.2 SR juga menimbulkan Tsunami mentawai. Bumi kita walaupun padat. seperti yang dilansir wikipedia. yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Tanggal 26 Oktober 2010 gempa bumi di Mentawai berskala 7. Gempa bumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut. Selain itu gempa bumi yang tidak kalah dahsyatnya juga terjadi di Aceh pada tanggal 26 Desember 2004. selalu bergerak. pada abad ke 20 hingga abad ke 21 sekarang ini sering sekali terjadi gempa bumi yang berkekuatan besar dan tidak jarang juga yang menyebabkan tsunami. Seperti halnya yang baru-baru ini terjadi yaitu gempa bumi di jepang 11 maret 2011 berskala 9.GEMPA BUMI Dalam catatan sejarah gempa bumi. Gempa bumi di jepang ini juga menimbulkan gelombang tsunami jepang 2011.0 skala Richter mengguncang Aceh dan Sumatera Utara sekaligus menimbulkan gelombang tsunami di samudera Hindia. Tipe-tipe gempa bumi serta faktor penyebab terjadinya gempa bumi. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi).

perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. 3. Gempa Bumi Runtuhan: Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan. Penyebab Terjadinya Gempa Bumi Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi. gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. 5 . jenis gempa bumi ini jarang terjadi 2. yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Gempa Bumi Buatan: Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia. Indonesia pada Sabtu. yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan. Terakhir. nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. Afrika. Gempa Bumi Tumbukan: Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi. seperti peledakan dinamit. Pada saat itulah gempa bumi akan terjadi. 27 Mei 2006 dini hari. seperti Dam Karibia di Zambia. Dalam ilmu kebumian (geologi). Contoh gempa vulkanik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pukul 05. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.54 WIB. 1. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit.

dan angin. kemudian terjadi retakan dan rekahan tanah di permukaan. Pada saat hujan. Faktor – Faktor penyebab Longsor 1. bencana banjir dan atau bencana tsunami maupun bencana alam yang lainnya. air akan masuk dan terakumulasi di bagian dasar lereng. Apabila ada pepohonan di permukaan. Tanah pun dengan cepat mengembang kembali. air akan menyusup ke bagian yang retak. Melalui tanah yang merekah pada musing kering itu. beban serta berat jenis tanah batuan. kandungan air pada tanah menjadi jenuh dalam waktu singkat. Akibatnya terjadi rongga-rongga dalam tanah yang kemudian disusul adanya retakan dan rekahan di dalam tanahDi indonesia biasanya bencana tanah longsor terjadi pada bulan november. Lereng yang terjal terbentuk karena pengikisan air sungai. 2. Dan sudah barang tentu akibat paling pahit akan dialami oleh orang yang tinggal di dekatnya. air laut. Musim kering yang panjang akan menyebabkan terjadinya penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar.Gaya pendorong diakibatkan oleh oleh besarnya sudut kemiringan lereng. Sedangkan penyebab gaya penahan adalah kekuatan batuan dan kepadatan tanah. Hujan Ancaman tanah longsor biasanya dimulai pada bulan November seiring meningkatnya intensitas hujan.TANAH LONGSOR Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering kerap terjadi di segala penjuru dunia termasuk indonesia. air hujan akan masuk dan terakumulasi di bagian dasar lereng. Akar tumbuhan juga berfungsi sebagai pengikat tanah. Tahu sendirikan di bulan itu intensitas curah hujan meningkat. Muncul-lah pori-pori atau rongga tanah. Hujan lebat pada awal musim dapat menimbulkan longsor karena melalui tanah yang merekah itulah. seperti halnya bencana gempa bumi. Akibat dari bencana ini dapat mengakibatkan kehilangan tempat tinggal dan bahkan kematian. pada saat itu terjadi penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar. Kebanyakan sudut lereng yang 6 . Ditambah sudut lereng yang terjal atau mencapai sekitar 180 derajat sehingga dapat menyebabkan tanah longsor. sehingga menimbulkan gerakan lateral. pelongsoran dapat dicegah karena air akan diserap oleh tumbuhan. air. Pada awal musim hujan. Bencana tanah longsor ini dapat terjadi jika gaya pendorong pada lereng lebih besar dari gaya penahan. Lereng terjal Lereng atau tebing yang terjal akan memperbesar gaya pendorong. mata air. Ini semua dimulai saat musim kering yang panjang. sehingga menimbulkan gerakan lateral.

Sedangkan untuk daerah perladangan penyebabnya adalah karena akar pohonnya tidak dapat menembus bidang longsoran yang dalam dan umumnya terjadi di daerah longsoran lama. ledakan. 7 . Adanya beban tambahan Adanya beban tambahan seperti beban bangunan pada lereng. badan jalan. Tanah jenis ini memiliki potensi untuk terjadinya tanah longsor. dan kendaraan akan memperbesar gaya pendorong terjadinya longsor. Susut muka air danau atau bendungan Akibat susutnya muka air yang cepat di danau maka gaya penahan lereng menjadi hilang. dan getaran lalulintas kendaraan. batuan endapan gunungapi dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran antara kerikil. Batuan yang kurang kuat Pada umumnya. 6. terutama bila terjadi hujan. 8. 7. Selain itu.menyebabkan longsor adalah 180 apabila ujung lerengnya terjal dan bidang longsorannya mendatar. 5. Akibatnya adalah sering terjadinya penurunan tanah dan retakan yang arahnya ke arah lembah. jenis tanah ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah karena menjadi lembek jika terkena air dan pecah jika udara terlalu panas. dan adanya genangan air di lereng yang terjal. pasir.5 meter dan sudut lereng > 220. Akibat yang ditimbulkannya adalah tanah. lantai. terutama di sekitar tikungan jalan pada daerah lembah. perladangan. 3. dan dinding rumah menjadi retak. dan lempung kurang kuat. getaran mesin. Getaran Getaran yang terjadi biasanya diakibatkan oleh gempabumi. Pada lahan persawahan akarnya kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor. Batuan tersebut akan mudah menjadi tanah jika mengalami proses pelapukan dan umumnya rentan terhadap tanah longsor apabila terdapat pada lereng yang terjal. dengan sudut kemiringan waduk 220 mudah terjadi longsoran dan penurunan tanah yang biasanya diikuti oleh retakan. 4. Jenis tata lahan Tanah longsor banyak terjadi di daerah tata lahan persawahan. Tanah yang kurang padat dan tebal Jenis tanah yang kurang padat adalah tanah lempung atau tanah liat dengan ketebalan lebih dari 2.

9. Bekas longsoran lama Longsoran lama umumnya terjadi selama dan setelah terjadi pengendapan material gunung api pada lereng yang relatif terjal atau pada saat atau sesudah terjadi patahan kulit bumi. 12. Bidang kontak antara batuan yang dapat melewatkan air dengan batuan yang tidak melewatkan air (kedap air). Tanah timbunan pada lembah tersebut belum terpadatkan sempurna seperti tanah asli yang berada di bawahnya. 13. Adanya bidang diskontinuitas (bidang tidak sinambung) Bidang tidak sinambung ini memiliki ciri:       Bidang perlapisan batuan Bidang kontak antara tanah penutup dengan batuan dasar Bidang kontak antara batuan yang retak-retak dengan batuan yang kuat. Bidang kontak antara tanah yang lembek dengan tanah yang padat. Selain itu akibat penggundulan hutan di sekitar tikungan sungai. tebing akan menjadi terjal. Penggundulan hutan 8 . Dijumpai tebing-tebing relatif terjal yang merupakan bekas longsoran kecil pada longsoran lama. Dijumpai alur lembah dan pada tebingnya dijumpai retakan dan longsoran kecil. Dijumpai longsoran kecil terutama pada tebing lembah. 11. Bekas longsoran lama memilki ciri:        Adanya tebing terjal yang panjang melengkung membentuk tapal kuda. Daerah badan longsor bagian atas umumnya relatif landai. pepohonan yang relatif tebal karena tanahnya gembur dan subur. Longsoran lama ini cukup luas. Pengikisan/erosi Pengikisan banyak dilakukan oleh air sungai ke arah tebing. Umumnya dijumpai mata air. Bidang-bidang tersebut merupakan bidang lemah dan dapat berfungsi sebagai bidang luncuran tanah longsor. Adanya material timbunan pada tebing Untuk mengembangkan dan memperluas lahan pemukiman umumnya dilakukan pemotongan tebing dan penimbunan lembah. Sehingga apabila hujan akan terjadi penurunan tanah yang kemudian diikuti dengan retakan tanah. 10.

Bencana ini menyebabkan sekitar 120 orang lebih meninggal. maka kita akan aman. Akibat dari Tanah longsor sebenarnya bisa dihindari seperti membuat vegetasi atau tidak tinggal di tempat-tempat yang rawan bencana ini. Mudah-mudahan bencana longsor di indonesia semakin berkurang apalagi sampai harus berujung kematian. seperti yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Leuwigajah di Cimahi. Masih banyak tanah yang lebih aman untuk tempat tinggal yang layak di indonesia. Dan apabila bencana tersebut terjadi. Daerah pembuangan sampah Penggunaan lapisan tanah yang rendah untuk pembuangan sampah dalam jumlah banyak dapat mengakibatkan tanah longsor apalagi ditambah dengan guyuran hujan. 14.Tanah longsor umumnya banyak terjadi di daerah yang relatif gundul dimana pengikatan air tanah sangat kurang. 9 .

Dan air itu ngeluyur keluar dari sungai atau saluran karena sungai atau salurannya sudah melebihi kapasitasnya. antara lain: 1. 2. Jenis – Jenis Banjir Menurut ahli hidrologi banjir-bajir di indonesia itu dibagi menjadi tiga jenis. sebenarnya banyak sekali faktor-faktor penyebab banjir. airnya itu akan mencari tempat lain (mungkin dah bosan kali airnya lewat situ hehehe…) tempat itu ada dikanan kiri sungai yang biasanya merupakan daerah dataran banjir (apa lagi itu “dataran banjir”. lewat artikel ini duniabaca. luapan air ini bisa juga terjadi akibat kiriman (kiriman??? kayak pos aja…). Kondisi inilah yang disebut banjir. faktor penyebab terjadinya banjir serta bagaimana cara menanggulangi banjir agar supaya kita terbebas dari bencana tersebut. Masih nyari2 bahan nih……). 10 . Kalo dah kayak gini. Daerah tersebut sering sekali menjadi korban banjir dan berbagai daerah lainnya baik di jakarta maupun luar jakarta. Definisi Banjir Menurut SK SNI M-18-1989-F (1989) dalam (Suparta (2004) dijelaskan bahwa Banjir adalah aliran yang relatif tinggi. namun dari semua faktor tersebut tentunya ada juga cara menanggulangi banjir. Kalau kita mau mengkaji secara mendalam dan untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Maka dari itu. sepintas yang terlintas di benak kita. Pada saat curah hujan tinggi dilokasi setempat dimana kondisi tanah dilokasi itu sulit dalam melakukan penyerapan air (bisa karena padat. dan tidak tertampung oleh alur sungai atau saluran. bisa juga karena kondisinya lembab. Aliran yang dimaksud disini adalah aliran air yang sumbernya bisa dari mana aja. Banjir Karena Sungai Meluap Banjir jenis ini biasanya terjadi akibat dari sungai tidak mampu lagi menampung aliran air yang ada disungai itu akibat debit airnya sudah melebihi kapasitas.BANJIR Berbicara masalah banjir.com kutip dari berbagai sumber sedikit banyak tentang banjir. sebagaimana yang sering kita lihat di berita-berita yaitu daerah kali ciliwung – jakarta. bila crah hujan tinggi di hulu sungai dan sistem DAS dari sungai itu rusak maka luapan airnya akan terjadi di hilir sungai. Banjir Lokal Banjir ini merupakan banjir yang terjadi akibat air yang berlebihan ditempat itu dan meluap juga ditempat itu. itu bahasa Geomorfologi. dan bisa juga karena daerah resapan airnya tinggal sedikit) maka kemungkinan terjadinya banjir lokal akan sangat tinggi sekali.

31% dan pada tahun 2003 itu 17. Akibat dari peristiwa sedimentasi ini. Banjir Akibat Pasang Surut Air Laut Saat air laut pasang. sekarang kita tengok yg tidak alami atau akibat dari perubahan Pertama itu perubahan lingkungan dimana didalamnya ada perubahan iklim. Faktor – Faktor Penyebab Banjir Pada dasarnya banjir itu disebabkan oleh luapan aliran air yang terjadi pada saluran atau sungai. Bisa terjadi dimana saja. Saat banjir terjadi. Dataran banjir merupakan derah yang terbentuk akibat dari sedimentasi (pengendapan) banjir. Kupang. Maros. 11 . Berdasarkan penelitian Diarniti (2007) jumlah vegetasi di denpasar pada tahun 1994 adalah 45. dan Pontianak (Slamet dan Berliana. mempunyai air tanah yang dangkal sehingga cocok sekali bagi pemukiman dan perkotaan. Berdasarkan kajian LAPAN (2006) banjir yang terjadi di Jakarta Januari tahun 2002. ditempat yang tinggi maupun tempat yg rendah. perubahan geomorfologi. Akibat keadaan ini saluran2 yg ada tidak mampu lagi menampung besarnya aliran permukaan dan tanah2 cepat mengalami penjenuhan. Juni 2004 dan Februari 2007 bertepatan dengan fenomena La Nina dan MJO (Madden-Julian oscillation). ketinggian muka air laut akan meningkat. 2006). mengapa bisa alami??? Karena dataran banjir terbentuk akibat dari peristiwa banjir. Sebenarnya banjir merupakan peristiwa yang alami pada daerah dataran banjir. berdasarkan kesimpulan penelitian tersebut bukan hanya faktor iklim yang menyebabkan terjadinya banjir. Padang. Berdasarkan analisis statistik data curah hujan dari tahun 1900 sampai tahun 1989 terhadap variansi hujan dengan menggunakan uji F dihasilkan bahwa telah terjadi perubahan intensitas hujan untuk lokasi Ambon. kedua fenomena ini menyebabkan terjadinya peningkatan curah hujan diatas normal.3. Memang. Dan kedua adalah perubahan dari masyarakat itu sendiri Hujan merupakan faktor utama penyebab banjir. makanya jngan heran kalau sewaktu-waktu hujan bisa sangat tinggi intensitasnya dan kadang sangat rendah.86%.45% dari tahun 1994 sampai 2003. tidak hanya air yang di bawa tapi juga tanah2 yang berasal dari hilir aliran sungai. otomatis aliran air di bagian muara sungai akan lebih lambat dibandingkan bila saat laut surut. Kotaraja. Palembang. tp juga di sebabkan oleh perubahan penggunaan lahan dan penyempitan saluran drainase (sungai). perubahan geologi dan perubahan tata ruang. bila aliran air sungai sudah melebihi kapasitasnya (ditempat yang datar atau cekungan) maka air itupun akan menyebar kesegala arah dan terjadilah banjir. Branti. Dataran banjir biasanya terbentuk di daerah pertemuan2 sungai. Selain melambat. klo gitu dah berkurang 27. maka air itu akan mengalir ketempat yang lebih rendah melalui saluran2 atau sugai2 dalam bentuk aliran permukaan (run off) sebagian akan masuk/meresap kedalam tanah (infiltrasi) dan sebagiannya lagi akan menguap keudara (evapotranspirasi). Pada saat air jatuh kepermukaan bumi dalam bentuk hujan (presipitasi). Itu faktor penyebab banjir yang alami…. Akibat global warming / pemanasan global menyebabkan terjadinya perubahan pada pola iklim yg akhirnya merubah pola curah hujan. dataran banjir merupakan daerah yg subur bagi pertanian. Perubahan iklim menyebabkan pola hujan berubah dimana saat ini hujan yang terjadi mempunyai waktu yang pendek tetapi intensitasnya tinggi.

proses infiltrasi terganggu. Sedangkan kemampuan peresapan air pada DAS berhutan lebih besar 34.7% dan 90. ini membuktikan bahwa vegetasi sebagai pengatur tata air dimana pada saat hujan tanaman membatu proses infiltrasi sehinggaa air disimpan sebagai air bawah tanah dan dikeluarkan saat musim kemarau. Aliran permukaan terjadi apabila curah hujan telah melampaui laju infiltrasi tanah. tegalan. Selain itu hasil penelitiannya juga menunjukkan bahwa apabila tanaman di bawah pohon hutan ~tanaman2 yg kecil2 tuh~ itu hilang akan menyebabkan peningkatan aliran permukaan yang mencapai 6. 15% dan 0% akan menaikkan puncak banjir berturut-turut 12.7%. kapasitas daya tampung dari saluran irigasi tersebut menjadi lebih kecil yang akhirnya dapat menyebabkan banjir walaupun dalam kondisi curah hujan normal. Sedangkan berdasarkan penelitian Onrizal (2005) di DAS Ciwulan. Dalam makalah yang sama Yuwono (2005) juga mengungkapkan pengurangan luas hutan dari 36% menjadi 25%. tanaman kopi 3%.7 m3/ha/blan. rumput 18% sedangkan tanah kosong sekitar 60%. sawah. Akibat dari erosi ini tanah menjadi padat. Menurut Yuwono (2005) pengurangan luas hutan dari 36% menjadi 25%. dan juga meningkatkan persentase hujan menjadi direct run-off dari 53 % menjadi 63 %. ladang dll sedangkan tutupan lahan itu vegetasi yang tumbuh di atas permukaan bumi menyebabkan semakin tingginya aliran permukaan. Itu baru perhitungan yg di lakukan pada daerah hutan yg ditebang dimana masih ada tanah yang bisa meresapkan air Kembali lagi kita ke hutan yang digunakan sebagai sampel apabila ga ada vegetasi dan pengaruhnya terhadap aliran permukaan dan debit sungai.5%.2 mm/bln. Hasil penelitian Bruijnzeel (1982) dalam Onrizal (2005) yang di lakukan pada areal DAS Kali Mondoh pada tanaman hutan memperlihatkan bahwa debit sungai pada bulan mei.4%. Menurut Priatna (2001) kerusakan tanah akibat terjadinya erosi dapat menyebabkan bahaya banjir pada musim hujan. Onrizal (2005) juga mengungkapkan bahwa penebangan hutan menyebabkan berkurangnya air tanah rata-rata sebesar 53. penebangan hutan menyebabkan terjadinya kenaikan aliran permukaan sebesar 624 mm/th. Menurut Castro (1959) tingkat aliran permukaan pada hutan adalah 2. Hasil penelitian Fakhrudin (2003) dalam Yuwono (2005) menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di DAS Ciliwung tahun 1990-1996 akan meningkatkan debit puncak dari 280 m3/det menjadi 383 m3/det.Perubahan penggunaan lahan dan otomatis juga terjadi perubahan tutupan lahan ~penggunaan lahan itu ada pemukiman. 12 . bendungan2 dan sungai2. 15% dan 0% akan meningkatkan laju erosi sebesar 10%. pendangkalan sungai atau waduk2 serta makin meluasnya lahan-lahan kritis. Menurut Suroso dan Santoso (2006) dalam WWF-Indonesia (2007) perubahan penggunaan lahan sangat berpengaruh terhadap peningkatan debit sungai. juli. setelah terjadi seperti itu. 58.9 mm/bln di bandingkan dengan DAS tidak berhutan. agustus dan september lebih tinggi dari curah hujan yang terjadi pada saat bulan2 tersebut. banyak lapisan atas tanah yang hilang dan terangkut ke tempattempat yang lebih rendah. 60% dan 90%. tanah yang hilang dan terangkut inilah yang menjadi sedimentasi yang dapat mendangkalkan waduk2.

Biasanya. Apa yang akan terjadi? Pohon selain sebagai penetralisasi pencemaran udara di siang hari. bila sebuah kota tidak memiliki pohon sama sekali. jangan sampai fungsinya berubah menjadi tempat sampah. Menanam pohon dan pohon-pohon yang tersisa tidak ditebangi lagi. Larangan membuat rumah di dekat sungai. bisa dibayangkan apa yang akan terjadi bila hujan tiba. 13 . keberadaan mereka bukannya membantu peningkatan perekonomian. Banyangkan. Karena sungai dan selokan merupakan tempat aliran air. 2. Memfungsikan sungai dan selokan sebagaimana mestinya. Karena pohon adalah salah satu penopang kehidupan di suatu ktoa.Cara Menanggulangi Banjir 1. Akibatnya. 3. merusak lingkungan. Itu sebabnya pemerintah harus tegas. sebagai pengikat air di saat hujan melalui akar-akarnya. akan tetapi malah sebaliknya. melarang membuat rumah di dekat sungai dan melarang orang-orang tanpa tujuan tidak jelas datang ke kota dalam jangka waktu lama atau untuk menetap. Bila sudah tidak ada lagi phon. yang mendirikan rumah di dekat sungai adalah para pendatang yang yang datang ke kota besar hanya dengan modal nekat.

Peningkatan suhu kawah 3. 14 . seperti di Lembah Rift Afrika (African Rift Valley). Gunung berapi biasanya terdapat di mana plak tetonik berpisah atau bertembung. atau rekahan. Lingkaran Api Pasifik pula mempunyai contoh gunung berapi yang terhasil akibat pertembungan plak tetonik. seperti kepulauan Hawai. terutamanya pada bulan dan planet berbatu.GUNUNG MELETUS Gunung berapi adalah bukaan. dan tektonik. seperti Rabung Tengah Atlantik (Mid-Atlantic Ridge). Lapangan gunung berapi Wells Gray-Clearwater dan Rio Grande Rift di Amerika Utara. hingga terjadinya deformasi pada tubuh gunung. Rabung tengah laut. Aktiviti gunung berapi membabitkan extrusion of rock yang cenderung membentuk gunung atau ciri-ciri berbentuk gunung melalui tempoh masa. adalah contoh plak tetonik berpisah. Peningkatan kegempaan vulkanik 2. gunung berapi biasanya tidak terhasil di mana dua plak tetonik bergesel sesama sendiri. 4. magma mendesak keluar (erupsi) dari permukaan bumi sebagai lava. abu. Peningkatan gelombang magnet dan listrik. Sebaliknya. Rhine Graben Eropah dengan gunung berapi Eifelnya. Gunung berapi juga boleh terbentuk di kawasan di mana terdapat renggangan pada kerak Bumi dan di mana kerak Bumi menjadi nipis (di kenali sebagai gunung berapi antaraplat bukan titik panas). yang membenarkan gas. Lempeng-lempeng bumi saling berdesakan dan magma di perut bumi pun mendesak serta mendorong permukaan bumi dan memicu aktivitas geologis. vulkanik. pada permukaan atau kerak Bumi. Akhir sekali. dan batu cair yang panas bebas jauh di dalam bawah permukaan bumi. Faktor – Faktor Penyebab Gunung Meletus 1. Amat menarik. gunung berapi boleh dihasilkan melalui pluma mantel (mantle plumes). gunung berapi titik panas juga didapati di tempat lain di sistem suria. titik panas ini boleh berlaku jauh dari sempadan plak. Akibat tekanan yang amat tinggi. yang dikenali sebagai titik panas. 5.

Syukurilah yang ada di alam ini jangan kita merusak apa lagi menghancurkannya. Sebenarnya bencana – bencana ini tidak hanya di pengaruhi bumi itu sendiri tapi juga ulah manusia yang terlalu serakah yang hanya memikirkan untung tanpa memikirkan apa yang akan terjadi ke depan.PENUTUP Itulah sebagian bencana yang sering terjadi di dunia khususnya di negara kita sendiri yaitu Indonesia. 15 . Apa kalian ingin melihat anak cucu kita menderita karena ulah keserakahan kalian pada saat ini tentu saja tidak bukan? Oleh karena itu marilah kita jaga kelestarian ala mini dengan bersama – sama saling mengingatkan atau membuat larangan di setiap hutan atau pantai karena satu tindakan dapat menyelamatkan banyak orang.

com/jenis-jenis-banjir-serta-berbagai-faktor-penyebab-banjir.yahoo.com/penyebab-terjadinya-tanah-longsor.html 16 .answers.beritaindonesia.html#pengertian http://duniabaca.DAFTAR PUSTAKA http://www.id/berita-utama/tsj-megapolitan-solusi-atasi-banjir/page-2 http://id.com/faktor-penyebab-terjadinya-gempa-bumi.com/question/index?qid=20080124053821AA24aFU http://duniabaca.html http://duniabaca.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful