P. 1
Reaktor Nuklir

Reaktor Nuklir

|Views: 38|Likes:
Published by Ratna Rosidah

More info:

Published by: Ratna Rosidah on Jun 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/04/2013

pdf

text

original

REAKTOR NUKLIR

2010/2011

Pendahuluan
• Reaktor nuklir adalah tempat terjadinya reaksi inti berantai terkendali, baik pembelahan inti (fisi) atau penggabungan inti (fusi). • Jenis dan fungsi reaktor nuklir bergantung pada tujuan pemanfaatan hasil reaksi, seperti untuk PLTN, produksi radionuklida, radiografi neutron, analisis aktivasi neutron dan berbagai eksperimen dengan hamburan neutron. • Fungsi reaktor fisi dibedakan menjadi dua, yaitu reaktor penelitian dan reaktor daya.

Reaktor PENELITIAN
• Utamanya menggunakan pemanfaatan netron hasil pembelahan untuk berbagai penelitian dan iradiasi serta produksi radioisotop. • Panas yang ditimbulkan dirancang sekecil mungkin sehingga panas tersebut dapat dibuang ke lingkungan. • Pengambilan panas pada reaktor penelitian dilakukan dengan sistem pendingin,yang terdiri dari sistem pendingin primer dan sistem pendingin sekunder.

• Panas yang berasal dari teras reaktor diangkut oleh air di sekitar teras reaktor (sistem pendingin primer) dan dipompa oleh pompa primer menuju alat penukar panas. • Selanjutnya panas dibuang ke lingkungan melalui menara pendingin (alat penukar panas pada sistem pendingin sekunder). • Perlu diketahui bahwa antara alat penukar panas, sistem pendingin primer atau sekunder tidak terjadi kontak langsung.

Reaktor DAYA
Panas yang timbul dari pembelahan dimanfaatkan untuk menghasilkan uap yang bersuhu dan bertekanan tinggi untuk memutar turbin.

KOMPONEN Reaktor • Reaktor nuklir pertama kali dibangun oleh Enrico Fermi pada tahun 1942 di Universitas Chicago. batang kendali. • Hingga sat ini telah ada berbagai jenis dan ukuran reaktor nuklir. yaitu: elemen bahan bakar. moderator netron. tetapi semua reaktor atom tersebut memiliki lima komponen dasar yang sama. pendingin dan perisai beton .

Gambar Penampang Reaktor .

. ada ribuan elemen bahan bakar yang diletakkan saling berdekatan. Seluruh elemen bahan bakar dan daerah sekitarnya dinamakan teras reaktor. bahan bakar reaktor adalah uranium235. • Dalam suatu reaktor daya besar. • Umumnya.7% terdapat dalam uranium alam. • Isotop ini hanya kira-kira 0. maka diperlukan proses khusus untuk memperkaya (menaikkan prosentase) isotop ini.ELEMEN BAHAN BAKAR • Elemen bahan bakar ini berbentuk batang-batang tipis dengan diameter kira-kira 1 cm.

• Material yang memperlambat kelajuan netron dinamakan moderator. sebuah reaktor atom harus memiliki materaial yang dapat mengurangi kelajuan netron-netron yang energinya sangat besar sehingga netron-netron ini dapat dengan mudah membelah inti.MODERATOR NETRON • Netron yang mudah membelah inti adalah netron lambat yang memiliki energi sekitar 0. sedangkan netron-netron yang dilepaskan selama proses pembelahan inti (fisi) memiliki energi sekitar 2 MeV. . • Oleh karena itu .04 eV (atau lebih kecil).

Still… • Moderator yang umum digunakan adalah air. netron tersebut memasuki air di sekitarnya dan bertumbukan dengan molekul-molekul air. • Netron cepat akan kehilangan sebagian energinya selama menumbuk molekul air (moderator) terutama dengan atom-atom hidrogen. Sebagai hasilnya netron tersebut diperlambat. . Ketika netron berenergi tinggi keluar keluar dari sebuah elemen bahan bakar.

Sebuah reaktor normal bekerja pada kondisi kritis.BATANG KENDALI… • Jika keluaran daya dari sebuah reaktor dikehendaki konstan. Pada kondisi ini reaktor menghasilkan keluaran energi yang stabil. maka reaktor dikatakan berada pada kondisi kritis. • Jika netron yang dihasilkan selalu konstan dari waktu ke waktu (faktor multiplikasinya bernilai 1). maka jumlah netron yang dihasilkan harus dikendalikan. .

. maka reaktor dikatakan berada pada kondisi subkritis dan daya yang dihasilkan semakin menurun. reaktor dikatakan dalam keadaan superkritis.• Jika netron yang dihasilkan semakin berkurang (multiplikasinya kurang dari 1). • Sebaliknya jika setiap saat netron yang dihasilkan meningkat (multiplikasinya lebih besar dari 1). energi yang dibebaskan oleh sebuah reaktor meningkat. • Selama kondisi superkritis.

• Jika kondisi ini tidak dikendalikan. seperti boron dan kadmium. meningkatnya energi dapat mengakibatkan mencairkan sebagain atau seluruh teras reaktor. dan pelepasan bahan radioaktif ke lingkungan sekitar. . • Kendali ini dilakukan oleh sejumlah batang kendali yang dapat bergerak keluar-masuk teras reaktor. • Batang kendalli terbuat dari bahan-bahan penyerap netron.

• Jika reaktor menjadi superkritis. . jika reaktor menjadi subkritis. Dengan demikian. batang kendali secara otomatis bergerak masuk lebih dalam ke dalam teras reaktor untuk menyerap kelebihan netron yang menyebabkan kondisi itu kembali ke kondisi kritis. • Untuk menghentikan operasi reaktor (misal untuk perawatan). lebih banyak netron tersedia untuk reaksi fisi dan reaktor kembali ke kondisi kritis. • Sebaliknya. batang kendali turun penuh sehingga seluruh netron diserap dan reaksi fisi berhenti. batang kendali sebagian ditarik menjauhi teras reaktor sehingga lebih sedikit netron yang diserap.

misalnya air atau karbon dioksida. • Bahan pendingin (air) disirkulasikan melalui sistem pompa. .PENDINGIN… • Energi yang dihasilkan oleh reaksi fisi meningkatkan suhu reaktor. • Suhu ini dipindahkan dari reaktor dengan menggunakan bahan pendingin. sehingga air yang keluar dari bagian atas teras reaktor digantikan air dingin yang masuk melalui bagin bawah teras reaktor.

agar keamanan orang yang bekerja di sekitar reaktor terjamin.PERISAI BETON… • Inti-inti atom hasil pembelahan dapat menghasilkan radiasi. • Untuk menahan radiasi ini (radiasi sinar gamma. netron dan yang lain). . maka umumnya reaktor dikungkungi oleh perisai beton.

• Air ini secara terus-menerus dipompakan oleh pompa primer ke dalam reaktor melalui saluran pendingin reaktor (sistem pendingin primer). • Untuk mengangkut kalor sebesar mungkin. . suhu air dikondisikan mencapai 3000C.PLTN PWR… • kalor yang dihasilkan dalam batang-batang bahan bakar diangkut keluar dari teras reaktor oleh air yang terdapat di sekitarnya (sistem pendingin primer).

.• Untuk menjaga air tidak mendidih (yang dapat terjadi pada suhu 1000C pada tekanan 1 atm). dan kalor dari air panas dipindahkan ke air yang mengalir di sekitar alat penukar panas (sistem pendingin sekunder). uap didinginkan kembali menjadi air oleh pengembun (condenser) dan kemudian dikembalikan lagi ke alat penukar panas oleh pompa sekuder. • Kalor yang dipindahkan ke sistem pendingin sekunder memproduksi uap yang memutar turbin. air diberi tekanan 160 atm. • Setelah keluar dari turbin. • Air panas diangkut melalui suatu alat penukar panas (heat exchanger). • Turbin dikopel dengan suatu generator listrik. tempat daya keluaran listrik menuju konsumen melalui kawat transmisi tegangan tinggi.

Gambar PLTN PWR… .

• Sistem keselamatan reaktor dirancang mampu menjamin agar unsur-unsur radioaktif di dalam teras reaktor tidak terlepas ke lingkungan.SiSTeM KeSeLaMaTaN… • Sistem keselamatan operasi reaktor terutama ditujukan untuk menghindari bocornya radiasi dari dalam teras reaktor. . baik dalam operasi normal atau waktu ada kejadian yang tidak diinginkan.

• Kecelakaan terparah yang diasumsikan dapat terjadi pada suatu reaktor nuklir adalah hilangnya sistem pendingin teras reaktor. . • Peristiwa ini dapat mengakibatkan pelelehan bahan bakar sehingga unsur-unsur hasil fisi dapat terlepas dari kelongsong bahan bakar. • Karena digunakan sistem berlapis. maka sistem pengamanan ini dinamakan penghalang ganda. maka reaktor nuklir memiliki sistem keamanan yang ketat dan berlapis-lapis. • Hal ini dapat mengakibatkan unsur-unsur hasil fisi tersebar ke dalam ruangan penyungkup reaktor. • Agar unsur-unsur hasil fisi tetap dalam keadaan terkungkung.

. maka unsur tersebut akan tetap terkungkung di dalam kelongsong yang dirancang tahan bocor. • Penghalang kedua adalah kelongsong bahan bakar. Apabila ada unsur hasil fisi yang terlepas dari matriks bahan bakar.SiSTeM PeNGHaLaNG gAndA… • Penghalang pertama adalah matrik bahan bakar nuklir. Lebih dari 99 & unsur hasil fisi akan tetap terikat secara kuat dalam matriks bahan bakar ini.

Seandainya masih ada unsur hasil fisi yang terlepas dari kelongsong. . maka unsur tersebut akan terlarut dalam air pendingin primer sehingga tetap terkungkung dalam tangki reaktor. • penghalang keempat adalah perisai beton. Tangki reaktor disangga oleh bangunan berbentuk kolam dari beton yang dapat berperan sebagai penampung air pendingin apabila terjadi kebocoran.• Penghalang ketiga adalah sistem pendingin. • Penghalang kelima dan keenam adalah sistem pengungkung reaktor secara keseluruhan yang terbuat dari pelat baja dan beton setebal dua meter serta kedap udara.

.

• Uap yang dihasilkan pada proses pendidihan air kemudian disalurkan untuk memutar turbin yang terhubung dengan generator listrik. .PLTN BWR … • Reaktor tipe ini menggunakan air (H2O) sebagai pendingin dan moderator. • Moderator adalah medium untuk memperlambat kecepatan partikel neutron cepat. • Air pendingin digunakan untuk mengambil panas yang dihasilkan dalam teras reaktor (reactor core) sehingga temperatur air akan naik. • Temperatur air dibiarkan meningkat hingga mencapai titik didih.

• Dalam reaktor tipe ini. uap yang terbentuk akan menyebabkan reaktivitas reaktor menjadi negatif. Amerika Serikat. Reaktivitas negatif dapat menahan kenaikan daya reaktor. . sehingga penambahan reaktivitas (penaikan daya reaktor) dapat dikendalikan secara stabil dengan batang kendali. PLTN Dresden 1 dengan daya 200 MWe (Mega Watt electric) merupakan PLTN dengan reaktor tipe air didih yang pertama kali dioperasikan secara komersial pada Juli 1960. • Reaktor nuklir tipe Reaktor Air Didih pertama kali dikembangkan oleh perusahaan General Electric.

air kemudian dikembalikan ke bejana reaktor. • Tekanan dari pompa resirkulasi ini akan menaikkan kecepatan aliran air pendingin dalam teras reaktor.Konstruksi DASAR … • Pada reaktor air didih. • Sebagian air pendingin yang berada dalam bejana reaktor disirkulasi dengan pompa (disebut pompa resirkulasi). Air yang keluar dari pompa resirkulasi disalurkan ke bagian bawah teras reaktor melalui katup yang bekerja sebagai pompa jet. • Setelah uap air menggerakkan turbin. uap disalurkan ke kondenser dan diubah menjadi air kembali. Uap ini kemudian secara langsung dialirkan ke turbin yang memutar generator listrik. . air pendingin dididihkan di dalam bejana reaktor sehingga menghasilkan uap. Dengan pompa utama.

batang kendali dan konstruksi penyangga yang membentuk suatu konstruksi yang disebut teras reaktor. • Di atas teras reaktor terdapat konstruksi perangkat pemisah uap-air (steam separator) dan di atas perangkat pemisah terdapat perangkat pengering uap. • Pemasangan kedua perangkat ini ditujukan untuk menjamin agar uap yang akan dipakai untuk memutar turbin benar-benar berupa uap kering.Konstruksi BeJaNa TeKaN ReaKtoR … • Dalam bejana tekan ini terdapat sekumpulan bahan bakar. .

Di sekitar teras terdapat konstruksi loronglorong saluran pendingin dan pompa jet. • Dengan perangkat ini batang kendali dapat bergerak dari bawah ke atas masuk ke teras reaktor melalui pengarahnya. penggerak batang kendali dan batang kendali. . • Salah satu contoh perangkat bahan bakar terdiri atas 62 batang bahan bakar dan 2 batang yang berisi air membentuk matriks 8 x 8.• Di bagian bawah teras terdapat perangkat pengendali daya reaktor berupa pengarah batang kendali.

• Pipa pembungkus pelet bahan bakar uranium oksida ini disebut kelongsong.• Bentuk susunan matriks batang bahan bakar dapat pula berupa matriks 6 x 6 atau 9 x 9. • Matriks kemudian dibungkus dengan lempeng logam Zirkalloy. Dalam kelongsong juga terdapat pegas penekan pelet bahan bakar. Di kedua ujung kelongsong terdapat ruang yang disebut plenum. Keseluruhan susunan matriks batang bahan bakar dan pembungkusnya serta spacer (penjaga jarak antar batang bahan bakar) ini disebut perangkat bahan bakar. .

Bahan hasil fisi ditampung dalam ruang plenum. karena itu tekanan dalam kelongsong tidak melonjak terlalu besar. • Batang kendali berfungsi sebagai penyerap partikel neutron. .• Dalam pelet bahan bakar terjadi reaksi fisi. • Pada bagian bawah perangkat kendali terdapat konstruksi yang berbentuk payung yang dapat menghambat jatuhnya batang kendali ke bawah (keluar dari teras) agar sesuai dengan batas kecepatan yang diperbolehkan. Batang kendali terbuat dari boron karbida dan atau hafnium.

• Terdapat dua macam penggerak batang kendali yaitu penggerak elektrik dan hidrolik.• Pada bagian bawah batang kendali ini juga terdapat suatu soket mekanik untuk menghubungkan batang kendali dengan penggeraknya. . • Untuk mempercepat gerak perangkat batang kendali masuk ke teras terdapat perangkat akumulator yang menggerakkan perangkat batang kendali dengan tekanan gas. keseluruhan perangkat batang kendali yang ada harus segera dimasukkan ke dalam teras reaktor dengan kecepatan tinggi untuk menghentikan reaktor. • Dalam kondisi kecelakaan atau kelainan operasi yang dianggap membahayakan.

maka dalam kondisi seperti ini ke dalam reaktor dimasukkan cairan asam borat yang mampu menyerap partikel neutron sehingga operasi reaktor dapat berhenti. • Jika perangkat batang kendali oleh karena suatu hal tak dapat dimasukkan ke teras reaktor dan reaktor tidak dapat dihentikan pada temperatur rendah.• Penghentian reaktor secara mendadak oleh karena suatu sebab yang dianggap membahayakan seperti ini disebut sebagai pancung daya (scram). .

yang berarti juga daya reaktor. reaktivitas reaktor.PenGenDalian Daya Reaktor… • Reaktor air didih beroperasi pada tekanan 70 kg/cm2. • Dengan mengatur aliran resirkulasi. . Ini adalah salah satu cara pengendalian reaktor air didih yang disebut metode pengendalian resirkulasi. Air pendingin mendidih dan menghasilkan uap di dalam bejana reaktor. • Air dalam kondisi uap dan cair disirkulasikan kembali ke teras reaktor dengan menggunakan pompa sirkulasi. dapat dinaik-turunkan atau dikendalikan.

dan dengan demikian uap yang dihasilkan juga bertambah. • Energi panas ini akan mendidihkan air lebih banyak. Jika batang kendali ditarik keluar dari teras. Meningkatnya kandungan uap dalam air akan menurunkan kemampuan air dalam memoderasi partikel neutron. • Jumlah neutron kecepatan rendah (neutron termal) yang akan menimbulkan reaksi fisi menjadi berkurang. .• Cara lain untuk menaikkan reaktivitas (daya reaktor) adalah dengan menarik batang kendali dari teras reaktor. reaktivitas atau reaksi fisi bertambah dan menghasilkan energi panas lebih banyak lagi (daya reaktor naik). sehingga akibatnya reaksi fisi (reaktivitas) juga berkurang.

• Jadi menaikkan daya reaktor dengan cara menarik batang kendali akan selalu dikompensasi oleh produksi uap yang menekan daya. • Sebaliknya jika batang kendali disisipkan masuk ke dalam teras. reaksi fisi berkurang dengan hadirnya penyerap neutron (batang kendali) dalam teras . Proses kompensasi ini akan berakhir pada suatu kondisi stabil pada daya setimbang tertentu.

dan reaksi fisi akan mulai meningkat.• Akibatnya kemampuan air dalam memoderasi neutron bertambah. • Fenomena kompensasi oleh uap-air menjadi salah satu sarana penting dalam pengendalian-diri (self control) reaktor dan merupakan salah satu keunikan reaktor air didih. Proses penurunan daya oleh batang kendali yang kemudian dikompensasi oleh penurunan daya karena membaiknya kemampuan moderasi akan terus berlangsung hingga tercapai kondisi stabil pada suatu daya setimbang tertentu. .

maka fasilitas sistem pendinginan teras darurat (Emergency Core Cooling System. .SiSTeM KeSeLaMaTaN Rekayasa… • Sistem keselamatan yang dapat menjamin reaktor akan berhenti jika terjadi kondisi anomali / kecelakaan. • Bila suatu ketika terjadi kecelakaan yang menyebabkan pipa saluran air pendingin terputus atau bocor sehingga pendinginan reaktor tidak cukup. ECCS) bekerja.

air pendingin dari teras yang bertekanan tinggi dan bertemperatur tinggi akan mengandung bahan radioaktif yang berasal dari batang bahan bakar. • Untuk menghindari lepasnya bahan radioaktif dalam reaktor terdapat bejana reaktor yang berfungsi sebagai pengungkung (containment) material berbahaya jika terjadi kecelakaan. . dan terdapat juga katup isolasi yang mengisolasi bejana reaktor dan sistem di luarnya.• Pada saat terjadi kerusakan batang bahan bakar. Air pendingin yang mengandung bahan radioaktif tidak boleh keluar dari reaktor karena berbahaya.

Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya kenaikan tekanan yang diikuti dengan kenaikan temperatur dalam bejana reaktor. • Untuk mengatasi hal ini. disediakan pula sistem pengelolaan bocoran gas agar tetap tidak menyebarluas ke lingkungan. • Apabila bejana reaktor tidak didinginkan. .• Apabila kecelakaan berlangsung dalam waktu yang lama. disediakan sistem penyemprot untuk melakukan tugas-tugas pendinginan dan penurunan tekanan. • Dalam hal terjadi kebocoran bejana reaktor. struktur bejana kemungkinan akan rusak. teras reaktor dapat meleleh.

Gambar PLTN BWR… .

• Dalam limbah radioaktif ini terdapat unsur-unsur radioaktif yang masih memancarkan radiasi. • Program pengelolaan limbah radioaktif ditujukan untuk menjamin agar tidak seorang pun akan menerima paparan radiasi melebihi nilai batas yang dizinkan. Limbah radioaktif tidak boleh dibuang ke lingkungan karena radiasi yang dipancarkan berpotensi memberikan efek merugikan terhadap kesehatan manusia. .LimBaH RadiOAktif… • Limbah radioaktif merupakan hasil samping dari kegiatan pemanfaatan teknologi nuklir.

Sifat fisika dari zat radioaktif yang selalu meluruh menjadi zat stabil (tidak radioaktif lagi). 2. mulai orde beberapa detik hingga beberapa hari. . Sifat ini sangat menguntungkan karena cukup hanya dengan meyimpan secara aman.Terdapat hal-hal unik yang menguntungkan dalam rangka pengelolaan limbah radioaktif: 1. maka jumlah zat radioaktif akan selalu berkurang oleh waktu. Hal ini menyebabkan peluruhan zat radioaktif yang sangat cepat yang berarti terjadi pengurangan volume limbah yang sangat besar dalam waktu relatif singkat. Sebagian besar zat radioaktif yang terbentuk dalam teras reaktor nuklir umumnya memiliki waktu paro yang sangat pendek. zat radioaktif sudah berkurang dengan sendirinya. Karena terjadi peluruhan.

pengelolaan limbah radioaktif yang lazim dilakukan meliputi tiga pendekatan pokok bergantung besar kecilnya volume limbah.PenGoLahan LimBaH RadiOAktif… Secara keseluruhan. . tinggi rendahnya aktivitas zat radioaktif serta sifat-sifat fisika dan kimia limbah tersebut.

2. Limbah radioaktif dipekatkan dan dipadatkan yang pelaksanaannya dilakukan di dalam wadah khusus untuk selanjutnya disimpan dalam waktu yang cukup lama. Cara ini efektif untuk pengelolaan limbah radioaktif cair atau gas beraktivitas rendah. Limbah radioaktif disimpan dan dibiarkan meluruh dalam tempat penyimpanan khusus sampai aktivitasnya sama dengan aktivitas zat ardioaktif lingkungan. Limbah radioaktif diencerkan dan didispersikan ke lingkungan. 3. Cara ini efektif untuk pengelolaan limbah radioaktif cair yang mengandung zat radioaktif beraktivitas sedang dan atau tinggi. Cara ini efektif jika dipakai untuk pengelolan limbah radioaktif cair atau padat yang beraktivitas rendah dan berwaktu paroh pendek. .Tiga pendekatan pokok itu meliputi : 1.

Penyimpanan LESTARI… • Baik bahan bakar bekas yang tidak mengalami proses ulang maupun bahan-bahan radioaktif sisa hasil proses olah ulang akan tetap diperlakukan sebagai limbah radioaktif. . Penyimpanan lestari limbah radioaktif secara aman merupakan tujuan akhir dari pengelolaan limbah radioaktif. • Oleh karena itu. semua bentuk limbah radioaktif harus disimpan secara lestari.

maka akan dihasilkan 1 m3 konsentrat radioaktif. Artinya. • Limbah radioaktif cair yang terbentuk diolah dengan proses evaporasi. sisanya menjadi air destilat yang sudah tidak radioaktif. maka semua bentuk limbah diubah ke dalam bentuk padat. jika ada 50 m3 limbah cair yang diolah. Sistem ini mampu mengolah limbah radioaktif cair menjadi konsentrat radioaktif dan destilat yang tidak radioaktif. • Alat ini mampu mereduksi volume limbah cair dengan faktor reduksi 50. .• Untuk mempermudah dalam proses penyimpanan lestari limbah radioaktif.

Gas ini kemudian disaring melalui sistem ventilasi dengan filter yang berlapis-lapis.• Gas-gas yang terbentuk juga terkungkung dalam pengungkung reaktor. Setelah dipakai untuk pengikatan radioaktif. Matriks dirancang mampu bertahan hingga zat radioaktif yang diikatnya meluruh mencapai kondisi radioaktifnya setara dengan radioaktif lingkungan. • Pemadatan limbah radioaktif dimaksudkan agar limbah tersebut terikat dengan kuat dalam suatu matriks padat sangat kuat. • Dengan pemadatan seperti ini maka zat radioaktif tidak akan terlepas ke lingkungan dalam kondisi apa pun selama disimpan. . filter tersebut selanjutnya diperlakukan sebagai limbah padat.

200 MWe setiap tahunnya menghasilkan limbah radioaktif padat berupa bahan bakar bekas sebanyak 30 tahun. Padatan limbah radioaktif kemudian dimasukkan ke dalam kontainer yang dibuat dari baja tahan karat. aspal (bitumenisasi). volume limbah hanya sebanyak 4 m3. maupun bahan gelas (vitrikasi). Namun setelah diolah ulang dan dipadatkan. . polimer (polimerisasi). • Reaktor nulir untuk pembangkit yang menghasilkan tenaga berdaya 1.• Proses pemadatannya bisa dilakukan dengan semen (sementasi).

• Selanjutnya dipindahkan ke tempat penyimpanan akhir (ultimate storage) yang berada di bawah permukaan tanah. • Setelah mengalami penyimpanan selama 50 tahun di penyimpanan sementara. Tahapan penyimpanan akhir ini atau penyimpanan lestari merupakan merupakan tahap akhir proses pengolahan limbah. kemampuan memancarkan radiasi dari limbah tersebut sudah sangat kecil. Tempat penampungan ini mampu menampung limbat padat yang berasal dari 10 reaktor yang beroperasi selama 50 tahun.• Selanjutnya disimpan dalam penyimpanan sementara yang berukuran 50m x 50 m x 4 m. .

Skema PenGolahan Limbah dan Penyimpanan LESTARI… .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->