P. 1
Elemen Lapis Pondasi Bawah (Sub-Base Course)

Elemen Lapis Pondasi Bawah (Sub-Base Course)

|Views: 579|Likes:

More info:

Published by: Nurul Rahayu Baso Amir on Jun 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2014

pdf

text

original

 Nurul

Rahayu Baso Amir / D111 09 012  Rizky Hadijah Fahmi / D111 09 254  Dd  Dd  Dd  Dd  Dd  Dd

  .

.Pengertian Lapisan pondasi bawah (subbase) adalah suatu lapisan perkerasan jalan yang terletak antara lapis tanah dasar dan lapis pondasi “atas” (base). yang berfungsi sebagai bagian perkerasan yang meneruskan beban di atasnya. dan selanjutnya menyebarkan tegangan yang terjadi ke lapis tanah dasar.

• Sebagai lapis pertama agar pelaksanaan dapat berjalan lancar.Beberapa fungsi Lapisan Pondasi Bawah: • Sebagai bagian dari konstruksi perkerasan untuk mendukung dan menybarkan beban roda. • Untuk mencegah tanah dasar masuk ke dalam lapis pondasi. . • Menjaga efisiensi penggunaan material yang relatif murah agar lapisan-lapisan selebihnya daapt dikurangi tebalnya (penghematan biaya konstriksi).

• Pondasi bawah yang menggunakan material ATSB(Asphalt Treated Sub-Base) atau disebut laston bawah (lapis aspal beton pondasi bawah). • Pondasi bawah yang menggunakan agregat.Berbagai jenis lapis pondasi bawah yang sering dilaksanakan. • Pondasi bawah yang menggunakan tanah pasir. • Pondasi bawah yang menggunakan sirtu yang mengandung sedikit tanah. dengan balas pasir. yaitu: • Pondasi bewah menggunakan batu pecah. • Pondasi bawah yang menggunakan stabilisasi tanah .

. Bila kadar semen bertambah.7% kepadatan kering . dan 8%. karena semen akan segera mengeras. Untuk mencari kekuatan kering dan pada air dan optimum. Cari kekuatan pada 9. Lakukan pula percobaan untuk contoh yang dibiarkan 2 jam sebelum ditumbuk dengan mesin pemadat 150 mm. kekuatan akan bertambah. Dibuat contoh dengan variasi kadar semen 2%.Stabilisasi Semen Kekuatan stabilisasi didominasi oleh sifat asal tanah dan hidrasi.5 kg dan dilakukan curing 7 hari lembab dan 7 hari rendaman. Lakukan pemadatan segera setelah contoh jadi. Kekuatan bertambah pula sebagai fungsi waktu. 6%. maksimum yang merupakan standar kepadatan dilapangan. hammer 4. 4%.

maka nilai plastisitas akan menurun.Stabilisasi Kapur Jika kapur dicampur dengan tanah kohesif. . dicari dengan prosedur seperti yang dilakukan untuk semen. Prosentase kadar kapur yang digunakan. Penurunan ini tergantung pada waktu dan efek kadar air optimum bertambahndan kepadatan kering berkurang bila dilakukan percobaan pemadatan. contoh dibiarkan pada suhu 25 °C. Pada iklim tropis. Masa curing kapur adalah 21 hari lembab dan 7 hari rendaman.

Bahan Beberapa bahan tanah. harus dipilih dan disesuaikan dengan spesifikasi. . Tidak semua bahan tanah dapat digunakan untuk stabilisasi. kohesif terhadap stabilisasi semen atau kapur.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->